Tag: diet

  • Dianjurkan Dokter, Ini Makanan dan Minuman Super yang Bisa ‘Perpanjang Umur’

    Jakarta

    Hidup dengan usia yang lebih panjang dan sehat merupakan impian dari banyak orang. Makanan adalah salah satu faktor utama penentu dari hal tersebut. Sebenarnya menu makan seperti apa yang bisa membuat badan lebih sehat dan memperpanjang usia?

    Dokter dan ilmuwan pangan Dr William Li mengungkapkan ada beberapa makanan tertentu yang dapat membantu tubuh lebih kuat terhadap penyakit. Ia membuat daftar menu makanan yang terinspirasi dari perpaduan dua budaya makan sehat Mediterania dan Asia Perpaduan tersebut ia beri nama Mediterasian.

    Mediterania dan Asia dikenal sebagai wilayah Blue Zone. Wilayah Blue Zone adalah istilah yang digunakan pada daerah yang penduduknya lebih panjang umur dan menua dengan sehat. Apa saja makanan yang dikonsumsi?


    Buah-buahan

    Jenis buah-buahan yang paling dianjurkan dalam pola makan Mediteranian adalah apel, pir, anggur, dan alpukat. Dr William mengatakan mengonsumsi tiga apel dalam sehari dapat membantu proses mengurangi lemak tubuh.

    “Pir merupakan sumber serat makanan yang sangat baik (buah berukuran sedang mengandung 6 gram) untuk kesehatan usus. Sedangkan anggur mengandung flavonoid dan vitamin C yang merupakan antioksidan kuat yang bisa melindungi DNA dan sebagai zat anti-inflamasi,” ucap Dr William dikutip dari CNBC, Minggu (28/1/2024).

    Bagaimana dengan alpukat? Alpukat memiliki kandungan asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat. Zat tersebut dapat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dan menurunkan risiko penyakit jantung.

    Sayuran

    Jenis sayuran yang paling direkomendasikan dalam pola makan Mediteranian adalah brokoli, wortel, dan jamur. Brokoli kaya akan sulforaphane yang melindungi sel induk, meningkatkan kesehatan usus dan metabolisme, serta memperkuat respons imun.

    Wortel yang sering menjadi tambahan sayur sup memiliki kandungan serat tinggi. Sayuran ini cocok untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.

    “Sedangkan untuk jamur itu mengandung serat larut yang disebut beta-D-glukan yang merangsang pertahanan untuk menumbuhkan pembuluh darah baru yang diperlukan untuk penyembuhan luka. Pada saat yang sama, hal ini dapat mencegah pembuluh darah berbahaya menjadi sumber kanker,” kata Dr William.

    Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan merupakan menu makanan yang sangat erat kaitannya dengan diet Mediterania. Beberapa jenis kacang yang direkomendasikan seperti kacang putih dan lentil.

    “Kacang merupakan makanan bergizi yang dapat membantu mengurangi faktor risiko kardiovaskular dengan menurunkan kadar kolesterol darah. Mereka juga mengandung nutrisi berharga seperti zat besi, seng, magnesium dan folat,” jelasnya.

    Makanan Laut

    Beberapa jenis makanan laut yang sangat diutamakan dalam diet Mediteranian antara lain adalah salmon, telur ikan, dan sarden. Salmon dan telur ikan secara alami mengandung omega-3 yang sangat baik untuk menjaga kesehatan pembuluh darah.

    Sedangkan ikan sarden semenjak lama sudah menjadi makanan laut Mediterania. Ikan ini mengandung bioaktif yang dapat meningkatkan metabolisme dan menurunkan kolesterol darah.

    Minuman

    Dr William menuturkan teh hijau atau matcha dan teh oolong menjadi minuman sehat yang dianjurkan dalam diet Mediterasian. Dalam penelitian, matcha dapat melawan efek metabolik dari diet tinggi lemak.

    “Sedangkan dalam sebuah studi Departemen Pertanian AS menunjukkan bahwa minum enam cangkir teh oolong tiga hari seminggu dapat meningkatkan metabolisme secara keseluruhan,” ucap Dr William.

    Selain matcha dan teh oolong, ia juga menyarankan konsumsi extra virgin olive oil (EVOO). Minyak zaitun merupakan sumber polifenol yang kuat untuk meningkatkan pertahanan kesehatan.

    (avk/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Viral Pria Sukses Pangkas BB 45 Kg Meski Masih Makan Nasi, Ini Resep Rahasianya


    Jakarta

    Seorang pria di Depok membagikan kisahnya yang berhasil memangkas berat badan sebanyak 45 kg dari total bobot tubuhnya 123 kg. Pria bernama M Azie Pangestu itu mengaku tetap mengonsumsi nasi meski tengah menjalani diet. Apa sih rahasianya?

    Azie bercerita awalnya mendapat motivasi untuk menjalani diet karena dirinya kerap kali bolak balik ke rumah sakit. Pada saat berat badan Azie mencapai lebih dari 100 kg, sejumlah penyakit pun datang menghampirinya.

    “Semenjak obesitas itu sudah mulai tanda-tanda kayak penyakit mulai datang, lutut sudah berasa nyeri, dada juga sesak kalo napas, tidur sering ngorok, terus aku sempat kena asam urat juga,” ucapnya saat dihubungi detikcom, Senin (29/1/2024).


    Dirinya juga kesulitan untuk mencari ukuran baju dan tak pede dengan penampilannya saat bertemu orang lain. Dari situlah, Azie memutuskan untuk serius menjalani diet dengan mengubah pola makan.

    Beberapa makanan yang dihindari Azie saat menjalani diet, yakni makanan manis, tepung, minyak, santan, hingga goreng-gorengan.

    “Makanan sehari-hari aku biasa aku sarapan telur rebus 3 butir jam 09.00 hanya putih nya aja, mulai makan jam 11.00 dada ayam, nasi merah, sayur. Jam 14.00 ngemil buah-buahan pepaya/pisang/semangka. Makan lagi jam 17.00 dada ayam, nasi merah sama sayur. Dalam sehari aku minum air putih minimal 3 liter,” imbuhnya.

    Selain mengubah pola makan, Azie juga rutin melakukan olahraga. Setiap habis pulang kerja, pria yang saat ini berusia 27 tahun sering menyempatkan diri untuk pergi ke gym. Dirinya melakukan olahraga angkat beban dan diakhiri olahraga kardio selama 45 menit.

    Usaha tak mengkhianati hasil, Azie berhasil menurunkan berat badan sebanyak 45 kg dari total bobot 123 kg dalam waktu sembilan bulan. Tak hanya itu, kondisi dirinya saat ini juga membaik setelah mengidap penyakit tertentu imbas berat badannya saat itu.

    “Lutut sudah nggak sakit, asam urat udah ga kambuh lagi, napas udah ga sesak dan kalo tidur juga udah ga ngorok lagi. Tapi karena perut masih bergelambir jadi aku tetep gym & fokus untuk menaikkan massa otot,” imbuhnya lagi.

    (suc/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Perjuangan Pria Depok Turunkan Berat Badan, Bobotnya Sempat Sentuh 123 Kg


    Jakarta

    Viral kisah M Azie Pangestu, seorang pria di Depok yang berhasil memangkas berat badan 45 kg dari total bobot 123 kg dalam waktu kurang dari setahun. Uniknya, pria berusia 27 tahun itu tetap mengonsumsi nasi meski makanan tersebut kerap menjadi pantangan bagi yang sedang diet.

    “Setelah 9 bulan gym dan mengubah pola makan, aku sudah turunkan bb sebanyak 45 kg dan bb sekarang 78 kg dari 123 kg,” ucapnya saat dihubungi detikcom, Senin (29/1/2024).

    Berat badan berlebih yang dialami oleh Azie disebabkan karena pola hidup yang buruk. Sejak masuk kuliah pada 2014, Azie mengaku tak pernah berolahraga, bahkan sampai kurang lebih 8 tahun lamanya.


    Ditambah lagi, dirinya sering membeli cemilan yang tak sehat di minimarket, sering begadang, mengonsumsi makanan berminyak, hingga kerap minum manis seperti soda.

    “Suka banget ganyem (ngunyah), nggak pengen berhenti rasanya,” imbuhnya lagi.

    Imbas kebiasaan tersebut, berat badan Azie pun naik drastis hingga lebih dari 100 kg. Pada saat itu, dirinya kerap kali bolak balik ke rumah sakit lantaran mengalami kondisi tertentu.

    Azie juga mengaku kesulitan untuk mencari baju hingga tak pede dengan penampilannya saat bertemu orang lain. Dari situlah ia memutuskan untuk serius menjalani diet.

    “Awal-awal diet agak lemas karena diet gula, tapi lama kelamaan jadi terbiasa jadi gula nya itu di ganti sama buah-buahan,” ucapnya.

    Adapun pola makan yang dijalani Azie bukan ‘memusuhi’ nasi. Melainkan menghindari makanan yang mengandung tinggi gula, tepung, minyak, santan, dan goreng-gorengan.

    Dirinya juga sering menyempatkan diri untuk pergi ke gym setiap pulang kerja. Angkat beban dan olahraga kardio menjadi fokusnya saat menjalani diet. Setelah sembilan bulan mengubah pola makan dan rutin berolahraga, Azie berhasil menurunkan berat badan 45 kg dari 123 kg.

    “Makanan sehari-hari aku biasa aku sarapan telur rebus 3 butir jam 09.00 hanya putih nya aja, mulai makan jam 11.00 dada ayam, nasi merah, sayur. Jam 14.00 ngemil buah-buahan pepaya/pisang/semangka. Makan lagi jam 17.00 dada ayam, nasi merah sama sayur. Dalam sehari aku minum air putih minimal 3 liter,” imbuhnya.

    “Lutut sudah nggak sakit, asam urat udah ga kambuh lagi, napas udah ga sesak dan kalo tidur juga udah ga ngorok lagi. Tapi karena perut masih bergelambir jadi aku tetep gym & fokus untuk menaikkan massa otot,” imbuhnya lagi.

    (suc/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Kena Asam Urat Jadi Motivasi Diet Pria Depok, Dulu Obesitas Kini Berotot

    Jakarta

    Seorang pria di Depok bernama M Azie Pangestu baru-baru ini viral setelah membagikan kisah perjalanan dietnya. Berat badannya yang semula menyentuh 123 kg, berhasil dipangkas sebanyak 45 kg berkat diet sehat dan rutin berolahraga.

    Azie mengaku diet yang dijalani tidak menggunakan bantuan dokter gizi maupun menggunakan obat-obatan tertentu. Pria berusia 27 tahun itu justru mempelajari tips diet sehat melalui media sosial dan mendapat masukkan dari teman-temannya.

    Adapun motivasi Azie menjalani diet lantaran mengalami sejumlah kondisi tertentu, seperti asam urat imbas berat badannya yang berlebih. Kondisi tersebut membuat segala aktivitasnya menjadi terganggu. Selain itu, Azie juga kesulitan untuk mencari ukuran baju dan tak pede dengan penampilannya saat bertemu orang lain.


    “Semenjak obesitas itu sudah mulai tanda-tanda kayak penyakit mulai datang, lutut sudah berasa nyeri, dada juga sesak kalo napas, tidur sering ngorok, terus aku sempet kena asam urat juga. Jadi aku sering banget bolak balik ke rumah sakit,” ucapnya saat dihubungi detikcom, Senin (29/1/2024).

    Uniknya, pria berusia 27 tahun itu tetap mengonsumsi nasi meski makanan tersebut kerap menjadi pantangan bagi yang sedang diet. Azie justru menghindari mengonsumsi makanan manis dengan gula tinggi, tepung, minyak, santan, hingga gorengan.

    Selain mengubah pola makan, Azie juga rutin olahraga. Dirinya selalu menyempatkan diri untuk pergi ke gym setelah pulang kerja.

    “Makanan sehari-hari aku biasa aku sarapan telur rebus 3 butir jam 09.00 hanya putih nya aja, mulai makan jam 11.00 dada ayam, nasi merah, sayur. Jam 14.00 ngemil buah-buahan pepaya/pisang/semangka. Makan lagi jam 17.00 dada ayam, nasi merah sama sayur. Dalam sehari aku minum air putih minimal 3 liter,” imbuhnya.

    Lantas, apakah nasi merah bagus untuk diet?

    Dokter spesialis gizi dr Johanes Chandrawinata, SpGK, beberapa waktu lalu mengatakan kalori nasi merah sama seperti dengan nasi putih biasa. Bedanya, nasi merah memiliki lebih tinggi serat pangannya dibanding nasi putih.

    “Yang lebih penting itu lauk nya, bila semua di goreng, bersantan atau bumbu kacang, maka kalorinya meningkat,” ucapnya saat dihubungi detikcom, Kamis (16/11).

    (suc/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 6 Jenis Olahraga untuk Menurunkan Berat Badan, Simpel Anti Nyiksa

    Jakarta

    Jika membahas tentang cara menurunkan berat badan, olahraga pasti menjadi salah satu tips yang selalu direkomendasikan. Tak heran memang, mengingat olahraga merupakan cara jitu menurunkan berat badan yang sudah dilakukan orang-orang sejak lama.

    Dikutip dari situs Verywell Health, berolahraga dapat membantu tubuh membakar lebih banyak lemak. Ketika berolahraga, tubuh akan mengubah lemak yang ada di dalam tubuh menjadi sumber energi.

    Tak hanya itu, otot-otot yang aktif juga berperan dalam pembakaran kalori. Karenanya, semakin banyak otot yang dimiliki maka semakin besar pula jumlah kalori yang bisa dibakar sehingga membantu menurunkan berat badan.


    Sayangnya, tidak semua orang memiliki waktu luang untuk bisa berolahraga setiap hari lantaran rutinitas yang sangat padat. Selain itu, tubuh juga sering kecapaian usai beraktivitas sehingga mengurungkan niat untuk berolahraga.

    Kabar baiknya, tidak semua olahraga untuk menurunkan berat badan menyita banyak waktu. Ada sejumlah gerakan olahraga simpel dan praktis yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja untuk membantu menurunkan berat badan.

    Bahkan, gerakan-gerakan olahraga berikut bisa dilakukan dalam waktu kurang dari 10 menit. Penasaran? Berikut pembahasannya.

    1. Jumping Jacks

    Jumping jacks merupakan salah satu olahraga kardio yang mudah untuk dilakukan. Jumping jacks juga tidak membutuhkan teknik atau peralatan khusus, sehingga ramah untuk pemula yang baru mulai olahraga untuk menurunkan berat badan.

    Bagi pemula, melakukan jumping jacks selama 30 detik per tiga set sudah menjadi permulaan yang bagus. Ketika tubuh sudah semakin terbiasa, maka intensitas bisa ditingkatkan dengan menambah durasi atau kecepatan gerakan.

    2. High Knees

    Sama seperti jumping jacks, high knee termasuk gerakan olahraga yang ramah untuk pemula karena tidak membutuhkan peralatan atau teknik khusus. Gerakan high knees sekilas mirip seperti lari di tempat, hanya saja posisi lutut diangkat lebih tinggi sehingga sejajar dengan perut.

    High knees merupakan latihan yang cocok dilakukan oleh orang-orang yang ingin mengecilkan perut buncit. Melakukan high knees selama 30 detik per tiga hingga empat set dapat mendukung pembakaran lemak dan membantu menurunkan berat badan.

    3. Plank

    Plank adalah latihan ketahanan yang cocok dilakukan untuk mengencangkan otot-otot core, paha, lengan, betis, dan bokong. Instruktur kebugaran dari Orangetheory Fitness, Benji Tiger, mengatakan plank selama 30 detik hingga satu menit sudah cukup ideal untuk memberikan hasil.

    Tapi jika memang tidak memungkinkan, cobalah melakukan plank secara bertahap dengan menahan posisi selama 10-20 detik sebagai permulaan.

    4. Skipping

    Skipping alias lompat tali merupakan aktivitas kardio yang dapat membantu proses pembakaran lemak tubuh. Dikutip dari Healthline, skipping bisa menjadi salah satu latihan untuk membakar kalori dan mendukung proses menurunkan berat badan.

    Bagi pemula, melakukan skipping selama 30-60 detik sudah cukup ideal. Seiring waktu, cobalah untuk meningkatkan durasi hingga 5-10 menit setiap hari.

    5. Burpees

    Burpees termasuk gerakan latihan yang cukup menantang untuk dilakukan. Pasalnya, burpees tidak hanya menuntut kekuatan otot-otot tubuh, tapi juga stamina. Meski begitu, manfaat yang diberikan gerakan latihan ini terhadap proses menurunkan berat badan sangatlah besar.

    Lantaran memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi, cobalah untuk melakukan burpees selama 10-20 detik jika tubuh belum terbiasa. Jika hitungan waktu dirasa terlalu berat, maka Anda juga bisa melakukan burpees sebanyak tiga set dengan 5-10 kali repetisi tiap set-nya.

    6. Mountain Climbers

    Mountain climbers tidak hanya efektif membantu menurunkan berat badan, tapi juga dapat melatih kekuatan otot lengan dan tubuh bagian atas secara bersamaan.

    Sebagai permulaan, cobalah untuk melakukan mountain climbers selama 20-30 detik. Meski terkesan enteng, gerakan ini cukup menantang bagi tubuh yang belum terlatih. Jika sudah terbiasa, maka Anda bisa meningkatkan intensitas, kecepatan, dan durasi secara perlahan.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 7 Tips agar Nggak Gampang Lapar, yang Lagi Diet Wajib Tahu

    Jakarta

    Ketika sedang diet untuk menurunkan berat badan (BB), konsumsi asupan kalori lebih sedikit daripada yang diperlukan atau defisit kalori sering kali dilakukan. Namun, sebagian orang kesulitan diet karena merasa lapar terus-menerus.

    Yang harusnya makan dengan porsi lebih sedikit, tapi karena rasa lapar selalu menghantui dan tidak mampu menahan nafsu makannya, kamu bisa lupa dan tetap makan dengan porsi yang besar. Kalau sudah begitu, diet turunkan BB jadi gagal.

    Tapi jangan khawatir, ada lho tips agar tidak gampang lapar terus-menerus. Sederet tips ini sangatlah mudah dan menggunakan cara alami sehingga dapat kamu ikuti. Penasaran? Cek uraian di bawah, ya.


    7 Tips Supaya Tidak Mudah Lapar

    Kamu yang lagi diet turunkan BB bisa banget ikuti tips dikutip dari Healthline berikut supaya merasa kenyang lebih lama dan tidak merasa lapar terus-menerus.

    1. Konsumsi Asupan Protein yang Cukup

    Tidak semua makanan memuaskan rasa lapar dengan cara yang sama. Konsumsi makanan yang mengandung lebih banyak protein dapat bantu meningkatkan rasa kenyang dan menurunkan hormon lapar.

    Efek mengurangi rasa lapar bukan hanya diberikan oleh protein hewani seperti daging dan telur, tapi juga protein nabati termasuk buncis dan kacang polong.

    Karena itu, konsumsi asupan protein yang cukup. Setidaknya, penuhi 20-30 persen dari total kalori harian dengan protein atau 1-1,2 gram protein per kilogram berat badan. Beberapa penelitian menyebut asupan protein setiap harinya kisaran 1,2-1,6 gram per kilogram BB.

    2. Pilih Makanan Kaya Serat

    Selain protein, konsumsi makanan kaya serat juga bantu memperlambat pencernaan, membuat rasa kenyang lebih lama, dan bisa mengatur nafsu makan.

    Makanan tinggi serat juga kerap kali mengandung banyak nutrisi lain, seperti vitamin, mineral, serta antioksidan. Oleh sebab itu, memakan makanan yang kaya serat bukan hanya dapat bantu turunkan BB, tapi juga meningkatkan kesehatan untuk jangka panjang.

    3. Minum Air Sebelum Makan

    Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang minum dua gelas air sebelum makan dapat mengurangi porsi makan 22 persen lebih sedikit, dibandingkan yang tidak.

    Ilmuwan percaya bahwa 500 ml air yang diminum bisa meregangkan perut dan mengirimkan sinyal kenyang ke otak. Karenanya, tips ini dapat dilakukan sesaat sebelum makan.

    Lakukan dengan meminum segelas air sebelum makan. Ini bisa bantu kamu mengkonsumsi lebih sedikit kalori ketika makan tanpa membuatmu kelaparan berlebih.

    4. Tidak Makan Terlalu Cepat

    Studi menunjukkan bahwa orang yang makan lebih cepat akan makan dengan porsi dan kalori lebih banyak. Studi lain menemukan bahwa makanan yang dikonsumsi perlahan dapat membuat lebih kenyang.

    Oleh karena itu, janganlah makan terlalu cepat dan perlambatlah. Terlebih jika nafsu makan sedang tinggi, kamu lebih mungkin untuk makan dengan porsi banyak dari yang direncanakan. Dan tips ini bisa jadi cara baik untuk tidak makan terlalu banyak.

    5. Tidur Cukup dan Berkualitas

    Penelitian menemukan bahwa terlalu sedikit tidur dapat meningkatkan perasaan subjektif lapar, nafsu makan, dan mengidam makanan. Kurang tidur juga bisa menyebabkan peningkatan ghrelin, hormon lapar yang dapat menambahkan asupan makanan.

    Tidur yang cukup dan berkualitas dapat pula bantu mengurangi rasa lapar dan mencegah penambahan BB. Waktu tidur ideal bagi orang dewasa sekitar 7-9 jam, dan 8-12 jam untuk anak-anak dan remaja.

    6. Kelola Stres

    Stres berlebih bisa meningkatkan hormon kortisol. Kadar kortisol yang tinggi dianggap bisa menaikkan nafsu makan dan dorongan untuk makan.

    Kurangi tingkat stres, dengan begitu nafsu makan akan menurun serta rasa kenyang meningkat. Mengelola stres bahkan bisa melindungi dari depresi dan obesitas.

    7. Pilih Camilan yang Mengenyangkan

    Sebagian orang suka sekali ngemil atau makan camilan meskipun sudah makan besar. Jika sulit melepas kebiasaan itu, cara lainnya bisa memperhatikan makanan ringan yang dikonsumsi.

    Pilih camilan yang memberi rasa kenyang lebih lama, termasuk makanan ringan yang tinggi protein, serat, lemak sehat, atau karbohidrat kompleks.

    Dengan konsumsi camilan yang mengenyangkan, akan mengurangi rasa lapar dan mencegah makan berlebih pada jadwal makan berikutnya.

    Itu dia sederet tips agar tidak merasa lapar terus-menerus. Dengan mengikuti sejumlah tips tersebut, bisa bantu kamu diet dan meraih BB ideal.

    (azn/fds)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Tips Diet Anti Nyiksa untuk Hempaskan Lemak yang Cocok Buat Pemula


    Jakarta

    Memiliki berat badan ideal dan sehat merupakan keinginan banyak orang. Namun dalam beberapa kasus, proses penurunan berat badan terasa sangat menyiksa dan sulit dilakukan oleh pemula.

    Bagaimana langkah yang perlu dilakukan oleh pemula jika ingin mulai diet? Langka awal yang bisa diterapkan adalah mulai secara perlahan merubah kebiasaan makan menjadi lebih sehat. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa diterapkan dikutip dari Business Insider:

    Makan Lebih Banyak Sayur dan Buah

    Buah dan sayur mengandung banyak vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Beberapa kandungan zat yang bermanfaat yang ada di sayur dan buah antara lain seperti serat, magnesium, vitamin A dan C, kalium, dan potasium.


    Serat bermanfaat untuk meredakan sembelit dan membantu pencernaan, magnesium baik untuk tulang, dan kalium baik untuk menjaga tekanan darah lebih sehat. Sedangkan vitamin A bermanfaat untuk melindungi dari infeksi dan menjaga kesehatan kulit dan mata, vitamin C baik untuk membantu penyerapan zat besi dan menjaga kulit dan gusi.

    Selain baik untuk proses penurunan berat badan, konsumsi buah dan sayur banyak dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai penyakit. Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2018 menemukan pola makan kaya akan buah dan sayur dapat mengurangi peradangan yang berhubungan dengan penyakit kesehatan kronis seperti jantung, kanker, dan diabetes.

    Batasi Makanan Olahan

    Makanan olahan cenderung memiliki tinggi kalori dan rendah nutrisi. Beberapa jenis contoh makanan olahan yang sebaiknya dikurangi adalah keripik, biskuit, permen, kue, hingga makanan beku seperti nugget dan sosis.

    Garam, gula, dan bahan pengawet biasanya ditambahkan ke makanan olahan yang dapat berdampak pada kesehatan. Hal ini dapat meningkatkan berbagai risiko penyakit berbahaya seperti penyakit jantung hingga kanker.

    Beberapa jenis alternatif makanan yang bisa dikonsumsi misalnya seperti oatmeal sebagai pengganti sereal manis, popcorn tawar sebagai pengganti keripik, dan yogurt.

    Pilih Lemak Sehat

    Lemak adalah bagian penting dari pola makan sehat. Zat nutrisi ini membantu tubuh menjaga metabolisme dan menyimpan energi tubuh. Namun, perlu dipahami tidak semua lemak sehat dan ada yang dapat menyebabkan efek buruk pada kesehatan.

    Jenis lemak yang lebih sehat adalah lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh dapat ditemukan dalam kacang-kacangan, alpukat, minyak zaitun, dan ikan berlemak seperti salmon. Lemak tak jenuh dapat meningkatkan kesehatan jantung.

    Dalam sebuah studi yang dilakukan pada 2009, responden yang mengganti 5 persen asupan lemaknya dengan lemak tak jenuh memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami penyakit jantung koroner.

    Buat Rencana Makan

    Membuat rencana makan juga bisa menjadi peranan penting untuk proses diet. Jenis makanan yang perlu ditingkatkan mencakup buah, sayur, protein, dan biji-bijian. Rencana makan juga meliputi bagaimana cara makanan diolah dan kapan makanan dikonsumsi.

    Selain itu, buat lingkungan menjadi lebih ‘sehat’. Hal ini bisa dilakukan dengan hanya menyimpan pilihan makanan yang sehat di kulkas dan membatasi stok makanan olahan. Ini dapat membuat diri terbiasa dengan camilan sehat.

    Rencana makan dapat berbeda-beda setiap orang. Jika memerlukan bantuan, datangi dokter atau ahli kesehatan terpercaya.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Deretan Makanan Ini Bisa Bantu Hempaskan Lemak di Perut, Bye Buncit!


    Jakarta

    Lemak perut yang yang ‘membandel’ kerap menjadi masalah besar dalam proses penurunan berat badan. Lemak di perut atau yang dikenal juga dengan lemak visceral melapisi ruang antara organ di dalam perut sehingga berisiko memberikan efek yang membahayakan untuk kesehatan.

    Banyaknya jumlah lemak visceral dikaitkan dengan berbagai macam penyakit seperti diabetes tipe dua, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker. Dikutip dari NY Post, berikut ini adalah beberapa makanan yang dapat membantu proses penurunan berat badan dan mengurangi lemak di perut:

    Kimchi

    Makanan fermentasi kubis dari Korea Selatan ini rupanya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 116 ribu orang di Korsel, makanan ini dapat mengurangi risiko obesitas hingga 11 persen.


    Orang yang menyukai makan kimchi cenderung memiliki lingkar perut yang lebih kecil menurut penelitian yang diterbitkan oleh BMJ Open tersebut. Hal itu diakibatkan oleh bakteri hidup yang ada di kimchi tersebut.

    “Kimchi rendah kalori, kaya akan serat makanan, bakteri asam laktat, vitamin, dan polifenol,” ucap peneliti.

    Protein Rendah Lemak

    Beberapa jenis sumber protein rendah lemak seperti daging putih, ikan, daging merah tanpa lemak, tahu, dan kacang-kacangan memiliki manfaat yang besar dalam proses penurunan berat badan. Ahli diet di Inggris Priya Tew menuturkan pemilihan jenis protein ini dapat mempermudah jalan menuju berat badan ideal.

    “Saya tidak mengatakan ada makanan tertentu yang dapat mengurangi atau mencegah lemak di perut, melainkan pendekatan gaya hidup. Mengonsumsi makanan ala mediterania terbukti baik untuk tekanan darah, kesehatan jantung, dan kesehatan secara keseluruhan,” kata Priya.

    Diet mediterania memang menjadi salah satu pola diet yang banyak dianjurkan selama proses penurunan berat badan. Pola makan ini menekankan variasi konsumsi buah-buahan, sayuran hijau, lemak sehat seperti minyak zaitun dan kacang-kacangan, serta makanan tinggi omega 3 seperti salmon dan tuna.

    Alpukat

    Sumber lemak sehat juga bisa didapatkan dari buah alpukat. Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat seperti ikan, alpukat, dan minyak zaitun dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat.

    Asam lemak omega-3 memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu melawan perkembangan lemak visceral. Selain itu, lemak sehat ini juga berperan mengatur hormon dan meningkatkan kesehatan metabolisme.

    Greek Yogurt

    Greek yogurt memiliki kandungan probiotik yang tinggi. Probiotik baik untuk meningkatkan mikrobioma usus yang sehat dan dikaitkan dengan pengurangan lemak visceral.

    Selain itu, greek yogurt juga dapat mengatur peradangan dan meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga mampu berkontribusi pada berat badan yang lebih sehat.

    Oatmeal

    Oatmeal merupakan jenis makanan yang memiliki serat larut tinggi. Serat larut memiliki manfaat untuk menurunkan glukosa darah, meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan, dan mengurangi risiko diabetes tipe dua.

    Oatmeal juga membantu menekan nafsu makan dan memperpanjang durasi kenyang untuk membantu mengurangi lemak visceral.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Begini Tips Minum Air Putih untuk Bantu Turunkan BB dari Pakar Diet


    Jakarta

    Saat menjalani program diet untuk menurunkan berat badan hal yang perlu dilakukan adalah meninjau setiap bagian dari rutinitas harian. Salah satunya adalah mengevaluasi makanan dan minuman apa saja yang dikonsumsi setiap hari.

    Faktanya, sesuatu yang sederhana seperti minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan. Ahli diet Amy Goodson memberikan berapa banyak air putih yang harus diminum untuk menurunkan berat badan.

    Bisakah minum air putih membantu menurunkan berat badan?

    Tetap terhidrasi dengan minum air putih adalah kunci utama untuk menghidrasi tubuh. Selain itu, Goodson mengatakan itu juga bisa membantu menurunkan berat badan secara tidak langsung.


    “Minum air memang bermanfaat untuk membantu rasa kenyang, tapi itu bukan penyebab langsung penurunan berat badan,” katanya yang dikutip dari Eat This, Senin (5/2/2024).

    Berikut cara air putih dalam membantu menurunkan berat badan:

    Meningkatkan rasa kenyang

    “Minum air sebelum dan sesudah makan membuat kenyang. Hal ini dapat mengakibatkan konsumsi lebih sedikit kalori selama waktu makan,” jelas Goodson.

    Selain itu, menurut penelitian dari Wageningen University di Belanda, orang yang meminum milkshake dan kemudian segelas besar air mengalami penurunan rasa lapar dan peningkatan rasa kenyang. Itu berbanding terbalik pada mereka yang meminum segelas kecil air setelah milkshake.

    Hidrasi bebas kalori

    Minum air adalah cara bebas kalori untuk meningkatkan hidrasi. Daripada mengonsumsi minuman manis seperti es teh manis atau minuman berenergi, disarankan untuk minum air putih.

    “Itu dapat membantu mengurangi asupan kalori secara keseluruhan, mendukung pengelolaan berat badan,” kata Goodson.

    Peningkatan kinerja fisik

    Memastikan tubuh tetap terhidrasi sangat penting untuk mencapai kinerja fisik yang optimal. Dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan dan individu bergerak lebih lambat saat berolahraga.

    “(Ini) dapat berkontribusi pada pembakaran kalori selama berolahraga,” kata Goodson.

    Berapa banyak air yang harus diminum setiap hari untuk menurunkan berat badan?

    Mengenai jumlah ideal air yang harus diminum setiap hari untuk menurunkan berat badan, tidak ada pendekatan yang universal. Menurut Goodson, ada beberapa faktor yang mempengaruhi berapa banyak air yang harus diminum.

    “Meskipun ada aturan lama yang menyatakan bahwa harus minum delapan gelas air, kenyataannya banyak faktor yang mempengaruhi berapa banyak air yang dibutuhkan, termasuk usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas, dan kesehatan Anda secara keseluruhan,” jelasnya.

    Bagi wanita, jumlah total air yang harus diminum adalah sekitar 11,5 gelas per hari, sementara untuk pria sekitar 15,5 gelas. Namun, perkiraan ini mencakup cairan yang dikonsumsi baik dari makanan maupun minuman, termasuk air.

    Biasanya seseorang akan mendapatkan sekitar 20 persen air dari hal lainnya, seperti dari makanan yakni buah, sayuran, sup, dan lain-lainnya.

    Dengan mempertimbangkan hal tersebut, wanita membutuhkan sekitar 9 gelas cairan per hari dan pria sekitar 13 gelas untuk membantu mengisi kembali jumlah air yang hilang.

    NEXT: Waktu yang Dianjurkan untuk Minum

    Rekomendasi ini menyoroti minum air putih saat makan, yang dapat meningkatkan rasa kenyang yang meningkatkan cairan saat makan.

    Sebelum makan: Minum air sebelum makan dapat membantu mengontrol ukuran porsi dengan lebih baik dan mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi selama makan.

    Sepanjang hari: Konsisten dengan hidrasi adalah kuncinya. Ditambah lagi, banyak orang sering salah mengartikan rasa haus dengan rasa lapar dan mungkin mengambil makanan, padahal sebenarnya mereka hanya haus. Hal ini berpotensi menyebabkan asupan kalori lebih besar.

    Setelah makan: Setelah selesai makan kecil, di mana seseorang merasa tercukupi daripada kenyang. Minum lebih banyak air dapat meningkatkan rasa kenyang.

    Sebelum berolahraga: Minum air sebelum berolahraga adalah kunci untuk mendapatkan performa terbaik dan menghindari atau menunda dehidrasi. Biasanya dianjurkan minum 2-4 jam sebelum berolahraga.

    “Tujuannya adalah memulai olahraga dengan warna urin Anda kuning pucat hingga jernih,” tutur Goodson.

    Selama berolahraga: Saat berolahraga, seseorang harus minum 0,29 liter air setiap 20 menit untuk menurunkan kemungkinan mengalami dehidrasi.

    Setelah berolahraga: “Meskipun kebanyakan orang tidak menimbang berat badan sebelum dan sesudah berolahraga, rekomendasinya adalah mengonsumsi sekitar 0,59 liter air,” kata Goodson.

    “Bagi kebanyakan individu, tujuannya adalah mengonsumsi sekitar 0,59 liter cairan, dan kemudian terus terhidrasi hingga warna urine mereka kuning pucat hingga jernih.”

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Cerita Pria Sukses Pangkas 59 Kg, Termotivasi Diet gegara Takut Mati Muda


    Jakarta

    Seorang pria menceritakan perjalanan dietnya yang berhasil menurunkan 59 kg, salah satunya berkat jalan kaki 10 ribu langkah sehari. Dia memutuskan menurunkan berat badan setelah dokter menyatakan dirinya mengidap pre diabetes.

    Joe Marro (38) di New York, Amerika Serikat, sudah obesitas hampir sepanjang hidupnya. Titik balik dia bertekad menurunkan berat badan ketika bobotnya hampir menyentuh 300 pound atau 136 kg yang membuatnya sulit beraktivitas.

    “Saya mencapai titik saat angka di timbangan hampir 300 pon (139 kg) dan saya harus melakukan sesuatu. Saya tidak ingin mati,” ujar Joe kepada TODAY.


    Selain risiko terkena diabetes, Joe juga memiliki masalah dengan tiroidnya, tingkat energi yang rendah, dan masalah pernapasan. Joe telah mencoba banyak jenis diet yang berbeda, tetapi ia selalu kesulitan.

    Begitu dia belajar cara makan dan berolahraga dengan cara yang mendukung kesehatannya, berat badannya turun 130 pon atau 59 kg. Beberapa cara yang dia lakukan adalah mengikuti kelas dengan fokus pada latihan interval intensitas tinggi (HIIT), kickboxing, dan angkat beban.

    Selain itu dia juga mengurangi ukuran porsinya dan menghitung kalori. Perubahan ini membantunya menurunkan berat badannya sebanyak 55 kg.

    Dia juga menyewa pelatih untuk berolahraga bersama dan membuat rencana latihan yang menantang dirinya sendiri. Saat ini dia menargetkan berjalan 10 ribu langkah sehari demi mempertahankan bobotnya.

    Perjalanan penurunan berat badan ini akhirnya membuatnya terbebas dari risiko diabetes yang selama ini membebaninya.

    “Saya baru saja menjalani pemeriksaan darah, dan kesehatan saya bersih dan tidak ada masalah. Dokter saya mengatakan tidak ada yang perlu saya perbaiki,” ujarnya.

    (kna/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera