Author: 32

  • Kripto Semudah Uang Tunai, Gaet 60 Juta Pengguna

    Nicolas Kokkalis, pendiri dan CTO Pi Network, punya satu visi besar: membuat kripto semudah dan sepraktis uang tunai. Visi ini melahirkan Pi Network, platform mata uang kripto berbasis ponsel yang kini telah digunakan oleh lebih dari 60 juta pengguna di seluruh dunia.

    Dari Frustrasi Menjadi Solusi

    Kokkalis memulai Pi sekitar enam hingga tujuh tahun lalu, berangkat dari kekecewaannya terhadap pengalaman menggunakan kripto yang rumit. Di tahun 2018, dompet digital sulit digunakan, antarmuka tidak ramah, dan teknisnya terlalu kompleks bagi pengguna awam.

    “Kami sadar, solusi bukan cuma memperbaiki antarmuka. Kami perlu membangun mata uang kripto dari nol—yang mudah digunakan dan bisa ditambang langsung dari ponsel,” jelasnya.

    Hasilnya adalah Pi Network, tempat pengguna cukup membuka aplikasi harian untuk menambang koin—tanpa perlu perangkat mahal atau kemampuan teknis khusus.

    Analisis harga Pi Coin. Kredit:Crypto news.
    Analisis harga Pi Coin. Kredit:Crypto news.

    Baca juga: Harga Pi Network Anjlok 15%: Sinyal Penurunan Lanjutan Terlihat

    Bukan Sekadar Aset, Tapi Alat Guna

    Berbeda dari proyek kripto lain yang lebih fokus pada spekulasi dan perdagangan, Pi ingin menciptakan utilitas nyata. Pengguna bisa membayar kopi, mengirim uang ke teman, atau menggunakan aplikasi NFT dan DeFi—semuanya dari satu aplikasi yang sederhana.

    “Dengan basis pengguna yang begitu besar, kami ingin kripto terasa seperti aplikasi mobile banking, bukan seperti aset investasi kompleks,” kata Kokkalis.

    Menarik Perhatian TradFi

    Menurut laporan The Street, salah satu keunggulan Pi terletak pada pendekatannya yang terasa familiar. Banyak pengguna datang melalui rekomendasi teman—tanpa perlu kampanye iklan besar. Proses onboarding pun dibuat sangat ramah.

    “Kalau teman Anda mengajak, membantu pasang aplikasi, hambatan untuk masuk jadi jauh lebih rendah,” ujar Kokkalis.

    Pi juga menerapkan verifikasi identitas untuk setiap dompet. Di dunia kripto yang biasanya mengutamakan anonimitas, pendekatan KYC (Know Your Customer) menyeluruh ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor institusional.

    Jaringan Global dan Inklusif

    Komunitas Pi sangat beragam—dari veteran kripto hingga pengguna pemula yang baru pertama kali mengenal aset digital. Inilah yang membuat pengembang mulai membangun aplikasi di atas blockchain Pi, demi menjangkau pasar yang luas dan belum tergarap.

    “Ini adalah cara memperkenalkan kripto kepada orang-orang yang selama ini hanya mendengarnya tapi tak pernah tahu cara menggunakannya,” ujarnya.

    Membangun Ekosistem Lewat Pi Network Ventures

    Tak hanya membangun jaringan, Pi juga menyiapkan dukungan lewat Pi Network Ventures, dana investasi senilai $100 juta untuk mendorong startup yang membangun di atas Pi.

    “Kami tak hanya beri modal, tapi juga akses ke jutaan pengguna aktif,” kata Kokkalis. Ini memberi nilai tambah besar bagi para pendiri startup, karena mereka langsung bisa meluncurkan produk ke pasar yang sudah siap.

    Apa Langkah Selanjutnya?

    Pi tak mengejar popularitas sebagai token DeFi atau meme coin. Fokusnya adalah stabilitas, kemudahan akses, dan kegunaan nyata. Dengan pengguna yang terus bertambah dan ekosistem yang berkembang, Pi kini jadi salah satu proyek kripto paling menarik.

    Seperti dikatakan Kokkalis, visi Pi adalah membuat kripto jadi pilihan utama:

    “Begitu orang merasakannya, mereka tak akan ingin kembali ke kartu kredit atau uang tunai.”

