Tag: bercinta

  • 5 Pelumas Alami yang Aman untuk Bercinta, Tak Bikin Alat Vital Iritasi

    Jakarta

    Pelumas atau lubricant adalah salah satu alat bantu seks yang cukup umum digunakan. Biasanya, pelumas seks digunakan untuk melancarkan pergerakan penis saat penetrasi, sehingga tidak menimbulkan iritasi.

    Pelumas seks umumnya berbentuk gel atau cairan. Pelumas seks terbagi menjadi tiga kategoru berdasarkan bahan dasarnya, yaitu:

    Pelumas berbahan dasar air


    Jenis pelumas ini paling tidak menimbulkan iritasi, tetapi cenderung cepat kering.

    Pelumas berbahan dasar silikon

    Lebih tahan lama dibandingkan pelumas berbahan dasar air dan bisa digunakan dengan hampir semua jenis kondom.

    Pelumas berbahan dasar minyak

    Jenis pelumas ini paling tahan lama, tetapi bisa merusak lateks kondom dan membuatnya rusak/bocor.

    Ada banyak jenis pelumas seks yang tersedia di pasaran. Kendati demikian, ada pasangan yang mungkin lebih suka menggunakan bahan alami, atau sesuatu yang ada di rumah.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut bahan-bahan alami yang bisa digunakan sebagai alternatif pelumas seks.

    1. Minyak kelapa virgin

    Dikutip dari Medical News Today, minyak kelapa virgin memiliki efek antiperadangan dan melembapkan. Minyak kelapa juga memiliki rasa dan aroma yang nikmat, sehingga kerap digunakan sebagai pelumas saat seks oral.

    Karena berbahan dasar minyak, minyak kelapa virgin sebaiknya tidak digunakan bersama kondom karena bisa merusak lateks kondom dan membuatnya bocor.

    2. Aloe vera

    Aloe vera atau lidah buaya berbahan dasar air dan dapat menghidrasi kulit serta mengurangi iritasi. Kekentalannya juga membuat lidah buaya cocok dijadikan sebagai alternatif pelumas seks yang lebih alami.

    Namun bagi pasangan yang menggunakan produk aloe vera, sebaiknya periksa komposisinya terlebih dahulu. Pastikan produk tersebut tidak mengandung bahan-bahan yang bisa mengiritasi alat vital, seperti alkohol.

    3. Minyak zaitun

    Selain minyak kelapa, minyak zaitun juga dapat digunakan sebagai pelumas seks alami.

    Perlu diketahui, kulit tidak bisa dengan mudah menyerap minyak zaitun. Akibatnya, minyak bisa menyumbat pori-pori dan berujung infeksi. Jika menggunakan minyak zaitu sebagai pelumas seks alami, jangan lupa mencuci kulit dan alat vital hingga bersih setelah berhubungan intim.

    4. Minyak sayur

    Seperti halnya minyak zaitun, minyak sayur juga bisa dijadikan alternatif pelumas seks. Dikutip dari Oprah Daily, seksolog klinis dari Royal Intimacy, Caitlin V, MPH mengatakan minyak sayur sebaiknya digunakan sebagai pelumas eksternal untuk vagina.

    Sama seperti produk berbahan dasar minyak lain, minyak sayur dapat merusak lateks pada kondom. Jadi sebaiknya hindari penggunaan keduanya secara bersamaan.

    Bahan Alami yang Harus Dihindari

    Memilih bahan alami sebagai pengganti pelumas seks tidak boleh sembarangan. Sebab, ada beberapa bahan yang justru bisa memicu iritasi dan infeksi.

    Dikutip dari Cleveland Clinic, berikut bahan-bahan yang sebaiknya tidak digunakan sebagai pelumas untuk bercinta:

    • Bahan yang berasal dari hewan, seperti yogurt, minyak ikan, dan putih telur
    • Krim atau lotion
    • Minyak bayi
    • Petroleum jelly
    • Air liur
    • Bahan yang mengandung gula

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ternyata Aktivitas Seksual Bercinta di Kamar Mandi Berbahaya, Ini Alasannya


    Jakarta

    Fantasi seksual merupakan hal yang normal dalam kehidupan pasangan suami istri. Setiap orang mungkin memiliki fantasi seksual yang berbeda-beda dan ingin mencobanya di dunia nyata.

    Namun, tidak semua fantasi seks yang dijadikan dilakukan oleh pasutri bisa memberikan kepuasan. Sebab beberapa aktivitas seksual itu bisa saja membahayakan diri hingga menyebabkan cedera, salah satunya bercinta di kamar mandi.

    Beberapa orang mungkin merasa bercinta sambil mandi air hangat akan terasa lebih nikmat. Nyatanya, itu dikaitkan dengan risiko sinkop vasovagal atau penurunan tekanan darah yang dapat menyebabkan pusing dan pingsan.


    “Itu karena saraf vagus, yang mengatur detak jantung dan penyempitan pembuluh darah, akan kehilangan pengaturan normal untuk sementara waktu karena rangsangan yang berlebihan,” tulis pakar yang dikutip dari NYPost.

    “Akibatnya, pembuluh darah melebar, tekanan darah turun, dan orang tersebut bisa pingsan,” sambungnya.

    Selain itu, para pakar seks juga tidak menyarankan untuk bercinta di bawah shower. Selain bisa menyebabkan orang pingsan, mereka yang melakukannya berpotensi terpeleset dan jatuh.

    Fantasi seks ini juga disebut-sebut bisa membuat organ intim kehilangan pelumas alami dan menjadi kering. Selain itu, seks di kamar mandi dapat membuat orang rentan terhadap infeksi menular seksual.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Pantangan Makanan Sebelum Bercinta, Bisa Bikin Gairah Loyo

    Jakarta

    Ternyata makanan yang biasa dikonsumsi bisa berpengaruh pada gairah seksual. Hal ini biasanya akan berkaitan dengan kemampuan ereksi atau orgasme.

    Beberapa jenis makanan juga dapat membuat mood untuk bercinta menurun, hingga mengganggu hormon, baik pada pria maupun wanita. Maka dari itu, sejumlah makanan tertentu harus dihindari agar performa selama berhubungan suami istri tetap prima.

    Dikutip dari laman The Daily Meal, berikut 5 makanan yang bisa menurunkan gairah seksual.


    Makanan yang digoreng

    Makanan yang digoreng dapat menekan hasrat seseorang untuk berhubungan seks. Minyak yang terhidrogenasi yang digunakan untuk menggoreng makanan dapat menurunkan kadar testosteron.

    Makanan olahan tepung

    Makanan olahan dari tepung, terutama tepung serbaguna atau tepung putih, tidak mengandung nutrisi yang penting bagi tubuh. Tepung serba guna diketahui memiliki lebih sedikit kandungan zinc atau seng yang sangat bermanfaat untuk kesehatan reproduksi pria.

    Selain itu, mengonsumsi tepung serba guna dalam jumlah besar tanpa protein dan lemak yang cukup dapat menyebabkan resistensi insulin hingga memicu diabetes. Diabetes dapat mempersempit arteri seseorang, meningkatkan risiko penyakit jantung dan disfungsi ereksi.

    Keju

    Makanan yang terbuat dari susu sapi ini ternyata bisa mengganggu gairah seks. Keju berpotensi mengacaukan produksi hormon alami tubuh, termasuk estrogen dan testosteron.

    Soda

    Makanan dan minuman produk dengan pemanis buatan dapat merusak kesehatan. Pemanis, termasuk aspartam, dapat mempengaruhi kadar serotonin yaitu hormon yang penting untuk membantu meningkatkan suasana hati saat ingin bercinta.

    Kopi

    Kandungan kafein di dalam kopi dapat meningkatkan stamina untuk berhubungan seks. Tetapi, efek dari kopi bisa menjadi buruk terlebih pada orang yang mudah gelisah.

    Meningkatnya kecemasan seseorang setelah minum kopi dapat menurunkan gairah seks. Hal ini yang sering dikeluhkan pada orang-orang yang sensitif terhadap kafein.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ternyata Segini Jumlah Kalori yang Terbakar Saat Bercinta

    Jakarta

    Selain membuat ikatan pasangan suami istri semakin harmonis, bercinta juga memberikan manfaat untuk kesehatan. Salah satunya bisa membakar kalori.

    Lantas, berapa banyak kalori yang terbakar ketika sedang berhubungan seks?

    Dikutip dari Healthline, hasil penelitian dari University of Quebec, Montreal, menunjukkan bahwa laki-laki membakar kalori sekitar 101 (4,2 kalori per menit) selama 24 menit. Sedangkan, perempuan membakar kalori sekitar 69 (3,1 kalori per menit).

    Meski bercinta tidak membakar kalori sebanyak olahraga intensitas sedang, namun jumlah kalori yang terbakar tetap signifikan.


    Selain itu, studi lain yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine mengatakan bahwa seorang pria dengan berat 69 kg akan mengeluarkan sekitar 3,5 per menit (210 kalori per jam) selama sesi rangsangan dan orgasme. Hasil ini setara dengan berjalan dengan kecepatan sedang sekitar 2.5 mil per jam.

    Penelitian ini juga mengatakan jika rata-rata aktivitas seksual hanya berlangsung selama enam menit yang mengartikan bahwa seorang pria berusia awal hingga pertengahan 30-an dapat membakar kurang lebih 21 kalori selama melakukan hubungan seksual.

    Cara Membakar Lebih Banyak Kalori Saat Berhubungan Seks

    1. Lakukan Lebih Lama

    Jika ingin membakar lebih banyak kalori, maka lakukanlah aktivitas seksual dalam waktu yang lebih lama.

    2. Buat Sensasi “Hangat”

    Ketika hubungan seks terasa semakin hangat dan banyak mengeluarkan keringat, ini mengartikan jumlah kalori yang terbakar semakin banyak.

    3. Cobalah Posisi Seks yang Berbeda

    Posisi saat berhubungan seks mempengaruhi jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh. Salah satunya posisi misionaris.

    Seorang perempuan yang beratnya 140 pon atau setara 63 kg dan pasangan laki-laki yang beratnya 190 pon atau setara 86 kg, posisi misionaris dengan pasangan di bawah selama 10 menit akan membakar 14 kalori. sementara laki-laki akan membakar kalori sebesar 47 kalori.

    (Nayla Azalia/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Punya Hasrat Seksual dan Libido yang Meledak-ledak? Ini Kemungkinan Penyebabnya


    Jakarta

    Nafsu seksual adalah aspek alami yang dialami dalam setiap kehidupan manusia. Namun, pertanyaan tentang apakah memiliki nafsu tinggi itu normal sering kali muncul dan menjadi bahan perbincangan. Menurut Medical News Today, pada dasarnya tidak ada definisi apakah nafsu seks seseorang dikatakan normal atau tidak.

    Hanya saja, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan mengapa gairah seks seseorang dapat begitu tinggi. Libido, istilah yang digunakan untuk menggambarkan dorongan atau hasrat seksual seseorang. Setiap individu memiliki tingkat libido yang berbeda-beda, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, kesehatan, hormon, dan kondisi psikologis.

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Libido

    1. Hormon

    Tingkat hormon, terutama testosteron pada pria dan estrogen pada wanita, memainkan peran besar dalam menentukan tingkat libido. Fluktuasi hormon selama siklus menstruasi, kehamilan, atau menopause dapat mempengaruhi nafsu seksual. Sehingga normal apabila memasuki fase tersebut, hasrat seksual seseorang meledak-ledak.


    2. Kesehatan Fisik

    Kondisi kesehatan secara umum, termasuk penyakit kronis seperti diabetes atau gangguan tiroid, dapat mempengaruhi libido. Dikutip dari healthline, pola makan yang buruk, kurang tidur, dan gaya hidup sedentari juga dapat menurunkan dorongan seksual.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang dengan kesehatan fisik yang bagus baik karena gym maupun pola gaya hidup, cenderung lebih menginginkan seks dan gairah seks yang lebih tinggi. Serta orgasme yang lebih baik.

    3. Kesehatan Mental

    Stres, kecemasan, dan depresi dapat mengurangi hasrat seksual. Saat stres, beberapa orang akan merasa mengalami penurunan hasrat seksual. Sebaliknya, perasaan bahagia dan hubungan yang sehat dapat meningkatkan libido. Namun beberapa orang juga terkadang mencari kepuasan seksual dengan melakukan seks sebagai peredanya.

    4. Obat-obatan dan Zat Tertentu

    Beberapa obat, seperti antidepresan dan obat tekanan darah, diketahui dapat mempengaruhi libido. Penggunaan obat stimulan, seperti kokain juga dapat meningkatkan hasrat seksual tetapi memiliki kaitan dengan peningkatan hubungan seks yang “berisiko”.

    Tak hanya obat-obatan, konsumsi alkohol juga memungkinkan terjadinya peningkatan libido dalam jangka pendek. Namun, ketergantungan alkohol dapat menurunkan gairah, kinerja, dan kepuasan seksual.

    Apakah Nafsu Tinggi Itu Normal?

    Punya nafsu tinggi dapat dianggap normal jika tidak menyebabkan gangguan dalam kehidupan sehari-hari atau merugikan orang lain. Nafsu seksual yang tinggi bisa menjadi tanda tubuh yang sehat dan fungsi hormonal yang baik. Namun, jika dorongan seksual yang tinggi menyebabkan stres, konflik dalam hubungan, atau perilaku seksual yang berisiko, itu mungkin merupakan tanda dari suatu masalah yang perlu ditangani.

    NEXT: Kapan Harus Mencari Bantuan Medis?

    Jika hasrat seksual yang tinggi mulai mengganggu aktivitas harian atau pekerjaan, dapat mulai mengganti kebiasaan dengan melakukan hal yang lebih positif.

    Kemudian apabila nafsu yang tinggi mengarah pada perilaku seksual yang berisiko, seperti sering berganti pasangan atau tidak menggunakan perlindungan, bantuan medis sangat disarankan untuk membantu dalam penanganan. Terakhir, apabila libido tinggi disertai dengan gejala emosional seperti kecemasan yang berlebihan atau depresi.

    Memiliki nafsu tinggi adalah sesuatu yang bisa dianggap normal, tergantung pada konteksnya. Jika tidak menimbulkan masalah dalam kehidupan pribadi atau sosial, maka hal tersebut adalah bagian dari hal normal dalam dorongan seksual manusia. Yang terpenting, pahami tubuh dan kebutuhan seksual sendiri untuk mengetahui apa yang dibutuhkan dalam kehidupan seksual.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Sesi Bercinta Pasutri Mulai Loyo? Boleh Coba 5 Hal Ini untuk Bangkitkan Gairah

    Jakarta

    Kepuasan seksual memainkan peran yang sangat penting dalam hubungan suami istri yang sehat. Namun, banyak faktor yang dapat memengaruhi kualitas kehidupan seks bersama pasangan, salah satunya adalah hilangnya gairah seksual.

    Hal tersebut dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti pertambahan usia, dampak penyakit tertentu, pasca melahirkan, stres, dan lain sebagainya.

    Kehilangan gairah seksual sebenarnya hal yang bisa terjadi pada setiap pasangan. Namun jika sudah menyebabkan ketegangan atau merusak hubungan, maka perlu dilakukan tindakan untuk mengembalikan ‘percikan’ gairah tersebut.


    Lantas, apa saja yang dapat dilakukan untuk mengembalikan gairah seksual? Dikutip dari berbagai sumber, berikut ulasannya.

    1. Berkomunikasi dengan Pasangan

    Jika merasa gairah seks menurun, jangan malu untuk terbuka dengan pasangan. Dengan mendiskusikannya, pasangan bisa sama-sama mencari penyebab dan solusi untuk mengatasi gairah seks yang hilang.

    Bicarakan hal-hal yang disukai dan tidak disukai saat berhubungan intim, termasuk fantasi seksual yang mungkin dimiliki. Dengan demikian, masing-masing bisa merasa lebih nyaman saat bercinta, sehingga gairah seks pun meningkat.

    2. Lakukan Variasi saat Bercinta

    Aktivitas seksual yang itu-itu saja tentunya akan menimbulkan rasa bosan dan menurunkan gairah seksual. Cobalah untuk menjajal berbagai macam variasi, seperti foreplay hingga gaya bercinta baru untuk menambah intensitas dan kepuasaan saat bercinta.

    3. Mengenakan Pakaian Seksi

    Meski terkesan sepele, apa yang dikenakan saat bercinta dapat memengaruhi gairah seksual. Pastinya suami akan lebih ‘bersemangat’ saat melihat istrinya mengenakan pakaian seksi saat bercinta dibanding kaos rumah biasa.

    Dikutip dari Business Insider, pakaian tertentu juga dapat meningkatkan rasa percaya diri di ranjang. Hal ini dapat berpengaruh terhadap performa dan kenikmatan saat bercinta.

    4. Mengonsumsi Makanan Pembangkit Libido

    Mengonsumsi makanan tertentu juga dapat membantu meningkatkan libido dan memunculkan hasrat untuk bercinta. Makanan pembangkit libido juga cenderung lebih minim risiko dibanding obat-obatan penunjang performa seksual.

    Beberapa makanan yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan libido antara lain:

    • Coklat hitam
    • Alpukat
    • Ginseng
    • Ginkgo biloba
    • Daging tertentu
    • Tiram
    • Kepiting
    • Lobster

    5. Sering-sering Bermesraan

    Mengembalikan gairah seks tidak harus selalu dengan bercinta. Pakar seksolog klinis dari Los Angeles, Kat Van Kirk, PhD, mengatakan sentuhan seperti berpelukan, memijat, atau membelai tubuh pasangan dapat mengembalikan gairah seks yang hilang.

    Pasalnya, sentuhan dapat mendorong pelepasan hormon oksitosin dalam tubuh. Oksitosin adalah salah satu hormon bahagia yang juga berperan dalam meningkatkan gairah seksual.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 8 Titik Rangsang Pria yang Bikin ‘Merem Melek’ saat Disentuh, Istri Perlu Tahu!


    Jakarta

    Untuk mendapatkan kepuasan saat bercinta, tentunya kedua pihak perlu aktif dalam menciptakan suasana yang meningkatkan gairah seksual.

    Salah satunya dengan memberikan sentuhan-sentuhan nakal di area tubuh tertentu.

    Namun tak jarang, kaum hawa justru terjebak dalam “servis” yang itu-itu saja, menjadikan aktivitas bercinta tidak terlalu menggairahkan.


    Bukan hanya Mr P, berikut beberapa area tubuh pria yang perlu dieksplorasi untuk meningkatkan gairah ketika bercinta:

    1. Kulit Kepala

    Kulit kepala merupakan salah satu area sensitif seksual, karena dipenuhi dengan ujung saraf. Oleh karenanya, membelai kulit kepala secara sembarangan pun dapat menimbulkan efek kesemutan di seluruh tubuh pria.

    Ada beberapa cara yang harus dilakukan untuk merangsang area sensitif tersebut. Mengusap kepala dan menarik rambut dengan lembut, menjadi cara yang ampuh untuk mengaktifkan titik sensitif seksual pria.

    2. Telinga

    Kulit telinga terutama pada bagian daun telinga, tipis dan sensitif sehingga mudah dirangsang.

    Telinga memiliki ratusan reseptor sensorik yang dapat distimulasi dengan mencium, menjilat ataupun mengigit daun telinga.

    Membisikan hal-hal manis pada telinga pria juga dapat menjadi salah satu pilihan untuk meningkatkan gairah ketika bercinta.

    3. Bibir

    Bibir merupakan zona sensitif seksual yang paling terbuka. Sentuhan kecil atau ciuman saja dapat membangun gairah dan hasrat pria ketika bercinta.

    Daripada langsung berciuman, lebih baik berikan sentuhan-sentuhan lembut terlebih dahulu dengan lidah atau ujung jari. Selanjutnya baru berikan ciuman lembut, ciuman super penuh gairah, atau gigitan manja di bibir bawah.

    4. Leher

    Leher menjadi area paling sempurna untuk dirangsang ketika sedang foreplay. Bahkan ciuman lembut dan sentuhan sekecil apapun di area leher, dapat membuat tubuh pria tergelitik.

    5. Puting Susu

    Jangan abaikan puting susu pria ketika sedang bercinta. Faktanya, rangsangan pada puting dapat mengaktifkan area yang sama di otak seperti saat merangsang alat kelamin.

    Mulailah dengan ciuman atau sentuhan lembut pada are puting untuk meningkatkan gairah bercinta pada pria.

    6. Glans atau Kepala Mr P

    Penis adalah titik rangsangan utama pada pria. Bagian kepala penis, atau glans, adalah area yang sangat sensitif karena memiliki konsentrasi tinggi dari ujung saraf. Stimulasi di bagian ini, baik melalui sentuhan langsung, oral, atau penetrasi, biasanya menghasilkan respon yang kuat.

    7. Paha Bagian Dalam

    Jika bertanya, manakah bagian tubuh yang dapat membangkitkan gairah seksual secara instan? Jawabannya adalah paha bagian dalam.

    Paha bagian dalam merupakan area yang sangat sensitif dan dekat dengan alat kelamin, sehingga stimulasi seperti mencium atau meyentuh area ini dapat meningkatkan gairah pada pria.

    Pada dasarnya, paha bagian dalam merupakan zona sensitif seksual yang baik untuk mempertahankan gairah tetapi memperpanjang hubungan seksual secara keseluruhan.

    8. Perut

    Kulit di area perut lebih sensitif terhadap sentuhan dibandingkan di area kulit yang selalu terkena sinar matahari. Mencium, menjilat, menyentuh, atau membelai perut pria, dimulai dari area tulang rusuk hingga ke bawah, bisa langsung meningkatkan gairah seksualnya.

    Perut merupakan area sensitif seksual yang berguna untuk foreplay, bahkan saat sedang bercinta.

    NEXT: Kunci Keintiman Bersama Pasangan

    Untuk mengeksplorasi titik rangsangan pasangan saat bercinta, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

    1. Komunikasi

    Berbicaralah dengan pasangan mengenai preferensi dan titik-titik yang paling sensitif masing-masing. Ini dapat membantu meningkatkan pengalaman saat bercinta.

    2. Eksperimen

    Jangan takut untuk mencoba teknik dan area tubuh baru. Bereksplorasi dengan tubuh pasangan dapat membantu menemukan area dan teknik mana yang pas saat bercinta. Karena setiap individu memiliki respons yang berbeda terhadap rangsangan yang diterimanya.

    3. Kesabaran dan Lembut

    Karena banyak are rangsangan yang sangat sensitif, penting untuk memulai dengan sentuhan lembut dan meningkatkan intensitas secara perlahan. Agar pasangan tetap nyaman saat bercinta.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Vagina ‘Kering’ Bikin Mood Bercinta Jadi Drop? Pahami Penyebab dan Cara Atasinya

    Jakarta

    Tak cuma meningkatkan keharmonisan dalam rumah tangga, berhubungan intim memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Saat berhubungan, memaksimalkan performa masing-masing merupakan hal yang penting agar seks terasa memuaskan. Namun, tak jarang muncul kendala yang memengaruhi tingkat kepuasan saat berhubungan intim salah satunya adalah vagina yang kering.

    Vagina kering tak jarang menyebabkan iritasi serta menimbulkan sensasi terbakar ketika bercinta. Kondisi ini membuat tak jarang wanita memilih untuk menghindari untuk berhubungan seks.

    Menurut The American College of Obstetricians and Gynecologist terdapat beberapa faktor yang menyebabkan vagina menjadi kering salah satunya adalah masalah hormon. Rendahnya kadar hormon estrogen pada wanita jelang masa menopause maupun setelah menopause dapat menyebabkan vagina kering.


    Hormon estrogen adalah hormon yang menjaga lubrikasi, ketebalan, serta elastisitas pada vagina. Apabila kadar estrogen rendah, kondisi ini dapat membuat vagina mengalami penipisan, pengeringan serta peradangan atau yang dikenal sebagai atrofi vagina.

    Tak cuma menopause, terdapat kondisi lain yang menyebabkan rendahnya kadar estrogen pada vagina. Beberapa di antaranya meliputi melahirkan, menyusui, atau ketika sedang menjalani pengobatan kanker.

    Beberapa obat antidepresan, obat flu, dan alergi juga bisa menyebabkan keringnya jaringan vagina. Penyebab lain yang juga dapat menjadi pemicu adalah autoimun sindrom Sjogren. Kondisi yang dapat memicu kering pada mulut dan mata ini juga dapat memengaruhi kekeringan pada vagina.

    Cara Mengatasinya?

    Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah menggunakan pelembab. Pelembab berfungsi untuk meningkatkan kelembaban di area luar maupun di dalam vagina.

    Pelembab vagina dibagi menjadi dua jenis, yaitu pelembab internal yang dimasukkan ke dalam vagina untuk membangun jaringan vagina, serta pelembab eksternal yang dibuat untuk vulva atau bagian terluar pada vagina.

    Selain pelembab, menggunakan lubricant atau pelumas vagina juga dapat mengatasi vagina yang kering saat berhubungan intim. Pilih pelumas berbahan dasar air meskipun tidak tahan lama dibandingan pelumas berbahan dasar minyak. Pelumas dengan bahan dasar minyak lebih rentan menyebabkan iritasi, juga mengurangi tingkat efektivitas kondom.

    Apabila rasa sakit atau tidak nyaman saat berhubungan seks tak kunjung membaik selama 2 bulan, segeralah temui dokter. Perawatan hormonal biasanya akan dilakukan dengan menggunakan krim dan tablet estrogen yang dimasukkan beberapa kali seminggu ke dalam vagina.

    Selain itu, perawatan juga bisa dilakukan dengan menggunakan cincin vagina yang diletakkan di dalam vagina. Cincin ini nantinya akan melepaskan estrogen dosis rendah selama 90 hari.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pagi atau Malam Hari? Ini Waktu Ideal untuk Bercinta Bagi Pasutri


    Jakarta

    Tak sedikit pasangan suami istri yang sering bertanya-tanya kapan waktu terbaik untuk melakukan hubungan intim. Pertanyaan ini tidak hanya mencakup aspek biologis, tetapi juga mempertimbangkan faktor emosional dan praktis dalam kehidupan sehari-hari.

    Bagi sebagian pasangan, waktu pagi hari menjadi pilihan ideal karena tubuh berada dalam kondisi segar dan penuh energi setelah istirahat malam. Sementara itu, bagi pasangan lain, malam hari setelah menyelesaikan semua aktivitas harian memberikan kesempatan untuk bersantai dan menghabiskan waktu intim tanpa gangguan.

    Lantas, pagi atau malam hari sih waktu ideal untuk bercinta?


    Dikutip Fullmast Men’s Health Clinics, bagi sebagian besar pria, kadar testosteron tertinggi terjadi di pagi hari. Hormon yang baru diproduksi ini bisa membuat pria merasa lebih bahagia dan bersemangat sejak bangun tidur. Selain itu, perasaan segar dan istirahat yang cukup dari tidur malam juga berkontribusi pada suasana hati yang baik.

    Hal ini juga didukung oleh fakta bahwa kadar hormon testosteron pada pria berada pada puncaknya di pagi hari, sehingga meningkatkan gairah seksual. Namun bagi perempuan, waktu melakukan seks, baik di pagi maupun malam hari, tidak begitu penting. Perempuan lebih dipengaruhi oleh tahap awal dari siklus menstruasi mereka, ketika mereka berada dalam masa subur.

    Selain meningkatkan kadar testosteron pada pria, aktivitas intim di pagi hari yang melepaskan endorfin dapat membantu mengurangi rasa sakit fisik, memperbaiki suasana hati, dan mengurangi stres.

    Wanita yang secara teratur berhubungan seks di pagi hari juga akan mendapatkan tambahan hormon estrogen, yang bisa memperbaiki tampilan dan tekstur kulit serta memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung dan osteoporosis.

    Senyawa yang dilepaskan saat berhubungan seks dapat membantu pasangan merasa lebih dekat, terutama karena adanya oksitosin. Dikenal sebagai “hormon cinta,” oksitosin berperan penting dalam memperkuat ikatan emosional antara dua orang. Pelepasan oksitosin selama hubungan intim menciptakan perasaan kedekatan dan kebersamaan yang lebih dalam, mempererat hubungan pasangan.

    Berhubungan intim di pagi hari sebelum memulai aktivitas sehari-hari telah terbukti menjadi strategi terbaik bagi pasangan yang ingin memperkuat ikatan hubungan antar pasangan. Praktik ini memberikan waktu khusus bagi suami istri untuk saling terhubung secara intim sebelum terpisah oleh tuntutan harian.

    Selain mendapatkan keintiman fisik, momen ini juga memungkinkan pasangan untuk berbagi momen kebersamaan yang mendalam dan memperkuat ikatan emosional di antara mereka. Dengan merasakan keintiman tersebut di awal hari, seseorang dapat membawa energi positif dan rasa dekat yang terbentuk ke dalam aktivitas sehari-hari.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Sederet Manfaat Foreplay Sebelum Bercinta, Tak Cuma Bikin Gairah ‘Menggebu-gebu’

    Jakarta

    Masalah vagina kering dan rasa sakit saat berhubungan seksual merupakan salah satu keluhan yang sering dialami oleh banyak wanita. Salah satu penyebab utama kondisi ini adalah kurangnya foreplay atau pemanasan sebelum berhubungan intim.

    Foreplay yang cukup, sangat penting untuk memastikan bahwa tubuh, terutama organ intim wanita, siap untuk berhubungan seksual. Dikutip dari WebMD, foreplay memiliki beberapa manfaat sebagai berikut.

    1. Tubuh Lebih Siap untuk Seks

    Dengan melakukan foreplay, akan ada sensasi jantung berdebar yang dapat dirasakan. Hal tersebut dapat meningkatkan aliran darah ke area genital, sehingga menyebabkan labia, klitoris, dan penis lebih terangsang.


    Peningkatan gairah tersebut juga dapat membuat hubungan seksual lebih menyenangkan dan membantu mencegah rasa sakit pada vagina selama berhubungan.

    2. Membuat Lebih Tahan Lama

    Mencoba aktivitas foreplay, termasuk seks oral dan beberapa cara untuk rangsangan diri, secara tidak langsung dapat memperpanjang durasi seks sebelum mencapai orgasme atau ejakulasi.

    3. Membangun Kedekatan Emosional

    Melakukan foreplay dapat membuat pasangan merasa lebih terhubung satu sama lain. Hal ini karena adanya sentuhan sebelum berhubungan seks, baik seperti ciuman, pelukan, maupun rangsangan lainnya.

    Saat berhubungan seks, wanita kerap mengalami sakit pada vagina karena kurangnya foreplay. Dengan melakukan foreplay maka dapat menurunkan adanya rasa sakit tersebut, yang dapat membuat hubungan seksual menjadi lebih nyaman antara pasangan.

    5. Meningkatkan Orgasme

    Bagi beberapa orang, foreplay adalah aspek yang sangat penting dalam seks. Hal ini karena banyak wanita yang tidak bisa mencapai orgasme hanya dari penetrasi, sehingga membutuhkan foreplay.

    Tips Foreplay

    Foreplay dapat dimulai dari manapun dan kapanpun. Tidak harus berada dalam ruangan yang sama dengan pasangan.

    Foreplay dapat dilakukan dengan memulai sentuhan kecil, berciuman dengan pasangan, atau bahkan juga chat pasangan dengan teks romantis atau foto seksi.

    Berikut beberapa tips memulai foreplay dikutip dari WebMD.

    1. Mulai Percakapan

    Memulai percakapan pada pasangan merupakan hal penting sebelum memulai foreplay. Tanyakan kepada pasangan hal apa yang membuat mereka terangsang, dan minta mereka untuk berbagi apa yang mereka ingin lakukan sebelum berhubungan seksual.

    Luangkan waktu satu sama lain untuk berdiskusi mengenai hal apa yang membuat merasa nyaman ketika melakukan foreplay.

    2. Terbuka dan Jujur

    Bicarakan alasan mengapa harus melakukan foreplay, termasuk juga manfaatnya untuk membantu dalam kenyamanan dan meningkatkan gairah dalam hubungan seksual.

    3. Percaya Diri

    Beberapa orang merasa tidak percaya diri dengan tubuh yang dimiliki. Coba untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama dalam keadaan terbuka satu sama lain untuk membantu dan menciptakan suasana yang lebih percaya diri saat akan berhubungan seksual.

    Dengan memperhatikan foreplay, maka pasangan dapat menikmati hubungan seksual yang lebih menyenangkan dan memuaskan, serta mengurangi risiko vagina luka karena kurangnya foreplay.

    (sao/sao)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy