Author: 32

  • Token MASK Melonjak 32% dalam 24 Jam, Uji Level Resistensi $3

    Harga token Mask Network (MASK) mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir dengan kenaikan sebesar 31,98%, diperdagangkan di kisaran $2,62 atau sekitar Rp41.843,02. Kenaikan ini menempatkan MASK mendekati level resistensi psikologis $3,00.

    Dalam periode yang sama, MASK mencatat volume perdagangan sebesar 42,51 juta MASK atau setara dengan 108,50 juta USDT. Harga tertinggi harian tercatat di level $2,885, sementara harga terendah berada di $1,850.

    Lonjakan ini terjadi di tengah kondisi pasar yang cukup menantang, termasuk insiden keamanan baru-baru ini yang melibatkan peretasan dompet pendiri Mask Network, yang mengakibatkan kerugian senilai $4 juta dalam aset kripto. Meski demikian, minat investor terhadap MASK justru meningkat, tercermin dari volume perdagangan yang turut melonjak.

    Analisa Teknikal

    Pergerakan harga Mask Network (MASK/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Mask Network (MASK/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga MASK Naik 11,51% dalam 24 Jam, Mask Network Dilirik Investor

    Secara teknikal, MASK kini menguji area resistensi di $3,00. Level dukungan terdekat berada di $2,20. Sinyal bullish akan terkonfirmasi jika harga mampu menembus dan bertahan di atas $3,00 dengan dukungan volume yang tinggi.

    Pengaturan perdagangan yang direkomendasikan saat ini berada di zona masuk antara $2,50 – $2,60, dengan target keuntungan (TP) pada level $2,80 dan $3,00, serta stop loss (SL) di $2,20.

    Pelaku pasar disarankan untuk memantau penutupan candle 15 menit atau 1 jam di atas level $3,00 untuk mengonfirmasi kelanjutan tren bullish jangka pendek.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mayoritas Holder PEPE Masih Untung di Tengah Tekanan Pasar

    Sebanyak 56% pemegang token PEPE saat ini masih mencatatkan keuntungan, berdasarkan data on-chain dari IntoTheBlock per 1 Juni 2025. Angka ini menunjukkan bahwa mayoritas investor PEPE berada dalam kondisi “in the money”, atau memiliki nilai aset yang lebih tinggi dibanding harga belinya.

    Sementara itu, 35% pemegang tercatat mengalami kerugian (“out of the money”), dan 9% berada pada posisi impas. PEPE saat ini diperdagangkan di harga US$0,0000012, turun 0,31% dalam 24 jam terakhir, dengan kapitalisasi pasar mencapai US$4,91 miliar.

    Menurut Coindoo, IntoTheBlock juga mencatat bahwa 75% pasokan PEPE dikuasai oleh investor besar atau whale, menandakan dominasi signifikan dari dompet institusional.

    Korelasi Harga PEPE

    Pergerakan harga Pepe (PEPE/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Pepe (PEPE/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Whale PEPE Mulai Jual: Apakah Harga Akan Anjlok 15%?

    Selain itu, PEPE memiliki korelasi harga yang tinggi dengan Bitcoin, yaitu sebesar 0,9, yang menunjukkan bahwa pergerakan harganya mengikuti tren pasar kripto secara umum. Distribusi transaksi juga terbagi rata antara kawasan Barat dan Timur, masing-masing 50%.

    Meskipun mayoritas pemegang masih mencatatkan keuntungan, sentimen pasar secara umum menunjukkan kecenderungan bearish. Empat indikator utama menunjukkan tren negatif, termasuk pertumbuhan jaringan bersih yang turun 0,82% dan penurunan profitabilitas. Selain itu, persentase pemegang yang “in the money” tercatat menurun 4,49% dalam beberapa periode terakhir.

    Namun, tingginya persentase pemegang yang masih untung dianggap sebagai sinyal bahwa optimisme jangka panjang terhadap PEPE tetap ada, terutama jika kondisi pasar membaik dalam waktu mendatang.

    Baca juga: PEPE Anjlok 17% dalam Sehari: Ancaman Koreksi Lebih Dalam Mengintai


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • EIP-7702 Ethereum: Antara Janji dan Bahaya

    Ethereum, sebagai salah satu platform blockchain terbesar di dunia, terus berinovasi untuk meningkatkan keamanan, efisiensi, dan fleksibilitas penggunaannya.

    Salah satu pembaruan terbaru yang mencuri perhatian adalah Ethereum Improvement Proposal (EIP) 7702.

    Ide Vitalik Buterin

    Proposal ini dikembangkan oleh Vitalik Buterin, pendiri Ethereum, dan bertujuan untuk memberikan kemampuan akun pengguna (Externally Owned Account/EOA) agar bisa bertindak seperti smart contract dalam satu transaksi.