    Baca juga: Pi Network Tertekan Sentimen Bearish, Harga Bisa Turun ke $0,57?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Aset Kripto Potensial untuk Bull Run 2025: Bittensor hingga NEAR

    Di tengah persiapan menuju bull run berikutnya, banyak investor mulai mencari proyek kripto dengan potensi pertumbuhan di atas rata-rata — bukan hanya 2x atau 3x, tapi peluang nyata berdasarkan utilitas jangka panjang dan teknologi yang mumpuni.

    Aset kripto yang paling menjanjikan untuk tahun 2025 tidak hanya mengandalkan hype semata, melainkan menghadirkan solusi nyata melalui AI, penyimpanan data terdesentralisasi, dan platform Web3 yang ramah pengguna. Dalam artikel ini, kami mengulas empat proyek yang dinilai memiliki prospek cerah untuk menembus pasar secara signifikan: Unstaked, Bittensor, NEAR Protocol, dan Filecoin.

    1. Unstaked: AI Otomatis dengan Validasi On-Chain

    Dilaporkan Coincentral, Unstaked menghadirkan pendekatan inovatif dengan menghadirkan agen AI yang mampu beroperasi di platform seperti Telegram dan X (dulu Twitter). Agen ini dirancang untuk menangani berbagai aktivitas seperti dukungan pelanggan, pertumbuhan komunitas, hingga promosi, aktif 24/7. Semua aktivitas AI akan divalidasi melalui sistem “Proof of Intelligence” di blockchain, memberikan bukti kinerja yang transparan dan terdesentralisasi.

    Saat ini, Unstaked tengah memasuki tahap ke-17 dari putaran prapenjualannya dengan harga $0,01043 per koin. Dana yang terkumpul telah melebihi $8,2 juta, dan hampir 1 miliar token telah terjual. Dengan target harga peluncuran di $0,1819, potensi keuntungannya bisa mencapai 2700% bagi investor awal. Pendekatan yang menggabungkan otomatisasi dan penghematan biaya operasional membuat Unstaked layak masuk daftar kripto teratas untuk 2025.

    2. Bittensor: Membangun Ekosistem AI Terbuka

    Pergerakan harga Bittensor (TAO/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bittensor (TAO/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Mengenal Bittensor (TAO): Jaringan Machine Learning Terdesentralisasi

    Bittensor menghadirkan model kolaboratif untuk AI dengan mengizinkan siapa pun menyumbangkan daya komputasi atau model AI dan menerima insentif berdasarkan kontribusinya. Alih-alih bersaing langsung dengan raksasa AI terpusat, proyek ini menciptakan ekosistem terbuka yang lebih inklusif.

    Token TAO milik Bittensor sempat melonjak tajam di tahun 2024 sebelum turun ke kisaran $282, dari puncaknya di atas $400. Namun, banyak analis percaya ini adalah fase konsolidasi sebelum lonjakan berikutnya, dengan target ambisius hingga $8.200 jika sektor AI dan Web3 terus berkembang seiring waktu.

    3. NEAR Protocol: Membawa Kenyamanan Web2 ke Dunia Web3

    NEAR Protocol menonjol dengan misinya untuk menyederhanakan pengembangan aplikasi Web3 sehingga terasa seperti aplikasi Web2. Blockchain ini dikenal karena kecepatannya, biaya transaksi rendah, dan kemudahan integrasi. Ditambah dengan jembatan antar-chain dan pengembangan berbasis AI, NEAR terus menarik minat pengembang dan pengguna baru.

    Pergerakan harga Near Protocol (NEAR/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Near Protocol (NEAR/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Saat ini, NEAR diperdagangkan di sekitar $7,20 — naik lebih dari 350% dari titik terendahnya di 2023. Dengan dukungan dari dana hibah dan adopsi di sektor DeFi dan gaming, NEAR semakin memperkuat posisinya di antara platform smart contract yang menjanjikan.

    4. Filecoin: Solusi Penyimpanan Data Web3 yang Terdesentralisasi

    Dalam dunia digital yang makin padat data, Filecoin hadir sebagai solusi penyimpanan terdesentralisasi berbasis blockchain. Lewat jaringan terbuka dan token FIL, pengguna dapat menyimpan data dengan aman tanpa mengandalkan server terpusat, sekaligus menerima insentif atas kontribusi mereka.

