Category: Tokocrypto

  • Hal yang Anda Perlu Ketahui tentang BAT (Basic Attention Token)

    Bagi Anda yang aktif bertransaksi pada jaringan blockchain, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah basic attention token, kan? Nah, sebenarnya apa sih BAT itu? Atau apakah Anda penasaran dengan sejarah dari kemunculan BAT itu sendiri? Yuk, simak penjelasan lengkap mengenai BAT di bawah ini!

    Sejarah Kemunculan BAT (Basic Attention Token)

    BAT (Basic Attention Token) dirancang oleh salah satu pendiri Mozilla dan Firefox, Brendan Eich. Berawal dari banyaknya masalah yang semua orang hadapi ketika menggunakan Web, yakni masalah iklan digital.

    Iklan kerap muncul di semua momen dan sering tidak relevan memanglah hal yang menjengkelkan. Kebanyakan orang mungkin akan memilih mengatasinya dengan memasang ekstensi blokir iklan.

    Seiring terus berkembangnya blockchain dan mata uang digital, perusahaan telah mencari cara baru dan menerapkan teknologi yang inovatif pada masalah dan kendala lama, yakni penelusuran web dan iklan berbasis web tersebut.

    Nah, disinilah BAT masuk dengan menggunakan teknologinya dalam mengatasi masalah tersebut. Yakni melalui penggunaan teknologi blockchain dalam upaya meningkatkan keamanan, keadilan serta efisiensi iklan digital.

    Pendistribusian BAT di mulai dari diluncurkannya 300.000 BAT ke pengguna baru dari program Brave Payments dari peramban web Brave pada awal Desember 2017. Inilah putaran pertama yang disalurkan oleh tim pengembangan, yang dimana dana didapat dari hibah dana pertumbuhan pengguna.

    Pertengahan Januari 2018, token BAT senilai US$ 1 juta dikeluarkan oleh tim kepada pengguna sebagai promosi, semua hibah ini diklaim dalam waktu sepuluh hari.

    Bulan selanjutnya, perusahaan meluncurkan program rujukan senilai US$ 1 juta kepada para pengguna yang telah berhasil membawa pengguna baru untuk peramban Brave yang aktif selama setidaknya 30 hari. Setiap pengguna akan dihargai dengan pemberian BAT senilai US$ 5.

    Pengertian dari BAT (Basic Attention Token)

    BAT atau basic attention token adalah token ERC-20 yang menggunakan blockchain ethereum, di mana token ini berusaha memberi penghargaan kepada pengguna dan pengiklan. BAT adalah cara untuk memonetisasi perhatian, yang terkadang juga disebut sebagai “ekonomi perhatian”.

    Namun, bagaimana caranya? Proyek ini menggunakan teknologinya dengan cara memblokir iklan yang memang dikehendaki oleh pengguna yang memutuskan untuk berinteraksi dengan iklan berdasarkan pilihan. Jadi ketika Anda menyetujuinya, Anda akan mendapatkan imbalan atas partisipasi dengan token BAT, yang kemudian bisa Anda belanjakan nanti.

    Apa itu Brave Browser?

    Brave browser adalah browser open-source yang berpusat pada privasi yang dirancang untuk memblokir pelacak, cookie invasif, dan malware. BAT adalah token asli untuk browser Brave.

    Seperti yang sudah disebutkan diatas, browser ini menggunakan teknologi blockchain. Nah, teknologi blockchain ini berfungsi untuk melacak perhatian pengguna secara anonim dan aman, yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk hadiah bagi penerbit.

    Penerbit iklan digital diberi hadiah berdasarkan perhatian pengguna dengan BAT. Semakin efisien konten yang mereka buat dalam menghasilkan perhatian pengguna yang berkelanjutan, maka akan semakin besar pendapatan yang diterima penerbit. Nah disaat yang bersamaan, pengiklan juga memperoleh keuntungan atas investasi yang lebih baik, karena iklan mereka tepat sasaran.

    Pengembang Brave dan BAT sendiri telah membangun sejumlah langkah keamanan ke dalam browser dan sistem token digital mereka. Hal ini tentunya dilakukan untuk mengantisipasi kekhawatiran tentang penipuan dan masalah privasi. Cara yang digunakan oleh para pengembang adalah melalui penggunaan kriptografi, integritas sisi klien yang lebih baik, dan transparansi yang dicapai melalui sumber terbuka.

    Itulah penjelasan mengenai basic attention token. Nah, sekarang Anda tak perlu bingung dengan BAT lagi. Jika Anda tertarik untuk melakukan trading maupun investasi di aset kripto lainnya, yuk daftarkan diri Anda segera di www.tokocrypto.com!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah 229 Aset Kripto yang Bisa Diperdagangkan di Indonesia

    Bappebti menerbitkan daftar 229 aset kripto yang bisa diperdagangkan di bursa aset kripto/crypto marketplace (calon pedagang fisik aset kripto) Indonesia. Di luar itu, wajib dilakukan delisting.

    Baca Juga: Cara Mendapatkan Passive Income dari Investasi Kripto

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menerbitkan Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Perba) Nomor 7 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Dapat Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto.

    “Dengan terbitnya peraturan Bappebti tersebut, diharapkan perdagangan fisik aset kripto di Indonesia mampu memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan bagi masyarakat yang bertransaksi fisik aset kripto di Indonesia,” ujar Kepala Bappebti Sidharta Utama dalam keterangan resminya, dilansir dari Kompas, (11/1/2021).

    Sidharta menyebutkan Bappebti menetapkan 229 jenis aset kripto yang bisa diperdagangkan di pasar fisik aset kripto.

    “Dengan demikian, wajib dilakukan delisting jenis aset kripto di luar dari jumlah tersebut, yang diikuti dengan kepastian langkah penyelesaian bagi pengguna,” tegas Sidharta.

    Sidharta menjelaskan, penerbitan peraturan itu juga dimaksudkan mencegah penggunaan aset kripto untuk tujuan ilegal, seperti pencucian uang, pendanaan terorisme, serta pengembangan senjata pemusnah massal.

    Hal itu sesuai rekomendasi standar internasional Financial Action Task Force (FATF) untuk melindungi pengguna aset kripto serta memfasilitasi inovasi dan pertumbuhan aset kripto di Indonesia.

    Baca Juga: Menimbang Ramalan Bitcoin Rp3 Milyar Tahun Ini

    Berdasarkan penelusuran Blockchainmedia.id di peraturan itu, berikut daftar lengkap 229 aset kripto yang bisa diperdagangkan di Indonesia. Di luar daftar itu, bursa aset kripto di Indonesia (calon pedagang fisik aset kripto), wajib men-delisting-nya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Daftar Kripto Diklaim Punya Fundamental yang Aman

    Investasi aset kripto kini sedang naik daun dengan pertumbuhan yang baik di Indonesia. Di balik, pro dan kontranya yang terus datang silih berganti, para miners dan investor kripto tidak ada henti-hentinya meneruskan perjuangannya dalam mencari koin kripto.

    Karena hal ini, harga kripto menjadi melonjak naik. Salah satu koin kripto yang sedang melambung adalah Shiba Inu (SHIB) yang diluncurkan pada Agustus tahun 2020 lalu. Koin ini berhasil menyalip Doge, sebelum akhirnya kembali jatuh tersungkur jauh di bawahnya.

    Namun, koin ini bisa dikatakan salah satu koin kripto yang sukses karena berhasil naik hingga 800% pada Oktober lalu. Sayangnya, mata uang ini sangat sulit untuk diprediksi seperti mata uang yang lainnya.

    4 Rekomendasi Koin Kripto Fundamental yang Aman

    Untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih optimal, maka para pemain perlu mengetahui beberapa koin kripto dengan fundamental yang bagus dan aman untuk dijadikan pilihan berinvestasi. Berikut kami berikan beberapa rekomendasi kripto yang fundamental.

    Elrond (EGLD)

    Ilustrasi kripto Elrond (EGLD).

    Ilustrasi kripto Elrond (EGLD).

    Elrond merupakan salah satu pilihan koin yang bisa dijadikan sebagai alternatif lain dari ETH yang kabarnya memiliki posisi yang cukup baik pada tahun 2022 ini. Meskipun kabarnya tidak semenarik SHIB, tetapi perlu diingat jika Solana merupakan salah satu platform smart contract terbaik tahun lalu.

    Ethereum memang merupakan smart contract kripto yang asli. Namun, saat ini sedang berdesak-desakan dengan jaringan yang padat dan biayanya yang melambung tinggi. Hal ini berarti pengguna dapat mengambil Solana yang memiliki kecepatan yang baik dengan biaya yang relatif rendah.

    Baca juga: Daftar Token Kripto yang Menarik di Dunia Metaverse

    Livepeer (LPT)

    Ilustrasi kripto Livepeer (LPT).

    Ilustrasi kripto Livepeer (LPT).

    Desentralisasi merupakan suatu hal yang cukup menarik mengenai teknologi blockchain. Hal ini bukan hanya berlaku untuk keuangan, karena Livepeer membawa pendekatan terdesentralisasi ke streaming video.

    Dalam situs web resminya dikatakan jika sekitar 80% dari total bandwidth internet digunakan untuk streaming video yang notabenenya memiliki harga yang mahal. Hal yang membuat harganya mahal yaitu proses transcoding, yakni memformat ulang video pada perangkat juga bandwidth yang berbeda.

    VeChain (VET)

    Ilustrasi kripto VeChain (VET).

    Ilustrasi kripto VeChain (VET).

    Koin kripto lainnya yang memiliki fundamental yang aman ialah VeChain. VeChain menjanjikan penggunaan kripto secara realtime. Kripto yang satu ini menggunakan teknologi blockchain untuk memantau dan membuat setiap langkah menjadi lebih efisien.

    Misalnya, VeChain menjalin mitra dengan Walmart untuk bisa melacak asal-usul dari suatu produk seperti sayuran. Seandainya terjadi wabah, maka sumber penyebabnya dapat ditelusuri dengan lebih mudah.

    Baca juga: Tips Cari Cuan Investasi Aset Kripto di Kala Market Anjlok

    Teknologi yang serupa juga digunakan oleh produsen barang mewah untuk mencegah terjadinya pemalsuan produk mereka dan meningkatkan kepercayaan dari konsumen. Sementara itu, perusahaan lainnya menggunakan teknologi ini untuk melacak konsumsi karbon yang dihasilkan pada setiap langkah rantai pasokan.

    Wilder World (WILD)

    Ilustrasi kripto Wilder World (WILD).

    Ilustrasi kripto Wilder World (WILD).

    Di antara ke empat koin kripto ini, Wilder World (WILD) merupakan permainan yang paling berisiko. WILD menempati peringkat ke 327 di CoinMarketCap per 15 Februari 2022, namun saat ini masih belum banyak bursa yang menyediakan kripto ini. Hal ini karena, WILD masih belum terdaftar pada banyak bursa kripto utama.

    Wilder World merupakan metaverse 5D yang dibangun pada jaringan Ethereum, yakni ruang tempat orang-orang bisa membuat dan memperjualbelilkan token yang tidak dapat ditukarkan atau biasa kita kenal dengan NFT.

    NFT sendiri memiliki sertfikat kepemilikan yang sama-sama berbasis digital. Meskipun digital, sertifikat ini tetap menjadi tanda kepemilikan resmi barang secara online. NFT juga memainkan peran yang cukup besar dalam Metaverse Wilder World dan game play-to-earn.  

    Baca juga: Pentingnya Analisis Teknikal dalam Trading Kripto

    Disclaimer

    Artikel ini bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Perdagangan aset kripto memiliki peluang dan resiko yang tinggi. Pastikan kamu menggunakan pertimbangan yang matang dalam membuat keputusan jual dan beli aset. Semua keputusan transaksi jual-beli adalah keputusan sendiri dan tidak dipengaruhi oleh pihak manapun. Risiko ditanggung masing-masing.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • PayPal Tembus Rekor Perdagangan Crypto!

    Platform jasa pembayaran dan saat ini platform perdagangan crypto, PayPal, dikabarkan telah mencapai rekor baru dalam volume transaksi crypto.

    Dikabarkan bahwa PayPal telah mencapai $242 Juta dalam volume transaksi aset digitalnya, pada 11 Januari 2021. Namun rekor ini membuat pertanyaan apakah rekor tersebut disumbang oleh volume jual atau volume beli.

    Baca Juga: Cara Mendapatkan Passive Income dari Investasi Kripto

    PayPal Menembus Rekor

    Menurut data dari Nomics, perusahaan penyedia data pasar crypto, hari perdagangan kemarin telah mengalahkan rekor sebelumnya dalam volume. Sebelumnya, rekor volume perdagangan crypto tertinggi di PayPal adalah sebesar $129 Juta yang terekam pada 6 Januari 2021.

    Dilaporkan bahwa sejak 1 Januari 2021, volume perdagangan harian telah naik sekitar 950%. Apresiasi volume dari hanya sekitar $22,8 ini menjadi sebuah pencapaian baru untuk PayPal.

    Baca juga:Dari Hater Jadi Fans, PayPal Ketagihan Beli Bitcoin!

    Dengan apresiasi volume perdagangan PayPal yang terjadi pada saat apresiasi harga Bitcoin ke harga tertingginya, nampaknya saat ini ketertarikan terhadap PayPal terlihat terus naik. Ketertarikan ini terjadi dalam trader dan investor ritel yang nampaknya menjadi pengguna utama platform perdagangan crypto dari PayPal.

    Walau banyak pihak dari komunitas crypto yang mengakui adanya apresiasi pengguna yang dibawa oleh PayPal, masih terdapat beberapa kritik. Terdapat pihak yang mengkritik PayPal dalam membatasi pergerakan komunitas crypto di platformnya.

    Volume Jual Akibat Ritel

    Batas yang dimaksud adalah PayPal yang terlihat tidak memberikan akses kemudahan dalam penarikan dana. Kritik ini disampaikan oleh salah satu investor yang berspekulasi bahwa akibat adanya batasan ini, PayPal menjadi penyumbang untuk tekanan jual yang juga terjadi kemarin.

    Investor tersebut berspekulasi bahwa rekor yang dicapai oleh PayPal kemarin adalah akibat tekanan jual yang nampaknya datang dari pemain ritel. Investor tersebut berspekulasi bahwa mayoritas pengguna PayPal kemarin sedang mengambil keuntungan yang membuat volume tersebut adalah tekanan jual.

    Diskusi ini muncul setelah adanya pernyataan dari CEO Nexo, Antoni Trenchev yang berspekulasi bahwa koreksi Bitcoin kemarin terjadi akibat investor ritel yang mengambil keuntungan. Diskusi ini menyebar ke PayPal yang kebetulan di saat bersamaan mencapai rekor volume barunya.

    Baca juga: Sah! Sekarang Bisa Beli Crypto Langsung di PayPal

    Namun untuk pastinya hingga saat ini belum dapat diketahui akibat belum adanya informasi yang jelas dari PayPal. Tetapi untuk saat ini mayoritas pasar berspekulasi bahwa penyumbang terbesar koreksi kemarin adalah PayPal.

    Akibatnya banyak pihak juga yang berspekulasi bahwa jika terjadi pemulihan, pemulihan tersebut akan terjadi akibat ritel. Sehingga masih sangat mungkin ke depannya untuk terjadi koreksi kembali karena adanya potensi pengambilan untung kembali.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tips Cari Cuan Investasi Aset Kripto di Kala Market Anjlok

    Sepanjang awal tahun 2022, market aset kripto mengalami penurunan yang signifikan, jika dibandingkan pada November tahun lalu. Market dikejutkan oleh beberapa kejadian besar yang berdampak pada anjloknya nilai sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar (big cap), seperti Bitcoin, Ethereum, Tether dan lainnya.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat saat ini investor memang cenderung merespons negatif dan bersikap wait and see terkait sejumlah peristiwa global yang membuat nilai Bitcoin dan aset kripto lainnya anjlok, sehingga membuat pasar kripto bergerak lambat. Namun, dibalik itu sebenarnya ada peluang untuk investor mengambil profit.

    “Biasanya, para investor dan trader aset kripto kawakan akan masuk ke pasar dan mengambil keuntungan saat harganya sedang turun. Istilahnya buy the dip. Investor punya insting bahwa penurunan harga sebuah aset adalah saat yang tepat untuk mengakumulasi portofolio asetnya,” kata Afid.

    Ilustrasi Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Ilustrasi Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Afid menambahkan bahwa setiap investor pasti punya karakter masing-masing. Kebanyakan investor yang berpengalaman akan melakukan buy the dip dengan tujuan melindungi nilai kekayaan. Makanya, tak heran jika mereka langsung memborong sebuah aset saat harganya tengah anjlok. 

    Sementara itu, investor yang memborong aset kripto di harga murah, bisa saja kemudian dijual kembali saat pasar merangkak pulih dan harganya menunjukkan tren peningkatan kembali. Namun, perlu diingat kembali bahwa investasi aset kripto itu berisiko tinggi dan sangat spekulatif, perlu kehati-hatian dalam mengambil keputusan.

    Baca juga: Tips Aman Investasi Aset Kripto yang Bisa Kamu Ikuti

    “Melakukan riset terlebih dahulu mengenai aset kripto yang akan dibeli. Membeli aset kripto sesuai kemampuan dana yang dimiliki dan gunakan “uang dingin”. Investor juga bisa melakukan diversifikasi aset atau istilahnya jangan taruh telur dalam satu keranjang,” saran Afid.

    Ada beberapa tips yang Afid ungkap untuk mengambil cuan di tengah keruntuhan pasar kripto. Adapun pendekatan mana yang terbaik, investor perlu memutuskan sendiri. Tips ini akan sangat bergantung pada toleransi risiko investasi masing-masing investor, serta keyakinan mereka soal pasar akan bergerak selanjutnya.

    1. Jangan FOMO dan FUD

    Investor kripto yang baik akan tetap mengikuti berita dan tren terbaru di market. Namun, terlalu banyak informasi pasti bisa menjadi hal yang buruk. Mental investor akan bergejolak sehingga bisa melakukan keputusan yang tidak tepat, seperti FOMO (fear of missing out) dan FUD (fear, uncertainty, and doubt).

    “Biasanya saat market anjlok, investor akan bersikap FOMO dan FUD. Keduanya adalah istilah umum di dunia, dan dapat memiliki pengaruh yang lebih kuat pada keputusan untuk membeli dan menjual. Hal tersebut bisa berdampak buruk, karena keputusan tidak didasari oleh akal yang sehat,” kata Afid. 

    Ingat, tidak ada yang bisa memprediksi masa depan, dan tak ada saran yang lebih baik daripada melakukan penelitian sendiri. Saat mempelajari tentang pembaruan di pasar kripto, selalu coba dan konfirmasi dengan berbagai sumber.

    Ilustrasi sukses investasi aset kripto.

    Ilustrasi sukses investasi aset kripto.

     

    2. Tetapkan Tujuan yang Jelas, Diversifikasi, dan Beli sesuai Kemampuan

    Afid menjelaskan sebagian besar investor yang cerdas memilih untuk memegang sejumlah jenis aset kripto yang berbeda dalam jangka panjang untuk mendiversifikasi portofolio mereka. Investor kripto harus menentukan strategi perdagangan mereka, dan buat keputusan yang tepat untuk cut loss dan take profit. 

    “Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk merencanakan masa depan dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi kerugian. Jangan terlena melihat market anjlok, lalu membeli sejumlah aset kripto yang banyak, tapi tanpa riset,” tuturnya.

    Investor dapat mempertimbangkan strategi tetap seperti mengeluarkan dana khusus untuk investasi kripto dalam jumlah kecil secara berkala. Hal ini untuk mengurangi sifat greedy yang biasanya terjadi pada investor.

    Baca juga: Strategi Jitu agar Selalu Cuan di Investasi Aset Kripto

    Salah satu opsi teraman untuk menghindari volatilitas kripto dan melindungi diri, selama penurunan pasar adalah dengan mengonversi beberapa kepemilikan kripto volatil menjadi aset yang lebih stabil. 

    “Ini dapat membantu investor ‘mengunci’ keseimbangan portofolio mereka dan mengurangi risiko dan tingkat stres di pasar anjlok,” kata Afid.

    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Ilustrasi investasi aset kripto.

    4. HODL dan Pemikiran Jangka Panjang

    Afid mengatakan jika nilai aset kripto yang dimiliki telah turun sejak pembeliannya, disebut kerugian yang belum direalisasi. Maka dari itu, sebaiknya aset kripto yang diyakini akan bernilai jangka panjang disarankan untuk melakukan hodl dan hanya dijual dengan harga kurang dari harga pembelian.

    “Di saat market krisis, memegang kripto yang memiliki nilai tinggi atau big cap mungkin lebih menguntungkan daripada menjual dalam jangka pendek,” katanya.

    5. Lihat Peluang di Market Kripto

    Ketika pasar kripto jatuh, ada peluang tahu ke mana harus mencari cuan. Investor yang tajam melihat jendela peluang baru, pasti memanfaatkan ‘diskon’ dan menghasilkan keuntungan.

    “Bahkan dalam tren turun, masih akan ada puncak dan lembah kecil saat pasar berfluktuasi. Investor yang telah memoles keterampilan teknik analisis mereka dapat memperoleh keuntungan di sini, menggunakan pengetahuan itu untuk memprediksi pergerakan jangka pendek dan memanfaatkannya dengan membeli posisi terendah dan menjual harga tertinggi,” pungkas Afid. 

    Untuk melihat peluang yang terjadi di market kripto setiap minggunya, sehingga meraih profit, investor bisa simak Tokocrypto Market Signal yang terbit di TokoNews. Dalam ulasannya akan dibahas lima koin/token yang berpotensi bullish dan bearish selama satu pekan ke depan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Koreksi Lebih Dalam! Menurut Analis Masih Sehat dan Wajar

    Bitcoin dikabarkan telah koreksi dalam, kemarin malam pukul 23.00 WIB ke sekitar $30.200 bersama kapitalisasi pasarnya yang jatuh $200 Miliar. Koreksi ini membuat mayoritas pasar crypto turun karena terimbas efek sentimen depresiasi.

    Walaupun koreksi terjadi sangat dalam, mayoritas analis menyatakan bahwa koreksi ini adalah pergerakan yang sehat dan wajar. Tetapi banyak pihak yang bertanya jika terus turun apakah pergerakan tersebut akan menghilangkan potensi apresiasi dari pergerakan beberapa pekan terakhir.

    Bitcoin Koreksi Lebih Dalam

    Mayoritas altcoins terlihat jatuh bersama Bitcoin kemarin pada 11 Januari 2021. Setelah berada di atas $41.500 Bitcoin mengalami koreksi yang cukup dalam yang membawanya turun ke sekitar $30.200 kemarin.

    Koreksi ini berdampak pada beberapa pasar lain yang salah satunya adalah pasar future dimana sekitar $2,7 Miliar kontrak future atau berjangka terlihat dilikuidasikan. Likuidasi ini terlihat jelas terjadi bersamaan akibat pergerakan grafik candlestick yang terjadi bersamaan antara kedua pasar.

    Baca juga: Dolar Menguat, Rp34,07 Triliun Crypto Dijual Hari Ini!

    Koreksi ini telah membuat beberapa analis dan tokoh keuangan membuka suara untuk menyatakan pandangan mereka ke depannya. Salah satu pihak yang terlihat membuka suara adalah Mark Cuban, salah satu tokoh terkenal di dunia keuangan.

    Beberapa Tokoh Buka Suara

    Mark Cuban menyatakan bahwa koreksi yang terjadi saat ini mirip dengan apa yang terjadi pada saham di 1990 dimana terjadi internet stock bubble. Kejadian ini adalah kejadian dimana pasar saham naik secara signifikan sebelum turun akibat fenomena terbukanya internet pertama kali kepada masyarakat.

    Fenomena tersebut adalah salah satu fenomena yang membuat Mark Cuban menjadi Miliuner saat ini, sehingga beliau sangat memahaminya. Beliau saat ini melihat bahwa kondisi crypto sedang sangat mirip dengan kejadian 1990 tersebut.

    Baca juga:CEO ShapeShift Prediksi Kapitalisasi Pasar Crypto $2 Triliun

    Namun, beliau melihat perbedaan dimana Bitcoin, Ethereum, dan beberapa lainnya akan sama seperti saham Amazon dan eBay, dimana mereka akan naik setelah koreksi ini. Pernyataan ini juga didukung oleh salah satu tokoh di dunia keuangan yaitu CEO dari Celsius, Alex Mashinsky.

    Alex menyatakan bahwa beliau melihat koreksi ini sebagai pergerakan yang sehat dan wajar. Beliau menyatakan bahwa terdapat kemungkinan koreksi mencapai $16.000 sebelum harga naik kembali, dan menurutnya hal tersebut sangat wajar.

    Mayoritas Analis Mendukung

    Mengingat Bitcoin naik dari $17.000 ke $41.000 hanya dalam kurang dari satu bulan, David Lifchitz, CIO dari ExoAlpha melihat bahwa koreksi ini adalah koreksi sehat. Beliau melihat bahwa koreksi ini terjadi akibat institusi yang membeli di sekitar $20.000 dan $30.000.

    Beliau merasa bahwa koreksi ini masih wajar akibat volume dari perdagangan yang terlihat terus naik dari hari ke hari. Sehingga dengan naiknya volume perdagangan maka volatilitas juga akan naik yang membuat koreksi ini terjadi semakin dalam.

    Baca Juga:Mendalami Hubungan Pasar Future dan Spot Bitcoin

    David juga melihat pergerakan ini sangat dipengaruhi oleh Twitter, dimana terjadi korelasi antara pergerakan harga dan cuitan mengenai Bitcoin di Twitter. Penemuan ini membuat beliau percaya bahwa harga Bitcoin masih dapat terus naik sehingga koreksi ini hanya sementara.

    Hal ini disebabkan dengan naiknya cuitan maka umumnya harga akan ikut naik, dan saat ini cuitan masih terlihat terus naik. Sehingga setelah koreksi ini masih ada potensi yang sangat besar untuk Bitcoin dan keseluruhan pasar crypto untuk naik kembali.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Mendapatkan Passive Income dari Investasi Kripto

    Menciptakan aliran pemasukan pasif dan terkelola dengan baik menjadi awal kemakmuran jangka panjang, apalagi di saat pandemi seperti sekarang. Ada banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan passive income. Hal yang menarik, Anda tidak perlu menguras banyak energi dan waktu, biarkan asetmu bekerja dengan sendirinya dan membawa ekstra cuan. Kalian sudah tahu belum, kalau passive income juga bisa didapatkan dengan cerdas lewat instrumen investasi kripto? Tak banyak memang yang menyadari bahwa passive income dari investasi juga sangat menjanjikan. Apalagi jika bisa mengelola investasi dengan bijak, kalian punya peluang untuk mendapatkan passive income secara maksimal.

    Tokocrypto sebagai platform pertukaran aset kripto yang pertama terdaftar di Bappebti, kembali mengadakan program inisiatif untuk mengajak orang disekitar kalian menjadi partner dalam membangun industri kripto Indonesia dan sekaligus memberikan kesempatan mendapatkan pendapatan pasif seumur hidup. Referral program yang baru saja diluncurkan di penghujung akhir tahun 2020 ini adalah pengganti program Referral TKO, yaitu program berbasis komisi dimana memungkinkan kalian mendapatkan pendapatan pasif hingga 50% dari orang yang kalian referensikan. 

    Tidak hanya itu, kalian juga dapat berbagi komisi dengan orang yang menggunakan referral kalian hingga 20%, dan kalian masih mendapatkan 30% dari biaya transaksi setiap mereka melakukan  jual beli aset kripto. Cara mendapatkan kode referral untuk kalian bagikan sangat mudah, yaitu dengan masuk ke laman referral, dan tentukan besaran komisi yang ingin kalian dapatkan dan bagikan. Pastikan kalian telah lolos KYC level 1 untuk dapat mulai membagikan kode referrral. 

    Kalian dapat menggunakan kode referral lama kalian dengan pengaturan komisi sebesar 20% untuk kalian saja. Dan kalian dapat membuat kode baru, dimana kalian dapat berbagi dengan orang yang kalian referensikan sebagai potongan komisi hingga 20%. Setelah kode baru dibikin, kalian dapat membagikannya dengan kode baru tersebut, melalui link yang ada, atau gambar dengan QR code yang dapat kalian bagikan kepada siapapun yang ingin menjadi bagian dari crypto space di Indonesia.

    Dan setelah orang tersebut mendaftar menggunakan kode referral yang dia dapatkan, maka kalian dapat memperolah pendapatan pasif selamanya setiap mereka melakukan transaksi, baik itu jual maupun beli, di aset kripto apapun. 

    Jadi, tunggu apa lagi? Daftar Tokocrypto sekarang, bagikan referral kalian dan dapatkan pendapatan pasif seumur hidup!

     

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pentingnya Analisis Teknikal dalam Trading Kripto

    Kegiatan perdagangan (trading) kripto saat ini menjadi salah satu yang favorit di kalangan investor karena menjanjikan keuntungan yang cepat dan besar.

    Tentu saja, di balik keuntungan yang besar, dibutuhkan kemampuan lebih dalam melakukannya karena ini membutuhkan berbagai analisa sebelum bertransaksi, salah satunya adalah analisis teknikal.

    Layaknya aset di pasar keuangan lain, seperti saham dan valuta asing (forex). Aset kripto juga memiliki bagan harga yang digerakkan oleh hukum permintaan dan penawaran dari para investor.

    Adanya hukum tersebut tentu menggambarkan bahwa, harga secara psikologi, digerakkan oleh manusia (investor). Sehingga penggunaan analisis teknikal sangat cocok dalam trading kripto.

    Mengapa demikian? Itu karena analisis teknikal adalah cara memperkirakan pergerakan harga selanjutnya berdasarkan pergerakan harga di masa lalu.

    Baca jugaPanduan Terlengkap Memasang Dompet Kripto Metamask 2022

    Analisis Teknikal untuk Trading Kripto 

    Lalu, apa hubungannya pergerakan harga di masa lalu dengan konteks psikologi harga yang disebutkan di atas?

    Misalkan, jika pada enam bulan lalu harga Bitcoin telah melemah dari level US$50.000, dan harga saat ini berada di level US$45.000. Maka bisa dikatakan level U$50.000 adalah puncak, atau high.

    Dalam analisis teknikal, high ini akan dianggap sebagai level resistance (perlawanan).  Sehingga secara teknis, harga berpotensi mendapatkan perlawanan dari aksi jual lagi jika mendekati level puncak tersebut.

    Ini adalah salah satu konsep dari analisis teknikal yang biasa diterapkan di pasar saham dan forex, begitu pula di aset kripto.

    Selain itu, analisis teknikal juga cocok digunakan oleh para trader dan investor untuk menentukan waktu yang tepat untuk membeli.

    Dengan melakukan analisis teknikal, kita bisa melihat apakah harga sudah ada di titik rendah atau belum dalam suatu formasi teknikal.

    Bagi trader, ini akan memaksimalkan peluang keuntungan mereka karena dapat membeli di harga yang berpotensi memantul (kembali naik).

    Baca jugaBegini Cara Burning Shiba Inu (SHIB)

    Sementara bagi investor, ini akan memaksimalkan pengembalian mereka nantinya karena dapat membeli di harga yang sekiranya sudah paling rendah sebelum kembali melanjutkan reli bullish.

    Singkatnya, analisis teknikal memiliki peran penting dalam setiap transaksi, baik itu dalam trading, maupun dalam investasi di aset kripto. Mempelajari cara melakukannya adalah langkah yang bijak sebelum memutuskan untuk terjun ke aset digital ini.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mendalami Hubungan Pasar Future dan Spot Bitcoin

    Banyak investor awam yang belum mengetahui bagaimana hubungan antara pasar future dan juga pasar spot. Hal ini disebabkan banyak investor awam yang hanya terfokus pada pasar spot saat melakukan investasi atau trading.

    Baca Juga: Aset Kripto Ether (ETH) Tembus Daftar Top 100 Aset Dunia

    Pasar spot sendiri adalah pasar yang memberikan akses bagi trader dan investor untuk membeli komoditas atau aset dengan harga tunai dan langsung. Sedangkan pasar future adalah sebuah pasar derivatif yang merupakan pasar berjangka dimana dapat dilakukan transaksi seperti margin trading, hedging, dan short selling.

    Hubungan Pasar Future dan Pasar Spot

    Sayangnya banyak pihak yang meremehkan hubungan antara pasar spot dan pasar derivatif lainnya akibat juga masih sedikit pihak yang mempelajari. Kenyataannya, terkadang pasar derivatif terutama pasar future memiliki dampak signifikan pada pergerakan pasar spot.

    Hubungan ini sering kali terlihat saat terjadi cela atau gap pada pasar future yang umumnya mempengaruhi pergerakan pasar spot. Saat terjadi cela umumnya pasar spot akan turun atau naik menutup cela yang ada di pasar future.

    Baca juga: Apa Itu Bitcoin Futures, Perdagangan dengan Kontrak Berjangka?

    Namun hubungan ini tidak terjadi secara langsung akibat pada umumnya terjadi delay atau penundaan. Tetapi, sering kali saat terjadi, hubungan ini akan terlihat secara signifikan akibat juga merubah sentimen keseluruhan terhadap aset tersebut.

    Perlu diketahui bahwa hubungan ini tidak selalu terjadi, akibat cela pada pasar future tidak selalu ditutupi pada pasar spot. Tetapi sering kali hubungan ini jika terjadi, akan terlihat signifikan terutama terhadap pasar komoditas.

    Pelajaran dari Bitcoin

    Sehingga pengetahuan ini merupakan salah satu pengetahuan yang perlu diketahui. Kejadian yang baru saja membuktikan signifikansi dari hubungan ini adalah pergerakan Bitcoin, terutama pada hari Senin, 4 Januari 2021 kemarin.

    Kemarin Bitcoin jatuh sekitar 11% hanya dalam 1 jam yang membuat mayoritas pasar merasa khawatir. Hal ini disebabkan tidak adanya sentimen apa pun yang dapat membuat harga Bitcoin turun, terutama dari sisi fundamental.

    pasar future

    Namun, depresiasi tersebut selesai saat cela di pasar future juga tertutup bersama dengan pasar spot yang selesai turun. Dapat dilihat bahwa terdapat jeda dimana pada umumnya pasar future bergerak lebih dahulu.

    Baca juga: CME Bitcoin Futures Cetak Rekor $830 Juta, Tunjukkan Tren Bullish Masih Berlangsung!

    Hal ini disebabkan cela yang terdapat di pasar future adalah cela dengan jumlah yang kurang lebih sama walau lebih besar di future. Tetapi, setelah terjadi posisi jual yang menutup cela di pasar future, pasar spot ikut turun dan keduanya naik kembali.

    pasar spot

    Perlu diingat bahwa cela itu akan hanya terlihat jika menggunakan grafik candlestick akibat jika menggunakan grafik garis, cela tersebut tidak akan terlihat. Sehingga kejadian ini dapat menjadi pelajaran bahwa walau tidak ada sentimen apa pun, antara satu pasar dan pasar lain dapat saling mempengaruhi.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Begini Cara Burning Shiba Inu (SHIB)

    Steven Cooper, pemilik dan CEO Bigger Entertainment, mencuit melalui Twitter untuk berbagi kepada komunitas Shiba Inu (SHIB). Ia menjelaskan visinya soal pembakaran atau burning aset kripto SHIB sebanyak satu trilyun dalam waktu singkat.

    Satu trilyun SHIB bernilai US$28 juta. Angka tersebut berbeda dengan 20 hingga 100 juta SHIB senilai antara US$570 hingga US$2.854 yang di-burn setiap hari.

    Cooper meyakini komunitas SHIB dapat bertambah besar dua kali lipat, dari 1.17 juta penyimpan saat ini menjadi hampir dua juta. Menurut perhitungan Cooper, komunitas SHIB dapat menguasai 294,5 juta token aset kripto meme tersebut.

    Selanjutnya, pengusaha itu mengklaim bila satu juta holder SHIB mulai mengirim SHIB senilai US$30 setiap hari, maka satu trilyun SHIB akan diburn dengan cepat.

    “Bila dua juta holder menyimpan 294,5 juta SHIB, suplainya akan habis. Rumusnya ada disitu. Sekarang, tambahkan inisiatif besar bagi burning dan ini menjadi kombinasi yang menang.” cuit Cooper.

    Baca juga :Mengenal Game Kripto Outer Ring, IDO Digelar Maret 2022

    Menurut data dari situs Shibburn, dalam kurun waktu 24 jam terakhir ditambah beberapa jam setelahnya, terjadi burning SHIB sebanyak 21,2 juta token. SHIB tersebut dikirim ke dompet tanpa pemilik sehingga keluar dari suplai beredar selamanya.

    “Dalam 24 jam terakhir, ada 9,4 juta token SHIB diburn dalam lima transaksi,” cuit akun Twitter Shibburn.

    Shibburn adalah situs yang menampilkan data total token SHIB yang sudah diburn serta suplai beredar yang masih ada.

    Prediksi Harga Shiba Inu

    Tahun lalu, SHIB mengalami reli 121 juta persen dalam waktu 10 bulan dan mengakhiri tahun 2021 dengan perolehan cuan sebesar 46 juta persen. Agar SHIB dapat terus memberikan performa memukau, ada sejumlah katalis yang harus tercapai.

    Kesuksesan SHIB didukung oleh animo terhadap peluncuran Shibarium, layer two bagi SHIB yang saat ini berada di jaringan Ethereum. Keberhasilan Shibarium pun bergantung kepada katalis besar, yaitu gaming berbasis NFT.

    Baca jugaDaftar Token Kripto yang Menarik di Dunia Metaverse

    Kendati demikian, SHIB dapat terus longsor dari rekor all-time high pada bulan Oktober lalu dan kembali ke harga US$0,00001. Angka tersebut merupakan penurunan sebesar 89 persen dari puncak.

    Faktor yang dapat mendorong penurunan harga SHIB adalah pergeseran dalam sentimen investor. SHIB sukses berkat mania yang tinggi saat pasar aset kripto melambung. Bila mania itu pudar, maka harga SHIB pun akan tergerus.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com