Diam-diam Microsoft ternyata memetakan pasar pengguna Xbox mereka. Ini terbukti dari survei terbaru mereka: Apakah Anda mau beli Game Xbox pakai Bitcoin?
Microsoft ditafsirkan mempertimbangkan pembayaran Bitcoin untuk toko daring bagi game konsol Xbox.
Pengguna Xbox diberikan survei untuk mengungkap pendapat mereka soal metode altenatif pembayaran itu.
Survei ini menanyakan pelanggan pandangan mereka soal pembayaran memakai Bitcoin. Jebrusura dari situs media sosial Reddit menyediakan foto survei tersebut padalaman diskusi Xbox Series X.
Survei tersebut dikirim kepada peserta program Insider milik Xbox. Belum ada pernyataan resmi soal survei itu dari Microsoft.
Pada tahun 2014, Microsoftmulai membuka pembelian konten Windows dan gamedengan Bitcoin bagi pengguna asal AS. Tetapi saat ini, Microsoft belum menerima pembayaran kripto di toko daring Xbox.
Sementara itu, Microsoft belum tampak akan mengikuti langkah Tesladan Square membeli Bitcoin bagi kas perusahaan.
CEO Microsoft Brad Smith berkata ia belum mendengar apapun soal kebijakan investasi yang melibatkan aset kripto.
Pendiri Microsoft Bill Gatesberkata perusahaannya tidak ada rencana menyusul investasi Tesla sebesar US$1,5 milyar ke dalam Bitcoin.
Gates sendiri bersikap netral terhadap Bitcoin dan mengklaim ia bukan investor. Ia mewanti-wanti terhadap investasi Bitcoin untuk sekedar mengikuti langkah Elon Musk.
Jumat lalu, 19 Maret 2021, salah satu analis dan influencer crypto bernama Ben Armstrong membicarakan tentang tiga Non-Fungible Token (NFT).
Ia menyatakan bahwa tiga crypto NFT ini dapat menghasilkan Miliaran Rupiah untuk para investor melalui videonya di Youtube.
3 NFT Berpotensi Miliaran Rupiah
1. Ethernity Chain (ERN)
Pendiri dari Ethernity Chain menyatakan secara resmi bahwa Ethernity Chain adalah platform berorientasi pada komunitas NFT.
Selain itu, ERN juga berfokus pada penciptaan NFT langka dan beberapa kartu koleksi yang diciptakan oleh beberapa seniman terkenal.
ERN didirikan pada BlockchainEthereum dengan tujuan menciptakan kumpulan NFT yang lebih luas, memberikan penghargaan pada kolektornya, serta meningkatkan dana untuk tujuan amal.
Sehingga, ERN bertujuan tidak hanya menguntungkan konsumennya namun juga menguntungkan dalam aspek sosial.
Selain itu, melalui aplikasi DeFinya, para pemilik Token ERN dapat melakukan farming, staking, dan berpartisipasi dalam pemungutan suara, semua melalui NFT tersebut.
NFT ini dapat dimiliki melalui pembelian maupun lelang, dimana keuntungannya akan diberikan kepada badan amal, menurut pihak Ethernity Chain.
Menurut Armstrong, token ini menjadi salah satu token yang didukung proyek dengan potensi jangka pendek dan jangka panjang yang cukup baik. Ia mengatakan,
“Ethernity masih tergolong baru akibat baru diterbitkan dalam pekan lalu. Jika sama seperti Chiliz dan ECOMI, ERN dapat naik hingga 40 kali lipat.”
Ethernity Chain juga didukung oleh beberapa tokoh ternama seperti keluarga kembar Winklevoss yang dapat menjadi sentimen positif untuknya.
2. ECOMI (OMI)
ECOMI menjadi salah satu NFT yang direkomendasikan akibat pertumbuhannya yang didukung oleh tujuannya untuk menjadi pemimpin di dunia koleksi barang digital.
Proyek ini memberikan jasa platform perdagangan barang koleksi digital dan juga perlindungan terhadap barang koleksi digital melalui aplikasi VE-VE.
Proyek ini melihat NFT dan barang koleksi digital sebagai aset terbaru yang memberikan kepemilikan intelektual terhadap aset untuk menjadi alur pendapatan terbaru.
Armstrong menyatakan bahwa OMI telah naik sekitar 46.000% dalam satu tahun terakhir dan sudah memiliki aplikasi aktif bernama VE-VE yang bergerak dengan crypto OMI.
Hingga saat ini, OMI telah memiliki banyak produk dan rekan kerja sama yang baik sehingga dapat menjadi sentimen positif untuk OMI. Ia menyatakan bahwa,
“Hati-hati saat ingin membeli proyek NFT ini, namun saya percaya bahwa ECOMI masih memiliki ruang untuk naik dalam nilainya.
Chiliz menjadi proyek NFT yang direkomendasikan oleh Armstrong. Hal ini disebabkan Chiliz menjadi mata uang crypto untuk produk dan jasa berbasis blockchain.
Proyek ini ingin meningkatkan kenyamanan konsumen dalam interaksinya dengan NFT dan juga untuk adopsinya dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh adopsinya adalah untuk sosialisasi artis dengan para penggemarnya, alternatif untuk alat pembayaran produk konvensional, dan beberapa adopsi lainnya.
Saat ini fokus utama Chiliz masih tertuju pada bidang olahraga dan bidang hiburan dengan menggunakan alat berbasis blockchain.
Armstrong juga merekomendasikan NFT ini karena ia merasa bahwa Chiliz menjadi platform yang baik untuk NFT. Ia menyatakan,
“NFT platform ini telah naik dalam ketenarannya, yang menjadi sentimen positif untuknya, namun juga menjadi sentimen negatif secara bersamaan.”
Dalam satu tahun terakhir, CHZ telah naik sekitar 128 kali lipat, namun terdapat risiko jika ingin melakukan pembelian saat ini.
Tapi, Armstrong percaya bahwa proyek ini masih akan naik lebih tinggi, namun akan terkoreksi terlebih dahulu.
Secara keseluruhan, ia percaya bahwa tiga crypto terkait NFT ini dapat naik secara signifikan, dan dapat memberikan keuntungan yang cukup besar.
Klub sepak bola Manchester Citybakal punya token penggemar (fans token). Token digital berteknologi blockchain itu terkait dengan aset kripto Chiliz (CHZ). CHZ duluan melesat dari Rp704 menjadi Rp11 ribuan sejak 1 Maret 2021.
Ini bukan kali pertamanya klub sepak bola menerbitkan aset kripto dalam bentuk token digital. Tapi, ditambah Manchester City dan greget aset kripto, nuansanya semakin membahana.
“Penggemar Manchester City di seluruh dunia akan dapat menggunakan token penggemar ‘CITY’ untuk mengakses hadiah super eksklusif, promosi klub, permainan, fitur yang mendukung augmented reality (AR), dan hak suara dalam jajak pendapat,” sebut Manchester City dalam keterangannya 19 Maret 2021 lalu.
Token CITY bakal diluncurkan resmi di aplikasi Sociosdan bisa didapatkan secara gratis. Namun, ada sejumlah syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi.
“Kami sangat bersemangat untuk meluncurkan token penggemar Manchester City. CITY akan memberikan bagi para penggemar kami di seluruh dunia agar semakin dekat dengan klub yang mereka cintai ini,” kata Stephan Cieplik, Wakil Presiden City Football Group.
Aset Kripto Chiliz (CHZ) Token CITY itu diterbitkan di blockchain Chiliz yang memiliki aset kripto tersendiri, yakni CHZ. Sejak pengumuman itu, harga CHZ mulai naik kembali.
Pada 21 Maret 2021, setara Rp8.600. Raihan tertinggi pada 13 Maret 2021 lalu di Rp11 ribuan per CHZ. Harga terendah adalah Rp229 pada 8 Juli 2019.
Berdasarkan data diCoinmarketcap, kenaikan sangat cepat terjadi pada 1 Maret 2021 lalu. CHZ melesat dari Rp704 menjadi Rp11 ribuan. Artinya sudah naik 1.462,5 persen.
Andaikata penggunaan token CITY kian membludak dan memang disambut baik oleh penggemarnya, bukan tidak mungkin aset kripto CHZ bisa mencetak harga all time high baru lagi. Maklumlah, setiap transaksi token CITY pastilah menggunakan CHZ sebagai biaya transaksinya.
Namun dalam volatilitas ini tetap terdapat lima mata uang crypto yang berpotensi untuk naik walau dalam masa volatilitas ini.
1. Uniswap (UNI)
Mata uang crypto yang pertama adalah Uniswap (UNI) yang baru saja resmi mengadopsi Non-Fungible Token(NFT).
Saat ini NFT sudah bisa diperdagangkan pada Uniswap, salah satu bursa terdesentralisasi (DeX) terbesar di Sektor Decentralized Finance (DeFi) yang bergerak pada jaringan Ethereum.
Kabar ini membawa sentimen positif untuk Uniswap yang kemungkinan akan tetap mengalami apresiasi walau pasar volatil pada pekan ini.
Namun, satu hal yang menjadi penghambat adalah saingannya yaitu 1Inch, yang nampaknya mulai membalap Uniswap sebagai DeX terbesar di Sektor DeFi.
Namun dominasi UNI masih terus berlanjut akibat 1INCH sendiri yang tokennya mulai bergerak turun setelah naik cukup tinggi.
Sisi teknikal mendukung apresiasi UNI akibat pergerakannya yang baru saja keluar dari pola segitiga simetris untuk berpotensi bergerak lebih tinggi.
Grafik Harian UNIUSD
Saat ini batas bawah UNI berada pada $31,8 yang jika ditembus dapat membawa koreksi terburuk hingga $30 setelah melewati $30,7.
Jika batas tersebut dilewati maka kemungkinan apresiasi hilang, namun kemungkinannya masih sangat kecil.
Tujuan apresiasi pekan ini kemungkinan dapat mencapai $36,5 hingga $38 namun akan dipenuhi oleh volatilitas.
2. Theta (THETA)
Theta (THETA) menjadi mata uang crypto kedua yang diprediksi akan mengalami apresiasi akibat dari sisi teknikalnya.
Namun, secara fundamental, saat ini belum ada sentimen positif baru setelah Theta mendapatkan paten resmi dari Amerika untuk platform pembayaran terdesentralisasi.
Paten ini menambah beberapa paten yang sebelumnya Theta sudah dapatkan, yang membuat blockchainnya sangat resmi dan aman.
Dari sisi teknikal, THETA masih terlihat sangat positif akibat masih dalam pergerakan apresiasinya sejak beberapa pekan yang lalu.
Grafik Harian THETAUSD
Saat ini kemungkinan besar akan terjadi koreksi kecil menuju batas bawah pada $9 yang jika ditembus dapat membawa harga ke $8,5 hingga $8.
Namun, jika dari $9 berhasil naik kembali, kemungkinan besar pekan ini target berada di $10,5 hingga $11.
3. Tron (TRX)
Tron (TRX) menjadi crypto berikutnya yang diprediksi akan naik pada pekan ini. Hal ini juga disebabkan oleh sisi teknikal yang mendukung apresiasi dari Tron.
Secara fundamental, saat ini Tron menjadi semakin tenar akibat rendahnya biaya transaksi pada jaringannya.
Selain itu, kemungkinan besar akibat hal ini ketertarikannya menjadi meningkat, bahkan Tron menjadi salah satu dari tiga crypto utama di India.
Total dana yang terkunci di Tron juga telah naik 70% sejak berdiri, bahkan mencapai $80 Miliar atau Rp153,08 Triliun.
Secara teknikal, TRX diprediksi masih akan bergerak naik akibat pergerakannya yang masih positif hingga saat ini.
Grafik Harian TRXUSD
Batas bawah apresiasi berada di $0,061 yang jika ditembus dapat membawa harga untuk turun ke $0,058 hingga $0,055.
Jika koreksi terjadi namun hanya mencapai $0,061 kemungkinan apresiasi masih akan kuat untuk pekan ini menuju ke $0,065 hingga $0,070.
4. Tezos (XTZ)
Tezos (XTZ) menjadi crypto yang diprediksi akan naik juga karena sisi teknikalnya. Namun, secara fundamental, ketertarikan terhadap Tezos masih terus meningkat.
Nampaknya saat ini adopsi terhadap Tezos akan semakin kuat menuju kepada Sektor permainan atau gaming.
Satu hari yang lalu, terdapat satu regu pemain game online bernama InterPop yang mulai mengadopsi Tezos sebagai jaringan untuk interaksi dengan para penggemarnya.
Hal ini menunjukkan adanya peningkatan dalam adopsi terhadap Tezos, yang kemungkinan besar dapat menjadi sentimen positif ke depannya.
Secara teknikal, saat ini Tezos masih terlihat bergerak naik akibat baru saja keluar dari pola segitiga simetris yang kemungkinan akan mendorong apresiasi.
Grafik Harian XTZUSDT
Saat ini XTZ sedang bergerak naik dari batas bawah pada $4,1 yang jika kembali turun kemungkinan akan menuju ke $3,9 hingga $3,6, menghilangkan potensi apresiasi.
Namun, jika apresiasi saat ini kuat, kemungkinan besar pekan ini target berikutnya berada pada $4,6 hingga $5.
5. Harmony (ONE)
Harmony (ONE) menjadi salah satu crypto yang diprediksi akan terus naik akibat fenomena di sekitarnya.
Beberapa hari yang lalu, token ini baru saja naik bersama beberapa token lainnya seperti BTT, HNT, dan VTHO.
Namun, ONE menjadi salah satu yang diprediksi akan terus naik akibat fenomena di sekitarnya, salah satunya berasal dari Stocktwist.com.
Situs tersebut telah meletakkan ONE sebagai 10 crypto terbesar yang memiliki potensi apresiasi akibat fenomena di sekitarnya.
Selain itu, dorongan datang setelah sesi diskusi (AMA) dengan pendiri ONE yang mengatakan bahwa blockchainproof of stake ONE sangat ramah lingkungan.
Akibatnya, pekan lalu, ONE naik sekitar 350%, dan diprediksi bahwa apresiasi ini masih akan terus berlanjut ke depannya.
Secara teknikal, kemungkinan besar koreksi akan terjadi sebelum naik kembali akibat telah kuatnya apresiasi pekan lalu.
Grafik Harian ONEUSD
Tujuan koreksi kemungkinan besar berada di $0,16 yang jika ditembus, dapat membawa koreksi ke $0,15 hingga $0,13.
Namun jika dari $0,16 harga kembali bergerak naik, menembus batas atas pada $0,17, kemungkinan besar target berikutnya berada pada $0,20 pada pekan ini.
*Disclaimer
Seluruh pernyataan dalam artikel ini adalah pandangan dan analisis penulis pribadi dan bukan saran resmi untuk investasi atau trading. Kerugian dan keuntungan yang didapat dari analisis ini bukan tanggung jawab Coinvestasi dan merupakan tanggung jawab investor atau trader masing-masing.
Kinerja koin asli Ripple, XRP nampak melemah di pasar. Namu ternyata, data dari platform informasi Santiment menunjukkan hal yang berbeda yaitu pertumbuhan whale XRP meningkat pesat. Setidaknya peningkatan terjadi di antara whale dengan 100.000 sampai 10.000.000 XRP.
Melansir zycrypto, whale dengan 100.000 menjadi 1.000.000, ini meningkat 19,7 persen dari 14.525 menjadi 17.387 whale sehingga menjadi kategori whale dengan kenaikan tertinggi. Whale yang memegang 10.000.000 atau lebih XRP meningkat 10,4 persen dari 280 menjadi 309.
Sementara mereka yang memegang 1.000.000 menjadi 10.000.000 koin tercatat peningkatan sekitar 2,2 persen, dari 1.307 menjadi 1.336 whale.
Sejak XRP tembus ATH pada Januari 2018 seharga $ 3,53, harganya terus menurun hingga hanya diperdagangkan senilai $ 0,274. Penurunan XRP terlepas dari kinerja altcoin lainnya seperti LINK yang mampu menjadi cryptocurrency terbaik.
Hal itu juga terlepas dari pertumbuhan Theter USDT yang stagnan hingga mampu meraih posisi ke-3 terbesar berdasarkan kapitalisasi pasarnya.
Dengan meningkatnya jumlah whale pada XRP, menunjukkan kepercayaan investor pada koin ini sekaligus menunjukkan masa depan yang cerah untuk XRP.
Komunitas XRP atau yang dikenal sebagai XRP army merupakan komunitas crypto terkuat di dunia. Komunitas ini sudah bertahan lama, dan mereka percaya bahwa XRP akan mampu tembus harga $ 589.
Optimisme komunitas XRP menuai kritik, tapi adopsi harga secara masal adalah hal penting untuk mendorong tren harga naik. Semakin banyak whale yang terus menumpuk koin, maka harganya akan mengikuti. Meski pun, tidak tahu pasti kapan ini akan terjadi di XRP.
Pasar sempat mengalami kemunduran dengan Bitcoin yang mundur kembali ke $ 13.000, tapi Bitcoin telah bangkit dan begitu juga dengan XRP.
Melihat perkembangan Bitcoin, banyak ahli pasar yang percaya bahwa XRP juga akan mengikuti perkembangan kemudian. Meski tidak tahu kapan ini akan terjadi, tapi XRP merupakan altcoin yang siap tampil saat terjadi ledakan di pasar.
Banyak orang menjadi kaya karena koin ini. Bahkan, trader terkenal di Twitter, Josh Rager, mengatakan bahwa ada kemungkinan besar bahwa YFI bisa mencapai $30.000 atau lebih.
Disamping itu, dengan DeFi Boom, YFI bisa saja mencapai harga emas saat ini.
2. Chainlink (LINK)
Chainlink adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang didirikan dengan tujuan tunggal menghubungkan smart contract dengan data dunia nyata. Tokennya, LINK, digunakan untuk membayar operator node yang menjaga integritas jaringan.
Menjadi token ERC-20, LINK berjalan di blockchainEthereum dan saat ini menjadi salah satu cryptos terkemuka karena lebih banyak orang terus mengambil bagian dalam potensi keuntungan fenomenal yang menjadi ciri token DeFi.
Harga Link naik 778% dalam satu tahun, menjadi Rp 230 ribuan.
Banyak analis mengatakan kalau token ini memiliki masa depan yang sangat cerah, bahkan akan mampu menandingi Bitcoin dalam hal pertumbuhan nilai.
3. Ethereum (ETH)
Berbicara DeFi, tentu tidak bisa jika tidak membawa Ethereum (ETH), yang menjadi dasar dari teknologi ini.
Semua token ERC-20 dibangun di atas blockchainnya dan lebih banyak lagi dibuat setiap hari. Beberapa perubahan telah diamati pada jaringan Ethereum karena proliferasi token DeFi. Ini termasuk peningkatan biaya gas karena aktivitas transaksi yang tinggi serta meningkatnya minat pada token asli, ETH.
Tezos saat ini adalah salah satu mata uang crypto favorit para trader. Ini karena kinerja harga baru-baru ini yang mungkin dipicu oleh aset DeFi.
Ini adalah proyek yang berfungsi sebagai platform untuk pembentukan proyek DeFi, sehingga jika DeFi bertumbuh (yang memang tengah sangat diminati dan bertumbuh positif), maka XTZ pun masih memiliki potensi masa depan yang sangat positif.
Semua altcoin tersebut bisa dibeli di Indodax, namun, anda harus melakukan pengecekan yang lebih lanjut.
Disclaimer: Artikel ini hanya sudut pandang dari penulis dan penulis bukan penasihat keuangan. Cryptoharian, affiliasi, penulis, karyawan, subkontraktor adalah investor dari waktu ke waktu dan mungkin tidak mempunyai cryptocurrency yang ditulis. Anda harus melakukan pengecekan yang lebih detil sebelum melakukan investasi di pasar Bitcoin atau cryptocurrency.
StakingEthereum 2.0 direncanakan akan diluncurkan pada kuartal ke dua tahun ini. Hal tersebut membuat proyek ini semakin diantisipasi dan dinanti-nanti bagi penggiat aset crypto atau pecinta Ethereum.
Namun, apa itu Staking ETH dan apa yang bisa kita dapat jika melakukannya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak panduan mengenai staking Ethereum 2.0 berikut ini!
StakingEthereum 2.0
Ini adalah kegiatan holding atau menyimpan sejumlah Ether (ETH) agar bisa berpartisipasi dalam jaringan untuk mendapatkan imbalan. Proses ini akan mempertaruhkan dan mengunci sejumlah ETH yang dimiliki untuk berpartisipasi dalam operasi blokchain agar mendapatkan reward.
Secara teoritis, siapa saja bisa berperan dalam menggunakan blockchain yang mengoperasikan konsensus proof of stake. Bukti kepemilikan yang terdiri dari beberapa variasi ini akan memungkinkan orang untuk bisa ikut serta dalam proses staking.
Tim pengembangan inti Ethereum saat ini sedang mengerjakan peningkatan yang signifikan, yang dijuluki Ethereum 2.0. Ini melibatkan rekayasa ulang seluruh platform Ethereum, secara efektif meluncurkan versi baru yang lebih skalabel.
Implementasi akan dimulai pada musim panas 2020 dan kemungkinan besar akan berjalan selama satu atau dua tahun lagi sampai ketiga fase selesai. Bagian dari implementasi Ethereum 2.0 melibatkan pemindahan Ethereum dari bukti kerja ke konsensus bukti kepemilikan.
Proof of Stake
Proof of Stake atau PoS adalah mekanisme konsensus yang digunakan oleh beberapa blockchain. PoS memberikan pengguna hak token jaringan untuk mendapatka hadiah untuk memvalidasi blok. Berbeda dengan Proof of Work yakni konsensus yang digunakan oleh Bitcoin. PoW memberikan hak konfirmasi blok kepada mereka yang menunjukan jumlah terbesar daya komputasi.
Ketika validator setuju untuk staking atau mempertaruhkan tokennya, maka token tersebut akan dikunci. Dalam banyak kasus itu bisa hangus sepenuhnya atau sebagian jika validator bertindak sembarangan di jaringan baik sengaja atau tidak. Pada prinsipnya siapapun dapat mempertaruhkan token, tetapi pada implementasinya ada aturan yang menentukan mengenai syarat pengguna yang bisa dipilih untuk memvalidasi blok dan mendapatkan hadiah staking.
Hak untuk memvalidasi blok dan mendapatkan hadiah umumnya diberikan berdasarkan nilai proporsional taruhan. Jadi, seseorang yang mempertaruhkan 1% dari total nilai keseluruhan akan dapat memvalidasi 1% dari semua blok. Namun, lamanya waktu staking yang telah dikunci juga dapat menjadi faktor dalam protokol pemilihan validator.
Menjadi Validator untuk Staking Ethereum
Menjadi validator pada Ethereum 2.0, seseorang harus memiliki 32 Ether. Staking Ethereum dikatakan menghasilkan imbalan di mana saja dari 4,5% hingga 10,5%. Angka-angka tersebut akan bervariasi tergantung pada jumlah total ETH yang Anda pertaruhkan. Semakin besar ETH yang digunakan untik staking maka reward yang didapatkan akan semakin besar dan sebaliknya.
Implementasi PoS di Ethereum 2.0
Ethereum berupaya mendesentralisasi dan mempercepat jaringan. Secara historis Ethereum mengoperasikan konsensus Proof of Work. Namun memutuskan pindah karena PoS dianggap lebih hemat secara energi dibandingkan dengan PoW.
Pengembang inti Ethereum sangat mendukung desentralisasi, yang menunjukkan alasan lain untuk pindah ke PoS. Salah satunya adalah selama beberapa tahun termasuk BTC dan ETH, sangat bergantung pada sejumlah kecil mining pool penambangan besar karena perlombaan untuk mengembangkan perangkat keras penambangan yang lebih cepat dan lebih canggih.
Sebaliknya, siapa pun dapat beroperasi sebagai validator PoS tanpa memerlukan perangkat keras khusus. Oleh karena itu, teorinya adalah bahwa blockchain PoS memiliki peluang lebih baik untuk lebih terdesentralisasi karena hambatan masuk yang lebih rendah. Ethereum 2.0 juga akan melibatkan implementasi sharding, yang merupakan teknik partisi dan memungkinkan throughput lebih cepat.
Cara Kerja Staking di Ethereum 2.0
Sama seperti kebanyakan platform lainnya, Ether Anda akan dikunci, kemudian dimuat dan selanjutnya tinggal menunggu. Mempertahankan Ethereum 2.0 cukup mudah, ada ambang minimum 32 ETH yang diperlukan untuk berpartisipasi dalam staking, dan validator perlu menjalankan simpul validator.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, ini tidak perlu mesin khusus dan dapat dilakukan pada komputer atau laptop yang biasa digunakan orang awam. Namun, sistem staking tidak sesederhana menyimpan Ether di wallet biasa. Tetapi harus disimpan di wallet di komputer yang harus terhubung ke Internet selama 24 jam penuh, 7 hari sepekan.
Sebab, jika Anda tidak terkoneksi (offline), sistem akan memberikan denda (punishment/penalty) yang secara otomatis mengurangi jumlah Ether yang Anda staking. Selain itu, dengan banyaknya jumlah maka jaringan blockchain Ethereum akan semakin aman dan sebaliknya.
Stacking Pool
Staking pools melibatkan banyak pihak yang berkumpul untuk berpartisipasi dalam staking sebagai validator tunggal. Staking pools dijalankan oleh operator pool. Misalnya, pertukaran seperti Binance, Crypto.com, dan Kraken menjalankan program pengumpulan staking. Di mana pertukaran tersebut akan menyetor dana pengguna ke wallet yang kemudian digunakan untuk staking. Namun, ada juga kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengumpulan pool yang beroperasi berdasarkan pengguna yang menyimpan token di wallet pribadi mereka bahkan di cold wallet.
Keuntungan dari staking pool adalah akan memungkinkan pengguna untuk mengumpulkan crypto dan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk dipilih sebagai validator dan mendapatkan hadiah pengarsipan. Di sisi lain, hadiah tersebar di semua peserta pool, yang secara umum akan menghasilkan lebih sedikit keuntungan individu.
Staking pools juga merupakan pilihan yang baik untuk mendapatkan pasive income melalui pengarsipan tanpa memerlukan pengetahuan teknis untuk mengatur simpul yang valid dalam jaringan. Keuntungan lebih lanjut adalah bahwa tidak ada token yang harus dikunci untuk jangka waktu tertentu, yang diperlukan untuk menjadi validator dalam banyak program taruhan.
Manfaat dan Risiko dari Staking Ethereum 2.0
Manfaat paling nyata dari staking adalah bisa menghasilkan passive income dari memegang crypto. Staking juga memberikan kesempatan untuk menjadi peserta aktif dalam proyek blockchain favorit Anda.
Salah satu platform blockchain di dunia crypto bernama Zilliqa (ZIL) telah mengumumkan peluncuran Zilliqa Capital, entitas berbasis teknologi di Singapura.
Zilliqa Capital akan menjadi pusat ekosistem bisnis dan investasi yang bergerak pada blockchain Zilliqa.
Zilliqa Mengumumkan Peluncuran Zilliqa Capital
Melalui jaringaninvestasi, Zilliqa Capital bertujuan mengayomi pengusaha dan developer, untuk mengangkat kekuatan Zilliqa di dunia blockchain.
Entitas ini akan menginvestasikan token cryptonya, ZIL, sebagai aset strategis kepada perusahaan yang terikat dan tidak terikat dengan Zilliqa.
Tujuan utama dari Zilliqa Capital adalah untuk memberikan modal sebagai perusahaan investasi yang berfokus pada ekosistem yang bergerak di bidang teknologi keuangan (fintech) terdesentralisasi.
Ranah yang digarap adalah investasi, pengelolaan kekayaan, asuransi, peminjaman, pembayaran, dan perpindahan dana internasional.
Perusahaan ini juga fokus untuk mengembangkan infrastruktur keuangan dengan peluncuran situs versi 3.0. CEO Zilliqa Capital, Michael H. Conn menyatakan bahwa,
“Seiring berjalannya waktu, industri fintech telah mewujudkan visi nyatanya yaitu, ekosistem keuangan yang unggul, akses yang mudah, dan efisiensi. Zilliqa Capital percaya akan potensi jangka panjang teknologi blockchain.”
Ia juga menyatakan bahwa Zilliqa Capital telah fokus untuk membantu masyarakat yang tidak diterima oleh perbankan di ASEAN dan India.
Conn juga percaya bahwa Singapura menjadi tempat terbaik untuk pertumbuhan Zilliqa, yang mengayomi investasi dunia fintech dan aset digital.
Harga ZIL Terbang Drastis
Adanya kabar ini telah membentuk sentimen positif pada harga ZIL yang terlihat naik lebih dari 50% dalam dua hari.
Hal ini disebabkan akan terciptanya jangkauan yang lebih luas serta adopsi yang lebih besar terhadap ekosistem Zilliqa sebagai blockchain.
Oleh karena itu, investor melihat ZIL, yang akan digunakan sebagai aset investasi oleh Zilliqa Capital sebagai crypto yang menarik.
Sejak 11 Maret 2021, harga ZIL terus bergerak naik hingga mencapai 51% yang merupakan salah satu apresiasi yang signifikan.
Apresiasi ini kemungkinan akan terus berlanjut bersama dengan realisasi dan perkembangan dari proyek berbasis Singapura ini.
Grafik 4 Jam ZILUSD
Saat ini kemungkinan koreksi kecil akan terjadi akibat apresiasi yang sudah terlihat signifikan dan potensi pengambilan keuntungan.
Namun secara jangka panjang nampaknya ZIL masih terlihat positif dengan batas pengaman pada $0.180 hingga $0.175.
Jika batas tersebut ditembus kemungkinan pergerakan akan kembali turun, namun kemungkinan tersebut menjadi kecil mengingat sentimen positif di sekitar ZIL.
Target jangka panjang saat ini berada di sekitar $0.311 yang bertepatan dengan titik 161,8% Fibonacci.
Namun untuk mencapai target tersebut kemungkinan membutuhkan waktu yang cukup lama, terutama mengingat Zilliqa Capital yang baru akan bertumbuh.
*Disclaimer
Seluruh pernyataan dalam artikel ini adalah pandangan dan analisis penulis pribadi dan bukan saran resmi untuk investasi atau trading. Kerugian dan keuntungan yang didapat dari analisis ini bukan tanggung jawab Coinvestasi dan merupakan tanggung jawab investor atau trader masing-masing.
Seperti yang kita tahu, awal tahun 2020 beberapa aset kripto menjadi perbincangan hangat di media sosial khususnya Twitter karena kenaikan harganya yang sangat signifikan. Kenaikan tren bitcoin inilah yang menyebabkan banyaknya pilihan-pilihan baru bermunculan agar Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan mudah. Salah satunya adalah BSC Farm.
Wah, tren apa lagi sih ini? Yuk, simak selengkapnya!
Analogi Sederhana Yield Farming
Selain berinvestasi dan mendapat penghasilan tambahan melalui aset kripto yang sedang mengalami tren kenaikan seperti bitcoin dan ethereum, Anda bisa memperoleh pendapatan pasif melalui Yield Farming.
Sebelum mengenal Yield Farming lebih dalam, mari kita mulai dari analogi sederhana, yuk!
Bank merupakan pihak yang memberi kewenangan untuk memberi pinjaman. Nasabah yang meminjam dana kepada bank diharuskan mengembalikan dana tersebut bersama dengan bunga yang telah ditetapkan.
Lalu sebaliknya, apabila nasabah membuka deposito atau tabungan pada suatu bank, nasabah akan mendapat bunga atau interest dari bank sebagai imbalan.
Nah, konsep ini juga diadaptasi oleh DeFi. Akan tetapi, perbedaan yang mendasarinya adalah DeFi tidak memiliki perantara (contohnya adalah bank). Dalam DeFi, peran bank digantikan oleh teknologi smart contractyang ada di dalam protokol blockchain.
Mengenal Yield Farming
Yield Farming disebut juga sebagai penambangan likuiditas (liquidity mining) yaitu cara untuk menghasilkan rewards atau hadiah dengan kepemilikan aset kripto. Dengan kata lain, Anda bisa mendapat aset kripto dengan aset kripto yang sudah Anda miliki sebelumnya.
Melalui yield farming Anda bisa mendapat rewards berupa kepemilikan aset kripto menggunakan protokol likuiditas yang bersifat permission less atau tanpa izin. Hal ini tentu membuat siapa saja bisa memperoleh pendapatan pasif menggunakan ekosistem terdesentralisasi yang dibagun di atas jaringan Ethereum.
Cara Kerja Yield Farming
Pertama-tama, dalam Yield Farming terdapat dua pihak, yaitu Liquidity Providers (penyedia likuiditas) dan Liquidity Pools (kumpulan Likuiditas).
Liquidity Providers berperan sebagai pemilik aset kripto yang menyimpan dananya pada Liquidity Pools. Maka, Liquidity Pools sendiri adalah sebuah tempat di mana pengguna dapat meminjamkan asetnya kepada pengguna lain, meminjam aset dari pengguna lain, atau menukarkan aset tersebut kepada token ERC-20 (token yang berjalan di jaringan Ethereum).
Nantinya, peminjam aset akan dikenakan biaya tertentu yang akan dibayarkan kepada Liquidity Providers sesuai dengan bagian yang diberikan pada Liquidity Pools. Bisa disimpulkan, keuntungan yang diperoleh Liquidity Providers berasal dari aset yang mereka pinjamkan kepada Liquidity Pools.
Untuk mengetahui bagaimana menghitung return Yield Farming, silakan baca di sini, ya!
BSC Farm
Nah, kalau BSC Farm itu apa, ya?
Pertama-tama, BSC atau Binance Smart Chain merupakan blockchain yang beroperasi di mainnet (perusahaan blockchain yang memiliki blockchain-nya sendiri dan tidak berjalan di jaringan lain). BSC ini memungkinkan pembuatan smart contract untuk token pada blockchain yang diasosiasikan dengan Binance.
BSC Farm sendiri merupakan proyek Yield Farming pada jaringan BSC yang mempunyai misi khusus yaitu menjadi proyek DeFi yang paling lengkap, akurat, dan terpercaya. BSC Farm juga dapat diartikan sebagai produk yang diciptakan oleh BSC dan memiliki fungsi sebagai penampungan koin dan token-token yang terdapat pada ekosistem BSC.
Nantinya, pengguna dapat melakukan transaksi, menggadaikan aset kripto yang dimilikinya, atau bahkan meminjamkan aset kripto ke berbagai token/koin yang beredar di BSC melalui BSC Farm sebagai pihak terpercaya.
Penghasilan Tambahan dengan BSC Farm
Dapat disimpulkan bahwa, BSC Farm memiliki konsep dasar yang sama dengan yield farming namun berjalan pada jaringan BSC. Jika Anda sebagai pemegang aset kripto yang ingin mengetahui cara mendapatkan penghasilan tambahan dengan menggunakan aset kripto yang sudah dimiliki, maka BSC Farm ini bisa Anda coba.
Oh iya, jangan lupa untuk mengedukasi diri dan melakukan riset sebelum memutuskan metode dan strategi yang paling tepat untuk Anda, ya!
More Surprise From Tokocrypto!
Yep, sebentar lagi Tokocrypto akan merilis Toko Token yang dibangun di atas Smart Contract BSC (Binance Smart Chain) program lho! Nantikan kejutan dari Tokocrypto dan pantengin instagram Tokocrypto biar gak ketinggalan update terbaru, ya!
Kanal berita lokal Korea Selatan, Hankyung menyebutkan, jumlah transaksi di bursa aset kripto di Korsel melampaui jumlah transaksi di bursa efek nasional.
Total transaksi gabungan empat bursa aset kripto terbesar di Korsel, yaitu Upbit, Bithumb, Coinone dan Kobit, bernilai US$14,6 milyar.
Angka tersebut melampaui rata-rata transaksi harian Indeks KOSPI, indeks berbasis kapitalisasi pasar yang mencakup saham umum di Bursa Efek Korsel.
Transaksi di bursa kripto juga melebihi angka KOSDAQ (Korean Securities Dealers Automated Quotations), indeks yang meliputi seribu startup kelas menengah dengan tingkat risiko lebih tinggi dibanding KOSPI.
Angka gabungan KOSPI dan KOSDAQ bernilai sekitar US$14,5 milyar dan US$10 milyar. Ada beberapa penyebab transaksi pasar aset kripto melebihi bursa efek nasional Korsel.
Penjelasan paling nyata adalah peningkatan tersebut terjadi saat Bitcoinmencapai harga tertinggi US$61.883.
Dari awal pandemi COVID-19, Maret 20201, hingga Oktober 2020, Federal Reserve AS menerbitkan dolar baru sebanyak 20 persen dari total suplai dolar AS sehingga memberi tekanan inflasi terhadap mata uang itu.
Sebagai respons, banyak investor lari ke Bitcoinsebagai perlindungan terhadap inflasi, kendati berisiko tinggi.
Hal itu mendorong harga Bitcoin ke wilayah baru dan menghasilkan transaksi tinggi di banyak bursa aset kripto, termasuk di Korsel yang juga tergolong masif.
Laporan Hankyung menyatakan popularitas Bitcoin juga disebabkan permintaan di tingkat institusi melalui perusahaan seperti Grayscale, yang kini mengelola aset lebih dari US$44 milyar, serta perkembangan industri lain, seperti Bitcoin ETFyang didirikan di Kanada.
Terlepas dari apa yang terjadi di Amerika Utara, kondisi yang mendukung peningkatan minat terhadap Bitcoin telah lama hadir di Korsel.
Paket stimulus tahun lalu menyibak pemerintah Korsel fokus ke kampanye digital yang menyasar penambahan nilai terhadap teknologi baru, termasuk blockchain.
Pada Januari 2022 lalu, “Kimchi Premium”, fenomena di mana harga aset kripto lebih tinggi di bursa kripto Korsel, mengindikasikan sentimen investor terhadap Bitcoin sudah mulai positif.