    Pergerakan harga Filecoin (FIL/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Filecoin (FIL/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Harga FIL saat ini berada di kisaran $5,40 — jauh dari ATH (all-time high) yang melebihi $200. Namun, dengan meningkatnya penggunaan untuk menyimpan NFT, data blockchain, dan konten Web3 lainnya, Filecoin kembali mendapatkan relevansi. Konektivitasnya dengan berbagai ekosistem blockchain menjadikannya pilihan menarik untuk masa depan penyimpanan data berbasis Web3.

    Mana yang Layak Dilirik?

    Keempat proyek ini — Unstaked, Bittensor, NEAR, dan Filecoin — memiliki satu kesamaan: mereka dibangun bukan hanya untuk spekulasi, tapi untuk penggunaan nyata. Baik itu agen AI, penyimpanan data, atau pengembangan aplikasi Web3, semuanya menunjukkan kesiapan teknologi dan pasar.

    Unstaked mungkin menjadi salah satu yang paling patut dicermati saat ini. Dengan harga masuk rendah dan target pertumbuhan yang besar, serta kasus penggunaan yang jelas, proyek ini menghadirkan kombinasi menarik bagi calon investor.

    Jika Anda sedang menyusun portofolio kripto untuk menghadapi bull run 2025, keempat nama ini layak masuk daftar pantauan Anda. Dalam pasar yang kian kompetitif, proyek berbasis utilitas nyata kemungkinan besar akan menjadi pemenang sebenarnya.

    Baca juga: Harga Bittensor (TAO) Melonjak Setelah Pengumuman Listing di Coinbase


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ancaman Koreksi Lebih Dalam Mengintai

    Dalam 24 jam terakhir, harga Pepe (PEPE) tercatat turun tajam hingga 17%, menghapus sebagian besar keuntungan yang dicapai sepanjang bulan lalu. Padahal, dalam 30 hari terakhir, PEPE sempat mencatat kenaikan impresif sebesar 25%.

    Namun kini, sinyal pasar menunjukkan potensi pelemahan lebih lanjut seiring meningkatnya tekanan jual dan minimnya dukungan teknikal di sekitar harga saat ini.

    Penjual Kuasai Pasar, Tekanan Jual Terus Meningkat

    Pelemahan harga PEPE dipicu oleh lonjakan volume penjualan. Berdasarkan data dari CoinGlass, sekitar 50,77% aktivitas perdagangan derivatif PEPE berasal dari posisi jual (short), mengindikasikan dominasi pihak penjual.

    Tak hanya itu, Open Interest (OI) — indikator jumlah kontrak berjangka terbuka di pasar — juga turun 23%. Penurunan ini menandakan bahwa banyak trader menutup posisi karena kerugian, terutama mereka yang mengambil posisi long.

    Dalam 24 jam terakhir, total likuidasi pasar mencapai $8,97 juta, dengan posisi long menyumbang $7,32 juta dari jumlah tersebut. Ini memperkuat sinyal bahwa pasar sedang bergerak melawan para spekulan yang bertaruh pada kenaikan harga.

    Pergerakan harga PEPE (PEPE/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga PEPE (PEPE/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Whale Lepas Kendali: 11,75 Triliun PEPE Diperdagangkan dalam 24 Jam

    Data Pendanaan Tunjukkan Arah Pasar

    Dikutip Ambcrypto, indikator Tingkat Pendanaan PEPE saat ini berada di angka negatif -0,0078%, salah satu yang tertinggi dalam beberapa waktu terakhir. Artinya, para trader yang mengambil posisi jual kini membayar premi untuk mempertahankan posisi mereka — indikasi kuat bahwa pasar menguntungkan pihak penjual.

    Jika tren ini berlanjut, disertai dengan penurunan OI dan lonjakan volume penjualan, potensi koreksi lebih lanjut masih terbuka lebar.

    Pembeli Masih Aktif, Tapi Risiko Belum Reda

    Meskipun tekanan jual meningkat, beberapa pelaku pasar memanfaatkan kondisi ini untuk mengakumulasi PEPE. Data pasar spot menunjukkan bahwa pembelian PEPE dalam 24 jam terakhir mencapai $1,59 juta, dengan akumulasi selama seminggu mencapai $69,3 juta.

    Dari sisi teknikal, indikator Bollinger Bands menunjukkan bahwa PEPE saat ini telah memasuki wilayah oversold (jenuh jual), melintasi batas bawah pita — situasi yang dalam sejarahnya sering menjadi titik awal rebound.

    Namun demikian, ancaman penurunan masih belum hilang. Jika tekanan jual tetap dominan, PEPE berisiko melanjutkan pelemahannya ke level support berikutnya di sekitar $0,000008777. Meskipun probabilitasnya tidak terlalu tinggi, skenario ini tetap perlu diwaspadai.

    Baca juga: Whale PEPE Mulai Jual: Apakah Harga Akan Anjlok 15%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga DOGE Turun Usai Transfer Besar ke Coinbase, Akankah Membalik?

    Aksi transfer besar-besaran Dogecoin (DOGE) ke bursa kripto Coinbase memicu kekhawatiran pasar. Dalam tiga transaksi terpisah, sekitar 312 juta DOGE atau senilai $60 juta berpindah dari dompet tidak dikenal ke Coinbase, sebagaimana dilaporkan oleh Whale Alert, platform pelacak transaksi kripto.

    Menurut Coingape, perpindahan ini terjadi saat harga Dogecoin sedang menguji ulang level support penting di $0,19. Tidak lama setelah transaksi tersebut, harga DOGE tercatat turun 3,43% ke angka $0,1939, dengan volume perdagangan harian anjlok 26,15% menjadi $1,73 miliar.

    Aktivitas Whale: Potensi Tekanan Jual?

    Transfer dalam jumlah besar ke bursa seperti Coinbase sering kali diinterpretasikan sebagai sinyal bahwa pemilik aset bersiap untuk menjual. Ketiga transfer DOGE ini, masing-masing bernilai sekitar $20 juta, dilakukan dalam kurun waktu satu jam, dimulai pukul 20:40 WAT.

    Aksi ini mengundang perhatian komunitas kripto karena menunjukkan bagaimana pergerakan whale—pemegang aset besar—masih memainkan peran penting dalam dinamika pasar. Fenomena serupa juga terlihat pada Bitcoin, di mana institusi dan pemain besar memengaruhi arah harga secara signifikan.

    Tekanan Turun Tapi Sinyal Pembalikan Muncul

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/IDR) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/IDR) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Dogecoin Isyaratkan Pembalikan Tren: Akankah Ada Kenaikan Harga?

    Meski harga DOGE menunjukkan tren menurun dalam jangka pendek, beberapa indikator teknikal mengisyaratkan potensi pembalikan arah.

    • MACD (Moving Average Convergence Divergence) masih menunjukkan sinyal negatif, namun mulai menyempit—tanda awal dari momentum pembalikan.
    • RSI (Relative Strength Index) berada di level 32,97, naik dari posisi sebelumnya di bawah 30. Artinya, DOGE belum masuk zona jenuh jual, tapi mendekati batas bawah yang sering memicu rebound harga.
    • ADX (Average Directional Index) tercatat di 43,14, menunjukkan kekuatan tren yang sedang berlangsung. ADX di atas 25 biasanya menandakan tren yang kuat—baik naik maupun turun.

    Jika indikator-indikator ini terus bergerak ke arah positif, DOGE bisa melihat pemulihan dalam beberapa sesi perdagangan ke depan. Namun, jika support $0,19 gagal dipertahankan, risiko koreksi lanjutan masih terbuka.

    Penutup

    Saat ini, investor dan trader memantau ketat pergerakan DOGE dan dompet whale yang terlibat. Dengan tekanan jual yang mungkin muncul dari transfer besar ini dan indikator teknikal yang mengarah pada pembalikan, Dogecoin berada di titik kritis.

    Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada reaksi pasar terhadap level support $0,19 dan apakah volume perdagangan mulai pulih kembali.

    Baca juga: Dogecoin Terguncang Tipis Setelah Elon Musk Akhiri Peran di DOGE


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Peluang ETF XRP Meningkat Didukung WEF untuk Tokenisasi Global

    Prospek persetujuan ETF (Exchange-Traded Fund) untuk XRP kini tengah menjadi sorotan, terutama setelah Forum Ekonomi Dunia (WEF) menyatakan dukungan terhadap teknologi XRP Ledger (XRPL) sebagai infrastruktur penting dalam tokenisasi aset global.

