Category Archives: Domestik

Museum Sanghyang Dedari di Bali Muncul Berkat Ide Mahasiswa UI



Karangasem – Museum Sanghyang Dedari merupakan salah satu museum unik, menyuguhkan ritual Sanghyang Dedari. Namun, siapa sangka, awal mula museum ini adalah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang melakukan penelitian.

Bukan soal benda bersejarah, Museum Sanghyang Dedari ternyata menyimpan berbagai cerita dari Tari Sanghyang Dedari yang sangat sakral. Traveler akan menemukan berbagai properti yang digunakan pada ritual tari ini. Tak hanya itu, proses pementasan pun dijelaskan secara detail.

Bendesa Adat Geriana Kauh, I Nyoman Subrata, menjelaskan pendirian Museum Sanghyang Dedari berawal dari mahasiswa UI bernama Saras Dewi. Dia melakukan riset terkait Tari Sanghyang.

“Awal mula didirikan museum ini, diawali oleh pengabdian masyarakat mahasiswa UI bernama Saras Dewi pada 2016. Beliau melakukan riset terkait Tari Sanghyang ini,” kata dia.

Museum Sanghyang Dedari di Desa Adat Geriana Kauh, Karangasem, BaliMuseum Sanghyang Dedari di Desa Adat Geriana Kauh, Karangasem, Bali (Ni Made Nami Krisnayanti)

Pendirian Museum Sanghyang Dedari mulanya bertujuan untuk melestarikan Tari Sanghyang Dedari yang hampir punah. Pelestarian ini dilakukan pada naskah-naskah terkait Tari Sanghyang Dedari.

Akhirnya, pada 2016 dilakukan diskusi dan kesepakatan untuk membangun museum ini. Subrata menyebut pembangunan Museum Sanghyang Dedari didanai oleh pemerintah dan berkolaborasi dengan Desa Adat Geriana Kauh.

Pembangunan Museum Sanghyang Dedari sempat terhenti pada tahun 2017 karena terjadi bencana alam gunung meletus. Walau sempat terhenti, akhirnya Museum Sanghyang Dedari dibuka secara resmi pada tahun 2019.

Menurut riset yang dilakukan oleh Saras Dewi, terdapat 25 jenis Tari Sanghyang, namun hingga saat ini tidak banyak lagi ritual Sanghyang yang ada di Bali. Salah satu yang masih eksis adalah Tari Sanghyang Dedari.

Sebagai kekayaan budaya Desa Adat Geriana Kauh, Subrata berharap museum ini menjadi daya tarik wisata dan memberikan imbas positif khususnya dalam bidang ekonomi untuk masyarakat desa.

“Saya dan warga desa berharap ini bisa dijadikan daya tarik untuk desa. Bisa memberikan imbas positif khususnya bidang ekonomi bagi warga desa. Mengingat kondisi desa kami yang hanya berjarak 9 kilometer dari puncak Gunung Agung,” kata Subrata.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Pertama di Dunia! Drive Thru Park Ada di Kota Batu



Kota Batu

Kota Batu seperti tak kehabisan destinasi wisata baru untuk dikunjungi. Yang terbaru, ada Drive Thru Park yang pertama di dunia.

Jawa Timur Park Group kembali meluncurkan taman hiburan dengan inovasi baru, yaitu Drive Thru Park Batu yang resmi dibuka pada Sabtu (26/11/2023).

Drive Thru Park ini berada di kawasan Jatim Park 2, tepatnya di belakang Museum Satwa, Jalan Raya Ombo, Ombo, Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu. Traveler bisa menikmati liburan tanpa perlu harus turun dari mobil.


Traveler dapat menjelajahi taman hiburan ini dengan membawa kendaraan roda empat sendiri, sehingga tak perlu capek-capek mengeluarkan tenaga untuk berjalan kaki mengelilingi taman tematik ini.

Pihak pengelola juga menyediakan E-Car Safari, yaitu kendaraan roda empat semi terbuka bagi wisatawan yang ingin merasakan petualangan lebih seru di Drive Thru Park.

Untuk mengunjungi destinasi ini, pengunjung dapat langsung masuk melalui pintu gerbang Jatim Park 2, kemudian berbelok ke sebelah kiri. Drive Thru Park beroperasi pukul 10.00 hingga 17.00 WIB.

Yang menarik di sini ada Area Savana, dimana wisatawan akan diajak bersafari layaknya di benua Afrika. Ada beberapa satwa yang dapat disaksikan, seperti badak India, kuda nil, monyet patas, unta, harimau, dan lainnya.

Wisatawan tidak perlu khawatir karena seluruh area sudah dipasang pagar pembatas, sehingga terjamin keamanannya. Ada juga rest area yang tidak seperti pada umumnya.

Traveler dapat beristirahat sejenak dari perjalanan sambil berinteraksi dengan berbagai hewan lucu dan aman di Indoor Active Zoo seperti pelikan, kura-kura, dan burung eksotis lainnya.

Harga Tiket Drive Thru Park Batu

Untuk liburan di sini, pengelola memberlakukan harga tiket masuk sesuai ketentuan, Anak berusia 0-4 tahun tidak dikenakan biaya, maksimal dua orang per rombongan.

Sedangkan untuk pengunjung dewasa, dikenakan biaya Rp 100 ribu per orang. Untuk anak-anak berusia 5-10 tahun dikenakan biaya Rp 50 ribu per orang.

Bagi pengunjung yang memiliki tiket Jatim Park 2, hanya dikenakan biaya Rp 50 ribu per orang. Harga berlaku di hari yang sama dan tiket gelang dipastikan tidak rusak.

Wisatawan yang membawa mobil pribadi tidak dikenakan biaya tambahan. Biaya tambahan yang diberlakukan bagi wisatawan yang ingin menaiki E-Car Safari, yakni sebesar Rp 10 ribu per orang.

—–

Artikel ini telah naik di detikJatim.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Toko Roti Jakarta, tapi Lokasinya di Jogja, Umurnya Nyaris 1 Abad



Jogja

Ada sebuah toko roti legendaris yang bisa dikunjungi traveler di Yogyakarta. Namanya Toko Roti Jakarta. Usianya nyaris 100 tahun. Bagaimana kisahnya?

Toko Roti Jakarta adalah salah satu toko roti legendaris di Yogyakarta. Toko ini sudah buka sejak tahun 1924 atau hampir 100 tahun. Terhitung sudah empat generasi lamanya, toko roti ini mampu bertahan.

General Manager Toko Roti Jakarta, Andreas Purwanto (30) mengatakan, Toko Roti Jakarta saat ini dikelola oleh generasi keempat.


“Saya generasi keempat di toko ini. Toko ini sudah ada dari 1924,” katanya saat ditemui detikJogja di tokonya di daerah Poncowinatan, Jetis, Yogyakarta.

Sebelum Toko Roti Jakarta, Toko Ini Bernama Weltevreden

Toko Roti Jakarta dahulu bernama Weltevreden, yang merujuk pada nama sebuah kota di Jatinegara, Jakarta Timur. Namun, sejak Indonesia merdeka berganti nama menjadi Toko Roti Jakarta, karena pada saat itu terdapat larangan memakai nama dengan unsur Belanda.

Alasan mengambil nama yang mengandung unsur Jakarta ini karena dulu pemilik generasi pertama, yaitu Nio sempat belajar membuat roti di Jakarta.

“Yang buka pertama kan eyang buyut ya, berarti generasi pertama. Eyang buyut dulu namanya masih pake ejaan lama ya, Ibu Nio. Karena waktu itu di Jogja kan belum banyak toko roti tahun itu. Eyang buyut belajarnya di Jakarta, belajar roti di Jakarta terus pindah balik ke Jogja,” jelas Andreas.

Sepanjang berdiri. Toko Roti Jakarta telah berpindah lokasi selama beberapa kali. Lokasi pertama toko ini dulu berada di daerah Dagen, Malioboro.

Kemudian di tahun 1970-an berpindah ke Poncowinatan. Alasannya saat itu toko sedang direnovasi, maka toko pindah lagi ke daerah Jlagran, yang saat ini menjadi pusat Toko Roti Jakarta.

Meski usianya sudah nyaris 1 abad, tapi Toko Roti Jakarta sudah tidak mempertahankan cara maupun alat jadul. Mereka sudah menggunakan cara-cara modern.

Salah satu produk legend dari Toko Roti Jakarta adalah Roti Ontbijtkoek pernah menjuarai kejuaraan nasional yang diselenggarakan oleh Blue Band di tahun 2017. Roti ini bersaing dengan lebih dari 5.000 bakery pada waktu itu.

“Itu yang juara nasional (tahun) 2017 Blue Band Master, (setiap roti) ada keunikan sendiri-sendiri. Kalau ini luarnya ada asinnya karena kita pakai butter dalamnya manis, tapi bolu nggak terlalu yang enek. Namanya Roti Ontbijtkoek,” ucap Andreas.

Ontbijtkoek merupakan roti khas Belanda yang umum dikonsumsi sebagai sarapan. Secara literal, roti ini berarti breakfast cake atau kue sarapan.

Roti ini sendiri dibuat dengan rempah-rempah seperti kayu manis, bunga lawang, kapulaga, jahe, pala cengkeh, dan vanili. Roti ini pun menjadi ciri khas dari Toko Roti Jakarta.

——

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Asyiknya Senja di PIK, Naik Perahu Katamaran di Sungai Bersih



Tangerang

Ada yang baru nih di Kawasan Pantai Indah Kapuk. Surga wisata di utara Jakarta itu kini ada wisata Perahu Katamaran bertenaga motor listrik yang bisa digunakan traveler.

Saat dikunjungi detikTravel beberapa waktu lalu, perahu katamaran ini bisa menampung sampai maksimal 10 orang meski idealnya sekitar 8 orang.

Kita menaiki perahu katamaran dari dermaga yang dibangun khusus di pinggir sungai. Perahunya dibuat seperti kursi sofa di rumah, lengkap dengan bantal yang empuk, bisa rebahan nih.


Ada yang baru nih di Kawasan Pantai Indah Kapuk. Surga wisata di kawasan Jakarta utara itu kini ada wisata perahu katamaran bertenaga motor listrik yang bisa digunakan traveler.detikTravel saat menaiki perahu katamaran di PIK2 Foto: Dadan Kuswaraharja

Traveler akan diajak menyusuri sungai Tahang yang sangat bersih dan tidak berbau di Pantai Indah Kapuk 2 selama sekitar sejam.

Sesekali terdengar celotehan burung dari arah pohon-pohon di bibir sungai.

Kawasan di sekitar Sungai Tahang di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang ini merupakan bagian dari kawasan Greenbelt PIK2.

Ada yang baru nih di Kawasan Pantai Indah Kapuk. Surga wisata di kawasan Jakarta utara itu kini ada wisata perahu katamaran bertenaga motor listrik yang bisa digunakan traveler.Perahu Katamaran di Sungai Tahang, PIK2, asyik buat hangout bareng teman Foto: Dadan Kuswaraharja

Sungai Tahang sendiri panjangnya mencapai 3,7 km, dengan lebar 26 meter, sedangkan Greenbelt luasnya mencapai 60 hektar. Greenbelt merupakan kawasan yang disiapkan Pantai Indah Kapuk untuk aktivitas komunitas.

Mereka bisa mengikuti yoga, bersepeda, sepatu roda, berlari atau beraktivitas lainnya bersama komunitas.

Oh iya sebelum menaiki Perahu Katamaran, traveler akan disajikan dengan aneka makanan cemilan seperti gorengan atau kelapa muda.

Ada yang baru nih di Kawasan Pantai Indah Kapuk. Surga wisata di kawasan Jakarta utara itu kini ada wisata perahu katamaran bertenaga motor listrik yang bisa digunakan traveler.Cemilan buat penumpang perahu katamaran PIK2 Foto: Dadan Kuswaraharja

Pas buat teman ngobrol sambil menikmati suasana PIK2 yang sore itu sudah mulai terasa lebih syahdu.

“Perahunya mulai beroperasi sekitar pukul 17.00 WIB,” ujar Agus, yang mengoperasikan katamaran.

Katamaran ini memang disiapkan khusus untuk pengunjung yang ingin menikmati kawasan PIK di saat matahari mulai tenggelam.

Sesekali Agus mengecek kondisi motor listrik di perahunya, melihat apakah baterainya sudah habis atau masih penuh.

Traveler yang ingin menumpang katamaran bisa menyewa perahu ini dengan biaya Rp 1,5 juta untuk sejam.

(ddn/fem)



Sumber : travel.detik.com

9 Destinasi Wisata di Banda Neira, Mulai dari Pesona Alam hingga Sejarah


Jakarta

Banda Neira atau bisa juga disebut Banda Naira adalah sebuah pulau yang ada di Kepulauan Banda, Maluku. Pulau ini menarik perhatian karena menawarkan pemandangan eksotisme yang menawan. Inilah yang membuat Banda Neira kerap dijuluki sebagai Surga dari Timur.

Di Banda Neira, ada beberapa destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi. Mulai dari wisata budaya, bahari, hingga sejarah. Pulau kecil ini juga meninggalkan jejak-jejak sejarah di masa lampau. Karena keindahan pulaunya, Banda Neira dikenal hingga ke mancanegara.

Funfact, ternyata Banda Neira merupakan penghasil pala dan lada terbesar yang ada di masa kolonial. Lantas apa saja wisata menarik yang ada di Banda Neira? Yuk simak pembahasannya di bawah ini.


Destinasi Wisata di Banda Neira

Banda NeiraFoto: Syanti/detikTravel

Wisata Alam Banda Neira

Wisata alam yang ada di Banda Neira sangat menawan. Kamu akan disuguhkan pemandangan laut biru yang berpadu dengan gugusan gunung dan pulau yang indah. Ternyata, wisata bawah laut atau snorkeling di Banda Neira disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia loh! Berikut ini wisata alam di Banda Neira.

1. Gunung Api Banda

Dikutip melalui laman Dinas Pariwisata Maluku, Gunung Api Banda adalah sebuah gunung berapi sekaligus pulau yang letaknya ada di kepulauan Banda. Terdapat sekitar 23 jenis burung yang tinggal di Pulau Gunung Api Banda. Gunung Api Banda menjadi salah satu ikon wisata yang ada di Banda.

Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 656 meter mdpl. Jalur pendakiannya bisa dibilang cukup terjal dan membutuhkan energi lebih untuk mendaki. Namun, semua lelah akan terbayar ketika menyaksikan keindahan pemandangan pulau di atas Gunung Api Banda.

2. Lava Flow

Seperti yang sudah disampaikan di atas, Banda Neira menjadi salah satu spot snorkeling atau diving terbaik di dunia. Ada puluhan spot snorkeling atau diving yang ada di sana. Dari banyaknya spot menyelam, ada satu spot yang cukup menarik perhatian, yakni Lava Flow.

Lava Flow adalah spot menyelam yang menyajikan pemandangan biota bawah laut, habitat lionfish, dan terumbu karang. Sesuai dengan namanya, Lava Flow bisa terbentuk karena adanya aliran lava yang mengalir ketika Gunung Api Banda meletus.

3. Pulau Hatta

Pulau Hatta dulunya dikenal dengan Pulau Rozengain. Pulau Hatta merupakan permata tersembunyi yang ada di Maluku. Pulau Hatta menjadi salah satu destinasi wisata alam yang tidak boleh terlewatkan saat berkunjung di Banda Neira.

Salah satu aktivitas yang bisa kamu coba di sini adalah menyelam. Pemandangan bawah laut yang disuguhkan sangat menawan. Kamu bisa melihat gugusan terumbu karang, palung, dan biota laut saat menyelam.

4. Pulau Nailaka

Wisata alam selanjutnya yakni Pulau Nailaka. Pulau ini termasuk pulau tidak berpenghuni. Namun, meskipun tak berpenghuni, Pulau Nailaka menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan. Oleh karena itu pulau ini disebut sebagai sekeping surga yang jatuh di Bumi.

Hamparan pasir putih berpadu dengan air yang jernih menjadi daya tarik tersendiri dari pulau ini. Kamu bisa juga melakukan snorkeling di sini untuk menjelajahi dunia bawah laut di Pulau Nailaka.

5. Pulau Pisang

Destinasi wisata alam terakhir di Banda Neira adalah Pulau Pisang. Pulang Pisang kerap dikunjungi oleh politikus dan Sutan Syahrir. Oleh karena itu pulau ini juga disebut sebagai Pulau Syahrir.

Dinamai Pulau Pisang, karena terdapat sebuah tanjung pisang yang dijadikan sebagai spot untuk diving. Kedalaman rata-ratanya yakni sekitar 18 meter, dan kedalaman maksimalnya sekitar 25 meter dalamnya.

Wisata Sejarah Banda Neira

Banda Neira tidak hanya menyediakan sebuah destinasi wisata alam saja. Namun, ada juga wisata bersejarah yang ada di sana. Kamu bisa mengetahui jejak-jejak sejarah dari masa Kolonial Belanda yang ada di Banda Neira. Berikut ini wisata sejarah yang ada di Banda Neira.

1. Benteng Belgica

Dikutip melalui laman Ditjen Kebudayaan, Benteng Belgica adalah sebuah benteng pertahanan yang dibangun oleh VOC. Benteng ini dibangun pertama kalinya pada abad ke 16 oleh Bangsa Portugis. Benteng Belgica terletak di atas bukit dan berada di tengah pulau Neira.

Saat ini, Benteng Belgica menjadi salah satu dari Cagar Budaya yang wajib untuk dijaga. Untuk bisa mencapai benteng ini, kamu harus menaiki beberapa anak tangga terlebih dahulu. Dari atas benteng, kamu bisa menyaksikan indahnya pemandangan laut dan gunung api.

2. Rumah Budaya Banda Neira

Rumah Budaya Banda Neira sebenarnya adalah rumah pribadi milik sejarawan Banda bernama Des Alwi. Atau lebih dikenal sebagai anak angkat dari Bung Hatta. Namun sekarang, Rumah Budaya Banda Neira sudah dijadikan sebagai museum budaya. Museum ini berisi benda-benda bersejarah.

Seperti lukisan yang memiliki kisah mengenai pembantaian masyarakat Banda oleh para VOC di tahun 1621. Selain lukisan, masih banyak benda bersejarah lainnya yang ada di sana.

3. Istana Mini Neira

Istana Mini Neira adalah istana yang dibangun oleh VOC. Istana ini dulunya digunakan sebagai tempat tinggal Gubernur VOC. Saat itu, istana ini menjadi satu-satunya bangunan besar yang ada di Banda Neira. Di sekitar istana juga terdapat rumah-rumah yang menjadi tempat tinggal petinggi Eropa.

Sekarang, Istana Mini neira akan direvitalisasi dan digunakan sebagai Istana Kepresidenan. Kamu tetap bisa mengunjungi istana ini untuk menyaksikan jejak-jejak sejarah yang ditinggalkan oleh kolonial Belanda.

4. Rumah Pengasingan Bung Hatta

Destinasi wisata sejarah yang bisa kamu kunjungi selanjutnya adalah Rumah Pengasingan Bung Hatta. Rumah ini menjadi tempat pengasingan Bung Hatta selama 6 tahun lamanya. Kala itu, Bung Hatta diasingkan bersama dengan Sutan Syahrir. Rumah pengasingan ini memiliki luas sekitar 441 meter persegi.

Saat ini, Rumah Pengasingan Bung Hatta menjadi bagian dari Cagar Budaya dari Maluku yang ditetapkan oleh Kemdikbud. Rumah pengasingan ini bisa dibilang menjadi salah satu destinasi wisata sejarah paling utama yang ada di Banda Neira.

Demikian penjelasan mengenai destinasi wisata yang ada Banda Neira. Semoga bermanfaat!

(fds/fem)



Sumber : travel.detik.com

Candi Abang, Candi Sisa Reruntuhan, Makam Jeng Yah di Series Gadis Kretek



Sleman

Candi Abang menjadi perbincangan setelah muncul di salah satu adegan serial Gadis Kretek. Candi ini ada pada episode terakhir sebagai makam Dasiyah atau Jeng Yah.

Candi Abang merupakan satu candi unik yang berada di Blambangan, Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Jika berkunjung ke sini, traveler tidak akan menemukan bangunan candi megah atau bertingkat seperti candi-candi pada umumnya. Di sini hanya tersisa beberapa runtuhan dari candi.

Tidak diketahui pasti kapan Candi Abang ini dibangun, diperkirakan candi ini telah ada pada masa Kerajaan Mataram Kuno sekitar abad ke-9 sampai abad ke-10. Pernah ditemukan sebuah prasasti bertuliskan tahun 872 Masehi pada candi ini, namun belum diketahui apakah tulisan tersebut merujuk pada tahun pembangunan candi.


Candi ini dinamakan Candi Abang karena material bangunannya yang berasal dari batu bata merah. Kata ‘Abang’ dalam bahasa Jawa memiliki arti merah.

Candi Abang bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 40 menit dari pusat kota Jogja, jalan menuju candi sudah cukup memadai, namun untuk sampai ke area candi, pengunjung harus berjalan kaki dengan jalan sedikit menanjak karena candi ini berada di atas bukit.

Terdapat gundukan tinggi menyerupai bukit yang berwarna hijau, traveler bisa melihat pemandangan alam dan gedung serta kesibukan Kota Sleman dari atas sini.

Setting makam Jeng Yah sendiri tidak bisa dilihat lagi karena sudah dibongkar. Namun candi ini tetap bagus untuk didatangi karena memiliki panorama indah yang estetik sebagai spot foto.

Candi Abang, candi di Sleman yang jadi tempat syuting series Gadis KretekCandi Abang, candi di Sleman yang jadi tempat syuting series Gadis Kretek (Lintia Elsi)

Tiket masuk pun tidak perlu membayar mahal-mahal, cukup dengan membayar Rp 5000 dan parkir kendaraan Rp 2000 untuk motor dan Rp 5000 untuk mobil. Traveler bisa parkir di depan warung kecil yang berada di dekat gerbang masuk candi.

Pemilik warung mengatakan bahwa warungnya juga sempat dijadikan area syuting yang dilakukan pada bulan Mei 2023 lalu itu. Proses syuting dilakukan dalam waktu 1 hari 1 malam.

Candi Abang, candi di Sleman yang jadi tempat syuting series Gadis KretekCandi Abang, candi di Sleman yang jadi tempat syuting series Gadis Kretek (Lintia Elsi)

“Pas itu warung saya ini disewa untuk syuting, jadinya nggak jualan. Ceritanya itu di sini untuk ngopi, sini cuma dikasih berapa aja renteng kopi terus makanan-makanan kecil. Terus sebelah ini ada jualan soto gitu,” katanya.

Jika ingin berkunjung ke sini, traveler disarankan untuk datang pada pagi atau sore hari untuk melihat sunset, karena siang hari matahari di sini sangat terik dan area candi hanya memiliki satu pondok kecil untuk berteduh. Jam operasional candi adalah pada jam 07.00 – 18.00 WIB.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Bangunan Bersejarah di Sukabumi, Saksi Bisu Kisah Tragis Sang Notaris



Sukabumi

Ada sebuah bangunan bersejarah bergaya Indische Empire di Sukabumi. Yang tak banyak orang tahu, bangunan itu saksi bisu kisah tragis seorang notaris Belanda.

Notaris berkebangsaan Belanda itu bernama Hendrik (Harry) Schotel. Schotel tinggal di rumah itu pada era tahun 1920-an. Awalnya, dia membuka kantor di Batavia dan pindah ke Sukabumi menggantikan notaris sebelumnya H. Tollens.

Di rumah tersebut, Schotel melakukan kegiatan kenotarisan. Mulai dari aktivitas jual beli tanah, ubah kepemilikan tanah, bangunan hingga membuat akta kelahiran.


Salah satu karyanya yang tercatat dalam sejarah yaitu saat pengurusan tanah perkebunan teh dari perbatasan Cianjur hingga Bogor. ada masa Pemerintahan Hindia Belanda, Sukabumi memang ditinggali para pengusaha perkebunan yang sering berurusan dengan hak guna usaha.

“Belum lagi dokumen-dokumen hukum dari kaki Gunung Gede hingga pantai Palabuhanratu. Urusan pertanahan penduduk biasa hingga instansi pemerintahan, semua diurus oleh beliau di rumah ini,” ujar Ketua Yayasan Dapuran Kipahare Irman Firmansyah, beberapa waktu lalu.

Puncak karir sang notaris dimulai saat ia aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Ia terjun ke dunia olahraga sepak bola dan menjadi Ketua Kehormatan saat bertanding dengan tim dari kota lain.

Schotel juga pernah menjadi Presiden Asosiasi Indo Eropa (IEV) dan berkontribusi penting dalam bisnis perkebunan di Sukabumi. Keberhasilannya tak lepas dari kepiawaiannya merangkul para pengusaha dan juga para pejabat pemerintahan kala itu.

Peristiwa Tragis Dialami Keluarga Schotel

Di balik segala kesuksesannya, ternyata ada kisah menyayat hati yang dialami oleh keluarga Hendrik Schotel. Kehidupan Schotel berubah 180 derajat saat putrinya mengalami kecelakaan di Batavia pada Mei 1928 silam.

Saat itu, anak gadis Schotel bersama sopir dan ibunya berangkat ke Batavia dari Sukabumi dengan mobil Buick tujuh seat.

Sekitar pukul 14.00 WIB, mobil Buick itu melewati persimpangan Menteng-Nieuw Gondangdia, namun sang supir tak menyadari ada trem listrik melintas di depannya.

Saat melintasi rel trem, supir kaget dan mengerem mendadak. Akibatnya, trem menghantam bagian belakang mobil hingga terlempar dan menabrak tiang lampu lalu lintas. Kendaraan yang ditumpangi keluarga Schotel rusak parah di bagian depan dan belakang.

Schotel Sangat Terpukul dengan Kecelakaan Itu

Dalam kondisi terluka, keluarga Schotel dilarikan ke rumah sakit CBZ (sekarang RSCM). Sedangkan Schotel diberitahu mengenai kejadian itu melalui sambungan telpon. Schotel sangat terpukul dengan kejadian tersebut.

Dia mulai sakit-sakitan dan hanya terbaring di tempat tidur untuk waktu yang cukup lama. Hal ini menyebabkannya harus absen sebagai notaris hingga ia mengajukan cuti pada 29 November 1929.

Schotel pun tak sanggup menjalankan tugasnya sebagai notaris. Dia lalu diberhentikan sebagai notaris dan posisinya digantikan oleh A.W.F Bakker.

Hal ini membuat pihak keluarga harus menjual aset-asetnya untuk bertahan hidup. Situasi ini menjadi beban berat bagi keluarga Schotel.

Setahun kemudian, tepatnya 12 Juli 1932, Schotel meninggal dunia di usia 56 tahun. Pemakamannya dihadiri Asisten Residen Sukabumi dan Wali Kota Sukabumi, kemudian perwakilan I.EV Camoenie, dan Durr perwakilan dari I.K.P.

“Beliau meninggal karena kesedihan anaknya kecelakaan di Jakarta di Gondangdia, makanya orang bilang ini spooky house atau agak berhantu, tapi so far sih tidak ada masalah cuma memang orang banyak penasaran dengan gedung ini,” kata Irman.

Bangunan rumah Schotel yang berada di Jalan Bhayangkara nomor 219, Kota Sukabumi masih berdiri dengan kokoh dan bisa dilihat wisatawan. Namanya kini berubah jadi Wisma Wisnu Wardhani dan Setukpa Lemdiklat Polri.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Harga Tiket Masuk Dufan 2023 dan Cara Membelinya


Jakarta

Dufan adalah sebuah taman hiburan yang terletak di kawasan Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara. Destinasi wisata ini dapat dijadikan salah satu pilihan jika kamu ingin liburan bersama keluarga.

Simak harga tiket masuk Dufan atau Dunia Fantasi di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta dan wahana yang ada di dalamnya. Data merujuk situs resmi Ancol.

Harga Tiket Masuk Dufan

Sebelum kamu mengunjungi Dunia Fantasi, ada baiknya kamu mengetahui berapa tiket masuk tempat ini. Dufan menyediakan beberapa jenis tiket yang dapat kamu pilih. Berikut ini rincian harga tiket Dufan:


1. Tiket Kendaraan

Kendaraan yang memasuki kawasan Taman Impian Jaya Ancol harus membayar tiket kendaraan, yaitu sebesar:

  • Motor: Rp 20.000
  • Mobil: Rp 30.000
  • Bus: Rp 45.000

2. Tiket Reguler

Selain membeli tiket kendaraan, kamu juga perlu mengeluarkan biaya untuk tiket masuk Dufan, sebesar:

  • Tiket masuk Ancol: Rp 25.000 per orang
  • Reguler Dufan (belum termasuk tiket Ancol): Rp 225.000 (Weekday) dan Rp 350.000 (Weekend, bonus Jakarta Bird Land)
  • Premium Dufan (belum termasuk tiket Ancol): Rp 650.000 (Weekday) dan Rp 850.000 (Weekend)
  • Fast Trax Dufan (belum termasuk tiket Ancol dan Dufan): Rp 300.000 (Weekday) dan Rp 400.000 (Weekend)

3. Annual Pass

  • Annual pass Dufan (Ecard) + 1 kunjungan Reguler Ancol (Weekday): Rp 325.000
  • Annual pass Dufan (Ecard) + 1 kunjungan Reguler Ancol (Weekend): Rp 400.000
  • Six month pass Dufan (Ecard) + 1 kali kunjungan Reguler Ancol (Weekday): Rp 299.000
  • Six month pass Dufan (Ecard) + 1 kali kunjungan Jakarta Bird Land (Weekend): Rp 375.000
  • Three month pass Dufan (Ecard) Weekday: Rp 280.000
  • Three month pass Dufan (Ecard) + 1 kali kunjungan Jakarta Bird Land (Weekend): Rp 360.000

Cara Membeli Tiket Dufan Secara Online

Untuk membeli tiket Dunia Fantasi (Dufan) secara online, kamu dapat memesannya melalui situs resmi Ancol. Berikut ini cara untuk memesannya:

  1. Buka situs www.ancol.com dan login
  2. Pilih opsi “Tiket & Promo”
  3. Lalu, pilih tiket “Dufan Ancol”
  4. Pilih tanggal kunjungan dan jenis tiket yang kamu inginkan
  5. Klik “Beli Tiket” untuk melanjutkan transaksi
  6. Isi informasi pembeli
  7. Lalu, kamu dapat melanjutkan pembayaran melalui metode pembayaran yang tersedia
  8. Setelah itu, e-tiket akan dikirimkan ke email pembeli

Lokasi dan Jam Operasional Dufan

Dunia Fantasi berada di kawasan Taman Impian Jaya Ancol. Tempat wisata ini tepatnya terletak di Jl. Lodan Timur No.7, Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Ketika weekday, Dufan buka mulai dari pukul 18.00 sampai pukul 18.00. Sedangkan ketika weekend, Dufan buka mulai dari pukul 10.00 hingga pukul 20.00. Namun, pintu gerbang Dufan ditutup 1 jam sebelum jam operasional berakhir.

Fasilitas Dufan

Terdapat beberapa fasilitas yang disediakan Dunia Fantasi untuk para pengunjung, yaitu:

  • Free Wifi
  • Charger Point
  • Toilet di setiap kawasan dan wahana
  • Baby Care Room
  • Mushola dan Masjid
  • P3K dan Ambulance

Wahana Dufan

Selain menjadi taman hiburan, Dufan juga menjadi kawasan edutainment fisika terbesar yang ada di Indonesia. Dufan memiliki wahana permainan dengan teknologi tinggi yang terbagi dalam sembilan kawasan, yaitu Jakarta, Indonesia, Asia, Eropa, Amerika, Yunani, Hikayat, Kalila, dan Fantasy Lights.

Selain itu, terdapat wahana baru di Dufan yang wajib untuk kamu coba. Mulai dari Mowgli’s Jungle Race 4D simulator, Rumah Riana, Baling-Baling, hingga Kereta Misteri.

Itulah tadi penjelasan tentang harga tiket masuk Dufan. Semoga artikel ini bermanfaat ya.

(elk/fds)



Sumber : travel.detik.com

4 Spot Menyambut Sunrise Bromo dari Pasuruan, Begitu Syahdu


Pasuruan

Bromo merupakan kawasan wisata yang memiliki empat pintu masuk dari empat kabupaten berbeda. Menyambanginya melalui Pasuruan, traveler bisa menemukan empat spot terbaik.

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berada di antara empat kabupaten di wilayah Jawa Timur, tepatnya di Malang, Lumajang, Probolinggo, dan Pasuruan. Berkunjung ke Bromo, traveler bisa melalui jalur dari keempat kabupaten tersebut.

Biasanya berkunjung ke Bromo dilakukan melalui dua fase, yakni fase menikmati sunrise di bukit-bukit atau spot sunrise pada dini hari hingga matahari menampakkan diri. Kemudian, fase kedua adalah menikmati panorama Bromo dari dekat, yakni berkunjung ke area Pasir Berbisik, Bukit Teletubbies, atau menuju area kawahnya.


Nah, jika berkunjung melalui Pasuruan, traveler akan disuguhkan oleh empat sunrise spot terbaik. Bahkan, beberapa wisatawan yang berkunjung dari daerah lain pun menjadikan tempat ini sebagai destinasi.

1. Pananjakan Satu

Salah satu sunrise spot yang paling terkenal di kawasan Bromo adalah Pananjakan 1. Tempat ini berada pada ketinggian 2.770 mdpl, yakni sebagai titik tertinggi di Gunung Pananjakan yang berlokasi di sekitar Bromo.

Tempat ini juga menyandang gelar The Famous of Bromo Sunrise. Namun menuju tempat ini, akses kendaraan cukup terbatas dan padat, sehingga bagi traveler yang ingin berkunjung ke sini mesti datang lebih awal.

2. Bukit Perahu

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) setelah terbakar Kamis (7/12/2023).Pemandangan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dari Bukit Perahu. Foto: Weka Kanaka/detikcom

Salah satu spot yang tengah digemari di sekitar Gunung Pananjakan adalah Bukit Perahu. Spot ini berada tepat sebelum Pananjakan 1.

Misalnya saja Rizal Trisna. Dia adalah pemandu yang berasal dari Probolinggo.

Saat itu ia tengah mendampingi rombongan turis China untuk mengunjungi Bromo. Ia memilih lokasi Bukit Prahu sebagai pilihan karena memiliki panorama unik lewat pepohonannya.

“Ya lagi booming, boomingnya ini Bukit Perahu, termasuk baru (booming). Mungkin ini ya kayak di pohon-pohonnya ini bikin beda lah dibanding Bukit Kingkong, atau Bukit Lovehill,” ujar Rizal kepada detikcom, Kamis (7/12/2023).

Area Bukit Perahu juga menjadi pilihan ketika kami berkunjung. Berkunjung ke sini, traveler mesti tracking ringan selama 5-10 menit dengan berjalan sedikit mendaki. Ketika dini hari, tak ada penerangan di area bukit sehingga traveler mesti menyalakan senter.

Area ini terdiri dari perbukitan yang memiliki lahan cukup lapang di bagian atas, dan terdapat lahan yang agak curam di area spot fotonya.

Namun, panorama pagi hari setelah matahari telah nampak begitu indah. Panorama Bromo terlihat jelas di sini dan pepohonan di area sini juga bisa menjadi ornamen menarik untuk swafoto.

Selain itu, fasilitas di sekitar area ini juga cukup lengkap. Terdapat warung, masjid, hingga toilet umum berada di tepi jalan.

3. Bukit Kingkong atau Bukit Kedaluh

Salah satu spot yang bisa dikunjungi jika melalui Pasuruan adalah Bukit Kingkong atau Bukit Kedaluh. Lokasi sunrise point ini terletak tak terlalu tinggi dibandingkan dua spot sebelumnya. Yakni tingginya berada di 2.600 mdpl.

Kendati sudut pandang di sini akan lebih rendah, tetapi traveler tetap dapat menikmati sunrise yang muncul dari balik Gunung Batok dan Mahameru, yakni puncak Gunung Semeru.

Di kawasan ini terdapat pula pagar pengaman setinggi dada orang dewasa, sehingga ini bisa menjadi pembatas keamanan bagi traveler. Selain itu, tempat ini juga dekat dengan pedagang asongan, sehingga traveler bisa menemui jajanan hangat seperti kopi ataupun mie rebus.

Area parkir kendaraan di sini cukup luas dan memiliki beberapa pilihan untuk camping ground.

4. Bukit Cinta

Nah, salah satu yang tak kalah tenar adalah Bukit Cinta atau Love Hill. Tempat ini berada di ketinggian 2.680 mdpl dan terkadang disebut sebagai sunrise point Pananjakan 3.

Tempat ini selain menjadi spot asyik melihat sunrise, tetapi juga menyimpan legenda masyarakat setempat. Tempat ini diyakini sebagai tempat pertemuan Roro Anteng dan Joko Seger, yakni nenek moyang yang dipercaya sebagai leluhur masyarakat Tengger di Bromo.

Spot ini juga bisa menjadi alternatif jika spot Pananjakan 1 dan 2 dipadati pengunjung.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com