All posts by 16

Bitcoin Makin Langka di Bursa, Sinyal Bull Run Baru Muncul?

Data on-chain terbaru menunjukkan cadangan Bitcoin di exchange terus mengalami penurunan tajam dan kini menyentuh level terendah dalam beberapa tahun terakhir. Total Bitcoin Exchange Reserves saat ini tercatat berada di sekitar 2,74 juta BTC, memunculkan spekulasi bahwa pasar sedang menuju kondisi “supply shock” yang berpotensi mendorong reli harga.

Penurunan cadangan BTC di exchange sering dianggap sebagai sinyal bullish karena menandakan berkurangnya suplai likuid yang siap dijual. Jika permintaan tetap stabil atau meningkat, kondisi tersebut dapat mempercepat kenaikan harga akibat ketidakseimbangan antara suplai dan demand.

Pola 2020: Penurunan Reserve Jadi Awal Bull Run 2021

Dilaporkan Crypto Quant, secara historis, penurunan besar cadangan Bitcoin di exchange kerap menjadi pemicu pergerakan harga yang kuat. Pada periode Maret hingga November 2020, exchange reserves turun dari 3,27 juta BTC menjadi 2,9 juta BTC. Penurunan tersebut mengurangi likuiditas sisi jual, yang kemudian menjadi salah satu faktor pendorong bull run besar pada 2021.

Dengan semakin sedikit BTC yang tersedia di bursa, tekanan jual menurun dan harga lebih mudah terdorong naik ketika arus permintaan masuk.

November 2022: Drop Parabolik Jadi Sinyal Bottom Siklus

Contoh lain terjadi pada November 2022 ketika cadangan BTC di exchange turun secara parabolik dari 3,52 juta BTC menjadi sekitar 3 juta BTC hanya dalam hitungan hari. Penurunan ekstrem tersebut terjadi bersamaan dengan fase capitulation dan dinilai menjadi penanda terbentuknya bottom siklus pasar.

Setelah periode itu, Bitcoin mulai memasuki fase pemulihan harga secara bertahap.

Tren Saat Ini: Cadangan BTC Terus Terkuras Selama Dua Tahun

Saat ini, tren penurunan exchange reserves kembali terlihat secara konsisten dalam skala makro. Dalam dua tahun terakhir, cadangan Bitcoin di exchange telah turun dari sekitar 3,2 juta BTC menjadi 2,74 juta BTC.

Penurunan ini menunjukkan bahwa investor semakin banyak memindahkan Bitcoin mereka ke cold storage atau wallet pribadi, sehingga mengurangi suplai yang dapat diperdagangkan di pasar terbuka.

Potensi Supply Shock Menguat Jika Permintaan Tetap Stabil

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dengan cadangan Bitcoin di exchange berada di level rendah, analis menilai pasar berpotensi memasuki fase supply shock. Supply shock terjadi ketika suplai likuid di pasar menipis, sehingga setiap kenaikan permintaan dapat mendorong harga naik lebih cepat dari biasanya.

Kesimpulan dari tren ini menunjukkan bahwa investor tampaknya memilih menahan aset dalam jangka panjang, bukan menyiapkan untuk dijual. Jika pola historis kembali terulang, penurunan besar exchange reserves dapat menjadi fondasi bullish yang kuat untuk pergerakan harga Bitcoin berikutnya, terutama jika permintaan tetap bertahan atau mulai meningkat.

Menurut Tim Research Tokocrypto, historisnya, penurunan besar supply di exchange sering mendahului fase bullish (contoh 2020: 3.27M→2.9M; Nov 2022: 3.52M→~3.0M).

“Setup ini bisa membentuk “supply shock” yang mendukung reli—namun hanya terjadi bila demand tetap stabil/naik; kalau demand melemah, dampaknya bisa tertahan oleh sentimen risk-off,” analisanya.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ZRO Tembus $2,32, LayerZero Klaim Blockchain 2 Juta TPS

LayerZero resmi memperkenalkan desain blockchain terbaru bernama “Zero”, yang diklaim mampu memproses hingga 2 juta transaksi per detik (TPS) per zone. Pengumuman ini langsung menarik perhatian pasar karena mengusung kombinasi teknologi zero-knowledge proofs (ZK proofs) dan model validator terpisah (split validator model) untuk meningkatkan skalabilitas secara signifikan.

Inovasi tersebut dinilai sebagai langkah ambisius untuk mendorong performa blockchain ke level yang jauh melampaui jaringan generasi sebelumnya, terutama dalam hal throughput dan efisiensi pemrosesan transaksi.

Zero Andalkan ZK Proof dan Split Validator

Dalam penjelasannya, LayerZero menyebut bahwa arsitektur Zero dirancang menggunakan zero-knowledge proofs, teknologi kriptografi yang memungkinkan verifikasi transaksi tanpa mengungkapkan seluruh data. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga keamanan dan integritas jaringan.

Selain itu, Zero mengadopsi model validator terpisah, yang memungkinkan pembagian tugas validasi agar beban jaringan tidak terkonsentrasi pada satu lapisan saja. Dengan pendekatan ini, setiap “zone” di jaringan dapat memproses transaksi secara independen hingga 2 juta TPS, membuka potensi skalabilitas besar untuk aplikasi berskala global.

Meski demikian, LayerZero belum merinci jadwal implementasi penuh atau integrasi teknis mendetail dari sistem tersebut.

Baca Juga: LayerZero (ZRO) Melejit 31%, Sinyal Bullish Mulai Terbentuk

Harga ZRO Naik Tajam, Volume Perdagangan Tembus $549 Juta

Pergerakan harga LayerZero (ZRO/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga LayerZero (ZRO/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Seiring pengumuman tersebut, token LayerZero (ZRO) mencatat lonjakan harga signifikan. ZRO diperdagangkan di kisaran $2,32 atau naik sekitar 17% dalam 24 jam terakhir. Volume perdagangan harian juga melonjak hingga sekitar $549 juta, mencerminkan meningkatnya aktivitas pasar.

Kapitalisasi pasar ZRO kini berada di kisaran $684 juta, dengan suplai beredar sekitar 294,84 juta token. Dalam 30 hari terakhir, ZRO tercatat naik lebih dari 57%, sementara dalam 90 hari terakhir meningkat sekitar 46%.

Menurut Tim Research Tokocrypto, ini menggeser LayerZero dari sekadar messaging/interoperability menjadi narasi infrastruktur blockchain performa tinggi.

“Jika arsitektur “zones” benar-benar berjalan, Zero bisa jadi jalur eksekusi baru untuk aplikasi yang butuh throughput besar, tapi klaim TPS ekstrem biasanya bergantung pada asumsi lingkungan uji, sehingga adopsi nyata akan ditentukan oleh keamanan validator, ketersediaan data, dan minat developer,” jelasnya.

Dorong Narasi Skalabilitas Generasi Baru

Peluncuran Zero memperkuat narasi bahwa persaingan blockchain kini berfokus pada peningkatan skalabilitas tanpa mengorbankan keamanan dan desentralisasi. Dengan target 2 juta TPS per zone, LayerZero mencoba memposisikan diri sebagai salah satu pemain utama dalam pengembangan infrastruktur blockchain berkecepatan tinggi.

Pasar kini menunggu detail lebih lanjut mengenai implementasi teknis dan adopsi ekosistem terhadap desain baru tersebut. Jika realisasi performa sesuai klaim, Zero berpotensi menjadi salah satu pembaruan arsitektur blockchain paling ambisius dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Jelajahi Interoperabilitas Blockchain: Memahami LayerZero (ZRO)


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pudgy Penguins Gandeng Visa? Bocoran Kartu Kredit Bareng KAST

Pudgy Penguins kembali menarik perhatian pasar setelah memberikan teaser terkait peluncuran kartu kredit hasil kemitraan dengan Visa dan KAST. Informasi ini langsung memicu spekulasi mengenai ekspansi proyek NFT tersebut ke sektor pembayaran global.

Meski detail lengkap belum diungkap, kolaborasi dengan Visa, salah satu jaringan pembayaran terbesar di dunia, dinilai sebagai langkah strategis yang dapat memperluas utilitas ekosistem Pudgy Penguins di luar ranah NFT dan Web3.

Kartu Kredit Pudgy Penguins Segera Hadir?

Dalam pengumuman singkatnya, Pudgy Penguins menyebut akan menghadirkan kartu kredit melalui kerja sama dengan Visa dan KAST. Langkah ini mengindikasikan potensi integrasi antara aset digital dan sistem pembayaran tradisional.

Kehadiran kartu kredit berbasis brand Web3 seperti Pudgy Penguins dapat membuka peluang penggunaan kripto atau aset digital dalam transaksi sehari-hari. Namun, hingga saat ini belum ada rincian mengenai apakah kartu tersebut akan terhubung langsung dengan token PENGU atau menawarkan manfaat khusus bagi pemegang NFT dan tokennya.

Kemitraan ini juga menandai semakin banyaknya proyek kripto yang berusaha menjembatani dunia Web3 dengan infrastruktur keuangan konvensional.

Baca Juga: Kebangkitan NFT: Pudgy Penguins Melejit 16%, Render Tembus $2,3

Harga PENGU Turun ke $0,0059 di Tengah Teaser Kolaborasi

Di tengah kabar kemitraan tersebut, harga token Pudgy Penguins (PENGU) tercatat berada di kisaran $0,0059 atau turun sekitar 4,6% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar PENGU saat ini mencapai sekitar $371 juta, dengan volume perdagangan harian sekitar $67 juta.

Secara historis, PENGU masih berada dalam tren koreksi tajam. Dalam 30 hari terakhir, harga token ini tercatat turun lebih dari 50%, sementara dalam 90 hari terakhir melemah hampir 60%.

Pergerakan harga Pudgy Penguin (PENGU/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Pudgy Penguin (PENGU/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Ekspansi Brand Web3 ke Dunia Pembayaran

Kolaborasi dengan Visa dan KAST dinilai sebagai langkah ekspansi brand Pudgy Penguins ke sektor pembayaran global. Jika terealisasi, kartu kredit ini dapat menjadi salah satu jembatan antara ekosistem NFT dan penggunaan finansial di dunia nyata.

Namun, pasar masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai mekanisme kartu tersebut, termasuk potensi dampaknya terhadap utilitas dan permintaan token PENGU.

Sementara itu, meski harga token masih berada dalam tekanan, pengumuman kemitraan ini menunjukkan bahwa Pudgy Penguins terus berupaya memperluas ekosistemnya di tengah kondisi pasar kripto yang volatil.

Menurut Tim Research Tokocrypto, kolaborasi dengan jaringan kartu global menggeser narasi dari sekadar brand/NFT ke produk konsumen yang lebih “mainstream”.

“Jika realisasi produk berjalan (onboarding, reward/utility), ini bisa memperluas basis pengguna non-kripto dan meningkatkan relevansi ekosistemnya di sisi payments,” jelasnya.

Baca juga: Harga PENGU Hari Ini Melonjak 24%: Pudgy Penguins Catat Reli Besar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Donald Trump Desak The Fed Pangkas Suku Bunga 2 Poin

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat seharusnya memiliki suku bunga terendah di dunia dan mendesak agar suku bunga dipangkas dua poin. Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara bersama Larry Kudlow di program “Kudlow” di FOX Business pada Selasa.

Trump menilai bahwa penurunan suku bunga akan berdampak signifikan terhadap biaya pinjaman pemerintah federal dan dapat memperbaiki kondisi fiskal negara.

“Negara ini seharusnya memiliki suku bunga terendah di dunia. Kita yang menjaga dunia tetap berjalan,” kata Trump dalam wawancara tersebut.

Klaim Pangkas 2 Poin Bisa Hapus Defisit

Trump mengaitkan kebijakan suku bunga dengan beban pembayaran bunga utang pemerintah. Ia menyebut bahwa setiap penurunan satu poin suku bunga setara dengan penghematan sekitar 600 miliar dolar AS.

“Setiap satu poin itu 600 miliar dolar. Jika kita turun dua poin, kita tidak akan punya defisit lagi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah perdebatan mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed), yang saat ini masih mempertahankan pendekatan hati-hati terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Kritik Keras untuk Jerome Powell

Dalam wawancara tersebut, Trump juga melontarkan kritik tajam terhadap Ketua The Fed Jerome Powell. Ia menyebut Powell “sangat buruk” dan menilai suku bunga seharusnya sudah diturunkan lebih cepat.

“He’s so bad. Suku bunga seharusnya sudah dipotong. Kita seharusnya dua poin lebih rendah,” kata Trump.

Trump juga memuji Kevin Warsh, sosok yang dikaitkan sebagai calon kuat dalam pembahasan kepemimpinan Federal Reserve. Ia menyatakan bahwa Warsh kemungkinan akan menjadi figur yang berpengaruh dalam arah kebijakan moneter ke depan.

Baca juga: Trump Umumkan Calon Bos The Fed, Pasar Keuangan Dunia Panik

Dow Tembus 50.000, Trump Sebut Bukti Kekuatan Ekonomi

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas

Selain membahas suku bunga, Trump juga menyoroti pencapaian pasar saham, termasuk penutupan indeks Dow Jones di atas 50.000 untuk pertama kalinya. Ia menyebut capaian tersebut sebagai bukti kekuatan ekonomi Amerika Serikat di masa pemerintahannya.

Trump mengatakan bahwa sebelumnya banyak pihak menganggap indeks Dow mencapai 50.000 pada akhir masa jabatan sebagai “keajaiban,” namun kini angka tersebut telah tercapai lebih cepat dari perkiraan.

Ia juga menyinggung turunnya harga energi sebagai faktor yang membantu menekan biaya hidup. Trump mengklaim harga bensin di beberapa wilayah, seperti Iowa, sempat berada di kisaran 1,85 dolar per galon, dan di wilayah lain turun di bawah 2 dolar per galon.

Tarif dan Perdagangan dengan Swiss

Dalam wawancara tersebut, Trump juga menyinggung kebijakan tarif, termasuk sengketa perdagangan dengan Swiss. Ia menyatakan bahwa Amerika Serikat sebelumnya mengalami defisit perdagangan sebesar 42 miliar dolar AS dengan Swiss.

Trump mengaku sempat memberlakukan tarif 30% terhadap impor dari Swiss, yang kemudian dinaikkan menjadi 39%. Namun, berdasarkan kerangka perdagangan yang diumumkan tahun lalu, tarif tersebut akhirnya diturunkan menjadi 15% untuk sejumlah produk tertentu.

Dorong Sistem Lama: Kabar Baik Harusnya Naikkan Pasar

Trump juga mengkritik dinamika pasar saat ini yang menurutnya terlalu sensitif terhadap isu inflasi. Ia menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak selalu berarti inflasi tinggi dan pasar tidak seharusnya turun hanya karena kabar baik memicu kekhawatiran kebijakan moneter lebih ketat.

“Kita harus kembali ke sistem lama. Kalau ada kabar baik, pasar harus naik. Kalau ada kabar buruk, pasar turun,” ujarnya.

Wawancara tersebut menegaskan kembali posisi Trump yang konsisten mendesak kebijakan moneter yang lebih longgar, sembari mengkritik kepemimpinan The Fed saat ini.

Menurut Tim Research Tokocrypto, pernyataan ini menambah sensitivitas pasar terhadap risiko intervensi politik pada kebijakan moneter. Jika narasi penurunan suku bunga makin dominan, aset berisiko bisa terdorong (risk-on). Namun bila pasar melihatnya sebagai ancaman terhadap independensi bank sentral, yield bisa naik karena premi risiko kebijakan meningkat.

Baca juga: 8,4 Juta WLFI Gratis! Begini Cara Mendapatkannya Lewat Program USD1


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Hari Ini Turun ke $0,138, Sentimen Extreme Fear

Pergerakan harga Pi Network (PI) kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru dari Coinmarketcap pada Rabu (11/2), PI turun 2,65% ke level $0,138, sedikit lebih dalam dibandingkan pelemahan pasar kripto secara keseluruhan yang turun sekitar 1,82%.

Penurunan ini mencerminkan kondisi pasar yang masih berada dalam fase risk-off, dengan sentimen investor yang sangat berhati-hati.

Tekanan terhadap Pi Network bukan disebabkan oleh faktor spesifik proyek, melainkan lebih merupakan dampak dari arus keluar modal di pasar kripto secara luas.

Kondisi ini diperparah oleh struktur pasar PI yang relatif tipis, sehingga pergerakan harga mudah teramplifikasi.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 4%, Ini Analisis dan Level Kuncinya

Tertekan oleh Pelemahan Pasar Kripto Global

Dalam 24 jam terakhir, total kapitalisasi pasar kripto tercatat turun 1,82% menjadi sekitar $2,35 triliun.

Penurunan ini terjadi di tengah kondisi sentimen yang sangat negatif, tercermin dari Fear & Greed Index yang berada di level 9, atau kategori Extreme Fear.

Dalam situasi seperti ini, investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk altcoin dengan likuiditas rendah seperti Pi Network.

Akibatnya, PI bergerak searah dengan pasar (high beta), namun dengan penurunan yang sedikit lebih besar.

Bagi Pi, pergerakan ini menegaskan bahwa harga saat ini lebih dipengaruhi oleh dinamika makro pasar kripto dibandingkan faktor fundamental internal proyek.

Likuiditas Rendah Perbesar Dampak Penurunan

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Salah satu faktor kunci yang memperburuk pelemahan harga PI adalah likuiditas yang tipis.

Volume perdagangan PI dalam 24 jam terakhir tercatat sekitar $11,85 juta, relatif kecil dibandingkan kapitalisasi pasar sekitar $1,24 miliar.

Hal ini menghasilkan turnover ratio hanya 0,96%, atau sekitar 0,00957. Rasio ini menunjukkan bahwa pasar PI memiliki kedalaman transaksi yang terbatas.

Dalam kondisi seperti ini, tekanan jual yang relatif kecil pun dapat memicu penurunan harga yang signifikan. Sebaliknya, jika terjadi arus beli mendadak, harga juga bisa melonjak tajam.

Namun dalam fase sentimen negatif seperti saat ini, likuiditas rendah justru menjadi faktor risiko, karena memperbesar volatilitas ke arah bawah.

Tidak Ada Katalis Spesifik dari Proyek

Hingga saat ini, tidak terlihat adanya katalis khusus dari sisi Pi Network yang dapat menopang harga dalam jangka pendek.

Tidak ada pengumuman besar, pembaruan ekosistem, maupun perkembangan fundamental yang signifikan dalam periode 24 jam terakhir.

Dengan absennya katalis internal, pergerakan harga PI sepenuhnya bergantung pada arah pasar kripto global.

Selama sentimen pasar masih berada di zona extreme fear, ruang bagi altcoin untuk pulih secara mandiri cenderung terbatas.

Outlook Jangka Pendek: Uji Area Support Kritis

Dalam jangka pendek, fokus utama pasar tertuju pada level support di sekitar $0,13, yang juga bertepatan dengan level terendah dalam 30 hari terakhir.

Selama PI mampu bertahan di atas zona ini, peluang konsolidasi di kisaran $0,13–$0,15 masih terbuka.

Namun, risiko tetap ada. Jika total kapitalisasi pasar kripto turun dan menembus level support penting di sekitar $2,17 triliun, tekanan jual berpotensi meningkat dan menyeret PI untuk menguji level yang lebih rendah.

Di sisi lain, kondisi pasar yang mulai oversold juga membuka peluang terjadinya relief bounce, terutama jika tekanan jual di pasar kripto mulai mereda dan sentimen perlahan membaik.

Faktor yang Perlu Dipantau Investor

Beberapa faktor kunci yang perlu diperhatikan ke depan antara lain:

  • Pergerakan Fear & Greed Index, khususnya jika mulai naik di atas level 20,
  • Stabilitas total market cap kripto di atas $2,17 triliun,
  • Kemampuan PI untuk mempertahankan support $0,13,
  • Potensi peningkatan volume perdagangan sebagai sinyal minat beli baru.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Koreksi ke $0,144, Tekanan Masih Jadi Beban

Harga Pi Network yang turun ke $0,138 mencerminkan tekanan pasar kripto yang masih didominasi sentimen risk-off.

Penurunan ini bukan disebabkan oleh faktor spesifik Pi, melainkan akibat pelemahan pasar secara luas yang diperparah oleh likuiditas PI yang rendah.

Dalam jangka pendek, tren PI masih berada di bawah tekanan bearish, meski mulai menunjukkan kondisi oversold.

Level $0,13 menjadi area krusial yang akan menentukan apakah PI mampu bertahan dan berkonsolidasi, atau justru melanjutkan penurunan seiring berlanjutnya ketakutan di pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun ke $68.448, Tekanan Menguat

Pergerakan harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali berada di bawah tekanan setelah gagal mempertahankan area psikologis $70.000.

Berdasarkan data pasar terbaru, Bitcoin diperdagangkan di level $68.448,09 per BTC, mencatatkan penurunan 1,97% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini memperpanjang tren pelemahan yang telah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir, sekaligus menegaskan bahwa sentimen pasar masih berada dalam fase risk-off.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,368 triliun dalam catatan Tokocrypto pada Rabu (11/2), Bitcoin tetap menjadi aset kripto terbesar di dunia.

Namun, performa jangka pendek menunjukkan investor masih cenderung defensif di tengah volatilitas pasar dan tekanan jual yang belum mereda.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi $69.658, Tekanan Dominan

Pergerakan Harga BTC: Gagal Bertahan di Atas $70.000

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang $67.913 hingga $69.954. Area $70.000 kembali terbukti menjadi resistance kuat, di mana tekanan jual muncul setiap kali harga mencoba menembus ke atas.

Penurunan harian sebesar $1.374 memperlihatkan bahwa seller masih mendominasi pergerakan jangka pendek.

Secara mingguan, harga BTC telah turun 10,38%, sementara dalam 30 hari terakhir koreksi mencapai 25,81%.

Tren penurunan ini juga terlihat dalam periode yang lebih panjang, dengan penurunan 24,21% dalam 60 hari dan 32,39% dalam 90 hari terakhir.

Data tersebut mengindikasikan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase koreksi menengah setelah reli besar sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198, harga BTC saat ini telah terkoreksi lebih dari 45%, mencerminkan perubahan signifikan dalam struktur pasar dari fase euforia ke fase konsolidasi dan distribusi.

Volume Perdagangan dan Aktivitas Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski harga melemah, volume perdagangan 24 jam Bitcoin tercatat sebesar $40,49 miliar, menunjukkan bahwa aktivitas pasar masih relatif tinggi.

Volume yang tetap besar di tengah tren turun sering kali mencerminkan adanya rotasi posisi, baik dari investor jangka pendek maupun pelaku institusional yang melakukan rebalancing portofolio.

Bitcoin saat ini memiliki pasokan beredar 19,99 juta BTC, setara dengan 95,18% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Faktor kelangkaan ini tetap menjadi fondasi nilai jangka panjang Bitcoin, meskipun dalam jangka pendek belum cukup kuat untuk menahan tekanan jual.

Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) tercatat di kisaran $1,437 triliun, yang menunjukkan bahwa mayoritas suplai Bitcoin sudah berada di pasar, sehingga fluktuasi harga lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen dan arus likuiditas.

Tekanan Jangka Pendek Masih Dominan

Penurunan harga BTC sebesar 0,7% dalam satu jam terakhir mengindikasikan tekanan jual yang masih aktif dalam jangka sangat pendek.

Hal ini menunjukkan bahwa pasar belum menemukan titik keseimbangan yang jelas, dan potensi volatilitas tetap tinggi.

Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh kombinasi faktor teknikal dan sentimen makro, termasuk kehati-hatian investor terhadap aset berisiko.

Dalam situasi seperti ini, Bitcoin cenderung bergerak mengikuti arah pasar global dan psikologi pelaku pasar.

Level Support dan Resistance yang Perlu Diperhatikan

Dari perspektif teknikal, area $67.500–$68.000 menjadi support penting dalam jangka pendek.

Jika level ini ditembus secara meyakinkan, potensi penurunan lanjutan menuju area support berikutnya bisa terbuka.

Sebaliknya, untuk mengubah bias jangka pendek menjadi lebih netral, Bitcoin perlu kembali menembus dan bertahan di atas $70.000, yang saat ini berfungsi sebagai resistance utama.

Tanpa reclaim level tersebut, reli yang terjadi berisiko bersifat terbatas dan rawan koreksi ulang.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih

Bitcoin Masih dalam Fase Konsolidasi Bearish

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam tekanan bearish dengan volatilitas tinggi.

Penurunan hampir 2% dalam 24 jam menegaskan bahwa pasar belum sepenuhnya pulih dari koreksi beberapa bulan terakhir.

Meski fundamental jangka panjang Bitcoin tetap kuat, pergerakan harga jangka pendek masih sangat dipengaruhi oleh sentimen dan dinamika teknikal.

Bagi investor dan trader, fokus utama saat ini adalah memantau area support di sekitar $68.000 dan reaksi harga di level tersebut.

Selama Bitcoin belum mampu merebut kembali resistance kunci, pendekatan manajemen risiko dan kehati-hatian tetap menjadi strategi utama dalam menghadapi kondisi pasar saat ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Siap-siap! Chiliz Rilis Strategi Baru Sambut Piala Dunia 2026

Platform fan engagement berbasis blockchain, Chiliz, resmi merilis roadmap strategis tiga fase menuju gelaran Piala Dunia FIFA 2026.

Menurut laporan BeInCrypto pada Rabu (11/2), roadmap ini menandai perubahan arah signifikan dalam strategi bisnis Chiliz, dengan dua fokus utama: ekspansi agresif ke pasar Amerika Serikat dan transformasi Fan Token ke model omnichain.

Langkah ini dinilai sebagai upaya Chiliz untuk memanfaatkan momentum salah satu event olahraga terbesar di dunia, sekaligus memperluas utilitas Fan Token di luar ekosistem tertutup (walled garden) yang selama ini menjadi ciri khas Chiliz Chain.

Baca Juga: Pendiri Chiliz Alokasikan 38 Juta CHZ Bantu Pengguna FTX Terdampak

Tiga Fase Roadmap Menuju FIFA World Cup 2026

Dalam roadmap terbarunya, Chiliz membagi strategi pengembangan menuju 2026 ke dalam tiga fase utama.

Meskipun detail teknis tiap fase akan dirilis bertahap, garis besar strateginya cukup jelas: memperluas basis pengguna, meningkatkan utilitas token, dan menyiapkan infrastruktur lintas-chain yang lebih fleksibel.

Salah satu sorotan terpenting adalah rencana peluncuran Fan Token untuk tim nasional, bukan hanya klub sepak bola seperti yang selama ini mendominasi ekosistem Chiliz.

Ini membuka segmen pasar baru yang jauh lebih luas, mengingat basis pendukung tim nasional umumnya melampaui fanbase klub.

Dengan Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Chiliz melihat peluang besar untuk menjangkau pasar Amerika Utara, khususnya AS yang selama ini relatif kurang tersentuh oleh model Fan Token tradisional.

Fokus Ekspansi ke Pasar Amerika Serikat

Amerika Serikat menjadi target utama dalam roadmap ini. Pasar AS dikenal memiliki ekosistem olahraga yang sangat besar, komersial, dan terintegrasi dengan teknologi digital.

Dengan mendekatnya Piala Dunia 2026, minat publik AS terhadap sepak bola diperkirakan meningkat signifikan.

Bagi Chiliz, ekspansi ke AS bukan sekadar soal branding, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan federasi sepak bola nasional, sponsor besar, serta platform teknologi lokal.

Peluncuran Fan Token tim nasional dipandang sebagai pintu masuk strategis untuk menjangkau audiens mainstream yang belum tersentuh kripto secara mendalam.

Transisi ke Model Omnichain

Selain ekspansi pasar, perubahan paling fundamental dalam roadmap Chiliz adalah rencana transisi ke model omnichain.

Model ini memungkinkan Fan Token tidak lagi terkunci secara eksklusif di Chiliz Chain, melainkan dapat diperdagangkan dan digunakan lintas jaringan blockchain.

Langkah ini bertujuan mengatasi keterbatasan likuiditas dan utilitas yang selama ini menjadi kritik utama terhadap Fan Token.

Dengan pendekatan omnichain, Fan Token berpotensi diperdagangkan di berbagai DEX lintas-chain, digunakan sebagai aset kolateral DeFi, dan terintegrasi dengan ekosistem Web3 yang lebih luas.

Integrasi DeFi Wallet di Socios.com

Sebagai bagian dari roadmap, Chiliz juga berencana mengintegrasikan dompet DeFi langsung ke dalam aplikasi Socios.com.

Integrasi ini akan mempermudah pengguna ritel untuk mengakses fitur Web3 seperti swap, staking, dan interaksi lintas-chain tanpa harus keluar dari ekosistem Socios.

Langkah ini menunjukkan upaya Chiliz untuk menjembatani pengalaman pengguna Web2 dan Web3, sekaligus meningkatkan retensi dan engagement pengguna Fan Token.

Strategi Besar Mengarungi 2026

Menanggapi roadmap ini, Tim Research Tokocrypto menilai bahwa perubahan arah Chiliz bersifat strategis dan tepat waktu.

“Pivot ke tim nasional dan pasar AS adalah langkah strategis memanfaatkan hype Piala Dunia 2026. Transisi ke model omnichain juga krusial: membebaskan Fan Token dari ‘walled garden’ Chiliz Chain agar bisa diperdagangkan lintas-chain, meningkatkan likuiditas dan utilitas DeFi,” jelas Tim Research Tokocrypto.

Menurutnya, keberhasilan strategi ini akan sangat bergantung pada eksekusi teknis dan kemitraan yang berhasil dibangun menjelang 2026.

Implikasi bagi Ekosistem Fan Token

Pergerakan harga Chilliz (CHZ/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Chiliz (CHZ/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika roadmap ini terealisasi dengan baik, Chiliz berpotensi mengubah posisi Fan Token dari sekadar alat engagement menjadi aset digital dengan utilitas finansial nyata.

Likuiditas yang lebih tinggi dan integrasi DeFi dapat menarik segmen pengguna baru, termasuk trader dan investor kripto yang sebelumnya kurang tertarik pada Fan Token.

Namun, tantangan tetap ada, mulai dari regulasi di AS hingga persaingan dengan ekosistem blockchain lain yang juga mengincar sektor sports & entertainment.

Baca Juga: Chiliz Masuk Digital Asset Treasury Berbasis CHZ, Sinyal Kuat Harga

Roadmap tiga fase Chiliz menuju Piala Dunia FIFA 2026 menandai babak baru evolusi Fan Token.

Dengan fokus pada pasar AS, peluncuran Fan Token tim nasional, dan transisi ke model omnichain, Chiliz berupaya keluar dari batasan lama dan mengadopsi pendekatan yang lebih terbuka dan scalable.

Bagi industri kripto, langkah ini menunjukkan bagaimana event global dan interoperabilitas blockchain dapat menjadi katalis pertumbuhan ekosistem Web3 di sektor olahraga dan hiburan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Era Baru AI: Linea Luncurkan ERC-8004 untuk Identitas AI On-Chain

Ekosistem Ethereum kembali mencatat tonggak penting dalam konvergensi teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI).

Linea, salah satu jaringan Layer-2 berbasis zk-rollup, secara resmi mengaktifkan dukungan untuk “Trustless Agents” melalui standar ERC-8004.

Pembaruan ini memungkinkan agen AI memiliki identitas terverifikasi dan reputasi yang dapat dipindahkan (portable reputation) di seluruh ekosistem Ethereum, tanpa harus bergantung pada pihak terpusat.

Langkah Linea ini menegaskan meningkatnya fokus industri kripto terhadap AI on-chain, sebuah sektor yang kini berkembang pesat seiring meningkatnya kebutuhan akan otomatisasi, koordinasi, dan eksekusi cerdas di blockchain.

Baca Juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!

Apa Itu ERC-8004 dan Trustless Agents?

Dalam akun X resminya, Linea menjelaskan bahwa ERC-8004 merupakan standar Ethereum yang dirancang untuk menghadirkan lapisan identitas dan reputasi bagi agen AI yang beroperasi secara on-chain.

Dengan standar ini, agen AI dapat memiliki profil identitas kriptografis yang dapat diverifikasi publik, lengkap dengan rekam jejak reputasi berdasarkan aktivitas sebelumnya.

Konsep Trustless Agents memungkinkan agen-agen AI untuk:

  • Berinteraksi dan berkoordinasi satu sama lain tanpa perlu kepercayaan awal (trustless),
  • Menjalankan tugas lintas protokol dan aplikasi terdesentralisasi (dApps),
  • Memanfaatkan reputasi historis sebagai dasar pengambilan keputusan otomatis.

Dalam praktiknya, hal ini membuka peluang baru bagi use case seperti AI trading bots, autonomous DeFi agents, hingga coordinated AI services yang dapat bekerja sama secara aman dan transparan di blockchain.

Linea Perkuat Posisi di Narasi AI Blockchain

Dengan mengadopsi ERC-8004, Linea menempatkan dirinya sebagai salah satu infrastruktur yang siap mendukung gelombang adopsi AI on-chain berikutnya.

Sebagai jaringan Layer-2 yang fokus pada skalabilitas dan efisiensi Ethereum, kehadiran standar identitas AI ini berpotensi memperluas utilitas Linea, tidak hanya sebagai solusi scaling, tetapi juga sebagai hub ekosistem AI terdesentralisasi.

Aktivasi Trustless Agents memungkinkan developer membangun aplikasi AI yang lebih kompleks dan aman, tanpa harus merancang sistem identitas dari nol. Hal ini dapat mempercepat lahirnya berbagai inovasi berbasis AI di atas jaringan Linea.

Sinyal Konsensus Industri Mulai Terbentuk

Pergerakan harga Linea (LINEA/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Linea (LINEA/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Menanggapi perkembangan ini, Tim Research Tokocrypto menilai bahwa adopsi ERC-8004 oleh Linea bukanlah langkah yang berdiri sendiri.

“Langkah serentak (MegaETH & Linea) mengadopsi ERC-8004 menandakan standar ini mulai jadi konsensus industri untuk lapisan identitas AI on-chain,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Bagi Linea, lanjut Tim Research Tokocrypto, keputusan ini menambah utilitas ekosistemnya di sektor AI yang sedang booming, berpotensi meningkatkan aktivitas on-chain menjelang ekspektasi airdrop/token launch.

Pernyataan tersebut menyoroti pentingnya network effect dalam standar blockchain. Ketika semakin banyak jaringan dan proyek besar mengadopsi standar yang sama, peluang ERC-8004 menjadi fondasi utama identitas AI di Ethereum semakin besar.

Dampak Potensial terhadap Aktivitas On-Chain

Dari perspektif ekosistem, integrasi Trustless Agents dapat mendorong:

  • Peningkatan aktivitas transaksi, seiring bertambahnya interaksi antar-agen AI,
  • Pertumbuhan aplikasi AI-native, terutama di sektor DeFi, gaming, dan data services,
  • Eksplorasi use case baru yang sebelumnya sulit diwujudkan tanpa identitas AI terverifikasi.

Selain itu, adopsi standar baru sering kali menjadi katalis awal meningkatnya minat developer dan pengguna, yang pada akhirnya berdampak pada metrik on-chain seperti jumlah transaksi, alamat aktif, dan total nilai aktivitas jaringan.

Prospek Linea ke Depan

Dengan narasi AI x Blockchain yang semakin kuat, langkah Linea mendukung ERC-8004 dapat menjadi strategi jangka panjang untuk menarik builder dan proyek inovatif.

Terlebih, pasar juga mulai berspekulasi terhadap potensi airdrop atau peluncuran token yang kerap dikaitkan dengan peningkatan aktivitas dan adopsi ekosistem.

Meski demikian, dampak langsung terhadap nilai ekonomi jaringan masih akan sangat bergantung pada seberapa cepat developer mengimplementasikan standar ini ke dalam aplikasi nyata.

Baca Juga: Sejarah Baru! Swift Beralih ke Blockchain, Linea Jadi Pemain Utama

Dengan demikian, aktivasi dukungan Trustless Agents via ERC-8004 menandai babak baru bagi Linea dan ekosistem Ethereum dalam membangun identitas AI on-chain yang aman, terbuka, dan terstandarisasi.

Di tengah booming sektor AI, langkah ini memperkuat posisi Linea sebagai infrastruktur yang relevan dengan tren masa depan blockchain.

Bagi pelaku industri dan investor, perkembangan ini layak dipantau sebagai indikator awal pertumbuhan utilitas jaringan dan aktivitas on-chain di ekosistem Linea dalam beberapa bulan ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga BONK $0,000006, Creator Fee Kini 100% Buyback

Platform BONK.fun mengumumkan pembaruan terbaru untuk BONKERS yang mengubah mekanisme penggunaan creator fee pada token-token baru yang diluncurkan melalui layanan tersebut. Dalam pengumuman resminya pada 10 Februari 2026, BONK.fun menyatakan bahwa seluruh token baru di bawah BONKERS kini akan secara otomatis menggunakan 100% creator fee untuk melakukan buyback token.

Langkah ini disebut sebagai upaya memperkuat dukungan harga token yang diluncurkan melalui BONKERS, dengan mengarahkan biaya kreator sepenuhnya untuk pembelian kembali token di pasar.

Creator Fee 0,5% Kini Otomatis Jadi Buyback

BONK.fun menjelaskan bahwa mekanisme baru ini bekerja dengan cara mengalokasikan creator fee sebesar 0,5% untuk secara otomatis membeli token yang bersangkutan. Token hasil buyback tersebut tidak langsung dibakar, melainkan disimpan sebagai cadangan (reserve).

Cadangan token ini nantinya dapat digunakan jika dibutuhkan untuk kebutuhan listing di centralized exchange (CEX) atau kebutuhan market maker (MM). Namun, jika tidak digunakan untuk kebutuhan tersebut, token cadangan tersebut disebut tidak akan diedarkan kembali.

BONK.fun menegaskan bahwa fitur ini saat ini hanya berlaku untuk token BONKERS yang baru diluncurkan. Sementara itu, token BONKERS lama disebut masih berpotensi mengadopsi fitur serupa di masa depan.

Creator Tetap Bisa Pilih Skema Fee Tradisional

Selain mekanisme buyback otomatis, BONK.fun juga memperkenalkan opsi konfigurasi baru bagi kreator yang ingin menggunakan skema creator fee tradisional. Dalam opsi ini, kreator dapat memilih untuk menerima fee secara langsung, meskipun struktur total fee tetap sama.

Dengan demikian, kreator token di BONKERS kini memiliki pilihan apakah fee yang mereka hasilkan akan dialokasikan untuk buyback token secara otomatis atau diterima langsung sebagai pendapatan.

Baca juga: BONK.Fun: Pesaing Baru yang Mengguncang Dunia Memecoin Solana!

Harga BONK Turun ke $0,000006 di Tengah Update BONKERS

Pergerakan harga Bonk (BONK/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bonk (BONK/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di tengah pengumuman tersebut, harga token Bonk (BONK) tercatat berada di kisaran $0,000006 atau turun sekitar 3,7% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar BONK berada di level sekitar $524 juta, dengan volume perdagangan harian mencapai $51,56 juta.

BONK juga tercatat mengalami koreksi cukup tajam dalam beberapa periode terakhir, turun sekitar 44,84% dalam 30 hari, melemah 35,53% dalam 60 hari, dan anjlok hingga 51,11% dalam 90 hari terakhir.

Meski harga BONK masih berada dalam tren bearish, pembaruan BONKERS ini dinilai dapat menjadi daya tarik baru bagi peluncuran token di ekosistem BONK.fun, terutama karena mekanisme buyback otomatis berpotensi meningkatkan dukungan permintaan token dari sisi struktur biaya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 11 Februari 2026: Kembali Konsolidasi, Ada Tekanan!

Pasar kripto hari ini, Rabu (11/2) kembali bergerak dalam fase konsolidasi, namun sejumlah altcoin mencuri perhatian dengan lonjakan signifikan. GHST memimpin reli dengan kenaikan tajam hingga 117% ke level $0,174, disusul DF yang menguat 71% ke $0,004843, serta ATM yang naik 38% menyentuh $1,257642. Pergerakan ini menunjukkan masih adanya minat spekulatif di tengah pasar yang belum menemukan arah jelas.

Di sisi makro, Bitcoin tetap berada dalam tekanan bearish setelah turun drastis dari puncak $126.300 ke area $68.300. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Potensial Saat Pasar Kembali Konsolidasi

  • GHST melonjak 117% hari ini, capai level harga $0,174.
  • DF tumbuh positif 71%, harga kini di level $0,004843.
  • ATM catat kenaikan signifikan 38% sentuh $1,257642.

Analisis Harga Bitcoin Jelang Data NFP, Inflasi, dan KTT Gedung Putih

  • Bitcoin tetap bearish pekan ini, turun dari $126.300 ke $68.300.
  • Gedung Putih gelar KTT kripto besar pada Selasa depan.
  • AS akan rilis data inflasi dan tenaga kerja penting minggu ini.

Deposit & Trade $AT PART 2! Rebut Hadiah Rp400 JUTA*

Doge & SHIB Anjlok Setelah Tembus Level Support Kunci

  • Doge tembus $0,10; tren bearish berlanjut dengan resistensi $0,105–$0,12.
  • Support Doge di $0,08; berisiko jatuh ke $0,07 jika tekanan berlanjut.
  • SHIB di $0,00000552; butuh balik ke $0,00000700 untuk pulih meski ada burn token.

Prediksi Harga ETH: Analis Soroti Potensi Titik Terendah Historis

  • Metrik MVRV tunjukkan ETH di level terendah pasar; perdebatan harga memanas.
  • Michaël van de Poppe: ETH sangat undervalued dan siap pulih kuat.
  • Jao Wedson: Kapitulasi terjadi, namun risiko penurunan lanjutan tetap ada.

Baca juga: Riset Kripto 2-6 Feb 2026: Bitcoin Menurun, Altcoin Ada Harapan?!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com