Category: Tokocrypto

  • Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dengan Kripto

    Kehadiran kripto di tengah-tengah masyarakat memang masih jadi sebuah perdebatan yang cukup intensif. Pasalnya, banyak orang yang menilai, jika mata uang digital ini dapat memberikan pengaruh buruk.

    Padahal, di balik sentimen negatif berita tersebut sudah banyak hal positif yang bisa diberikan oleh kripto. Bahkan, kini muncul produk kripto terbaru yang bisa menjadi salah satu upaya untuk melestarikan lingkungan.

    Crypto Utility dari Melchor Group

    Untuk mendukung pelestarian lingkungan, Melchor Group meluncurkan sebuah terknologi terbarukan yakni crypto utility. Teknologi ini sedikit berbeda dengan cryptocurrency yang beberapa waktu ini dikabarkan dapat merusak lingkungan.

    Crypto utility justru sebaliknya, karena kripto ini akan berperan dalam menghitung restorasi hutan, termasuk di dalamnya penyerapan, perhitungan, dan perdagangan karbon yang sesuai dengan pemerintahan di Indonesia.

    Peter F. Gontha, yang merupakan CEO Melchor Group menuturkan bahwa ini merupakan inovasi pertama di dunia. Utility akan berjalan seiringan dengan perhitungan serapan karbon yang dikembangkan oleh Jejak.in yang merupakan anak perusahaan dari Melchor Group.

    Peter F. Gontha, CEO Melchor Group.

    Peter F. Gontha, CEO Melchor Group. Foto: Instagram @petergontha

    Peter juga menjelaskan jika crypto utility terlahir dari hasil mengkombinasikan pendekatan ekologis, teknologi digital, dan ekonomi. Ia pun menambahkan jika produk ini berbasis digital dalam bentuk virtual. 

    Jika produk ini berhasil, Indonesia bisa menjadi pionir penghitungan dan perdagangan karbon di dunia. Peter juga menilai jika saat ini, Indonesia masih memiliki cadangan karbon dengan jumlah yang cukup banyak.

    Persediaan karbon ini yang menjadi inspirasi Melchor Group untuk kemudian menciptakan perekonomian hijau di Indonesia melalui perdagangan karbon. Nantinya, produk crypto utility ini akan menggunakan teknologi berbasis blockchain dan artificial intelligence atau yang biasa disebut dengan kecerdasan buatan.

    Baca juga: Tips Cari Cuan Investasi Aset Kripto di Kala Market Anjlok

    Dalam ungkapannya, Peter mengatakan jika ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk melestarikan lingkungan dengan melalui pendekatan ekonomi yang dikombinasikan dengan teknologi digital.

    Karbon sendiri merupakan salah satu gas rumah kaca yang bisa menyebabkan peningkatan pemanasan global. Hal ini akan menyebabkan pelepasan karbon ke udara semakin besar sehingga menyebabkan pemanasan global terus berlangsung. 

    Business Model Donvestment dari Bumoon.io

    Bukan hanya crypto utility yang digadang-gadangkan akan menjadi produk kripto yang bisa membantu pelestarian alam. Bumoon.io juga menciptakan sebuah terobosan baru yaitu business model donvestment.

    Terobosan terbaru ini juga diharapkan dapat berjalan selaras dengan tujuan dari The United Change atau UNFCCC yang menjadi framework negara-negara di dunia dalam upaya meningkatkan kesehatan lingkungan saat ini dengan cara menurunkan emisi karbon.

    Ilustrasi Bumoon.io.

    Ilustrasi Bumoon.io. Foto: Dok. Bumoon.io.

    Chief Marketing Officer Bumoon.io, Happy Murdiantoro, mengatakan jika mereka akan berkomitmen dengan pemerintah untuk menurunkan pemanasan global yang saat ini menjadi suatu permasalahan yang besar bagi masa depan manusia.

    Hal ini selaras dengan perkataan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam upayanya untuk menangani pemanasan global akibat perubahan iklim. Jokowi, menuturkan jika dampak dari perubahan tersebut sudah tampak nyata.

    Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi secara virtual dalam Konferensi Tingkat Tinggi Climate Adaption Summit 2021 pada Januari tahun lalu. Bumoon.io sendiri dikembangkan oleh developer asal Indonesia. 

    Mereka menciptakan sebuah terobosan baru dalam dunia kripto dengan ide yang cukup sederhana, namun tepat sasaran yaitu sesuai dengan pain point global warming yang saat ini menjadi perhatian pemerintah Indonesia.

    Ilustrasi Bumoon.io.

    Ilustrasi Bumoon.io. Foto: Dok. Bumoon.io.

    Baca juga: Mengenal Berbagai Kelebihan Aset Kripto

    Bumoon.io mengembangkan energy as a service dan software as a service menjadi middleware. Kini, telah didirikan sebagai sebuah perusahaan legal yang menjadi mediator dalam perhitungan penghematan energi yang dibangun. Misalnya, panel surya, konversi listrik, daur ulang sampah, hingga carbon trading.

    Bukan hanya itu saja, Bumoon.io juga memiliki produk eco-living token. Token ini merupakan sebuah token kripto, dimana pemiliknya bisa memiliki bisnis secara real dalam bidang energi terbarukan, garbage mining seperti membeli sampah plastik dan lini bisnisnya adalah carbon trading.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ini Alasannya Kalian Harus Masukkan Bitcoin Sebagai Investasi di 2021

    Akhir tahun 2020, menjadi puncak dari pencapaian Bitcoin yang berada di atas 28K. Sejumlah investor, yang terdiri dari hedge fund dan pengelola dana besar memprediksi harga aset kripto (cryptocurrency) Bitcoin bisa naik lima kali lipat hingga tembus US$100.000 atau Rp 1,4 miliar per koin (Rp 14.000/US$) dalam setahun. Prediksi ini bakal mengejutkan investor skeptis yang mempercayai bahwa aset kripto merupakan aset spekulatif tanpa nilai, tidak seperti emas. 

    Lalu mengapa Anda harus memasukkan Bitcoin dalam portofolio alternatif investasi Anda di 2021? Berikut 9 alasan kenapa Anda harus mulai berinvestasi di Bitcoin dan atau aset kripto lainnya: 

    Bitcoin akan menjadi lebih mahal

    Faktanya, sekarang bisa jadi kesempatan terakhir Anda untuk mendapatkan Bitcoin dengan harga ini. Setahun kedepan, Anda akan berpikir  bahwa “Wow, $28.000 itu murah!” saat akan investasi BTC. Dalam dua Survei Sentimen Crypto Kraken, yang sebagian besar respondennya terdiri dari pedagang dan investor, mayoritas menyerukan target harga bitcoin rata-rata $ 36.000 tahun depan. Bloomberg pun juga mengawasi pasar bitcoin dan dalam laporan BTC terbarunya mereka memproyeksikan Bitcoin dengan harga diatas $ 50.000 pada tahun 2021, mengutip bahwa “Pondasi BTC lebih kuat daripada tahun 2017.”

    Bukan judi; tapi sebuah alternatif investasi

    Sebelas tahun sejak awal kemunculannya, Bitcoin telah terbukti menjadi investasi yang menguntungkan. Sementara ketidakstabilan harga menyebabkan fluktuasi besar terutama di 2017 – 2018, namun secara keseluruhan perjalanan Bitcoin terus meningkat. Dengan kata lain, jika Anda menyimpannya cukup lama, peluang apresiasi nilai bisa lebih besar daripada kelas aset lainnya dalam 11 tahun terakhir.

    Digital Gold  lebih baik dari Gold

    Bitcoin = digital gold. Cryptocurrency tertua ini diberi istilah tersebut karena publik membutuhkan patokan. Tapi sekarang, sudah saatnya Bitcoin melampaui emas. Bitcoin merupakan  mata uang global yang tidak diatur oleh pemerintah atau badan mana pun, sulit untuk diekstraksi, dan ada dalam pasokan yang jika semakin menipis maka akan meningkatkan nilainya. Bitcoin tidak rentan terhadap inflasi dan penanganannya jauh lebih mudah daripada emas – yang Anda butuhkan hanyalah dompet virtual. Dalam banyak hal, bukan hanya harga, Bitcoin mengalahkan Emas yang selama ini dianggap sebagai safe heaven.

    Bitcoin tidak perlu pembuktian lagi

    Dilansir dari news.Bitcoin.com, menurut Paolo Ardoin CTO Bitfinex, “Kenaikan Bitcoin di atas US $ 20.000 adalah tonggak sejarah lain dalam tahun yang epik bagi kripto. Tapi cerita utamanya bukan tentang spekulasi atau perdagangan. Bitcoin mewakili peralihan teknologi yang monumental, yang konsekuensinya baru saja mulai terlihat.”

    Bitcoin tidak bergantung kepada sektor lain

    Saat bursa runtuh, Bitcoin tidak akan terpengaruh. Kami telah melihat Bitcoin terpisah dari S&P 500 beberapa kali pada tahun 2020. Fakta bahwa Bitcoin adalah solusi untuk crash-nya sendiri yang terjadi di 2018 menunjukkan bahwa itu juga yang akan menyelamatkan kita di masa depan.  Juga Bitcoin mampu untuk melakukan diversifikasi dari aset yang sepenuhnya bergantung pada bank.

    Bitcoin Anda adalah milik Anda

    Bitcoin merupakan aset yang tidak bisa disita. Tidak seperti tabungan atau aset apa pun yang dimiliki, pemerintah tidak dapat menyita atau membekukan Bitcoin. Pertanyaannya sekarang, berapa banyak investasi lain dalam portofolio Anda yang benar-benar dapat disebut milik Anda?

    Blockchain sedang naik daun

    Teknologi blockchain sedang dieksperimen oleh lebih banyak perusahaan terkenal, kepentingan global, dan bank. Siapa tahu, sebentar lagi Paypal mungkin menawarkan altcoin (seperti Ethereum)? Karena keunggulan teknologi blockchain melebihi kerugiannya, banyak bisnis seperti Visa, Fidelity, dan Square mulai memasukkan solusi aset kripto. Bitcoin akan menjadi pintu gerbang dan likuiditas Anda menuju peluang ini.

    Bitcoin lebih baik daripada menyimpan uang

    Tingkat inflasi sedang meningkat dan suku bunga tahunan menjadi lelucon yang berulang. Kita sekarang hidup di dunia di mana uang tunai membebani kita. Kalau dipikir-pikir, Anda tidak perlu lagi khawatir dengan antrian panjang di bank.

    Bitcoin bisa menjadi hal terbaik yang terjadi pada Anda

    Dengan sirkulasi yang lebih sedikit dan rekam jejak yang kuat untuk ditingkatkan, menjadikan Bitcoin sebagai resolusi 2021 Anda  merupakan langkah finansial yang baik, motivasional dan mencerahkan.  Awali tahun baru dengan mengarahkan pandangan Anda ke masa depan, lakukan penelitian yang diperlukan. Jika Anda belum memiliki Bitcoin, mulailah investasi dan temukan media exchange yang tepat membantu Anda. Mulailah lebih awal dalam merencanakan resolusi investasi Anda di 2021.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BlackRock: Tahun 2022 adalah Tahun Besar untuk Metaverse

    Blackrock menduga tahun 2022 merupakan tahun besar bagi metaverse. Perusahaan teknologi besar menggelontorkan investasi di sektor ini. Perangkat Augmented Reality (AR) dan teknologi 5G turut mendorong pertumbuhan.

    Kendati demikian, kepala ekuitas Blackrock, Nigel Bolton, berkata sulit mengetahui perusahaan serta sektor mana yang akan mendominasi metaverse.

    “Kami pikir ada beberapa hal yang terjadi yang akan memicu perubahan besar dalam waktu dekat,” jelas Bolton dalam wawancara kepada kanal berita CNBC.

    Baca jugaRusia Akhirnya Mengakui Bitcoin sebagai Mata Uang (Currency)

    Ia menambahkan, di akhir tahun ini, teknologi kacamata AR akan semakin nyata. Melalui gawai inilah perubahan di sektor metaverse tersebut akan terjadi.

    Apple termasuk perusahaan yang menggarap kacamata AR, tetapi tanggal peluncuran bagi produk tersebut belum ditetapkan secara konkrit.

    Komentar Bolton menyusul laporan kuartal keempat perusahaan teknologi besar yang mengungkap minat tinggi terhadap sektor ini. Metaverse merupakan dunia virtual dimana pengguna memakai avatar untuk bermain game, bekerja, membangun hal atau menonton acara virtual.

    Penghasilan Meta menunjukkan seksi metaverse Reality Labs mengalami kerugian besar dan semakin membengkak yang mencakup US$10 milyar pada tahun 2021.

    Meta berada di posisi terdepan antara perusahaan teknologi yang memasuki metaverse. Tetapi belum lama ini, Microsoft mengakuisisi pembuat game Activision senilai US$75 milyar.

    Menanggapi hal tersebut, CEO Apple Tim cook berkata hal itu sangat menarik.

    Bolton menegaskan perluasan kecepatan internet 5G akan menjadi katalis yang mendorong orang-orang untuk semakin menggunakan teknologi terkait sektor ini.

    Baca jugaMengenal Berbagai Kelebihan Aset Kripto

    Kendati demikian, dari sisi investasi, Bolton berkata sulit bagi Blackrock untuk memahami secara persis bagaimana metaverse akan menjadi besar dan siapa pemenangnya.

    Ia menyamakan metaverse dengan masa awal internet di tahun 1990an atau penciptaan ponsel di dekade 2000an.

    Di sisi lain, sejumlah pihak yang skeptis terhadap metaverse berpendapat hal ini hanyalah sebuah penamaan ulang teknologi yang sudah beredar sejak lama.

    Ethan Zuckerman, profesor komunikasi Universitas Massachusetts Amherts, berkata sebagian besar orang enggan menjalankan kehidupan di dunia virtual.

    Sebagai contoh, menggelar rapat kerja dalam bentuk avatar tanpa ekspresi merupakan suatu aktivitas yang hanya digandrungi oleh pegiat sains komputer, tandas Zuckerman.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Riset: Hanya 4,2 Juta Bitcoin yang Likuid, Tanda Kenaikan Besar Lagi?

    Perusahaan peneliti Glassnode mengungkapkan bahwa hanya 4,2 juta Bitcoin (BTC) yang bersifat likuid dari 18,5 juta BTC saat ini yang beredar (circulating supply). Selebihnya, sekitar 14,5 juta BTC bersifat “tidak likuid”, karena di-hold.

    “Likuiditas Bitcoin didefinisikan sebagai nisbah (ratio) rata-rata BTC yang diterima dan dikirim oleh pemiliknya. Saat ini, sekitar 14,5 juta BTC masuk golongan tidak likuid, sehingga hanya 4,2 juta BTC yang beredar secara konstan dan tersedia untuk diperdagangkan,” jelas Glassnode.

    Baca Juga: Ini Alasannya Kalian Harus Masukkan Bitcoin Sebagai Investasi di 2021

    Pernyataan Glassnode mengindikasikan, bahwa tekanan jual terhadap Bitcoin mungkin akan semakin kecil. Dari 14,2 juta BTC itu pula, yang disebut tidak likuid, sebagian bisa saja tidak dapat diakses karena pemiliknya lupa private key atas wallet-nya, atau pula bisa saja sang pemilik sudah meninggal dunia alias “aset beku”.

    Protokol Bitcoin memiliki keunggulan sistem yang terbukti secara matematis serta memungkinkan jumlah unit BTC menjadi langka. Satoshi Nakamoto menentukan batas pasokan maksimal hanya 21 juta BTC, dan saat ini beredar sekitar 18,5 BTC.

    Soal pasokan Bitcoin, periset dari perusahaan analisis Glassnode menyebutkan, bahwa jumlah BTC yang likuid dan tidak likuid.

    Data tersebut menemukan bahwa sekitar 78 persen dari pasokan beredar Bitcoin tidak likuid dan hanya 4,2 juta BTC yang beredar secara konstan.

    Kendati bursa-bursa aset kripto memiliki jumlah Bitcoin banyak untuk diperjualbelikan, menurut Glassnode, 78 persen dari pasokan beredar saat ini bersifat tidak likuid.

    Maksudnya adalah, besaran 78 persen itu tidak tersedia untuk dibeli, menandakan sentimen positif dari investor, sebab sebagian besar BTC disimpan sehingga mengurangi tekanan jual.

    Data on-chain menandakan tren positif di harga aset kripto saat ini didorong oleh isu likuiditas.

    Selama setahun terakhir, lembaga keuangan besar dan pengelola hedge fund ternama membeli Bitcoin dalam jumlah banyak.

    Daftar perusahaan dengan Bitcoin dalam perbendaharaannya meningkat pesat tahun ini, di mana 29 perusahaan tenar membeli total 1,1 juta BTC untuk disimpan sebagai aset cadangannya agar nilai uangnya tidak tergerus pelemahan nilai dolar AS.

    Periset Glassnode menambahkan, selama tahun 2020, total 1 juta BTC menjadi tidak likuid. Ini menandakan semakin banyak investor yang menyimpannya. Hal ini dapat ditafsirkan, bahwa bull run saat ini tampaknya didorong oleh krisis likuiditas. Dan berlanjut pada awal tahun 2021 ini.

    Glassnode menyimpulkan jumlah Bitcoin likuid dan tidak likuid dalam peredaran memiliki tautan jelas dengan pasar Bitcoin.

    Data menunjukkan, sejak tahun 2017 pasokan Bitcoin tidak likuid menggelembung lebih dari Bitcoin yang diterbikan oleh para penambang. Pola ini sebelumnya terjadi pada bull market tahun 2017 silam.

    Menurut data Bituniverse yang bersumber dari Peckshield, Etherscan dan Chain.info, bursa-bursa aset kripto menyimpan lebih sedikit Bitcoin dibanding tahun lalu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin dan Ethereum Sedang Mainkan Pullback Sebelum Bullish

    Mengutip dari surat kabar Technical Roundup edisi terbaru, seorang analis crypto yang diikuti dengan cermat mengatakan bahwa aset digital terkemuka Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) menunjukkan pergerakan bullish tetapi pullback sedang dimainkan sekarang.

    Analis yang biasanya dipanggil Cred mengatakan bahwa Bitcoin berpotensi kembali menetapkan harga di kisaran $38.000 dan $40.000 saat bergerak dari support ke resistance karena disitulah pullback dimainkan.

    “Metrik tren Bitcoin bergerak lambat yang kami lihat dari waktu ke waktu (rata-rata pergerakan Bitcoin selama 21 minggu, rata-rata pergerakan 50 minggu, dan rata-rata pergerakan 200 hari) semuanya berkerumun di sekitar $50.000. Di titik itu pullback mulai berhenti.”

    Baca jugaManchester United Lakukan Kemitraan Eksklusif dengan Tezos

    Pergerakkan Harga Bitcoin

    Sementara ketika Ethereum menguji ulang level $3,050 hingga $3,310. Cred juga memberikan target harga potensial apakah ETH akan breaks out atau bounces dari titik harga ini.

    Hasil menunjukkan Ethereum menetapkan harga ditengah-tengah level harga yang diuji, berkisaran $3,230 pada saat penulisan.

    “Jika rentan harga $3,050-$3,310 ditetapkan sebagai area pullback, area rendah yang lebih tinggi dapat ditemukan di kisaran harga $2,700. Jika tidak, perhatian kami tertuju pada kisaran rendah yang belum teruji di $1.900.”

    Pergerakkan Harga Ethereum

    Diluar dari sebagian aset raksasa crypto yang sedang berjuang mengejar bullish. Berita baik datang dari manajer aset digital CoinShares yang mengatakan pemulihan pasar crypto minggu lalu sedang berjalan disertai inflows investasi institusional yang signifikan.

    Menurut laporan Digital Asset Fund Flows terbaru, crypto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Bitcoin, menikmati bagian terbesar dari investasi institusional minggu lalu.

    Baca jugaKetahui Definisi dan Cara Membaca Doji Candlestick Crypto!

    “Bitcoin terus memimpin inflows dengan keuntungan $71 juta minggu lalu. Terbesar sejak awal Desember dengan inflows 3 minggu ini berjumlah total $108 juta.”

    Sementara platform smart contract Ethereum, sayangnya harus mengalami outflows minggu kesembilan berturut-turut, dan mencatat kehilangan $8,5 juta dalam investasi institusional minggu lalu.

    Berbeda nasib dengan Ethereum, Solana (SOL), Polkadot (DOT), Terra (LUNA) dan Cardano (ADA) semuanya melihat inflows masing-masing sebesar $2,4 juta, $2,2 juta, $1,4 juta dan $1,1 juta.

    Ini juga menandakan minggu pertama inflows investasi institusional yang signifikan untuk LUNA.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 10 Prediksi Cryptocurrency di 2021

    Sepanjang tahun 2020 Bitcoin dan aset crypto lain terpantau meraih kenaikan harga yang cukup mengesankan, adopsi crypto pun semakin meningkat dengan banyaknya pemain institusi yang bergabung. Adanya deFi membuat banyak proyek crypto dengan berbagai solusi menarik muncul. Tahun 2020 bisa dibilang salah satu tahun terbaik bagi cryptocurrency. Lalu bagaimana cryptocurency di 2021 nanti?

    Baca Juga: Langganan Streaming Spotify Akan Bisa Dibayar Dengan Bitcoin

    Berikut ada 10 prediksi cryptocurrency di 2021.

    1. Cina Memimpin CBDC

    Seperti yang diprediksi tahun lalu, 2020 adalah tahun  untuk mata uang digital bank sentral (CBDC). Dengan 80% bank sentral aktif di CBDC dan tekanan tak terlihat dari Libra yang sekarang disebut sebagai Diem, yang diharapkan segera diluncurkan,  dan diharapkan melihat banyak perkembangan baru di ruang ini.

    Semua mata di tahun 2021 akan tertuju pada China karena terus bergerak maju dengan renminbi digitalnya (disebut DC / EP), yang membangun fondasi dalam hal masa depan uang. Dalam fase percontohan terakhirnya, lebih dari 2 miliar RMB bernilai (US$ 300 juta) ditransaksikan melalui 4 juta transaksi menggunakan RMB digital.

    2. Lembaga Keuangan Tradisional Lirik Bitcoin

    2020 adalah tahun yang luar biasa ketika menyangkut masuknya pemain institusional di ruang crypto. Contohnya seperti JPMorgan dan Standard Chartered. Diperkirakan ini akan meningkat pada tahun 2021 karena banyak bank mulai mempublikasikan paket crypto mereka contohny adalah DBS Singapura.

    Baca juga: Bank Terbesar Asia Tenggara, DBS Singapura Luncurkan Bursa Pertukaran Crypto

    Meskipun bank investasi adalah pemain paling aktif sejauh ini,  bank swasta juga menarik untuk diperhatikan. Kemungkinan akan ada bank swasta yang berpandangan ke depan untuk beradaptasi dan melihat kripto sebagai tawaran pembeda untuk  menggaet lebih banyak klien.

    3. Kejelasan pajak crypto

    Menurut “Laporan Crypto Global PWC”, semakin banyak otoritas pajak di seluruh dunia yang menyediakan panduan pajak crypto yang eksplisit.  Hal ini berdampak positif bagi industri karena kejelasan pajak penting untuk memberikan kenyamanan bagi investor institusi.

    4. Crypto Unicorn Menjadi Crypto Octopus

    Terlepas dari krisis ekonomi, tahun 2020 adalah tahun yang mengesankan untuk M&A crypto. Data menunjukkan nilai total crypto M&A dalam enam bulan pertama  2020 telah melampaui total dari 2019, dengan ukuran kesepakatan rata-rata meningkat dari $19,2 juta menjadi $45,9 juta.

    Diprediksi akan ada peningkatan aktivitas M&A crypto  di 2021, terutama dengan crypto unicorn yang semakin menjadi gurita crypto. Persentase aktivitas kesepakatan M&A crypto pun sejauh ini  terus meningkat  dan bergeser dari Amerika, dengan 57% transaksi terjadi di negara-negara Asia-Pasifik, dan di Eropa, Timur Tengah dan Afrika pada paruh pertama tahun ini, naik dari 51% pada 2019 dan 43% pada 2018.

    5. Semua Kalangan Makin Mudah Beli Bitcoin

    Meningkatnya minat terhadap Bitcoin baik dari kalangan individu dan investor ritel diperkirakan akan terus berlanjut tahun depan, kemudian semakin banyaknya bursa yang menyediakan layanan jual beli Bitcoin dengan deposit yang murah dan cepat pun akan sangat membantu bagi masyarakat untuk mulai beli Bitcoin. Dengan begitu maka tidak mengherankan jika masyarakat akan semakin mudah mendapatkan Bitcoin.

    6.  Dana lindung Nilai Tradisional Beralih ke Kripto

    Pada tahun 2020, hedge fund yang besar, dari Guggenheim hingga Renaissance Technologies, secara serius mempertimbangkan untuk memasuki ruang cryptocurrency, sementara beberapa manajer hedge fund publik terkemuka, dari Paul Tudor Jones hingga Stanley Druckenmiller, menjadi berita utama dengan membicarakan bitcoin sebagai penyimpan nilai.

    Dengan banyaknya pertukaran kripto yang teregulasi dan berfokus pada institusional yang sekarang dengan senang hati melayani dana tersebut, serta solusi pialang utama kripto. Maka dari itu diprediksi akan ada potensi ledakan dalam perdagangan kripto dengan dana lindung nilai tradisional pada tahun 2021.

    7. Pertukaran Derivatif Crypto Tumbuh

    Prediksi cryptocurrency 2021 lainnya adalah pertukaran derivatif akan menjadi area yang harus diperhatikan. Minat terbuka pada bitcoin berjangka di CME baru-baru ini mencapai rekor tertinggi dan akan menjadi barometer yang baik untuk minat investor di masa mendatang.

    8. Industri Crypto Makin Profesional

    Banyak pengusaha crypto generasi pertama berasal dari latar belakang teknologi. Tetapi sekarang, banyak perusahaan crypto yang membawa individu dengan latar belakang layanan keuangan institusional untuk menjalankan bisnis mereka, contoh terbaru dari perusahaan crypto seperti BitMEX hingga usaha baru seperti Diem.

    Diharapkan tren ini meningkat pada tahun 2021 apalagi dengan pasar Crypto yang  tidak pernah tidur, perusahaan beroperasi 24/7 dan industri berkembang berkali-kali lebih cepat daripada layanan keuangan tradisional, yang berarti para eksekutif yang terjun ke dunia crypto harus beroperasi luar zona nyaman mereka.

    9. Peraturan Baru yang Mengarahkan DeFi

    Pada tahun 2021, DeFi kemungkinan akan tumbuh lebih jauh. Meskipun kecil kemungkinan ada minat minat investor institusional di sektor ini, kelompok orang yang berdedikasi dari komunitas crypto yang bekerja di bidang yang menarik ini akan terus membuat terobosan.

    Baca juga: Apa Itu DeFi ? (Pahami DeFi dalam Waktu 3 Menit!)

    10. Stablecoin Punya Peran Lebih Besar dalam Transaksi Lintas Batas

    2020 adalah tahun rekor bagi stablecoin. Dengan aset yang tumbuh dari kurang dari $5 miliar di awal tahun menjadi lebih dari $25 miliar pada bulan Desember, momentum ini diharapkan akan berlanjut di tahun 2021. Data menunjukkan penggunaan stablecoin sudah meningkat di koridor tertentu, seperti antara Amerika Latin dan Asia Tenggara misalnya, di mana pedagang menggunakan stablecoin untuk menyelesaikan transaksi, sepenuhnya melewati jalur perbankan tradisional dalam prosesnya. Di tahun 2021, akan menarik untuk melihat apakah tren ini berlanjut.

    Itu dia prediksi cryptocurrency di 2021 nanti, sekali lagi ini hanya merupakan prediksi dan bukan merupakan acuan utama. Apakah prediksi cryptocurency 2021 ini tepat? Kita masih harus menunggu waktu untuk menjawabnya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Berbagai Kelebihan Aset Kripto

    Saat ini, era digital sedang menduduki kursi kepopuleran di masyarakat. Hal ini karena hampir semua bidang beralih ke dunia digital, termasuk dalam bidang keuangan. Sebagai contohnya yaitu cryptocurrency atau dikenal juga aset kripto yang saat ini selalu menjadi bahan perbincangan di masyarakat.

    Bagaimana tidak, cryptocurrency digembor-gemborkan sebagai salah satu investasi yang mampu memberikan banyak keuntungan bagi investornya. Hal ini tentu saja menarik banyak perhatian dari masyarakat. Lalu sebenarnya apa itu cryptocurrency? Dan apa kelebihannya?

    Apa itu Cryptocurrency?

    Cryptocurrency merupakan mata uang kripto yang berwujud digital dan hanya dapat digunakan bertransaksi dalam dunia digital saja. Cryptocurrency pada dasarnya berasal dari dua kata yaitu cryptography yang artinya kode rahasia dan currency yang artinya mata uang. 

    Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan jika cryptocurrency merupakan mata uang yang dilindungi dengan kode rahasia. Kode rahasia ini berfungsi untuk menjaga keamanan dari mata uang digital itu sendiri.

    Ilustrasi mengenal berbagai kelebihan aset kripto.

    Ilustrasi mengenal berbagai kelebihan aset kripto.

    Baca juga: Tips Aman Investasi Aset Kripto yang Bisa Kamu Ikuti

    Cara kerja dari kripto menganut tiga kata kunci, yaitu digital, terenkripsi, dan desentralisasi. Itu artinya, tidak dapat digunakan bertransaksi dengan cara yang sama seperti mata uang konvensional pada umumnya.

    Mata uang ini juga tidak dikontrol oleh otoritas sentral seperti OJK. Dalam hal ini, pengontrolan mata uang dilakukan sepenuhnya oleh pemilik mata uang tersebut melalui internet.

    Cryptocurrency Jadi Crypto Asset di Indonesia

    Di Indonesia istilah cryptocurrency atau mata uang kripto tidak tepat, karena itu sebagai crypto asset atau aset kripto. Sesuai Surat Menko Perekonomian Nomor S-302/M.EKON/09/2018 tanggal 24 September 2018 perihal Tindak lanjut Pelaksanaan Rakor Pengaturan Aset Kripto (Crypto Asset) Sebagai Komoditi yang Diperdagangkan di Bursa Berjangka.

    Aset Kripto tetap dilarang sebagai alat pembayaran sesuai UU No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, namun dapat dikategorikan sebagai komoditi yang diperdagangkan di Bursa Berjangka. Dengan pertimbangan, karena secara ekonomi potensi investasi yang besar dan apabila dilarang akan berdampak pada banyaknya investasi yang keluar (capital outflow) karena konsumen akan mencari pasar yang melegalkan transaksi kripto.

    Kegiatan perdagangan atau pembayaran tidak bisa menggunakan aset kripto di Indonesia. Aset kripto itu diatur sebagai komoditi, bukan digunakan sebagai mata uang, seperti Rupiah yang dapat digunakan jadi alat pembayaran. Perdagangan aset kripto diawasi dan dilindungi oleh Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) Kementerian Perdagangan (Kemendag) sejak tahun 2019.

    Ilustrasi mengenal berbagai kelebihan aset kripto.

    Ilustrasi mengenal berbagai kelebihan aset kripto.

    Baca juga: Game Duckie Land Tawarkan Cara Baru Bertani Virtual di Metaverse

    Kelebihan Cryptocurrency

    Meskipun mata uang ini tidak memiliki pengawasan dari badan otoritas seperti mata uang konvensional, cryptocurrency memiliki kelebihan. Berikut beberapa kelebihannya.

     

    • Potensi Keuntungan yang Tinggi

     

    Keuntungan pertama yang bisa kamu dapatkan dari investasi aset kripto adalah memiliki potensi keuntungan yang tinggi. Bahkan menurut seorang pengacara dari Garza Business and Estate Law yaitu Len Garza, berperndapat jika investasi kripto seperti Bitcoin akan menghasilkan keuntungan yang besar di masa mendatang.

    Pendapat ini selaras dengan ungkapan Drew Hamilton yang juga mengatakan jika cryptocurrency akan terus bertumbuh ke depan. Faktanya, mata uang ini memang telah berhasil mengantarkan cukup banyak investor menjadi miliarder dunia.

     

    • Proses transaksi yang Mudah

     

    Cryptocurrency menawarkan proses transaksi yang begitu mudah bagi investornya. Hal ini karena sistem yang digunakan telah terdesentralisasi sehingga titik lemah yang dimiliki perbankan bisa dipungkas habis oleh cryptocurrency

    Konsumen bisa langsung mengakses cryptocurrency tanpa harus melalui perantara perbankan. Adapun sistem pembayaran dari cryptocurrency ini yaitu menggunakan PayPal.

    Ilustrasi cryptocurrency.

    Ilustrasi cryptocurrency.

     

    Baca juga: Daftar Bukti Nyata Manfaat Positif dari Aset Kripto

     

    Perlu kamu ketahui jika semua aktivitas dalam bertransaksi cryptocurrency ini bersifat transparan. Semua proses transaksi akan tercatat dengan jelas dalam ledger terbuka atau blockchain. Dengan demikian, pengguna bisa mengakses data tersebut kapan saja mereka menginginkannya.

    Meskipun begitu, semua data yang telah ada dalam blockchain tidak dapat diubah sembarangan sehingga kemanannya relative terjamin. Cryptocurrency juga bersifat open-source sehingga memungkinkan pengguna untuk lebih mandiri dan mendpatkan peluang besar dalam mengakses keuangan.

     

     

    Berbeda dengan mata uang konvensional yang membutuhkan bantuan perbankan untuk bisa mengaksesnya. Aset kripto bisa diakses kapan saja selama 24/7. Dengan begitu, kamu bisa mengakses kripto kapan saja dan dimana saja.

    Kamu bisa bertransaksi kripto sambil nongkorong di kedai kopi, atau bahkan sambil jalan-jalan di mall. Hal ini karena aksesnya sangat mudah dan tidak memiliki aturan waktu khusus untuk bertransaksi.

    Dari beberapa kelebihan di atas, tidak mengherankan jika mata uang digital ini menjadi incaran banyak investor. Selain keuntungannya yang sangat menjanjikan, proses transaksi juga tidak ribet.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bidikan Harga Bitcoin US$100 Ribu per BTC, Masih Terlalu Kecil

    Willy Woo, Analis Bitcoin (BTC) mengatakan bahwa bidikan harga Bitcoin US$100 ribu per BTC, masih terlalu kecil. Woo meramalkan kenaikan lebih tinggi lagi. Waspadai pula banyak “whale” mulai masuk kembali ke bursa.

    Hal itu disampaikan Woo ketika Bitcoin pada 17 Desember 2020 lalu berhasil menyentuh capaian tertinggi baru lagi, yakni US$23.000 per BTC.

    Baca Juga: Surat kepada SEC: Yuan Digital Ancam Amerika Serikat (AS)

    “US$100 per BTC adalah sasaran yang sangat rendah pada lintasan saat ini. Sasaran berikutnya US$55 ribu. Ketika itu Bitcoin menjadi aset bernilai sekitar US$1 triliun,” kata Woo, dilansir dari Cointelegraph, 17 Desember 2020.

    Woo bersandar pada model ramalan Bitcoin “Bitcoin Top Cap“. Grafik model itu mengungkapkan bahwa sasaran menuju US$100.000 masih tergolong “konservatif”, yang mencerminkan penguatan lebih lanjut di atas itu.

    harga bitcoin

    Woo juga menekankan bahwa level US$55.000 sebagai harga tonggak penting bagi Bitcoin karena itu berarti aset kripto akan mencapai 10 persen dari kapitalisasi pasar emas.

    Saat ini, kapitaliasi  emas diperkirakan sekitar US$9 triliun. Di atas harga US$50.000, per BTC, maka Bitcoin akan mulai merambah sebagian besar kapitalisasi pasar emas, yang tetap menjadi aset safe-haven yang dominan.

    Order book dan tren volume perdagangan Bitcoin di sejumlah bursa juga menandakan adanya sentimen positif membidik US$30.000.

    Baca Juga: Grayscale: Permintaan Terhadap Ether (ETH) Meningkat Tajam

    Jika momentum pasar berjangka, options, dan spot dipertahankan selama beberapa hari mendatang, kemungkinan Bitcoin bisa mencapai US$30.000.

    harga bitcoin
    Potensi ancaman harga Bitcoin terkoreksi dalam, ketika sejumlah pemain besar Bitcoin masuk kembali ke sejumlah bursa aset kripto. Sumber: CryptoQuant.

    Namun, di masa mendatang, salah satu ancaman bagi Bitcoin adalah arus masuk “whale“. Data dari CryptoQuant menunjukkan arus masuk Bitcoin oleh Whale ke sejumlah bursa meningkat. Ini belum pernah terlihat sejak Maret 2020, ketika Bitcoin ambruk parah.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ketahui Definisi dan Cara Membaca Doji Candlestick Crypto!

    Jika Anda sudah berkecimpung dalam dunia trading cukup lama, Anda mungkin sudah pernah mendengar soal Doji candlestick. Namun, bagi yang belum pernah mendengar jenis candlestick ini, Anda bisa mempelajarinya dengan membaca artikel ini.

    Apa itu Doji Candlestick?

    Doji candlestick adalah salah satu jenis candlestick yang terbentuk saat harga pembukaan dan penutupan hampir sama dalam jangka waktu tertentu. Ditunjukkan dalam bentuk salib, salib terbalik, dan tanda tambah “+”, biasanya pola ini menunjukkan adanya pembalikan pada tren pasar. 

    Candlestick ini dimanfaatkan oleh para investor dan trader untuk mengetahui perubahan harga di pasar. Untuk lebih memahami soal Doji candlestick dan cara menggunakan serta membacanya, simak penjelasan berikut!

    Jenis-jenis Doji candlestick

    Candlestick ini terbagi ke dalam empat jenis, yaitu Neutral, Long-legged, Gravestone, dan Dragonfly. Setiap jenisnya menunjukkan maksud yang berbeda-beda pula.

    jenis doji candlestick

    1. Neutral

    Neutral Doji candlestick, atau disebut juga dengan Standard Doji atau Common Doji, adalah pola yang berbentuk seperti simbol “+”. Pola ini memiliki panjang bayangan atas dan bawah yang sama. Jenis yang satu ini tidak memberikan makna yang signifikan karena sifatnya yang netral. Jika jenis Doji candlestick satu ini muncul pada fase uptrend, maka menunjukkan bahwa tren pasar saat itu berpotensi untuk menyambung fase uptrend.

    2. Long-legged

    Jenis berikutnya yaitu Long-legged Doji, merupakan  pola yang memiliki bayangan atas dan bawah yang panjang. Hal ini juga berarti harga pasar memiliki pembukaan dan penutupan dengan nilai yang kurang lebih sama. Dengan bentuk bayangan atas dan bawah yang panjang, Doji candlestick jenis ini menunjukkan keragu-raguan setelah terjadi penurunan dan kenaikan yang kuat di pasar.

    Long-legged Doji terjadi paling signifikan ketika tren naik atau turun sedang menguat. Contohnya, ketika tren sedang naik, harga aset akan didorong menjadi lebih tinggi serta penutupan akan berada di atas pembukaan. Jenis ini menunjukkan bahwa ada kompetisi antara penjual dan pembeli, tetapi hasil akhirnya imbang.

    3. Gravestone

    gravestone doji candlestick

    Gravestone Doji adalah sebuah pola candlestick yang menunjukkan pembalikan dari tren bearish yang terbentuk ketika harga pembukaan, harga terendah, serta harga penutupannya berdekatan satu sama lain. Pola ini ditunjukkan dengan bayangan atas yang panjang, sementara bayangan bawahnya lebih pendek, seperti bentuk salib terbalik. Hal ini berarti kenaikan bullish di awal sesi sudah diatasi oleh penurunan yang terjadi di akhir sesi.

    4. Dragonfly

    dragonfly doji candlestick

    Jenis terakhir yaitu Dragonfly, merupakan pola Doji candlestick berbentuk salib, di mana bayangan bawahnya lebih panjang daripada bayangan atas. Jenis Dragonfly ini terbentuk pada harga penutupan dan pembukaan tertinggi dalam waktu yang sama. Sementara itu, harga terendahnya ada di posisi yang cukup jauh dari harga pembukaan.

    Pola seperti ini memberikan sinyal bahwa akan ada potensi pembalikan harga ke sisi atas atau bawah. Umumnya, Dragonfly Doji terbentuk saat kondisi pasar bearish, tetapi muncul kekuatan bull yang membuat harga terpaksa tutup pada posisi yang sama dengan harga pembukaan.

    Cara menggunakan dan membaca Doji candlestick

    Jenis candlestick ini dianggap sebagai tanda adanya keraguan pada peningkatan atau penurunan harga, sehingga harga pembukaan dan penutupan berakhir di area yang sama. Selain itu, Doji candlestick juga kerap kali ditemukan pada titik pembalikan harga.

    Dengan menggunakan Doji, Anda bisa memperlakukan titik terendah dan tertinggi sebagai titik breakout. Contohnya, ketika Anda mengamati tren pasar yang sedang turun, kemudian melihat dragonfly Doji, Anda perlu mencari posisi beli. Sementara itu, ketika Anda ingin menjual kembali asetnya, juallah setelah harga menembus lebih tinggi dari dragonfly Doji. Harga tertinggi dan terendah bisa lihat penjelasan dan gambar di sini.

    Untuk cara membaca Doji candlestick, Anda bisa fokus kepada empat hal, yakni:

    1. Harga buka, harga buka mewakili harga pertama yang diperdagangkan dan ditunjukkan pada bagian atas atau bawah body candle.

    harga buka doji candlestick

    Jika berwarna hijau, hal ini berarti ada tren naik. Namun, jika warna merah, itu berarti harga mengalami tren turun.

    2. Harga tertinggi. Pada harga tertinggi (highest price) akan membentuk bayangan atas.

    3. Harga terendah. Lalu pada harga terendah (lowest price) akan membentuk ekor bawah.

    Harga terkini. Selanjutnya, lihat pula harga terkini yang diperjualbelikan pada jangka waktu tertentu.

    harga terkini doji candlestick

    Itu dia penjelasan mengenai definisi dan cara membaca Doji candlestick. Pastikan Anda sudah memahami hal ini agar trading aset kripto Anda lebih menguntungkan. Memahami pola ini akan memudahkan Anda dalam menyusun strategi dan memprediksi kenaikan atau penurunan harga di kemudian hari.

    Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website Tokocrypto, Instagram, Twitter, serta  komunitas Tokocrypto!

    Salam to the moon!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Cash Sentuh ATH! Ungguli Altcoins Lainnya

    Bitcoin cash ATH dan terlihat naik ke harga tertingginya dalam 10 bulan terakhir pada $375. Pergerakan ini terjadi setelah Bitcoin yang naik ke $24.300 sebelum terkoreksi sekitar $1.000.

    Baca Juga: Grayscale: Permintaan Terhadap Ether (ETH) Meningkat Tajam

    Bitcoin Cash ATH Setelah Bitcoin

    Hari Minggu kemarin merupakan akhir pekan dengan volatilitas yang sangat tinggi untuk Bitcoin dengan harganya yang naik ke $24.300 sebelum terkoreksi ke $23.100. Mayoritas altcoins terlihat stagnan dan belum mengalami pergerakan yang sama dalam 24 jam terakhir, kecuali Bitcoin Cash.

    Bitcoin Cash terlihat naik sekitar 20% yang membuatnya mencapai harga baru tertinggi sejak Februari 2020. Namun sayangnya apresiasi ini tidak bertahan lama akibat harganya yang terkoreksi setelah apresiasi tersebut.

    Jika dilihat dari data oleh Binance, Bitcoin Cash mengalami apresiasi ke daerah $380 pada pukul 07.00 WIB hari ini sebelum turun kembali ke harga saat ini pada sekitar $356. Apresiasi tersebut menandakan apresiasi sekitar 20% dalam waktu 24 jam.

    Baca juga: Faktor Ini Diduga Jadi Penyebab Harga Bitcoin Sentuh $24.000

    Beberapa hari terakhir ini memang terlihat sangat baik untuk pasar crypto secara keseluruhan. Apresiasi ini terjadi setelah Bitcoin berhasil menembus $20.000 dan terus membentuk harga tertinggi sepanjang masa.

    Walaupun sempat terkoreksi dari $24.000 menuju $23.100, saat ini Bitcoin telah berhasil naik kembali ke $24.000. Pergerakan ini menandakan adanya kemungkinan yang besar untuk Bitcoin mulai naik kembali dan mengangkat seluruh pasar crypto bersamanya.

    Mayoritas analis memprediksi bahwa saat ini terdapat beberapa tujuan utama yaitu pada sekitar $24.200, $24.500, dan $25.000. Namun, mayoritas analis juga memprediksi masih terdapat potensi koreksi yaitu menuju $23.000, $22.250, dan $21.000.

    Altcoins Lainnya Stagnan

    Mayoritas altcoins saat ini nampaknya masih terlihat stagnan dan belum mendapatkan sentimen positif dari apresiasi Bitcoin. Terdapat beberapa altcoins yang mengalami koreksi seperti Ethereum yang turun dari $660 ke $620 sebelum naik kembali ke $640.

    Ripple juga mengalami koreksi dari $0.585 ke $0.535 sebelum naik kembali menuju $0.555. Dalam waktu 24 Jam, Ripple dan Ethereum terlihat mulai turun kembali bersama Chainlink yang turun lebih dari 2%, Polkadot lebih dari 2%, Cardano sekitar 1%, dan Litecoin sekitar 5%.

    Binance Coin telah naik sekitar 3% ke $35 sebelum turun kembali ke $33 saat ini. Bitcoin cash nampaknya menjadi satu-satunya altcoins yang mengalami hari baik akibat apresiasinya sekitar 20%.

    Baca juga: Coinfest 2021 : Prediksi Altcoins 2021, Hati-hati Ada Kuda Hitam

    Namun terdapat beberapa altcoins yang juga terlihat naik seperti Dash yang naik 7%, Ethereum Classic sekitar 6%, Bitcoin SV sekitar 6% dan EOS sekitar 5%, walau semua sedang terkoreksi. Sebaliknya, Sushiswap terlihat turun lebih dari 10% hingga saat ini, Aave sekitar 10%, Horizen sekitar 8% dan Celo sekitar 5,5% dalam satu hari.

    Saat ini kondisi pasar crypto nampaknya sedang bergerak turun menuju pembukaan sesi perdagangan Amerika. Tidak dapat dipungkiri bahwa ada kemungkinan saat ini hanya koreksi kecil sebelum mulai naik kembali nanti malam saat sesi Amerika dimulai.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com