Author: 18

  • Harga STORJ Melonjak Lebih dari 30%, Mencatatkan Lonjakan Tajam

    Harga Storj (STORJ) menjadi sorotan pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan tajam dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, harga STORJ hari ini berada di level $0,150541 per STORJ, menguat sekitar 30,80% secara harian.

    Kenaikan agresif ini terjadi bersamaan dengan melonjaknya aktivitas perdagangan, menandakan meningkatnya minat pasar terhadap token berbasis decentralized storage tersebut.

    Saat ini, kapitalisasi pasar STORJ berada di kisaran $63,68–64,35 juta, sementara volume perdagangan 24 jam justru menembus $102–103 juta.

    Volume yang melampaui market cap ini menjadi indikasi kuat bahwa STORJ sedang berada dalam fase volatilitas tinggi, didorong oleh aksi spekulatif dan perburuan momentum jangka pendek.

    Baca Juga: Harga STORJ Melonjak Lebih dari 30%, Volume Perdagangan Lampaui Kapitalisasi Pasar

    Pergerakan Harga STORJ: Reli Tajam dalam Waktu Singkat

    Dalam 24 jam terakhir, STORJ diperdagangkan pada rentang harga yang sangat lebar, dengan level terendah $0,114184 dan tertinggi $0,174806.

    Fluktuasi tajam ini mencerminkan pertarungan intens antara pembeli dan penjual di tengah lonjakan volume.

    Secara jangka pendek, performa STORJ terlihat sangat impresif. Dalam 7 hari terakhir, harga STORJ telah naik 29,91%, sementara secara harian kenaikannya mencapai 32,23%.

    Bahkan dalam satu jam terakhir, STORJ masih mencatatkan kenaikan 0,68%, menunjukkan bahwa momentum bullish belum sepenuhnya mereda.

    Namun, jika dilihat dari perspektif yang lebih panjang, STORJ masih berada dalam tren pemulihan. Dalam 30 hari terakhir, harga masih terkoreksi 1,71%, sedangkan dalam 60 hari turun 12,05% dan dalam 90 hari anjlok 33,29%.

    Artinya, reli saat ini masih bersifat rebound dari tekanan sebelumnya.

    Pergerakan harga Stroj (STORJ/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Stroj (STORJ/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Sangat Lebar

    Storj pernah mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $3,907883. Dengan harga saat ini di sekitar $0,15, STORJ masih berada lebih dari 95% di bawah ATH.

    Jarak yang sangat lebar ini membuat STORJ kerap dipandang sebagai aset dengan potensi volatilitas ekstrem, baik untuk reli tajam maupun koreksi cepat.

    Kondisi ini juga menjelaskan mengapa lonjakan kecil dari sisi permintaan dapat mendorong harga naik secara signifikan, terutama ketika likuiditas meningkat secara mendadak.

    Struktur Pasokan dan Valuasi

    Dari sisi tokenomics, jumlah pasokan beredar STORJ saat ini mencapai 422,97 juta token.

    Tidak adanya batas maksimum suplai yang tegas membuat valuasi STORJ sepenuhnya tercermin dalam kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) yang berada di kisaran $64,66 juta, relatif sejalan dengan market cap saat ini.

    Hal ini menunjukkan bahwa risiko dilusi pasokan tidak terlalu dominan dalam jangka pendek, dan pergerakan harga STORJ saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan sentimen pasar.

    Aktivitas Pasar dan Sentimen Investor

    STORJ saat ini berada di peringkat ke-355 aset kripto terpopuler. Lonjakan volume yang sangat besar dibandingkan market cap menunjukkan masuknya trader aktif yang memanfaatkan volatilitas tinggi.

    Namun, rasio volume yang ekstrem juga menjadi sinyal peringatan. Dalam kondisi seperti ini, aksi ambil untung (profit taking) dapat terjadi kapan saja, terutama jika momentum beli mulai melemah.

    Investor ritel perlu mewaspadai potensi koreksi cepat setelah reli tajam.

    Baca Juga: Investor Diam-Diam Borong Solana Rp5 Triliun, Harga SOL Siap Bangkit?

    Lonjakan lebih dari 30% harga STORJ dalam 24 jam terakhir menempatkan Storj sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik hari ini.

    Volume perdagangan yang melampaui kapitalisasi pasar menegaskan bahwa STORJ sedang berada dalam fase volatilitas tinggi dan menjadi incaran trader jangka pendek.

    Meski demikian, secara jangka menengah hingga panjang, STORJ masih berada jauh di bawah rekor tertingginya dan baru menunjukkan tanda-tanda pemulihan awal.

