Tag Archives: detikproperti

Nggak Perlu Cairan Pembersih, Kamu Bisa Pel Lantai Pakai Bahan Dapur Ini


Jakarta

Lantai adalah salah satu bagian rumah yang harus sering dibersihkan karena cepat kotor. Selain menyapu, kamu perlu mengepel lantai untuk menghilangkan kotoran dan kuman di lantai dengan pembersih.

Namun, kamu nggak harus pakai cairan pembersih khusus, lho. Ada bahan-bahan di dapur yang bisa menjadi alternatif pembersih lantai.

Lalu, bahan dapur apa saja yang dapat digunakan buat pel lantai? Yuk, simak daftarnya berikut ini seperti yang dikutip dari Real Simple dan Cleanipedia.


5 Bahan Dapur untuk Mengepel Lantai

1. Baking Soda

Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KuePerbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin Kue Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

Baking soda bisa jadi andalan untuk membersihkan noda membandel dan noda minyak pada lantai rumah. Caranya, taburkan beberapa sendok baking soda ke noda pada lantai, lalu teteskan sedikit air untuk menimbulkan reaksi pada baking soda.

Setelah itu, gosok dengan pel hingga noda hilang dan lantai keramik tak kusam lagi. Kamu juga bisa menambahkan minyak kayu putih pada campuran baking soda dan air untuk membantu membunuh kuman dan bakteri.

2. Minyak Serai

Minyak serai merupakan bahan dapur lainnya yang bisa kamu gunakan untuk membersihkan lantai. Selain membantu membunuh kuman, serai juga punya aroma segar yang dijamin mencegah bau tak sedap dari rumah Anda. Sebagai nilai tambah, serai juga punya manfaat mengusir serangga, lho.

3. Cuka Putih

White vinegar in a glass bottle. White background. Organic cleaner.White vinegar in a glass bottle. White background. Organic cleaner. Foto: Thinkstock

Cuka putih bukan hanya untuk memasak, tetapi juga merupakan pahlawan pemusnah bakteri untuk lantai keras, seperti ubin dan laminat. Dengan tingkat keasaman pH dua hingga tiga, cuka putih bisa menghilangkan kotoran tanpa merusak lapisan lantai. Penggunaan cuka putih cocok untuk lantai tile, vinyl, linoleum, dan laminat. Kamu cukup mencampurkan ½ cangkir cuka per 3 liter air. Kelebihannya, kamu tidak perlu membilas lantai setelah dipel.

4. Boraks

Jika kamu menghadapi noda dan kotoran yang sulit, boraks adalah solusi pembersih yang kuat. Mirip dengan baking soda, Boraks memiliki sifat sedikit abrasif dan mampu menghilangkan noda serta bau tak sedap. Penggunaan boraks cocok untuk lantai ubin, beton, batu yang tersegel, vinyl, dan linoleum. Campurkan ⅛ cangkir boraks per 3 liter air. Setelah dipel, pastikan lantai dibilas dengan air biasa untuk menghindari residu.

5. Minyak Lavender

Sejak lama, lavender dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan. Minyak lavender mengandung khasiat sebagai antibiotik, antiseptik, antivirus, dan antibakteri. Karena itulah, minyak lavender juga bisa digunakan untuk membersihkan lantai. Kamu cukup mencampurkan air dan cuka, lalu menambahkan sedikit minyak lavender untuk membersihkan lantai.

Campur saja lima sampai enam tetes minyak lavender dengan 1 ember air hangat dan secangkir cuka putih. Lantai rumah pun akan jadi bersih dan harum.

Hal yang Perlu Diingat

Meskipun bahan-bahan tersebut aman digunakan secara terpisah, penting untuk memperhatikan keamanan saat mencampurkannya dengan cairan pembersih lantai.

Beberapa kombinasi tertentu bisa menghasilkan senyawa beracun sehingga pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dan hindari mencampur bahan-bahan yang tidak cocok.

Itulah beberapa bahan dapur yang bisa digunakan untuk bersihkan lantai. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengatasi Air Kloset Lama Turun dan Penyebabnya


Jakarta

Kloset duduk di rumah memiliki keunggulan yakni dapat membersihkan kotoran dengan sekali pencet. Air di dalam kloset akan turun, kemudian terisi kembali dengan cepat dalam kondisi bersih.

Namun, bisa saja kamu mendapati masalah, seperti air kloset lama sekali turun, tidak seperti biasanya. Kamu memencet tombol berulang kali, tetapi air tetap lambat turun. Jika kamu mendapati hal ini, berarti ada masalah pada sistem pembuangan di kloset tersebut.

Dilansir Angi, ternyata terdapat beberapa penyebab air kloset lama turun, berikut di antaranya.


1. Adanya Penumpukan Material Sisa di Rim Jets

Pada kloset duduk terdapat lubang kecil di bagian pinggiran yang jarang terlihat. Lubang tersebut adalah Rim Jets. Fungsinya untuk menciptakan gerakan berputar pada saat menyiram klose dan mendorong kotoran ke saluran pembuangan.

Pada proses pembuangan tersebut, pasti ada partikel-partikel yang menyangkut di pipa atau lubang pembuangan. Seiring waktu, partikel tersebut menyumbat jalur air sehingga menghambat tekanan air yang turun.

Apabila terjadi hal seperti ini, kamu bisa mencampurkan sabun cuci piring dengan air panas dengan volume sekitar 1-2 panci. Air panas yang digunakan sebaiknya bukan dalam skala mendidih. Namun perlu diingat bahwa bukan berarti sabun dicampur air panas baru dituangkan.

Pertama, tuangkan sabun ke dalam lubang kloset. Lalu, tuangkan 1-2 cangkir sabun cuci piring tersebut secara perlahan. Diamkan sekitar lima menit. Selanjutnya, tuangkan air panas sedikit demi sedikit. kamu bisa kembali menunggu sekitar 30 menit.

2. Saluran Air Tersumbat

Dalam beberapa kasus, lambatnya air kloset turun karena adanya penyumbatan pada pipa pembuangan. Penyumbatan ini bisa diakibatkan karena ada barang yang tidak seharusnya dibuang ke kloset atau ada kotoran menumpuk.

Jika kloset kamu mengalami hal ini, kamu bisa menggunakan alat yang dapat mendorong sumbatan di dalam pipa pembuangan. Alat ini sering disebut ular pipa karena dapat dipanjangkan dan fleksibel.

3. Tekanan Air di Tangki Rendah

Apabila tidak ada sumbatan, kamu perlu mengecek pasokan air di dalam tangki kloset. Apabila tekanan air di kloset rendah, bisa jadi salah satu alasan air lambat turun. Penyebab tekanan air di tangki rendah biasanya karena penggunaannya berlebihan, tabung siramnya rusak, adanya kebocoran, hingga penguapan air.

Cara mengatasinya adalah dengan mengisi ulang tangki manual untuk membantu menyiram toilet. Jika kamu memiliki modal yang cukup, perbaiki tangki air kloset atau perbaiki kerusakan di dalam tangki tersebut.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Awas Genteng Bocor di Musim Hujan, Begini Cara Cek dan Perbaikinya



Jakarta

Masalah genteng bocor memang PR banget buat pemilik rumah. Rembesan air bisa bikin seisi rumah basah dan bangunannya pun ikut rusak.

Kalau kamu mengetahui genteng bocor di rumah, jangan dibiarkan ya. Segera perbaiki genteng biar rumah nggak semakin rusak.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengecek kebocoran atap rumah, lalu lakukan perbaikan. Yuk, simak caranya berikut ini seperti yang dikutip dari HOMEHOW.


Cara Cek Genteng Bocor di Atap Rumah

Inilah cara mengecek kalau ada tanda-tanda ini di sekitar rumah kamu.

1. Cek Tanda Kebocoran Pada Plafon

Cara paling mudah yaitu dengan melihat bekas noda air pada plafon rumah, noda air pada plafon bisa mengindikasikan adanya kebocoran air.

2. Cek Loteng

Cek dari loteng dan sejajarkan bagian noda pada plafon dengan genteng diatasnya, lalu lakukan pengecekan pada area tersebut. Posisi sambungan genteng yang tidak pas dan keretakan bisa menjadi salah satu faktor kebocoran. Tumbuhnya lumut pada genteng juga bisa mengindikasikan adanya kebocoran. Genteng yang berlumut menyebabkan air mudah untuk meresap kedalam.

3. Cek dengan Menggunakan Hujan Buatan

Bila cara di atas masih belum berhasil, kamu bisa menggunakan cara ini dengan dua orang. Salah satu orang akan menyemprotkan air ke genteng dan satu orang lagi mengawasi dari loteng, hal ini sangat ampuh untuk menemukan lokasi kebocoran.

4. Menyewa Tenaga Ahli

Bila kamu khawatir untuk melakukan pengecekan sendiri, kamu bisa menyewa tenaga ahli untuk melakukan pengecekan.

Setelah kita mengetahui bagian kebocoran, kita bisa mengatasinya dengan cara yang tepat sesuai dengan tipe kerusakan sebagai berikut.

Tips Perbaiki Genteng Bocor

Nah, kalau sudah yakin rumah bocor, kamu bisa mencoba tips perbaiki genteng bocor berikut ini.

1. Tentukan Lokasi Kebocoran

Setelah melakukan pengecekan, kamu harus menentukan bagian yang harus diperbaiki. Terkadang air mengalir dari tempat kerusakan hingga menyebabkan lokasi noda air berbeda dengan lokasi kerusakan, maka dari itu kamu harus jeli dalam mengamati bagian yang rusak. Biasanya retakan pada genteng dan posisi genteng yang tidak baik bisa membentuk celah untuk air masuk ke dalam

2. Perbaikan Terhadap Kerusakan Ringan

Jika kerusakan terbilang cukup kecil seperti retakan biasa, cara untuk memperbaikinya kamu bisa menggunakan sealant atau Cat Waterproof. Sedangkan untuk kerusakan yang lebih besar dari 0,25 inci, kamu bisa menutupinya dengan semen.

3. Mengganti Genteng

Bila kerusakan genteng sudah tidak bisa diperbaiki lagi, alangkah baiknya untuk mengganti genteng tersebut dengan yang baru. Pastikan genteng yang baru adalah tipe yang sama dengan genteng yang rusak.

4. Melapisi Genteng dengan Semen

Kamu juga bisa memberikan lapisan semen di bawah genteng yang rusak atau pada sambungan genteng untuk meminimalisir kerusakan keberlanjutan. Pastikan agar genteng dalam keadaan yang sejajar setelah menambahkan semen.

5. Melapisi Genteng Dengan Aksesoris Tambahan

Bila kamu merasa kerepotan untuk memperbaiki genteng satu per satu, kamu bisa menambahkan aksesoris seperti Roll Roofing atau Genteng Double.

Demikian tips and tricks untuk menanggulangi masalah kebocoran pada genteng rumah yang mudah dilakukan secara mandiri.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

10 Tanaman yang Dipercaya Bisa Bawa Keberuntungan, Cocok buat di Rumah


Jakarta

Tanaman di rumah tidak hanya menambah estetika maupun menciptakan suasana yang asri saja. Ada beberapa tanaman yang dianggap bisa membawa keberuntungan menurut Feng Shui.

Dalam konsep Feng Shui beberapa tanaman dipercaya dapat membawa energi positif di dalam rumah. Tanaman melambangkan salah satu elemen dasar Feng Shui yakni kayu. Elemen kayu kerap diartikan sebagai sesuatu yang bertumbuh, fleksibel, tahan banting, dan menyembuhkan.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini merupakan tanaman yang dipercaya bisa membawa keberuntungan menurut Feng Shui.


1. Peace Lily

Evergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leavespeace lily. Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

Melansir Homes and Gardens, peace lily dikenal dapat menjaga energi rumah tetap positif dan ceria. Lokasi yang tepat untuk menempatkan tanaman ini adalah jendela rumah yang memiliki sirkulasi udara yang baik.

2. Aloe Vera

an aloe vera plantaloe vera plant Foto: iStock

Selain bagus untuk wajah dan rambut, aloe vera juga dipercaya dapat menangkal nasib dan energi buruk serta menciptakan positif untuk rumah tersebut. Lokasi yang tepat untuk meletakkan tanaman ini adalah di dekat pintu.

3. Anthurium

Tanaman Hias Anthurium Magnificum HybridTanaman Hias Anthurium Foto: Dokumentasi Pribadi HaiBunda

Tanaman berdaun lebar ini dapat menyerap energi baik. Lokasi yang tepat untuk meletakkan Anthurium clarinervium adalah kamar mandi dan dapur.

4. Philodendron

house plant heart leaf Philodendron vine in white potPhilodendron. Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

Dalam konsep Feng Shui tanaman ini dapat meningkatkan energi positif. Philodendron cocok diletakkan di ruangan kerja.

6. Lidah Mertua

Decorative sansevieria plant on wooden table in living room. Sansevieria trifasciata Prain in gray ceramic pot.Lidah mertua. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

Lidah mertua merupakan salah satu tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Tanaman ini dipercaya menawarkan rasa perlindungan menurut Rana Kashiwabara.

Penempatan terbaik untuk lidah mertua adalah di kedua sisi pintu depan untuk menciptakan ‘pintu gerbang’ guna meningkatkan aliran positif Chi ke dalam rumah. Selain itu, isa juga diletakkan di kamar tidur untuk melindungi dari hal-hal buruk dan menjaga ketenangan pikiran.

6. Sirih Gading

Indoor Golden pothos houseplant next to a watering can in a beautifully designed home interior.pothos. Foto: Getty Images/iStockphoto/Grumpy Cow Studios

Tanaman hias sirih gading atau photos dipercaya dapat memperlancar rezeki dan menenangkan hati. Penempatan yang baik menurut Feng Shui adalah di dekat jendela ruang tamu.

7. Tanaman Bird of Paradise atau Strelitzia Nicolai

Blooming Bird of Paradise Plant (Strelitzia reginae)Blooming Bird of Paradise Plant (Strelitzia reginae) Foto: Getty Images/iStockphoto/LindasPhotography

Dalam konsep Feng Shui, tanaman Bird of Paradise atau Strelitzia nicolai dipercaya mendorong energi positif. Tanaman ini bisa diletakkan di dekat jendela atau area yang memudahkan Bird of Paradise atau Strelitzia Nicolai mendapatan sinar matahari.

8. Pachira atau Money Plant

Pachira Aquatica - Guiana Chestnut from Central and South America, commonly sold as a Money plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/LindasPhotography

Seperti Namanya, pachira atau money plant dipercaya dapat menarik rezeki berlimpah dan nasib baik, kata pakar berkebun Bloomscape, Lindsay Pangborn. Tanaman ini dapat tumbuh baik pada lokasi yang pencahayaan bagus.

9. Bunga Peony

Summer moodBunga peony. Foto: Getty Images/Eva-Katalin

Menurut Feng Shui, bunga peony melambangkan cinta, kemakmuran, dan keindahan. Konon, bunga peony berwarna pink cerah atau merah mampu mendatangkan keberuntungan besar.

Mengutip Garden Design, peony tidak membutuhkan air yang banyak. Siram bunga peony setiap minggu di musim panas dan saat bunga peony mekar. Ketika sedang dorman, peony tidak perlu disiram.

Rubber Plant

Peperomia raindrop plant stand on concrete wall background. Home gardening. Banner with copy space.Rubber plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anna Ostanina

Ciri khas tanaman ini adalah daunnya yang gelap, lebar, dan mengilap. Daunnya melambangkan kebahagiaan dan kekayaan yang melimpah.

Mengutip Bloombox Club, rubber plant sangat mudah dirawat. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak air, tidak memerlukan pupuk, dan bisa beradaptasi dengan kondisi cahaya di sekitar. Jadi, rubber plant cocok untuk detikers yang belum pernah merawat tanaman.

Itulah beberapa tanaman yang dipercaya bisa mendatangkan keberuntungan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Bisakah Mengecat Rumah Saat Musim Hujan? Jawabannya Bisa, Asal…



Jakarta

Bagi kamu yang ada niat ngecat rumah, mungkin akan ragu-ragu kalau sedang musim hujan. Takutnya hujan tiba-tiba mengguyur rumah padahal catnya belum kering.

Mengecat rumah memang perlu mempertimbangkan berbagai hal, termasuk cuaca. Namun, sebenarnya apa bisa mengecat rumah saat cuaca hujan atau setengah hujan? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Kapan Kita Bisa Mengecat Rumah saat Musim Hujan?

Ternyata kamu bisa saja melanjutkan proyek mengecat rumah saat musim hujan, baik dalam ruangan maupun eksterior. Hal ini dengan catatan, cat tidak bersentuhan langsung dengan air hujan.


Ini berlaku sepanjang proses pengecatan, mulai dari permukaan yang belum dicat hingga permukaan yang sudah dicat dan benar-benar kering.

Proyek mengecat dalam ruangan bahkan bisa dilanjutkan saat hujan turun di luar, selama airnya tidak masuk ke dalam rumah. Namun, kamu harus memastikan bahwa agar air hujan tidak bisa tembus ke dalam rumah melalui jendela terbuka.

Pertimbangkan Saat Mengecat Rumah di Musim Hujan

Mengecat rumah saat musim hujan memerlukan perhatian ekstra terhadap faktor-faktor tertentu. Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa faktor yang perlu kamu pertimbangkan saat mengecat rumah di musim hujan.

1. Kelembapan

Pada musim hujan, kelembapan udara biasanya tinggi. Ini akan membuat cat memerlukan waktu lebih lama untuk mengering dibandingkan saat cuaca cerah. Oleh karena itu, kamu harus bersiap untuk menunggu lebih lama sebelum menerapkan lapisan cat kedua.

2. Kondisi Permukaan

Pastikan permukaan yang akan kamu cat benar-benar kering. Jika permukaan tersebut basah, kamu perlu memastikannya kering terlebih dahulu. Beberapa area yang terlindung dari sinar matahari, retak-retak kecil pada dinding, atau lubang paku, mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk mengering.

3. Suhu

Suhu juga memainkan peran penting dalam proses pengeringan cat. Semakin rendah suhu, semakin lama cat akan mengering. Pastikan untuk memeriksa rekomendasi suhu minimum pada label cat yang kamu gunakan.

4. Jangka Waktu

Perhatikan perkiraan cuaca. Jika cuaca diprediksi akan memburuk atau suhu akan turun di bawah suhu minimum yang disarankan dalam 10 jam setelah pengaplikasian cat, sebaiknya tunda pekerjaan mengecatmu.

5. Memperbaiki Permukaan yang Terkena Hujan

Jika terkena hujan, permukaan yang belum kering akan membentuk garis-garis akibat cat yang luntur. Solusi terbaik adalah menunggu hingga cat benar-benar kering, lalu mengikis garis-garis cat yang luntur tersebut dengan pisau. Area yang terkena hujan mungkin memerlukan pengamplasan ringan sebelum dicat ulang.

Demikian faktor-faktor yang perlu kamu pertimbangkan saat ingin mengecat rumah di musim hujan. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, kamu bisa memutuskan apakah aman untuk melanjutkan proyek mengecat rumah saat hujan datang. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Air Tiba-tiba Muncul dari Lantai? Ini Penyebabnya


Jakarta

Munculnya air dari bawah lantai bisa terjadi karena beberapa hal. Salah satunya saat musim hujan.

Umumnya, air muncul dari retakan sela keramik atau pecahan keramik. Retakan ini bisa terjadi karena rusak tertimpa beban yang berat, kesalahan saat pembangunan, atau ulah hewan.

Selain itu, posisi rumah juga bisa menjadi salah satu penyebab. Apakah di dataran yang terjal atau datar. Saat hujan deras, tanah dengan mudah tergeser karena gerusan air. Gerusan ini dapat membuat tanah menjadi lebih turun. Ditambah tidak adanya area resapan air.


Ada juga beberapa penyebab lainnya yang menyebabkan munculnya air dari lantai. Berikut ini informasinya dilansir dari Angi.

1. Adanya Kebocoran Pipa

Kemungkinan besar air yang muncul dari bawah keramik berada di dekat area yang dilalui oleh pipa air seperti kamar mandi, westafel, atau dapur.

Setelah mengetahui lokasinya, cek meteran air di rumah. Apabila tidak bergerak, berarti kebocoran air bukan berasal dari pipa air. Melainkan sumber lain seperti air tanah yang meluap.

Menurut Forbes, tanda-tanda pipa bocor utama sebagai berikut.

– Suara mendesis dan gemericik

– Tekanan air rendah

– Sebelumnya terjadi penyumbatan saluran air yang terus-menerus

– Air juga menggenang di sekitar halaman

2. Kelebihan Air Tanah atau Naiknya Permukaan Air

Saat hujan, air dapat menyebabkan kenaikan permukaan air tanah hingga meluap ke bagian atas. Air dapat dengan mudah muncul di dalam rumah apabila banyak celah pecahan keramik.

Pemilik rumah bisa memasang sistem drainase interior di pertemuan dinding dan lantai. Sistem drainase ini semacam parit atau tanah menurun yang bisa mengalirkan air ke dalam pipa dan keluar dari rumah.

Itulah beberapa penyebab timbulnya air dari bawah lantai.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Area Lesehan di Rumah Dianjurkan dalam Islam, Begini Alasannya



Jakarta

Detikers pasti sering melihat acara-acara keagamaan kebanyakan digelar tanpa bangku. Baik pemuka agama dan jamaah duduk lesehan di lantai yang dilapisi dengan karpet. Ternyata ini ada anjurannya lho dalam Islam, bahkan sebaiknya di rumah juga memiliki area untuk lesehan seperti itu.

Hal seperti ini juga sudah diterapkan dalam tradisi di Arab. Sebenarnya kegiatannya mirip dengan yang ditemui di Indonesia yakni duduk, makan, ngobrol, hingga tidur di lantai.

Lantas, bagaimana asal mula area lesehan seperti ini dianjurkan dalam Islam?


Dilansir lamar Home Synchronize, anjuran ini bermula dari gaya hidup Nabi Muhammad SAW yang duduk, makan, hingga tidur lesehan di lantai. Dari sana, kebiasaan tersebut kemudian diikuti dan diterapkan ke kegiatan sehari-hari. Namun, hukum untuk mengikuti hal ini atau menyediakan area lesehan sifatnya sunnah, bukan wajib.

Dalam Hadis riwayat Al-Bukhari No. 5415 dari Sayyidina Anas Anas Radhiyallahu anhu, mengatakan Nabi Muhammad SAW tidak pernah makan di atas meja makan dan tidak pula di atas sukurrujah.

Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga duduk dengan tawadhu’, yakni duduk di atas kedua lututnya atau di atas punggung kedua kaki atau berposisi dengan kaki kanan ditegakkan dan duduk di atas kaki kiri.

“Aku tidak pernah makan sambil bersandar, aku hanyalah seorang hamba, aku makan sebagaimana layaknya seorang hamba dan aku pun duduk sebagaimana layaknya seorang hamba.” [HR. Al-Bukhari no. 5399].

Namun, Hadis ini tidak berarti melarang umat Muslim untuk memiliki meja dan kursi di rumah. Hal tersebut diperbolehkan. Duduk di atas kursi juga tidak dilarang, tetapi jika kamu ingin makan di lantai lesehan, berarti kamu melakukan salah satu kebiasaan Nabi Muhammad SAW.

Lebih lanjut, kebiasaan lesehan terinspirasi dari cara tidur Nabi SAW yang kerap terlihat tertidur di berbagai tempat, termasuk di lantai.

‘Abbad bin Tamim dari pamannya meriwayatkan ia pernah melihat Rasulullah SAW tidur terlentang di masjid dalam keadaan meletakkan satu kaki di atas lainnya berdasarkan HR. Bukhari No. 475 dan Muslim No. 2100.

Sekali lagi, tata cara ini bukan berarti ada larangan menggunakan kasur. Sebab, Nabi Muhammad SAW juga tidur di tempat tidur, matras, tikar, lantai, bahkan terkadang di atas pasir atau jubah hitam. Adapun matras Nabi Muhammad SAW terbuat dari kulit yang diisi dengan sabut ataupun beralaskan wol kasar yang dilipat dua.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

5 Tips Mudah Bersihkan Jamur di Dinding



Jakarta

Rumah menjadi lebih lembap saat musim hujan. Hal ini dapat memicu pertumbuhan jamur di dinding rumah.

Dinding yang bocor atau terkena genangan air bisa memicu pertumbuhan jamur. Jamur dapat tumbuh di sudut-sudut ruangan yang lembap.

Jika dibiarkan, keberadaan jamur bukan hanya mengganggu estetika rumah, tetapi juga bisa berbahaya bagi kesehatan, lho. Kalau kamu menemui jamur tumbuh di rumah, segera dibersihkan ya.


Cara Membersihkan Jamur dari Dinding Rumah

Dilansir dari The Spruce, berikut cara membersihkan jamur di dinding rumah.

1. Campuran Larutan Pembersih Jamur

Jamur tidak dapat hilang dengan air biasa atau sabun, melainkan harus memakai campuran larutan pembersih diantaranya cairan klorin dan sabun cucian piring. Tuang dua larutan tersebut ke dalam air.

Klorin merupakan produk pembersih rumah yang paling efektif untuk membunuh spora jamur. Pilihan lain pengganti klorin bisa menggunakan cuka putih jika jamur di dinding tidak banyak.

Takarannya untuk membersihkan jamur pada area dinding yang tidak begitu luas, campurkan satu sendok makan cairan pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat dalam botol semprot.

Cairan pencuci piring membantu larutan melekat lebih lama pada dinding untuk membunuh spora jamur. Jangan lupa menggunakan sarung tangan saat menuangkan larutan.

2. Cuka Putih

Cuka putih memiliki kandungan asam yang bisa merusak struktur jamur. Kamu bisa menyemprotkan cuka putih ke permukaan dinding yang berjamur, lalu lap dengan kain mikrofiber atau spons, dan biarkan area itu mengering.

Namun, jika ada noda gelap yang tersisa, kamu perlu melakukan pembersihan tambahan dengan pembersih noda khusus dinding.

3. Buat Ventilasi di Ruangan

Saat membersihkan jamur pastikan ventilasi seperti jendela atau pintu di rumah dalam keadaan terbuka. Jika tidak ada ventilasi di dekat dinding tersebut kamu bisa menyalakan kipas angin.

4. Larutan Pembersih

Larutan pembersih bisa digunakan dengan memakai botol semprot atau spons. Bersihkan jamur mulai dari bawah dan naik ke atas. Ini akan mencegah spora menyebar dan noda bercak di dinding rumahmu.

Permukaan dinding harus benar-benar basah, tetapi tidak terlalu lembab untuk mencegah kerusakan pada dinding kering. Jika jamur berada di dekat langit-langit gunakan tangga.

5. Tunggu Mengering dan Periksa Noda yang Tersisa

Dinding yang sudah diberikan larutan pembersih harus dibiarkan mengering terlebih dahulu. Setelah itu kamu baru bisa melihat hasilnya apakah bersih dari jamur atau ada noda yang tersisa seperti noda gelap. Jika masih ada, ulangi langkah-langkah dengan larutan pembersih pemutih yang segar.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Cara Mengusir Laron yang Datang di Musim Hujan, Mudah!


Jakarta

Memasuki musim hujan, keberadaan laron kerap ditemukan di berbagai tempat dengan cahaya terang, termasuk rumah. Hewan penyuka cahaya itu memang tidak berbahaya, tapi keberadaannya terkadang bisa membuat kesal banyak orang.

Bukan tanpa alasan laron menyukai cahaya. Melansir dari detikJateng, laron sering mencari sumber cahaya karena mereka menganggap sebagai zona aman. Mereka juga tak pandai terbang, makanya sangat bergantung dengan sumber cahaya.

Maka dari itu, banyak orang mengusir laron dengan cara mematikan lampu rumah. Selain itu, masih ada lagi lho cara mengusir laron yang cukup efektif. Berikut ini informasinya.


1. Matikan Lampu

Laron merupakan hewan yang menyukai cahaya. Maka, salah satu cara efektif untuk mengusir kerumunan laron adalah dengan mematikan lampu di rumah. Jika laron masuk ke dalam rumah, sebaiknya buka jendela agar laron tersebut bisa keluar dan tertarik dengan cahaya dari luar rumah.

2. Siapkan Wadah Berisi Air

Menyediakan wadah berisi air dan diletakkan dekat dengan koloni laron juga menjadi cara untuk mengusir atau bahkan membunuhnya. Pantulan terang pada air akan menarik perhatian laron dan menenggelamkan diri mereka.

3. Pasang Screen atau Tirai pada Jendela dan Pintu

Dikutip dari HiCare, memasang screen atau tirai dengan jaring-jaring kecil pada jendela dan pintu dapat meminimalisir masuknya laron ke dalam rumah. Sebab, biasanya laron masuk ke dalam rumah melalui jendela dan pintu yang terbuka.

4. Hubungi pembasmi laron

Jika keberadaan laron masih mengerubung di rumah sehingga mengganggu aktivitas penghuni di dalamnya, sebaiknya memanggil jasa pembasmi laron. Jasa pembasmi laron tentunya memiliki cara tersendiri yang ampuh untuk mengatasi laron di rumah.

Itulah beberapa tips untuk mengusir laron dari rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Alasan Cat Putih Mudah Kusam dan Berubah Kekuningan dan Cara Merawatnya


Jakarta

Warna cat dinding putih banyak dipakai karena memberikan kesan yang bersih dan elegan. Namun, warna cat putih juga mudah sekali terlihat kotor, kusam, dan berubah warna kekuningan.

Perubahan warna ini paling sering terjadi pada cat dinding outdoor. Dilansir situs Kraudelt Painting, penyebab utama cat putih cepat kotor, kusam, dan berubah kekuningan adalah karena paparan sinar matahari. Cat menjadi lebih cepat mengalami oksidasi saat terkena cahaya matahari.

Alasan kedua adalah pengaruh kelembapan seperti terjadi perubahan suhu atau sering terkena asap rokok. Hal ini bisa berpengaruh pada cat putih indoor maupun outdoor.


Kemudian, reaksi bahan kimia di dalam cat juga bisa memicu perubahan pada cat putih dengan cepat. Jenis cat alkyd (cat untuk tampilan mengkilat) dan pelarut biasanya mudah menguning karena pigmen putih di dalamnya mudah bereaksi.

Lantas, apa yang harus dilakukan agar cat putih bertahan lama dan tak mudah kusam?

Cara Menjaga Cat Putih agar Tahan Lama

1. Pilih Cat Lateks

Menurut Kraudelt Painting, untuk pemakaian cat putih yang tahan lama, sebaiknya memakai jenis cat lateks atau berbasis air daripada cat berbasis minyak. Perlu diketahui, cat lateks tetap bisa terjadi pemudaran. Namun, tidak akan secepat itu apabila pemakaiannya di dalam ruangan (indoor).

Untuk bagian luar ruangan (outdoor) cocok untuk memakai cat minyak. Jika ingin memakai cat lateks, pilih yang mengandung bahan hard shell agar tahan dari paparan sinar matahari dan perubahan suhu.

2. Pilih Cat yang Sesuai dengan Lokasi

Cat lateks lebih cocok di dalam ruangan. Sementara bagian outdoor bisa memakai cat minyak. Namun, ada pengecualian, kamu bisa memakai cat minyak di dapur karena area ini cukup lembap.

Tips untuk mengecat dapur dengan cat putih adalah hindari area yang bersebelahan langsung dengan meja dapur, ubin, atau lemari yang juga berwarna putih.

3. Perhatikan Kelembapan pada Ruangan

Untuk mencegah cat putih cepat menguning, kamu perlu perhatian pada kondisi di ruangan tersebut. Sebagai contoh jika dapur sering terasa lembap, kamu perlu mengatasinya. Cara sederhana yang bisa dilakukan adalah memasang kipas angin agar sirkulasi udara lebih baik. Bisa pula meletakkan dehumidifier di ruangan tersebut sehingga perawatannya lebih praktis.

Penting juga memiliki ventilasi yang memadai. Bisa dengan memiliki jendela yang lebar atau pintu di dapur yang langsung mengarah ke luar rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com