    Menurut laporan Zycrypto, langkah ini meningkatkan optimisme pasar terhadap legitimasi XRP sebagai aset investasi utama. Data dari Polymarket menunjukkan kemungkinan persetujuan ETF XRP kini mencapai 84%, sebuah lonjakan signifikan yang mencerminkan sentimen positif pelaku pasar.

    ETF XRP dipandang sebagai jembatan penting bagi masuknya modal institusional ke dalam ekosistem XRP. Berkat kemampuannya dalam menyediakan diversifikasi portofolio dengan biaya rendah, ETF ini diyakini akan memperluas eksposur investor terhadap XRP tanpa harus membeli aset secara langsung.

    Dari sisi teknikal, XRP saat ini tengah menguji support di level $2,17. Jika tekanan beli meningkat, target selanjutnya yang diamati adalah harga $2,92.

    Pergerakan harga XRP (XRP/IDR) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/IDR) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga XRP Kembali Melemah, Apakah Koreksi Lebih Dalam Akan Terjadi?

    Analis dari Titanium mencatat, “Jika momentum bullish terus berlanjut, XRP berpeluang menembus level resistensi tersebut. Penembusan ini bisa membuka ruang keuntungan yang lebih besar, menjadikan $2,92 sebagai titik perhatian utama. Namun, pedagang tetap perlu memantau zona support untuk mengelola risiko.”

    XRP Ledger Semakin Diakui di Kancah Global

    Pengakuan dari Forum Ekonomi Dunia terhadap XRP Ledger menunjukkan bahwa teknologi ini memainkan peran krusial dalam era tokenisasi. XRPL, sebagai jaringan blockchain terdesentralisasi yang menjadi fondasi XRP, dinilai unggul karena efisiensinya, kecepatan transaksi, dan biaya rendah.

    Kemampuannya dalam mendukung interoperabilitas, jalur kepercayaan (trustlines), dan bursa terdesentralisasi (DEX) menjadikannya solusi yang ideal untuk mengubah aset dunia nyata menjadi bentuk digital.

    Selain itu, jumlah alamat aktif di jaringan XRP juga mencapai titik tertinggi sepanjang masa, yang menandakan peningkatan signifikan dalam aktivitas pengguna dan potensi adopsi yang lebih luas.

    Baca juga: XRP Target $5: Didorong Spekulasi ETF dan Aktivitas Jaringan


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solv Protocol (SOLV) Melonjak, Integrasikan Chainlink Proof of Reserve

    Solv Protocol (SOLV), proyek terdepan dalam ekosistem Bitcoin Finance (BTCFi), kini resmi terdaftar di Tokocrypto, salah satu bursa kripto terbesar di Indonesia.

    Langkah ini membuka akses lebih luas bagi investor lokal untuk berpartisipasi dalam inovasi keuangan terdesentralisasi yang menggabungkan Bitcoin dengan peluang yield di dunia nyata.

    Apa Itu Solv Protocol?

    Solv Protocol adalah platform DeFi yang bertujuan mengoptimalkan potensi Bitcoin melalui tokenisasi dan integrasi dengan aset dunia nyata (RWA).

    Melalui produk unggulannya, SolvBTC, pengguna dapat mengakses berbagai strategi keuangan seperti staking, restaking, dan perdagangan, dengan dukungan aset seperti US Treasuries dan kredit swasta dari institusi ternama.

    Baca Juga: Riset Kripto 07-11 April 2025: Menyikapi Kontroversi Tarif Trump ke Pasar

    Performa Pasar SOLV

    Per 1 Juni 2025, harga SOLV berada di kisaran $0.043, dengan volume perdagangan harian mencapai $145 juta.

    Token ini mengalami peningkatan harga sebesar 15% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan minat pasar yang tinggi.

    Dengan suplai beredar sekitar 1,5 miliar SOLV dari total maksimum 9,7 miliar, kapitalisasi pasar SOLV mencapai sekitar $64 juta.

    Pergerakan harga Solv Protocol (SOLV/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solv Protocol (SOLV/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Listing di Tokocrypto

    Tokocrypto mengumumkan listing SOLV pada 16 April 2025, dengan pasangan perdagangan SOLV/USDT dan SOLV/BNB.

    Langkah ini merupakan bagian dari upaya Tokocrypto untuk menyediakan lebih banyak aset kripto inovatif bagi penggunanya.

    Dukungan dan Keamanan

    Lebih lanjut, Solv Protocol didukung oleh investor ternama seperti Binance Labs dan Blockchain Capital.

    Protokol ini juga telah menjalani audit keamanan dari perusahaan terkemuka seperti Quantstamp dan Certik, memastikan tingkat keamanan yang tinggi bagi penggunanya.

    Baca Juga: WalletConnect Token (WCT): Kinerja Terkini dan Potensi di Pasar Kripto

    Dengan listing di Tokocrypto, Solv Protocol menawarkan peluang baru bagi investor Indonesia untuk terlibat dalam inovasi BTCFi.

    Integrasi antara Bitcoin dan aset dunia nyata melalui SolvBTC membuka jalan bagi diversifikasi portofolio dan potensi yield yang menarik.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SEC Tinjau ETF Staking Solana dan Ethereum

    Pada awal Juni 2025, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) tengah meninjau dua proposal dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang menawarkan eksposur terhadap staking Ethereum (ETH) dan Solana (SOL).

    ETF ini diajukan oleh REX Shares dan Osprey Funds, dan dirancang untuk memberikan investor akses ke imbal hasil dari staking aset kripto.

    Namun, SEC menyatakan kekhawatiran mengenai kepatuhan regulasi dan klasifikasi hukum dari produk-produk ini.

    Struktur Unik dan Tantangan Regulasi

    REX Shares dan Osprey Funds mengusulkan struktur C-corporation yang jarang digunakan dalam industri ETF.

    Struktur ini memungkinkan dana untuk memiliki anak perusahaan di Kepulauan Cayman yang akan membeli dan melakukan staking ETH dan SOL.

    Tujuannya adalah untuk menghindari proses persetujuan 19b-4 yang biasanya diperlukan untuk ETF baru.

    Namun, SEC menyatakan bahwa ETF ini mungkin tidak memenuhi definisi perusahaan investasi di bawah hukum sekuritas federal.

    Selain itu, SEC menyoroti masalah dalam pernyataan pendaftaran dan pengungkapan informasi yang dapat menyesatkan investor.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dampak terhadap Pasar dan Harga Aset

    Meskipun ada ketidakpastian regulasi, namun Coincu melaporkan pada Minggu (1/6) bahwa harga Ethereum menunjukkan ketahanan.

    Per 1 Juni 2025, ETH diperdagangkan sekitar $2.525,97 dengan kapitalisasi pasar sebesar $304,94 miliar, mengalami kenaikan 36,80% dalam 30 hari terakhir.

    Meski begitu, dalam 24 jam terakhir, harga ETH mengalami sedikit penurunan sebesar 0,06%.

    Solana juga menunjukkan performa positif, dengan harga sekitar $155,18 dan kenaikan 1,54% dari penutupan sebelumnya.

    Harga tertinggi intraday mencapai $157,96, sementara terendahnya $152,79.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Staking ETF Solana dan Ethereum Akan Hadir Lebih Cepat di Pasar AS

    Pandangan Analis dan Prospek Ke Depan

    Analis ETF dari Bloomberg, James Seyffart, menyatakan bahwa struktur C-corporation yang diusulkan adalah pendekatan inovatif untuk mempercepat peluncuran ETF ini.

    Namun dalam kondisi yang sama, ia juga mengakui bahwa tantangan regulasi tetap menjadi hambatan utama.

    Greg Collett, penasihat umum di REX Financial, menyatakan keyakinannya bahwa mereka dapat memenuhi persyaratan SEC dan tidak akan meluncurkan dana tersebut hingga masalah regulasi terselesaikan.

    Baca Juga: Anomali Pasar, Tren Bullish Solana di Depan Mata?

    Peninjauan SEC terhadap ETF staking Ethereum dan Solana mencerminkan kompleksitas regulasi dalam industri aset digital.

    Meskipun struktur inovatif dapat membuka jalan bagi produk keuangan baru, kepatuhan terhadap hukum sekuritas tetap menjadi prioritas utama.

    Investor disarankan untuk memantau perkembangan ini dengan cermat dan mempertimbangkan risiko yang terkait dengan investasi dalam produk keuangan berbasis kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Likuidasi $202 Juta dan Peluang Breakout Baru

    Pada 30 Mei 2025 lalu, pasar kripto diguncang oleh koreksi tajam harga Bitcoin (BTC) yang menyebabkan likuidasi posisi long senilai $202 juta di bursa Binance.

    Peristiwa ini menjadi salah satu dari tiga likuidasi terbesar sepanjang Mei, setelah terjadi likuidasi sebesar $277 juta pada 23 Mei dan $211 juta pada 12 Mei.

    Penyebab Likuidasi Massal

    Penurunan harga BTC dari sekitar $111.000 ke $104.600 memicu gelombang likuidasi posisi long yang didorong oleh penggunaan leverage tinggi oleh para trader.

    Analis dari CryptoQuant, Burakkesmeci, mencatat bahwa pembersihan posisi overleveraged ini dapat memberikan “ruang bernapas” bagi pasar untuk membangun tren naik yang lebih berkelanjutan.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Pasar Kripto Tertekan: Harga Bitcoin Alami Penurunan Signifikan

    Dampak Terhadap Pasar Kripto

    Selain Bitcoin, Coindoo melaporkan pada Minggu (1/6) bahwa aset kripto utama lainnya juga mengalami tekanan.

    Ethereum (ETH) mengalami likuidasi sebesar $122 juta, Solana (SOL) sebesar $33 juta, XRP sebesar $30 juta, dan Dogecoin (DOGE) sebesar $22 juta.

    Secara keseluruhan, lebih dari $600 juta posisi long dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, menandai kerugian terbesar sejak Februari.

    Analisis dan Prospek Ke Depan

    Meskipun koreksi ini menyebabkan kerugian signifikan, beberapa analis melihatnya sebagai fase konsolidasi yang sehat.

    Data on-chain menunjukkan bahwa indikator Net UTXO Supply Ratio mengeluarkan empat sinyal jual berturut-turut pada akhir Mei, mengindikasikan potensi distribusi oleh investor yang ingin merealisasikan keuntungan.

    Analis Adler mengidentifikasi dua skenario utama untuk pergerakan harga BTC dalam waktu dekat:

    1. Konsolidasi Sampingan: BTC diperkirakan akan berfluktuasi antara $95.000 dan $105.000, memungkinkan waktu bagi metrik on-chain untuk menormalkan.
    2. Koreksi Lebih Dalam: Kemungkinan penurunan menuju zona $92.000–$96.000 untuk menguji rata-rata pergerakan 200 hari di sekitar $94.700 atau memasuki kluster order beli di $92.000.

    Baca Juga: Harga Bitcoin Tergelincir di Bawah Support Kunci, Ada Apa?

    Koreksi tajam dan likuidasi besar-besaran di pasar Bitcoin menyoroti risiko penggunaan leverage tinggi dalam perdagangan kripto.

    Namun, pembersihan posisi spekulatif ini dapat membuka jalan bagi tren naik yang lebih stabil dan berkelanjutan.

    Investor disarankan untuk tetap waspada dan mempertimbangkan strategi manajemen risiko yang tepat dalam menghadapi volatilitas pasar yang tinggi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aktivitas Whale Meningkat, Kok Harga Shiba Inu Terancam Anjlok 18%?

    Shiba Inu (SHIB) membuka bulan Juni 2025 dengan menghadapi tekanan signifikan di pasar kripto.

    Harga Shiba Inu turun lebih dari 7,5% dalam 24 jam terakhir, mendekati level dukungan kritis di $0,00001240.

    Analis memperingatkan bahwa jika level ini tidak bertahan, SHIB berisiko mengalami penurunan tambahan hingga 18%.

    Namun, di tengah tekanan ini, aktivitas whale atau investor besar justru meningkat tajam, menimbulkan pertanyaan tentang strategi mereka.

    Baca Juga: Whale Shiba Inu Amankan 34 Triliun Token, Sinyal ATH Baru?

    Aktivitas Whale Meningkat Tajam

    Data dari IntoTheBlock menunjukkan lonjakan signifikan dalam transaksi besar SHIB.

    Transaksi dalam kisaran $100.000–$1 juta melonjak 175,86% dalam 24 jam terakhir, sementara transaksi $10.000–$100.000 naik 147,79%.

    Sebaliknya, transaksi kecil yang biasanya dilakukan oleh investor ritel menurun tajam, dengan transaksi $10–$100 turun 69,62% dan $100–$1.000 turun 21,10%.

    Hal ini menunjukkan bahwa investor besar memanfaatkan penurunan harga untuk mengakumulasi SHIB, sementara investor ritel cenderung menjual karena panik.

    Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analisis Teknis dan Prospek Harga

    Secara teknikal, SHIB telah menembus di bawah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 200 hari, menandakan tren bearish.

    Jika harga menutup di bawah $0,00001240, penurunan lebih lanjut hingga 18% menjadi kemungkinan.

    Namun, jika SHIB berhasil bertahan di atas level ini, ada potensi rebound sebesar 18%, mengulangi pola sebelumnya.

    Data dari CoinGlass menunjukkan bahwa posisi short mendominasi, dengan likuidasi posisi short mencapai $942.000 di sekitar harga $0,00001306, dibandingkan dengan $612.000 untuk posisi long.

    Ketidakseimbangan ini menandakan tekanan jual yang kuat dan potensi penurunan harga lebih lanjut.

    Faktor Fundamental yang Mempengaruhi

    Selain faktor teknikal, beberapa aspek fundamental turut mempengaruhi harga SHIB.

    Aktivitas jaringan Shibarium, solusi layer-2 untuk SHIB, mengalami penurunan, dengan total nilai terkunci (TVL) hanya mencapai $2,92 juta, jauh di bawah pesaing seperti Unichain yang memiliki TVL lebih dari $600 juta.

    Selain itu, laju pembakaran token SHIB melambat, dengan pembakaran terbesar minggu ini hanya 18 juta token, dibandingkan dengan lebih dari 1 miliar token beberapa bulan lalu.

    Dengan demikian, Shiba Inu berada dalam posisi yang rentan dengan potensi penurunan harga lebih lanjut.

    Namun, peningkatan aktivitas whale menunjukkan bahwa investor besar melihat peluang dalam penurunan ini.

    Bagi investor, penting untuk memantau level dukungan kritis dan aktivitas pasar secara keseluruhan sebelum membuat keputusan investasi.

    Baca Juga: Dogecoin dan Shiba Inu Melemah: Minat Sosial Turun, Harga Terkoreksi


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Menuju $3.000 atau Koreksi Lagi?

    Ethereum (ETH) memulai Juni 2025 dengan momentum positif, diperdagangkan di sekitar $2.521.

    Setelah rebound dari level terendah pertengahan Mei di $1.840, ETH menunjukkan pemulihan yang kuat.

    Namun, apakah tren kenaikan harga Ethereum ini akan terus berlanjut atau justru mengalami koreksi?

    Faktor Pendukung Kenaikan Harga

    1. Arus Masuk ETF Ethereum: Dalam beberapa minggu terakhir, ETF Ethereum mengalami arus masuk sebesar $286 juta, mencerminkan minat institusional yang meningkat.
    2. Pemulihan Teknis: ETH berhasil menembus di atas rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20, 50, 100, dan 200 hari, menunjukkan kekuatan tren jangka pendek dan menengah.
    3. Pola Bull Flag: Analisis teknikal menunjukkan pembentukan pola bull flag, yang sering kali menandakan kelanjutan tren naik jika terjadi breakout di atas garis tren atas.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Whale Jual 684.000 ETH, Harga Ethereum Turun Hampir 4%

    Potensi Risiko dan Koreksi

    Meskipun prospek jangka pendek positif, beberapa faktor dapat memicu koreksi:

    • Kebijakan Moneter AS: Keputusan suku bunga Federal Reserve dan data inflasi dapat mempengaruhi sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
    • Tekanan Jual: Jika tekanan jual meningkat, ETH bisa turun ke level dukungan di $2.430 atau bahkan $2.100.

    Prediksi Harga Juni 2025

    Berikut adalah beberapa prediksi harga ETH untuk Juni 2025:

    • CoinPedia: Harga tertinggi $3.000, terendah $2.050, rata-rata $2.500.
    • Changelly: Harga maksimum $3.023, minimum $2.723, rata-rata $2.873.
    • Binance: Harga diperkirakan mencapai $2.535.

    Ethereum menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang kuat, didukung oleh arus masuk ETF dan indikator teknikal positif.

    Namun, investor harus tetap waspada terhadap faktor eksternal seperti kebijakan moneter dan potensi tekanan jual.

    Memantau level dukungan dan resistensi kunci akan membantu dalam pengambilan keputusan investasi yang lebih bijaksana.

    Baca Juga: Ethereum Hampir $3.000: Didorong Bullish dan Institusional




    Sumber : news.tokocrypto.com