Tag: aset kripto

  • Tokocrypto Market Signal Kripto 05 Januari 2022: Ada DOT dan SUSHI

    Jakarta – Masuk pekan pertama di tahun 2022, sejumlah aset kripto langsung tancap gas berpotensi bergerak naik. Namun, di sisi lain, ada beberapa kripto yang mengalami pergerakan stagnan, bahkan cenderung berpotensi menurun hingga masuk fase bearish. Simak selengkapnya Market Signal aset kripto pekan pertama di awal tahun 2022 ini.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Stacks (STX)

    Grafik aset kripto Stacks (STX)

    Ilustrasi grafik aset kripto Stacks (STX).

    Masuk di jajaran aset kripto bullish pekan ini, Stacks menjadi salah satu kripto yang terlibat dalam beberapa eksperimen proyek keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan non-fungible token (NFT) dengan jaringan blockchain Bitcoin. Penggunaan jaringan Stacks telah meningkat secara signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan alasan STX berpotensi alami bullish karena meluncurkan jaringan utama baru bernama ALEX Mainnet. Menurutnya, dari teknik analisis, STX sudah ada bullish flag, namun akan sedikit terkoreksi dan akan kembali rebound sekitar 13 persen.

    “ALEX Mainnet akan launching di tanggal 17 Januari nanti. Biasanya satu minggu sebelum launching, market itu sudah bereaksi. Kalo misalkan beritanya bagus, akan mengalami kenaikan. Kemudian, tanggal 10 Januari, akan ada ALEX Token Launchpad Live yang bisa mendongkrak harga STX,” kata Afid (04/01).

    Peringkat STX di CoinMarketCap saat ini adalah #54, dengan kapitalisasi pasar US$ 3.036.811.513. Pasokan yang beredar 1.291.912.627 koin STX dan maksimal pasokan 1.818.000.000 koin STX.

    2. Avalanche (AVAX)

    Grafik aset kripto Avalanche (AVAX).

    Ilustrasi grafik aset kripto Avalanche (AVAX).

    Avalanche (AVAX) adalah platform open source tempat pengembang dapat membangun dan meluncurkan aplikasi terdesentralisasi (DApps) dalam ekosistem yang sangat skalabel. Sejak diluncurkan ekosistem AVAX bertumbuh secara eksponensial.

    Banyak analis mengklaim AVAX salah satu saingan Ethereum, yang bertujuan untuk menggesernya sebagai blockchain paling populer untuk smart contract. Afid melihat pergerakan AVAX memiliki pola triangle atau segitiga yang berpotensi bullish.

    “Mungkin dalam waktu dekat AVAX akan sedikit terkoreksi dan akan alami pump sekitar 40 persenan. Acara AMA tanggal 5 Januari bisa menjadi potensi rebound yang lebih tinggi dan bisa sedikit ada reaksi di market,” ujarnya.

    Peringkat AVAX di CoinMarketCap saat ini adalah #11, dengan kapitalisasi pasar US$ 26.349.634.814. Pasokan yang beredar 243.752.475 koin AVAX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca Juga: Tokocrypto dan ASRI Kolaborasi Wujudkan Ekosistem Keuangan Inklusif di Indonesia

    3. Loopring (LRC)

    Grafik aset kripto Loopring (LRC).

    Ilustrasi grafik aset kripto Loopring (LRC).

    LRC adalah token utilitas berbasis Ethereum di jaringan Loopring yang dirancang khusus untuk memfasilitasi pertukaran terdesentralisasi (DEX) dan sistem pembayaran. Ini mendorong perilaku positif dari penyedia likuiditas (liquidity provider), perusahaan asuransi, dan tata kelola DAO (decentralized autonomous organization).

    Afid menjelaskan teknik analisa LRC sendiri sudah membentuk segitiga atau triangle. LRC kemungkinan akan sedikit terkoreksi dulu dan melonjak sekitar 35 persen. Di samping itu, token ini memiliki berita bagus yang memicu market bergerak.

    “Loopring ini layer-2 blockchain sama seperti Polygon (MATIC), di mana yang menarik, ia menjalin kerja sama dengan Bank of China. Teknologi yang digunakan Loopring menjadi patent Bank of China untuk sistem pembayaran mereka,” ucapnya.

    Peringkat LRC di CoinMarketCap saat ini adalah #58, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.774.206.433. Pasokan yang beredar 1.328.716.100 koin LRC dan maksimal pasokan 1.374.513.896 koin LRC.

    4. NEAR Protocol (NEAR)

    Grafik aset kripto NEAR Protocol (NEAR)

    Ilustrasi grafik aset kripto NEAR Protocol (NEAR).

    NEAR adalah platform pengembangan terdesentralisasi yang dirancang untuk menyediakan lingkungan yang ideal untuk Dapps dengan mengatasi beberapa batasan sistem, seperti throughput dan kecepatan rendah dan kompatibilitas silang yang buruk. Mirip dengan Ethereum, Cardano, dan TRON, NEAR dapat dideskripsikan sebagai blockchain layer-one atau “lapisan dasar”,

    “Dari fundamentalnya sendiri tidak ada yang spesifik. Tapi, dari teknikal analisisnya ini sudah bagus, di mana NEAR ini mem-break out resisten lamanya dan berusaha untuk meningkat lagi. Potensi kenaikannya sendiri sekitar 20 persen,” jelas Afid.

    Peringkat NEAR di CoinMarketCap saat ini adalah #21, dengan kapitalisasi pasar US$ 10.528.482.290. Pasokan yang beredar 602.964.783 koin NEAR dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin NEAR.

    Baca Juga: 5 Proyek DeFi Potensial 2022

    5. Polkadot (DOT)

    Grafik aset kripto Polkadot (DOT)

    Ilustrasi grafik aset kripto Polkadot (DOT).

    Polkadot (DOT) ini termasuk salah satu aset kripto yang cukup mendapatkan perhatian karena berkembang cukup pesat pada tahun 2020-2021. DOT sendiri adalah sebuah koin kripto berbasis blockchain yang memungkinkan beberapa jaringan saling terhubung.

    “Dari Polkadot saat ini masih ada event juga ya. Di mana auction ini belum berakhir. DOT dari teknik analisisnya juga sudah breakout dari resistensinya dan sedang terkonsolidasi dan tinggal nunggu naiknya lagi. Kemungkinan ada kenaikan sekitar 38 persen,” tutur Afid.

    Peringkat DOT di CoinMarketCap saat ini adalah #10, dengan kapitalisasi pasar US$ 29.320.478.202. Pasokan yang beredar 987.579.315 koin NEAR dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Power Ledger (POWR)

    Grafik aset kripto Power Ledger (POWR)

    Ilustrasi grafik aset kripto Power Ledger (POWR).

    Power Ledger (POWR) adalah platform berbasis blockchain yang digunakan untuk menjual dan mendistribusikan solar power tanpa perantara di area lokal. Jadi, Ini adalah perusahaan teknologi yang menggunakan blockchain untuk memfasilitasi perdagangan komoditas energi dan lingkungan.

    “Power Ledger (POWR) dari teknik analisisnya sudah overbought. Dari relative strength index (RSI) ini POWR sudah mencapai titik jenuh pembelian yaitu di angka 70. Biasanya ketika itu terjadi, market biasa terkoreksi ke area support, kalo mungkin bisa turun lagi sampai sekitar -22 persen,” kata Afid.

    Peringkat POWR di CoinMarketCap saat ini adalah #180, dengan kapitalisasi pasar US$ 291.661.997. Pasokan yang beredar 463.486.097 koin POWR dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin POWR.

    2. Voxies (VOXEL)

    Grafik aset kripto Voxies (VOXEL)

    Ilustrasi grafik aset kripto Voxies (VOXEL).

    Voxies adalah game RPG taktis berbasis giliran 3D gratis untuk dimainkan di blockchain. Token VOXEL juga akan dapat diakses di pasar sekunder, di mana pemain memperdagangkan token di luar permainan.

    Menurut Afid, teknik analisis VOXEL dari grafik RSI sudah menyentuh overbought. “Dan dia akan menuju ke oversold-nya lagi. Di mana VOXEL akan terus mengalami penurunan, mungkin akan terkonsolidasi dulu dari market, baru nanti ada keputusan harganya akan dibawa kemana.”

    Peringkat VOXEL di CoinMarketCap saat ini adalah #302, dengan kapitalisasi pasar US$ 211.513.420. Pasokan yang beredar 60.343.002 koin VOXEL dan maksimal pasokan 300.000.000 koin VOXEL.

    3. Dusk Network (DUSK)

    Grafik aset kripto Dusk Network (DUSK)

    Ilustrasi grafik aset kripto Dusk Network (DUSK).

    Dusk Network mengklaim dirinya sebagai blockchain privasi untuk aplikasi keuangan. Ini adalah blockchain layer-1 yang mendukung standar Confidential Security Contract (XSC), dan mendukung smart contract. Dusk Network bertujuan untuk memenuhi persyaratan dan kebutuhan pasar keuangan.

    Token DUSK dapat digunakan sebagai token utilitas untuk memulai transaksi, pertukaran atom, atau menyebarkan smart contract. Di balik itu, pergerakan DUSK pekan ini cenderung bearish. Afid melihat ada pola untuk breakdown atau breakout ke bawah. “Mungkin ada penurunan sekitar 17 persen, tapi akan menurun bertahap.”

    Peringkat DUSK di CoinMarketCap saat ini adalah #171, dengan kapitalisasi pasar US$ 347.444.753. Pasokan yang beredar 389.445.429 koin DUSK dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin DUSK.

    4. SushiSwap (SUSHI)

    Grafik aset kripto SushiSwap (SUSHI)

    Ilustrasi grafik aset kripto SushiSwap (SUSHI).

    SushiSwap adalah pertukaran terdesentralisasi atau decentralized exchange (DEX) yang dilengkapi dengan kontrak pintar (smart contract). SUSHI adalah token Ethereum khusus yang didedikasikan untuk ekosistem Sushiswap.

    Afid menerangkan SUSHI berpotensi bearish dan memang baru mau menuju oversold-nya. “Dia mungkin akan turun dari oversold-nya dan akan berpotensi turun sekitar 7 persen. Ia juga gagal membentuk bullish flag pattern.”

    Peringkat SUSHI di CoinMarketCap saat ini adalah #92, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.081.291.463. Pasokan yang beredar 127.244.443 koin SUSHI dan maksimal pasokan 250.000.000 koin SUSHI.

    5. Hive (HIVE)

    Grafik aset kripto Hive (HIVE)

    Ilustrasi grafik aset kripto Hive (HIVE).

    Diluncurkan pada 20 Maret 2020, Hive adalah jaringan berbagi informasi terdesentralisasi dengan buku besar keuangan berbasis blockchain yang dibangun di atas protokol Delegated Proof of Stake (DPoS). HIVE dikembangkan untuk menyimpan konten dalam jumlah besar dan membuatnya tersedia untuk monetisasi berbasis waktu.

    “HIVE berpotensi masih terus turun. Kalo dilihat dari grafik, ia membentuk lower high sama lower low ya. Ia mungkin sedikit akan konsolidasi dulu, tapi akan ada penurunan sekitar 10 persenan,” ungkap Afid. 

    Peringkat HIVE di CoinMarketCap saat ini adalah #129, dengan kapitalisasi pasar US$ 618.630.296. Pasokan yang beredar 385.507.491 koin HIVE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ketahui Cara Mengenali Dead Cat Bounce dan Penyebabnya

    Dead Cat Bounce merupakan salah satu istilah yang digunakan dalam trading aset kripto. Istilah ini digunakan untuk menyebut suatu pola pergerakan aset dalam pasar. Trader yang terjebak Dead Cat Bounce disebut-sebut akan mengalami kerugian. Benarkah demikian? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak penjelasan mengenai Dead Cat Bounce berikut ini!

    Asal Usul Fenomena Dead Cat Bounce

    Fenomena Dead Cat Bounce sebenarnya tidak hanya berlaku pada trading aset kripto. Justru sebaliknya, fenomena ini sudah ditemukan jauh sebelum kripto muncul. Istilah ini mulai digunakan di Wall Street untuk menyebut saham yang sejenak naik dan kemudian mengalami penurunan terus-menerus.

    Baca juga: Tertarik Trading? Simak Jenis Indikator Trading Paling Akurat!

    Saat itu, tepatnya pada Desember 1985, pasar saham Singapura dan Malaysia tiba-tiba mengalami lonjakan setelah sebelumnya terus turun karena resesi. Jurnalis Financial Times, Horace Brag dan Wong Sulong, kemudian menyebut fenomena tersebut dengan istilah “Dead Cat Bounce”.

    Memahami Apa Itu Dead Cat Bounce

    Apa Itu Dead Cat Bounce

    Sebenarnya, istilah Dead Cat Bounce dipilih karena kucing yang sudah mati sekalipun bisa memantul tinggi asal titik jatuhnya juga tinggi. Aset kripto yang mengalami Dead Cat Bounce pun juga sama.

    Lalu, apa itu Dead Cat Bounce yang berlaku pada pasar trading kripto? 

    Jadi, Dead Cat Bounce dalam aset kripto menggambarkan kondisi di mana sebelumnya posisi aset tinggi dan kemudian mengalami tren penurunan yang berkelanjutan, tetapi akan ada kemungkinan aset tersebut tiba-tiba mengalami lonjakan. Sayangnya, kondisi tersebut tidak akan berlangsung lama dan justru menjadi “sinyal” untuk penurunan yang lebih besar pada waktu mendatang.

    Cara Mengenali Dead Cat Bounce

    Cara Mengenali Dead Cat BounceFenomena aset yang memantul ini sebenarnya bisa dikenali. Ini karena Dead Cat Bounce sebenarnya tidak terjadi tiba-tiba, melainkan melalui beberapa tahapan terlebih dahulu. Ada tiga tahapan yang menandai datangnya Dead Cat Bounce yaitu:

    1. Tahap pertama

    Terjadi penurunan nilai aset yang amat  tajam dan berlangsung dalam durasi yang cukup lama.

    2. Tahap kedua

    Nilai aset tiba-tiba melonjak, seolah sedang terjadi pembalikan tren.

    3. Tahap ketiga

    Nilai aset kembali turun, bahkan lebih rendah dibandingkan dengan penurunan pada tahap pertama. Seperti pada tahap pertama, tren penurunan ini juga akan berlangsung lama.

    Jika diperhatikan, fenomena ini mirip dengan technical rebound (TR). Hanya saja, lonjakan nilai aset pada Dead Cat Bounce terjadi dalam waktu yang sangat singkat, bahkan tidak lebih dari satu hari. Koreksi nilai pun sulit untuk diprediksi karena fenomena ini baru dapat dikenali saat tahapannya sudah berlangsung.

    Penyebab Terjadinya Dead Cat Bounce

    Penyebab Terjadinya Dead Cat Bounce

    Fenomena ini terjadi karena beberapa faktor yang saling memengaruhi, hingga kemudian menimbulkan dampak yang besar. Berikut ini faktor penyebab terjadinya Dead Cat Bounce:

    1. Spekulasi Investor

    Salah satu penyebab utama Dead Cat Bounce adalah adanya spekulasi dari para investor itu sendiri. Saat nilai aset kripto turun, akan banyak yang mengira bahwa penurunan tersebut hanya sementara dan nilai aset akan segera kembali. Hal tersebut diperparah dengan anggapan bahwa aset yang mengalami tren penurunan memang sudah ada di titik terendahnya.

    Melihat situasi tersebut, wajar jika investor kemudian membeli banyak aset yang sedang turun. Saat aset banyak terjual, otomatis tren penurunannya akan berhenti. Hal ini menimbulkan ilusi bahwa aset akan kembali naik.

    2. Pasar yang Fluktuatif

    Penyebab lainnya adalah karena kondisi pasar itu sendiri. Seperti yang kita ketahui, pasar kripto sangat fluktuatif. Berbagai kondisi bisa memengaruhi naik-turunnya harga aset. Saat terbit pemberitaan negatif, nilai aset akan terjun. Sebaliknya, saat kabar positif muncul, maka nilai aset akan langsung naik.

    Situasi yang sangat dinamis tersebut jelas mudah menimbulkan ketertarikan. Satu berita positif saja bisa mendorong investor untuk menjual aset kripto mereka karena nilai aset sedang naik. Dampaknya, akan muncul sentimen pasar positif yang hanya berlangsung sementara.

    Fenomena Dead Cat Bounce memang menurunkan peluang untuk mendapat keuntungan dari trading aset kripto. Meski begitu, bukan berarti Anda tidak bisa menghindarinya. Cara terbaik untuk menghindari risiko semacam ini adalah dengan membekali diri dengan pengetahuan mengenai pasar aset kripto.

    Nah, Anda bisa mendapatkan berbagai informasi dan update terbaru mengenai pasar aset kripto di Tokonews, outlet berita dari Tokocrypto yang membahas teknologi blockchain, aset digital, dan aset kripto baik dalam maupun luar negeri. Pastikan Anda juga follow Twitter dan Instagram Tokocrypto!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Mendapatkan Faucet Crypto dan Hal yang Harus Diwaspadai

    Untuk bisa mendapat aset kripto, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Mulai dari cara yang umum seperti jual beli aset ataupun trading hingga cara yang sedikit tidak biasa semacam faucet crypto. Melalui cara tersebut, Anda bahkan bisa mendapatkan aset kripto secara gratis. Bagaimana caranya dan amankah metode tersebut untuk mengumpulkan aset kripto tambahan?

    Pengertian Faucet Crypto

    Faucet crypto sendiri sebenarnya merupakan sebuah aplikasi atau website yang membagikan bermacam-macam aset kripto dalam jumlah kecil.

    Mengapa aplikasi/website tersebut membagikan aset kripto?

    Aset tersebut diberikan kepada user sebagai hadiah. Bisa dibilang, metode faucet ini mirip program giveaway. Hanya saja, sebelum bisa mendapatkan aset kripto gratis, Anda diharuskan untuk melakukan beberapa misi.

    Misi yang dikerjakan pun tidak terlalu sulit. Kebanyakan aplikasi atau website hanya meminta Anda untuk menonton video iklan, menjawab pertanyaan kuis, mengunduh aplikasi, hingga yang paling sederhana, mengklik link. Semakin sulit misi yang harus dikerjakan, maka semakin besar pula jumlah aset yang akan diberikan.

    Faucet crypto pada dasarnya bukanlah cara instan untuk mendapatkan aset kripto dalam jumlah besar. Kebanyakan website bahkan menerapkan sistem deposit. Artinya, Anda baru bisa menarik aset yang terkumpul jika sudah mencapai angka tertentu.

    Cara mendapatkan faucet crypto

    Untuk mendapatkan aset kripto melalui metode faucet ini tidak sulit, 2 cara umum untuk mendapatkannya adalah:

    1. Kunjungi website penyedia layanan faucet

    Anda cukup mengunjungi website atau mengunduh aplikasi yang memang menyediakan layanan faucet. Tiap mata uang kripto memiliki website tersendiri. Namun, ada juga situs besar yang mengumpulkan beberapa website penyedia layanan faucet.

    2. Ikuti petunjuk misi

    Dalam situs-situs tersebut, Anda tinggal mengikut instruksi untuk bisa mendapat aset tambahan. Tiap situs punya aturan yang berbeda-beda. Ada yang mengharuskan Anda untuk mengunduh sebuah aplikasi, tapi ada juga yang memberikan tugas ringan seperti mengisi captcha.

    Setelah berhasil, aset yang Anda dapat akan tersimpan dalam dompet mikro dan bisa diambil saat telah mencapai jumlah tertentu.

    Jenis faucet crypto

    Jenis-jenis faucet crypto dibedakan menurut mata uang kripto yang akan Anda dapatkan. Jadi, ada faucet tersendiri untuk Bitcoin, Ethereum, Litecoin, hingga ZCash. Berikut adalah beberapa website yang bisa Anda tuju untuk mendapatkan aset melalui faucet:

    1. BestFaucetSites

    Faucet site

    Sumber:https://bestfaucetsites.com/

    Website satu ini menghubungkan Anda pada beberapa aplikasi atau website lain untuk mengumpulkan mata uang Bitcoin. Melalui Bestfaucetsites, Anda bisa mendapat Bitcoin dalam jumlah kecil, mulai dari 1 Satoshi atau sepersatujuta Bitcoin (0,00000001 BTC).

    2. Allcoins-pw

    Allcoin Faucet

    Sumber: https://allcoins.pw/

    Lebih memilih untuk mengumpulkan ETH atau altcoin lainnya? Anda bisa coba kunjungi Allcoins.pw. Website yang satu ini memang menawarkan aset kripto gratis melalui faucet. Anda cukup menyelesaikan beberapa tugas sederhana untuk mendapatkan ETH dan altcoin lain. Di website ini, Anda juga bisa menemukan beberapa jenis game.

    Baca Juga: Perbedaan Bitcoin dan Altcoin, Mana yang Lebih Aman?

    3. Moon Litecoin

    Moon Litecoin hadir bagi Anda untuk meraup mata uang Litecoin atau LTC. Website ini terhubung dengan Coinpot.co, sebuah website yang mengelola dompet mikro untuk menyimpan aset kripto dalam jumlah kecil. Apabila Anda sudah mendapat cukup koin, bisa langsung ditarik tanpa ada fee tambahan.

    Tips mengidentifikasi faucet crypto yang resmi

    Faucet tips

    Meski faucet crypto menawarkan kemudahan untuk mendapatkan aset kripto tambahan, Anda sebaiknya tetap berhati-hati. Saat ini ada banyak website palsu yang mengiming-imingi pengunjungnya dengan aset faucet. Alih-alih memberikan aset, website tersebut justru berpotensi mengancam keamanan Anda.

    Mengenali situs faucet abal-abal tidak terlalu sulit. Biasanya, situs scam akan meminta data pribadi Anda seperti private key. Jika Anda menemukan website dengan ciri-ciri meminta data diri apalagi private key, segera tutup dan berpindah pada website lainnya.

    Melalui faucet crypto, Anda bisa mendapatkan aset kripto gratis dengan mudah. Namun, pastikan untuk selalu berhati-hati dalam memilih website atau aplikasi penyedia faucet. Sebab, ada beberapa website palsu yang bisa mengancam keamanan data Anda.

    Ada cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk menghindari website faucet palsu, yaitu dengan menyimak informasi mengenai kripto di Tokocrypto. Tokocrypto punya fitur andalan bernama Tokonews yang berisi informasi up-to-date tentang kripto, termasuk informasi mengenai faucet crypto. Klik di sini untuk langsung menuju Tokonews!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ini Dia Cara Mendapatkan Bitcoin Secara Gratis!

    Masyarakat sedang marak yang menggeluti dunia aset kripto, khususnya Bitcoin. Hal ini didorong oleh popularitasnya sebagai koin terbesar di dunia, dengan harga yang terus meningkat. Dalam berinvestasi Bitcoin, tentu dibutuhkan biaya untuk jual-beli. Namun, ternyata ada alternatif cara mendapatkan Bitcoin secara gratis, cocok bagi para pencari cuan

    Penasaran? Simak artikel ini untuk informasi lebih lengkapnya!

    Sekilas Mengenai Bitcoin dan Popularitasnya

    Bitcoin merupakan mata uang pertama yang hadir dalam dunia aset kripto, yaitu pada tahun 2009. Karena hadir dalam berupa mata uang dalam aset kripto, Bitcoin hanya tersedia secara virtual dan bergerak dalam jaringan blockchain. Pada awal kehadirannya, Bitcoin hanya bisa diperoleh lewat penambangan saja, dengan memanfaatkan perangkat komputer pada zaman itu.

    Bitcoin pada awal diperdagangkan hanya senilai beberapa Rupiah saja. Namun, seiring berkembangnya teknologi dan jumlah Bitcoin yang tersedia untuk ditambang tidak lagi banyak, harga Bitcoin melonjak hingga mencapai 270 juta Rupiah per keping pada 2017 dan terus meningkat. Harga Bitcoin sangat bergantung dengan prinsip supply dan demand di pasar kripto.

    Di Indonesia sendiri, investasi Bitcoin terus mengalami tren yang positif. Hal ini dikarenakan pergerakan harganya yang terus meningkat, sehingga sangat menjanjikan untuk dijadikan instrumen investasi. Bitcoin juga dianggap sebagai peluang bisnis alternatif selain saham dan reksadana.

    Cara Umum untuk Mendapatkan Bitcoin

    Terdapat dua cara yang biasa dilakukan para pegiat dunia aset kripto dalam mendapatkan Bitcoin, yaitu

    1. Membeli

    Membeli Bitcoin menjadi pilihan utama bagi masyarakat, dikarenakan cara ini sangat mudah untuk dilakukan. Selain itu, cara ini juga mendukung masyarakat yang menjadikan Bitcoin sebagai instrumen investasi, sebagai alternatif dari saham dan reksadana. Dengan tren harga yang terus meningkat, Bitcoin dianggap cukup menjanjikan dalam memberikan cuan.

    Dalam membeli Bitcoin, hanya diperlukan pendaftaran diri pada digital exchanger, salah satunya adalah Tokocrypto. Setelah data terverifikasi, pengguna dapat langsung mentransfer sejumlah dana ke wallet digital. Dengan minimal deposit dana Rp50.000, pengguna dapat langsung berbelanja Bitcoin sesuai dengan kemampuan dan strategi yang dimiliki.

    2. Menambang

    Salah satu penyebab harga Bitcoin yang terus melonjak adalah karena ketersediaan Bitcoin di jaringan sangat terbatas. Diketahui Bitcoin hanya diproduksi sebanyak 21 juta keping saja, sehingga banyak orang yang berlomba-lomba untuk menambangnya. Secara umum, penambangan dilakukan dengan memecahkan teka-teki matematika yang memanfaatkan kecanggihan perangkat komputer.

    Biasanya, penambangan Bitcoin dilakukan secara kelompok untuk menggabungkan spesifikasi komputer. Walaupun menambang Bitcoin terkesan gratis, biaya yang dibutuhkan untuk perangkat komputer juga listrik tentu tidak sedikit. Terdapat pula persaingan yang ketat dalam menjadi yang tercepat untuk memverifikasi transaksi yang terjadi dalam jaringan, sehingga aktivitas ini cukup sulit untuk dilakukan.

    Akan tetapi, ada alternatif cara mendapatkan Bitcoin gratis tanpa Anda harus menambang atau membeli dalam mendapatkannya.

    Dapatkan Aset Kripto seperti Bitcoin Secara Gratis

    Ternyata, dalam mendapatkan aset kripto seperti Bitcoin tidak terbatas hanya lewat membeli ataupun menambangnya. Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan Bitcoin, tanpa perlu khawatir soal mengeluarkan biaya alias gratis, yaitu

    1. Bitcoin Faucet

    Bitcoin Faucet adalah situs web yang memberi penghargaan berupa Bitcoin dan mata uang kripto lainya kepada pengunjung ketika berhasil menyelesaikan tugas-tugas tertentu.

    Merujuk YahooFinance, tugas ini dapat berupa banyak hal seperti mengetik captcha, menonton iklan, bermain game online, kuis online, dan mengikuti survei, dan lain sebagainya.

    Setelah menyelesaikan tugas tersebut Anda akan mendapatkan 1 satoshi yang setara dengan 0,00000001 bitcoin. Berikut beberapa faucet Bitcoin yang populer yang digunakan untuk mendapatkan Bitcoin gratis seperti BonusBitcoin, FreeBitco.in99Bitcoins, Moon Bitcoin, Cointply, Freebitcoin.io, FreefaucetSatoshi Labs, Firefaucet, Satoshi Hero, BTCBux dan lainnya.

    2. Bitcoin Game

    Cara lainnya adalah dengan bermain game tertentu yang menghadiahkan Bitcoin bagi para pemainnya. Para peserta yang tertarik hanya membutuhkan koneksi internet dan mendaftarkan diri di akun Coinbase untuk mulai bermain. Hingga saat ini, game yang memberikan reward berupa Bitcoin hanya tersedia bagi para pengguna OS Android saja.

    Perusahaan Bling Financial, atau yang biasa dikenal sebagai Bling, telah memproduksi game dengan hadiah Bitcoin, bekerja sama dengan Coinbase. Terdapat game yang tersedia di Google Play Store, yaitu Bitcoin Blast, Bitcoin Blocks, Bitcoin Solitaire, dan Bitcoin Food Fight. Dalam permainan, para pemain akan mengumpulkan poin yang nantinya dapat ditukar ke dalam bentuk Bitcoin lewat akun Coinbase yang dimiliki.

    3. Airdrop

    Airdrop crypto merupakan strategi pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan atau project baru, untuk menarik banyak pengguna yang kemudian mengetahui dan mendaftar pada project tersebut. Strategi ini dilakukan dengan membagikan koin atau token kepada pengguna secara gratis.

    Nantinya, para pengguna yang berhasil mendapatkan koin atau token secara gratis lewat Airdrop, koin atau token tersebut dapat digunakan untuk membeli Bitcoin. Sehingga, para pengguna mampu memperoleh Bitcoin tanpa mengeluarkan biaya apapun.

    4. Bitcoin Software

    Konsep mendapatkan Bitcoin lewat Bitcoin Software hampir serupa dengan menambang. Perbedaannya terletak pada proses yang tidak membutuhkan perangkat komputer yang amat canggih, karena Bitcoin Software memungkinkan dilakukan hanya dengan komputer rumahan.

    Tanpa perlu memikirkan untuk membeli komputer mahal yang akan membutuhkan biaya listrik yang amat besar, Anda tetap berkesempatan memperoleh Bitcoin secara gratis lewat Bitcoin Software. Terdapat beberapa Bitcoin Software yang bisa dicoba, seperti Honeyminer, NiceHash, Cudo Miner, dan Rollercoin.

    5. Kompetisi Trading

    Sesuai namanya, cara ini berupa kompetisi yang diadakan oleh exchange tertentu. Dalam Kompetisi Trading, exchange akan menilai besar volume aset digital yang di-trade dalam periode waktu yang terbatas. Pemenang dari kompetisi akan mendapatkan hadiah berupa Bitcoin atau aset kripto lainnya.

    Bagi yang tertarik mengikuti Kompetisi Trading, hanya perlu mendaftarkan diri di exchange yang sedang mengadakan kompetisi. Setelah itu, melakukan trading sesuai dengan ketentuan kompetisi yang berlaku. Dengan begitu, Anda sudah berkesempatan untuk mendapatkan Bitcoin secara gratis.

    6. Kriptoversity

    Kriptoversity adalah aplikasi pembelajaran mengenai blockchain dan dunia aset kripto buatan Tokocrypto. Materi dibagi ke dalam beberapa topik dengan durasi penyelesaian sekitar 5 menit per materi. Kriptoversity dapat menjadi pilihan yang tepat karena selain untuk memperkaya pengetahuan seputar dunia kripto, juga bisa mendapatkan aset kripto secara gratis. 

    Setelah berhasil menyelesaikan pembelajaran, pengguna akan diberikan hadiah aset kripto berupa token TKO keluaran Tokocrypto. Jumlah TKO bergantung pada skor yang tertera di akhir pembelajaran. Karena berupa aplikasi, Kriptoversity dapat langsung diunduh lewat bit.ly/TokoAcademy atau Google Play Store.

    Ternyata, selain membeli dan menambang, ada beberapa cara mendapatkan Bitcoin gratis yang bisa dicoba tanpa khawatir menguras kantong. Dapatkan update seputar Bitcoin dan dunia aset kripto lainnya di website Tokonews. Ikuti juga media sosial Twitter dan Instagram dari Tokocrypto agar tidak ketinggalan informasi terkini. Salam To The Moon!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Beginilah Cara Pelaku Institusi Membantu Industri Penambangan Bitcoin Bertumbuh

    Pelaku institusi kini telah memasuki industri penambangan aset crypto, mendorong terciptanya solusi tingkat perusahaan, tetapi juga menawarkan solusi baru untuk tantangan yang ada, menurut Igor Runets, pendiri dan CEO BitRiver, penyedia layanan penambangan yang berbasis di Rusia.

    Sempat hampir bangkrut di tahun 2016, Runets pun menghadapi dua pilihan yaitu menyatakan kebangkrutan pada data pusat yang didedikasikan untuk perangkat tersebut, atau membelinya dan mengubahnya menjadi bisnis colocation.

    Baca Juga: Hot Wallet dan Cold Wallet, Mana yang Lebih Aman?

    Dia pun memilih opsi kedua sehingga membentuk BitRiver. Ia mengatakan:

    “Segera setelah pusat data mulai menghasilkan keuntungan, saya mengumpulkan uang dari investor internasional.”

    Ia mengklaim bahwa mereka saat ini adalah “pusat data terbesar yang menawarkan layanan colocation penambangan Bitcoin di Rusia dan Asia Tengah, dan beroperasi secara menguntungkan.”

    Runets, bagaimanapun, telah memperhatikan beberapa trend yang menjadi lebih menonjol akhir-akhir ini, mengatakan bahwa:

    “Salah satu tren utama dalam industri pertambangan adalah masuknya pelaku institusi dan, sebagai hasilnya, pengenalan layanan tingkat perusahaan baru untuk industri pertambangan.”

    Adapun, masuknya institusi keranah ini dapat memberikan kemungkinan solusi seperti yang diungkapkan oleh Runets:

    “Saat penambangan menjadi lebih dilembagakan, pelaku institusional juga menawarkan solusi baru untuk tantangan yang ada di industri pertambangan.”

    Ia menambahkan dengan memberikan contoh kemitraan yang baru-baru ini diumumkan antara Foundry dan MicroBT, produsen perangkat keras penambangan crypto utama yang berbasis di China, sebagai yang terakhir bertujuan untuk meningkatkan pangsa pasarnya di Amerika Utara dan meningkatkan efisiensi rantai pasokan bagi pembeli mesin pertambangan di Amerika Utara.

    Baca Juga: Bitcoin Sudah Turun, Bagaimana Prediksi Selanjutnya?

    Sejalan dengan hal tersebut, dalam waktu dekat, BitRiver berencana untuk meningkatkan penawaran produknya kepada investor institusional secara global, khususnya mereka yang belum mengenal penambangan cryptocurrency. Pendiri BitRiver pun mengatakan:

    “Produk-produk ini memberi investor pengalaman produk investasi tradisional tanpa perlu masuk ke seluk-beluk ekonomi penambangan Bitcoin.”

    Untuk dampaknya, tentu ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat luas kepada crypto disaat banyak pemain bermodal besar yang terjun kedalamnya, termasuk keranah penambangan crypto, yang akan mendongkrak angka persentase dari adopsi masal dan juga sentimen positif untuk Bitcoin agar dapat terus bertumbuh ke target optimisme, level $ 20.000 yang merupakan level tertinggi sepanjang masanya, dan mungkin akan menembusnya ke level yang lebih tinggi yang belum bisa Anda bayangkan. Kita lihat saja!

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 2 Tokoh Ini Percaya Bitcoin Lebih Baik dari Emas!

    Lagi, perdebatan sengit antara Bitcoin dan emas kembali mencuat. Mengingat Bitcoin baru-baru ini rally meninggalkan posisi terendahnya dan diharapkan akan bergerak melaju ke tingkat yang lebih tinggi lagi.

    Menurut beberapa laporan, bahkan analis JP Morgan, Nikolaos Panigirtzoglou menjelaskan bahwa di masa mendatang Bitcoin akan bisa menyaingi emas sebagai aset. Ia juga percaya mata uang crypto nantinya akan lebih berharga dibandingkan dengan hanya dijadikan sebagai penyimpan nilai.

    Baca juga: 4 Persamaan Bitcoin dan Emas Sebagai Alat Investasi Masa Kini

    Pendapat analis ini juga didasari dengan fakta bahwa Bitcoin memiliki kapitalisasi pasar cukup besar untuk disandingkan dengan jumlah keseluruhan Exchange-Trade FundsEmas dan juga total emas dalam bentuk batangan dan koin yang ada.

    Meskipun Bitcoin masih dalam perjalanan panjang untuk bisa benar-benar menyaingi emas, dengan adanya beberapa investor besar dan pengadopsian mata uang crypto, ini cukup untuk mendorong Bitcoin berjalan lebih jauh lagi.

    Baca juga: Seberapa Profit Bitcoin Dibandingkan Emas dalam 10 Tahun?

    Selain, Nikolaos Panigirtzoglou, Michael Saylor sebagai CEO MicroStrategy juga mengemukakan pendapat bahwa Bitcoin jauh lebih baik dari pada emas.

    Dilansir dari wawancara bersama media seputar berita finansial, Real Vision, jutawan tersebut membeberkan bahwa Bitcoin lebih baik daripada emas. Ia juga mengatakan bahwa perusahaannya MicroStrategy akan menyimpan Bitcoin bahkan hingga 100 tahun.

    Baca Juga: Yuan Digitan Ampuh Tebas Dominasi Dollar?

    Tidak hanya disandingkan dengan emas, CEO ini juga percaya bahwa Bitcoin merupakan sebuah aset jangka panjang dan dapat menjadi penyelamat banyak negara dengan keadaan ekonomi dan mata uang yang sedang runtuh.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perbedaan Trading Saham dan Aset Kripto

    Tak seperti 10 tahun lalu, istilah trading kini tak lagi asing di telinga masyarakat umum, khususnya di bursa efek, untuk jual-beli saham. Dan kini dengan munculnya kelas aset baru, yakni aset kripto seperti Bitcoin, publik kian gemar dan dekat dengannya.

    Kemudahan akses untuk melakukan trading menjadi faktor pendukung dari berkembangnya metode ini. Tak sedikit orang yang bisa menghasilkan uang dengan jumlah banyak dengan melakukan trading.

    Salah satu situs yang bisa Anda kunjungi edusaham melakukan trading saham ataupun aset kripto. Di sini anda bisa mendapatkan edukasi saham serta kripto dan panduan dalam membuka rekening hingga melakukan transaksi.

    Trading kini semuanya bisa dikendalikan melalui smartphone maupun laptop pribadi. Anda tidak perlu ke kantor cabang sekuritas karena semuanya serba online saat ini.

    Bagi Anda yang belum mengenal trading, sebaiknya memahami seluk-beluknya. Ini dia!

    Apa Itu Trading?
    Pada dasarnya, trading merupakan kegiatan pertukaran barang, jasa maupun mata uang, bahkan aset. Pada zaman dahulu, trading juga dikenal dengan istilah barter, ketika manusia belum mengenal konsep uang sebagai standard transaksi.

    Sekarang trading lebih dikenal sebagai aktivitas menjual dan membeli instrumen investasi yang dapat dikendalikan dengan mudah.

    Seiring berjalannya waktu, trading saham dan aset kripto pun mulai mendominasi pasar. Hal itu tak lepas dari kemudahan aksesnya yang membuat siapa saja bisa memulai trading dengan modal yang minim.

    Trading juga diminati banyak orang, karena dapat memberikan keuntungan dalam jangka waktu yang pendek, berbeda dengan investasi yang lebih panjang.

    Namun seorang trader harus aktif melakukan perdagangan untuk menghasilkan keuntungan.

    Persentase keuntungan sangat dipengaruhi oleh keterampilan dari seorang trader. Trader bahkan harus mampu menganalisa mengenai waktu kapan membuka perdagangan dan menutupnya.

    Perlu diketahui, trading menjadi aktivitas perdagangan yang berisiko tinggi. Ketidakhati-hatian dalam melakukan trading dapat membuat uang Anda kacau.

    Terdapat dua jenis trading yang kini banyak digemari masyarakat, yakni trading saham dan aset kripto. Lalu apa perbedaan dari trading saham dan aset kripto sebenarnya?

    Perbedaan Trading Saham dan Aset Kripto
    Ada beberapa aspek yang menjadi dasar dari perbedaan kedua jenis trading tersebut. Untuk cara mendapatkan keuntungan, keduanya serupa, yakni dengan membeli di harga murah dan menjualnya di harga yang lebih mahal.

    Apa yang Diperdagangkan?
    Dalam trading saham, tentu yang diperdagangkan berupa saham dari perusahaan yang ada di bursa efek. Sementara trading aset kripto memperdagangkan aset kripto/mata uang kripto/cryptocurrency yang jenisnya sangat beragam mulai dari Bitcoin, Ether dan masih banyak lagi.

    Trader juga bebas melakukan perdagangan dengan aset lebih dari satu. Asalkan modal yang dimiliki cukup dan paham resiko dari aktivitas yang dilakukannya.

    Jam Perdagangan
    Perbedaan dari kedua jenis trading ini terlihat jelas pada jam perdagangannya. Kalau trading saham hanya bisa dilakukan pada 6 jam x 5 hari kerja saja.

    Waktu yang sedikit ini harus bisa dimanfaatkan trader untuk melakukan perdagangan sesuai analisa yang dilakukan.

    Sedangkan trading aset kripto, bisa dilakukan setiap hari, 24 jam, 7 hari sepekan, 365 hari, tanpa ada batasan waktu.

    Trader bisa melakukan perdagangan pada pagi maupun malam hari, bahkan saat weekend sekalipun.

    Keamanan
    Baik trading saham maupun aset kripto memiliki keamanan yang terjamin. Namun keamanan ini dijamin oleh pihak yang berbeda.

    Untuk keamanan trading saham dijamin oleh perusahaan sekuritasnya, bursa efek. Sementara aset kripto keamanannya bergantung dengan bursa yang digunakan, karena kebanyakan digelar oleh perusahaan swasta.

    Namun di sejumlah negara memiliki lisensi tertentu oleh pemerintah, demi menjamin keamanan dana nasabah.

    Namun tidak perlu khawatir soal keamanan saat melakukan trading, asalkan memilih tempat yang tepat.

    Perdagangan aset kripto di Indonesia misalnya diatur dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) yang bernaung di bawah Kementerian Perdagangan.

    Tempo Eksekusi Order
    Butuh waktu untuk melakukan eksekusi order ketika melakukan trading saham. Lamanya tergantung dengan antrian yang masih berlaku. Berbeda dengan trading aset kripto, eksekusi yang dilakukan akan diproses secara instan. Hal ini yang membuat banyak orang yang memilih trading aset kripto, karena jauh lebih cepat.

    Pembelian Dipindahkan Ke Broker Lain
    Pada trading saham, jika ingin memindahkan pembelian ke broker lain bisa dilakukan setelah T+3 dengan sejumlah biaya. Sedangkan pada trading aset kripto, bisa dilakukan dengan mudah tanpa syarat dan biaya, kendati sebagian mewajibkan syarat KYC (Know Your Customer), berupa data identitas diri, termasuk foto pengguna.

    Proses Pendaftaran
    Proses pendaftaran trading saham lebih rumit dan membutuhkan waktu yang lama. Trader tidak bisa langsung melakukan perdagangan setelah mendaftar.

    Berbeda dengan trading aset kripto, setelah mendaftar akun baru, Anda bisa melakukan deposit. Sedangkan untuk memulai jual dan beli, lazimnya harus melewati tahapan KYC, kecuali di bursa aset kripto berjenis peer-to-peer ataupun decentralized exchange.

    Itulah perbedaan trading saham dan trading aset kripto yang perlu dipahami. Keduanya memiliki risiko yang sama, namun tingkatannya tergantung kemampuan dari seorang trader.

    Resiko kerugian dapat ditekan dengan melakukan analisa terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.

    Baca Juga: Tokocrypto Resmi Perdagangkan Token SANDBOX (SAND)



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bank DBS Singapura Hadirkan Layanan Aset Digital

    Ada lagi! Bank DBS yang terbesar di Singapura tampak memasuki ruang mata uang crypto beberapa saat yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan kemunculan halaman terkait layanan aset digital bank tersebut. Namun, sayangnya sesaat setelah rilis ke publik, halaman tersebut kembali tidak dapat diakses.

    Layanan Crypto dari Bank DBS Singapura

    Menurut beberapa laporan dan hasil tangkapan halaman terkait berita ini dari tim Coinvestasi, bank DBS Singapura nampaknya akan meluncurkan 3 layanan utama berupa perdagangan aset, kustodian, dan juga security token offerings seperti gambar di bawah ini.

    Dalam halaman tersebut, bank DBS menjelaskan terkait dengan layanan dan fasilitas yang nantinya akan beroperasi. Salah satunya, DBS Digital Exchange yang nantinya akan melayani pertukaran aset digital dengan mendukung pembelian menggunakan mata uang fiat dengan empat mata yang crypto teratas seperti Bitcoin, Bitcoin Cash, Ether, dan XRP.

    Terlebih, Su Zhu selaku CEO Three Arrows Capital melalui cuitan di Twitter pribadinya mengatakan mata uang fiat yang mendukung pertukaran tersebut berupa Dolar Singapur, Dolar Hongkong, Yen Jepang, dan Dolar Amerika.

    Tidak sampai di situ, dari gambar cuitan pribadi salah satu pengguna Twitter yang berhasil menangkap cuplikan tersebut menjelaskan pasangan mata uang fiat dengan crypto yang dapat diperdagangkan, seperti BTC/SGD, BTC/HKD, dan lainnya.

    Halaman bank DBS tersebut juga menjelaskan layanan ini dengan kalimat pertama,

    “Aset digital siap menjadi ekonomi berbasis digital masa depan…”

    Hal ini membuat banyak spekulasi terkait keseriusan bank tersebut dalam membuka layanan terkait mata uang crypto.

    Tanggapan Komunitas Terkait Adopsi Bitcoin oleh Bank DBS Singapura

    Baru-baru ini, industri crypto dihebohkan dengan banyaknya perusahaan besar seperti MicroStrategy, Square, Grayscale, bahkan PayPal yang ikut serta dalam kemeriahan industri ini. Tentunya, pertumbuhan pengadopsian crypto khususnya Bitcoin ini melalui perjalanan yang cukup panjang.

    Baca juga: Grayscale Tambah Rp4,4 Triliun Aset Crypto ke dalam Portofolio

    Menanggapi hal ini Changpeng Zhao, Co-Founder sekaligus CEO dari bursa pertukaran dunia Binance, menganggap hal ini adalah “langkah yang benar”.

    Seperti, cuitan Changpeng Zhao, belum bisa dipastikan apakah nantinya Bitcoin dan mata uang crypto yang ada di bank DBS tersebut bisa dikirimkan dan diterima oleh wallet lain. Namun, dengan berita pengadopsian ini, menjelaskan babak baru dari pengadopsian Bitcoin oleh publik luas.

    Baca Juga: Perbedaan Bitcoin dan Altcoin, Mana yang Lebih Aman?

    sumber.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Toyota Sudah Masuk Ke Ranah Crypto, Yang Lain Kapan?

    Toyota Systems, divisi TI dari produsen mobil raksasa asal Jepang, Toyota Motor Corporation, tengah berkolaborasi dengan pertukaran cryptocurrency Jepang, DeCurret, untuk mengembangkan mata uang digital bermerek Toyota, menurut pengumuman resmi pada 26 Oktober.

    Baca Juga: Inilah Cara Praktis Deposit Bitcoin di Tokocrypto

    Percontohan skala besar akan melibatkan 2.500 karyawan di Toyota Systems. Platform ini akan menampilkan pembayaran mata uang digital untuk mendapatkan keuntungan.

    Menurut pengumuman tersebut, karyawan yang berpartisipasi akan dapat menukar mata uang digital dengan poin manfaat atau hadiah dari katalog. Toyota Systems mencatat bahwa mata uang digital tidak dapat ditukar dengan yen Jepang.

    Percontohan baru menggunakan platform berbasis blockchain milik DeCurret untuk menerbitkan dan mengelola mata uang digital. Uji coba ini akan menguji skalabilitas model peer-to-peer di blockchain serta masalah bisnis yang terkait dengan pembayaran ke sekelompok besar orang.

    Sekedar informasi, Toyota telah secara aktif menjelajahi industri blockchain,  mendirikan Lab Blockchain Toyota sendiri pada Maret 2020. Otomotif bergabung dengan konsorsium R3, aliansi industri utama, pada tahun 2016.

    Dan juga, Toyota bukanlah satu-satunya produsen mobil yang bereksperimen dengan blockchain dan crypto.

    Sebelumnya dibulan ini, BMW Korea telah mengumumkan akan menjadi cabang pertama di BMW Group yang menjalankan uji coba token berbasis blockchain yang diharapkan dapat diluncurkan sepenuhnya di negara itu pada akhir tahun 2020.

    Baca Juga: Bintang Sepak Bola Jepang Keisuke Honda Meluncurkan Crypto-nya Sendiri

    Pada September 2020, produsen mobil mewah Groupe Renault juga telah mengujicobakan proyek blockchain yang dimaksudkan untuk memfasilitasi sertifikasi kepatuhan suku cadang kendaraan.

    Apakah ini akan menjadi tanda dari semakin merambahnya blockchain di lini kehidupan masyarakat untuk output yang lebih baik? Kita akan segera tahu jawabannya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Investor Optimis Harga Bitcoin Naik di Bulan Mendatang

    Bitcoin telah mengalami reli yang cukup kuat sejak posisi terendahnya pada dua minggu lalu. Raja mata uang crypto saat penulisan ini ditulis berada dikisaran Rp192,7 juta, jauh di atas posisi terendahnya selama koreksi pada September lalu di Rp155 juta. Banyak investor yang berharap, Bitcoin terus melaju ke arah yang lebih tinggi lagi di bulan-bulan mendatang.

    Baca Juga: ConsenSys dan Protocol Labs Integrasikan Filecoin Jadi Alat Pengembangan Ethereum

    Harapan ini juga didukung dengan beberapa indikator yang ada, seperti Indikator Satu Hari dari Fisher Transform. Indikator tersebut menunjukan Bitcoin berada di level tertinggi jangka menengah sejak Mei-Agustus tahun lalu, dan Februari tahun ini.

    Analis: Harga Bitcoin Bisa Lebih Tinggi di Bulan Mendatang

    Terlepas dari pergerakan harga di atas, beberapa analis memperkirakan Bitcoin akan menuju ke harga yang lebih tinggi lagi dalam beberapa bulan ke depan.

    Real Vision, outlet media keuangan terkemuka, beberapa waktu lalu mengeluarkan hasil Survei Bursa Real Vision terbaru. Dalam laporan tersebut, sebagian besar investor sangat optimis Bitcoin akan reli lebih tinggi lagi di bulan mendatang.

    Dengan melihat ekuitas dan mata uang seperti USD, EUR, AUD, dan lainnya yang mengarah lebih rendah, imbal hasil obligasi di Amerika akan turun, emas yang diprediksi akan meningkat tetapi sedikit, serta reli Bitcoin baru-baru ini, membuat sentimen positif terhadap pasar Bitcoin semakin kuat.

    Bill Barhydt, CEO Abra juga memunjukan sentimen positifnya terhadap Bitcoin. Bahkan, hingga saat ini portofolio mata uang crypto tersebut terus bertambah dan mencapai 50% dari portofolio keseluruhan.

    Baca Juga: Ethereum, Blockchain Pertama dengan Transaksi $1 Triliun Setahun

    “Ada 3 alasan saya percaya… Fundamental, Teknis, dan Sentimen.”

    Banyak investor yang berharap, stimulus fiskal di Amerika nanti akan berpotensi mendorong BTC ke harga yang lebih tinggi lagi. Termasuk faktor, adanya devaluasi dolar AS yang membuat kenaikan Bitcoin di bulan-bulan mendatang semakin mungkin terjadi.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com