Author: 24

  • Harga XRP Anjlok Hingga $1,78, Dogecoin dan Ethereum Senasib

    Pasar mata uang kripto mengalami gejolak signifikan baru-baru ini, dengan beberapa aset utama seperti XRP, Ethereum (ETH), dan Dogecoin (DOGE) mencatat penurunan harga yang tajam.

    Secara umum, penurunan harga XRP, ETH, dan Dogecoin dipicu oleh kombinasi faktor makroekonomi dan sentimen pasar yang terus berubah-ubah.

    XRP: Potensi Kembali ke Level $2

    XRP, mata uang kripto yang digunakan dalam jaringan pembayaran Ripple, mengalami penurunan harga sekitar 14% menjadi $1,78 pada 7 April 2025.

    Meskipun penurunan ini cukup signifikan, beberapa analis percaya bahwa kembalinya harga XRP ke level $2 bukanlah hal yang mustahil, terutama jika sentimen pasar membaik dan adopsi teknologi Ripple terus berkembang.

    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Ethereum: Risiko Turun di Bawah $1.000

    Berbeda dengan XRP yang masih dipenuhi dengan harapan, Ethereum, platform blockchain terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, juga mengalami penurunan harga yang tajam, turun sekitar 14% menjadi $1.507.

    Penurunan ini menimbulkan kekhawatiran berlanjut di kalangan investor mengenai potensi harga ETH jatuh di bawah level psikologis $1.000.

    Faktor-faktor seperti peningkatan persaingan dari platform kontrak pintar lainnya dan ketidakpastian regulasi dapat mempengaruhi pergerakan harga Ethereum di masa depan.

    Dogecoin: Penurunan 20% dan Prospek Masa Depan

    Sementara itu, Dogecoin, yang awalnya dimulai sebagai lelucon namun kini menjadi salah satu mata uang kripto populer, mengalami penurunan harga sekitar 20% dalam beberapa hari terakhir.

    Meskipun demikian, beberapa analis dan komunitas kripto percaya bahwa DOGE masih memiliki potensi untuk mencapai level harga yang lebih tinggi di masa depan, terutama jika adopsi dan dukungan komunitas terus berkembang.

    Faktor Penyebab Penurunan Pasar

    Menurut laporan U.Today pada Selasa (8/4), beberapa faktor yang berkontribusi terhadap penurunan harga aset kripto baru-baru ini dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik dan tarif perdagangan.

    Pengenaan tarif baru oleh pemerintahan AS telah memicu ketidakpastian di pasar global, yang berdampak pada aset berisiko seperti mata uang kripto.

    Hal ini diperparah dengan penurunan tajam di pasar saham Asia, dengan indeks turun antara 7% hingga 13%, yang mencerminkan sentimen risiko yang meningkat di kalangan investor.

    Terakhir, penurunan ini dipengaruhi likuidasi posisi leverage. Penurunan harga yang tajam memicu likuidasi posisi leverage dalam jumlah besar, memperparah penurunan harga aset kripto.

    Tunggu Momentum

    Pasar mata uang kripto saat ini berada dalam fase volatilitas tinggi dengan penurunan signifikan pada aset-aset utama seperti XRP, Ethereum, dan Dogecoin.

    Meskipun demikian, potensi pemulihan tetap ada, terutama jika faktor-faktor eksternal membaik dan adopsi teknologi blockchain terus berkembang.

    Sembari menunggu momentum pemulihan, investor disarankan untuk tetap waspada dan mempertimbangkan risiko sebelum membuat keputusan investasi di pasar yang terus bergejolak ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin Turun 26,62%, Terburuk Dalam Siklus Bull Market

    Kabar kurang menyenangkan datang dari Bitcoin yang tengah menghadapi penurunan terbesar dalam siklus Bull Market saat ini.

    Harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan sebesar 26,62% dari puncaknya di $109.500, yang sekaligus menandai koreksi terdalam dalam siklus bull market.

    Meskipun signifikan, penurunan ini masih lebih rendah dibandingkan dengan koreksi pada siklus sebelumnya, seperti penurunan 83% pada 2018 dan 73% pada 2022.

    Analisis Korelasi dengan Nasdaq 100

    Menurut analisis dari ‘ecoinometrics’, terdapat korelasi antara kinerja Bitcoin dan Nasdaq 100.

    Ketika Nasdaq 100 berada di bawah rata-rata return tahunannya, pertumbuhan Bitcoin cenderung melambat dan berisiko mengalami koreksi lebih dalam.

    Saat ini, Nasdaq 100 sedang menunjukkan performa datar secara year-on-year, yang berpotensi menghambat pemulihan harga Bitcoin.

    Strategi Investasi Korporasi dan Dampaknya

    Perusahaan seperti Strategy, yang dikenal karena investasi besar mereka dalam Bitcoin, menghadapi tantangan akibat penurunan harga ini.

    Antara 31 Maret dan 6 April, Strategy tidak menambah kepemilikan BTC mereka. Data dari Strategytracker menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah menginvestasikan $35,65 miliar dalam Bitcoin, dengan return sekitar 17% selama lima tahun terakhir.

    Level Support dan Indikator Teknis

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Secara teknis, Bitcoin menguji rata-rata pergerakan eksponensial 50-minggu (50-W EMA) untuk pertama kalinya sejak September 2024.

    Penutupan mingguan di bawah indikator ini sebelumnya menandai awal dari pasar bearish. Level support penting saat ini berada di $74.000, dengan zona permintaan antara $65.000 dan $69.000, yang juga bertepatan dengan puncak harga pada 2021.

    Indeks Kekuatan Relatif (RSI) dan Prediksi Analis

    Di sisi lain, RSI mingguan Bitcoin mencapai nilai terendah 43 sejak Januari 2023. Dalam beberapa kasus sebelumnya, RSI pada level ini memicu pemulihan harga. Namun, pada 2022, ketika RSI turun di bawah 40, pasar bearish mendominasi.

    Analis anonim, Rekt Capital, memperkirakan bahwa harga Bitcoin mungkin mencapai titik terendah antara harga saat ini hingga sekitar $70.000 berdasarkan tren RSI harian.

    Dengan demikian, penurunan harga Bitcoin saat ini mencerminkan tantangan dalam siklus bull market, dengan faktor eksternal seperti kinerja Nasdaq 100 dan strategi investasi korporasi memainkan peran penting.

    Menghadapi situasi ini, investor disarankan untuk memantau indikator teknis dan level support utama guna membuat keputusan investasi yang tepat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Turun ke Level $101, Pump.Fun Jadi Juru Selamat?

    Dalam beberapa hari terakhir, pasar mata uang kripto mengalami gejolak signifikan, dengan Solana (SOL) menjadi salah satu aset yang paling terdampak.

    Harga Solana anjlok lebih dari 16%, turun di bawah level psikologis $100 untuk pertama kalinya sejak Februari 2024, dan saat ini diperdagangkan sekitar $101.

    Penurunan ini langsung menyebabkan Solana turun ke posisi ketujuh dalam peringkat kapitalisasi pasar, dengan valuasi sekitar $52,17 miliar.

    Faktor Penyebab Penurunan

    Menurut laporan The Coin Republic pada Selasa (8/4), beberapa faktor turut berkontribusi terhadap penurunan harga Solana yang cukup signifikan, antara lain:

    1. Ketegangan Perdagangan Global: Pengumuman Presiden AS, Donald Trump, mengenai tarif baru telah memicu ketidakpastian di pasar keuangan global, yang berdampak negatif pada aset berisiko seperti mata uang kripto.
    2. Penurunan Aktivitas Pump.Fun: Pump.Fun, platform peluncuran memecoin di ekosistem Solana, mengalami penurunan pendapatan sebesar 92% sejak awal 2025.
    3. Penurunan ini mencerminkan berkurangnya minat terhadap memecoin, yang sebelumnya menyumbang lebih dari 70% peluncuran token baru dan 56% transaksi jaringan Solana.
    4. Tekanan Pasar yang Lebih Luas: Pasar kripto secara keseluruhan mengalami penurunan, dengan Bitcoin dan Ethereum juga mencatat penurunan harga yang signifikan, mencerminkan sentimen bearish yang meluas di kalangan investor.

    Potensi Pemulihan melalui Pump.Fun

    Meskipun menghadapi tantangan, ada harapan bahwa pemulihan aktivitas di Pump.Fun dapat membantu memicu rebound harga SOL.

    Pasalnya, platform ini baru saja meluncurkan kembali fitur livestream-nya setelah penangguhan selama lima bulan.

    Peluncuran kembali Pump.Fun diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan komunitas dan menarik minat baru terhadap ekosistem Solana.

    Analisis Teknis

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dari perspektif teknis, indikator menunjukkan adanya kondisi oversold untuk Solana.

    Bollinger Bands pada grafik 4 jam menunjukkan ekspansi ke bawah dengan harga menyimpang di bawah band bawah, mengindikasikan volatilitas tinggi dan potensi pembalikan harga dalam jangka pendek.

    Indikator RSI berada di sekitar level 30, yang biasanya menunjukkan kondisi oversold dan kemungkinan rebound jika minat beli kembali.

    Meski demikian, indikator MACD masih menunjukkan crossover bearish yang lebar, untuk menegaskan tren penurunan yang terjadi saat ini.

    Prospek Masa Depan

    Meskipun situasi saat ini menantang, beberapa analis tetap optimis tentang potensi pemulihan harga SOL.

    Faktor-faktor seperti peluncuran kembali fitur di Pump.Fun, peningkatan volume perdagangan, dan minat institusional melalui potensi ETF Solana dapat berkontribusi pada pemulihan harga.

    Namun, penting bagi investor untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan mempertimbangkan faktor-faktor makroekonomi yang dapat mempengaruhi pergerakan harga di masa depan.

    Harapan Pemulihan

    Penurunan harga Solana mencerminkan tantangan yang dihadapi pasar kripto secara keseluruhan.

    Namun, inisiatif seperti peluncuran kembali fitur di Pump.Fun memberikan harapan untuk pemulihan.

    Investor disarankan untuk memantau perkembangan ekosistem Solana dan indikator pasar lainnya sebelum membuat keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin Dekati $81.000 Setelah Rumor Penghentian Tarif oleh Trump

    Harga Bitcoin sempat melonjak tajam melewati level $81.000 pada Senin (7/4) malam waktu Indonesia, dipicu oleh laporan yang menyebutkan bahwa mantan Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan penghentian tarif impor selama 90 hari untuk semua negara, kecuali China. Namun, laporan tersebut kemudian dibantah oleh Gedung Putih, menimbulkan volatilitas tinggi di pasar.

    Menurut data dari crypto.news, Bitcoin mencatat lonjakan 1,74% hanya dalam lima menit, menembus level tertinggi harian di $81.203,39 setelah sebelumnya berada di kisaran $76.000 – $78.000. Kenaikan tajam ini juga tercermin di pasar saham AS, dengan indeks S&P 500 melonjak 7% dalam waktu singkat.

    Meski sempat memicu euforia, laporan soal jeda tarif tersebut kemudian diragukan kebenarannya. CNBC melaporkan bahwa tidak ada pejabat Gedung Putih yang mengetahui rencana penghentian tarif selama 90 hari, yang memperkuat dugaan bahwa informasi tersebut adalah rumor atau berita palsu.

    “Apakah tekanan jual sebelumnya benar-benar bisa dibalik hanya dalam hitungan detik? Menarik untuk diamati,” tulis seorang analis kripto di platform X menanggapi lonjakan harga yang dipicu rumor.

    Pemulihan Bitcoin

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Pemulihan harga Bitcoin ini terjadi tak lama setelah mata uang kripto tersebut sempat anjlok hingga $74.000 dalam 24 jam terakhir. Altcoin utama juga menunjukkan tren positif menyusul kenaikan Bitcoin. Ethereum naik 2,04% menjadi $1.567,92, XRP melonjak 4,88% ke $1,88, Solana naik 4,69% ke $106,84, dan Dogecoin mencatat kenaikan tertinggi sebesar 5,5%. Sementara itu, BNB hanya naik 1,49%, tertinggal dari altcoin lainnya.

    Meski ada pemulihan jangka pendek, kekhawatiran makroekonomi tetap membayangi. Goldman Sachs merilis proyeksi terbaru yang menyebutkan potensi resesi masih tinggi, bahkan jika kebijakan tarif Trump dibatalkan. Perusahaan keuangan tersebut memperkirakan perlambatan ekonomi akibat pengetatan kondisi keuangan, penurunan konsumsi global, dan ketidakpastian kebijakan.

    Kapitalisasi pasar kripto global tercatat turun 5,64% dalam 24 jam terakhir. Di sisi lain, volume perdagangan justru melonjak lebih dari 400%, mencerminkan tingginya aktivitas di tengah volatilitas. Indeks Ketakutan & Keserakahan (Fear & Greed Index) kripto saat ini berada di level 23, menunjukkan kondisi “ketakutan ekstrem” di pasar.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi lebih lanjut dari pihak Trump maupun Gedung Putih terkait rumor penghentian tarif tersebut.

    Baca juga: Tren Bitcoin 24-28 Maret 2025: PCE adalah Kunci by Hoteliercrypto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hedera (HBAR) Naik 10 Persen, Namun Sinyal Bearish Masih Dominan

    Harga Hedera (HBAR) mencatatkan lonjakan lebih dari 10 persen dalam 24 jam terakhir, di tengah munculnya sinyal teknikal yang bertentangan. Meskipun indikator BBTrend menunjukkan potensi awal pemulihan, sinyal bearish dari Ichimoku Cloud dan garis EMA masih mendominasi.

    Dilaporkan BeInCrypto, BBTrend atau Bollinger Band Trend HBAR berbalik positif setelah tujuh hari berturut-turut berada di wilayah negatif. Saat ini BBTrend berada di angka 3,96, naik signifikan dari titik terendah -17,12 yang tercatat pada 1 April lalu. Nilai di atas 0 menandakan momentum bullish, yang dapat membuka peluang pemulihan harga jika tren ini berlanjut.

    Ichimoku Cloud Masih Dominan Bearish

    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Namun, indikator lain memberikan pandangan berbeda. Grafik Ichimoku Cloud masih menunjukkan struktur bearish. Harga HBAR tetap berada di bawah awan (Kumo), dengan garis Tenkan-sen dan Kijun-sen yang keduanya menurun dan berperan sebagai resistance. Awan merah tebal di depan juga memperkuat tekanan jual, meskipun candle bullish terbaru mulai mendorong harga ke arah Tenkan-sen.

    Tekanan bearish juga terlihat dari indikator Exponential Moving Average (EMA). Rata-rata jangka pendek HBAR masih berada di bawah rata-rata jangka panjang, mengisyaratkan bahwa tren penurunan belum berakhir. Jika tekanan jual berlanjut, harga diperkirakan dapat menguji level support di US$0,124. Penurunan lebih lanjut berisiko membawa HBAR ke level terendahnya sejak November 2024.

    Peluang Pemulihan Tetap Terbuka

    Sebaliknya, jika HBAR berhasil membalikkan tren saat ini dan menembus resistance di US$0,155, potensi kenaikan lanjutan menuju US$0,168 hingga US$0,20 dapat terbuka. Persilangan garis EMA jangka pendek di atas garis jangka panjang akan menjadi konfirmasi penting bagi pembalikan tren ke arah bullish.

    Untuk saat ini, pasar masih menantikan kejelasan arah berikutnya, di tengah tarik-menarik antara momentum pemulihan dan tekanan bearish yang kuat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga ARK Melonjak 15,62% dalam 24 Jam, Tembus Rp5.653

    Harga kripto ARK mengalami lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data terbaru, ARK diperdagangkan di kisaran $0,3345 atau sekitar Rp5.653,15, naik sebesar 15,62% atau $0,0452 dalam sehari.

    Harga tertinggi ARK dalam 24 jam terakhir tercatat di $0,4276, sementara harga terendahnya berada di $0,2846. Volume perdagangan ARK mencapai lebih dari 33 juta token, dengan volume perdagangan dalam USDT sebesar $11,1 juta.

    Mengenal ARK dan Tujuannya

    ARK merupakan proyek blockchain yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengembangkan teknologi blockchain melalui ekosistem “sandbox” DIY. ARK memungkinkan pengguna untuk membuat blockchain sendiri hanya dalam hitungan menit menggunakan ARK Deployer, sebuah alat grafis berbasis GUI.

    Platform ini juga mendukung lebih dari selusin bahasa pemrograman populer seperti Python, Java, dan Swift iOS, membuatnya ramah bagi para pengembang dari berbagai latar belakang teknis.

    Pergerakan harga Ark (ARK/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ark (ARK/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sejarah dan Sistem Konsensus

    Diluncurkan pada Februari 2017, ARK mengadopsi sejumlah fitur dari proyek Lisk, BitShares, dan Crypti, dan kemudian mengembangkan versi keduanya, Ark Core, pada November 2018. Sistem konsensus yang digunakan adalah Delegated Proof of Stake (DPoS), yang hanya memungkinkan 51 node teratas untuk melakukan penempaan blok dan memproses transaksi dengan imbalan 2 ARK per blok setiap 8 detik.

    Selain itu, ARK mengedepankan fitur SmartBridges yang menghubungkan blockchain ARK dengan jaringan lain seperti Ethereum, SWIFT, dan bahkan jaringan game seperti Steam. Fitur ini bertujuan meningkatkan skalabilitas dan interoperabilitas antar jaringan blockchain.

    Ketersediaan dan Perdagangan ARK

    Token ARK saat ini tersedia di berbagai bursa kripto global seperti Binance, Bittrex, OKEx, dan Upbit, dan dapat diperdagangkan dalam pasangan BTC, ETH, USDT, serta beberapa mata uang fiat. Sejak ICO-nya pada akhir 2016, ARK berhasil mengumpulkan dana sebesar $22 juta dan memiliki pasokan sirkulasi sebesar lebih dari 112 juta token.

    Dengan berbagai fitur inovatif dan pendekatan yang menekankan kemudahan penggunaan, ARK terus berkembang sebagai platform yang bertujuan mendemokratisasi pengembangan blockchain. Namun, sejumlah pengamat mencatat bahwa sistem DPoS yang digunakan ARK dapat menimbulkan kecenderungan sentralisasi, yang bisa menjadi tantangan ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Naik Hampir 30%, Open Campus Luncurkan Mainnet EDU Chain

    Open Campus (EDU), organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) yang berfokus pada pembangunan jaringan pendidikan on-chain, hari ini resmi meluncurkan mainnet EDU Chain, blockchain Layer 3 berbasis Arbitrum Orbit. Peluncuran ini mendorong sentimen pasar positif, dengan harga EDU naik 29,86% dalam 24 jam terakhir ke level US$0,1322 atau sekitar Rp2.236,51.

    Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan token EDU mencapai 258 juta EDU atau setara dengan US$35 juta. Harga Open Campus (EDU) tertinggi harian tercatat di US$0,1589, sementara harga terendah berada di US$0,0991.

    EDU Chain Jadi Layer 3 dengan TVL Tertinggi

    EDU Chain dirancang khusus untuk mendukung aplikasi pendidikan konsumen dan solusi keuangan pendidikan berbasis blockchain (EduFi). Saat ini, EDU Chain menjadi blockchain Layer 3 dengan Total Value Locked (TVL) tertinggi, mencapai US$150 juta per 17 Januari 2024, berdasarkan data dari L2beat.
    Setelah kampanye testnet yang sukses dengan lebih dari 86 juta transaksi dan 358 ribu dompet aktif unik, sebanyak 47 dApps siap diluncurkan ke mainnet. EDU Chain juga memperkuat pengembangan ekosistemnya melalui dua inisiatif utama.

    Pergerakan harga Open Campus (EDU/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Open Campus (EDU/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Hackathon dan Inkubasi Pacu Ekosistem dApps

    Inisiatif pertama adalah rangkaian hackathon daring dengan total hadiah US$1 juta. Dua edisi hackathon telah dilaksanakan dan menarik lebih dari 9.600 peserta serta 1.500+ pengajuan dApp. Hackathon ketiga dijadwalkan dibuka pada Februari 2025.

    Inisiatif kedua adalah Open Campus Incubator, program inkubasi 12 minggu yang mendukung para pemenang hackathon untuk meningkatkan visibilitas dApps mereka serta berpeluang memperoleh hibah dan pendanaan dari venture capital.

    Program Poin Yuzu dan Emisi Token EDU

    EDU Chain juga mengumumkan Musim 1 program poin mainnet, yang memungkinkan pengguna memperoleh poin Yuzu dengan berinteraksi dengan dApps. Poin ini dapat ditukarkan untuk memperoleh emisi token EDU. Total 150 juta token EDU telah disediakan sebagai hadiah.

    Animoca Brands: EDU Chain Ubah Masa Depan Pendidikan
    Yat Siu, Co-founder dan Executive Chairman Animoca Brands serta anggota dewan EDU Foundation, menyatakan bahwa peluncuran mainnet EDU Chain merupakan tonggak penting dalam transformasi pendidikan digital.

    “Peluncuran mainnet EDU Chain menandai langkah penting menuju masa depan di mana pendidikan terintegrasi secara mulus dengan teknologi blockchain,” ujar Yat Siu.

    Shan Han, Portfolio Manager dan Head of Ecosystem di Animoca Brands, juga menyoroti pencapaian TVL sebagai bukti kuatnya kepercayaan terhadap infrastruktur EDU Chain.

    “EDU Chain menjadi tujuan utama bagi siapa pun yang ingin terlibat dalam masa depan pendidikan on-chain,” kata Shan Han.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Anjlok, Fartcoin Meroket di Tengah Kekacauan Pasar Kripto

    Pasar kripto global mengalami tekanan tajam pada Senin (8/4) akibat meningkatnya kekhawatiran investor terhadap perang dagang yang dipicu oleh kebijakan Presiden AS, Donald Trump. Aksi jual besar-besaran terjadi di hampir seluruh aset kripto utama, namun satu token justru mencuri perhatian: Fartcoin.

    Dilaporkan Decrypt, token meme berbasis Solana ini melonjak sekitar 10% dalam 24 jam terakhir dan sempat menyentuh harga $0,55 pada Senin pagi waktu AS. Berdasarkan data CoinGecko, Fartcoin terakhir diperdagangkan mendekati $0,49 atau sekitar Rp 0,5818, menjadikannya salah satu dari sedikit aset kripto yang mencatatkan kenaikan di tengah tren penurunan pasar secara luas.

    Sebaliknya, Dogecoin — koin meme favorit Elon Musk — turun hampir 10% dan diperdagangkan pada $0,145. Aset meme lainnya seperti Pepe, Shiba Inu, dan Official Trump Coin juga mengalami pelemahan.

    Tekanan di pasar tidak hanya terjadi di sektor kripto. Bursa saham AS mencatat penurunan pekan lalu setelah Presiden Trump mengumumkan tarif impor dasar sebesar 10% untuk seluruh mitra dagang, serta tarif lebih tinggi untuk negara-negara seperti Tiongkok, Uni Eropa, dan Vietnam. Nilai tukar dolar AS ikut melemah, sementara aset lindung nilai seperti emas pun tercatat turun.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sempat terjadi lonjakan harga Bitcoin dan saham pada Senin pagi menyusul kabar bahwa pemerintah AS tengah mempertimbangkan jeda tarif selama 90 hari. Namun, Gedung Putih segera membantah laporan tersebut sebagai “berita palsu”, yang kemudian memicu penurunan tajam di pasar. Bitcoin terakhir diperdagangkan pada $78.565, turun 5% dalam sehari.

    Fartcoin Fokus Utama

    Di tengah gejolak ini, lonjakan Fartcoin menjadi anomali yang mencuri perhatian. Token yang termasuk kategori “koin meme” ini dikenal memiliki volatilitas tinggi dan sering dikaitkan dengan budaya internet dan humor daring.

    “Secara harfiah semuanya anjlok, bahkan obligasi pemerintah dan emas. Bitcoin dan Ether keduanya anjlok. Bisakah seseorang menjelaskan ini?” tulis Eric Balchunas, Analis ETF Senior Bloomberg di platform X.

    Kenaikan Fartcoin yang tak terduga menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial, di tengah kekhawatiran bahwa kondisi pasar yang tidak menentu bisa terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin Terjun Bebas di Bawah $77.000 Efek Tarif 104% ke China

    Pada 8 April 2025, harga Bitcoin mengalami penurunan signifikan, diperdagangkan di bawah $77.000.

    Penurunan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan tarif sebesar 104% pada impor dari China, yang meningkatkan ketegangan perdagangan global.

    Pengumuman tarif tersebut memicu volatilitas di berbagai aset berisiko. Indeks S&P 500 dan Nasdaq awalnya mencatat kenaikan intraday sekitar 4%, namun kemudian kehilangan sebagian besar keuntungan tersebut.

    Menurut laporan Cryptobriefing pada Rabu (9/4), Bitcoin mengikuti pola serupa. Meski sempat melonjak di atas $80.000, namun pada akhirnya turun di bawah level $77.000.

    Sebelum penerapan tarif, Presiden Trump mengadakan pembicaraan dengan sekutu seperti Korea Selatan dan Jepang, yang sempat memicu optimisme pasar.

    Gedung Putih melaporkan bahwa hampir 70 negara telah menghubungi AS untuk mencari kesepakatan perdagangan. Namun, Trump menegaskan bahwa tarif 104% pada impor China akan tetap diberlakukan mulai 9 April.

    China menanggapi dengan keras, berjanji untuk “berjuang hingga akhir” dan menolak apa yang mereka sebut sebagai “pemerasan AS,” menunjukkan kecilnya kemungkinan kompromi.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 9 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 9 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dampak Kebijakan Trump

    Dalam skala yang lebih luas, dampak ekonomi dari eskalasi ini meningkatkan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi.

    Goldman Sachs meningkatkan probabilitas resesi AS menjadi 45%, mengutip kondisi keuangan yang semakin ketat dan ketidakpastian perdagangan yang meningkat.

    Sementara itu, JPMorgan memperkirakan Federal Reserve akan memulai serangkaian pemotongan suku bunga mulai Juni 2025, dengan satu pemotongan pada setiap pertemuan dan tambahan pemotongan pada Januari, membawa batas atas suku bunga kebijakan menjadi lebih rendah.

    Penurunan Bitcoin ini juga mempengaruhi saham terkait kripto. MicroStrategy, yang dikenal karena kepemilikan Bitcoinnya yang signifikan, mengalami penurunan saham hampir 5%.

    Saham Coinbase Global, bursa kripto utama, turun sekitar 2%, sementara Mara Holdings, perusahaan penambangan Bitcoin, merosot lebih dari 4%.

    Selain itu, pasar saham AS mengalami penurunan tajam karena ketidakpastian seputar langkah tarif Presiden Trump.

    Indeks S&P 500 turun 1,6%, Dow Jones kehilangan 320 poin, dan Nasdaq jatuh 2,1%. Kanada memberlakukan tarif balasan 25% pada impor mobil AS, sementara negara lain seperti China, Thailand, Sri Lanka, dan Indonesia memulai pembicaraan perdagangan atau mengajukan keluhan.

    Harga minyak global juga anjlok, dengan Brent crude turun 2,29% menjadi $62,74 dan minyak mentah AS jatuh ke $59,58 per barel.

    Saham energi seperti Occidental Petroleum dan ExxonMobil mengalami penurunan signifikan. Sementara itu, emas mengalami rebound setelah penurunan sebelumnya.

    Klaim Sepihak

    Di tengah gejolak ini, Presiden Trump mengklaim bahwa tarif tersebut memperkaya AS sebesar $2 miliar per hari.

    Namun, para pemimpin politik, termasuk perdana menteri Inggris dan Italia, mendesak negosiasi daripada memikirkan pembalasan untuk Trump.

    Sentimen publik AS cenderung negatif terhadap tarif China, dan imbal hasil Treasury meningkat, mencerminkan kegelisahan pasar.

    Potensi Pemulihan

    Sementara itu, beberapa analis melihat potensi pemulihan di pasar kripto. Meskipun Bitcoin mengalami penurunan, kinerjanya masih lebih baik dibandingkan indeks saham utama seperti S&P 500 dan Nasdaq Composite, yang masing-masing turun sekitar 11% sejak 2 April, sementara Bitcoin hanya turun 7% dari puncaknya sebelum pengumuman tarif.

    Analis menyarankan bahwa Bitcoin semakin dipandang sebagai aset signifikan yang responsif terhadap peristiwa ekonomi seperti halnya pasar tradisional.

    Secara keseluruhan, pengumuman tarif baru oleh pemerintahan Trump telah memicu ketidakpastian signifikan di pasar keuangan global, mempengaruhi berbagai kelas aset termasuk saham, komoditas, dan mata uang kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Arthur Hayes: Investor China Mungkin Dorong Kenaikan Bitcoin

    Salah satu pendiri platform perdagangan kripto BitMEX, Arthur Hayes, memprediksi bahwa Bitcoin (BTC) berpotensi mengalami lonjakan harga akibat aksi lindung nilai dari investor China terhadap pelemahan mata uang yuan. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya kekhawatiran atas dampak perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang kembali memanas.

    Dilaporkan Crypto News, Hayes mencatat bahwa yuan Tiongkok mencapai titik terendah sepanjang 2023 pada Selasa, 8 April 2025, dengan nilai tukar 7,31 per dolar AS. Penurunan ini disebut sebagai imbas dari tarif baru yang diberlakukan oleh mantan Presiden AS Donald Trump, yang memicu ketidakpastian terhadap prospek ekonomi Negeri Tirai Bambu.

    Bitcoin Jadi Lindung Nilai

    Menurut Hayes, kondisi tersebut bisa mendorong investor di China untuk mencari aset lindung nilai terhadap inflasi dan depresiasi mata uang, dengan Bitcoin sebagai salah satu pilihan utama. Ia merujuk pada peristiwa serupa di tahun 2013 dan 2015, ketika ketidakpastian terhadap yuan menyebabkan peningkatan minat terhadap BTC.

    “Bitcoin telah digunakan sebagai lindung nilai terhadap depresiasi yuan sebelumnya. Kami bisa melihat tren serupa jika tekanan terhadap mata uang terus berlanjut,” kata Hayes.

    Secara historis, Tiongkok memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan harga Bitcoin. Pada tahun 2013, kekhawatiran terhadap pelonggaran kebijakan moneter oleh Bank Rakyat Tiongkok mendorong lonjakan permintaan BTC. Begitu pula pada tahun 2015, ketika devaluasi yuan lebih dari 3% dalam satu hari mendorong harga Bitcoin naik lebih dari dua kali lipat dalam beberapa bulan.

    BTC dan Emas

    Meski demikian, Hayes mengakui bahwa Bitcoin bukan satu-satunya aset pelindung yang dilirik investor. Emas juga menunjukkan performa yang kuat sepanjang tahun, sementara hambatan regulasi dan pembatasan hukum di Tiongkok dapat menghalangi akses masyarakat luas terhadap kripto.

    Sebelumnya, laporan dari Binance menyebutkan bahwa ketegangan perang dagang telah menghapus lebih dari US$1 triliun dari pasar kripto global sejak awal tahun, menandakan dampak besar kebijakan geopolitik terhadap aset digital seperti Bitcoin.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com