Tag: blockchain

  • Harga BNB Tembus $710, Bukti Binance Coin Paling Stabil

    Harga Binance Coin (BNB) kembali menunjukkan performa impresif. Per 17 Juli 2025, harga BNB telah menembus level $710.03 per BNB.

    Nilai tersebut mencatatkan kenaikan harian sebesar +3.36%, dan membawa kapitalisasi pasar mendekati angka $98.90 miliar USD.

    Peningkatan ini memperkuat posisi BNB di peringkat #5 kripto global paling bernilai, menandai momentum positif di tengah pemulihan pasar altcoin.

    Baca Juga: BNB Menggeliat! Harga Tembus $689, Siap Cetak Rekor Baru?

    Tren Kenaikan Stabil dalam 3 Bulan Terakhir

    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Kamis, 17 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Kamis, 17 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kinerja harga BNB tidak hanya kuat dalam jangka pendek. Data historis menunjukkan bahwa selama 30, 60, hingga 90 hari terakhir, BNB konsisten mencatat kenaikan yang sehat:

    • 30 hari terakhir: naik $54.57 atau +8.32%
    • 60 hari terakhir: naik $66.86 atau +10.39%
    • 90 hari terakhir: melonjak $121.00 atau +20.53%

    Dengan ini, BNB membuktikan diri sebagai salah satu aset kripto yang paling stabil dan menguntungkan di tengah fluktuasi pasar.

    Apalagi, saat sebagian besar altcoin masih berjuang untuk pulih, BNB justru terus menguat dan mendekati rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di angka $793.35.

    Aktivitas Pasar & Data Teknis

    BNB juga menunjukkan likuiditas tinggi, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir mencapai $2.58 miliar USD.

    Hal ini menandakan bahwa minat investor terhadap BNB tetap tinggi, baik dari kalangan ritel maupun institusi.

    Rentang harga dalam 24 jam terakhir memperlihatkan volatilitas yang sehat:

    • Harga terendah: $686.81
    • Harga tertinggi: $722.22

    Sementara itu, harga terus bergerak naik dengan kenaikan +0.07% dalam satu jam terakhir, dan +5.68% dalam 7 hari terakhir, menjadikan BNB sebagai salah satu top performer mingguan di pasar kripto saat ini.

    Faktor Pemicu Lonjakan Harga

    Beberapa faktor yang diyakini mendorong penguatan BNB antara lain:

    1. Pemulihan ekosistem Binance: Setelah melewati sejumlah tantangan regulasi, Binance berhasil mempertahankan dominasinya dengan inovasi dan ekspansi layanan.
    2. Pertumbuhan utilitas BNB: Digunakan sebagai fee trading, pembayaran token gas di BNB Chain, serta dalam staking dan DeFi, BNB terus memperluas fungsionalitasnya.
    3. Burning mekanisme aktif: Program auto-burn BNB secara berkala terus mengurangi total suplai, memberi tekanan pasokan yang mendukung harga naik.

    Potensi Menuju ATH

    Dengan harga saat ini di $710, BNB hanya terpaut sekitar 10% dari ATH-nya di angka $793.35.

    Jika tren kenaikan berlanjut didorong oleh aktivitas pengguna, staking, dan ekspansi Binance Smart Chain, maka rekor harga baru bisa tercipta dalam waktu dekat.

    Analis teknikal memperkirakan bahwa jika BNB mampu bertahan di atas $700 selama beberapa hari ke depan, maka level resistensi berikutnya berada di kisaran $740–$760, sebelum mencoba menembus ATH.

    Baca Juga: BNB Melonjak ke Angka Fantastis, Pertanda Awal Bull Run Baru?

    BNB kembali membuktikan dirinya sebagai aset kripto unggulan dengan performa stabil dan kenaikan berkelanjutan.

    Dengan kombinasi utilitas yang kuat, ekosistem Binance yang berkembang, serta minat pasar yang terus tumbuh, BNB berpotensi mencetak rekor baru dalam waktu dekat.

    Bagi investor, momen saat ini bisa menjadi peluang strategis untuk mempertimbangkan BNB sebagai bagian dari portofolio aset digital yang solid.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Masa Depan Web3? Semua Mata Tertuju ke SUI

    Sui, blockchain Layer-1 yang dibangun dengan bahasa pemrograman Move, kini menjadi sorotan sebagai salah satu proyek paling progresif di dunia Web3. Dengan arsitektur berbasis objek yang mendukung transaksi paralel dan finalitas instan, Sui menawarkan performa tinggi dengan biaya sangat rendah.

    Mengadopsi mekanisme Delegated Proof of Stake (DPoS), token SUI berfungsi sebagai alat bayar gas di jaringannya. Fitur-fitur unggulan seperti zkLogin dan sponsored transactions membuat penggunaan platform ini lebih mudah, efisien, dan inklusif bagi pengguna maupun developer.

    SUI Market Cap - Source by Messari.
    SUI Market Cap – Source by Messari.

    Performa Onchain dan Aktivitas Jaringan

    Meskipun kapitalisasi pasar SUI menurun menjadi $7,2 miliar, posisinya justru naik ke peringkat ke-13 dalam daftar aset kripto terbesar. Ini menunjukkan bahwa penurunan harga SUI tidak separah para pesaingnya.

    Namun, penurunan aktivitas jaringan menjadi perhatian. Total pendapatan biaya jaringan turun 33,3% menjadi $3,6 juta, sementara biaya transaksi dalam token SUI anjlok 44,4%. Biaya transaksi rata-rata di jaringan ini tercatat hanya $0,0087, dan 23,4% transaksi bahkan gratis karena difasilitasi oleh fitur sponsored transactions.

    Sementara itu, total nilai SUI yang di-staking dalam Dolar turun 45,8%, menggeser Sui ke posisi keempat sebagai jaringan dengan aset staking terbesar.

    3. SUI Network Activity - Source by Messari.
    SUI Network Activity – Source by Messari.

    Ekosistem SUI: Luas dan Berkembang

    Sui memiliki ekosistem aktif yang terdiri dari lebih dari 100 proyek, dengan fokus utama pada sektor DeFi, NFT, dan GameFi. Beberapa protokol juga mulai mengeksplorasi sektor baru seperti AI, SocialFi, dan DePIN. Total nilai terkunci (TVL) dalam protokol di jaringan Sui tercatat sebesar $362,1 juta, mengalami penurunan sebesar 25,6% secara kuartalan.

    Tiga protokol teratas dalam ekosistem Sui adalah:

    • Suilend ($362 juta) – Memimpin inovasi di dalam jaringan Sui.
    • NAVI ($304 juta) – Fokus pada integrasi lintas jaringan.
    • Scallop ($147 juta) – Mengedepankan pertumbuhan dan kemudahan akses pengguna.
    5. SUI Ecosystem Map - Source by X Suipiens.
    SUI Ecosystem Map – Source by X Suipiens.

    Peningkatan Jaringan Versi 78: Teknologi dan Kenyamanan

    Sejumlah pembaruan signifikan telah dilakukan dalam Versi 78 yang dirilis awal tahun ini:

    • 27 Januari – Pembaruan dompet Sui yang kini lebih ramah terhadap aktivitas DeFi.
    • 3 Februari – Integrasi Bitcoin (wBTC) melalui jembatan resmi, membawa likuiditas BTC ke dalam jaringan Sui.
    • 14 Februari – Penambahan alat debugging untuk mempermudah pengembangan smart contract.
    • 19 Februari – Integrasi teknologi zkVM untuk privasi data tingkat lanjut.

    Peningkatan ini tak hanya ditujukan bagi pengguna, tapi juga developer dan validator. Fitur seperti login tanpa password (passkey), transaksi bersponsor, dan efisiensi jaringan memberikan pengalaman yang lebih komprehensif.

    Distribusi Token dan Potensi Tekanan Harga

    SUI Token Allocation - Source by Coingecko.
    SUI Token Allocation – Source by Coingecko.

    Total suplai token SUI mencapai 10 miliar unit. Hingga 11 April 2025, sebanyak 33% telah beredar di pasar. Sisa distribusinya terbagi atas:

    • Investor & Tim (22%) – Termasuk investor awal dan kontributor proyek.
    • Komunitas & Ekosistem (26%) – Digunakan untuk pengembangan jaringan dan program komunitas.
    • Alokasi Masa Depan (>52%) – Sebagian besar masih terkunci hingga setelah 2030.

    Distribusi token yang terkendali ini dinilai dapat mengurangi tekanan jual jangka pendek.

    Faktor Penggerak Harga: Peluang dan Tantangan

    Faktor Positif:

    • Ekosistem yang luas dan berkembang dengan lebih dari 100 proyek aktif.
    • Peningkatan teknis seperti zkVM, wBTC bridge, dan alat debugging baru.
    • Fitur onboarding yang ramah pengguna mendorong adopsi cepat.
    • Mayoritas suplai masih terkunci, menjaga stabilitas pasar.

    Faktor Negatif:

    • Penurunan pendapatan jaringan dan aktivitas pengguna.
    • Penurunan TVL dan nilai staking yang signifikan.
    • Potensi tekanan jual dari token unlock bertahap.
    Sui Ecosystem Map DeFI TVL - Source by Messari.
    Sui Ecosystem Map DeFI TVL – Source by Messari.

    Kesimpulan

    SUI menunjukkan potensi pertumbuhan yang menjanjikan sebagai blockchain Layer-1 berkat kombinasi antara teknologi canggih, ekosistem yang luas, dan pendekatan inklusif terhadap pengguna. Meski demikian, penurunan aktivitas on-chain, staking, dan TVL menjadi tantangan yang harus segera diatasi.

    Ke depan, keberhasilan SUI akan sangat ditentukan oleh kemampuannya dalam mempertahankan momentum inovasi dan menarik kembali partisipasi pengguna aktif. Jika berhasil, bukan tidak mungkin SUI akan menjadi salah satu pilar utama dalam era baru Web3.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga ETH Hari Ini Menurut Logarithmic Regression Bands: Apa Artinya?

    Kalau kamu baru tertarik investasi atau trading Ethereum (ETH), mungkin melihat grafik harga yang terus berubah bikin bingung: beli sekarang termasuk mahal atau murah? 

    Salah satu cara sederhana untuk tahu apakah harga ETH hari ini berada di harga mahal atau tidak adalah dengan menggunakan Logarithmic Regression Bands

    Artikel ini akan membantu kamu memahami apa itu Logarithmic Regression Bands, bagaimana cara membacanya, dan apa artinya buat kamu yang baru mau mulai. Simak penjelasannya yuk!

    Sekilas Tentang Ethereum dan Fungsinya

    Apa Itu Ethereum dan Bedanya dengan Bitcoin

    Ethereum adalah platform blockchain yang memungkinkan developer membuat aplikasi terdesentralisasi (dApps) dengan menggunakan smart contract. Berbeda dengan Bitcoin yang berfokus sebagai aset penyimpan nilai (store of value) dan mata uang digital, Ethereum lebih sebagai sebuah platform dengan ekosistem lengkap.

    Lebih lengkap tentang Ethereum: Apa Itu ETH (Ether)? Panduan Lengkap untuk Pemula

    Cara Kerja Blockchain Ethereum

    Ethereum menggunakan teknologi blockchain publik yang transparan. Setiap transaksi diverifikasi oleh ribuan node di jaringan. Selain itu, Ethereum kini sudah beralih ke mekanisme konsensus Proof of Stake (PoS), yang lebih hemat energi dan terintegrasi sistem staking.

    Lihat harga Ethereum paling update hari ini di sini 👉 Ethereum Hari Ini.

    Apa Itu Ethereum Logarithmic Regression Bands?

    Logarithmic Regression Bands adalah alat analisis teknikal yang memvisualisasikan harga ETH terhadap tren logaritmik jangka panjang. Band ini membantu menunjukkan apakah harga Ethereum saat ini berada di level harga murah (undervalued), wajar (fair value), atau mahal (overvalued) dibanding pergerakan historisnya.

    Baca juga: Contoh Strategi AI Trading untuk Bitcoin dan Ethereum

    Bagaimana Cara Membaca Logarithmic Regression Bands?

    Logarithmic Regression Bands terbagi menjadi beberapa level atau garis yang membentuk “koridor harga” secara umum level ini dibagi menjadi tiga; Lower, Middle, dan Upper.

    Maknanya bisa diartikan seperti ini:

    Band Makna Sentimen Pasar
    Lower Band Relatif undervalued Fear, akumulasi
    Median Band Fair value / equilibrium Netral, konsolidasi
    Upper Band Relatif overvalued Greed, euforia
    Gambar upper band, middle band, dan lower band.

    Logarithmic Regression Bands ini bisa kamu lihat menggunakan TradingView, untuk cara bacanya sangat mudah:

    • Saat harga ETH menyentuh atau mendekati lower band, ini sinyal bahwa ETH sedang undervalued dan cocok untuk akumulasi.
    • Saat harga ETH berada di middle band, artinya harga berada di level fair value.
    • Saat harga ETH mendekati atau melewati upper band, harga mungkin sudah overvalued, atau dalam tren kenaikan yang kuat.

    Baca juga: Sisi Gelap Dibalik Popularitas Ethereum Mulai Terkuak!

    Bagaimana dengan Harga Ethereum Hari Ini?

    Gambar pola kenaikan harga setelah Ethereum menyentuh middle band dan lower band.

    Hari ini, Ethereum (ETH) berada di atas upper Logarithmic Regression Bands berdasarkan grafik regresi logaritmik—mengindikasikan potensi overextension atau euforia pasar. Setelah sebelumnya, ETH sempat memantul dari middle band, yang menunjukkan bahwa tren naik masih aktif.

    Berdasarkan pola historis, ada dua kemungkinan utama:

    • Kenaikan berlanjut: ETH kembali menanjak setelah menyentuh middle band, seperti yang terjadi di tahun 2017 dan 2021 saat pasar sedang memasuki fase bullrun agresif.
    • Koreksi harga: ETH sudah berada di puncak relatif terhadap tren historisnya, yang sering kali menjadi fase distribusi sekaligus titik balik menuju konsolidasi atau koreksi lebih dalam. Seperti yang terjadi pada tahun 2019.

    Tertarik buat investasi di Ethereum? Yuk, gunakan fitur Beli/Jual Tokocrypto dan nikmati potongan GRATIS biaya trading! 👉 Klik di sini

    Apa Artinya Buat Kamu yang Baru Mau Mulai?

    Jangan FOMO dan Asal Beli
    Gunakan Ethereum Logarithmic Regression Bands sebagai salah satu indikator untuk melakukan akumulasi dan taking profit.

    Akumulasi Saat Berada di Lower Bands
    Daripada asal beli saat hype, lihat apakah ETH di area bawah band—biasanya lebih aman untuk mulai akumulasi.

    Take Profit Saat Berada di Upper Bands
    Untuk membantu kamu menghindari round-trip harga, kamu dapat menpertimbangkan untuk menjual saat harga menyentuk upper Logarithmic Regression bands.

    Jangan Panik Lihat Harga Hari Ini
    Harga ETH naik-turun adalah hal biasa. Cobalah lihat dari gambaran besar dengan Logarithmic Regression Bands.

    Baca juga: Cara Mudah Implementasi AI Trading dengan ChatGPT dan Incite AI untuk Pemula atau gabung Telegram Official Tokocrypto untuk diskusi analisa sinyal harian bersama trader lain.

    FAQ Seputar Harga Ethereum dan Logarithmic Regression Band

    Apa itu Logarithmic Regression Bands dan Kenapa Penting?

    Logarithmic Regression Bands adalah analisis teknis yang menggunakan regresi logaritmik untuk memetakan tren harga jangka panjang. Dengan indikator ini kamu dapat mengetahui apakah harga ETH saat ini overvalued atau undervalued.

    Apakah Harga Ethereum Hari Ini Menunjukkan Waktu Beli yang Tepat?

    Jika berada di bawah lower band, ini sering dianggap waktu beli yang lebih baik daripada saat di upper band.

    Apakah Ethereum Masih Layak di Tahun 2025?

    Secara kapitalisasi pasarnya Ethereum masih menjadi aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua, yang berarti pasar masih yakin dengan Ethereum.

    Bagaimana Cara Menghitung Logarithmic Regression Band Tanpa TradingView?

    Kamu dapat menggunakan situs seperti BlockChainCenter yang menyediakan grafik Logarithmic Regression Bands dalam bentuk Ethereum Rainbow Chart..

    Apakah Ethereum Bisa Turun di Bawah Logarithmic Regression Bands?

    Bisa, namun dari data historis ketika Ethereum menyentuh lower band harga mengalami rebound.

    Baca juga: Ethereum Siapkan Pectra Upgrade, Apa Artinya Bagi Para Holders?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mastercard Guncang Timur Tengah, Stablecoin Resmi Dipakai di UEA!

    Mastercard memperluas adopsi pembayaran berbasis stablecoin ke Uni Emirat Arab (UEA) melalui kerja sama strategis dengan Abu Dhabi–based ADI Foundation. Kolaborasi ini menandai langkah besar dalam pengembangan pembayaran domestik dan lintas negara berbasis blockchain di kawasan Timur Tengah.

    Dalam siaran pers yang dirilis Senin (16/12/2025), Mastercard menyebutkan bahwa inisiatif ini bertujuan mendorong inovasi tokenisasi aset dan pembayaran berbasis stablecoin, sekaligus mendukung ambisi UEA menjadi pusat global aset digital dan teknologi blockchain.

    Kolaborasi Pengunaan Stablecoin

    Dilaporkan Cryptopolitan, tahap awal kolaborasi akan difokuskan pada penggunaan stablecoin untuk pembayaran domestik dan lintas batas, termasuk penerbitan kartu pembayaran berbasis stablecoin, pemanfaatan aset dunia nyata yang ditokenisasi (real-world assets/RWA), serta dukungan untuk remitansi dan transaksi business-to-business (B2B).

    Executive Vice President Core Payments untuk Eropa Timur, Timur Tengah, dan Afrika Mastercard, Prakriti Singh, menyatakan bahwa kerja sama ini membuka peluang baru dalam ekosistem pembayaran digital. Menurutnya, tokenisasi aset dan aplikasi stablecoin memungkinkan transaksi yang lebih cepat, aman, dan efisien.

    “Melalui inisiatif ini, Mastercard memperkuat komitmennya dalam membangun jembatan tepercaya antara sistem keuangan tradisional dan ekosistem blockchain,” ujar Singh.

    Senada dengan itu, Principal Council Member ADI Foundation, Ajay Bhatia, menilai kolaborasi ini sebagai langkah penting menuju ekonomi digital yang siap masa depan. ADI Foundation akan menggabungkan infrastruktur blockchain berperforma tinggi dan patuh regulasi dengan jaringan global Mastercard.

    “Kami ingin menghadirkan solusi blockchain yang praktis dan berdampak nyata bagi masyarakat serta berbagai sektor industri,” kata Bhatia.

    Rencana Ekspansi Visa

    Pengumuman ini menyusul ekspansi kemitraan Mastercard dengan Circle yang sebelumnya memungkinkan penyelesaian transaksi stablecoin USDC dan EURC di kawasan Eropa Timur, Timur Tengah, dan Afrika.

    Selain ADI Foundation, dua mitra baru, yakni NEO PAY dan INFINIOS, turut bergabung untuk memperluas penggunaan stablecoin di wilayah tersebut. INFINIOS akan memanfaatkan stablecoin untuk pendanaan dan penyelesaian transaksi, sementara NEO PAY menilai kolaborasi ini memberi akses bagi merchant terhadap settlement real-time dan likuiditas digital yang lebih luas.

    Ilustrasi stablecoin USDC. SUmber: Shutterstock.
    Ilustrasi stablecoin USDC. SUmber: Shutterstock.

    CEO NEO PAY, Vibhor Mundhada, menyebut stablecoin sebagai penghubung antara keuangan sehari-hari dan model keuangan terdesentralisasi. Sementara itu, CEO INFINIOS Sherif Abdelsalam menegaskan bahwa stablecoin dapat menjadi katalis pembayaran generasi berikutnya di Timur Tengah.

    Adopsi stablecoin sendiri terus melonjak sepanjang 2025. Laporan Andreessen Horowitz (A16z) mencatat volume transaksi stablecoin telah mencapai US$9 triliun, menandakan pergeseran dari instrumen kripto niche menjadi infrastruktur keuangan arus utama. Sebelumnya, Visa juga mengumumkan peluncuran layanan penasihat stablecoin untuk membantu lembaga keuangan dan fintech dalam implementasi teknologi tersebut.

    Baca juga: Visa Mulai Pakai Stablecoin untuk Settlement Global


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • OJK: Investor Kripto Tembus 19 Juta, Siap Salip Investor Pasar Modal?

    Berdasarkan laporan terbaru dari OJK, jumlah investor aset kripto kini telah mencapai 19,08 juta pada akhir November 2025, naik dari 18,61 juta pada Oktober 2025. Peningkatan ini sebesar 2,5% dalam satu bulan, menunjukkan tren positif yang konsisten sepanjang tahun. Dari segi transaksi aset kripto secara kumulatif, sepanjang 2025 (YTD) mencapai Rp446,77 triliun, meskipun nilai transaksi bulanan pada November turun 24,53% menjadi Rp37,20 triliun dibandingkan Oktober (Rp49,29 triliun).

    Selain itu, kapitalisasi pasar aset kripto di Indonesia pada akhir November 2025 tercatat Rp39,34 triliun, sedikit menurun dari bulan sebelumnya (Rp39,38 triliun). Penurunan ini dipengaruhi oleh volatilitas pasar global, seperti fluktuasi harga Bitcoin dan Ethereum.

    Namun, OJK menilai bahwa kepercayaan konsumen tetap tinggi, terbukti dari penambahan investor baru yang mencapai ratusan ribu orang setiap bulannya. Dengan total investor yang kini mencapai 19,08 juta, investor kripto di Indonesia kini lebih banyak daripada investor saham, bahkan hampir menyalip total investor pasar modal secara keseluruhan dengan total 19,32 juta per November 2025.

    Faktor Pendorong Pertumbuhan Investor Kripto

    Pertumbuhan jumlah investor kripto di Indonesia tidak lepas dari beberapa faktor utama. Pertama, kemudahan akses melalui aplikasi mobile dan platform exchanger lokal seperti Tokocrypto yang memudahkan investor pemula untuk melakukan investasi, bahkan hanya dengan modal awal Rp50.000.

    Data OJK mencatat bahwa hingga November 2025, terdapat 1.347 aset kripto yang dapat diperdagangkan, dan aktivitas jual/beli bisa dilakukan kapan saja selama 24 jam, termasuk tanggal merah dan hari libur.

    Kedua, pengaruh generasi muda yang tech-savvy. Dari data OJK, lebih dari 54% investor kripto berusia di bawah 30 tahun. Selain itu, pandemi COVID-19 telah mempercepat adopsi digital, di mana banyak orang beralih ke investasi online untuk diversifikasi portofolio.

    Ketiga, dukungan regulasi dari OJK, seperti POJK Nomor 23 Tahun 2025 yang memperkuat pengaturan aset digital. Regulasi ini memberikan rasa aman bagi investor, sehingga jumlah konsumen dapat terus bertumbuh meskipun pasar global mengalami koreksi.

    Perbandingan Jumlah Investor Kripto vs Jumlah Investor Saham di Indonesia

    Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah investor saham telah mencapai sekitar 8,08 juta Single Investor Identification (SID) pada akhir Oktober 2025. Angka ini naik signifikan sepanjang tahun, dengan penambahan 1,7 juta investor saham baru, atau pertumbuhan 51,2% dibandingkan tahun sebelumnya.

    Namun, jika dibandingkan dengan investor kripto yang mencapai 19,08 juta, jumlah investor saham tampak lebih kecil. Ini menarik karena total SID di pasar modal secara keseluruhan (termasuk saham, reksa dana, dan SBN) mencapai 19,32 juta pada November 2025. Artinya, investor kripto hampir setara dengan total investor pasar modal tradisional, tetapi jauh melebihi investor saham.

    Aspek  Investor Kripto  Investor Saham
    Jumlah Total 19,08 juta 8,08 juta
    Pertumbuhan Bulanan 2,5% (dari September) Sekitar 2-3% (berdasarkan tren)
    Usia Dominan Di bawah 30 tahun (mayoritas) Campuran, tapi ritel muda meningkat

    Perbandingan ini menunjukkan bahwa kripto lebih menarik bagi investor ritel karena biaya masuk rendah dan akses mudah, sementara saham sering memerlukan modal lebih besar dan proses verifikasi yang lebih ketat. Namun, saham menawarkan stabilitas jangka panjang melalui dividen dan pertumbuhan perusahaan, sedangkan kripto lebih fluktuatif bagi para investor yang moderat. 