    Investor disarankan untuk tetap berhati-hati, menerapkan manajemen risiko yang disiplin, dan tidak semata-mata mengejar euforia harga di tengah pergerakan yang sangat cepat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Neutron (NTRN) Naik 21%, Volume Trade Tembus 2x Lipat

    Harga Neutron (NTRN) mencuri perhatian pelaku pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, harga NTRN hari ini berada di level $0,029912 per token, naik sekitar 21,43% secara harian.

    Kenaikan tajam ini terjadi di tengah lonjakan volume perdagangan yang sangat agresif, menandakan meningkatnya aktivitas spekulatif pada aset kripto berkapitalisasi kecil tersebut.

    Saat ini, kapitalisasi pasar Neutron tercatat di kisaran $18,92–18,99 juta, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $38,70–38,75 juta.

    Volume yang lebih dari dua kali lipat market cap ini menjadi sinyal kuat bahwa NTRN sedang mengalami fase volatilitas tinggi, sering kali dipicu oleh aksi trader jangka pendek yang memburu momentum.

    Baca Juga: Momentum Kenaikan Tak Terbendung, Neutron Naik 10%

    Performa Harga NTRN: Rebound Tajam Setelah Tekanan Panjang

    Dalam satu hari terakhir, NTRN mencatatkan kenaikan harga sebesar 21,69%, dengan tambahan nilai sekitar $0,005352.

    Secara mingguan, token ini juga menguat 18,43%, memperkuat indikasi bahwa NTRN sedang mengalami fase rebound jangka pendek.

    Namun, jika dilihat dalam perspektif waktu yang lebih panjang, pergerakan harga Neutron masih berada dalam tekanan.

    Dalam 30 hari terakhir, harga NTRN tercatat turun 19,66%, sedangkan dalam 60 hari terkoreksi 36,63%. Bahkan dalam rentang 90 hari, NTRN mengalami penurunan tajam hingga 62,74%.

    Data ini menunjukkan bahwa reli harga saat ini lebih bersifat pemulihan teknikal dibandingkan pembalikan tren jangka panjang.

    Investor dan trader perlu mencermati apakah kenaikan ini mampu berlanjut atau justru memicu aksi ambil untung dalam waktu dekat.

    Pergerakan harga Neutron (NTRN/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Neutron (NTRN/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Volume Tinggi Jadi Sinyal Pergerakan Ekstrem

    Salah satu faktor paling menonjol dari pergerakan NTRN hari ini adalah rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang sangat tinggi.

    Dengan volume harian mencapai lebih dari 200% market cap, NTRN menjadi salah satu aset dengan aktivitas perdagangan paling intens di kelasnya.

    Kondisi seperti ini biasanya menandakan masuknya spekulan jangka pendek; tingginya volatilitas intraday; dan potensi pergerakan harga ekstrem, baik naik maupun turun.

    Meski demikian, lonjakan volume juga dapat menjadi peringatan risiko, karena harga bisa berbalik tajam apabila tekanan jual meningkat.

    Struktur Pasokan dan Valuasi NTRN

    Dari sisi tokenomics, jumlah pasokan beredar NTRN saat ini mencapai 632,63 juta token, setara dengan sekitar 63,28% dari total suplai maksimum yang dibatasi di 999,74 juta token.

    Dengan struktur ini, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Neutron berada di kisaran $30,02 juta.

    Perbedaan antara market cap saat ini dan FDV menunjukkan masih adanya potensi dilusi pasokan ke depan, yang dapat menjadi faktor penekan harga apabila pasokan baru masuk ke pasar tanpa diimbangi permintaan yang sepadan.

    Sentimen Pasar dan Risiko Perdagangan

    Saat ini, NTRN berada di peringkat ke-753 aset kripto berdasarkan popularitas.

    Lonjakan harga dan volume menempatkan Neutron dalam radar trader aktif, namun juga meningkatkan risiko fluktuasi tajam.

    Menariknya, meski secara harian harga menguat kuat, perubahan harga dalam 1 jam terakhir justru turun 4,89%, mengindikasikan mulai munculnya tekanan jual jangka sangat pendek.

    Hal ini menegaskan bahwa pasar NTRN masih bergerak sangat dinamis dan rentan terhadap perubahan sentimen cepat.

    Baca Juga: Apa Itu Aset Kripto Neutron (NTRN)?

    Kenaikan lebih dari 21% harga NTRN hari ini menandai fase rebound yang agresif setelah periode tekanan berkepanjangan.

    Volume perdagangan yang melampaui dua kali kapitalisasi pasar menunjukkan minat spekulatif yang tinggi, namun juga membawa risiko volatilitas ekstrem.

    Bagi trader jangka pendek, NTRN menawarkan peluang pergerakan cepat, sementara bagi investor jangka menengah hingga panjang, reli ini masih perlu dikonfirmasi oleh stabilitas harga dan volume yang berkelanjutan.

    Disiplin manajemen risiko tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi pergerakan Neutron yang sangat fluktuatif.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Tersungkur di US$0,12, Analis Prediksi Gerak Ekstrem 15%

    Dogecoin (DOGE) kembali berada di bawah tekanan setelah pasar kripto mengalami koreksi terbaru. Memasuki pekan terakhir tahun ini, sejumlah analis memperingatkan investor untuk bersikap lebih waspada karena pergerakan harga DOGE masih menunjukkan sinyal negatif dalam jangka pendek.

    Pada Jumat (27/12), Dogecoin mencatat penurunan intraday sekitar 4,2% dan sempat menyentuh area US$0,126 di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi. Secara keseluruhan, DOGE telah terkoreksi lebih dari 50% dari puncak harga awal Oktober dan kehilangan beberapa level support penting dalam dua bulan terakhir.

    Level Penting Dogecoin

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Dogecoin Disinyalir Masuk Fase Akumulasi, Level US$0,15 Jadi Kunci

    Setelah gagal mempertahankan level US$0,135 hampir dua pekan lalu, harga Dogecoin bergerak sideways di rentang US$0,120–US$0,135. Hingga kini, DOGE belum mampu menembus batas atas rentang tersebut, meski beberapa kali mencoba. Saat ini, DOGE berupaya bertahan di zona support krusial US$0,120 untuk mencegah penurunan lebih lanjut.

    Analis dari More Crypto Online menyebut Dogecoin masih berada dalam kondisi “falling knife” atau tren turun yang belum selesai. Menurutnya, belum ada bukti kuat bahwa koreksi telah mencapai titik dasar. Ia memperkirakan potensi penurunan hingga 20% menuju area support berikutnya di US$0,096 bahkan US$0,08. Ia juga menekankan bahwa kehati-hatian tetap diperlukan sampai muncul struktur kenaikan harga yang lebih jelas.

    Dilaporkan Trading View, pandangan serupa disampaikan analis Crypto Jobs yang menilai DOGE belum menunjukkan struktur pembalikan bullish. Volume beli yang lemah serta momentum bearish membuat peluang pemulihan masih terbatas. Selama harga Dogecoin berada di bawah area US$0,14–US$0,15, kendali pasar dinilai masih berada di tangan penjual. Ia menilai skenario penurunan ke kisaran US$0,100–US$0,095 masih realistis, meskipun pergerakan naik jangka pendek tetap mungkin terjadi sebelum penurunan lanjutan.

    Sisi Lain DOGE

    Di sisi lain, analis BitGuru memiliki pandangan lebih optimistis. Ia menilai koreksi mendalam Dogecoin telah selesai dan harga saat ini berada di zona permintaan utama US$0,120–US$0,130. Jika DOGE mampu merebut kembali level harga akhir November, potensi reli menuju resistance US$0,18 dinilai terbuka. Namun, kegagalan bertahan di area saat ini dapat memperpanjang fase konsolidasi.

    Sementara itu, Trader Tardigrade menyoroti aspek teknikal lain, yakni terbentuknya pola symmetrical triangle baru pada grafik H4. Menurutnya, pola ini berpotensi menghasilkan pergerakan harga sekitar 15% ke arah bullish maupun bearish. Namun, penurunan harga pada Jumat membuat DOGE menembus batas bawah pola di sekitar US$0,123, sehingga membuka peluang pelemahan lanjutan menuju area US$0,10–US$0,11 jika tidak segera terjadi rebound.

    Hingga artikel ini ditulis, Dogecoin diperdagangkan di kisaran US$0,122, turun sekitar 7,3% dalam sepekan terakhir. Kondisi ini membuat investor dan trader disarankan untuk mencermati pergerakan harga dengan lebih hati-hati menjelang pergantian tahun.

    Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Natal Berdarah Pengguna Trust Wallet, Dana Kripto Menguap US$7 Juta

    Pengguna Trust Wallet mengalami kerugian sekitar US$7 juta atau setara lebih dari Rp100 miliar akibat peretasan yang terjadi pada Hari Natal. Insiden ini menargetkan ekstensi browser Trust Wallet versi 2.68 dan berdampak pada pengguna desktop. Pendiri Binance sekaligus pemilik Trust Wallet, Changpeng Zhao (CZ), memastikan bahwa seluruh dana yang hilang akan diganti.

    Dalam pernyataan resmi melalui platform X pada Kamis, Trust Wallet mengungkapkan bahwa ekstensi browser mereka telah dikompromikan akibat insiden keamanan. Perusahaan meminta pengguna segera memperbarui ke versi 2.89 untuk mencegah risiko lebih lanjut.

    Dilaporkan Cointelegraph, sehari kemudian, CZ menegaskan melalui unggahan di X bahwa kerugian pengguna akibat peretasan tersebut akan ditanggung sepenuhnya oleh Trust Wallet. Trust Wallet sendiri mengklaim melayani sekitar 220 juta pengguna di seluruh dunia.

    Hacker Serang Trust Wallet

    Perusahaan keamanan siber SlowMist mengungkapkan bahwa serangan ini telah direncanakan sejak awal Desember. Menurut salah satu pendirinya, Yu Xian, pelaku mulai mempersiapkan serangan sejak 8 Desember, menanamkan backdoor pada 22 Desember, lalu mulai memindahkan dana pada 25 Desember hingga akhirnya terdeteksi.

    Tidak hanya mencuri aset kripto, kode backdoor tersebut juga dilaporkan mengambil dan mengirimkan data pribadi pengguna ke server milik penyerang. Temuan ini memicu kekhawatiran serius terkait keamanan data pengguna Trust Wallet.

    Detektif on-chain ZachXBT menyebutkan bahwa ratusan pengguna terdampak oleh insiden ini. Sejumlah pengamat industri kripto bahkan menilai terdapat indikasi kuat keterlibatan orang dalam, mengingat penyerang mampu mengunggah versi baru ekstensi Trust Wallet ke situs resmi.

    Penasihat blockchain antar-pemerintah Anndy Lian menyatakan bahwa serangan semacam ini “tidak wajar” dan peluang keterlibatan insider “sangat tinggi”. CZ pun mengakui bahwa peretasan tersebut “kemungkinan besar” melibatkan orang dalam.

    Para pengamat industri kripto menyuarakan kekhawatiran internal 

    SlowMist juga menyoroti bahwa pelaku terlihat sangat memahami kode sumber ekstensi Trust Wallet, sehingga mampu menyisipkan backdoor secara efektif untuk mengakses informasi sensitif pengguna.

    Meski menimbulkan kerugian besar, insiden Trust Wallet ini masih tergolong kecil dibandingkan peretasan dompet kripto lain. Pada Februari 2024, salah satu pendiri Axie Infinity, Jeff Zirlin, kehilangan US$9,7 juta Ether akibat dugaan eksploitasi dompet pribadi.

    Namun demikian, data Chainalysis menunjukkan bahwa peretasan dompet pribadi semakin menjadi ancaman serius. Pada 2025, 37% dari total nilai kripto yang dicuri berasal dari kompromi dompet pribadi, jika peretasan besar Bybit senilai US$1,4 miliar dikecualikan.

    Kasus Trust Wallet kembali menegaskan meningkatnya risiko keamanan di industri kripto, sekaligus memicu sorotan tajam terhadap keamanan internal penyedia layanan dompet digital.

    Baca juga: Cara Transfer Aset Kripto dari Trust Wallet ke Tokocrypto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Melejit Diam-Diam, 3 Altcoin Oracle Ini Catat Lonjakan Harga Signifikan

    Pasar kripto kembali diramaikan oleh pergerakan positif dari sektor Oracle Tokens. Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, sejumlah altcoin kategori oracle mencatat kenaikan harga dalam 24 jam hingga 7 hari terakhir.

    Berikut rangkuman 3 altcoin oracle teratas yang menunjukkan performa paling menonjol dikutip CoinMarketCap.

    1. SUPRA (SUPRA)

    SUPRA menjadi oracle token dengan kapitalisasi pasar terbesar dalam daftar ini. Harga SUPRA tercatat di level $0.001027 dengan kenaikan 13.80% dalam 24 jam dan melonjak 44.17% dalam 7 hari terakhir.

    Kapitalisasi pasar SUPRA mencapai $22,169,922 dengan volume transaksi harian sebesar $868,983. Saat ini, suplai beredar SUPRA berada di angka 21.58B token, menjadikannya salah satu proyek oracle dengan likuiditas tinggi.

    2. Phala Network (PHA)

    Phala Network menempati posisi berikutnya dengan harga $0.03754. Dalam 24 jam terakhir, PHA mengalami kenaikan 8.93%, sementara dalam periode 7 hari tercatat naik 4.24%.

    Kapitalisasi pasar PHA mencapai $30,765,854, didukung volume perdagangan harian yang cukup besar sebesar $9,067,053. Total suplai beredar PHA saat ini berada di angka 819.43M token.

    3. HAPI Protocol (HAPI)

    HAPI Protocol mencatat performa impresif dengan harga $0.6643. Token ini mengalami lonjakan 25.89% dalam 24 jam dan naik 23.30% dalam 7 hari terakhir.

    Kapitalisasi pasar HAPI berada di level $486,459, dengan volume transaksi harian sebesar $1,428. Jumlah suplai beredar HAPI tercatat relatif terbatas, yakni 732.24K token, yang turut memengaruhi volatilitas harga.

    Secara keseluruhan, sektor oracle kembali menunjukkan geliat positif di tengah dinamika pasar kripto. Meski demikian, investor tetap disarankan mencermati risiko dan melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

    Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana di Zona Kritis, Level US$130 Jadi Penentu Selanjutnya

    Harga Solana (SOL) masih kesulitan bangkit setelah mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Hingga Jumat (20/12/2025) pukul 21.00 UTC, SOL masih tertahan di bawah level resistensi psikologis US$130 dan diperdagangkan di kisaran USD 126. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan harga Solana saat ini sangat bergantung pada perilaku pemegang lama, bukan pada masuknya investor baru.

    Berdasarkan data on-chain, terdapat sinyal awal stabilisasi dari indikator Chaikin Money Flow (CMF). CMF tercatat mengalami kenaikan tajam dalam beberapa hari terakhir, meskipun masih berada di bawah garis nol. Kenaikan ini mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai mereda dan arus keluar modal perlahan melambat.

    Arus Keluar Solana

    Dilaporkan BeInCrypto, meredanya arus keluar menjadi faktor penting bagi prospek pemulihan Solana. Secara historis, penurunan tekanan jual sering kali mendahului fase peralihan menuju arus masuk modal. Jika tekanan beli mulai mendominasi, harga SOL berpotensi merespons dengan cepat. Perbaikan CMF yang berkelanjutan dapat menjadi sinyal kembalinya kepercayaan dari para pemegang SOL saat ini.

    Namun demikian, indikator makro menunjukkan gambaran yang lebih berhati-hati. Jumlah alamat baru di jaringan Solana tercatat mengalami penurunan signifikan. Dalam sepuluh hari terakhir, jumlah alamat baru turun dari 6,077 juta menjadi 5,390 juta, atau menyusut sekitar 11,3%.

    Penurunan partisipasi jaringan tersebut mencerminkan melemahnya minat spekulatif dari investor baru. Minimnya insentif jangka pendek membuat calon investor cenderung menahan diri. Kondisi ini memperbesar peran pemegang lama dalam menjaga stabilitas harga dan mendorong potensi pemulihan.

    Analisis Teknikal SOL

    Secara teknikal, SOL masih bergerak dalam fase konsolidasi. Level USD 130 menjadi target terdekat yang perlu direbut kembali untuk mengubah momentum jangka pendek menjadi lebih positif. Jika pemegang lama terus melakukan akumulasi dan arus masuk mulai terbentuk, tekanan beli berpeluang mendorong harga menembus level tersebut.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Meski demikian, risiko penurunan tetap ada. Apabila sentimen pasar memburuk dan tekanan jual kembali meningkat, harga Solana berpotensi turun menembus level support USD 123. Jika level ini gagal bertahan, SOL dapat melanjutkan pelemahan menuju area USD 118. Penurunan di bawah level tersebut akan membatalkan prospek pemulihan dan memperkuat tekanan bearish dalam jangka pendek.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga XRP Bertahan di US$1,84, Analis: Potensi Gerak Tajam 10%

    Pergerakan harga aset kripto XRP tengah menjadi sorotan setelah seorang analis teknikal mengungkap potensi pergerakan signifikan dalam waktu dekat. Berdasarkan analisis teknikal pada grafik 15 menit, XRP diperkirakan berpeluang mengalami pergerakan harga hingga 10 persen, meski arah pergerakannya masih belum dapat dipastikan.

    Dilaporkan Trading View, analis kripto Ali Martinez melalui platform X menyebutkan bahwa XRP saat ini bergerak di dalam pola Symmetrical Triangle atau segitiga simetris. Pola ini terbentuk ketika harga aset berkonsolidasi di antara dua garis tren yang saling mendekat, masing-masing berfungsi sebagai area resistensi dan support.

    Pola Harga XRP

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP Tertekan di $1,87, Token Unlock 2026 Jadi Ancaman Baru?

    Dalam pola segitiga simetris, kedua garis tren memiliki kemiringan yang relatif seimbang dan berlawanan arah. Kondisi ini menandakan penyempitan volatilitas harga, yang umumnya diikuti oleh pergerakan besar saat harga berhasil menembus salah satu sisi pola tersebut.

    Martinez menjelaskan bahwa pada Hari Natal lalu, harga XRP sempat menguji batas bawah pola segitiga tersebut dan berhasil bertahan, menandakan area support masih cukup kuat untuk sementara waktu. Namun, ia menegaskan bahwa penembusan ke atas maupun ke bawah dari pola ini tetap sama-sama berpeluang terjadi.

    “Jika harga menembus ke atas, itu bisa menjadi sinyal bullish. Sebaliknya, jika jatuh ke bawah, maka tekanan bearish kemungkinan akan berlanjut,” tulis Martinez.

    Potensi Harga XRP

    Berbeda dengan pola Ascending Triangle atau Descending Triangle yang cenderung memiliki bias arah tertentu, pola segitiga simetris tidak memberikan indikasi arah yang jelas. Oleh karena itu, peluang breakout ke atas maupun ke bawah dinilai relatif seimbang.

    Terkait besaran pergerakan, Martinez memperkirakan bahwa breakout dari pola konsolidasi ini dapat memicu pergerakan harga sekitar 10 persen. Proyeksi tersebut didasarkan pada prinsip analisis teknikal yang menyebutkan bahwa pergerakan pasca-breakout biasanya sebanding dengan lebar pola konsolidasi sebelumnya.

    Saat artikel ini ditulis, XRP diperdagangkan di kisaran US$1,84, mencatatkan penurunan sekitar 3,3 persen dalam sepekan terakhir. Investor dan pelaku pasar kini menantikan arah pergerakan selanjutnya, seiring XRP mendekati titik penentuan dari pola segitiga tersebut.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi 2%, Tekanan Pendek

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali berada di bawah tekanan setelah mengalami koreksi signifikan dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data pasar terbaru, Bitcoin diperdagangkan di level $87.400,77 per BTC, turun sekitar 2% secara harian.

    Koreksi ini membuat kapitalisasi pasar Bitcoin menyusut ke kisaran $1,745 triliun, meski posisinya tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia.

    Penurunan harga BTC terjadi di tengah meningkatnya volume perdagangan harian yang mencapai $36,71 miliar, mengindikasikan adanya aktivitas jual yang cukup intens dari pelaku pasar.

    Kondisi ini menandakan bahwa volatilitas masih menjadi karakter utama Bitcoin dalam beberapa pekan terakhir.

    Baca Juga: The Fed Rem Mendadak, Bitcoin Terancam ke US$70.000 di Awal 2026

    Tekanan Harga BTC dalam Jangka Pendek

    Secara intraday, Bitcoin sempat bergerak di rentang $86.628 hingga $89.459, menunjukkan fluktuasi harga yang lebar dalam satu hari perdagangan.

    Level tertinggi tersebut gagal dipertahankan, sehingga mendorong BTC kembali ke zona bawah.

    Dalam perspektif waktu yang lebih panjang, performa Bitcoin masih menunjukkan tekanan yang cukup dalam.

    Dalam 30 hari terakhir, BTC tercatat turun sekitar 4,59%, sementara secara 60 hari, penurunannya mencapai 23,41%.

    Bahkan dalam rentang 90 hari, harga Bitcoin telah terkoreksi lebih dari 20% dari level sebelumnya.

    Data ini mencerminkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi besar setelah gagal mempertahankan momentum pasca mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198.

    Sentimen Pasar dan Aktivitas Perdagangan

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Meski harga melemah, tingginya volume perdagangan 24 jam menunjukkan bahwa minat pasar terhadap Bitcoin tetap kuat.

    Rasio volume yang besar ini sering kali menjadi indikasi bahwa pasar sedang berada dalam fase distribusi atau akumulasi, tergantung pada arah sentimen dominan.

    Saat ini, Bitcoin memiliki sirkulasi pasokan sebesar 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,08% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

    Keterbatasan suplai inilah yang selama ini menjadi fondasi utama narasi bullish Bitcoin dalam jangka panjang, meskipun harga jangka pendek masih berfluktuasi tajam.

    Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (FDV) Bitcoin berada di kisaran $1,83 triliun, menunjukkan potensi nilai penuh BTC jika seluruh suplai telah beredar.

    Faktor Teknis yang Perlu Diperhatikan

    Dari sudut pandang teknikal, koreksi harga BTC hari ini memperlihatkan bahwa pasar masih sensitif terhadap tekanan makro dan aksi ambil untung.

    Level $86.000–$87.000 kini menjadi area support penting yang perlu dipertahankan agar tidak terjadi penurunan lebih dalam.

    Sementara itu, area $89.500–$90.000 berpotensi menjadi resistance jangka pendek. Selama Bitcoin belum mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, tekanan korektif masih berpeluang berlanjut.

    Pergerakan harga mingguan yang masih tercatat -0,96% menunjukkan bahwa sentimen pasar belum sepenuhnya pulih, meski tidak berada dalam fase panic selling.

    Prospek Bitcoin ke Depan

    Meskipun tekanan jangka pendek masih mendominasi, fundamental Bitcoin tetap kuat.

    Posisi BTC sebagai aset kripto nomor satu, likuiditas tinggi, serta narasi lindung nilai jangka panjang masih menjadi daya tarik utama bagi investor institusional dan ritel.

    Namun, dalam waktu dekat, pergerakan harga Bitcoin kemungkinan masih akan dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi global, kebijakan moneter, serta sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

    Bagi investor, fase koreksi ini sering kali dipandang sebagai periode evaluasi, bukan sekadar penurunan harga.

    Manajemen risiko dan strategi jangka panjang menjadi kunci dalam menghadapi volatilitas Bitcoin yang masih tinggi.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.800, Sentimen Mulai Positif

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase koreksi wajar setelah reli sebelumnya.

    Dengan harga di sekitar $87.400, pasar masih mencari arah yang lebih jelas. Selama support kunci mampu bertahan, Bitcoin berpotensi kembali membangun momentum.

    Namun, kehati-hatian tetap diperlukan mengingat volatilitas masih menjadi faktor utama.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network (PI) Melemah 0,59%: Sentimen Bearish Masih Dominan

    Pergerakan harga Pi Network (PI) kembali berada dalam tekanan setelah mencatat penurunan 0,59% dalam 24 jam terakhir ke level sekitar $0,204.

    Pelemahan ini memperpanjang tren turun PI dalam 30 hari terakhir yang telah mencapai hampir 20%, mencerminkan sentimen pasar yang masih cenderung bearish terhadap aset kripto berbasis komunitas tersebut.

    Tekanan harga PI saat ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Sejumlah faktor fundamental dan teknikal saling beririsan, mulai dari jadwal unlock token, lemahnya struktur grafik harga, hingga kondisi pasar altcoin yang belum pulih sepenuhnya.

    Baca Juga: Masuki Fase Krusial, Harga Pi Network (PI) Relatif Stabil di Level $0,2050

    Tekanan Unlock Token Masih Membayangi Harga PI

    Salah satu faktor utama yang menekan harga Pi Network adalah penambahan suplai token ke pasar.

    Pada 25 Desember, sekitar 8,7 juta PI atau senilai $1,76 juta resmi terbuka dan masuk ke sirkulasi. Unlock ini merupakan bagian dari total 54,7 juta PI yang dijadwalkan terbuka sepanjang Desember.

    Secara historis, Pi Network kerap mengalami tekanan harga setiap kali terjadi unlock token dalam jumlah besar.

    Pada November lalu, harga PI tercatat turun sekitar 15% dalam periode serupa, menunjukkan bahwa mekanisme distribusi token masih menjadi tantangan utama bagi stabilitas harga.

    Dengan suplai beredar sekitar 8,37 miliar PI, penambahan token baru tanpa diimbangi lonjakan permintaan berpotensi memperbesar tekanan jual.

    Kondisi ini diperparah oleh rasio perputaran harian (turnover) yang relatif rendah, menandakan likuiditas pasar PI masih terbatas dan rentan terhadap fluktuasi tajam.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Sinyal Teknikal Menguatkan Dominasi Seller

    Dari sisi analisis teknikal, Pi Network menunjukkan sinyal yang kurang menggembirakan.

    Harga PI gagal mempertahankan zona support penting di area $0,20–$0,195, yang sebelumnya menjadi penahan tekanan jual.

    Indikator teknikal juga mengonfirmasi kondisi ini. Relative Strength Index (RSI) berada di kisaran 41, masih dalam area netral namun dengan kecenderungan melemah.

    Sementara itu, MACD bergerak di bawah garis nol, menandakan momentum bearish masih dominan.

    Secara struktur grafik, penolakan berulang di area $0,22–$0,24 mempertegas lemahnya minat beli.

    Jika tekanan berlanjut dan support $0,192 gagal dipertahankan, maka secara teknikal PI berpotensi menguji area $0,153, yang berarti koreksi lanjutan sekitar 24% dari level saat ini.

    Lemahnya Sentimen Altcoin Ikut Menekan PI

    Tekanan terhadap Pi Network juga tidak terlepas dari kondisi pasar kripto secara keseluruhan. Saat ini, dominasi altcoin berada di kisaran 30%, turun dibanding bulan sebelumnya.

    Sebaliknya, dominasi Bitcoin masih tinggi di atas 59%, mencerminkan pergeseran modal ke aset yang dianggap lebih aman.

    Di tengah kondisi makroekonomi global yang belum stabil, investor cenderung menghindari aset spekulatif. Hal ini tercermin dari Fear & Greed Index yang masih berada di zona ketakutan.

    Pi Network, yang belum memiliki likuiditas luas dan listing di bursa besar, menjadi salah satu altcoin yang paling terdampak.

    Secara historis, PI saat ini masih jauh dari puncak harganya. Dari rekor tertinggi sekitar $2,98, harga PI telah terkoreksi lebih dari 90%, menegaskan betapa besar tekanan struktural yang masih dihadapi proyek ini.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik Tipis 0,91%: Rebound Teknis atau Bukan?

    Harga PI Masih Rentan Jelang Akhir Tahun

    Pelemahan harga Pi Network saat ini merupakan kombinasi dari tekanan token unlock, sinyal teknikal bearish, dan sentimen negatif pasar altcoin.

    Meski kondisi RSI mendekati area oversold yang berpotensi memicu pantulan jangka pendek, pemulihan berkelanjutan masih sangat bergantung pada berkurangnya tekanan suplai dan membaiknya kondisi pasar kripto secara umum.

    Perhatian pelaku pasar kini tertuju pada level support $0,192 menjelang akhir tahun. Jika level ini mampu bertahan, peluang konsolidasi masih terbuka.

    Namun, jika tekanan jual berlanjut seiring unlock token berikutnya, PI berisiko menguji kembali level terendah sebelumnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum (ETH) Tertekan di Bawah $3.000: Harga Turun, Sentimen Lemah

    Harga Ethereum (ETH) hari ini kembali bergerak di zona merah seiring tekanan jual yang masih mendominasi pasar kripto.

    Berdasarkan data terbaru, ETH diperdagangkan di level $2.929,25 per ETH, turun sekitar 1,05% dalam 24 jam terakhir.

    Pelemahan ini menyeret kapitalisasi pasar Ethereum ke kisaran $353,55 miliar, meskipun posisinya tetap kokoh sebagai kripto terbesar kedua secara global.

    Penurunan harga ETH terjadi di tengah volume perdagangan 24 jam yang mencapai $14,98 miliar, menandakan aktivitas pasar masih cukup tinggi.

    Namun, dominasi seller dalam jangka pendek membuat Ethereum belum mampu kembali ke atas level psikologis $3.000.

    Baca Juga: Harga ETH Menguat ke $2.967, Ethereum Tunjukkan Stabilitas

    Pergerakan Harga Ethereum Masih Volatil

    Secara harian, Ethereum bergerak dalam rentang $2.894,95 hingga $2.989,26, menunjukkan volatilitas yang relatif tinggi.

    Harga sempat mendekati $3.000, namun gagal bertahan dan kembali mengalami tekanan jual.

    Jika dilihat dalam perspektif waktu yang lebih panjang, performa Ethereum masih berada dalam fase koreksi. Dalam 30 hari terakhir, ETH tercatat melemah sekitar 3,39%.

    Tekanan semakin terasa dalam periode 60 hari, dengan penurunan mencapai 28,38%, sementara secara 90 hari, ETH telah terkoreksi sekitar 26,82%.

    Data ini menunjukkan bahwa Ethereum masih berupaya mencari keseimbangan baru setelah reli sebelumnya gagal berlanjut.

    Aktivitas Pasar dan Struktur Suplai

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Ethereum saat ini memiliki sirkulasi pasokan sebesar 120,69 juta ETH, tanpa batas maksimum suplai.

    Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (FDV) berada di kisaran $353,53 miliar, relatif sejalan dengan kapitalisasi pasar aktualnya.

    Tingginya volume perdagangan menunjukkan minat investor terhadap Ethereum masih terjaga.

    Namun, kondisi pasar yang cenderung risk-off membuat banyak pelaku memilih bersikap defensif, terutama di tengah tekanan harga jangka pendek.

    Pergerakan ETH juga masih sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar kripto secara keseluruhan, termasuk pergerakan Bitcoin dan arah likuiditas global.

    Sinyal Teknikal: Support Kritis Mulai Diuji

    Dari sudut pandang teknikal, Ethereum saat ini berada di area krusial. Penurunan 2,05% dalam tujuh hari terakhir mengindikasikan tekanan bearish masih aktif.

    Level $2.900 kini menjadi area support penting yang perlu dipertahankan. Jika level ini jebol, Ethereum berpotensi melanjutkan koreksi ke zona yang lebih rendah.

    Sebaliknya, untuk membalikkan sentimen jangka pendek, ETH perlu kembali menembus dan bertahan di atas $3.000, yang kini berfungsi sebagai resistance psikologis utama.

    Pergerakan harga yang relatif datar dalam satu jam terakhir menunjukkan pasar masih menunggu katalis baru untuk menentukan arah berikutnya.

    Prospek Ethereum ke Depan

    Meski harga Ethereum masih berada dalam tekanan, fundamental jangka panjang ETH tetap dinilai kuat.

    Ethereum masih menjadi fondasi utama bagi ekosistem DeFi, NFT, Web3, dan smart contract, dengan tingkat adopsi yang luas.

    Namun, dalam jangka pendek, pergerakan harga ETH diperkirakan masih akan fluktuatif, mengikuti dinamika sentimen global dan kondisi pasar kripto secara umum.

    Tanpa katalis kuat, Ethereum berpotensi bergerak dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan melemah.

    Baca Juga: Harga ETH Hari Ini Bergerak Datar, Ethereum Konsolidasi di $2.900-an

    Harga Ethereum hari ini yang turun ke level $2.929 mencerminkan tekanan jangka pendek yang masih membayangi pasar.

    Meski demikian, volume perdagangan ETH yang tetap tinggi menunjukkan minat investor belum sepenuhnya surut.

    Investor disarankan mencermati pergerakan ETH di sekitar level support dan resistance utama sambil tetap menerapkan manajemen risiko yang ketat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com