Tag: binance

  • Identifikasi Binance Sebelum Token OM Crash

    Pada awal tahun 2025, Binance, salah satu bursa kripto terbesar di dunia, mengambil langkah proaktif dengan mengurangi leverage perdagangan untuk token OM.

    Langkah ini diambil setelah Binance mengidentifikasi volatilitas yang tinggi pada token tersebut, yang kemudian terbukti dengan terjadinya penurunan harga yang signifikan beberapa bulan kemudian.

    Langkah Proaktif Binance

    Binance dikenal dengan pendekatannya yang proaktif dalam mengelola risiko di platformnya.

    Dengan mengurangi leverage perdagangan untuk token OM, Binance bertujuan untuk melindungi penggunanya dari potensi kerugian besar akibat fluktuasi harga Mantra yang tajam.

    Langkah ini mencerminkan komitmen Binance terhadap keamanan dan stabilitas pasar kripto.

    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Selasa, 15 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Selasa, 15 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Volatilitas Token OM

    Token OM mengalami fluktuasi harga yang signifikan pada awal tahun 2025. Volatilitas ini menarik perhatian Binance, yang kemudian mengambil tindakan untuk mengurangi risiko bagi para trader.

    Meskipun langkah ini mungkin membatasi potensi keuntungan bagi sebagian trader, namun ini juga berfungsi sebagai langkah pencegahan terhadap kerugian besar.

    Baca Juga: Binance Megadrop Sambut Lista DAO, Harga Diramal 11 USDT

    Dampak pada Pasar Kripto

    Langkah Binance dalam mengurangi leverage untuk token OM memberikan sinyal kepada pasar tentang pentingnya manajemen risiko dalam perdagangan kripto.

    Hal ini juga menunjukkan bahwa bursa kripto memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasar dan melindungi penggunanya dari volatilitas yang ekstrem.

    Dengan demikian, tindakan Binance dalam mengidentifikasi volatilitas tinggi pada token OM dan mengurangi leverage perdagangan sebelum terjadinya crash menunjukkan pentingnya pendekatan proaktif dalam manajemen risiko.

    Langkah ini tidak hanya melindungi pengguna Binance tetapi juga memberikan contoh bagi bursa kripto lainnya dalam menjaga stabilitas dan keamanan pasar kripto.

    Baca Juga: Harga Token OM Ambruk 80% Dalam Sehari, Tim Mantra Buka Suara


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Binance Dukung Staking Bitcoin Babylon

    Binance, platform pertukaran kripto terbesar di dunia, baru-baru ini mengumumkan dukungannya terhadap protokol staking Bitcoin inovatif bernama Babylon (BABY).

    Langkah ini menandai babak baru dalam pemanfaatan Bitcoin (BTC) sebagai aset produktif, memungkinkan pemilik BTC untuk mendapatkan imbal hasil tanpa harus meninggalkan jaringan Bitcoin.

    Apa Itu Babylon?

    Babylon adalah protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pemilik BTC untuk mengunci aset mereka secara self-custodial langsung di jaringan Bitcoin.

    Dengan menggunakan teknologi kriptografi canggih dan inovasi dalam protokol konsensus, Babylon memungkinkan BTC yang di-stake untuk berkontribusi pada keamanan jaringan Proof-of-Stake (PoS) seperti Cosmos, Avalanche, dan Injective, tanpa perlu memindahkan aset ke jaringan lain.

    Baca Juga: Binance Tambah LDUSDt, Aset Margin Penghasil Imbalan

    Integrasi Babylon di Binance

    Binance memperkenalkan Babylon BTC Staking melalui fitur On-chain Yields, yang menyederhanakan partisipasi pengguna dalam protokol on-chain.

    Pengguna dapat dengan mudah mengakses opsi staking ini melalui platform Binance, tanpa perlu berinteraksi langsung dengan protokol blockchain yang kompleks.

    Imbal Hasil dan Airdrop BABY

    Sebagai bagian dari kampanye awal, Babylon mendistribusikan 600 juta token BABY kepada pengguna awal yang berpartisipasi dalam staking BTC.

    Binance juga mengumumkan bahwa peserta program staking akan menerima bonus tambahan sebesar 12% dalam bentuk token BABY, yang akan didistribusikan ke akun Spot pengguna mulai 10 April 2025.

    Fitur Perdagangan BABY di Binance

    Selain staking, Binance juga meluncurkan kontrak perpetual BABYUSDT, memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan token BABY dengan leverage hingga 5x.

    Langkah ini memberikan eksposur pasar yang lebih luas terhadap protokol Babylon dan memperkuat posisi Binance dalam mendukung proyek-proyek inovatif di ekosistem kripto.

    Baca Juga: Harga Bitcoin Dekati $81.000 Setelah Rumor Penghentian Tarif oleh Trump

    Secara keseluruhan, dukungan Binance terhadap protokol Babylon membuka peluang baru bagi pemilik BTC untuk mendapatkan imbal hasil tanpa meninggalkan jaringan Bitcoin.

    Dengan integrasi yang mudah melalui platform Binance dan insentif menarik seperti airdrop token BABY, pengguna dapat memaksimalkan potensi aset mereka sambil berkontribusi pada keamanan jaringan PoS.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Binance Tambah LDUSDt, Aset Margin Penghasil Imbalan

    Binance resmi memperkenalkan LDUSDt, aset margin terbaru yang memungkinkan pengguna mendapatkan imbal hasil sambil tetap dapat menggunakannya untuk aktivitas perdagangan derivatif, termasuk kontrak berjangka.

    Dilaporkan Crypto Economy, token ini berasal dari penukaran USDT (Tether) yang sebelumnya disimpan dalam produk Simple Earn milik Binance. Berbeda dengan stablecoin, Binance menegaskan bahwa LDUSDt bukan merupakan token yang memiliki patokan nilai tetap, melainkan aset kripto yang dirancang untuk menghadirkan fungsi ganda: memberikan pendapatan pasif sekaligus likuiditas perdagangan.

    Penghasilan Pasif Tanpa Kehilangan Akses Perdagangan

    LDUSDt kini dapat digunakan sebagai agunan dalam Mode Multi-Aset pada platform futures Binance. Artinya, pengguna tetap bisa menghasilkan imbal hasil secara real-time dari LDUSDt mereka meskipun token tersebut sedang digunakan dalam posisi perdagangan leverage. Fitur ini diklaim akan meningkatkan efisiensi modal dengan mengoptimalkan aset yang dimiliki pengguna.

    Langkah ini merupakan lanjutan dari inovasi sebelumnya pada tahun 2024, ketika Binance memperkenalkan BFUSD – aset margin pertama dengan mekanisme serupa yang kini telah diterima luas oleh pengguna sebagai alat perdagangan yang aman dan fleksibel.

    Baca Juga:: Binance Tambah LDUSDt, Aset Margin Penghasil Imbalan

    Binance Tetap Ekspansif Meski Dihadang Regulasi

    Meski menghadapi tekanan regulasi di berbagai negara, Binance tetap menjadi bursa aset digital dengan volume perdagangan harian tertinggi di dunia, mencatatkan lebih dari $24 miliar menurut CoinMarketCap.

    Perusahaan juga terus memperluas pengaruh globalnya. Baru-baru ini, Binance menandatangani kerja sama dengan pemerintah Kirgistan untuk memberikan konsultasi dalam pengembangan regulasi blockchain, mempertegas komitmennya terhadap adopsi teknologi kripto di tingkat internasional.

    Peluncuran LDUSDt memperlihatkan respons Binance terhadap permintaan pasar terhadap aset yang tidak hanya dapat diperdagangkan, tetapi juga mampu memberikan utilitas dan hasil nyata dalam ekosistem keuangan kripto yang terus berkembang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Makin Gacor Melonjak 40%, Harga FORTH Naik ke Level $5,46

    Pada 8 April 2025, Binance Futures mengumumkan peluncuran kontrak berjangka perpetual berbasis USDT untuk token Ampleforth Governance (FORTH).

    Meski baru diperkenalkan, pengumuman ini memicu lonjakan harga FORTH hingga 15%, mencapai $2,58, mendekati puncak bulanannya di $2,60.

    Sebagai perbandingan, dua hari sebelumnya, pada 6 April, FORTH mencapai titik terendah sepanjang masa di $1,89.

    Kontrak Berjangka Perpetual Binance untuk FORTH

    Kontrak berjangka perpetual memungkinkan trader untuk berspekulasi mengenai pergerakan harga aset tanpa memiliki aset dasar tersebut.

    Dalam kasus ini, kontrak FORTHUSDT memungkinkan trader untuk mengambil posisi panjang atau pendek pada FORTH dengan margin USDT.

    Fitur ini memberikan fleksibilitas lebih dalam strategi trading dan potensi keuntungan dari pergerakan harga FORTH.

    Reaksi Pasar

    Setelah pengumuman Binance, harga FORTH melonjak signifikan. Sebelum pengumuman, FORTH diperdagangkan pada $2,24.

    Namun beberapa menit setelah pengumuman, harga FORTH naik menjadi $2,58, mencerminkan peningkatan minat dan aktivitas trading.

    Hanya saja, volatilitas ini juga menunjukkan bahwa investor harus berhati-hati dan mempertimbangkan risiko yang terkait dengan fluktuasi harga yang tajam.

    Performa FORTH dalam Konteks

    Meskipun terjadi lonjakan harga baru-baru ini, FORTH telah mengalami tren penurunan dalam beberapa bulan terakhir. Penurunan ke $1,89 pada 6 April menandai titik terendah baru bagi token ini.

    Oleh karena itu, pengumuman Binance memberikan dorongan positif yang signifikan, meskipun masih harus dilihat apakah momentum ini dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

    Implikasi bagi Trader dan Investor

    Penambahan kontrak berjangka perpetual FORTH di Binance Futures memberikan peluang baru bagi trader yang ingin mengekspos diri mereka pada pergerakan harga FORTH dengan leverage.

    Namun, penting untuk diingat bahwa trading dengan leverage membawa risiko tinggi, terutama dalam aset yang sudah volatil seperti cryptocurrency.

    Maka dari itu, investor disarankan untuk melakukan analisis menyeluruh dan mempertimbangkan toleransi risiko mereka sebelum terlibat dalam trading semacam itu.

    Secara keseluruhan, peluncuran kontrak berjangka perpetual FORTH oleh Binance Futures telah memberikan dampak signifikan pada harga token, menunjukkan bagaimana pengumuman platform utama dapat mempengaruhi pasar cryptocurrency.

    Sementara ini menawarkan peluang bagi trader, penting untuk mendekati dengan hati-hati dan memahami risiko yang terlibat dalam trading aset digital yang volatil.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • WFLI Trump Uji Stablecoin USD1: Harga BNB Potensi ke $700?

    Penggemar kripto bersiap-siap! Dunia kripto kembali dihebohkan dengan kabar terbaru dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

    Proyek kriptonya, WLFI, dikabarkan sedang menguji coba stablecoin pegged seharga $1 yang berjalan di jaringan BNB Chain.

    Meski baru sebatas uji coba, upaya ini memicu spekulasi: Akankah kolaborasi ini mendorong harga Binance Coin (BNB) melesat ke level $700?

    Stablecoin WLFI: Apa yang Perlu Diketahui?

    • Backing 1:1 dengan Dolar AS: WLFI diklaim sebagai stablecoin dengan cadangan penuh (fully backed) aset likuid, termasuk obligasi pemerintah AS dan emas fisik. Ini bertujuan mengurangi kekhawatiran volatilitas yang kerap melekat pada aset kripto.
    • Dibangun di BNB Chain: Pemilihan BNB Chain sebagai jaringan dasar menunjukkan kepercayaan terhadap ekosistem Binance. Ini juga berpotensi meningkatkan penggunaan BNB untuk transaksi gas fee di jaringan.
    • Tujuan Politik?: WLFI disebut sebagai bagian dari kampanye Trump untuk pemilu 2024. Proyek ini diyakini bertujuan menarik dukungan dari generasi muda dan pemilik aset digital.

    Dampak pada Binance Coin (BNB)

    Uji coba WLFI di BNB Chain memicu analisis bullish dari para pakar:

    1. Peningkatan Aktivitas Jaringan: Adopsi stablecoin besar seperti WLFI bisa meningkatkan volume transaksi di BNB Chain, yang berimbas pada permintaan BNB untuk biaya gas.
    2. Eksposur Media Global: Kolaborasi dengan figur sebesar Trump berpotensi menarik investor institusional dan retail ke ekosistem Binance.
    3. Sentimen Pasar: Pengumuman ini muncul di tengah kenaikan harga BNB sebesar 25% dalam sepekan terakhir. Saat artikel ini ditulis, BNB diperdagangkan di kisaran $620, mendekati resistance psikologis $650.

    Analisis Teknis: Mampukah BNB Tembus USD700?

    Beberapa analis menggarisbawahi faktor kunci yang mungkin mendorong BNB ke level tertinggi sepanjang masa (ATH):

    • Breakout dari Pola Wedge: BNB sedang dalam tren bullish setelah breakout dari pola konsolidasi wedge. Target teknikal jangka pendek berada di $680-700.
    • Volume Beli yang Kuat: Peningkatan volume perdagangan sebesar 40% dalam 24 jam terakhir mengindikasikan akumulasi oleh whale.
    • Dukungan Ekosistem Binance: Peluncuran fitur baru seperti Binance Launchpool dan peningkatan keamanan jaringan menjadi katalis tambahan.

    Tantangan dan Risiko

    Meski prospek menjanjikan, investor perlu waspada terhadap:

    • Regulasi AS: Proyek Trump berpotensi menghadapi pengawasan ketat dari SEC, terutama terkait status hukum stablecoin.
    • Volatilitas Pasar: Sentimen makro seperti kebijakan suku bunga The Fed dan gejolak Timur Tengah bisa memengaruhi pergerakan harga.
    • Kompetisi Stablecoin: WLFI harus bersaing dengan raksasa seperti USDT (Tether) dan USDC yang telah menguasai pasar.

    Prediksi Harga BNB: $700 dalam Jangkauan?

    Para analis kripto seperti Michaël van de Poppe dan Crypto Rover optimis BNB bisa mencapai USD700 pada Q2 2024 jika momentum positif berlanjut. Namun, kunci utamanya adalah:

    • Adopsi Massal WLFI: Jika stablecoin Trump mendapatkan traksi, BNB Chain akan menjadi pusat transaksi utama, mendongkrak utilitas BNB.
    • Dukungan Komunitas: Antusiasme retail investor dan dukungan dari CZ (Changpeng Zhao) sebagai founder Binance menjadi faktor psikologis krusial.

    Peluang atau Hype Semata?

    Uji coba WLFI di BNB Chain menjadi bukti bahwa kripto semakin diakui sebagai alat politik dan ekonomi masa depan. Untuk BNB, kolaborasi ini bisa menjadi batu loncatan menuju $700, tetapi investor harus tetap memantau perkembangan regulasi dan dinamika pasar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pi Network Kembangkan PiDaoSwap untuk Hentikan Manipulasi Harga

    Komunitas Pi Network tengah mengembangkan PiDaoSwap, sebuah decentralized exchange (DEX) yang bertujuan untuk mencegah manipulasi harga koin Pi oleh bursa eksternal.

    Beincrypto melaporkan pada Minggu (23/3) bahwa platform ini diharapkan mampu mencerminkan nilai sebenarnya dari Pi Coin tanpa intervensi pihak ketiga.

    PiDaoSwap: DEX untuk Ekosistem Pi Network

    Menurut laporan dari komunitas, PiDaoSwap sudah dalam tahap akhir pengembangan dan akan segera diluncurkan di mainnet Pi Network.

    Platform ini dirancang untuk memastikan bahwa harga Pi Coin merefleksikan nilai pasar yang sebenarnya dan tidak lagi dipengaruhi oleh manipulasi dari bursa eksternal.

    Mengatasi Manipulasi Harga oleh Pihak Ketiga

    Beberapa platform dikabarkan menggunakan bot untuk mengubah valuasi Pi secara tidak wajar. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan di komunitas Pi Network.

    Selain itu, beberapa bursa eksternal diduga melakukan pencatatan harga palsu, yang semakin memperburuk sentimen komunitas.

    Menunggu Persetujuan KYB dari Pi Core Team

    Meskipun PiDaoSwap sudah mendekati tahap peluncuran, platform ini masih menunggu persetujuan Know Your Business (KYB) dari tim inti Pi Network.

    Namun, proyek ini telah mendapatkan verifikasi organisasi di X (sebelumnya Twitter), yang menandakan kemajuan signifikan.

    Tantangan Penggunaan Branding Terkait Pi Network

    Salah satu tantangan lain bagi PiDaoSwap adalah kebijakan hak kekayaan intelektual (IP) Pi Network, yang membatasi penggunaan merek dagang terkait Pi tanpa izin resmi.

    Oleh karena itu, tim PiDaoSwap mungkin perlu melakukan modifikasi nama dan domain sebelum diluncurkan secara resmi.

    Masa Depan Pi Network dan PiDaoSwap

    Dengan kehadiran PiDaoSwap, komunitas Pi Network berharap nilai Pi Coin bisa lebih stabil dan bebas dari manipulasi.

    Namun, tantangan lain masih menghadang, seperti ketidakpastian listing di Binance dan dampak dari manipulasi harga oleh bursa eksternal.

    Keberhasilan PiDaoSwap dalam menghadapi tantangan ini akan menjadi faktor kunci bagi masa depan ekosistem Pi Network.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Cetak Rekor Open Interest, Harga ETH Bakal Menyusul?

    Ethereum (ETH) mencatatkan rekor baru dalam open interest kontrak futures pada 21 Maret 2025 berdasarkan laporan terbaru dari Cointelegraph pada Sabtu (22/3).

    Meskipun demikian, harga ETH justru mengalami penurunan, memicu pertanyaan apakah tren ini akan berlanjut ke kenaikan harga atau justru sebaliknya.

    Open Interest Ethereum Mencapai Rekor Tertinggi

    Open interest dalam kontrak futures Ethereum melonjak 15% dalam dua minggu terakhir, mencapai 10,23 juta ETH.

    Data dari CoinGlass menunjukkan bahwa Binance, Gate.io, dan Bitget menguasai 51% dari total pasar, sementara Chicago Mercantile Exchange (CME) memegang 9%.

    Namun, tidak seperti Bitcoin, di mana CME menjadi pemain utama, Ethereum masih lebih banyak didominasi oleh bursa kripto lainnya.

    Minat Terhadap Long Position ETH Menurun

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 22 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 22 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Biasanya, peningkatan open interest mencerminkan minat investor institusional, tetapi kali ini ada indikasi bahwa leverage di sisi pembelian (long) melemah.

    Premi tahunan untuk futures ETH dua bulan turun di bawah 4% pada 21 Maret, dari sebelumnya 5%.

    Hal ini menandakan bahwa trader tidak terlalu tertarik menggunakan strategi “cash and carry,” yang umumnya menguntungkan ketika ada premi yang lebih tinggi.

    Faktor Makroekonomi dan Penurunan Biaya Jaringan Ethereum

    Selain itu, tekanan terhadap harga ETH juga dipicu oleh beberapa faktor eksternal. Salah satunya adalah arus keluar dari ETF berbasis Ether di Amerika Serikat yang mencapai $307 juta dalam dua minggu terakhir.

    Ketidakpastian makroekonomi, termasuk perang tarif global, inflasi, dan pengurangan anggaran pemerintah AS, turut memperburuk sentimen investor.

    Di sisi lain, meskipun Ethereum telah berhasil beralih ke mekanisme proof-of-stake dan memperkenalkan fitur skalabilitas baru seperti blob space, hal ini justru menciptakan tantangan baru.

    Biaya transaksi yang rendah di layer-2 membuat pendapatan validator berkurang. Sementara permintaan terhadap aplikasi terdesentralisasi (DApps) juga menurun.

    Apakah Harga ETH Akan Mengikuti Tren Open Interest?

    Meskipun open interest Ethereum berada di titik tertinggi, tidak ada indikasi bahwa ini terjadi karena sentimen bullish yang kuat.

    Sebaliknya, data menunjukkan bahwa permintaan untuk posisi long masih lemah. Dengan berbagai tantangan dari sisi makroekonomi hingga ekosistem Ethereum itu sendiri, investor masih bersikap hati-hati terhadap pergerakan harga ETH dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pi Network Anjlok 60%: Belum Listing di Binance, Apa Masa Depannya?

    Harga Pi Network (PI) terus mengalami penurunan, memicu perdebatan tentang masa depan proyek ini.

    Tanpa kepastian pencatatan di Binance dan berbagai masalah teknis yang masih menghantui, apakah Pi Network benar-benar bisa bertahan?

    Harga Pi Anjlok, Komunitas Mulai Meragukan

    Menurut CoinGecko, harga Pi Network mencapai titik tertinggi sepanjang masa (ATH) pada 26 Februari 2025, dengan nilai $2,99. Namun, hanya dalam beberapa minggu, harganya terjun bebas hingga hampir 60% dan kini diperdagangkan di kisaran $1,13 per 20 Maret 2025.

    Meskipun harga saat ini masih lebih tinggi dibandingkan harga awalnya yang sekitar $1,1, skeptisisme terhadap proyek ini tetap tinggi. Banyak yang mempertanyakan transparansi dan kelangsungan Pi Network, bahkan menyamakannya dengan skema ponzi atau piramida keuangan seperti yang pernah terjadi pada Terra (LUNA).

    Dugaan Masalah Teknis dan Ketidakjelasan Proyek

    Menurut laporan Cryptonews, Pi Network mencoba membangun kepercayaan dengan menerapkan verifikasi KYC bagi penggunanya. Setiap pengguna yang menambang PI diwajibkan menyelesaikan proses ini dan mentransfer token mereka sebelum 14 Maret. Jika tidak, mereka berisiko kehilangan tokennya.

    Namun, banyak pengguna melaporkan kesulitan dalam melakukan migrasi token. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah token yang sudah ditransfer justru kembali ke aplikasi seluler tanpa konfirmasi atau jadwal yang jelas. Jika masalah ini tidak segera diperbaiki, kepercayaan pengguna terhadap proyek ini bisa semakin luntur.

    Apakah Binance Akan Mencatatkan Pi Network?

    Pencatatan di Binance bisa menjadi faktor penentu masa depan Pi Network. Dengan masuknya ke bursa terbesar di dunia ini, Pi Network bisa mendapatkan legitimasi lebih besar dan menepis tuduhan penipuan.

    Menariknya, Binance Square sempat melakukan jajak pendapat terkait apakah PI harus terdaftar di Binance. Hasilnya, 86% pengguna memberikan suara mendukung pencatatan ini. Namun, hingga kini Binance belum memberikan pernyataan resmi mengenai kemungkinan listing Pi Network.

    Sementara itu, beberapa bursa lain seperti Bybit telah secara terbuka menolak mencantumkan PI. CEO Bybit, Ben Zhou, bahkan menyebut proyek ini sebagai penipuan secara langsung.

    Pembukaan 88 Juta Token dan Ketidakpastian Investor

    Pada bulan Maret ini, sekitar 88 juta token PI akan dibuka, yang bernilai sekitar $102 juta berdasarkan harga $1,20 per token. Rencana pembukaan token ini terus berlanjut dengan 118 juta token akan dirilis pada April dan 182 juta token pada Mei.

    Biasanya, pembukaan token dalam jumlah besar dapat menyebabkan volatilitas harga, terutama jika tidak ada mekanisme pembakaran yang jelas. Tim Pi Network mengklaim akan meningkatkan pembakaran token dalam beberapa bulan mendatang, tetapi rincian mengenai strategi ini masih minim.

    Kekhawatiran lain adalah kurangnya transparansi mengenai investor utama Pi Network. Beberapa laporan menyebutkan bahwa perusahaan seperti 137 Ventures dan Ulu Ventures terlibat dalam pendanaan, tetapi hanya 137 Ventures yang secara publik mengakui keterlibatannya. Kurangnya transparansi ini semakin memperkuat spekulasi negatif di komunitas kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Harga Pi Coin Hari Ini: Akan Terjadi Setelah Penurunan 22%?

    Pi Network terus menjadi topik hangat di dunia kripto, meski dalam beberapa waktu terakhir para investor tengah menghadapi kekhawatiran ekstrem.

    Dalam kondisi kekhawatiran tersebut, banyak investor bertanya-tanya apakah saat ini adalah waktu yang tepat untuk membeli Pi Coin.

    Meskipun sempat mengalami lonjakan harga, Pi Coin kini mengalami penurunan drastis. Saat ini, harga Pi Coin berada di $1.79, turun 40% dari puncaknya di $2.90 dan anjlok lebih dari 22% dalam 24 jam terakhir.

    Meskipun mengalami penurunan tajam, banyak spekulasi mengenai masa depan Pi Coin, terutama dengan peluncuran mainnet yang akan datang, pembukaan KYC, dan kemungkinan listing di bursa besar seperti Binance atau Coinbase.

    Jika Pi Coin berhasil kembali ke level $2.20, ada potensi kenaikan ke $2.80 atau lebih. Sebaliknya, jika harga turun di bawah $1.50, penurunan lebih lanjut bisa terjadi.

    Akumulasi Whale: Indikator Kenaikan Harga

    Coinpedia menyebutkan pada Senin (3/3) bahwa salah satu faktor yang mendukung potensi kenaikan harga Pi Coin adalah akumulasi oleh whale atau investor besar.

    Data on-chain menunjukkan bahwa para whale mulai mengumpulkan Pi Coin dalam jumlah besar. Hal ini menandakan kepercayaan mereka terhadap potensi kenaikan harga di masa depan.

    Secara historis, akumulasi oleh whale sering kali mendahului lonjakan harga yang signifikan.

    Selain itu, aktivitas whale dapat meningkatkan sentimen pasar dan memicu FOMO (fear of missing out) di kalangan investor ritel, yang pada akhirnya mendorong harga lebih tinggi.

    Pengaruh Bitcoin terhadap Pasar Kripto

    Harga Bitcoin sering kali menentukan arah pasar kripto secara keseluruhan. Jika Bitcoin menunjukkan tren positif, altcoin seperti Pi Coin cenderung mengikuti.

    Saat ini, Bitcoin menunjukkan momentum yang kuat, sehingga bisa menjadi faktor pendukung bagi kenaikan harga Pi Coin.

    Kombinasi antara kekuatan Bitcoin dan ekosistem Pi Network yang terus berkembang bisa saja menciptakan peluang bagi lonjakan harga.

    Meskipun Pi Coin mengalami penurunan signifikan, faktor-faktor seperti akumulasi oleh whale, spekulasi listing di bursa besar, dan pengaruh Bitcoin dapat mendorong harga kembali naik.

    Investor perlu memantau level harga kunci, seperti $2.20 dan $1.50, untuk menentukan potensi arah pergerakan selanjutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Likuidasi $202 Juta dan Peluang Breakout Baru

    Pada 30 Mei 2025 lalu, pasar kripto diguncang oleh koreksi tajam harga Bitcoin (BTC) yang menyebabkan likuidasi posisi long senilai $202 juta di bursa Binance.

    Peristiwa ini menjadi salah satu dari tiga likuidasi terbesar sepanjang Mei, setelah terjadi likuidasi sebesar $277 juta pada 23 Mei dan $211 juta pada 12 Mei.

    Penyebab Likuidasi Massal

    Penurunan harga BTC dari sekitar $111.000 ke $104.600 memicu gelombang likuidasi posisi long yang didorong oleh penggunaan leverage tinggi oleh para trader.

    Analis dari CryptoQuant, Burakkesmeci, mencatat bahwa pembersihan posisi overleveraged ini dapat memberikan “ruang bernapas” bagi pasar untuk membangun tren naik yang lebih berkelanjutan.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Pasar Kripto Tertekan: Harga Bitcoin Alami Penurunan Signifikan

    Dampak Terhadap Pasar Kripto

    Selain Bitcoin, Coindoo melaporkan pada Minggu (1/6) bahwa aset kripto utama lainnya juga mengalami tekanan.

    Ethereum (ETH) mengalami likuidasi sebesar $122 juta, Solana (SOL) sebesar $33 juta, XRP sebesar $30 juta, dan Dogecoin (DOGE) sebesar $22 juta.

    Secara keseluruhan, lebih dari $600 juta posisi long dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, menandai kerugian terbesar sejak Februari.

    Analisis dan Prospek Ke Depan

    Meskipun koreksi ini menyebabkan kerugian signifikan, beberapa analis melihatnya sebagai fase konsolidasi yang sehat.

    Data on-chain menunjukkan bahwa indikator Net UTXO Supply Ratio mengeluarkan empat sinyal jual berturut-turut pada akhir Mei, mengindikasikan potensi distribusi oleh investor yang ingin merealisasikan keuntungan.

    Analis Adler mengidentifikasi dua skenario utama untuk pergerakan harga BTC dalam waktu dekat:

    1. Konsolidasi Sampingan: BTC diperkirakan akan berfluktuasi antara $95.000 dan $105.000, memungkinkan waktu bagi metrik on-chain untuk menormalkan.
    2. Koreksi Lebih Dalam: Kemungkinan penurunan menuju zona $92.000–$96.000 untuk menguji rata-rata pergerakan 200 hari di sekitar $94.700 atau memasuki kluster order beli di $92.000.

    Baca Juga: Harga Bitcoin Tergelincir di Bawah Support Kunci, Ada Apa?

    Koreksi tajam dan likuidasi besar-besaran di pasar Bitcoin menyoroti risiko penggunaan leverage tinggi dalam perdagangan kripto.

    Namun, pembersihan posisi spekulatif ini dapat membuka jalan bagi tren naik yang lebih stabil dan berkelanjutan.

    Investor disarankan untuk tetap waspada dan mempertimbangkan strategi manajemen risiko yang tepat dalam menghadapi volatilitas pasar yang tinggi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com