Category: Tokocrypto

  • Bitcoin Mungkin akan Mengalami Volatilitas Harga Besar pada Awal Desember

    Faktor-faktornya adalah ketidakpastian umum seputar harga BTC, aktivitas perdagangan berjangka (Futures) tertinggi dan Open Interest, serta grafik mingguan yang kuat.

    Sementara itu, para trader telah mengantisipasi kemungkinan Pullback dalam waktu dekat meskipun harga telah rebound dari kisaran level $ 18.552 (Rp 262 juta) pada 30 November.

    Baca Juga: Peneliti Menerbitkan Email yang Belum Pernah Dilihat Antara Satoshi Nakamoto dan Hal Finney

    Ada dua trend utama yang dapat memicu pemulihan BTC. Pertama, Guggenheim Investments, sebuah firma manajemen aset global dengan aset kelolaan lebih dari $ 233 miliar, yang mendapatkan hak untuk menginvestasikan $ 500 juta di Grayscale Bitcoin Trust.

    Di AS, di mana Fund yang diperdagangkan di bursa Bitcoin (ETF) tidak ada, Grayscale Bitcoin Trust adalah titik masuk pertama bagi sebagian besar investor institusional. Deribit melaporkan bahwa berita tersebut memicu aktivitas pembelian yang signifikan di pasar opsi. Perusahaan itu berkata :

    “Laporan dari Fund Behemoth Guggenheim Macro Opps berusaha untuk menetapkan $ 500 juta, diumumkan pada akhir pekan, menangkap short + alokasi mundur TA secara mengejutkan karena BTC memantul 2 ribu dari posisi terendah. Pasar opsi minggu terjadi. Desember Call dibeli, didanai oleh Put; Hedge dibatalkan.”

    Kedua, investor dan Whale dengan kekayaan bersih tinggi mungkin akan membeli penurunan untuk mengantisipasi hari Senin. Dalam beberapa minggu terakhir, seperti yang ditunjukkan oleh pedagang kuantitatif, sebagian besar permintaan pembeli berasal dari AS.

    Beberapa berspekulasi bahwa permintaan tersebut berasal dari algoritma Time-weighted Average Price (TWAP), biasanya digunakan oleh lembaga dan Fund. Karena algoritma TWAP akan diaktifkan kembali pada hari Senin, ini dapat menambah permintaan pembeli untuk BTC.

    Ketiga, para Whale lebih condong masuk kedalam pasar Futures sambil tetap mengamati bagaimana sentimen dan level teknikal utama Bitcoin bekerja untuk menetapkan sinyal trend yang lebih baik pasca tersungkur dari level $ 19.000-an yang masih membingungkan banyak trader dan analis.

    sumber.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 10 Merek Ternama yang Terbitkan NFT Sendiri

    Meningkatnya popularitas NFT (non-fungible token) membuat banyak orang, baik kreator maupun kolektor seni, mulai merambah ke dunia kripto tersebut. Tak terkecuali merek-merek ternama dunia. Tren NFT yang sudah ramai sejak 2021 ini membawa banyak brand ternama meluncurkan NFT miliknya sendiri. Meski dipatok harga yang cukup tinggi, koleksi NFT merek ternama dunia ini berhasil menarik minat banyak kolektor. Apa saja brand tersebut?

    Gucci

    Salah satu merek fashion ternama di dunia ini sudah terlibat dalam dua perilisan NFT pada 2021 lalu. Pada Maret 2021, Gucci bereksperimen dengan meluncurkan sneakers dalam bentuk Augmented Reality (AR) yang dijual dengan harga US$11,99. Namun, sneakers AR tersebut bukanlah koleksi resmi Gucci.

    Dua bulan kemudian, tepatnya pada Mei 2021, Gucci merilis NFT resmi pertamanya berupa film pendek untuk memperingati hari jadi Gucci yang ke-100.

    Film pendek berdurasi empat menit ini tidak hanya memperingati hari jadi mereka, tetapi juga berisi teaser kolaborasi dengan Balenciaga. Film pendek ini berhasil terjual pada harga US$250.000 atau setara dengan Rp3,5 miliar (kurs Rp14.330).

    Louis Vuitton

    Untuk merayakan ulang tahun ke-200 pendirinya, Louis Vuitton merilis sebuah game NFT bernama “Louis the Game”. Permainan ini menggambarkan Vivienne, ikon Louis Vuitton, yang menjelajahi dunia animasi dan mengumpulkan lilin untuk ke sebuah pesta ulang tahun.

    Selama bermain, pemain berkesempatan untuk mendapatkan 30 NFT berupa item yang bisa digunakan dalam game. Sepuluh di antaranya adalah NFT karya seniman ternama, Beeple. Namun, game NFT ini tidak diperjualbelikan, melainkan hanya sebagai digital collectible.

    Baca juga10 Manfaat Praktis NFT untuk Bisnis

    Jimmy Choo

    Merek fashion yang terkenal dengan koleksi sepatunya ini meluncurkan NFT berupa sepatu digital pada Oktober 2021 lalu.

    NFT tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan seniman Eric Haze. Selain sepatu digital, Jimmy Choo juga menyediakan 8.888 mystery box yang bisa didapatkan di marketplace NFT. Isinya berupa 445 kartu digital sangat langka, 3.109 kartu langka, dan 5.333 kartu digital biasa.

    Jika berhasil mendapatkan kartu sangat langka dan langka, pembeli akan melihat sneak peek dari koleksi NFT mendatang dari Jimmy Choo.

    Burberry

    Merek ternama lainnya yang juga merilis NFT adalah Burberry. Sama seperti Louis Vuitton, Burberry merilis sebuah permainan berbasis NFT yang bekerja sama dengan Mythical Games.

    Permainan dengan nama Blankos Block Party ini menceritakan tentang sebuah brankas virtual dan menghadirkan Blanko, vinyl toys bernama Sharky B. yang juga merupakan karakter game yang hidup di dalam Blockchain.

    RTFKT

    RTFKT merilis sebuah sneakers NFT dan digital merchandise yang merupakan hasil kolaborasi dengan visual artist FEWOCiOUS. RTFKT merilis tiga jenis sneakers di mana partisipan bisa melakukan bid pada pelelangannya.

    Melalui pelelangan ini, 600 sneakers sudah terjual dan RTFKT menerima pendapatan hingga US$3,1 juta atau setara dengan Rp44,42 miliar (kurs Rp14.330).

    Overpriced

    NFT yang dikeluarkan oleh Overpriced ini memiliki konsep sedikit berbeda dari brand lainnya. Overpriced merilis produk hoodie dalam bentuk NFT di mana pada bagian belakangnya terdapat kode yang bisa di-scan oleh pemiliknya. Jika di-scan, pemilik akan memiliki NFT secara resmi.

    Hoodie ini bisa didapatkan dengan harga US$26.000 atau setara Rp327 juta. Selain itu, Overpriced juga akan memberikan penggantian produk secara lengkap dengan kode baru jika NFT hoodie rusak atau hilang.

    Ferrari

    Merek mobil sport ternama dunia ini dikabarkan akan merilis NFT miliknya sendiri. Mulai Maret 2022, Ferrari membuka kesempatan untuk para penggemar membeli koleksi digitalnya.

    Token NFT ini merupakan hasil kerja sama dengan Velas Network AG, sebuah perusahaan asal Swiss yang juga menjadi sponsor utama seri e-sport Ferrari; The Prancing Horse; dan tim e-sport yang akan bertanding pada kejuaraan Formula One (F1).

    Adidas

    Bergabung dengan Metaverse membuat Adidas semakin mengembangkan sayapnya di dunia virtual. Adidas meluncurkan sebuah NFT di Metaverse yang merupakan hasil kerja sama dengan Bored Ape Yacht Club, PUNKS Comic, dan GMoney. Setiap NFT dibanderol dengan harga US$812 atau sekitar Rp11,1 juta.

    Baca jugaGoogle Kembangkan Kartu Bitcoin (BTC)

    Dolce & Gabbana

    Dolce & Gabbana juga menjadi salah satu brand fashion dunia yang meluncurkan koleksi digitalnya. Bermitra dengan pasar digital UNXD, Dolce & Gabbana meluncurkan koleksi NFT yang bisa dikenakan dan menyebutnya dengan “Collezione Genesi”.

    GAP

    GAP akhirnya mengikuti jejak Adidas, Gucci, dan brand fashion lainnya untuk masuk ke dunia NFT. NFT pertama yang diluncurkan GAP berupa video yang menampilkan berbagai jaket klasiknya.

    Berkolaborasi dengan Brandon Sines, NFT GAP berhasil diterbitkan dan bisa diakses melalui situs nft.gap.com. Ada enam NFT yang bisa dibeli dengan mata uang kripto Tezos (XTZ) atau uang fiat lewat layanan kartu kredit.

    Itu dia beberapa merek ternama yang meluncurkan NFT miliknya sendiri. Hal ini menunjukkan popularitas NFT yang semakin meningkat dan akan semakin banyak lagi yang mengikuti. Nah, apakah Anda tertarik untuk membeli koleksi NFT tersebut atau berniat membuat merek produk Anda menjadi NFT?

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pendiri Alibaba: Mata Uang Digital Adalah Masa Depan

    Miliarder asal China dan Pendiri market place Alibaba, Jack Ma mengatakan bahwa mata uang digital adalah masa depan. Menurutnya mata uang digital dapat memainkan peran dalam sistem keuangan global yang baru – sekaligus “menyerang regulasi keuangan dunia.”

    Baca Juga: Ethereum, Blockchain Pertama dengan Transaksi $1 Triliun Setahun

    Melansir dari decrypt, Jack Ma menyampaikan komentar tersebut dalam sebuah pidato di acara Bund summit di Shanghai.

     

    “Mata uang digital bisa menciptakan nilai dan kita harus memikirkan tentang bagaimana membangun sistem keuangan jenis baru melalui mata uang digital,” kata Jack Ma.

    Meski Jack Ma mengatakan demikian, tapi dia tidak spesifik mengatakan jenis mata uang digital yang dimaksud. Jadi, hal ini membuat komunitas crypto cepat berspekulasi tentang apa yang Jack Ma maksud dengan mata uang digital.

    Vitalik Buterin, penemu Ethereum, menanggapi pidato Jack Ma dengan menulis komentarnya di Twitter. “Apakah yang dimaksud adalah cryptocurrency atau mata uang digital yang lebih terdesentralisasi?”

    “Secara literasi yang dia maksud adalah ‘mata uang digital’. Dalam bahasa Mandarin bisa tergantung interpretasi,” balas pendiri Binance.

    Zhao juga menegaskan kata-kata ini sengaja ditulis seperti itu karena masih rahasia dan menjelaskan lebih detil bisa membuat Jack Ma dalam masalah.

    Cryptocurrency dilarang di China, tetapi Bitcoin dan aset digital lainnya masih bisa ditambang dan diperdagangkan di wilayah tersebut. Mungkin saja maksud Jack Ma adalah Central Bank Digital Currency (CBDC), seperti yuan digital.Negara-negara di seluruh dunia berlomba untuk mengembangkan mata uang digitalnya yang terdesentralisasi, dan China sudah sampai ke tahap pengujian.

    Dalam pidatonya, Jack Ma juga mengatakan peraturan global, khususnya Basel Accords (kerangka pengawasan perbankan internasional yang mulai diperkenalkan pada tahun 2010), sudah ketinggalan zaman dan seperti klub orang tua.

    Dia menyebutkan peraturan di seluruh dunia menghambat perkembangan di China dan tidak memikirkan peluang kaum muda atau negara berkembang lainnya.

    Baca Juga: Zcash Halving: Apa Yang Anda Harus Tahu (November 2020)

    Jika Jack Ma menyetujui penggunaan mata uang digital, maka harga uang digital tersebut akan naik karena perusahaan Alibaba mempunyai ratusan juta customer.

    Kemungkinan besar, uang digital yang dimaksud adalah Yuan Digital.

    sumber.

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Google Kembangkan Kartu Bitcoin (BTC)

    Bloomberg melansir, Google akan memperluas fitur pembayaran berbasis Bitcoin. Keputusan itu dilakukan dalam rangka bersaing dengan kompetitor di bidang layanan daring.

    Google berusaha meningkatkan daya saing dengan menjadikan Bill Ready sebagai Presiden Perdagangan dan merekrut Arnold Goldberg, mantan eksekutif PayPal, sebagai Kepala Divisi Pembayaran.

    Raksasa teknologi itu turut mengkonsolidasikan kemitraan demi mencapai tujuan tersebut.

    Baca jugaMemindai Nilai Bisnis Metaverse di Masa Depan

    Google bermitra dengan Coinbase Global dan BitPay untuk menghadirkan fitur dimana pengguna dapat menyimpan Bitcoin dan aset kripto lain. Berkat ini, pengguna bisa memakai tabungan kripto untuk membiayai pembelian sama seperti memakai uang fiat.

    Menurut Bloomberg, Google telah gagal mencapai sasaran dengan fitur Google Pay. Layanan itu hanya berhasil di India tetapi tidak di negara lain.

    Google Pay tidak berhasil menarik pengguna dan mengalami kesulitan. Sebab itu, Google akan menambahkan fitur tambahan terhadap layanan belanjanya.

    Menurut Ready, gerakan ini akan membantu pengguna memanfaatkan semua pilihan layanan keuangan yang ada. Pemaduan Bitcoin dan aset kripto lain adalah langkah logis dikarenakan peningkatan adopsi dan aksesibilitas di seluruh dunia.

    “Kami bukan bank, kami tidak berniat menjadi bank. Usaha di masa lalu terkadang mulai merambah ke sektor perbankan secara tidak sengaja,” jelas Ready.

    Ia menambahkan, tujuan Google adalah membantu menjalin koneksi dan menjadi pihak yang bebas dari konflik kepentingan.

    Baca jugaNFT untuk Sektor Musik, Apa Saja Manfaatnya?

    Ready dan Goldberg bekerja di PayPal hingga Ready bergabung ke Google untuk mengawasi divisi pembayaran. Kini, Ready mengajak Goldberg menjadi wakil presiden dan general manager bagi proyek Google baru bernama Satu Milyar Pengguna Baru.

    Data dari Bloomberg mengklaim dompet Google, yang akan terpadu dengan Bitcoin dan aset kripto lain, mencatat 150 juta pengguna aktif di seluruh dunia.

    Kendati demikian, alternatif pembayaran dari Apple menjadi hambatan bagi ambisi Google, bahkan bagi gawai yang menjalankan operating system Android.

    Selain itu, metode pembayaran dari perusahaan pesaing menjadi penyebab gagalnya fitur Google Pay. Hanya 4 persen dari semua pembayaran non-tunai di AS memakai metode Google Pay.

    Sebab itu, Google akan memfokuskan usaha menjadikan dompet mereka lebih komprehensif.

    Soal pasar aset kripto, Presiden Perdagangan Google berkata, “Kripto adalah suatu hal yang kami perhatikan secara seksama. Seiring minat pengguna dan peritel berubah, kami akan ikut berubah.”

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Efek Samping Uang Digital Bank Sentral

    Penerapan mata uang digital bank sentral di berbagai negara di dunia tentu dapat menambah efektifitas ekonomi. Namun, Deutsche Bank (DB) berpendapat akan ada efek samping pada penerapan lebih lanjut mata uang digital di masyarakat.

    Baca juga: Paling Tidak Ada 3 Negara Mulai Bangun Mata Uang Digital Sendiri

    Menurut laporan terkait dengan mata uang crypto terbaru dari Deutsche Bank, raksasa perbankan global dunia ini memaparkan efek sekaligus risiko terperinci dari adopsi dan adaptasi mata uang digital. Pemaparan yang sangat terperinci tersebut tidak hanya berfokus mengenai efek pada pemerintahan, tetapi juga terhadap ekonomi negara, bank sentral itu sendiri, dan tentunya individu di negara tersebut.

    Dalam laporan pada bagian individu, DB menambahkan bahwa Mata Uang Digital Bank Sentral bisa saja berakibat terhadap perlawanan politik, dan berujung pada keresahan sosial secara masal.

    Perubahan Ekonomi dan Dunia yang Berbeda

    Menurut DB, penggunaan mata uang digital memberikan solusi kenyamanan terhadap transaksi keuangan. Individu dapat melakukan transaksi moneter dengan lebih cepat tanpa campur tangan pihak ketiga. Namun, dengan risiko adanya kegagalan yang melibatkan satu atau lebih dari pihak yang terlibat di dalam transaksi. Dengan risiko terburuk, hilangnya dana saat kegagalan transaksi terjadi.

    Perkara mata uang digital ini bukan hal yang mudah untuk dipecahkan. Pasalnya, dari sisi teknologi, bank juga harus siap terhadap risiko yang ada. Seperti, penyalahgunaan akun, peretasan, dan tindakan kejahatan lainnya.

    Ditambah, penyebaran informasi secara luas dan masalah adopsi di masyarakat merupakan tantangan yang juga harus dipertimbangkan.

    Tidak hanya dari sisi sosial, DB juga memfokuskan pembahasan terkait fungsionalitas mata uang itu sendiri. Mata Uang Digital Bank Sentral harus tetap menjunjung tinggi perannya sebagai alat tukar, pengukur nilai, dan juga penyimpan nilai di masyarakat.

    Baca Juga: Hal yang Harus Diketahui Sebelum Membeli Bitcoin atau Aset Kripto Pertamamu!

    Kenyamanan Tidak Boleh Ditukar dengan Privasi

    DB juga melanjutkan, bahwa kenyamanan pelayanan transaksi menggunakan Mata Uang Digital Bank Sentral tidak boleh ditukar dengan dampak terhadap terbukannya informasi pribadi pada setiap individu.

    DB menunjukan adanya potensi yang berkaitan dengan penyalahgunaan privasi dan informasi pribadi.

    Lebih lagi, kesiapan untuk membawa teknologi ini ke masyarakat sangat penting mengingat ini semua dapat berpengaruh dalam tatanan ekonomi negara.

    sumber.

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Mudah Menentukan Support dan Resistance dengan Bollinger Band

    Saat melakukan trading, konsep support dan resistance adalah dua hal yang kerap dibahas dalam analisis. Support dan resistance merupakan salah satu cara terbaik dalam membaca arah pergerakan harga saham ataupun aset kripto. Nah bagaimana sih cara menentukan support dan resistance yang benar dengan menggunakan Bollinger Band?  Simak ulasannya!

    Kelebihan Indikator Bollinger Band

    Indikator Bollinger Band salah satu indikator teknikal yang digunakan untuk mengukur volatilitas dan menentukan arah trend pergerakan harga, dimana terdapat 3 garis utama di dalamnya, yaitu: upper band, middle band, dan lower band. Penggunaan indikator Bollinger Band memiliki kelebihan, yakni:

    Mendeteksi berakhirnya suatu trend

    Bollinger Band dapat membantu Anda untuk mendeteksi kapan berakhirnya suatu trend. Ini dapat dilihat ketika kondisi upper band dan lower band melebar, artinya keadaan market sedang ramai dan sebaliknya ketika kondisi upper band dan lower band menyempit, artinya keadaan market sedang sepi.

    Mengetahui terjadinya sideway

    Sideway merupakan kondisi dimana market sedang bergerak ke samping atau diasumsikan market tidak memiliki trend. Dengan penggunaan indikator Bollinger Band keadaan ini bisa dilihat dengan ciri-ciri market yang bergerak ranging dengan harga puncak dan lembah setara dalam garis horizontal.

    Mendeteksi overbought

    Overbought merupakan kondisi harga yang telah mencapai batas jenuh dari kenaikannya. Pada indikator ini umumnya dimulai dengan pergerakan uptrend yang sangat signifikan.

    Mengetahui oversold

    Oversold adalah kondisi yang mencerminkan harga yang telah mencapai batas jenuh dari penurunannya. Oversold terjadi ketika penurunan harga sudah dianggap terlalu ekstrim dan para pelaku market mengambil keuntungan dengan menutup sell.

    Dapat digunakan untuk melihat pola:

    Double top

    Pola ini membentuk seperti huruf M, dimana dua puncak memiliki ketinggian yang hampir sama. Pola ini mengartikan market sudah berusaha untuk mendorong harga naik, namun ternyata harga tetap tertahan berulang kali pada level harga tertinggi yang kemudian diikuti dengan harga turun kembali dari puncak tersebut.

    Double bottom

    Sedangkan di pola ini berbentuk seperti huruf W, dimana harga terlihat membentuk kembali lembah di kisaran harga tersebut. Pola ini menggambarkan dimana seller melakukan upaya untuk menekan harga, namun berulang kali mendapatkan pertahanan kuat pada level harga.

    Cara Menentukan Support dan Resistance pada Bollinger Band

    Support adalah area harga tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada suatu masa. Sedangkan resistance adalah kebalikannya, yaitu area harga tertentu yang diyakini sebagai titik atau area tertinggi pada suatu masa.

    Pada perdagangan aset kripto, adanya pertempuran antara permintaan (demand) dan penawaran (supply) adalah hal yang biasa terjadi. Dan hal inilah yang membentuk support dan resistance pada tingkat harga tertentu.

    Terdapat beberapa metode yang bisa Anda gunakan dalam menentukan harga support dan resistance, metode tersebut antara lain:

    Menarik Garis Secara Manual

    Cara manual ini merupakan salah satu cara menentukan support dan resistance termudah dan berguna untuk menentukan arah harga pada masa yang akan datang. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

    1. Cari history pergerakan harga coin pada suatu waktu tertentu.
    2. Carilah titik tertinggi dan juga terendahnya dari pergerakan harga tersebut.
    3. Tarik garis horizontal pada kedua titik tersebut.

    Tak melulu menggunakan garis mendatar, support dan resistance juga bisa ditarik garis miring yang diagonal membentuk garis trendline (upward/downward). Untuk membentuknya, dapat dilakukan dengan cara:

    1. Cari 2 atau lebih titik tertinggi dan terendah.
    2. Kemudian hubungkan 2 titik tertinggi atau terendah tersebut.
    3. Perpanjang garis tersebut.

    Nah, dengan menarik garis tersebut, maka corong corong harga akan terbentuk. Garis yang atas berfungsi sebagai resistance sedangkan garis yang bawah akan menjadi support.

    Menggunakan Fibonacci Retracements

    Garis Fibonacci adalah garis yang dibentuk sesuai dengan aturan Fibonacci, nah garis yang dibentuk dari Fibonacci akan membentuk titik support dan resistance harga bitcoin. Caranya adalah:

    1. Tentukan titik tertinggi dan titik terendah pada suatu periode.
    2. Lalu hubungkan kedua titik tersebut.

    Penarikan titik tertinggi dan terendah akan menghasilkan garis-garis yang berfungsi sebagai support dan resistance. Bila garis Fibonacci berada di bawah harga, maka berfungsi sebagai support, dan bila berada di atas harga, maka berfungsi sebagai resistance.

    Nah itulah penjelasan lengkapnya mengenai cara menentukan support dan resistance dengan Bollinger Band. Bagaimana, apakah anda tertarik untuk melakukan trading bitcoin? Yuk, lakukan trading bitcoin bersama Tokocrypto! Daftar di  www.tokocrypto.com atau unduh aplikasinya di smartphone Anda! Temukan kemudahan trading bersama Tokocrypto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pengaruh Vaksin Covid-19 Pada Pasar Cryptocurrency

    Pendukung Bitcoin, Robert Kiyosaki mengatakan jika vaksin Covid-19 ditemukan, Bitcoin dan investasi andalan lainnya, seperti emas dan perak, akan turun harga.

    “Apa yang terjadi ketika vaksin pandemi divalidasi? Bitcoin, emas, perak akan runtuh. Ini berarti kesempatan untuk membeli. Masalah sebenarnya BUKAN Pandemi.

    Masalah sebenarnya adalah jumlah utang AS yang sangat besar. AS bangkrut. Dia memiliki utang neraca 28 triliun dolar. Ada kewajiban sosial di luar neraca $ 120 triliun. Emas, perak, dan Bitcoin adalah investasi jangka panjang terbaik,” kata Kiyosaki di Twitter.

    Kiyosaki juga membuat daftar arah pasar dan pentingnya Bitcoin dalam menghadapi situasi seperti sekarang ini. Menurutnya, kaum Millenial berada dalam situasi yang sulit, berbeda dengan kaum boomer dan Gen Y.

     

    “Generasi tua yang kita sebut generasi BOOMER itu mudah. Banyak pekerjaan – real estate berbiaya rendah – pasar saham yang meningkat. Generasi MILLENNIUM berada dalam situasi yang sulit.

    Krisis 9/11, kehancuran real estat tahun 2008 – sekarang Covid-19. Ada kabar baik juga. Sepertinya Generasi Y paham teknologi. Bitcoin-Blockchain-Mata uang digital memberi Gen Y awal yang baik di masa depan,” Kiyosaki menambahkan.

    Pendukung Bitcoin yang terkenal ini percaya bahwa Bitcoin, emas, dan perak bisa membuat orang pintar menjadi lebih kaya.Harga Bitcoin melambung tinggi karena banyak orang membeli untuk menjadi aset nilai lindung.

    Baca Juga: Ethereum Dapat Membantu Ekonomi Global Sembuh Dari Resesi COVID-19

    Guru investasi dan penulis buku “Rich Dad, Poor Dad” ini mengatakan bahwa ‘Fed Yang Korup’ telah mempertemukan mantan investor emas dan pemuda-pemuda penggemar Bitcoin. Kiyosaki juga beranggapan bahwa Fed AS sebenarnya bekerja untuk Wall Street, bukan untuk kepentingan umum.

    Jadi Kiyosaki menilai Bitcoin, emas, dan perak yang disebut-sebut sebagai lindung nilai inflasi, kini ia sebut bisa membuat orang pintar semakin kaya dan kuat untuk melawan Fed.

    Buktinya, Microstrategy, membeli Bitcoin sebanyak $425 juta dalam dua bulan terakhir. Perusahaan ini percaya bahwa Bitcoin adalah aset bagus menjadi nilai lindung dan juga investasi.

    Disisi lain, vaksin Covid-19 adalah sesuatu yang harus segera dikeluarkan demi masyarakat banyak. Adanya virus ini, membuat semua hidup orang susah.

    Baca Juga: Blockchain Permudah Penyimpanan Hasil Test Covid-19

     





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Waves Coin dan Fiturnya

    Baru-baru ini, Tokocrypto mengumumkan kehadiran token baru pada platform mereka, yaitu Waves Token Coin

    Namun sebenarnya, apa itu Waves Coin? Apa saja keunggulannya? Simak dalam pembahasan berikut ini:

    Pada dasarnya, Waves dapat disebut sebagai platform blockchain yang merupakan tempat terdesentralisasi untuk crowdfunding dan perdagangan dengan tokenisasi. Pengguna dapat membuat atau menciptakan token khusus yang artinya, para user dapat meluncurkan mata uang kripto mereka yang dibangun diatas platform Waves. 

    Jika aset kripto ternama seperti Ethereum dan Bitcoin juga dapat diperdagangkan di bursa eksternal dan Ethereum memungkinkan usernya untuk membuat token baru di jaringannya menggunakan smart contract, WAVES menyertakan fungsi ini dalam perangkat lunak dan wallet-nya. Sehingga para user dapat membuat, mentransfer atau menukar token secara peer to peer sambil membayar biaya transaksi dengan Waves Token. 

    Waves Coin diluncurkan dengan tujuan untuk menemukan kembali proses kewirausahaan di seluruh dunia dengan menawarkan infrastruktur bersama, menyediakan alat yang mudah digunakan dan sangat fungsional, membuat blockchain dapat diakses oleh semua orang maupun organisasi dan perusahaan. 

    Baca Juga: Waves Token Resmi Diperdagangkan di Tokocrypto

    Apa saja fitur-fitur Waves Coin?

    WAVESDEX

    Sebuah pertukaran terdesentralisasi berdasarkan jaringan blockchain WAVES yang memungkinkan user untuk memperdagangkan aset kripto apapun dengan Waves Token Coin. Tidak hanya itu, user juga dapat memperdagangkan bitcoin, ethereum untuk mata uang fiat

    CUSTOM APPLICATION TOKEN (CATs)

    Ini adalah jenis token digital paling sederhana yang diamankan secara kriptografis. Ini memungkinkan para user untuk membuat token dan mengelola token mereka. Para user juga dapat menentukan nama token serta jumlah token yang diterbitkan. 

    WAVES LITE CLIENT

    Ini adalah perangkat lunak interface yang dirancang sedemikian rupa sehingga menyerupai interface perbankan online tradisional. Disebut juga sebagai multi-currency wallet karena memungkinkan para user untuk menyimpan token khusus yang dibuat dalam jaringan Waves. 

    FIAT GATEAWAY

    Platform Waves juga menawarkan untuk memperdagangkan dan menukar token Waves Coin dengan mata uang fiat seperti USD, Euro, dll.

    LEASING

    User dapat menawarkan aset kripto miliknya kepada seseorang dan mendapatkan hadiah menarik sebagai imbalannya. 

    ICOHub

    Disini adalah tempat dimana anggota komunitas memberikan suara pada proyek yang akan diluncurkan. Proyek dengan suara terbanyak akan mendapatkan bantuan dari WAVES dalam meluncurkan ICO mereka. 

    PROOF-OF-STAKE (POS)

    Waves menggunakan POS untuk operasi penambangan daripada Proof-of-Work yang digunakan protokol lain. Ini adalah sebuah keuntungan besar karena POS menghemat banyak daya komputasi yang dibutuhkan dalam Proof-of-Work. 

    WAVES TOKEN COIN

    Token ini adalah sebagai ‘bahan bakar’ yang digunakan untuk bertransaksi di platform Waves dan semua operasi yang terjadi disana. Semua fitur yang disebutkan diatas hanya dapat dilakukan melalui token Waves coin

    Waves token coin sudah dapat diperdagangkan di Tokocrypto dengan pairing USDT dan BTC



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apakah Harga Bitcoin (BTC) Akan Naik?

    Investor institusi memang sudah sejak lama diharap-harapkan oleh para pecinta crypto untuk memasuki pasar cryptocurrency, khususnya Bitcoin (BTC), dimana berbagai spekulasi lonjakan harga selalu menyertainya sehingga jika memang terjadi, maka ini bisa menjadi angin segar untuk masa depan BTC.

    Dan belum lama ini, Ryan Watkins, analis dari Messari, telah mengungkapkan suaranya dengan memperkirakan bahwa, jika investor Institusi memasuki pasar crypto, dengan 1% saja dari dana mereka, maka BTC ia perkirakan akan melonjak hingga $ 50.000 (Rp 700 juta) dan kapitalisasi pasar akan menyentuh angka  $ 1 Triliun!

    Pada saat pers, harga Bitcoin turun Rp 2 juta dalam 24 jam, dari Rp 136 menjadi Rp 134 juta.

    Mengacu pada berita menghebohkan sebelumnya, saat investor kelas kakap Paul Tudor Jones, memiliki kekayaran $5.1 Miliar mengungkapkan bahwa ia menempatkan sekitar 2% dari portofolionya ke Bitcoin dan juga mengajak investor institusi lainnya untuk mempertimbangkan potensi BTC.

    Ryan pun menguji skenario dari perkiraannya tersebut untuk melihat dampaknya terhadap Bitcoin. Dia menghitung bahwa saat ini, $ 1 Triliun ada di aset reksadana, dana pensiun, dan lainnya, dan jika 1% saja diambil dan ditempatkan ke Bitcoin, maka itu akan memasukan dana segar sebesar $ 480 Miliar ke pasar.

    Meski begitu, ini masihlah hanya sekedar perkiraan, dimana Ryan menulis dalam artikelnya kalau hingga saat ini, realitanya, investor institusi hanya menginvestasikan sebagian kecil saja dari aset mereka ke Bitcoin karena masih khawatir dengan ketidakpastian regulasi, ketidaksiapan infrastruktur, pandangan negatif dari masyarakat perihal aksi penipuan dan peretasan.

    Baca Juga: Ulasan Bityard: Tempat Trading Kontrak Uang Kripto Termudah

    Lalu bagaimana jika ini semua terjadi?

    Sebelumnya, Ryan pun mengatakan bahwa “Chris Burniske telah menjelaskan mengalir masuk dan keluar dari suatu aset tidak serta merta menghasilkan 1 ke 1 pergerakan harga aset, dan dapat diamplifikasi menjadi pergerakan harga yang jauh lebih besar, sekitar 2-25x dari harga sekarang.”

    Masuknya investor institusi akan menyeret harga BTC naik bak roket ke level $ 50.000 dan kapitalisasi pasar di angka $ 1 Triliun.

    Saat ini, menurut Pedro Febrero, analis di Quantum Economic, ketertarikan investor institusi terhadap BTC bisa dilihat pada produk perdagangan OTC, karena ini dinilai lebih aman, dan tidak berbaur dengan transaksi pada umumnya dipasar langsung serta tidak begitu memberi dampak pada harga untuk jangka pendek.

    Dan menurut Ryan, investor institusi masih perlu mengubah cara pandang mereka dalam mentransaksikan Bitcoin agar dapat memberi dampak lebih pada harga untuk masa depan Bitcoin yang cerah dan tentunya pasar crypto pada umumnya. Semoga saja ini semua bisa terwujud dalam waktu dekat. (Decrypt)

    Baca Juga: Jual atau Beli Bitcoin Untuk Saat Ini?

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sushi Coin Naik dalam 3 Bulan, Fundamental Membaik

    Sushi Coin (SUSHI) dikabarkan telah naik sekitar 1.000% dalam likuiditas dan 3.000% dalam keseluruhan nilai pasar dalam tiga bulan terakhir.

    Apresiasi ini terjadi akibat beberapa hal seperti Minimal Initial Sushiswap Offering (MISO) yang menarik banyak investor seperti Mark Cuban, dan beberapa proyek blockchain.

    Baca Juga: Kemudahan Trading Aset Kripto dengan Aplikasi Tokocrypto

    Sushi Coin (SUSHI) Naik, Fundamental Membaik

    Harga SUSHI telah naik secara signifikan dalam tiga bulan terakhir dari $0,52 menuju sekitar $15,60, apresiasi sekitar 3.000%.

    Apresiasi ini dikabarkan terjadi akibat kondisi fundamental yang membaik terutama dari sisi likuiditasnya yang naik.

    Pada 4 November 2020, Sushiswap memiliki sekitar $258 Juta terkunci dalam jaringannya (TVL) dan saat ini sudah naik menjadi $2,97 Miliar, peningkatan sekitar 1.000%.

    Peningkatan ini kemungkinan besar terjadi akibat keputusannya untuk membayar pemberi likuiditas dengan biaya perdagangan yang dihasilkan dari protokolnya sendiri sebagai ganjaran.

    Ganjaran ini telah menarik banyak perhatian akibat menurut Messari, jumlahnya telah mencapai $6,1 Juta di Januari 2021 saja.

    Angka tersebut dikabarkan sebagai salah satu jumlah terbesar ganjaran dari protokol DeFi sepanjang masa.

    Baca juga: Setelah SushiSwap, Yearn Finance Lakukan Kerjasama dengan Cover Protocol

    Kolaborasi nampaknya juga menjadi salah satu penyebab apresiasi ini, yaitu kolaborasi dengan Yearn Finance di akhir 2020.

    Karena kolaborasi ini, SushiSwap memiliki akses kepada sumber daya yang dimiliki Yearn Finance dengan ganjaran bantuan SushiSwap membantu kontrak Deriswap dari Yearn Finance.

    Masa Depan SUSHI Coin

    Pada awal pekan ini, SushiSwap mengabarkan peluncuran kontrak MISO atau Minimal Initial Sushiswap Offering.

    Kontrak tersebut merupakan smart contract yang mempermudah individu untuk meluncurkan proyek baru pada protokol SushiSwap.

    Dengan MISO, pengguna dapat meluncurkan dan melakukan bootstrap terkait likuiditas dari proyek yang dimilikinya.

    Hasilnya SushiSwap akan mendapatkan peningkatan dalam volume transaksi yang berujung lebih banyak biaya yang dihasilkan dari protokol tersebut.

    Saat ini, biaya transaksi Sushiswap berada di 0,3%. Pemberi likuiditas mendapatkan 0,5% dari biaya tersebut dan 0,05% diberikan kepada pengguna yang melakukan staking Sushi Coin.

    Baca juga: SushiSwap Naik 200% di Januari 2021, Akibat Inovasi BentoBox

    Pada 9 Januari 2021, SushiSwap mengumumkan rencananya untuk 2021 bersama publikasi beberapa rencana produk baru yang sedang dikembangkan.

    Saat ini Sushi Coin berada di daerah $15,59 dan berada di peringkat 28 pada CoinMarketCap dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,9 Miliar.

    Volume perdagangan Sushi Coin juga masih terlihat positif dimana sejak awal Januari 2021 tidak pernah jatuh di bawah $1 Juta per hari.

    Sehingga diprediksi dengan apresiasi harga yang masih kuat, Sushi Coin akan terus maju yang membuat mata uang ini salah satu yang layak dimiliki.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com