    Jika kamu tertarik untuk mencoba melakukan investasi di aset kripto seperti Bitcoin, kamu bisa menggunakan exchange resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto — mulai dengan deposit Rp50.000 saja kamu bisa memiliki aset digital masa depan lho! Ayo daftar di sini dan dapatkan potongan biaya trading 20% dengan kode TEMUTOKO!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Sumber:

    Siaran Pers OJK. Diakses 14 Desember 2025

    Siaran Pers PT Bursa Efek Indonesia. Diakses 14 Desember 2025



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin Privacy Blockchain Ini Punya Market Cap Fantastis

    Pasar kripto sektor privacy blockchain terus menunjukkan geliat positif. Sejumlah altcoin mencatatkan kapitalisasi pasar besar dengan pergerakan harga yang relatif stabil dalam 7 hari terakhir. Berdasarkan data terbaru, berikut 3 top altcoin kategori privacy blockchain dengan market cap terbesar saat ini.

    1. Canton (CC) Pimpin Kategori Privacy Blockchain

    Canton (CC) menempati posisi teratas sebagai aset privacy blockchain dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,592,975,820. Harga CC saat ini berada di level $0.07178, naik 15.44% dalam 7 hari terakhir.

    Volume perdagangan 24 jam CC tercatat sebesar $7,765,738 dengan suplai beredar 36.11B CC. Kinerja ini menempatkan Canton sebagai pemain dominan di sektor privacy blockchain.

    2. Tezos (XTZ) Masuk 3 Besar

    Di posisi kedua ada Tezos (XTZ) dengan market cap $526,990,547. Harga XTZ saat ini berada di $0.4931, menguat 3.71% dalam 7 hari.

    Volume transaksi harian XTZ mencapai $15,458,934 dengan suplai beredar sekitar 1.06B XTZ. Tezos masih menjadi salah satu blockchain yang konsisten digunakan untuk solusi privasi dan smart contract.

    3. Starknet (STRK Tutup Posisi Top 3

    Starknet (STRK) menempati posisi ketiga dengan kapitalisasi pasar $499,657,553. Harga STRK berada di $0.1040, naik 5.89% dalam 7 hari terakhir.

    Volume perdagangan 24 jam tercatat $33,630,378, dengan suplai beredar mencapai 4.8B STRK. Starknet terus menarik perhatian sebagai solusi privacy dan scaling berbasis zero-knowledge.

    Canton, Tezos, dan Starknet saat ini menjadi 3 altcoin privacy blockchain terbesar berdasarkan market cap. Dengan tren privasi yang semakin relevan di industri kripto, ketiga aset ini dinilai masih menjadi sorotan utama pelaku pasar.

    Baca juga: Update Harga Zcash (ZEC) Terbaru: Lonjakan Harian 16%


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Geger! JPMorgan Terbitkan Surat Utang AS Pertama di Blockchain Solana

    JPMorgan kembali mencetak sejarah di dunia keuangan global. Bank terbesar di Amerika Serikat itu sukses mengeksekusi transaksi penerbitan commercial paper AS yang ditokenisasi sepenuhnya di blockchain publik Solana, sebuah langkah yang menandai integrasi nyata antara keuangan tradisional (TradFi) dan teknologi blockchain.

    Transaksi bersejarah ini diumumkan pada 11 Desember 2025, dengan afiliasi Galaxy Digital Holdings LP bertindak sebagai penerbit surat utang jangka pendek tersebut. Ini menjadi salah satu contoh paling awal dari utang korporasi AS yang diterbitkan, diproses, dan diselesaikan sepenuhnya secara on-chain.

    JPMorgan Kenalkan USCP token

    Dalam transaksi ini, JPMorgan memperkenalkan USCP token, instrumen utang jangka pendek berbasis Solana yang mereplikasi mekanisme commercial paper konvensional dalam format digital. Seluruh proses penerbitan dan penebusan dilakukan menggunakan USDC, stablecoin milik Circle, sehingga memungkinkan penggalangan dana yang sepenuhnya native di blockchain.

    Dilaporkan Ethnews, investor dalam transaksi tersebut adalah Coinbase dan Franklin Templeton, dua institusi besar yang membeli commercial paper tokenisasi tersebut. Coinbase juga berperan sebagai penyedia layanan kustodi, termasuk pengelolaan private key dan infrastruktur dompet digital untuk memastikan keamanan aset tingkat institusional.

    Baca juga: Bitcoin Diserbu! JP Morgan & Konglomerat Global Kunci 1,05 Juta BTC

    Kolaborasi ini melibatkan sejumlah pemain utama lintas sektor, antara lain:

    • JPMorgan sebagai arranger sekaligus pencipta USCP token
    • Afiliasi Galaxy Digital sebagai penerbit surat utang
    • Coinbase dan Franklin Templeton sebagai investor
    • Coinbase sebagai kustodian aset digital

    Keterlibatan bank besar, perusahaan kripto, dan manajer aset global ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan institusi terhadap blockchain publik sebagai infrastruktur pasar keuangan nyata.

    Transaksi Commercial Paper AS Pertama

    Bagi Galaxy Digital, penerbitan ini merupakan transaksi commercial paper AS pertamanya, sekaligus membuka jalur pembiayaan jangka pendek yang lebih efisien. Sementara bagi JPMorgan, kesepakatan ini menunjukkan bahwa aktivitas perbankan inti, seperti strukturisasi dan likuiditas, dapat dijalankan di blockchain publik tanpa mengorbankan standar regulasi dan operasional.

    Langkah ini juga menegaskan perubahan besar dalam strategi institusi keuangan global. Tokenisasi tidak lagi sekadar uji coba, melainkan telah menjadi alat operasional di pasar modal. Eksekusi instrumen utang di blockchain publik, yang sebelumnya dianggap terlalu ambisius, kini mulai menjadi kenyataan.

    Dengan semakin populernya tokenisasi obligasi negara, dana pasar uang, dan commercial paper, penerbitan USCP oleh JPMorgan berpotensi dikenang sebagai titik balik penting, saat pasar kredit institusional mulai beralih dari sistem tradisional menuju jaringan blockchain yang lebih transparan, terprogram, dan dapat diakses secara global.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Zcash (ZEC) Melonjak 13% ke $457, Dalam 90 Hari Capai 830%

    Zcash (ZEC), salah satu aset privasi terkemuka di pasar kripto, kembali mencatatkan reli signifikan dalam perdagangan hari ini.

    Harga ZEC naik 13,04% dalam 24 jam terakhir dan kini diperdagangkan di kisaran $457,47, menandai tren bullish yang semakin kuat dalam beberapa pekan terakhir.

    Kenaikan ini membuat ZEC berada di posisi ke-17 aset kripto paling populer, dengan kapitalisasi pasar $7,54 miliar.

    Lonjakan tersebut semakin mencolok jika melihat performa jangka panjang, di mana ZEC mencatatkan kenaikan +830,12% dalam 90 hari terakhir, salah satu peningkatan terbesar di antara aset kripto papan atas tahun ini.

    Baca Juga: Update Harga Zcash (ZEC) Terbaru: Lonjakan Harian 16%

    Pembeli Dominan, Likuiditas Tinggi

    Dalam 24 jam terakhir, harga ZEC bergerak agresif dari titik terendah harian di $405,48 hingga mencapai titik tertinggi di $468,78 sebelum kembali stabil di sekitar level $450-an.

    Volume perdagangan harian yang mencapai $1,14 miliar menunjukkan minat transaksi yang sangat tinggi, salah satu indikator kuat bahwa reli saat ini didukung likuiditas yang sehat.

    Perubahan harga dalam 1 jam terakhir menunjukkan stabilitas (-0.01%), menandakan adanya fase konsolidasi setelah reli cepat.

    Dalam 7 hari terakhir, ZEC juga mencatat kenaikan 18,59%, menunjukkan bahwa momentum bullish tidak hanya terjadi akibat pergerakan sesaat, tetapi bagian dari tren naik yang lebih besar.

    ZEC Menguat Tajam, Sentimen Investor Semakin Optimistis

    Pergerakan harga Zcash (ZEC/USDT) pada Jumat, 12 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Zcash (ZEC/USDT) pada Jumat, 12 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Performa bulanan ZEC menunjukkan dinamika pasar yang cukup unik.

    Meski dalam 30 hari terakhir ZEC sedikit terkoreksi -0,84%, namun dalam 60 hari aset ini naik +65,09%, dan dalam 90 hari mencatatkan lonjakan luar biasa sebesar +830,12%.

    Laju pertumbuhan ini menandakan masuknya investor baru ke pasar aset privasi, ekspektasi meningkatnya kebutuhan teknologi enkripsi, minat spekulatif tinggi akibat keterbatasan pasokan, dan kenaikan permintaan terhadap aset dengan narrative “privacy coins” di tengah kekhawatiran regulasi global.

    Dengan total suplai maksimum 21 juta koin, mirip Bitcoin, Zcash menjadi salah satu aset dengan sifat kelangkaan tinggi.

    Saat ini, 16,43 juta ZEC telah beredar, atau sekitar 78,25% dari total pasokan, menjadikan dinamika penawaran-permintaan semakin ketat.

    Level Support & Resistance yang Perlu Diperhatikan

    Untuk investor yang memantau pergerakan harga jangka pendek, beberapa level teknikal berikut menjadi kunci:

    Support Terdekat:

    • $405–$410 — titik low harian sekaligus support kuat jangka pendek.
    • $380 — support psikologis yang menjadi batas bawah bila koreksi terjadi.

    Resistance Terdekat:

    • $470 — batas atas pergerakan hari ini dan area penolakan pertama.
    • $500 — level psikologis sekaligus target kenaikan berikutnya.

    Jika ZEC mampu menembus dan bertahan di atas $470, peluang menuju $500—$520 semakin besar. Namun bila gagal mempertahankan momentum, pasar berpotensi kembali ke zona $410.

    Privasi Masih Jadi Daya Tarik Utama

    Zcash dikenal luas sebagai salah satu kripto dengan fitur privasi terbaik, mengandalkan teknologi Zero-Knowledge Proof (zk-SNARKs), yang memungkinkan transaksi diverifikasi tanpa mengungkapkan data sensitif.

    Di tengah meningkatnya kepedulian terhadap privasi digital, baik bagi individu maupun institusi, permintaan token seperti ZEC ikut terdorong.

    Beberapa faktor yang menopang reli ZEC meliputi:

    • Ekspektasi regulasi baru yang memperketat monitoring aset digital, sehingga privacy coin dianggap lebih “penting”.
    • Proyek Zcash sedang dalam pengembangan untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi jaringan.
    • Ketertarikan institusional pada teknologi zero-knowledge untuk keamanan data.

    Baca Juga: Lonjakan Harga Zcash (ZEC) Hari Ini: Naik 39%, Apa Pemicunya?

    Tren Bullish Kuat, Tetapi Waspadai Volatilitas

    Kenaikan ZEC sebesar 13% hari ini menambah keyakinan pasar bahwa tren bullish masih sangat kuat.

    Lonjakan luar biasa dalam 90 hari terakhir menempatkan Zcash sebagai salah satu performer terbaik di pasar kripto.

    Namun investor tetap perlu berhati-hati, mengingat volatilitas tinggi dan potensi koreksi setelah reli besar.

    Secara keseluruhan, ZEC berada di jalur pertumbuhan positif dengan dukungan fundamental kuat dan minat pasar yang meningkat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Piala Dunia 2026 Sebentar Lagi, Likuiditas Pasar Siap Tersedot!

    Dengan undian grup Piala Dunia yang baru saja keluar pada 6 Desember 2025 kemarin di Washington DC, perayaan 4 tahunan sepak bola dunia ini kini semakin dekat.

    Piala Dunia kali ini akan melibatkan 48 tim dari seluruh dunia dan total 104 pertandingan yang tersebar di 16 kota di tiga negara: Amerika Serikat (11 kota), Kanada (2 kota), dan Meksiko (3 kota). 

    Venue-venue yang dipilih termasuk stadion ikonik seperti MetLife Stadium di New Jersey, AT&T Stadium di Dallas, dan BMO Field di Toronto. Pemilihan ini tujukan untuk optimalisasi perjalanan tim dan pengalaman penggemar, dengan pertimbangan geografis untuk mengurangi jet lag dan meningkatkan aksesibilitas.

    Dengan kick off yang akan dimulai pada 11 Juni 2026 dan berakhir pada 19 Juli 2026, event ini tidak hanya ditunggu oleh para pecinta olahraga, namun berpotensi memberikan dampak bagi pasar keuangan.

    Ketika Piala Dunia dimulai, banyak mata tertuju pada pergelaran event besar ini, termasuk para investor—membuat likuiditas pasar “tersedot” karena perhatian investor beralih ke lapangan hijau, khususnya pasar prediksi.

    Piala Dunia dan Dampaknya Pada Likuiditas Pasar

    Event olahraga sebesar Piala Dunia bukan hanya tentang gol dan trofi—namun pagelaran ini juga mempengaruhi ekonomi global, termasuk pasar keuangan. 

    Penelitian dari European Central Bank pada Piala Dunia 2010 menunjukkan bahwa selama pertandingan tim nasional, jumlah transaksi turun hingga 45%, dan volume trading merosot 55% dibandingkan saat kondisi normal. 

    Efek ini digadang-gadang disebabkan oleh “investor inattention” yang merupakan kondisi dimana ketika perhatian investor terbatas dan mudah teralihkan oleh hal-hal lain, sehingga mereka tidak sepenuhnya memproses informasi pasar.

    Dengan hype Piala Dunia yang semakin panas, perhatian investor jadi teralihkan ke pertandingan, terutama saat ada gol dicetak, yang menyebabkan penurunan tambahan 5% dalam aktivitas trading.

    Baca juga: ⁠5 Aset Kripto yang Jadi Sponsor Klub Sepak Bola Top Dunia

    Studi lain dari Journal of Financial Markets menemukan bahwa selama pertandingan sepak bola yang tumpang tindih dengan jam trading, membuat volume trading meningkat sebelum pertandingan, tetapi kemudian turun selama laga.

    Volatilitas pasar sebelum kick-off dan turun selama pertandingan, sementara likuiditas menurun dengan spread yang melebar. Ini lebih parah di negara-negara dengan penggemar sepak bola yang fanatik, di mana distraksi dari pagelaran ini dapat menyebabkan pengurangan volatilitas harga, tapi penurunan price discovery.

    Secara historis, Piala Dunia mempengaruhi return di saham. Sebuah analisis dari Project Syndicate dalam kurun waktu dari tahun 1950 hingga 2006 menunjukkan return rata-rata pasar AS turun 2.6% selama periode World Cup, dibandingkan kenaikan 1.2% di periode normal. Di pasar forex, volume trading rendah menyebabkan volatilitas lebih tinggi, dan pasar bisa turun setelah kekalahan tim nasional.

    Bagaimana dengan Pasar Kripto?

    Selama Piala Dunia, pasar prediksi seperti platform Polymarket dan Kalshi jadi lebih menarik perhatian karena selain investor bisa mendukung tim kesayangan, banyak investor yang beranggapan bahwa mereka bisa menikmati Piala Dunia sambil mendapatkan keuntungan. 

    Baca juga: Apa itu Polymarket? Platform Prediksi yang Akan Terintegrasi dengan Google

    Pasar kripto sering kali dalam periode penurunan (bear market), hal ini salah satunya karena siklus Halving yang juga sama-sama 4 tahun seperti Piala Dunia, membuat pasar kripto dan Piala Dunia memiliki ritme yang sama.

    Grafik Bitcoin dan mulainya Piala Dunia. Sumber: TradingView

    Event Piala Dunia 2026 diproyeksikan FIFA menarik hingga 6 miliar penonton yang akan terlibat melalui streaming, highlights, atau bentuk interaksi lainnya, menjadikannya salah satu acara olahraga terbesar dalam sejarah. 

    Paparan masif ini tidak hanya meningkatkan antusiasme, tetapi juga berpotensi mendorong narasi SportFi di dunia kripto, sebagai perpaduan antara sports dan decentralized finance (DeFi) yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk inovasi seperti tokenisasi hak penggemar, NFT collectibles berbasis olahraga, dan platform engagement yang memungkinkan penggemar berpartisipasi secara finansial dalam ekosistem tim favorit mereka. 

    Total kapitalisasi pasar Fan Token. Sumber: CoinMarketCap

    Fan token, sebagai salah satu aset kripto utama dalam narasi ini, bisa menjadi pilihan yang patut dilirik oleh investor, mengingat total kapitalisasi pasarnya baru mencapai sekitar $241 juta, dimana masih relatif kecil dibandingkan dengan narasi lain seperti AI, RWA, atau DeFi.

    Kamu bisa trading fan token kripto, dengan biaya 0% melalui Tokocrypto yang telah berizin resmi dan diawasi oleh OJK! DAFTAR SI INI!

    Baca juga: Fan Token Sepak Bola Terbaik: Mengenal dan Memahami Risikonya


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

    How the World Cup Affects Forex Trading – Orbex Forex Trading Blog



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa itu Polymarket? Platform Prediksi yang Terintegrasi dengan Google

    Pernah mendengar Polymarket? Platform prediksi berbasis blockchain ini sempat mencuri perhatian dunia karena berhasil membaca arah kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS 2024 lebih cepat dibanding banyak lembaga survei. 

    Kira-kira apa itu Polymarket dan bagaimana Polymarket bisa memberikan prediksi yang ‘tepat’ hingga bisa terintegrasi dengan Google? Simak lebih lengkap yuk!

    Apa Itu Polymarket?

    Polymarket adalah platform prediksi berbasis blockchain dalam jaringan Polygon (MATIC) yang diluncurkan pada tahun 2020 oleh seorang wirausahawan muda bernama Shayne Coplan. 

    Polymarket memungkinkan pengguna untuk membeli dan menjual prediksi yang naik atau turun seiring waktu, mirip seperti saham. 

    Contoh prediksi yang ada di Polymarket.

    Misalnya, pengguna bisa membuka posisi pada pertanyaan seperti:

    “Bagaimana Keputusan Suku Bunga The FED di Desember?”

    Contoh plihan preksi yang ada di Polymarket.

    Setelah itu pengguna diharuskan memilih apa keputusan the FED yang akan keluar nantinya, misal ketika pengguna memilih pemotongan suku bunga 50bps dan chance tersebut semakin tinggi seiring waktu, maka pengguna bisa menjual dengan harga tinggi, dan ketika benar-benar diumumkan dengan hasil demikian, maka pengguna dapat menikmati hasil dari multiplier  tertentu.

    Polymarket mendukung deposit menggunakan kartu debit dan kredit, serta jaringan blockchain besar, mulai dari Ethereum, Polygon, Base, Arbitrum, dan Solana.

    Mengapa Polymarket Menarik?

    Polymarket menjadi menarik karena dapat memberikan sentimen yang berdasarkan data kolektif. Sebab Polymarket secara tidak langsung melakukan survey sukarela akan topik tertentu, hasil dari pertanyaan-pertanyaan seputar prediksi tersebut dapat menjadi sebuah crowd wisdom atau pandangan kolektif.

    Pandangan ini dinilai dapat mewakili opini dari ribuan pengguna yang bisa menghasilkan prediksi yang lebih akurat dibanding sekadar pendapat ahli tunggal atau hasil survei tradisional.

    Karena mekanisme jual beli dari kontrak prediksi yang terbuka, setiap orang dapat membeli dan menjual kontrak prediksi sesuai keyakinan mereka terhadap suatu peristiwa. 

    Membuat harga kontrak yang terbentuk menjadi cerminan probabilitas kolektif, dan berfungsi sebagai “barometer publik” yang dinamis.

    Contohnya seperti salah satu kasus yang masih hangat, yakni pemilihan Wali Kota New York.

    Jauh sebelum Zohran Mamdani ditetapkan sebagai Wali Kota terpilih, sejak akhir Juni 2025 platform Polymarket sudah memprediksi bahwa Zohran Mamdani memiliki peluang terpilih sebesar 73% dan angka ini terus meningkat hingga momen pemilihan berakhir.

    Prediksi Polymarket di pemilihan Wali Kota New York.

    Pergeseran drastis dari probabilitas Cuomo ke Zohran yang terjadi di bulan Juni 2025, memberikan gambaran bagaimana perubahan opini publik dan berita politik yang beredar, dan langsung tercermin dalam grafik harga kontrak di Polymarket.

    Apakah Polymarket Dapat Dipercaya?

    Polymarket pada dasarnya adalah cerminan dari prediksi para penggunanya, bukan sebuah keniscayaan atau kepastian mutlak. 

    Setiap prediksi dari platform ini lahir dari opini kolektif ribuan trader yang mempertaruhkan uang mereka pada hasil suatu peristiwa. Artinya, angka probabilitas yang muncul hanyalah representasi dari sentimen publik saat itu, dan meskipun prediksi yang tercermin sering kali akurat, itu bukan jaminan bahwa hasilnya pasti terjadi. 

    Apakah Polymarket Legal?

    Di Indonesia sendiri secara hukum, segala bentuk aktivitas yang menyerupai perjudian, termasuk pasar prediksi seperti Polymarket, dikategorikan sebagai ilegal atau dilarang.

    Selain itu, bagi mayoritas muslim di Indonesia, aktivitas semacam ini juga termasuk dalam kategori hal yang diharamkan.

    Jadi Polymarket sebaiknya dipandang hanya sebagai cerminan opini publik dan indikator sentimen kolektif, bukan sebagai sarana taruhan yang sah.

    Integrasi Polymarket dengan Google: Apa Artinya?

    Illustrasi Polymarket di Google Finance.

    Baru-baru ini, Google mengumumkan bahwa layanan pencarian dan Google Finance akan mulai menampilkan data dari Polymarket (dan juga pesaingnya Kalshi).

    Langkah ini menjadikan Google sebagai pintu utama menuju dunia “crowd-sourced finance”, di mana miliaran pengguna bisa melihat prediksi masa depan ekonomi, politik, hingga kripto—tanpa harus membuka situs lain.

    Dampak bagi pengguna:

    • Akses lebih luas: Data yang sebelumnya hanya bisa dilihat di platform niche kini tersedia bagi miliaran pengguna Google di seluruh dunia.
    • Bukan hanya data, tapi juga forecast: Bukan hanya laporan keuangan atau harga saham, tapi “apa yang mungkin terjadi” kini muncul sebagai bagian dari hasil pencarian.
    • Perubahan cara mengambil keputusan: Pelaku bisnis, investor, maupun pengguna umum bisa menggunakan probabilitas ini sebagai pertimbangan — misalnya saat memprediksi tren ekonomi atau politik.

    Kamu juga bisa gunakan data dari Polymarket untuk menjadi salah satu metode koleksi data dan survey singkat sebelum melakukan investasi di Tokocrypto langsung dari IDR! Yuk cobain download aplikasi Tokocrypto dan dapatkan potongan GRATIS biaya trading!

    Baca juga: Polymarket dan Kalshi Resmi Masuk ke Google Search

    Penutup

    Polymarket menjadi salah satu bukti bahwa crowd wisdom dapat menjadi indikator yang patut diperhitungkan, karena setiap prediksi lahir dari opini kolektif—dan dengan integrasi Google, opini yang tertuang dalam bentuk grafik prediksi ini bukan tidak mungkin kedepannya dapat mempengaruhi pengguna dalam mengambil keputusan.

    Namun, penting diingat bahwa semua probabilitas di Polymarket hanyalah cerminan opini publik, bukan kepastian mutlak! Bagi masyarakat Indonesia, aktivitas yang menyerupai perjudian tetap ilegal dan bagi umat Muslim termasuk kategori yang diharamkan, sehingga platform ini sebaiknya tidak terlibat langsung dengan aktivitas Polymarket dan cukup dipandang sebagai alat pembaca sentimen publik ya!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Artikel ini hanya bersifat edukasi. Segala bentuk aktivitas yang menyerupai perjudian, termasuk Polymarket, ilegal di Indonesia dan haram bagi Muslim. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala bentuk penggunaan informasi untuk aktivitas yang menyerupai perjudian atau tindakan ilegal. Segala keputusan dan risiko sepenuhnya berada di tangan pembaca.

    Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Sumber gambar: X @Polymarket



    Sumber : news.tokocrypto.com