Tag Archives: bercinta

Ingin Lebih Dominan saat Bercinta? Coba 5 Variasi Seks Menantang Ini


Jakarta

Soal aktivitas bercinta, terdapat berbagai variasi posisi yang bisa dicoba sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasangan. Mengeksplorasi berbagai jenis gaya dan posisi juga menjadi hal yang penting untuk semakin menambahkan semangat dan gairah dalam pengalaman bercinta.

Beberapa orang senang posisi-posisi yang membuat dirinya bisa mendominasi pasangan. Tentu, posisi ini bisa dicoba dengan persetujuan kedua belah pihak untuk menjadikan pengalamannya berkesan. Berikut adalah 5 posisi seks untuk yang suka mendominasi!

1. Doggy style

Dalam posisi ini, penetrasi akan dilakukan dari belakang. Posisi ini memberikan kesempatan untuk mengontrol kedalaman dan tempo saat melakukan penetrasi. Mengatur dan memainkan tempo saat bercinta bisa menjadi hal yang membuat suasana semakin ‘memanas’.


2. Reverse cowgirl

Hampir sama dengan posisi cowgirl, namun posisi ini dilakukan secara terbalik dan tidak saling berhadapan. Dengan posisi ini, pasangan bisa mengendalikan gerakan dengan memegang pinggul pasangan. Posisi ini juga memberikan banyak kebebasan tanpa membebani pasangan.

3. Misionaris dengan ‘mengikat’ tangan

Posisi misionaris adalah posisi seks yang paling populer karena sederhana dan mudah untuk dilakukan tanpa perlu mengeluarkan banyak energi. Namun, posisi klasik ini juga bisa diberikan warna baru dengan memanfaatkan kain untuk menahan tangan kasangan. Hal ini bisa menambah elemen ‘dominan’ terhadap pasangan.

Tentu, sebelum melakukan gaya ini, pastikan sudah sama-sama menyetujuinya dan menggunakan bahan yang tidak berpotensi mencederai.

4. Standing doggy style

Sama seperti namanya, posisi ini adalah posisi doggy style tapi dilakukan dalam posisi berdiri. Untuk menjaga keseimbangan, pasangan juga bisa memanfaatkan sandaran seperti meja atau tembok. Posisi ini memberikan kontrol bagi pasangan untuk mengatur penetrasi dan memberikan kesan dominan.

5. The Throne

Posisi ini juga menjadi salah satu posisi yang menarik untuk dicoba oleh pasutri. Posisi ini dilakukan dengan salah satu pasangan dalam posisi duduk, baik di kursi ataupun di pinggir kasur. Posisi ini memberikan kesempatan bagi pasangan untuk bisa mengontrol stimulasi dan intensitas dari penetrasi yang dilakukan.

(naf/naf)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Cara Kerja Tisu Magic, Cara Menggunakan, Hingga Dampak Pemakaiannya

Jakarta

Ejakulasi dini seringkali menjadi permasalahan bagi para pria saat berhubungan intim. Hal tersebut tentunya dapat berdampak pada kualitas hubungan bagi sejumlah pasangan.

Dilansir dari Healthline, sekitar 30% pria di seluruh dunia mengalami masalah ejakulasi dini dan biasanya hanya bertahan selama dua menit atau kurang saat berhubungan intim dengan pasangannya. Namun ada beberapa cara yang dapat mengatasi hal tersebut, seperti terapi yang biasanya dilakukan di dunia medis, meskipun tingkat keberhasilannya sangat kecil.

Maka dari itu banyak orang yang lebih memilih jalan instan seperti dengan menggunakan tisu magic. Untuk membahas lebih lanjut mengenai tisu magic, simak artikel ini hingga akhir.


Apa Itu Tisu Magic

Dilansir dari laman Medical News Today, tisu magic merupakan tisu sekali pakai yang memiliki kandungan benzocaine dengan dosis yang rendah sehingga dapat memberikan anastesi lokal dan mengurangi sensitivitas pada penis. Dampaknya respons ejakulasi jadi tertunda, bisa lebih lama.

Kegunaan dan Cara Kerja Tisu Magic

Dilansir dari laman Healthline, cara kerja tisu magic adalah dengan membuat kepala penis mati rasa, sehingga pria yang menggunakannya tidak merasakan sensasi penetrasi saat berhubungan seksual, dan memperlambat proses ejakulasi dini.

Cara Menggunakan Tisu Magic

Cara untuk menggunakan tisu magic juga cukup mudah, yaitu dengan mengoleskan tisu magic pada sekitar batang penis sekitar 5 – 15 menit sebelum berhubungan seksual, lalu biarkan hingga meresap. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi rasa sensitivitas pada penis sebelum melakukan hubungan seksual.

Setelah kering, cuci dengan sabun dan air hangat hingga bersih.

Tisu magic akan memberikan rasa “kebas” dan mengurangi sensitivitas pada penis sehingga dapat ereksi lebih lama dan memperlambat ejakulasi dini.

Dampak Pemakaian Tisu Magic

Meskipun tisu magic dapat memberikan hasil yang instan, namun hal tersebut akan berdampak kurang baik jika digunakan dalam jangka panjang. Berikut merupakan beberapa dampak dari penggunaan tisu magic:

  1. Menurunnya kepekaan pada penis
  2. Dapat memicu luka atau iritasi pada vagina yang sensitif
  3. Berisiko memicu tumbuhnya jamur pada wanita
  4. Berisiko mengidap infeksi saluran kencing pada wanita
  5. Kandungan tisu magic yang masuk ke dalam vagina juga dapat menyebabkan wanita lebih lama mencapai orgasme
  6. Mengurangi kenikmatan hubungan seksual.

Demikian penjelasan mengenai tisu magic. Ada baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan tisu magic. Semoga bermanfaat detikers!

(fds/fds)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

5 Makanan buat Dongkrak Gairah Wanita, yang Sudah Menopause Juga Boleh Cobain!


Jakarta

Pola makan dan nutrisi memainkan peran penting dalam mendukung kesehatan kita secara keseluruhan. Makanan yang dikonsumsi memengaruhi semua aspek kesehatan, termasuk jantung, usus, dan kesejahteraan kita secara keseluruhan. Tidak terkecuali, terhadap kesehatan seksual.

Pada wanita yang memasuki masa menopause, kadar hormon yang berfluktuasi dengan perubahan fisik dan emosional dapat berdampak negatif pada dorongan seks. Namun, hal ini dapat diatasi dengan mengubah pola makan dan mengonsumsi makanan tertentu. Tujuannya agar gairah tetap meningkat.

Dikutip dari Bonafide, berikut adalah 5 makanan yang dapat meningkatkan gairah seksual.


1. Saffron

Selain untuk membumbui makanan, rempah-rempah berwarna cerah ini juga dapat meningkatkan gairah seks pada wanita, terutama pada mereka yang berjuang melawan depresi atau yang sedang mengonsumsi antidepresan.

Dalam sebuah penelitian, wanita yang menggunakan antidepresan dan berjuang melawan disfungsi seksual sebagai efek samping diberi saffron. Hasilnya, mereka mengalami peningkatan gairah seksual dan pelumasan vagina.

Selain itu, saffron membantu memperbaiki suasana hati melalui peningkatan kadar dopamin di otak. Ini bisa sangat membantu bagi wanita menopause yang mungkin mengalami perubahan suasana hati yang lebih intens atau mudah marah. Perubahan suasana hati ini cenderung mengurangi keinginan untuk terlibat dalam aktivitas seksual.

2. Cabai

Bahan aktif yang memberi panas pada cabai (capsaicin) dapat meningkatkan fungsi seksual dengan membantu meningkatkan aliran darah kesehatan pembuluh darah secara keseluruhan. Hal ini secara tidak langsung memiliki efek positif pada aliran darah ke area tubuh tertentu, termasuk ke alat kelamin.

3. Salmon

Salmon adalah salah satu dari segelintir sumber makanan vitamin D4, nutrisi penting untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan, termasuk fungsi seksual. Penelitian menunjukkan ada hubungan antara rendahnya kadar vitamin D pada wanita dan berkurangnya libido, kepuasan seksual, dan orgasme yang kurang memuaskan.

Jika bukan penggemar ikan, cobalah memasukkan lebih banyak produk susu ke dalam menu diet, seperti susu. Konsumsi juga sereal dan jus jeruk tertentu yang mengandung tambahan vitamin D.

4. Semangka

Semangka mengandung fitonutrien citrulline yang memberikan efek relaksasi pada pembuluh darah. Tubuh mengubah citrulline menjadi arginine, asam amino yang meningkatkan kadar oksida nitrat dalam tubuh dan berkontribusi pada relaksasi tersebut (mirip dengan cara kerja viagra pada pria).

Efek ini mendukung aliran darah yang lebih baik ke seluruh tubuh sehingga meningkatkan gairah seksual.

5. Cokelat hitam

Cokelat memiliki sejarah panjang sebagai makanan afrodisiak. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Dietetic Association menunjukkan cokelat hitam mengandung senyawa phenylethylamine yang melepaskan endorfin yang sama yang dipicu oleh seks.

Senyawa ini dapat meningkatkan perasaan ketertarikan antara dua orang, keinginan untuk berhubungan seks serta, menambah kepuasan seksual.

Berikut adalah makanan yang sebaiknya dihindari karena berdampak negatif pada gairah wanita:

  • Gula rafinasi dan makanan yang dibuat dengan tepung putih. Makanan ini menyebabkan kadar gula darah melonjak dan tingkat energi menurun
  • Makanan olahan tinggi natrium yang dapat meningkatkan tekanan darah dan membatasi aliran darah.

(vyp/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Ternyata Segini Waktu yang Dibutuhkan Wanita buat Orgasme, Penasaran?


Jakarta

Bagi beberapa pasangan, orgasme adalah salah satu ‘gol’ yang ingin dicapai dalam bercinta. Kenikmatan bercinta ideanya didapatkan kedua belah pihak. Walaupun memang, wanita seringkali membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai klimak ketimbang pria.

Studi menemukan, wanita membutuhkan 13,46 menit untuk mencapai orgasme. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine ini menggunakan stopwatch untuk mengukur waktu yang dibutuhkan mereka untuk klimaks.

Selama delapan minggu, 645 wanita dari 20 negara menyetel stopwatch setiap kali mereka berhubungan seks. Peneliti hanya memasukan wanita heteroseksual dalam hubungan monogami dalam penelitian ini dan usia rata-rata yang diuji adalah sekitar 30 tahun.


Salah satu hal penting dalam penelitian ini adalah seks penetrasi jarang menjadi cara terbaik untuk membuat seorang wanita orgasme. Hanya sekitar 31,4 persen peserta mencapai klimaks dengan cara ini. Itu berarti 68,6 persen lainnya membutuhkan tindakan lain, termasuk berciuman, menggigit-gigit kecil, atau menyentuh bagian tubuh lainnya.

Posisi seks juga menentukan ‘prestasi’. Para peneliti menemukan bahwa gaya seks yang paling disukai wanita adalah ketika mereka berada di atas. 42,2 persen mengatakan posisi ini adalah yang paling optimal bagi mereka.

Faktor-faktor lain juga dapat mempengaruhi orgasme. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa faktor seperti memakai kaus kaki saat bermain di ranjang dapat meningkatkan kenikmatan.

(vyp/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Awas, 3 Kebiasaan saat Bercinta Ini Bisa Jadi Pemicu Miss V Robek


Jakarta

Tak sedikit wanita yang merasakan sakit pada vaginanya ketika baru pertama kali melakukan hubungan seksual. Namun hal ini akan berkurang dan menghilang seiring berjalannya waktu. Biasanya, vagina lecet bahkan robek disebabkan oleh gaya gesek yang cukup keras antara alat kelamin, jari, atau objek lainnya pada dinding vagina.

Dikutip dari Cosmopolitan, Konsultan Ginekolog dr Claire Bailey mengatakan rasa sakit akibat vagina yang robek menyebabkan wanita sulit untuk menikmati seks. Maka dari itu, penting untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab robekan di daerah vagina.

Dikutip dari beberapa sumber, kebiasaan bercinta yang membuat vagina menjadi robek:


1. Kurangnya pelumas

dr Bailey mengatakan kurangnya pelumas saat melakukan hubungan seks bisa menjadi salah satu pemicu vagina robek. Kulit di sekitar dinding vagina dan labia cukup sensitif jika tanpa adanya bantuan pelumasan yang cukup, kulit tidak dapat bergerak melawan gesekan dan mengakibatkan adanya robekan.

“Pada saat-saat tertentu dalam kehidupan seorang wanita, kekeringan vagina mungkin lebih bermasalah, seperti saat menjelang menopause atau saat menyusui. Kebanyakan robekan terjadi tepat di pintu masuk bagian bawah vagina dan meluas ke perineum (kulit antara vagina dan dubur),” katanya.

2. Kurang foreplay

Ketika seorang wanita terangsang, tubuh akan melepaskan pelumas alami yang dapat memperlancar penetrasi. Namun, ketika wanita tidak mendapatkan rangsangan yang cukup, maka peluang terjadinya gesekan dan robekan pada vagina menjadi lebih besar. Karenanya, sebelum melakukan hubungan seks, pasangan sebaiknya melakukan foreplay terlebih dahulu seperti merangsang organ sensitif.

3. Seks yang terlalu kasar

Jika penetrasi yang dilakukan terlalu kasar, vagina wanita bisa mengalami lecet bahkan robek. Gesekan dan tekanan yang kuat bisa menggesek jaringan sensitif pada vagina hingga menyebabkan robekan. Maka dari itu, pria dapat melakukan penetrasi dengan pelan dan lembut sehingga meminimalisir robekan pada vagina.

(suc/suc)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Ini yang Terjadi pada Tubuh Wanita saat Orgasme, Bikin ‘Mabuk Kepayang’


Jakarta

Orgasme sering kali dideskripsikan sebagai perasaan intens dan memuncak di dalam tubuh, bahkan disebut-sebut bak melihat bintang. Namun, tak jarang mereka yang belum merasakan hal ini menjadi penasaran tentang kebenaran tersebut.

Orgasme sebenarnya akan terasa berbeda bagi tiap orang, bahkan bisa berbeda bagi orang yang sama di waktu yang berbeda. Seksolog juga mengatakan, mereka yang memiliki vulva dapat mengalami 14 jenis orgasme.

Meski begitu, terdapat beberapa kesamaan dari mereka yang merasakan orgasme. Dikutip dari Refinery29, berikut adalah beberapa tanda seseorang mengalami orgasme.


1. Tubuh terasa menegang dan melepaskan sesuatu

Beberapa orang mengatakan orgasme terasa seperti bersin. Pasalnya, kedua pengalaman tersebut dimulai dengan penumpukan ketegangan, diikuti dengan pelepasan yang tiba-tiba. Keduanya adalah refleks, hanya saja yang satu terasa jauh lebih baik daripada yang lain.

2. Merasa senang dan santai

Saat orgasme, otak dibanjiri dengan hormon perasaan baik, seperti oksitosin dan dopamine yang dapat memberikan rasa puas. Bersama-sama, hormon ini akan meningkatkan perasaan euforia, ikatan, empati, dan kedekatan.

3. Mengantuk

Dengan cara yang sama, orgasme dapat membuat seseorang merasa rileks dan mengantuk. Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa orang yang mengalami orgasme sebelum tidur dilaporkan mendapat istirahat malam yang lebih baik.

Meski penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi hal tersebut, tetapi penulis penelitian ini mengatakan bahwa kita mungkin dapat berterima kasih kepada oksitosin.

4. Kejang otot

Banyak orang mengalami semacam kontraksi otot tak sadar selama atau setelah orgasme. Beberapa menggambarkan ini sebagai ‘menggigil’. Ini bisa terjadi di dinding vagina, tapi bisa juga terjadi di bokong, paha, kaki, dan otot perut.

5. Pernapasan dan detak jantung berubah

Selama atau setelah orgasme, seseorang mungkin akan bernapas lebih dalam dan detak jantung menjadi lebih lambat. Sebuah studi tahun 2008 menemukan bahwa rata-rata detak jantung orang paling tinggi terjadi saat awal orgasme dan akan kembali normal sekitar 10 sampai 20 menit setelahnya.

6. Kulit memerah

Banyak orang mungkin menemukan kulit di wajah, leher, dan dada mereka memerah seperti tomat dan terasa panas saat disentuh. Ini juga sering disebut sebagai ‘sex flush’ dan perona pipi.

7. Tubuh terasa sensitif

Setelah orgasme, banyak orang melaporkan bahwa alat kelamin mereka terasa sensitif, bahkan sangat sensitif sehingga mereka tak ingin disentuh setidaknya selama beberapa menit. Jika ingin tetap melanjutkan bercinta, carilah area lain dari tubuh untuk beberapa saat sebelum kembali ke vulva.

(suc/suc)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

6 Posisi Morning Sex Terbaik, Ampuh Bikin Auto Segar Pagi-pagi!


Jakarta

Sering mendengar bahwa pagi hari adalah waktu paling pas buat bercinta? Tak heran. Memang menurut penelitian, produksi hormon seksual paling banyak dihasilkan pada pagi hari.

Produksi hormon seksual ini juga berpengaruh pada kondisi gairah seksual seseorang. Dengan produksi hormon seksual yang optimal, gairah seksual akan meningkat sehingga seseorang mampu memberikan respons seksual yang optimal bagi pasangannya.

Namun, tak dapat dimungkiri bercinta di pagi hari bisa menguras energi bagi sebagian orang. Dikutip dari Times of India, berikut adalah 6 posisi terbaik ketika tubuh masih dalam kondisi lelah, namun tetap ingin bercinta di pagi hari.


1. Spooning

Posisi spooning adalah posisi yang terbaik bagi pasutri yang terlalu lelah untuk mencoba posisi-posisi menantang di pagi hari karena tidak menguras banyak energi. Posisi ini juga menjadi salah satu posisi paling populer di kalangan wanita.

2. Lean back

Posisi lean back dilakukan dengan posisi wanita berbaring dan bersandar. Posisi ini menjadi posisi terbaik bagi pasutri yang ingin bercinta dengan ‘bermalas-malasan’. Selain tidak sulit untuk dilakukan, posisi ini juga tidak menguras banyak energi sehingga cocok untuk sesi bercinta di pagi hari.

3. The linguine

The linguine dilakukan dengan wanita berbaring ke arah menyamping dan pasangan memasuki dari belakang. Pasangan juga bisa memegang punggung wanita untuk menjaga keseimbangan dan memastikan penetrasi dilakukan dengan baik.

4. Ying yang

Posisi ying yang bisa dibilang tidak jauh berbeda dengan posisi 69 yang populer di kalangan pasutri. Posisi ini dilakukan dengan kedua pasangan berbaring berhadapan dan wanita bisa mengaitkan kakinya pada bagian paha pasangan. Posisi ini juga cocok untuk sesi bercinta di pagi hari karena tidak membutuhkan banyak tenaga.

5. Posisi ‘T’

Posisi ini dilakukan dengan wanita berbaring dan memposisikan tubuh membentuk huruf T. Gantungkan kaki pada pinggul pasangan dan posisikan tubuh untuk memudahkan penetrasi. Posisi ini juga sangat mudah untuk dilakukan dan tidak menguras energi di pagi hari.

6. The toad

Posisi ‘the toad’ adalah variasi dari posisi klasik, misionaris. Tergolong sebagai posisi yang sangat sederhana dan mudah, posisi ini cocok untuk pasutri yang ingin membuka hari dengan bercinta di pagi hari.

(vyp/naf)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

7 Menu Makanan Ini Bisa Bikin Miss V Lebih Cepat Basah, Penasaran?


Jakarta

Vagina yang kering adalah salah satu permasalahan yang paling sering dikeluhkan oleh wanita. Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh gangguan keseimbangan kadar pH pada area vagina ataupun ketidakseimbangan hormon pada tubuh.

Layaknya organ lainnya, kesehatan organ intim juga perlu dijaga. Pasalnya, masalah pada organ intim juga bisa memicu masalah lainnya seperti infeksi, menimbulkan bau yang tidak sedap, hingga terganggunya aktivitas seksual.

Vagina juga membutuhkan ‘makanan’ yang sehat untuk bisa berfungsi dengan optimal. Berikut adalah 7 makanan yang sehat untuk vagina dan bisa membantu menjadi lubrikasi alami, dikutip dari Pulse.


1. Apel

Berdasarkan sebuah studi pada 2014, wanita yang mengonsumsi apel setidaknya satu kali sehari mengalami peningkatan gairah seksual.

Kandungan phytoestrogen phloridzin pada apel dipercayai dapat meningkatkan lubrikasi, kemampuan orgasme, dan fungsi seks secara keseluruhan. Apel juga mengandung antioksidan yang bermanfaat dalam menstimulasi aliran darah ke vagina.

2. Sayuran hijau

Sayur-sayuran hijau yang kaya akan kandungan nitrat, seperti bayam dan kale, dapat membantu melancarkan aliran darah, termasuk sirkulasi darah ke area organ intim. Sirkulasi darah yang baik pada area organ intim juga akan membantu ‘membasahi’ secara natural dan meningkatkan gairah seksual.

Selain itu, sayuran hijau juga kaya akan vitamin E, magnesium, dan kalsium, yang merupakan kandungan yang penting untuk kesehatan otot, termasuk otot-otot pada vagina.

3. Alpukat

Alpukat adalah buah yang kaya akan lemak sehat, vitamin B6, dan potasium. Semua kandungan tersebut adalah kandungan yang dibutuhkan untuk meningkatkan libido atau gairah seks.

Selain meningkatkan libido, kandungan tersebut juga mampu meningkatkan kemampuan lubrikasi, meningkatkan kadar estrogen, memperkuat dinding vagina, dan bahkan dipercayai dapat meningkatkan tingkat kesuksesan IVF atau bayi tabung.

4. Gandum

Produk gandum, seperti oats, quinoa, dan beras cokelat, memiliki kandungan serat yang tinggi. Selain menjaga keseimbangan kadar gula darah, produk gandum juga dapat menjaga keseimbangan hormon dan mencegah terjadinya vagina kering. Vagina kering umumnya dipicu oleh ketidakseimbangan hormon pada tubuh.

5. Probiotik

Probiotik sudah lama dikenal dengan manfaatnya terhadap sistem pencernaan tubuh. Namun, sejumlah riset menunjukkan bahwa probiotik juga bermanfaat dalam memperbaiki dan menjaga kesehatan ‘ekosistem’ vagina.

Studi menemukan bahwa salah satu pemicu terjadinya kondisi vagina kering adalah karena rendahnya kadar hormon estrogen yang membatasi pertumbuhan bakteri probiotik di vagina. Alhasil, kondisi ini akan menyebabkan vagina menjadi kering dan memicu terjadinya infeksi dan iritasi.

6. Jeruk

Jeruk adalah salah satu buah yang populer di berbagai kalangan. Buah satu ini juga sangat terkenal dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh, mulai dari menjaga kesehatan kulit, menurunkan kolesterol, mengontrol kadar gula, hingga menjaga kesehatan vagina.

Vitamin C dalam jeruk bisa membantu meningkatkan ‘kebasahan’ dinding vagina. Kandungan ini juga mendorong stamina tubuh untuk dapat lebih siap dan tahan lama saat bercinta.

7. Okra

Okra mengandung banyak kandungan estrogen yang diketahui dapat membantu mencegah dan mengatasi kondisi vagina kering dan atrofi, menjadikan vagina lebih mudah ‘basah’ dan ‘licin’.

(vyp/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Bercinta Setiap Hari Ternyata Wajar-wajar Saja Sih, Asal…


Jakarta

Pada fase tertentu, pasutri mungkin melakukan aktivitas seks dalam frekuensi yang lebih sering. Di awal pernikahan misalnya, pasutri bisa berhubungan seks sebanyak 3-4 kali dalam sehari. Fase ini kerap disebut sebagai ‘fase bulan madu.’

Atau pada kasus lainnya, frekuensi aktivitas seks yang sering juga bisa disebabkan rencana pasutri untuk memiliki anak dan meningkatkan peluang kehamilan.

Lantas sebenarnya, normalkah jika pasangan berhubungan seks setiap hari?


Dikutip dari MedicineNet, berhubungan seks setiap hari adalah aktivitas yang normal. Seks tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga membangun hubungan emosional antara kedua pasangan. Seks terbukti memiliki banyak manfaat, antara lain:

  • Memperbaiki suasana hati
  • Melepas stres
  • Meningkatkan libido
  • Meningkatkan pelumasan vagina
  • Meningkatkan kontrol kandung kemih wanita
  • Meningkatkan kekebalan tubuh
  • Membantu penurunan berat badan
  • Menurunkan tekanan darah
  • Mengurangi risiko serangan jantung
  • Mengurangi risiko kanker prostat
  • Meningkatkan kualitas tidur

Namun, perlu diingat bahwa seks tidak harus menjadi kegiatan wajib sehari-hari. Tidak masalah apabila pasutri membatasi frekuensi berhubungan seks dalam sehari atau seminggu.

Pasalnya, tidak selalu kedua pasangan ingin berhubungan seks pada waktu yang sama atau sesering yang lain.

Selain itu, kemauan kedua pasanganlah yang membuat seks lebih memuaskan dan menyenangkan. Jangan sampai, frekuensi seks yang sering justru timbul karena unsur paksaan.

Di samping itu, aktivitas seks yang rutin bisa berdampak negatif jika:

  • Pasangan tidak mau berhubungan seks (karena lelah atau sakit)
  • Seks menjadi gangguan utama dalam pekerjaan dan kehidupan
  • Terlalu banyak seks membuat orang melupakan tanggung jawab rumah tangga atau keuangan
  • Hubungan seks yang berlebihan menyebabkan peradangan atau iritasi vagina

Oleh karena itu, pasutri harus merasa bebas untuk berbicara dengan pasangan kebutuhan seks sehingga dapat memutuskan ingin melakukannya atau tidak.

Di samping itu, seks bukanlah satu-satunya cara untuk mendapatkan keintiman fisik. Terkadang, berciuman dan berpelukan bisa menggantikan seks.

(vyp/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Tak Cuma Bikin Hubungan Makin Lengket, Ternyata Ini 9 Manfaat Orgasme buat Tubuh


Jakarta

Sudah sering terdengar, hubungan seks yang berkualitas ampuh membangun keintiman dan bikin hubungan pasutri semakin lengket. Namun rupanya di samping itu, ada juga banyak manfaat orgasme buat kesehatan tubuh.

Meski berlangsung singkat dan hanya hitungan detik, orgasme memberikan pengaruh pada kesehatan fisik maupun mental. Hal ini disebabkan oleh gerakan otot yang terjadi selama orgasme.

Dikutip dari Insider, berikut sederet manfaat orgasme bagi pasangan:

1. Menjadi lebih dekat dengan pasangan

Setelah seseorang mengalami orgasme, biasanya mereka menunjukkan sikap manja. Hal ini dikarenakan adanya hormon oksitosin atau dikenal dengan hormon cinta yang membuat seseorang merasa lebih dekat dengan pasangan.


Menurut studi pada 2012 yang dilakukan oleh psikolog evolusioner di University of Michigan dan Albright College di Pennsylvania, pasangan yang tertidur setelah berhubungan seks memiliki keinginan yang semakin kuat untuk selalu berdekatan satu sama lain.

“Oksitosin memainkan beberapa peran yang melibatkan suasana hati. Karena reproduksi yang berhasil membutuhkan kerja sama yang damai di antara anggota keluarga, sentuhan dan pelukan meningkatkan oksitosin, seperti halnya menyusui dan mengalami orgasme,” jelas spesialis Obstetri dan Ginekologi dr Felice Gersh MD.

2. Memperbaiki siklus menstruasi

Menurut studi pada 1978 yang diterbitkan oleh jurnal ilmiah peer-review Psychoneuroendocrinology dan dilakukan oleh peneliti di University of Pennsylvania, wanita yang melakukan hubungan seks dan mencapai orgasme dapat mengalami perbaikan siklus menstruasi.

“Mekanisme pastinya tidak diketahui tetapi mungkin terkait dengan ritme sirkadian. Orgasme teratur meningkatkan kesehatan kekebalan tubuh, kesehatan mental, dan kemungkinan kesehatan sirkadian,” jelas dr Gersh.

“Kita tahu bahwa ovarium sangat sirkadian dan memiliki reseptor melatonin dan merespons peradangan secara negatif. Orgasme teratur akan bekerja pada semua tingkatan ini untuk mempertahankan ritme bawaan kita dan mengurangi peradangan, mendorong siklus teratur,” tambahnya.

3. Menurunkan risiko kanker prostat

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Urology International, terdapat 30 persen pria berusia 50 tahun keatas melakukan ejakulasi setidaknya empat kali per minggu. Ejakulasi yang teratur membantu menurunkan risiko kanker prostat.

“Kami tahu bahwa berhubungan seks dan orgasme bermanfaat untuk setiap aspek kesehatan pria. Sistem reproduksi pria bekerja paling baik dengan penggunaan teratur, dan prostat termasuk dalam sistem itu. Semakin banyak ejakulasi, semakin lebih baik dia,” kata dr Gersh.

4. Menghilangkan stres

Ketika seseorang mencapai orgasme, hormon oksitosin akan dilepaskan dari sel-sel hipotalamus ke dalam aliran darah. Hormon ini membuat seseorang menjadi lebih percaya diri, optimis, hangat, rileks, dan kualitas tidur yang lebih baik.

5. Mencegah risiko penyakit

Penelitian di Jerman tahun 2004 menemukan, 11 pria yang menunjukkan peningkatan kadar leukosit atau sel darah putih yang membantu melindungi tubuh dari penyakit setelah orgasme.

Selain itu, wanita yang aktif secara seksual mempunyai perubahan yang lebih besar pada sel limfosit T yang membantu mengaktifkan sel untuk melawan bakteri yang menyebabkan penyakit.

6. Meringankan rasa sakit

Mencapai orgasme saat melakukan hubungan seksual dapat membantu wanita meredakan rasa sakit di perut akibat menstruasi. Berdasarkan penelitian, 70 persen pasangan sembuh dari rasa sakit seperti migrain setelah mengalami pelepasan hormon endorfin saat orgasme.

“Orgasme menurunkan stres dan meningkatkan kualitas tidur. Bersama-sama hal ini dapat mempengaruhi rasa sakit yang dirasakan melalui pengaturan jalur sensitisasi rasa sakit dan dengan memodulasi sistem kekebalan tubuh. untuk menurunkan tingkat peradangan, sehingga mengurangi tingkat rasa sakit,” kata dr Gersh.

7. Meningkatkan kesehatan jantung

Orgasme dapat meningkatkan aliran darah dan orgasme ke seluruh tubuh, sehingga dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Pada durasi tertentu, aktivitas hubungan seks bisa jadi setara dengan olahraga jogging selama 30 menit.

8. Menjaga konsentrasi

Seperti diketahui, peran otak dalam menjaga fokus dan konsentrasi sangat besar. Maka dari itu, pasangan yang rutin melakukan hubungan seksual hingga mencapai orgasme membantu dalam menjaga kemampuan berpikir menjadi lebih baik.

9. Meningkatkan kesuburan

Berdasarkan studi pada 2015 yang dilakukan di Universitas Indiana, pasangan yang mencapai orgasme setiap melakukan hubungan seksual dapat mengalami peningkatan kesuburan. Pasalnya, orgasme memicu perubahan fisiologi dalam tubuh sehingga meningkatkan peluang wanita untuk hamil.

(vyp/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy