Category Archives: indodax

Harga Bitcoin Diprediksi Melampaui Rp 40 Juta Setelah Aktivasi Segwit

DuniaFintech.com – 1 Agustus telah tiba. Menariknya, sebagian besar pengguna Bitcoin justru lebih percaya diri sekarang ini ketimbang beberapa minggu yang lalu. Hal ini terbukti dari kenaikan harga Bitcoin saat ini yang kembali mencetak harga tertinggi sepanjang masa. Kenaikan harga tersebut tentu saja didorong oleh permintaan yang semakin meningkat atas Bitcoin.

Sebagaimana data dari Bitcoin Indonesia (www.Indodax.com), harga Bitcoin telah mencapai sekitar Rp 37.878.500/BTC saat artikel ini dituliskan, dan diprediksi akan terus mengalami peningkatan harga.

Cointelegraph.com menuliskan bahwa satu kelompok yang telah memainkan peran besar dalam menciptakan kesadaran akan perkembangan komunitas Bitcoin adalah penyedia layanan. Penyedia layanan ini meliputi bursa atau Digital Exchange dan penyedia layanan Bitcoin Wallet.

Kumar Gaurav, Pendiri grup Cashaa – Auxesis, mengatakan kepada Cointelegraph:

Dalam beberapa jam ke depan beberapa pengguna mungkin masih menjual Bitcoin mereka karena ketidakpastian atau tidak mengetahui bagaimana menghadapi situasi SetWig, tapi kemungkinan besar kita justru melihat Bitcoin meningkat lebih dari $ 3.000, karena telah ada banyak Informasi dan panduan mengenai hal ini sehingga mayoritas masyarakat sudah siap. “

Melihat ke masa depan, Gaurav mencatat bahwa Bitcoin Cash pada akhirnya dapat tumbuh menjadi salah satu altcoin terbesar.

Investor Bitcoin seharusnya tidak takut dengan Hard Fork Bitcoin Cash. Analis dari Squeeze, mencatat bahwa harga Bitcoin telah bertahan dengan baik dan terus mempertahankan momentum kenaikannya sepanjang minggu, meskipun probabilitas tinggi dari Hard Fork Bitcoin Cash. Hal ini terjadi karena sebagian besar industri, bisnis, pedagang, investor, dan pengguna akan mempertimbangkan Bitcoin Cash hanya sebagai cryptocurrency alternatif atau altcoin, bukan Bitcoin.

Beberapa perusahaan termasuk Bitrefill dan Bixin berencana untuk menjual Bitcoin Cash. Dan di Indonesia, rencananya Digital Exhange Indodax.com (www.Indodax.com) akan membuka platform baru bagi  para penggunanya, yaitu menciptakan platform trade untuk Bitcoin Cash. Informasi lebih lanjut, Anda bisa langsung mengunjungi website www.Indodax.com.

Written by : DuniaFintech.com





Sumber : blog.indodax.com

DRX (DRX) Listing di INDODAX

Halo Member INDODAX,

Dengan senang hati kami mengumumkan aset kripto baru yang akan ditambahkan ke marketplace INDODAX yaitu:

DRX Token (DRX)
Network: ERC20
Trading Pair: DRX/IDR
Pelajari tentang DRX

Harap catat jadwal berikut:

  • Open Deposit: 7 Maret 2025, 14:00 WIB
  • Open Trading: 7 Maret 2025, 16:00 WIB

Peringatan Risiko: Berinvestasi dalam cryptocurrency memiliki risiko tinggi. Pasar cryptocurrency beroperasi tanpa batasan waktu, sehingga tidak ada waktu buka atau tutup yang tetap. Mohon lakukan penilaian risiko Anda sendiri sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam cryptocurrency dan teknologi blockchain. Indodax berupaya untuk menyaring semua aset digital sebelum tersedia di platform, namun, meskipun telah dilakukan pemeriksaan yang ketat, tetap ada risiko yang melekat pada setiap investasi. Indodax tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang mungkin timbul dari investasi Anda.

Untuk pertanyaan atau bantuan lebih lanjut, silakan hubungi kami di [email protected].

Salam,
INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange





Sumber : blog.indodax.com

Siap Menghadapai Masa Depan, Perusahaan Pertanian Rusia Menerima Bitcoin

DuniaFintech.com – Sebuah pertanian terkenal, LavkaLavka, di Rusia baru-baru ini mengumumkan untuk menerima Bitcoin. Keputusan ini diterapkan tanggal 17 Juli, tidak hanya di situs mereka, tapi juga di semua toko dan kafe yang mereka miliki. LavkaLavka yang berbasis di Moskow telah mengaktifkan pembayaran Bitcoin di semua toko, kafe dan pasar mereka.

LavkaLavka adalah koperasi petani yang menyatukan peternakan kecil dan menengah di seluruh Rusia. Perusahaan ini memberikan makanan musiman segar dan alami yang diproduksi di Rusia , sebagai salah satu dari sedikit negara di dunia di mana makanan hasil rekayasa genetika (GMO) dilarang oleh undang-undang.

Langkah yang dilakukan ini tentu semakin mempermudah pembayaran guna membayar hasil pertanian, kafe, dan meningkatkan pertumbuhan pasar.

Prosesnya adalah saat membayar dengan Bitcoin, pelanggan mengirim Bitcoin dari aplikasi dompet smartphone mereka, yang bisa langsung dikonversi menjadi rubel. Fiat tersebut kemudian segera dikirim ke akun LavkaLavka dan tanda terima dicetak.

Perusahaan ini menjelaskan bahwa menerima Bitcoin adalah hal yang legal. Apalagi pelanggan tidak harus menunggu 20-30 menit seperti biasa agar transaksi bisa dikonfirmasi. Aplikasi pedagang dapat langsung melihat transaksi diproses dalam jaringan setelah pelanggan mengirim Bitcoin.

Ketika ditanya mengapa perusahaan ini memutuskan menerima Bitcoin, Boris Akimov, selaku pendiri, mengatakan bahwa alasan utama penggunaan cryptocurrency, khususnya Bitcoin, adalah fenomena baru yang bukan fenomena pinggiran.

Secara harfiah, di depan mata kita, Bitcoin telah menjadi mainstream sepanjang tahun lalu. Dan digunakan oleh orang-orang yang berinteraksi dengan kami, pelanggan kami, dan mereka yang merupakan bagian dari komunitas kami yang lebih luas,” ucapnya.

Baru-baru ini, banyak orang yang kita kenal menjadi penggemar kripto, yang menggunakan Bitcoin karena berbagai alasan. Perusahaan ini ingin memberi mereka kesempatan agar lebih mudah membayar hasil pertanian dan hidangan di kafe mereka dengan menggunakan Bitcoin. Perusahaan ini ingin pelanggannya bisa membayar produk mereka secara langsung dari Bitcoin, tidak perlu khawatir mengubah uang virtual mereka menjadi barang biasa. Secara keseluruhan, teknologi ini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, dan pengguna bisa lebih mudah melakukan pembelian di LavkaLavka.

Source: insidebitcoins.com

Written by :duniafintech





Sumber : blog.indodax.com

Ngabuburit Bisa Dapet Duit dari #TAKJILINDODAX di Instagram dan Twitter INDODAX

Marhaban ya Ramadan

Ngabuburit bisa dapat duit? Siapa sih yang gamau??

Yuk ikutan #TAKJILINDODAX (TebAK Jawab kILat) setiap hari kecuali hari libur (Sabtu dan Minggu) di Instagram dan twitter @indodax dan dapatkan total hadiah Rp4.800.000 dalam bentuk IDRX untuk 24 orang pemenang!

Cara ikutannya gampang banget : 

  1. Follow Instagram dan Twitter @indodax, like, dan share postingan #TAKJILINDODAX
  2. Jawab perintah #TAKJILINDODAX di kolom komentar pada Instagram atau Twitter @indodax
  3. Tag 2 orang teman kamu untuk ikutan
  4. Cantumkan hashtag #TAKJILINDODAX dan username INDODAX kamu (simbol, angka, dan huruf kapital berpengaruh)
  5. 24 pemenang akan mendapatkan total hadiah Rp4.800.000 dalam bentuk IDRX 
  6. Pemenang akan dipilih setiap hari sesuai periode #TAKJILINDODAXa yaitu 3-18 Maret 2025 (kecuali hari Sabtu & Minggu) dan akan diumumkan pada 19 Maret 2025
  7. Pemenang akan dipilih secara acak dan keputusan pemenang tidak dapat diganggu gugat


Yuk ngabuburit, siapa tau kamu yang dapet duit!

Salam,
INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange





Sumber : blog.indodax.com

Profesor Kriptografi Merilis Kuliah Gratis Tentang Bitcoin

DuniaFintech.com – Kabar baik bagi Anda yang sangat tertarik untuk lebih memahami tentang kriptografi. Seorang profesor kriptografi Universitas Stanford baru-baru ini telah merilis materi kuliahnya secara gratis tentang dunia kripto.

Dilansir dari cointelegraph.com, materi kuliahnya saat ini tersedia secara online dan berisi kursus lengkap tentang Bitcoin dan cryptocurrencies. Materi tersebut berisi silabus dan ikhtisar kursus yang lengkap, serta sesuai dengan deskripsinya, yaitu:

Kursus ini mencakup semua aspek cryptocurrency, termasuk konsensus yang didistribusikan, Blockchain, kontrak dan aplikasi cerdas. Kami akan fokus secara rinci pada Bitcoin dan Ethereum sebagai studi kasus,” jelas Dr. Dan Boneh, selaku perilis materi perkuliahan online tersebut.

Boneh yang lahir di Israel pada tahun 1969, telah mendapatkan gelar PhD di bidang Ilmu Komputer dari Princeton University pada tahun 1996.

Dia juga salah satu kontributor utama pengembangan kriptografi berbasis pasangan dari Weil Pairing, bersama dengan Matt Franklin dari University of California, Davis.

Boneh bergabung dengan fakultas Universitas Stanford pada tahun 1997 dan menjadi profesor ilmu komputer dan teknik elektro.

Selain perkembangan tersebut, bagi mereka yang ingin mengeksplorasi aplikasi Blockchain di masa depan, beberapa Universitas AS juga telah menawarkan program Blockchain. Bagaimana dengan di Indonesia? Apakah akan hadir mata kuliah tentang cryptocurrency?

Written by : DuniaFintech





Sumber : blog.indodax.com

Ikutan Kuis BEDUG (Berbagi Duit Giveaway) bersama Community INDODAX

Halo Member INDODAX,

Biar bulan Maret Kamu semakin seru, kini waktu yang tepat untuk Kamu ikutan kuis BEDUG (Berbagi Duit Giveaway), bersama Tim Community INDODAX. Ikutan kuis  BEDUG (Berbagi Duit Giveaway) di Telegram (@indodaxroom) sekarang juga!

Kuis  BEDUG (Berbagi Duit Giveaway) dimulai dari tanggal 3-28 Maret 2025 (Termasuk Weekend). Waktu kuis   BEDUG (Berbagi Duit Giveaway) dimulai Setiap hari (Kecuali Weekend). Jangan sampai ketinggalan ya untuk ikutan kuisnya!

Liat syarat ketentuannya juga ya!

  • Peserta wajib bergabung di Telegram resmi INDODAX.
  • Peserta boleh menjawab kuis #BEDUG . Selama periode kuis mingguan berlangsung *Kecuali Weekend
  • Kuis #BEDUG dimulai Setiap hari Senin – Jumat
  • Peserta wajib menjawab kuis dengan menggunakan hastag #BEDUG #BagibagiIDRX.
  • Pengumuman pemenang akan di infokan setelah kuis berakhir
  • Setiap User/Member wajib melakukan KYC di aplikasi INDODAX.
  • 20 Pemenang akan dipilih selama periode yang beruntung akan mendapat Saldo Wallet IDRX dengan total hadiah Rp4.000.000
  • Setiap pemenang mendapatkan Saldo Wallet IDRX dengan total hadiah Rp200.000.
  • Follow akun Instagram, Tiktok dan Subscribe Youtube INDODAX.
  • Wajib bergabung group Telegram & Discord INDODAX https://bit.ly/DiscordIndodax
  • Penyerahan hadiah akan diberikan paling lambat 30 hari setelah periode masa promo kuis berakhir.
  • Keputusan pemenang terpilih tidak bisa diganggu gugat.
  • Wajib memiliki 1 Akun, 1 Email, 1 Nomor HP = 1 Kartu identitas untuk KYC (KTP untuk WNI / Paspor untuk WNA) dan hanya dapat mengikuti 1 kali kuis.
  • Pemenang akan dihubungi tim Indodax melalui email dengan syarat mencantumkan nama username akun Indodax. 

Salam,
INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange





Sumber : blog.indodax.com

Deposit dan Withdraw Bitcoin Cash di Indodax.com telah dibuka! Happy trading!

Halo, Bitcoiners!

Dengan hati gembira, Indodax.com mengumkan bahwa kini Anda sudah bisa melakukan deposit dan penarikan (withdraw) Bitcoin Cash di Indodax.com!

Saat ini jaringan Bitcoin Cash sudah mulai stabil, namun agar transaksi dinyatakan aman sepenuhnya, kami baru akan memproses deposit Bitcoin Cash Anda setelah mendapatkan enam konfirmasi dari jaringan. Mohon ditunggu hingga transaksi Anda memenuhi persyaratan tersebut.

Mohon untuk TIDAK menggunakan alamat Bitcoin untuk deposit Bitcoin Cash maupun cryptocurrency yang lain. Kami sudah menciptakan alamat khusus untuk setiap cryptocurrency. Jangan mengirimkan suatu cryptocurrency ke alamat cryptocurrency yang lain (sebagai contoh: mengirimkan Bitcoin Cash ke alamat Bitcoin).

Selagi harga Bitcoin Cash di market kami masih lebih tinggi dibandingkan market luar, ayo segera deposit dan trading Bitcoin Cash di www.Indodax.com.

Happy trading, Bitcoiners!





Sumber : blog.indodax.com

Market Ethereum – Rupiah telah dibuka! Trading sekarang di www.indodax.com!

Halo, Bitcoiners!

Berhubung tingkat permintaan Ethereum di Indonesia semakin tinggi, kami menambahkan fitur Market ETH-IDR di Indodax.com!

Kini Anda bisa secara langsung memperjualbelikan Ethereum dengan Rupiah, tanpa harus menukarkannya ke Bitcoin terlebih dahulu. Fee untuk memperjualbelikan Ethereum dengan Rupiah sama seperti Bitcoin, yaitu 0.3% untuk market taker, dan 0% untuk market maker.

Ayo trading Ethereum sekarang juga! Segera login ke www.indodax.com dan nikmati kemudahan trading cryptocurrency di bursa kami!

 


 

Hello, Bitcoiners!

As Ethereum’s demand level in Indonesia is getting higher every passing day, we have added a new market for Ethereum (ETH) in Indodax.com!

Now you can directly trade Ethereum with Indonesian Rupiah, without having to exchange it to Bitcoin first. Fee to sell Ethereum with Rupiah is similar to Bitcoin, which is 0.3% for market taker, and 0% for market maker.

So what are you waiting for? Go grab your Ethereum right now! Login to www.indodax.com and enjoy how easy it is to make profits from trading cryptocurrencies!

 





Sumber : blog.indodax.com

Ask Me Anything Session with MANTLE

Halo member INDODAX,

Yuk, kenalan lebih dalam sama MANTLE!

Di Ask Me Anything edisi kali ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai MANTLE bersama Novi, Event Marketing Specialist of MANTLE.

Kamu juga berkesempatan buat menangin hadiah dengan total $500 dalam bentuk token MNT untuk 20 pemenang, lho!

Live di Telegram Channel INDODAX
? Selasa, 4 Maret 2025
⏰ Pukul 14.00 WIB

?Jangan lupa join Grup Telegram INDODAX t.me/INDODAXroom agar tidak ketinggalan ya! ?

Salam,
INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange





Sumber : blog.indodax.com

7 Cara Gunakan Blockchain Untuk Pembangunan Internasional

Perusahaan startup Bangladesh SOLshare menawarkan layanan “swarm elektrifikasi” berbasis Blockchain, yang memungkinkan produsen solar menjual listrik tenaga surya ke pelanggan mereka.

Blockchain adalah teknologi yang menjadi pusat perhatian sektor pembangunan internasional. Sebelumnya Devex melaporkan bahwa potensi Blockchain bisa digunakan untuk mentransformasikan perkembangan dunia. Forum Ekonomi Dunia telah menyebut Blockchain sebagai “tren mega”. Kepala Inovasi Departemen Pengembangan Internasional Inggris, Tamara Giltsoff, menyebut Blockchain sebagai changer permainan teknologi berikutnya. Kini Departemen Luar Negeri Amerika Serikat giat mengeksplorasi aplikasi teknologi ini untuk pengembangan karya dan diplomasi internasional.

Melalui penelitian, konferensi, dan berbagai pertemuan, komunitas ini mencoba untuk mengidentifikasi di mana dan untuk apa aplikasi Blockchain diterapkan atau diujicobakan di negara-negara berkembang, dengan fokus pada aplikasi yang dapat menguntungkan orang dengan tingkat perekonomian rendah.

Sektor yang pergerakannya cepat adalah fintech, atau aplikasi layanan keuangan. Banyak fintech yang berdiri berkembang pesat. BitPesa adalah sistem pembayaran berbasis Blockchain yang berkantor pusat di Kenya. Perusahaan ini membidik target untuk pelaku bisnis agar mudah melakukan pembayaran kepada karyawan, distributor, dan pemasok.

Selain itu, Banqu menggunakan teknologi Blockchain di Indonesia untuk menawarkan layanan perbankan kepada pengungsi, orang-orang terlantar, dan orang-orang miskin. UCash, sebuah perusahaan yang berbasis di Kanada, menawarkan layanan perbankan Blockchain dan tradisional melalui perangkat lunak berbasis cloud yang dapat disesuaikan di India. Pengguna dapat membayar tagihan, cek tunai, mengirim pengiriman uang, perdagangan Bitcoin, atau mengesahkan transaksi.

Dalam jagat Remittance atau pengiriman uang yang terus berkembang, CASHAA adalah layanan keuangan berbasis Blockchain yang membantu menyelesaikan transfer tunai secara mobile tanpa biaya. Pengirim uang tunai dapat memilih jumlah yang akan ditransfer dalam mata uang mereka dan jumlah yang akan diterima dalam mata uang penerima. CASHAA beta saat ini disiapkan untuk mengakomodasi pound Inggris, rupee India, naira Nigeria, dan rupiah Indonesia. Untuk menjalankan transfer, CASHAA menggunakan lebih dari 12.300 pedagang terdaftar, yang membeli dan menjual Bitcoin untuk membantu transaksi tunai.

Sektor lain yang berkembang pesat adalah perdagangan sumber energi peer-to-peer, yang menawarkan kesempatan bagi orang berpenghasilan rendah agar bisa mengakses sumber energi dan memperdagangkannya. Startup Solar Azuri Technologies, Off-grid Electric, dan Mobisol memproduksi solusi panel surya murah untuk wilayah off-grid di pedesaan Afrika. Di Bangladesh, SOLshare menawarkan layanan “swarm electrification” berbasis Blockchain untuk memungkinkan produsen solar menjual listrik tenaga surya ke negara tetangga mereka. Jika pengguna membutuhkan listrik, mereka hanya perlu mengunduh bKash, jaringan mobile banking terbesar di negara itu, memberi kredit ke dompet seluler mereka, mengubah SOLBOX mereka menjadi “mode pembelian” dan kredit perdagangan untuk mendapatkan akses, bagi mereka yang ingin menjual listrik.

Australian Power Ledger juga menggunakan teknologi Blockchain yang memungkinkan individu menghasilkan energi terbaru, (yaitu atap photovoltaic arrays) untuk menjual listrik surplus ke negara tetangga mereka. Dengan sistem perdagangan peer-to-peer, pengguna listrik bisa menghemat keuangan mereka, dan pemilik properti memaksimalkan nilai investasi energi mereka.

Rantai pasokan pertanian adalah sektor lain di mana Blockchain memiliki potensi besar. Bext360 memanfaatkan teknologi Blockchain untuk mengelola pembayaran di kios otomatis yang mengevaluasi produk, menegosiasikan harga, dan bisa melakukan transfer uang digital. Perusahaan melakukan pembayaran digital atau mobile langsung ke semua pemangku kepentingan dalam rantai pasokan, termasuk petani, masyarakat, bank dan pihak lainnya. Sistem mereka melacak barang hingga sampai ke tangan konsumen, memungkinkan pelanggan untuk berinteraksi langsung dengan pemasok. Mesin pertama mereka akan diuji di California dan kemudian diluncurkan di Republik Demokratik Kongo dan Columbia.

Provenance, menggunakan Blockchain untuk memverifikasi asal makanan. Provenance sedang membuat sistem yang berfokus pada rantai pasokan tuna ASIA, salah satunya untuk memastikan tenaga kerja bebas perbudakan. Di bidang sertifikasi tanah, ada BenBen Blockchain, yang memungkinkan orang untuk mencari, mengelola, dan memverifikasi dokumen properti dan lahan seperti rencana lokasi dan hipotek. BenBen memiliki dua program yang berjalan di Accra, Ghana, dan berencana untuk memperluasnya ke Nigeria, Mozambik, dan Kolombia. Bitland berharap untuk membuat pendaftaran tanah digital yang universal, transparan, tidak berubah, dan menjembatani kesenjangan antara pemerintah dan daerah yang tidak berdokumen. Perusahaan saat ini menjalankan sistemnya di 28 komunitas di Kumasi, Ghana, dan bertujuan untuk memperluasnya di wilayah Afrika dalam rangka melatih masyarakat tentang teknologi Blockchain, hak atas tanah, dan pengurangan korupsi di sektor pertanahan.

Tanggap Darurat Pengungsi Bitnation berfokus pada masalah identitas dan keuangan orang-orang terlantar dalam krisis pengungsi Eropa. Dengan mendaftar ke ID darurat Blockchain, para pengungsi dapat memiliki ID berafiliasi tetap dan non-pemerintah yang diverifikasi melalui hubungan mereka dengan teman dan keluarga. Bitnation juga menyediakan akses ke kartu debit Bitcoin, di mana donor dapat mendanai rekening bank pengungsi yang baru, yang memberikan hak bantuan kemanusiaan kepada pihak-pihak yang membutuhkannya.

Kemudian ada IDBox, yang dapat mendaftarkan identitas digital tanpa listrik, internet, atau ponsel pintar. IDBox dapat digunakan dalam keadaan darurat kemanusiaan, populasi jarak jauh, dan dapat memastikan transfer tunai mencapai penerima manfaat yang diinginkan. Abt Associates bekerja sama dengan Bank Sentral Papua Nugini dan pendiri IDBox, Julien Bouteloupe, untuk menjalankan uji coba penggunaannya di Papua Nugini.

Startup Tech bekerjasama dengan pemerintah dan LSM untuk memperbaiki arus dan layanan transparansi dana kepada orang-orang yang kurang terlayani. Mereka telah menyelesaikan sebuah pilot Blockchain di Lebanon, memberikan voucher tunai digital kepada pengungsi Suriah untuk memungkinkan mereka membeli makanan dan persediaan lainnya yang sangat dibutuhkan. Startup lainnya adalah Disberse yang bertujuan untuk mengurangi masalah salah urus atau penyalahgunaan dana yang berpindah dari donor ke penerima. Disberse meluncurkan tiga program percontohan yang mengelola dana dengan solusi Blockchain mereka dalam pembayaran sekolah di Swaziland, sebuah inisiatif penggundulan hutan di Uganda, dan sebuah proyek energi surya di Filipina.

Fenomena penggalangan dana didorong oleh konvergensi sinergis teknologi Blockchain, pengusaha cerdas dan analis rahasia yang mendukung gagasan berbahan bakar Blockchain. Mereka mengumpulkan dana dengan menciptakan kripto-nya sendiri, seperti cryptocurrency.  Startup kini dapat menempatkan proyek mereka di bawah yayasan nirlaba dan mengumpulkan uang. Bukan hanya menghasilkan uang, namun juga bertumbuhnya modal yang signifikan.

Dengan penjualan token dan koin yang menghasilkan jutaan dolar, beberapa perusahaan fintech dan individu mengeksplorasi bagaimana penjualan token dapat menciptakan perubahan sosial. Kaum idealis melihat bahwa gerakan tersebut adalah tentang menciptakan masyarakat, menciptakan jaringan sosial atau pasar yang juga memberikan kesempatan bagi para dermawan untuk terlibat. Ini merupakan cara baru bisnis global, Blockchain-powered, dan inovatif yang dapat mengubah dunia menjadi lebih baik.

 

Source : devex.com

Written by : DuniaFintech

 





Sumber : blog.indodax.com