Category: Tokocrypto

  • Analis Prediksi Bitcoin Segera Menuju $20.000 dan Melampauinya

    Bitcoin mengalami fase konsolidasi kuat selama seminggu terakhir. Mata uang crypto ini diperdagangkan dalam kisaran ketat antara $18.500 dan $19.500.

    Banyak sentimen pasar yang berpikir bahwa kisaran harga ini merupakan permulaan dari penurunan harga yang cukup kuat, tetapi menurut seorang analis proses ini memungkinkan Bitcoin untuk naik ke harga yang lebih tinggi lagi.

    Baca Juga: Pemred Forbes: Bitcoin Kelak Menjadi Store-of-Value Seperti Emas

    Seorang analis aset kripto membagikan grafik di bawah ini.

    prediksi bitcoinGrafik ini menunjukan Bitcoin sedang dalam pola Elliot Wave, yang berpotensi untuk menuju pergerakan pasar yang lebih tinggi menuju $20.000 dan seterusnya.

    Elliot Wave merupakan bentuk analisis teknis yang menunjukkan pasar bergerak dalam gelombang yang diprediksi berdasarkan psikologi investor dan tren lainnya. Menurut penjelasan,

    “Elliott melihat adanya tren harga keuangan berdasarkan hasil dari psikologi dominan investor. Ia menunjukan perubahan dalam psikologi massa selalu muncul dalam pola fraktal berulang yang sama, atau “gelombang”, di pasar keuangan.”

    Jika melihat grafik ini, analis optimis pasar sedang berada dalam pergerakan untuk mencapai level tertinggi baru.

    Baca Juga: Kilas Balik: Ada Apa dengan Bitcoin Minggu Lalu?

    “Bagaimana jika saya berpendapat bahwa 3 minggu terakhir pergerakan Bitcoin yang sideways merupakan koreksi besar kita? $Bitcoin.”

    Pertanyaannya, Kapan?

    Langkah berikutnya yang dapat membawa Bitcoin di atas level resistance $20.000 dapat dimulai dalam beberapa minggu mendatang. Analis aset kripto Philip Swwift mencatat, selama empat tahun terakhir, BTC selalu mengalami pembalikan krusial di pertengahan Desember, di antara tanggal 15 dan 18 Desember.

    “Sifat siklus Bitcoin: 15-18 Des 2016: Parabolic bull rundimulai; 15-18 Des 2017: Siklus teratas; 15-18 Des 2018:Siklus terbawah; 15-18 Des 2019: Post Plustoken rendah; 15-18 Des 2020: ?? Mungkin tidak akan terjadi apapun tahun ini ATAU… kemunduran kecil hingga pertengahan Desember sebelum akhirnya kenaikan parabola baru berjalan?”

    Siklus ini menunjukkan Bitcoin mungkin menjalani awal siklus eksponensial berikutnya pada pertengahan Desember.

    bitcoin 2021

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Daftar Token Aset Kripto dengan Nama Klub Sepak Bola Terpopuler

    Dukung klub sepak bola favorit pakai kripto memangnya bisa? Perlu kamu ketahui jika saat ini cryptocurrency atau mata uang kripto telah membuka berbagai peluang bagi para investor dan trader-nya, termasuk cara baru mendukung klub sepak bola favorit.

    Saat ini, sudah banyak klub sepak bola yang membuka fan tokens atau kripto penggemar. fan tokens merupakan salah satu aset kripto yang memungkinkan pemiliknya dapat mengakses berbagai fasilitas membership dengan berbagai keuntungan, seperti memberikan pendapat dalam keputusan klub tertentu.

    Pilihan Token Kripto Klub Sepak Bola

    Saat ini, fan tokens sudah berkembang dan dimiliki oleh beberapa klub sepak bola ternama. Anda bisa memilih salah satu pilihan token kripto di bawah ini, sesuai klub sepak bola favorit. Berikut beberapa pilihan token kripto klub sepak bola yang bisa kamu pilih.

    Barcelona ($BAR)

    BAR merupakan fan tokens dari klub sepak bola Barcelona. Token yang satu ini berfungsi untuk pengelolaan, penghargaan, dan juga taruhan. Untuk bisa mendapatkan token ini Anda harus tergabung dalam komunitas dan membeli bursa kripto.

    Token kripto Barcelona memiliki pasokan hingga 40.000.000 BAR. Sebanyak 600.000 BAR sudah didistribusikan kepada penggemar klub melalui penawaran penggemar atau fan.

    Baca Juga Berikut Serba-serbi NFT ART Token yang Wajib Diketahui

    Ilustrasi BAR token kripto dari penggemar klub sepak bola Barcelona.

    Ilustrasi BAR token kripto dari penggemar klub sepak bola Barcelona.

    Paris Saint-Germain ($PSG)

    Ketika memiliki token Paris Saint-Germain, kamu akan memiliki kesempatan untuk bisa mendapatkan tiket pertandingan gratis Ligue 1 dan Coupe de France. Selan itu, kamu juga akan berkesempatan untuk bertemu dengan tim, pemain, hingga menerima merchandise resmi yang telah ditandangani.

    Saat ini pasokan token ini sudah mencapai 20.000.000 PSG, dan sudah tersebar sebanyak 2.906.330. untuk bisa mendapatkan token PSG ini, kamu harus membelinya dari bursa yang berbeda. Pembelian ini dilakukan secara online.

    Manchester City ($CITY)

    Manchester City saat ini telah menyediakan fan tokens hingga 20.000.000 CITY, dan terdapat 2.678.004 yang sudah beredar di kalangan fan. Token ini sudah tersedia di beberapa bursa kripto online.

    Token CITY akan memungkinkan orang yang memilikinya untuk bisa menjadi bagian dari komunitas penggemar, mendapatkan diskon merchandise, hingga memungkinkan pemiliknya untuk memberikan pendapat secara eksklusif di aplikasi sepanjang musim.

    Ilustrasi CITY token kripto dari penggemar klub sepak bola Manchester City.

    Ilustrasi CITY token kripto dari penggemar klub sepak bola Manchester City.

    AC Milan ($ACM)

    ACM merupakan fan tokens dari klub sepak bola AC Milan. Seseorang yang memiliki token ini akan berkesempatan untuk menikmati pengalaman VIP di San Siro. Selain itu, pemilik ACM juga akan berkesempatan untuk mendapatkan tiket gratis ke kandang Serie A serta Liga Champions.

    Saat ini, token ACM sudah tersedia hingga 2.000.157 di pasaran dan berada pada urutan ke 791 dalam kapitalisasi pasar. Anda bisa mendapatkan token ini dari berbagai bursa kripto secara online.

    Baca Juga Game NFT “Guild of Guardians” Raih Pendanaan $ 5,3 juta. Penjualan Tokennya Laris Manis

    Pilihan Fan Token Sepak Bola Lainnya

    Tidak perlu khawatir, jika di antara fan tokens di atas mesih belum ada token klub sepak bola favorit kamu, karena di atas hanyalah segelintir kecil yang kami sebutkan. Pada kenyataannya masih banyak fan tokens klub sepak bola lainnya.

    Untuk mendapatkannya, kamu bisa mencoba riset sendiri fan tokens dari klub sepak bola yang diinginkan. Sebagai informasi, perlu Anda ketahui jika saat ini klub sepak bola lainnya masih dalam proses menyiapkan token mereka.

    Beberapa klub sepak bola lainnya yang sedang mempersiapkan token kripto di antaranya adalah Leeds United ($LUFC), Aston Villa ($AVL), Dinamo Zagreb ($DZG), Everton ($EFC), Intern Milan ($INTER), dan masih banyak klub lainnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • El Salvador Borong 420 Bitcoin Lagi untuk Cadangan Negaranya

    Pemerintah El Salvador membeli lebih banyak Bitcoin lagi ketikaharga BTC yang diperdagangkan melemah di bawah 37.000 dolar AS. Presiden El Salvador, Nayve Bukele, mengkonfirmasi pada Sabtu (22/1) bahwa pembelian 410 BTC dilakukan dengan menggelontorkan dana 15 juta dolar AS, dengan harga sekitar 36.585 dolar AS per BTC.

    El Salvador mengadopsi BTC sebagai alat pembayaran yang sah pada 7 September 2021, sebagai sarana untuk mengatasi inflasi di tengah melemahnya daya beli negara itu. Setelah pengesahan sebagai alat pembayaran, El Salvador membeli 700 bitcoin. Negara ini juga membeli 420 BTC pada bulan Oktober, 100 BTC pada bulan November, dan 171 BTC pada bulan Desember. Dengan pembelian terakhir, El Salvador telah membeli 1.801 BTC secara keseluruhan.

    Pembelian terbaru ini merupakan akuisisi termurah dari pemerintah El Salvador sejak negara tersebut mengadopsi BTC sebagai alat pembayaran yang sah. Dalam tiga bulan berikutnya melihat penurunan tajam dari harga pasar karena investor mengalihkan keuntungan BTC untuk membeli token lain.

    Baca Juga 4 Aset Kripto yang Berpotensi untuk Investasi di Masa Pandemi

    Ilustrasi El Savador adopsi pembayaran dengan Bitcoin.

    Ilustrasi El Savador adopsi pembayaran dengan Bitcoin. Foto: Reuters

    Banyak Negara yang akan Tiru El Savador Adopsi Bitcoin

    Sebuah laporan baru dari Crypto.com memperkirakan bahwa pasar kripto global akan menampung satu miliar pengguna pada akhir tahun 2022 karena lebih banyak negara berkembang meniru langkah El Salvador untuk mengarusutamakan adopsi BTC.

    Laporan tersebut menyimpulkan bahwa kombinasi negara-negara berkembang yang mengikuti El Salvador dan “sikap ramah” terhadap industri kripto berarti bahwa “negara-negara tidak dapat lagi mengabaikan dorongan yang berkembang terhadap kripto oleh publik.”

    Awal bulan ini, Bukele membuat beberapa prediksi bullish untuk tahun 2022 tentang bitcoin. Selain mengharapkan harga bitcoin mencapai $100.000 tahun ini, presiden El Salvador tersebut memperkirakan dua negara lagi akan mengadopsi BTC sebagai alat pembayaran yang sah. Dia juga mengatakan bahwa Kota Bitcoin El Salvador akan memulai konstruksi selama tahun ini dan obligasi gunung berapi negara itu akan kelebihan permintaan.

    Baca Juga Bank of America: Bitcoin dan Industri Kripto Tak Bisa Diabaikan



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pemred Forbes: Bitcoin Kelak Menjadi Store-of-Value Seperti Emas

    Steve Forbes, Pemimpin Redaksi Forbes Media mengatakan bahwa Bitcoin kelak bisa menjadi store-of-value seperti emas.

    “Bitcoin belum bisa menjadi emas baru sebagai pelindung nilai terhadap inflasi. Emas, kendati harganya tertekan dibandingkan harga Bitcoin, tetap mempertahankan nilai intrinsiknya. Emas lebih baik daripada aset lainnya di muka bumi, karena teruji selama 4 ribu tahun. Ketika Anda melihat harga emas dalam dolar berfluktuasi, nilai emas tidak berubah, melainkan nilai dolar itu sendiri. Nilai emas terbilang konstan. Itulah yang tak terjadi pada Bitcoin,” ujar Forbes di Forbes.com, 4 Desember 2020 lalu.

    Baca Juga: S&P Dow Jones Luncurkan Indeks Crypto di 2021, Bakal Dorong Bitcoin Lebih Tinggi?

    Steve berpendapat, bahwa fluktuasi yang sangat tinggi pada harga Bitcoin, tidak memungkinkan kelas aset baru itu sebagai store-of-value alias menjaga nilai uang di masa depan.

    “Bitcoin terlalu volatil sebagai aset store-of-value jangka panjang. Bahkan pasokan terbatas Bitcoin menjadi tantangan tersendiri soal kegunaannya di masa depan. Lihat pasokan emas yang sekitar 2 persen setiap tahun. Itu yang membuatnya langka, tetapi tak terlalu langka. Jadi, belum saatnya Bitcoin sebagai emas baru. Justru emaslah saat ini sebagai aset terbaik untuk melawan inflasi,” ungkapnya.

    Sejak 1 Januari-5 Desember 2020, imbal hasil emas hanya 20,98 persen (US$1835 per oz). Di saat yang sama, Bitcoin naik gila-gilaan hingga 165 persen (US$19.000 per BTC). Indeks dolar AS sendiri tertekan hebat hingga minus 5 persen (90,81).

    Steve Forbes memang terkenal mengapresiasi Bitcoin sebagai kelas aset baru. Pada Juni 2020 misalnya ia mengatakan bahwa Bitcoin dan sejumlah aset kripto lainnya adalah pelindung dari ketidakpastian kebijakan keuangan saat ini.

    Steve juga percaya bahwa aset kripto Bitcoin membantu menstabilkan sistem keuangan yang dikendalikan pemerintah dan mendesak pengembangan teknologi blockchain Bitcoin.

    Hal itu ia sampaikan pada dalam satu wawancara dengan US Center for Natural dan Artificial Intelligence pada 12 Juni 2002 lalu.

    “Aset kripto adalah sebuah respons ketika bank sentral mengeluarkan kebijakan pelonggaran kuantitatif dan pinjaman murah untuk merevitalisasi ekonomi mereka. Namun, kebijakan untuk menambah pasokan uang ke dalam pasar itu justru menyebabkan ketidakstabilan keuangan dalam jangka panjang,” kata Steve.

    Steve mencontohkan Jepang. Mereka menjalankan program pelonggaran kuantitatif pada akhir 1980-an, yang mengarah ke “The Lost Decade” dari 1990-2000, sebuah periode penurunan output ekonomi dan inflasi.

    Jepang sejatinya masih belum pulih, bahkan tiga puluh tahun setelah program itu. Para kritikus mengatakan, Amerika menuju nasib yang serupa seperti Jepang, jika langkah-langkah penanangan tidak segera dilakukan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • S&P Dow Jones Luncurkan Indeks Crypto di 2021, Bakal Dorong Bitcoin Lebih Tinggi?

    S&P Dow Jones Indices, divisi dari penyedia data keuangan S&P Global Inc mengungkapkan pada hari Jumat, 4 Desember 2020, bahwa perusahaan akan meluncurkan indeks mata uang crypto pada 2021 mendatang. Peristiwa ini juga masuk sebagai momentum pengadopsian Bitcoin dan crypto yang lebih luas lagi.

    Baca Juga: VISA Umumkan Kerja Sama dengan USDC, Bukti Adopsi Crypto Makin Luas

    Indeks tersebut akan diberinakan S&P DJI dan menggunakan data dari perusahaan mata uang virtual yang berbasis di New York, Lukka. Data tersebut akan memasukan lebih dari 550 koin di daftar perdagangan teratas.

    Selanjutnya, S&P dan Lukka mengatakan, nantinya klien S&P akan bisa menggunakan penyedia indeks sesuai dengan kebutuhan dan alat benchmarking lainnya pada mata uang crypto.

    S&P dan Lukka berharap data harga yang lebih andal akan memudahkan investor untuk mengakses kelas aset baru, dan mengurangi beberapa risiko pasar yang sangat fluktuatif dan spekulatif.

    “Dengan aset digital seperti mata uang crypto menjadi kelas aset yang berkembang pesat, ini adalah waktu yang tepat (untuk menjadikan indeks tersebut) sebagai tolak ukur yang independen, andal, dan ramah pengguna,” ujar Peter Roffman, kepala inovasi dan strategi global di S&P Dow Jones Indices.

    Langkah salah satu penyedia indeks paling terkenal di dunia dapat membantu adopsi semakin cepat dan menjadi aset investasi utama.

    Terlebih, Bitcoin berhasil menunjukan jati dirinya dengan terus melonjak naik dan mengungguli nilainya terhadap dolar. Ditambah, peningkatan permintaan dari investor yang mengatakan mata uang virtual sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan aset safe-haven.

    Adopsi Bitcoin Semakin Luas

    Dengan semakin banyak perusahaan dan investor besar yang masuk ke dalam dunia crypto, semakin besar pula peluang harga crypto akan terus naik dan menjadi aset investasi utama.

    Saat penulisan, harga Bitcoin hari ini berada di kisaran harga $19.230. Banyak analis yang memprediksi Bitcoin akan terus melonjak ke arah yang lebih tinggi lagi.

    Baca juga: Harga Bitcoin Diprediksi Rally ke $20.000 Jika lewati Harga $19.300

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal eNaira, Mata Uang Digital Nigeria yang Hebohkan Dunia

    Nigeria menjadi negara Afrika pertama yang meluncurkan mata uang digital, eNaira. Bank Sentral Nigeria telah bergabung dengan daftar pasar negara berkembang yang bertaruh pada cryptocurrency untuk mengurangi biaya transaksi dan mempromosikan partisipasi dalam sistem keuangan formal. 

    “Nigeria telah menjadi negara pertama di Afrika dan salah satu yang pertama di dunia yang memperkenalkan mata uang digital kepada warganya,” kata Presiden Muhammadu Buhari dalam pidato di televisi pada pemutaran perdana di ibukota, Abuja. 

    “Adopsi mata uang digital bank sentral dan teknologi dasarnya, yang dikenal sebagai blockchain, dapat meningkatkan produk domestik bruto Nigeria sebesar $29 miliar selama 10 tahun ke depan.”

    eNaira dan Kritik Kegunaannya

    International Monetary Fund (IMF) memperkirakan bahwa PDB ekonomi terbesar Afrika akan tumbuh menjadi $480 miliar pada tahun 2021, karena menimbulkan ancaman bagi sistem keuangan. 

    Gubernur Bank Sentral Nigeria, Godwin Emefiele, mengatakan sejak peluncurannya, eNaira telah menerima lebih dari 2,5 juta kunjungan setiap hari, dengan 33 bank terintegrasi pada platform, 500 juta Naira ($ 1,2 juta) diterbitkan untuk publik dan lebih dari 2.000 pelanggan terintegrasi.

    Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari (tengah) dan Gubernur Bank Sentral, Godwin Emefiele (kanan) saat meluncurkan mata uang digital, eNaira.

    Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari (tengah) dan Gubernur Bank Sentral, Godwin Emefiele (kanan) saat meluncurkan mata uang digital, eNaira. Foto: Sunday Aghaeze/Nigeria State House via AP

    Baca Juga Apa yang Membuat CEO Apple Tertarik pada Cryptocurrency?

    Tetapi, para ahli dan pengguna eNaira itu mengatakan fakta bahwa ada lebih banyak pertanyaan daripada jawaban mengenai mata uang digital itu. Sejumlah besar kekhawatiran atas konsistensi aturan Bank Sentral menyebabkan pemerintah menghadapi jalan yang sulit untuk membuat eNaira sukses.

