Category Archives: Pluang

Mengapa Perusahaan Beli Kembali Sahamnya atau Lakukan Share Repurchase?

Pembelian kembali saham atau share repurchase alias buyback adalah istilah dalam perdagangan saham ketika perusahaan membeli sahamnya yang beredar untuk mengurangi jumlah saham yang tersedia di pasar terbuka. Buyback guarantee adalah jaminan bagi investor.

Saham-saham ini dibeli kembali oleh perusahaan dengan sejumlah alasan. Seperti meningkatkan nilai sisa saham yang tersedia dengan mengurangi pasokan atau mencegah pemegang saham lain mengendalikan saham (controlling stake).

Dengan demikian, buyback adalah proses pembelian kembali saham yang mengurangi jumlah saham yang beredar. Buyback guarantee adalah ketika bisnis memiliki dana yang cukup untuk keadaan darurat dengan probabilitas rendah masalah ekonomi.

Pembelian kembali alias buyback adalah cara yang memungkinkan perusahaan untuk berinvestasi dalam diri mereka sendiri. Mengurangi jumlah saham yang beredar di pasar meningkatkan proporsi saham yang dimiliki investor.

Ketika perusahaan merasa sahamnya undervalued, melakukan pembelian kembali memungkinkan memberi investor pengembalian.

Baca juga: Investor Institusional dan Investor Ritel, Apa Bedanya?

Taktik perusahaan beli kembali saham, buyback adalah jalan tingkatkan proporsi pendapatan

Pada umumnya, perusahaan akan mengalami bullish ketika melakukan operasi jual kembali saham. Ini akan meningkatkan proporsi pendapatan yang dialokasikan. Dengan demikian, harga saham akan naik jika rasio price-to-earning (P/E) yang sama dipertahankan.

Pembelian kembali saham atau buyback adalah proses mengurangi jumlah saham yang ada, membuat setiap saham bernilai persentase lebih besar dari korporasi. Laba per saham (EPS, earnings per share) meningkat, sementara rasio harga per pendapatan (P/E, price-to earning) berkurang.

Pembelian kembali saham menunjukkan kepada investor bahwa bisnis memiliki modal tunai yang cukup untuk disisihkan untuk keadaan darurat dan probabilitas rendah masalah ekonomi.

Alasan lain pembelian kembali saham atau buyback adalah untuk tujuan kompensasi. Perusahaan memberi penghargaan kepada karyawan dan manajemen dengan hadiah dan opsi saham.

Untuk menawarkan hadiah dan opsi, perusahaan membeli kembali saham dan menerbitkannya kepada karyawan dan manajemen. Ini membantu menghindari dilusi pemegang saham.

Contoh buyback adalah ketika perusahaan berkinerja buruk di atas saham pesaingnya meski telah memiliki tahun yang solid secara finansial. Untuk menghargai investor dan memberi imbal hasil, perusahaan mengumumkan program pembelian kembali.

Misalnya, jika perusahaan memiliki USD 1 juta dan 1 juta saham yang beredar sebelum pembelian kembali, disamakan dengan EPS sebesar USD 1. Maka, saham diperdagangkan dengan USD 20 per harga saham, rasio P/E-nya adalah 20.

Dengan demikian, 100.000 saham akan dibeli kembali dan EPS baru akan menjadi USD 1,11, atau USD 1 juta dalam pendapatan yang tersebar di 900.000 saham.

Untuk mempertahankan rasio P/E yang sama, yaitu 20, saham harus diperdagangkan naik 11% menjadi USD 22,22.

Baca juga: Apa Itu Money Laundering?

Bagaimana perusahaan melakukan pembelian kembali atau share repurchase?

Pembelian kembali umumnya dilakukan oleh perusahaan dengan dua cara:

#1 Pemegang saham dapat melakukan penawaran tender

Dengan jalan ini, perusahaan memiliki pilihan untuk menyerahkan, atau tender, semua atau sebagian saham mereka dalam jangka waktu tertentu dengan harga premium terhadap harga pasar saat ini. Cara ini memberikan kompensasi kepada investor karena melakukan tender saham mereka daripada menahannya.

#2 Perusahaan membeli kembali saham di pasar terbuka selama periode waktu panjang

Lewat cara ini, perusahaan bahkan mungkin memiliki program pembelian kembali saham yang dilakukan dengan membeli saham pada waktu tertentu secara berkala.

Pendanaan yang diperlukan untuk melakukan buyback adalah lewat dana tunai perusahaan, atau mengambil utang, atau dengan arus kas dari operasi jual-beli saham.

Pembelian kembali saham alias buyback yang diperluas adalah cara menunjukkan peningkatan dalam rencana pembelian kembali saham perusahaan. Dampak pasar dari pembelian kembali saham yang diperluas ini tergantung pada besarnya.

Terlepas dari keunggulan share repurchase bagi perusahaan, pembelian kembali saham terkadang juga menerima kritik. Pelajari lebih lanjut tentang mengapa perusahaan dikritik jika melakukan buyback atau share repurchase.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Sumber: Investopedia

Simak juga:

Belajar Investasi Saham? Intip Yuk Simulasi Trading hingga Strategi Kelola Saham

Terdampak Wabah Corona, IHSG Masih Terkapar, Saham Blue Chip Pun Anjlok

Borong Saham “Diskon” Saat Pandemi COVID-19, Strategi Cuan Jangka Panjang



Sumber : pluang.com

Aplikasi Trading Saham Terbaik di Indonesia: Cara Memilih, Fitur Wajib, dan Panduan Memulai

Aplikasi trading saham membuka akses pasar modal langsung dari ponsel, sehingga investor ritel dapat membeli, menjual, dan memantau saham secara real time. Selain itu, aplikasi modern menyatukan fungsi utama seperti pembukaan rekening, setoran dana, market data, riset, dan laporan transaksi dalam satu ekosistem yang ringkas. Bagi Anda yang sedang mencari aplikasi trading saham terbaik Indonesia, fokus utamanya adalah legalitas, kemudahan penggunaan, biaya yang transparan, dan keamanan dana.

Siapa pun bisa memanfaatkan aplikasi, mulai dari pemula yang ingin menabung rutin di saham berfundamental baik, swing trader yang memanfaatkan momentum teknikal, hingga investor jangka panjang yang berburu dividen. Dibanding cara konvensional, aplikasi memberi keunggulan akses cepat, biaya efisien, dan kelengkapan edukasi bawaan yang membantu proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, pengguna bisa membangun disiplin berinvestasi, memantau kinerja, dan menata portofolio lebih terukur.

  1. Kriteria Memilih Aplikasi Trading Saham Terbaik

Langkah pertama adalah menilai legalitas dan pengawasan. Pastikan aplikasi terdaftar dan diawasi OJK, memiliki entitas hukum yang jelas, serta alamat operasional yang transparan. Sebagai contoh, Pluang beroperasi melalui entitas berizin dan beralamat di The Plaza Office Tower Lantai 15 Unit 15B–C, Jl. MH Thamrin Kav. 28–30, Jakarta Pusat. Transparansi seperti ini memberi kepastian perlindungan konsumen.

Berikutnya, telaah struktur biaya secara menyeluruh. Perhatikan komisi, PPN, biaya platform dan data real time, serta biaya penarikan. Kemudahan pembukaan RDN, top up cepat, pencairan dana yang ringkas, dan dukungan berbagai metode pembayaran juga penting agar arus dana lancar. Antarmuka yang ramah pemula, proses registrasi cepat, dan e-KYC yang mudah akan mengurangi friksi sejak hari pertama.

Cek pula ketersediaan fitur inti: market data real time, order book, charting, dan alert harga. Bagi pengguna aktif, kecepatan eksekusi dan stabilitas aplikasi sangat menentukan. Layanan pelanggan yang responsif, kanal bantuan yang jelas, serta pusat bantuan 24/7 akan membantu ketika Anda butuh solusi cepat. Terakhir, nilai tambah edukasi dan riset, termasuk artikel, video, webinar, dan analisis pasar, akan memperkaya wawasan dan membangun kebiasaan investasi yang sehat.

  1. Fitur Wajib Untuk Pemula dan Trader Aktif

Untuk pemula, aplikasi ideal menyediakan tutorial dalam aplikasi, panduan langkah demi langkah, dan watchlist sederhana agar proses belajar terasa natural. Fitur simulasi atau demo, jika tersedia, membantu memahami cara kerja order dan risiko tanpa tekanan.

Bagi trader aktif, keberadaan order lanjutan seperti stop, take profit, dan conditional order akan mempermudah eksekusi rencana. Alert kustom yang fleksibel membantu memantau level harga penting. Selain itu, tools analisis yang lengkap, mulai dari indikator teknikal, heatmap sektor, kalender rilis data, hingga pembacaan sentimen pasar, membuat proses screening dan timing lebih objektif.

Manajemen risiko juga tidak boleh absen. Aplikasi yang baik memudahkan pengaturan ukuran posisi, pencatatan jurnal trading, serta notifikasi risiko agar Anda konsisten pada rencana. Dengan kombinasi fitur ini, pengguna pemula dapat berkembang, sementara trader aktif dapat mengeksekusi strategi dengan disiplin.

  1. Keamanan Dana dan Data

Keamanan adalah fondasi. Dana nasabah idealnya ditempatkan pada segregated account di bank kustodian berizin, sehingga terpisah dari rekening operasional perusahaan. Di Pluang, dana nasabah disimpan secara terpisah pada bank kustodian berizin seperti Bank BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha Internasional, serta didukung mitra kustodian global untuk aset internasional.

Dari sisi teknologi, enkripsi data, autentikasi dua faktor, dan opsi biometrik memberi lapisan proteksi tambahan. Stabilitas sistem tinggi, dukungan pemulihan bencana, serta pemantauan real time turut menjaga kelancaran transaksi harian. Pluang juga memegang sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 untuk keamanan informasi, sehingga standar proses dan kontrol keamanan data diuji secara independen.

  1. Regulasi dan Pajak, Yang Perlu Anda Tahu

Pilih aplikasi trading saham yang berizin dan diawasi OJK agar mekanisme perlindungan konsumen dan tata kelola perusahaan mengikuti aturan pasar modal Indonesia. Penting untuk diketahui, aset crypto di Indonesia kini berada di bawah pengawasan OJK, bukan Bappebti, sehingga ekosistem investasi digital makin terintegrasi dalam satu kerangka pengawasan.

Terkait pajak, PPN 12% berlaku untuk biaya transaksi saham dan futures sesuai PMK 131/2024. Untuk aset lain, perlakuannya berbeda, misalnya transaksi jual crypto dikenai pemotongan PPh 22 sebesar 0,21% dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Keuntungan atas saham AS, futures, dan options mengikuti tarif progresif PPh Pasal 17. Reksa dana tidak dikenai pajak berdasarkan PPh Pasal 4 Ayat 3. Di Pluang, pengguna dapat mengunduh laporan pajak langsung dari aplikasi, sehingga proses pelaporan SPT menjadi lebih rapi dan terdokumentasi.

  1. Biaya yang Perlu Dicek Sebelum Memilih

Sebelum memutuskan, pastikan Anda memahami total biaya yang mungkin muncul, mulai dari komisi per transaksi, biaya platform, biaya data real time, hingga PPN. Periksa juga biaya pembukaan dan pemeliharaan RDN, biaya transfer, serta biaya penarikan agar arus dana Anda efisien. Beberapa platform menerapkan biaya inaktivitas, biaya konversi mata uang, atau layanan premium tertentu. Membaca ketentuan biaya secara rinci akan membantu menghitung net return secara realistis.

  1. Langkah Memulai Trading Saham Lewat Aplikasi

Mulailah dengan mengunduh aplikasi resmi dari toko aplikasi, membuat akun, lalu menyelesaikan e-KYC dan verifikasi identitas. Setelah itu, buka RDN, sambungkan rekening bank, dan aktifkan metode top up yang paling nyaman bagi Anda. Setor dana awal sesuai rencana, atur profil risiko, buat watchlist, dan jika tersedia, manfaatkan mode demo untuk memahami alur order.

Ketika siap, lakukan pembelian saham pertama sesuai rencana yang telah dibuat. Gunakan jenis order yang tepat dan pantau eksekusinya di order book. Aktifkan alert harga untuk level penting, catat alasan transaksi pada jurnal pribadi, dan disiplin pada rencana keluar. Secara berkala, unduh laporan transaksi dan laporan pajak untuk arsip, terutama saat mendekati periode pelaporan SPT. Di aplikasi Pluang, laporan pajak dapat diakses dari halaman Akun, pilih Laporan Pajak, tentukan tahun dan jenis aset, lalu kirim ke email terdaftar.

  1. Contoh Skenario Penggunaan

Bila Anda investor pemula, strategi DCA bulanan bisa menjadi awal yang bijak. Membeli bertahap pada saham berfundamental baik membantu mengurangi volatilitas harga jangka pendek, sekaligus membangun kebiasaan investasi yang konsisten. Untuk swing trading, fokus pada level teknikal, gunakan alert untuk mengawasi area support dan resistance, dan terapkan stop yang disiplin agar risiko terkendali.

Bagi investor yang mengejar pendapatan dividen, susun watchlist emiten yang rajin membagikan dividen, periksa rasio pembayaran, dan pantau kalender pembagian. Dengan memanfaatkan fitur riset dan reminder di aplikasi, strategi income investing dapat berjalan lebih terstruktur, termasuk saat melakukan reinvestasi dividen sesuai tujuan keuangan jangka panjang.

  1. Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari

Hindari FOMO dan ikut pom-pom tanpa riset. Keputusan impulsif sering mengabaikan fundamental dan risiko. Overtrading juga patut diwaspadai. Mengejar tiap pergerakan kecil biasanya meningkatkan biaya dan beban mental, sementara hasilnya belum tentu konsisten.

Kesalahan lain adalah mengabaikan biaya dan pajak, karena laba kotor tidak sama dengan laba bersih. Jangan lupa menentukan stop atau rencana keluar, dan jangan bergantung pada harapan semata. Terakhir, hindari konsentrasi berlebihan pada satu saham. Diversifikasi membantu menstabilkan kinerja portofolio saat pasar bergejolak.

  1. Kenapa Memilih Pluang sebagai Aplikasi Investasi Multi-Aset

Pluang memposisikan diri sebagai platform multi-aset tepercaya yang berizin dan diawasi regulator. Untuk pasar modal, Pluang beroperasi melalui entitas berizin, sementara aset crypto di ekosistem Pluang kini diawasi OJK. Produk yang tersedia mencakup saham AS dan ETF, aset crypto, emas digital, dan reksa dana, sehingga kebutuhan diversifikasi dapat dipenuhi dalam satu aplikasi.

Bagi pengguna yang membutuhkan fitur lanjutan, Pluang menyediakan auto-invest, futures, leverage, dan options trading, disertai edukasi risiko agar pengguna memahami karakter tiap instrumen. Dari sisi keamanan, Pluang menerapkan segregated account di bank kustodian berizin seperti BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha, serta bermitra dengan Alpaca Securities LLC, BMO Harris Bank, dan Fireblocks untuk pengelolaan aset internasional dan keamanan teknologi MPC.

Standar pengamanan informasi Pluang tersertifikasi ISO/IEC 27001:2013, dengan stabilitas sistem 99,9% yang menjaga kelancaran transaksi. Laporan pajak juga mudah diunduh langsung dari aplikasi, memudahkan Anda menyiapkan SPT. Edukasi lengkap tersedia melalui Pluang Academy, News & Analysis, dan konten pembelajaran interaktif untuk mendukung keputusan investasi yang lebih matang.

  1. Checklist Cepat Sebelum Mengunduh Aplikasi

Sebelum mengunduh, pastikan status izin OJK jelas, entitas hukum transparan, dan alamat operasional tersedia. Lanjutkan dengan menilai struktur biaya secara menyeluruh dan melakukan simulasi sesuai gaya trading Anda. Uji kualitas aplikasi dengan memperhatikan kecepatan eksekusi, rating pengguna, dan respons layanan pelanggan. Terakhir, cek apakah fiturnya sesuai kebutuhan Anda, termasuk alat analisis, alert, dan materi edukasi yang memadai.

  1. Kesimpulan

Aplikasi trading saham terbaik adalah yang legal, aman, dan paling sesuai kebutuhan Anda. Selalu periksa biaya, fitur, keamanan, dan dukungan edukasi sebelum memulai, karena faktor-faktor ini akan memengaruhi hasil bersih dan kenyamanan penggunaan. Terapkan rencana dan manajemen risiko yang jelas, serta manfaatkan laporan pajak agar pelaporan SPT lebih mudah.

Bila Anda menginginkan ekosistem yang lengkap, pertimbangkan platform multi-aset seperti Pluang, yang diawasi OJK, memiliki sertifikasi ISO 27001, menyediakan pilihan aset luas dari saham AS dan ETF hingga crypto, emas digital, dan reksa dana, serta menghadirkan edukasi dan laporan pajak yang siap pakai. Dengan demikian, perjalanan investasi Anda menjadi lebih terarah, aman, dan efisien.



Sumber : pluang.com

Dukung Isu Sosial Sambil Investasi? Ini Model SRI yang Bisa Kamu Terapkan

Socially responsible investing (SRI) alias investasi yang menekankan pada investasi sosial banyak menarik minat para investor hari ini. Memang, berbagai persoalan hari ini memerlukan investor cerdas yang peduli pada lingkungan sekitarnya. Jadi, apa itu investasi sosial?

Terlepas dari kenyataan bahwa seleb top Hollywood cenderung kelihatan seperti tokoh-tokoh pialang saham The Wolf of Wall Street, investasi tak melulu sekering dan se-mekanikal itu.

Banyak investor yang juga peduli pada model investasi sosial. Apa itu investasi sosial dan bagaimana kita bisa dapat menjadi investor yang sekaligus memiliki kepekaan dan sadar sosial?

Dengan jenis investasi yang bertanggung jawab secara sosial, keinginan untuk berbuat baik tidak harus bertentangan dengan keinginan mencapai kebebasan finansial.

Dalam 20 puluh tahun terakhir, investasi yang menekankan pada tanggung jawab sosial ini telah tumbuh sepuluh kali lipat. Sekarang, ada USD 22 T aset SRI di seluruh dunia yang menekankan investasi ini.

Baca juga: Investor Institusional dan Investor Ritel, Apa Bedanya?

Jadi, apa itu SRI, socially responsible investment, alias investasi sosial?

SRI merupakan investasi jika kamu ingin meningkatkan aset sembari berbuat kebaikan. Tentunya, sebelum memilih platform investasi, kamu akan menanyakan tentang tujuan pendanaan dan bagaimana perputaran uang tersebut.

Investasi lewat SRI dapat menjadi jawaban jika kamu berminat untuk melakukan kegiatan sosial sembari berinvestasi.

Jika kamu mengambil model investasi SRI, artinya kamu berinvestasi dengan menghindari industri yang berdampak negatif terhadap lingkungan dan para pekerja perusahaan tempat kamu menaruh dana.

Dengan demikian, investasi ala SRI menghindari investasi pada perusahaan atau platform yang memproduksi alkohol, tembakau, senjata, atau hal-hal lainnya yang berpotensi buruk bagi lingkungan.

Investor SRI melibatkan investasi di platform yang terlibat dalam tema etis dan sosial, seperti kelestarian lingkungan, keadilan, dan kesejahteraan sosial. Dengan ini, para investor SRI menilai dananya dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Terlepas dari itu, jenis investasi melalui SRI ini hadir untuk memberikan perubahan positif sekaligus memberi keuntungan finansial bagi investornya.

Lantas, bagaimana cara kerjanya dan memulai investasi jenis ini?

Baca juga: Cara Jitu Memilih Saham dengan Modal Analisis Fundamental dan Teknikal

Cara kerja jenis investasi sosial melalui SRI dan bagaimana cara memulainya?

Sebelum abad ke-21, fokus investasi sosial melalui SRI cenderung mengikuti tren politik dan sosial. Ini membuat SRI didedikasikan untuk hak-hak perempuan, sipil, dan upaya anti-perang.

Kini, fokus investasi sosial bergeser pada permasalahan yang dihadapi pada abad ke-21, yakni perubahan iklim dan praktik bisnis yang etis.

Jika kamu tertarik dengan model investasi SRI ini, maka kamu dapat mencari investasi yang menganut prinsip tanggung jawab sosial, baik individu atau melalui reksadana yang diperdagangkan di BEI ataupun dana indeks.

Penekanan investasi SRI adalah investasi yang ditaruh dalam saham perusahaan atau produk mutual funds alias reksadana yang peduli dan menerapkan prinsip kepedulian sosial, lingkungan, dan etika bisnis.

Dengan begitu, investor yang membeli produk SRI sebaiknya paham mengenai bagaimana perusahaan dikelola sebelum ia membeli saham.

Tiga aspek ini bisa jadi pertimbangan saat memutuskan melakukan investasi sosial:

#1 Riset sosial, aspek ini diperlukan bagi investor untuk mencari perusahaan dengan manajemen yang baik dan risiko yang rendah. Dalam melakukan seleksi atas perusahaan, investor perlu menerapkan kriteria seleksi, yakni mengeliminasi jenis-jenis aktivitas perusahaan yang bertentangan dengan prinsip tanggung jawab sosial.

#2 Kapital ventura sosial (social venture capital), dengan ini investor dapat menempatkan dana pada tahap awal berkembangnya perusahaan (misal perusahaan yang bergerak di bidang energi alternatif). Ini tentu menguntungkan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

#3 Investasi pada masyarakat (community investing), menyalurkan kredit yang terjangkau kepada masyarakat yang tidak dapat dilayani oleh pasar kredit. Ini membantu menciptakan lapangan kerja, membangun rumah, ataupun mendanai fasilitas masyarakat.

Jadi, dengan trik-trik tersebut dan tahu apa itu investasi sosial, sudah siapkah kamu mendanai investasi yang ramah bagi lingkungan dan masyarakat?

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Sumber: Wealthsimple, Neliti.com

Simak juga:

Belajar Investasi Saham? Intip Yuk Simulasi Trading hingga Strategi Kelola Saham

Terdampak Wabah Corona, IHSG Masih Terkapar, Saham Blue Chip Pun Anjlok

Borong Saham “Diskon” Saat Pandemi COVID-19, Strategi Cuan Jangka Panjang



Sumber : pluang.com

Di Mana Beli Bitcoin di Indonesia? Panduan Tempat, Cara, dan Tips Aman

Jika Anda bertanya di mana beli Bitcoin, pilihlah platform berizin yang diawasi OJK agar transaksi Anda aman dan sesuai aturan. Opsi paling praktis adalah aplikasi investasi multi-aset seperti Pluang yang memungkinkan beli Bitcoin bersama aset lain dalam satu aplikasi. Anda juga bisa memanfaatkan marketplace P2P dan broker OTC resmi untuk kebutuhan metode pembayaran tertentu atau nominal besar, asalkan tetap melalui penyedia berizin. Hindari membeli dari penjual perorangan tanpa izin, risikonya tinggi dan rawan penipuan.

  1. Opsi tempat beli Bitcoin di Indonesia

Di Indonesia, Anda bisa membeli Bitcoin melalui beberapa jalur. Pertama, exchange crypto berizin yang mendukung pasangan BTC/IDR serta setoran bank lokal, cocok bagi pengguna yang terbiasa dengan order book dan ingin kontrol penuh atas tipe order. Kedua, aplikasi investasi multi-aset seperti Pluang, yang menyatukan crypto, emas digital, reksa dana, saham AS, dan fitur pendukung investasi sehingga praktis untuk pemula maupun investor yang ingin portofolio terdiversifikasi. Ketiga, P2P terverifikasi yang menyediakan escrow, berguna untuk metode pembayaran tertentu, tetapi tetap perlu verifikasi penjual dan disiplin mengikuti prosedur di dalam platform. Terakhir, layanan OTC institusional untuk nominal besar dengan negosiasi harga, yang idealnya dilakukan melalui penyedia berizin dengan perjanjian yang jelas.

  1. Langkah-langkah membeli Bitcoin di aplikasi berizin

Mulailah dengan mengunduh aplikasi resmi dan membuat akun menggunakan email atau nomor ponsel. Lanjutkan proses verifikasi identitas, unggah KTP, lalu lakukan liveness check agar akun aktif untuk transaksi. Setelah itu, deposit Rupiah melalui transfer bank, virtual account, atau e-wallet yang didukung. Cari aset Bitcoin dan pilih pasangan BTC/IDR, kemudian tentukan jenis order. Order market cocok untuk eksekusi cepat di harga pasar, sementara order limit memberi Anda kontrol pada harga tertentu. Masukkan jumlah pembelian, tinjau biaya dan nilai yang akan dieksekusi, lalu konfirmasi. Setelah berhasil, cek saldo BTC dan riwayat transaksi. Terakhir, aktifkan 2FA, atur PIN, dan buat whitelist alamat penarikan untuk lapisan perlindungan tambahan.

  1. Checklist memilih platform yang tepat

Mulailah dari aspek legalitas. Pastikan platform berada di bawah pengawasan OJK dan memiliki perizinan yang lengkap untuk layanan yang ditawarkan. Soal biaya dan spread, pilih yang transparan serta kompetitif agar hasil investasi tidak tergerus. Periksa likuiditas pasangan BTC/IDR, karena selisih harga yang tipis dan eksekusi yang cepat membantu Anda bertransaksi efisien. Dari sisi keamanan, cari platform dengan kustodian tepercaya, penggunaan cold storage, dan sertifikasi ISO 27001. Pastikan setoran dan penarikan mendukung metode cepat dengan biaya rendah. Fitur seperti auto-invest, harga real-time, notifikasi, serta layanan pelanggan responsif akan membantu Anda berinvestasi lebih nyaman. Untuk pemula, ketersediaan konten edukasi juga sangat membantu memahami risiko dan strategi.

  1. Kenapa memilih Pluang untuk beli Bitcoin

Pluang diawasi OJK dan beroperasi melalui entitas berizin untuk setiap produk, termasuk penyedia aset crypto yang kini berada di bawah pengawasan OJK, penyelenggara emas digital berizin Bappebti, serta agen penjual reksa dana berizin OJK. Dari sisi keamanan, Pluang menerapkan segregated account di bank kustodian berizin seperti BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha Internasional, serta bekerja sama dengan mitra global seperti Alpaca Securities LLC, BMO Harris Bank, dan teknologi Fireblocks berbasis MPC. Transparansi biaya dan tampilan yang sederhana memudahkan pemula, sementara fitur lengkap membuatnya nyaman bagi pengguna berpengalaman. Karena Pluang adalah aplikasi multi-aset, Anda bisa membeli Bitcoin sambil mengelola saham AS, ETF, reksa dana, dan emas digital dalam satu aplikasi, sehingga diversifikasi portofolio menjadi lebih mudah. Bagi yang membutuhkan fitur lanjutan, Pluang menyediakan auto-invest, serta akses ke produk futures dan options untuk pengguna yang memahami risikonya. Laporan pajak satu klik di aplikasi juga memudahkan Anda menyusun SPT tahunan.

  1. Biaya yang perlu diperhatikan saat beli Bitcoin

Perhatikan komponen biaya yang memengaruhi total pembelian. Ada trading fee dan spread yang berdampak pada harga eksekusi akhir. Selain itu, cek biaya setoran dan penarikan Rupiah, termasuk potensi biaya bank atau e-wallet. Untuk penarikan crypto on-chain, ada network fee yang bergantung pada jaringan dan kondisi pasar saat itu. Sebelum menekan tombol beli, lakukan simulasi singkat agar tahu total biaya yang akan keluar.

  1. Regulasi dan pajak crypto di Indonesia

Seluruh aset crypto di Indonesia kini diawasi OJK sejak 2024, menggantikan peran Bappebti untuk pengawasan crypto. Dari sisi pajak, transaksi beli Bitcoin tidak dikenakan pajak. Saat menjual, berlaku pemotongan PPh Pasal 22 final sekitar 0,21 persen dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Pengguna Pluang dapat mengunduh laporan pajak langsung dari aplikasi untuk membantu pengisian SPT, sehingga proses pelaporan menjadi lebih cepat dan rapi.

  1. Keamanan dan penyimpanan Bitcoin

Anda bisa menyimpan aset di kustodian tepercaya untuk kemudahan, atau menggunakan wallet pribadi jika ingin kontrol penuh. Apa pun pilihannya, pahami cara kerja seed phrase. Jangan pernah membagikannya kepada siapa pun dan hindari menyimpannya di cloud tanpa enkripsi. Aktifkan 2FA, gunakan antiphishing code, dan whitelist alamat penarikan agar transfer hanya menuju alamat yang sudah Anda setujui. Lakukan uji penarikan kecil terlebih dahulu sebelum memindahkan aset dalam jumlah besar. Di Pluang, praktik keamanan berlapis didukung sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 dan teknologi Fireblocks untuk membantu menjaga aset digital Anda.

  1. Kapan memilih P2P atau OTC, dan apa risikonya

P2P berguna ketika Anda membutuhkan metode pembayaran tertentu atau ingin mencari harga yang kompetitif, selama escrow aktif dan penjual memiliki rating tinggi. Hindari berkomunikasi dan bertransaksi di luar platform P2P, karena risiko phishing, spoofing, atau penipuan meningkat. Untuk transaksi bernilai besar, OTC bisa menjadi pilihan karena proses negosiasi yang lebih fleksibel. Pastikan Anda menggunakan penyedia berizin, menandatangani perjanjian tertulis, dan memverifikasi identitas lawan transaksi serta bukti transfer sebelum menyelesaikan kesepakatan. Jika Anda memilih Pluang, pembelian dilakukan melalui jalur teratur di aplikasi sehingga Anda tidak perlu memakai P2P atau OTC untuk kebutuhan ritel harian.

  1. Kesalahan umum saat pertama kali beli Bitcoin

Kesalahan yang sering terjadi adalah membeli dari sumber tidak berizin, yang rawan penipuan. Banyak pengguna juga lupa menyelesaikan KYC atau memasukkan data yang tidak sesuai, sehingga proses penarikan tertunda. Saat mentransfer aset, memilih jaringan yang salah bisa membuat aset gagal sampai. Di sisi lain, overtrading ketika pasar volatil tanpa rencana membuat keputusan menjadi emosional. Mengabaikan komponen biaya akan menggerus hasil jangka panjang. Terakhir, menyimpan seluruh aset di satu tempat tanpa cadangan meningkatkan risiko ketika terjadi kejadian tak terduga.

  1. FAQ singkat

Apakah legal beli Bitcoin di Indonesia? Ya, selama melalui platform berizin yang diawasi OJK.  

Berapa minimal pembelian? Tergantung kebijakan platform, umumnya mulai dari nominal yang terjangkau bagi pemula.  

Apakah perlu wallet khusus? Tidak wajib. Aplikasi berizin menyediakan dompet kustodian, meski Anda tetap bisa memakai wallet pribadi jika ingin.  

Bisakah bayar pakai e-wallet atau virtual account? Umumnya bisa. Cek metode setoran yang didukung di aplikasi.  

Kapan bisa menjual? Kapan saja. Pasar crypto berjalan 24 jam.

  1. Rekomendasi langkah berikutnya

Tentukan platform berizin yang sesuai kebutuhan Anda, misalnya Pluang yang menawarkan ekosistem multi-aset dan keamanan berlapis. Mulailah dengan nominal kecil untuk menguji alur deposit, beli, dan tarik dana. Aktifkan seluruh fitur keamanan akun sebelum menyetor dana besar. Susun rencana investasi dan pertimbangkan fitur auto-invest agar lebih disiplin dalam jangka panjang.

  1. Kesimpulan

Jawaban paling aman untuk di mana beli Bitcoin adalah melalui platform berizin yang diawasi OJK, dengan mengutamakan keamanan, transparansi, dan kemudahan. Pluang menawarkan cara praktis dan tepercaya untuk membeli BTC, lengkap dengan fitur keamanan berlapis, dukungan multi-aset, serta laporan pajak yang memudahkan pelaporan SPT. Dengan memilih platform yang tepat dan memahami biaya, regulasi, serta praktik keamanan, Anda bisa mulai berinvestasi Bitcoin dengan lebih percaya diri.



Sumber : pluang.com

Mengapa Investasi Penting untuk Melawan Inflasi?

Sobat Cuan pasti sering dengar bahwa investasi itu adalah salah satu cara menghindari inflasi. Kenapa sih investasi itu penting dilakukan untuk melawan inflasi, simak yuk ulasannya di bawah ini!

Di serial #CerdasCuan ini, topik yang akan kamu pelajari adalah:

Cara Menghindari Inflasi: Dampak Inflasi Pada Daya Beli 

Dampak inflasi terhadap daya beli bisa kita lihat melalui contoh berikut.

Jika kamu memiliki Rp20.000 di tahun 2012, saat itu bisa saja kamu gunakan untuk membeli burger. Tapi jika kamu menyimpan Rp20.000 di dompetmu hingga hari ini, kamu tidak akan mampu membeli sebuah burger karena harganya sekarang adalah Rp40.000.

Nah, ini adalah efek dari inflasi yang menyebabkan daya belimu menurun seiring berjalannya waktu, sementara harga barang terus meningkat.

Inflasi adalah proses meningkatnya harga rata-rata barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam kurun waktu tertentu. Inflasi tidak bisa dihindari dalam sebuah ekonomi yang sedang tumbuh.

Coba bayangkan jika kamu memiliki sebuah usaha yang berjalan sangat baik. Apakah kamu mau menaikkan harga barangmu? Ketika banyak bisnis yang berkinerja bagus dalam sebuah ekonomi, tentunya inflasi akan terjadi.

Menurut Bank Indonesia, harga properti telah meningkat sebanyak 3 hingga 4%, sedikit lebih tinggi dari inflasi yang berada di angka 3%.

Jika tren ini berlanjut dan jika harga rumah meningkat setiap tahun seperti inflasi, sebuah rumah yang harganya Rp500 juta hari ini akan menjadi Rp672 juta dalam waktu 10 tahun.

Ini berarti, walaupun kamu memiliki uang sebesar Rp500 juta hari ini dan menyimpannya di rumah, nilai dari Rp500 juta itu akan berkurang seiring berjalannya waktu dan kamu tidak akan bisa membeli rumah itu 10 tahun lagi.

Cara Menghindari Inflasi – Cara memproteksi daya beli dari inflasi

Untuk melindungi nilai uang dari penurunan daya beli, uang tersebut perlu diinvestasikan dalam aset yang bisa menghasilkan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan laju inflasi. 

Kita coba mengambil contoh dari suku bunga bank-bank di Indonesia.

Di sebuah bank ternama di Indonesia, bunga untuk rekening tabungan adalah sekitar 0.5% per tahun. Ini jauh di bawah tingkat inflasi 3%.

Jika uang ini diinvestasikan dalam deposito berjangka, bunga yang akan kamu dapatkan adalah sekitar 4,5%. Tetapi ini hanya 1,5% lebih tinggi dibandingkan inflasi. Inflasi bahkan bisa mengalami kenaikan secara mendadak tergantung pada situasi ekonomi dan target yang ditentukan oleh pemerintah. 

Oleh karena itu, investasi itu perlu untuk memproteksi daya beli atau nilai uang dari inflasi.

Cara Menghindari Inflasi – Jenis-jenis Instrumen investasi

Jenis investasi yang berbeda juga menawarkan risiko dan imbal hasil yang berbeda

  • Semakin tinggi risiko, semakin tinggi hasil yang akan didapatkan investor. 
  • Dan sebaliknya, ketika imbal hasil tinggi, maka aset itu akan memiliki risiko yang tinggi.

Berikut adalah penjelasan mengenai beberapa tipe aset investasi di Indonesia.

Emas

  • Emas telah mendarah daging dalam budaya Indonesia: emas telah digunakan menjadi simpanan untuk perayaan religi (contoh: Haji), pernikahan dan acara spesial. 
  • Konsumen percaya bahwa emas berharga sebagai aset yang aman
  • Emas juga memberikan proteksi terhadap penurunan nilai rupiah dan inflasi 

Lalu, bagaimanakah performa Emas selama satu tahun terakhir?

Kinerja Emas dalam satu tahun terakhir telah menghasilkan imbal sebesar 34.64%.

Pasar Uang

  • Pasar Uang adalah investasi pada obligasi atau instrumen utang yang jatuh temponya kurang dari satu tahun. Ini bisa diterbitkan oleh pemerintah, bank dan ada kalanya perusahaan.
  • Contohnya: Deposito dengan tenor 3 bulan
  • Investasi di Pasar Uang memberikan imbal yang aman dan berisiko rendah serta volatilitas yang rendah. Potensi kenaikan nilainya pun rendah. 

Pendapatan Tetap

  • Produk Pendapatan Tetap mengarah kepada investasi pada instrumen obligasi jangka panjang dari pemerintah, bank, dan kadang oleh perusahaan. 
  • Contoh: Obligasi yang diterbitkan perusahaan XYZ yang akan jatuh tempo dalam waktu 5 tahun. 
  • Investasi ini akan memberi pendapatan tetap yang konstan jika pembayaran bunga tidak diinvestasikan kembali oleh investor. 

Properti

  • Investasi pada properti akan menghasilkan dua jenis imbal atau return:
    • Pembayaran dari hasil sewa (jika disewakan) 
    • Perolehan laba jika nilainya lebih tinggi dibandingkan harga beli
  • Imbal dari investasi properti sangat menarik. Tetapi investasi properti kurang likuid, artinya susah dan memerlukan waktu untuk menjualnya. Jumlah investasi awal yang diperlukan pun besar.

Ekuitas

Ekuitas mencakup saham dan termasuk saham lokal maupun saham luar negeri.

Saham melambangkan kepemilikan di dalam sebuah perusahaan. Jika seseorang memiliki saham sebesar 1% di sebuah perusahaan, maka kepemilikannya di dalam perusahaan itu adalah 1%. 

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!



Sumber : pluang.com

Aplikasi Beli Saham Luar Negeri Terbaik 2025: Panduan Cuan Pasar Global

Artikel ini akan membedah tuntas segala hal yang perlu Anda ketahui: mulai dari alasan strategis, tutorial pembelian, analisis risiko, hingga rekomendasi platform terbaik yang aman dan legal di Indonesia.

Alasan dan Manfaat Investasi Saham Luar Negeri

Mengapa Anda harus melirik pasar saham Amerika? Jawabannya terletak pada peluang yang tidak selalu tersedia di pasar domestik.

Akses Pasar Global dan Stabilitas Mata Uang

Menggunakan aplikasi investasi luar negeri memberikan Anda akses pasar global tanpa batas. Anda bisa berinvestasi di perusahaan yang produknya Anda gunakan setiap hari. Selain potensi return yang lebih tinggi dari sektor teknologi yang inovatif, investasi ini juga berfungsi sebagai hedging terhadap aset Rupiah Anda. Memegang aset dalam USD (Dolar AS) yang merupakan mata uang yang lebih stabil dapat melindungi nilai kekayaan Anda dari risiko devaluasi mata uang lokal.

Diversifikasi dan Biaya Efisien

Diversifikasi portofolio ke berbagai negara memungkinkan Anda memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi di berbagai negara maju. Jika pasar lokal sedang lesu, portofolio global Anda bisa menjadi penyeimbang. Ditambah lagi, biaya transaksi yang makin rendah di tahun 2025 membuat investasi di saham AS semakin terjangkau bagi investor ritel, bahkan dengan modal minim sekalipun. Fluktuasi nilai tukar yang dulu menjadi momok, kini bisa dikelola dengan fitur konversi otomatis yang efisien di aplikasi modern.

Cara Membeli Saham Luar Negeri: Langkah Praktis

Proses memulai investasi global kini jauh lebih sederhana berkat teknologi. Berikut adalah tahapan yang umumnya Anda temui di aplikasi modern seperti Pluang.

1. Pendaftaran dan Verifikasi (KYC)

Langkah pertama adalah mengunduh aplikasi dan melakukan registrasi. Sesuai regulasi keuangan global dan lokal, Anda wajib melewati proses Know Your Customer (KYC). Siapkan foto KTP yang jelas dan lakukan pemindaian wajah. Proses verifikasi akun ini penting untuk mencegah pencucian uang dan melindungi akun Anda.

2. Deposit dan Konversi Mata Uang

Setelah akun aktif, lakukan deposit dana. Aplikasi canggih memungkinkan Anda melakukan deposit USD atau menyetor dalam Rupiah lalu melakukan konversi IDR ke USD langsung di dalam aplikasi.

3. Analisis dan Eksekusi

Sebelum membeli, manfaatkan fitur analisis portofolio yang tersedia. Aplikasi terpercaya biasanya bekerja sama dengan broker partner global yang terdaftar di FINRA/SIPC (seperti Alpaca Securities di AS) untuk menjamin eksekusi perdagangan yang aman. Perlu diingat, meskipun Anda membeli saham AS, hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mungkin memiliki mekanisme berbeda tergantung pada jenis kontrak yang ditawarkan aplikasi, namun hak dividen tetap Anda dapatkan.

Fitur Tambahan pada Aplikasi Saham Modern

Investor tahun 2025 dimanjakan dengan fitur-fitur canggih yang membantu pengambilan keputusan.

  • Berita dan Analisis: Akses berita terbaru dan fitur penilaian analis profesional sangat krusial. Data seperti Market Cap (kapitalisasi pasar) dan Price Earning Ratio (rasio P/E) disajikan secara real-time. Beberapa aplikasi bahkan menyediakan fitur prediksi harga berbasis AI.
  • Fitur Trading Lanjutan: Bagi trader aktif, fitur trading futures dan leverage 25x memungkinkan strategi yang lebih agresif, meski risikonya lebih tinggi.
  • Sosial dan Pasif: Fitur social trading atau copytrader memungkinkan pemula meniru strategi investor sukses. Sementara itu, fitur staking (untuk aset crypto dalam ekosistem yang sama) dan dividen saham memberikan peluang passive income. Cari juga aplikasi dengan biaya transaksi kompetitif agar profit Anda maksimal.

Keuntungan dan Risiko Investasi Saham Luar Negeri

Setiap instrumen investasi memiliki dua sisi mata uang. Memahami potensi keuntungan dan risiko adalah kunci keberhasilan jangka panjang.

Keuntungan: Aksesibilitas Tinggi

Keuntungan terbesar adalah fractional shares. Dulu, membeli 1 lembar saham Tesla membutuhkan modal puluhan juta Rupiah. Kini, Anda bisa memilikinya mulai dari nominal kecil. Akses ke bursa saham internasional memungkinkan diversifikasi portofolio yang sesungguhnya.

Risiko: Volatilitas dan Kurs

Namun, waspadai volatilitas pasar global yang bisa sangat tajam. Selain itu, fluktuasi nilai tukar adalah risiko nyata, jika Rupiah menguat, nilai aset USD Anda bisa turun secara nominal. Biaya transaksi dan spread kurs juga perlu diperhitungkan. Strategi hedging bisa dilakukan dengan mengombinasikan aset stabil. Ingat, pengawasan OJK yang ketat pada aplikasi legal membantu memitigasi risiko penipuan, namun risiko pasar tetap di tangan investor.

Legalitas dan Keamanan Investasi: Prioritas Utama

Jangan pernah berkompromi soal keamanan. Di Indonesia, struktur regulasi untuk aset luar negeri cukup unik.

Peran Regulator

Untuk aplikasi beli saham luar negeri yang menawarkan produk saham AS (biasanya dalam bentuk Penyaluran Amanat ke Bursa Luar Negeri atau kontrak berjangka), legalitasnya seringkali melibatkan Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Sementara itu, aspek perilaku jasa keuangan dan perlindungan konsumen kini semakin terpusat di bawah pengawasan ketat, memastikan keamanan investasi Anda.

Ciri Platform Terpercaya

Pilihlah platform investasi yang merupakan aplikasi terpercaya dengan izin resmi. Pastikan mereka menawarkan biaya kompetitif dan transparansi. Platform yang aman tidak hanya menawarkan kemudahan investasi lewat antarmuka yang intuitif, tetapi juga edukasi bagi investor pemula. Pastikan Anda berinvestasi pada aset global melalui jalur yang legal untuk menghindari masalah di kemudian hari.

Rekomendasi Aplikasi Saham Luar Negeri Terbaik

Pasar Indonesia diramaikan oleh beberapa pemain global dan lokal. Anda mungkin mengenal Gotrade Indonesia dan Nanovest yang populer di kalangan pemula, atau Interactive Brokers dan Saxo Bank serta eToro untuk trader profesional yang butuh fitur kompleks.

Namun, jika Anda mencari aplikasi “All-in-One” yang paling relevan untuk investor Indonesia di tahun 2025, Pluang adalah rekomendasi utama.

Mengapa Pluang Unggul?

Pluang adalah gerbang instrumen investasi global yang lengkap.

  • Akses Multi-Aset: Anda bisa berinvestasi di Bursa Saham Amerika Serikat, aset crypto, dan emas digital dalam satu aplikasi.
  • Fractional Shares: Memungkinkan pembelian dengan minimum deposit yang sangat terjangkau.
  • Analisis Lengkap: Dilengkapi fitur analisis teknikal dan data fundamental.
  • Biaya Kompetitif: Transparansi biaya tanpa hidden fees.

Saham Luar Negeri dan Aset Populer

Apa yang sebaiknya dibeli? Investor Indonesia saat ini cenderung mengoleksi saham Amerika sektor teknologi (Big Tech) dan perusahaan global yang produknya mendunia.

Selain saham, tren pembentukan portofolio hibrida semakin populer. Investor tidak hanya membeli saham global, tetapi juga mengalokasikan dana ke aset crypto seperti Bitcoin melalui aplikasi investasi saham luar negeri yang menyediakan fitur multi-aset. Ini menciptakan keseimbangan antara stabilitas saham blue-chip dan potensi pertumbuhan eksponensial crypto di pasar global.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  1. Apakah aman berinvestasi saham AS dari Indonesia?
    Sangat aman jika menggunakan aplikasi legal. Pastikan aplikasi bekerja sama dengan broker partner yang anggota FINRA/SIPC untuk perlindungan aset di AS. Pluang memfasilitasi transaksi ini melalui PT PG Berjangka yang berizin OJK.
  2. Bagaimana cara analisisnya?
    Gunakan laporan harian dan riset pasar mendetail yang disediakan aplikasi. Pelajari analisis fundamental untuk jangka panjang dan analisis teknikal untuk timing pasar. Antarmuka intuitif aplikasi modern memudahkan pemula membaca data ini.
  3. Berapa biayanya?
    Perhatikan komisi transaksi saham AS. Beberapa aplikasi menawarkan bebas komisi namun mengenakan spread. Pastikan keamanan data Anda terjamin saat mendaftar.
  4. Apa saham yang bagus untuk pemula?
    Fokus pada saham populer dengan fundamental kuat yang Anda kenal produknya, atau gunakan ETF untuk diversifikasi instan.

Kesimpulan

Memilih aplikasi beli saham luar negeri yang tepat adalah langkah awal menuju kebebasan finansial global. Di tahun 2025, Anda memiliki kesempatan emas untuk memiliki aset kelas dunia. Dengan platform seperti Pluang, Anda mendapatkan akses ke pasar global, keamanan regulasi yang ketat, serta kemudahan transaksi dalam satu ekosistem.

Ingat, investasi terbaik selalu didasari oleh pengetahuan. Manfaatkan fitur edukasi, mulailah dengan nominal kecil lewat fractional shares, dan konsistenlah dalam membangun portofolio masa depan Anda.



Sumber : pluang.com

Perkaya Portofolio, Ini 5 Pilihan Investasi Jangka Pendek Untukmu

Kita tentu tahu investasi jangka panjang akan mengikat uang kita dalam jangka waktu yang lama. Karena itu, bagi sebagian besar investor investasi jangka pendek adalah alternatif. Yuk, cari tahu pengertian investasi jangka pendek dan seluk-beluknya sebelum terjun berinvestasi.

Kalangan milenial hari ini cenderung melihat investasi jangka pendek minim risiko dan menawarkan keuntungan menggiurkan. Meski investasi jangka panjang tentunya menawarkan keuntungan lebih besar. Hanya saja, risikonya pun lebih besar pula.

Jadi, demi menghindari risiko yang terlampau besar bagi pemula investasi, yuk cari tahu pengertian investasi jangka pendek dan jangka panjang. Sejauh ini, investasi jangka pendek adalah yang paling umum dimiliki oleh investor pemula.

Mengapa? Karena investasi jangka pendek terbilang cocok bagi kamu yang ingin memperoleh pencairan dana lebih fleksibel. Selain itu, dana serta profitnya pun bisa lekas digunakan untuk mengembangkan bisnis.

Hanya saja, investasi jangka pendek rentan terhadap inflasi. Jika kamu ingin danamu dapat bersaing dengan tingkat inflasi tahunan, investasi jangka panjang tentu lebih signifikan.

Tapi, tak ada salahnya untuk menerapkan diversifikasi investasi, bukan? Tidak hanya jenisnya, tapi juga sekaligus diversifikasi jangka waktunya.

Baca juga: Dukung Isu Sosial Sambil Investasi? Ini Model SRI yang Bisa Kamu Terapkan

Jika investasi jangka pendek adalah pilihannya, maka ini cara kerjanya

pengertian investasi jangka pendek

Investasi jangka pendek bertujuan untuk melindungi modal dan sekaligus menghasilkan pengembalian. Ringkasnya, investasi jangka pendek adalah surat berharga yang daat dipasarkan atau aset yang sangat likuid.

Perusahaan dengan kas yang kuat umumnya memiliki akun investasi jangka pendek pada neraca mereka.

Dengan demikian, perusahaan mampu menginvestasikan kelebihan uang tunai di saham, obligasi, atau setara kas untuk mendapatkan bunga yang lebih tinggi daripada tabungan normal.

Ada dua persyaratan yang diterapkan perusahaan lewat investasi jangka pendek. Pertama, investasi tersebut harus likuid. Kedua, manajemen harus berniat menjual sekuritas dalam waktu relatif singkat, misal dalam 12 bulan.

Obligasi yang dapat dipasarkan dalam tenor atau waktu jangka pendek masuk dalam kategori ini. Investasi jangka pendek merujuk pada kepemilikan yang dimiliki perusahaan tetapi bermaksud untuk menjualnya dalam waktu satu tahun atau jatuh tempo dalam setahun.

Pada 31 Maret 2018, dalam pengumuman per kuartalnya, Microsoft Corp melaporkan investasi jangka pendek senilai USD 135 M pada neracanya. Komponen terbesar dari angka itu adalah sekuritas pemerintah, senilai USD 108 M, diikuti obligasi korporasi senilai USD 6,1 M, dan obligasi pemerintah asing senilai USD 4,7 M. Lantas, hipotek/sekuritas dengan dukungan aset sebesar USD 3,8 M. Dalam daftar itu, tercatat juga sertifikat deposito senilai USD 2 M dan obligasi kota (municipal bonds) USD 269 juta.

Apple Inc juga mencatatkan investasi jangka pendek perusahaan. Sebesar USD 254 M besarnya. Dua investasi utamanya ialah surat berharga perusahaan senilai USD 138 M dan surat berharga AS/agen sekuritas senilai USD 62,3 M.

Baca juga: Cara Jitu Memilih Saham dengan Modal Analisis Fundamental dan Teknikal

Jenis-jenis dan sarana investasi jangka pendek

Beberapa investasi jangka pendek adalah hal lazim yang digunakan sebagai strategi oleh perusahaan dan investor individu. Berikut ini daftar jenis investasinya:

#1 Tabungan bank

Jenis investasi jangka pendek satu ini tentu yang paling mudah dicairkan. Namun, hasil yang diperoleh cenderung lebih rendah. Tabungan bank tidak mengikuti inflasi sehingga bukan opsi yang baik untuk disimpan dalam jangka waktu yang panjang.

#2 Sertifikat deposito/certificates of deposit (CDs)

Jenis investasi ini sering digunakan. Batas waktu investasi sertifikat deposito umumnya dalam renang waktu 3 bulan hingga 5 tahun.

#3 Reksadana pasar uang

RD pasar uang memberi kemudahan pencairan dana dengan keuntungan lebih besar dari jenis investasi tabungan bank. Tingkat pengembaliannya lebih besar daripada jasa giro dan lebih rendah daripada deposito. Namun, RD pasar uang umumnya tanpa asuransi sehingga risiko lebih besar.

#4 Surat utang jangka pendek/obligasi

Investasi jangka pendek satu ini adalah investasi yang bersifat fleksibel dan menawarkan pengembalian yang lebih baik daripada rata-rata aset.

#5 Jasa giro

Produk perbankan yang menawarkan bunga terendah di kisaran 3-4%. Digunakan perusahaan untuk mempermudah transaksi pembayaran.

Sumber: Investopedia

Simak juga:

Belajar Investasi Saham? Intip Yuk Simulasi Trading hingga Strategi Kelola Saham

Terdampak Wabah Corona, IHSG Masih Terkapar, Saham Blue Chip Pun Anjlok

Borong Saham “Diskon” Saat Pandemi COVID-19, Strategi Cuan Jangka Panjang



Sumber : pluang.com

Aplikasi Main Saham: Panduan Memilih, Fitur, dan Cara Mulai untuk Pemula

  1. Apa Itu Aplikasi Main Saham

Aplikasi main saham adalah platform digital untuk membuka rekening efek, menyetor dana, dan membeli atau menjual saham melalui ponsel atau web. Di aplikasi, Anda bisa melihat harga real time, grafik, riset emiten, membuat watchlist, dan mengeksekusi order seperti market, limit, atau stop. Prosesnya terhubung dengan rekening dana nasabah atau RDN, yakni rekening atas nama investor yang digunakan khusus untuk transaksi efek.

Dalam ekosistem pasar modal Indonesia, OJK berperan sebagai otoritas pengawas dan pembuat kebijakan. Bursa Efek Indonesia atau BEI menyediakan sistem perdagangan saham. KPEI bertugas melakukan kliring dan penjaminan agar transaksi tuntas dan tertib. KSEI mengelola penyimpanan efek dan pencatatan kepemilikan investor. Aplikasi saham yang tepercaya terintegrasi dengan BEI, KPEI, dan KSEI, serta memastikan dana dan efek tercatat atas nama Anda melalui mekanisme resmi.

  1. Manfaat dan Risiko Menggunakan Aplikasi

Keuntungan utama aplikasi main saham adalah akses yang mudah dan cepat. Anda bisa mulai dengan nominal terjangkau, mengatur order di mana pun, dan memanfaatkan biaya yang efisien karena proses serba digital. Banyak aplikasi juga menyediakan edukasi terintegrasi seperti artikel, webinar, atau simulasi sehingga pemula dapat belajar sambil praktik. Untuk pengguna berpengalaman, fitur seperti charting, indikator teknikal, hingga conditional orders membantu mengambil keputusan lebih presisi.

Di sisi lain, ada risiko yang perlu dipahami. Harga saham fluktuatif, likuiditas tiap saham berbeda, dan gangguan teknis bisa terjadi pada jam sibuk. Faktor psikologis seperti FOMO atau overconfidence kerap membuat investor overtrading. Karena itu, pilih aplikasi yang stabil, transparan soal biaya, memiliki sistem keamanan kuat, dan dukungan pelanggan yang responsif bila terjadi kendala.

  1. Fitur Penting yang Wajib Ada

Pertama, pastikan legalitas dan pengawasan. Aplikasi saham harus diawasi OJK, memiliki integrasi RDN, serta menempatkan dana nasabah di rekening terpisah atau segregated account pada bank kustodian berizin. Fitur keamanan seperti autentikasi dua faktor, enkripsi data, dan rekam jejak operasional yang stabil penting untuk melindungi akun dan transaksi Anda.

Kedua, transparansi biaya. Aplikasi yang andal menampilkan komisi broker, biaya platform bila ada, serta pajak yang berlaku pada biaya transaksi. PPN 12% berlaku atas biaya transaksi saham dan futures sesuai PMK 131/2024. Informasi biaya yang jelas membantu Anda menghitung break-even, memilih gaya transaksi yang cocok, dan menghindari kejutan biaya di akhir bulan.

Ketiga, ketersediaan riset dan data. Idealnya, aplikasi menyediakan data harga real time, kalender aksi korporasi, laporan keuangan, dan alat analisis grafis. Fitur order yang lengkap seperti market, limit, dan stop akan memudahkan eksekusi sesuai rencana.

  1. Cara Memilih Aplikasi Main Saham yang Tepat

Mulailah dengan menyelaraskan pilihan aplikasi dengan tujuan Anda. Bagi investor jangka panjang, prioritas bisa pada biaya efisien, riset fundamental, dan kemudahan auto-invest. Trader yang aktif biasanya mengutamakan kecepatan eksekusi, charting yang kaya, dan jenis order yang fleksibel. Pertimbangkan juga horizon waktu, toleransi risiko, serta preferensi Anda terhadap ekosistem lokal atau akses pasar global.

Uji kemudahan pakai sebelum serius bertransaksi. Cek navigasi, kejelasan biaya, kualitas riset, kelengkapan data real time, serta respons layanan pelanggan saat Anda mengajukan pertanyaan. Untuk Anda yang ingin menambah eksposur global selain pasar lokal, Pluang dapat menjadi pelengkap karena menawarkan saham AS dan ETF, crypto, emas digital, dan reksa dana dalam satu aplikasi yang diawasi OJK.

  1. Langkah Mulai Main Saham dari Nol

Pertama, buka akun dan lakukan e-KYC dengan menyiapkan e-KTP, NPWP bila ada, dan data bank. Proses verifikasi identitas umumnya berlangsung cepat bila dokumen jelas dan sesuai.

Kedua, setor dana ke RDN yang dibuka atas nama Anda. Periksa ketentuan setoran minimum, biaya setoran atau penarikan bila ada, dan estimasi waktu dana masuk agar rencana transaksi tidak terganggu.

Ketiga, lakukan riset emiten. Buat watchlist berisi saham yang ingin Anda pantau, lalu pahami perbedaan order seperti market untuk eksekusi cepat, limit untuk harga tertentu, serta stop yang membantu manajemen risiko.

Keempat, eksekusi order sesuai rencana, pantau portofolio secara berkala, dan biasakan mencatat jurnal transaksi. Dengan jurnal, Anda memiliki rekam alasan beli, target, dan evaluasi hasil untuk perbaikan strategi ke depan.

  1. Biaya, Pajak, dan Laporan

Komponen biaya umumnya meliputi komisi broker, biaya platform bila ada, dan pajak atas biaya transaksi. PPN 12% berlaku untuk biaya transaksi saham dan futures sesuai PMK 131/2024. Selain itu, perhatikan biaya penarikan atau biaya data premium bila Anda berlangganan fitur tambahan.

Untuk pajak lintas aset di Pluang, perlakuannya mengikuti ketentuan perpajakan Indonesia. Transaksi beli crypto tidak dikenakan pajak, namun transaksi jual dikenakan pemotongan PPh Pasal 22 sebesar 0,21% dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Keuntungan dari penjualan emas digital merupakan penghasilan yang wajib dilaporkan oleh pengguna. Reksa dana tidak dikenakan pajak berdasarkan PPh Pasal 4 Ayat 3. Keuntungan dari saham AS, futures, options, dan USD Yield mengikuti tarif progresif PPh Pasal 17. Dividen luar negeri yang sudah dipotong pajak 15% tetap wajib dilaporkan sebagai penghasilan tambahan di SPT.

Pluang memudahkan pelaporan pajak dengan fitur unduh laporan pajak langsung dari aplikasi. Buka halaman Akun, pilih Laporan Pajak, tentukan tahun pajak dan jenis aset, lalu kirim ke email terdaftar. Laporan merangkum ringkasan keuntungan, dividen, dan hasil tahunan sehingga proses SPT menjadi lebih praktis. Meski demikian, kewajiban pelaporan tetap berada di tangan pengguna.

  1. Keamanan, Legalitas, dan Pengawasan

Aplikasi saham yang tepercaya harus berada di bawah pengawasan OJK dan menempatkan dana nasabah di rekening terpisah di bank kustodian berizin. Struktur ini memastikan dana operasional dan dana investor tidak tercampur. Untuk aset digital, penting diingat bahwa aset crypto di Indonesia kini diawasi oleh OJK, bukan Bappebti, sehingga pastikan penyedia layanan memiliki izin yang sesuai.

Fitur keamanan yang perlu Anda cari meliputi enkripsi data, autentikasi dua faktor, dan standar manajemen keamanan informasi seperti ISO 27001. Pluang memegang sertifikasi ISO/IEC 27001:2013, memiliki stabilitas sistem 99,9%, serta menggunakan segregated account di bank kustodian berizin seperti BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha Internasional. Untuk aset internasional, Pluang bekerja sama dengan kustodian global seperti Alpaca Securities LLC, BMO Harris Bank, dan teknologi Fireblocks berbasis MPC untuk pengamanan aset.

  1. Rekomendasi Berdasarkan Kebutuhan

Bagi pemula, utamakan aplikasi main saham dengan antarmuka sederhana, biaya yang jelas, dan materi belajar yang mudah diakses. Edukasi bawaan aplikasi akan membantu membangun kebiasaan baik sejak awal.

Untuk trader aktif, cari aplikasi dengan charting mendalam, kelengkapan indikator teknikal, conditional orders, serta kecepatan eksekusi yang andal. Stabilitas sistem dan kualitas data real time sangat berpengaruh pada hasil.

Bila Anda fokus ke pendekatan berbasis arus kas seperti dividen, pilih aplikasi yang memudahkan pemantauan jadwal pembayaran, yield, dan riwayat distribusi, serta mendukung reinvestasi secara terencana.

Jika tujuan Anda adalah diversifikasi global, aplikasi yang menyediakan akses ke saham AS dan ETF akan memperluas peluang. Pluang dapat membantu kebutuhan ini sekaligus menyediakan kelas aset lain seperti crypto, emas digital, dan reksa dana dalam satu aplikasi yang diawasi OJK.

  1. Contoh Skenario Pemakaian

Untuk nabung saham berbasis indeks, Anda bisa menerapkan auto-invest bulanan pada produk yang melacak kinerja pasar. Disiplin DCA membantu meratakan harga beli dan mengurangi stres akibat fluktuasi jangka pendek.

Saat musim rilis laporan keuangan, rencanakan skenario sebelum dan sesudah rilis. Tentukan level harga untuk masuk, batas risiko, serta rencana keluar jika narasi fundamental berubah. Gunakan alert harga agar tidak terlewat momen penting.

Bagi investor dividen, fokus pada emiten dengan riwayat pembagian yang konsisten. Catat tanggal cum, ex, dan payment date, lalu pertimbangkan reinvestasi dividen agar compounding berjalan optimal sesuai tujuan Anda.

  1. Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari

Hindari FOMO saat harga bergerak cepat, karena keputusan spontan sering berujung pada pembelian di puncak. Overtrading tanpa rencana juga bisa menggerus hasil karena biaya dan kesalahan eksekusi menumpuk.

Jangan mengabaikan biaya, pajak, dan likuiditas. Saham dengan spread lebar atau volume tipis lebih berisiko tergelincir pada saat masuk keluar posisi. Pastikan Anda paham total biaya agar target imbal hasil tetap realistis.

Yang tak kalah penting, selalu punya rencana masuk, target, dan batas rugi. Tanpa manajemen risiko, satu posisi yang gagal dapat mengganggu keseluruhan portofolio.

  1. Tips Praktis agar Konsisten

Batasi risiko per transaksi sekitar 1% sampai 2% dari modal, sehingga satu kesalahan tidak merusak rencana jangka panjang. Disiplin terhadap batas ini akan membantu Anda bertahan di berbagai kondisi pasar.

Manfaatkan alert harga dan kalender rilis untuk peristiwa penting seperti laporan keuangan atau aksi korporasi. Lakukan review portofolio berkala agar alokasi tetap selaras dengan tujuan dan profil risiko Anda.

Dokumentasikan alasan beli, target, dan stop loss di jurnal. Catatan ini memudahkan evaluasi obyektif dan meminimalkan bias ingatan saat kondisi pasar berubah cepat.

  1. Kenapa Memilih Pluang untuk Diversifikasi Multi-Aset

Pluang menghadirkan satu aplikasi untuk mengakses saham AS dan ETF, crypto, emas digital, dan reksa dana. Pendekatan multi-aset ini memudahkan diversifikasi portofolio tanpa berganti-ganti platform, cocok untuk pengguna yang ingin menyusun strategi lintas kelas aset.

Pluang beroperasi di bawah pengawasan OJK dan lembaga terkait. Khusus untuk crypto, Indonesia kini menempatkan pengawasan di bawah OJK. Entitas terkait Pluang juga menjalankan perizinan sesuai ketentuan, sedangkan emas digital diselenggarakan oleh entitas berizin Bappebti.

Dari sisi keamanan, dana nasabah ditempatkan pada segregated account di bank kustodian berizin seperti BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha Internasional. Untuk aset internasional, Pluang bermitra dengan kustodian global seperti Alpaca Securities LLC dan BMO Harris Bank, serta menggunakan teknologi Fireblocks untuk pengamanan aset digital. Pluang memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 dengan stabilitas sistem 99,9% dan dipercaya oleh lebih dari 10 juta pengguna.

Bagi pengguna berpengalaman, Pluang menawarkan fitur lanjutan seperti auto-invest, futures, leverage, dan options trading, disertai edukasi melalui Pluang Academy, News & Analysis, dan materi pembelajaran interaktif

  1. Istilah Penting di Aplikasi Saham

RDN atau Rekening Dana Nasabah adalah rekening atas nama Anda untuk menampung dana khusus transaksi efek. KSEI adalah Kustodian Sentral Efek Indonesia yang mencatat dan menyimpan kepemilikan efek. KPEI adalah Kliring Penjaminan Efek Indonesia yang menangani kliring dan penjaminan transaksi agar penyelesaian berlangsung tertib. Bid-ask spread adalah selisih antara harga beli terbaik dan harga jual terbaik, sementara lot adalah satuan perdagangan di BEI.

Market order mengeksekusi transaksi pada harga pasar saat itu. Limit order memberi batas harga maksimum saat beli atau minimum saat jual. Stop order membantu memicu eksekusi saat harga menyentuh level tertentu untuk mengunci keuntungan atau membatasi kerugian. Perintah GTC atau good-till-cancelled membuat order tetap aktif sampai tereksekusi atau dibatalkan oleh Anda.

  1. FAQ Singkat

Berapa modal awal yang realistis untuk mulai? Modal awal yang realistis adalah jumlah yang tidak mengganggu kebutuhan harian dan dana darurat. Mulailah kecil untuk membangun kebiasaan riset dan disiplin, lalu naikkan nominal seiring meningkatnya pemahaman dan konsistensi Anda. Fokus pada biaya, diversifikasi, dan manajemen risiko sejak awal.

Bagaimana tarik dana dan estimasi waktu settlement? Setelah menjual saham, proses penyelesaian mengikuti ketentuan bursa. Setelah settlement selesai, Anda dapat menarik dana dari RDN ke rekening bank pribadi. Estimasi waktu penarikan bergantung pada jam operasional dan kebijakan masing-masing platform dan bank, sehingga pastikan Anda mengecek ketentuan serta cut-off time yang berlaku.

Apakah aplikasi saham aman digunakan di ponsel? Aman bila Anda memilih aplikasi yang diawasi OJK, menerapkan enkripsi, autentikasi dua faktor, dan menyimpan dana di rekening terpisah pada bank kustodian berizin. Pluang mengadopsi standar keamanan ISO/IEC 27001:2013 dan memiliki stabilitas sistem 99,9%. Anda tetap perlu menjaga kebersihan perangkat, menggunakan PIN atau biometrik, serta tidak membagikan kode OTP kepada siapa pun.

  1. Kesimpulan

Memilih aplikasi main saham yang tepat berarti memastikan legalitas OJK, keamanan dana di rekening terpisah, dan fitur yang sesuai kebutuhan Anda. Pahami struktur biaya, pajak, dan rencana investasi sejak awal agar keputusan lebih terukur dan berkelanjutan.

Jika Anda ingin mengelola portofolio lintas kelas aset dalam satu tempat, pertimbangkan Pluang. Aplikasi ini diawasi OJK, bersertifikasi ISO/IEC 27001:2013, dan menyediakan akses ke saham AS dan ETF, crypto, emas digital, serta reksa dana. Dengan fitur edukasi dan laporan pajak yang mudah diunduh, Pluang membantu Anda berinvestasi lebih percaya diri dan terstruktur.



Sumber : pluang.com

7 Langkah Optimal untuk Bangun Portofolio Investasi dan Neraca Keuangan

Setiap orang memiliki mimpi tentang hidup seperti apa yang mereka inginkan. Impian tentang gaya hidup yang ingin dicapai tentu tergantung pada portofolio investasi dan diversifikasi portofolio yang diterapkan. Apa sih pengertian portofolio investasi?

Berikut ini langkah demi langkah yang dapat menjadi panduan bagimu untuk menyusun portofolio investasi. Pengertian portofolio investasi bukan hanya memiliki berbagai kelas aset, tetapi juga tentang bagaimana mencukupi dana untuk investasi hari tua, dan rencana jangka panjang lainnya.

Pengertian portofolio investasi yang tepat semestinya menjamin juga hidupmu di masa tua, impian untuk membeli rumah atau kebutuhan lainnya, bebas dari utang, hingga menyiapkan dana cadangan enam bulan. Bagaimana cara menyusunnya lewat diversifikasi portofolio?

Sebelum kamu memulai rencana mengatur portofolio investasi, buatlah daftar tentang apa pun yang telah kamu miliki. Termasuk juga aset seperti mobil, saham, obligasi, reksadana, ataupun tabungan di bank.

Berikutnya, bikin daftar juga tentang segala yang kamu perlukan, ataupun menjadi tanggunganmu. Dari biaya studi, keperluan bulanan, hingga tagihan dan cicilan kartu kredit.

Selanjutnya, ikuti tahap-tahap berikut ini.

Baca juga: Perkaya Portofolio, Ini 5 Pilihan Investasi Jangka Pendek Untukmu

#1 Komitmen untuk berubah dan melakukan progress

Jadilah sangat terbuka dan jujur tentang kelemahan dan kekuatan finansialmu. Jangan tunda-tunda dan menunggu mood. Kunci perubahan adalah melihat di mana kamu berdiri sekarang.

Sudah bikin daftar tentang apa saja yang kamu miliki dan apa saja kebutuhanmu, bukan? Nah, ini adalah langkah awal untuk memahami net worth-mu. Neraca keuanganmu alias balance sheet-mu adalah benchmark.

Proses sesungguhnya akan memakan waktu bertahun-tahun. Ingatkan saja terus komitmenmu tentang penyusunan portofolio investasi yang paling pas untukmu.

#2 Tabung sedikit demi sedikit dalam portofolio investasi untuk hari tuamu 

Meski kelihatannya sulit bagimu untuk menyisihkan sedikit penghasilan bulanan, tapi memastikan bahwa ada dana yang kamu “tabung” adalah hal penting.

Karena itu, jika tak punya cukup dana untuk disisihkan setiap bulannya, cobalah cari cara supaya kamu dapat melakukannya. Mencari kerja sampingan, menerima tawaran kerja tambahan, hingga memangkas pengeluaran seefisien mungkin bisa jadi pilihan.

Pastikan ada persentase 40, 30, 20, 10 untuk pengelolaan danamu setiap bulannya. Ini agar kamu bisa pastikan setidaknya ada 10% yang bisa kamu sisihkan. Lebih banyak tentu lebih baik.

diversifikasi portofolio

#3 Bayar utangmu, mulai dari yang bunganya tinggi

Langkah selanjutnya untuk membangun portofolio investasi dan menerapkan diversifikasi portofolio adalah membayar lunas utang-utangmu sebelumnya.

Bikin peringkat dari cicilan-cicilanmu, mulai yang paling penting (paling tinggi) hingga yang paling elementer. Alokasikan danamu sekarang untuk membayar utang-utang tersebut dan, jika tidak, untuk memenuhi cicilan setiap bulannya.

Ingat, eliminasilah cicilan paling tinggi dan utang yang paling tidak masuk akal bagi neraca keuanganmu. Lanjutkan ini, hingga kamu bebas dari utang, dan alokasikan danamu kemudian untuk portofolio investasi.

#4 Cari jaminan asuransi yang tepat untuk kesehatanmu dan pengelolaan JHT

Setelah melunasi semua utang, pastikan ada asuransi yang melindungi kesehatanmu ataupun membantumu mencicil dana asuransi hari tua.

Kontribusi yang kamu bisa terapkan bergantung pada berapa banyak kira-kira dana hari tua yang akan kamu butuhkan. Tentunya, pertimbangkan pula kebutuhan jangka pendekmu.

Baca juga: Cara Jitu Memilih Saham dengan Modal Analisis Fundamental dan Teknikal

#5 Belilah rumah atau tempat tinggal

Langkah selanjutnya dari portofolio keuangan yang lengkap ialah memastikan danamu sudah teralokasikan untuk properti. Tabunglah danamu untuk beli rumah ataupun membayar DP rumah.

Dengan memiliki rumah sendiri, maka kamu telah mengonversikan apa yang sebelumnya sebagai pengeluaran (menyewa) menjadi pemilikan (ekuitas/rumah). Ringkasnya, membeli rumah adalah langkah praktis untuk memastikan danamu terinvestasi dengan efisien.

Meski tentu saja kamu juga perlu mempertimbangkan kebutuhan-kebutuhan lainnya dari rumah tersebut, termasuk perlengkapan/fasilitas dan biaya perawatannya.

#6 Pastikan portofolio investasi kamu mencakup kas daruratmu selama 6 bulan

Jika sudah mengamankan danamu untuk mencicil rumah setiap bulannya, ini saatnya memikirkan sedia dana darurat. Paling tidak kamu harus memiliki dana untuk hidup selama 6 bulan kendati tidak bekerja.

Ini akan membantumu untuk menghadapi situasi paling tidak terduga sekalipun. Seperti pandemi COVID-19 kali ini, misalnya.

Dana enam bulan ini harus cukup untuk juga memenuhi pembiayaan cicilanmu, pembayaran asuransi, groceries dan keperluan bulanan, hingga biaya tak terduga bulananmu.

Dalam diversifikasi portofolio dan penerapan portofolio investasi ini, ada baiknya kamu mempertimbangkan beberapa produk investasi yang likuid, seperti RD pasar uang atau surat deposito, dan emas.

#7 Investasi pada dirimu sendiri

Dari banyak saran investasi keuangan, ini sangat jarang dibicarakan. Berinvestasi pada diri sendiri jauh lebih penting untuk memastikan usia aktif/usia kerjamu membantu memberi penghasilan yang optimal.

Dengan mengikuti kursus, mencoba keterampilan yang bisa memberi multiple stream of incomes, hingga memulai bisnis dapat menjadi pilihan. Meski perlahan, ini akan bantu mengakselerasi portofolio investasi dan meningkatkan potensi dana yang bisa kamu terapkan pada diversifikasi portofolio nantinya.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Sumber: The Balance

Simak juga:

Belajar Investasi Saham? Intip Yuk Simulasi Trading hingga Strategi Kelola Saham

Terdampak Wabah Corona, IHSG Masih Terkapar, Saham Blue Chip Pun Anjlok

Borong Saham “Diskon” Saat Pandemi COVID-19, Strategi Cuan Jangka Panjang



Sumber : pluang.com

Langkah-langkah Memulai Investasi

Bagaimana cara memulai investasi bagi pemula? Pertanyaan ini sering kali muncul bagi mereka yang baru memulai memasuki pasar investasi. Simak yuk ulasannya seperti di bawah ini!

Bagaimana Cara Memulai Investasi – Menentukan Tujuan Finansial

Agar dapat sukses dalam berinvestasi, kamu harus terlebih dahulu tahu dan menentukan tujuan keuanganmu.

Ketika kamu berinvestasi, kamu menempatkan danamu saat ini ke dalam sekuritas atau aset berwujud untuk tujuan mendapatkan peningkatan nilai, imbal hasil, atau keduanya di masa depan. Kamu perlu waktu, pengetahuan, dan disiplin untuk berinvestasi.

Selain itu, dalam berinvestasi, kamu tentu harus punya tujuan keuangan. Sebab, apa yang kamu lakukan saat ini akan berdampak terhadap kondisi keuanganmu di masa depan.

Sebagai contoh, misalnya kamu punya tujuan melunasi utang. Makanya, kamu perlu berinvestasi di instrumen di mana imbal hasilnya bisa kamu gunakan untuk melunasi utang plus bunganya. Intinya, tindakan yang kamu lakukan saat ini menentukan apakah kamu bisa mencapai tujuan tersebut atau tidak.

Adapun hal-hal yang harus dipertimbangkan ketika menetapkan tujuan keuanganmu adalah:

  • Jumlah dari tujuan finansial
  • Horizon waktu: jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang

Bagaimana Cara Memulai Investasi – Memahami Toleransi Risiko

Sebelum memulai investasi, kamu perlu mengetahui toleransi risiko kamu. Dengan begitu, kamu akan memiliki pemahaman mengenai jenis investasi yang cocok untukmu atau mana yang harus dihindari.

Toleransi risiko adalah tingkat risiko yang dapat ditangani oleh seorang investor ketika ada penurunan dalam nilai investasi. Toleransi terhadap risiko ini bervariasi dengan usia, tahap kehidupan, pendapatan, tujuan keuangan, dan tingkat kenyamanan pribadi.

Cara yang paling umum untuk menentukan toleransi risiko adalah dengan mengisi kuesioner. Dan pada umumnya, ada tiga tingkat toleransi risiko untuk profil investor:

    1. Agresif: bersedia menerima risiko maksimum untuk imbal hasil maksimum, memiliki pengetahuan tentang pasar
    2. Moderat: bersedia menerima beberapa risiko, tetapi berusaha untuk menemukan keseimbangan
    3. Konservatif: memiliki tujuan untuk hanya melestarikan modal

Salah satu cara untuk mengelola toleransi risiko adalah dengan melakukan diversifikasi investasi.  Diversifikasi berarti berinvestasi di kelas aset yang berbeda (saham, obligasi, kas, dan lainnya) yang bergerak dalam arah yang berbeda pada waktu yang berbeda. Atau dengan kata lain, tidak memiliki korelasi

Dengan mendiversifikasi portofolio kamu, nilai dari total aset kamu akan terlindungi jika ada kelas aset tertentu yang nilainya turun pada waktu tertentu.

Bagaimana Cara Memulai Investasi – Hubungan antara Risiko dan Imbal Hasil (Return)

Istilah High Risk High Return sering terdengar dalam dunia investasi. Prinsipnya adalah sebagai berikut:

  • Semakin tinggi risiko, semakin tinggi hasil yang akan didapatkan investor. 
  • Dan sebaliknya, ketika imbal hasil tinggi, maka aset itu akan memiliki risiko yang tinggi.

Berikut adalah jenis-jenis aset mengenai beberapa tipe investasi di Indonesia, dimulai dari aset yang memiliki risiko terendah.

Pilihan investasimu dapat disesuaikan berdasarkan profil risikomu. Seperti yang bisa kita lihat dari grafik di atas, investasi pada instrumen pendapatan tetap dan pasar uang memiliki risiko terendah, tapi imbalnya pun rendah.

Lalu, setelah itu adalah investasi emas yang menghasilkan imbal lebih tinggi dan lebih memiliki risiko. Lalu diikuti dengan ekuitas atau saham, dan yang paling berisiko adalah cryptocurrency.

Risiko dalam berinvestasi 

Tiap jenis aset memiliki risiko dan imbal hasil yang tingkatnya berbeda.

Kamu perlu paham bahwa risiko dari jenis-jenis aset pun berbeda. Sebagai investor, kita perlu mengerti risiko apa saja yang dihadapai saat berinvestasi, bukan hanya imbalnya semata. Nah, di bawah ini adalah beberapa jenis risiko yang dapat dihadapi investor saat berinvestasi: 

  • Risiko tingkat bunga – perubahan mungkin mengurangi keuntunganmu (risiko utama untuk investasi bunga tetap)
  • Risiko pasar – yang disebabkan oleh perubahan ekonomi yang mempengaruhi seluruh pasar
  • Sektor – ketika risiko terjadi di sektor industri tertentu
  • Risiko mata uang – akan mempengaruhi investasi luar negeri yang melibatkan nilai pertukaran mata uang
  • Likuiditas – ketika kamu tidak bisa menjual investasi ketika dibutuhkan
  • Risiko kredit – terjadi karena default di perusahaan atau pemerintah yang kamu berikan pinjaman
  • Konsentrasi – bila tidak diversifikasi, kinerja kelas aset yang buruk secara signifikan akan mempengaruhi investasi kamu
  • Risiko inflasi – ketika nilai investasi tidak mengikuti inflasi
  • Timing – ketika waktu kamu masuk investasi malah mengekspos nilai investasi mu turun dan bahkan terjadi kerugian pada modal
  • Risiko Gearing – ketika kamu menggunakan pinjaman uang untuk berinvestasi dan nilai investasi tersebut jatuh

Coba isi profil risk profile kamu, yuk di sini!

 

 

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!



Sumber : pluang.com