Category Archives: Pluang

Ragu Sama DeFi? Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Mulai Perhatikan Teknologi Ini!

Teknologi decentralized finance (DeFi) memang menjadi buah bibir di kalangan pecinta aset kripto setahun belakangan. Banyak pihak menilai DeFi adalah revolusi keuangan di masa depan, sementara sebagian lain menganggapnya sebagai disrupsi sektor jasa keuangan yang sudah ada saat ini.

Decentralized finance sendiri merupakan ragam aplikasi jasa keuangan yang dioperasikan di atas teknologi blockchain.

Melalui aplikasi DeFi, penggunanya bisa melakukan jasa keuangan konvensional, misalnya pinjam meminjam, tanpa memerlukan perantara seperti bank atau perusahaan pembiayaan. Sebab, seluruh transaksi di dalamnya dilakukan secara otomatis melalui sistem yang bertajuk smart contracts.

Karena dianggap sebagai kemajuan di industri jasa keuangan, maka ada baiknya kamu mulai memperhatikan perkembangan teknologi decentralized finance ke depannya. Siapa tahu, sistem ini bisa menopang kegiatan keuanganmu kelak nanti.

Baca juga: Apa Itu Decentralized Finance (DeFi) ?

5 Alasan Mengapa Kamu Harus Perhatikan Decentralized Finance

#1 Decentralized Finance Adalah Evolusi Jasa Keuangan ‘Paling Logis’

Melalui decentralized finance, masyarakat bisa meminjam atau meminjamkan uang melalui koneksi langsung dua arah (peer-to-peer) tanpa perantara. Bahkan, ada kemungkinan kamu bisa menggunakan jasa asuransi melalui teknologi ini.

Secara konsep, DeFi akan mempermudah penggunanya untuk menikmati layanan keuangan yang dimaksud. Hal ini kerap diibaratkan seperti layanan streaming seperti Netflix lakukan terhadap stasiun televisi konvensional.

#2 Teknologi Decentralized Finance Memaksimalkan Potensi Kegunaan Jaringan Blockchain

Aplikasi DeFi tidak hanya memudahkan penggunanya untuk mengakses jasa keuangan, namun juga membantu mereka untuk menikmati layanan jasa keuangan dengan cepat.

Hal tersebut menunjukkan bahwa teknologi blockchain ternyata bisa dikembangkan untuk berbagai hal. Siapa tahu, aplikasi DeFi nantinya bisa membuka pintu dalam menguak manfaat-manfaat teknologi blockchain lain yang belum diketahui umat manusia.

#3 Teknologi DeFi Membuat Jasa Keuangan Bisa Diakses dengan Mudah

Banyak masyarakat yang selama ini tidak bisa, atau dianggap tidak layak, mengakses layanan jasa keuangan dengan berbagai alasan. Misalnya, pengajuan pinjaman mereka kerap ditolak oleh pihak perbankan, atau pengajuan asuransi mereka dimentahkan lantaran profil risiko yang terlalu besar.

Dengan teknologi decentralized finance, mereka yang sebelumnya “disisihkan” oleh sektor keuangan konvensional nantinya bisa mengakses jasa keuangan dengan mudah.

Baca juga: Apa Itu Decentralized Applications (dApps)?

#4 Teknologi Decentralized Finance Masih dalam Tahap Awal

Kalau kamu adalah fans garis keras aset kripto, kamu tentu tidak akan mengacuhkan perkembangan mengenai defi. Memang, sebagian besar proyek-proyek DeFi masih dalam tahap awal, namun terdapat ekspektasi bahwa pemain-pemain besar di sektor jasa keuangan nantinya juga akan bergerak ke teknologi ini.

#5 Paling Penting: Aplikasi DeFi Mendorong Harga Ethereum

Nah, kalau kamu adalah pecinta Ethereum, perkembangan mengenai teknologi DeFi tentu tidak boleh luput dari perhatianmu. Sebab, jika aplikasi DeFi mulai marak digunakan, bukan tidak mungkin kondisi tersebut akan membawa terbang harga Ethereum di kemudian hari.

Mengapa demikian? Sekadar informasi, decentralized finance adalah aplikasi yang beroperasi di atas jaringan smart contracts yang dikembangkan oleh Ethereum. Jaringan tersebut untuk saat ini tidak dimiliki oleh aset kripto lain, termasuk Bitcoin.

Kondisi inilah yang disebut-sebut sebagai keunggulan Ethereum dibanding Bitcoin. Bahkan, kini banyak investor yang sudah mendapuk Bitcoin hanya sebagai aset kripto penyimpan kekayaan semata. Di sisi lain, mereka malah menilai Ethereum sebagai mata uang kripto yang lebih bermanfaat karena bisa digunakan untuk mengakses layanan jasa keuangan.

Banyak pihak mengatakan bahwa faktor inilah yang nantinya menjadi “senjata” Ethereum dalam melawan Bitcoin untuk memperebutkan titel kapitalisasi pasar aset kripto terbesar di dunia.

Baca juga: Apa Itu Corporate Finance?

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: BitPanda



Sumber : pluang.com

Daftar Saham Amerika Return Tertinggi Beserta Analisa Potensinya

Dengan rata-rata pengembalian tahunan atau Average Annual Return (AAR) sebesar 72,8%, NVIDIA menjadi  mesin pertumbuhan utama di era kecerdasan buatan (AI). Bayangkan, jika Anda berinvestasi secara konsisten sejak 2015, portofolio Anda mungkin sudah bertumbuh berlipat-lipat ganda dibandingkan indeks pasar pada umumnya.

Nah, simak siapa saja juara saham Amerika berdasarkan AAR dalam satu dekade terakhir dan potensi investasi saham Amerika ke depannya.

Key Takeaways

  • Juara Tak Terbantahkan: NVIDIA ($NVDA) mencatatkan pengembalian rata-rata tahunan fantastis sebesar 72,8%, jauh melampaui rata-rata indeks S&P 500.
  • Sektor Semikonduktor adalah Tulang Punggung: Selain NVIDIA, Broadcom ($AVGO) dan AMD ($AMD) menunjukkan bahwa infrastruktur komputasi adalah investasi paling menguntungkan dalam sedekade terakhir dengan AAR masing-masing
    • Sang Raja AI: NVIDIA memimpin dengan 72,8%, disusul oleh raksasa chip lainnya Broadcom ($AVGO) di angka 44,6%.
    • Disrupsi Transportasi & Energi: Tesla ($TSLA) tetap perkasa di posisi ketiga dengan rata-rata 39,5%.
    • Big Tech (The Magnificent Seven): Nama-nama seperti Apple ($AAPL) 26,4%, Microsoft ($MSFT) 26,3%, dan Alphabet ($GOOGL) 23,7% membuktikan bahwa ukuran perusahaan yang besar bukan penghalang untuk tetap tumbuh agresif.
    • Kuda Hitam Baru: Palantir ($PLTR) mulai masuk ke radar (meskipun data 10 tahunnya masih dalam tahap perkembangan/N/A di awal periode), namun secara performa tahunan terbaru, ia menjadi favorit baru investor ritel
    • Selain itu terdapat AMD dengan imbal hasil rata-rata 56.8%
  • Diversifikasi Tetap Penting: Meskipun teknologi mendominasi peringkat atas, sektor kesehatan (Eli Lilly – $LLY) dan konsumsi (Costco – $COST) tetap memberikan imbal hasil dua digit yang stabil yaitu 
  • Transisi Prospek: Fokus pasar di tahun 2026 bergeser dari “pembangunan infrastruktur AI” ke “monetisasi perangkat lunak AI” (seperti Palantir & Microsoft).

Saham Amerika dengan ARR Tertinggi per Kategori

Kategori

Saham Tertinggi

Performa (Avg. 10Y Return)

Top Performer Overall

NVIDIA ($NVDA)

72,8%

Top Semi-Conductor

Advanced Micro Devices ($AMD)

56.8%

Top Automotive/EV

Tesla ($TSLA)

39,5%

Top Healthcare

Eli Lilly ($LLY)

31,7%

Top Finance 

JPMorgan Chase &Co ($JPM)

19,7%

Top Energy 

Chevron ($CVX)

9,7%

Top Retail/Consumer

Costco ($COST)

20,8%

Bagaimana Prospek Saham Amerika di 2026 dan Seterusnya?

Melihat ke depan, pertanyaannya bukan lagi “saham mana yang paling tumbuh”, tapi “siapa yang sanggup bertahan dan terus melaju”. Memasuki tahun 2026, dinamika pasar mulai sedikit bergeser dari sekadar euforia menjadi uji fundamental

1. NVIDIA & Broadcom: Dari Infrastruktur ke Aplikasi

Setelah fase “membangun pabrik AI” (pembelian chip besar-besaran), fokus kini bergeser ke fase “pemanfaatan”. NVIDIA masih memegang dominasi, namun investor kini lebih selektif. Analis memperkirakan pertumbuhan akan tetap kuat namun lebih stabil (tidak lagi se-ekstrem 70% per tahun). Keberlanjutan pengeluaran perusahaan besar (Capex) untuk AI akan menjadi kunci.

2. Kebangkitan “Software-First”: Palantir & Microsoft

Saham seperti Palantir ($PLTR) dan Microsoft ($MSFT) diprediksi memiliki prospek cerah karena mereka berada di lapisan software. Saat perusahaan sudah memiliki infrastruktur AI, mereka butuh aplikasi untuk menjalankannya. Palantir, dengan pertumbuhan pendapatan komersial AS yang mencapai lebih dari 60% di tahun 2025, menjadi contoh saham yang punya momentum kuat.

3. Tantangan Valuasi & Suku Bunga

Walaupun menunjukan performa yang memukau, rata-rata saham Amerika ini sedang diperdagangkan pada valuasi yang cukup premium. Di tahun 2026, kebijakan The Fed terkait suku bunga akan sangat mempengaruhi saham teknologi. Jika inflasi tetap terkendali dan suku bunga mulai melandai, saham-saham pertumbuhan (growth stocks) ini masih punya ruang untuk terbang lebih tinggi.

Risks & Considerations

  • Risiko Valuasi: Banyak saham-saham Amerika di atas memiliki Price-to-Earnings (P/E) Ratio yang sangat tinggi. Ada risiko harga sudah “terlalu mahal” (overvalued).
  • Suku Bunga: Saham teknologi sangat sensitif terhadap suku bunga The Fed. Jika suku bunga naik, biaya pinjaman meningkat dan valuasi saham growth bisa terkoreksi.
  • Konsentrasi Pasar: Mengandalkan hanya pada beberapa saham teknologi besar (Big Tech) membuat portofolio Anda rentan jika sektor teknologi mengalami perlambatan.

Kesimpulan Investasi untuk Investor Pluang

Melihat daftar saham-saham Amerika terbaik dalam satu dekade terakhir ini mengajarkan kita satu hal: Investasi jangka panjang pada inovasi selalu membuahkan hasil. Meskipun performa masa lalu tidak menjamin masa depan, perusahaan-perusahaan di daftar ini memiliki satu kesamaan—mereka menguasai pasar atau mendisrupsi industri.

Strategi untuk Anda:

  • Diversifikasi: Jangan menaruh semua telur di satu keranjang (meskipun keranjang itu bernama NVIDIA).
  • Pantau Laba (Earnings): Pastikan perusahaan yang Anda pilih terus mencatatkan pertumbuhan laba bersih, bukan hanya kenaikan harga saham.
  • DCA (Dollar Cost Averaging): Mengingat valuasi yang sudah tinggi, mencicil secara rutin bisa menjadi cara bijak untuk masuk ke pasar saham AS.

FAQ 

  1. Apakah masih terlambat membeli saham NVIDIA di tahun 2026?
    Tidak ada kata terlambat untuk berinvestasi pada saham dengan fundamental yang kuat, namun ekspektasi return mungkin tidak akan setinggi 10 tahun lalu.
  2. Kenapa Palantir ($PLTR) tertulis N/A dalam data 10 tahun?
    Karena Palantir baru melantai di bursa (IPO) pada tahun 2020, sehingga belum memiliki data historis penuh 10 tahun.
  3. Mana yang lebih baik, investasi saham Tesla atau saham Eli Lilly?
    Tergantung profil risiko. Tesla untuk eksposur teknologi/energi, Eli Lilly untuk sektor kesehatan yang lebih defensif namun bertumbuh.
  4. Apa itu Average Return 10Y?
    Rata-rata keuntungan yang dihasilkan saham tersebut setiap tahunnya selama periode 10 tahun terakhir.
  5. Apakah performa saham-saham di atas menjamin keuntungan di masa depan?
    Tidak. Performa masa lalu adalah referensi, bukan jaminan.
  6. Bagaimana cara diversifikasi investasi paling mudah?
    Anda bisa membeli indeks S&P 500 atau ETF yang mencakup mayoritas saham dalam daftar ini.

Sources 



Sumber : pluang.com

Strategi Investasi Ini Bisa Bikin Kamu Jadi Pemilik Perusahaan! Apakah Itu?

Kamu tentunya ingin menjadi seseorang yang sukses investasi. Nah, ada banyak cara sukses investasi, salah satunya adalah dengan menerapkan metode bernama distressed debt investing.

Metode ini adalah praktik yang sangat umum di kalangan lembaga hedge funds dan banyak institusi investasi lainnya. Lantas apa sih arti distressed debt investing?

Distressed debt investing adalah cara sukses investasi di mana seorang investor secara sengaja membeli surat utang perusahaan yang bermasalah. Biasanya, harga surat utang perusahaan yang bersifat demikian selalu miring. Nantinya, investor bisa mendulang cuan menggunakan strategi tersebut jika kondisi perusahaan membaik.

Biasanya, investor akan lebih memilih saham sebuah perusahaan ketimbang surat utangnya. Namun investor saham akan kehilangan seluruh nilai kepemilikannya jika perusahaan tersebut menjadi benar-benar bangkrut.

Sementara itu, investor yang membeli surat utang memang tidak akan menghasilkan imbal hasil yang besar ketimbang membeli saham. Tetapi, jika perusahaan tersebut bangkrut dan memutuskan untuk restrukturisasi kreditnya, investor surat utang bisa saja menjadi pemilik dari perusahaan yang bermasalah itu.

Garis besarnya, distressed debt investing adalah cara sukses investasi saat seorang investor berspekulasi dengan membeli utang sebuah perusahaan, bukan sahamnya.

Baca juga: Debt Snowball; Metode Ampuh Cepat Terbebas dari Utang!

Cara Sukses Investasi Distressed Debt Investing: Mendapatkan Surat Utang yang Murah

Tidak ada aturan ketat ihwal kapan sebuah utang dapat dikategorikan sebagai tertekan (distressed). Tetapi, secara umum, utang tersebut dijual dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan terhadap nilai parinya.

Sebagai contoh, kamu mungkin dapat membeli obligasi Rp500 per lembar dengan hanya Rp200. Dalam hal ini, diskon terjadi karena penerbit obligasi punya risiko gagal bayar.

Investor memang bisa merugi jika perusahaan bangkrut. Tetapi, jika investor yakin perusahaan tersebut akan berkinerja mumpuni, maka mereka dapat melihat nilai utangnya naik secara dramatis.

Entitas seperti lembaga hedge funds yang membeli obligasi perusahaan bermasalah dalam skala besar akan bernegosiasi agar mereka memperoleh kendali di dalam perusahaan yang dimaksud. Kemudian, utang milik sang investor tersebut akan memperoleh status prioritas untuk dibayar duluan oleh perusahaan ketika bangkrut.

Saat sebuah perusahaan menyatakan bangkrut atau pailit, pengadilan biasanya akan menetapkan urutan skala prioritas para kreditor yang memiliki uang. Mereka yang terlibat dalam distressed debt sebuah perusahaan biasanya berada di prioritas utama untuk dibayar. Bahkan, lebih utama dibandingkan pemegang saham dan karyawan.

Terkadang, hasil dari kondisi ini dapat menjadikan investor mengambil alih kepemilikan perusahaan. Saat ini terjadi, investor bisa membuat keberuntungan jika mereka berhasil memutarbalikkan nasib perusahaan.

Baca juga: Growth Investing vs Value Investing, Dahulukan yang Mana?

Manajemen Risiko adalah Kunci Sukses Investasi Distressed Debt Investing

Setiap kali investor membeli utang, seperti dalam bentuk obligasi pemerintah atau korporasi, mereka pasti akan menghadapi risiko gagal bayar. Itulah sebabnya sebagian besar investor didorong untuk mempelajari kelayakan kredit peminjam dalam menentukan kemungkinan satu perusahaan membayar kembali utang-utang mereka.

Begitu pun dengan distressed debt investing. Investor mungkin nantinya tidak akan mendapat apa-apa jika perusahaan sudah bangkrut.

Investor yang terlibat dalam distressed debt investing, terutama hedge fund, biasanya sudah melakukan analisis resiko yang sangat kuat dengan menggunakan model finansial canggih dan skenario pengujian yang mumpuni.

Selain itu, mereka seringkali sangat terampil dalam mengatur risiko dengan mendiversifikasikan asetnya. Bahkan, jika memungkinkan, mereka bisa bermitra dengan perusahaan lain, sehingga mereka tidak terkena dampak berlebihan jika salah satu investasi gagal.

Namun, lain perusahaan hedge fund, lain pula juga dengan keinginan masyarakat. Secara umum, rata-rata orang tidak akan dan tidak mau terlibat dalam distressed debt investing. Sebab, mereka tentu akan lebih memilih berinvestasi pada saham atau obligasi standar yang sederhana dan jauh dari risiko.

Tetapi, dalam rangka menjajal keberuntunganmu dalam sukses investasi, kamu bisa mengakses pasar ini jika kamu cukup berani mengambil risiko. Siapa tahu hal ini akan membawamu menuju sukses investasi dan kemerdekaan finansial.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: The Balance



Sumber : pluang.com

Saham Raksasa Tembaga Freeport vs Southern Copper, Mana Lebih Prospektif?

Namun, manakah yang menawarkan nilai lebih baik bagi portofolio investasi saham Anda?

Beli Saham SCCO Di Sini!

Beli Saham $FCX di Sini!

Key Takeaways

  • Dominasi Pasar: FCX unggul dalam volume produksi global dan ekspansi agresif, sementara SCCO memegang cadangan tembaga terbesar di dunia di antara perusahaan publik.
  • Valuasi & Pertumbuhan: FCX menawarkan valuasi yang lebih murah (P/E 25.45x) dengan proyeksi pertumbuhan laba (EPS) yang lebih tinggi (+41,8%) untuk tahun 2026.
  • Dividen: SCCO adalah pilihan utama bagi pencari income dengan yield dividen 2,0%, jauh mengungguli FCX yang hanya 0,5%.
  • Efisiensi: SCCO memiliki keunggulan biaya operasional terendah, sementara FCX sedang berjuang menekan kenaikan biaya produksi akibat gangguan teknis di Indonesia.

Ekspansi Agresif Freeport-McMoRan (FCX) 

Freeport tetap menjadi favorit karena aset berkualitas tinggi dan manajemen kas yang solid. Di Indonesia, smelter baru PT Freeport Indonesia (PT-FI) di Jawa Timur telah beroperasi penuh sejak 2025, memberikan nilai tambah signifikan pada rantai pasok mereka.

Kekuatan Utama:

  • Proyek Strategis: Ekspansi di El Abra (Chile) dan Safford/Lone Star (Arizona) berpotensi menambah miliaran pon cadangan tembaga.
  • Likuiditas Kuat: Mengakhiri 2025 dengan kas sekitar $3,8 miliar dan utang bersih hanya $2,3 miliar—jauh di bawah target manajemen.
  • Kebijakan Dividen: FCX berkomitmen mengembalikan 50% arus kas bebas kepada pemegang saham.

Risiko:

FCX menghadapi lonjakan biaya produksi (unit net cash cost) yang naik menjadi $2,22/pon pada akhir 2025. Selain itu, insiden mud rush di tambang Grasberg (September 2025) sempat mengganggu volume penjualan, meski pemulihan bertahap dijadwalkan mulai kuartal kedua 2026.

Southern Copper (SCCO), Merajai Produksi dengan Biaya Rendah

Southern Copper dikenal sebagai produsen dengan biaya operasional terendah di industri. Dengan cadangan tembaga terbesar di antara perusahaan publik (51,1 juta metrik ton), SCCO memiliki daya tahan jangka panjang yang luar biasa.

Kekuatan Utama:

  • Efisiensi Biaya: Operasi terintegrasi di Meksiko dan Peru memungkinkan SCCO menjaga margin tetap tebal bahkan saat harga komoditas fluktuatif.
  • Pipeline Proyek Hijau: Proyek raksasa seperti Tia Maria (Peru) dan El Pilar (Meksiko) diproyeksikan mulai berkontribusi signifikan pada 2027-2029.
  • Dividen Tinggi: Menawarkan yield dividen sekitar 2%, jauh lebih tinggi dibandingkan FCX yang hanya 0,5%.

Risiko:

Produksi tahun 2025 sedikit meleset dari target (turun 1,8%). Penurunan kadar bijih (ore grade) di Peru diperkirakan akan menekan volume produksi sebesar 4,7% di tahun 2026.

Perbandingan Data Finansial dan Valuasi

Berdasarkan data terbaru dari AlphaSpread dan Zacks Research, berikut adalah perbandingan metrik kunci kedua perusahaan:

Metrik

Freeport-McMoRan (FCX)

Southern Copper (SCCO)

Valuasi (Forward P/E)

25,45x (Diskon vs Industri)

33,18x (Premium)

Dividend Yield

~0,5%

~2,0%

Estimasi Pertumbuhan EPS 2026

+41,8% (YoY)

+21,4% (YoY)

Intrinsic Value (AlphaSpread)

Relatif Undervalued

Relatif Overvalued

Analisis Metrik Financial & Valuasi

  1. Profitabilitas & Efisiensi (EBITDA Margin):
  • Southern Copper (SCCO) memimpin secara signifikan dalam hal efisiensi operasional dengan Margin EBITDA mencapai 54%. Hal ini dimungkinkan karena SCCO memiliki struktur biaya rendah yang terintegrasi dan cadangan bijih berkualitas tinggi di lokasi yang stabil secara geografis.
  • Freeport-McMoRan (FCX) memiliki margin yang lebih rendah (40%) akibat tantangan biaya operasional di Indonesia dan Arizona, namun secara nominal menghasilkan EBITDA yang lebih besar karena volume produksi yang jauh lebih tinggi.
  • Valuasi Saham (Forward P/E Ratio):
    • FCX diperdagangkan pada kelipatan 25,45x, yang merupakan diskon 2,5% terhadap rata-rata industri pertambangan.
    • SCCO diperdagangkan pada kelipatan premium 33,18x, mencerminkan kepercayaan investor pada stabilitas dividen dan cadangan tembaga terbesarnya di dunia.
  • Proyeksi Pertumbuhan Laba (EPS Growth 2026):
    • Analis memproyeksikan FCX akan mengalami lonjakan laba per saham (EPS) sebesar 41,8% YoY pada tahun 2026 seiring dengan normalisasi operasi di Grasberg, Indonesia.
    • SCCO diprediksi tumbuh lebih moderat sebesar 21,4% YoY, terhambat oleh estimasi penurunan produksi sebesar 4,7% akibat penurunan kadar bijih di tambang Peru.

    Beli Saham SCCO Di Sini!

    Beli Saham $FCX di Sini!

    Perbandingan Metrik Finansial Utama (Data 2025 – Estimasi 2026)

    Untuk memberikan gambaran yang lebih objektif bagi investor, berikut adalah tabel perbandingan kinerja keuangan kedua perusahaan:

    Metrik Keuangan (FY 2025)

    Freeport-McMoRan (FCX)

    Southern Copper (SCCO)

    Pendapatan (Revenue)

    ~$23,5 Miliar

    ~$11,2 Miliar

    Laba Bersih (Net Profit)

    ~$3,1 Miliar

    ~$3,2 Miliar

    EBITDA

    ~$9,4 Miliar

    ~$6,1 Miliar

    Margin EBITDA

    40%

    54%

    Arus Kas Operasi

    $5,6 Miliar

    $4,75 Miliar

    Total Cadangan Tembaga

    ~80 Miliar Pon

    ~112 Miliar Pon (51,1jt MT) 

    Secara teknis, Freeport-McMoRan (FCX) menawarkan nilai investasi yang lebih menarik (undervalued) bagi investor yang mengejar pertumbuhan, mengingat proyeksi EPS-nya yang jauh melampaui SCCO namun dengan harga saham (P/E) yang lebih murah. Di sisi lain, Southern Copper (SCCO) tetap menjadi pilihan utama bagi mereka yang memprioritaskan keamanan aset dan yield dividen yang stabil di angka 2%.

    Risks & Considerations 

    • Volatilitas Harga Komoditas: Penurunan harga tembaga di bawah $4/pon dapat menekan margin keuntungan secara drastis.
    • Risiko Geopolitik: Ketegangan perdagangan atau perubahan regulasi pertambangan di Peru dan Indonesia dapat mengganggu stabilitas produksi.
    • Gangguan Operasional: Seperti insiden mud rush di Grasberg (FCX), masalah teknis dapat menyebabkan penurunan volume penjualan mendadak.
    • Kadar Bijih (Ore Grade): SCCO menghadapi risiko penurunan kadar bijih di tambang Peru yang memaksa kenaikan biaya produksi per unit.

    Lalu, Saham Mana yang Harus Dipilih?

    Memilih antara FCX dan SCCO bergantung pada profil risiko dan strategi investasi Anda:

    1. Pilih FCX jika Anda mencari pertumbuhan modal (Capital Gain): Dengan proyeksi pertumbuhan laba (EPS) mencapai 41,8% di 2026 dan valuasi yang lebih murah dibandingkan rata-rata industri, FCX memiliki ruang gerak lebih besar untuk kenaikan harga saham.
    2. Pilih SCCO jika Anda mencari stabilitas dan dividen: Keunggulan biaya produksi yang rendah dan cadangan tembaga terbesar menjadikan SCCO pilihan “aman” bagi investor jangka panjang yang menginginkan arus pendapatan pasif dari dividen.

    Pandangan Akhir: Untuk saat ini, Freeport-McMoRan (FCX) terlihat sedikit lebih unggul secara taktis karena valuasinya yang lebih atraktif dan momentum pertumbuhan laba yang lebih kuat menyusul selesainya proyek hilirisasi di Indonesia.

    Tertarik mulai berinvestasi di saham komoditas global?

    Dapatkan akses ke saham FCX dan saham SCCO di Pluang sekarang dan diversifikasikan portofolio Anda di sektor energi masa depan!

     FAQ

    1. Saham mana yang lebih baik untuk jangka panjang?
      Secara fundamental, SCCO lebih stabil karena cadangan tembaga terbesar, namun FCX menawarkan potensi kenaikan harga (capital gain) lebih tinggi tahun ini.
    2. Mengapa biaya produksi Freeport naik?
      Kenaikan biaya disebabkan oleh penurunan volume penjualan sementara akibat gangguan teknis di tambang bawah tanah Indonesia.
    3. Apakah kenaikan AI berpengaruh pada saham tembaga?
      Ya, infrastruktur pusat data AI membutuhkan kabel dan sistem transmisi listrik tembaga dalam jumlah besar.
    4. Bagaimana prospek dividen FCX?
      FCX memiliki kebijakan membagikan 50% arus kas bebas, namun yield-nya secara historis lebih rendah dibanding SCCO.
    5. Di mana lokasi tambang terbesar Freeport?
      Tambang Grasberg di Papua, Indonesia, merupakan salah satu tambang emas dan tembaga terbesar di dunia.
    6. Apakah Southern Copper aman dari risiko utang?
      Ya, Southern Copper memiliki manajemen utang yang sangat konservatif dan arus kas operasional yang sangat kuat ($4,75 miliar pada 2025).
    7. Apa dampak smelter baru Freeport di Indonesia?
      Smelter ini memungkinkan FCX melakukan pemurnian penuh di dalam negeri, mengurangi biaya ekspor konsentrat jangka panjang.
    8. Apakah harga tembaga $6/pon akan bertahan?
      Sebagian besar analis memprediksi harga tetap kuat karena defisit suplai tembaga dunia hingga 2030.

    Beli Saham SCCO Di Sini!

    Beli Saham $FCX di Sini!

    Sources



    Sumber : pluang.com

    Hai Sobat Cuan, Ini Lho Langkah Mudah Sukses Finansial dan Investasi di 2021!

    Setelah melalui tahun 2020 yang berat, rasa-rasanya tak mengherankan jika kamu ingin punya resolusi untuk sukses secara finansial di tahun 2021. Kesuksesan finansial sendiri adalah kunci atas hilangnya rasa khawatirmu dalam hal keuangan, sehingga kamu bisa hidup tenang, nyaman, tanpa harus memikirkan ini-itu.

    Namun, mencapai kesuksesan finansial bukanlah hal mudah karena kamu harus konsisten untuk menuju tujuan tersebut. Selain itu, terdapat pula anggapan keliru bahwa sukses secara finansial sama dengan banyaknya jumlah tabungan yang kamu miliki. Memang, peribahasa mengatakan bahwa menabung pangkal kaya, tapi konsepnya gak gitu, Sobat Cuan!

    Sukses secara finansial adalah kondisi di mana kamu sudah mulai bisa menimbun kekayaan. Artinya, uang yang kamu simpan harus bisa berkembang dan terus berkembang otomatis seiring berjalannya waktu. Sementara itu, menabung hanyalah kegiatan menyimpan uang, di mana nilainya tidak akan berkembang secara otomatis. Sebab, ketika menambah tabungan, artinya kamu juga harus sengaja menyisihkan penghasilanmu.

    Nah, satu-satunya cara agar kamu sukses secara finansial adalah dengan berinvestasi. Menggunakan uang yang kamu miliki untuk menghasilkan uang lebih besar lagi adalah kunci dari menimbun kekayaan. Lho, kok bisa gitu?

    Di dalam berinvestasi pasar modal seperti saham dan reksadana, kamu pasti akan familiar dengan bunga majemuk atau compound interest. Dengan konsep ini, kamu tidak hanya akan menerima imbal hasil atas investasi yang kamu simpan tahun ini, namun juga atas investasi lain yang kamu lakukan di tahun-tahun sebelumnya. Nah, inilah yang sering orang-orang sebut sebagai pendapatan pasif.

    Hasil dari compound interest ini tentu lebih besar dibandingkan menabung. Sebagai contoh, kamu menabung sebesar Rp50.000 per bulan selama 30 tahun, maka nantinya kamu bisa memiliki Rp18 juta. Tapi kalau kamu memperoleh bunga compound interest setiap tahun sebesar 5%, kamu bakal dapat Rp40 juta, lho! Nah selisih antara Rp40 juta dan Rp18 juta tersebut, atau Rp22 juta, merupakan kekayaan yang sudah kamu timbun selama rentang waktu tersebut.

    Lantas, bagaimana caranya kamu bisa memulai kesuksesan finansial seperti demikian?

    Baca juga: Bosan Kerja Melulu? Ini 3 Langkah Strategis untuk Mandiri Secara Finansial!

    Kunci Sukses Secara Finansial dengan Investasi

    Berinvestasi adalah ilmu yang sebagian besar dipelajari dari pengalaman dan latar belakang, bukan dari pendidikan formal. Sebab faktanya, ada beberapa orang yang sukses berinvestasi karena keluarganya juga investor. Sementara di sisi lain, ada pula keluarga dengan kondisi ekonomi pas-pasan dan hanya fokus hidup di hari ini, sehingga mereka tidak pernah mengajarkan generasi berikutnya ihwal pentingnya investasi.

    Namun, terlepas dari latar belakang dan pengalaman, semua orang sah-sah saja memiliki resolusi sukses secara finansial di 2021 dengan berinvestasi dan memilih strategi yang tepat bagi mereka. Untuk itu, simak cara memulai investasi dan menimbun kekayaan dengan tiga cara mudah di bawah ini!

    #1 Kunci Sukses Investasi: Tetapkan Target

    Kamu harus punya tujuan yang jelas sebelum kamu fokus ingin menambah kekayaan. Sebagai gambaran, kamu bisa pilih satu atau beberapa contoh tujuan kesuksesan finansial kamu di bawah ini:

    • Mandiri secara finansial
    • Memiliki dana pensiun yang besar
    • Ingin pensiun dini
    • Ingin memupuk modal untuk memulai usaha baru
    • Ingin mendapatkan tambahan uang setiap bulan
    • Ingin memiliki jaring pengaman keuangan

    Nah, setelah kamu mengetahui tujuanmu di masa depan, maka kamu sudah bisa menerka hal-hal di bawah ini, Sobat Cuan!

    • Berapa lama kamu bisa mencapai tujuan tersebut
    • Berapa jumlah uang yang perlu kamu simpan dan investasikan
    • Berapa besar risiko investasimu
    • Tipe investasi apa yang cocok buatmu
    • Berapa dana yang bersedia kamu investasikan setiap bulannya

    #2 Kunci Sukses Investasi: Mencari Ilmu Investasi

    Baik, kamu memang berniat investasi. Tapi, mungkin kamu akan bingung dalam memilih jenis investasi apa yang perlu dipilih. Apalagi, banyak jenis instrumen investasi di luar sana. Hal-hal tersebut bisa bikin kamu kewalahan dan ujung-ujungnya tak jadi investasi!

    Nah, di sini, kamu perlu menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Baca berbagai referensi dan mintalah pendapat ke teman atau orang lain yang sudah berinvestasi. Dan yang terpenting, jangan pernah terintimidasi dengan istilah-istilah investasi yang njelimet. Toh, seiring bertambahnya pengalaman investasi kamu, nantinya kamu juga akan mengerti apa makna istilah-istilah yang dimaksud.

    Setelah menyerap ilmu tersebut, kamu nantinya bisa mengukur profil risiko investasi kamu. Apakah kamu investor yang agresif? Atau sebaliknya?

    Jika kamu sangat terbuka dengan tantangan, misalnya, kamu bisa langsung memulainya dengan transaksi saham. Tapi, kalau kamu benar-benar masih anak bawang di investasi, menempatkan dana di reksadana adalah pilihan yang paling tepat.

    Dalam berinvestasi, jangan lupa juga untuk mempertimbangkan aspek lain seperti kemudahan diversifikasi, beban-beban pajaknya, dan juga akses mendapatkannya.

    #3 Kunci Sukses Investasi: Bersikap Konsisten

    Nah, ini adalah hal yang paling penting: konsistensi. Jika kamu berinvestasi senilai X rupiah per bulan, maka kamu juga perlu melakukan hal yang sama di bulan depan. Selain itu, jangan lupa untuk selalu menyesuaikan nilai investasi kamu dengan kenaikan penghasilan agar cuannya juga maksimal!

    Sebagai contoh, kamu menerima gaji Rp10 juta per bulan dan selalu mengalokasikan 20%, atau Rp2 juta, untuk berinvestasi. Pada bulan depan, ternyata kamu naik gaji menjadi Rp12 juta. Pada titik ini, sebisa mungkin kamu jangan berinvestasi Rp2 juta lagi, tapi naik 20% menjadi Rp2,4 juta.

    Baca juga: Melihat Kesempatan di Masa Krisis, Pelajari 5 Kunci Sukses Investor Kawakan Ini

    Resolusi 2021 untuk Sukses Finansial Hanya Cukup dengan Investasi?

    Investasi memang membantu, tapi itu belum cukup agar kamu bisa hepi secara finansial. Sebab, apa gunannya menimbun kekayaan tapi kalau kamu juga tidak bisa mengontrol arus keluar masuk keuangan kamu?

    Makanya, selain berinvestasi, kamu juga perlu memasukkan berhemat dan menahan diri untuk tidak menghamburkan uang sebagai resolusi keuangan kamu di 2021.

    Mengontrol keuangan demi mencapai kesuksesan finansial harus dimulai dari diri sendiri. Misalnya, jika kamu biasa menghamburkan uang untuk kongkow atau membeli barang yang tidak penting. Maka, dalam hal ini kamu harus bisa menahan nafsu dan membuat penganggaran.

    Hanya saja, bagi banyak orang, kata “anggaran” memiliki konotasi negatif. Alih-alih memikirkan anggaran sebagai borgol finansial kiasan, pikirkanlah anggaran sebagai alatmu untuk mencapai kesuksesan finansial!

    Baca juga: 5 Alasan Pentingnya Jaga Kesehatan Finansial

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: thebalance.com



    Sumber : pluang.com

    Timur Tengah Makin Mencekam, Harga Minyak & LNG Siap Meroket

    Bagaimana dampak serangan ini terhadap portofolio investasi kita, terutama pada komoditas minyak mentah dan gas alam (LNG)? Mari kita bedah analisisnya.

    Key Takeaways

    • Titik Kritis Selat Hormuz: Penutupan jalur ini mengancam 15% pasokan minyak dan 20% pasokan LNG global secara instan.
    • Proyeksi Harga Ekstrim: Brent berisiko melompat dari <$73/barel ke atas $100/barel, dengan skenario terburuk menyentuh $200/barel jika konflik meluas.
    • Krisis LNG Asia-Eropa: Hilangnya 1,5 juta ton LNG per minggu akan memicu perang harga antara pembeli Asia dan Eropa untuk mengamankan stok yang tersisa.
    • Keterbatasan Intervensi: Cadangan strategis IEA (90 hari) dan pipa alternatif Arab Saudi tidak cukup untuk menutupi defisit pasokan jika blokade berlangsung lebih dari satu bulan.

    Quick Facts Table

    Indikator

    Data Pra-Konflik

    Proyeksi Pasca-Konflik

    Dampak Utama

    Harga Minyak Brent

    US$72,80 / barel

    US$100 – US$200+

    Inflasi energi global

    Harga LNG (Asia/EU)

    US$11 / mmbtu

    US$40 – US$100

    Krisis biaya listrik & industri

    Volume Minyak di Hormuz

    15 Juta b/d

    0 b/d (Total Blockage)

    Kelangkaan BBM global

    Volume LNG di Hormuz

    81 Juta Ton/Tahun

    Terhenti (Halt)

    Re-stocking storage terhambat

    Rute Alternatif

    East-West Pipeline (KSA)

    Spare Capacity 1-2 Juta b/d

    Hanya menutupi ~10% defisit

    Penutupan Jalur Kritikal Selat Hormuz

    Selat Hormuz bukan sekadar jalur air; ia adalah penyumbat (chokepoint) paling kritikal di dunia. Berikut adalah volume yang dipertaruhkan:

    • Minyak Mentah & Produk: Sekitar 15 juta barel per hari (b/d) atau 15% dari total pasokan dunia.
    • Gas Alam Cair (LNG): 81 Juta Ton (Mt) per tahun (data 2025), setara dengan 20% pasokan LNG global.
    • Ketergantungan Korporat: Perusahaan minyak raksasa (Oil Majors) memiliki sekitar 10% nilai portofolio dan 12% total produksi yang harus melewati selat ini.

    Simulasi Lonjakan Harga Brent & LNG

    Sebelum serangan Sabtu (28/02), harga minyak Brent ditutup di bawah $73/barel. Berdasarkan data historis dan kapasitas cadangan, berikut adalah proyeksi pergerakannya:

    Skenario

    Durasi Disrupsi

    Target Harga Brent

    Target Harga LNG

    Gangguan Singkat

    < 2 Minggu

    $85 – $95

    $15/mmbtu

    Blokade Parsial

    1 – 2 Bulan

    $100 – $125

    $25 – $35/mmbtu

    Perang Total

    > 3 Bulan

    $200+

    $40 – $100/mmbtu

    Analisis Teknis: Pada awal konflik Rusia-Ukraina, ketakutan kehilangan 3 juta b/d mendorong harga dari $80 ke $125. Saat ini, potensi kehilangan 15 juta b/d (5x lipat lebih besar) secara matematis dapat mendorong harga melampaui level psikologis $200 jika stok strategis IEA tidak mampu menutupi celah tersebut.

    Mengapa Cadangan Minyak Dunia Tidak Cukup?

    Banyak investor mengandalkan stok strategis (SPR) negara-negara OECD/IEA. Namun, angka menunjukkan keterbatasan:

    • Kapasitas IEA: Cadangan darurat hanya setara dengan 90 hari impor net.
    • Keterbatasan Geografis: Negara anggota IEA hanya mewakili kurang dari 50% permintaan minyak global. Pelepasan cadangan di masa lalu (seperti tahun 2022) terbukti gagal menekan harga secara permanen karena sifatnya yang hanya sementara.
    • OPEC+: Meskipun ada rencana menambah produksi 206.000 b/d pada April 2026, sebagian besar kapasitas sisa berada di Arab Saudi, Kuwait, dan UEA—yang semuanya tetap terjebak jika Selat Hormuz tertutup.

    Dampak Sektoral bagi Investor Saham di Pluang

    A. Sektor Petrokimia & Kilang Minyak

    Harga minyak yang melonjak (oil price shock) justru akan menekan margin penyulingan (refining margins).

    • Permintaan bensin (gasoline) di AS sangat sensitif terhadap harga.
    • Biaya input bahan baku (naphtha) untuk plastik akan meroket, melemahkan sektor petrokimia.

    B. Sektor Logistik & Kargo

    Kapal tangker kini harus menghindari Laut Merah dan memutar lewat Tanjung Harapan (Afrika).

    • Ini menambah waktu tempuh hingga 10-14 hari.
    • Meningkatkan permintaan Bunker Fuel (bahan bakar kapal) secara drastis, yang akan memperketat pasar minyak solar/diesel global.

    C. Risiko Makro: Inflasi vs Suku Bunga

    Ekonomi dunia tahun 2026 memang lebih hemat energi dibanding tahun 1970-an, namun kecepatan kenaikan harga (pace of increase) adalah ancaman utama. Jika minyak bertahan di atas $120 dalam satu kuartal, target penurunan inflasi bank sentral bisa meleset, memicu potensi kenaikan suku bunga kembali (hawkish).

    Risks & Considerations 

    • Demand Destruction: Jika harga minyak menyentuh $150-$200, aktivitas ekonomi akan melambat drastis (resesi), yang pada akhirnya akan meruntuhkan harga minyak kembali secara tiba-tiba.
    • Intervensi Militer: Adanya operasi militer untuk membuka paksa Selat Hormuz dapat memicu volatilitas ekstrim dalam hitungan menit.
    • Liquidity Risk: Dalam kondisi krisis, spread (selisih harga beli/jual) pada instrumen komoditas bisa melebar secara signifikan.

    FAQ (Frequently Asked Questions)

    1. Mengapa Selat Hormuz begitu penting bagi Indonesia?
      Indonesia adalah pengimpor minyak bersih. Kenaikan harga global akan menekan APBN untuk subsidi BBM dan memicu inflasi domestik.
    2. Apakah Arab Saudi bisa menggantikan peran Iran?
      Tidak sepenuhnya. Arab Saudi hanya memiliki kapasitas pipa alternatif sebesar 1-2 juta b/d menuju Laut Merah, tidak cukup menutupi 15 juta b/d yang hilang.
    3. Apa yang terjadi jika LNG Qatar berhenti mengalir?
      Harga listrik di negara-negara maju dan harga gas industri akan melonjak, memaksa banyak pabrik berhenti beroperasi sementara.
    4. Berapa lama harga minyak akan tetap tinggi?
      Tergantung durasi blokade. Jika jalur dibuka dalam 2 minggu, harga akan melandai cepat. Jika lebih dari satu bulan, harga tinggi akan menjadi “normal baru”.
    5. Apakah AS akan melepas cadangan minyaknya (SPR)?
      Sangat mungkin, namun efektivitasnya terbatas karena AS bukan lagi pemegang kendali utama permintaan global (kini bergeser ke Asia).
    6. Bagaimana pengaruhnya terhadap saham teknologi?
      Biasanya negatif. Kenaikan inflasi akibat energi memicu ekspektasi suku bunga tinggi, yang menekan valuasi saham growth seperti teknologi.
    7. Apa itu OECD/IEA? OECD dan IEA merujuk pada dua organisasi internasional yang sering dijadikan rujukan kebijakan dan analisis ekonomi–energi global:

    Sources & Methodology



    Sumber : pluang.com

    Apa Saja Faktor Penentu Harga Ethereum? Simak Di Sini!

    Ethereum adalah mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar yang berada di urutan kedua setelah Bitcoin. Akibatnya, kini banyak orang yang sudah mulai menggenggamnya sebagai investasi.

    Hanya saja, tidak seperti saham, Ethereum tidak memiliki pendapatan, keuntungan, atau neraca formal. Karena itu, sulit untuk menentukan nilai intrinsik dari token Ethereum, meski memang Ethereum sejatinya masih memiliki nilai intrinsik.

    Kini, banyak pihak mungkin kian penasaran dengan cara menentukan harga Ethereum. Terutama, setelah harganya di tahun lalu meroket lebih tinggi dibandingkan pesaingnya, Bitcoin.

    Jadi, apa saja sih, faktor penentu harga Ethereum?

    Baca juga: Alasan Ethereum adalah Cryptocurrency yang Baik untuk Investasi

    Bagaimana Nilai Investasi Ethereum Ditentukan?

    Sebenarnya, jawaban dari pertanyaan di atas cukup simpel. Yakni, harga ditentukan dari hukum permintaan dan penawaran.

    Seperti yang diketahui sebelumnya, investasi Ethereum kini maju pesat berkat kehadiran aplikasi berbasis decentralized finance (DeFi). Teknologi DeFi berjalan di atas sistem bernama kontrak pintar (smart contracts), yang dioperasikan di atas jaringan milik Ethereum.

    Nah, Kontrak pintar ini adalah keunggulan kompetitif utama Ethereum ketimbang Bitcoin. Dengan kontrak pintar, kita dapat meminjam atau meminjamkan uang, mengasuransikan properti, dan bahkan memperdagangkan instrumen derivatif dengan menggunakan token-token berbasis Ethereum.

    Teknologi DeFi ini terbukti membawa berkah bagi harga Ethereum. Sepanjang 2020, jumlah aset yang tersimpan di aplikasi mencapai US$13 miliar, atau meningkat sekitar 2.000% dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut tentu secara langsung akan mengerek permintaan Ethereum, dan menyebabkan harganya naik sekitar 465,15% di periode yang sama.

    Begitu pun sebaliknya dari sisi penawaran. Peningkatan pasokan tentu akan menurunkan harga Ethereum.

    Apa yang Mempengaruhi Permintaan dan Penawaran Ethereum?

    Banyak faktor memberi pengaruh penawaran dan permintaan pasar untuk Ethereum. Di bawah ini adalah faktor terpenting yang mempengaruhi penawaran dan permintaan Ethereum:

    • Ethereum 2.0, prospek peningkatan teknologi blockchain Ethereum ke jaringan Ethereum yang lebih baik akan menjadi pertaruhan naik atau turunnya harga aset ini kelak. Jaringan Eth 2.0 masih dalam versi beta, tetapi sudah ada lebih dari US$1 miliar keping Ethereum yang terkunci dan menyurutkan suplai Ethereum dari pasar.
    • Pemberitaan Media, media memainkan peran besar dalam merangsang permintaan mata uang kripto. Sementara sebagian besar media arus utama meliput Bitcoin, hanya sedikit yang belum menyiarkan perihal Ethereum kepada massa.
    • Harga Bitcoin, Bitcoin mempengaruhi pasar aset kripto secara keseluruhan. Ketika Bitcoin sedang bullish, kemungkinan token lain seperti Ethereum juga akan demikian.
    • Volume transaksi yang tinggi, volume yang tinggi meningkatkan jumlah biaya transaksi di blockchain Ethereum. Biaya ini dibayarkan kepada penambang Ethereum yang menjual token mereka di pasar dan meningkatkan pasokan Eth.
    • Token ERC-20, token ini meningkatkan daya guna Ethereum. Pengembang dapat membuat kode kontrak pintar di Ethereum untuk membuat aplikasi DeFi yang biasanya menjadi hosting token ERC mereka sendiri. Token Ethereum pun masih diperlukan untuk transaksi di blockchain Ethereum, yang tentu akan meningkatkan nilai Ethereum.

    Seberapa Tinggi Harga Ethereum Bisa Naik?

    Secara historis, harga Ethereum lebih tidak stabil daripada Bitcoin. Namun, beberapa investor mengklaim bahwa kapitalisasi pasar Ethereum akan melampaui Bitcoin. Sebab, mereka menganggap Ethereum akan lebih bisa dimanfaatkan untuk transaksi sehari-hari ketimbang Bitcoin.

    Beberapa analis memperkirakan bahwa Ethereum dapat mencapai US$10.500 di tahun-tahun mendatang. Namun, dengan melihat laju kecepatan harga Bitcoin antara 2017 hingga 2020, Ethereum kemungkinan bisa dibanderol US$3.850 per keping dalam jangka tiga tahun lagi.

    Sulit memang memprediksi ke mana arah harga investasi Ethereum. Namun, dengan perkembangan DeFi, maka satu hal yang paling mungkin terjadi adalah maraknya permintaan aset kripto ini di masa depan. Inilah sebabnya mengapa beberapa investor melihat Ethereum sebagai “bandwidth ekonomi” internet masa depan.

    Baca juga: Ini Penjelasan Dasar-dasar Protokol Ethereum 2.0

    Apakah Investasi Ethereum Tergolong Investasi yang Baik di 2021?

    Pada awal Januari tahun ini, Ethereum diperdagangkan sekitar US$730, atau setengah dari harga pasarnya saat ini. Ethereum adalah investasi yang menarik bagi setiap investor yang toleran terhadap risiko namun ingin melakukan diversifikasi portofolio.

    Prospek Ethereum ke depan juga akan moncer setelah perhatian publik tertuju pada teknologi DeFi. Baru-baru ini, teknologi tersebut bahkan mendapatkan perhatian dari investor setelah drama pump saham Gamestop. Sehingga, tentu akan menarik untuk mengetahui langkah Ethereum sepanjang tahun ini.

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: Benzinga



    Sumber : pluang.com

    Apple Luncurkan iPhone 17e & iPad Air M4, Cocok untuk Kelas Menengah

    Langkah ini menandai upaya Apple untuk memperkuat pangsa pasarnya di segmen mid-tier (menengah) sekaligus meningkatkan adopsi teknologi AI mereka, Apple Intelligence, ke lebih banyak pengguna. Per 2 Maret, saham Apple ($AAPL) sudah naik 11.2% selama setahun ke belakang. 

    Beli Call Options $AAPL di Sini!

    Beli Saham $AAPL di Sini!

    Key Takeaways

    • iPhone 17e Menjadi Game-Changer: Dijual mulai harga USD 599 atau sekitar Rp10 juta, model ini menawarkan kapasitas penyimpanan dasar 256GB (dua kali lipat dari sebelumnya) tanpa kenaikan harga.
    • Aksesibilitas Apple Intelligence: iPhone 17e kini mendukung fitur AI penuh, memastikan pengguna di segmen harga lebih rendah tetap masuk dalam ekosistem layanan Apple.
    • Upgrade Performa iPad Air: Perpindahan dari chip M3 ke M4 memberikan peningkatan kecepatan hingga 30%, memperkuat posisi iPad di pasar tablet yang sedang tumbuh.
    • Strategi Margin: Apple terlihat sangat agresif dalam memberikan nilai tambah (storage lebih besar) untuk menyaingi produsen asal China dan Samsung di pasar yang sensitif terhadap harga.

    Quick Facts Table

    Fitur

    iPhone 17e

    iPad Air (2026)

    Harga Mulai

    $599 (Sekitar Rp10 Juta)

    $599 (11 inci) / $799 (13 inci)

    Chipset

    A19 (Terbaru)

    M4

    Layar

    6.1-inch (Tougher Glass)

    11-inch & 13-inch

    Penyimpanan

    Mulai 256GB

    Mulai 128GB

    Tanggal Pre-order

    4 Maret 2026

    Segera Hadir

    Ketersediaan

    11 Maret 2026

    Maret 2026

    iPhone 17e, Spek Lejit Harga ‘Bersahabat’

    Produk yang menjadi sorotan utama adalah iPhone 17e. Dibanderol mulai dari US$599, perangkat ini diposisikan tepat di bawah iPhone 17 standar yang seharga US$799.

    Meski harganya “terjangkau”, Apple tidak pelit soal spesifikasi. Berikut adalah nilai jual utamanya yang diprediksi akan menarik minat pasar sensitif harga (seperti Asia dan pasar berkembang):

    • Chipset A19: Memberikan performa setara flagship untuk menjalankan Apple Intelligence.
    • Storage Dua Kali Lipat: Memori dasar kini dimulai dari 256GB, naik dari 128GB pada model sebelumnya tanpa kenaikan harga.
    • Konektivitas: Dilengkapi modem C1X terbaru dan dukungan MagSafe.
    • Ketahanan: Menggunakan kaca yang lebih tangguh untuk durabilitas jangka panjang.

    Analisis Investasi: Dengan mempertahankan harga $599 di tengah kenaikan biaya produksi memori, Apple terlihat melakukan “perang harga” yang agresif untuk merebut pasar dari kompetitor seperti Samsung dan Google.

    iPad Air dengan Chip M4: Performa Pro untuk Semua

    Selain iPhone, Apple juga menyegarkan lini iPad Air. Meski desain fisiknya tetap sama, mesin di dalamnya kini menggunakan Chip M4.

    • Kecepatan: Diklaim 30% lebih cepat dibandingkan generasi M3 sebelumnya.
    • Varian: Tetap tersedia dalam ukuran 11 inci (mulai $599) dan 13 inci (mulai $799).
    • Konektivitas: Peningkatan performa nirkabel dan seluler yang lebih stabil.

    Data laporan keuangan terakhir menunjukkan bahwa hampir 50% pembeli iPad adalah pengguna baru. Pembaruan chip M4 ini diharapkan dapat mempertahankan momentum pertumbuhan di kategori tablet yang sempat menguat pada kuartal liburan lalu.

    Dampak Terhadap Saham Apple ($AAPL)

    Pasar saham merespons pengumuman ini dengan cermat. Fokus investor saat ini tertuju pada bagaimana Apple mampu menjaga margin keuntungan (gross margin) dengan menawarkan storage yang lebih besar pada harga tetap.

    Bloomberg melaporkan bahwa Apple telah menginstruksikan toko-toko ritelnya untuk bersiap menghadapi lonjakan pengunjung minggu ini. Hal ini mengindikasikan bahwa manajemen Apple sangat optimis terhadap permintaan pasar (demand) untuk iPhone 17e.

    Produk ini pun akan mulai dapat dipesan pada 4 Maret 2026 dan akan mulai tersedia di toko offline pada 11 Maret 2026.

    Risks & Considerations

    Sebagai investor, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan terkait peluncuran ini:

    1. Kompresi Margin Laba: Memberikan penyimpanan 256GB pada harga $599 di tengah kenaikan biaya komponen memori global dapat menekan margin laba kotor Apple.
    2. Kanibalisasi Produk: Ada risiko pengguna yang tadinya berniat membeli iPhone 17 standar seharga $799 justru beralih ke iPhone 17e karena spesifikasinya sudah dianggap sangat mumpuni.
    3. Sentimen Geopolitik: Penjualan di pasar utama seperti China tetap dipengaruhi oleh regulasi lokal dan sentimen terhadap produk AS.

    Kesimpulan untuk Investor Saham

    Peluncuran iPhone 17e menunjukkan bahwa Apple tidak lagi hanya mengejar segmen premium, tetapi juga serius menggarap segmen menengah untuk memperluas ekosistem layanannya. Semakin banyak orang menggunakan iPhone, semakin besar potensi pendapatan dari layanan (Services) Apple di masa depan.

    Ingin memiliki saham Apple? Pantau pergerakan harga AAPL secara real-time dan mulai investasi saham AS kamu melalui aplikasi Pluang sekarang!

    FAQ 

    1. Kapan iPhone 17e bisa dibeli? Pre-order dimulai 4 Maret 2026, dan tersedia di toko pada 11 Maret 2026.
    2. Apakah iPhone 17e mendukung Apple Intelligence? Ya, dengan chip A19, perangkat ini mendukung penuh fitur AI terbaru Apple.
    3. Apa perbedaan utama iPad Air baru dengan model lama? Perbedaan utama terletak pada penggunaan chip M4 yang 30% lebih cepat dan peningkatan pada performa konektivitas nirkabel.
    4. Berapa harga iPad Air 13 inci terbaru? Harga tetap sama dengan generasi sebelumnya, yakni mulai dari $799.
    5. Apakah desain iPad Air berubah? Tidak, Apple mempertahankan desain yang sama namun memperbarui jeroan (hardware) internalnya.
    6. Mengapa Apple memberikan storage 256GB secara cuma-cuma? Untuk meningkatkan daya saing di segmen menengah dan mengimbangi ukuran aplikasi/file AI yang semakin besar.

    Sources



    Sumber : pluang.com

    Parno Sama Debt Collector? Yuk, Kenalan Dulu Sama Profesi Mereka!

    Urusan utang piutang menjadi diskusi yang tidak bisa dihindarkan dalam urusan finansial. Kalau telat membayar, bisa-bisa si debitur disambangi oleh pihak yang nagih utang, atau akrab disebut sebagai debt collector. Ada yang cari seribu cara untuk menghindar dari mereka, ada juga yang menghadapi mereka dengan berani.

    Di satu sisi, para debt collector kerap diasosiasikan sebagai sosok yang menyeramkan dan terkesan intimidatif. Namun, kamu perlu mengetahui bahwa debt collector hanyalah sebuah profesi semata. Mereka tidak akan menyerang kamu secara personal karena mereka hanya menjalankan tugasnya saja: menagih utang.

    Selain itu, penagih utang adalah bisnis yang legal. Mereka juga memiliki kode etik sendiri dalam menagih utang ke debitur, sehingga kamu tidak akan diperlakukan kasar dan tidak adil asal debitur juga bisa kooperatif. Kadang, debt collector terkesan intimidatif karena pekerjaan mereka sangat tergantung dengan kerja samamu.

    Hubungan utang piutang  dan kolektor tidak melulu menyeramkan. Artikel ini memberikan alternatif pemahaman nagih utang dari sisi penagih utang, sehingga kamu tak perlu paranoid atau menghindar dari debt collector.

    Baca juga: Mulailah Sedini Mungkin, 6 Panduan Cara Jadi Kaya Ini Akan Berarti Besar

    Siapakah Penagih Utang?

    Debt collector yang bertugas nagih utang ini bisa bekerja secara individual. Namun, pekerja di bidang urusan utang piutang ini bisa juga bekerja dengan bergabung ke sebuah agensi, yang juga berperan sebagai perantara. Agensi ini biasanya dikenal sebagai pihak yang menerima tagihan dari semua jenis kartu kredit, medis, pinjaman mobil, pinjaman pribadi, bisnis, pinjaman mahasiswa, hingga tagihan ponsel.

    Dalam pelaksanaannya, agensi penagih utang bisa dikelompokkan berdasarkan jumlah utang yang perlu ditagih. Di Amerika Serikat misalnya, ada agensi yang khusus menagih utang piutang minimal US$200 yang belum dibayarkan setelah dua tahun dari masa tenggatnya.

    Kegiatan penagihan utang bisa diambil alih sebuah agen penagih utang jika kreditur aslinya, yakni pihak perbankan atau perusahaan pembiayaan, memutuskan untuk tidak menagih langsung utang tersebut. Kegiatan pengambilalihan ini biasanya dilakukan dengan sistem menjual utang ke agen penagih utang.

    Untuk memudahkan transaksi utang ke agen penagihan utang, kreditur akan membuat paket-paket penawaran berdasarkan beberapa kriteria. Misalnya, catatan kredit debitur dan tingkat kegagalan penagihan utang di periode sebelumnya.

    Kemudian, agen tersebut akan mengutus debt collector untuk menagih utang kepada debitur yang sudah telat membayar utang setidaknya 60 hari. Setelah itu, mereka akan mengirimkannya ke kreditur.

    Mereka akan dibayar ketika utang piutang telah pulih atau dibayarkan. Setelahnya, mereka tidak akan mengganggu sang debitur. Adapun, bayaran seorang debt collector cukup beragam, berkisar antara 24% hingga 50% dari jumlah yang dikumpulkan.

    Baca juga: 7 Langkah Optimal untuk Bangun Portofolio Investasi dan Neraca Keuangan

    Apa yang Dilakukan oleh Penagih Utang?

    Ada beberapa strategi yang dilakukan oleh penagih utang piutang. Yang pertama, debt collector biasanya menggunakan surat atau melakukan panggilan telepon untuk menghubungi nasabah yang tidak taat mengembalikan utang.

    Jika kontak yang diberikan oleh kreditur asli tidak nyambung, para debt collector akan mencari tahu keberadaan nasabah lewat internet atau, kalau perlu, menggunakan detektif swasta. Mereka juga bisa melacak aset debitur, seperti rekening bank dan broker, untuk menentukan kemampuan bayar debitur.

    Di Amerika Serikat, debt collector juga bisa melaporkan debitur kepada biro kredit untuk membuat mereka tertekan dan buru-buru membayar utangnya. Mengapa demikian? Sebab, debitur nantinya akan memiliki nilai kredit konsumen di biro tersebut jika catatan utangnya di biro kredit juga memburuk.

    Di sisi lain, agen penagih utang piutang yang memiliki reputasi mumpuni memiliki cara penagihan yang sedikit berbeda lantaran memiliki sistematika kerja tertentu. Misalnya, agensi akan melakukan perundingan dan negosiasi dengan debitur jika memang mereka kesulitan untuk membayar kembali utang-utang tersebut.

    Penagih utang juga bisa menunjuk seorang pengacara untuk mengajukan tuntutan hukum terhadap pelanggan yang menolak membayar.

    Penagih utang piutang yang bereputasi tinggi bekerja dengan baik, adil, hormat, jujur, dan taat hukum. Mereka akan melakukan diskusi bahkan penangguhan kegiatan penagihan jika konsumen telah membuat permintaan tertulis dan memverifikasi utang. Biasanya, dengan pendekatan seperti demikian, debitur tidak usah lagi menghindar dari debt collector.

    Jika perusahaan penagih tidak bisa memverifikasi utang dalam waktu yang sudah ditentukan, maka mereka akan berhenti menagih.

    Mereka juga akan melapor kepada biro kredit bahwa barang tersebut disengketakan atau meminta barang tersebut dihapus dari laporan kredit konsumen. Agensi bereputasi tidak akan melecehkan atau memperlakukan konsumen dengan buruk.

    Baca juga: Apa Itu Cost of Debt?

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: Investopedia



    Sumber : pluang.com

    Susah Nabung? Yuk, Coba Tips Tidak Belanja di Hari Selasa dan Kamis Ini!

    Sejak kecil, kita selalu diajarkan bahwa hemat adalah pangkal kaya. Dahulu, kita sudah dibekali ihawal tips menabung sejak dini, yakni menaruh uang koin di celengan, dan dilengkapi dengan cara menabung yang baik, yaitu mengisi pundi-pundi tersebut setiap hari.

    Namun, ketika kita beranjak dewasa, segala tindakan baik itu seolah kian ditinggalkan. Bisa dimaklumi bahwa kebutuhan dan keinginan manusia semakin kompleks seiring pertambahan usia. Hanya saja, hal itu tentu tidak baik bagi kondisi keuangan personal kita.

    Kala menabung terasa kian sulit, ternyata masih ada satu trik menabung yang mungkin bisa membantu kita untuk menyimpan uang. Yaitu, menahan belanja di hari-hari tertentu.

    Salah satu penulis keuangan Jen Glantz baru-baru ini membagikan pengalamannya di Business Insider tentang bagaimana ia tidak membelanjakan uangnya setiap hari Selasa dan Kamis. Hasilnya, ia bisa menghemat US$300, atau sekitar Rp4,2 juta, setiap bulannya.

    Baca juga: Pilih Menabung atau Investasi?

    Bagaimana Ia Memulai Tips Menabung Seperti Demikian?

    Glantz mengatakan, salah satu resolusi terbesarnya di 2021 adalah berbelanja sesuai anggaran yang ia jalankan per bulan. Hal ini ia lakukan lantaran frustasi tak bisa menabung di setiap bulannya sepanjang 2020.

    Akhirnya, pada suatu hari, seorang temannya memberi nasihat ihwal cara menabung yang lebih baik. Yakni, dengan tidak membelanjakan uang setiap hari Senin per bulannya. Tanpa pikir panjang, ia akhirnya mengambil langkah lebih ekstrem, yakni langsung tak mengeluarkan uang pada hari Selasa dan Kamis setiap minggunya.

    Ternyata trik itu tak hanya berhasil bikin pengeluaran Glantz sesuai dengan anggarannya, namun juga mendulang tabungan dengan nilai yang lumayan.

    Bagaimana Cara Menabung yang Baik Tersebut?

    Glantz kemudian membeberkan rahasia agar bisa melaksanakan tips menabung tersebut.

    #1 Tulis di Kalender

    Glantz mengatakan, ia selalu menaruh pengingat di kalender bahwa ia tidak boleh belanja apa pun di hari Selasa dan Kamis. Pengingat itu ia pasang di kalender ponselnya setiap pagi, sehingga ia punya pola pikir yang kuat untuk berhemat sejak memulai hari. Alhasil, ia berhasil menghindari memesan kopi, memesan makan siang, dan memesan makan malam di dua hari tersebut. Ia juga berhasil menghindari godaan untuk berbelanja online.

    Namun, ia juga tak mengelak ihwal kesulitan menjaga konsistensi tips menabung tersebut.

    Ia mengaku beberapa kali hampir tergoda untuk membelanjakan uangnya. Namun, konsistensinya kembali kukuh setelah menyembunyikan dompetnya dan memblokir situs belanja daring menggunakan website blocker.

    #2 Catat Pengeluaran Setiap Hari

    Untuk menahan godaan belanja, Glantz juga kini mencatat pengeluarannya per hari di luar hari Selasa dan Kamis agar belanjanya bisa sesuai dengan rencana anggarannya. Selain itu menurutnya, mencatat pengeluaran juga penting untuk menakar berapa banyak uang yang sudah ia hamburkan setiap harinya.

    “Mengeluarkan US$0 dalam dua kali seminggu adalah perasaan yang luar biasa. Sebelum melakukan ini, pengeluaran harian saya rata-rata US$53, namun kini hanya US$41 saja,” tutur dia.

    Glantz menambahkan, melaksanakan kebiasaan tersebut lambat laun menghilangkan nafsu belanja dia di hari-hari lainnya. Ia kini bisa melewati godaan untuk membeli camilan atau produk kecantikan setiap melewati convenience store sehari-hari, meski di saat akhir pekan.

    “Saya sangat menikmati permainan mental ini,” imbuh dia

    #3 Jaga Konsistensi

    Glantz sudah melakukan tips menabung tersebut sejak awal Januari hingga Maret. Ia tak pernah lupa memasang pengingat di kalendarnya serta terus mencatat pengeluarannya. Namun, konsistensi tersebut tak akan berjalan dengan baik kalau tak disertai motivasi.

    “Saya akan tetap menjalankan cara menabung yang baik setiap pekan sampai tujuan finansial di tahun 2021 ini tercapai,” tutur dia.

    Baca juga: Harga Emas Diprediksi Naik Hari Kamis Ditopang Optimisme Stimulus AS

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: Business Insider



    Sumber : pluang.com