Category Archives: Tips Properti

Jangan Dibunuh! Ini 5 Tips Ampuh Usir Semut dari Rumah!


Jakarta

Semut merupakan serangga yang sering ditemukan di rumah. Keberadaannya cukup mengganggu penghuni rumah karena bisa saja menggigit bagian tubuh maupun mengerubungi makanan.

Salah satu penyebab utama masuknya semut ke rumah karena ada sisa makanan atau remah-remah yang tidak dibersihkan. Selain itu, sampah yang berceceran juga bisa mengundang semut maupun serangga lainnya.

“Rumah yang banyak celah seperti mengundang semut untuk pesta pora, apalagi jika kondisi rumah tidak bersih. Tutup rapat setiap celah, seperti celah di jendela, pintu, lantai, dan retakan dinding. Ini bisa jadi pintu masuk potensial bagi semut, pastikan semuanya tertutup rapat,” ujar Co-CEO dan Co-Founder Gravel, Georgia Ferdwindra Putra dalam keterangannya, dikutip Jumat (28/6/2024).


Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah semut masuk ke dalam rumah.

1. Jaga Kebersihan

Pastikan tidak ada sisa makanan atau tumpahan minuman yang tertinggal. Cuci piring dan peralatan makan segera setelah digunakan. Simpan makanan dalam wadah tertutup rapat.

2. Tutup Tempat Sampah

Gunakan tempat sampah dengan tutup yang rapat dan buang sampah secara teratur. Tempat sampah yang terbuka bisa menjadi sumber makanan bagi semut.

3. Pakai Kapur Anti-serangga

Buat garis kapur anti serangga di sekitar pintu, jendela, dan area yang sering dilalui semut. Kapur ini bisa menghalangi semut untuk
masuk.

4. Pakai Bahan Alami

Letakkan daun salam, kapur barus, atau bubuk kopi di area yang sering dilalui semut. Bahan-bahan ini dapat mengusir semut secara alami.

Selain itu, kamu juga bisa mencampurkan air dengan cuka putih atau jus lemon, lalu semprotkan di area yang sering dihinggapi semut. Cuka dan lemon memiliki bau yang tidak disukai semut.

5. Panggil Jasa Pengendalian Hama

Jika invasi semut di rumah sudah parah, pertimbangkan untuk menggunakan jasa profesional pengendalian hama.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, semut juga bisa masuk ke dalam rumah melalui celah-celah yang ada. Kondisi rumah yang rapuh, seperti kayu dan kusen yang sudah lapuk maupun lantai retak juga bisa menjadi penyebab semut masuk rumah. Biasanya ini terjadi saat cuaca panas yang membuat semut keluar dari bawah tanah mencari tempat sejuk di dalam rumah dan membangun sarang baru.

Untuk mengatasinya, kamu bisa mengikuti tips berikut ini.

1. Perbaikan Struktur

Pastikan semua retakan di dinding, lantai, dan pondasi rumah diperbaiki. Retakan kecil bisa menjadi jalan masuk bagi semut.

2. Penutupan Celah

Gunakan bahan penyegel yang kuat untuk menutup celah di sekitar jendela, pintu, dan area lain yang rawan. Penyegelan ini dapat mencegah semut dan serangga lain masuk ke dalam rumah.

3. Perawatan Kayu

Semut sering kali bersarang di kayu yang lembab atau rusak. Pastikan kayu di rumah, termasuk kusen dan lantai, dalam kondisi baik dan tidak lembab. Jika perlu, lakukan perawatan kayu secara berkala.

4. Pasang Kawat Kasa pada Ventilasi

Pasang kawat kasa pada lubang ventilasi dan jendela untuk mencegah semut masuk. Pastikan kawat kasa terpasang dengan baik dan tidak ada lubang kecil yang bisa dimanfaatkan semut.

5. Sistem Drainase yang Baik

Pastikan rumah memiliki sistem drainase yang baik untuk mencegah penumpukan air di sekitar rumah. Genangan air dapat menarik semut dan serangga lainnya.

Menurut Co-Founder dan Co-CEO Gravel, Fredy Yanto, sangat penting untuk melakukan peremajaan pada rumah. Dengan begitu, bukan hanya bisa membasmi semut tetapi juga mencegah adanya masalah di masa depan.

“Penting untuk melakukan peremajaan pada rumah, terutama rumah yang sudah tergolong tua. Dengan melakukan peremajaan, Anda tidak hanya dapat membasmi semut tetapi juga mencegah masalah di masa depan,” tuturnya.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Jangan Pernah Taruh Barang di 5 Tempat Ini di Rumah Kalau Nggak Mau Nyesal!


Jakarta

Ruang penyimpanan yang memadai di rumah sangat penting untuk menampung benda-benda di rumah. Namun, beberapa bagian rumah sebaiknya jangan dijadikan tempat penyimpanan barang.

Beberapa bagian rumah sering kali dijadikan sebagai ruang penyimpanan, seperti kolong tempat tidur atau wastafel. Ternyata, menyimpang barang-barang di tempat-tempat tersebut justru bisa bikin barang kamu rusak, lho!

Nah, sebelum menyimpan barang di rumah, sebaiknya mempertimbangkan beberapa hal, seperti suhu, kelembapan, dan potensi hama. Hal ini penting untuk mencegah kerusakan barang.


Lalu, mana saja bagian rumah mana saja yang sebaiknya dihindari buat jadi tempat penyimpanan barang? Berikut ini daftarnya, dilansir dari The Spruce, Kamis (27/6/2024).

Bagian Rumah yang Nggak Cocok Jadi Tempat Penyimpanan

1. Di Bawah Wastafel

Menyimpan barang di bawah wastafel mungkin sekilas seperti pilihan yang bijak. Niat hati ingin memaksimalkan ruang, tetapi justru barang yang disimpan di sana ternyata bisa rusak, lho!

“Area bawah wastafel sering kali memiliki pipa dan saluran air, dan menyimpan barang-barang di sana dapat mempersulit akses ke bagian ini jika ada kebocoran atau penyumbatan,” jelas Jessica Fields, seorang ahli organisasi rumah dan narablog.

Pipa-pipa di bawah wastafel dapat memicu risiko kerusakan pada barang, terutama saat terjadi kebocoran. Nggak mau ‘kan barang yang kita simpan jadi basah dan rusak?

2. Di Bawah Tempat Tidur

Ruang di bawah tempat tidur tampaknya sudah biasa dijadikan tempat penyimpanan barang. Namun, tahu nggak kalau menyimpan barang di bawah tempat tidur bisa memicu risiko kesehatan akibat debu yang biasanya menumpuk di sana.

“Kolong tempat tidurmu bisa menimbulkan risiko kesehatan karena debu yang menumpuk bisa menyebabkan malapetaka bagi penderita alergi,” kata Maxine Brady, seorang penata interior.

3. Meja Dapur

Menaruh terlalu banyak barang di meja dapur bisa membuatnya sulit dibersihkan. Akibatnya, meja dapur dapat menjadi kotor dan mengundang sumber penyakit. Nggak mau, kan?

“Prioritaskan barang-barang yang sering digunakan dan pertimbangkan untuk memasang rak atau pengait untuk barang-barang yang menghabiskan ruang konter yang berharga,” kata Sandi Huynen, seorang desain interior dan ahli tata ruang.

4. Di Atas Kulkas

Kebanyakan orang mungkin terbiasa menaruh barang di atas kulkas. Apalagi untuk barang-barang yang jarang digunakan. Namun, ternyata itu sebaiknya jangan dilakukan, lho!

Panas dari kulkas ternyata bisa memengaruhi kualitas barang tertentu yang membutuhkan lingkungan yang stabil dan sejuk. Namun, ruang di atas kulkas ini masih bisa digunakan untuk menaruh barang yang sering diakses.

5. Garasi

Garasi cenderung menjadi tempat penyimpanan segala sesuatu yang tidak memiliki tempat di dalam rumah. Meskipun garasi merupakan tempat yang bagus untuk menyimpan mobil atau perkakas, banyak barang yang seharusnya disimpan di tempat lain.

Willow Wright, seorang pemilik toko antik Urban Redeux, mengatakan bahwa garasi sebaiknya tidak dijadikan tempat untuk menyimpan perabot kayu. Hal ini karena kondisi garasi yang lembap bisa menyebabkan kerusakan pada perabot tersebut.

“Fluktuasi suhu dan kelembapan bisa sangat berbahaya bagi kayu, menyebabkan pembengkakan, bengkok, dan retak. Kecuali jika ruangan tersebut memiliki iklim yang terkendali, saya sarankan untuk tidak menyimpan perabotan di garasi,” jelasnya.

Itulah 5 tempat yang sebaiknya kamu hindari buat simpan barang. Semoga bermanfaat!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal, Begini Tips Pilih Lampu Kamar Tidur yang Tepat


Jakarta

Kamar tidur merupakan tempat untuk beristirahat, khususnya tidur. Maka, suasana kamar tidur mesti mendukung, salah satunya dengan memilih lampu atau pencahayaan yang tepat.

Pencahayaan ternyata bisa mempengaruhi tampilan dan suasana kamar tidur, lho! Tidurmu bisa kurang nyaman kalau cahaya lampu terlalu silau atau warnanya kurang pas.

Sementara, kalau pencahayaan terlalu redup, maka aktivitas lainnya di kamar tidur bisa kurang optimal. Mengingat kamar tidur sebagian besar digunakan untuk tidur, mendapatkan pencahayaan yang tepat terkadang terabaikan. Meskipun demikian, ini adalah ruang yang lebih praktis daripada yang kita bayangkan.


Dari bersiap-siap di pagi hari hingga bersiap tidur dengan buku bagus, pencahayaan kamar tidur bekerja keras untuk menjaga kamar kita tetap berfungsi kapan saja sepanjang hari. Menggunakan bohlam yang terlalu keras, atau tidak memiliki cukup lampu dapat membuat kamar tidur kita menjadi kurang nyaman.

Mengutip Home & Garden, Kamis (28/6/2024) umumnya orang hanya fokus pada urusan estetika atau keindahan saja saat membeli lampu, ntah itu lampu utama, lampu samping tempat tidur dan lampu meja rias.

Pilih Warna Cahaya Lampu Sesuai Fungsi

Faktanya, salah satu kesalahan terbesar dalam pencahayaan kamar tidur adalah memilih warna bohlam yang salah untuk penerangan samping tempat tidur atau meja rias.

“Kesalahan pencahayaan yang paling sering saya lihat adalah ketika orang membeli bohlam LED berwarna ‘siang hari, putih’, dan semuanya berubah menjadi biru!” kata Sara Johnson dari Sara Johnson Interiors.

Lalu warna lampu seperti apa yang harusnya dipasang di kamar tidur?

“Saya selalu merekomendasikan bola lampu hangat dan lampu yang dapat diredupkan, jika memungkinkan,” kata dia.

Selain itu, Artem Kropovinsky, desainer interior dan pendiri studio NYC Arsight menyebut untuk lampu samping tempat tidur, sebaiknya gunakan cahaya putih hangat untuk menciptakan suasana nyaman dan mengundang.

“Sebaliknya, untuk meja rias atau meja rias, yang terbaik adalah menggunakan cahaya putih sejuk untuk rendering warna yang akurat,” ujar Kropovinsky.

Jenis Lampu di Kamar Tidur

“Untuk jenis bohlam, yang terbaik adalah menggunakan bohlam LED di kamar tidur,” tambahnya.

Lampu LED hemat energi dan memiliki umur yang panjang. Dari semua hal terkait pencahayaan kamar tidur, hal yang paling penting dalam menyempurnakan pencahayaan kamar tidur adalah dengan memaksimalkan dampak cahaya alami di siang hari.

Tujuannya adalah untuk membantu memacu Kamu bangun dari tempat tidur setiap pagi dan meningkatkan suasana hati.

“Kalau memungkinkan, coba juga gunakan pencahayaan alami dengan membuka jendela atau menambahkan skylight. Ini akan membantu menciptakan keseimbangan sempurna antara pencahayaan dan suasana,” saran Shaun Martin, profesional real estate, pengembang lahan, dan CEO We Buy Houses, Denver.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Mau Pakai Atap Bitumen di Rumah? Ini Kekurangan dan Kelebihannya


Jakarta

Atap bitumen adalah salah satu jenis bahan atap yang banyak digunakan pada bangunan atau rumah. Atap ini dikenal tahan lama dan serbaguna.

Poin-poin tadi menjadikannya sistem yang ideal untuk proyek atap pembangunan baru ataupun renovasi. Kenali lebih dalam seputar atap bitumen di bawah ini.

Apa Itu Atap Bitumen?

Dikutip NV Roofing, atap bitumen adalah jenis atap tahan lama yang cocok untuk atap datang atau dengan kemiringan rendah. Atap bitumen tersedia dalam 1, 2, atau 3 lapis.


Ada juga atap bitumen yang dimodifikasi, dengan berbahan dasar aspal. Bitumen yang dimodifikasi merupakan jenis produk aspal yang bisa diaplikasikan dengan berbagai cara pada atap, baik di suhu panas atau dingin.

Dibandingkan jenis atap membran lainnya, atap bitumen modifikasi punya banyak keunggulan dibandingkan. Jenis ini juga sering dianggap sebagai alternatif modern untuk atap yang dibangun.

Pengaplikasian atap bitumen bisa menggunakan lembaran berperekat perekat yang diaplikasikan dingin atau aspal yang dipel panas.

Kekurangan Atap Bitumen

Dirangkum dari Reliable Roofing dan NV Roofing, berikut merupakan ulasan apa saja hal yang menjadi kekurangan atap bitumen.

1. Menyerap Panas

Warna atap bitumen yang hitam bisa menyerap panas, meskipun materialnya sendiri mungkin tidak rusak karena panas atau sinar UV. Tapi jika insulasi yang tepat tidak digunakan, penyerapan panas ini bisa menyebabkan bangunan di bawahnya menjadi terlalu panas.

1. Lebih Rentan Terhadap Genangan Air

Apabila sistem atap aspal yang dimodifikasi dipasang, bangunan beratap yang cenderung menahan air hujan atau salju yang mencair akan lebih cepat aus.

Genangan air dan genangan air yang terjadi habis hujan badai, bisa menyebabkan kerusakan serius dan penuaan dini pada sistem atap aspal yang dimodifikasi (jika air tidak mengalir dengan baik). Idealnya, alam kondisi pengeringan yang wajar air mengalir dari atap setelah 48 jam.

Seringkali atap yang lebih tua tidak memiliki drainase yang baik. Makanya, lapisan aspal yang dimodifikasi tidak tahan terhadap genangan air dan juga bagian termoplastiknya.

3. Mod Bit Bisa Lebih Mahal

Atap material bitumen 2 dan 3 lapis biaya pemasangannya jauh lebih mahal. Hal ini bisa menjadikannya salah satu jenis produk atap datar termahal.

Semetara, material atap 1 lapis cenderung tidak tahan lama. Jika digunakan bisa menimbulkan masalah tertentu, seperti rusak sebelum waktunya.

Seseorang secara efektif memasang atap sebanyak 2 atau 3 kali. Kecepatan pemasangan merupakan area di mana termoplastik benar-benar bersinar. Sistem mod-bit multi-lapis jauh lebih mahal di atap yang besar.

4. Metode Pemasangan Paling Umum, Masih Berisiko Tinggi Dibandingkan Satu Lapis

Metode adhesi aspal modifikasi yang paling umum merupakan “torch down”. Artinya, untuk memanaskan bagian belakang membran dan menempelkannya ke substrat, menggunakan obor atap BTU berbahan bakar propana.

Industri ini telah beralih dari metode penerapan panas tinggi selama 3 dekade terakhir. Ketel tar jadul merupakan situs langka saat ini. Karena risiko yang melekat pada penerapan panas tinggi, tukang atap perlu terlatih dan memiliki berketerampilan tinggi dalam bekerja dengan sistem aspal yang dimodifikasi.

Selain itu, ada butiran yang perlu disertakan sebagai bagian dari proses pemasangan. Tujuannya untuk membantu melindungi atap dari sinar matahari.

Jika tidak disertakan, ini bisa semakin meningkatkan suhu bangunan atau merusak atap. Sayangnya, dalam proses pemasangannya tidak semua jenis atap bitumen menyertakan butiran.

Kelebihan Atap Bitumen

1. Tahan Lama

Atap bitumen merupakan salah satu jenis bahan atap datar yang tahan lama,karena punya daya rekat yang tinggi. Hal ini membuatnya tidak mudah retak, seperti yang terjadi pada atap datar dan atap membran.

Selain itu, atap ini bisa tahan terhadap angin, api, dan hujan es yang membuatnya tidak mudah rusak jika terjadi badai. Bahkan, atap bitumen bisa bertahan hingga 20 tahun atau lebih.

Umumnya, atap bitumen disertai garansi pabrik yang panjang yang bisa membantu menjamin keawetan atap.

Seperti yang kita tahu, jenis atap membran lainnya punya lapisan yang dibiarkan terbuka atau ditutup dengan bahan lain yang bisa melemah seiring berjalannya waktu. Oleh sebab itu, fakta bahwa atap aspal bisa dibuat mulus adalah keuntungan besar.

2. Punya Beberapa Lapisan dan Ketebalan Lebih Besar

Seringnya, sistem aspal yang dimodifikasi dipasang dalam setidaknya 2 lapisan Sistem atap aspal yang dimodifikasi menjadi satu sistem atap yang paling terpercaya, karena ketebalannya yang melekat.

Sistem mod-bit 2 lapis dengan lembaran penutup granular umumnya setebal 240 MIL atau lebih. Di sisi lain, umumnya membran atap termoplastik 1 lapis tebalnya 60 MIL.

Jika ketebalan membran menjadi perhatian, aspal yang dimodifikasi menjadi pemenangnya karena ketebalannya yang melekat.

3. Kompatibel

Umumnya, insinyur bangunan memakai “tambalan basah” atau “semen atap” saat dia mencoba menambal kebocoran darurat. Seringkali, produk-produk tersebut tidak kompatibel dengan sistem satu lapis.

Namun sering kali diformulasikan untuk sistem berbasis aspa, seperti aspal yang dimodifikasi. Walaupun dianggap sederhana, atap aspal yang dimodifikasi biasanya cocok dengan produk perbaikan atap yang tersedia.

4. Mudah Digunakan di Ruang Sempit

Bitumen modifikasi jadi andalan di kota-kota, karena umumnya tersedia dalam gulungan berukuran 36-39 inch. Jika harus memasang atap baru di ruang yang sempit, contohnya balkon atau atap kota dengan 3 lantai, bitumen yang dimodifikasi bisa jadi pilihan yang tepat.

Kesimpulannya kalau dipasang dengan benar dan dirawat dengan baik, atap bitumen bisa menjadi aset bangunan yang tahan lama. Sistem 2 atau 3 lapis direkomendasikan untuk di bawah teras dan dek atap atau di ruang yang sangat sempit.

Penggunaan aplikasi perekat dingin dan lapisan yang bisa direkatkan sendiri adalah hal baru di pasaran. Cara ini menawarkan banyak manfaat.

Adanya kemajuan bahan dan perekat secara berkala, bisa membuat sistem atap bitumen menjadi andalan atap selama beberapa dekade mendatang.

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Desain Kamar Tidur Serasa Tinggal di Hotel Bintang Lima


Jakarta

Kamar tidur yang nyaman dan mewah seperti kamar hotel bintang lima tentu diidamkan banyak orang. Meski tidak bisa menginap di hotel setiap hari, kamu masih bisa meniru desain hotel yang khas di rumah sendiri lho!

Apalagi kamar tidur sudah seharusnya bisa memberikan kenyaman maksimal buat penghuninya beristirahat. Dengan mendesain kamar tidur ala hotel bintang lima, kamu akan tidur lebih nyenyak, sehingga bisa lebih produktif di kemudian hari.

Lalu, bagaimana cara mendesain kamar tidur seperti kamar hotel bintang lima? Simak caranya berikut ini, dikutip dari The Spruce, Jumat (28/6/2024).


1. Gunakan Peralatan Tidur Berkualitas Tinggi

Kamar hotel bintang lima tentu identik dengan peralatan tidur yang nyaman. Untuk membawa kenyamanan ini di rumah, belilah peralatan tidur dengan kualitas terbaik.

Peralatan tidur linen bisa menjadi pilihan yang tepat karena memberikan tampilan rapi dan kenyamanan sepanjang tahun. Jangan lupa tambahkan sentuhan kemewahan dengan bantal dari sutra yang juga memberikan manfaat untuk rambut dan kulitmu.

“Seprai linen memiliki tampilan yang halus, namun tetap terlihat hidup yang tidak pernah ketinggalan zaman dan bisa mengatur suhu sehingga sangat cocok untuk digunakan sepanjang tahun,” kata desainer interior Candace Plotz.

2. Pasang Pencahayaan yang Cukup

Pencahayaan memegang peranan penting dalam menciptakan atmosfer kamar tidur yang nyaman. Pilih pencahayaan yang lembut, seperti lampu dengan nuansa temaram atau pencahayaan cove. Ini tidak hanya menciptakan suasana yang tenang, tetapi juga bisa menjadi sentuhan syahdu di kamar tidurmu.

3. Kurangi Aksesoris

Kurangi kekacauan visual dengan meminimalkan jumlah aksesoris dan barang hiasan. Dekorasi pada hotel bintang lima biasanya dipilih dengan teliti dengan hanya menambahkan hiasan secukupnya, seperti vas bunga kecil atau jam dengan bentuk elegan. Lepas hiasan yang tidak diperlukan untuk menciptakan ruang yang lebih tenang.

4. Rutin Bersihkan Kamar

Kamar hotel juga identik dengan kebersihan karena kerap dibersihkan setiap hari. Nah, kamu juga bisa membersihkan tempat tidur setiap pagi bisa memberikan sentuhan khusus pada rutinitas harianmu.

Selain membuatmu lebih aktif, ini juga akan membuat malam harimu terasa seperti masuk ke kamar tidur hotel mewah yang baru saja menerima layanan turndown.

“Saat waktu tidur tiba, kamu akan merasa seperti baru saja masuk ke kamar tidur hotel bintang lima yang menawarkan turndown service,” kata desainer interior Charles Almonte.

5. Letakkan Cermin dengan Tepat

Ciptakan ilusi ruangan yang lebih besar dengan meletakkan cermin secara strategis. Cermin tidak hanya memantulkan cahaya, tetapi juga membuat ruangan terasa lebih luas. Letakkan cermin di atas meja rias untuk menciptakan nuansa ala boutique hotel atau di atas meja samping tempat tidur.

6. Pajang Karya Seni di dalam Kamar

Beri kepribadian pada kamar tidur dengan memajang karya seni. Langkah ini merupakan elemen kunci kamar hotel mewah.

Pasang lukisan besar atau karya seni berbingkai untuk memberikan sentuhan elegan pada kamar tidurmu. Pilihlah karya seni yang sesuai dengan gayamu, apakah itu abstrak modern atau pemandangan yang dijepit.

Jika kamu tertarik pada estetika modern, karya abstrak yang besar adalah pilihan yang tepat. Jika gayamu lebih condong ke arah tradisional, pertimbangkan untuk menggantungkan lanskap berbingkai.

Gambar figur hitam dan putih juga cukup apik untuk memberikan suasana mewah pada kamarmu. Letakkan beberapa gambar tersebut di atas meja rias untuk mendapatkan kesan kasual ala Paris.

7. Tambahkan Karpet yang Nyaman

Tambahkan kenyamanan pada kamar tidurmu dengan meletakkan karpet di dalamnya. Pilih karpet yang lembut, seperti bulu domba atau karpet Maroko, untuk memberikan sentuhan istimewa saat kakimu menyentuh lantai kamar tidur setiap pagi.

Jika kamu tidak ingin kamar terlalu banyak warna, pilihlah karpet hitam dan putih.

Demikianlah sederet tips mendesain kamar tidur ala hotel bintang lima. Dengan menerapkan langkah-langkah ini, kamu bisa mengubah kamar tidurmu menjadi tempat istirahat yang layaknya hotel bintang lima. Semoga informasinya bermanfaat!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

10 Langkah Praktis Merapikan Kamar Tidur yang Berantakan


Jakarta

Kamar tidur merupakan tempat untuk beristirahat dan melepas lelah, apalagi setelah seharian beraktivitas di luar rumah. Akan tetapi, kondisi kamar yang berantakan bisa bikin suasana kamar kurang nyaman untuk istirahat.

Tak jarang kamar menjadi berantakan karena kebiasaan menggeletakan barang-barang sembarangan. Kalau sudah begini, tentu solusinya adalah merapikan kamar.

Nah, biar proses merapikan kamar lebih efektif dan efisien, simak tips berikut ini ya!


Melansir Real Simple, Jumat (28/6/2024), para ahli organisasi, Joanna Brumberger dari An Edited Space dan Jennifer Truesdale dari STR8N UP Professional Organizing Services, memberikan panduan untuk membersihkan dan merapikan kamar tidur agar menjadi tempat perlindungan yang nyaman.

Tips Merapikan Kamar Tidur yang Berantakan

1. Bersihkan Lemari dengan Tuntas

Pakaian sering menjadi penyumbang terbesar kekacauan di kamar tidur. Truesdale menyarankan untuk bersih-bersih lemari secara tuntas dengan membuang barang-barang yang tidak sesuai dengan gaya hidup saat ini atau yang tidak lagi digunakan.

2. Bersihkan Lantai

Lantai kerap kali menjadi tempat terakhir untuk menaruh segala sesuatu, baik itu pakaian bersih maupun kotor. Membersihkan lantai akan memberikan efek visual ruang yang lebih luas dan teratur.

3. Hindari Barang yang Tidak Pantas

Terkadangkamar tidur menjadi tujuan akhir bagi barang-barang yang tidak memiliki tempat khusus. Brumberger menyarankan untuk membuat aturan tegas tentang apa yang seharusnya ada di kamar tidur. Mengetahui apa yang harus dan tidak boleh ada di sana akan mempermudah proses penyusunan barang.

4. Rapikan Produk Perawatan Pribadi

Produk perawatan diri, seperti skincare atau makeup, terkadang menyebar sembarangan di kamar tidur. Segera buang produk yang sudah kedaluwarsa atau yang tidak lagi kamu gunakan. Pertahankan produk yang tersisa agar permukaan meja rias tidak terlihat terlalu penuh.

5. Pilih Tempat Penyimpanan yang Tertutup

Tempat penyimpanan tertutup membantu mengurangi polusi visual dan menciptakan kamar tidur yang lebih santai. Brumberger menekankan pentingnya memiliki beberapa tempat penyimpanan yang berada di balik pintu yang tertutup.

6. Pilih Tempat Penyimpanan dengan Hati-Hati

Setelah menentukan barang apa yang akan disimpan, pilih tempat penyimpanan dengan bijaksana. Jangan tergiur diskon atau beragam pilihan warna dan model yang menarik. Gunakan tempat penyimpanan, seperti rak, lemari, atau laci, sesuai kebutuhan agar tidak justru hanya memenuhi kamar tidur saja.

7. Rapikan Nakas

Meja di samping tempat tidur atau nakas sering menjadi tempat penumpukan barang-barang kecil. Truesdale merekomendasikan untuk menaruh barang di atas nakas menjadi maksimal tiga item saja. Secara rutin, tinjau isi nakasmu. Jika tampak terlalu berantakan, simpan barang ke tempat lain.

8. Pilih Furniture yang Multifungsi

Furniture yang multifungsi bisa membantumu mengoptimalkan penggunaan ruang. Pilihlah furniture, seperti bangku dengan rak penyimpanan, meja lampu tidur dengan laci, atau meja dengan tempat penyimpanan yang cukup untuk menjaga agar ruang tetap terorganisir.

9. Gunakan Ruang Vertikal dengan Bijak

Manfaatkan setiap inci ruang di kamar tidur dengan memilih furnitur yang tinggi. Dengan menggunakan furnitur yang tinggi hingga langit-langit, kamu bisa memaksimalkan ruang penyimpanan dan menciptakan tampilan yang lebih teratur.

10. Buat Jadwal Pembersihan Teratur

Terakhir, agar kamar tetap teratur, buatlah jadwal pembersihan rutin. Brumberger menyarankan untuk melakukan pembersihan, termasuk meninjau barang-barang di kamar tidur, secara rutin.

Demikianlah tips merapikan kamar tidur agar menjadi lebih nyaman sebagai tempat beristirahat. Dengan mengikuti tips ini, kamu bisa menciptakan kamar tidur yang lebih rapi, teratur, dan menjadi tempat perlindungan yang sempurna untuk melepaskan lelah setiap harinya. Semoga informasinya bermanfaat!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal, Ini 5 Tips Beli Kasur yang Tepat Sesuai Budget-Selera


Jakarta

Membeli kasur tidak bisa sembarangan karena harus menyesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Penting memilih kasur yang tepat agar nyaman digunakan serta cocok saat ditaruh di kamar tidur.

Jika membeli kasur yang terlalu besar, kemungkinan kamar bakal terasa sempit. Di sisi lain, setiap orang juga memiliki selera yang berbeda-beda dengan ukuran maupun jenis kasur yang dipakai.

Nah, daripada salah beli, coba perhatikan tips membeli kasur berikut ini yang dilansir dari Casper, Jumat (28/6/2024).


Tips Beli Kasur yang Tepat

1. Siapkan Budget

Pastinya hal pertama yang perlu kamu siapkan kalau mau membeli kasur adalah budget. Sebaiknya, beli lah kasur yang sesuai dengan budget yang dimiliki. Sebab, kasur yang mahal belum tentu kasur terbaik dan cocok untuk kamu.

2. Tinggi Badan

Selanjutnya pilih kasur sesuai dengan tinggi badan penggunanya. Selain tinggi badan, ukuran tubuh badan juga perlu diperhatikan agar kasur yang dibeli tidak kekecilan.

3. Ukuran Kamar

Sebelum membeli kasur, penting untuk mengukur luas kamar terlebih dahulu. Hal itu supaya kamar tidak terasa sempit apabila membeli kasur yang terlalu besar.

Jika kamu memiliki kamar yang sempit, kamu bisa membeli kasur twin bed karena ukurannya yang kecil. Sementara itu, kalau ukuran kamarmu cukup luas, kamu bisa membeli kasur double bed, queen bed, bahkan king bed.

4. Bahan Kasur

Ada banyak jenis bahan kasur yang tersedia di pasaran. Pilihlan jenis bahan kasur yang bisa membuatmu nyaman. Misalnya, kalau kamu suka yang empuk dan lembut bisa memilih kasur memory foam.

Apabila kamu senang kasur yang empuk, tidak keras, nyaman, bisa memilih spring bed. Tak hanya itu, ada berbagai jenis bahan kasur lainnya, seperti kapuk hingga latex.

5. Ketebalan Kasur

Biasanya kasur memiliki ketebalan 22-30 cm. Kasur yang lebih tebal dari ukuran tersebut tidak selalu lebih baik. Kalau kasur terlalu tebal terkadang sulit untuk mendapatkan seprai yang cocok.

Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan sebelum membeli kasur. Semoga bermanfaat!

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Rumah Banyak Debu Meski Sering Dibersihkan? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


Jakarta

Debu selalu menumpuk di rumah, apalagi kalau jarang membersihkan isi rumah. Namun, sering kali kita merasa rumah masih kotor meski sudah menyapu dan mengepel lantai, serta membersihkan perabotan namun debu tetap menempel.

Tentunya hal ini bisa bikin penghuni rumah sebal karena rumah cepat kotor, bahkan setelah dibersihkan. Ternyata ada beberapa hal yang menyebabkan rumah sering berdebu.

Lalu, apa saja penyebab rumah berdebu dan kotor? Yuk, simak penjelasan berikut ini.


Penyebab Banyak Debu di Rumah

1. Pintu dan Jendela Terbuka

Membuka pintu dan jendela sebenarnya bagus dilakukan agar sirkulasi udara tetap terjaga sehingga udara yang kita hirup tetap segar. Bila tidak dilakukan, rumah akan terasa pengap karena tak ada sirkulasi udara.

Akan tetapi, membuka pintu dan jendela harus menjadi perhatian saat rumah kita berada di kawasan sibuk kendaraan. Bila lokasi rumah kita terletak di titik yang sering dilewati hilir mudik kendaraan, jangan sembarangan membuka pintu dan jendela. Bila tidak, rumah kita akan terus dipenuhi debu jalanan.

Solusinya, bukalah pintu dan jendela di waktu-waktu tertentu saat rumah kita masih sepi kendaraan yang lewat. Misalnya di pagi hari dari subuh hingga pagi atau sore hari, Itu bisa meminimalisir masuknya debu ke rumah kamu.

2. AC dan Kipas Kotor

Tahukah kamu AC dan kipas yang lama tak dicuci bisa menimbulkan debu-debu dan kotoran. Lebih parah lagi, bila dihidupkan, maka akan menimbulkan penyakit gangguan pernapasan seperti batuk dan pilek.

Oleh karena itu, cucilah AC dan kipas secara rutin. Bila dirasa sudah berdebu, sempatkan waktu untuk segera mencucinya. Kamu bisa menggunakan jasa tukang atau bisa dilakukan sendiri.

3. Banyak Tumpukan Barang

Banyak barang menumpuk juga menjadi salah satu penyebab debu dan kotoran sering datang kembali meski sudah dibersihkan. Cobalah buang atau singkirkan barang-barang yang tidak perlu. Selain bisa mengurangi debu, melakukan hal ini juga bisa membuat rumah kita terasa lapang.

Saat kita pulang dari kantor atau bepergian, segera simpan pakaian yang kita pakai ke tempat cucian karena pakaian itu bisa membawa debu dan kotoran dari luar.

4. Cek Barang di Atas Lemari

Terkadang kita memiliki kebiasaan menaruh barang-barang seperti dus, kotak atau barang lain di atas lemari. Mulai sekarang hindari menaruh barang di lokasi itu karena bisa memicu datangnya debu.

Debu yang berada di atas lemari biasanya jarang kita ketahui karena letaknya yang sulit dijangkau. Bila terpaksa harus menaruh barang di sana, coba cek dan bersihkan secara rutin.

5. Bersihkan Lantai dan Perabotan secara Rutin

Jangan menunda pekerjaan membersihkan lantai dan perabotan di rumah. Karena hal itu bisa bikin debu terus menerus datang. Jadi, jangan lupa bersihkan lantai dan perabotan secara rutin untuk mencegah dan mengatasi debu.

Itulah beberapa penyebab dari rumah yang sering debu. Semoga bermanfaat!

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Tips Cerdas Beli Dekor Rumah dengan Budget Terbatas


Jakarta

Harga barang-barang yang kian melambung dapat menjadi halangan bagi pemilik rumah yang ingin mendekorasi rumah. Sebab, membeli furniture bakal menguras kantong.

Meski demikian, penulis buku desain ‘Live Beautiful’ Athena Calderone mengungkapkan ada cara untuk memanfaatkan budget yang ada walau terbatas.

“Meskipun bisa terasa sangat menegangkan untuk mendekorasi dengan anggaran kecil, kabar baiknya adalah bahwa kendala bukan akhir dari segalanya. Faktanya, kendala justru sering menjadi sumber kreativitas sejati,” ucap Calderone dikutip dari CNBC, Kamis (27/6/2024)


Lalu, bagaimana cara hemat dekorasi rumah dengan anggaran terbatas? Yuk, simak caranya berikut ini.

Tips Hemat Beli Dekor Rumah

1. Ketahui Kapan Harus Belanja dan Kapan Harus Menabung

Desainer di Decorist, Elizabeth Herrera menyarankan agar orang-orang mengabaikan siklus tren dan mengikuti kata hati saat membeli furniture.

“Dengan cara ini mereka tidak ingin mendekorasi ulang setiap beberapa tahun,” kata Herrera.

Selain itu, orang-orang juga harus tahu barang mana yang layak untuk dibelanjakan.

“Nggak apa-apa untuk membeli aksesori trendi dengan harga lebih rendah untuk menyegarkan ruangan, tetapi pertahankan potongan yang lebih besar tetap klasik,” tambah dia.

Lebih mudah mengetahui kapan perabot inti, seperti sofa dan meja ruang makan Anda, dibeli dengan harga murah, kata para ahli.

2. Pilih Barang yang Awet

Pastikan juga furnitur yang kamu inginkan bertahan lama.

“Pikirkan jangka panjang,” kata Becki Owens, seorang desainer interior di California.

“Jika Kamu sabar dengan prosesnya dan berinvestasi dalam barang berkualitas saat Kamu bisa, Kamu akan memiliki barang yang bisa Kamu bangun. Saya memiliki barang-barang yang berusia 20 tahun di rumah saya,” tambah dia.

Jika tujuannya adalah umur panjang, Owens juga merekomendasikan untuk membeli furnitur inti dengan bahan yang tahan lama dan warna netral.

“Kamu selalu dapat mengubah lapisan dekoratif seperti tekstil saat tren berubah,” kata Owens.

3. Beli Barang Bekas

Calderone mengatakan dia pendukung besar membeli furniture bekas dari toko antik, secara langsung dan online.

“Kamu akan terkejut betapa berharganya harta yang bisa kamu dapatkan dengan harga terjangkau,” katanya.

Itulah beberapa tips membeli dekor rumah dengan budget terbatas. Semoga membantu!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Kenali 6 Ciri Kasur yang Harus Diganti Agar Tidur Makin Nyenyak


Jakarta

Mempunyai kasur yang nyaman penting untuk menunjang aktivitas tidur. Namun, seiring bertambahnya usia kasur, kualitasnya bisa menurun hingga dapat mengganggu kualitas tidur penggunanya.

Kasur memang ada masanya bakal usang, seperti warnanya menguning, permukaan kendur, hingga pegas yang menyembul. Kalau hal seperti ini terjadi, jangan dibiarkan ya!

Sebab, kasur yang usang bisa mengganggu kesehatan tubuh. Lantas, kapan saatnya mengganti kasur? Simak penjelasan berikut yang dilansir dari techradar, Jumat (28/6/2024).


Ciri-ciri Kasur Usang yang Perlu Diganti

1. Masa Pakai Kasur 10 Tahun atau Lebih

Baik kasur murah ataupun mahal, semuanya memiliki massa pakai. Ada beberapa model lateks premium yang bisa bertahan selama 20 tahun, tetapi di luar model itu banyak yang perlu diganti seperti model innerspring yang masa pakainya hanya 5-7 tahun. Sedangkan model hybrid dan busa memori bisa bertahan selama 10 tahun.

2. Tubuh Selalu Terasa Sakit dan Nyeri

Jika tubuh kamu sering terasa sakit dan nyeri ketika bangun tidur, kemungkinan penyebab utamanya adalah kasur kamu sudah tidak layak dipakai. Kasur yang sudah tua biasanya sudah tidak mampu menopang tulang belakang dan titik tekanan, sehingga membuat tubuhmu sakit.

Rasa sakit ini bisa mengganggu aktivitas kamu dan membuat kamu terbangun di malam hari untuk mencari posisi yang nyaman ketika ingin kembali tidur. Jika kamu terbangun terus selama seminggu, kemungkinan ada masalah pada kasur kamu.

Namun, jika tubuh kamu terasa sakit seharian dan dalam jangka panjang, kemungkinan kamu perlu memeriksa ke dokter karena kemungkinan masalah tersebut bukan lagi berasal dari kasur kamu.

3. Kasur Menggumpal atau Kendur

Seiring bertambahnya usia kasur, kualitasnya akan mudah rusak dan membuat kasur kamu menggumpal dan kendur. Tentunya ini bisa berdampak pada kualitas tidur kamu menjadi terganggu.

Untuk jangka waktu tertentu kamu bisa saja mengurangi kendurnya, tetapi ini tidak bisa memperbaiki sehingga kamu perlu mengambil tindakan dengan membeli kasur baru.

4. Kasur menguning

Seiring bertambahnya usia kasur kamu, pasti akan menunjukkan tanda menguning karena kasur mulai oksidasi. Proses ini alami terjadi karena oksigen di udara dan membuat kasur menjadi kuning.

Noda oksidasi ini tidak berbau, tetapi sulit dihilangkan ketika dibersihkan. Sebaiknya kamu perlu memastikan terlebih dahulu jika noda tersebut bukan timbul karena faktor lain, seperti keringat, bakteri, jamur, atau tungau debu.

Jika dapat dibersihkan, mungkin kamu hanya perlu menambahkan pelindung kasur dibanding langsung mengganti kasur dengan yang baru.

5. Pegas Kasur Berderit dan Terasa Menyembul

Masalah ini sering terjadi pada kasur pegas di dalamnya yang ditutupi lapisan busa. Busa dapat rusak dengan lebih cepat dibanding jenis kasur lainnya, dan ini bisa membuat adanya tekanan pada pegas sehingga kemungkinan kamu bisa merasakan pegas menyembul atau bahkan mulai menampakkan bentuknya saat kamu berbaring.

6. Membuat Alergi

Jika kamu penderita alergi, dan terasa semakin parah saat berbaring di tempat tidur, kemungkinan penyebabnya ada pada kasur. Terutama tanda-tanda ini terjadi jika masa pakai kasur kamu sudah tua sehingga kemungkinan tumbuhnya sarang jamur dan bakteri jika tidak rutin dirawat.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu perlu membersihkan kasur secara menyeluruh terlebih dahulu dengan menghilangkan debu, tungau, kulit mati, dan alergen lainnya. Lapisi juga kasur kamu dengan pelindung anti alergi.

Perhatikan juga jika penyebab alergi kamu kambuh karena bantal atau bukan. Jika dari usulan berikut tidak memberikan perubahan, kemungkinan kamu perlu mengganti kasur dengan yang baru.

Itulah 6 tanda kasur kamu sudah waktunya perlu diganti. Semoga bermanfaat!

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com