Tag: bitcoin

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan $88.000, Pasar Cari Arah

    Pergerakan Bitcoin (BTC) hari ini menunjukkan fase konsolidasi yang cukup jelas.

    Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin tercatat di level $88.944,46 per BTC, menguat tipis sekitar +0,46% dalam 24 jam terakhir.

    Kenaikan minor ini memberi napas sementara bagi pasar setelah periode volatilitas tinggi, meskipun belum cukup kuat untuk membalikkan tren jangka menengah yang masih cenderung melemah.

    Dalam beberapa jam terakhir, BTC bergerak dalam rentang yang relatif lebar, dengan level terendah di $87.228 dan tertinggi di $89.427.

    Rentang ini menegaskan bahwa minat transaksi masih tinggi, tetapi kekuatan beli dan jual terlihat seimbang.

    Baca Juga: Analisa harga BTC hari ini: Bangkit! Bitcoin Menguat 1,63%

    Kapitalisasi Pasar Tetap Dominan, Aktivitas Perdagangan Masih Tinggi

    Dari sisi fundamental pasar, kapitalisasi Bitcoin kini berada di kisaran $1,77 triliun hingga $1,78 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor satu dunia.

    Dengan suplai beredar sekitar 19,98 juta BTC, atau 95,15% dari total suplai maksimum 21 juta BTC, kelangkaan struktural Bitcoin terus menjadi salah satu faktor utama yang menopang valuasinya.

    Sementara itu, volume perdagangan 24 jam tercatat sekitar $38,27 miliar, mencerminkan aktivitas pasar yang tetap padat.

    Volume yang besar di tengah pergerakan harga yang sempit sering diartikan sebagai fase akumulasi atau distribusi, di mana pelaku pasar besar mulai memposisikan diri sambil menunggu arah yang lebih tegas.

    Kinerja Historis: Sideways Jangka Pendek, Koreksi Masih Terasa

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 28 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 28 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Jika melihat kinerja dalam beberapa horizon waktu:

    • 24 jam: +0,46%
    • 7 hari: -0,33%
    • 30 hari: -1,12%
    • 60 hari: -1,84%
    • 90 hari: -19,54%

    Data ini menunjukkan bahwa Bitcoin saat ini berada dalam fase sideways.

    Pergerakan jangka pendek relatif datar, namun secara 90 hari, BTC masih mencatat koreksi hampir -20%, menandakan tekanan jangka menengah belum sepenuhnya pulih.

    Kondisi seperti ini sering mencerminkan periode transisi pasar, ketika euforia mulai mereda dan pelaku pasar beralih ke pendekatan yang lebih selektif, baik untuk akumulasi jangka panjang maupun trading berbasis volatilitas.

    Area Teknis Penting: Support dan Resistance

    Secara naratif teknikal, zona $87.000–$88.000 kini menjadi area support jangka pendek yang krusial. Selama harga mampu bertahan di atas wilayah ini, peluang konsolidasi sehat masih terbuka.

    Penembusan ke bawah berpotensi memicu tekanan lanjutan, terutama jika disertai lonjakan volume jual.

    Di sisi atas, area $89.500 hingga $90.000 menjadi resistance terdekat. Level ini bukan hanya batas teknis, tetapi juga psikologis.

    Keberhasilan BTC bertahan di atas $90.000 akan menjadi sinyal penting bahwa pasar mulai membangun momentum baru.

    Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

    Bitcoin saat ini masih berada cukup jauh dari rekor tertingginya di $126.198.

    Jarak yang signifikan ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase penyesuaian pasca volatilitas ekstrem.

    Bagi investor jangka panjang, kondisi seperti ini kerap dianggap sebagai fase pembentukan ulang tren.

    Namun bagi trader jangka pendek, situasi ini berarti pergerakan harga masih rawan berubah cepat mengikuti sentimen.

    Sentimen Pasar: Menunggu Katalis

    Secara umum, pergerakan Bitcoin hari ini mencerminkan pasar yang masih menunggu katalis.

    Kenaikan tipis tidak diikuti dengan lonjakan impulsif, menandakan bahwa pelaku pasar cenderung menahan diri.

    Dalam kondisi seperti ini, Bitcoin sering berperan sebagai indikator utama kesehatan pasar kripto secara keseluruhan.

    Apabila BTC mampu membangun support yang kuat dan volume mulai meningkat pada fase kenaikan, hal itu berpotensi membuka jalan bagi reli lanjutan di pasar kripto.

    Sebaliknya, jika tekanan kembali meningkat dan support jebol, fase konsolidasi bisa berubah menjadi koreksi lanjutan.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Koreksi ke $88.944 Akibat Tekanan Menengah

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih bertahan di area $88.000 dengan pergerakan terbatas.

    Kenaikan tipis 24 jam memberi sinyal stabilisasi, namun data historis memperlihatkan bahwa tekanan jangka menengah belum sepenuhnya hilang.

    Zona $87.000–$90.000 akan menjadi medan krusial dalam menentukan arah Bitcoin berikutnya.

    Selama harga bergerak di kisaran ini, pasar kemungkinan tetap berada dalam mode menunggu, sambil mencari kepastian apakah Bitcoin siap membangun momentum baru atau masih perlu waktu untuk konsolidasi lebih dalam.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa harga BTC hari ini: Bangkit! Bitcoin Menguat 1,63%

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan positif Bitcoin yang kembali mencatatkan pemulihan moderat.

    Aset kripto terbesar di dunia ini diperdagangkan di Tokocrypto pada Selasa (26/1) di kisaran $88.944 per BTC, menguat sekitar 1,63% dalam 24 jam terakhir atau setara kenaikan lebih dari $1.400.

    Kenaikan ini datang setelah Bitcoin sempat bergerak di area bawah $87.000, menandakan adanya respons beli di zona support jangka pendek.

    Meski demikian, pemulihan harian ini belum sepenuhnya menghapus tekanan dalam jangka menengah.

    Dalam tujuh hari terakhir, Bitcoin masih tercatat melemah sekitar 3,93%, sementara dalam 90 hari performanya masih tertekan lebih dari 21%.

    Data ini menunjukkan bahwa reli hari ini lebih tepat dibaca sebagai pantulan (technical rebound) di tengah struktur pasar yang masih fluktuatif.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Koreksi ke $88.944 Akibat Tekanan Menengah

    Rebound dari Area Bawah, Pasar Masih Berhati-hati

    Secara intraday, Bitcoin bergerak di rentang $86.981 – $88.769, mencerminkan volatilitas yang masih relatif tinggi.

    Zona bawah di sekitar $87.000 terlihat memicu minat beli, yang kemudian mendorong harga kembali mendekati area $89.000.

    Namun, menariknya, reli ini terjadi di tengah sentimen pasar yang belum sepenuhnya pulih. Banyak pelaku pasar masih bersikap defensif, tercermin dari pergerakan mingguan yang masih negatif dan rotasi dana yang cenderung cepat antara aset besar dan stablecoin.

    Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,77 triliun, Bitcoin tetap mendominasi pasar kripto. Dominasi ini membuat pergerakan BTC menjadi barometer utama sentimen investor terhadap aset digital secara keseluruhan.

    Volume Perdagangan Naik, Minat Pasar Tetap Aktif

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 27 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 27 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam mencapai sekitar $41,2 miliar, angka yang tergolong tinggi dan menandakan aktivitas pasar tetap ramai.

    Lonjakan volume dalam fase pemulihan sering diartikan sebagai tanda bahwa pasar belum “mati suri”, melainkan masih berada dalam fase penyesuaian harga.

    Volume yang kuat memberi dua sinyal. Di satu sisi, ia menunjukkan adanya partisipasi beli yang mendukung pemulihan.

    Di sisi lain, volume besar juga bisa mencerminkan perdagangan jangka pendek dan aksi keluar-masuk cepat, yang berpotensi menjaga volatilitas tetap tinggi.

    Dalam kondisi seperti ini, pergerakan Bitcoin kerap berlangsung cepat, dengan kenaikan yang bisa segera diikuti koreksi tajam apabila tidak didukung sentimen lanjutan.

    Gambaran Teknikal: Rebound, Tapi Tren Belum Sepenuhnya Berubah

    Dari perspektif teknikal, kenaikan 1,63% hari ini membantu Bitcoin menjauh dari area terendah pekanan. Namun, struktur pasar belum sepenuhnya menunjukkan pembalikan tren yang kuat.

    Area $90.000 kini menjadi zona psikologis penting. Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, peluang untuk membangun fase konsolidasi yang lebih sehat akan terbuka.

    Sebaliknya, kegagalan menembus area ini berpotensi membuat BTC kembali bergerak sideways atau bahkan menguji ulang support di bawah.

    Sementara itu, rentang $86.000–$87.000 dapat dianggap sebagai zona support jangka pendek yang kini diawasi ketat oleh pelaku pasar.

    Penurunan kembali ke bawah area tersebut akan memperbesar risiko lanjutan koreksi.

    Konteks Lebih Luas: Pemulihan di Tengah Tekanan Jangka Menengah

    Meski Bitcoin menguat hari ini, data 60 hari (-2,83%) dan 90 hari (-21,25%) menegaskan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi besar pasca-koreksi.

    Dalam siklus seperti ini, pergerakan naik harian sering muncul sebagai respons teknikal, bukan langsung sebagai awal tren bullish baru.

    Banyak investor jangka panjang cenderung menunggu konfirmasi tambahan, baik berupa stabilisasi harga, pola akumulasi, maupun dukungan sentimen makro yang lebih kondusif.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Gagal Bertahan di $90.000

    Analisa harga BTC hari ini memperlihatkan Bitcoin mampu bangkit 1,63% dari area bawah, didukung volume perdagangan yang tetap tinggi.

    Pemulihan ini memberi sinyal bahwa minat pasar masih ada dan support jangka pendek bekerja.

    Namun, secara struktur, Bitcoin masih berada dalam fase rebound di tengah tren yang belum sepenuhnya pulih.

    Level psikologis $90.000 dan support $87.000 menjadi dua titik kunci yang kemungkinan besar akan menentukan arah berikutnya.

    Arah pergerakan beberapa hari ke depan akan sangat menentukan apakah reli ini hanya pantulan sementara atau awal dari fase pemulihan yang lebih solid.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 27 Januari 2026: Rebound Tipis, Sampai Kapan?

    Pasar kripto hari ini, Selasa (27/1) mencatat rebound tipis dengan sejumlah altcoin seperti AXS, AXL, dan ONG memimpin penguatan, menandakan kembalinya minat risiko jangka pendek.

    Namun, Bitcoin masih berada dalam fase waspada karena tekanan makro menjelang tenggat potensi penutupan pemerintah AS pada 30 Januari, yang secara historis justru memicu volatilitas dan pelemahan harga, bukan reli. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial saat Pasar Rebound Tipis

    • AXS melonjak 38% hari ini, capai level harga $2,684.
    • AXL catat kenaikan signifikan 21% sentuh $0,0891.
    • ONG tumbuh positif 16%, harga kini di level $0,0927.

    Bitcoin Diuji Risiko Penutupan Pemerintah AS 30 Januari

    • Gagal bertahan di level tertinggi, BTC tertekan jelang tenggat 30 Jan.
    • Historis: Bitcoin ikuti tren pasar saat penutupan, bukan jadi aset aman.
    • Penutupan berisiko picu volatilitas & penurunan harga, bukan reli.

    Deposit Panen Reward dengan VA BCA di Tokocrypto

    Altcoin Potensial di Akhir Januari 2026

    • HBAR: Terdeteksi Akumulasi Awal, Target Pemulihan ke $0,114.
    • KITE: Struktur Bullish, Target Cetak Rekor Harga Tertinggi (ATH).
    • Momentum Positif: Tren Berlanjut Selama Support Kunci Terjaga.

    Agenda Ekonomi AS Pekan Ini yang Pengaruhi Bitcoin

    • Kebijakan Fed, data inflasi & laba emiten tech tentukan arah pasar.
    • Klaim Pengangguran: Pasar tenaga kerja lambat potensi dongkrak BTC.
    • Data PPI Desember: Kejutan inflasi picu volatilitas kripto.
    • Laporan keuangan tech: Sentimen AI untungkan Bitcoin.

    Baca juga: Riset Kripto 19-23 Jan 2026: Bitcoin Kembali Anjlok! Kapan Usai?!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Koreksi ke $88.944 Akibat Tekanan Menengah

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali berada di bawah tekanan.

    Berdasarkan data terbaru, harga BTC hari ini tercatat di level $88.944,46 per BTC, turun sekitar -1,24% dalam 24 jam terakhir.

    Koreksi ini memperpanjang tren pelemahan jangka pendek, sekaligus mencerminkan sikap pasar yang masih berhati-hati setelah reli besar di akhir tahun lalu.

    Meski penurunan harian terlihat relatif moderat, struktur pergerakan harga Bitcoin menunjukkan bahwa aset kripto terbesar ini masih berada dalam fase konsolidasi lemah.

    Dalam 7 hari terakhir, Tokocrypto mencatat harga BTC turun sekitar -5,1%, sementara secara 90 hari, harga sudah terkoreksi lebih dari -22,76%, menandakan tekanan jangka menengah belum sepenuhnya mereda.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin di $89.000, Sinyal Konsolidasi?

    Kapitalisasi Pasar Masih Kokoh, Tapi Momentum Belum Pulih

    Saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di kisaran $1,75 triliun hingga $1,77 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor satu di dunia.

    Jumlah BTC yang beredar mencapai 19,98 juta koin, atau sekitar 95,15% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

    Fakta ini menegaskan bahwa Bitcoin semakin mendekati fase kelangkaan penuh dari sisi suplai.

    Dari sisi aktivitas, volume perdagangan 24 jam tercatat sekitar $35,57 miliar hingga $44,52 miliar, menunjukkan pasar masih aktif meski minat spekulatif cenderung lebih selektif.

    Volume yang relatif stabil di tengah penurunan harga sering mengindikasikan adanya tarik-menarik antara pembeli jangka panjang dan trader jangka pendek.

    Pergerakan Harga 24 Jam: Volatilitas Tetap Tinggi

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran $86.003 sebagai level terendah dan $88.862 sebagai level tertinggi.

    Rentang ini mencerminkan volatilitas yang masih cukup tinggi, meskipun belum mampu menembus area psikologis $90.000 secara meyakinkan.

    Dari perspektif teknikal naratif, area $86.000 – $88.000 kini menjadi zona yang diawasi sebagai support jangka pendek.

    Jika area ini gagal dipertahankan, tekanan jual berpotensi membawa BTC menguji support yang lebih rendah.

    Sebaliknya, pemulihan di atas $90.000 akan menjadi sinyal awal bahwa pasar mulai membangun kembali kepercayaan diri.

    Kinerja Historis: Jangka Pendek Sideways, Jangka Menengah Masih Tertekan

    Melihat data historis:

    • 24 jam: -1,24%
    • 30 hari: +0,36%
    • 60 hari: -3,51%
    • 90 hari: -22,76%

    Angka-angka ini menggambarkan bahwa Bitcoin saat ini berada dalam fase sideways lemah.

    Dalam sebulan terakhir, pergerakan relatif datar, namun tekanan 60 hingga 90 hari masih menunjukkan bahwa BTC belum sepenuhnya pulih dari fase koreksi besar.

    Kondisi ini umumnya identik dengan periode akumulasi atau distribusi, di mana pasar menunggu katalis yang cukup kuat untuk menentukan arah berikutnya.

    Jarak Lebar dari Rekor Tertinggi

    Bitcoin saat ini masih cukup jauh dari rekor tertingginya di $126.198.

    Selisih yang besar ini memperkuat persepsi bahwa pasar sedang berada dalam fase penyesuaian valuasi setelah periode volatilitas ekstrem.

    Bagi investor jangka panjang, jarak dari all time high (ATH) sering dilihat sebagai fase pembentukan ulang tren.

    Namun bagi trader jangka pendek, situasi ini berarti peluang tetap ada, tetapi disertai risiko pergerakan cepat di kedua arah.

    Faktor Psikologis dan Arah Pasar

    Secara umum, pergerakan BTC di bawah $90.000 menempatkan pasar dalam kondisi menunggu.

    Minimnya impuls kuat menunjukkan bahwa pelaku pasar masih menilai ulang keseimbangan antara risiko dan potensi imbal hasil.

    Dalam situasi seperti ini, Bitcoin sering bertindak sebagai barometer pasar kripto.

    Jika BTC mampu membentuk support yang kuat dan volume mulai meningkat pada fase kenaikan, potensi pemulihan pasar kripto secara lebih luas akan ikut terbuka.

    Sebaliknya, pelemahan lanjutan berpotensi memperpanjang fase defensif.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Gagal Bertahan di $90.000

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih bergerak dalam tekanan moderat, dengan kecenderungan konsolidasi di bawah level psikologis $90.000.

    Kapitalisasi pasar yang besar dan suplai yang hampir maksimum tetap menjadi fondasi kuat, namun dari sisi momentum, pasar masih menunggu sinyal baru.

    Pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari ke depan, terutama di sekitar zona $86.000 hingga $90.000, akan menjadi kunci untuk menentukan apakah BTC siap membangun fase pemulihan, atau justru melanjutkan koreksi jangka menengah.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 26 Januari 2026: Koreksi Tipis, Tekanan Sentimen

    Memasuki awal pekan terakhir Januari 2026, pasar kripto hari ini, Senin (26/1) menampilkan kontras yang jelas: sejumlah altcoin seperti AUCTION, ROSE, dan GPS mencatatkan penguatan solid di tengah tekanan pasar yang lebih luas.

    Sementara itu, sentimen global masih dibayangi kekhawatiran perang dagang jelang FOMC, dipicu ancaman tarif 100% Trump terhadap Kanada, sementara Bitcoin relatif bertahan di area $87.000 sambil menunggu arah kebijakan suku bunga The Fed. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial di Awal Pekan Terakhir Januari 2026

    • AUCTION melonjak 32% hari ini, capai level harga $6,68.
    • ROSE catat kenaikan signifikan 20% sentuh $$0,0195.
    • GPS tumbuh positif 15%, harga kini di level $0,00843.

    Pasar Kripto Merosot, Kekhawatiran Perang Dagang jelang FOMC

    • Pasar kripto turun dipicu risiko perdagangan, BTC tahan di level $87.000.
    • Trump ancam tarif 100% untuk barang Kanada.
    • Kripto menanti keputusan suku bunga Federal Reserve.

    Undang Teman Dapat Cuan Hadiah Rp50 Juta!

    Peluang Pangkas Bunga Fed Turun, Akankah BTC Bereaksi?

    • Peluang pemangkasan bunga Fed anjlok pada 28 Januari.
    • Masa jabatan Powell dan tekanan politik ragukan independensi The Fed.
    • Intervensi dolar-yen ancam Bitcoin karena sensitivitas historis mata uang.

    PEPE vs PENGUIN: Mampukah PENGU Lampaui PEPE di 2026?

    • Branding kuat beri PENGU potensi pertumbuhan di atas PEPE.
    • Game Pudgy Penguins bakal dongkrak nilai jangka panjang PENGU.
    • Stabilitas komunitas PENGU ungguli tingginya volatilitas PEPE.

    Baca juga: Riset Kripto 19-23 Jan 2026: Bitcoin Kembali Anjlok! Kapan Usai?!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Gagal Bertahan di $90.000

    Harga Bitcoin hari ini tercatat berada di level $88.944,46 per BTC, mengalami penurunan sekitar -0,78% dalam 24 jam terakhir.

    Koreksi ini kembali menempatkan Bitcoin di bawah level psikologis $90.000, mempertegas bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan melemah.

    Dalam pantauan Tokonews via Tokocrypto pada Minggu (25/1), kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di kisaran $1,77 triliun, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar $35,57 miliar.

    Aktivitas transaksi yang relatif tinggi menunjukkan bahwa minat pasar masih kuat, namun dominasi tekanan jual membuat setiap upaya pemulihan belum mampu bertahan lama.

    Baca Juga: White Paper ⁠Bitcoin Mejeng di Bursa Efek New York

    Pergerakan Harian: Volatil, Tapi Tanpa Arah Jelas

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang $88.711 – $89.736.

    Rentang yang relatif sempit ini menggambarkan kondisi pasar yang ragu-ragu, di mana pembeli dan penjual saling menahan kekuatan.

    Di satu sisi, area bawah $88.700 menjadi zona yang cukup aktif yang memunculkan pantulan jangka pendek.

    Namun di sisi lain, setiap kali harga mendekati area $89.700–$90.000, tekanan jual kembali muncul dan membatasi kenaikan.

    Secara intraday, perubahan harga satu jam terakhir menunjukkan kenaikan kecil +0,22%, menandakan adanya upaya stabilisasi.

    Meski demikian, gambaran besarnya masih didominasi tren lemah, tercermin dari penurunan 7 hari sebesar -6,43%.

    Kinerja Jangka Waktu Lebih Panjang Masih Tertekan

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Jika ditinjau lebih luas, performa Bitcoin menunjukkan dinamika yang kontras:

    • 30 hari: +0,23% (hampir stagnan)
    • 60 hari: +1,97% (pemulihan terbatas)
    • 90 hari: -22,79% (koreksi tajam)

    Data ini memperlihatkan bahwa Bitcoin memang mulai mencoba membangun dasar harga dalam dua bulan terakhir, namun belum mampu menghapus tekanan besar dari koreksi tiga bulanan.

    Penurunan hampir 23% dalam 90 hari menandakan bahwa pasar masih dalam fase penyesuaian setelah periode volatilitas tinggi.

    Meski demikian, harga Bitcoin saat ini juga menunjukkan bahwa raja kripto tersebut belum kehilangan minat struktural.

    Bertahannya kapitalisasi pasar di atas $1,7 triliun menegaskan bahwa BTC masih menjadi pusat likuiditas dan referensi utama pasar kripto global.

    Jarak dengan Rekor Tertinggi Masih Lebar

    Bitcoin saat ini masih terpaut cukup jauh dari rekor tertingginya di $126.198. Secara persentase, BTC telah turun lebih dari 29% dari puncak tersebut.

    Jarak ini sering dipandang dua arah oleh pelaku pasar: sebagai beban psikologis yang membatasi reli, sekaligus ruang spekulatif jika sentimen kembali pulih.

    Dalam siklus kripto, fase seperti ini kerap menjadi periode penting untuk menentukan apakah pasar akan membentuk basis akumulasi jangka menengah, atau justru melanjutkan tren koreksi.

    Struktur Pasar dan Pasokan

    Bitcoin saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 19,98 juta BTC, atau sekitar 95,14% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

    Artinya, tekanan dari sisi suplai baru relatif kecil. Pergerakan harga Bitcoin saat ini lebih banyak ditentukan oleh sentimen, arus modal, dan aktivitas perdagangan, bukan oleh inflasi token.

    Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh sekitar $1,86 triliun, Bitcoin tetap mendominasi ruang kripto dan menjadi tolok ukur utama bagi pergerakan altcoin.

    Level-Level Penting yang Menjadi Perhatian

    Dalam jangka pendek, beberapa zona harga kini menjadi fokus utama pelaku pasar:

    • Support terdekat: $88.000 – $88.500
    • Area konsolidasi: $88.700 – $89.700
    • Resistance psikologis: $90.000
    • Resistance lanjutan: $92.000 – $94.000

    Selama harga masih tertahan di bawah $90.000, struktur pasar cenderung dibaca sebagai sideways bearish.

    Sebaliknya, penutupan harga yang konsisten di atas area tersebut berpotensi mengubah sentimen jangka pendek menjadi lebih positif.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $88.944, Pasar Uji Support

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi lemah, dengan tekanan jual yang belum sepenuhnya hilang.

    Meski volume perdagangan relatif tinggi dan harga mulai membangun basis di area $88.000–$89.000, pasar belum melihat katalis kuat untuk mendorong pemulihan berkelanjutan.

    Dalam kondisi seperti ini, volatilitas tetap menjadi karakter utama.

    Pergerakan Bitcoin ke depan akan sangat ditentukan oleh kemampuannya mempertahankan support kunci serta respon pasar terhadap setiap upaya menembus kembali level $90.000.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Turun ke $88.944, Pasar Uji Support

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat berada di level $88.944,46 per BTC, melemah sekitar 1,14% dalam 24 jam terakhir.

    Koreksi ini membawa BTC kembali ke bawah area psikologis $90.000, sebuah level yang dalam beberapa hari terakhir menjadi zona tarik-menarik antara buyer dan seller.

    Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,777 triliun, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto nomor satu dunia, meskipun sentimen jangka pendek terlihat mulai lebih berhati-hati.

    Sementara itu, Tokocrypto mencatat bahwa volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam terakhir mencapai $35,57 miliar, sedikit meningkat dibandingkan sesi sebelumnya.

    Aktivitas ini mengindikasikan bahwa penurunan harga bukan sekadar pergerakan tipis, melainkan disertai partisipasi pasar yang cukup besar.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin di $89.000, Sinyal Konsolidasi?

    Pergerakan Harga BTC 24 Jam: Gagal Bertahan di Atas $90.000

    Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak dalam rentang harga $88.486,36 (terendah) hingga $91.100,25 (tertinggi).

    Harga sempat mencoba bertahan di atas $91.000, namun tekanan jual muncul dan mendorong BTC kembali turun ke area $88.000.

    Kondisi ini menunjukkan bahwa zona $90.000–$91.000 masih menjadi resistance kuat. Sementara itu, area $88.000 mulai berperan sebagai support jangka pendek yang kini sedang diuji.

    Secara intraday, BTC mencatat penurunan sekitar 0,07% dalam satu jam terakhir, menandakan bahwa volatilitas masih relatif terkendali, meski bias pasar cenderung melemah.

    Pemulihan Melambat, Koreksi Masih Membayangi

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Melihat performa harga dalam berbagai kerangka waktu memberikan gambaran yang lebih utuh tentang posisi Bitcoin saat ini:

    • 7 hari terakhir: -5,95%
    • 30 hari terakhir: +2,17%
    • 60 hari terakhir: +1,60%
    • 90 hari terakhir: -19,58%

    Data ini menunjukkan bahwa Bitcoin sempat membangun pemulihan moderat dalam satu hingga dua bulan terakhir, namun tekanan koreksi jangka menengah masih sangat terasa.

    Penurunan hampir 20% dalam 90 hari menandakan bahwa BTC masih berada dalam fase penyesuaian setelah periode volatilitas tinggi.

    Sebagai perbandingan, Bitcoin pernah mencetak rekor tertinggi di $126.198,07.

    Dengan harga saat ini, BTC masih terkoreksi sekitar 29% dari all-time high, sebuah jarak yang menegaskan bahwa pasar belum sepenuhnya kembali ke struktur bullish jangka panjang.

    Data Pasar Bitcoin Hari Ini

    Beberapa indikator utama pasar BTC saat ini meliputi:

    • Harga: $88.944
    • Kapitalisasi pasar: ± $1,777–1,790 triliun
    • Volume 24 jam: ± $35,57–37,27 miliar
    • Pasokan beredar: 19,98 juta BTC
    • Total maksimum: 21 juta BTC (≈95,14% telah beredar)
    • Fully diluted market cap: ± $1,882 triliun

    Fakta bahwa lebih dari 95% suplai maksimum Bitcoin telah beredar menegaskan karakter BTC sebagai aset dengan kelangkaan tinggi.

    Dalam banyak siklus pasar, faktor ini sering menjadi fondasi kuat bagi narasi nilai jangka panjang, terutama ketika pasar memasuki fase akumulasi.

    Sentimen Pasar: Dari Optimisme ke Mode Waspada

    Turunnya harga di bawah $90.000 kembali mengubah psikologi pasar menjadi lebih defensif. Banyak pelaku pasar kini memantau apakah BTC mampu mempertahankan area $88.000.

    Jika support ini bertahan, Bitcoin berpotensi membentuk basis konsolidasi baru. Namun, jika level ini ditembus, ruang koreksi dapat terbuka menuju area yang lebih rendah.

    Beberapa faktor yang terus memengaruhi pergerakan Bitcoin antara lain:

    1. Kondisi pasar global dan likuiditas, yang memengaruhi minat terhadap aset berisiko.
    2. Pergerakan institusional, yang kerap tercermin dalam lonjakan volume.
    3. Dominasi Bitcoin, yang menentukan arah arus modal di pasar kripto secara keseluruhan.

    Saat ini, pasar tampak berada dalam mode wait and see, menunggu sinyal yang lebih jelas sebelum mengambil posisi agresif.

    Prospek Harga BTC: Support Jadi Kunci

    Dalam jangka pendek, dinamika harga Bitcoin akan sangat ditentukan oleh kemampuannya bertahan di atas area support.

    Jika tekanan jual mereda dan volume beli kembali meningkat, BTC berpotensi mencoba retest zona $90.000–$92.000. Namun jika sentimen global memburuk, koreksi lanjutan tidak bisa dikesampingkan.

    Secara historis, fase seperti ini sering menjadi periode transisi: volatilitas menyempit, arah pasar belum jelas, dan pelaku pasar menimbang ulang ekspektasi mereka.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik 1%, Bitcoin Menguat ke $90.000

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase pengujian support penting setelah turun ke area $88.900.

    Koreksi 1,14% mencerminkan meningkatnya kehati-hatian pasar, meskipun minat terhadap BTC tetap tinggi, tercermin dari volume perdagangan yang stabil.

    Pergerakan beberapa hari ke depan akan sangat krusial dalam menentukan apakah Bitcoin mampu membangun fondasi pemulihan baru, atau justru melanjutkan fase koreksi yang lebih dalam.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin di $89.000, Sinyal Konsolidasi?

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat berada di level $89.894,13 per BTC, mencatat kenaikan tipis sekitar 0,12%–0,14% dalam 24 jam terakhir.

    Pergerakan ini mencerminkan kondisi pasar yang relatif stabil, di mana tekanan beli dan jual terlihat cukup seimbang.

    Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,796 triliun, Bitcoin tetap kokoh di peringkat pertama aset kripto terbesar di dunia, mempertahankan dominasinya di tengah dinamika pasar kripto global.

    Meski perubahannya kecil, stabilnya harga di area $89.000 menandakan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi, setelah mengalami tekanan koreksi cukup dalam dalam beberapa bulan terakhir.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik 1%, Bitcoin Menguat ke $90.000

    Pergerakan Harga BTC 24 Jam: Range Trading di Bawah $90.500

    Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak dalam rentang yang relatif terkontrol.

    Tokocrypto mencatat, harga Bitcoin sempat menyentuh level terendah $88.438,45 sebelum kembali menguat hingga mendekati puncak harian $90.220,10.

    Pergerakan ini menunjukkan bahwa area $88.000–$90.000 saat ini menjadi zona krusial yang diperebutkan oleh buyer dan seller.

    Secara intraday, BTC mencatat kenaikan sekitar 0,12% dalam satu jam terakhir, menandakan adanya upaya mempertahankan harga di atas support jangka pendek.

    Namun, belum terlihat dorongan volume yang cukup kuat untuk memicu breakout signifikan ke atas resistance psikologis $90.000–$92.000.

    Kinerja Historis: Pemulihan Jangka Pendek, Tekanan Masih Terasa

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 23 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 23 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Jika ditarik ke perspektif waktu yang lebih panjang, performa harga Bitcoin menunjukkan gambaran yang berlapis:

    • 30 hari terakhir: +2,89%
    • 60 hari terakhir: +3,77%
    • 90 hari terakhir: -19,33%
    • 7 hari terakhir: -5,81%

    Data ini mengindikasikan bahwa Bitcoin mulai membangun pemulihan perlahan dalam satu hingga dua bulan terakhir, namun masih berada dalam bayang-bayang koreksi besar yang terjadi dalam 90 hari terakhir.

    Penurunan hampir 20% dalam tiga bulan menegaskan bahwa BTC masih berada dalam fase transisi pasar, belum sepenuhnya kembali ke struktur bullish jangka menengah.

    Sebagai catatan, Bitcoin pernah mencetak rekor tertinggi di $126.198,07.

    Dengan harga saat ini, BTC masih terkoreksi sekitar 28% dari puncaknya, sebuah kondisi yang sering dianggap pasar sebagai zona penentuan: apakah akan melanjutkan pemulihan, atau justru memperpanjang fase sideways.

    Data Pasar Bitcoin Hari Ini

    Dari sisi fundamental pasar, metrik utama Bitcoin saat ini menunjukkan stabilitas yang relatif kuat:

    • Harga: $89.894
    • Kapitalisasi pasar: ± $1,795–1,796 triliun
    • Volume perdagangan 24 jam: ± $34,15 miliar
    • Pasokan beredar: 19,98 juta BTC
    • Total maksimum: 21 juta BTC (≈95,14% telah beredar)
    • Fully diluted market cap: ± $1,887 triliun

    Fakta bahwa lebih dari 95% pasokan maksimum BTC sudah beredar membuat Bitcoin berbeda dari kebanyakan altcoin.

    Kelangkaan inilah yang sering menjadi dasar narasi nilai jangka panjang BTC, terutama di tengah kondisi makroekonomi yang masih penuh ketidakpastian.

    Volume perdagangan harian di atas $34 miliar menunjukkan bahwa minat pasar terhadap Bitcoin tetap tinggi, meski volatilitasnya mulai menyempit dibandingkan periode reli maupun dump sebelumnya.

    Menunggu Arah, Bukan Kekurangan Minat

    Stabilnya harga BTC hari ini mencerminkan kondisi pasar yang sedang menunggu katalis.

    Baik investor institusional maupun trader ritel terlihat belum cukup agresif untuk mendorong pergerakan besar, namun juga belum menunjukkan tanda-tanda distribusi masif.

    Beberapa faktor yang saat ini masih memengaruhi pergerakan Bitcoin antara lain:

    1. Arah pasar global dan kebijakan moneter, yang menentukan minat terhadap aset berisiko.
    2. Pergerakan Bitcoin sebagai market leader, yang turut memengaruhi aliran modal ke altcoin.
    3. Psikologi pasar, di mana area $90.000 menjadi batas penting antara optimisme dan kehati-hatian.

    Selama BTC bertahan di atas area support $88.000, struktur jangka pendek relatif masih terjaga. Namun, kegagalan mempertahankan level ini berpotensi membuka ruang koreksi lanjutan.

    Prospek Harga BTC: Fase Tenang Sebelum Pergerakan Besar?

    Dalam banyak siklus sebelumnya, fase konsolidasi dengan range sempit sering kali menjadi awal dari pergerakan besar berikutnya.

    Saat ini, Bitcoin menunjukkan ciri klasik fase tersebut: volatilitas menurun, volume stabil, dan harga bergerak di zona yang sama selama beberapa sesi.

    Jika tekanan beli meningkat, pasar akan mengamati apakah BTC mampu menembus dan bertahan di atas $90.500–$92.000.

    Sebaliknya, jika sentimen memburuk, area $86.000–$88.000 berpotensi menjadi support kunci berikutnya.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi ke $89.474, Pasar Waspada

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih bergerak dalam fase konsolidasi sehat di kisaran $89.000.

    Kenaikan tipis 0,12% mencerminkan pasar yang belum menentukan arah, namun juga belum kehilangan minat.

    Dengan kapitalisasi pasar yang tetap raksasa, pasokan yang semakin terbatas, dan volume perdagangan yang stabil, Bitcoin masih menjadi poros utama ekosistem kripto.

    Pergerakan dalam beberapa hari ke depan akan sangat menentukan apakah fase ini menjadi fondasi pemulihan, atau hanya jeda sebelum volatilitas berikutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jelang Akhir Pekan Koreksi Tipis

    Menjelang akhir pekan, pasar kripto hari ini, Jumat (23/1) bergerak dinamis dengan sejumlah altcoin seperti 0G, STG, dan ZRO mencatatkan penguatan dua digit, mencerminkan minat spekulatif yang mulai meningkat.

    Di sisi makro, Tiger Research tetap optimistis dengan memproyeksikan Bitcoin berpotensi melonjak hingga $185.500 pada Q1, meski arus keluar ETF dan resistance jangka pendek masih membatasi pergerakan harga. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial Jelang Akhir Pekan

    • 0G melonjak 14% hari ini, capai level harga $0,874458.
    • STG catat kenaikan signifikan 12% sentuh $0,1881.
    • ZRO tumbuh positif 12%, harga kini di level $2,179.

    Target Q1: Tiger Research Prediksi Bitcoin Tembus $185.500

    • Makro & ETF: Suku bunga positif, tapi ETF keluar $4,57M hambat harga.
    • On-chain: Support $84rb, resistance $98rb. Harga masih kategori wajar.
    • Outlook: Potensi naik 100% menuju target $185.500.

    Deposit & Trade $AT Sekarang! Rebut Total Hadiah Rp100 JUTA

    Inflasi PCE AS Mencapai 2,8% YoY, Bitcoin Bereaksi

    • Data inflasi PCE naik menjadi 2,8% pada bulan November, sesuai ekspektasi.
    • Bitcoin turun di bawah $89.000 di tengah rilis data inflasi.
    • Ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed tahun ini menurun menyusul rilis data makro.

    Michael Saylor Beri Kode Tambah Muatan Bitcoin

    • Akumulasi: MicroStrategy kini resmi pegang 700.000+ BTC.
    • Trader bertaruh kepemilikan capai 740.000 BTC per 28 Februari.
    • Kondisi Saham: MSTR melemah seiring koreksi harga Bitcoin.

    Baca juga: Riset Kripto 12-16 Jan 2026: Bitcoin Bullish! Target Harga Berikutnya?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Outlook Bitcoin Q1 2026 Target Harga $185.500

    Tiger Research merilis laporan valuasi Bitcoin untuk kuartal pertama (Q1) 2026 dengan target harga sebesar $185.500. Meski target ini mengalami penyesuaian turun dibanding laporan sebelumnya, pandangan bullish jangka menengah hingga panjang tetap dipertahankan. Penurunan lebih mencerminkan perlambatan momentum jangka pendek, bukan perubahan fundamental yang signifikan.

    Makro Ekonomi Masih Mendukung, Namun Momentum Melambat

    Bitcoin saat ini diperdagangkan di kisaran $96.000, turun sekitar 12% sejak laporan terakhir pada 23 Oktober 2025. Di balik koreksi tersebut, kondisi makro global sebenarnya masih relatif kondusif.

    The Federal Reserve telah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin sebanyak tiga kali sepanjang September hingga Desember 2025. Suku bunga acuan kini berada di rentang 3,50%–3,75%, dengan proyeksi dot plot Desember menunjukkan level 3,4% pada akhir 2026. Meskipun pemangkasan agresif (≥50 bps) dinilai kecil kemungkinannya dalam waktu dekat, arah kebijakan tetap dovish.

    Selain itu, potensi pergantian Ketua The Fed setelah berakhirnya masa jabatan Jerome Powell pada Mei mendatang, terutama jika pemerintahan Trump menunjuk figur yang lebih dovish—dapat memperpanjang siklus pelonggaran moneter.

    Arus Keluar ETF Tekan Harga, Korporasi Justru Akumulasi

    Di tengah membaiknya kondisi makro, minat institusional justru mengalami perlambatan. ETF spot Bitcoin mencatat arus keluar sebesar $4,57 miliar pada November–Desember, yang menjadi arus keluar terbesar sejak produk tersebut diluncurkan. Arus masuk bersih tahunan turun menjadi $21,4 miliar, atau merosot 39% dibanding tahun sebelumnya.

    Meski rebalancing awal tahun mendorong arus masuk kembali, keberlanjutannya masih belum pasti. Sebaliknya, perusahaan-perusahaan publik terus menunjukkan keyakinan kuat terhadap Bitcoin. MicroStrategy kini menguasai 673.783 BTC, setara dengan 3,2% dari total suplai, sementara Metaplanet dan Mara juga konsisten menambah kepemilikan mereka.

    CLARITY Act Berpotensi Jadi Katalis Baru

    Dari sisi regulasi, CLARITY Act muncul sebagai katalis penting. RUU yang telah disahkan DPR AS ini memperjelas batas kewenangan antara SEC dan CFTC, sekaligus mengizinkan bank untuk menyediakan layanan kustodi dan staking aset digital.

    Jika disahkan di tingkat Senat, dengan pembahasan dijadwalkan pada 15 Januari—undang-undang ini berpotensi membuka pintu bagi partisipasi lebih luas dari lembaga keuangan tradisional yang selama ini menunggu kepastian hukum.

    Likuiditas Global Tinggi, Bitcoin Masih Tertinggal

    Likuiditas global (M2) mencapai rekor tertinggi sejak Q4 2024 dan terus meningkat. Secara historis, Bitcoin cenderung bergerak lebih awal dibanding siklus likuiditas: reli sebelum puncak M2, lalu berkonsolidasi saat likuiditas mencapai puncaknya.

    Saat ini, ekspansi likuiditas masih berlangsung, sehingga ruang kenaikan lanjutan tetap terbuka. Jika pasar saham dinilai semakin mahal, rotasi modal ke Bitcoin bisa kembali terjadi.

    Penyesuaian Faktor Makro Diturunkan Menjadi +25%

    Meskipun arah makro secara umum tidak berubah, Tiger Research menurunkan faktor penyesuaian makro dari +35% menjadi +25%. Penurunan ini mencerminkan beberapa risiko: melambatnya arus masuk institusional, ketidakpastian kepemimpinan The Fed, serta meningkatnya tensi geopolitik.

    Namun demikian, bobot +25% tetap mencerminkan pandangan positif, didukung oleh ekspansi M2 dan kemajuan regulasi.

    On-Chain Netral: Support Kuat di $84.000, Resistance di $98.000

    Data on-chain mengonfirmasi kondisi pasar yang relatif seimbang. Selama koreksi November 2025, permintaan beli terkonsentrasi di sekitar $84.000, membentuk zona support yang kuat. Sementara itu, level $98.000, yang merupakan biaya rata-rata holder jangka pendek—berfungsi sebagai resistance psikologis.

    Indikator utama seperti MVRV-Z (1,25), NUPL (0,39), dan aSOPR (1,00) telah keluar dari area undervalued dan masuk ke zona keseimbangan. Ini menunjukkan reli berbasis euforia ekstrem mungkin terbatas, namun potensi profit masih terbuka.

    Struktur pasar saat ini juga dinilai lebih sehat dibanding siklus sebelumnya, dengan porsi kepemilikan jangka panjang dan institusional yang lebih besar. Risiko panic selling ala ritel menjadi lebih kecil, dan koreksi cenderung terjadi melalui rebalancing bertahap.

    Target Direvisi ke $185.500, Potensi Kenaikan Masih Sekitar 100%

    Dengan menggunakan kerangka TVM (Total Value Model) untuk Q1 2026, Tiger Research menetapkan valuasi dasar netral Bitcoin di $145.000, turun dari $154.000 pada laporan sebelumnya. Dengan penyesuaian fundamental 0% dan faktor makro +25%, target harga direvisi menjadi $185.500.

    Penyesuaian fundamental dinaikkan dari -2% menjadi 0%, seiring stabilnya aktivitas jaringan dan meningkatnya perhatian terhadap ekosistem BTCFi, yang menyeimbangkan sinyal positif dan negatif.

    Penurunan target ini bukan sinyal bearish. Bahkan setelah revisi, model masih menunjukkan potensi kenaikan sekitar 100% dari level saat ini. Penyesuaian lebih mencerminkan volatilitas jangka pendek, sementara nilai intrinsik Bitcoin dinilai terus meningkat dalam jangka menengah hingga panjang.

    Kesimpulan

    Koreksi terbaru Bitcoin dipandang sebagai rebalancing yang sehat, bukan awal dari tren penurunan struktural. Dengan dukungan makro yang masih positif, potensi katalis regulasi melalui CLARITY Act, serta struktur pasar yang semakin matang, outlook bullish Bitcoin untuk jangka menengah hingga panjang tetap utuh, meski investor perlu bersiap menghadapi volatilitas jangka pendek.

    Baca juga: Outlook Kripto 2026: Suku Bunga Turun, Institusi Masuk, Market Bangkit?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com