Tag: bitcoin

  • 4 Data Ekonomi AS Ini Tentukan Nasib Bitcoin pada Akhir Maret!

    Harga Bitcoin memasuki pekan ini di kisaran 68.000 dolar AS di tengah tekanan sentimen pasar yang masih lemah. Indeks Crypto Fear and Greed bahkan berada di level 8, yang menunjukkan kondisi extreme fear di kalangan investor.

    Dilaporkan BeInCrypto, sejumlah rilis data ekonomi Amerika Serikat dijadwalkan pekan ini dan dinilai berpotensi besar memengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga The Federal Reserve, yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap pergerakan pasar kripto.

    Flash PMI Jadi Penentu Awal Sentimen

    Data Flash Purchasing Managers’ Index (PMI) untuk sektor manufaktur dan jasa yang dirilis pada Selasa akan menjadi indikator awal kondisi ekonomi AS di bulan Maret.

    PMI sektor jasa menjadi perhatian utama karena mencerminkan sebagian besar aktivitas ekonomi. Jika hasilnya lebih kuat dari ekspektasi, maka kemungkinan penundaan penurunan suku bunga akan meningkat, yang berpotensi menekan aset berisiko seperti Bitcoin.

    Sebaliknya, jika PMI manufaktur turun di bawah level 50, hal ini menandakan kontraksi ekonomi dan dapat memicu sikap defensif dari investor di pasar global.

    Data Ketenagakerjaan Bisa Ubah Arah Pasar

    Pada Kamis (227/3), laporan Initial Jobless Claims akan menjadi indikator penting kondisi pasar tenaga kerja. Data sebelumnya menunjukkan angka 205.000 klaim, lebih rendah dari ekspektasi.

    Jika klaim pengangguran meningkat, hal ini dapat memperkuat peluang pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed, yang secara historis cenderung mendukung kenaikan harga Bitcoin.

    Namun, jika data kembali menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja, narasi suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama akan kembali menguat dan berpotensi menekan pasar kripto.

    Baca juga: Bitcoin Tembus $70.000 Dipicu Isu Damai AS-Iran

    Inflasi dan Sentimen Konsumen Jadi Penutup

    Pada Jumat (28/3), pasar akan mencermati data Consumer Sentiment dan ekspektasi inflasi dari University of Michigan. Kenaikan ekspektasi inflasi dapat menjadi sinyal negatif bagi pasar, karena The Fed kemungkinan akan mempertahankan kebijakan ketat lebih lama.

    Selain itu, data cadangan minyak AS yang dirilis pada Rabu juga menjadi faktor tambahan yang perlu diperhatikan. Penurunan cadangan minyak dapat mendorong kenaikan harga energi, yang berpotensi meningkatkan tekanan inflasi secara global.

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa pekan ini menjadi salah satu periode krusial bagi pergerakan Bitcoin, karena kombinasi data ekonomi dan komentar pejabat The Fed dapat secara langsung memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga.

    Menurut mereka, Bitcoin saat ini berada dalam fase sensitif terhadap data makro, di mana setiap perubahan ekspektasi kebijakan moneter dapat memicu pergerakan harga yang signifikan dalam waktu singkat.

    Tim Research Tokocrypto juga menambahkan bahwa jika data ekonomi menunjukkan pelemahan, peluang pemangkasan suku bunga akan meningkat dan dapat menjadi katalis positif bagi Bitcoin. Sebaliknya, data yang lebih kuat dari perkiraan dapat memperpanjang tekanan terhadap pasar kripto.

    Dalam kondisi ini, pelaku pasar disarankan untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan momentum dari setiap rilis data, karena volatilitas diperkirakan akan meningkat.

    Pasar Menunggu Arah dari Data Ekonomi

    Sepanjang Maret, Bitcoin bergerak dalam rentang 62.000 hingga 76.000 dolar AS. Empat rilis data ekonomi pekan ini berpotensi menjadi penentu apakah harga akan menembus batas atas atau justru mengalami koreksi lebih dalam.

    Dengan ketidakpastian yang masih tinggi, arah pergerakan Bitcoin dalam waktu dekat akan sangat bergantung pada bagaimana data ekonomi tersebut memengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed dan sentimen investor global.

    Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Tembus $70.000 Dipicu Isu Damai AS-Iran

    Harga Bitcoin melonjak tajam dan berhasil menembus kembali level psikologis 70.000 dolar AS setelah muncul kabar adanya pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya pasar sempat tertekan akibat eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.

    Berdasarkan data terbaru, Bitcoin naik lebih dari 4% dari posisi terendah intraday di sekitar 67.000 dolar AS, seiring meredanya ketegangan global.

    Bitcoin Rebound Usai Sinyal Damai

    Dilaporkan Coingape, lonjakan harga Bitcoin terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa negaranya telah melakukan pembicaraan yang “produktif” dengan Iran dalam dua hari terakhir. Ia juga menginstruksikan penundaan serangan militer terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari ke depan.

    Pernyataan tersebut menandai perubahan signifikan dalam konflik yang telah berlangsung selama empat minggu. Sebelumnya, pasar sempat terguncang setelah ancaman serangan lanjutan dari AS, yang menyebabkan Bitcoin turun hingga menyentuh level 67.000 dolar AS.

    Kini, dengan adanya indikasi deeskalasi konflik, pasar kripto merespons positif dan kembali menunjukkan penguatan.

    Baca juga: Sinyal Besar? Perusahaan Kesehatan Akumulasi Bitcoin

    Dampak Geopolitik ke Pasar Kripto

    Pergerakan harga Bitcoin dalam beberapa hari terakhir menunjukkan sensitivitas tinggi terhadap perkembangan geopolitik global. Ancaman konflik yang meningkat sebelumnya sempat memicu aksi jual, sementara kabar pembicaraan damai langsung mendorong sentimen positif.

    Selain Bitcoin, aset kripto lainnya juga mengalami kenaikan seiring membaiknya kondisi pasar secara keseluruhan.

    Laporan juga menyebutkan bahwa pembicaraan antara AS dan Iran mencakup sejumlah poin penting, termasuk isu program nuklir Iran. Kedua negara dikabarkan akan melanjutkan dialog dalam beberapa hari ke depan.

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa lonjakan Bitcoin ini menunjukkan bahwa aset kripto semakin dipandang sebagai aset yang sensitif terhadap dinamika makro global, khususnya geopolitik.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 23 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 23 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Menurut mereka, pergerakan harga saat ini bukan hanya dipengaruhi oleh faktor internal pasar kripto, tetapi juga oleh sentimen global seperti konflik dan kebijakan internasional. Deeskalasi konflik cenderung meningkatkan risk appetite investor, yang kemudian mendorong aliran dana kembali ke aset berisiko seperti kripto.

    Namun demikian, Tim Research Tokocrypto mengingatkan bahwa volatilitas masih berpotensi tinggi, mengingat situasi geopolitik belum sepenuhnya stabil. Jika pembicaraan damai berlanjut dan menghasilkan kesepakatan konkret, pasar berpotensi melanjutkan penguatan.

    Sebaliknya, jika terjadi eskalasi kembali, tekanan terhadap harga Bitcoin dan aset kripto lainnya juga dapat muncul dalam waktu singkat.

    Pasar Masih Menunggu Kepastian

    Pelaku pasar kini mencermati perkembangan lanjutan dari negosiasi antara AS dan Iran sebagai faktor utama yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga Bitcoin dalam jangka pendek.

    Dengan kondisi pasar yang masih dipengaruhi sentimen global, arah Bitcoin diperkirakan akan tetap volatil sambil menunggu kepastian lebih lanjut dari perkembangan geopolitik tersebut.

    Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sinyal Besar? Perusahaan Kesehatan Akumulasi Bitcoin

    Perusahaan kesehatan yang terdaftar di Nasdaq, Cosmos Health Inc. (COSM), kembali menambah kepemilikan Bitcoin dengan pembelian senilai 600.000 dolar AS. Langkah ini merupakan bagian dari strategi treasury aset digital yang terus dikembangkan perusahaan dalam beberapa waktu terakhir.

    Dengan pembelian terbaru ini, total investasi Cosmos Health di aset digital kini mencapai sekitar 3,1 juta dolar AS, yang mencakup Bitcoin serta aset kripto lainnya.

    Strategi Diversifikasi Lewat Aset Digital

    Dilaporkan Bitcoin Magazine, Chief Executive Officer Cosmos Health, Greg Siokas, menyatakan bahwa perusahaan melihat aset digital tertentu sebagai kelas aset yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang. Ia menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat disiplin dan bertujuan untuk mendiversifikasi neraca keuangan perusahaan.

    Selain itu, kepemilikan kripto juga dinilai dapat memberikan fleksibilitas likuiditas tambahan. Dalam kondisi tertentu, aset digital dapat digunakan untuk mendukung berbagai inisiatif strategis guna meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

    Siokas juga menambahkan bahwa alokasi ke aset digital dilakukan sebagai pelengkap dari ekspansi bisnis inti perusahaan di sektor kesehatan.

    Total Investasi Kripto Terus Bertambah

    Langkah ini melanjutkan strategi yang telah dimulai sebelumnya. Pada Februari 2026, Cosmos Health telah membeli Bitcoin senilai 500.000 dolar AS, sehingga total investasi kripto saat itu mencapai sekitar 2,5 juta dolar AS, termasuk Bitcoin dan Ethereum.

    Perusahaan juga menyatakan tengah mengevaluasi kemungkinan menambah aset kripto lain sebagai bagian dari strategi diversifikasi treasury. Pendekatan ini mencerminkan upaya perusahaan untuk memperluas eksposur terhadap teknologi dan instrumen keuangan baru.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, dari sisi adopsi, pembelian ini penting karena memperkuat narasi bahwa Bitcoin makin diterima sebagai aset strategis korporasi lintas skala.

