Tag: amerika serikat

  • Aturan Kripto OCC Mengubah Permainan untuk XRP, ETH, danBTC

    Dalam langkah besar bagi industri kripto, Kantor Pengawas Mata Uang AS (OCC) telah memberikan izin kepada bank-bank di Amerika Serikat untuk menyimpan aset kripto, termasuk XRP berpartisipasi dalam operasi stablecoin, dan memproses transaksi menggunakan teknologi buku besar terdistribusi (DLT).

    Laporan Zycrypto, menyebutkan keputusan ini, yang diumumkan pada hari Jumat, membuka jalan bagi peningkatan investasi institusional yang dapat mendorong pertumbuhan besar bagi aset kripto seperti XRP, Ethereum, Bitcoin, Cardano, dan lainnya.

    Perubahan Regulasi yang Menguntungkan Kripto

    OCC adalah regulator utama bank nasional di AS yang kebijakan terhadap kripto sering kali berubah seiring pergantian kepemimpinan. Pada pemerintahan pertama Presiden Trump, di bawah kepemimpinan Brian Brooks, OCC bersikap ramah terhadap kripto dan mendorong partisipasi bank.

    Namun, kebijakan ini kemudian diperketat oleh Michael Hsu, yang menerapkan pengawasan lebih ketat terhadap aset digital.

    Kini, dengan pemerintahan yang kembali mendukung inovasi blockchain, OCC telah menghapus persyaratan bagi bank untuk mendapatkan izin khusus dalam mengelola aset kripto. Hal ini mempermudah lembaga keuangan untuk mengadopsi teknologi blockchain tanpa hambatan regulasi yang rumit.

    Ketua OCC, Rodney Hood, menyatakan bahwa keputusan ini bertujuan untuk “mengurangi beban, mendorong inovasi yang bertanggung jawab, dan meningkatkan transparansi.” Dengan aturan baru ini, aktivitas bank yang terkait dengan teknologi blockchain akan diperlakukan sama seperti layanan keuangan tradisional lainnya.

    Dampak Besar bagi XRP, Ethereum, dan Bitcoin

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Keputusan ini dapat memberikan dampak signifikan bagi XRP dan perusahaan pengembangnya, Ripple.

    Dengan teknologi XRP Ledger (XRPL) yang dirancang untuk transaksi lintas batas yang cepat dan murah, serta peluncuran stablecoin RLUSD oleh Ripple, bank kini memiliki opsi menarik untuk mengintegrasikan solusi pembayaran berbasis blockchain.

    Ethereum dan Bitcoin juga diprediksi akan mendapatkan manfaat besar. Jaringan kontrak pintar Ethereum dapat semakin menarik bagi institusi keuangan yang ingin mengeksplorasi produk berbasis blockchain, sementara Bitcoin bisa semakin kokoh sebagai penyimpan nilai yang diakui dalam sistem keuangan tradisional.

    Bank dan Perusahaan Fintech Mulai Bergerak

    Keputusan OCC ini tidak hanya menjadi angin segar bagi aset kripto, tetapi juga telah mendorong langkah nyata dari berbagai institusi keuangan. Beberapa di antaranya Bank of America yang tengah bersiap meluncurkan stablecoin di jaringan Ethereum, JPMorgan Chase yang menjajaki integrasi stablecoin dengan token deposit digitalnya, dan Revolut, perusahaan fintech asal Inggris, yang mempertimbangkan penerbitan stablecoin dan memperluas layanan kripto mereka.

    Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan yang lebih luas dari pemerintahan AS yang semakin pro-kripto. Perintah eksekutif terbaru dari Presiden Trump terkait aset digital dan pencalonan Jonathan Gould—mantan pengacara Bitfury—sebagai pemimpin OCC semakin mengindikasikan arah kebijakan yang mendukung inovasi blockchain.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Token Kripto Potensial di Tengah Persetujuan Regulasi Bank AS

    Pasar kripto kembali menjadi sorotan setelah bank-bank AS mendapatkan persetujuan regulasi untuk layanan mata uang kripto.

    Dikutip Coingape, langkah ini membuka jalan bagi integrasi aset digital dalam sistem perbankan tradisional, yang berpotensi membawa stabilitas dan pertumbuhan bagi industri kripto. Di tengah perkembangan ini, terdapat empat token kripto yang layak diperhatikan: XRP, Solana (SOL), Pi Network (PI), dan Sui (SUI).

    1. Ripple (XRP): Potensi Lonjakan 23%?

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Harga XRP saat ini mengalami pergerakan sideways, mencerminkan tren pasar yang lebih luas. Meskipun demikian, XRP tetap menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 10% meskipun sempat terkoreksi 8% ke harga $2,31.

    Analis kripto Ali mengamati bahwa XRP sedang berkonsolidasi dalam pola segitiga simetris. Jika terjadi penembusan dari pola ini, potensi lonjakan harga hingga 23% bisa terjadi. Dengan regulasi baru yang memperkuat adopsi kripto di sektor perbankan, XRP bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dipegang.

    2. Solana (SOL): Bertahan di Level Support Kuat

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Solana terus menunjukkan ketahanan di level support $120 meskipun mengalami tren sideways dalam waktu yang lama. Saat ini, harga SOL berada di $137,87, mencatatkan kenaikan 3,55% dalam 24 jam terakhir.

    Analis mencatat bahwa Solana masih berada dalam pola pelebaran bersudut siku-siku, yang menunjukkan potensi pergerakan harga signifikan ke depan. Spekulasi mengenai kemungkinan ETF SOL juga menambah daya tarik token ini bagi investor.

    3. Pi Network (PI): Menanti Kepastian dari Binance

    Pi network
    Pi network

    Pi Network semakin menarik perhatian setelah peluncuran mainnet-nya. Namun, ketidakpastian pencatatan di Binance masih menjadi tantangan. Binance telah memperkenalkan sistem “Vote to List” dan “Vote to Delist”, memungkinkan komunitas memilih token yang akan didaftarkan atau dihapus.

    Saat ini, PI diperdagangkan di harga $1,79 setelah mengalami sedikit koreksi pasar. Dengan semakin berkembangnya regulasi kripto di AS, peluang bagi Pi Network untuk mendapatkan pencatatan di bursa besar seperti Binance semakin menarik untuk diantisipasi.

    4. Sui (SUI): Pergerakan Turun, Namun Tetap Menarik

    Pergerakan harga SUI (SUI/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga SUI (SUI/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sui (SUI) masih dalam tren menurun, mencatatkan titik tertinggi dan terendah yang lebih rendah dari sebelumnya. Saat ini, SUI turun 4% dan diperdagangkan pada harga $2,98. Namun, dalam satu tahun terakhir, SUI telah mengalami kenaikan hingga 50%, menjadikannya aset yang patut diperhatikan.

    Para analis melihat potensi pemulihan harga SUI seiring dengan meningkatnya momentum pasar kripto secara keseluruhan. Dengan bank-bank AS yang kini memperoleh izin untuk layanan kripto, sentimen positif bisa semakin memperkuat pergerakan SUI di masa depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Trump Tanda Tangani Perintah Bentukan Cadangan Bitcoin Strategis AS

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menandatangani perintah eksekutif pada Kamis yang menetapkan pembentukan Cadangan Bitcoin Strategis AS. Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam kebijakan aset digital negara tersebut.

    David Sacks, Kepala Kripto dan AI Gedung Putih, mengungkapkan dalam sebuah unggahan di platform X bahwa cadangan ini akan didanai secara eksklusif dengan bitcoin yang diperoleh melalui penyitaan dalam kasus kriminal dan perdata. Hal ini bertujuan agar pembayar pajak tidak terbebani secara finansial oleh kebijakan ini.

    Transparansi dan Larangan Penjualan Bitcoin

    Menurut perkiraan, pemerintah AS saat ini mengendalikan sekitar 200.000 bitcoin. Namun, belum pernah dilakukan audit penuh terhadap kepemilikan tersebut.

    Menurut laporan CNBC, dengan perintah eksekutif ini, Trump mengamanatkan adanya akuntansi menyeluruh terhadap aset digital yang dimiliki pemerintah. Selain itu, perintah ini juga melarang penjualan bitcoin dari cadangan yang telah dikumpulkan, menegaskan posisinya sebagai penyimpan nilai jangka panjang.

    Selain bitcoin, kebijakan ini juga mencakup pembentukan Cadangan Aset Digital AS di bawah pengelolaan Departemen Keuangan untuk menyimpan mata uang kripto lain yang diperoleh melalui penyitaan.

    Kontroversi dan Respon dari Komunitas Kripto

    Langkah Trump ini mendapat reaksi beragam dari komunitas kripto. Banyak pendukung bitcoin menyatakan kekhawatiran setelah Trump menyebut bahwa selain bitcoin, aset digital seperti ether (ETH), XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA) juga akan menjadi bagian dari cadangan kripto strategis.

    Miliarder bitcoin Tyler Winklevoss menanggapi kebijakan ini dengan skeptis. “Saya tidak menentang XRP, SOL, atau ADA, tetapi saya tidak menganggapnya cocok untuk Cadangan Strategis,” tulisnya di X. “Hanya satu aset digital di dunia saat ini yang memenuhi standar, dan aset itu adalah bitcoin.”

    Sebelum pengumuman ini, Nic Carter dari Castle Island Ventures menyatakan kepada CNBC bahwa komitmen AS terhadap cadangan bitcoin akan semakin mengukuhkan status bitcoin sebagai aset global yang setara dengan emas. Namun, ia memperingatkan bahwa memasukkan mata uang digital lain dalam cadangan akan mereduksi signifikansi bitcoin sebagai penyimpan nilai.

    Investor fintech Ryan Gilbert juga menyoroti dampak kebijakan ini, dengan menyatakan bahwa langkah ini memberikan sinyal kuat bahwa bitcoin akan tetap eksis di sistem keuangan AS. Namun, ia juga mengingatkan bahwa pemerintah harus berhati-hati dalam mengelola cadangan ini. “Cadangan seharusnya menjadi penyimpan nilai jangka panjang, bukan sesuatu yang memicu spekulasi pasar,” tegasnya.

    Dampak terhadap Pasar Kripto

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Pasar kripto mengalami tekanan setelah pengumuman ini, terutama karena absennya komitmen eksplisit dari pemerintah AS untuk membeli lebih banyak bitcoin di masa depan. Harga bitcoin turun sekitar 6% setelah berita ini mencuat, jatuh dari $90.400 menjadi $84.979 menurut data dari CoinMarketCap.

    David Sacks mengonfirmasi bahwa pemerintah tidak akan membeli aset tambahan untuk cadangan ini di luar yang telah diperoleh melalui penyitaan kriminal dan perdata. Hal ini membuat para pelaku pasar kecewa, karena banyak yang berharap pemerintah akan mengumumkan strategi akumulasi bitcoin yang lebih agresif.

    Selain bitcoin, aset kripto lainnya juga mengalami penurunan signifikan. Ether (ETH) turun 4%, XRP turun 7%, Solana (SOL) merosot 5,14%, dan Cardano (ADA) anjlok hingga 9,19%.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Trump Dorong Cadangan Strategis Kripto, Apa Dampaknya ke Pasar?

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengguncang dunia aset digital dengan kebijakan terbarunya, yakni cadangan strategis kripto.

    Trump telah mengarahkan Kelompok Kerja Kepresidenan mengenai Aset Digital, yang dipimpin oleh Bo Hines, untuk bergerak maju dalam pembentukan Cadangan Strategis Kripto. Langkah ini langsung mendongkrak harga beberapa aset digital utama seperti XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA).

    Membentuk Cadangan Kripto AS

    Dalam pengumuman awalnya, Trump menyebut bahwa tiga mata uang kripto utama, yaitu XRP Ripple, Solana (SOL), dan Cardano (ADA), akan dimasukkan dalam Cadangan Strategis Kripto. Ia menekankan bahwa aset-aset ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Amerika Serikat sebagai “ibu kota kripto dunia.”

    Yang mengejutkan, dalam pengumuman pertamanya, Trump tidak menyebutkan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) — dua aset digital terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Namun, beberapa saat kemudian, ia mengklarifikasi bahwa kedua aset tersebut juga akan dimasukkan dalam cadangan dan menjadi bagian inti dari kebijakan strategis ini.

    Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menyatakan, “Cadangan Kripto AS akan mengangkat industri penting ini setelah bertahun-tahun diserang secara korup oleh pemerintahan Biden.

    Dilaporkan Zycrypto, perintah eksekutif saya mengenai aset digital mengarahkan Kelompok Kerja Presiden untuk bergerak maju pada Cadangan Strategis Kripto yang mencakup XRP, SOL, dan ADA. Saya akan memastikan AS menjadi ibu kota kripto dunia.”

    Bitcoin Masuk dalam Strategi Jangka Panjang

    Trump sebelumnya juga telah menegaskan dukungannya terhadap Bitcoin dalam pidato di konferensi Bitcoin 2024 di Tennessee. Ia berjanji bahwa jika terpilih kembali, pemerintahannya akan menyimpan seluruh Bitcoin yang saat ini dimiliki atau diperoleh oleh pemerintah federal.

    “Kebijakan pemerintahan saya adalah menyimpan 100% dari semua Bitcoin yang dimiliki atau diperoleh pemerintah di masa depan,” ujarnya.

    Saat ini, berdasarkan data dari Arkham, pemerintah federal AS telah memiliki setidaknya $19 miliar dalam bentuk Bitcoin dan sekitar $140 juta dalam Ethereum.

    KTT Kripto Gedung Putih dan Efek Pasar

    Pengumuman ini hadir hanya beberapa hari sebelum Trump dijadwalkan mengadakan KTT Kripto Gedung Putih perdana, yang akan mempertemukan para pendiri, CEO, dan investor ternama di industri aset digital. Acara ini diharapkan akan memberikan gambaran lebih lanjut mengenai arah kebijakan pemerintah terkait kripto.

    Tak butuh waktu lama bagi pasar untuk bereaksi terhadap kebijakan ini. Harga Bitcoin langsung melonjak ke level $94.000, sementara Ethereum naik 11,8%. XRP mengalami kenaikan signifikan sebesar 32,7% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di angka $2,85 — level tertingginya dalam lebih dari seminggu. Solana juga naik 21,1% ke harga $169,60, sedangkan Cardano meroket 62,6% hingga kembali menembus angka $1.

    Kenaikan harga ini tak hanya terjadi pada token yang disebut dalam kebijakan Trump. Aset lain seperti Dogecoin (DOGE) juga naik 12,2%. Hingga berita ini ditulis, total kapitalisasi pasar kripto telah mencapai $3,2 triliun.

    Dampak bagi Industri Kripto

    Langkah Trump ini bisa menjadi game-changer bagi industri kripto, terutama dalam memberikan kepastian regulasi yang lebih jelas bagi investor dan perusahaan kripto di AS. Dukungan pemerintah terhadap aset digital ini juga dapat memperkuat posisi AS sebagai pusat inovasi keuangan berbasis blockchain di dunia.

    Dengan adanya kebijakan ini, apakah kita akan melihat lonjakan lebih lanjut dalam harga kripto? Ataukah ini hanya euforia sesaat? Yang jelas, kebijakan Trump telah menciptakan gelombang besar dalam industri aset digital, dan dunia kini menanti langkah selanjutnya dari Gedung Putih.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Indikator Ekonomi AS yang Mempengaruhi Pasar Kripto Pekan Ini

    Pasar kripto menghadapi pekan penting karena beberapa data ekonomi Amerika Serikat dijadwalkan rilis dan diperkirakan akan memicu volatilitas harga, khususnya pada Bitcoin (BTC). Di tengah meningkatnya sensitivitas BTC terhadap kebijakan The Fed dan kekuatan dolar AS, para pelaku pasar disarankan untuk mencermati empat indikator utama berikut:

    1. Laporan Lowongan Kerja (JOLTS) – 3 Juni

    Menurut laporan BeInCrypto, data JOLTS untuk April 2025 akan menjadi sinyal awal kondisi pasar tenaga kerja AS. Bulan Maret lalu, jumlah lowongan turun ke 7,19 juta—terendah sejak September 2024. Jika tren penurunan ini berlanjut, bisa menjadi sinyal bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneternya. Hal ini dapat melemahkan dolar dan meningkatkan minat terhadap Bitcoin sebagai aset alternatif.

    Namun, bila lowongan tetap tinggi atau naik, ekspektasi terhadap pengetatan kebijakan bisa kembali menguat, berpotensi menekan BTC.

    2. Data Ketenagakerjaan ADP – 4 Juni

    Laporan pekerjaan sektor swasta dari ADP untuk Mei 2025 diperkirakan menunjukkan penambahan sekitar 112.000 pekerjaan. Jika realisasi di bawah ekspektasi, bisa menjadi sinyal pelemahan ekonomi, membuka peluang pelonggaran moneter oleh The Fed dan meningkatkan daya tarik Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi atau depresiasi dolar.

    Sebaliknya, data yang lebih kuat dari perkiraan bisa mengisyaratkan ekonomi yang tangguh dan memperkecil kemungkinan pelonggaran, sehingga dapat melemahkan sentimen pasar terhadap kripto.

    Indikator Ekonomi AS. Sumber: Trading Economics.
    Indikator Ekonomi AS. Sumber: Trading Economics.

    Baca juga: Harga Rocket Pool (RPL) Melonjak 23% Jadi Solusi Staking Ethereum

    3. Klaim Pengangguran Awal – 6 Juni

    Jumlah klaim pengangguran awal pekan lalu mencapai 240.000, tertinggi sejak November 2021. Data terbaru untuk pekan yang berakhir 31 Mei diperkirakan turun ke 232.000. Peningkatan klaim bisa memperkuat sinyal pelemahan pasar tenaga kerja dan mendorong kebijakan The Fed yang lebih akomodatif, yang cenderung positif untuk Bitcoin.

    Namun, jika peningkatan klaim dianggap hanya bersifat sementara, dampaknya terhadap kripto mungkin terbatas.

    4. Non-Farm Payrolls (NFP) – 6 Juni

    Laporan ketenagakerjaan utama AS ini menjadi penentu arah kebijakan moneter jangka pendek. Setelah menambah 177.000 pekerjaan di April, NFP bulan Mei diperkirakan melambat ke 130.000. Angka yang lebih rendah dari perkiraan bisa mendorong The Fed untuk lebih dovish, mendukung kenaikan BTC.

    Sebaliknya, jika data tetap kuat, potensi pengetatan lanjutan bisa menguatkan dolar dan menekan harga Bitcoin.

    Pasar Kripto Menanti Volatilitas

    Para analis memperkirakan meningkatnya volatilitas di pasar kripto minggu ini. Para investor dan trader disarankan untuk menerapkan strategi manajemen risiko yang disiplin dan menunggu konfirmasi arah pasar sebelum mengambil posisi.

    BTC diperdagangkan di sekitar $104.858, naik 0,17% dalam 24 jam terakhir (data per 2 Juni 2025).


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Michael Saylor Sarankan AS Beli 20% Bitcoin, Apa Alasannya?

    Michael Saylor, CEO MicroStrategy, baru-baru ini menyarankan agar pemerintah Amerika Serikat membeli 20% dari total suplai Bitcoin.

    Pernyataan ini ia sampaikan dalam acara Conservative Political Action Conference (CPAC) yang beredar dalam sebuah postingan di media sosial X dengan akun NameCoinNews.

    Menurut Saylor, pembelian 20% dari total suplai Bitcoin ini dapat memperkuat dominasi AS dalam ekonomi digital selama satu abad ke depan.

    Bitcoin Sebagai Kunci Kepemimpinan Ekonomi Digital

    Saylor menekankan bahwa kepemilikan Bitcoin akan menjadi faktor utama dalam menguasai ruang siber.

    Menurutnya, dengan memiliki Bitcoin, AS dapat menjalankan dan mengendalikan jaringan Bitcoin, termasuk dalam aspek penambangan dan transaksi.

    “Jika Anda ingin memiliki masa depan, Anda ingin memiliki dunia maya. Bagaimana Anda memiliki dunia maya? Anda memiliki Bitcoin, dan kemudian Anda menjalankan jaringan Bitcoin. Anda menambang Bitcoin; Anda memiliki Bitcoin,” kata Saylor dalam acara Conservative Political Action Conference (CPAC).

    Strategi dan Implementasi dalam 12 Bulan

    Jika serius dijalankan, Saylor memprediksi bahwa Amerika Serikat dapat merealisasikan strategi ini dalam waktu yang relatif singkat, yaitu hanya 12 bulan saja.

    Pada kesempatan yang sama, dia juga mencatat bahwa semakin banyak anggota kabinet, parlemen, dan Senat yang mulai memahami dan menghargai Bitcoin. Oleh karena itu, peluang untuk menerapkan strategi ini semakin besar.

    Potensi Manfaat Ekonomi

    Menurut Saylor, kepemilikan 4 hingga 6 juta Bitcoin dapat membantu mengatasi utang nasional AS.

    Ia bahkan memproyeksikan potensi manfaat ekonomi sebesar $50 triliun (Rp 815 kuadriliun) hingga $80 triliun bagi para wajib pajak di negara tersebut.

    Saat ini, pemerintah AS telah menguasai sekitar 198.109 Bitcoin dengan nilai lebih dari $19 miliar (Rp 309 triliun). Dengan angka ini, AS menjadi pemerintah dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia.

    Dukungan terhadap Kebijakan Bitcoin Nasional

    Sebelumnya pada Desember lalu, Saylor merilis kerangka kerja terkait Bitcoin dan kripto untuk pemerintah AS. Ia juga mendukung pembentukan cadangan strategis Bitcoin nasional.

    Menurutnya, langkah ini akan memperkuat posisi AS dalam ekonomi digital global. Dengan semakin meningkatnya peran aset digital, strategi yang diusulkan oleh Saylor bisa menjadi pertimbangan serius bagi pemerintah AS.

    Bitcoin tidak hanya sekadar aset investasi, tetapi juga alat untuk memperkuat dominasi ekonomi digital dalam jangka panjang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pemerintah AS Jual Bitcoin $6,7 Miliar, Akankah Pengaruhi Harga BTC?

    Pemerintah Amerika Serikat baru saja menjual 69.370 Bitcoin senilai $6,7 miliar yang disita dari pasar gelap Silk Road. Langkah ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor mengenai potensi penurunan harga Bitcoin lebih lanjut, terutama setelah BTC turun di bawah $93.000 hari ini.

    Penjualan Bitcoin Silk Road oleh Pemerintah AS

    Penjualan ini terjadi setelah Departemen Kehakiman AS (DoJ) memberikan izin kepada pemerintah untuk mencairkan Bitcoin yang disita dari pasar gelap Silk Road. DoJ menyebutkan volatilitas harga Bitcoin sebagai alasan utama di balik keputusan untuk melikuidasi aset tersebut.

    Menurut data dari Arkham Intelligence, saldo dompet pemerintah AS berkurang menjadi nol hanya beberapa jam setelah laporan penjualan. Pada 8 Januari, dompet tersebut masih menyimpan Bitcoin senilai $6,7 miliar.

    Keputusan untuk menjual Bitcoin ini juga menarik perhatian karena terjadi hanya 10 hari sebelum Donald Trump akan kembali dilantik sebagai presiden pada 20 Januari. Di sisi lain, pemerintahan Biden memilih untuk melikuidasi aset ini secara cepat, meskipun ada usulan dari tim Trump untuk membangun cadangan strategis Bitcoin.

    Sumber: Arkham Intelligence.
    Sumber: Arkham Intelligence.

    Sengketa dengan Battle Born Investments

    Keputusan untuk menjual Bitcoin ini juga dipengaruhi oleh putusan hakim federal pada 30 Desember, yang menyelesaikan sengketa berkepanjangan dengan Battle Born Investments. Perusahaan investasi tersebut gagal mendapatkan kepemilikan Bitcoin melalui harta pailit Silk Road.

    Pengacara Battle Born mengkritik keputusan ini dengan keras, menyebutnya sebagai contoh penyalahgunaan prosedur oleh DoJ. Mereka menuduh pemerintah menggunakan “tipu daya prosedural untuk memastikan fakta tidak pernah didengar” dalam kasus ini.

    Penurunan Harga BTC di Bawah $90.000?

    Setelah gagal menembus level resistensi $100.000, Bitcoin mengalami tekanan jual yang signifikan. Pada saat berita ini ditulis, harga BTC turun 2,47% menjadi $93.915,9 dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,86 triliun.

    Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa tingkat pendanaan Bitcoin telah turun tajam setelah penolakan di level $108.000. Analis ShayanBTC mencatat bahwa reli Bitcoin sebelumnya menunjukkan peningkatan tajam dalam tingkat pendanaan, tetapi kini penurunan drastis mencerminkan berkurangnya permintaan.

    Sementara itu, pemegang jangka pendek tampaknya melakukan aksi jual panik, dengan data on-chain menunjukkan bahwa 23.200 BTC telah dipindahkan ke bursa baru-baru ini dengan kerugian.

    Optimisme Para Pemimpin Industri

    Di tengah gejolak pasar, beberapa tokoh terkemuka tetap optimis terhadap masa depan Bitcoin. Penulis buku finansial terkenal, Robert Kiyosaki, menyebutkan bahwa penurunan harga BTC adalah kesempatan untuk membeli. Ia menulis, “BITCOIN anjlok. Berita bagus. Saya terus membeli Bitcoin karena anjloknya Bitcoin berarti Bitcoin sedang diobral. Ingat ‘Beli saat harga rendah…dan HODL.’”

    Presiden El Salvador Nayib Bukele juga mengindikasikan niat untuk menambah lebih banyak Bitcoin ke portofolio negaranya. Ia menyatakan, “Mungkin kita semua akan mendapatkan kesempatan untuk membeli Bitcoin dengan harga diskon!”

    Di sisi lain, mantan CEO BitMEX Arthur Hayes memprediksi suntikan likuiditas global sebesar $612 miliar pada kuartal pertama 2025, yang dapat mendorong harga Bitcoin ke titik tertinggi baru.

    Penjualan Bitcoin oleh pemerintah AS telah memicu kekhawatiran dan spekulasi di pasar. Meski demikian, optimisme terhadap masa depan Bitcoin tetap tinggi, didukung oleh pandangan dari tokoh-tokoh industri dan potensi kebijakan likuiditas global di masa mendatang. Bagaimanapun, volatilitas akan terus menjadi bagian dari perjalanan Bitcoin, terutama pada awal tahun setelah periode halving.

    Baca juga: Tren Bitcoin 6-10 Januari 2025: Fokus ke Tanggal 10 Januari 2025 By Hoteliercrypto


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • RUU Cadangan Bitcoin Texas Lolos Pembacaan, Segera Disahkan?

    Texas semakin dekat untuk membentuk Cadangan Bitcoin tingkat negara bagian setelah RUU SB 21 berhasil melewati pembacaan kedua di Dewan Perwakilan Rakyat dengan hasil suara 105-23. Kini, hanya satu langkah pemungutan suara lagi dan tanda tangan dari Gubernur Greg Abbott yang dibutuhkan untuk menjadikannya undang-undang.

    RUU ini membuka jalan bagi Texas untuk mengakumulasi cadangan aset kripto, tidak hanya Bitcoin, tetapi juga altcoin yang memenuhi syarat. Altcoin yang ingin masuk ke dalam cadangan harus mempertahankan kapitalisasi pasar minimal $500 miliar selama 24 bulan berturut-turut—sebuah peningkatan dari persyaratan sebelumnya yang hanya 12 bulan.

    Langkah Strategis Menuju Cadangan Bitcoin

    Dilaporkan BeInCrypto, sejak dukungan publik dari mantan Presiden Donald Trump terhadap konsep cadangan Bitcoin negara bagian, sejumlah negara bagian AS mulai menyusun kebijakan serupa. Di Texas, Letnan Gubernur menjadikan pembentukan cadangan ini sebagai prioritas segera setelah pelantikan Trump.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 21 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 21 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Bitcoin Pizza Day: Fakta dan Cara Merayakannya di Seluruh Dunia

    RUU SB 21 terinspirasi oleh model yang sebelumnya sukses di New Hampshire, yang menjadi negara bagian pertama yang melegalkan cadangan Bitcoin. SB 21 mengadopsi bahasa hukum serupa, termasuk ketentuan untuk menyertakan aset digital lain selain BTC asalkan memenuhi kriteria nilai pasar selama dua tahun.

    Meskipun sudah mendapat lampu hijau dari komite dan Senat, SB 21 masih harus lolos dari pemungutan suara terakhir sebelum akhir masa sidang legislatif Texas pada 2 Juni.

    Dukungan Politik dan Tantangan Tersisa

    Dengan dukungan bipartisan yang kuat dan pernyataan terbuka dari Gubernur Abbott yang mendukung Bitcoin sejak lama, peluang SB 21 untuk disahkan sangat tinggi. Namun, pengalaman di negara bagian lain menunjukkan bahwa tidak ada jaminan.

    Sebagai contoh, meskipun Gubernur Arizona telah menandatangani undang-undang yang mengizinkan penyimpanan BTC oleh negara, ia juga memveto dua RUU yang memungkinkan pembelian tersebut. Di Florida, dukungan awal terhadap kebijakan serupa pun tidak berujung pada kemajuan berarti.

    Hal ini menjadi pengingat bahwa meskipun dukungan politik kuat, hasil akhirnya tetap tidak pasti. Jika disahkan, SB 21 akan menjadi salah satu dari sedikit RUU Cadangan Bitcoin yang berhasil di tingkat negara bagian—membuka jalan bagi adopsi institusional kripto di sektor publik.

    Baca juga: Bitcoin Tembus $107.000, Rekor Tertinggi Sepanjang Masa Semakin Dekat


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kripto Segera Masuk Dana Pensiun di AS, Peluang Emas Investor?

    Para legislator di Kongres AS sedang mengupayakan agar Securities and Exchange Commission (SEC) memperluas aturan pensiun 401(k) untuk mengizinkan aset kripto, seperti Bitcoin, sebagai pilihan investasi.

    Gerakan ini berasal dari eksekutif order yang ditandatangani Donald Trump pada 7 Agustus tahun ini, yang menginstruksikan regulator agar merombak regulasi plan pensiun agar memungkinkan alokasi ke kripto.

    Anggota Kongres seperti French Hill, Ann Wagner, dan Warren Davidson menjadi pengusung utama inisiatif ini.

    Mereka meminta SEC untuk menindaklanjuti eksekutif order tersebut dan memperjelas aturan agar peserta 401(k) bisa memilih kripto sebagai bagian dari alokasi aset mereka.

    Baca Juga: Donald Trump Kaji Kebijakan 401(k), Dana Pensiun Warga AS Pakai Kripto?

    Eksekutif Order dan Tekanan Regulasi

    Perintah eksekutif (executive order) dari Trump memerintahkan agar perubahan regulasi dilakukan sehingga peserta 401(k) memiliki akses ke investasi kripto.

    Regulasi pensiun ini sebelumnya sangat dibatasi — pilihan aset biasanya mencakup saham, obligasi, dan investasi tradisional lainnya.

    Dengan order ini, muncul tuntutan agar pengaturan fidusia (fiduciary rules) dan regulasi keuangan terkait diubah agar mengakomodasi aset digital.

    Legislator yang mendorong hal ini menyampaikan bahwa akses ke apa yang mereka sebut sebagai “sound money” seperti Bitcoin melalui kendaraan pensiun adalah sesuatu yang telah lama tertunda.

    Menurut laporan Coincu pada Selasa (23/9), mereka menganggap bahwa regulasi saat ini belum mengimbangi inovasi dan permintaan publik.

    Potensi Dampak terhadap Pasar & Pensiun

    Jika SEC menyetujui perubahan regulasi, konsekuensinya akan dua arah:

    Aliran Modal ke Kripto
    Rencana pensiun 401(k) melibatkan miliaran dolar di AS. Apabila aturan berubah dan peserta mulai memasukkan kripto ke dalam portofolio pensiun mereka, bisa terjadi aliran modal yang signifikan ke aset seperti Bitcoin. Hal ini akan memperkuat legitimasi kripto di mata investor institusi dan publik secara umum.

    Perubahan Paradigma Pensiun
    Tradisionalnya, portofolio pensiun difokuskan pada aset yang dianggap aman atau stabil—saham blue chip, obligasi pemerintah, reksa dana yang konservatif.

    Masuknya kripto akan menyebabkan diversifikasi yang lebih besar, tetapi juga membawa risiko yang lebih tinggi: volatilitas, regulasi yang tidak pasti, dan isu keamanan aset digital.

    Peserta pensiun dan manajer dana pensiun akan perlu mempertimbangkan risiko-risiko ini secara matang.

    Tantangan Utama & Masalah yang Harus Diselesaikan

    Meskipun niatnya muncul dari parlementer yang cukup berpengalaman, ada sejumlah hambatan yang harus diatasi:

    • Regulasi Fidusia: SEC dan pelaku pasar pensiun harus mengklarifikasi kewajiban fiduciary mereka jika aset yang sangat fluktuatif seperti kripto menjadi bagian dari pilihan investasi. Bagaimana tanggung jawab jika nilai aset merosot tajam?
    • Keamanan & Custody: Penyimpanan aman (custody) kripto adalah isu besar—bagaimana dana pensiun bisa menjamin keamanan penyimpanan aset digital, pelindung dari hack, penipuan, kehilangan kunci pribadi, dll.
    • Volatilitas & Risiko Likuiditas: Krisis pasar dan fluktuasi ekstrem bisa memperparah risiko. Aset tradisional memiliki rekam jejak yang lebih panjang dalam menghadapi kondisi pasar buruk.
    • Penerimaan Institusional & Infrastruktur: Meskipun ada langkah menuju adopsi institusional, beberapa entitas keuangan dan perusahaan asuransi masih ragu-ragu untuk menyediakan layanan investasi kripto dalam rencana pensiun karena regulasi yang belum jelas dan isu tatakelola.

    Pandangan Para Legislator & Pelaku Pasar

    Warren Davidson, salah satu pengusul, secara terbuka menyebut bahwa akses ke kripto melalui rencana pensiun adalah sebuah langkah yang “terlambat diterapkan”.

    Baginya, ini adalah bagian dari demokratisasi keuangan: memberikan warga biasa kesempatan yang sama dengan investor institusi dalam memilih alokasi investasi mereka.

    Dalam riset Coincu, mereka memperkirakan bahwa apabila regulasi berubah, pengaruhnya tidak hanya terhadap Bitcoin, tetapi juga memperkuat posisi kripto secara umum di pasar keuangan, termasuk dalam produk-produk institusional dan regulasi fiduciary.

    Berpotensi Terwujud?

    Walau permintaan dan momentum cukup kuat, apakah SEC akan segera merombak regulasi 401(k) untuk memasukkan kripto? Beberapa faktor yang bisa mendorongnya:

    • Tekanan politik dari legislator yang memiliki basis pemilih yang mendukung kripto.
    • Komunitas kripto dan investor ritel yang semakin vokal soal kebutuhan akan akses investasi kripto melalui jalur formal dan pensiun.
    • Perubahan regulasi yang lebih luas di sektor keuangan digital yang membuat kripto menjadi bagian dari diskusi regulasi fiskal, pajak, dan pasar modal.

    Namun, hambatan besar masih nyata: regulator khawatir dengan risiko bagi investor ritel, ketidakpastian hukum, kurangnya standarisasi penyimpanan kripto, dan potensi kerugian.

    Baca Juga: Menanti Upaya SEC Membuka Pintu Besar untuk Revolusi Kripto

    SEC mungkin memilih pendekatan hati-hati, mulai dengan persyaratan keamanan dan kewajiban pelaporan yang ketat, atau membatasi bagian kripto dalam portofolio sebagai persentase kecil saja.

    Usulan agar SEC mengizinkan kripto dalam rencana pensiun 401(k) adalah salah satu langkah paling signifikan menuju resmi dan mainstream-nya aset digital di AS.

    Bila terealisasi, ini bukan hanya akan membawa aliran modal besar ke pasar kripto, tetapi juga mengubah cara banyak orang memandang dan menyusun masa depan keuangan mereka.

    Tetapi, seperti semua inisiatif regulasi yang melibatkan teknologi baru dan aset berisiko tinggi, kesuksesan tergantung pada bagaimana detail aturan dibuat — dari keamanan hingga transparansi hingga proteksi investor.

    Nantikan apakah SEC akan menjawab seruan legislator dengan langkah konkrit ataukah isu-isu ini akan menghasilkan kompromi yang setengah hati.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dana Pensiun Guru California nvestasi ke Bitcoin Lewat MicroStrategy

    Sistem Pensiun Guru Negara Bagian California (CalSTRS), dana pensiun publik terbesar ketiga di Amerika Serikat, resmi mengungkapkan kepemilikan saham di MicroStrategy (MSTR) senilai $133 juta. Langkah ini memberikan CalSTRS eksposur tidak langsung terhadap Bitcoin, menandai salah satu investasi terbesar dari lembaga pensiun ke dalam aset digital.

    Berdasarkan pengajuan terbaru, CalSTRS membeli 25.346 saham MicroStrategy senilai sekitar $34,9 juta dalam portofolionya. MicroStrategy—yang kini dikenal sebagai Strategy Inc.—memegang lebih dari 629.000 BTC dengan valuasi lebih dari $71 miliar. Dengan demikian, kepemilikan saham MSTR dianggap setara dengan posisi long leverage pada Bitcoin, sehingga menghubungkan sebagian dana pensiun para guru di California dengan kinerja kripto terbesar di dunia.

    Diversifikasi Portofolio, tapi Ada Risiko

    Dilaporkan The Street, selain MicroStrategy, CalSTRS juga memiliki investasi besar di saham teknologi unggulan. Portofolionya mencakup 12,2 juta saham Microsoft senilai $5,48 miliar, serta 1,9 juta saham Micron Technology senilai $250 juta. Meski nilai investasinya di MicroStrategy jauh lebih kecil dibandingkan alokasi ke perusahaan teknologi besar, langkah ini menonjol karena keterkaitannya langsung dengan Bitcoin.

    microstrategy borong bitcoin
    Ilustrasi MicroStrategy dan Bitcoin.

    Baca juga: Survei: Banyak Orang Yakin Investasi Aset Kripto Bisa untuk Dana Pensiun

    Namun, keputusan ini bukan tanpa risiko. Harga saham Strategy sangat berkorelasi dengan volatilitas Bitcoin, sehingga CalSTRS secara tidak langsung terpapar fluktuasi tajam pasar kripto. Meski begitu, keberanian salah satu dana pensiun terbesar di AS untuk menempatkan aset pada instrumen yang terkait Bitcoin dipandang sebagai momen bersejarah. Tak menutup kemungkinan lembaga keuangan tradisional lain akan mengikuti jejak serupa.

    Didukung Regulasi Baru AS

    Investasi ini muncul hanya beberapa minggu setelah Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada 7 Agustus 2025, yang mengizinkan mata uang kripto serta aset alternatif lainnya dimasukkan dalam rencana pensiun 401(k).

    Kebijakan tersebut memperkuat legitimasi aset digital di pasar tradisional, sekaligus memberi ruang bagi lembaga investasi besar seperti CalSTRS untuk mengalokasikan sebagian dana pensiun ke aset kripto.

    Per 19 Agustus 2025, valuasi MicroStrategy mencapai sekitar $96 miliar, semakin menegaskan posisinya sebagai proxy utama untuk eksposur terhadap Bitcoin di pasar saham.

    Baca juga: Donald Trump Kaji Kebijakan 401(k), Dana Pensiun Warga AS Pakai Kripto?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli



    Sumber : news.tokocrypto.com