Category Archives: Domestik

Asyiknya Jelajahi Perbukitan Menoreh: Minum Susu Kambing-Belah Durian



Purworejo

Akhir pekan, saatnya menjajal aktivitas menantang. Cobalah sensasi naik mobil jeep menjelajahi Perbukitan Menoreh, sambil minum susu kambing dan makan durian.

Konten kreator yang tergabung dalam berbagai komunitas seperti Generasi Pesona Indonesia (GenPI), pegiat medsos dan Paguyuban Bagus Roro Purworejo, diajak menjelajahi Perbukitan Menoreh di Kecamatan Kaligesing, Purworejo pada Sabtu (9/12) akhir pekan lalu, dari pagi hingga petang.

Mereka berangkat dari alun-alun kota Purworejo, kemudian meluncur menggunakan mobil jeep menuju sisi timur kota Purworejo selama satu jam perjalanan.


Jalanan berliku, naik turun dan tikungan tajam dilibas dengan mudah oleh barisan jeep yang meraung-raung membelah kesunyian.

Setibanya di puncak Perbukitan Menoreh, tepatnya di Desa Pandanrejo, Kecamatan Kaligesing, puluhan peserta dari berbagai komunitas itu langsung singgah di Kampung Cantik untuk berdiskusi sambil menikmati makanan unik ‘Jancuk’ atau jajanan pincuk.

Menjelajahi Perbukitan Menoreh naik jeep, bisa minum susu kambing dan makan durianMenjelajahi Perbukitan Menoreh naik jeep, bisa minum susu kambing dan makan durian Foto: (dok. GenPI Purworejo)

Tak lengkap rasanya jika menjelajah Kaligesing dan sekitarnya yang menjadi sentra buah durian tanpa mencicipinya. Apalagi, saat ini sedang musim panen buah durian.

Usai menyantap durian, para peserta diajak ke peternakan kambing ras Kaligesing. Tak hanya melihat, peserta juga bisa memerah susu dari induk kambing dan langsung meminumnya.

Menikmati legitnya buah durian dan segarnya susu kambing ras Kaligesing sudah, saatnya rombongan Jeep kembali membawa peserta ke beberapa destinasi wisata lainnya yakni Hutan Pinus Kalilo.

Menjelajahi Perbukitan Menoreh naik jeep, bisa minum susu kambing dan makan durianMenjelajahi Perbukitan Menoreh naik jeep, bisa minum susu kambing dan makan durian Foto: (dok. GenPI Purworejo)

Puas berfoto-foto di lokasi tersebut, mereka kemudian kembali menaiki jeep diajak membelah hutan pinus dengan medan yang cukup ekstrem hingga berhenti sejenak untuk menyeruput Kopi Seplawan, setelah lelah berteriak menghadapi ekstremnya lintasan.

Tak berhenti di situ saja, perjalanan dilanjutkan menuju ke Goa Seplawan. Obyek wisata yang terletak di Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing itu menjadi salah satu destinasi andalan Purworejo.

Keindahan alam di sekitar goa juga tak luput dari bidikan kamera para konten kreator. Menikmati teh hangat sembari menikmati ‘Gembel’, camilan khas Kaligesing, menjadi agenda penutup setelah seharian penuh menjelajah Perbukitan Menoreh.

Salah satu peserta, Aviva Mauza (23) mengaku terkesan dengan perjalanan ini. Ia pun tak menolak jika suatu saat diajak bergabung lagi untuk mengeksplor destinasi wisata lainnya di Purworejo.

“Jalan-jalan naik jeep ini pengalaman pertama saya dan ternyata asyik juga bisa jelajah Purworejo di bagian timur yang tadinya belum pernah ke wisata tersebut karena acara ini saya bisa ke tempat tersebut,” ucapnya.

“Tadi juga pada belajar merah susu kambing dan nyoba susunya ternyata enak juga. Kalau ada acara semacam ini lagi mau ikut karena nambah ilmu dan dapat pengalaman yang sangat menyenangkan,” sambungnya.

Acara yang digagas oleh GenPI Purworejo dan didukung oleh Badan Otorita Borobudur itu rencananya tak hanya berhenti sampai di situ dan akan kembali dilaksanakan di lain kesempatan.

Direktur Keuangan, Umum dan Komunikasi Publik BOB Ramlan Kamarullah menjelaskan, dengan diajaknya para konten kreator, promosi wisata akan lebih efektif.

“Mereka punya kemampuan membuat konten-konten yang bisa jadi alat promosi pariwisata. Dengan hasil karya mereka, kerja kami jadi semakin ringan karena teman-teman ini bisa membantu pemerintah ikut mempromosikan pariwisata,” tutup Ramlan.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Singgah di Masjid Al Irsyad, Ikonnya Wisata Religi Bandung Barat



Padalarang

Di sela-sela kunjungan kerjanya, Menparekraf Sandiaga Uno menyempatkan untuk singgah dan beribadah di Masjid Al Irsyad, ikonnya wisata religi di Bandung Barat.

Keberadaan Masjid Al Irsyad di Kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang ini tidak hanya sebagai sarana ibadah, tapi juga destinasi wisata religi unggulan di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Menparekraf Sandiaga mengatakan, daya tarik dari masjid ini tidak lepas dari kemegahan arsitektur masjid hasil karya mantan gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.


“Masjid Al Irsyad, ikon wisata religi di KBB ini didesain oleh sahabat kita kang Emil (Ridwan Kamil), dan uniknya masjid ini tidak ada kubahnya, namun super keren dari segi desain dan kita bisa nikmati pengalaman yang unik, lain daripada yang lain saat salat di sini,” ujar Sandiaga usai melaksanakan salat Zuhur di masjid itu.

Bentuk masjid yang diresmikan pada tahun 2010 ini konon terinspirasi dari Masjidil Haram dan Ka’bah yang berbentuk kotak.

Ikon wisata religi di Kabupaten Bandung BaratMenparekraf Sandiaga Uno mengunjungi Masjid Al Irsyad Foto: (dok. Kemenparekraf)

Keunikan lain dari masjid berkapasitas 1.500 jemaah itu bisa juga dilihat dari bagian dinding masjid. Kisi-kisi dinding masjid ini dibuat dengan susunan bata bolong yang membentuk dua kalimat syahadat dalam huruf Arab.

“Karena pemandangannya di sini luar biasa. Biasanya masjid-masjid itu tidak ada view-nya tertutup tembok semua, di sini depan tempat imam ada kaligrafi Allah di atas kolam air, view-nya terbuka, super keren,” kata Sandiaga dengan kagum.

Menparekraf Sandiaga kemudian mengajak wisatawan untuk singgah dan merasakan langsung berbagai keunikan dari masjid ini.

“Silakan datang untuk menikmati sensasi salat dengan view yang luar biasa. Ini yang disebut konsep tadabbur alam, beribadah sekaligus memuliakan sang pencipta alam. Ini yang ingin kita kembangkan juga,” pungkasnya.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

5 Fakta Menarik M Bloc Space Tempat Kongko Hits Anak Jaksel


Jakarta

M Bloc Space dikenal sebagai tempat nongkrongnya para anak muda di Jakarta. Pasalnya, tempat ini merupakan ruang publik kreatif yang saat ini banyak menampilkan pertunjukan musik dan kreasi seni lainnya.

Terlebih, lokasinya sangat strategis dan dijangkau oleh beragam jenis transportasi umum. Kawasan M Bloc Space beralamat di Jalan Panglima Polim No.37, RT.1/RW.1, Melawai, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Simak fakta menarik seputar M Bloc Space berikut ini yuk.


Fakta Menarik M Bloc Space

Berikut ini beberapa fakta seputar M Bloc Space yang menarik untuk kamu tahu.

1. Bekas Rumah Dinas Peruri

Dilansir dari laman Peruri, dulunya M Bloc Space merupakan komplek perumahan tempat pegawai Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) dan gedung tempat produksi uang.

Kemudian, pada tahun 2019, dialihfungsikan sebagai creative hub. Proyek M Bloc ini memiliki lahan seluas 6.500 meter.

Proyek kreatif ini digarap oleh PT Ruang Riang Milenial, yang berlokasi di sebagian area kantor Peruri di kawasan Melawai, Kebayoran Baru.

2. Bernuansa Tempo Dulu

Bangunan M Bloc Space masih bernuansa bangunan Blok M tua eks rumah dinas Peruri. Bangunan disulap menjadi tempat yang nyaman untuk bersantai, main, atau sekedar kongko.

Dengan begitu, area ini memiliki pemandangan yang menarik untuk dijadikan spot berfoto.

3. Ada Banyak Tenant untuk Kulineran

Agar pengunjung betah, M Bloc Space juga memiliki sejumlah tenant makanan. Di antaranya ada Suwe Ora Jamu, Tokyo Skipjack, Titik Temu Coffee, hingga Kedai Tjikini, Mr. Roastman, Chickro, Tokyo Skipjack, hingga Retavvu Deli.

Oleh karena itu, selain nongkrong bersama orang terdekat di sana kita juga bisa kulineran.

4. Terdapat Galeri Museum Peruri

Dikutip dari catatan detikTravel yang dimuat (16/04/2022), M Bloc Space memiliki galeri museum yang menyimpan koleksi mesin penghitung uang dan mesin pencetak uang saat masa awal kemerdekaan Indonesia.

Mesin-mesin tersebut dulunya dioperasikan dengan tenaga manusia. Hasil cetakan uang mesin ini akan terasa menonjol jika diraba.

5. Jadi Tempat Event

Sebagai creative hub, area M Bloc Space juga menjadi tempat untuk berbagai event. Mulai dari bidang musik, film, usaha kuliner, animasi, seni rupa, kriya, hingga co-working space.

Dua unit gudang bekas tempat produksi uang sekitar 900 meter persegi berada di bagian dalam, bahkan menjadi lounge dan venue dengan kapasitas 350 orang.

Itulah sekilas informasi mengenai M Bloc Space yang sering dijadikan tempat nongkrong anak muda Jakarta. Tertarik berkunjung?

(khq/inf)



Sumber : travel.detik.com

6 Destinasi Wisata Sungai yang Menarik Dijelajahi



Jakarta

Indonesia memiliki banyak sungai yang potensial menjadi destinasi wisata. Traveler yang tertarik menjajal wisata susur sungai, dapat mengunjungi 6 destinasi ini.

Wisata sungai menjadi salah satu opsi liburan anti-mainstream yang sayang dilewatkan. Tidak hanya sekadar melamun dan menenangkan pikiran, saat ini banyak destinasi wisata sungai di Indonesia yang menawarkan wisata minat khusus yang menarik dicoba, seperti arung jeram atau rafting.

Mengutip situs Kemenparekraf, inilah 6 destinasi wisata sungai yang menarik dijelajahi:


1. Sungai Mahakam

Sungai MahakamSungai Mahakam. Foto: dok. Kemenparekraf

Destinasi wisata sungai di Indonesia yang pertama dan menjadi incaran wisatawan adalah Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Menjadi sungai sungai terpanjang kedua di Indonesia, Sungai Mahakam menawarkan pengalaman liburan di sungai yang menyenangkan.

Sungai sepanjang 920 kilometer ini merupakan rumah bagi hewan langka, yaitu lumba-lumba air tawar atau dikenal dengan Pesut Mahakam. Selain itu, traveler bisa bertemu langsung dengan raja udang, burung enggang, bangau, lutung, hingga berang-berang di Sungai Mahakam.

2. Sungai Asahan

Sejumlah warga menikmati permainan arung jeram di kawasan Sungai Asahan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Arung Jeram ini di klaim sebagai terbaik ke-3 di dunia lho.Sungai Asahan. Foto: Pradita Utama

Bisa dibilang, Sungai Asahan menjadi salah satu primadona destinasi wisata di Sumatera Utara. Tidak hanya menjadi destinasi wisata andalan wisatawan lokal, Sungai Asahan juga menjadi incaran pecinta wisata arung jeram karena termasuk wisata spot arung jeram terbaik ketiga di dunia.

Bagi traveler yang masih pemula jangan khawatir, karena Sungai Asahan memiliki beberapa spot dan level jeram yang bisa dipilih. Sambil bermain arung jeram, traveler akan disuguhi dengan pemandangan tebing dan air terjun yang indah.

3. Sungai Maron

Pernah dengar Sungai Maron di Pacitan? Inilah Sungai Amazon versi Indonesia.Sungai Maron. Foto: Budi Hartadi

Berikutnya adalah Sungai Maron, salah satu destinasi wisata sungai di Indonesia yang hampir tidak pernah sepi pengunjung. Pasalnya sungai yang terletak di Pacitan, Jawa Timur ini menawarkan pemandangan dan suasana layaknya di Sungai Amazon.

Meski harus melewati medan yang cukup menanjak dan curam, namun bisa dipastikan traveler tidak akan menyesal. Traveler akan disambut dengan pemandangan air Sungai Maron berwarna hijau kebiruan, dan dikelilingi oleh pepohonan rindang yang asri.

4. Sungai Ayung

Rafting di Sungai AyungRafting di Sungai Ayung. Foto: (Grandy/detikFOTO)

Selain pantai, Bali juga memiliki destinasi wisata sungai yang menarik disusuri, yaitu Sungai Ayung. Sungai terpanjang di Bali yang berlokasi di Kedewatan Ubud ini dikenal sebagai tempat arung jeram yang menurut “Skala Kesulitan Sungai Internasional” dengan enam tingkat kesulitan.

Di Sungai Ayung traveler juga akan dibuat kagum dengan airnya jernih, udara sejuk, dan pemandangan indah. Saking indahnya, panjang arung jeram di Sungai Ayung yang mencapai 10 kilometer terasa sangat ringan dan lebih menyenangkan.

5. Sungai Cukang Taneuh

Destinasi wisata sungai di Indonesia yang tidak kalah menarik untuk dijelajahi berikutnya ada di Kabupaten Pangandaran, yaitu Sungai Cukang Taneuh atau lebih populer dikenal Green Canyon. Dalam bahasa setempat, Cukang Taneuh berarti “Jembatan Tanah”. Pemilihan nama ini berdasar pada jembatan alami yang berasal dari tanah dan melintang di atas Sungai Cijulang.

Salah satu aktivitas yang menarik dicoba di Sungai Cukang Taneuh adalah naik perahu sambil telusur Sungai Cijulang. Sepanjang perjalanan, traveler akan dibuat kagum dengan keindahan alam yang masih alami, dan melintasi gua yang dipenuhi stalaktit dan stalakmit.

6. Sungai Musi

Sungai MusiSungai Musi. Foto: dok. Kemenparekraf

Satu lagi destinasi wisata sungai di Indonesia yang sangat populer, yakni Sungai Musi, Palembang. Mendapat gelar sebagai sungai terpanjang di Sumatera, Sungai Musi menawarkan aktivitas serta pengalaman berlibur yang menyenangkan dan tidak terlupakan.

Saat mengunjungi Sungai Musi jangan lupa sempatkan waktu mampir ke Pulau Kemaro yang lokasinya berada di tengah Sungai Musi. Di Pulau Kemaro, traveler bisa mengunjungi berbagai objek wisata yang menarik, seperti Pagoda, Klenteng Hok Tjing Rio, atau Pohon Cinta.

(pin/pin)



Sumber : travel.detik.com

Uniknya Pasar Ceplak di Garut, Malioboro ala Swiss van Java



Jakarta

Jika Yogyakarta punya Malioboro, Garut punya spot wisata serupa yang bernama Pasar Ceplak. Di sini, kamu bisa nongkrong dan kulineran.

Garut yang dijuluki sebagai Swiss van Java punya sejumlah destinasi wisata menarik, termasuk Pasar Ceplak. Ceplak, dalam Bahasa Sunda memiliki makna suara mulut saat makan sehingga tak mengherankan bila di sini dijual aneka makanan.

Pasar Ceplak ini, berada di Jalan Siliwangi. Sekitar 1 kilometer di sebelah Utara Alun-alun Garut. Pasar Ceplak membentang di setengah Jalan Ahmad Yani. Mulai dari perempatan Jalan Cikuray hingga pertigaan Jalan Ciledug.


Di lahan jalan yang ukurannya kira-kira sepanjang dua kali lapangan sepak bola ini, para pedagang berjualan. Di sisi kiri dan kanan jalan, gerobak-gerobak pedagang berjejer sehabis asar.

Ada yang jualan ayam bakar, seblak, bakso aci hingga beragam camilan sepert molen, sekoteng, kue putu, keripik, dan usus goreng. Tak ketinggalan, ada juga pedagang yang menjual beragam minuman seperti jus hingga kopi.

Para pedagang di tempat ini, diketahui mulai berjualan sejak pukul 15.30 WIB setiap harinya. Saat gerobak mulai berbaris di sore hari, hanya motor yang bisa menembus jalanan ini.

Pasar Ceplak rupanya sudah eksis sejak lama, loh. Salah satu pedagang bernama Dedi Juhendi mengatakan, Pasar Ceplak sudah ada sejak 1962.

“Kalau dulu, berbagai macam dagangan ada. Mulai dari peuyeum, pindang, bobodasan sampai jagung beleduk,” ungkap Dedi.

Pria berumur 58 tahun itu merupakan generasi kedua yang berjualan di Pasar Ceplak. Lapak camilan manis yang kini dijaganya, merupakan warisan dari sang ayah.

“Saya mulai jualan tahun 1986. Langsung jualan molen, onde, odading. Kalau menu yang lain, kayak cibai, baru sekitar 15 tahun yang lalu,” katanya.

Berita selengkapnya baca di detikJabar.

(pin/pin)



Sumber : travel.detik.com

Lokasi, Fasilitas, dan Cara Memesan Tiketnya


Jakarta

Terminal Kampung Rambutan merupakan salah satu terminal yang memiliki rute terbanyak. Terminal ini telah beroperasi dari tahun 1990. Pembangunan terminal ini dilakukan secara bertahap karena membutuhkan proses yang cukup panjang, mulai dari pembebasan lahan hingga pembangunan infrastrukturnya.

Pembangunan Terminal Kampung Rambutan dimulai di tahun 1986. Kemudian, terminal ini diresmikan oleh Wiyogo Atmodarminto. Nama Terminal Kampung Rambutan berasal dari nama pohon rambutan karena dahulu terdapat banyak pohon rambutan pada kawasan tersebut.

Simak penjelasan tentang Terminal Kampung Rambutan yang dikutip dari situs travel.


Lokasi dan Jam Operasional Terminal Kampung Rambutan

Terminal Kampung Rambutan terletak di Jl. TB Simatupang No. 23, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Akses Terminal Kampung Rambutan pun cukup mudah dan dapat dijangkau dengan berbagai angkutan umum.

Terminal Kampung Rambutan buka selama 24 jam. Namun, jam operasional loket mulai dari pukul 06.00 sampai 20.00. Untuk warung makan di terminal, mulai berjualan dari pukul 06.00 hingga pukul 20.00.

Fasilitas Terminal Kampung Rambutan

Terminal Kampung Rambutan juga menyediakan beberapa fasilitas, antara lain:

  • Parkir bus
  • Parkir penumpang
  • Kantor pengelola
  • Mushola
  • Toilet
  • Pos keamanan
  • Area Kuliner
  • Toko oleh-oleh

Cara Membeli Tiket Terminal Kampung Rambutan

Selain membeli tiket melalui loket, terdapat cara lain untuk memesan tiket bus. Dikutip dari akun resmi instagram Terminal Kampung Rambutan, terdapat dua cara baru untuk membeli tiket, yaitu:

1. Menggunakan Digital Kiosk

Saat ini kamu dapat menggunakan digital kiosk untuk membeli tiket bus. Digital kiosk adalah sistem yang berfungsi untuk percetakan tiket, pemesanan tiket secara mandiri dengan metode pembayaran nontunai.

Berikut ini cara membeli tiket menggunakan digital kiosk:

  • Pesan tiket
  • Pilih kota tujuan
  • Pilih jam keberangkatan
  • Pilih tempat duduk yang kamu inginkan
  • Pilih metode pembayaran nontunai (Qris, Debit, dan Kredit)
  • Bayar tiket melalui pembayaran nontunai yang telah kamu pilih
  • Lalu, tiket akan tercetak

2. Melalui Website

Kamu juga dapat memesan tiket melalui website https://smartterminal.dephub.go.id/. Website tersebut melayani percetakan tiket, pemesanan tiket secara mandiri dengan menggunakan metode pembayaran nontunai. Sistem ini didukung dengan sistem pembayaran online. Kamu juga dapat membatalkan tiket melalui website ini.

Berikut ini cara membeli tiket melalui website:

  • Buka website https://smartterminal.dephub.go.id/
  • Klik reservasi
  • Pilih kota asal, kota tujuan, dan tanggal keberangkatan. Lalu, klik cari
  • Lalu, pilih bus dan pilih kursi yang kamu inginkan
  • Pilih metode pembayaran
  • Kemudian, bayar tiket melalui metode pembayaran yang telah kamu pilih

Itulah tadi penjelasan tentang Terminal Kampung Rambutan. Semoga artikel ini bermanfaat ya.

(elk/fds)



Sumber : travel.detik.com

Menjajal Akuarium Indoor Pertama di Tangerang Selatan, Ada Apa Saja?



Jakarta

Traveler yang sedang mencari tempat wisata yang cocok untuk keluarga, bisa nih datang ke BXC Mall 2 di Tangsel. Di sana ada akuarium indoor dengan tunnel terbesar di Asia Tenggara lho.

detikTravel berkesempatan menelusuri BXsea, akuarium indoor yang baru saja melakukan soft opening di BXC Mall 2, Jumat (15/12/2023). Area seluas 7.354 meter persegi yang terdiri dari dua lantai ini nantinya akan menjadi rumah bagi 25.000 biota air dari 140 spesies. Namun di tahap pertama ini, belum semua biota bisa dijumpai dan belum semua akuarium yang terisi.

BXsea bukanlah akuarium indoor pertama di Indonesia. Namun mereka yakin memiliki daya tarik yang berbeda dengan para pendahulunya. Salah satunya adalah adanya area Exotic Rain Forest dan tunnel terbesar di Asia Tenggara.


“Akuarium kita memiliki berbagai keunikan. Pertama memiliki tunnel terbesar di Asia Tenggara, sangat luas, visible dan orang bisa keluar masuk dengan leluasa. Kedua kami juga akan ada Amphitheater dan kita juga punya Exotic Rain Forest, hutan bernuansa Kalimantan,” ungkap Sri Agung Agus Putranto, Manager Unit BXsea.

BXsea di dalam Bintaro Jaya Exchange Mall tahap 2Area Exotic Rain Forest di BXsea di dalam Bintaro Jaya Exchange Mall 2 Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Setelah melakukan pembelian tiket, traveler harus scan barcode tiket dahulu sebelum masuk. Baru beberapa langkah, pengunjung disambut dengan video mapping berupa ombak, yang membuat seolah sedang berada di pantai.

Selanjutnya traveler akan melihat dengan ragam akuarium mini dengan ikan-ikan warna-warni, kepiting dan kuda laut. Terus menelusuri akuarium, traveler nantinya akan bertemu dengan video mapping yang menunjukkan biota air seperti hiu hingga ikan pari. Nah di bagian ini terdapat panel kaca, dimana kita bisa melihat ikan yang berenang di bawah kita. Namun saat ini, belum dibuka dan ikannya juga belum dimasukkan.

Selanjutnya sampailah kita ke area Exotic Rain Forest, salah satu pembeda BXsea dengan akuarium indoor lainnya. Di sini traveler akan merasakan nuansa berada di dalam hutan Kalimantan. Selain dilengkapi replika tumbuhan dan pepohonan, juga ada suara-suara jangkrik yang mendukung suasana. Selama menelusuri hutan mini ini, terdengar juga gemericik air dari air terjun mini yang mengalir langsung ke kolam ikan.

BXsea di dalam Bintaro Jaya Exchange Mall tahap 2BXsea di dalam Bintaro Jaya Exchange Mall 2 Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Dalam hutan mini ini, pengunjung juga bisa melihat replika ular melingkar di ranting pohon besar, harimau hingga serangga yang menghiasi suasana. Juga terdapat beberapa display serangga dan kura-kura air tawar yang biasanya juga hidup di hutan.

Selanjutnya kita akan masuk ke dalam dunia ubur-ubur. Di sini sangat Instagramable! Akuarium yang berisi ubur-ubur disusun sedemikian rupa dengan latar kaca yang membuat display begitu epik untuk difoto.

Nah, karena masih soft opening jadi masih ada sebagian akuarium yang belum ada penghuninya. Begitu juga dengan tunnel yang diklaim terbesar di Asia Tenggara ini, masih berupa air saja. Para biota laut ini akan dimasukkan secara bertahap menjelang grand opening di bulan Maret 2024 nanti.

Akhir petualangan, traveler akan berakhir di toko merchandise yang menjual aneka pernak-pernik mulai dari boneka, gantungan kunci, tas, kaus yang semuanya berbentuk biota laut yang menghuni BXsea.

BXsea di dalam Bintaro Jaya Exchange Mall tahap 2Area display ubur-ubur di BXsea Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Tiket dan jadwal operasional

Harga tiket untuk untuk weekday Rp 150 ribu dan weekend Rp 175 ribu. Tiket bisa didapatkan secara online melalui website BXsea atau bisa juga membeli langsung di lokasi. Untuk jam operasional, menyesuaikan dengan pembukaan mall yaitu pukul 10.00 WIB- 22.00 WIB.

(sym/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Ngopi With View di Coffee Shop Terbesar di Asia Tenggara di Kintamani



Kintamani

Bagi traveler pecinta kopi dan sedang berlibur ke Kintamani, ada satu coffee shop baru yang unik dan estetik. Namanya Pahdi Specialty Coffee yang dinobatkan jadi coffee shop terbesar di ASEAN.

Pahdi resmi dibuka pada 23 Agustus 2023.Kedai kopi itu dibangun di atas lahan seluas 4800 meter persegi.

Pahdi menjadi primadona baru di Kintamani, sip banget untuk bersantai sambil menikmati kopinya yang unik.

“Selain specialty coffee tadi, kami juga ingin menghadirkan lifestyle. Kita ingin customer yang datang ke Pahdi bisa menikmati Kintamani dengan sudut pandang yang berbeda,” ujar Sang Gede Agus Rico Pratama, founder Pahdi Specialty Coffee.


Pahdi Specialty Coffee dibuka pada 23 Agustus 2023 dan dinobatkan sebagai coffee shop terbesar di Asia Tenggara.Pahdi Specialty Coffee dibuka pada 23 Agustus 2023 dan dinobatkan sebagai coffee shop terbesar di Asia Tenggara. Foto: Ni Made Nami Krisnayanti

Sang Made Dwiky Surya Nareswara, founder lain Pahdi, menjelaskan bahwa inspirasi nama dan interior Pahdi berasal dari keindahan alam Kintamani, yaitu Gunung Batur dan Danau Batur.

“Gunung Batur dan Danau Batur ini memberikan anugerah bagi ekosistem bisnis yang ada di Kintamani ini. Saya mencari beberapa nama yang cocok, akhirnya memilih nama Pahdi. Pahdi itu kita yakini sebagai anugerah Tuhan,” kata Nareswara.

Tak hanya menawarkan keindahan alam Kintamani yang menakjubkan, interior dari Pahdi Specialty Coffee juga tak kalah indah. Dengan mengusung konsep modern tropical, Pahdi sip banget untuk jadi latar belakang foto. Instagramable banget deh!

Varian Menu Pahdi Specialty Coffee

Keunikan Pahdi Specialty Coffee hadir pada signature menu yang belum pernah ada sebelumnya. Seluruh kopi yang ditawarkan di Pahdi 100 persen mengandalkan biji kopi pilihan dari berbagai wilayah di Indonesia. Ada empat varian biji kopi yang jadi andalan. Dua diantaranya tetap mengandalkan biji kopi Kintamani.

Menu andalan dari Pahdi adalah Signature Coffee yang bercita rasa buah-buahan. Rasa manis dari buah berpadu dengan rumput laut yang disajikan tanpa susu sapi. Beberapa Signature Coffee yang dapat traveler nikmati adalah varian Yuzu, Black Guava, Strawberry Milk, Seaweed, Lavender, dan Pannacota Pepero.

Menu kedua yang wajib traveler cicipi adalah Cold Brew. Pahdi melakukan proses cold brew dengan menambahkan buah-buahan dan teh bercita rasa bunga. Terdapat 7 varian dari menu Cold Brew, seperti Jeruk Kintamani, Buah Nanas, Jahe, Buah Cranberry, Bunga Mawar, Buah Strawberry, dan Bunga Osmanthus.

Pahdi Specialty Coffee dibuka pada 23 Agustus 2023 dan dinobatkan sebagai coffee shop terbesar di Asia Tenggara.Pahdi Specialty Coffee dibuka pada 23 Agustus 2023 dan dinobatkan sebagai coffee shop terbesar di Asia Tenggara. Foto: Ni Made Nami Krisnayanti

Traveler juga bisa menikmati menu non coffee seperti Kiwi Soju, Strawberry Soju, dan Wedang Jahe.

Untuk menikmati kopi autentik di PAHDI nggak akan membuat kantong traveler bolong. Cukup dengan Rp 65 ribu hingga Rp 85 ribu traveler sudah bisa menikmati kopi dengan cita rasa buah-buahan. Uniknya lagi, kopi di Pahdi tidak menggunakan gula atau sirup gula loh.

Tak hanya minuman, Pahdi menghadirkan menu makanan yang tak kalah unik. Menu makanan andalan di Pahdi yang wajib traveler cicipi diantaranya adalah Lawar Octopus, Karapu Garo Rica, dan Bubur Ayam Betutu yang merupakan makanan khas Bali dan Manado yang dimodifikasikan dengan modern cuisine.

Mau menikmati menu lezat dari Pahdi, traveler tak perlu merogoh kocek yang dalam. Mulai dari Rp 40 ribu traveler sudah bisa mencicipi menu lezat sembari ditemani dengan pemandangan alam yang indah.

Lokasi dan Jam Operasional Pahdi Specialty Coffee

Pahdi Specialty Coffee berlokasi di Jalan Raya Penelokan, Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Akses menuju coffee shop ini sangat mudah dijangkau menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 30 menit dari Kota Denpasar.

Memiliki latar belakang Gunung Batur dan Danau Batur ditambah dengan udara pegunungan yang sejuk, sip banget untuk nongkrong sambil berfoto.

Pahdi Specialty Coffee buka setiap hari. Untuk hari Senin hingga Kamis buka mulai pukul 09.00 – 19.00 WITA. Sedangkan untuk hari Jumat hingga Minggu mulai pukul 09.00 – 21.00 WITA.

Walaupun baru empat bulan dibuka, nama Pahdi Specialty Coffee sudah tak asing bagi para pecinta kopi. Bagi traveler yang ingin menikmati keindahan alam Kintamani sambil nongkrong di tempat yang Instagramable. Pahdi Specialty Coffee adalah tempat yang sip dan tidak boleh dilewatkan.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Main ke Trans Studio Bali, Ada Wahana Apa Aja?



Denpasar – Libur Natal dan tahun baru (nataru) telah tiba. Bali mempunyai taman rekreasi indoor, namanya Trans Studio Bali. Ada wahana berkelas dunia, nggak cuma satu tapi ada 16!

Trans Studio Bali merupakan indoor theme park dengan konsep thematic. Pengunjung bisa mendapatkan pengalaman menarik bukan hanya menikmati wahana dan pertunjukan yang ada, tetapi juga mengabadikan momen di setiap sudut estetik theme park.

Belum genap setahun, theme park yang satu ini baru dibuka pada 16 Desember 2022. Berlokasi di lantai atas Trans Studio Mall Bali, Jalan Imam Bonjol 440, Denpasar Bali, Trans Studio Bali kini jadi destinasi favorit di Bali.

Trans Studio Bali menjadi satu-satunya taman rekreasi di Bali yang memiliki 16 wahana berkelas dunia. Tak tanggung-tanggung, semua wahana yang ada dibagi ke dalam 5 zona dengan konsep yang berbeda-beda.

Beberapa zona yang akan traveler jelajahi di Trans Studio Bali yaitu Port of Liverpool, Camera Zone, Culture Zone, Action Zone, dan Adventure Zone.

Memasuki Trans Studio Bali, traveler akan disambut dengan Bali Senses, sebuah area dengan kecanggihan digital interaktif yang dipadukan dengan keindahan alam dan budaya Bali.

“Area Bali Senses yang menyambut pengunjung. Bali Senses ini memperkenalkan alam dan budaya Bali dengan kecanggihan digital yang interaktif. Temboknya bisa disentuh dan berasa berjalan di atas air,” kata Sukma Widyantari, PR Trans Studio Bali.

Zona Port of Liverpool, di sini traveler bisa melihat dan masuk ke dalam miniatur Kapal Titanic. Pada zona Port of Liverpool traveler akan menemukan banyak spot foto instagramable dengan latar belakang Kapal Titanic.

Camera Zone, sebuah zona wahana yang terinspirasi dari film. Beberapa wahana yang wajib traveler coba di Camera Zone adalah iFly, Boomerang Coaster, Formula Kart, Frank House, Illusion House, dan Puppet Master Ferrish Wheel. Bagi traveler yang datang dengan anak kecil, Kids Playground adalah wahana yang wajib dicoba.

Culture Zone, di sini traveler akan menemukan wahana dan show yang memperkenalkan budaya Indonesia. Culture Zone menyajikan beberapa wahana seperti Flying Over Indonesia, Lattern Tree, Bat Glider, dan Luckey Tree Climber. Tak kalah seru di Culture Zone traveler bisa menyaksikan Gayatri Show di Amphitheatre.

Adventure Zone, zona yang menawarkan wahana penuh petualangan. Wahana yang wajib traveler coba adalah The Forbidden Temple Rapid Adventure, Werewolf World, Rood Warge Wasteland Escape, dan City of The Dead. Yang tak boleh ketinggalan dari Adventure Zone adalah menyaksikan Temple Raiders Stunt Show.

Terakhir adalah Action Zone. Di sini traveler akan menemukan wahana Ninja Course dan Rooftop Experience. “Di Action Zone ini menyajikan wahana aksi. Pengunjung bisa mencoba seperti menjadi ninja di Ninja Course, ada wahana action jump juga. Tak cuma wahana, di sini ada The Big Clock yang cocok untuk spot foto,” kata dia.

Tak perlu khawatir, dengan membayar tiket masuk seharga Rp 200.000 untuk domestik dengan KTP Bali, Rp 275.000 untuk domestik, serta Rp 500.000 untuk wisatawan asing, traveler sudah bisa menjelajah seluruh wahana dan show yang ada di Trans Studio Bali. Jika ingin mencoba wahana iFly traveler akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 400.000 untuk dua sesi dengan durasi 1 menit per sesi.

“Yang menarik dari Trans Studio adalah dengan satu tiket masuk bisa mencoba semua wahana dan berkali-kali. Jadi pengunjung bisa berwahana sepuasnya di Trans Studio Bali,” katanya saat ditemui oleh detikTravel pada Rabu (13/12).

Semakin penasaran dengan keseruan berwahana di Trans Studio Bali? Skuy main ke Trans Studio Bali. Bener-bener seseru itu!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Bukan Destinasi di Spanyol, tapi Taman Bunga di Malang



Malang

Mendengar nama Santerra De Laponte, traveler pasti akan mengira itu adalah sebuah nama kota di Spanyol. Padahal, itu nama sebuah taman bunga di Malang.

Santerra De Laponte adalah sebuah wisata taman bunga di Malang yang menawarkan pemandangan cantiknya hamparan bunga beraneka ragam jenis. Terdapat lebih dari 700 jenis bunga berwarna-warni di sini.

Kamu bisa berfoto dengan latar belakang hamparan bunga yang membuat hasil foto kamu menjadi Instagramable. Taman bunga yang ada di Santerra De Laponte bisa dijadikan sebagai wisata edukasi.


Kamu bisa ikut belajar mengenal jenis-jenis bunga yang ada di sini. Bagi kamu yang penggemar bunga, disediakan tempat penjualan bunga yang bisa kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh.

Tak hanya hamparan bunga saja, traveler juga bisa menemukan beberapa spot foto, berupa replika bangunan ala luar negeri, mulai dari Korea hingga Eropa, dari Little Korea hingga Little Amsterdam.

Lokasi Santerra De Laponte

Santerra De Laponte berlokasi di Jalan Raya Madya, Jurang Rejo, Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 25 kilometer dari pusat kota Malang.

Traveler membutuhkan waktu berkendara kurang lebih 53 menit melalui jalur darat untuk sampai di Santerra De Laponte. Traveler bisa melalui rute di Jalan Cengkeh Malang. Lalu, ikuti jalan sampai masuk ke kota wisata Batu.

Kemudian, jalan lurus hingga menemukan sebuah pertigaan besar. Perhatikan papan penunjuk jalan. Lalu lurus terus hingga sampai di Santerra De Laponte.

Harga Tiket Masuk Santerra De Laponte

Harga tiket masuk dari Santerra De Laponte cukup terjangkau. Berikut harga tiket masuknya terbarunya:

Tiket Reguler
Weekday (Senin – Jumat) Rp 30.000
Weekend (Sabtu dan Minggu) Rp 35.000.

Tiket Terusan
Weekday (Senin – Jumat) Rp 70.000
Weekend (Sabtu dan Minggu) Rp 85.000.

Santerra De Laponte buka setiap hari, Senin sampai Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Sedangkan saat weekend dan hari libur nasional, destinasi ini buka pukul 08.00 – 17.30 WIB.

—–

Artikel ini telah naik di detikJatim.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com