Tag: aset kripto

  • Aset Kripto Ether (ETH) Tembus Daftar Top 100 Aset Dunia

    Harga aset kripto Ether (ETH) yang melonjak dalam beberapa pekan terakhir, per 7 Januari 2021, mengangkat Ethereum memasuki daftar top 100 aset yang diperdagangkan berdasarkan kapitalisasi pasar, dihitung oleh CompaniesMarketCap.com

    Baca Juga: 4 Analisis Fundamental Privacy Coin

    Ethereum melampaui 12 perusahaan dan menduduki peringkat 88, antara Bristol-Myers Squibb di posisi 89 dan Anheuser-Busch di posisi 87.

    Meroket 62 persen sekedar di tahun 2021, harga ETH menembus US$1.200 pertama kali sejak bulan Januari 2018 dan tampak akan melampaui titik tertinggi yang dicetak pada 13 Januari tahun tersebut.

    Reli tahun ini menambah kapitalisasi pasar ETH sebanyak US$53 juta, cukup untuk mengalahkan sejumlah konglomerasi ternama, termasuk Wells Fargo, AstraZeneca, Philip Morris, Morgan Stanley dan Citigroup.

    Bitcoin, satu-satunya aset kripto lain yang berada dalam daftar tersebut, melonjak peringkatnya, melebihi Visa, Berkshire Hathaway, Alibaba dan baru-baru ini Tencent, hingga menduduki peringkat 10.

    Dengan kapitalisasi pasar US$12,19 trilyun, emas menduduki peringkat pertama dengan selisih US$10 trilyun, disusul oleh Apple yang berada di posisi ke-2.

    CompaniesMarketCap.com melacak valuasi perusahaan terbuka di seluruh dunia dan membuat daftar sesuai urutan besarnya kapitalisasi pasar. Situs tersebut meliputi kapitalisasi pasar perusahaan, logam mulia, exchange-traded fund dan aset kripto dalam satu daftar.

    Kendati demikian, aset berbeda tidak bisa dibandingkan secara langsung. Perhitungan bagi kapitalisasi pasar ditentukan dengan mengalikan harga saham dengan total sahamnya.

    Baca Juga: Menimbang Ramalan Bitcoin Rp3 Milyar Tahun Ini

    Dalam kasus aset kripto, kapitalisasi pasar ditentukan dengan mengalikan harga aset dengan suplai total. Kapitalisasi pasar logam mulia diukur dengan mengalikan harga dengan suplai total, sehingga hanya merupakan estimasi.

    Agar Ethereum bisa mengalahkan Bitcoin dalam peringkat kapitalisasi pasar, harganya harus meroket lima kali lipat menjadi US$6.100 sementara harga Bitcoin tetap sama tanpa mempertimbangkan perubahan suplai yang akan terjadi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Panduan Swing Trading dalam Investasi Kripto untuk Pemula

    Trend Trading dan Day Trading dapat dengan mudah menjadi strategi trading kripto paling populer. Di seluruh dunia, di pasar yang berbeda, ribuan trader terlibat pada kedua strategi tersebut. 

    Strategi trading fundamental berpotensi menghasilkan banyak keuntungan dan dapat bekerja dengan banyak jenis aset. Cryptocurrency adalah jenis aset yang dapat kamu perdagangkan.

    Dalam panduan ini, kami akan menjelaskan dasar-dasar Swing Trading dalam konteks ekosistem kripto. Kami harap ini dapat membantu kamu mendapatkan tumpuan awal dalam trading kripto. 

    Apa itu Swing Trading?

    Dalam pengertian tradisional, Swing Trading adalah strategi trading spekulatif yang digunakan oleh para trader di pasar yang berbeda dengan berbagai aset. Trader akan memegang aset yang dapat diperdagangkan di mana saja antara beberapa hari hingga beberapa minggu.

    Swing Trading berbeda dengan Day Trading, di mana aset disimpan tidak lebih dari sehari, dan Trend Trading, di mana seorang trader dapat memiliki aset selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bertahun-tahun berdasarkan tren pasar. 

    Ilustrasi candlestick pattern di investasi aset kripto.

    Ilustrasi candlestick pattern di investasi aset kripto.

    Baca juga: Tips Cari Cuan Investasi Aset Kripto di Kala Market Anjlok

    Karena strategi Swing Trading berjangka dapat menimbulkan beberapa keuntungan dan kerugian. Memahami manfaat/batasan dari strategi ini penting untuk diketahui dari aset yang kamu pilih untuk Swing Trading. Mempertimbangkan betapa fluktuatif dan tidak terduganya aset kripto, kamu harus ekstra rajin saat berencana untuk melakukan swing-trade mata uang kripto atau investasi lain.

    Kelebihan dari Swing Trading

    Beberapa alasan mengapa trader lebih memilih Swing Trading daripada trading harian dan trend trading adalah:

    Swing Trading tak perlu selalu dipantau

    Tidak seperti trading harian, Swing Trading tidak memerlukan perhatian terus-menerus dari trader. Sementara rata-rata day trader mungkin menghabiskan beberapa jam per hari di depan meja, melewati angka, swing-trader tidak harus melakukan itu. Asalkan trader telah melakukan penelitian yang cukup sebelum berinvestasi dalam aset, Swing Trading membutuhkan beberapa jam kerja setiap minggu.

    Bikin trading lebih mudah

    Jumlah usaha yang diperlukan untuk Swing Trading juga relatif lebih rendah daripada Day Trading. Dalam kebanyakan kasus, trader akan bergantung pada Analisis Teknikal, menggunakan data historis dan grafik harga untuk menentukan tindakan manajemen aset. Hal itu merupakan pilihan yang lebih nyaman dan tidak memerlukan banyak pekerjaan dari trader.

    Ilustrasi candlestick pattern di investasi aset kripto.

    Ilustrasi candlestick pattern di investasi aset kripto.

    Tawarkan potensi keuntungan jangka pendek

    Swing Trading aset apa pun menawarkan potensi keuntungan jangka pendek yang lebih baik. Artinya, ketika berfokus pada kumpulan aset yang dikuratori dengan baik, Swing Trading dapat menghasilkan jumlah keuntungan yang baik dalam jangka waktu yang relatif lebih kecil. Itulah mengapa Swing Trading lebih disukai oleh mereka yang ingin mengembangkan pendapatan bulanan dari trading.

    Kontrol yang lebih baik atas risiko pasar

    Dibandingkan dengan trading harian dan trading jangka panjang, Swing Trading memberikan kontrol yang lebih baik atas risiko pasar. Kamu juga harus mempertimbangkan sedikit aset saja untuk di Swing Trading daripada ratusan aset. Dengan begitu, trader dapat menggunakan Analisis Teknikal dan Analisis Fundamental untuk fokus pada investasi dan membuat keputusan trading yang tepat.

    Baca juga: Tips Aman Investasi Aset Kripto yang Bisa Kamu Ikuti

    Kekurangan dari Swing Trading

    Strategi Swing Trading membutuhkan sedikit lebih banyak perhatian atau kebijaksanaan dari trader. Berikut ini adalah kekurangan dari Swing Trading yang harus kamu perhatikan. 

    Risiko holding jangka panjang

    Karena periode holding yang panjang, aset yang terlibat dalam Swing Trading mengikut pada risiko pasar lainnya. Misalnya, posisi trading dapat berubah secara drastis dalam semalam atau selama akhir pekan. Hal tersebut tidak terjadi dalam trading harian karena trader tidak menyimpan aset dalam semalam.

    Trader tak bisa pantau detail pasar

    Keterbatasan lain dari Swing Trading adalah terkadang gagal memperhatikan tren pasar yang lebih menonjol. Karena ide inti Swing Trading adalah menahan aset selama beberapa minggu dan mendapatkan keuntungan maksimal, strategi ini tidak mempertimbangkan potensi keuntungan jangka panjang.

    Sementara, Swing Trading tidak membutuhkan waktu sebanyak Day Trading, trader perlu memiliki pemahaman pasar yang lebih dalam. Mereka juga membutuhkan pengalaman yang cukup dengan Analisis Teknikal dan Analisis Fundamental. 

    Sekarang setelah kita melihat kelebihan dan kekurangan dari Swing Trading, akankah kita memeriksa berbagai aspek aset kripto Swing Trading?

    Ilustrasi tips investasi aset kripto yang aman dan cuan.

    Ilustrasi tips investasi aset kripto yang aman dan cuan.

    Baca juga: Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dengan Kripto

    Swing Trading Kripto

    Swing Trading mencoba menangkap perbedaan nilai dalam periode menengah dan menghasilkan keuntungan darinya. Namun, ketika ide ini diterapkan ke konteks aset kripto, ada beberapa masalah. Masalah yang sering terjadi sebagian besar karena sifat pasar crypto yang bergejolak secara keseluruhan. Bitcoin, aset kripto paling populer, adalah contoh terbaiknya. 

    Selama bertahun-tahun, para trader telah mencoba memprediksi pola pertumbuhan aset Bitcoin dan menghasilkan beberapa keuntungan. Namun, hampir setiap saat, faktor yang belum pernah terjadi sebelumnya mempengaruhi harga BTC, menyebabkan nilainya berubah secara drastis. Tentu, ada stablecoin. Namun, ide intinya kurang lebih sama.

    Oleh karena itu, kamu harus memperhatikan beberapa faktor sebelum melakukan Swing Trading.

    Fokus Komprehensif

    Di dunia kripto, kamu tidak dapat fokus pada satu aset untuk mendapatkan keuntungan yang banyak. Bagaimanapun juga sebenarnya dapat memperdagangkan satu aset, akan tetapi harus memiliki pemahaman yang komprehensif tentang kondisi market. Dengan begitu, kamu akan memahami bagaimana aset yang telah diinvestasikan berinteraksi dengan investasi lain, termasuk Bitcoin.

    Risiko Lebih Tinggi

    Saat kamu berencana untuk Swing Trading kripto, Anda harus siap kehilangan apa yang diinvestasikan. Dengan kata lain, trader sering disarankan untuk tidak berinvestasi lebih dari yang mereka mampu untuk kehilangan.

    Kesimpulan

    Jika Anda memahami aspek-aspek ini, Anda dapat memikirkan cara terbaik untuk Swing Trading crypto. Pastikan kamu memilih platform perdagangan yang menawarkan dukungan dan dokumentasi tepat waktu untuk membantu kamu memulai dengan Swing Trading dan strategi perdagangan crypto lainnya. Anda juga harus melihat apakah platform memungkinkan kamu untuk memilih di antara berbagai aset kripto yang layak dari pasar. 

    Lagi pula, mempertajam portofolio kripto kamu adalah cara yang efektif untuk menjaga semuanya tetap terkendali. Tetapi, sekali lagi, kamu perlu menghabiskan lebih banyak waktu untuk menganalisa. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Hedging dalam Trading Kripto yang Bisa Tekan Risiko Kerugian

    Dalam trading kripto, ada sebuah strategi yang bisa dilakukan untuk mengamankan profit. Strategi tersebut bernama hedging. Secara etimologis, hedging memiliki arti lindungi nilai. Sementara secara terminologis, artinya adalah tindakan untuk mengurangi ketidakpastian dari pergerakan harga aset di masa depan. Para investor yang mengerti soal hedging akan merasakan banyak keuntungan karena strategi ini bisa melindungi investor dari risiko kerugian. Jadi, apa itu hedging dan apa saja jenisnya?

    Apa itu hedging?

    Dalam dunia investasi, istilah hedging merujuk pada suatu hal yang bisa dilakukan investor untuk mengurangi atau menghilangkan risiko kerugian. Namun, hal ini juga berarti bahwa hedging bisa membatasi potensi keuntungan yang mungkin akan didapatkan oleh investor dan trader.

    Tidak hanya membantu investor menghindari kerugian, hedging juga memungkinkan investor untuk mengenali risiko atau bahaya dalam kegiatan investasi, sehingga investor bisa mengambil langkah antisipasi dan membuat strategi investasi yang tepat.

    Hedging sangat penting untuk dikuasai setiap investor, terutama untuk mereka yang berinvestasi aset kripto. Hal ini dikarenakan volatilitas dan ketidakstabilan mata uang kripto. Selain itu, dominasi Bitcoin dalam dunia mata uang kripto juga membuat hedging menjadi hal yang penting. Altcoin mengikuti harga Bitcoin, sehingga jika harga Bitcoin jatuh, kemungkinan besar Altcoin juga akan jatuh. 

    apa itu hedging dan jenisnya

    3 Jenis hedging yang umum digunakan

    Setelah mengetahui apa itu hedging, Anda juga perlu mengetahui jenis-jenisnya. Terdapat tiga jenis strategi hedging yang umum digunakan oleh para investor dan trader untuk mengamankan profit, yakni diversifikasi, short-selling, dan futures.

    1. Diversifikasi

    Diversifikasi adalah sebuah strategi di mana investor melakukan investasi pada instrumen yang berbeda-beda. Diversifikasi juga bisa diartikan sebagai variasi aset yang tidak memiliki keterhubungan satu sama lain sehingga ketika salah satu aset sedang mengalami penurunan nilai, maka aset lainnya tidak terpengaruh atau bisa saja mengalami peningkatan.

    Namun, bukan sekadar membedakan berbagai jenis aset, diversifikasi juga membutuhkan strategi. 

    Dalam hal mata uang kripto, diversifikasi bisa dilakukan dengan memiliki mata uang yang lebih stabil, seperti Bitcoin atau Ethereum dan mata uang kripto dengan risiko tinggi, yaitu Altcoin. Dengan kombinasi ini, ketika Altcoin sedang mengalami penurunan, Anda tidak akan mengalami kerugian yang terlalu tinggi karena masih ada Bitcoin yang nilainya cenderung lebih stabil.

    Baca Juga: Maksimalkan Profit Dengan Strategi Swing Trading!

    2. Short-selling

    Short-selling adalah strategi yang lebih sulit dilakukan jika dibandingkan dengan diversifikasi. Short-selling merujuk pada trader atau investor yang mengambil posisi untuk menjual aset mereka ketika mereka percaya bahwa nilainya akan turun untuk sementara. 

    Dengan strategi ini, trader bisa menjual aset dan membelinya kembali saat harga lebih rendah. Hal ini akan mengamankan keuntungan dan daya beli.

    Cara menggunakan strategi ini adalah dengan melihat tanda dari tren potensial pada grafik harga mata uang kripto. Jika trader melihat ada tanda penurunan tren pasar, mereka bisa meminjam kripto tertentu pada bursa atau broker dan menjualnya kembali di pasar.

    Ketika harga aset kripto turun, mereka bisa kembali membayar aset kripto yang sama dengan harga yang lebih terjangkau dan mengembalikannya ke bursa atau broker tempatnya meminjam aset. Namun, jika harganya meningkat, trader harus membeli kembali aset tersebut dengan harga yang lebih tinggi.

    Baca juga: Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dengan Kripto

    3. Future

    Future adalah sebuah kontrak antara dua atau lebih partisipan yang setuju untuk menjual atau membeli sebuah aset di masa yang akan datang pada waktu yang telah ditentukan dan disepakati sebelumnya. Kontrak ini merupakan bagian dari instrumen derivatif, termasuk Options, Swaps, dan Contracts for Difference (CFD). 

    Melalui penjelasan mengenai apa itu hedging serta jenis-jenisnya, diharapkan hal ini bisa membantu Anda dalam menyusun strategi untuk meminimalisir kerugian ketika investasi atau trading mata uang kripto. Apapun jenis investasinya, tentu Anda perlu berhati-hati dalam melangkah agar terhindar dari kerugian. 

    Selain itu, penting pula untuk berinvestasi pada platform yang menyediakan fitur dan informasi terlengkap, seperti Tokocrypto. Yuk, simak informasi terkini seputar dunia kripto hanya di website Tokocrypto, Instagram, Twitter, serta komunitas Tokocrypto!

    Salam to the moon!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dengan Kripto

    Kehadiran kripto di tengah-tengah masyarakat memang masih jadi sebuah perdebatan yang cukup intensif. Pasalnya, banyak orang yang menilai, jika mata uang digital ini dapat memberikan pengaruh buruk.

    Padahal, di balik sentimen negatif berita tersebut sudah banyak hal positif yang bisa diberikan oleh kripto. Bahkan, kini muncul produk kripto terbaru yang bisa menjadi salah satu upaya untuk melestarikan lingkungan.

    Crypto Utility dari Melchor Group

    Untuk mendukung pelestarian lingkungan, Melchor Group meluncurkan sebuah terknologi terbarukan yakni crypto utility. Teknologi ini sedikit berbeda dengan cryptocurrency yang beberapa waktu ini dikabarkan dapat merusak lingkungan.

    Crypto utility justru sebaliknya, karena kripto ini akan berperan dalam menghitung restorasi hutan, termasuk di dalamnya penyerapan, perhitungan, dan perdagangan karbon yang sesuai dengan pemerintahan di Indonesia.

    Peter F. Gontha, yang merupakan CEO Melchor Group menuturkan bahwa ini merupakan inovasi pertama di dunia. Utility akan berjalan seiringan dengan perhitungan serapan karbon yang dikembangkan oleh Jejak.in yang merupakan anak perusahaan dari Melchor Group.

    Peter F. Gontha, CEO Melchor Group.

    Peter F. Gontha, CEO Melchor Group. Foto: Instagram @petergontha

    Peter juga menjelaskan jika crypto utility terlahir dari hasil mengkombinasikan pendekatan ekologis, teknologi digital, dan ekonomi. Ia pun menambahkan jika produk ini berbasis digital dalam bentuk virtual. 

    Jika produk ini berhasil, Indonesia bisa menjadi pionir penghitungan dan perdagangan karbon di dunia. Peter juga menilai jika saat ini, Indonesia masih memiliki cadangan karbon dengan jumlah yang cukup banyak.

    Persediaan karbon ini yang menjadi inspirasi Melchor Group untuk kemudian menciptakan perekonomian hijau di Indonesia melalui perdagangan karbon. Nantinya, produk crypto utility ini akan menggunakan teknologi berbasis blockchain dan artificial intelligence atau yang biasa disebut dengan kecerdasan buatan.

    Baca juga: Tips Cari Cuan Investasi Aset Kripto di Kala Market Anjlok

    Dalam ungkapannya, Peter mengatakan jika ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk melestarikan lingkungan dengan melalui pendekatan ekonomi yang dikombinasikan dengan teknologi digital.

    Karbon sendiri merupakan salah satu gas rumah kaca yang bisa menyebabkan peningkatan pemanasan global. Hal ini akan menyebabkan pelepasan karbon ke udara semakin besar sehingga menyebabkan pemanasan global terus berlangsung. 

    Business Model Donvestment dari Bumoon.io

    Bukan hanya crypto utility yang digadang-gadangkan akan menjadi produk kripto yang bisa membantu pelestarian alam. Bumoon.io juga menciptakan sebuah terobosan baru yaitu business model donvestment.

    Terobosan terbaru ini juga diharapkan dapat berjalan selaras dengan tujuan dari The United Change atau UNFCCC yang menjadi framework negara-negara di dunia dalam upaya meningkatkan kesehatan lingkungan saat ini dengan cara menurunkan emisi karbon.

    Ilustrasi Bumoon.io.

    Ilustrasi Bumoon.io. Foto: Dok. Bumoon.io.

    Chief Marketing Officer Bumoon.io, Happy Murdiantoro, mengatakan jika mereka akan berkomitmen dengan pemerintah untuk menurunkan pemanasan global yang saat ini menjadi suatu permasalahan yang besar bagi masa depan manusia.

    Hal ini selaras dengan perkataan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam upayanya untuk menangani pemanasan global akibat perubahan iklim. Jokowi, menuturkan jika dampak dari perubahan tersebut sudah tampak nyata.

    Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi secara virtual dalam Konferensi Tingkat Tinggi Climate Adaption Summit 2021 pada Januari tahun lalu. Bumoon.io sendiri dikembangkan oleh developer asal Indonesia. 

    Mereka menciptakan sebuah terobosan baru dalam dunia kripto dengan ide yang cukup sederhana, namun tepat sasaran yaitu sesuai dengan pain point global warming yang saat ini menjadi perhatian pemerintah Indonesia.

    Ilustrasi Bumoon.io.

    Ilustrasi Bumoon.io. Foto: Dok. Bumoon.io.

    Baca juga: Mengenal Berbagai Kelebihan Aset Kripto

    Bumoon.io mengembangkan energy as a service dan software as a service menjadi middleware. Kini, telah didirikan sebagai sebuah perusahaan legal yang menjadi mediator dalam perhitungan penghematan energi yang dibangun. Misalnya, panel surya, konversi listrik, daur ulang sampah, hingga carbon trading.

    Bukan hanya itu saja, Bumoon.io juga memiliki produk eco-living token. Token ini merupakan sebuah token kripto, dimana pemiliknya bisa memiliki bisnis secara real dalam bidang energi terbarukan, garbage mining seperti membeli sampah plastik dan lini bisnisnya adalah carbon trading.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Berbagai Kelebihan Aset Kripto

    Saat ini, era digital sedang menduduki kursi kepopuleran di masyarakat. Hal ini karena hampir semua bidang beralih ke dunia digital, termasuk dalam bidang keuangan. Sebagai contohnya yaitu cryptocurrency atau dikenal juga aset kripto yang saat ini selalu menjadi bahan perbincangan di masyarakat.

    Bagaimana tidak, cryptocurrency digembor-gemborkan sebagai salah satu investasi yang mampu memberikan banyak keuntungan bagi investornya. Hal ini tentu saja menarik banyak perhatian dari masyarakat. Lalu sebenarnya apa itu cryptocurrency? Dan apa kelebihannya?

    Apa itu Cryptocurrency?

    Cryptocurrency merupakan mata uang kripto yang berwujud digital dan hanya dapat digunakan bertransaksi dalam dunia digital saja. Cryptocurrency pada dasarnya berasal dari dua kata yaitu cryptography yang artinya kode rahasia dan currency yang artinya mata uang. 

    Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan jika cryptocurrency merupakan mata uang yang dilindungi dengan kode rahasia. Kode rahasia ini berfungsi untuk menjaga keamanan dari mata uang digital itu sendiri.

    Ilustrasi mengenal berbagai kelebihan aset kripto.

    Ilustrasi mengenal berbagai kelebihan aset kripto.

    Baca juga: Tips Aman Investasi Aset Kripto yang Bisa Kamu Ikuti

    Cara kerja dari kripto menganut tiga kata kunci, yaitu digital, terenkripsi, dan desentralisasi. Itu artinya, tidak dapat digunakan bertransaksi dengan cara yang sama seperti mata uang konvensional pada umumnya.

    Mata uang ini juga tidak dikontrol oleh otoritas sentral seperti OJK. Dalam hal ini, pengontrolan mata uang dilakukan sepenuhnya oleh pemilik mata uang tersebut melalui internet.

    Cryptocurrency Jadi Crypto Asset di Indonesia

    Di Indonesia istilah cryptocurrency atau mata uang kripto tidak tepat, karena itu sebagai crypto asset atau aset kripto. Sesuai Surat Menko Perekonomian Nomor S-302/M.EKON/09/2018 tanggal 24 September 2018 perihal Tindak lanjut Pelaksanaan Rakor Pengaturan Aset Kripto (Crypto Asset) Sebagai Komoditi yang Diperdagangkan di Bursa Berjangka.

    Aset Kripto tetap dilarang sebagai alat pembayaran sesuai UU No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, namun dapat dikategorikan sebagai komoditi yang diperdagangkan di Bursa Berjangka. Dengan pertimbangan, karena secara ekonomi potensi investasi yang besar dan apabila dilarang akan berdampak pada banyaknya investasi yang keluar (capital outflow) karena konsumen akan mencari pasar yang melegalkan transaksi kripto.

    Kegiatan perdagangan atau pembayaran tidak bisa menggunakan aset kripto di Indonesia. Aset kripto itu diatur sebagai komoditi, bukan digunakan sebagai mata uang, seperti Rupiah yang dapat digunakan jadi alat pembayaran. Perdagangan aset kripto diawasi dan dilindungi oleh Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) Kementerian Perdagangan (Kemendag) sejak tahun 2019.

    Ilustrasi mengenal berbagai kelebihan aset kripto.

    Ilustrasi mengenal berbagai kelebihan aset kripto.

    Baca juga: Game Duckie Land Tawarkan Cara Baru Bertani Virtual di Metaverse

    Kelebihan Cryptocurrency

    Meskipun mata uang ini tidak memiliki pengawasan dari badan otoritas seperti mata uang konvensional, cryptocurrency memiliki kelebihan. Berikut beberapa kelebihannya.

     

    • Potensi Keuntungan yang Tinggi

     

    Keuntungan pertama yang bisa kamu dapatkan dari investasi aset kripto adalah memiliki potensi keuntungan yang tinggi. Bahkan menurut seorang pengacara dari Garza Business and Estate Law yaitu Len Garza, berperndapat jika investasi kripto seperti Bitcoin akan menghasilkan keuntungan yang besar di masa mendatang.

    Pendapat ini selaras dengan ungkapan Drew Hamilton yang juga mengatakan jika cryptocurrency akan terus bertumbuh ke depan. Faktanya, mata uang ini memang telah berhasil mengantarkan cukup banyak investor menjadi miliarder dunia.

     

    • Proses transaksi yang Mudah

     

    Cryptocurrency menawarkan proses transaksi yang begitu mudah bagi investornya. Hal ini karena sistem yang digunakan telah terdesentralisasi sehingga titik lemah yang dimiliki perbankan bisa dipungkas habis oleh cryptocurrency

    Konsumen bisa langsung mengakses cryptocurrency tanpa harus melalui perantara perbankan. Adapun sistem pembayaran dari cryptocurrency ini yaitu menggunakan PayPal.

    Ilustrasi cryptocurrency.

    Ilustrasi cryptocurrency.

     

    Baca juga: Daftar Bukti Nyata Manfaat Positif dari Aset Kripto

     

    Perlu kamu ketahui jika semua aktivitas dalam bertransaksi cryptocurrency ini bersifat transparan. Semua proses transaksi akan tercatat dengan jelas dalam ledger terbuka atau blockchain. Dengan demikian, pengguna bisa mengakses data tersebut kapan saja mereka menginginkannya.

    Meskipun begitu, semua data yang telah ada dalam blockchain tidak dapat diubah sembarangan sehingga kemanannya relative terjamin. Cryptocurrency juga bersifat open-source sehingga memungkinkan pengguna untuk lebih mandiri dan mendpatkan peluang besar dalam mengakses keuangan.

     

     

    Berbeda dengan mata uang konvensional yang membutuhkan bantuan perbankan untuk bisa mengaksesnya. Aset kripto bisa diakses kapan saja selama 24/7. Dengan begitu, kamu bisa mengakses kripto kapan saja dan dimana saja.

    Kamu bisa bertransaksi kripto sambil nongkorong di kedai kopi, atau bahkan sambil jalan-jalan di mall. Hal ini karena aksesnya sangat mudah dan tidak memiliki aturan waktu khusus untuk bertransaksi.

    Dari beberapa kelebihan di atas, tidak mengherankan jika mata uang digital ini menjadi incaran banyak investor. Selain keuntungannya yang sangat menjanjikan, proses transaksi juga tidak ribet.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ketahui Definisi dan Cara Membaca Doji Candlestick Crypto!

    Jika Anda sudah berkecimpung dalam dunia trading cukup lama, Anda mungkin sudah pernah mendengar soal Doji candlestick. Namun, bagi yang belum pernah mendengar jenis candlestick ini, Anda bisa mempelajarinya dengan membaca artikel ini.

    Apa itu Doji Candlestick?

    Doji candlestick adalah salah satu jenis candlestick yang terbentuk saat harga pembukaan dan penutupan hampir sama dalam jangka waktu tertentu. Ditunjukkan dalam bentuk salib, salib terbalik, dan tanda tambah “+”, biasanya pola ini menunjukkan adanya pembalikan pada tren pasar. 

    Candlestick ini dimanfaatkan oleh para investor dan trader untuk mengetahui perubahan harga di pasar. Untuk lebih memahami soal Doji candlestick dan cara menggunakan serta membacanya, simak penjelasan berikut!

    Jenis-jenis Doji candlestick

    Candlestick ini terbagi ke dalam empat jenis, yaitu Neutral, Long-legged, Gravestone, dan Dragonfly. Setiap jenisnya menunjukkan maksud yang berbeda-beda pula.

    jenis doji candlestick

    1. Neutral

    Neutral Doji candlestick, atau disebut juga dengan Standard Doji atau Common Doji, adalah pola yang berbentuk seperti simbol “+”. Pola ini memiliki panjang bayangan atas dan bawah yang sama. Jenis yang satu ini tidak memberikan makna yang signifikan karena sifatnya yang netral. Jika jenis Doji candlestick satu ini muncul pada fase uptrend, maka menunjukkan bahwa tren pasar saat itu berpotensi untuk menyambung fase uptrend.

    2. Long-legged

    Jenis berikutnya yaitu Long-legged Doji, merupakan  pola yang memiliki bayangan atas dan bawah yang panjang. Hal ini juga berarti harga pasar memiliki pembukaan dan penutupan dengan nilai yang kurang lebih sama. Dengan bentuk bayangan atas dan bawah yang panjang, Doji candlestick jenis ini menunjukkan keragu-raguan setelah terjadi penurunan dan kenaikan yang kuat di pasar.

    Long-legged Doji terjadi paling signifikan ketika tren naik atau turun sedang menguat. Contohnya, ketika tren sedang naik, harga aset akan didorong menjadi lebih tinggi serta penutupan akan berada di atas pembukaan. Jenis ini menunjukkan bahwa ada kompetisi antara penjual dan pembeli, tetapi hasil akhirnya imbang.

    3. Gravestone

    gravestone doji candlestick

    Gravestone Doji adalah sebuah pola candlestick yang menunjukkan pembalikan dari tren bearish yang terbentuk ketika harga pembukaan, harga terendah, serta harga penutupannya berdekatan satu sama lain. Pola ini ditunjukkan dengan bayangan atas yang panjang, sementara bayangan bawahnya lebih pendek, seperti bentuk salib terbalik. Hal ini berarti kenaikan bullish di awal sesi sudah diatasi oleh penurunan yang terjadi di akhir sesi.

    4. Dragonfly

    dragonfly doji candlestick

    Jenis terakhir yaitu Dragonfly, merupakan pola Doji candlestick berbentuk salib, di mana bayangan bawahnya lebih panjang daripada bayangan atas. Jenis Dragonfly ini terbentuk pada harga penutupan dan pembukaan tertinggi dalam waktu yang sama. Sementara itu, harga terendahnya ada di posisi yang cukup jauh dari harga pembukaan.

    Pola seperti ini memberikan sinyal bahwa akan ada potensi pembalikan harga ke sisi atas atau bawah. Umumnya, Dragonfly Doji terbentuk saat kondisi pasar bearish, tetapi muncul kekuatan bull yang membuat harga terpaksa tutup pada posisi yang sama dengan harga pembukaan.

    Cara menggunakan dan membaca Doji candlestick

    Jenis candlestick ini dianggap sebagai tanda adanya keraguan pada peningkatan atau penurunan harga, sehingga harga pembukaan dan penutupan berakhir di area yang sama. Selain itu, Doji candlestick juga kerap kali ditemukan pada titik pembalikan harga.

    Dengan menggunakan Doji, Anda bisa memperlakukan titik terendah dan tertinggi sebagai titik breakout. Contohnya, ketika Anda mengamati tren pasar yang sedang turun, kemudian melihat dragonfly Doji, Anda perlu mencari posisi beli. Sementara itu, ketika Anda ingin menjual kembali asetnya, juallah setelah harga menembus lebih tinggi dari dragonfly Doji. Harga tertinggi dan terendah bisa lihat penjelasan dan gambar di sini.

    Untuk cara membaca Doji candlestick, Anda bisa fokus kepada empat hal, yakni:

    1. Harga buka, harga buka mewakili harga pertama yang diperdagangkan dan ditunjukkan pada bagian atas atau bawah body candle.

    harga buka doji candlestick

    Jika berwarna hijau, hal ini berarti ada tren naik. Namun, jika warna merah, itu berarti harga mengalami tren turun.

    2. Harga tertinggi. Pada harga tertinggi (highest price) akan membentuk bayangan atas.

    3. Harga terendah. Lalu pada harga terendah (lowest price) akan membentuk ekor bawah.

    Harga terkini. Selanjutnya, lihat pula harga terkini yang diperjualbelikan pada jangka waktu tertentu.

    harga terkini doji candlestick

    Itu dia penjelasan mengenai definisi dan cara membaca Doji candlestick. Pastikan Anda sudah memahami hal ini agar trading aset kripto Anda lebih menguntungkan. Memahami pola ini akan memudahkan Anda dalam menyusun strategi dan memprediksi kenaikan atau penurunan harga di kemudian hari.

    Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website Tokocrypto, Instagram, Twitter, serta  komunitas Tokocrypto!

    Salam to the moon!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kenali Definisi dan Cara Menggunakan Candle Marubozu

    Sebagai seorang investor, Anda perlu mengetahui kapan waktu tepat untuk membeli atau menjual aset kripto. Jika salah melangkah, kerugian bisa mendatangi Anda. Ketika mencari data soal aset kripto tertentu, Anda akan disuguhkan sebuah grafik bernama candlestick chart. Grafik berbentuk seperti lilin ini menunjukkan informasi mengenai harga suatu aset kripto pada rentang waktu tertentu. 

    Biasanya, grafik ini digunakan para investor dan trader untuk membantu memprediksi kenaikan atau penurunan harga. Kenaikan harga ditandai warna hijau, sementara penurunan harga ditandai warna merah.

    Apa itu Candle Marubozu?

    Candlestick memiliki banyak pola yang menunjukan tren pasar aset kripto. Salah satu pola yang paling mudah diidentifikasi adalah candle Marubozu atau Marubozu candlestick. Candle Marubozu adalah salah satu pola candlestick yang digunakan untuk analisis teknis sebuah aset kripto, saham, komoditas, atau instrumen keuangan lain. 

    Ciri-ciri Candle Marubozu yaitu:

    1. Memiliki body candle yang sangat panjang. 
    2. Harga penutupan dan harga pembukaan biasanya memiliki jarak yang cukup jauh. 
    3. Pola ini tidak memiliki upper dan head shadow, yang berarti bahwa harga sebuah aset dibuka pada titik tertinggi dan akan ditutup di titik terendah, begitu juga dengan sebaliknya. 

    Jenis-jenis candle Marubozu

    Marubozu candlestick memiliki tiga jenis pola yang menunjukkan keadaan tren pasar yang berbeda-beda. Pola tersebut dibedakan menjadi Marubozu full, open, dan close. Berikut penjelasannya.

    1. Marubozu full

    Marubozu full merujuk pada candle Marubozu yang memiliki harga buka dan tutup yang flat dan tanpa sumbu pada seluruh pola candlestick. Pola ini hanya berbentuk persegi panjang berwarna merah yang berarti bearish atau hijau yang artinya bullish.

    2. Marubozu open

    marubozu open

    Pola yang satu ini terlihat dari pembukaan yang rata dan penutupan pada arah yang berlawanan. Marubozu open menggambarkan bahwa aset hanya bergerak ke satu arah sejak periode pembukaan. Jika pola candle Marubozu berwarna merah, hal ini menandakan bahwa harga tidak pernah mengalami kenaikan sejak pembukaan. Sebaliknya, jika pola berwarna hijau, berarti harga tidak pernah mengalami penurunan. Tidak seperti pola Marubozu full, pola Marubozu open bisa memiliki shadow atau bayangan.

    3. Marubozu close

    marubozu close

    Pola Marubozu close adalah kebalikan dari Marubozu open. Pola ini tidak memiliki bayangan saat penutupan harga. Hal ini menunjukkan bahwa harga mungkin bergerak ke satu arah saat harga pembukaan, kemudian bergerak ke arah berlawanan tanpa ada kenaikan lagi. Pola seperti ini akan menunjukkan shadow di bagian atas.

    candle marubozu

    Bagaimana Cara Membaca Marubozu Candlestick?

    Memahami cara baca candle Marubozu akan membantu Anda mengetahui kuatnya perdagangan suatu aset. Tidak hanya itu, pola ini juga bisa menambah wawasan yang berguna untuk memprediksi masa depan pasar. 

    Namun, pola ini tidak sering terjadi pada pergerakan grafik di pasar. Karena jarang terjadi, saat candle Marubozu muncul, pasar cenderung sedang menguat. Misalnya, ketika Marubozu bullish terjadi, hal ini berarti kondisi bull masih kuat dan mampu menahan tekanan dari short seller. Dalam kasus tertentu, kondisi ini mengarah pada kelanjutan tren naik.

    Untuk lebih memahami Marubozu candlestick, Anda perlu mengetahui cara membacanya.

    1. Jika pola candle Marubozu menunjukkan pola tren bullish (Marubozu Putih) terjadi di akhir tren naik, maka ada kemungkinan tren akan berlanjut.

    bullish marubozu

    2. Namun, jika Marubozu Putih terjadi di tren turun, kemungkinan besar akan terjadi pembalikan.

    downtrend marubozu

    3. Sebaliknya, jika pola candle Marubozu menunjukkan tren bearish (Marubozu Hitam) terjadi di akhir tren turun, maka kemungkinan tren ini akan berlanjut.

    bearish marubozu

    4. Sementara itu, bila pola tersebut terjadi di akhir tren naik, maka besar kemungkinan akan terjadi pembalikan.

    uptrend candle marubozu

    Untuk benar-benar memberikan kepastian kondisi pasar kripto, mengandalkan candle Marubozu saja tidak cukup. Akan lebih baik jika investor dan trader juga melihat pola candlestick yang muncul setelah pola Marubozu.

    Baca Juga: Yuk, Kenalan dengan Hammer Candlestick dalam Trading Kripto

    Agar berhasil dalam investasi maupun trading, Anda perlu menguasai analisis teknis, salah satunya adalah dengan mengetahui cara membaca candle Marubozu. Hal ini akan membantu Anda dalam memprediksi tren pasar di kemudian hari. Pastikan pula saat berinvestasi Anda melakukannya di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan ekosistem yang terintegrasi satu sama lain, investasi dan trading kripto pun jadi lebih mudah.

    Yuk, langsung bergabung dengan  komunitas Tokocrypto untuk menyimak informasi terbaru mengenai dunia kripto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 9 Februari 2022: Pasar Kripto Mulai Bullish?

    Market kripto pada pekan pertama Februari mengalami pemulihan 25% dari posisi terendahnya pada 24 Januari. Meski begitu, keadaan pasar kripto yang mulai pulih tidak menjamin apakah tren bearish telah berhenti.

    Banyak analis yang melihat mayoritas kripto akan bergerak stagnan pada awal pekan kedua Februari ini. Namun, masih ada potensi koreksi menjelang pertengahan hingga akhir pekan nanti, sehingga diprediksi mendatangkan sentimen positif yang tentunya bisa menarik perhatian para investor.

    Dalam kondisi market kripto yang kembali merangkak naik, terdapat beberapa kripto yang potensi mengalami bullish, namun ada juga yang berpotensi mengalami bearish. Investor harus lebih berhati-hati memilih aset kripto untuk mendatangkan profit. Sebagai referensi, simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Hedera (HBAR)

    Ilustrasi Hedera (HBAR).

    Ilustrasi Hedera (HBAR).

    Kripto pertama yang masuk dalam daftar potensi bullish pekan ini adalah Hedera (HBAR). Hedera Hashgraph adalah jaringan terdistribusi terdesentralisasi (decentralized distributed network) yang secara struktural memiliki diferensiasi dari blockchain Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), tetapi melakukan fungsi yang setara.

    HBAR bertujuan untuk menyediakan platform yang stabil, efisien dan dapat dipercaya untuk aplikasi kelas perusahaan. Hedera didukung oleh governing council yang terdiri dari 39 organisasi dan perusahaan, seperti Google, Boeing, Deutsche Telekom, IBM, TATA Communications.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat HBAR memiliki potensi bullish diakibatkan sentimen dari peluncuran Smart Contract 2.0 pada 8 Februari 2022. Hal ini bisa mendatangkan sentimen positif dari para investor.

    “HBAR akan merilis Smart Contarct 2.0 di tanggal 8 Februari. Tapi, sentimen positifnya akan terus berkelanjutan, karena ini big event dari HBAR. Acara nanti akan ada webinar dan langsung launching smart contract baru,” kata Afid.

    Peringkat HBAR di CoinMarketCap saat ini adalah #36, dengan kapitalisasi pasar US$ 4.550.595.603. Pasokan yang beredar 18.092.792.421 koin HBAR dan maksimal pasokan 50.000.000.000 koin HBAR.

    2. The Sandbox (SAND)

    Ilustrasi The Sandbox (SAND).

    Ilustrasi The Sandbox (SAND).

    Token Metaverse The Sandbox (SAND) masuk dalam daftar potensi bullish pekan ini. Afid menjelaskan The Sandbox akan melelang tanahnya di Metaverse dalam jumlah terbatas pada 10 Februari 2022.

    Pada saat lelang nanti akan ada lebih dari 550 tanah dan 8 gedung atau perumahan yang akan dijual dengan harga lebih tinggi. Kabar ini dapat meningkatkan ketertarikan terhadap SAND karena seluruh transaksi pelelangan harus dilakukan dalam token tersebut.

    “The Sandbox akan melelang tanahnya di Metaverse pada 10 Februari mendatang. Event ini otomatis akan menjadi sentimen positif karena kembali menghidupkan proyek SAND selama beberapa hari terakhir tidak ada kabar baru,” ungkap Afid.

    Peringkat SAND di CoinMarketCap saat ini adalah #33, dengan kapitalisasi pasar US$ 4.877.018.694. Pasokan yang beredar 1.035.054.385 koin SAND dan maksimal pasokan 3.000.000.000 koin SAND.

    Baca juga: Daftar Bukti Nyata Manfaat Positif dari Aset Kripto

    3. Harmony (ONE)

    Ilustrasi Harmony (ONE).

    Ilustrasi Harmony (ONE).

    Aset kripto Harmony (ONE) ternyata masih berpotensi bullish pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Soegiono, menjelaskan sentimen positif ONE di awal bulan Februari masih berkelanjutan, karena akan meluncurkan Ethereum bridge yang akan meningkatkan nilainya.

    “Harmony (ONE) akan ada Ethereum bridge di tanggal 14 Februari 2022. Jadi nantinya ONE akan kompatibel dengan jaringan Bitcoin dan Ethereum, sehingga mempermudah perpindahan token atau koin di kedua ekosistem. Hype sentimen positifnya masih terus berlangsung,” kata Afid.

    Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.

    Peringkat ONE di CoinMarketCap saat ini adalah #50, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.473.749.531. Pasokan yang beredar 11.695.964.805 koin ONE dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    4. Stacks (STX)

    Ilustrasi Stacks (STX).

    Ilustrasi Stacks (STX).

    Stacks adalah solusi blockchain layer-1, yang dirancang untuk membawa smart contract dan aplikasi terdesentralisasi (DApps) ke Bitcoin (BTC). Smart contract ini dibawa ke Bitcoin tanpa mengubah fitur apa pun yang membuatnya kuat, termasuk keamanan dan stabilitasnya.

    Afid mengungkap STX berpotensi bullish dikarenakan ada event NFT drops di jaringan mereka. Acara ini mendorong para investor untuk tertarik meng-hold koin STX mereka dan berujung menimbulkan sentimen positif di pasar.

    “STX akan menyelenggarakan NFT drops, jadi berpotensi mendatangkan sentimen positif. Dalam 24 jam terakhir, ada kenaikan nilai STX yang cukup signifikan,” kata Afid.

    Peringkat STX di CoinMarketCap saat ini adalah #54, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.170.247.054. Pasokan yang beredar 1.297.473.392 koin STX dan maksimal pasokan 1.818.000.000 koin STX.

    5. Ethereum Classic (ETC)

    Ilustrasi Ethereum Classic (ETC).

    Ilustrasi Ethereum Classic (ETC).

    Ethereum Classic (ETC) diperkirakan akan kembali mengalami peningkatan nilai dalam waktu dekat. Afid menjelaskan ETC memang sempat menunda peluncuran mainnet baru bernama Mystique di awal Februari. Namun, sudah ada tanggal konfirmasi terbaru yaitu, 13 Februari mendatang sehingga mendorong kripto ini menjadi banyak peminat.

    “Setelah kemarin mengalami penundaan, kini peluncuran Mystique ETC akan dirilis 13 Februari mendatang. Di kripto ada istilah buy on rumor, sell on news. Jadi dengan ada berita tersebut, biasanya tiga hari atau seminggu sebelumnya sudah ada sentimen positif di market,” tutur Afid.

    Baca juga: Tips Aman Investasi Aset Kripto yang Bisa Kamu Ikuti

    Ethereum Classic (ETC) adalah hard fork dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Ethereum Classic telah berusaha untuk membedakan dirinya dari Ethereum, dengan peta jalan teknis kedua jaringan yang semakin menyimpang satu sama lain seiring waktu.

    Peringkat ETC di CoinMarketCap saat ini adalah #37, dengan kapitalisasi pasar US$ 4.261.461.241. Pasokan yang beredar 132.822.397 koin ETC dan maksimal pasokan 210.700.000 koin ETC.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. BTCUP (BTCUP)

    Ilustrasi BTCUP (BTCUP).

    Ilustrasi BTCUP (BTCUP).

    Masuk ke daftar aset kripto yang berpotensi bearish, Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan BTCUP akan kembali diproyeksikan mengalami penurunan. Menurutnya kondisi market kripto sekarang turut berpengaruh negatif pada BTCUP.

    “BTCUP berpotensi bearish dan akan alami penurunan 22 persen,” kata Afid.

    BTCUP bertujuan untuk menghasilkan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin naik. Sedangkan BTCDOWN bertujuan memberikan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin turun. Jumlah keuntungan yang berlipat kali ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.

    Peringkat BTCUP di CoinMarketCap saat ini adalah #2916, dengan kapitalisasi pasar US$ 6.225.976. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    2. BNBUP (BNBUP)

    Ilustrasi BNBUP (BNBUP).

    Ilustrasi BNBUP (BNBUP).

    BNBUP juga berdampak pada kondisi market kripto yang mulai alami koreksi. Afid mengatakan BNBUP berpotensi bearish karena mengikuti kondisi Binance Coin (BNB) yang juga tengah menurun.

    “Tidak ada sentimen positif di BNBUP dalam waktu dekat, sehingga membuat aset kripto ini masuk ke daftar bearish,” kata Afid.

    Peringkat BNBUP di CoinMarketCap saat ini adalah #3039, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 2.523.711. Pasokan yang bersirkulasi tidak tersedia.

    3. JUST (JST)

    Ilustrasi JUST (JST).

    Ilustrasi JUST (JST).

    JUST adalah ekosistem decentralized finance (DeFi) baru yang populer untuk blockchain TRON. Produk ini adalah sebagian besar berpusat di sekitar platform pinjaman stablecoin terdesentralisasi dengan nama JustStable.

    Pengelola Ekosistem Koin Just (JST) adalah JUST Foundation, yang mencakup individu dari Alibaba, Tencent, IBM. Sementara tim analisis keuangan JUST berasal dari beberapa bank investasi global menurut situs web proyek.

    Baca juga: Cara Teknologi Blockchain Lawan Informasi Hoaks

    Afid menjelaskan JST berpotensi bearish karena nilainya sedang terdepresiasi. “JST berada dalam koreksi ke bawah karena nilai terdepresiasi. Penurunan nilainya bisa capai 20 persen, walaupun nantikan akan sempat terkoreksi naik,” katanya.

    Peringkat JST di CoinMarketCap saat ini adalah #147, dengan kapitalisasi pasar US$ 416.684.110. Pasokan yang beredar 7.300.425.000 koin JST dan maksimal pasokan 9.900.000.000 koin JST.

    4. NEAR Protocol (NEAR)

    Ilustrasi NEAR Protocol (NEAR).

    Ilustrasi NEAR Protocol (NEAR).

    NEAR Protocol (NEAR) adalah blockchain layer1 yang dirancang sebagai platform komputasi awan yang dijalankan komunitas dan menghilangkan beberapa batasan, seperti kecepatan transaksi rendah, throughput rendah, dan interoperabilitas yang buruk. 

    NEAR juga memiliki token utilitas asli sendiri dinamai “NEAR”. Pemegang token NEAR dapat berpartisipasi dalam tata kelola on-chain dari platform NEAR, atau mereka dapat memiliki suara validator atas nama mereka. Sayangnya, pekan ini NEAR masuk dalam potensi bearish.

    “NEAR berpeluang mengalami bearish dengan penurunan nilai mencapai 16 persen. Nilai NEAR diprediksi akan terkoreksi naik, lalu kembali turun,” kata Afid.

    Peringkat NEAR di CoinMarketCap saat ini adalah #23, dengan kapitalisasi pasar US$ 8.117.070.368. Pasokan yang beredar 633.890.744 koin NEAR dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin NEAR.

    5. Mines of Dalarnia (DAR)

    Ilustrasi Mines of Dalarnia (DAR).

    Ilustrasi Mines of Dalarnia (DAR).

    Mines of Dalarnia adalah game petualangan dengan konsep play-to-earn dan para pemainnya akan mendapatkan NFT sebagai rewards. Token asli dalam game MoD adalah DAR dan memainkan peran kunci dalam mengelola ekonomi dalam permainan, mendorong pemain dan juga menjaga ekonomi di dunia Dalarnia tumbuh secara berkelanjutan.

    Afid melihat token DAR dalam waktu dekat berpotensi bearish. “Penurunan nilai DAR kemungkinan bisa mencapai lebih dari 30 persen yang dikarenakan tidak update penting yang dikeluarkan oleh developer MoD, sehingga bisa membuat token DAR menarik,” ungkapnya.

    Peringkat DAR di CoinMarketCap saat ini adalah #337, dengan kapitalisasi pasar US$ 137.820.696. Pasokan yang beredar 123.200.000 koin DAR dan maksimal pasokan 800.000.000 koin DAR.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kenali Ciri Khas Candlestick Pattern Kripto agar Selalu Profit

    Dalam berinvestasi kripto, terdapat dua jenis analisis yang lazim digunakan oleh para investor, yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal. Candlestick pattern merupakan bagian dari analisis teknikal yang digunakan pada saat trading kripto yang menunjukkan harga tertinggi dan terendah dari suatu aset kripto pada periode waktu tertentu.

    Seorang trader kripto yang paham candlestick pattern bisa menganalisa wakut yang tepat untuk buy atau sell, sehingga bisa cenderung mendapatkan profit. Agar kamu memahami lebih dalam, candlestick pattern bisa simak 3 kategori yang biasa digunakan dalam analisis nilai kripto di bawah ini.

    Candlestick Pattern Bullish Reversal

    Pola candlestick yang satu ini akan membantu trader atau investor dalam memprediksi tren pembalikan harga yaitu dari downtrend menjadi uptrend. Jenis candlestick ini terbagi menjadi beberapa pola, yaitu sebagai berikut.

    Pola Bullish hammer akan mengindikasikan tren bearish telah berakhir. Pada pola ini kemungkinan harga aset akan mengalami bullish. Dalam kondisi seperti ini, trader akan menetapkan harga lebih rendah. Selanjutnya akan terjadi tekanan pembelian yang cukup intens dan aset ditutup pada harga yang lebih tinggi dari sebelumnya.

    Ilustrasi candlestick pattern di investasi aset kripto.

    Ilustrasi candlestick pattern di investasi aset kripto.

    Baca juga: Daftar Film Tentang Bitcoin yang Wajib Kamu Tonton

    Pattern yang satu ini merupakan sinyal pembalikan bullish dan menandakan akhir dari downtrend. Morning Star akan terdiri dari candlestick merah panjang sebelah kiri dan candlestick pendek berwarna merah atau hijau. 

    Pola yang satu ini mengindikasikan tren bullish sedang kuat. Biasanya akan muncul secara berturu-turut berwarna hijau panjang dengan sumbu kecil.

    Pola ini menandakan adanya pembukaan yang lebih rendah pada har kedua dari harga penutupan di hari pertama, tetapi mengalami uptrend pembelian yang drastis sehingga harga tutup lebih tinggi.

    Percing Line menunjukkan adanya penurunan harga di awal kemudian diikuti dengan meningkatkatnya pembelian. Pada momen inilah banyak trader yang berlomba membeli aset dengan harga tertentu.

    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Baca juga: Daftar Bukti Nyata Manfaat Positif dari Aset Kripto

    Candlestick Pattern Bearish Reversal

    Candlestick Pattern Bearish Reversal merupaakn pola yang biasanya digunakan untuk memprediksi tren harga pada saat uptrend mengalami downtrend. Ada beberapa jenis candlestick yang mengindikasikan bearish, yaitu sebagai berikut.

    Pola ini ditandai dengan candlestick hijau besar yang kemudian diikuti candlestick merah kecil yang seluruh tubuhnya berada dalam kisaran tubuh candlestick hijau pertama tadi. Hal ini menunjulan adanya kemungkinan penurunan harga aset.

    Pola ini ditandai dengan candlestick hijau besar diikuti candlestick merah. Pola ini menunjukan harga pembukaan dan penutupan lebih tinggi dari sebelumnya dan kemungkinan akan terjadi penurunan harga.

    Pola ini ditandai dengan adanya candlestick merah kecil di bagian atas candlestick hijau panjang tanpa bersentuhan. Pola ini menunjukan adanya pembalikan bearish.

    Pola ini menunjukan adanya uptrend pada sebagian besar sesi, namun disusul dengan downtrend dalam waktu singkat sehingga mendorong harga turun dan tertutup pada harga di bawah pembukaan.

    Ilustrasi investasi aset kripto

    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Baca juga: Tips Aman Investasi Aset Kripto yang Bisa Kamu Ikuti

    Pola ini mengindikasikan adanya kemungkinan bearish mengalami pembalikan dari bullish. 

    Ciri khas dari candlestick ini adalah adanya 2 candlestick terakhir yang mengalami pembukaan harga di tengah-tengah candlestick sebelumnya. Namun harga penutupan lebih rendah dibanding candlestick sebelumnya.

    Candlestick Pattern Continuation

    Candlestick Pattern Continuation menandakan adanya pergerakan harga yang selaras dengan tren harga sebelumnya. Berikut beberapa pola yang mengindikasikan pola continuation.

    Pola ini ditandai dengan candlestick tipis di tengah yang mengindikasikan sinyal netral. Pada saat ini harga penutupan dan pembukaan hampir sama sehingga diragukan pasar akan memiliki nilai aset sebenarnya.

    Pola ini ditandai dengan candlestick di pusat bertubuh pendek dengan sumbu yang sama panjang. Hal ini menunjukkan pola istirahat karena keadaan pasar sedang tidak terkendali.

    Itulah ciri khas dari masing-masing candlestick pattern yang harus kamu pahami pada saat bermain kripto agar selalu mendapat profit. Selamat mencoba!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Yuk, Simak Penjelasan Lengkap Mengenai Bid dan Ask!

    bid dan ask

    Ketika Anda baru mulai berinvestasi, baik investasi saham maupun kripto, Anda akan bertemu dengan berbagai istilah, termasuk di antaranya adalah bid dan ask. Kedua istilah ini akan Anda temui pada investasi saham dan jual-beli aset kripto. Bid dan ask adalah komponen penting yang tidak terpisahkan. Jika Anda belum memahami apa itu bid dan ask, simak penjelasannya berikut ini!

    Apa itu bid dan ask?

    Secara umum, bid diartikan sebagai harga atau penawaran maksimum suatu aset. Sebaliknya, ask adalah harga atau penawaran minimum yang ditawarkan untuk membeli suatu aset. Dapat disederhanakan bahwa bid berarti beli, sedangkan ask artinya jual. Hal ini juga berlaku dalam investasi aset kripto. 

    Ketika bertransaksi dengan aset kripto, Anda akan menemukan bid pada kolom buy dalam order book, sementara ask berada di kolom sell. Biasanya, harga tawaran akan bernilai lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga penawaran. Perbedaan angka pada tawaran dan penawaran disebut juga dengan spread, yakni imbalan atau keuntungan yang diterima oleh platform.

    Bid-ask spread dalam transaksi kripto

    Tidak hanya ada istilah bid dan ask, dalam dunia kripto dikenal pula istilah bid-ask spread. Istilah ini merujuk pada suatu kondisi di mana jumlah harga permintaan lebih banyak daripada harga bid suatu aset. Sederhananya, bid-ask spread merupakan selisih harga tertinggi kripto yang ditawar pembeli dengan harga terendah yang diterima oleh penjual.

    Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa seseorang yang ingin menjual aset kriptonya akan menerima sejumlah harga penawaran, sedangkan orang yang ingin membeli aset kripto akan membayar harga sesuai dengan permintaan penjual.

    Baca Juga: Strategi Penggunaan Bollinger Band Scalping Agar Profit!

    Menghitung bid-ask spread sangatlah mudah. 

    Misalnya, harga bid sebuah aset kripto adalah US$5000, sedangkan harga permintaan untuk aset tersebut adalah US$5.100 . Maka, bid-ask spread dari aset kripto tersebut sebesar 100 dolar AS. 

    Anda juga bisa mengubahnya ke dalam bentuk persentase, yakni dengan membagi bid-ask spread dengan harga permintaan terendah. Maka, akan ditemukan hasil bid-ask spread sebesar 5%.

    Jika calon pembeli membuat penawaran dengan harga yang lebih tinggi, maka spread ini akan ditutup. Begitu pula jika calon penjual membuka penawaran aset kripto dengan harga yang lebih rendah.

    bid-ask spread

    Bid-ask spread itu untuk apa?

    Bid-ask spread digunakan untuk melihat likuiditas. Spread tinggi menunjukan likuiditas rendah, sedangkan spread rendah menunjukkan likuiditas tinggi.

    Bagaimana likuiditas ini mempengaruhi orang-orang dalam mengambil keputusan?

    Setiap aset memiliki harga tertinggi yang bersedia dibayar oleh pembeli dan harga terendah yang penjual bersedia untuk terima. Jumlah harga tersebut bisa berbeda-beda. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan likuiditas pada masing-masing aset kripto.

    Beberapa pasar lebih likuid jika dibandingkan dengan pasar lainnya dan hal ini harus terlihat pada spread yang lebih rendah. Pada dasarnya, price taker atau trader akan meminta likuiditas, sementara market maker akan memasok likuiditas.

    Misalnya, aset paling likuid di dunia saat ini adalah mata uang fiat. Pada mata uang fiat, harga tertinggi pembelian dan harga terendah penjualan memiliki selisih yang sangat kecil, bahkan bisa diukur melalui pecahan sen.

    Hal sebaliknya terjadi pada saham dan aset kripto. Keduanya merupakan aset yang kurang likuid, bahkan bisa memiliki spread 1 hingga 2 persen dari harga permintaan yang terendah. 

    Selisih harga ini dapat menjadi kisi-kisi yang memperlihatkan risiko ketika market maker menawarkan asetnya. Contohnya, kontrak berjangka bisa saja mempunyai harga permintaan terendah pada aset yang mewakili harga yang jauh lebih tinggi daripada perdagangan ekuitas atau valas.

    Itulah informasi menarik sepuar bid dan ask dalam kripto. Untuk mulai berinvestasi, yuk gabung di Tokocrypto sebagai platform terpercaya! Dengan sistem layanan yang sudah terintegrasi, kegiatan investasi aset kripto pun akan lebih mudah. 

    Yuk, simak berbagai informasi seputar kripto  di website Tokocrypto, Instagram, serta Twitter! Juga jangan lupa untuk bergabung di komunitas Tokocrypto. Salam to the moon!





    Sumber : news.tokocrypto.com