    “Meski nominalnya relatif kecil, sinyalnya tetap relevan: semakin banyak perusahaan yang masuk, semakin luas pula legitimasi BTC sebagai instrumen treasury di sektor publik,” terangnya.

    Bitcoin Sebagai Lindung Nilai

    Sejak akhir 2024, Cosmos Health telah mulai memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan perusahaan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menghadapi risiko inflasi dan pelemahan nilai mata uang.

    Manajemen perusahaan juga melihat Bitcoin sebagai salah satu cara untuk mendapatkan eksposur terhadap aset dengan potensi pertumbuhan yang signifikan di masa depan. Selain itu, Cosmos Health tengah mengeksplorasi kemungkinan menerima pembayaran dalam bentuk kripto dari pelanggan.

    Kinerja Perusahaan dan Kondisi Pasar

    Cosmos Health saat ini diperdagangkan di harga sekitar 0,36 dolar AS per saham. Perusahaan menjalankan bisnis kesehatan terintegrasi yang mencakup manufaktur farmasi, produk nutraceutical, distribusi, layanan telehealth, serta riset untuk berbagai penyakit seperti obesitas, diabetes, dan kanker.

    Sementara itu, harga Bitcoin berada di kisaran 71.000 dolar AS setelah sempat menyentuh 73.000 dolar AS pada awal pekan. Langkah Cosmos Health dalam menambah kepemilikan Bitcoin menjadi salah satu indikasi meningkatnya minat perusahaan publik terhadap aset digital sebagai bagian dari strategi keuangan jangka panjang.

    Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Turun ke $68.237, Bearish Berlanjut?

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Senin (23/3), Bitcoin diperdagangkan di level $68.237,30, turun sekitar 1,54% secara harian.

    Penurunan ini memperpanjang tren pelemahan jangka pendek, dengan BTC kini semakin menjauh dari level psikologis $70.000.

    Kapitalisasi pasar Bitcoin juga turun ke kisaran $1,36 triliun, mencerminkan berkurangnya nilai pasar akibat tekanan jual yang berlanjut.

    Baca Juga: Bitcoin Bertahan di $70K, Tapi Sinyal Ini Bisa Jadi Awal Lonjakan Besar?

    Pergerakan Harga: Konsolidasi di Bawah $70.000

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang harga $67.372,87 (terendah) hingga $69.561,78 (tertinggi).

    Rentang ini menunjukkan bahwa BTC masih berada dalam fase konsolidasi di bawah level resistance utama. Setelah beberapa kali mencoba naik, harga kembali tertahan dan mengalami penurunan.

    Pergerakan ini mencerminkan bahwa pasar masih belum menemukan momentum kuat untuk membalikkan tren menjadi bullish.

    Tren Historis: Tekanan Jangka Menengah Masih Kuat

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 23 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 23 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Jika dilihat dari performa historis, tekanan terhadap Bitcoin masih cukup signifikan:

    • 30 hari: naik tipis 0,34%
    • 60 hari: turun 24,22%
    • 90 hari: turun 22,62%

    Data ini menunjukkan bahwa meskipun ada upaya pemulihan dalam jangka pendek, tren besar masih berada dalam fase koreksi.

    Selain itu, dalam 7 hari terakhir, BTC tercatat turun 5,85%, menandakan bahwa tekanan bearish masih dominan dalam jangka pendek.

    Faktor Penyebab Pelemahan

    Beberapa faktor yang memicu penurunan harga Bitcoin hari ini antara lain:

    1. Sentimen Risk-Off

    Pasar kripto secara umum masih berada dalam fase hati-hati, di mana investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

    2. Resistance Kuat di Area $70.000

    Level $70.000 kembali menjadi penghalang utama. Setiap percobaan breakout gagal, memicu aksi jual dari trader.

    3. Volume yang Belum Kuat

    Volume perdagangan berada di kisaran $28 miliar, relatif moderat dan belum cukup untuk mendorong kenaikan signifikan.

    Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

    Dalam jangka pendek, beberapa level penting menjadi perhatian:

    • Support utama: $67.300
    • Support lanjutan: $65.000
    • Resistance terdekat: $69.500 – $70.000

    Jika Bitcoin mampu bertahan di atas $67.300, peluang untuk rebound masih terbuka. Namun, jika level ini ditembus, potensi penurunan ke area $65.000 menjadi lebih besar.

    Sebaliknya, breakout di atas $70.000 akan menjadi sinyal awal perubahan tren ke arah bullish.

    Bitcoin saat ini masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Selisih ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase pemulihan jangka panjang, dengan banyak tantangan yang harus dilalui.

    Dominasi Pasar Tetap Tinggi

    Bitcoin tetap mendominasi pasar kripto dengan pangsa sekitar 95,25%. Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan BTC masih menjadi indikator utama bagi aset kripto lainnya.

    Ketika Bitcoin melemah, altcoin cenderung mengalami tekanan yang lebih besar.

    Outlook Jangka Pendek: Bearish dengan Potensi Konsolidasi

    Melihat kondisi saat ini, Bitcoin masih berada dalam tekanan bearish, meskipun ada potensi konsolidasi di area support.

    Pasar membutuhkan katalis positif untuk membalikkan tren, seperti peningkatan volume atau perubahan sentimen makro.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $69.198, Tekanan Jual Kembali Meningkat

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam tekanan setelah turun ke level $68.237. Kegagalan menembus resistance di $70.000 menjadi faktor utama yang menahan kenaikan.

    Dengan tren jangka menengah yang masih negatif dan sentimen pasar yang belum pulih, pergerakan BTC dalam waktu dekat kemungkinan akan tetap volatil.

    Bagi investor, level $67.300 menjadi titik krusial yang harus dipantau. Jika bertahan, peluang rebound masih ada. Namun, jika tembus, pasar bisa melanjutkan penurunan ke level yang lebih rendah.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Turun ke $69.198, Tekanan Kembali

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan tekanan dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Minggu (21/3), Bitcoin turun sekitar 2,17% dan diperdagangkan di level $69.198,10.

    Penurunan ini memperpanjang tren pelemahan jangka pendek, setelah sebelumnya BTC gagal mempertahankan posisi di atas level psikologis $70.000.

    Dengan kapitalisasi pasar yang kini berada di kisaran $1,38 triliun, Bitcoin masih menjadi aset kripto terbesar, namun tekanan jual mulai kembali mendominasi.

    Baca Juga: Bitcoin Bertahan di $70K, Tapi Sinyal Ini Bisa Jadi Awal Lonjakan Besar?

    Pergerakan Harga: Gagal Bertahan di Atas $70.000

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang harga tertinggi $71.051,27 dan harga terendah $68.265,83.

    Kegagalan mempertahankan harga di atas $70.000 menjadi sinyal bahwa resistance di area tersebut masih cukup kuat.

    Setelah sempat menyentuh level tertinggi harian, BTC mengalami penolakan (rejection) yang mendorong harga turun ke bawah.

    Penurunan ini juga diiringi oleh melemahnya volume perdagangan yang hanya mencapai sekitar $25,99 miliar, menunjukkan minat beli yang belum cukup kuat untuk menahan tekanan jual.

    Tren Historis: Tekanan Masih Dominan

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 22 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 22 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Jika dilihat dari data historis, pergerakan Bitcoin masih berada dalam tekanan dalam jangka menengah:

    • 30 hari: naik 1,98%
    • 60 hari: turun 23,06%
    • 90 hari: turun 22,21%

    Meski dalam 30 hari terakhir masih mencatat kenaikan tipis, tren penurunan dalam 60 dan 90 hari terakhir menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya pulih dari koreksi sebelumnya.

    Dalam 7 hari terakhir, Bitcoin juga turun 3,28%, mengindikasikan bahwa tekanan bearish masih berlangsung dalam jangka pendek.

    Faktor Penyebab Penurunan

    Beberapa faktor yang mendorong pelemahan harga Bitcoin hari ini antara lain:

    1. Resistance Kuat di $70.000

    Level $70.000 kembali menjadi batas psikologis yang sulit ditembus, memicu aksi ambil untung (profit-taking) dari trader.

    2. Sentimen Pasar Melemah

    Kondisi pasar kripto secara umum masih dalam fase hati-hati, dengan investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

    3. Volume yang Menurun

    Turunnya volume perdagangan menunjukkan kurangnya dorongan beli yang signifikan, sehingga harga lebih mudah tertekan.

    Level Kunci yang Harus Diperhatikan

    Dalam jangka pendek, terdapat beberapa level penting yang menjadi perhatian:

    • Support utama: $68.200
    • Support lanjutan: $67.000
    • Resistance terdekat: $70.000 – $71.000

    Jika Bitcoin mampu bertahan di atas $68.200, peluang untuk kembali menguji resistance masih terbuka. Namun, jika level ini ditembus, potensi penurunan ke area $67.000 menjadi lebih besar.

    Sebaliknya, breakout di atas $71.000 dapat menjadi sinyal awal pembalikan tren ke arah bullish.

    Saat ini, Bitcoin masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun BTC tetap dominan, perjalanan menuju level tersebut masih membutuhkan waktu dan katalis yang kuat.

    Dominasi Pasar Tetap Tinggi

    Bitcoin masih mendominasi pasar kripto dengan pangsa sekitar 95,25%. Dominasi ini menunjukkan bahwa pergerakan BTC masih menjadi acuan utama bagi aset kripto lainnya.

    Ketika Bitcoin melemah, altcoin biasanya akan mengalami tekanan yang lebih besar, terutama dalam kondisi pasar yang sensitif terhadap sentimen.

    Outlook Jangka Pendek: Bearish Ringan

    Melihat kondisi saat ini, Bitcoin berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bearish ringan, sehingga diperkirakan akan bearish ringan.