    Populasi muda Nigeria yang paham teknologi bersemangat mengadopsi mata uang digital. Penggunaan mata uang kripto telah berkembang dengan cepat, meskipun ada larangan untuk bank dan lembaga keuangan di Negeria yang berurusan atau memfasilitasi transaksi cryptocurrency di dalamnya.

    eNaira yang Tak Sama dengan Bitcoin

    Central Bank Digital Currency (CBDC) adalah mata uang digital tak sama seperti cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum yang memiliki nilai sebagian karena tidak terikat dengan mata uang fiat. eNaira akan sama dengan Naira fisik, yang telah mengalami penurunan nilai 5,6% akibat inflasi pada tahun 2021 lalu, meskipun ada upaya stabilisasi moneter bank sentral. 

    “eNaira dan Naira fisik memiliki nilai yang sama dan kami akan selalu menukar 1 Naira dengan 1 eNira,” kata Emefiel.

    Menurut bank sentral, mata uang digital diharapkan untuk meningkatkan perdagangan lintas batas dan integrasi keuangan, membuat transaksi lebih efisien dan meningkatkan kebijakan moneter.

    “Dikombinasikan dengan transformasi digital, CBDC dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan efisiensi kebijakan moneter,” kata Buhari.

    Ilustrasi cryptocurrency.

    Ilustrasi cryptocurrency.

    Mata Uang Digital Dorong Pemasukan Pajak

    Mata uang digital juga dapat membantu meningkatkan basis pajak negara dengan memindahkan lebih banyak orang dan bisnis dari sektor informal ke sektor formal. Mata uang digital resmi didukung dan dikendalikan oleh bank sentral, tidak seperti mata uang kripto Bitcoin.

    Nigeria berada di peringkat ketujuh dalam Global Crypto Adoption Index 2021 yang disusun oleh firma riset Chainalysis. Bank Sentral Nigeria memilih Bitt Inc pada Agustus 2021 lalu sebagai mitra teknologi untuk membantu menciptakan mata uang digital.

    Baca Juga IMF Merekomendasikan CBDC dan Standar Crypto Global untuk Stabilitas Keuangan

    Nigeria bergabung dengan Bank Sentral Bahama dan Karibia Timur untuk menjadi salah satu yurisdiksi pertama di dunia yang mendistribusikan mata uang digital nasional.

    Awal tahun ini, China meluncurkan versi percontohan Yuan digital. Di Afrika, negara-negara dari Ghana hingga Afrika Selatan sedang menguji mata uang fiat dalam bentuk digital untuk memungkinkan transaksi uang yang lebih cepat dan lebih murah tanpa kehilangan kendali atas sistem moneter.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Sudah Senilai Apple dan Amazon?

    Beragam prediksi harga Bitcoin akhir-akhir ini dilemparkan tanpa konteks. Menanggapi hal itu, kanal berita AmbCrypto membahas pencapaian Bitcoin dibandingkan dengan nilai aset tradisional, seperti nilai saham Apple dan Amazon.

    Hal pertama adalah kemiripan Bitcoin dengan emas. Kapitalisasi pasar serta rasio stock to flow emas lebih tinggi daripada Bitcoin. Untuk mencapai kapitalisasi pasar yang sama, maka harga Bitcoin perlu berada di angka US$600 ribu per BTC.

    Kinerja Bitcoin mengalahkan emas selama tahun 2020. Sejak awal tahun, Bitcoin meningkat 7,5 kali lebih tinggi dibanding emas. Kendati demikian, bukan berarti Bitcoin sepenuhnya menang atas emas.

    Data dari Bloomberg memberikan arus masuk modal ke Exchangetraded Products (ETP) emas dan Bitcoin. Sesuatu terjadi pada musim panas 2020 saat arus masuk emas tiba-tiba longsor dan arus masuk Bitcoin meroket.

    Dari data ini, dapat disimpulkan bahwa Bitcoin lebih diminati dibanding emas. Tetapi, hal tersebut juga bisa berarti sebagian modal yang keluar dari ETP emas masuk ke Bitcoin, kendati belum pasti.

    Jika Bitcoin mencapai harga US$600 ribu, maka kapitalisasi pasarnya lebih besar dari neraca Bank Sentral AS, aset yang dikelola perusahaan investasi BlackRock, kekayaan Jeff Bezos, valuasi Apple, Amazon, Microsoft dan lainnya.

    Tetapi hal tersebut mungkin sulit dicapai, atau butuh waktu lama dan bukan merupakan jaminan. Angka yang lebih realistis adalah Bitcoin US$100 ribu per BTC. Target ini sudah diprediksi banyak analis dan investor pasar aset kripto.

    Jika Bitcoin berhasil tiba di harga tersebut, artinya adopsi Bitcoin sudah menginfiltrasi beragam lapisan dibanding saat ini. Bitcoin akan melampaui kekayaan Jeff Bezos, kapitalisasi pasar JP Morgan, Facebook, Microsoft, Amazon, PayPal, Visa, Google, Tesla dan lainnya.

    Di masa depan, bukan tidak mungkin kanal-kanal berita akan melaporkan Bitcoin telah melampaui kapitalisasi pasar aset atau perusahaan tertentu. Fundamental Bitcoin semakin kuat, tetapi soal skalabilitas [lambat dan transaksi sedikir per detik–] belum dipecahkan sepenuhnya.

    Kendati demikian, skalabilitas bukanlah prioritas, sebab Bitcoin menjadi standar emas untuk disimpan sebagai alat simpan nilai, bukan sebagai sistem transfer dana setara VISA. Jika Bitcoin berhasil mencapai skalabilitas on-chain, adopsi Bitcoin sebagai alat tukar dan unit perhitungan akan terjadi secara alamiah.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Manfaat Keamanan 2FA Lindungi Akun dan Transaksi Aset Kripto

    Sejak adanya COVID-19, hampir semua kegiatan dialihkan ke ranah online atau daring, dan kini masyarakat mulai terbiasa dengan hal tersebut. Seiring dengan ramainya kegiatan online, ternyata meningkatkan aksi kejahatan siber, seperti aksi peretasan atau penipuan.

    Untuk menangkal aksi kejahatan siber yang dapat merugikan pengguna, Tokocrypto punya strategi jitu untuk menghalangnya. Hal ini membuat platform ini punya tanggung jawab untuk menjaga keamanannya dengan ketat. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan bantuan teknologi keamanan berlapis, Two-Factor Authentication atau 2FA.

    Pentingnya Pakai 2FA untuk Keamanan Bertransaksi

    Penggunaan 2FA dalam bertransaksi merupakan sebuah hal penting yang harus Anda lakukan. Verfikasi ini akan dilakukan dengan menggunakan pesan singkat (SMS) atau menggunakan Google Authenticator.

    Anjuran ini diberikan semata-mata untuk memberikan keamanan tambahan dalam menjaga kerahasiaan data pribadi dan menghindari adanya pihak ketiga yang berniat buruk pada aset dan akun kripto Anda.

    Penggunaan 2FA untuk Melindungi Akun dan Aset Kripto.

    Ilustrasi penggunaan 2FA untuk Melindungi Akun dan Aset Kripto.

    Cara kerja dari fitur 2FA ini, yaitu fitur akan melakukan verifikasi identitas dengan mengirim pesan yang berisi kode OTP (One-time password) atau melakukan generate langsung dari Google Authenticator. Namun, jika ingin lebih aman Anda bisa melakukan verifikasi dengan kedua cara tersebut.

    Berdasarkan beberapa informasi yang beredar, verfikasi melalui SMS ini masih kurang efektif untuk menghindari peretasan akun. Karena, para peretas atau hacker bisa saja menebak digit angka yang ada dalam SMS tersebut atau meretas SIM card Anda.

    Berbeda halnya dengan verifikasi menggunakan Google Authenticator akan dianggap lebih aman dari ancaman peretasan. Hal ini dikarenakan Google Authenticator memiliki sistem yang disebut enkripsi, dimana kode yang telah di-generate aplikasi tidak akan bergantung pada jaringan pihak ketiga.

    Baca Juga Tokocrypto Kampanyekan Edukasi Keamanan, Guna Jaga Data Pengguna

    Tips Aman Bertransaksi di Tokocrypto

    Berbicara tentang keamanan, rasanya tidak lengkap, jika belum memberikan tips. Karena, tips ini akan sangat berguna bagi para user Tokocrypto untuk menjaga akun dan aset kriptonya dari para hacker. Untuk itu, berikut beberapa tips agar Anda tetap aman bertransaksi di Tokocrypto.

    1. Buat Kata Sandi atau Password yang Rumit

    Ketika Anda membuat sebuah akun, tentunya akan diminta membuat username dan password. Sebaiknya Anda membuat password yang rumit agar tidak mudah ditebak.

    Kata sandi yang rumit ini bisa merupakan gabungan dari huruf dan angka. Anda juga bisa menggunakan kombinasi antara huruf kapital dan huruf kecil agar kata sandi lebih kuat. Gunakan juga beberapa digit angka dan simbol di belakangnya.

    Tips aman bertransaksi di Tokocrypto.

    Ilustrasi tips aman bertransaksi di Tokocrypto.

    2. Jangan Asal Klik Link atau Tautan

    Jika ada orang asing yang tiba-tiba mengirimkan sebuah link yang tidak jelas, sebaiknya Anda jangan asal klik atau buka. Apalagi jika di dalamnya ada embel-embel terkait transaksi kripto dan meminta Anda menuliskan password akun kripto Anda. Sudah jelas sekali bahwa link tersebut merupakan Phishing, salah satu modus penipuan yang populer dan mudah mengelabui korbannya.

    Link Phishing ini kerap kali digunakan para hacker untuk meretas berbagai akun dengan memancing pengguna untuk membuka link tersebut dan memasukan kata sandi dari akun yang akan diretas. Jadi, sebaiknya hindari link seperti ini.

    3. Jangan Berikan Data Pribadi 

    Data pribadi tentunya tidak boleh diberikan sembarangan, apalagi pada orang yang tidak dikenal karena dapat digunakan hacker untuk meretas akun kripto Anda. Jika hal ini terjadi, aset kripto Anda bisa dicuri habis-habisan oleh mereka.

    Baca Juga Seperti Facebook dan Instagram, YouTube Disebut Akan Menerapkan NFT Ikut Twitter

    4. Gunakan Fitur Google Authenticator

    Penggunaan fitur Google Authenticator untuk mengamankan akun merupakan hal yang wajib dilakukan oleh pengguna agar keamanan akun dan aset kripto bisa lebih terjaga. Akan lebih baik lagi, jika menggunakan 2FA ganda SMS dan Google Authenticator untuk keamanan transaksi kripto Anda.

    Akun dan aset kripto merupakan barang berharga yang harus dijaga. Meskipun wujudnya tidak terlihat, namun nilainya dapat dipertaruhkan karena bisa memberikan keuntungan bagi pemiliknya. Untuk itu pastikan Anda menggunakan fitur 2FA untuk bertransaksi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • VISA Umumkan Kerja Sama dengan USDC, Bukti Adopsi Crypto Makin Luas

    Visa yang terkenal dengan kartu kreditnya hari ini mengumumkan kemitraan dengan Koin Dolar AS [USDC] yang dibangun di atas blockchain ethereum [ETH].

    Visa telah bekerja sama dengan perusahaan layanan blockchain Circle untuk membuat transaksi stablecoin USD Coin (USDC) kompatibel dengan kartu kredit tertentu. USDC sendiri merupakan aset crypto yang dibangun di blockchain Ethereum.

    Baca Juga: Lagi! Robert Kiyosaki Sarankan Beli Bitcoin

    Pengumuman ini datang hanya beberapa hari setelah ethereum menyelesaikan pembaruan ETH 2.0 yang sangat ditunggu-tunggu. Banyak ahli crypto melihat ini sebagai tanda bullish untuk industri crypto.

    “Ini akan menjadi yang pertama, kartu perusahaan yang memungkinkan bisnis dapat membelanjakan saldo USDC, ” kata  Cuy Sheffield, kepala crypto Visa dikutip dari Cointelegraph.

    60 Juta Pedagang di Jaringan Visa Menggunakan USDC

    Kabar kerja sama ini juga dibagikan oleh jurnalis Forbes Michael Del Castillo. Dalam artikelnya ia menyebutkan mata uang digital USDC kini bernilai 2,9 Miliar. Mata uang digital dikembangkan oleh circle internet financial dan sejauh ini telah mengumpulkan lebih dari $270 juta.

    Kemitraan ini akan memungkinkan penerbit kartu kredit Visa terpilih untuk bisa berintegrasi dengan USDC sehingga mereka dapat mengirim dan menerima pembayaran dalam USDC.

    Di masa mendatang, kolaborasi ini akan memfasilitasi transaksi USDC antara perusahaan lintas batas yang ramah Visa. Raksasa pembayaran itu juga mengumumkan kesepakatan dengan BlockFi pada hari Selasa yang akan membawa kartu kredit ke pasar yang membayar poin hadiah dalam Bitcoin (BTC).

    Dua puluh lima penyedia dompet telah mengikuti rencana fast track sebagai penyedia kartu dalam beberapa hari terakhir. Ini akan digunakan untuk perpindahan USDC Visa.

    Baca juga: Dari Hater Jadi Fans, PayPal Ketagihan Beli Bitcoin!

    Adopsi Crypto telah meningkat secara signifikan pada tahun 2020. Dari PayPal yang meluncurkan aset digital pada platformnya hingga pembelian Bitcoin dalam jumlah besar oleh pemain keuangan arus utama besar. Awal tahun ini, Coinbase pun telah  memperoleh kemampuan penerbitan kartu pembayaran dengan bergabung sebagai anggota utama Visa.

    Kerja sama VISA yang notabene merupakan  perusahaan besar diharapkan mampu mendorong adopsi crypto makin meluas. Apakah kerja sama ini bisa menaikkan harga Bitcoin atau Ethereum yang tengah turun? Kita masih perlu menunggunya kembali.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Investor Shiba Inu (SHIB), Jangan Lakukan Kesalahan Ini

    Investor Shiba Inu (SHIB) layak berbangga, karena token ini masih bertahan setidaknya di 20 besar versi Coinmarketcap. Tapi, jangan pula lakukan kesalahan-kesalahan seperti berikut ini.

    Di luar nilai pasar yang cukup baik itu, investor Shiba Inu masih punya alasan untuk merayakannya. Pasalnya, kripto muda ini melonjak sebesar 60.000.000 persen sepanjang tahun 2021. Shiba Inu harus diakui sebagai token yang sangat popular, didukung oleh komunitas setia yang dikenal sebagai Shib Army.

    Walupun hodler-nya semakin membukit, tetapi pecintanya harus menemui kenyataan, nilainya jatuh 74 persen dari puncaknya.

    Baca jugaPreview Metaverse Shiba Inu (SHIB), Ini Dia!

    Jikalah proyek kripto adalah entitas bisnis tingkat korporasi, maka ribuan kripto saat ini adalah hasil dari persaingan super ketat dan semakin sulit untuk masuk 100 besar, apalagi 20 besar berdasarkan nilai pasar. Belum lagi sejak November tahun lalu, pasar kripto memerah, termasuk ‘emaknya kripto’ sedunia, yakni Bitcoin. Dalam situasi yang mungkin serba tak pasti ini, apa yang harus dilakukan oleh investor Shiba Inu?

    Ekosistem Shiba Inu, Tiga Token yang Senyawa

    Shiba Inu (SHIB) adalah kripto yang bersemayam di blockchain Ethereum, sehingga ia masuk kategori token yang digunakan untuk perdagangan dan mewakili nilai pasar sebenarnya dari Shiba Inu. SHIB tak sendiri, ada token lain dalam satu ekosistem, yakni LEASH untuk imbalan staking. dan BONE sebagai token tata kelola untuk voting pengembangan.

    Jika dibandingkan dengan kripto lain, Shiba Inu punya beberapa ‘produk’ yang kalau dihitung-hitung tidak terlalu istimewa, misalnya aplikasi ShibaSwap untuk menukar kripto dan Toko NFT untuk beli-jual non-fungible token. Pasalnya produk sejenis dapat ditemui di kripto lain. Namun, kripto itu tidak termasuk di nilai pasar cukup baik seperti SHIB. Di ShibaSwap juga ada fitur staking agar Anda bisa mendapatkan imbalan dalam kurun waktu tertentu.

    Namun itu cukup diimbangi dengan semakin banyaknya sejumlah merchant yang menggunakan SHIB sebagai metode pembayaran. Tetapi keluaran hasilnya agak sulit diukur, ketika data volume transaksinya belum dapat ditaksir, terlebih-lebih masih menggunakan gas fee bernilai ETH yang relatif tidak murah jika dibandingkan dengan blockchain lain, misalnya Cardano ataupun Solana.

    Baca jugaElon Musk VS Mcdonald, Coin MEME Ini Naik 285.000%

    Mimpi Harga SHIB Jadi US$1

    Dengan harga tertinggi sekitar Rp1 di masa lalu, untuk menjadi US$1 dolar alias setara Rp14.000 mungkin bak mimpi di siang bolong alias mustahil bisa terjadi. Mungkin agak diimbangi dengan mekanisme burning. Tetapi masih jauh juga.

    Jika hari ini harga SHIB jadi US$1, maka nilai pasarnya setara dengan US$549 triliun, itu lebih besar daripada nilai pasar perusahaan seperti Apple. Sedangkan nilai pasar BTC saja saat ini, hanya US$686.449.661.331.

    Penegas Harapan oleh Pengembang

    Namun ada sejumlah penegas harapan itu dari para pengembang Shiba Inu, yakni jaringan pembayaran mirip blockchain, yang disebut Shibarium. Secara teknis ini adalah jaringan Layer 2 tempat transaksi kripto dijalankan, dengan tetap terhubung ke blockchain Ethereum (Layer 1).

    Muaranya adalah untuk mempercepat proses transaksi termasuk menekan tingginya biaya transaksi. Bisa jadi ini adalah satu komponen besar untuk mendorong lebih tinggi.

    Pun lagi Shiba Army tetap harus memantau perkembangan Shiberse, bakal calon platform metaverse yang mirip seperti Decentraland. Di sana kelak dipadukan NFT Shiboshi yang sudah tersedia sejak tahun lalu.

    Artikel ini bukan sedang membela kripto Shiba Inu dan segala keunggulannya. Tidak juga mengesampingkan kripto lain yang tak kalah unggul, hanya semata-mata agar tetap waras dan eling, karena SHIB memang sangat popular di Indonesia.

    Toh, di semua langkah trading dan investasi kripto, sama halnya dengan cara investasi di aset lain, yakni lakukan diversifikasi portofolio.

    Ketika satu kripto kehilangan nilai-nya, maka mungkin kripto lain (mungkin) menyelamatkan, seperti BTC dan ETH yang lebih cepat bangkit.

    Atau jangan pula hanya ‘main‘ di kripto, tetapi bisa ke saham atau kelas aset yang lain. Dan ingat uang panas jangan gunakan. Pakailah uang dingin, tetapi tetap bijaksana.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com