Tag Archives: kopi

7 Cara Ampuh Hilangkan Bau Prengus Daging Kambing di Kulkas


Jakarta

Saat Idul Adha, banyak masyarakat yang menyimpan sisa daging kambing di dalam kulkas. Cara ini dilakukan agar daging tetap awet dan bisa dimasak di kemudian hari.

Meski begitu, daging kambing yang disimpan di lemari es bisa mengeluarkan aroma tak sedap atau disebut juga bau prengus. Bau tersebut bikin sebagian orang merasa tidak nyaman bahkan mual.

Jika kulkas di rumah tercemar bau prengus dari daging kambing, jangan khawatir. Soalnya, ada sejumlah cara untuk menghilangkan bau prengus di lemari es. Penasaran? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Cara Hilangkan Bau Prengus di Kulkas

Ada sejumlah cara ampuh untuk menghilangkan bau prengus daging kambing di kulkas. Dikutip dari laman Whirlpool, Rabu (4/6/2025), berikut beberapa tipsnya:

1. Ampas Kopi

Cara yang pertama adalah dengan menggunakan ampas kopi. Bahan ini mengandung nitrogen yang dinilai sangat baik untuk menghilangkan bau di kulkas.

Untuk cara pakainya, tuang ampas kopi ke dalam mangkuk kecil dan letakkan di dalam lemari es selama seharian. Selain mampu menyerap bau prengus, kulkas detikers turut mengeluarkan aroma kopi yang nikmat.

2. Jeruk Lemon

Selain diolah menjadi minuman menyegarkan, jeruk lemon juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau prengus di kulkas. Caranya mudah, pakai handuk yang sudah dibasahi air lemon dan lap seluruh rak yang digunakan untuk menyimpan daging kambing.

Agar bau prengus dapat hilang secara maksimal, kamu juga bisa meletakkan irisan jeruk lemon ke dalam mangkuk, lalu letakkan di lemari es selama 1-2 hari.

3. Arang Bekas

Arang bekas bakar-bakar daging kurban sebaiknya jangan langsung dibuang. Sebab, arang tersebut masih bisa dipakai untuk menghilangkan aroma prengus di lemari es.

Cara pakainya juga mudah, ambil sejumlah arang bekas dan tuang ke dalam wadah, lalu masukkan ke dalam lemari es. Diamkan selama seharian agar bau prengus bisa menghilang.

4. Soda Kue

Soda kue atau disebut baking soda dapat digunakan untuk menyerap dan menghilangkan bau tak sedap di lemari es. Caranya adalah dengan meletakkan soda kue ke dalam beberapa wadah kecil, lalu masukkan ke setiap rak kulkas yang mengeluarkan bau prengus.

5. Cuka

Apabila bau prengus cukup menyengat, kamu bisa menggunakan cuka untuk menghilangkannya. Untuk cara pakainya, bersihkan bagian dalam kulkas dengan campuran air dan cuka. Setelah itu, lap menggunakan kain microfiber agar cepat kering.

6. Koran

Apabila ada koran bekas di rumah, kamu bisa manfaatkan untuk menghilangkan bau prengus di kulkas. Buat bola-bola kertas dari koran bekas, lalu letakkan di atas piring.

Setelah itu, tambahkan 1-2 tetes ekstrak vanili ke setiap bola kertas dan letakkan di setiap rak kompartemen lemari es dan freezer selama seminggu. Kandungan karbon dalam tinta koran dianggap mampu menyerap bau prengus di kulkas.

7. Minyak Atsiri

Cara yang terakhir untuk membasmi bau prengus di kulkas adalah dengan minyak atsiri. Beberapa contoh minyak atsiri yang populer di antaranya ada lavender, lemon, serai, dan peppermint.

Untuk cara pakainya, buat sejumlah bola-bola kapas kecil dan tuangkan minyak esensial di atasnya. Setelah itu, masukkan bola kapas ke dalam kulkas dan diamkan selama 24 jam.

Demikian tujuh cara ampuh menghilangkan bau prengus daging kambing di kulkas dengan mudah. Semoga membantu detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

3 Penyebab Ada Kadal di Rumah dan Cara Mengusirnya


Jakarta

Kadal merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di halaman rumah. Keberadaannya tidak berbahaya bagi penghuni rumah.

Terkadang keberadaannya bisa menguntungkan karena berperan sebagai pengusir hama. Walau demikian, adanya kadal di rumah bisa membuat penghuni gelisah dan berusaha untuk mengusirnya.

Sebelum bicara cara mengusir kadal, sebenarnya kenapa bisa sampai ada hewan reptil tersebut di rumah? Dilansir dari Smith Pest Management, berikut ini penyebabnya.


Penyebab Adanya Kadal di Rumah

1. Adanya Tempat Perlindungan

Kadal menyukai tempat yang gelap dan sejuk. Tak heran jika hewan satu ini bisa ditemukan di balik lemari atau di balik semak-semak, bahkan kursi taman.

2. Sumber Air

Kadal tertarik untuk masuk ke dalam maupun di sekitar pekarangan rumah karena adanya sumber air. Dengan air yang cukup, kadal bisa bertahan selama berbulan-bulan.

3. Sumber Makanan

Selain sumber air dan tempat perlindungan, adanya sumber makanan bisa membuat kadal datang ke pekarangan rumah. Beberapa makanan yang dikonsumsi kadal di antaranya semut, cacing tanah, hingga sayur.

Cara Mengusir Kadal

Jika penghuni rumah ingin mengusir kadal, bisa lakukan beberapa hal berikut ini seperti yang dikutip dari The Spruce.

1. Tanam Tanaman Pengusir Kadal

parsley, sage, thyme, mint and chives grow in a wooden self built raised bed on a terracedaun mint. Foto: Getty Images/iStockphoto/TG23

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menanam tanaman yang tidak disukai kadal, contohnya seperti eucalyptus, serai, dan peppermint. Kadal tidak menyukai aroma dari tanaman tersebut.

2. Bubuk Cabai

bubuk cabaibubuk cabai Foto: iStock

Cara lain yang bisa dilakukan yaitu membuat ramuan semprot. Penghuni rumah bisa membuatnya dengan mencampurkan air dan cabai bubuk ke dalam botol semprot.

Lalu, semprotkan cairan tersebut ke area dekat pintu masuk atau area tersembunyi lainnya agar tidak mengganggu penghuni lainnya. Bau menyengat yang menguar dari cabai akan membuat kadal berpikir dua kali sebelum masuk ke area rumah.

3. Ampas Kopi

Jangan Dibuang! Ini 5 Manfaat Ampas Kopi untuk Keperluan Dapurampas kopi. Foto: Getty Images/Larisa Stefanuyk

Penghuni rumah juga bisa menggunakan ampas kopi untuk mengusir kadal. Cukup taburkan ampas kopi di sekitar rumah, misalnya di taman atau di dekat titik masuk untuk mencegah kadal ke dalam rumah.

Kadal tidak menyukai bau kopi yang kuat serta teksturnya yang kasar.

Nah, kalau sudah dilakukan cara-cara tersebut tapi masih belum ampuh mengusir kadal, saatnya menggunakan jasa profesional. Mereka akan memeriksa rumah dan menutup jalur masuk kadal atau bahkan menggunakan produk pengusir kadal.

Itu dia penyebab dan cara mengusir kadal dari rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

4 Bahan yang Dapat Mengusir Kecoa dari Rumah Tanpa Perlu Dikejar


Jakarta

Salah satu serangga yang kehadirannya ditakuti adalah kecoa. Serangga kecil berwarna coklat ini bisa bergerak sangat gesit dan bisa terbang saat merasa dalam bahaya. Beberapa orang takut terhadap kecoa karena ketika didekati, terkadang mereka justru jalan menuju orang tersebut, bukannya menjauh.

Biasanya dalam keadaan panik, orang-orang akan kabur atau melempar benda ke kecoa hingga hewan tersebut mati. Ada yang mengatakan cara ini harus dihindari karena kecoa yang mati dapat menyebarkan bakteri.

Lantas, bagaimana cara mengusir kecoa dari rumah?


Dilansir Homes & Gardens, berikut cara dan bahan yang dapat digunakan untuk mengusir kecoa tanpa perlu bersinggungan langsung.

Cara Mengusir Kecoa di Rumah

1. Perasan Lemon

Lemon dapat mencegah kecoa datang karena di dalam buah tersebut terdapat zat anti-patogen yang dapat mencegah tumbuhnya bakteri sehingga kecoa tidak akan tertarik ke daerah tersebut.

Cara membuat perangkapnya cukup dengan mencampurkan 2-3 sendok makan perasan lemon ke dalam air. Kemudian, gunakan air tersebut untuk mengepel lain. Jangan lupa untuk selalu memastikan ruangan bersih dan tidak ada sampah di dalam rumah, terutama pada malam hari. Sebab, kecoa menyukai tempat yang kotor.

2. Gula dan Boraks

Boraks merupakan senyawa kimia yang cukup berbahaya, bahkan untuk manusia sekalipun. Bahan kimia ini bisa untuk mengusir kecoa. Apabila serangga tersebut memakan boraks, bahan ini dapat menyebabkan bagian eksoskeleton kecoa mengering, mempengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

Cara membuat perangkapnya adalah dengan mencampurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1 sebelum menyebarkannya di tempat-tempat di mana banyak kecoa bersarang. Namun, kamu perlu berhati-hati jangan sampai orang lain terutama anak-anak dekat-dekat dengan perangkap ini.

3. Kopi Bubuk

Selanjutnya ada kopi bubuk. Untuk mendapatkan bahan satu ini tidak akan susah. Kecoa merupakan salah satu hewan yang membenci aroma dari kopi bubur sehingga mereka tidak akan berani menjelajahi rumah apabila mencium aroma dari kopi bubuk.

Cara memasang jebakannya letakkan wadah berisi kopi bubuk di atas wadah berisi air. Letakkan di lokasi yang sering dilalui kecoa.

4. Minyak Daun Mint atau Peppermint Oil

Aroma berikutnya yang tak disukai kecoa adalah minyak daun mint atau peppermint oil. Dengan menyiapkan 15 tetes peppermint oil dengan 295 ml, kemudian disemprotkan ke tempat yang sering dilalui kecoa, bisa mengusir serangga pengganggu tersebut.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Tips Jitu Usir Tokek Tanpa Dibunuh, Bisa Pakai 4 Bahan Ini


Jakarta

Tokek merupakan salah satu hewan reptil yang keberadaannya diketahui dari suaranya. Hewan noktural ini biasa muncul pada malam hari.

Bagi yang belum pernah melihat wujud tokek, hewan satu ini mirip dengan cecak tetapi ukuran lebih besar seperti kadal dan badannya memiliki banyak corak dan warna. Biasanya tokek bersembunyi di pohon.

Meskipun jarang menampakan diri, tokek juga bisa menyerang saat keadaan terdesak. Gigitan tokek memang tidak berbahaya atau beracun, tetapi dapat menyebarkan bakteri ke tubuh manusia. Jadi berhati-hati saat mendengar suara tokek dan jangan mengganggu mereka.


Apabila merasa terganggu dengan kehadiran tokek, dilansir Cleanipedia, berikut beberapa bahan yang bisa dipakai untuk mengusir tokek dari rumah.

Tenang saja, ada cara mudah mengusir tokek yang tidak berisiko. Cek bahan-bahan yang bisa kamu pakai untuk mengusir tokek di sini, dikutip dari Cleanipedia, Kamis (20/6/2024).

Cara Mengusir Tokek

1. Ampas Kopi

Untuk mengusir tokek tidak harus memakai bahan-bahan baru, memakai ampas kopi juga ampuh lho. Caranya adalah dengan keringkan ampas kopi, lalu letakkan di dalam wadah. Kemudian letakkan di lokasi tokek sering terlihat.

2. Kapur Barus

Bahan lainnya yang cukup instan adalah kapur barus. Sama seperti namanya, kapur barus penggunaannya sama seperti kapur biasanya yakni dicoretkan pada lokasi yang sering terlihat tokek. Bau dari kapur barus tidak disukai oleh tokek sehingga mereka tidak akan berani mendekat.

3. Bawang Putih dan Bawang Merah

Bahan lainnya yang baunya tidak disukai tokek adalah bau bawang merah dan bawang putih yakni kandungan sulfur di dalamnya. Cara untuk menyiapkan perangkapnya adalah dengan iris tipis bawang, lalu letakkan di tempat di mana sering ditemui tokek. Tunggu hingga beberapa hari tokek tidak mau kembali ke sana.

4. Cangkang Telur

Setiap memasak telur, biasanya cangkangnya langsung dibuang. Sekarang, simpan cangkang tersebut karena bisa dibuat untuk perangkap pengusir tokek di rumah. Caranya dengan menghancurkan cangkang telur lalu tebar di area yang sering didatangi tokek. Agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Mudah Cegah Kucing BAB di Halaman, Bisa Pakai Jeruk


Jakarta

Kucing terkadang suka buang air besar (BAB) sembarangan, salah satunya di halaman. Hal ini tentu bikin penghuni rumah geram karena bisa mengotori sekaligus membuat bau tak sedap di halaman.

Jika ada kucing liar yang BAB, mungkin kamu bisa mengusirnya dari halaman rumah. Namun lain halnya jika yang sering BAB adalah kucing peliharaan kamu sendiri. Tentu tidak tega kan untuk mengusirnya?

Nah, ada sejumlah cara mudah untuk mencegah kebiasaan kucing BAB di rumah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Cara Mencegah Kucing BAB di Halaman Rumah

Memiliki anabul tentu sangat lucu dan menggemaskan. Namun, semua itu berubah ketika kucing mulai sering BAB di halaman rumah.

“Jika Anda melihat kucing mulai menyukai halaman Anda, mungkin Anda secara tidak sengaja menciptakan lingkungan yang sempurna bagi kucing untuk buang air. Meski ini adalah perilaku alami kucing, tapi hal itu bisa bikin frustrasi,” kata Shauna Walsh, dokter hewan PDSA yang mengutip Country Living, Selasa (24/6/2025).

Berikut tips mudah mencegah kucing agar tidak BAB di halaman rumah:

1. Menyebarkan Aroma yang Tidak Disukai Kucing

Tips yang pertama adalah menyebarkan aroma yang tidak disukai kucing, seperti lavender, pepermin, atau kayu manis. Ketiga tanaman itu diklaim ampuh mengusir kucing karena punya aroma menyengat.

Kamu bisa menggunakan minyak atsiri dari ketiga aroma di atas, lalu dicampur dengan air, dan dimasukkan ke botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan tersebut ke seluruh halaman. Langkah ini terbilang hemat biaya sekaligus tidak membahayakan tanaman, tapi hanya efektif dalam hitungan jam saja.

2. Kulit Jeruk

Sisa kulit jeruk sebaiknya jangan langsung dibuang karena dapat dimanfaatkan untuk mengusir kucing dari halaman. Mirip dengan aroma lavender dan pepermin, kucing tidak menyukai aroma jeruk yang kuat.

Cara pakainya juga mudah, cukup mencincang halus kulit jeruk dan menaruhnya di sekitar taman. Selain itu, kamu juga bisa membuat larutan semprot dengan cara memeras buah jeruk yang dicampur air, lalu tuang ke dalam botol semprot.

3. Pisang

Masih terkait dengan aroma yang tidak disukai kucing, pisang bisa menjadi opsi alternatif untuk mengusir kucing dari halaman rumah. Kamu bisa memotong dan mencincang pisang sampai halus, lalu menebarkannya di sekitar halaman. Sebaiknya gunakan pisang yang sudah matang karena baunya tidak disukai oleh kucing.

4. Bubuk Kopi

Apabila buah-buahan kurang efektif untuk mengusir kucing, cobalah memakai bubuk kopi. Kamu bisa menaburkan bubuk kopi di sekitar halaman secara merata agar kucing tidak berani untuk BAB sembarangan.

Bubuk kopi membuat kucing memilih ‘putar balik’ karena aromanya yang kuat. Di sisi lain, bubuk kopi juga disebut aman jika terkena rumput atau tanaman.

5. Tutup Halaman dengan Ranting

Tips berikutnya untuk mencegah kucing BAB di halaman adalah dengan menutupnya pakai ranting. Sebab, kucing tidak suka menginjak ranting karena punya duri tajam. Meski disebut efektif, tetapi cara ini bikin halaman rumah jadi terlihat tidak cantik karena ditutupi banyak ranting pohon.

6. Cuka

Aroma cuka yang kuat dan menyengat bisa menjadi cara alternatif agar kucing tidak BAB di rumah. Untuk cara pakainya, kamu dapat mencampur cuka dengan air, lalu dituangkan ke botol semprot. Setelah itu, kamu bisa menyemprotkan cairan cuka ke sekitar halaman.

Namun perlu diingat, penggunaan cuka dalam jumlah banyak dapat membahayakan sejumlah tanaman. Jadi pakai secukupnya saja.

7. Air Sabun

Jika kucing masih sering BAB di halaman rumah, kamu bisa menggunakan air sabun. Aroma dari sabun yang wangi justru tidak disukai kucing sehingga memilih menjauh dari halaman.

Sebaiknya siram air sabun ke halaman secara menyeluruh. Sebab, kucing bisa saja menemukan area di sudut halaman yang menurutnya aman untuk BAB.

Itu dia tujuh cara mudah cegah kucing BAB di halaman rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Kucing Liar Suka Buang Kotoran di Halaman Rumah? Begini Cara Cegahnya


Jakarta

Kehadiran kucing liar di halaman rumah bisa bikin penghuni rumah kesal. Bagaimana tidak, hewan berbulu ini suka buang kotoran di taman.

Hal itu membuat kotor dan berantakan pekarangan. Belum lagi penghuni rumah harus waspada agar sampai menginjak ‘ranjau’ alias kotoran kucing yang terkubur di tanah.

Dilansir dari Time for Paws, kucing liar mencari tempat yang aman. Mereka sering datang ke rumah untuk mencari sumber makanan dan tempat berlindung.


Kucing bisa saja mencari tempat aman di sekitar rumah. Oleh karena itu, penghuni butuh trik ampuh untuk membuat kucing nggak betah mendekati rumah. Namun, jangan sampai menyakiti kucing.

Bagaimana cara mencegah kucing masuk halaman rumah? Simak tipsnya berikut ini.

Cara Cegah Kucing Liar Masuk Halaman Rumah

Inilah sejumlah cara untuk mengusir kucing dari rumah biar nggak buang kotoran sembarangan dikutip dari The Spruce.

1. Bersihkan Sisa Makanan dan Sampah

Penghuni perlu menutup tempat sampah dengan rapat agar tidak dapat dijangkau kucing. Bersihkan juga sisa makanan supaya aromanya tidak mengundang kucing.

2. Jangan Beri Makan Kucing

Pastikan tidak ada yang memberi makan atau air ke kucing liar. Sebab, kucing biasanya kembali ke tempat yang terdapat sumber makanan.

3. Pasang Pagar Khusus

Kucing dapat masuk halaman rumah dengan melewati pagar bercelah. Sebaiknya pasang pagar yang sulit dilewati kucing. Misalnya memasang paku penghalang yang tidak terlalu tajam pada celah pagar.

Selain itu, penghuni dapat membuat permukaan tanah tidak nyaman buat diinjak kucing. Caranya dengan meletakkan kawat ayam berukuran kecil atau karpet plastik kasar di bawah tanah.

4. Tanam Tumbuhan yang Tak Disukai Kucing

Kemudian, penghuni bisa menanam sejumlah tanaman di pekarangan. Pilih tanaman yang aromanya tidak disukai kucing, seperti lavender, mint, dan roesmary.

5. Sebar Pecahan Cangkang Telur

Cangkang telur juga bermanfaat untuk mengusir kucing dari halaman rumah, lho. Pecahkan cangkang telur menjadi potongan kecil, lalu sebarkan di halaman rumah. Kucing akan merasa tidak nyaman berjalan di tanah dengan butiran cangkang yang tajam.

6. Sebar Bau yang Tak Disukai Kucing

Terakhir, penghuni dapat sebarkan bahan dengan aroma yang dibenci kucing. Kucing akan menghindari bau menyengat, misalnya dari bawang putih, eucalyptus, kopi, tembakau, dan cuka.

Sebarkan bahan-bahan tersebut secara rutin di area yang ingin dijauhkan dari kucing. Cara ini cukup ampuh buat mengusir kucing dari tempat tertutup seperti plafon, mobil, atau area lain yang sulit dijangkau.

Itulah tips mencegah kucing masuk pekarangan rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Tips Menyimpan Bumbu Dapur agar Tidak Mengundang Semut


Jakarta

Salah satu tempat yang sering didatangi semut adalah dapur. Di tempat ini banyak sekali sumber makanan dan tempat berlindung yang cocok untuk kawanan semut.

Di sisi lain, hal ini menjadi masalah bagi penghuni rumah karena bahan dapur hingga makanan yang disimpan di sana tidak lagi higienis.

Tenang, ada cara untuk mencegah semut mendekat ke dapur dan tidak menyentuh bumbu dapur. Dilansir The Spruce berikut caranya.


1. Simpan Makanan dengan Benar

Cara agar bumbu dapur aman dari semut adalah cara penyimpanannya harus benar. Meskipun tersimpan aman di dalam lemari, tempatkan makanan ke dalam wadah tertutup agar semut tak bisa menjangkaunya.

2. Singkirkan Sumber Kelembapan

Selain menjauhi sumber makanan semut, lingkungannya juga harus tetap bersih dan tidak boleh lembap terlalu lama. Area yang lembap merupakan tempat yang disukai oleh semut. Jaga area dapur agar tetap kering. Setelah selesai memasak, segera bersihkan area dapur dari tumpahan air, baik di meja, maupun lantai.

3. Gunakan Pengusir Semut Alami

Dapur merupakan tempat yang harus selalu bersih dan higienis. Sebaiknya tidak banyak bahan kimia karena khawatir dapat masuk ke makanan. Oleh karena itu, untuk mengusir semut atau hewan lain, sebaiknya memakai bahan-bahan yang alami. Ada lho bahan alami yang dibenci semut dan membuat mereka enggan mendekat di antaranya minyak peppermint, jeruk, kayu manis, bubuk kopi, cabai rawit, dan cuka.

4. Tutup Akses Masuk Semut

Terakhir yang tak kalah penting adalah menutup akses masuk semut ke dalam rumah. Tubuhnya yang kecil bisa masuk melalui celah-celah kecil seperti retakan pada dinding dan lantai. Jadi perlu dicari dengan cermat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Tercium Bau Bangkai Tikus di Rumah? Begini Cara Atasinya


Jakarta

Bangkai tikus mati sering ditemukan di rumah. Biasanya hewan pengerat itu mati karena terlindas kendaraan, dimakan binatang lain, atau memakan perangkat yang dipasang manusia. Bangkai ini berbau tidak sedap seperti bau daging busuk dan cukup tajam jika lokasi bangkai cukup dekat.

Bau bangkai tikus jangan dianggap sepele. Dilansir dari HVAC, bau dari bangkai tikus bisa menyebabkan sakit kepala, mual, reaksi alergi, hingga masalah saluran pernapasan.

Dilansir Apartment Therapy, berikut cara menghilangkan bau bangkai tikus.


1. Temukan dan Buang Bangkainya

Biasanya bau bangkai tikus yang cukup menyengat menandakan lokasinya cukup dekat dari bau tempat kita mencium bau tersebut. Kebanyakan bangkai tikus ditemukan di jalan karena tikus sering keluar menyeberang di jalanan dan tak sengaja terlindas mobil. Jika seperti ini cara menemukannya cukup mudah.

Lokasi yang sulit adalah apabila bau tikus tercium jelas di dalam rumah, tetapi wujudnya tidak ada. Khawatirnya tikus tersebut mati di atap, saluran pembuangan atau ventilasi udara. Jika sudah begini, cari area yang bisa dibuka untuk mengecek. Jika sulit untuk dicek, bisa memanggil tenaga ahli agar penanganannya lebih cepat.

Saat menemukannya, jangan lupa menggunakan sarung tangan dan masker. Masukkan bangkai ke kantong plastik, lalu lapisi lagi dengan kantong (2-3 lapis). Buang bangkai tersebut ke tempat sampah di luar rumah.

2. Bersihkan Area Bekas Bangkai

Setelah bangkai diangkat, area bekas tikus mati perlu didisinfeksi. Isi disinfektan tersebut adalah campuran larutan pemutih dan air. Lalu, semprotkan pada area tersebut. Diamkan selama 10 menit, kemudian bilas dengan air bersih atau menggunakan lap bersih yang sekali pakai. Tujuannya agar bakteri dan virus yang mungkin terbawa oleh tikus benar-benar hilang.

3. Netralisir Bau Secara Alami

Bau bekas bangkai tikus biasanya tidak akan langsung hilang setelah dibersihkan. Ada cara jitu agar baunya bisa langsung hilang, yakni menaburkan soda kue atau bubuk kopi di area tersebut setelah diberikan disinfektan. Kedua bahan ini efektif menyerap bau tak sedap. Alternatif lain, buat cairan dari campuran air dan cuka, lalu semprotkan ke udara atau area yang bau.

4. Alirkan Udara Segar

Hal penting lainnya adalah jangan lupa membuka jendela dan ventilasi yang ada di rumah agar bau bangkai tikus bisa hilang karena udara segar masuk ke dalam rumah.

Itulah cara menghilangkan bau bangkai tikus. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Masih Sering Buang Ampas Kopi ke Saluran Air? Ini Akibatnya!


Jakarta

Setelah menikmati secangkir kopi di rumah, terkadang ampas kopi sering dibuang secara sembarangan, misalnya langsung dibuang ke dalam saluran air.

Sebagian orang menanggap enteng masalah membuang ampas kopi ke saluran air. Padahal, kebiasaan tersebut jika dilakukan terus-menerus bisa berdampak buruk, lho.

Perlu diingat, membuang ampas kopi ke wastafel atau tempat pencucian piring hanya akan menyebabkan saluran jadi tersumbat. Seperti kita tahu, ampas kopi yang sudah diaduk saja akan mengendap di bawah gelas. Hal yang sama juga terjadi jika sisa ampas kopi di buang ke saluran air.


Kalau saluran air sudah tersumbat, tentu kamu tak bisa menggunakan wastafel karena air tidak mengalir dengan lancar. Salah satu solusinya adalah dengan memanggil tukang ledeng (plumber) untuk memperbaiki saluran yang tersumbat.

Sebagai pemilik rumah, detikers juga harus tahu tanda-tanda saluran air mulai tersumbat. Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Tanda-tanda Saluran Air Tersumbat

Dilansir situs Mr Rooter, berikut sejumlah tanda saluran air di rumah mulai tersumbat:

  • Air meluap dari saluran pembuangan wastafel atau keluar dari sela-sela selang pembuangannya.
  • Air yang mengalir di wastafel tidak bisa surut dengan cepat
  • Muncul bau tidak sedap dari lubang wastafel.

Tips Mengolah Ampas Kopi

Daripada membuangnya ke wastafel atau saluran air di rumah yang bisa memicu mampet, sebaiknya kamu mengolah ampas kopi dengan cara yang tepat. Berikut tips mengolahnya:

1. Pupuk Tanaman

Gunakan ampas kopi untuk tanaman hias di rumah. Ampas kopi mengandung mineral penting untuk pertumbuhan tanaman dan kontaminan yang bagus untuk tanah.

2. Menghilangkan Bau

Ampas kopi juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau tak sedap. Sebab, ampas kopi masih mengeluarkan aroma kopi yang khas sehingga ampuh menghilangkan aroma busuk di dalam rumah.

Caranya juga mudah, tuang ampas kopi ke dalam wadah terbuka, kemudian letakkan di sudut ruangan atau di tempat yang tercium bau tidak sedap. Agar efektif menghilangkan bau, ganti ampas kopi setiap dua hari sekali.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

4 Alasan Ruang Tamu Terasa Sempit Meski Tak Banyak Perabotan


Jakarta

Ruang tamu merupakan salah satu area yang paling krusial di dalam rumah. Ruang ini berfungsi untuk menjamu tamu yang datang sekaligus jadi tempat berkumpulnya keluarga.

Ruang tamu tentu harus dirancang sebaik mungkin agar terasa nyaman. Tidak harus luas, ruang tamu yang kecil dan minimalis pun juga bisa memberikan kesan nyaman dan betah berlama-lama.

Namun, beberapa pemilik rumah sering merasakan ruang tamu begitu sempit. Padahal, di ruangan tersebut tidak ada banyak perabotan atau furnitur. Kenapa ya?


Penyebab Ruang Tamu Terasa Sempit Walau Tak Banyak Barang

Desainer interior Marie Flanigan mengatakan penyebab utama ruang tamu terasa sempit meski tidak banyak perabotan karena ukurannya yang salah. Mungkin, ada sejumlah furnitur berukuran besar yang dipaksa diletakkan di ruang tamu yang ukurannya kecil.

“Ukuran menentukan bagaimana furnitur, karpet, dan dekorasi saling berkaitan dengan ruang satu sama lain,” kata Flanigan dikutip The Spruce.

Flanigan menyebut ada sejumlah furnitur yang mungkin ukurannya tidak tepat untuk ruang tamu di rumah. Beberapa benda tersebut di antaranya:

1. Sofa Berukuran Besar

Sofa yang memiliki ukuran besar dapat mendominasi atau memakan banyak tempat di ruang tamu, sehingga hanya menyisakan sedikit ruang untuk furnitur lainnya.

Sebagai solusi, kamu bisa memilih sofa sectional agar terlihat lebih minimalis dan tidak memakan banyak ruang.

2. Meja Kopi Terlalu Kecil

Meja kopi yang ukurannya terlalu kecil di ruang tamu akan terlihat aneh. Flanigan menyarankan agar memilih meja dengan panjang sekitar 2/3 dari sofa. Lalu posisikan meja sekitar 40-45 cm dari tempat duduk agar mudah dijangkau.

3. Karpet Terlalu Kecil

Memilih karpet untuk ruang tamu dinilai cukup sulit karena jika terlalu kecil maka tidak dapat menyatukan ruangan. Selain itu, area tempat duduk akan tampak seperti ‘mengambang’ di tengah ruangan.

Sebagai solusi, kamu bisa memilih karpet yang ukurannya besar dan memanjang. Untuk ruang tamu minimalis, karpet berukuran 8×10 meter atau 9×12 meter dirasa cocok agar menciptakan tampilan ruang tamu yang lebih nyaman.

4. Pencahayaan di Ruang Tamu

Pencahayaan juga dapat memengaruhi skala di ruang tamu sehingga terasa sempit. Biasanya, hal ini disebabkan oleh pemilihan lampu yang tidak tepat sehingga ruangan terasa redup.

“Jangan ragu untuk memilih lampu yang dapat memenuhi sekitar sepertiga lebar ruangan. Pemilihan lampu yang tepat dapat menyeimbangkan furnitur terbesar sekalipun,” ujar Flanigan.

Itu dia alasan mengapa ruang tamu terasa sempit meski tidak banyak perabotan. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com