Tag: defi

  • Kenaikan Token DeFi 25% Hari Ini: LINK, XLM, dan WLFI Ikut Meroket

    Pasar Decentralized Finance (DeFi) kembali menunjukkan kekuatan bullish yang signifikan. Hari ini, kapitalisasi pasar DeFi mencapai $131,95 miliar, melonjak hingga 25,69% hanya dalam 24 jam terakhir.

    Lonjakan ini membuat banyak token DeFi masuk dalam radar para investor karena menunjukkan pergerakan positif baik dalam harga maupun volume perdagangan.

    Token DeFi Teratas Hari Ini

    Berikut beberapa aset DeFi yang mencuri perhatian:

    Hyperliquid (HYPE)

    Hyperliquid
    • Harga: $53,59
    • Kenaikan 24 jam: +5,13%
    • Market cap: $17,89 miliar
    • Volume 24 jam: $242,6 juta
      HYPE menjadi bintang hari ini dengan lonjakan solid yang menempatkannya di daftar atas pasar DeFi.

    Chainlink (LINK)

    • Harga: $23,33
    • Kenaikan 7 hari: +5,05%
    • Market cap: $15,82 miliar
      Sebagai proyek orakel terdepan, LINK terus menunjukkan fundamental kuat dan stabilitas harga.

    Stellar (XLM)

    Stellar Lumens (XLM)
    Stellar Lumens (XLM)
    • Harga: $0,3887
    • Kenaikan 24 jam: +1,13%
    • Market cap: $12,39 miliar
      XLM tetap konsisten bergerak positif, didukung oleh adopsi jaringan yang semakin luas.

    Polkadot (DOT)

    • Harga: $4,35
    • Kenaikan 24 jam: +0,85%
    • Market cap: $7,05 miliar
      DOT masih menjadi salah satu proyek blockchain interoperabilitas paling menarik bagi investor jangka panjang.

    World Liberty Financial (WLFI)

    World Liberty Financial (WLFI)
    World Liberty Financial (WLFI)
    • Harga: $0,2338
    • Kenaikan 24 jam: +6,14%
    • Market cap: $5,75 miliar
      WLFI menjadi salah satu token dengan reli terkuat hari ini, didorong oleh minat investor yang terus bertambah.

    Lonjakan kapitalisasi pasar DeFi hari ini menandakan optimisme besar terhadap sektor keuangan terdesentralisasi. Token-token besar seperti HYPE, LINK, XLM, DOT, hingga WLFI terus menguat, membuat banyak analis memperkirakan tren bullish akan berlanjut. Apakah reli DeFi ini hanya euforia sesaat atau awal dari lonjakan besar berikutnya?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Geliat Hifi Finance (HIFI), Altcoin DeFi yang Mulai Diperhitungkan

    Pasar kripto hari ini memunculkan nama token berbasis Decentralized Finance (DeFi) dengan pergerakan harga luar biasa yang datang dari Hifi Finance (HIFI).

    Dalam 24 jam terakhir, harga Hifi Finance via Tokocrypto pada Sabtu (13/9) tercatat di level $0.567763 per koin, melonjak lebih dari +554%.

    Dengan kapitalisasi pasar sebesar $80.57 juta USD dan volume perdagangan harian mencapai $749.06 juta USD, altcoin ini langsung menjadi sorotan komunitas aset digital global.

    Baca Juga: Upbit Keluarkan Peringatan Investor untuk HiFi Finance (HIFI)

    Lonjakan Drastis yang Mengejutkan Pasar

    Kenaikan harga HIFI dalam sehari mencapai +556.16%, sebuah reli yang jarang terlihat bahkan di pasar kripto yang dikenal volatil. Dalam perbandingan jangka waktu yang lebih panjang, performanya juga mencengangkan:

    • 30 hari: +520.41%
    • 60 hari: +553.29%
    • 90 hari: +709.96%
    • 7 hari terakhir: +749.27%

    Angka-angka ini menegaskan bahwa HIFI bukan sekadar mengalami lonjakan singkat, melainkan memasuki fase reli yang konsisten dalam beberapa bulan terakhir.

    Faktor Pendorong Kenaikan Harga HIFI

    Beberapa faktor kunci yang mendorong reli harga Hifi Finance antara lain:

    1. Adopsi di Ekosistem DeFi
      Hifi Finance merupakan protokol berbasis blockchain yang berfokus pada pinjaman (lending) dengan sistem fixed-rate dan fixed-term, berbeda dengan kebanyakan platform DeFi yang menggunakan bunga mengambang. Model ini memberi kepastian bagi pengguna, terutama institusi, sehingga mendorong kepercayaan terhadap HIFI.
    2. Lonjakan Volume Perdagangan
      Volume transaksi HIFI dalam 24 jam terakhir melonjak hingga $749 juta USD, jauh di atas kapitalisasi pasarnya. Tingginya perputaran ini menandakan adanya gelombang besar masuknya modal spekulatif, baik dari ritel maupun institusional.
    3. Sentimen Positif Pasar Altcoin
      Secara lebih luas, altcoin mengalami peningkatan permintaan seiring dengan tren bullish pasar kripto. HIFI mendapatkan momentum tambahan sebagai salah satu token yang dianggap undervalued sebelum reli besar-besaran ini terjadi.
    4. Listing dan Ekspansi Pasar
      Kabar seputar kemungkinan listing di lebih banyak bursa global, serta integrasi HIFI dalam berbagai ekosistem DeFi, turut menjadi katalis utama lonjakan harga. Pasar bereaksi cepat terhadap potensi adopsi yang lebih luas.
    Pergerakan harga Hifi (HIFI/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Hifi (HIFI/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Posisi Pasar Hifi Finance

    Meski telah mencatatkan kenaikan masif, Hifi Finance saat ini masih berada di peringkat 451 dalam daftar kapitalisasi pasar kripto.

    Dengan suplai beredar sebanyak 141.91 juta token, kapitalisasi pasar yang sepenuhnya terdilusi diperkirakan sekitar $94.81 juta USD.

    Posisi ini menandakan bahwa HIFI masih memiliki ruang pertumbuhan signifikan, terutama jika berhasil memperluas utilitas dan menarik lebih banyak pengguna DeFi.

    Prediksi Harga dan Prospek HIFI

    Jika reli saat ini terus berlanjut, maka HIFI berpotensi untuk menembus level psikologis $1.00 dalam waktu dekat.

    Namun, tingginya lonjakan juga membuka peluang terjadinya koreksi tajam, sebagaimana terlihat dari penurunan harga -4.04% dalam 1 jam terakhir.

    Analis memperkirakan, level support terdekat berada di kisaran $0.45 – $0.50, sementara resistensi kuat menunggu di atas $0.70 – $0.80.

    Jika mampu menembus batas tersebut, peluang menuju $1.20 – $1.50 terbuka lebar.

    Namun, investor harus mewaspadai potensi aksi ambil untung (profit-taking) yang dapat memicu penurunan harga cepat.

    Dengan kapitalisasi pasar yang masih relatif kecil, volatilitas HIFI jauh lebih ekstrem dibandingkan aset kripto papan atas seperti Bitcoin atau Ethereum.

    Baca Juga: Hifi Finance (HIFI) Naik 45% di Tengah Ancaman Delisting dari Binance

    Hifi Finance muncul sebagai salah satu bintang baru di ekosistem altcoin, dengan reli harga fantastis yang menembus +554% dalam sehari.

    Kombinasi inovasi produk, lonjakan volume perdagangan, serta sentimen pasar yang mendukung menjadikan HIFI sorotan utama di dunia kripto.

    Meski peluang pertumbuhan masih terbuka lebar, risiko volatilitas tetap tinggi. Bagi investor, HIFI menawarkan potensi keuntungan besar, tetapi juga menuntut strategi manajemen risiko yang matang.

    Di tengah euforia pasar, Hifi Finance kini menegaskan dirinya sebagai altcoin DeFi yang patut diperhatikan, berpotensi menjadi salah satu pemain penting dalam revolusi keuangan terdesentralisasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • DeFi Ngebut! TVL Meledak 41% dan Capai Rekor Tertinggi

    DeFi (Decentralized Finance) kembali membuktikan dominasinya di dunia kripto berkat Total Value Locked (TVL) yang melonjak 41% sepanjang kuartal ketiga 2025, menembus $160 miliar untuk pertama kalinya sejak Mei 2022.

    Pencapaian ini menandai kebangkitan besar bagi ekosistem keuangan terdesentralisasi, didorong oleh momentum Ethereum dan Solana yang terus mendongkrak aktivitas di seluruh jaringan DeFi.

    Ethereum dan Solana Memimpin Lonjakan

    Dikutip dari The Defiant pada Kamis (4/9), Ethereum mencatat lompatan TVL dari $54 miliar di Juli menjadi $96,5 miliar, tumbuh ~50%.

    Tak hanya Ethereum, Solana juga menunjukkan performa solid dengan TVL naik sekitar 30%, dari $10 miliar menjadi $13 miliar.

    Baca Juga: Unilabs Dinilai Sebagai Koin DeFi Terbaik 2025, Potensi Kalahkan BNB

    Protokol Unggulan Meraup Manfaat

    Aave, protokol DeFi terbesar di sektor peminjaman, tumbuh ~58% sejak Juli dan kini mengantongi TVL lebih dari $41 miliar.

    Sementara itu, Lido, platform liquid staking, mencatatkan kenaikan mencolok sekitar 77%, menembus angka $39 miliar TVL.

    Sedangkan EigenLayer, protokol restaking, naik ~66% menjadi lebih dari $20 miliar TVL, didorong utamanya oleh reli harga Ethereum.

    “Pemenangnya adalah protokol yang menyediakan produk terdesentralisasi dengan tanggung jawab; Aave, EigenLayer, dan Lido mengambil pangsa terbesar, dan itu sangat masuk akal,” ujar Mike Maloney, CEO & Founder Incyt.

    Apa yang Memicu Gelombang Masuk Modal?

    Menurut Doug Colkitt (Fogo), lonjakan TVL terjadi karena dua kekuatan bertemu: rally harga kripto dan modal berorientasi yield yang kembali ke on-chain.

    “Ketika BTC dan ETH reli, nilai kolateral membengkak, dan TVL atas banyak protokol tampak seperti sedang di-boost. Namun siklus kali ini berbeda: bukan sekadar uang panas mengejar keuntungan,” katanya.

    Produk nyata seperti RWA (aset dunia nyata), LST (liquid staking token), dan perpetual futures menarik modal menempel (sticky capital) ke dalam DeFi—menandai perubahan struktural, bukan semata durasi pendek.

    Momentum Berlanjut dari Q2

    Lonjakan ini melanjutkan tren positif dari Q2, ketika TVL DeFi naik dari $86 miliar di April menjadi lebih dari $126 miliar pada pertengahan Juli, tumbuh lebih dari 46% hanya dalam 3 bulan.

    Implikasi untuk Industri DeFi

    1. Pasar Makin Matang
      Kapasitas masuknya modal institusional semakin terlihat—lonjakan TVL ini tidak melulu spekulatif, tetapi didukung oleh produk-produk kuat.
    2. Produk Inovatif Menarik Modal Lebih Stabil
      RWA, staking, dan perp masih jadi magnet, memperkuat ekosistem DeFi dengan modal yang bukan sembarangan—ini adalah modal yang “lengket”.
    3. Sinyal Bullish Untuk Kripto Secara Keseluruhan
      Data ini memberi pendekatan optimis terhadap tren jangka panjang—DeFi tengah menyusun panggung untuk gelombang bullish baru, tidak hanya bertumpu pada hype.

    Baca Juga: SEC Buka Jalan untuk DeFi Liquid Staking Tokens

    Lonjakan TVL DeFi hingga 41% di kuartal ketiga 2025 menandai kebangkitan sektor ini setelah beberapa tahun stagnan.

    Ethereum, Solana, dan protokol handalan seperti Aave, Lido, serta EigenLayer adalah ujung tombak gerakan ini.

    Ditambah dengan masuknya modal institusional, dukungan regulasi, dan inovasi produk seperti RWA dan LST, ekosistem DeFi kini semakin membuktikan dirinya sebagai kekuatan keuangan terdesentralisasi yang tidak bisa diremehkan lagi.

    Jika TVL adalah ‘scoreboard’ pasar DeFi, maka kuartal ketiga menunjukkan satu kenyataan jelas: “DeFi is truly back in the game.”


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • DeFi Capai $162 Miliar! 5 Koin Ini Jadi Penguasa Pasar

    Pasar Decentralized Finance (DeFi) terus menunjukkan pertumbuhan yang solid di tengah dinamika industri kripto global. Per 4 September 2025, kapitalisasi pasar DeFi tercatat sebesar $162 miliar, naik 0,4% dalam 24 jam terakhir. Angka ini menegaskan dominasi DeFi sebagai salah satu pilar penting dalam ekosistem kripto modern.

    Dilaporkan Coingecko, beberapa statistik utama yang mencerminkan kekuatan pasar DeFi saat ini meliputi:

    • Kapitalisasi Pasar DeFi: $161,8 miliar
    • Kapitalisasi Pasar ETH: $528,8 miliar
    • Rasio DeFi terhadap ETH: 30,6%
    • Total Value Locked (TVL): $233,9 miliar
    • Dominasi DeFi terhadap pasar kripto global: 4,1%
    • Lido Staked Ether (STETH) mendominasi 23,5% pasar DeFi

    Dengan TVL yang terus menanjak, DeFi memperlihatkan bahwa kepercayaan investor terhadap protokol-protokol terdesentralisasi masih sangat tinggi.

    Top DeFi Coins yang Mendominasi Pasar

    Berikut adalah beberapa aset DeFi utama yang menempati posisi teratas berdasarkan kapitalisasi pasar:

    1. Lido Staked Ether (STETH)

    • Harga: $4.376,21
    • Kapitalisasi Pasar: $37,98 miliar
    • Performa 7 Hari: +4,4%
      Sebagai salah satu aset dominan di ekosistem DeFi, STETH dari Lido masih menjadi pilihan utama bagi investor yang mencari eksposur staking Ethereum.

    2. Wrapped Staked Ether (WSTETH)

    • Harga: $5.307,03
    • Kapitalisasi Pasar: $16,69 miliar
    • Performa 7 Hari: +4,3%
      WSTETH berfungsi sebagai representasi likuid dari STETH, yang memberikan fleksibilitas lebih dalam perdagangan maupun integrasi di berbagai protokol DeFi.

    3. Chainlink (LINK)

    konsep chainlink coin
    chainlink (LINK)
    • Harga: $23,31
    • Kapitalisasi Pasar: $15,80 miliar
    • Performa 7 Hari: +3,6%
      Sebagai penyedia oracle terkemuka, Chainlink tetap menjadi tulang punggung DeFi karena menghubungkan smart contract dengan data dunia nyata.

    4. Hyperliquid (HYPE)

    • Harga: $45,67
    • Kapitalisasi Pasar: $12,36 miliar
    • Performa 7 Hari: +6,1%
      Hyperliquid (HYPE) menunjukkan momentum kuat dengan pertumbuhan signifikan. Token ini mulai mencuri perhatian berkat adopsi dan likuiditas yang meningkat.

    5. Uniswap (UNI)

    Apa Itu Uniswap dan Bagaimana Cara Kerjanya?
    Apa Itu Uniswap dan Bagaimana Cara Kerjanya?
    • Harga: $9,45
    • Kapitalisasi Pasar: $5,67 miliar
    • Performa 7 Hari: +5,7%
      Sebagai salah satu DEX terbesar, Uniswap tetap relevan dalam memberikan layanan perdagangan token secara terdesentralisasi dengan likuiditas tinggi.

    Kesimpulan

    Pasar DeFi kini menjadi salah satu sektor paling vital di dunia kripto, dengan kapitalisasi ratusan miliar dolar dan TVL yang terus tumbuh. Lido Staked Ether (STETH), Wrapped STETH, Chainlink (LINK), Hyperliquid (HYPE), dan Uniswap (UNI) menempati posisi teratas sebagai koin DeFi unggulan.

    Dominasi aset-aset ini menunjukkan bahwa ekosistem DeFi tidak hanya sekadar tren, tetapi juga infrastruktur yang semakin matang dalam mendukung keuangan digital masa depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • TVL Ethereum Naik Drastis, Masa Emas Solana Sudah Berakhir?

    Ethereum semakin mengukuhkan posisinya sebagai raja ekosistem DeFi dengan lonjakan signifikan pada total value locked (TVL), sementara Solana masih berjuang mempertahankan momentumnya meski aktivitas jaringannya cukup tinggi.

    Ethereum Mantap dengan Lonjakan TVL

    Menurut analisis terbaru Sentora (sebelumnya IntoTheBlock), TVL di jaringan Ethereum meroket dari $43 miliar pada April 2025 menjadi $92 miliar saat ini. Lonjakan ini mencerminkan pulihnya kepercayaan investor terhadap ekosistem Ethereum.

    Pendorong utamanya antara lain:

    • Arus masuk institusional yang semakin deras.
    • Pertumbuhan Layer-2 yang mempercepat adopsi.
    • Restaking dan strategi hasil tinggi dari protokol-protokol besar.

    Protokol seperti Lido DAO dan Aave masing-masing menyimpan lebih dari $30 miliar, sementara EigenLayer (EigenCloud) sukses menarik dana miliaran dolar dengan imbal hasil stablecoin hingga 25%.

    Dilaporkan Crypto News, kenaikan harga ETH juga mendukung TVL. Saat ini ETH diperdagangkan di kisaran $4.300, naik 84% dalam setahun terakhir. Selain itu, ETF spot Ethereum yang mulai mengalir sejak Juli serta pasokan stablecoin yang melampaui $150 miliar menambah likuiditas, memperkuat ekosistem DeFi Ethereum.

    Solana Tumbuh, tapi Momentum Tertahan

    Di sisi lain, Solana tetap unggul dalam kecepatan transaksi dan biaya rendah, menjadikannya menarik untuk perdagangan bervolume besar maupun tren baru seperti memecoin. Jaringan ini mengelola stablecoin senilai $12,5 miliar dan volume DEX selama 30 hari terakhir mencapai $118,4 miliar. Jumlah pengguna aktif hariannya pun tinggi, sekitar 2,6 juta.

    Namun, pertumbuhan TVL Solana masih tertahan di $25,7 miliar. Dari jumlah itu, protokol pinjaman hanya menyumbang $3,63 miliar, menandakan masih banyak potensi yang belum dimanfaatkan.

    Tantangan utama Solana adalah ketergantungan pada insentif. Sentora mencatat bahwa jaringan ini mendistribusikan token senilai $28,3 juta dalam sehari, jauh melampaui biaya transaksi yang hanya $1,49 juta. Ketidakseimbangan ini menimbulkan keraguan terkait keberlanjutan jangka panjang. Selain itu, volume mingguan DEX Solana turun 8,3%, memberi sinyal perlambatan aktivitas.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 4 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 4 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Ethereum Memimpin, Solana Perlu Buktikan Daya Tahan

    Kontras antara Ethereum dan Solana semakin jelas: Ethereum berhasil menarik likuiditas baru melalui strategi hasil, arus masuk institusional, dan roadmap penskalaan, sementara Solana masih harus mengubah lonjakan aktivitas jangka pendek menjadi pertumbuhan yang berkelanjutan.

    Meski demikian, dengan likuiditas, basis pengguna aktif, serta keunggulan teknis, Solana tetap memiliki modal kuat untuk mengejar. Namun, untuk menutup kesenjangan dengan Ethereum, jaringan ini perlu membuktikan bahwa momentumnya dapat bertahan lebih lama.

    Baca juga: Proyek Solana Teratas 2025: Token Ekosistem yang Patut Diperhatikan


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tren Baru di Kripto: Token DeFAI Masuk Radar Investor Global

    Sektor Decentralized Finance + Artificial Intelligence (DeFAI) tengah menjadi sorotan utama di dunia kripto. Perpaduan antara teknologi keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan kecerdasan buatan (AI) membuka peluang baru untuk inovasi, efisiensi, dan adopsi global. Salah satu cara untuk menilai potensi proyek-proyek DeFAI adalah dengan melihat kapitalisasi pasar (market capitalization) masing-masing token.

    Berikut daftar token DeFAI teratas berdasarkan kapitalisasi pasar yang mencerminkan tren terbaru di sektor ini:


    1. Wayfinder (PROMPT)

    • Harga: $0,3693
    • Performa: +91,63% (24 jam), +171,28% (7 hari)
    • Market Cap: $120,13 juta
    • Volume (24 jam): $979,80 juta
    • Sirkulasi: 325,25 juta PROMPT

    Wayfinder (PROMPT) menjadi bintang utama pekan ini. Dengan kenaikan harga lebih dari 171% dalam seminggu, token ini menunjukkan minat investor yang sangat tinggi, didukung volume perdagangan hampir $1 miliar.


    2. aixbt (AIXBT)

    Pergerakan harga aixbt by Virtuals (AIXBT/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga aixbt by Virtuals (AIXBT/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    • Harga: $0,1148
    • Performa: +4,22% (24 jam), +5,51% (7 hari)
    • Market Cap: $111,43 juta
    • Volume (24 jam): $25,86 juta
    • Sirkulasi: 970,64 juta AIXBT

    AIXBT mengalami pertumbuhan moderat tetapi konsisten, dengan kapitalisasi pasar menembus $111 juta. Stabilitas ini menandakan kepercayaan investor terhadap potensi jangka panjangnya.


    3. PAAL AI (PAAL)

    • Harga: $0,1018
    • Performa: +1,04% (24 jam), +8,21% (7 hari)
    • Market Cap: $100,64 juta
    • Volume (24 jam): $6,01 juta
    • Sirkulasi: 988,28 juta PAAL

    Sebagai salah satu proyek AI populer, PAAL AI menunjukkan momentum positif dengan kenaikan mingguan lebih dari 8%. Walau volumenya lebih kecil, token ini tetap menjadi pilihan utama investor di sektor DeFAI.


    4. ChainGPT (CGPT)

    Ilustrasi ChainGPT.
    Ilustrasi ChainGPT.
    • Harga: $0,0943
    • Performa: +2,87% (24 jam), +4,57% (7 hari)
    • Market Cap: $80,80 juta
    • Volume (24 jam): $9,63 juta
    • Sirkulasi: 856,70 juta CGPT

    ChainGPT fokus pada solusi AI untuk blockchain dan smart contract, menjadikannya proyek dengan potensi utilitas nyata. Pertumbuhan stabilnya mencerminkan adopsi teknologi AI yang makin meluas di ekosistem kripto.


    5. SUPRA (SUPRA)

    • Harga: $0,0040
    • Performa: +5,82% (24 jam), +15,05% (7 hari)
    • Market Cap: $71,75 juta
    • Volume (24 jam): $2,11 juta
    • Sirkulasi: 17,93 miliar SUPRA

    Meskipun harga SUPRA relatif rendah, lonjakan 15% dalam seminggu dan kapitalisasi pasar di atas $70 juta menunjukkan daya tarik yang meningkat, terutama di kalangan investor ritel yang memburu peluang pertumbuhan besar.


    6. Solidus Ai Tech (AITECH)

    • Harga: $0,0374
    • Performa: +2,76% (24 jam), +10,41% (7 hari)
    • Market Cap: $58,29 juta
    • Volume (24 jam): $13,06 juta
    • Sirkulasi: 1,55 miliar AITECH

    AITECH menonjol dengan solusi AI terdesentralisasi untuk berbagai aplikasi industri. Lonjakan 10% dalam seminggu membuktikan adanya adopsi dan ketertarikan pasar terhadap proyek ini.

    Sektor DeFAI menunjukkan pertumbuhan pesat, dipimpin oleh Wayfinder (PROMPT) dengan reli spektakuler lebih dari 170% dalam seminggu. Sementara itu, token lain seperti PAAL AI, ChainGPT, dan AITECH juga menarik perhatian dengan pertumbuhan stabil dan utilitas yang kuat.

    Dengan tren ini, investor semakin menaruh harapan bahwa kombinasi DeFi + AI bisa menjadi salah satu katalis utama bagi fase berikutnya dalam adopsi kripto global.

    Baca juga: 3 Narasi Kripto Terpanas di Minggu Kedua Feb: DeFAI, RWA, dan WLFI


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aave Cetak Rekor: Simpanan Tembus $3 Triliun, Pinjaman Aktif $29 Miliar

    Protokol pasar uang terdesentralisasi (DeFi) Aave mencatatkan sejumlah rekor baru seiring meningkatnya adopsi pinjaman kripto. Menurut data Token Terminal, Aave mencapai $3 triliun dalam simpanan kumulatif pada 15 Agustus 2025, sementara pinjaman aktif melampaui $29 miliar pada 13 Agustus.

    Pencapaian ini turut didukung oleh lonjakan total nilai terkunci (TVL) yang menembus $40 miliar pada 14 Agustus, berdasarkan data DefiLlama. Kenaikan tersebut terjadi di tengah pertumbuhan sektor peminjaman DeFi, yang kini menjadi kategori terbesar kedua setelah liquid staking dengan TVL gabungan $75,3 miliar.

    Aave Dominasi Pasar Pinjaman DeFi

    Dilaporkan Cryptoslate, sektor peminjaman DeFi mencatat pertumbuhan kuat dalam sebulan terakhir dengan kenaikan 18,7%, melampaui sebagian besar kategori DeFi lainnya. Pinjaman aktif secara keseluruhan mencapai rekor $43 miliar pada 13 Agustus.

    Dalam lanskap ini, Aave menguasai sekitar 66,7% pangsa pasar. Pesaing terdekatnya, Morpho, tercatat hanya memiliki simpanan sebesar $6,3 miliar, atau hampir enam kali lebih kecil dibanding Aave. TVL Aave sendiri tumbuh 25,7% dalam 30 hari terakhir, sementara pinjaman aktif naik sekitar $8 miliar (38%) pada periode yang sama.

    Pergerakan harga Aave (AAVE/USDT) pada Sabtu, 18 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Aave (AAVE/USDT) pada Sabtu, 18 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Aave Perkenalkan Pembaruan Aavenomics, Apa yang Baru?

    Dengan volume simpanan tersebut, Aave kini berada pada level yang setara dengan 41 bank komersial teratas di AS, bahkan melampaui lembaga mapan seperti Barclays.

    Prospek dan Pertumbuhan Token AAVE

    Token asli protokol, AAVE, telah melonjak 138% sejak titik terendahnya pada April 2025. Pendiri Aave, Stani Kulechov, memperkirakan platform ini bisa mencapai $100 miliar simpanan bersih sebelum akhir tahun, menempatkannya sejajar dengan 35 bank terbesar di dunia, setara dengan Deutsche Bank.

    Pertumbuhan Aave turut ditopang oleh adopsi institusional dan kemitraan strategis. Perusahaan publik BTCS, yang terdaftar di Nasdaq, menggunakan Aave untuk menghasilkan imbal hasil atas kepemilikan Ethereum. Selain itu, stablecoin USDe Ethereum senilai $6,4 miliar beserta aset terkait juga tersimpan di protokol ini.

    Rangkaian pencapaian terbaru ini menegaskan posisi Aave sebagai salah satu infrastruktur keuangan terdesentralisasi terdepan, seiring meningkatnya integrasi lembaga tradisional dengan layanan pinjaman berbasis blockchain.

    Baca juga: Harga AAVE Melonjak 22% dalam Sehari, Sentuh Level Tertinggi Baru


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Unilabs Dinilai Sebagai Koin DeFi Terbaik 2025, Potensi Kalahkan BNB

    Meskipun pasar kripto sedang berada dalam fase konsolidasi, para analis tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan sejumlah aset DeFi terkemuka. Binance Coin (BNB) dan Tron (TRX) terus menarik perhatian investor, namun Unilabs (UNIL) kini mencuri sorotan sebagai kandidat kuat koin DeFi terbaik untuk dibeli pada 2025.

    Binance Coin (BNB) Siap Pulih dengan Dukungan Metrik On-chain

    Harga Binance Coin saat ini terkoreksi setelah lonjakan mingguan sebesar 10,75% yang mendorongnya mencapai level tertinggi baru di $859 pada 28 Juli. Berdasarkan data CoinMarketCap, BNB kini berada di bawah SMA 7 ($791,55) akibat aksi ambil untung.
    Indikator MACD yang negatif mengindikasikan tekanan jual meningkat, namun RSI di angka 52 memberi sinyal bahwa ruang untuk reli masih terbuka.

    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Jumat, 8 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Jumat, 8 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Laporan BNB Chain menunjukkan metrik on-chain yang menguat pada akhir Juli, dengan rata-rata 4 juta pengguna aktif harian dan lebih dari 101 juta transaksi dalam sepekan. Analis Sherlock memprediksi harga BNB bisa menembus $806 dalam jangka pendek, sementara Crypto King memperkirakan potensi mencapai $1.100 dalam jangka panjang. Bahkan, analis Crypto Target lebih bullish, mematok target hingga $1.200 sebelum akhir tahun.

    Baca juga: Ethereum Ulang Tahun Ke-10: Ekosistem DeFi Tumbuh Pesat

    Tron (TRX) Menguji Resistance, Didukung Sentimen Positif

    Tron menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah menguji ulang resistance di $0,33. Sentimen positif menguat setelah pendiri Tron, Justin Sun, ikut serta dalam ekspedisi luar angkasa bersama Blue Origin.
    Dalam sepekan terakhir, harga TRX bergerak di kisaran $0,31–$0,34, dengan potensi penembusan jika tekanan beli berlanjut. RSI berada di 59, mengindikasikan peluang kenaikan sebelum overbought, meski indikator ADI masih memberi sinyal konsolidasi.

    Pergerakan harga Tron (TRX/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Tron (TRX/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Pembaruan v4.8.0 yang segera diluncurkan, yang fokus pada peningkatan interoperabilitas lintas-rantai, disebut-sebut bisa menjadi katalis utama kenaikan harga TRX ke target $0,50 seperti yang diproyeksikan analis Alice Crypto.

    Unilabs (UNIL): Gabungan AI dan DeFi untuk Manajemen Aset Masa Depan

    Berbeda dari Tron dan BNB yang fokus pada infrastruktur blockchain dan ekosistem DApps, Unilabs mengusung visi untuk merevolusi manajemen aset digital dengan kecerdasan buatan (AI). Proyek ini berada di persimpangan dua sektor berpotensi besar — AI dan DeFi — yang diproyeksikan akan berkembang pesat, dengan pasar AI untuk investasi aset diperkirakan mencapai $17 miliar pada 2030.

    Unilabs menyediakan empat dana investasi berbasis AI — DeFi, Bitcoin, Real World Asset (RWA), dan AI — yang dioptimalkan menggunakan Early Access Scoring System (EASS) untuk mendeteksi proyek undervalued sebelum populer di pasar.
    Dengan harga UNIL saat ini di $0,0097 dan total dana terkumpul lebih dari $10,4 juta, potensi pertumbuhan Unilabs masih sangat besar. Analis menilai jika platform ini berhasil mengamankan pangsa kecil saja dari sektor AI-DeFi, kapitalisasi pasarnya bisa melesat ke $500 juta, mendorong harga ke kisaran $0,20–$0,35.

    Kesimpulan

    Tahun 2025 berpotensi menjadi tahun penting bagi tiga aset ini. Binance Coin punya peluang menembus $1.000 berkat fundamental on-chain yang kuat, Tron berpotensi mencapai $0,50 jika pembaruan teknologinya sukses, sementara Unilabs menjadi pemain baru yang bisa melonjak tajam berkat kombinasi AI dan DeFi.

    Bagi investor yang mencari peluang di sektor kripto, ketiganya layak masuk radar, dengan Unilabs menonjol sebagai opsi berisiko tinggi namun berpotensi imbal hasil besar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SEC Buka Jalan untuk DeFi Liquid Staking Tokens

    American Securities and Exchange Commission (SEC) baru-baru ini mengeluarkan pernyataan penting yang bisa menjadi game changer bagi sektor keuangan desentralisasi (DeFi).

    SEC menegaskan bahwa beberapa aktivitas liquid staking dan token staking receipt (LSTs) seperti stETH dan JitoSOL tidak masuk dalam kategori sekuritas asalkan memenuhi syarat tertentu.

    Kejelasan ini memberikan sinyal positif bagi adopsi institusional di pasar aset digital.

    Baca Juga: Selamat! SEC Setujui ETF Kripto Multi‑Aset Untuk XRP, SOL, ADA

    Apa Itu Liquid Staking?

    Liquid staking memungkinkan pengguna untuk mengunci (stake) aset kripto seperti Ethereum atau Solana melalui layanan pihak ketiga dan menerima token pengganti (disebut staking receipt token) yang dapat diperdagangkan atau digunakan dalam aplikasi DeFi tanpa menunggu periode unstaking.

    Token ini tetap dianggap milik asli aset yang di-stake dan masih menghasilkan reward staking.

    SEC: Bukan Sekuritas Jika Hanya Fungsi Administratif

    Menurut pernyataan SEC pada 5 Agustus 2025, aktivitas liquid staking tidak dianggap sebagai penawaran sekuritas jika token hanya berfungsi sebagai tanda bukti kepemilikan aset staking, dan penyedia layanan hanya melakukan tugas administratif dan bukan memimpin usaha.

    Dengan demikian, token tersebut tidak tergolong “investment contract” berdasarkan Howey Test.

    Namun, SEC menegaskan bahwa pernyataan ini bukan aturan hukum yang mengikat secara formal, melainkan pandangan staf divisi keuangan SEC.

    Artinya, penerapan masih bisa berbeda bila fakta sistem staking berbeda dari yang dijelaskan dalam pernyataan tersebut.

    Apa Dampaknya bagi Industri DeFi dan Institusi?

    Pandangan ini disambut positif oleh berbagai pihak di industri. Mara Schmiedt, CEO Alluvial, menyebut bahwa lembaga keuangan kini bisa mengintegrasikan LSTs ke produk mereka dengan lebih yakin, membuka peluang ekspansi pasar, penciptaan likuiditas, dan peningkatan inovasi produk staking.

    Di Ethereum, protokol seperti Lido (stETH) kini telah memiliki lebih dari $31 miliar staking deposits. Sementara di jaringan Solana, JitoSOL menguasai 39% pangsa pasar liquid staking, dan berhasil menghasilkan Maximal Extractable Value (MEV) senilai lebih dari $550 juta hanya dalam satu bulan.

    Kesempatan Baru bagi Produk Keuangan TradFi–DeFi

    Dengan risiko regulasi menurun, protokol staking bisa memperluas layanan tokenisasi aset ke institusi. Inovasi seperti ETF staking, tokenized funds, atau produk derivatif berbasis LST kini menjadi lebih feasible secara hukum.

    Sementara itu, regulator internal SEC seperti Komisaris Caroline Crenshaw mengkritik pernyataannya dengan memperingatkan bahwa banyak asumsi di balik pandangan staf tersebut belum didukung bukti praktik industri nyata, sehingga tidak bisa berlaku otomatis untuk semua kasus liquid staking.

    Catatan Teknis: Batasan yang Harus Dipahami

    • Hanya berlaku untuk model staking yang sepenuhnya teknis/otomatis, tanpa investasi pihak ketiga yang menjanjikan keuntungan.
    • Jika penyedia staking melakukan aktivitas manajerial atau mengatur strategi untuk deposan, maka token staking bisa kembali dianggap sekuritas.
    • Jika aset yang di-stake berasal dari kontrak investasi tertentu, pandangan SEC ini mungkin tidak berlaku.

    Baca Juga: Harga XRP Menguat 3% Pasca Ripple Akhiri Sengketa dengan SEC

    Penutup: Era Baru bagi Liquid Staking dan DeFi

    Dengan klarifikasi ini, SEC memberikan sinyal kuat bahwa industri DeFi bisa berkembang lebih pesat, terutama aspek staking derivative.

    Investor institusional sekarang punya dasar kuat untuk masuk ke produk staking tanpa ketakutan terhadap tuntutan hukum.

    Namun, penerapan teknis dan kepatuhan terhadap regulasi tetap harus dijaga agar manfaat ini tidak berubah menjadi risiko hukum.

    Liquid staking kembali menarik sorotan. Hanya saja kali ini bukan sebagai hype, melainkan sebagai peluang nyata untuk membentuk masa depan keuangan digital yang lebih inklusif, efisien, dan terpercaya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Rekor! Volume Perdagangan Bitcoin di DeFi Solana Tertinggi Dua Bulan

    Kabar terbaru dari ekosistem DeFi Solana menunjukkan lonjakan aktivitas yang sangat mengesankan.

    Sepanjang minggu yang berakhir pada 27 Juli 2025, volume perdagangan pasangan Bitcoin di jaringan Solana berhasil menembus angka $675 juta.

    Inu merupakan nilai tertinggi sejak awal Juni dan peningkatan dari $659 juta minggu sebelumnya serta $411 juta dua minggu sebelumnya.

    Baca Juga: Harga Solana Turun ke $186: Koreksi Sehat atau Awal Tren Turun?

    Lonjakan Volume: Dari Turun ke Meroket

    Memasuki bulan Juli, volume perdagangan turun drastis ke $328 juta pada minggu pertama. Namun pulih kembali ke $411 juta pada 13 Juli.

    Dalam dua minggu berikutnya, volume melonjak lebih dari 60%, mencapai $659 juta pada 20 Juli dan akhirnya $675 juta pada minggu penutup 27 Juli.

    Pasangan Utama yang Mendorong Momentum

    Dominasi volume tetap berada pada pasangan utama seperti BTC‑SOL dan BTC‑USD, sementara perdagangan minor seperti BTC‑BTC dan kelompok “Other” menyumbang sebagian kecil tapi stabil dalam total volume.

    Sementara itu, pasangan BTC‑SOL tetap menjadi penggerak utama sepanjang periode tersebut.

    Pertumbuhan Wrapped-Bitcoin di Solana

    Peningkatan aktivitas ini sejajar dengan pertumbuhan signifikan dalam suplai token wrapped Bitcoin di Solana: dari $WBTC, $cbBTC hingga $zBTC.

    Saat ini total nilai pasar token wrapped Bitcoin di jaringan ini telah melampaui $734 juta, berasal dari lebih dari 6.277 unit wrapped BTC yang beredar.

    Dua token utama: Coinbase’s cbBTC dan BitGo’s WBTC, menguasai mayoritas token wrapped, sementara token baru seperti zBTC mulai naik daun karena optimalitasnya dalam transfer lintas‑rantai dan integrasi programatik.

    Inovasi: Staking Dual‑Aset dengan btcSOL dan Marinade

    Terobosan terbaru di ekosistem Bitcoin‑on‑Solana adalah peluncuran btcSOL, strategi staking dual‑aset hasil kerja sama dengan Marinade Finance.

    Model ini memungkinkan pengguna untuk staking SOL dan secara otomatis mendapatkan Bitcoin berupa zBTC, tanpa perlu mengelola ulang secara manual.

    Sekitar 5,5% dari SOL yang distake akan dikonversi ke zBTC secara bertahap melalui strategi yang dikenal sebagai Dual Asset Accumulation Strategy (D.A.A.S).

    Kenapa Ini Penting?

    1. Diversifikasi Otomatis
      btcSOL memberi paparan ganda: pertumbuhan SOL plus potensi store‑of‑value Bitcoin, dalam satu posisi yang mudah dikelola. Tidak perlu rebalancing manual atau strategi kompleks.
    2. Permintaan ZBTC Melonjak
      Mekanisme ini juga memperkuat adopsi zBTC sebagai wrapped Bitcoin yang penting dalam ekosistem Solana, memperkaya likuiditas dan trading volume.
    3. Menarik Minat Investor dan Pengguna DeFi
      Infrastruktur seperti Marinade Finance yang dikenal memastikan staking berkala dan akses instansial mendorong partisipasi lebih besar. Kombinasi yayasan likuiditas, produk wrapped Bitcoin, dan inovasi staking turut memicu rebound volume perdagangan.

    Dampak Ekosistem DeFi Solana

    Volume perdagangan Bitcoin yang meningkat drastis mencerminkan sentimen positif dan aktivitas yang kembali hidup di DeFi Solana.

    Hal ini sejalan dengan momentum yang juga terlihat di token-level, volume DEX, dan nilai terkunci (TVL) Solana yang kian kompetitif dibandingkan blockchain lain.

    Solana terus mencatat dominasi transaksi on-chain. Dalam tujuh hari terakhir, Solana memproses 355,9 juta transaksi, mengungguli total gabungan blockchain lainnya.

    Ia juga memimpin volume DEX harian dan menembus TVL DeFi lebih dari US$7 miliar, mengungguli BNB Chain dan lainnya.

    Ringkasan Poin Penting

    Aspek Utama Informasi Kunci
    Total volume mingguan (27 Jul) $675 juta, tertinggi sejak awal Juni
    Performa volume mingguan $659 juta → $675 juta; naik dari $411 juta dua minggu sebelumnya
    Pasangan dominan BTC‑SOL & BTC‑USD masih penggerak utama volume
    Wrapped Bitcoin (zBTC, dll.) Total nilai pasar ≥ $734 juta dari ~6.277 token wrapped
    Produk inovatif Staking dual‑aset btcSOL + Marinade Finance via strategi D.A.A.S

    Baca Juga: Solana Bangkit, Harga SOL Tembus $185!

    Melihat ke Depan

    Dengan adopsi produk seperti btcSOL dan pertumbuhan wrapped Bitcoin, volume perdagangan di Solana diprediksi akan kembali meningkat.

    Inovasi yang memadukan eksposur ke SOL dan Bitcoin dalam satu posisi tanpa usaha manual makin menarik bagi pengguna DeFi.

    Proyek-proyek baru yang memanfaatkan token wrapped ini akan ikut memperkuat ekosistem dan mendorong aktivitas lintas-daun.

    Meski tantangan seperti keamanan token dan kontrol likuiditas tetap perlu diperhatikan, tren ini menunjukkan daya tarik Solana memantapkan posisi sebagai platform DeFi yang berkembang cepat.

    Dengan lonjakan volume transaksi, inovasi produk staking otomatis, dan pertumbuhan ekosistem wrapped Bitcoin, Solana menunjukkan bahwa momentum kembali mengumpul, dan ini baru permulaan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com