    Pasar masih membutuhkan katalis positif untuk mendorong pemulihan yang lebih kuat, seperti peningkatan volume atau perubahan sentimen makro.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun Tipis $70.587, Menunggu Arah

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin kembali mengalami tekanan setelah gagal bertahan di atas level $70.000.

    Penurunan ke $69.198 mencerminkan lemahnya momentum bullish dalam jangka pendek.

    Dengan volume yang menurun dan resistance yang kuat di atas, pergerakan Bitcoin dalam waktu dekat kemungkinan masih akan dipengaruhi oleh sentimen pasar secara keseluruhan.

    Bagi investor, level support di sekitar $68.200 menjadi area krusial untuk dipantau. Jika mampu bertahan, peluang rebound tetap ada. Namun, jika tembus, pasar bisa memasuki fase koreksi lanjutan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Bertahan di $70K, Tapi Sinyal Ini Bisa Jadi Awal Lonjakan Besar?

    Harga Bitcoin saat ini tercatat berada di kisaran 70.000 dolar AS dan masih bertahan di atas rata-rata pergerakan 30 hari. Data dari Binance menunjukkan adanya perubahan struktur tren yang cukup signifikan, tercermin dari perbedaan posisi antara moving average jangka pendek, menengah, dan panjang.

    Kondisi ini menandakan bahwa pasar sedang berada dalam fase transisi, di mana harga bergerak di antara area support jangka pendek dan resistance yang lebih kuat dari tren jangka panjang.

    Harga Bertahan di Atas MA 30 Hari

    Dilaporkan Crypto Quant, rata-rata pergerakan 30 hari (MA 30) berada di level sekitar 68.661 dolar AS, yang saat ini berfungsi sebagai support jangka pendek. Fakta bahwa harga Bitcoin masih berada di atas level ini menunjukkan adanya dukungan beli yang cukup kuat di pasar.

    Dalam analisis teknikal, MA 30 sering digunakan untuk mengukur momentum jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas level ini, kondisi pasar umumnya masih menunjukkan kecenderungan positif, meskipun belum sepenuhnya memasuki fase bullish yang kuat.

    Tekanan dari MA Jangka Menengah dan Panjang

    Di sisi lain, Bitcoin masih berada di bawah MA 90 hari yang berada di sekitar 79.815 dolar AS, serta MA 200 hari di kisaran 93.892 dolar AS. Posisi ini menunjukkan bahwa tren jangka menengah hingga panjang masih menghadapi tekanan.

    Kondisi tersebut sering diartikan sebagai fase koreksi atau penyesuaian setelah kenaikan signifikan sebelumnya. Selama harga belum mampu menembus kedua level tersebut, pasar masih berpotensi bergerak dalam fase konsolidasi.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, ini sinyal yang lumayan sehat buat recovery bertahap karena support jangka pendek mulai terbentuk, tapi belum cukup buat bilang bull trend penuh sudah kembali.

    “Selama BTC belum bisa reclaim MA 90 hari dan apalagi MA 200 hari, pasar masih lebih cocok dibaca sebagai fase penyembuhan dan akumulasi daripada tren naik yang benar-benar aman,” jelasnya.

    Baca juga: Bukan Main! Metaplanet Kumpulkan Dana Raksasa demi Tambah Bitcoin

    Indikator Z-Score Tunjukkan Fase Konsolidasi

    Data tambahan menunjukkan bahwa Z-Score Bitcoin berada di sekitar -0,57, yang merupakan nilai negatif. Hal ini mengindikasikan bahwa harga saat ini berada di bawah rata-rata historis dalam model analisis tersebut.

    Nilai negatif pada Z-Score umumnya dikaitkan dengan kondisi pasar yang sedang dalam fase konsolidasi atau akumulasi. Dalam beberapa kasus, fase ini menjadi periode sebelum terjadinya pergerakan harga yang lebih besar.

    Pasar Masih Menunggu Konfirmasi Arah

    Pergerakan Bitcoin saat ini menunjukkan keseimbangan antara tekanan jangka pendek dan hambatan jangka panjang. Interaksi antara berbagai moving average menjadi indikator penting yang terus diperhatikan oleh pelaku pasar untuk menentukan arah tren selanjutnya.

    Selama harga tetap berada di atas MA 30 namun belum mampu menembus MA 90 dan MA 200, pasar diperkirakan masih akan bergerak dalam fase transisi sebelum menentukan arah yang lebih jelas ke depan.

    Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bukan Main! Metaplanet Kumpulkan Dana Raksasa demi Tambah Bitcoin

    Perusahaan treasury Bitcoin asal Jepang, Metaplanet, mengumumkan berhasil menghimpun dana sebesar 40,8 miliar yen atau sekitar 255 juta dolar AS dari investor institusional global. Pendanaan ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan untuk mempercepat akumulasi Bitcoin dalam jangka panjang.

    Langkah ini juga dilengkapi dengan skema tambahan yang berpotensi meningkatkan total pendanaan hingga sekitar 531 juta dolar AS, memperkuat posisi Metaplanet sebagai salah satu pemain utama dalam kepemilikan Bitcoin korporasi.

    Struktur Pendanaan dengan Skema Premium

    Dilaporkan Coindesk, Metaplanet melakukan penerbitan saham baru dengan harga 2% di atas harga pasar, yang kemudian dipasangkan dengan warrant berharga premium 10%. Jika warrant tersebut dieksekusi, perusahaan berpotensi memperoleh tambahan dana sebesar 44,5 miliar yen.

    Selain itu, perusahaan memperkenalkan struktur warrant baru berbasis mNAV (multiple to net asset value), yang menghubungkan pelaksanaan warrant dengan nilai aset bersih perusahaan. Dalam skema ini, warrant hanya dapat dieksekusi jika harga saham berada minimal 1,01 kali dari nilai aset bersih yang dimodifikasi.

    Pendekatan ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap penerbitan saham baru tetap memberikan nilai tambah terhadap kepemilikan Bitcoin per saham, sekaligus menjaga kepentingan investor.

    Baca juga: Borong Bitcoin! Metaplanet Tambah 4.279 BTC, Nilai Kepemilikan Rp48 T

    Strategi Menekan Dilusi Saham

    Untuk menghindari dilusi yang berlebihan, Metaplanet juga memutuskan untuk menangguhkan warrant lama yang mewakili hingga 210 juta saham. Langkah ini diambil guna memprioritaskan struktur pendanaan baru yang dinilai lebih efisien dan selaras dengan strategi akumulasi Bitcoin.

    Dengan strategi ini, perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan pendanaan dan perlindungan nilai bagi pemegang saham.

    Fokus Perluas Cadangan Bitcoin

    Dana yang diperoleh akan digunakan terutama untuk meningkatkan cadangan Bitcoin perusahaan. Metaplanet menargetkan kepemilikan jangka panjang hingga 210.000 BTC, mempertegas ambisinya dalam mengadopsi strategi treasury berbasis aset kripto.

    Saat ini, Metaplanet tercatat sebagai perusahaan dengan cadangan Bitcoin terbesar keempat di dunia, dengan total kepemilikan mencapai 35.102 BTC.

    Respons Pasar dan Pergerakan Harga

    Saham Metaplanet ditutup naik sekitar 5% pada perdagangan Senin, seiring dengan kenaikan harga Bitcoin yang berhasil menembus level 73.000 dolar AS. Kenaikan ini mencerminkan respons positif pasar terhadap langkah agresif perusahaan dalam memperkuat eksposur terhadap Bitcoin.

    Ke depan, strategi pendanaan dan akumulasi yang dilakukan Metaplanet akan menjadi perhatian pelaku pasar, terutama dalam melihat bagaimana peran perusahaan publik dalam mendorong adopsi Bitcoin secara lebih luas.

    Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Retail Panik, Institusi Borong 610 Ribu Bitcoin

    Harga Bitcoin kembali menunjukkan penguatan setelah berhasil menembus level 73.810 dolar AS, seiring dibukanya pasar tradisional pada awal pekan. Kenaikan ini menegaskan bahwa lonjakan harga yang terjadi selama akhir pekan bukan sekadar pergerakan sementara, melainkan didukung oleh struktur pasar yang dinilai lebih sehat.

    Reli Didukung Modal Besar, Bukan Spekulasi

    Dilaporkan Crypto Quant, pergerakan harga terbaru terjadi setelah fase koreksi yang sebelumnya membersihkan kelebihan spekulasi di pasar, ditandai dengan penurunan signifikan pada Open Interest. Kondisi ini membuat reli saat ini lebih banyak ditopang oleh arus modal spot dan keyakinan jangka panjang investor besar, dibandingkan dorongan spekulatif jangka pendek.

    Data menunjukkan bahwa investor institusional dan korporasi besar mulai mendominasi akumulasi Bitcoin. Dalam 30 hari terakhir, kelompok investor besar tercatat mengakumulasi sekitar 610.516 BTC, jauh melampaui akumulasi investor ritel yang hanya sebesar 6.415 BTC.

    Fenomena “Great Wealth Transfer” dari Retail ke Institusi

    Analisis on-chain mengindikasikan terjadinya salah satu transfer kekayaan terbesar dalam siklus pasar saat ini. Investor ritel global, yang tercermin dari Korea Premium Index, menunjukkan tanda-tanda kapitulasi dengan nilai -0,555 di tengah sentimen pasar yang berada pada level Extreme Fear (23).

    Sebaliknya, institusi di Amerika Utara serta treasury perusahaan besar justru memanfaatkan kondisi ini untuk menyerap suplai Bitcoin. Sejumlah entitas besar tercatat melakukan pembelian signifikan, termasuk Strategy yang membeli 22.337 BTC senilai sekitar 1,57 miliar dolar AS, serta Metaplanet dengan tambahan investasi sekitar 255 juta dolar AS.

    Selain itu, kelompok Ultra Whale dengan kepemilikan di atas 10.000 BTC juga menunjukkan akumulasi agresif dengan penambahan sekitar 24.070 BTC. Aktivitas ini memperlihatkan bahwa suplai yang dilepas oleh investor kecil secara konsisten diserap oleh pemain besar.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, kalau pembacaan ini akurat, pasar Bitcoin sekarang sedang menjalani transfer kepemilikan besar dari tangan lemah ke institusi dan corporate treasury.

    “Itu bullish secara struktur karena reli jadi lebih ditopang akumulasi spot berkonviksi tinggi, tapi pasar tetap perlu konfirmasi lanjutan dari aliran ETF dan penyerapan berkelanjutan supaya narasi “great transfer” ini tidak berhenti jadi snapshot sesaat,” jelasnya.

    Baca juga: BlackRock Serok Bitcoin Rp600M, Tapi XRP Justru Ditinggal Investor

    Penurunan Cadangan Exchange dan Tekanan Jual Mereda

    Data kustodi memperlihatkan adanya perubahan struktur pasar yang cukup signifikan. Lebih dari 15.000 BTC telah ditarik dari exchange dalam sembilan hari terakhir, sementara para penambang cenderung menahan aset mereka, tercermin dari nilai Miner Position Index (MPI) negatif di -1,65.

    Kondisi ini menyebabkan terjadinya pengetatan suplai di order book. Di sisi lain, indikator Short-Term Holder SOPR (STH-SOPR) yang berada di level 1,01 menunjukkan bahwa tekanan jual mulai mereda dan secara bertahap dapat diserap oleh pasar.

    Target Harga dan Arah Selanjutnya

    Dengan struktur pasar yang dinilai semakin solid, Bitcoin saat ini berada dalam fase transformasi di mana level resistensi tahun 2024 berpotensi menjadi area support baru. Fokus pasar kini tertuju pada pengujian level 75.600 dolar AS, yang merupakan titik impas bagi banyak treasury institusional.

    Pelaku pasar juga akan mencermati arus masuk dana ke ETF Bitcoin di Wall Street sebagai indikator lanjutan untuk mengonfirmasi kekuatan tren ini. Pergerakan institusi yang sudah lebih dahulu mengambil posisi menjadi sinyal penting yang terus diawasi dalam menentukan arah pasar ke depan.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Bitcoin Borong Saat Harga Anjlok, Sinyal Akumulasi?

    Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah sempat turun drastis dari level 126.000 dolar AS ke kisaran 60.000 dolar AS, dan kini mencoba menembus kembali area 75.000 dolar AS. Di tengah volatilitas tersebut, data terbaru menunjukkan bahwa kelompok investor besar atau whale justru terus menambah kepemilikan mereka.

    Akumulasi Paus di Tengah Volatilitas Harga

    Dilaporkan Crypto Quant, selama periode penurunan harga yang cukup tajam, whale dengan kepemilikan lebih dari 1.000 BTC tercatat tidak melakukan aksi jual besar-besaran. Sebaliknya, mereka secara konsisten meningkatkan jumlah aset yang dimiliki. Fenomena ini memunculkan pertanyaan di kalangan pelaku pasar, apakah langkah tersebut akan kembali terbukti sebagai strategi yang tepat seperti siklus sebelumnya.

    Perilaku akumulasi oleh investor besar sering kali menjadi indikator sentimen jangka panjang. Ketika investor ritel cenderung panik akibat penurunan harga, whale justru memanfaatkan kondisi tersebut untuk memperkuat posisi mereka.

    Pergerakan Cadangan Bitcoin di Exchange Global

    Selain pergerakan whale, metrik lain yang turut menjadi perhatian adalah total cadangan Bitcoin di centralized exchange (CEX) secara global. Beberapa waktu lalu, pasar sempat diwarnai kekhawatiran setelah terjadi lonjakan aliran masuk Bitcoin ke exchange dari wallet eksternal, yang biasanya diinterpretasikan sebagai potensi tekanan jual.

    Namun, kondisi tersebut kini berbalik. Data terbaru menunjukkan adanya arus keluar Bitcoin dari exchange dalam jumlah yang cukup signifikan. Tren ini sering dikaitkan dengan aktivitas penyimpanan jangka panjang, karena aset yang ditarik dari exchange umumnya dipindahkan ke cold wallet.

    Indikator Penting yang Terus Dipantau

    Kombinasi antara akumulasi whale dan menurunnya cadangan Bitcoin di exchange menjadi dua indikator utama yang saat ini banyak diperhatikan oleh analis pasar. Kedua metrik ini dinilai dapat memberikan gambaran mengenai arah pergerakan pasar ke depan.

    Meski belum dapat dipastikan bagaimana dampaknya dalam jangka pendek, tren ini menunjukkan adanya perubahan perilaku investor besar yang berpotensi memengaruhi dinamika harga Bitcoin selanjutnya.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, kombinasi whale accumulation dan turunnya supply BTC di exchange itu konstruktif karena biasanya mencerminkan transfer kepemilikan ke tangan yang lebih kuat sambil mengurangi pasokan yang siap dijual.

    “Ini bukan jaminan rally lurus, tapi jelas lebih sehat daripada pasar yang naik hanya karena leverage tanpa dukungan akumulasi spot,” jelasnya.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Naik ke $70.722, Sinyal Rebound?

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC) menunjukkan tanda-tanda pemulihan dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $70.722,38, naik sekitar 0,54% secara harian.

    Kenaikan ini terjadi setelah periode volatilitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir, memberikan sinyal awal bahwa pasar mulai menemukan titik keseimbangan baru.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,41 triliun dan volume perdagangan harian sebesar $36,37 miliar, Bitcoin tetap menjadi aset kripto paling dominan di pasar global.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik ke $74.646, Sentimen Menguat

    Pergerakan Harga: Rebound Tipis di Tengah Konsolidasi

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang harga terendah $69.398,88 dan harga tertinggi di level $71.346,80.

    Rentang ini menunjukkan adanya upaya rebound setelah sebelumnya sempat tertekan di bawah level $70.000.

    WeMeski kenaikannya masih terbatas, pergerakan ini mencerminkan adanya minat beli yang mulai kembali masuk ke pasar.

    Namun, kenaikan yang relatif kecil juga menandakan bahwa pelaku pasar masih berhati-hati dan belum sepenu behnya yakin terhadap arah tren selanjutnya.

    Tren Historis: Pemulihan Jangka Pendek, Tekanan Masih Ada

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 21 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 21 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Jika dilihat dari performa historis, Bitcoin menunjukkan dinamika yang cukup kompleks:

    • 30 hari: naik 5,84%
    • 60 hari: turun 23,52%
    • 90 hari: turun 19,57%

    Kenaikan dalam 30 hari terakhir memberikan indikasi adanya pemulihan jangka pendek. Namun, penurunan tajam dalam 60 dan 90 hari terakhir menunjukkan bahwa tren besar masih berada dalam tekanan.

    Selain itu, dalam 7 hari terakhir, Bitcoin tercatat turun tipis sekitar 0,2%, menandakan fase konsolidasi yang masih berlangsung.

    Faktor Pendorong Kenaikan

    Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kenaikan harga Bitcoin hari ini antara lain:

    1. Technical Rebound

    Setelah mendekati area support kuat di bawah $70.000, Bitcoin mengalami technical bounce yang mendorong harga naik kembali.

    2. Stabilitas Sentimen Pasar

    Tidak adanya berita negatif besar dalam waktu dekat membantu menjaga stabilitas pasar.

    3. Akumulasi Bertahap

    Beberapa investor mulai melakukan akumulasi di level harga saat ini, melihatnya sebagai area yang relatif menarik.

    Level Kunci yang Harus Diperhatikan

    Dalam jangka pendek, ada beberapa level penting yang menjadi perhatian trader:

    • Support utama: $69.400
    • Support lanjutan: $68.000
    • Resistance terdekat: $71.300

    Jika Bitcoin mampu menembus resistance di $71.300, peluang untuk melanjutkan kenaikan ke level yang lebih tinggi akan terbuka.

    Sebaliknya, jika harga kembali turun di bawah $69.400, tekanan bearish bisa kembali meningkat.

    Dominasi Pasar Tetap Kuat

    Bitcoin masih mendominasi pasar kripto dengan pangsa sekitar 95,25%. .Ini menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan minat terhadap altcoin, BTC tetap menjadi acuan utama pergerakan pasar.

    Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Bitcoin saat ini berada di kisaran $1,48 triliun, mencerminkan nilai maksimal jika seluruh suplai mencapai batas 21 juta BTC.

    Jarak dari Rekor Tertinggi

    Saat ini, Bitcoin masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang2²²² kemungkinan akan penuh tantangan.

    Outlook Jangka Pendek: Netral ke Bullish Ringan

    Melihat kondisi saat ini, Bitcoin menunjukkan potensi pemulihan, meskipun masih dalam tahap awal.

    Pasar membutuhkan katalis tambahan, seperti arus masuk dana institusional atau sentimen makro yang lebih positif, untuk mendorong tren naik yang lebih kuat.

    Baca Juga: Bitcoin Balik Arah? Pembeli Muncul Usai Tekanan Jual Besar

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan adanya sinyal rebound setelah periode tekanan. Kenaikan tipis ke level $70.722 menjadi indikasi bahwa pasar mulai stabil, meskipun belum sepenuhnya pulih.

    Bagi investor, fase ini bisa menjadi momen penting untuk mengamati pergerakan harga dan menentukan strategi. Level $70.000 tetap menjadi titik krusial yang akan menentukan arah Bitcoin dalam waktu dekat.

    Jika mampu bertahan dan menembus resistance, peluang kenaikan lanjutan terbuka. Namun, jika gagal, pasar bisa kembali memasuki fase koreksi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com