Category Archives: Pluang

Ini Alasan Mengapa Kamu Sebaiknya Berinvestasi di Bitcoin

Investasi bitcoin telah berada di satu liga tersendiri. Lonjakan yang luar biasa pada tahun 2017 seperti sulit dipercaya. Lonjakan harga ini mengejutkan konsumen yang sebelumnya tidak tahu apa-apa terhadap Bitcoin yang awalnya dianggap sebagai sekadar tren yang lewat.

Namun, setiap minggu nilai investasi bitcoin telah mengambil langkah besar dari hanya US$0,06 pada Juli 2010 menjadi lebih dari US$17,000 pada Desember 2017, dan mencapai angka US$16,071 pada November 2020.

Jika kamu membayar bitcoin senilai 100 dollar untuk pizza di tahun 2010, itu akan bernilai US$28.341.266 dalam mata uang fiat hari ini. Kenaikan bitcoin yang luar biasa ini menimbulkan pertanyaan: haruskah kita investasi bitcoin?

Baca juga: Saingi Banyak Aset Lain, Ini Alasan Kamu Mesti Pilih Bitcoin!

Penawaran vs permintaan terkendali

Pasokan bitcoin tidak akan pernah lebih dari 21 juta koin. Saat ini ada sekitar 16,6 juta koin yang beredar dengan sekitar 4-5 juta koin tersisa untuk ditambang. Diperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar seratus tahun atau lebih untuk menambang bitcoin terakhir.

Karenanya, harga bitcoin murni didorong oleh permintaan akan pasokannya yang terbatas.

Meskipun dalam era teknologi yang bergerak cepat, di mana solusi yang lebih baik sering dapat berhasil dan menggantikan investasi perintis, Bitcoin memiliki daya pikat dari efek jaringan terdesentralisasi yang mengatur nilai intrinsiknya dan meningkatkan fitur keamanannya.

Jika kamu ingin membandingkannya dengan aset tradisional, cara ini tidak akan berhasil, terutama ketika kita cenderung selalu mendefinisikan nilai dalam dollar Amerika Serikat.

Namun kamu bisa menggambar lebih banyak kemiripan bitcoin dengan mobil antik atau seni rupa; atau bahkan emas dalam hal ini. Karena mata uang fiat didukung oleh pemerintah atau aset dan kekuatan ekonomi negara penerbit, mata uangnya dapat berfluktuasi berdasarkan perekonomian.

Pengaruh resesi pada perkembangan bitcoin

Banyak orang percaya bahwa resesi ekonomi tahun 2008 adalah yang memberi kepercayaan pada investasi bitcoin dan mata uang crypto lainnya. Jadi jika kamu memasukkan bitcoin ke dalam portfolio kamu, inilah yang dapat kamu pertimbangkan.

Hampir sepertiga milenial mengatakan bahwa mereka lebih suka investasi bitcoin daripada opsi investasi tradisional seperti obligasi dan saham pemerintah. Portfolio yang terdiversifikasi dengan baik selalu lebih baik dibandingkan dengan portfolio terkonsentrasi.

Sebagian besar dari kita hanya memiliki saham serta reksadana dan DIRE dalam portfolio kita. Dalam kasus seperti ini, menambahkan cryptocurrency dapat memberikan lindung nilai terhadap penurunan ekonomi.

Patut diingat bahwa sifat volatilitas cryptocurrency seperti bitcoin, kamu harus menginvestasikan hanya hingga 10% dari seluruh portfolio kamu. Ini membantumu memanfaatkan momentum dan melindungimu dari panik menjual saat harga anjlok.

Pada tahap ini, investasi bitcoin adalah jenis investasi yang menjamin investor yang menghindari risiko.

Baca juga: Memperkenalkan Bitcoin, Mata Uang Elektronik sebagai Investasi Alternatif

Memahami: mengapa investasi bitcoin?

Tujuan utama bitcoin adalah untuk menyediakan bentuk nilai transaksi anonim yang terdesentralisasi, untuk menghilangkan perantara (bank dan lembaga keuangan) dan demikian mengurangi biaya untuk bertransaksi uang.

Masalahnya sekarang adalah dengan adopsi besar-besaran bitcoin, transaksi telah melambat secara signifikan dan biayanya telah melonjak. Ini menimbulkan masalah mendasar karena menyimpang dari peta jalan aslinya.

Sementara kebanyakan orang yang mulai menggunakan bitcoin menggunakan bentuk uang peer-to-peer,  ada orang-orang yang sangat percaya pada bitcoin sehingga mereka sekarang menganggapnya bentuk digital yang setara dengan emas.

Saat ini harga bitcoin mencapai titik tertinggi baru setiap minggu, menentang skeptis dan memicu kegilaan di media sosial. Ternyata banyak orang ingin memperlakukan bitcoin bukan sebagai mata uang sehari-hari tetapi sebagai keamanan yang dapat diinvestasikan seperti emas atau perak.

Bahkan investor miliarder menyarankan untuk berinvestasi hanya dengan uang yang bisa kita tanggung kerugiannya.

Bisakah bitcoin membantumu mengalahkan inflasi?

Beberapa pakar keuangan percaya demikian. Salah satu ciri utama dalam kelas aset yang mengalahkan inflasi adalah persamaan penawaran dan permintaan.

Jika bank sentral meningkatkan jumlah uang beredar terlalu cepat, itu menyebabkan inflasi karena hanya ada sejumlah barang tersedia untuk dijual meskipun jumlah uang beredar naik.

Bitcoin dan emas, keduanya tersedia dalam jumlah terbatas. Dollar AS atau mata uang lainnya saat ini dianggap uang fiat tanpa ada yang mendukung nilainya seperti emas dulu.

Baca juga: Investasi Cryptocurrency, Apa Saja yang Perlu Diketahui?

Semakin banyak orang yang tinggal di negara-negara yang bermasalah secara ekonomi dan politik beralih ke bitcoin sebagai solusi mereka menuju ekonomi yang tidak terkendali.

Warga negara di negara seperti India, Venezuela, Argentina, dan Zimbabwe telah kehilangan kepercayaan pada mata uang lokal mereka dan mencari perlindungan di bitcoin atau Dash.

Bitcoin adalah mata uang yang didukung permintaan yang memberikan konsumen internet global rasa desentralisasi keuangan. Kita akan melihat volatilitas besar-besaran di hari mendatang. Ini tidak bisa dihindari.

Kunci untuk berkembang dalam kekacauan di dunia crypto yang liar adalah tetap rasional. Jadi, kamu bisa investasi bitcoin dalam jumlah kecil. Ingat, kamu tidak harus memiliki seluruh bitcoin. Kamu bisa memiliki sebagian kecil saja.

Simak juga:



Sumber : pluang.com

Ini Penjelasan Dasar-dasar Protokol Ethereum 2.0

Dalam beberapa hari terakhir, forum cryptocurrency diramaikan seputar peluncuran Ethereum 2.0 yang tertunda. Ethereum 2.0 oleh Ethereum adalah mata uang kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar.

Terdapat sejumlah perubahan pada platform saat ini, menggantikannya secara keseluruhan, dan ini menjadikan para pengguna waspada sekaligus makin bersemangat.

Nantinya, Ethereum 2.0 juga akan dikenal sebagai Eth2 atau “Serenity”. Terdapat peningkatan ke blockchain Ethereum. 

Upgrade ‘2.0’ bertujuan meningkatkan kecepatan, efisiensi, dan skalabilitas jaringan Ethereum sehingga dapat memproses lebih banyak transaksi dan mengurangi kemacetan.

Pada 4 November, pengembang inti Ethereum (ETH) mencapai tonggak sejarah yang signifikan. Ethereum Foundation diwakili pengembang Danny Ryan mengonfirmasi rilis spesifikasi v1.0 untuk peningkatan yang sangat dinantikan. Perubahannya mencakup alamat kontrak setoran mainnet.

Baca juga: Mengenal Cryptocurrency Ethereum

Segala hal yang akan diperbarui oleh Ethereum 2.0

Ethereum 2.0 akan memperkenalkan sejumlah perubahan pada platform saat ini. Perubahan terbesar adalah bahwa Ethereum tidak akan lagi berjalan di EVM (Ethereum Virtual Machine, Mesin Virtual Ethereum).

Nantinya, Eth2 akan mulai berjalan di eWASM (Ethereum Web Assembly). Sejauh ini, EVM adalah cara Ethereum dapat dijalankan di jaringan komputer daripada disimpan di drive suatu perangkat.

Jika kamu ingin mengunggah smart contracts alias kontrak pintar di blockchain Ethereum, kamu harus terlebih dahulu mengkodekan dAPP dalam Solidity (bahasa kode utama Ethereum). Barulah kemudian akan ditransfer dan dikompilasi ke dalam bytecode EVM.

Bytecode EVM ini sepenuhnya otonom dari perangkat tempat pembuatannya dan sekarang dapat dibaca oleh perangkat apa pun di sistem dan datanya disimpan di sejumlah node.

Setelah bytecode ini diunggah ke EVM, maka data itu tidak dapat dihapus, yang menjadikan Ethereum bersifat terdesentralisasi. Di EVM, blockchain Ethereum berjalan dengan akurasi 100% yang diinginkan Buterin ketika ia membuatnya.

Proses ini memastikan setiap node pada sistem berjalan dengan akurasi terandalnya, ditambah dengan konversi yang memakan waktu ke bytecode. Namun, ini memperlambat blockchain Ethereum dan membatasi skalabilitasnya. Di EVM, blockchain Ethereum hanya dapat memproses 25 permintaan per detik. Dalam skema besar, tentu ini tak begitu signifikan.

eWASM untuk Eth2

Alasan eWASM akan meningkatkan kecepatan dan skalabilitas Ethereum 2.0 karena ia tidak memerlukan kompilasi atau perubahan kode apa pun. Kode yang diunggah akan dikompresi secara otomatis ke dalam Blockchain.

Perakitan web baru ini juga menghilangkan kemungkinan hard fork di masa depan yang secara keseluruhan meningkatkan keamanan blockchain. Dan tentu saja, aplikasi tidak lagi perlu diunggah hanya dalam bahasa kode Solidity, menjadikan Ethereum jauh lebih mudah diakses oleh pembuat kode.

Pembuat kode sekarang dapat menggunakan berbagai bahasa seperti C++, JavaScript, dan Rust. Semua ini akan memungkinkan blockchain Ethereum 2.0 jauh melampaui batas sebelumnya. Namun, juga berpotensi membuat semua miner alias penambang saat ini kehilangan pekerjaan.

Baca juga: Bitcoinn vs Ethereum, Kamu Pilih yang Mana?

Penambangan ethereum

Sebelumnya, salah satu aspek utama Ethereum adalah kenyataan bahwa tidak seperti Bitcoin, seseorang tidak memerlukan peralatan khusus untuk membuat node dan mulai menambang.

Hal ini cukup sederhana bahkan bagi pemrogram terbaru untuk menyiapkan komputer dan mengunduh program yang diperlukan. Para penambang ini diperlukan untuk menjaga aspek bukti kerja untuk verifikasi bahwa pekerjaan di blockchain Ethereum telah selesai dan memungkinkan smart contracts selesai secara otomatis.

Dengan implikasi baru dari sistem eWASM, blockchain Ethereum 2.0 akan berubah dari bukti kerja menjadi bukti kepemilikan sistem. Ini berarti alih-alih membutuhkan ratusan penambang di seluruh dunia untuk mempertahankan node, sekarang siapa pun yang memiliki Ether dapat mengajukan sejumlah dana tertentu untuk menjaga sistemnya tetap berjalan.

Akun mereka kemudian akan dipilih secara acak untuk memverifikasi transaksi.

Hal ini bagus untuk penghematan energi karena memerlukan hanya sedikit tenaga listrik untuk menjalankannya. Ini juga bagus untuk blockchain Ethereum 2.0, karena akan dapat diadaptasi secara lebih luas dan lebih mudah digunakan karena tidak lagi dibatasi pemrosesan yang lambat.

Namun, ini akan jadi berita buruk bagi para penambang yang menginvestasikan sebagian besar uang ke node mereka, karena setelah Ethereum 2.0 diluncurkan pada Desember 2020, mereka tidak lagi dapat menghasilkan uang dari node tersebut.

Hanya akun dengan Ethereum dalam jumlah besar yang diizinkan untuk dipertaruhkan. Jadi, ika mereka belum menyimpan Ether mereka, mereka tidak akan dianggap menghasilkan uang pada sistem proof-of-stake yang baru.

Baca juga: Alasan Ethereum adalah Cryptocurrency yang Baik untuk Investasi

Stakers

Jika kamu tertarik menjadi staker, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui. Pertama, untuk dipertimbangkan, kamu harus memiliki setidaknya 32 ETH. Selain itu, kamu juga harus memiliki perangkat keras dan perangkat lunak yang tepat dan terhubung ke jaringan Beacon.

Kamu juga perlu memahami cara kerja jaringan ini. Ada 7 perangkat lunak berbeda “klien” yang dapat dipilih oleh staker untuk diunduh dan dijalankan di perangkat mereka untuk mempertaruhkan koin mereka.

Terdengar menarik? Bagaimanapun, ada sejumlah risiko saat mempertaruhkan ETH ketika transaksi. Beberapa masalah terkait bug dan sistem, karena Ethereum 2.0 akan menjadi sistem yang sama sekali baru.

Masalah lainnya termasuk kehilangan saham ETH jika kamu offline atau gagal memvalidasi. Kamu juga dapat kehilangan ETH karena peretasan sistem atau aplikasimu. Karenanya, penting untuk terus memantau aktivitas portofoliomu.

Peluncuran Ethereum 2.0 di depan mata

Ethereum 2.0 akan datang secara bertahap. Peluncuran Beacon, untuk bagian pertama, dijadwalkan pada 1 Desember 2020.

Jika kamu adalah pengguna reguler blokchain Ethereum, tidak ada hal khusus yang perlu dilakukan pada tanggal ini. Namun, jika kau saat ini adalah penambang, tetap waspada, karena beberapa perubahan yang akan terjadi.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

Simak juga:



Sumber : pluang.com

Upgrade Portofolio Kamu: Strategi Alokasi $GLD (ETF Emas) untuk Investor Modern

Sebagai investor Indonesia, kita pasti sudah tidak asing dengan pepatah “Jangan taruh semua telur dalam satu keranjang.”

Selama ini, mungkin “keranjang” emas kita hanya berupa logam mulia fisik yang disimpan di lemari. Padahal, di era modern ini, kamu bisa memiliki eksposur emas yang lebih cair dan terintegrasi langsung dengan pasar saham global melalui Gold ETF seperti SPDR Gold Trust ($GLD).

Cek Grafik Harga $GLD di Aplikasi Pluang💸Nikmati 0% biaya transaksi* untuk Saham AS & Options!💸

Tapi, seberapa banyak sih porsi $GLD yang pas buat portofolio kamu? Dan kenapa aset ini penting banget buat diversifikasi? Yuk, kita bedah strateginya!

Kenapa $GLD Harus Ada di Portofolio Kamu?

Bayangkan portofolio investasi kamu seperti sebuah mobil balap.

  • Saham (US Stocks/Crypto) adalah “Gas” yang bikin mobil melaju kencang (High Return).
  • ETF Emas ($GLD) adalah “Rem” dan “Shockbreaker” (Risk Management).

Fungsi utama $GLD bukan sekadar mencari cuan setinggi langit, tapi sebagai penyeimbang. Secara historis, harga emas seringkali bergerak berlawanan atau tidak berkorelasi dengan pasar saham.

Jadi, ketika pasar saham AS sedang “kebakaran” atau volatile, $GLD seringkali justru hijau atau stabil. Inilah yang menjaga nilai asetmu agar tidak drawdown (turun) terlalu dalam.

Contoh Racikan Portofolio dengan $GLD

Tidak ada rumus pasti, tapi kamu bisa mencontek beberapa strategi alokasi aset populer berdasarkan profil risikomu. Berikut ilustrasinya:

1. The Defensive Investor (Konservatif)

Tipe ini lebih mementingkan keamanan modal daripada keuntungan fantastis. Cocok buat kamu yang mendekati masa pensiun atau dana darurat.

  • Saham/Indeks: 40%
  • Obligasi/Pendapatan Tetap: 40%
  • Gold ETF ($GLD): 20%

Alokasi emas yang besar berfungsi sebagai benteng pertahanan yang kuat terhadap inflasi dan resesi.

2. The All-Weather (Moderat/Seimbang)

Tipe ini mencari keseimbangan antara pertumbuhan dan keamanan. Strategi klasik “60/40” sering dimodifikasi dengan menambahkan emas.

  • Saham (US Stocks): 50%
  • Obligasi/Aset Stabil: 30%
  • Crypto/Growth: 10%
  • Gold ETF ($GLD): 10%

Porsi 10% cukup untuk memberikan bantalan saat pasar saham goyang, tanpa terlalu membebani potensi pertumbuhan portofolio.

3. The Aggressive Grower (Agresif)

Tipe ini adalah pemburu capital gain. Biasanya didominasi oleh saham teknologi atau Kripto.

  • Saham (Tech/Growth): 60%
  • Kripto: 30%
  • Gold ETF ($GLD): 5-10%

Lho, agresif kok beli emas? Ingat, emas di sini berfungsi sebagai cash-equivalent yang likuid. Saat pasar saham crash dan kamu butuh uang tunai untuk “serok bawah” (buy the dip), kamu bisa jual $GLD-mu yang nilainya cenderung stabil/naik.

Cara Beli $GLD di Aplikasi Pluang

Kabar baiknya, kamu gak perlu modal ribuan Dolar untuk mulai. Di Pluang, kamu bisa beli $GLD secara pecahan (fractional shares), jadi bisa disesuaikan dengan budget kamu.

Berikut langkah mudahnya:

  1. Buka aplikasi Pluang.
  2. Pilih menu US Stocks (Saham AS).
  3. Ketik “GLD” atau “SPDR Gold Trust” di kolom pencarian.
  4. Klik tombol Beli (Buy).
  5. Masukkan nominal pembelian.
  6. Geser untuk konfirmasi, dan voila! Kamu resmi punya portofolio emas global.

Atau kamu bisa klik tombol di bawah ini

Beli $GLD di Aplikasi Pluang💸Nikmati 0% biaya transaksi* untuk Saham AS & Options!💸

Kesimpulan

Membangun portofolio yang sehat itu bukan cuma soal mengejar profit, tapi juga soal bertahan hidup saat pasar sedang tidak baik-baik saja. Menambahkan ETF Emas ($GLD) adalah cara cerdas dan modern untuk memberikan “asuransi” pada kekayaanmu.

Sudah siap racik portofoliomu?

Disclaimer: Aset Kripto dan Saham AS adalah produk investasi yang mengandung risiko. Alokasi di atas hanya contoh edukasi, bukan saran finansial mutlak. Harap sesuaikan dengan profil risiko masing-masing.



Sumber : pluang.com

Alphabet Tambah Amunisi ‘Perang’ AI, Terbitkan Obligasi Senilai $20 Miliar

Key Takeaways

  • Agresivitas AI: Alphabet dan raksasa teknologi lainnya (Hyperscalers) sedang gila-gilaan berutang untuk mendanai pembangunan infrastruktur data center dan chip AI.
  • Potensi Rekor Dunia: Tahun 2026 diprediksi menjadi tahun dengan penerbitan obligasi korporasi tertinggi sepanjang sejarah, menembus angka $2,4 triliun.
  • Strategi Jangka Panjang: Alphabet mempertimbangkan obligasi berdurasi 100 tahun, menunjukkan kepercayaan diri tinggi pada eksistensi mereka di abad mendatang.
  • Dampak Sektoral: Masifnya investasi AI mulai menekan arus kas perusahaan perangkat lunak (software) tradisional yang belum beradaptasi.

Beli Call Options $GOOG di Sini!

Beli Saham GOOG di Sini!

Agresivitas “Hyperscalers” Mengejar Infrastruktur AI

Langkah Alphabet menjual obligasi senilai $20 miliar (sekitar Rp314 triliun) dilakukan melalui tujuh seri surat utang senior tanpa jaminan. Tidak berhenti di situ, Alphabet bahkan dikabarkan tengah merencanakan penawaran dalam mata uang Sterling, termasuk potensi obligasi berdurasi 100 tahun.

Langkah ini menyusul jejak Oracle yang pekan lalu lebih dulu melepas obligasi senilai $25 miliar. Fenomena ini menegaskan satu ha, yaitu perang infrastruktur AI semakin mahal.

Mengapa Alphabet Berutang Sekarang?

Lima raksasa hyperscaler (Amazon, Google, Meta, Microsoft, dan Oracle) sedang beradu cepat membangun pusat data (data center) dan mengamankan pasokan prosesor. Berikut adalah perbandingan skalanya:

  • Penerbitan Obligasi 2025: Kelima perusahaan ini menerbitkan total $121 miliar surat utang tahun lalu.
  • Proyeksi Belanja Modal (Capex) 2026: Enam raksasa teknologi AS diperkirakan akan menghabiskan $500 miliar tahun ini hanya untuk investasi infrastruktur.

Pasar Obligasi AS Menuju Rekor Tertinggi

Aksi korporasi Alphabet dan Oracle ini diprediksi menjadi pembuka jalan bagi tahun tersibuk dalam sejarah pasar surat utang. Analis dari berbagai lembaga keuangan terkemuka memberikan estimasi yang ambisius untuk tahun 2026:

Lembaga

Proyeksi Total Penerbitan Obligasi Korporasi AS

Pertumbuhan vs 2025

Barclays

$2,46 Triliun

+11,8%

Morgan Stanley

$2,30 Triliun

Apa Dampaknya Bagi Investor?

1. Pergeseran Arus Kas di Sektor Software

Masifnya belanja modal AI mulai berdampak pada ekosistem perangkat lunak (software). Rilis model AI baru, seperti Claude dari Anthropic, telah memicu analisis ulang terhadap valuasi perusahaan software tradisional karena AI mulai “memakan” pangsa pasar dan arus kas mereka.

2. Likuiditas yang Melimpah, Namun Berisiko

Meskipun surat utang perusahaan besar seperti Alphabet dianggap berkualitas tinggi (high-grade), besarnya volume utang yang masuk ke pasar tetap perlu dicermati. Bagi investor, ini mencerminkan optimisme jangka panjang terhadap AI, namun juga menunjukkan ketergantungan yang tinggi pada pendanaan eksternal untuk mempertahankan pertumbuhan.

3. “Capex Spend” Terbesar dalam Sejarah

Analis pasar menyebut tren ini sebagai salah satu belanja modal terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah industri. Ini bukan lagi soal inovasi kecil, melainkan perombakan total infrastruktur digital global.

Perbandingan Aksi Korporasi Terbaru

Perusahaan

Nilai Obligasi Terbaru

Fokus Utama

Alphabet

$20 Miliar

AI & Cloud Expansion

Oracle

$25 Miliar

Database & Data Center

Meta

$30 Miliar (Okt ’25)

Llama AI & Metaverse Infra

Amazon

$15 Miliar (Nov ’25)

AWS AI Integration

Risks & Considerations

  • Beban Bunga: Utang yang besar berarti kewajiban membayar bunga yang besar pula. Jika pendapatan AI tidak tumbuh secepat beban utang, profitabilitas bisa terganggu.
  • Obsolescence (Kuno): Investasi ratusan miliar dolar di perangkat keras berisiko jika tiba-tiba muncul teknologi baru yang lebih murah dan efisien.
  • Sentimen Pasar Saham: Jika ekonomi melambat, perusahaan dengan tumpukan utang tinggi biasanya lebih rentan terhadap koreksi harga saham.

FAQ 

  1. Kenapa Alphabet harus berutang kalau mereka punya banyak cash?
    Kadang lebih menguntungkan secara pajak dan operasional untuk meminjam uang saat bunga kompetitif daripada mencairkan cadangan kas yang ada di luar negeri.
  2. Apa itu “100-year bond”?
    Ini adalah obligasi yang jatuh temponya 100 tahun lagi. Hanya perusahaan sangat stabil yang bisa merilis ini karena investor harus percaya perusahaan tersebut masih ada seabad ke depan.
  3. Apakah ini tanda gelembung (bubble) AI?
    Masih diperdebatkan. Namun, bedanya dengan dot-com dulu adalah, perusahaan sekarang (seperti Alphabet) sudah punya pendapatan riil yang sangat besar.
  4. Apa pengaruhnya ke harga saham Alphabet ($GOOGL)?
    Jangka pendek bisa netral atau sedikit fluktuatif. Jangka panjang, pasar akan melihat apakah modal ini bisa menghasilkan profit dari AI.
  5. Siapa yang membeli obligasi ini?
    Biasanya investor institusi besar seperti dana pensiun, perusahaan asuransi, dan manajer investasi.
  6. Apa itu “Hyperscalers”?
    Istilah untuk penyedia layanan cloud raksasa (Google, AWS, Azure) yang punya kapasitas infrastruktur sangat masif.

Beli Call Options $GOOG di Sini!

Beli Saham GOOG di Sini!

Reference

  • Laporan Reuters (Matt Tracy, Feb 2026), Data IFR (International Financing Review), Riset Barclays, Morgan Stanley, dan Moody’s Ratings.



Sumber : pluang.com

Mengenal Transaksi Cryptocurrency P2P Global

Cryptocurrency P2P Global

BitcoinGlobal adalah platform perdagangan cryptocurrency peer-to-peer (P2P) yang menyatukan pedagang dari seluruh dunia untuk membeli dan menjual cryptocurrency secara langsung satu sama lain tanpa perantara.

Dengan lebih dari 60 metode pembayaran pedagang bebas memilih opsi mana yang lebih murah dan paling nyaman untuk mengeksekusi perdagangan mereka. BitcoinGlobal mendorong standar dalam pembelian cryptocurrency karena melayani perdagangan di seluruh dunia tanpa batasan.

Pengguna dapat langsung membelanjakan mata uang aslinya untuk membeli Bitcoin atau USD Tether yang tersedia di jaringan ERC20 dan TRC20 langsung di tempat tanpa harus melewati terlalu banyak batasan.

BitcoinGlobal dimulai dengan daftar cryptocurrency perintis, Bitcoin dan koin stabil populer, Tether. Keuntungan memiliki dua mata uang kripto ini jelas. Bitcoin tidak hanya dapat digunakan untuk berdagang di bursa Bitcoin Global, tetapi juga dapat digunakan untuk membeli barang dagangan secara online karena ini adalah mata uang kripto yang paling mapan dan diadopsi di dunia.

Sementara itu Tether pada bagiannya dapat digunakan untuk melakukan lindung nilai terhadap volatilitas kripto untuk digunakan oleh pedagang harian yang memberi pelanggan sekeranjang opsi untuk menyimpan uang mereka.

Baca juga: Apa Itu Mata Uang Kripto?

Perbedaan dengan P2P konvensional

Tidak seperti pertukaran peer-to-peer lainnya yang menawarkan penarikan yang sangat ketat dan batas setoran untuk pengguna yang tidak diverifikasi.

Pelanggan di bitcoin global dapat menarik hingga 2 BTC tanpa verifikasi identitas dan dapat menyetor cryptocurrency dalam jumlah tak terbatas ke dompet Global Bitcoin mereka.

Ada lebih dari 7.509 mata uang kripto yang beredar saat ini dengan kapitalisasi pasar gabungan sekitar $ 387 miliar di sekitar 31.658 pasar (Data pasar diperoleh dari coinmarketcap).

Pertukaran menyumbang porsi yang lebih besar dari semua perdagangan ini — bursa terdesentralisasi dan terpusat — karena ada lebih dari 300 bursa dan dihitung dengan 10 bursa teratas yang bertanggung jawab atas lebih dari $ 20 miliar dari total kapitalisasi pasar.

Aktivitas DEX meroket belakangan ini karena hype pasar DeFi mencapai ketinggian baru, baru-baru ini melampaui perdagangan harian pertukaran kripto teratas, Coinbase.

Tetapi pertukaran mata uang kripto peer-to-peer masih tetap tidak populer karena hanya sebagian kecil dari total transaksi cryptocurrency.

Karakteristik khas dari semua 300-plus pertukaran ini adalah persyaratan dasar dan ketat untuk melewati KYC sebelum aktivitas transaksional. Hanya beberapa pengecualian yang mengizinkan aktivitas perdagangan hingga 2 BTC tanpa KYC.

Baca juga: Investasi Cryptocurrency, Apa Saja yang Perlu Diketahui?

Hal yang perlu diperhatikan

Beberapa hal yang perlu diingat saat berdagang di Bitcoin Global Dalam keadaan apa pun. Anda tidak boleh melepaskan cryptocurrency kepada pembeli sebelum menerima pembayaran. Karena transaksi cryptocurrency tidak dapat diubah.

Itulah mengapa kamu perlu memeriksa ulang apakah kamu benar-benar menerima jumlah persis yang kamu harapkan dari mitra dagangmu.

Kamu tidak dapat mengirim cryptocurrency dari dompet Bitcoin Global milikmu ke platform seperti satoshidice yang mampu mengembalikan cryptocurrency ke alamat pengiriman. Tim Bitcoin Global tidak akan pernah memintamu untuk membagikan kredensial login-mu. Atau meminta tindakan tertentu apa pun di situs web.

Mengamankan akunmu di Bitcoin Global Untuk melindungi privasimu, Bitcoin Global mengubah alamat penerimaanmu setelah setiap transaksi. Ini menyulitkan penjahat dunia maya untuk menggunakan penjelajah blok untuk melacak dan akhirnya melacakmu.

Ada juga otentikasi dua faktor bawaan untuk mencegah peretas mengakses akunmu bahkan jika mereka berhasil menemukan kata sandimu.  Ada kalanya kamu mungkin ingin mengirim Bitcoin atau Tether ke Alamat tertentu dan transaksi tidak akan berhasil.

Jangan panik! Ini terjadi karena keamanan bitcoin Global sedang bekerja untuk melindungi danamu. Jika sistem keamanan mendeteksi aktivitas yang mencurigakan, secara otomatis memblokir transaksi yang dikirim ke tersangka.

Manfaat menggunakan Bitcoin Global

Bertukar secara langsung tanpa perantara, di luar kunci escrow BitcoinGlobal dari semua cryptos yang dikirim untuk melindungi pengguna. Pertukaran tidak terlibat dengan transaksi, begitu pula stafnya, perdagangan dilakukan secara ketat antara pembeli dan penjual.

Ada sangat sedikit platform crypto peer to peer yang memungkinkan fasilitas escrow. Dan menerapkan standar pertukaran global, ini tidak umum di industri.

Platform peer to peer BitcoinGlobal meningkatkan standar tentang bagaimana sistem perdagangan P2P harus dilakukan. Karena mereka juga baru-baru ini dimulai perdagangan tanpa sistem KYC.

Kemampuan yang memungkinkan pengguna untuk melakukan penarikan hingga 2 BTC setiap hari tanpa perlu melewati KYC. Suatu prestasi yang dimaksudkan untuk membawa pengguna yang tidak ingin diprofilkan sebelum mereka dapat berdagang.

Baca juga: Apa Itu Overnight Index Swap?

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

Baca juga:



Sumber : pluang.com

Strategi Investasi ‘Serok Bawah’ Saat Harga Bitcoin Jatuh

Key Takeaways

  • Spekulasi Pemerintah: Jim Cramer mengklaim pemerintah AS mungkin membeli BTC di harga $60.000 untuk cadangan nasional, meski belum ada bukti on-chain.
  • Support Kuat: Area $60.000 terbukti menjadi level support krusial yang memicu aksi beli masif (buy the dip).
  • Batasan Regulasi: Kebijakan AS saat ini (per Maret 2025) membatasi kepemilikan BTC pemerintah hanya dari aset sitaan, bukan pembelian langsung.
  • Peluang Investor: Volatilitas ini memberikan celah bagi investor ritel untuk masuk ke harga diskon melalui platform yang teregulasi seperti Pluang.

Beli Coin BTC di Sini!

Spekulasi vs Realita On-Chain

Jim Cramer menyebutkan dalam program Squawk on the Street bahwa ia mendengar kabar Presiden Trump berniat mengisi “Bitcoin Reserve” saat harga menyentuh $60.000. Sontak, pernyataan ini memicu perdebatan di kalangan investor.

Namun, data dari Arkham Intelligence menunjukkan fakta yang berbeda:

  • Tidak Ada Pergerakan: Dompet digital yang terkait dengan pemerintah AS tidak menunjukkan adanya transaksi masuk (pembelian) selama periode crash tersebut.
  • Hambatan Hukum: Menteri Keuangan Scott Bessent menegaskan bahwa pemerintah belum memiliki otoritas hukum untuk membeli Bitcoin menggunakan dana pembayar pajak. Saat ini, cadangan BTC pemerintah AS hanya berasal dari aset sitaan kasus kriminal.
  • Executive Order: Peraturan yang ada saat ini melarang penggunaan dana publik untuk akumulasi BTC secara langsung tanpa persetujuan kongres.

Siapa Pembeli Sebenarnya di Harga $60.000?

Jika bukan pemerintah AS, lalu siapa yang membeli? Data on-chain menunjukkan bahwa saat harga menyentuh $60.000, terjadi lonjakan Coinbase Premium yang positif. Ini mengindikasikan bahwa investor institusi dan ritel besar di Amerika Serikat justru memanfaatkan kepanikan pasar untuk melakukan akumulasi.

Menurut Jason Gozali, Head of Research Pluang, Fenomena ini sering disebut sebagai “buying the dip”, strategi di mana investor cerdas masuk ke pasar saat harga aset fundamental sedang terdiskon besar-besaran.

Manfaatkan Momentum “Bottom” Bersama Pluang

Melihat volatilitas harga Bitcoin yang bisa turun-naik puluhan ribu dolar dalam hitungan hari, Anda tidak perlu menjadi pemerintah AS untuk bisa “serok bawah”. Platform investasi Pluang memberikan Anda alat yang tepat untuk menghadapi kondisi pasar seperti ini.

Beli Coin BTC di Sini!

Mengapa Investasi di Pluang Saat Market Crash?

  1. Akses Multi-Aset Terintegrasi: Saat kripto sedang crash, Anda bisa dengan cepat melakukan rotasi modal ke aset safe haven seperti Emas Digital atau saham proksi Bitcoin seperti MicroStrategy (MSTR) dan Coinbase (COIN) di pasar saham AS, semua dalam satu aplikasi.
  2. Fitur Advanced Order: Jangan sampai ketinggalan harga “diskon”. Anda bisa memasang fitur Limit Order di aplikasi Pluang pada harga target (misalnya di $60.000), sehingga sistem akan otomatis membeli saat harga menyentuh level tersebut meski Anda sedang tidur.
  3. Keamanan Terjamin: Pluang sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seluruh transaksi tercatat di Central Finansial X (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI).
  4. Edukasi Pluang Insight: Tetap update dengan analisis harian agar Anda tidak termakan FUD (Fear, Uncertainty, Doubt) saat harga turun, sehingga bisa mengambil keputusan berdasarkan data, bukan emosi.

Cara “Buy The Dip” yang Aman di Pluang

Anda tidak perlu menunggu pengumuman pemerintah untuk mulai berinvestasi. Berikut langkah strategis menggunakan aplikasi Pluang:

  1. Gunakan Limit Order: Jangan pantau layar 24 jam. Pasang harga beli di angka yang Anda inginkan (misal: $61.000). Jika harga menyentuh angka tersebut, sistem Pluang akan mengeksekusi otomatis.
  2. Fitur Pocket (DCA): Mitigasi risiko volatilitas dengan rutin membeli dalam jumlah kecil setiap minggu, terlepas dari harga pasar.
  3. Diversifikasi ke Saham AS: Jika ragu membeli koinnya langsung, Anda bisa membeli saham perusahaan yang memiliki eksposur Bitcoin seperti MicroStrategy (MSTR) di Pluang.

Perbandingan: Strategi Akumulasi

Strategi

Kelebihan

Kekurangan

Cocok Untuk

Lump Sum

Keuntungan maksimal jika harga langsung naik.

Berisiko tinggi jika harga lanjut turun.

Investor berpengalaman.

DCA (Rutin)

Mengurangi beban psikologis & harga rata-rata lebih baik.

Potensi profit lebih kecil dibanding timing yang pas.

Pemula & Karyawan.

Limit Order

Mendapatkan harga “diskon” secara presisi.

Pesanan mungkin tidak terisi jika harga tidak menyentuh level.

Trader taktis.

Beli Coin BTC di Sini!

Risks & Considerations 

  • Volatilitas Tinggi: Harga Bitcoin dapat mengalami fluktuasi lebih dari 10% dalam sehari.
  • Risiko Regulasi: Perubahan kebijakan pemerintah (seperti larangan atau pajak baru) dapat mempengaruhi harga secara mendadak.
  • Risiko Informasi: Spekulasi seperti yang disampaikan Jim Cramer sering kali belum terverifikasi; selalu gunakan data on-chain sebagai referensi.
  • Likuiditas: Pastikan hanya menggunakan “uang dingin” yang tidak diperlukan untuk kebutuhan mendesak dalam waktu dekat.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  1. Apakah benar pemerintah AS punya Bitcoin?
    Ya, sekitar 328.000 BTC, namun mayoritas berasal dari penyitaan kasus kriminal.
  2. Mengapa Jim Cramer dianggap kontroversial?
    Banyak trader mengikuti “Inverse Cramer” karena prediksinya seringkali berlawanan dengan arah pasar sesungguhnya.
  3. Apa itu Cadangan Bitcoin Strategis (Strategic Bitcoin Reserve)?
    Sebuah usulan kebijakan agar negara menyimpan BTC sebagai aset cadangan devisa, mirip dengan emas.
  4. Apakah aman membeli Bitcoin di Pluang?
    Sangat aman. Pluang teregulasi oleh Bappebti dan diawasi OJK.
  5. Berapa minimal investasi BTC di Pluang?
    Anda bisa mulai dari nominal yang sangat terjangkau, mulai dari Rp15.000.
  6. Apa itu Data On-Chain?
    Data transaksi publik yang tercatat di Blockchain; memungkinkan kita melihat apakah dompet tertentu benar-benar membeli atau menjual.
  7. Apa yang terjadi jika harga Bitcoin turun di bawah $60.000?
    Berdasarkan analisis Fibonacci, level support berikutnya ada di kisaran $57.800.

Kesimpulan: Meskipun klaim Jim Cramer tentang pemerintah AS belum terbukti secara data, level $60.000 terbukti menjadi area support kuat yang dijaga oleh para investor besar. Di dunia investasi, volatilitas adalah kawan bagi mereka yang bersiap.

Beli Coin BTC di Sini!

Ingin mulai akumulasi Bitcoin atau saham global dengan aman?
Buka aplikasi Pluang sekarang dan siapkan strategi Buy the Dip Anda untuk menyambut potensi rebound berikutnya!



Sumber : pluang.com

Cara Investasi Bitcoin Agar Kamu Mendulang Profit

Cara Investasi Bitcoin

Bitcoin merupakan salah satu investasi cryptocurrency yang cukup populer di kalangan investor kekinian. Kata bitcoin sendiri pasti sangat familiar didengar dan sebagian besar kalangan sudah cukup paham bitcoin merupakan uang elektronik yang memiliki nilai tukar dan jual yang cukup menjanjikan.

Secara konseptual cara investasi bitcoin yang banyak beredar hampir sama kaidahnya dengan trading, yakni membeli bitcoin saat harga rendah kemudian menjualnya dengan harga yang lebih tinggi.

Secara konseptual memang investasi bitcoin terdengar gampang. Namun dalam pengaplikasiannya langsung di dalam dunia trading akan membutuhkan analisa dan strategi yang baik untuk meminimalisir kerugian yang mungkin ditimbulkan dan mengoptimalkan keuntungan.

Banyaknya peminat baru dalam dunia investasi bitcoin kemudian membuka peluang bagi pemula untuk belajar trading cryptocurrency yang juga membuka peluang untuk meningkatkan nilai aset bitcoin.

Sebagai pemula akan memerlukan berbagai pengetahuan analisis fundamental dalam dunia investasi bitcoin dan langkah-langkah strategis untuk meminimalkan kerugian dan mengoptimalkan keuntungan dari sejumlah uang yang diinvestasikan.

Berikut akan dijelaskan cara memulai investasi bitcoin hingga langkah strategisnya yang untuk memperoleh penghasilan lebih melalui investasi bitcoin.

Baca juga: Memperkenalkan Bitcoin, Mata Uang Elektronik Sebagai Investasi Alternatif

Langkah Memulai Bisnis Bitcoin Bagi Pemula

Cara investasi bitcoin pertama diawali dengan membuka rekening bitcoin atau bitcoin wallet. Salah satu situs terpercaya yang banyak digunakan untuk bitcoin wallet adalah situs blockchain.com.

Dengan masuk ke dalam situs tersebut dan melakukan registrasi hingga tahap verifikasi akhir maka kamu sudah memiliki bitcoin wallet yang kemudian bisa digunakan untuk transaksi dalam investasi bitcoin.

Dengan platform wallet bitcoin pengguna dapat menerima dan mengirim bitcoin kepada sesama pengguna dengan mudah dan cepat serta melakukan kontrol nilai terkini dari sejumlah aset bitcoin yang dimiliki.

Tahap selanjutnya adalah transaksi, tersedia banyak situs jasa dan layanan di Internet yang menyediakan platform transaksi bitcoin.

Situs tersebut merupakan salah satu situs transaksi bitcoin Indonesia yang bisa langsung mengkonversikan sejumlah aset bitcoin yang dimiliki ke dalam nilai Rupiah. Sehingga pengguna bisa tahu margin keuntungan dan kerugian yang diperoleh dari naik turunnya nilai aset bitcoin.

Sebelum memulai transaksi tentunya jangan lupa untuk membuat akun dan mengikuti tahap registrasi hingga verifikasi akhir. Situs tersebut akan menunjukkan naik atau turunnya nilai bitcoin yang dimiliki secara real time atau pada waktu itu juga. Melalui situs tersebut juga dapat mulai membeli bitcoin pertama dan menentukan harga bitcoin untuk kemudian dijual.

Dalam penentuan harga ini ibaratkan berdagang, perlu memahami kondisi pasar dan menjual dengan harga yang orang lain akan beli.

Baca juga: Bursa Saham Sedang Terkoreksi, Kenali Pola Investasi Saham dengan Cara Ini

Tantangan Investasi Bitcoin

Salah satu tantangan melakukan investasi investasi bitcoin adalah ancaman privasi dari para hacker. Maka diperlukan tindakan pengamanan akun dan privasi dengan cara memverifikasi data pada bitcoin wallet dan situs transaksi bitcoin.

Setelah melakukan registrasi pada situs-situs tersebut jangan lupa untuk mengecek email untuk verifikasi hingga verifikasi data lain seperti nomor telepon. Karena berkaitan dengan uang dan aset maka jangan sekali-kali menyepelekan faktor keamanan. Terutama data pribadi di era networking yang semakin canggih seperti sekarang.

Validasi data dengan seksama dan jangan lupa untuk melakukan pengecekan berkala kepada history transaksi yang sudah pernah dilakukan.

Banyak yang berasumsi investasi bitcoin terbilang cukup mahal. Itu karena melihat nilai aset bitcoin yang sudah lama berjalan.

Namun sebenarnya cukup dengan Rp 100.000,- sudah bisa dijadikan modal awal atau saldo awal. Untuk memulai transaksi bitcoin tergantung ketentuan dan syarat yang berlaku dalam situs platform trading bitcoin.

Sehingga penting juga untuk mencermati berbagai spesifikasi manfaat dan kelebihan setiap situs transaksi bitcoin. Untuk kemudian dibandingkan situs mana yang sesuai dengan kebutuhan, dan menguntungkan.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

Baca juga:



Sumber : pluang.com

Era Baru The Fed, Benarkah Saham, Emas dan Perak Semakin Bullish?

Key Takeaways

  • Suku Bunga Januari Tetap: The Fed mempertahankan suku bunga di level 3,5–3,75% seiring stabilnya angka pengangguran (4,4%) dan inflasi.
  • Efek Kevin Warsh: Nominasi Warsh memicu ekspektasi kebijakan yang lebih “dovish” (longgar) di jangka pendek untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pasar tenaga kerja.
  • Proyeksi Suku Bunga: J.P. Morgan memprediksi Fed akan hold sepanjang 2025, namun pasar mulai memperhitungkan pemangkasan yang lebih dalam di paruh kedua 2026 di bawah kepemimpinan Warsh.
  • Strategi Investasi: Bullish pada aset risiko (saham teknologi) dan emas sebagai instrumen lindung nilai (hedge) selama transisi kebijakan.

Beli ETF SLV di Sini!

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

Quick Facts Table

Indikator

Status/Proyeksi

Dampak Pasar

Suku Bunga Saat Ini

3,5% – 3,75% (Januari 2026)

Netral

Calon Ketua Fed

Kevin Warsh (Mulai Mei 2026)

Bullish (Aset Risiko)

Target Inflasi

2,0% (Saat ini di kisaran 2,8%)

Menantang

Angka Pengangguran

4,4% (Stabil)

Mendukung Hold

Target Emas 2026

USD 5.000-6.000/oz

Bullish

Memahami Outlook Suku Bunga 2026

Meskipun ekonomi AS menunjukkan ketahanan dengan data tenaga kerja yang stabil, pasar mulai mempertanyakan: Kapan suku bunga akan turun?

Michael Feroli, Kepala Ekonom AS di J.P. Morgan, mencatat bahwa proses disinflasi saat ini berlangsung bertahap. Namun, kehadiran Kevin Warsh diprediksi akan mengubah peta suara di dalam komite Fed (FOMC). Warsh berargumen bahwa suku bunga yang terlalu tinggi saat ini menghambat potensi pertumbuhan AS yang didorong oleh produktivitas AI.

Saat ini, mayoritas anggota FOMC masih bersikap konservatif. Warsh perlu meyakinkan setidaknya tiga anggota voting lainnya untuk meloloskan pemangkasan suku bunga guna menghidupkan kembali pasar tenaga kerja yang sempat stagnan di akhir 2025.

Kevin Warsh: Dari “Hawk” Menjadi “Dove”?

Kevin Warsh dikenal sebagai anggota dewan Fed termuda (2006-2011) yang dulunya sangat berhati-hati terhadap inflasi (hawkish). Namun, pandangannya kini bergeser.

  1. Optimisme AI: Warsh percaya lonjakan produktivitas akibat AI dapat menekan inflasi secara alami meskipun ekonomi tumbuh pesat.
  2. Dukungan Pertumbuhan: Ia menilai suku bunga yang lebih rendah dapat mengangkat pertumbuhan AS 1% di atas tren jangka panjang tanpa memicu inflasi berlebih.
  3. Independensi Fed: Meskipun dinominasikan oleh Presiden Trump, rekam jejak Warsh menunjukkan ia tetap kritis terhadap kebijakan neraca keuangan (balance sheet) Fed yang terlalu besar.

Dampak Terhadap Saham, Emas, Perak, dan Dolar

1. Saham (Equities) – Bullish (Index)

Pasar saham AS tetap didukung oleh laba korporasi yang kuat, terutama sektor teknologi yang diprediksi tumbuh 31% pada 2026. Kebijakan Warsh yang pro-pertumbuhan dan potensi pelemahan USD akan menguntungkan emiten teknologi dengan pendapatan luar negeri yang besar.

Strategi: Tetap positif pada indeks saham global, terutama AS dan Asia (ex-Japan).

2. Emas dan Perak – Peluang Buy on Weakness

Meskipun sempat terkoreksi tajam setelah nominasi Warsh karena penguatan USD sesaat, prospek jangka panjang emas tetap cerah. Secara historis, transisi kepemimpinan Fed sering kali diiringi ketidakpastian kebijakan yang menguntungkan emas.

  • Target Harga: Menurut Pluang Research Team, emas diproyeksikan menuju kisaran USD 5.000 – 6.000/oz pada 2026.
  • Saran: Manfaatkan koreksi harga untuk melakukan average-in pada emas. Untuk perak, investor disarankan lebih berhati-hati dan mulai mengalihkan sebagian alokasi ke emas karena volatilitas yang lebih tinggi.

Beli ETF SLV di Sini!

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

3. Dolar AS (USD) – Potensi Melemah

Secara siklus, USD dinilai masih overvalued. Pemangkasan suku bunga yang lebih dalam di bawah kepemimpinan Warsh kemungkinan akan menekan USD turun sekitar 3-5% lagi tahun ini, memberikan angin segar bagi pasar negara berkembang (Emerging Markets).

Cara Berinvestasi di Tengah Transisi Fed

  1. Evaluasi Portofolio: Periksa eksposur Anda pada sektor teknologi dan emas.
  2. Pantau Yield Obligasi: Perhatikan Yield Curve. Jika suku bunga jangka pendek turun namun jangka panjang naik, ini adalah sinyal reflation trade.
  3. Diversifikasi ke EM: Manfaatkan potensi pelemahan Dolar AS (USD) dengan menambah porsi pada saham Asia atau pasar negara berkembang.
  4. DCA pada Emas: Gunakan strategi Dollar Cost Averaging saat terjadi koreksi teknis di harga emas.

Comparison Table: Powell vs. Warsh (Ekspektasi)

Fitur

Jerome Powell

Kevin Warsh (Proyeksi)

Gaya Kebijakan

Data-dependent & Hati-hati

Fokus pada Pertumbuhan & Agresif

Pandangan Inflasi

Sangat waspada (Hawkish)

Melihat inflasi sebagai efek temporer tarif

Suku Bunga

Cenderung menahan lebih lama

Ingin memangkas untuk memicu ekonomi

Neraca (Balance Sheet)

Pengetatan Kuantitatif (QT)

Mendukung pengurangan neraca yang cepat

Risks & Considerations

  • Risiko Inflasi Kembali: Jika pemangkasan suku bunga dilakukan terlalu cepat sementara produktivitas AI tidak sesuai ekspektasi, inflasi bisa melonjak kembali.
  • Hambatan Senat: Konfirmasi Kevin Warsh dapat tertunda jika penyelidikan terhadap Powell belum tuntas, menciptakan ketidakpastian pasar.
  • Volatilitas Mata Uang: Perubahan mendadak dalam kebijakan Fed dapat menyebabkan fluktuasi tajam pada nilai tukar Rupiah terhadap Dolar.
  • Risiko Geopolitik: Perang dagang atau tarif baru dapat mengganggu proses disinflasi yang sedang berjalan.

Beli ETF SLV di Sini!

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

FAQ 

  1. Kapan Kevin Warsh resmi menjabat?
    Direncanakan Mei 2026 setelah masa jabatan Powell berakhir.
  2. Mengapa harga emas turun saat Warsh diumumkan?
    Itu adalah reaksi jangka pendek (relief rally USD) karena pasar sempat mengkhawatirkan kandidat yang jauh lebih dovish.
  3. Apakah suku bunga pasti turun tahun ini?
    J.P. Morgan memprediksi hold, namun pasar bertaruh ada peluang pangkas 50bps di akhir tahun.
  4. Apa dampak bunga rendah bagi saham teknologi?
    Menurunkan biaya pinjaman dan meningkatkan valuasi perusahaan bertipe growth.
  5. Mengapa Warsh mendukung pengurangan neraca Fed?
    Ia percaya neraca yang besar mendorong belanja pemerintah yang boros dan menghambat kredit swasta.
  6. Bagaimana pengaruhnya ke IHSG?
    Suku bunga AS yang lebih rendah biasanya memicu aliran modal masuk (inflow) ke pasar saham Indonesia.
  7. Apakah emas masih layak beli di harga USD 4.900?
    Ya, target 12 bulan berada di USD 5.350 seiring ketidakpastian kebijakan.
  8. Apa itu “Hawkish” dan “Dovish”?
    Hawkish mendukung bunga tinggi untuk tekan inflasi; Dovish mendukung bunga rendah untuk dorong ekonomi.

Kesimpulan: Navigasi Transisi

Menurut Jason Gozali, Head of Research Pluang, transisi menuju kepemimpinan Kevin Warsh di tahun 2026 membawa harapan akan kebijakan moneter yang lebih akomodatif. Bagi investor di Pluang, periode “pause” atau jeda suku bunga saat ini adalah waktu yang tepat untuk menyeimbangkan portofolio antara aset risiko yang bertumbuh (saham teknologi) dan aset aman (emas).

Beli ETF SLV di Sini!

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

Reference

  • Laporan J.P. Morgan Global Research (Februari 2026), Analisis Standard Chartered Wealth Management, Bloomberg, dan data LBMA (London Bullion Market Association).



Sumber : pluang.com

Kenapa Emas Diminati Saat Krisis? Simak Tips Investasi Emas Ini

Di kala pasar saham global semakin menuju wilayah yang tak diperkirakan, ada aset berkelas lain yang mencuri pandangan para investor: Emas. Simak tips investasi emas dalam artikel ini.

Harga emas mencapai titik yang lebih tinggi pada awal bulan ini dengan harga jual menembus US$1.800 per ounce. Ini melampaui major psychological milestone yang belum pernah tercapai sejak 2011.

Kini, di saat harga logam mulia yang terus menanjak akibat ketidakpastian dari coronavirus, beberapa ahli berpendapat bahwa harga emas bisa memecahkan rekor baru. Ini lantas menjadi tips investasi emas dalam kuartal ini.

Ini membuat banyak orang bertanya-tanya apakah ini saat yang tepat untuk melakukan investasi. CNBC Make It sudah berbicara kepada para pakar untuk meminta pendapat mereka.

Baca juga: Mengapa Harus Investasi Emas?

Kenapa emas diminati dan apa tips investasi emas?

Harga emas naik hingga 19% tahun ini disaat tingkat bunga yang lebih rendah dan stimulus bank sentral memberikan dorongan bagi logam mulia.

Pada umumnya emas dilihat sebagai aset pengaman disaat banyaknya ketidakpastian karena emas tidak berisiko seperti investasi lainnya, contohnya saham. Ditambah lagi, logam mulia bergerak berlawanan dari U.S. Dollar, yang berarti ketika nilai uang turun — sebagaimana yang terjadi akhir-akhir ini — nilai emas semakin naik.

Akan tetapi, kemunduran akibat coronavirus saat ini agak berbeda. Bagaimana tips investasi emas yang dapat diterapkan di saat ini?

Bahkan di saat jumlah kasus Covid-19 meningkat dan data ekonomi memburuk, pasar ekuitas terus diminati. Cameron Alexander, Direktur Permintaan Logam Mulia di perusahaan data pasar Refinitiv, berkata bahwa hal tersebut membuat emas memasuki daerah perdagangan yang baru.

“Emas sedang ke dua arah: Salah satunya kearah ketidakpastian,” ujar Alexander, dengan merujuk kepada pandemi yang masih tidak berhenti. “Tapi ekuitas masih bagus” karena dibantu oleh stimulus bank sentral, tambahnya.

Harga diperkirakan akan naik

Disaat pandemi mengguncang pasar di penghujung bulan Maret, emas juga mengalami sell-off karena para investor berusaha mengumpulkan uang tunai.

Akan tetapi,sejak saat itu, para pembeli kembali membeli emas karena menganggapnya sebagai pengaman uang mereka. Hingga saat ini, berdasarkan BlackRock iShares data, uang yang mengalir kedalam emas fisik exchange-traded funds (ETF) secara global berada pada kisaran $12 miliar.

Ini membuat para pakar memperkirakan kenaikan harga di masa depan. “Saya tidak akan terkejut jika harga emas akan melampaui batas tertinggi pada tahun 2011 di kisaran harga US$1.900 per ounce,” Thomas Taw, Kepala APAC iShares investment strategy di BlackRock, memberikan pendapat pada CNBC Make It.

Bulan lalu, Bank of America  mendukung prediksi batas tertinggi. Pada bulan April, bank tersebut mengabarkan bahwa harga logam mulia bisa menyentuh  $3,000 per ounce. Strategis komoditas BofA Securities Michael Widmer berkata bahwa kenaikan akan didorong oleh ketidakpastian global yang terus berlanjut — setidaknya hingga beberapa tahun ke depan.

“Disaat ini ada banyak sekali kekhawatiran akan kenaikan harga emas,” Widmer memberikan pendapat pada CNBC Make It. “Kita butuh lebih banyak visibilitas sebelum harga emas mulai mencapai puncak.”

Baca juga: Investasi Emas atau Saham dalam Situasi Sekarang?

Apakah sekarang saat yang tepat untuk membeli emas?

Pandangan optimis tadi seolah menjanjikan potensi keuntungan yang tinggi di masa depan untuk tips investasi emas. Akan tetapi dengan harga yang selalu tinggi di setiap tahunnya, biaya masuknya juga besar.

Ini menciptakan pertanyaan tentang kapan sebaiknya membeli. Akan tetapi, Albert Cheng, CEO Singapore Bullion Market Association, berkata bahwa pertanyaannya harus diubah dari “kapan” menjadi “berapa banyak”

Tidak ada namanya waktu yang tepat untuk membeli emas. Setiap investor harus punya.

“Tidak ada namanya waktu yang tepat untuk membeli emas,” ujar Cheng, yang menurut pendapatnya, harga emas akan menyentuh $2,000 per ounce di akhir tahun. “Setiap investor harus punya emas dalam portfolio mereka sebagai tips investasi emas yang baik.”

Biasanya, penasihat keuangan akan menyarankan alokasi untuk emas sebesar 1%-5% dari keseluruhan portfolio seseorang. Menurut Cheng, angkanya harus diubah menjadi antara 5% hingga 15%.

“Emas masih menjadi barang yang dimiliki dalam jumlah kecil dalam kebanyakan portfolio orang. Namun peningkatan sebesar 1 hingga 2% bisa berdampak besar” ujar Alexander dari Refinitiv.

Tips Investasi Emas

Meskipun emas merupakan salah satu bentuk alat tukar pertama di dunia, kini ada banyak cara untuk memperoleh logam mulia untuk kebutuhan investas.

“Pertama-tama investor harus memutuskan kenapa mereka ingin memiliki emas,” ujar Taw dari BlackRock. “Apakah untuk return potential atau diversifikasi portfolio?” Maka anda harus membiasakan diri dengan berbagai opsi dan risiko yang ada, kata beliau.

Berikut adalah tips investasi emas.

Beli fisik — Emas batangan dan koin adalah cara paling tradisional untuk memiliki emas. “Emas seperti ini sangat cair dan mudah untuk dibeli di satu tempat kemudian dijual di tempat lain,” ucap Alexander. Aset emas fisik kini dapat dibeli di, bank, namun para pembeli harus paham bahwa akan ada biaya tambahan untuk asuransi dan peyimpanan.

Beli ETF/ETC — Exchange-traded funds dan exchange-traded commodities adalah cara yang memungkinkan anda mengawasi harga emas tanpa perlu memiliki emas secara fisik. “Jika anda hanya ingin memainkan harga emas, opsi ETF sudah terkenal,” Kata Widmer dari BofA.

Beli saham yang berhubungan dengan emas — Perusahaan yang berhubungan langsung dengan emas seperti penambang emas atau penghasil emas, adalah cara lain untuk memiliki emas karena perusahaan tersebut cenderung berjalan searah. Akan tetapi perusahaan tersebut juga rentan dengan lonjakan pasar saham. “Jika diadu mereka memang kuat, namun mereka rentan dengan pull back,” kata Alexander.

Beli alternatif — Cara alternatif lainnya yang oke sebagai tips investasi emas adalah dengan melalui mata uang kripto yang berbasis emas atau perdagangan asing yang memungkinkan membeli emas, walaupun umumnya ini hanya untuk investor yang lebih berpengalaman.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

Simak juga:



Sumber : pluang.com

Belum Telat, Investasi Emas dan ETF Emas di 2026 Masih Menjanjikan

Key Takeaways

  • Diversifikasi yang Tepat: Emas memiliki korelasi negatif dengan saham saat pasar mengalami tekanan ekstrem, menjadikannya pelindung portofolio yang tangguh.
  • Pertumbuhan Jangka Panjang: Sejak 1971, emas memberikan imbal hasil tahunan rata-rata 9%, bersaing ketat dengan performa ekuitas dan melampaui obligasi.
  • Likuiditas Luar Biasa: Dengan volume perdagangan harian mencapai US$361 miliar, emas tetap mudah dicairkan bahkan dalam kondisi stres finansial.
  • Lindung Nilai Inflasi: Emas secara historis melampaui indeks harga konsumen (CPI) global, menjaga daya beli dari devaluasi mata uang fiat.

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

Quick Facts Table

Parameter

Statistik Utama (Estimasi 2026)

Total Nilai Pasar Fisik

± US$12,6 Triliun

Pertumbuhan Stok Tahunan

± 1,7% per tahun

Imbal Hasil Tahunan (Sejak 1971)

9% (Annualized)

Volume Perdagangan Harian

US$361 Miliar

Penggerak Utama Demand

Perhiasan, Investasi, Bank Sentral, Teknologi

Performa Historis yang Melampaui Ekspektasi

Sejak standar emas AS berakhir pada tahun 1971, harga emas dalam dolar AS telah meningkat rata-rata 9% per tahun. Angka ini menempatkan emas setara dengan kinerja ekuitas (saham) dan jauh di atas obligasi.

Sepanjang dua dekade terakhir (2005–2025), emas secara konsisten mengungguli banyak kelas aset utama lainnya. Keunggulan ini didorong oleh kelangkaannya; stok emas di atas permukaan bumi hanya tumbuh sekitar 1,7% per tahun, sementara jumlah uang beredar (fiat) tumbuh jauh lebih cepat sebesar 7,3%.

Diversifikasi Aset

Banyak aset yang diklaim sebagai diversifikator gagal saat pasar mengalami krisis karena korelasinya mendadak menjadi positif (semua aset turun bersamaan). Emas berbeda.

  • Saat Pasar Turun: Korelasi emas dengan saham menjadi negatif. Ketika saham anjlok secara ekstrem, emas justru cenderung naik.
  • Saat Pasar Pulih: Berkat sifatnya sebagai barang konsumsi (perhiasan dan teknologi), emas juga mendapat keuntungan dari pertumbuhan ekonomi (wealth effect), sehingga tetap memberikan performa positif saat ekonomi membaik.

Perlindungan Terhadap Inflasi dan Deflasi

Emas adalah instrumen langka yang tidak memiliki risiko kredit atau kewajiban pihak lain (no one’s liability).

  • Inflasi: Di tahun-tahun dengan inflasi tinggi (di atas 5%), harga emas rata-rata naik hingga dua digit.
  • Deflasi: Saat suku bunga rendah dan stres finansial meningkat, permintaan investasi emas justru menguat sebagai perlindungan nilai.

Membedah Likuiditas: Pasar yang Dalam dan Tangguh

Pasar emas sangat besar dan likuid. Dengan estimasi kepemilikan fisik mencapai US$12,6 triliun, volume perdagangan harian emas pada tahun 2025 rata-rata mencapai US$361 miliar.

Aspek

Detail (Data 2025)

Total Kepemilikan Fisik

US$12,6 Triliun

Volume Dagang Harian

US$361 Miliar

Instrumen Utama

Spot OTC, Kontrak Berjangka, Gold ETFs (GLD, IAU, dll)

Likuiditas ini memastikan bahwa investor besar dapat masuk dan keluar posisi tanpa mengganggu harga pasar secara drastis, bahkan di masa krisis sekalipun.

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

Emas dalam Portofolio: Dampak pada Risiko dan Imbal Hasil

Menambahkan emas ke dalam portofolio terbukti meningkatkan risk-adjusted return. Analisis terhadap portofolio hipotetis (50% saham, 40% pendapatan tetap, 10% alternatif) menunjukkan hasil sebagai berikut:

  • Return Lebih Tinggi: Alokasi emas 5-10% meningkatkan imbal hasil tahunan secara konsisten selama periode 20 tahun.
  • Drawdown Lebih Rendah: Penurunan nilai portofolio maksimal (maximum drawdown) menjadi lebih kecil dibandingkan portofolio tanpa emas.
  • Efisiensi: Emas menggeser kurva Efficient Frontier ke atas, memberikan imbal hasil yang sama dengan tingkat risiko yang lebih rendah.

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

Kredensial ESG dan Masa Depan Hijau

Di tahun 2026, aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi krusial. Emas berperan dalam:

  1. Dekarbonisasi: Portofolio dengan emas memiliki intensitas karbon keseluruhan yang lebih rendah.
  2. Stabilitas Iklim: Emas cenderung bertahan lebih baik dalam skenario transisi ekonomi menuju net-zero dibandingkan aset komoditas lainnya.

Cara Beli Emas Digital di Pluang (Langkah-demi-Langkah)

Anda memiliki dua cara utama untuk memiliki emas di Pluang:

Jalur 1: Investasi Emas Digital (Opsi Bisa Cetak Fisik)

  1. Buka Aplikasi Pluang: Masuk ke menu “Emas”.
  2. Tentukan Gramasi: Masukkan nominal rupiah atau berat emas (minimal 0,01 gram).
  3. Konfirmasi Pembelian: Saldo Anda akan otomatis terkonversi menjadi saldo emas.
  4. Opsi Cetak: Jika saldo sudah mencapai berat minimal (misal 1 gr), Anda bisa mengajukan “Cetak Fisik” untuk dikirim ke rumah dengan sertifikat Antam.

Jalur 2: Investasi ETF Emas Global (Highlight: GLD)

  1. Akses Saham AS: Di aplikasi Pluang, masuk ke menu “Saham AS”.
  2. Cari Ticker “GLD”: Pilih SPDR Gold Shares (GLD).
  3. Beli Fraksional: Anda tidak perlu membeli 1 unit penuh. Di Pluang, Anda bisa membeli mulai dari $0,1 (dalam satuan pecahan saham).
  4. Eksposur Dolar: Dengan GLD, Anda mendapatkan dua keuntungan sekaligus: kenaikan harga emas dunia dan potensi penguatan Dolar AS terhadap Rupiah

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

Emas Digital vs ETF GLD

Parameter

Emas Digital

ETF GLD

Mata Uang

Rupiah (IDR)

Dolar AS (USD)

Jam Trading

24 Jam

Mengikuti Bursa Saham AS (Malam hari WIB)

Biaya

Spread jual-beli

Komisi transaksi & biaya manajemen ETF

Kelebihan

Bisa dipegang fisiknya

Sangat likuid untuk transaksi besar

Risks & Considerations

  • Volatilitas: Harga emas tetap bisa turun jika bank sentral menaikkan suku bunga secara drastis.
  • Risiko Kurs (Khusus GLD): Karena GLD dalam USD, nilai investasi Anda terpengaruh fluktuasi Rupiah. Jika Rupiah menguat tajam, nilai investasi dalam IDR bisa turun meski harga emas stabil.
  • Biaya Cetak: Untuk emas digital, ada biaya cetak dan asuransi pengiriman jika Anda ingin mengambil fisiknya.

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

 FAQ

  1. Mana yang lebih baik, Emas Digital atau GLD?
    Jika tujuan Anda adalah tabungan jangka panjang, Emas Digital lebih baik. Jika untuk trading atau diversifikasi mata uang USD, pilih GLD.
  2. Apakah GLD aman?
    Sangat aman, ini adalah ETF emas tertua dan terbesar di dunia yang diawasi SEC (AS).
  3. Kapan waktu terbaik membeli emas di Pluang?
    Saat terjadi koreksi harga atau sebagai metode DCA (Dollar Cost Averaging) setiap bulan.
  4. Berapa biaya cetak emas fisik?
    Biaya bervariasi tergantung berat dan jenis sertifikat (Antam/UBS), tertera transparan di aplikasi.
  5. Apakah investasi emas di Pluang kena pajak?
    Sesuai regulasi PPh yang berlaku untuk komoditas dan keuntungan modal di pasar saham.

Apakah Ada Risiko Baru Mulai Investasi Emas di 2026?

Tentu, emas tidak menghasilkan arus kas (dividen/bunga) dan harganya bisa fluktuatif dalam jangka pendek. Namun, sejarah membuktikan bahwa kekurangan ini dikompensasi oleh apresiasi harga jangka panjang dan perlindungan saat aset lain hancur.

Dengan ketidakpastian politik dan ekonomi global yang masih membayangi tahun 2026, emas tetap menjadi aset yang tak tergantikan bagi investor yang cerdas.

Reference:

  • Analisis Strategis: Laporan “Gold As A Strategic Asset: 2026 Edition” oleh World Gold Council.



Sumber : pluang.com