Blog

  • Tanda-tanda Wanita Sedang Terangsang, Nggak Cuma Miss V Basah


    Jakarta

    Baik pria atau wanita merasa bergairah ketika dipengaruhi hormon atau mendapat rangsangan. Pada pria, mungkin tanda-tanda gairah lebih mudah terbaca. Namun, mengetahui wanita yang sedang terangsang membutuhkan ketelitian ekstra.

    Wanita lebih sulit mencapai orgasme daripada pria. Jika tidak cukup terangsang sebelum berhubungan intim, wanita tidak akan menikmati dirinya sendiri, apalagi mencapai orgasme. Oleh sebab itu, penting mengetahui tanda-tanda pasangan sedang terangsang sebelum mulai berhubungan seks.

    Dikutip dari LovePanky, ada beberapa tanda fisik wanita ketika mereka sedang terangsang. Berikut penjelasannya.


    1. Vagina basah

    Salah satu tanda utama dari gairah wanita adalah vagina terasa basah. Vagina menjadi basah secara alami saat terangsang untuk melumasi bagian kewanitaan mereka yang siap berhubungan seksual.

    Namun, vagina basah tidak selalu menjadi tanda pertama dan kadang muncul lebih lama sejak terangsang. Basahnya vagina juga bisa terjadi tanpa dirangsang.

    2. Puting mengeras dan lebih tegak

    Puting manusia terdiri dari jaringan ereksi, mirip dengan jaringan yang membentuk klitoris dan penis pria. Selama terangsang, aliran darah ke payudara membuat jaringan ereksi ini merespons dengan berdiri tegak dan keras.

    3. Klitoris membesar

    Klitoris disebut sebagai ‘sepupu wanita’ dari penis laki-laki. Klitoris menanggapi gairah seksual dengan cara yang sama. Ada peningkatan aliran darah selama gairah seksual. Oleh karena itu, jaringan ereksi klitoris dipompa dengan darah yang membuatnya membesar, keras, dan lebih sensitif dari biasanya.

    4. Vagina mengalami perluasan

    Perluasan vagina atau dikenal sebagai ‘tenting’ adalah fenomena ketika otot-otot vagina mengembang sepertiga dari ukuran aslinya selama keadaan gairah seksual. Ini terjadi untuk mempersiapkan diri melakukan hubungan seksual dan memungkinkan menampung ereksi penis yang membesar.

    5. Peningkatan detak jantung

    Gairah adalah keadaan fisik yang meningkat saat melakukan atau merasakan sesuatu yang menuntut secara fisik dan mental. Seks menuntut secara fisik sekaligus menggairahkan secara mental. Tubuh merespon dengan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh untuk mengantarkan lebih banyak oksigen ke sel-sel untuk aktivitas seksual.

    6. Peningkatan suhu kulit

    Kondisi ini dikenal juga sebagai ‘ sex flush.’ Wanita mengalami peningkatan suhu kulit saat terangsang secara seksual. Ini berguna untuk mengakomodasi peningkatan aliran darah mereka. Kondisi ini juga disertai dengan rona kemerahan yang muncul di dada, payudara, wajah, tangan, dan perut.

    7. Napas lebih berat

    Napas wanita menjadi lebih berat saat terangsang. Ini terjadi karena wanita menarik lebih banyak oksigen untuk mendukung peningkatan detak jantung mereka yang disebabkan oleh gairah seksual.

    8. Pupil melebar

    Tanda lain bahwa wanita sedang terangsang adalah jika pupilnya membesar saat melihat pasangan. Banyak penelitian menunjukkan pupil melebar ketika disajikan dengan sesuatu yang erotis, menggoda secara seksual, dan atraktif.

    9. Payudara terlihat sedikit membesar

    Selain puting yang mengeras, tanda fisik wanita sedang terangsang juga dapat terlihat dari payudara yang membesar. Pasangan mungkin memperhatikan bahwa payudara wanita tampak lebih berisi. Ini terjadi karena peningkatan aliran darah selama wanita terangsang.

    10. Merasa sensitif ketika disentuh di zona tertentu

    Wanita memiliki banyak zona sensitif seksual, misalnya pergelangan tangan, kepala, paha bagian dalam, leher, dan lainnya. Jika wanita terengah-engah saat pasangan menyentuh pergelangan tangannya, itu menjadi salah satu tanda ia sedang terangsang. Sentuh pula zona sensitif lain, bahkan hingga ujung jarinya.

    11. Menyentuh pasangan

    Selama terangsang, wanita menjadi lebih responsif terhadap sentuhan dan merasa lebih nikmat dari biasanya. Dengan peningkatan hormonnya dan memompa darah, kulit menjadi lebih sensitif. Wanita akan sangat senang merasakan kulitnya menyentuh kulit orang lain.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Tipe, Gangguan, dan Tips untuk Menjaganya


    Jakarta

    Ereksi artinya kondisi di mana penis menjadi tegang dan membesar karena aliran darah yang meningkat di dalamnya. Ereksi adalah hal yang wajar dan penting dalam fungsi seksual pada seorang pria.

    Nah, dalam artikel ini, kita akan mengetahui apa itu ereksi beserta jenisnya, dan berbagai gangguan yang berhubungan dengan kondisi ini. Untuk mengetahui informasi selengkapnya mengenai ereksi, mari simak pembahasannya di bawah ini sampai selesai!

    Ereksi Artinya

    Dilansir dari laman Healthline, ereksi adalah kondisi ketika penis menjadi tegang dan membesar. Hal ini akan membuat penis terasa kaku dan menyebabkannya berdiri dan menjauh dari tubuh.


    Ereksi adalah bagian penting dalam fungsi seksual pada pria dan sering dikaitkan dengan gairah seksual yang dimiliki. Ereksi bisa terjadi ketika seorang pria merasakan gairah atau rangsangan seksual.

    Pada beberapa kondisi, penis juga bisa menjadi besar dan mengeras secara tiba-tiba tanpa rangsangan seksual. Misalnya pada saat pagi hari ketika seorang pria baru terbangun dari tidurnya.

    Ereksi terjadi ketika otak mengirimkan sinyal ke saraf di penis untuk melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke dalam penis. Setelah itu, otot-otot pada penis dan panggul akan berkontraksi yang membuat penis menjadi tegang dan besar.

    Tipe Ereksi

    Pada umumnya, ada tiga tipe ereksi yang bisa dialami oleh seorang pria. Dilansir dari laman National Library of Medicine, berikut ini adalah penjelasan mengenai tipe-tipe ereksi.

    1. Ereksi Refleksogenik

    Ereksi refleksogenik merupakan jenis ereksi yang berasal dari sentuhan atau rangsangan fisik yang terjadi secara nyata. Misalnya, seorang pria bisa mengalami ereksi ketika melakukan foreplay sebelum berhubungan seksual.

    Ereksi refleksogenik adalah jenis ereksi yang terjadi sebagai respons terhadap rangsangan fisik langsung. Ereksi refleksogenik biasanya merupakan tanda bahwa fungsi seksual seseorang masih normal.

    2. Ereksi Psikogenik

    Ereksi psikogenik merupakan rangsangan seksual yang bukan secara fisik, bisa berasal dari stimulasi audio visual atau fantasi. Misalnya, ketika seorang pria menyaksikan adegan film yang bersifat seksual atau membayangkan aktivitas seksual maka gairah seksual bisa memuncak dan menyebabkan ereksi.

    3. Ereksi Nokturnal

    Ereksi nokturnal terjadi secara alami yang berlangsung pada malam hari ketika sedang tertidur. Ereksi ini bisa muncul tanpa disengaja dan tanpa rangsangan seksual.

    Disfungsi Ereksi

    Dikutip dari buku Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja oleh Rima Wirenviona dan Anak Agung Istri Dalem Cinthya Riris, disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan penis untuk mencapai atau mempertahankan ereksi.

    Disfungsi ereksi disebut juga dengan impotensi. Kondisi ini bisa berasal dari masalah fisik, psikologis, atau perpaduan dari kedua hal tersebut.

    Masalah fisik termasuk penyakit jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, dan penyakit neurologis. Faktor psikologis seperti stres, kecemasan, depresi, dan masalah hubungan juga dapat mempengaruhi kemampuan seorang pria untuk mencapai dan mempertahankan ereksi.

    Disfungsi ereksi yang dialami seorang pria dapat sangat mengganggu kehidupan seksual. Kondisi ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan, frustasi, dan kurangnya rasa percaya diri dalam hubungan seksual yang akan mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan, serta hubungan dan keintiman dengan pasangan.

    Tips Menjaga Ereksi

    Disfungsi ereksi dapat sangat mengganggu kehidupan bersama pasangan dan kehidupan secara menyeluruh. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menjaga penis agar tetap bisa merasakan ereksi:

    • Menjaga asupan makanan yang sehat.
    • Olahraga secara teratur.
    • Menjaga berat badan tetap ideal.
    • Hindari konsumsi minuman beralkohol.
    • Hindari kebiasaan merokok.
    • Perhatikan kadar kolesterol dan tekanan darah di dalam tubuh.
    • Memperhatikan konsumsi obat.
    • Memperhatikan kondisi kesehatan mental.
    • Mengelola stres dengan olahraga, yoga, atau meditasi.
    • Tidur dan istirahat dengan cukup.

    Nah, itulah dia pembahasan mengenai apa arti ereksi pada pria beserta tipe, gangguan, dan tips menjaga ereksi. Terapkanlah gaya hidup yang sehat agar kamu terhindar dari disfungsi ereksi dan menciptakan kehidupan seksual yang sehat bersama pasangan.

    (fds/fds)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Cara Alami Bikin Miss V Cepat Basah biar Bercinta Lebih Nikmat


    Jakarta

    Sebelum bercinta, vagina sebaiknya sudah dalam posisi mengalami lubrikasi atau pelumasan secara alami. Ini berguna untuk mempermudah penetrasi sehingga istri menikmati hubungan intim.

    Pelumasan vagina alami sebagian besar didorong oleh hormon estrogen. Kadar estrogen rendah menyebabkan jaringan vagina menjadi tipis, rapuh, dan kering, otomatis membuat seks terasa menyakitkan.

    Dikutip dari Business Insider India, terdapat sembilan cara alami untuk membantu pelumasan vagina. Begini caranya.


    1. Konsumsi vitamin A

    Vitamin A berperan penting dalam perkembangan selaput lendir yang meliputi lapisan vagina. Anita Sadaty, MD, dokter spesialis kebidanan dan ginekologi di Northwell Health System New York mengatakan vitamin A sangat membantu dalam kelembapan dan produksi kolagen. Vitamin A dapat dikonsumsi secara oral, tetapi tidak boleh dikonsumsi berlebihan.

    “Jika vitamin A menjadi sangat tinggi, bisa terjadi kerusakan hati, tapi sejujurnya cukup sulit untuk overdosis,” katanya.

    2. Konsumsi vitamin B

    Sekresi vagina dapat diubah oleh faktor hormonal dan makanan. Fungsi kekebalan tubuh yang tepat penting untuk kesehatan vagina. Suplemen vitamin B kompleks meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

    Vitamin B dapat dikonsumsi sebagai suplemen atau diserap melalui sumber makanan termasuk unggas, ikan, kentang, dan pisang. Namun, jangan sampai berlebihan. Ini dapat menyebabkan kurangnya kontrol otot, dan masalah pencernaan.

    3. Tingkatkan asupan beta-karoten

    Beta-karoten adalah provitamin, artinya tubuh menggunakannya untuk membuat vitamin lain, seperti vitamin A.

    Beta-karoten ditemukan dalam makanan termasuk wortel, sayuran berdaun hijau tua, ubi jalar, brokoli, melon, dan labu. Meskipun tidak berbahaya dalam dosis tinggi, terlalu banyak dapat menyebabkan kulit menjadi kekuningan.

    4. Konsumsi lemak omega-3

    “Secara umum, asam lemak esensial akan membantu memperbaiki arsitektur mukosa vagina,” kata Sadaty.

    Sebuah studi tahun 2012 menemukan omega-3 secara signifikan mengurangi kekeringan vagina selama 6 bulan di antara pengidap kanker payudara pascamenopause. Sebelumnya, mereka mengalami atrofi vagina yang merupakan penipisan, pengeringan, dan pembengkakan dinding vagina.

    5. Konsumsi vitamin E

    Vitamin E membantu meningkatkan pelumasan vagina. Sebuah studi tahun 2016 terhadap 52 wanita pascamenopause menunjukkan vitamin E membantu sebagian besar subjek dengan gejala atrofi vagina, termasuk kekeringan. Vitamin E dapat dicerna dari berbagai makanan, termasuk minyak nabati, kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.

    “Makanan seperti labu dan biji bunga matahari semuanya baik untuk mengatasi kekeringan,” kata Sadaty.

    Ketika bersumber secara alami melalui makanan, vitamin E tidak membawa risiko. Namun dalam bentuk suplemen, vitamin E dosis tinggi meningkatkan risiko perdarahan dengan mengganggu kemampuan darah untuk menggumpal. Ini berpotensi menyebabkan stroke hemoragik atau pendarahan di otak.

    6. Kelola stres

    Sadaty menjelaskan salah satu faktor terpenting dalam menyeimbangkan hormon adalah tingkat stres yang rendah. Meskipun penelitiannya masih terbatas, stres, kecemasan, dan depresi dianggap dapat memperburuk kekeringan vagina.

    Sadaty merekomendasikan 3 aktivitas untuk mengelola stres, yaitu olahraga, diet seimbang, dan tidur yang cukup. Penelitian menunjukkan olahraga membuat orang lebih bahagia dan stabil secara emosional. Studi juga menemukan tidur tidak hanya mengurangi stres dengan mengisi ulang dan memulihkan tubuh, tetapi juga mengarah pada kepuasan hidup yang lebih besar.

    Pola makan tertentu dapat menjadi alat manajemen stres yang penting. Ada juga makanan kaya vitamin yang dapat mengurangi kekeringan secara drastis, termasuk sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan lemak sehat.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Variasi Bercinta Minim ‘Effort’ Tapi Tetap Klimaks, Pasutri Mager Boleh Coba


    Jakarta

    Kesibukan masing-masing pasangan mungkin dapat membuat kehidupan seks terhenti sementara. Ketika menyadari hal ini terjadi, beberapa pasangan mencari tips berhubungan seks panas untuk membuat sesi bercinta kembali bergairah.

    Meskipun begitu, posisi seks yang ‘aneh-aneh’ mungkin tidak bisa dilakukan oleh semua pasangan. Namun, siapa bilang posisi yang biasa saja tak bisa membuat roda kehidupan seks kembali berputar? Jika sedang mencari orgasme yang hilang, beberapa gerakan seks sederhana ini bisa dicoba.

    1. Sentuhan Membawa Nikmat


    Momen seksi bisa muncul disaat yang tak terduga. Lakukan kesempatan ini ketika sedang duduk berduaan di sofa. Dikutip dari She Knows, terapis seks Gloria Brame, PhD, menyarankan agar pasangan Anda menggunakan ujung jarinya untuk membelai kulit Anda secara perlahan dan lembut. Sentuhan ringan dan sensual menciptakan sensasi yang akan membangunkan tubuh sekaligus membuat badan rileks untuk berhubungan seks.

    2. Tetap Kenakan Pakaian Dalam

    Tetap menggunakan pakaian dapat menjadi ‘siksaan’ yang menyenangkan untuk bermain dengan satu sama lain di atas pakaian dalam masing-masing, menggoda, dan membelai kain. Ini dapat membantu membangun antisipasi sehingga ketika akhirnya melakukan kontak kulit, sensasi akan jauh lebih eksplosif dan mengasyikan.

    3. Beri Ciuman Tipis

    Alih-alih langsung menuju ke daerah bawah pinggang, ciptakan sensasi sensual yang panas dengan ciuman ringan. Mulailah dengan mencium bulu mata, lalu sudut mulut, rahang, dan tulang selangka. Selanjutnya, cium puting, dada, dan terus turun ke bawah hingga ke tulang pinggul. Dengan begini, maka antisipasi akan terbangun dan ciuman dapat membuat saraf waspada saat otak dan tubuh mencoba mencari tahu ke mana pasangan akan pergi selanjutnya.

    4. Tekuk Lebih Dalam

    Untuk stimulasi yang lebih saat melakukan posisi misionaris, cobalah untuk kaitkan lutut pasangan wanita ke bahu pasangan pria. Sudut dapat memberi lebih banyak tekanan pada klitoris sehingga memberikan kesempatan lebih baik untuk mencapai orgasme.

    5. Hembuskan Udara Panas

    Apapun posisi yang dilakukan, pasangan dapat membuat seks lebih panas dengan menghembuskan napas lembut pada kulit satu sama lain. Ini bisa dilakukan ke area sensitif lainnya seperti leher, puting, atau bagian pergelangan tangan.

    6. Rangsangan di Leher

    Leher adalah bagian yang sensitif. Tak jarang, ketika area ini diserang maka rintihan dapat keluar dari mulut pasangan. Garis yang membentang dari belakang telinga ke lekukan leher bertemu bahu sangatlah sensitif. Area sensitif lainnya adalah tulang rahang dan bagian belakang leher.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Cobain deh, 6 Posisi Simpel Ini Bisa Capai Titik G-Spot dan Orgasme Berkali-kali


    Jakarta

    Ketika berhubungan badan, ada titik-titik tertentu yang dapat membuat pasangan semakin terangsang. Bagi wanita, salah satunya adalah G-spot. Grafenberg spot adalah titik sensitif yang terletak di sekitar 2-3 cm di dalam lubang vagina di dinding atas atau paling dekat dengan perut. Saat dirangsang, area seukuran almond ini membengkak dan menjadi sensitif.

    Beberapa posisi seks dapat mempenetrasi titik ini sehingga dapat menghasilkan orgamse yang luar biasa. Dikutip dari She Knows, berikut adalah enam posisi seks dengan kedalaman yang tepat untuk menyentuh G-spot.

    1. Love-on-top

    Untuk melakukan ini, minta pasangan wanita untuk duduk dengan sudut 45 derajat. Naik ke atas pangkuan laki-laki dan gerakan tubuh ke atas dan ke bawah. Posisi ini memungkinkan pasangannya untuk mengontrol tindakan dan menggerakkan tubuhnya sesuka mereka.


    2. Sexy Spooning

    Berbaring miring dan minta pasangan laki-laki untuk menjadi ‘sendok besar’. Angkat lulut perempuan sedikit dan laki-laki akan mempenetrasi dari belakang. Posisi ini memungkinkan penetrasi yang dalam, hands-free, dan sudut sempurna untuk membentur dinding depan vagina tempat G-spot berada. Ini juga memungkinkan akses klitoris yang mudah untuk diraba.

    3. Rocking Horse

    Posisi ini dilakukan dengan pasangan laki-laki duduk bersila dan bersandar. Pasangan lainnya akan berlutut di pangkuan mereka dan mulai memeluk mereka dengan paha saat wanita mulai menurunkan diri. Posisi ini memiliki akses klitoris yang sangat baik, dan bagus untuk stimulasi G-spot.

    4. Doggy Style

    Wanita akan menurunkan tangan dan lutut dan merentangkan kaki sehingga pasangan dapat menembus dari belakang. Semakin tinggi memiringkan bokong, pasangan akan semakin langsung membentur dinding depan vagina. Posisi ini memungkinkan penetrasi yang dalam, ditambah penis mendorong langsung ke G-spot, dan pria dapat memeluk serta memberinya akses jari langsung ke klitoris perempuan.

    5. Criss Cross

    Posisi seks ini bekerja paling baik di tempat tidur. Untuk melakukannya, perempuan harus kira-kira setinggi pinggul untuk pasangan laki-laki. Gantungkan kaki di tepian dan minta pasangan laki-laki untuk berdiri berhadapan. Angkat kaki ke udara, lalu silangkan menjadi X dan sandarkan pergelangan kaki di bahu pasangan laki-laki.

    Ketika melakukan ini, pasangan mungkin ingin meletakkan bantal di bawah pinggul untuk menambah kenyamanan.

    6. Modified Cowgirl

    Minta pasangan laki-laki untuk berbaring telentang, lalu istirahat di atasnya alih-alih duduk atau mengangkang. Seperti kebanyakan penetrasi pada posisi teratas, cowgirl yang dimodifikasi memungkinkan mereka untuk mengontrol rangsangan klitoris mereka sendiri dan oleh karena itu orgasme mereka. Ini juga memungkinkan mereka untuk melakukan kontak mata dan merasakan seluruh tubuh pasangannya terhadap mereka.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Sering Bikin Penasaran, Cairan Apa Sih yang Keluar saat Squirt?


    Jakarta

    Ketika berhubungan seks, beberapa wanita mungkin mengalami squirting. Ketika hal ini terjadi, tak jarang beberapa orang penasaran akan cairan yang keluar tersebut. Bahkan, ada yang mengira cairan tersebut adalah urine.

    Dikutip dari Women’s Health, pada dasarnya ejakulasi wanita adalah keluarnya cairan dari uretra saat berhubungan seks. Dikatakan ejakulasi ketika campuran urine dan sekresi dikeluarkan selama orgasme. Cairan biasanya lebih kental dan putih meski bisa lebih bening dan encer.

    Meskipun istilah ejakulasi dan squirting digunakan secara bersamaan, ada perbedaan di antara keduanya. Perbedaan itu sebagian besar ditemukan pada cairan, jumlah yang dilepaskan, dan dari mana asalnya di dalam tubuh.


    Cairan yang dikeluarkan saat squirting biasanya akan lebih encer dan bening, sementara ejakulasi akan muncul dengan sendirinya sebagai cairan yang kental dan lebih putih. Squirting berasal dari kandung kemih dan ejakulasi berasal dari kelenjar skene, juga dikenal sebagai prostat wanita. Cairan yang dikeluarkan squirting juga lebih banyak ketimbang ejakulasi.

    Banyak spekulasi mengenai seberapa banyak urine yang mungkin atau mungkin tidak tercampur. Namun, penting diingat bahwa ejakulasi berasal dari kelenjar skene, sedangkan urine hanya berasal dari kandung kemih, bukan kelenjar. Terlebih lagi, susunan urine meliputi urea, kreatinin, dan asam urat, sementara ejakulasi mengandung fosfatase asam prostat tingkat tinggi, antigen spesifik prostat (PSA), glukosa dan fruktosa, dan tingkat urea dan kreatinin yang rendah.

    Meskipun begitu, ejakulasi tidak terjadi di semua wanita. Penelitian menunjukkan bahwa hanya 10 hingga 54 persen wanita mengalami hal ini.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ladies Catat! 7 Makanan Ini Dipercaya Ampuh Bikin Miss V Wangi


    Jakarta

    Sebenarnya, aroma khas pada area miss V adalah hal yang normal. Namun, sebagian wanita merasa insecure perihal aroma tersebut, terutama ketika hendak bercinta.

    Sudah menjadi rahasia umum, asupan makanan bisa mempengaruhi kesehatan vagina. Maka itu, wanita bisa memilih sejumlah makanan tertentu yang mempunyai senyawa penting untuk membunuh infeksi jamur.

    Dikutip dari Health Shorts, berikut makanan yang diyakini bisa membuat wangi area vagina:


    1. Cranberry

    Konsumsi cranberry dapat menekan risiko infeksi saluran kemih pada wanita. Selain itu, buah ini dapat mencegah infeksi jamur pada vagina sehingga area tidak sedap pada area intim bisa dicegah. Maka dari itu, wanita dapat mengonsumsi buah ini untuk menyeimbangkan kadar pH vagina dan sifat asam yang membantu melawan bakteri pada vagina.

    2. Buah nanas

    Kandungan yang dimiliki oleh buah nanas seperti vitamin C, vitamin B, dan serat dipercaya ampuh menyehatkan vagina. Kandungan tersebut mempunyai peran penting dalam mencegah infeksi jamur dan menjaga vagina agar tetap sehat. Tak hanya vagina, nanas juga dipercaya dapat menjaga kesehatan usus.

    3. Semangka

    Buah ini mampu membasmi racun yang ada dalam tubuh dan membantu menjaga kebersihan vagina. Tak hanya itu, buah ini mampu mencegah infeksi jamur dan menghilangkan aroma yang tidak sedap pada vagina. Semangka memiliki kandungan prebiotik yang dapat menyeimbangkan kadar pH pada vagina.

    4. Yogurt

    Yogurt mempunyai kandungan bakteri baik yang bagus untuk kesehatan vagina. Bakteri baik ini memiliki fungsi untuk mencegah adanya infeksi dan menyeimbangkan kadar pH pada vagina. Tak hanya itu, mengkonsumsi yogurt secara rutin juga diperbolehkan dan aman untuk kesehatan tubuh.

    5. Kayu manis

    Senyawa dan nutrisi yang dimiliki oleh kayu manis dapat membuat tubuh lebih sehat. Tak hanya itu, mengkonsumsi kayu manis dapat meningkatkan aroma pada tubuh dan juga vagina. Pasalnya, konsumsi kayu manis dapat menyeimbangkan asam yang ada di vagina dan mencegah infeksi jamur.

    6. Teh peppermint

    Mengonsumsi teh peppermint membantu vagina mengeluarkan aroma yang wangi dan segar. Peppermint mempunyai sifat aromatik yang membuat vagina menjadi lebih harum. Wanita dapat mengkonsumsi teh ini secara rutin untuk mendapatkan hasil yang optimal.

    7. Seledri

    Seledri memiliki kandungan vitamin dan mineral yang bisa membantu vagina mengeluarkan aroma wangi. Selain itu, mengonsumsi seledri juga dapat mencegah bakteri dan infeksi pada vagina.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 7 Posisi Bercinta Anti Berisik, Tak Perlu Cemas Bakal Bangunkan Anak


    Jakarta

    Bagi beberapa pasangan, mencari waktu yang pas untuk berhubungan seksual mungkin menjadi tantangan. Terlebih jika sudah memiliki anak atau tinggal bersama orang tua. Tak jarang, ini membuat pasangan harus melakukan seks secara diam-diam biar tak berisik.

    Ketika melakukan hal ini, pasangan tetap bisa menikmati seks tanpa harus berusaha keras sehingga membuat keributan. Seks tidak harus super aktif untuk memuaskan. Dikutip dari She Knows, beberapa posisi ini mungkin bisa dicoba untuk melakukan hal tersebut.

    1. The Fairy

    Untuk melakukannya, minta pasangan pria untuk duduk di kursi, sofa, atau tepi tempat tidur. Punggungnya harus tegak dan kaki menyentuh tanah. Perempuan kemudian akan duduk di pangkuannya dengan punggung menghadap ke dadanya. Letakan tangan di atas kaki pasangan untuk stabilitas dan bergerak ke atas maupun ke bawah.


    2. The Lazy Evening

    Posisi ini mirip dengan spooning, namun sedikit lebih malas. Letakan tubuh dalam posisi spooning, lalu gantungkan kaki di tempat paling nyaman dan minta pasangan untuk melakukan hal yang sama. Selanjutnya, pasangan akan mempenetrasi dari belakang.

    3. The Louise

    Ajaklah pasangan untuk berlutut sejauh bokong menyentuh kaki. Kemudian, hadap mereka dan berlutut dengan kedua kaki yang mengangkang di kedua sisi tubuhnya. Dari sana, pasangan bisa memberikan rangsangan dengan ciuman yang pelan, lembut, dan manis.

    4. The Ice Cream

    Minta pasangan untuk duduk berlutut di lantai, tempat tidur, atau lokasi lainnya. Berdirilah di atasnya, membelakanginya dengan kaki mengangkang di kedua sisi lututnya, lalu jongkok sampai duduk di pangkuannya.

    Tenangkan diri dengan menjaga kaki tetap di tanah dan letakkan tangan di atas kaki pasangan untuk menopang diri lebih jauh. Kemudian, bergeraklah ke atas dan ke bawah selembut dan sepelan mungkin.

    5. The Lizard

    Posisi ini mirip dengan missionary, tetapi dengan posisi perempuan berada di atas. Untuk melakukannya, cukup minta pasangan untuk berbaring, lalu mengangkanglah, condongkan tubuh ke depan sehingga bibir dapat saling menyentuh.

    Berbaring seperti ini akan membuat pasangan fokus untuk melakukan penetrasi sehingga meminimalkan kebisingan yang dibuat. Ini berbeda dengan cowgirl atau missionary yang bisa menimbulkan suara keras.

    6. The Lotus

    Mintalah pasangan untuk duduk dengan kaki menyilang. Kemudian, duduklah di dalam pangkuan yang menghadapnya, dan angkat kaki sehingga lutut menutupi bahu pasangan. Pasangan laki-laki dapat memegang paha wanita untuk membantu menstabilkan dan perempuan dapat melingkarkan tangan di sekitar kepala atau leher.

    7. The Thirst

    Posisi ini mudah untuk dilakukan. Cukup dengan saling berhadapan satu sama lain, kemudian saling berpelukan dan lakukan penetrasi. Ini cocok untuk dilakukan jika tidak ingin terlalu menarik perhatian.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Sering Kentut dari Miss V Saat Bercinta? Nggak Usah Malu, Begini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Kentut merupakan hal yang normal terjadi pada wanita maupun laki-laki, dan biasanya keluar melalui anus. Akan tetapi, beberapa wanita ada juga yang mengalami keluar kentut dari vagina saat berhubungan seks atau disebut queefing. Kondisi ini kerap kali membuat rasa malu dan menurunnya rasa percaya diri.

    Queefing dapat terjadi akibat udara yang terdorong keluar dari vagina. Hal ini akan mengeluarkan suara seperti kentut saat melakukan hubungan seks lantaran terjebaknya udara dari luar masuk ke dalam vagina.

    Penyebab Kentut dari Vagina

    Dikutip dari Health Shots, berikut penyebab vagina mengeluarkan suara seperti kentut:


    1. Olahraga

    Tidak hanya saat melakukan hubungan seks, suara kentut dari vagina juga dapat terjadi ketika wanita melakukan olahraga atau aktivitas fisik. Salah satu olahraga yang dapat mengeluarkan suara kentut, yaitu yoga.

    2. Melakukan hubungan seksual

    Selama berhubungan seks, umumnya pria memasukkan penis atau jari ke dalam vagina. Hal tersebutlah yang menyebabkan udara terperangkap di dalam vagina dan mengeluarkan suara ketika penis atau jari dikeluarkan dari vagina. Namun, wanita tidak perlu merasa malu jika terdengar suara kentut karena hal ini sangatlah wajar dan bukan masalah yang serius.

    3. Fistula vagina

    Kondisi ini dapat terjadi akibat saluran abnormal antara vagina dengan organ dalam lainnya, seperti dubur, usus besar, kandung kemih, usus halus, dan saluran kemih. Keluarnya kentut dari vagina menjadi salah satu gejala fistula vagina, apalagi jika kentut memiliki bau yang tidak sedap. Tetapi, hal seperti ini jarang ditemui oleh wanita.

    4. Kehamilan

    Sebenarnya, alasan kentut di vagina selama kehamilan tidak diketahui. Namun, wanita yang telah melahirkan lebih memungkinkan untuk mengeluarkan suara kentut ketika otot dasar panggul melemah.

    Cara Mencegah Kentut dari Vagina

    1. Memilih posisi seks yang tepat

    Ubahlah posisi seks yang dapat mengurangi peluang wanita untuk buang air kecil. Hal tersebutlah yang dapat membantu udara lebih sedikit untuk masuk ke dalam vagina. Sehingga, wanita tidak akan mengeluarkan suara seperti kentut.

    2. Senam kegel

    Wanita dapat mencoba senam kegel untuk mengencangkan otot-otot di sekitar panggul dan vagina. Cara yang dapat dilakukan adalah tahan otot-otot di bagian vagina selama 10 detik lalu lepaskan dan rileks selama 10 detik. Lakukan secara rutin sebanyak 10 kali dalam satu hari.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Ingin Tetap Bercinta saat Hamil? Aman Kok, Ini Bukti Risetnya


    Jakarta

    Selama kehamilan, mungkin sebagian pasutri khawatir jika ingin berhubungan intim. Pasutri takut jika penetrasi dapat membahayakan janin di dalam kandungan. Akhirnya, suami harus menjadi ‘puasa’ bercinta. Benarkah seks saat hamil berbahaya?

    Dikutip dari Healthline, hubungan seks selama kehamilan umumnya aman bagi suami, ibu, dan bayi. Jika dokter atau bidan menyarankan untuk tidak berhubungan di trimester tertentu, patuhi saran tersebut.

    Menurut konselor seks di bidang urologi dan kesehatan wanita Aleece Fosnight, seks saat hamil membawa beberapa manfaat. Wanita yang mengalami orgasme selama kehamilan mendapat hormon yang menenangkan dan meningkatkan aliran darah kardiovaskular. Manfaat tersebut diturunkan juga ke bayi.


    “Selama penetrasi, rahim mungkin bergerak sedikit dan Anda merasakannya. Orang-orang ketakutan ada sesuatu yang terjadi pada bayi itu. Faktanya, rahim lebih bisa digerakkan selama kehamilan,” kata Fosnight.

    “Bayi sangat terlindungi dan memiliki sistem filternya sendiri yang sangat selektif tentang apa yang masuk dan keluar. Kecuali Anda telah diinstruksikan untuk mengistirahatkan panggul, seks tidak apa-apa,” sambungnya

    Pasutri juga tidak perlu takut dengan pemikiran bahwa seks menyebabkan keguguran. Keguguran terjadi akibat janin tidak berkembang secara normal. Sebuah studi pada 2011 menyimpulkan seks tidak menyebabkan persalinan dini pada kehamilan berisiko rendah. Justru, seks di trimester terakhir dapat membantu persalinan.

    Selama kehamilan, beberapa wanita mungkin merasa alat kelamin dan organ tubuh lainnya lebih sensitif. Payudara dan puting lebih sensitif hingga terasa nyeri. Klitoris juga menjadi sensitif karena banyaknya aliran darah dan hormon ke alat kelamin. Akibatnya, seks terasa tidak terlalu nyaman.

    Oleh sebab itu, Fosnight menyarankan untuk meluangkan lebih banyak waktu melakukan foreplay atau ciuman sebelum penetrasi. Seks juga dapat dilakukan tanpa penetrasi sama sekali.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy