Tag Archives: budget a

Berburu Bunga di Kota Baru Jogja



Yogyakarta

Traveler yang hendak ke Yogyakarta bisa memasukkan satu destinasi ini dalam rencana. Satu sudut menarik di daerah Kota Baru dengan beragam toko bunga bisa menjadi pilihan.

Lokasi tepatnya ada di timur Kali Code, Jalan Ahmad Jazuli, Yogyakarta yang. Lokasi itu menjadi rujukan warga untuk mencari bunga atau sekadar berfoto-foto ria di depan bunga-bunga cantik yang berjejer rapi.

Di sepanjang jalan berdiri kios-kios yang menjajakan bunganya. Ada sekitar 30 toko bunga yang beroperasi. Dituturkan oleh salah satu penjaga Melati Florist, salah satu toko bunga di Kota Baru, lokasi ini dulunya adalah hasil relokasi pada tahun 1990.


“Di sini kan relokasi dari Sarkem. Dulu jualannya di daerah Abu Bakar Ali dekat Malioboro terus dipindah kesini karena Malioboro makin ramai,” kata penjaga kios Melati Florist.

Ya, dulu lokasi ini dipenuhi dengan sampah hingga kemudian dikelola sebagai sentra toko bunga. Namun, masih ditemukan beberapa titik penampungan sampah di daerah tersebut saat dikunjungi detikTravel.

Pasar Kembang Kota Baru, YogyakartaPasar Kembang Kota Baru, Yogyakarta masih menjadi gudang sampah. (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Traveler bisa menemukan berbagai macam bunga di sini, dengan harga yang terjangkau mulai dari Rp 5.000 per tangkainya. Ada bunga mawar, sedap malam, anggrek, krisan, dan lainnya. Bunga tersebut bisa dipesan dalam bentuk buket hingga karangan bunga. Menariknya, penjual di sini terkenal ramah dengan pengunjungnya.

“Iya kalau lagi ga ramai pesanan, boleh kalau mau belajar wrapping sendiri bunganya,” kata penjaga kios Melati Florist

Pengalaman merakit bunga sendiri bisa traveler dapatkan jika berkunjung di jam-jam sepi. detikTravel menyarankan untuk tidak berkunjung di momen tertentu seperti Hari Valentine, Hari Ibu, atau masa-masa wisuda. Pasar Kembang ini buka mulai pukul 06.00 hingga 22.00 setiap hari, atau tergantung kebijakan masing-masing kios.

Pasar Kembang Kota Baru, YogyakartaPasar Kembang Kota Baru, Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Waktu terbaik untuk mengunjunginya adalah saat pagi hari. Di mana kendaraan masih belum terlalu ramai, dan cahaya matahari sedang cantik-cantiknya jika traveler hendak mengambil gambar.

Lokasi ini dapat traveler tempuh kurang lebih 15 menit dari Tugu Pal Putih Yogyakarta. Di sepanjang jalan menuju lokasi, traveler bisa menyaksikan kawasan Kota Baru sebagai cagar budaya. Rumah-rumah klasik bergaya Belanda banyak ditemukan di sini. Jalanannya pun ramah pejalan kaki dengan trotoar yang luas, terlebih tidak terlalu banyak kendaraan melintas saat pagi hari.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

10 Wisata di Puncak Bogor untuk Liburan Bareng Keluarga dan Pasangan


Jakarta

Kawasan Puncak Bogor biasa jadi tujuan wisata banyak orang selama akhir pekan maupun masa liburan. Di antaranya ada objek wisata seru yang cocok untuk berlibur bersama keluarga dan anak-anak.

Puncak Bogor kerap jadi destinasi favorit terutama warga Jabodetabek. Tak heran, lanskap alam yang hijau dan udara sejuknya benar-benar memikat wisatawan. Selain itu, kawasan ini juga tidak terlalu jauh dijangkau dari area Jakarta Raya.

Namun, tak sedikit orang bingung harus pergi ke mana saat berlibur di sana. Tapi tenang, detikTravel bakal kasih tahu rekomendasi tempat wisata di Puncak Bogor buat kamu. Tempat-tempat ini pas banget untuk liburan bareng keluarga lho.


Rekomendasi Tempat Wisata di Puncak Bogor

Tak perlu berlama-lama lagi, berikut sejumlah objek wisata Puncak Bogor yang patut kamu kunjungi:

1. Taman Safari Indonesia

Panda di Taman Safari Indonesia.Panda di Taman Safari Indonesia. Foto: Weka Kanaka/detikcom

Kalau berwisata di Bogor sepertinya tidak afdol jika belum ke Taman Safari Indonesia. Ini merupakan kebun binatang pertama di Tanah Air yang didirikan sejak 1980. Dan hingga kini pun masih jadi primadona.

Di lahan sekitar 168 hektare ini, kamu dapat berkeliling menggunakan mobil pribadi atau bus khusus untuk melihat berbagai jenis binatang di sini. Sejumlah pertunjukkan hewan juga dapat disaksikan pada jam-jam tertentu.

Selain itu, ada juga wahana permainan di sini, antara lain bom-bom car, sepeda air, bumper boat, hingga flume ride. Taman Safari Indonesia berlokasi di Jalan Raya Puncak Gadog No. 601, Cisarua, Bogor.

2. Dairyland Farm Theme Park

Dairyland Farm Theme Park merupakan tempat wisata berkonsep peternakan terbuka milik Cimory. Alamatnya berada di Jalan Raya Puncak KM 75, Cipayung Girang, Megamendung, Bogor.

Di sini, kamu juga bisa melihat hewan-hewan ternak, seperti sapi, kambing, ayam, kuda, dan masih banyak lagi.

Ada juga wahana menarik yang bisa dicoba pengunjung dewasa maupun anak. Mulai dari skyride, ATV, mini coaster, tractor tour de farm, carousel, sampai mini playground. Terdapat pula banyak spot foto instagramable di sini, seperti di De Windmills dan Magic Village.

3. Dairyland Riverside

Cimory Dairyland Riverside PuncakFoto: Tim Socmed HaiBunda

Selain theme park, Cimory juga membuka Dairyland Riverside. Letaknya di Jalan Raya Puncak Gadog KM 77 No. 435, Cisarua, Bogor.

Dairyland Riverside adalah tempat wisata dengan wahana edukatif sekaligus restoran di pinggir sungai. Hidangan yang disajikan di sana enak-enak lho.

Di sini juga, kamu dapat menemukan dove castle, rabbit garden, sheep farm, aviary, serta reptile dan parrot. Selain itu, kamu bisa memberi makan dan memerah susu sapi, menunggang kuda, juga bermain panahan dan ATV.

Ada juga hutan menyala lho di sini dan kamu bisa melakukan face painting yang bersinar di kegelapan.

4. The Ranch Puncak Bogor

The Ranch di BogorFoto: Maureen/d’Tarveler

Berlokasi di Jalan Raya Puncak Gadog KM 77, kamu dapat berbagai berbagai wahana di The Ranch Bogor. Mulai dari ATV, sepeda renteng, perahu gowes, sampai menunggang kuda poni.

Kamu juga bisa berinteraksi dengan berbagai binatang di sini, seperti kelinci, sapi, dan kambing. Selain itu, pengunjung bisa mendapatkan secangkir susu segar atau voucher diskon untuk berbelanja di restoran di The Ranch Bogor.

5. Agrowisata Gunung Mas

Agrowisata Gunung Mas, Puncak Bogor buka lagi mulai 1 Februari usai banjir bandang.Foto: M. Sholihin/detikTravel

Kalau ingin menikmati wisata alam di kebun teh, kamu dapat mengunjungi Agrowisata Gunung Mas. Pesona hijau yang indah serta udara sejuknya sangat memikat pengunjung.

Di sana, kamu dapat berfoto banyak spot instagramable di kebun teh hingga bermalam dengan camping. Agrowisata Gunung Mas selalu ramai dikunjungi karena letaknya juga yang tidak jauh. Alamatnya ada di Jalan Raya Puncak GAdog KM 87, Cisarua, Bogor.

6. Nicole’s River Park

nicole's river park.Foto: Instagram @nicolesriverpark

Berbagai wahana seru dapat kamu jajal di Nicole’s River Park. Lokasinya di Jalan Raya Puncak Gadog, Megamendung, Bogor. Sejumlah wahana di sini cocok untuk dewasa maupun anak.

Wahana seru yang tersedia, mulai dari chicken pop, farm train, jungkat-jungkit, cangkir berputar, skydiving, hingga tagada dan bumble bee. Kamu bisa juga main games dan memenangkan boneka besar yang lucu.

Selain itu, spot foto berlatar suasana luar negeri juga ada. Dan kamu dapat pula menemukan mini zoo di Nicole’s River Park.

7. MiniMania

Tidak perlu jauh-jauh ke Jepang, kamu bisa menikmati keindahan dan nuansa pohon bunga sakura yang bermekaran di MiniMania. Kostum Jepang juga bisa kamu pinjam di sini sambil untuk berfoto-foto.

Bukan hanya itu, kamu dapat menemukan miniatur berbagai spot terkenal dari banyak negara, seperti Menara Eiffel, Colosseum Roma, sampai Candi Borobudur juga ada. Jadinya, serasa berkeliling dunia deh.

Wahana seru seperti rainbow slide, becak mini, kereta api, hingga panahan dan ATV juga bisa kamu coba lho. MiniMania Puncak berada di Jalan Raya Cibogo KM 72, Megamendung, Bogor.

8. Kuntum Farmfield

Kuntum Farmfield di BogorFoto: Rizki Aryanti/d’traveler

Ingin berwisata sekaligus mendapat edukasi? Kamu bisa ke Kuntum Farmfield. Lokasinya di Jalan Raya Tajur No. 291, Bogor.

Lokasi ini cocok untuk anak-anak. Karena di sana terdapat area peternakan, perkebunan, dan pertanian mandiri. Sehingga pengunjung bisa melakukan berbagai aktivitas seperti memberi makan ternak, bercocok tanam, bermain air sambil menangkap ikan, hingga menunggang kuda.

9. Little Venice

Little VeniceFoto: Ismet Selamet/detikcom

Wisata Little Venice di Puncak ini memiliki danau buatan yang dirancang mirip selayaknya arsitektur di Kota Venesia, Italia. Pengunjung bisa menaiki perahu untuk berkeliling danau dan melihat-lihat bangunan di sana.

Selain itu, berbagai macam wahana dapat ditemukan di sini. Mulai dari Mississippi boat, ducky rides, merry go round, bumper boat, dragon boat, dan taxi boat. Kamu juga bisa menyewa kostum unik untuk berfoto-foto. Little Venice Puncak beralamatkan di Jalan Hanjawar, Cipanas, Cianjur.

10. Taman Wisata Matahari

Taman Wisata Matahari di BogorFoto: Putra Matahari/d’Traveler

Berada di Jalan Raya Puncak Gadog KM 77, Taman Wisata Matahari menawarkan wisata yang lengkap. Kamu dapat mencoba wisata air, wahana permainan, sampai wisata edukasi.

Untuk wisata air, pengunjung bisa menaiki perahu naga dayung dan perahu motor untuk mengelilingi danau. Ada pula wahana ATV, bom bom car, mobil wara-wiri, hingga perahu bajak laut yang bisa dijajal.

Kalau ingin main flying fox yang menantang juga bisa. Bukan cuma itu, pengunjung dapat pula berinteraksi dengan rusa dan kelinci di sini.

Nah, itu dia rekomendasi tempat wisata di Puncak Bogor yang cocok jadi destinasi liburan. So, kamu tertarik ke mana nih?

(azn/fds)



Sumber : travel.detik.com

Ide Liburan Senang-senang Bersama Anak di Kids Play Area SCH Jogja



Yogyakarta

Sleman City Hall (SCH) merupakan salah satu mall yang berada di kawasan Sleman, Yogyakarta. Mal bergaya Romawi, yang diresmikan sejak 2019 dan beroperasi hingga sekarang tersebut, memiliki banyak spot buat liburan bersama anak.

Salah satu yang membuat mall ini ramai adalah adanya kids play area atau area bermain anak-anak yang lengkap. Pilihan wahananya beragam dan sebagian besar terletak di Lantai 2.

Libur lebaran bersama anak tidak perlu bingung lagi. Cukup datang ke satu lokasi, traveler bisa memilih berbagai aktivitas menyenangkan yang disukai anak-anak.


Penasaran ada apa saja? Yuk, simak!

1. Boulder Trampoline Park

Boulder Trampoline Park di Sleman City Hall, Sleman, YogyakartaBoulder Trampoline Park di Sleman City Hall, Sleman, Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Wahana itu cocok dikunjungi jika memiliki anak yang hyper-active. Dengan total 12 pilihan area, traveler bisa dengan bebas melompat kesana kemari tanpa takut terluka. Meski demikian, tetap harus waspada dan hati-hati ketika membawa anak-anak.

Trampoline ini buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 22.00. Lokasinya ada di Lantai 2 mall.

Menawarkan dua tipe tiket masuk, yaitu Regular ticket dengan durasi satu jam dan 3 Hours Jump Session. Untuk regular ticket weekday di harga Rp 40.000 dan weekend Rp 60.000. Sedangkan, untuk 3 Hours jump session weekday dihargai Rp 80.00 dan weekend Rp 120.000.

Selain itu untuk dapat beraktivitas di trampoline pengunjung wajib mengenakan kaos kaki dengan bantalan grip di alasnya agar tidak licin saat melompat. Perlengkapan tersebut dapat dibeli di outlet seharga Rp 15.000 atau membawa milik pribadi. Pembelian dan pembayaran bisa dilakukan di outlet langsung tanpa reservasi dan telah melayani pembayaran non-tunai.

“Malahan biasanya anak-anak ambilnya tiga jam. Kalau dewasa gitu belum tiga jam udah capek,” kata Firza, leader outlet Boulder Trampoline Park.

Tidak perlu cemas, trampoline selalu menyediakan instruktur sekaligus pengawas yang akan mengawasi pergerakan pengunjung. Mereka dengan sigap membantu jika dibutuhkan pertolongan medis seperti kram atau sekadar membantu mengambilkan foto.

Di sini juga disediakan kursi tunggu bagi orang tua yang sudah merasa lelah dan ingin mengawasi anaknya bermain. Disediakan pula loker untuk menyimpan barang-barang pengunjung.

2. SCH Ice Skating Arena

SCH Ice Skating Arena di Sleman City Hall (SCH, YogyakartaSCH Ice Skating Arena di Sleman City Hall (SCH, Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Merasakan sensasi meluncur bebas di atas es siapa yang tidak menginginkannya. SCH menawarkan tempat bermain ice skating yang populer di Jogja. Traveler akan dibawa masuk ke area dengan suhu di bawah 15 derajat celcius ditemani kabut tipis yang dingin.

Ice skating adalah aktivitas berseluncur di atas es menggunakan sepatu khusus. Terdapat sebilah pisau baja yang tajam di bawah sepatu tersebut, sehingga memungkinkan untuk penggunanya meluncur tanpa tergelincir.

Lokasinya masih di lantai 2. Traveler yang hendak kemari disarankan untuk memakai jaket atau pakaian hangat serta kaos kaki dan sarung tangan. Jika tidak membawanya, traveler bisa membeli di outlet dengan harga Rp 16.500 untuk kaos kaki dan Rp 22.000 untuk sarung tangan.

Harga tiket wahana ini dibagi menjadi 2 kategori. Untuk Weekday bagi member seharga Rp 88.000 per orang, sedangkan non member Rp 110.000. Untuk Weekend dan public holiday bagi member dikenai Rp 110.000 per orang, sedangkan non member Rp 132.000.

Harga tiket tersebut sudah termasuk sewa sepatu. Pembelian tiket bisa dilakukan di tempat dan pembayaran sudah tersedia untuk non-tunai. Satu tiket dapat digunakan untuk satu sesi bermain.

Berikut daftar sesi setiap harinya :
Sesi 1: 10.00-11.30
Sesi 2: 11.45-13.15
Sesi 3: 13.30-15.00
Sesi 4: 15.15-16.45
Sesi 5: 17.00-18.30
Sesi 6: 18.45-20.15
Sesi 7: 20.30-22.00

Tidak perlu was-was tergelincir, traveler akan ditemani petugas yang siap membantu traveler bangkit kembali jika terjatuh. Ada juga persewaan skating aid atau alat bantu bermain yang berwujud Flipper the dolphin dan Ramon the penguin. Masing-masing dikenai harga Rp 82.500 dan Rp 55.000 untuk satu jam. Selain itu, bagi visitor yang tidak ikut bermain akan dikenakan tarif masuk sebesar Rp 15.000 per orang.

3. Happy Land Playground

Happy Land di Sleman City Hall (SCH), YogyakartaHappy Land di Sleman City Hall (SCH), Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Ingin melatih motorik anak sekaligus bermain edukatif? Wahana ini bisa menjadi pilihan terbaik traveler. Di sini anak-anak dapat bermain mandi bola sepuasnya, role playing kostum dan profesi, bermain perosotan bersama orang tua, komidi putar, hingga trampolin mini.

Happy Land di mall ini memiliki tema khusus yakni membawa konsep kutub utara dan kehidupan laut. Tersedia berbagai macam ensiklopedia di setiap sudut untuk menambah wawasan anak.

Berlokasi di lantai 2, tempatnya luas sehingga anak-anak bisa bebas bermain kesana kemari. Tersedia juga berbagai macam mainan seperti mobil-mobilan dan kuda-kudaan untuk anak bisa berkeliling.

Untuk menikmati seluruh fasilitasnya, harga tiket reguler cukup dikenakan Rp 50.000 per dua jam sudah termasuk satu pendamping dan bonus kaos kaki untuk anak-anak. Untuk bermain sepuasnya tanpa batasan waktu, hari biasa tiket seharga Rp 65.000 dan hari libur seharga Rp 75.000.

Di sini tersedia pula kartu member VIP dengan sistem deposito Rp 500.000. Dengan kartu vip, harga tiket akan terpotong Rp 5.000. Selain itu untuk pendamping kedua akan dikenai biaya tambahan sebesar Rp 20.000. Semua harga bisa berubah sewaktu-waktu.

4. Boulder Gokart

Boulder Go Cart & Playzone di Sleman City Hall (SCH), Sleman, YogyakartaBoulder Go Cart & Playzone di Sleman City Hall (SCH), Sleman, Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Baru diresmikan 2023 lalu, gokart jelas mencuri perhatian para pecinta driving. Di Sleman City Hall tepatnya lantai GF traveler bisa balapan gokart bersama orang tersayang.

Anti kepanasan karena gokart ini menjadi yang pertama di dalam mall di Jogja. Tersedia untuk dewasa dan anak-anak minimal usia 6 tahun. Dilengkapi pula perlengkapan keamanan seperti hairnet, helmet dan tentunya sabuk pengaman.

Harga tiketnya untuk weekday seharga Rp 35.000 untuk durasi 5 menit dan Rp 45.000 untuk 10 menit bermain. Sedangkan saat weekend di harga Rp 45.000 dengan durasi 5 menit dan Rp 55.000 untuk durasi 10 menit.

Sebelum bermain, traveler akan mendapat pengarahan oleh petugas. Jadi tidak perlu khawatir jika belum pernah mengemudikannya.

Berbeda dengan wahana sebelumnya, gokart ini akan menjadi ajang pacu adrenalin yang seru. Panjang lintasannya cukup membuat traveler puas berkeliling mengitari arena layaknya pembalap profesional. Anak-anak akan menyukainya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

9 Destinasi di Desa Wisata Mangunan, Bikin Betah!



Jakarta

Masuk dalam daftar 50 desa wisata terbaik di Indonesia yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada 2021 lalu, Desa Wisata Mangunan memiliki beragam destinasi yang menarik untuk masuk ke daftar rencana liburanmu. Apa saja sih?

Desa Mangunan terletak di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Dulu, area ini bukan apa-apa, tidak dikelola dengan baik dengan kawasan hutannya yang sebagian besar tandus.

Akhirnya, sejak munculnya Kebun Buah Mangunan, desa itu mulai dilirik wisatawan, terutama setelah spot ‘negeri di atas awan’ populer.


Mulai tahun 2008, desa tersebut dikembangkan atas kolaborasi Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) di bawah naungan Koperasi Notowono bersama pemerintah terkait. Hingga kemudian, pada 9 Maret 2014 desa itu dibentuk menjadi Desa Wisata Kakilangit yang merupakan unit kerja dari Organisasi KKLPMD Pedukuhan Mangunan.

Yuk, simak pilihan destinasi wisata di Mangunan yang bisa melengkapi daftar rencana liburanmu!

1. Kebun Buah Mangunan

Mangunan dikenal sebagai desa wisata dengan kawasan hutan pinus, kebun buah, dan panorama viewnya sebagai destinasi unggulan. Desa ini pernah masuk dalam 50 desa wisata terbaik di Indonesia yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada 2021 lalu. Melihat kesuksesannya, bagaimana kilas balik Mangunan akhirnya berdiri sebagai desa wisata?Kebun Buah Mangunan (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Menjadi pelopor terbentuknya desa Mangunan sebagai desa wisata, kebun buah yang satu ini tidak bisa dilewatkan. Dengan luas hampir 24,5 hektar terdapat bermacam buah yang dapat dipetik dan dibeli langsung oleh pengunjung.

Selain buah, terdapat pula puncak panorama view yang kerap disebut sebagai negeri di atas awan milik Jogja. Di sana traveler bisa berburu sunrise dan lautan awan di pagi hari. Harga tiket masuknya sebesar Rp 7.000 dan buka setiap hari mulai pukul 05.00-17.00.

2. Hutan Pinus Mangunan

Hutan pinus Mangunan di Bantul, YogyakartaHutan pinus Mangunan di Bantul, Yogyakarta Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Menawarkan pemandangan alam yang indah dan hijau berpadu dengan udara sejuk sangat cocok untuk destinasi ketika penat dan butuh healing. Hutan Pinus Mangunan memiliki banyak pohon pinus yang tinggi dan rindang. Ternyata, dulu lokasi ini adalah kawasan hutan yang tandus, loh.

Terdapat aneka pepohonan mulai dari mahoni, kayu putih, akasia, hingga pinus sebagai daya tarik utama. Dengan fasilitas mulai dari tempat parkir luas, toilet, mushola, hingga warung makan dan minum, pengunjung cukup merogoh kocek sebesar Rp 5.000 per orangnya. Tarif parkir untuk sepeda motor Rp 3.000 dan Rp 5.000 untuk mobil. Jam operasionalnya mulai dari pukul 06.00-18.00 WIB.

Disarankan ketika berkunjung ke lokasi ini adalah saat pagi hari, ketika udara sedang sejuk dan belum begitu ramai.

3. Seribu Batu Songgo Langit (Rumah Hobbit)

Destinasi ini terdapat beberapa spot foto menarik yang bisa menjadi pilihan. Kumpulan batu-batu indah, gardu pandang, bebatuan besar, pepohonan yang asri nan rimbun, hingga Rumah Hobbit sayang untuk dilewatkan.

Tidak hanya berfoto, di sini traveler bisa mencoba memacu adrenalin dengan menjajal flying fox nya dengan harga Rp 15.000 per orang. Untuk menuju rumah Hobbit pengunjung akan diarahkan untuk melewati jembatan jomblo. Lagi dan lagi sayang jika tidak diabadikan dengan kamera.

Hanya dengan mengeluarkan uang sebesar Rp 2.000 pengunjung dapat menikmati destinasi wisata yang satu ini. Untuk tarif parkir sendiri dibandrol seharga Rp 2.000 bagi sepeda motor, mobil Rp 5.000, dan Rp 20.000 untuk bus.

4. Puncak Becici

Puncak BeciciPuncak Becici di Mangunan, Bantul Foto: (Tasya Khairally/detikcom)

Keindahan hutan pinus terpotret jelas di Puncak Becici. Destinasi ini menjadi populer karena sempat menjadi persinggahan Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama pada Juni 2017 silam. Puncak Becici beroperasi dari pukul 07.00 hingga 22.00 WIB.

Traveler bisa melakukan beragam aktivitas mulai dari berfoto di spot selfie, camping, outbond, piknik, family gathering, naik jeep wisata, bahkan berburu matahari senja. Untuk harga tiket masuk mulai dasri Rp 2.000 saja per orang.

5. Pinus Pengger

Hutan Pinus Pengger YogyakartaHutan Pinus Pengger Yogyakarta (Bayu Fitri/d’Traveler)

Masih di kawasan hutan pinus, lokasi ini tidak jauh berbeda dari hutan pinus di kawasan Mangunan lainnya. Menjadikannya berbeda dengan hadirnya beberapa spot foto instagrammable berlatarkan panorama view alam yang membentang luas.

Beberapa spot foto yang tersedia dan menjadi favorit wisatawan adalah Panca Wara berupa tangan raksasa. Susunan kayu yang menghadap ke atas di ujung tebing ini menjadikan angle yang cocok untuk diabadikan.

Ada pula jembatan pinus pengger hingga lubang raksasa. Pinus Pengger buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB. Untuk masuk pengunjung dikenai biaya Rp 3.000 saja per orang.

6. Watu Goyang

Destinasi ini diberi nama secara harfiah karena dulunya ada bongkahan batu di puncak yang apabila didorong atau disentuh batu tersebut bisa bergoyang. Keberadaan batu tersebut sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu.

Daya tarik lainnya dari Watu Goyang adalah adanya beberapa gardu pandang dengan spot foto berbeda.

Masuk ke lokasi ini cukup membayar parkir motor Rp 3.000 dan mobil Rp 7.000 dan tidak ada biaya tambahan lainnya. Selain menawarkan panorama alam, di lokasi ini traveler bisa membeli tanaman atau bunga yang tersedia dengan variasi harga mulai dari Rp 10.000

7. Bukit Mojo Gumelem

Satu yang menjadi bukit ini unik adalah adanya spot foto sarang burung raksasa yang ikonik. Selain itu ada pula gardu pandang dengan bentuk bunga matahari. Seluas mata memandang dapat dilihat barisan bukit seribu dan Sungai Oyo dari Bukit Mojo Gumelem.

Lokasi ini buka setiap hari selama 24 jam alias tidak memiliki jam buka tutup. Untuk masuk ke areanya pun belum ada tarif biayanya,

8. Tebing Watu Mabur

Masih dengan mengagumi keindahan barisan bukit seribu dan sungai Oyo, lokasi ini menjadi tempat melepas stress yang oke sekali. Fasilitas yang disediakan berupa spot foto menarik, kawasan perkemahan, toilet, mushola, dan warung makan minum.

Untuk masuk ke lokasi ini cukup membayar Rp 2.000 per orang. Beberapa spot foto akan dikenai biaya Rp 3.000 untuk spot jalan raya atau landasan pacu. Parkir motor seharga Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000

9. Bukit Panguk Kediwung

Bukit Panguk KediwungBukit Panguk Kediwung, Mangunan, Bantul, Yogyakarta (Muhammad Iqbal/d’Traveler)

Magnet pengunjungnya adalah keindahan pemandangan alam. Sama seperti destinasi wisata lainnya, terdapat beberapa spot foto gardu pandang yang disediakan pengelola.

Lokasi ini juga cocok untuk menikmati terbit dan tenggelamnya matahari. Lautan awan di pagi hari tampak megah bersama dengan indahnya warga orange sang surya saat terbenam. Biaya masuknya adalah Rp 3.000 dan parkir Rp 2.000

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Parahyangan Somaka Giri, Mata Air Suci di GWK, Diyakini Bisa Sembuhkan Penyakit



Badung – Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park di Ungasan, Badung, Bali tak hanya menawarkan pemandangan patung yang eksotis buat pengunjung. Tetapi, tempat ini juga memiliki keunikan lain, salah satunya kisah Parahyangan Somaka Giri, sumber mata air suci.

Parahyangan Somaka Giri memiliki kisah melegenda yang diyakini oleh masyarakat sekitar sejak dulu. Tempat itu dipercaya sebagai anugerah yang memiliki kekuatan magis untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan memohon hujan pada musim kemarau.

Nanda, storyteller di Plaza Wisnu, menyebut sumber mata air itu sudah ada lebih dari 200 tahun yang lalu. Kemudian, pembangunan dan maintenance pura dilakukan saat GWK Cultural Park mulai didirikan yang kemudian dikenal dengan nama Parahyangan Somaka Giri.

Parahyangan Somaka Giri berada di area Plaza Wisnu, dataran tertinggi di GWK Cultural Park, tempat didirikannya sosok patung Dewa Wisnu yang ikonik. Para pengunjung yang datang akan diajak untuk menyelami dan mendapatkan pengalaman spiritual budaya Bali.

Parahyangan Somaka Giri, GWK Cultural Park, Badung, BaliParahyangan Somaka Giri, GWK Cultural Park, Badung, Bali (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Traveler akan disambut dengan payung atau tedung Bali berwarna kuning dan putih di sepanjang tangga masuk. Penggunaan kamen dan selendang sebagai simbol untuk menjaga kesopanan di kala memasuki Parahyangan Somaka Giri. Traveler khususnya perempuan yang sedang menstruasi juga dilarang untuk memasuki areal Parahyangan Somaka Giri.

Pertama, traveler akan diajak untuk mengenal konsep Panca Maha Bhuta, lima elemen dasar yang menyusun alam semesta menurut keyakinan Hindu. Terdiri dari Cahaya, Bumi, Air, Udara, dan Ruang Hampa yang berpadu untuk menyusun alam semesta.

Setelah mendengarkan tentang konsep Panca Maha Bhuta, jika berkenan, traveler akan diajak untuk mengikuti doa yang dipimpin oleh Jro Mangku. Berbagai harapan baik boleh traveler panjatkan dengan ditemani iringan Bajra atau Genta.

Di akhir doa, traveler akan mendapatkan percikan air suci (tirta) dan Gelang Tridatu, sebagai simbol Trimurti dalam agama Hindu.

Nanda menceritakan keunikan Parahyangan Somaka Giri. Sumber mata air ini terletak di lahan batu kapur dan berada di ketinggian 240 meter di atas permukaan laut. Sangat mustahil untuk mendapatkan sebuah sumber mata air mineral.

“Jika dipikirkan, lokasi ini berada di daerah berkapur dengan ketinggian 240 meter di atas permukaan laut. Itu tentu sedikit mustahil untuk mendapatkan sumber mata air mineral. Jadi semua air di sini selain di areal Somaka Giri masih terkontaminasi zat kapur,” kata Nanda.

Unik ya, ternyata GWK Cultural Park traveler nggak hanya melihat karya seni patung dan pertunjukkan. Namun ada kisah sumber mata air suci yang dibalut dengan berbagai kisah magisnya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

14 Tempat Wisata Garut yang Wajib Dikunjungi, Seru dan Terjangkau!


Jakarta

Meski bukan menjadi destinasi wisata utama saat liburan, Garut ternyata memiliki sejumlah tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, lho. Ada segudang objek wisata menarik yang bisa dikunjungi, mulai dari wisata alam hingga taman bermain.

Selain itu, ada beberapa tempat wisata yang jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat kota. Jadi, detikers bisa mengunjunginya tanpa perlu khawatir capek karena menempuh perjalanan yang lama.

Lantas, apa saja tempat wisata di Garut yang wajib dikunjungi? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Tempat Wisata Garut yang Wajib Dikunjungi

Apabila bosan berlibur ke Bandung, cobalah sesekali melipir ke Garut. Jaraknya juga tidak begitu jauh, hanya sekitar 2 jam perjalanan dari Bandung dengan mengendarai mobil.

Memangnya, ada tempat wisata apa saja sih di Garut? Simak ulasannya di bawah ini yang telah dirangkum detikTravel.

1. De Wisdom

Destinasi yang pertama adalah De Wisdom. Di tempat ini, detikers dapat melihat secara langsung domba garut yang ikonik.

Selain melihat domba, kamu juga bisa mencoba berbagai wahana permainan yang seru. Lalu, ada juga sejumlah spot foto yang Instagramable dan estetik dengan latar belakang pemandangan gunung.

De Wisdom juga menyediakan villa yang bisa disewa oleh pengunjung. Ada juga berbagai arena bermain anak, lapangan yang luas, labirin, dan spot foto ala Bali.

De Wisdom buka setiap hari dari pukul 09.00-17.00 WIB. Lokasinya berada di Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Jaraknya hanya sekitar 6,6 km dari pusat kota Garut.

2. Balong

Balong menjadi salah satu destinasi wisata favorit dan terkenal di Garut. Sebab, detikers bisa merasakan sensasi ngopi di tepi danau. Ditambah udara yang segar dan suasana asri membuat tempat ini cocok untuk healing sejenak.

Balong buka setiap hari dari pukul 09.00-22.00 WIB. Tempat wisata ini terletak di Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Jaraknya hanya sekitar 6 km dari Alun-alun Garut.

Disarankan datang ke Balong saat weekdays dan di pagi hari. Selain udaranya masih sejuk, hal ini agar travelers tidak perlu antre ketika ingin menikmati secangkir kopi hangat di tepi danau.

3. Alun-alun Garut

Sudut-sudut di Alun-alun Garut yang baru selesai renovasi.Foto: Hakim Ghani

Kurang lengkap rasanya berkunjung ke Garut namun tak sempat mampir ke Alun-alun. Tempat yang satu ini selalu ramai dipadati masyarakat dari pagi sampai malam hari.

Saat pagi, Alun-alun Garut ramai dikunjungi oleh masyarakat yang ingin berolahraga. Menjelang sore hingga malam, Alun-alun Garut semakin ramai karena banyak warga yang ingin bersantai.

Selain itu, ada banyak pedagang kaki lima yang menjual berbagai makanan dan minuman yang murah meriah. Di sebelah Alun-alun juga terdapat Masjid Agung Garut, sehingga travelers yang beragama muslim bisa menyempatkan diri untuk beribadah.

Alun-alun Garut dapat dikunjungi secara gratis. Jadi, sempatkan diri untuk mampir ke Alun-alun ya!

4. Pemandian Air Cipanas Garut

Selain domba, Garut juga terkenal dengan pemandian air panas alami. Salah satu lokasi pemandian air panas yang terkenal berada di Cipanas.

Sedikit informasi, sumber air panas tersebut berasal dari Gunung Guntur, yakni salah satu gunung berapi yang aktif.

Adapun sejumlah tempat pemandian air panas yang ramai dikunjungi wisatawan, yakni Kolam Renang Purbasari, Nagara Hot Spring Experience, dan Pemandian Air Panas Ciengang.

Untuk biaya tiket masuknya sendiri bervariatif, tergantung dari masing-masing tempat wisata air panas yang ingin dikunjungi.

5. Wisata Alam Batu Lempar

Wisata Alam Batu Lempar terletak di Jalan Godog, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Memang jaraknya agak sedikit jauh dari pusat kota, tapi dijamin travelers bakal senang selama berada di sana.

Soalnya, kamu dapat menikmati suasana hutan pinus asri yang dialiri oleh arus sungai yang jernih. Selama di Wisata Alam Batu Lempar, detikers bisa bersantai sambil menikmati alam, berfoto-foto, memasang hammock, hingga mendirikan tenda.

Untuk biaya tiket masuknya sangat murah, yakni Rp 5.000 per orang. Jika detikers membawa kendaraan, siapkan juga tiket parkir sebesar Rp 5.000.

6. D Leuwi Garut

Rekomendasi tempat wisata berikutnya adalah D Leuwi Garut. Di sini, kamu bisa menikmati suasana asri di pinggir sungai sambil menyantap makanan dan minuman yang lezat.

Tempatnya juga asyik untuk menikmati suasana alam Garut sambil healing sejenak. Lalu, suara gemericik air sungai membuat hati jadi lebih tenang dan relax.

D Leuwi Garut terletak di Jalan Pembangunan, Tarogong, Kabupaten Garut. Jaraknya hanya sekitar 3,5 km dari pusat kota.

Tempat wisata ini buka setiap hari dari pukul 08.00-17.00 WIB saat weekday. Sedangkan saat weekend, D Leuwi buka sejak pukul 08.00-23.00 WIB.

7. Kuliner Malam di Kerkof

Ingin mengisi perut di malam hari? Cobalah berkunjung ke Kerkof. Sebab, ada banyak sekali jajanan kaki lima yang murah meriah di malam hari. Maka dari itu, tempat ini juga terkenal sebagai kawasan wisata kuliner.

Untuk lokasinya sendiri berada di dekat Bunderan Kerkof, tepatnya di Jalan Merdeka, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Selain berburu sejumlah kuliner lezat, tempat ini juga menyediakan fasilitas umum yang lengkap, seperti tempat parkir, toilet, mushola, hingga wahana permainan anak. Dijamin, detikers tidak akan bosan saat berkunjung ke sini.

8. Galeri Makkah Madinah

Ada satu tempat wisata religi yang patut dikunjungi, yaitu Galeri Makkah Madinah. Di sini, travelers dapat melihat miniatur dari Gua Hira dan Ka’bah yang mirip seperti aslinya.

Selain itu, terdapat juga replika Masjid Nabawi dan maket rumah Rasulullah SAW. Jadi tak hanya sekadar jalan-jalan, namun juga dapat menambah pengetahuan dan mendekatkan diri dengan Allah SWT.

Galeri Makkah Madinah berlokasi di Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Tempat ini buka setiap hari dari pukul 08.00-17.00 WIB. Untuk biaya tiket masuknya sekitar Rp 35.000/orang dan gratis untuk anak berusia 4 tahun ke bawah.

9. Casacola Sky Garden Coffee

Garut juga memiliki sejumlah coffee shop kekinian yang patut dikunjungi, salah satunya Casacola Sky Garden Coffee. Tempat nongkrong anak muda ini mengusung arsitektur estetik di segala sisi, jadi ada banyak spot foto Instagramable.

Tempat ini memiliki 2 lantai dengan 3 pilihan area tempat duduk, yakni area indoor, semi outdoor dan area outdoor. Area indoor menyajikan ornamen estetik dan minimalis, lalu area outdoornya terdapat tempat duduk yang luas dengan bean bag yang nyaman.

Disarankan datang ke sini saat sore menjelang malam dan ketika cuaca sedang cerah. Sebab, detikers bisa menikmati pemandangan Kota Garut dari atas. Kalau malam hari, kamu bisa melihat gemerlap cahaya lampu.

Casacola Sky Garden Coffee terletak di Jalan Cirendeu, Godog, Kec. Karangpawitan, Kabupaten Garut. Jaraknya hanya sekitar 5 km dari Alun-alun Garut.

10. Sabda Alam Water Park

Jika ingin mengajak si kecil berenang sambil bermain air, cobalah berkunjung ke Sabda Alam Water Park. Ada banyak wahana air yang bisa kamu coba, mulai dari wave pool, spilled bucket, hingga kiddies pool yang ramah anak-anak.

Untuk harga tiket masuknya juga murah, yakni sebesar Rp 45.000/orang saat Senin-Jumat. Sementara Sabtu, Minggu, dan Hari Libur Nasional sebesar Rp 60.000/orang.

Sabda Alam Water Park terletak di Jalan Raya Cipanas, Cimanganten, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Jaraknya kurang lebih sekitar 6 km dari Alun-alun Garut.

11. Garut Dinoland

Garut DinolandFoto: Hakim Ghani/detikJabar

Kalau berkunjung ke Garut, jangan lupa mampir ke Garut Dinoland. Tempat wisata ini sangat cocok dikunjungi bersama keluarga dan anak-anak.

Di Garut Dinoland, kamu dapat melihat berbagai replika dinosaurus sekaligus belajar mengenai hewan-hewan di zaman purba. So, tak hanya seru namun juga dapat menambah ilmu.

Untuk harga tiket masuknya cukup terjangkau, yakni sebesar Rp 50.000/orang saat weekday dan Rp 65.000/orang saat weekend. Garut Dinoland buka setiap hari mulai pukul 09.00-17.00 WIB.

12. SKY-G Funtainment

Satu lagi destinasi wisata di Garut yang ramai didatangi anak muda, yaitu SKY-G Funtainment. Di tempat ini, travelers bisa bermain sepatu roda, inline skate, push bike, dan scooter injak.

Tak hanya itu, kamu juga bermain hoverboard dan mini ATV di SKY-G Funtainment. Jangan khawatir, tempat ini seluruhnya indoor jadi aman dari hujan dan panas matahari.

Untuk jam bukanya sendiri berbeda-beda, yakni sebagai berikut:

  • Senin-Kamis pukul 12.00-21.00 WIB
  • Jumat pukul 13.00-21.00 WIB
  • Sabtu-Minggu pukul 09.00-21.00.

Untuk harga tiket masuknya sebesar Rp 30.000/3 jam saat weekday dan Rp 40.000/3 jam saat weekend. Apabila detikers mendampingi si kecil bermain, tidak dikenakan biaya sama sekali.

SKY-G Funtainment berlokasi di Jalan Jendral Sudirman, Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Jaraknya hanya sekitar 3,5 km dari Alun-alun.

13. Situ Bagendit

Situ Bagendit yang telah direvitalisasiFoto: Hakim Ghani/detikJabar

Situ Bagendit merupakan salah satu destinasi wisata terkenal di Garut. Tempat ini selalu ramai dikunjungi masyarakat, terutama saat pagi hari.

Sebab, tempat ini dikelilingi oleh pepohonan hijau dan danau yang luas, sehingga suasananya begitu asri dan udaranya terasa sejuk. Maka jangan heran, saat pagi hari tempat ini sudah ramai dikunjungi warga yang ingin olahraga atau bersantai menikmati pemandangan.

Untuk bisa sampai ke Situ Bagendit, detikers harus menempuh perjalanan sekitar 25-30 menit dengan mengendarai mobil. Tiket masuknya juga murah, yakni Rp 10.000 untuk orang dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak.

14. Sentra Kerajinan Kulit Sukaregang

Rekomendasi tempat wisata di Garut yang terakhir adalah Sentra Kerajinan Kulit Sukaregang. Di tempat ini, travelers dapat menemui berbagai produk kerajinan dengan bahan dasar kulit, mulai dari jaket, sepatu, dompet, tas, dan lain sebagainya.

Untuk harganya cukup bervariasi, tergantung dari barang yang kamu beli. Jadi, sebelum kembali ke kota asal sempatkan diri mampir ke Sentra Kerajinan Kulit Sukaregang untuk membeli oleh-oleh.

Demikian 14 tempat wisata di Garut yang wajib dikunjungi karena murah dan dekat dari pusat kota. So, tertarik berkunjung ke mana dulu nih travelers?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Ragunan Punya 2000 Lebih Satwa, Pengunjung Dilarang Beri Makan!



Jakarta

Taman Margasatwa Ragunan memiliki peraturan yang bisa jadi tidak banyak diketahui traveler. Pengunjung dilarang memberi makan satwa.

Libur menjadi waktu yang pas untuk melakukan refreshing, terutama momen yang pas untuk melakukan liburan. Taman Margasatwa Ragunan bisa menjadi solusi yang cermat untuk menghabiskan masa-masa itu dengan orang tercinta karena murah dan bisa jadi ajang edukasi untuk anak-anak.

Kebun binatang yang masuk dalam organisasi WAZA (World Association Zoo and Aquarium) itu memiliki lebih dari 2000 koleksi satwa, mulai dari satwa dalam negeri hingga mancanegara.


“Totally ada lebih dari 2000 satwa, ada (satwa) yang dari luar negeri ada juga yang dari Indonesia, mayoritas dari Indonesia sih,” kata Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, kepada detikTravel, Sabtu (4/5/2024).

Dari banyaknya satwa yang dirawat di kebun binatang ini terdapat treatment khusus untuk setiap satwa yang ada, mulai dari pemberian pakan yang berbeda hingga pengelolaan kandang yang rutin dibersihkan setiap harinya. Bambang sapaan akrabnya juga menyampaikan untuk pemberian pakan hanya boleh dilakukan oleh petugas.

“Justru pengunjung tidak boleh memberi makan, itu kalau ketahuan petugas langsung kena tegur itu karena tidak boleh. Bahkan, kita iimbau tidak boleh memberi makanan karena itu merupakan bentuk kesalahan pemahaman dari masyarakat bahwa pemberian makan itu merupakan ekspresi rasa sayang terhadap satwa,” dia menambahkan.

Kesalahpahaman yang terjadi dibenak pengunjung ini tentunya bukan menjadi hal yang positif, malah bisa menjadi petaka bagi si satwa. Bambang melanjutkan kalau setiap satwa yang ada di sini memiliki pakan yang berbeda-beda, tak bisa pengunjung asal lempar makan ke dalam kandang.

Ia mencontohkan seperti pakan untuk primata yang ada di Taman Margasatwa Ragunan, asumsi pengunjung semua primat memakan pisang. Namun hal itu dijelaskan oleh Bambang bahwa tidak semua primata memakan pisang.

“Jangan dianggap kalau primata atau monyet makanannya pisang, nggak juga. Beberapa primata kita pemakan sayuran dan daun-daunan sekitar 80%, jadi tidak sama sekali makan buah-buahan. Bisa jadi asumsi itu bisa membuat hewan jadi celaka, makanya kita tidak memperbolehkan pengunjung ngasih makan dalam bentuk apapun,” dia menambahkan.

Dari semua semua koleksi satwa yang terdapat di kebun binatang ini, ada salah satu satwa yang unik yang pengelola datangkan untuk hadir di Ragunan, yakni Gorila. Gorilla tersebut hasil peminjam dari kebun binatang di Inggris dan Gorila tersebut sudah ada sejak 2022 lalu.

Bambang pun menjelaskan bagaimana sistem pertukaran satwa atau peminjaman satwa antar kebun binatang. Bridge loan jadi cara untuk melakukan pertukaran satwa sesuai kebutuhan dan jangka waktu peminjaman biasanya berdurasi lima tahun dengan kemungkinan masa perpanjangan.

“Perutakaran satwa itu ada sistem yang bernama bridge loan, contohnya gorilla kita itu tukar pinjam. Jadi kita dipenjemin gorila dari kebun binatang di Inggris dan kita kasih tukar dengan beberapa satwa sesuai dengan kesepakatan,” kata dia.

“Biasanya sih lima tahun dan bisa diperpanjang lagi, nyatanya peminjaman gorila ini diperpanjang terus. Artinya merek percaya dengan kita. Gorila ini sudah ada sejak 2022 dan peminjamnya percaya bahwa kita bisa mengelolanya jadi tidak ditarik lagi oleh pemiliknya karena kita bisa merawat gorilla tersebut,” dia menambahkan.

Adapun cara tukar lain seperti banyaknya populasi satwa di negara tertentu dengan satwa yang populasinya banyak di Indonesia, dan kedua kebun binatang ini saling membutuhkan satwa terkait.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Harga Tiket Ocean Dream Samudra Ancol Mei 2024 Reguler dan Annual


Jakarta

Ancol dengan berbagai spot rekreasinya tak pernah sepi pengunjung, terutama menjelang musim liburan sekolah. Selain tempat wisata populer seperti pantai Ancol atau Dufan, ada lagi satu sarana rekreasi menarik yang layak dikunjungi, yaitu Ocean Dream Samudra Ancol.

Di Ocean Dream Samudra Ancol, pengunjung bisa merasakan pengalaman rekreasi sambil berinteraksi dan berkenalan dengan aneka satwa laut. Tertarik mengunjungi Ocean Dream? Yuk, simak informasi lengkapnya di Bawah ini.

Mengenal Ocean Dream Samudra Ancol

Mengutip dari situs resmi Ancol, objek wisata Ocean Dream Samudra Ancol diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, pada Juni 1974 silam. Taman hiburan berkonsep edutainment ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh tentang potensi fauna laut.


Ocean Dream Samudra Ancol merupakan unit oceanarium terbesar yang sekaligus menjadi pusat studi konservasi lumba-lumba paling lengkap. Spot rekreasi ini menyuguhkan pentas lumba-lumba, pentas aneka satwa, peragaan satwa, pentas singa laut, akuarium ikan laut dan tawar serta taman habitat beraneka spesies burung.

Jam Buka, Lokasi, dan HTM Ocean Dream Samudra Ancol

Berikut informasi terkait jam operasional, lokasi, dan tiket Ocean Dream Samudra Ancol yang dirangkum dari situs resmi Ancol:

  • Jam buka: 10.00-16.30 WIB
  • Lokasi: Jl. Lodan Timur Raya No. 7, Pademangan, Jakarta Utara
  • Harga tiket masuk: Ocean Dream Samudra Ancol menawarkan opsi bundling tiket yang bisa dipilih dengan rincian Harga sebagai berikut:

1. Reguler Samudra + Ancol: Rp 130.000

2. Reguler Samudra (belum termasuk tiket Ancol): Rp 105.000

3. Reguler Samudra + Sea World + Jakarta Bird Land: Rp 210.000

4. Reguler Samudra + Sea World: Rp 180.000

5. Reguler Samudra (Bonus Jakarta Bird Land): Rp 160.000

6. Annual Pass Samudra (Ecard):Rp 200.000

7. Annual Pass Bundling Samudra (Ecard) + Sea World: Rp 310.000.

Harga tiket bisa berubah tiap saat bergantung pada kebijakan pengelola tempat wisata. Karena itu, pengunjung wajib update info lebih dulu jika ingin berwisata di hari kerja atau libur.

Termasuk jika ingin harga paket atau hanya berkunjung ke Ocean Drama. Harga tiket Ocean Dream Samudra Ancol juga bisa berubah jika membeli di situs traveling, Ancol, dan on the spot.

Jadwal Pertunjukan di Ocean Dream Samudra Ancol

Kalau berkunjung ke Ocean Dream Samudra Ancol, jangan lupa sempatkan untuk menikmati beragam atraksi pertunjukan Bersama teman dan keluarga. Apa saja pertunjukan yang ditawarkan? Yuk, intip jadwal pertunjukannya berikut ini:

1. Weekday (Senin-Jumat)

  • Penguin Education: 09.45 dan 13.15 WIB
  • Dolphin Adventures: 11:45 dan 15.30 WIB
  • Mermaid Show: 10.15 dan 13.45 WIB
  • Sea Lion and Friends: 11.00 dan 14.15 WIB
  • Cinema 5D: 09.15-12.30 WIB dan 14.00-15.45 WIB.

2. Weekend (Sabtu, Minggu, dan Tanggal Merah)

  • Penguin Education: 09.30, 11.30, dan 14.15 WIB
  • Dolphin Adventures: 11.00, 13.30, dan 16.00 WIB
  • Mermaid Show: 09.45, 12.00, dan 14.30 WIB
  • Sea Lion and Friends: 10.15, 12.30, dan 15.15 WIB
  • Cinema 5D: 10.30, 11.30, 13.45, dan 15.00 WIB.

Wahana di Ocean Dream Samudra Ancol

Selain menikmati atraksi pertunjukan satwa, Detikers juga bisa mengajak si kecil untuk mencoba sejumlah wahana permainan seru dan interaktif yang terdapat di Ocean Dream Samudra.

1. Mola-mola

Bukan cuma Dufan yang mempunyai wahana pemacu adrenalin, di Ocean Dream pun juga ada, lho! Nama wahana tersebut adalah wahana Mola-mola. Di wahana ini, pengunjung akan diajak naik turun dan berputar-putar sampai 360 derajat. Wahana menantang ini dijamin bikin ingin naik lagi.

2. Ubur-ubur

Wahana permainan satu ini dulunya dikenal sebagai wahana Balloon Race, sebelum kemudian berganti nama menjadi Ubur-ubur. Wahana ubur-ubur ini berbentuk balon Udara yang akan mengajak kamu sekeluarga berputar searah jarum jam bagaikan naik balon Udara sungguhan.

3. Karousel

Wahana permainan Karousel pastinya sangat digemari oleh anak-anak. Berbeda dengan karousel pada umumnya yang berbentuk kuda, wahana karousel di Ocean Dream dimodifikasi menjadi bentuk kuda laut, kerang, lumba-lumba, dan burung unta yang lucu. Si kecil dijamin hepi deh kalau diajak naik wahana permainan ini.

4. Istana Penguin

Istana Penguin di Ocean Dream Samudra Ancol merupakan rumah bagi spesies penguin Humboldt asal Amerika Selatan. Di Istana Penguin, pengunjung tentunya diperbolehkan untuk berinteraksi dan memberi makan fauna menggemaskan ini. Sebagai fauna akuatik, Penguin Humboldt senang diberi makan ikan teri, sarden, dan cumi-cumi.

5. Pertunjukan Lumba-lumba

Selain melihat penguin, Ocean Dream juga menyajikan atraksi pertunjukan lumba-lumba spektakuler yang tidak boleh dilewatkan. Dengan menggunakan teknologi led layar lebar, pertunjukan lumba-lumba ini diadakan dengan tujuan untuk menghibur sekaligus mengedukasi pengunjung tentang fauna lumba-lumba.

6. Boto-boto

Salah satu dari tiga wahana permainan seru yang bisa dinaiki anak-anak di Ocean Dream yaitu wahana Boto-boto. Wahana Boto-boto merupakan permainan berbentuk pesawat terbang yang akan membawa kamu berputar-putar selama menaikinya.

7. Laga Logon

Terakhir, ada wahana permainan Laga Logon yang merupakan permainan balap-balapan mobil. Wahana ini akan semakin seru apabila kamu bermain ramai-ramai bersama teman. Jangan lupa eratkan sabuk pengaman sebelum mulai bermain ya.

Nah, itu dia informasi mengenai taman hiburan Ocean Dream Samudra Park. Mengingat lokasi Ocean Dream yang berada di dalam area Ancol, pastikan kamu sudah mengantongi tiket masuk ke Ancol sebelum berkunjung ya.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

7 Fakta Jalan Braga, Kawasan Ikonik di Paris Van Java



Jakarta

Jalan Braga merupakan kawasan legendaris di Bandung. Kini, tiap akhir pekan Jalan Braga bebas kendaraan, dinamai Braga Beken.

Dibangun sejak zaman Hindia Belanda, Jalan Braga disebut sebagai saksi bisu perkembangan zaman. Jalan sepanjang 850 meter itu merupakan pusat perbelanjaan dan tempat berkumpul pada masa Hindia Belanda.

Di sisi kanan kiri Jalan Braga terdapat komplek toko yang memiliki arsitektur kuno pada masa Hindia Belanda. Kini, di sepanjang Jalan Braga terdapat berbagai restoran, kafe, penginapan, hingga apotek, dan sejumlah kantor.


Jalan Braga juga masih menjadi salah satu jalur utama di jantung kota Bandung. Jalan itu padat dengan lalu lalang kendaraan dan para pejalan kaki, juga pedagang, serta mobil dan motor yang parkir.

Akhir pekan lalu, Jalan Braga memiliki wajah berbeda. Pemerintah Kota Bandung menjadikan Jalan Braga bebas kendaraan. Rencananya setiap Sabtu dan Minggu Jalan Braga bakal bebas kendaraan.

Berikut lima fakta tentang Jalan Braga:

1. Mulanya Disebut Pedatiweg

Jalan Braga dulu dikenal sebagai Pedatiweg merupakan jalur yang vital di masa kolonial Belanda. Mulanya merupakan jalan becek dan berlumpur yang kerap dilewati oleh pedati pengangkut kopi.

Nama Pedatiweg berasal dari kata “pedati,” sejenis kereta kuda yang banyak digunakan pada zaman itu dan “Weg” dalam bahasa Belanda bermakna “jalan”.

Baru sekitar tahun 1882, Pieter Sijthoff, asisten residen Bandung, mengubah nama Pedatiweg menjadi Bragaweg. Diambil dari nama seorang penulis drama Theofila Braga.

Para ahli sastra Sunda menyebut bahwa nama Braga merujuk pada kata “Baraga” yakni jalan di tepi sungai, dimana Jalan Braga memanglah terletak di tepi Sungai Cikapundung.

Penamaan Braga juga disebut-sebut berasal dari minuman keras khas Rumania yang sering disajikan di Societeit Concordia (sekarang Gedung Merdeka) di bagian selatan Bragaweg.

Dalam bahasa Sunda, nama Braga juga berasal dari kata “Ngabaraga” yang memiliki arti bergaya memamerkan tubuh, nampang, atau mejeng.

2. Dahulu Disebut “Jalan Culik”

Tak seperti sekarang, dahulu Jalan Braga dikenal sebagai jalan yang kecil dan sepi yang rentan terhadap aksi penculikan. Membuatnya kerap mendapat julukan “Jalan Culik”

Jalan Braga yang sepi membuat reputasinya sebagai tempat yang mengerikan di mana banyak orang terluka dan bahkan meninggal karena kegiatan kriminalitas. Jalan Braga menjadi tempat patroli tentara kolonial, yang mengakibatkan banyak pembantaian.

3. Asal Mula Julukan Kota Kembang

Meskipun Bandung juga terkenal dengan keberagaman taman bunganya, namun julukan “Kota Kembang” tidak berasal dari kesejukan bunga-bunga itu. Sebaliknya, julukan merupakan sebuah kiasan berkonotasi negatif di era Belanda.

Bersamaan dengan ramainya Jalan Braga sebagai tempat pertemuan para bangsawan, kehadiran hiburan malam di sudut remang-remang, membuatnya juga dikenal oleh turis mancanegara yang mencari wanita-wanita cantik di kota ini. Sejak saat itulah, Bandung dijuluki sebagai “Kota Kembang”.

Walau begitu, Jalan Braga tetap menjadi simbol sejarah dan budaya yang mencerminkan perubahan zaman dan peranannya dalam perkembangan kota Bandung.

Wisatawan kini dapat menjelajahi Jalan Braga untuk menikmati perpaduan antara sejarah dan gaya hidup kontemporer yang menarik.

4. Toko Senjata Api Jadi yang Pertama Berdiri di Jalan Braga

Bukan kafe atau toko pakaian, melainkan toko senjata api adalah toko pertama di Jalan Braga didirikan pada tahun 1894 oleh C.A. Hellerman. Selain menjual senjata api, toko tersebut juga menawarkan berbagai macam barang seperti sepeda, kereta kuda, dan melayani sebagai bengkel reparasi senjata api.

Namun, bangunan pertama tempat toko tersebut berdiri, yang sekarang dikenal sebagai bangunan tua nomor 51, telah runtuh dan ditinggalkan oleh pemiliknya.

5. Tempat Komersil dan Hiburan

Dalam e-book Mengembalikan Citra Kawasan Jalan Braga Bandung disebutkan pada 1910 Jalan Braga dirancang oleh pemerintahan kolonial menjadi pusat perbelanjaan bagi orang-orang Eropa di Hindia Belanda. Bahkan, kawasan ini disebut pula sebagai Het meest Europeesche Winkelstraat van Indië, atau kawasan pertokoan Eropa terkemuka di Hindia Belanda.

Jalan Braga kemudian ramai diisi oleh pengusaha Belanda dengan membangun toko, bar, hingga tempat hiburan. Tak hanya menjadi trendsetter mode pakaian, pada 1931 salah seorang anggota Komisi Loggemann, Ir. Thomas Karsten membuat Stadsvormings Ordonantie (SVO) memberi panduan perencanaan kota di Hindia Belanda.

Bersama sejumlah profesor lainnya, ada sejumlah hal yang ingin ditata dari kawasan Braga, antara lain: bangunan langsung berhadapan dengan tepi jalan, tanpa adanya halaman teras, antara satu bangunan dengan bangunan lainnya harus saling berdampingan, tanpa ada ruang kosong sedikit pun, ketinggian bangunan hanya 2 lantai, yakni lantai pertama untuk komersial dan halaman belakang dan lantai atas untuk hunian, dan bangunan harus memberi kesan yang selaras baik secara horizontal maupun vertikal.

Lantai pertama dilengkapi pintu masuk dan dinding kaca etalage. Jendela kaca boven-licht untuk penerangan ruang dalam yang dilengkapi lubang ventilasi alami, alias gesloten bebouwing.

6. Mati Suri

Masa kejayaan Braga tidak berlangsung terus-menerus. Jalan Braga mati suri akibat situasi politik dunia yang bergejolak di tahun 1942.

Yakni, saat Jepang memulai ‘kisah’-nya di Tanah Air, kawasan ini seperti ditinggalkan hanya meninggalkan jejak-jejak bangunan bergaya Indische Style saja.

7. Bangunan Bersejarah yang Tersisa

Braga kembali bangkit usai ditetapkan sebagai historical district oleh Pemerintah Kota Bandung lewat Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2009. Sejumlah bangunan kolonial masih tersisa.

Dari Jalan Asia-Afrika, terdapat Hotel Savoy Homann dan Gedung Merdeka yang menjadi saksi terjadinya Konferensi Asia-Afrika pertama di tahun 1955 silam. Lalu, ada pula Bioskop de Majestic dengan bentuk unik menyerupai kaleng biskuit. Serta, Sarinah Braga yang kini beralih fungsi menjadi tempat penginapan berkelas di Bandung.

Bergeser sedikit ke arah utara, terdapat Gedung Gas Negara hingga restoran Braga Permai eks Maison Bogerijen yang pernah menyajikan makanan istimewa bagi kaum Belanda. Terakhir, ada pula Gedung Bank Indonesia dan Gereja Katedral St. Petrus Bandung dengan menyimpan sejarah perkembangan umat Katolik di Kota Kembang.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Tiket Masuk dan Serba-serbi GWK Cultural Park



Badung

Berlibur ke Bali belum afdal jika tak berkunjung ke taman budaya yang satu ini; Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park. Begitu megah.

GWK Cultural Park merupakan sebuah taman budaya yang menjadi interpretasi atas kekayaan budaya Bali. Ta,an itu menjadi perwujudan berbagai wujud seni patung, ritual budaya, dan beragam pertunjukan seni khas Bali.

Nggak hanya menikmati keindahan arsitektur patung raksasa, traveler juga bisa menikmati pertunjukan seni budaya Bali.

Penasaran dengan daya tarik dan aktivitas menarik di GWK Cultural Park?

Berikut serba-serbi GWK Cultural Park:

Daya Tarik GWK Cultural Park

Sebagai salah satu destinasi budaya favorit wisatawan. GWK Cultural Park tentu memiliki banyak daya tarik yang mampu membuat setiap pengunjung merasakan keseruannya. Berikut beberapa daya tariknya.


1. Plaza Kura-kura

Plaza Kura-kura terletak diantara Street Theater dan Plaza Wisnu. Di sini traveler bisa menemukan sebuah kolam jernih dengan patung Dewi Laksmi. Jika diperhatikan lebih detail, pada dinding batu kapur di Plaza Kura-kura terdapat pahatan berbentuk kura-kura.

Tak hanya itu, di sini traveler juga bisa melemparkan uang koin ke dalam kolam sambil mengucapkan sebuah permintaan. Konon permintaan tersebut bisa terkabulkan.

2. Plaza Wisnu

Terletak di puncak bukit, Plaza Wisnu menawarkan panorama pulau yang menakjubkan dan merupakan tempat yang sempurna untuk menyaksikan matahari terbenam. Di sini traveler juga bisa menemukan Patung Dewa Wisnu berukuran raksasa

Traveler juga menemukan sumber mata air suci yang dikenal sebagai Parahyangan Somaka Giri. Uniknya walaupun berada di daerah kering dan tinggi, sumber mata air ini tak pernah kering loh.

3. Plaza Garuda

Plaza Garuda menyajikan kemegahan Patung Burung Garuda yang menjadi tunggangan Dewa Hindu Wisnu. Melambangkan pengorbanan, kesetiaan, dan kepercayaan. Garuda, simbol bangsa Indonesia, mewakili sifat keberanian, kebijaksanaan, kekuatan, dan disiplin. Di sini wisatawan sering melakukan foto pre-wedding karena lokasinya yang estetik dan indah.

4. Garuda Sineloka

Garuda Sineloka adalah sebuah bioskop mini yang menayangkan film animasi tentang Petualangan Garuda Cilik dalam mencari Tirta Amerta milik Dewa Wisnu untuk sang ibunda. Untuk menonton film animasi ini, traveler tak dikenakan biaya tambahan lagi, alias gratis. Pemutaran film dilakukan setiap hari, mulai pukul 10.30 hingga 19.30 WITA.

5. Amphitheater dan Street Theater

Amphitheater dan Street Theater adalah dua tempat dimana traveler bisa menyaksikan keindahan pertunjukkan budaya Bali. Pertunjukkan hadir setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 18.00 WITA. Beberapa diantaranya seperti, Tari Sekar Jepun, Tari Jauk Manis, Tari Oleg Tamulilingan, Tari Barong-Bojog, dan masih banyak lagi. Total terdapat 15 pertunjukkan yang dapat traveler saksikan, tanpa ada biaya tambahan.

6. Patung GWK

Spot utama dari GWK Cultural Park adalah patung GWK setinggi 122 meter dengan lebar 66 meter. Menjadi ikon kebanggan Indonesia dan Pulau Dewata. Diresmikan pada 22 September 2018 oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Patung GWK menjadi salah satu spot foto favorit wisatawan yang berkunjung. Namun belum afdol jika traveler tak mencoba masuk ke patung raksasa ini. Traveler diperkenankan masuk ke lantai 9 dan lantai 23 patung GWK.

7. Spot Foto Estetik

Di GWK Cultural Park traveler dijamin nggak akan kehabisan spot foto yang estetik dan instagramable. Mulai dari latar belakang patung raksasa hingga barisan bukit kapur yang cantik.

Jika traveler masuk ke lantai 9 dan 23, disana terdapat spot foto unik di atas kaca yang menyajikan langsung pemandangan rangka patung GWK. Unik sekaligus anti mainstream banget!

Kalau mau berfoto indoor, GWK Cultural Park juga punya ASANA Artseum Bali sebagai salah satu studio foto dengan berbagai latar belakang klasik Bali dan Jawa.

Aktivitas Menarik di GWK Cultural Park

Nah, bagi traveler yang masih ragu berkunjung ke GWK Cultural Park karna bosan melihat patung saja? Ternyata di sini juga menawarkan banyak aktivitas menarik, loh. Contohnya seperti Fun Outdoor Activities. Traveler bisa mencoba berbagai permainan, seperti skuter, fun wheels, trampoline, gowes, dan masih banyak lagi.

Kalau nggak mau bermain outdoor, traveler wajib mencoba aktivitas mengeksplorasi lantai 9 dan 23 di dalam patung GWK. Traveler bisa menyaksikan keindahan Pulau Dewata dari ketinggian. Di dalam patung ini juga terdapat banyak aktivitas, seperti menonton video, spot foto, sekaligus mengetahui bagaimana proses dan sejarah berdirinya patung GWK ini.

Lokasi, Harga Tiket, dan Jam Operasional

GWK Cultural Park berlokasi di Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Untuk mencapai objek wisata ini, traveler harus menempuh sekitar 12 km atau waktu tempuh sekitar 30 menit dari Bandara Ngurah Rai.

Tak perlu khawatir, GWK Cultural Park sudah memiliki fasilitas parkir yang luas untuk traveler yang membawa kendaraan. Terdapat pula fasilitas Shuttle Bus gratis yang akan membawa pengunjung dari area parkir menuju ke area penjualan tiket.

Untuk menikmati berbagai aktivitas seru di GWK Cultural Park, traveler hanya perlu membayar tiket mulai dari Rp 125.000/orang untuk tiket reguler, Rp 200.000/orang untuk tiket eat and trip, dan Rp 300.000/orang untuk tiket ultimate yang berkesempatan mendapatkan akses ke lantai 9 dan 23 patung GWK.

Semua harga tiket tersebut sudah mendapatkan akses untuk menonton 15 pertunjukan seni, akses ke ASANA Artseum, akses menonton film animasi Garuda Cilik di Garuda Sineloka, dan refreshment drink di Jendela Bali Resto.

Traveler yang ingin berkunjung ke GWK Cultural Park, destinasi ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WITA.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com