    Meski terdengar menjanjikan dari sisi inovasi, kehadiran EIP-7702 juga menimbulkan kekhawatiran baru di komunitas, terutama mengenai potensi pencurian koin atau eksploitasi oleh pihak tidak bertanggung jawab.

    Baca Juga: Outlook Harga Ethereum Juni 2025: Menuju $3.000 atau Koreksi Lagi?

    Apa Itu EIP-7702?

    Secara teknis, EIP-7702 memperkenalkan konsep yang memungkinkan akun biasa (EOA) untuk mengadopsi kode kontrak sementara selama transaksi.

    Artinya, akun pengguna dapat bertindak layaknya smart contract, menjalankan logika tertentu dalam satu transaksi, dan kembali menjadi EOA setelah selesai.

    Fitur ini membuka banyak potensi menarik, seperti:

    • Otomatisasi transaksi yang kompleks.
    • Peningkatan kompatibilitas dengan berbagai aplikasi.
    • Langkah awal menuju adopsi akun kontrak secara menyeluruh di Ethereum.

    Namun seperti inovasi lain di dunia blockchain, fitur canggih ini membawa risiko jika tidak diterapkan dengan benar atau jika digunakan oleh aktor jahat.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Potensi Risiko: Celah Bagi Pencurian?

    Kekhawatiran utama dari komunitas adalah bahwa EIP-7702, jika tidak diawasi dengan ketat, bisa membuka pintu masuk baru bagi pencurian aset kripto.

    Dengan memungkinkan EOA bertindak seperti kontrak, maka potensi kesalahan dalam penulisan atau penerapan kode sementara bisa menyebabkan celah keamanan.

    Beberapa risiko yang dikhawatirkan meliputi:

    • Serangan rekayasa kode: Aktor jahat dapat menyisipkan kode kontrak berbahaya saat pengguna tidak menyadarinya.
    • Kompromi akun pribadi: Jika pengguna salah dalam menetapkan logika kontrak sementara, hal ini dapat dieksploitasi untuk memindahkan dana tanpa izin.
    • Penggunaan library atau dependensi berbahaya dalam eksekusi transaksi.

    Para pengembang dan ahli keamanan Ethereum telah menekankan pentingnya audit dan pengujian menyeluruh sebelum implementasi fitur ini secara luas.

    Mereka juga mendorong pengguna untuk memahami risiko dan tidak langsung menggunakan fitur ini dalam aktivitas sehari-hari sampai dipastikan aman.

    Respon Komunitas dan Pengembang

    Reaksi terhadap EIP-7702 terpecah. Di satu sisi, banyak yang memuji langkah Ethereum untuk bergerak ke arah account abstraction, sebuah konsep di mana akun pengguna bisa diprogram dan lebih fleksibel.

    Hal ini dinilai sebagai pondasi penting menuju Ethereum yang lebih efisien dan ramah pengguna.

    Namun, sejumlah pengembang khawatir bahwa fitur sekuat ini jika diterapkan terlalu cepat tanpa kontrol yang ketat bisa menyebabkan eksploitasi masif seperti yang pernah terjadi pada smart contract di masa lalu (misalnya insiden DAO tahun 2016).

    Vitalik Buterin dan timnya menyadari kekhawatiran tersebut dan telah berkomitmen untuk menyertakan mekanisme perlindungan tambahan, termasuk batasan dalam implementasi kode sementara serta metode validasi untuk menghindari tindakan berbahaya.

    Baca Juga: Vitalik Buterin: Blockchain Privasi Kunci Pembayaran Nasional

    Inovasi dan Kewaspadaan Harus Berjalan Beriringan

    EIP-7702 menawarkan potensi besar bagi ekosistem Ethereum, terutama dalam hal fleksibilitas dan kemajuan teknis.

    Namun, inovasi ini juga menghadirkan tantangan baru dalam hal keamanan dan kesadaran pengguna.

    Pengguna disarankan untuk terus mengikuti perkembangan dan edukasi terkait fitur ini sebelum menggunakannya secara langsung.

    Di dunia blockchain yang berkembang cepat, inovasi selalu datang bersama tanggung jawab, baik dari pengembang, penyedia layanan, maupun pengguna akhir.

    Dengan pendekatan yang hati-hati dan kolaboratif, EIP-7702 dapat menjadi langkah besar menuju Ethereum yang lebih kuat dan adaptif di masa depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin, ETH, DOGE Stabil di Tengah Ketegangan Perdagangan AS-China

    Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan China kembali memanas, membawa dampak pada berbagai sektor ekonomi global, termasuk pasar kripto.

    Meski demikian, tiga aset digital utama: Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Dogecoin (DOGE), menunjukkan ketahanan yang mengesankan dalam menghadapi dinamika global ini.

    Menurut laporan terbaru, harga Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin relatif stabil meskipun sentimen global sedang bergejolak.

    Para analis pasar kripto melihat pergerakan ini sebagai sinyal positif bahwa aset digital mulai menjadi opsi lindung nilai (safe haven) alternatif, sama seperti emas atau obligasi pemerintah di masa-masa tidak pasti.

    Baca Juga: Bitcoin Terkoreksi Tajam: Likuidasi $202 Juta dan Peluang Breakout Baru

    Ketegangan Perdagangan Kembali Memanas

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Pemerintah AS dan China kembali terlibat dalam perang dagang terbuka yang mempengaruhi tarif impor dan ekspor kedua negara.

    Situasi ini tentu saja memicu kekhawatiran pasar global tentang potensi perlambatan ekonomi.

    Namun, pasar kripto menunjukkan reaksi yang berbeda. Alih-alih terpukul, beberapa aset kripto justru tetap kokoh.

    Bitcoin, misalnya, masih bertahan di kisaran harga $68.000 – $70.000 dan menunjukkan pola konsolidasi yang kuat.

    Ethereum tetap solid di atas level $3.700, sementara Dogecoin, meski lebih volatil, masih mempertahankan dukungan kuat di atas $0,15.

    “Pesta Besar” Jika Bitcoin Tembus $106.000

    Salah satu analis pasar kripto terkemuka, Kaleo, menyebut bahwa jika Bitcoin mampu menembus level psikologis penting di $106.000, pasar akan mengalami “big party” alias lonjakan besar-besaran.

    Menurutnya, harga tersebut bisa menjadi pemicu masuknya likuiditas besar dari investor institusional maupun ritel, yang selama ini masih menunggu kepastian arah pasar.

    “Level $106K bisa menjadi katalis utama untuk fase bullish berikutnya. Kita akan melihat peningkatan aktivitas perdagangan dan arus masuk yang signifikan,” jelas Kaleo melalui akun media sosial X.

    Meskipun harga saat ini masih jauh dari target tersebut, sinyal teknikal menunjukkan tren naik yang perlahan namun pasti.

    Koreksi minor dan konsolidasi yang terjadi justru dianggap sehat dan menjadi landasan kuat untuk pergerakan selanjutnya.

    Ketahanan Pasar Kripto Semakin Diuji

    Ketahanan Bitcoin dan kawan-kawan dalam situasi geopolitik seperti ini menjadi perhatian utama banyak pengamat pasar.

    Di masa lalu, aset kripto seringkali dianggap terlalu volatil dan tidak stabil sebagai penyimpan nilai.

    Namun, perkembangan tahun 2024 hingga 2025 menunjukkan perubahan signifikan dalam persepsi investor.

    Penguatan adopsi institusional, peningkatan penggunaan stablecoin, serta regulasi yang mulai matang di berbagai negara menjadikan kripto lebih mapan.

    Meskipun ketegangan global tetap menjadi ancaman, pasar kini jauh lebih resilien dibandingkan beberapa tahun lalu.

    Ethereum dan Dogecoin Ikut Menarik Perhatian

    Sementara Bitcoin menjadi pusat perhatian, Ethereum juga menunjukkan performa yang semakin kuat.

    Dengan upgrade teknis berkelanjutan dan pertumbuhan ekosistem DeFi serta NFT yang stabil, Ethereum tetap menjadi aset favorit di luar Bitcoin.

    Ditambah lagi, ETH mendapat dukungan dari peningkatan minat institusional dan pertumbuhan jaringan layer-2 seperti Arbitrum dan Optimism.

    Di sisi lain, Dogecoin yang kerap dianggap sebagai memecoin, masih mampu mempertahankan nilainya di tengah ketidakpastian.

    Didukung oleh komunitas aktif dan sentimen positif dari tokoh seperti Elon Musk, DOGE tetap menjadi bagian dari narasi pasar kripto saat ini.

    Baca Juga: Tether Ungkap Kepemilikan Bitcoin $10 Miliar dan Cadangan Emas

    Meskipun ketegangan antara AS dan China menciptakan ketidakpastian di pasar global, aset kripto utama seperti Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin justru menunjukkan kekuatan dan stabilitas.

    Jika Bitcoin mampu menembus level $106.000, lonjakan besar bisa terjadi — menjadi momen bersejarah bagi pasar aset digital.

    Dengan adopsi yang terus tumbuh dan perubahan sentimen publik serta institusional terhadap kripto, masa depan aset digital tampaknya semakin menjanjikan, bahkan di tengah badai geopolitik.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Gagal Tembus $0,50, Ada Apa?

    Pasar kripto kembali memasuki periode volatilitas tinggi, dan XRP menjadi salah satu altcoin yang tengah berada dalam sorotan.

    Setelah sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan, harga XRP saat ini berada dalam tekanan bearish dan berisiko mengalami penurunan lebih dalam apabila tidak mampu mempertahankan level support penting.

    Analisis terbaru menunjukkan bahwa aksi jual masih mendominasi pasar XRP, membuat investor waspada terhadap potensi koreksi lanjutan.

    Tekanan Jual Semakin Menguat

    Saat artikel ini ditulis, XRP diperdagangkan di sekitar $0,49 setelah gagal mempertahankan posisinya di atas $0,50.

    Penurunan ini terjadi setelah XRP menyentuh level resistance di $0,528 dan langsung ditolak oleh tekanan jual.

    Pola harga menunjukkan bahwa XRP kini bergerak dalam channel menurun, mencerminkan dominasi penjual dalam jangka pendek.

    Teknikal menunjukkan bahwa harga saat ini berada di bawah rata-rata pergerakan 100 jam, yang menandakan tren bearish masih aktif.

    Ditambah lagi, tidak adanya volume beli yang signifikan turut menegaskan bahwa kekuatan bullish belum kembali ke pasar.

    Level-Level Kritis yang Harus Dipantau

    Berdasarkan grafik teknikal, terdapat beberapa level penting yang akan menjadi acuan pergerakan XRP dalam waktu dekat:

    • Resistance terdekat: $0,50 dan $0,512
    • Resistance utama: $0,528
    • Support terdekat: $0,485
    • Support penting: $0,470 dan $0,455

    Jika harga berhasil menembus di atas $0,50 dan mempertahankannya, itu bisa menjadi awal dari potensi pembalikan arah (reversal).

    Namun, jika support di $0,485 gagal dipertahankan, maka harga XRP kemungkinan akan melanjutkan penurunan ke $0,47 atau bahkan lebih rendah ke $0,45, level yang terakhir terlihat pada awal Mei.

    Faktor Fundamental Masih Membayangi

    Selain faktor teknikal, XRP juga masih dibayangi oleh isu fundamental, terutama terkait gugatan hukum Ripple Labs dengan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC).

    Meskipun sebagian keputusan pengadilan sebelumnya dianggap menguntungkan Ripple, ketidakpastian hukum masih menjadi penghalang utama bagi investor besar untuk masuk secara agresif.

    Isu ini menimbulkan kekhawatiran bahwa XRP mungkin masih akan menghadapi tekanan regulasi di masa mendatang, dan hal ini berpengaruh langsung terhadap sentimen pasar.

    Baca Juga: Peluang ETF XRP Meningkat Didukung WEF untuk Tokenisasi Global

    Pergerakan RSI dan MACD Menguatkan Sinyal Bearish

    Indikator RSI (Relative Strength Index) menunjukkan bahwa XRP mendekati zona oversold, namun belum menunjukkan tanda pembalikan arah yang signifikan.

    Sementara itu, indikator MACD (Moving Average Convergence Divergence) juga masih berada di zona negatif, yang memperkuat sinyal bearish dalam jangka pendek.

    Hal ini berarti, meskipun ada potensi rebound kecil, tren keseluruhan masih condong ke arah penurunan, dan investor perlu berhati-hati dalam membuat keputusan.

    Apa yang Bisa Dilakukan Investor?

    Dalam kondisi pasar seperti ini, pendekatan yang hati-hati sangat disarankan. Bagi investor jangka panjang yang percaya pada fundamental XRP, fase penurunan ini mungkin bisa menjadi peluang akumulasi di harga diskon.

    Namun, penting untuk tetap memperhatikan support teknikal agar tidak masuk terlalu awal di tengah tren turun.

    Sementara itu, trader jangka pendek disarankan untuk menunggu konfirmasi breakout dari resistance $0,50 sebelum membuka posisi long.

    Jika harga gagal menembus resistance, potensi untuk mengambil posisi short dengan target ke $0,47 bisa dipertimbangkan, tentunya dengan manajemen risiko yang ketat.

    Baca Juga: Harga XRP Kembali Melemah, Apakah Koreksi Lebih Dalam Akan Terjadi?

    XRP saat ini berada dalam fase kritis, dengan tekanan bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

    Level $0,50 menjadi kunci utama dalam menentukan arah pergerakan selanjutnya. Jika gagal ditembus, risiko penurunan ke $0,47 atau lebih dalam semakin besar.

    Di tengah ketidakpastian pasar kripto, investor disarankan untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan teknikal serta fundamental secara seksama.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Fartcoin Salip Dogecoin & Shiba Inu, Jadi Meme Coin Terpanas

    Dunia kripto kembali dihebohkan oleh kemunculan sebuah meme coin yang berhasil menarik perhatian komunitas dan investor, yaitu FartCoin.

    Dalam perdagangan hari Minggu malam waktu Amerika Serikat, Fartcoin mencatatkan lonjakan harga yang signifikan dan berhasil mengungguli performa dua raksasa meme coin, Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB), dalam hal persentase pertumbuhan harian.

    Fenomena ini kembali menunjukkan bagaimana kekuatan komunitas dan elemen viral bisa memicu pergerakan harga ekstrem dalam ekosistem kripto yang dinamis.

    Lonjakan Mengejutkan dari Fartcoin

    Pada Minggu malam, Fartcoin mencatatkan kenaikan harga harian sebesar lebih dari 40%, menjadikannya salah satu aset kripto dengan performa terbaik di antara kategori meme coin.

    Sebagai perbandingan, Dogecoin hanya mengalami kenaikan kecil di bawah 2%, sementara Shiba Inu bahkan sempat mencatatkan pergerakan negatif.

    Lompatan Fartcoin dalam waktu singkat ini membuktikan bahwa investor ritel masih sangat tertarik pada aset-aset kripto berisiko tinggi namun berpotensi viral.

    Nama Fartcoin yang unik dan nyentrik serta penggunaan humor sebagai bagian dari strategi pemasaran terbukti efektif menarik perhatian pengguna media sosial dan komunitas Web3.

    Dalam banyak kasus, kekuatan komunitas dan viralitas di platform seperti X (dulu Twitter), TikTok, dan Reddit menjadi katalis utama pergerakan harga meme coin seperti ini.

    Pergerakan harga Fartcoin (FARTCOIN/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Fartcoin (FARTCOIN/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Lonjakan Aktivitas Pasar, Harga Fartcoin Diproyeksi Naik Menuju $2,75

    Apa Itu Fartcoin?

    Fartcoin merupakan salah satu dari banyak meme coin baru yang diluncurkan di jaringan Ethereum.

    Seperti banyak pendahulunya, Fartcoin tidak memiliki fundamental proyek teknologi yang kuat atau use case yang signifikan.

    Namun, kekuatan komunitas dan narasi lucu yang menyertainya membuat token ini menarik perhatian para trader dan kolektor aset kripto.

    Meski terkesan sebagai “lelucon digital”, Fartcoin ternyata mendapat momentum tersendiri berkat tren investor yang mencari koin berbiaya rendah namun berpotensi “to the moon”.

    Sejumlah influencer kripto dengan jumlah pengikut besar turut membicarakan Fartcoin, mendorong minat lebih tinggi dan menciptakan efek FOMO (Fear of Missing Out) di pasar.

    Meme Coin dan Volatilitas Tinggi

    Fenomena meme coin bukanlah hal baru di dunia kripto. Dogecoin, yang awalnya diciptakan sebagai lelucon pada tahun 2013, pernah mencapai kapitalisasi pasar puluhan miliar dolar setelah didukung oleh tokoh publik seperti Elon Musk.

    Shiba Inu kemudian mengikuti jejaknya dan menjadi meme coin kedua paling populer dengan komunitas besar dan proyek ekosistem yang berkembang.

    Namun, meme coin juga dikenal dengan volatilitas ekstrem dan ketidakpastian tinggi. Banyak dari token ini mengalami lonjakan harga tajam dalam waktu singkat, diikuti dengan penurunan drastis ketika hype mulai mereda.

    Hal ini membuat meme coin menjadi aset berisiko tinggi dan tidak cocok bagi investor konservatif atau pemula tanpa strategi manajemen risiko yang matang.

    Analisis Harga FARTCOIN. Sumber: TradingView.
    Analisis Harga FARTCOIN. Sumber: TradingView.

    Fartcoin: Tren Sementara atau Potensi Jangka Panjang?

    Pertanyaan besar yang kini muncul adalah apakah Fartcoin akan tetap relevan dalam beberapa minggu atau bulan ke depan.

    Pengalaman dari banyak meme coin menunjukkan bahwa keberlanjutan harga dan adopsi sangat bergantung pada keterlibatan komunitas dan narasi yang terus berkembang.

    Tanpa roadmap yang jelas, fitur utilitas, atau adopsi yang meluas, kebanyakan meme coin hanya mengalami masa kejayaan singkat sebelum menghilang dari radar investor.

    Namun, jika tim di balik Fartcoin mampu mempertahankan momentum dan membangun komunitas yang loyal, bukan tidak mungkin token ini akan menjadi salah satu pemain baru yang mencuri perhatian di sektor meme coin.

    Baca Juga: Apa itu Fartcoin: Sejarah hingga Alasan di Balik Hype-nya

    Kenaikan pesat Fartcoin pada akhir pekan membuktikan bahwa dunia kripto masih sangat dipengaruhi oleh sentimen komunitas dan kekuatan viralitas.

    Meskipun memiliki risiko tinggi, meme coin seperti Fartcoin tetap menjadi aset yang menarik bagi investor yang berani mengambil peluang spekulatif.

    Namun, penting untuk diingat bahwa di balik humor dan sensasi, tetap diperlukan kehati-hatian dan riset sebelum mengambil keputusan investasi. Dunia kripto bisa menghibur, tetapi juga penuh tantangan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Staking $621 Juta, ETF di Persimpangan

    Solana (SOL) menunjukkan ketangguhannya di tengah ketidakpastian regulasi terkait ETF (Exchange-Traded Fund) dengan mencatatkan lonjakan staking sebesar $621 juta dan peningkatan signifikan dalam aktivitas sosial media.

    Meskipun menghadapi penundaan dan pengawasan dari SEC terhadap ETF berbasis staking, Solana berhasil menarik perhatian investor dan komunitas kripto global.

    Lonjakan Staking yang Mengesankan

    Dalam beberapa minggu terakhir, Solana mencatatkan peningkatan staking sebesar $621 juta, menandakan kepercayaan yang kuat dari para investor terhadap jaringan ini.

    Staking, proses di mana pemilik token mengunci aset mereka untuk mendukung operasi jaringan dan menerima imbalan, menjadi indikator penting dari kesehatan dan kepercayaan terhadap ekosistem blockchain.

    Lonjakan ini menunjukkan bahwa, meskipun ada ketidakpastian regulasi, banyak investor melihat nilai jangka panjang dalam berpartisipasi aktif dalam jaringan Solana melalui staking.

    Aktivitas Sosial Media yang Meningkat

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Selain peningkatan staking, Solana juga mengalami lonjakan dalam aktivitas sosial media.

    Diskusi, mention, dan sentimen positif mengenai Solana meningkat di berbagai platform seperti Twitter, Reddit, dan Telegram.

    Peningkatan ini mencerminkan minat dan antusiasme komunitas terhadap perkembangan dan potensi Solana di masa depan.

    Buzz sosial yang meningkat ini juga berkontribusi pada visibilitas dan adopsi Solana, menarik lebih banyak pengguna dan pengembang ke ekosistemnya.

    Baca Juga: SEC Tinjau ETF Staking Solana dan Ethereum

    Tantangan Regulasi ETF

    Meskipun ada perkembangan positif, Solana tidak terlepas dari tantangan. Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah menunda keputusan terkait ETF berbasis staking untuk Ethereum dan Solana, menimbulkan ketidakpastian di pasar.

    Penundaan ini mencerminkan kehati-hatian regulator terhadap produk keuangan baru yang melibatkan aset kripto dan mekanisme staking.

    Namun, beberapa perusahaan investasi seperti REX Shares telah mengajukan struktur ETF inovatif yang menggabungkan staking, menunjukkan upaya industri untuk memenuhi persyaratan regulasi sambil menawarkan produk yang menarik bagi investor.

    ETF Staking Solana: Inovasi di Tengah Ketidakpastian

    Beberapa ETF berbasis Solana telah diluncurkan di pasar internasional, menawarkan investor eksposur terhadap aset ini beserta imbal hasil dari staking.

    Misalnya, 3iQ Corp. meluncurkan Solana Staking ETF (SOLQ) di Bursa Efek Toronto, memberikan investor cara yang aman dan efisien untuk berinvestasi di Solana sambil mendapatkan imbalan staking.

    Alhasil, ETF ini menarik perhatian dengan investasi awal sebesar $50 juta dari SkyBridge Capital.

    Selain itu, 21Shares meluncurkan Solana Staking ETP (ASOL) yang terdaftar di Eropa, menawarkan akses yang diatur dan transparan ke pertumbuhan Solana.

    Produk ini memungkinkan investor untuk mendapatkan imbal hasil staking tanpa harus mengelola aset secara langsung.

    Solana menunjukkan ketangguhan dan daya tarik yang kuat di tengah tantangan regulasi dan ketidakpastian pasar. Lonjakan staking sebesar $621 juta dan peningkatan aktivitas sosial media mencerminkan kepercayaan dan minat yang terus tumbuh terhadap jaringan ini.

    Baca Juga: Anomali Pasar, Tren Bullish Solana di Depan Mata?

    Meskipun menghadapi hambatan dalam peluncuran ETF berbasis staking, inovasi dan dukungan komunitas menunjukkan bahwa Solana memiliki potensi untuk terus berkembang dan memainkan peran penting dalam ekosistem kripto global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Teknikal dan Peluang 2 Juni 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Senin, 2 Juni 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    OM/USDT (🔼 3.10%)

    • Entry: $0.3118
    • Stop Loss: $0.3074
    • Take Profit: $0.3214

    MBL/USDT (🔼 3.38%)

    • Entry: $0.002274
    • Stop Loss: $0.002243
    • Take Profit: $0.002356

    ADA/USDT (🔼 6.16%)

    • Entry: $0.6722
    • Stop Loss: $0.6585
    • Take Profit: $0.7135

    Baca juga: Tren Bitcoin 26-30 Mei 2025: Tetaplah Fokus Balik Modal dan Bangun 1:3 by Hoteliercrypto

    Selalu perhatikan pergerakan pasar dan berita terbaru yang dapat mempengaruhi harga aset kripto di Market Sinyal Harian. Untuk terus mendapatkan market sinyal harian secara full 5 sinyal kripto segera join sebagai VIP Tokocrypto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Likuidasi Bitcoin Bisa Dorong Harga

    Pasar kripto hari ini, Senin (2/6) diramaikan dengan likuiditas kuat dorong BTC berpeluang kembali ke $109K, bahkan bisa tembus $115K jika tren berlanjut.

    Akumulasi besar-besaran dan inflasi melandai jadi sinyal positif! Ethereum juga makin solid, arus masuk ETF capai puncak tahun ini, target ETH tembus $3.890! Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

    Likuidasi Bitcoin: Harga Dapat Kembali ke $109.000

    • Bitcoin berpotensi bangkit ke $109.000, didukung likuiditas kuat.
    • Tingkat pendanaan positif tunjukkan permintaan beli berkelanjutan.
    • Pulih dari $103.952, target berikutnya $106.307 dan $109.000.

    Prediksi Harga Bitcoin (BTC) Juni?

    • Akumulasi 66.975 BTC ($7,2 M) ditarik dari Bursa, tanda kepercayaan.
    • Inflasi turun & likuiditas global naik dukung aset berisiko.
    • BTC berpotensi $115.000 di Juni, jika tembus $110.000.

    Pembelian Whale untuk Potensi Untung di Juni

    • DOGE diakumulasi whale, $0,206 potensi harga.
    • Kepercayaan whale AVAX meningkat 475%, bisa capai $24,28.
    • Whale QNT melonjak 1083% (Overledger Fusion), berpotensi $115,20.

    Arus Masuk ETF Ethereum Melonjak: Harga ETH Terdampak?

    • Mei ini, ETF spot ETH tarik $564,18 Juta, capai puncak 2025.
    • Grafik harian ETH sinyalkan potensi penembusan, pendanaan positif.
    • Harga bisa mencapai $3.890 jika momentum berlanjut.

    Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Belajar Swing Trading: 3 Strategi Manajemen Risiko yang Perlu Dikuasai Pemula

    Swing trading memang dapat menjadi peluang menarik untuk mendapatkan keuntungan, namun tentunya swing trading tidak sepenuhnya selalu memberikan keuntungan—karena adanya dinamika pasar dan risiko di dalam setiap posisi trade swing.

    Maka dari itu, akan sangat penting bagi pemula yang ingin melakukan swing trading untuk menggunakan manajemen risiko yang tepat supaya dapat terhindar dari risiko kerugian yang lebih besar dari potensi keuntungan yang bisa didapat dan menjaga stabilitas portofolio.

    Berikut pembahasan mengenai manajemen risiko saat melakukan swing trading yang bisa kamu jadikan pembelajaran.

    Baca juga: Apa itu Swing Trading dan Bagaimana Cara Swing Trading Crypto?

    Apa Itu Manajemen Risiko dalam Swing Trading?

    Manajemen risiko adalah cara kamu mengontrol kemungkinan kerugian agar tetap dalam batas yang bisa ditoleransi. Dalam konteks swing trading—di mana kamu memegang posisi selama beberapa hari hingga minggu—manajemen risiko adalah fondasi utama agar portofolio yang kamu miliki tetap aman meskipun dalam perjalanannya kamu memiliki satu dua posisi swing trading yang mengalami kerugian.

    Tujuan utama dari manajemen risiko bukan sekadar membatasi kerugian, tapi juga menciptakan strategi trading yang konsisten dan berkelanjutan. Ini termasuk mengatur berapa besar posisi yang diambil, di mana meletakkan stop-loss, dan seberapa besar keuntungan yang ditargetkan dibanding risiko.

    Baca Juga: Cara Menentukan Profil Risiko Investasi – Tokocrypto News

    Mengapa Manajemen Risiko Krusial untuk Swing Trader?

    Swing trader menghadapi berbagai risiko yang unik, seperti volatilitas harga yang cukup tinggi, gap harga ( untuk aset kripto dengan likuiditas kecil), dan stabilitas emosi saat posisi berjalan selama beberapa hari. 

    Tanpa manajemen risiko yang baik, satu kesalahan saja mungkin bisa memakan 10% atau lebih dari modal yang kamu miliki—dan tentunya hal ini bisa berdampak pada emosi kamu saat melakukan trading yang akhirnya mempengaruhi pengambilan keputusan berikutnya.

    Selain itu, manajemen risiko juga bisa memberimu ruang untuk gagal. Tanpa dipungkiri, melakukan kesalahan dan gagal itu normal dalam dunia trading—sebagai bagian dari pembelajaran. Dengan menggunakan risiko per trade 1-2% misalnya, kamu bisa ambil kerugian 1-2% lalu move on dan fokus ke posisi trade berikutnya yang lebih potensial.

    Sebelum kamu melakukan swing trading, pastikan untuk gunakan bursa terpercaya seperti Tokocrypto yang terdaftar resmi sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) di Bappebti, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi.

    Baca juga: Cara Menggunakan Sinyal Trading di Aplikasi Tokocrypto dengan Limit, Stop-Limit, OCO, dan Beli/Jual – Tokocrypto News

    3 Contoh Manajemen Risiko untuk Swing Trading

    Berikut tiga contoh manajemen risiko yang bisa kamu gunakan saat melakukan swing trading:

    1. Position sizing — Menentukan ukuran posisi yang tepat agar tidak terlalu besar terhadap modal.
    2. Stop-loss — Titik keluar otomatis jika harga bergerak melawan prediksi.
    3. Risk-reward ratio — Perbandingan antara potensi kerugian dan potensi keuntungan.

    Tiga contoh manajemen risiko di atas tadi bisa kamu kombinasikan untuk menciptakan strategi swing trading yang sesuai dengan profil risiko.

    Position Sizing

    Position sizing merupakan manajemen strategi dengan menentukan nilai total posisi swing trading berdasarkan nilai total portofolio dan toleransi risiko.

    Prinsip dasar yang sering dipakai: Biasanya para trader profesional meresikokan maksimal 1–2% dari total modal di setiap trade.

    Jika seorang kamu memiliki modal $1.000, maka kamu hanya akan mengambil risiko $10 – $20 per trade (1-2%)

    Dengan cara ini, meskipun harga menyentuh stop-loss yang kamu tentukan, maka kamu bisa terhindar dari kerugian besar yang bisa berdampak pada portofolio secara keseluruhan.

    Stop-Loss

    Stop-loss berfungsi sebagai indikator untuk membantu swing trader keluar dari posisi ketika harga bergerak berlawanan dengan analisis yang telah dibuat.

    Trader profesional tentu tidak akan menempatkan stop-loss di sembarang level harga, tetapi memilih level harga sesuai dengan analisis teknikal yang bisa membatalkan prediksi pergerakan harga—misalnya, di bawah level support utama yang jika support tersebut ditembus, harga bisa semakin turun.

    Metode penempatan stop-loss:

    • Support/resistance: Tempatkan stop sedikit di bawah support atau di atas resistance.
    • ATR (Average True Range): Menghitung volatilitas untuk menentukan jarak aman.
    • Struktur harga: Mengacu pada pola seperti higher low atau lower high untuk level validasi.

    Dalam menempatkan stop-loss perlu analisis teknikal yang mendalam, karena jika kamu menempatkan harga stop-loss terlalu sempit dari harga entry dapat menyebabkan posisi keluar terlalu cepat, sementara penempatan stop-loss yang terlalu lebar meningkatkan potensi kerugian.

    Gunakan fitur stop-loss dan take profit dengan fitur limit-order dan OCO di Tokocrypto agar strategi swing trading kamu berjalan sesuai rencana bahkan saat tidak sedang memantau pasar. Mulai deposit dari Rp20.000 aja lho! Download  di sini.

    Baca juga: Level Stop-Loss, Take-Profit, dan Cara Menghitungnya

    Risk-Reward Ratio

    Risk-reward ratio adalah salah satu prinsip paling penting dalam trading. Simpelnya, kamu membandingkan seberapa besar potensi rugi dibanding potensi keuntungan.

    Trader profesional biasanya menetapkan rasio minimal 1:2, artinya mereka hanya mengambil posisi jika potensi keuntungan setidaknya dua kali lipat dari risiko yang siap ditanggung.

    • 1:2 artinya kamu siap rugi $50 demi potensi untung $100.
    • 1:3 artinya kamu siap rugi $50 demi potensi untung $150.
    • Dan seterusnya, ini berarti semakin besar risiko:keuntungan, maka semakin bagus.

    Misalnya, jika kamu melakukan swing trading dengan modal sebesar $100 dan menetapkan stop-loss di $90 maka jika kamu menggunakan Risk-Reward Ratio 1:2 kamu bisa menempatkan target profit $110 atau lebih. 

    Dengan pendekatan ini, kamu dapat membuka posisi swing trading berdasarkan peluang trading yang memiliki kemungkinan untung lebih tinggi dibanding dengan risiko.

    Baca juga: 4 Indikator Swing Trading Terbaik dan Mudah Digunakan Pemula – Tokocrypto News

    Kesimpulan

    Manajemen risiko bukan sekadar pelengkap, tapi menjadi salah satu pondasi utama untuk bertahan dan berkembang jika kamu ingin menjadi seorang swing swing trader. 

    Dengan menerapkan strategi seperti position sizing, stop-loss, dan risk-reward ratio yang tepat, kamu bisa tetap tenang meskipun pasar bergerak fluktuatif. 

    Selalu ingat, tugas utama trader bukan mencari profit besar setiap hari, tapi bertahan dalam ‘permainan’ beli di bawah dan jual di atas selama mungkin.

    Masih bingung? Yuk, tanya–tanya langsung di komunitas Telegram Tokocrypto bareng ribuan trader lainnya! Klik di sini untuk join GRATIS: https://t.me/TokocryptoOfficial


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.

    Sumber:

    Abovethegreenline. 2025. “Swing Trading Risk Management: Tips To Safeguard Your Profits“.

    Bookmap. 2024. “How to Safeguard Your Profits: Risk Management in Swing Trading“.



    Sumber : news.tokocrypto.com