Tag: kopi

  • Ternyata Minum Kopi Juga Bisa Bikin Gendut, Ini Faktanya!


    Jakarta

    Tak hanya khasiat, kopi juga bisa menimbulkan kenaikan berat badan. Kok bisa? Ternyata begini penjelasan dari ahlinya.

    Di samping manfaatnya, kopi juga bisa memberikan efek negatif, seperti kenaikan berat badan. Hal tersebut disebabkan karena kandungan kafein pada kopi yang bisa mengganggu kualitas tidur hingga meningkatkan kortisol.

    Kopi diklaim sebagai minuman berkhasiat. Manfaatnya tidak lain dan tidak bukan berkat kandungan kafein dan senyawa lain pada kopi. Namun, kafein tidak selamanya memberi efek positif, tetapi juga negatif.


    Beberapa efek negatif yang dapat dirasakan adalah mengganggu pola tidur hingga meningkatkan kadar kortisol. Semua efek tersebut kemudian memicu terjadinya kenaikan berat badan.

    Dikutip dariEatingwell.com(25/06/23) berikut fakta kafein yang menyebabkan kenaikan berat badan:

    1. Berkalori tinggi

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanBeberapa jenis kopi mengandung senyawa aditif yang berkalori tinggi. Foto: Ilustrasi iStock

    Meskipun latte atau frappucino di kafe-kafe menjadi menu favorit yang menyegarkan, tetapi kedua racikan kopi tersebut mengandung lebih dari sekadar kopi. Ada campuran beberapa bahan lainnya, seperti krim, sirup, dan pemanis tambahan yang menambah kalori dalam kopi.

    “Jika sudah dicampur dengan bahan-bahan lain, maka akan menyebabkan kelebihan kalori yang pada akhirnya dapat memicu kelebihan berat badan,” tutur Megan Rasmussen, M.S., RDN, pendiri Nutrition Undefined.

    Gula menjadi salah satu penambah kalori tertinggi. Menurut sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam Polish Journal of Food and Nutrition Sciences, konsumsi gula terutama dalam minuman dikaitkan dengan penambahan berat badan dan obesitas.

    2. Mengganggu kualitas tidur

    Sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam Risk Management and Healthcare Policy menyebutkan bahwa efek kafein yang berkaitan dengan pola tidur.

    Para peneliti mencatat bahwa ketika kopi dikonsumsi 6 jam sebelum tidur, hal tersebut secara signifikan dapat mengganggu pola tidur. Akibatnya, kamu mungkin kehilangan 1-2 jam waktu tidur dan kondisi ini berkaitan dengan penambahan berat badan.

    Hal ini telah dibuktikan lewat studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam BMJ Open Sport & Exercise Medicine. Peneliti menemukan ketika jam tidur berkurang, maka kadar ghrelin atau hormon lapar meningkat, sehingga mengalami retensi garam yang kemudian menaikkan berat badan.

    3. Meningkatkan kadar kortisol

    Racikan kopi campur lada hitamKafein dapat meningkatkan kadar kortisol. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Setelah beristirahat semalaman, tubuh akan memproduksi dan melepaskan hormon yang disebut kortisol untuk membantu bangun di pagi hari. Pada dasarnya kortisol dikenal sebagai hormon stres, tetapi berperan dalam membantu kamu merasa waspada, responsif, dan fokus.

    Meskipun tubuh secara alami memproduksi kortisol saat bangun tidur, tetapi mengonsumsi kopi dapat meningkatkan kadar kortisol tersebut bahkan lebih banyak, seperti yang dijelaskan dalam sebuah penelitian tahun 2013 yang diterbitkan dalam Stress and Health.

    Akibatnya, kadar kortisol yang tinggi dapat meningkatkan keinginan untuk makan makanan yang tinggi gula dan lemak jenuh. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan kenaikan berat badan.

    Penjelasan tentang kopi yang bisa bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan ada di halaman berikutnya.

    4. Pilih kopi yang rendah kalori

    Jika butuh secangkir kopi di pagi hari atau sekadar ingin menikmatinya di waktu santai, pertimbangkan untuk memilih kopi hitam. Kopi hitam atau kopi tanpa gula tidak akan menyebabkan penambahan berat badan, karena hampir tidak mengandung kalori.

    “Mengganti minuman berkalori tinggi dengan minuman rendah kalori seperti kopi hitam dapat membantu mengurangi asupan kalori,” ujar ahli gizi Rasmussen.

    5. Kopi mengandung senyawa bermanfaat

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKopi mengandung senyawa penting yang bisa merangsang pelepasan insulin. Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi hitam tidak hanya rendah kalori, tetapi juga mengandung senyawa penting. Kopi dikemas dengan polifenol yang disebut asam klorogenat yang merangsang pelepasan insulin dan membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.

    Menjaga kadar gula darah seimbang secara teratur akan mengurangi kemungkinan tubuh menyimpan lemak berlebih. Selain asam klorogenat, juga ada senyawa trigonelin yang terbukti bermanfaat untuk mencegah obesitas dengan mengurangi massa lemak, seperti yang disebutkan sebuah penelitian tahun 2019 yang diterbitkan dalam Nutriens.

    6. Kafein membakar lemak

    Minum kopi sebelum berolahraga akan membantu proses pembakaran lemak. Menurut sebuah penelitian tahun 2020, mengonsumsi lebih dari 3 miligram kafein per kilogram berat badan dapat meningkatkan penggunaan selam selama berolahraga.

    Para peneliti menemukan bahwa efek pembakaran lemak ini lebih tinggi pada individu yang tidak banyak bergerak atau tidak terlatih dibandingkan pada atlet yang terlatih.Oleh karena itu, asupan kafein yang dipadukan dengan olahraga dapat membantu penurunan berat badan bagi individu yang tidak banyak bergerak.

    (raf/dfl)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Cermati Konsumsinya! Ini Jumlah Kandungan Gula pada 5 Jenis Racikan Kopi


    Jakarta

    Manfaat sehat pada kopi bisa hilang jika dalam penyeduhannya dicampur dengan gula. Lantas, berapa banyak gula yang tersembunyi dalam seduhan kopi?

    Kopi diakui sebagai minuman sehat. Kopi mengandung kafein yang bisa memberikan dorongan energi untuk tubuh. Selain itu, masih banyak lagi senyawa penting di kandungannya.

    Rutin minum kopi bisa meningkatkan mood dan konsentrasi, membantu menurunkan berat badan, mencegah kanker, mengurangi diabetes, dan membantu meningkatkan kesehatan jantung.


    Namun, manfaat tersebut tidak akan didapatkan jika kamu menambahkan gula atau bahan pemanis lainnya di dalam seduhan kopi. Karenanya, kamu harus tahu berapa banyak gula yang terkandung dalam kopi.

    Dikutip dari Bevarabia (30/01/25) berikut faktanya!

    1. Kopi hitam

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKopi hitam tidak mengandung gula sama sekali. Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi hitam merupakan salah satu pilihan kopi yang menyehatkan. Itu karena kopi ini tidak dicampur gula sama sekali. Kopi hitam yang dimaksud adalah espresso dan Americano.

    Rasanya murni dan kuat. Sentuhan rasa manis yang tipis berasal dari gula alami yang terkandung pada biji kopinya. Saking tipis manisnya, hampir tidak terasa.

    2. Cappuccino

    Cappuccino adalah racikan kopi tradisional Italia. Kopi ini dibuat dengan lapisan atasnya berupa forth susu. Jadi, cappuccino pada dasarnya adalah espresso dan susu.

    Cappuccino dibuat dengan racikan 1/3 espresso, 1/3 steamed milk, dan 1/3 milk froth. Karena ada tambahan susu, maka ada kandungan gulanya sekitar 6-12 gram.

    Laktosa alami dalam susu membuat rasa cappuccino sedikit manis. Namun, sebenarnya seduhan kopi ini juga tidak diberi tambahan gula.

    Kandungan gula pada seduhan kopi lainnya ada di halaman selanjutnya.

    3. Latte

    Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Komposisi Latte, Cappucino, dan Flat WhiteLatte sebenarnya mirip dengan cappuccino Foto: iStock

    Latte sebenarnya mirip dengan cappuccino. Perbedaannya ada pada seni pembuatannya yang membuat rasa dan teksturnya berbeda. Latte dibuat dengan campuran susu yang diuapkan.

    Umumnya dibuat dengan komposisi 60 ml double shot espresso, susu yang di-steam, dan micro foam yang ketebalannya sekitar 1 cm di lapisan atasnya.

    Selain itu, penggunaan susunya lebih banyak dibandingkan cappuccino. Dengan begitu, kandungan gulanya juga lebih banyak, yakni sekitar 12-17 gram.

    4. Mocha

    Mocha adalah perpaduan antara kopi dan cokelat. Mocha memiliki berbagai varian, tergantung jenis cokelat yang dipakai. Ada cokelat hitam, cokelat susu, dan cokelat putih.

    Penggunaan cokelat tersebut tentu memberikan kandungan gula tersendiri. Racikan yang paling umum terdiri dari 2/5 espresso, 2/5 cokelat, dan 1/5 susu steam.

    Kemudian, disajikan dengan topping krim kocok. Tambahan cokelat dan krim kocok itulah yang menjadi bom gula. Kandungannya bisa mencapai 25-30 gram.

    5. Frappuccino

    frappuccinofrappuccino Foto: Istimewa

    Frappuccino merupakan gabungan kata antara frappe dan cappuccino. Frappuccino mengacu pada minuman kopi espresso yang diblender dengan es, susu, dan sirup.

    Kemudian diberi topping krim kocok dan ada yang menambahkan bahan lainnya sebagai hiasan.

    Bahan-bahan tersebut yang menambah kandungan gula pada racikan frappuccino. Biasanya kandungan gulanya mencapai 50-70 gram lebih.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Minum Kopi Saat Diet ‘Intermittent Fasting’ Ini Saran Ahli


    Jakarta

    Minum kopi secara rutin disebut dapat menurunkan berat badan. Namun, apakah aman ketika dikonsumsi pelaku diet intermittent? Berikut fakta yang diberikan ahli.

    Intermittent fasting atau puasa intermitten merupakan metode diet yang populer belakangan ini. Pola diet yang dilakukan dalam bentuk puasa sebagai jendela makan.

    Mereka yang menjadi metode diet ini akan mengatur waktu makan dalam kurun waktu tertentu. Umumnya berpuasa selama 16 jam dan bebas makan selama 8 jam. Meski dibebaskan, tentu saja harus diimbangi dengan makanan bergizi.


    Dilansir dari Woman’s World (12/8/2024), minuman yang banyak dipertanyakan ketika diet intermittent adalah kopi. Cesar Lara, selaku ahli diet akan menjelaskan terkait diet intermittent dan kopi.

    Jadi, apakah minum kopi aman saat diet intermittent? Dr. Lara mengungkapkan bahwa kopi bukan hal yang membahayakan untuk metode diet itu.

    Mengutip Very Well Fit, kopi hitam bebas kalori, ada juga sedikit protein dan mineral lainnya, seperti kalium, magnesium, fosfor, mangan, folat, dan kolin.

    Diketahui juga kopi mengandung kafein yang tinggi. Menurut Medical News Today, dalam 237 ml kopi (1 cangkir) terdiri atas 80-100 mg kafein.

    “Jika minum kopi, kopi itu harus yang hitam. Tak boleh dicampur bahan lain yang mengandung kalori,” ungkap Dr. Lara.

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMinum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat Badan Foto: Ilustrasi iStock

    Ia juga menjelaskan bahwa kopi hitam pada dasarnya adalah minuman bebas kalori dan tak memicu reaksi insulin. Insulin merupakan hormon yang membantu tubuh dalam menyimpan glukosa untuk energi.

    Saat menghindari makanan dan minuman yang merangsang produksi insulin akan membantu dalam pembakaran lemak tubuh. Tentunya akan bermanfaat untuk diet intermittent.

    Selain membakar lemak, apa manfaat lain dari mengonsumsi kopi?

    “Kopi merupakan stimulan yang dapat membantu fungsi otak, memberi sedikit energi (semangat),” kata Dr. Lara.

    Kafein yang merupakan senyawa aktif dalam kopi dapat meningkatkan fokus seseorang. Ini juga membantu dalam menekan nafsu makan sementara waktu.

    Lantas, apakah mencampurkan bahan lain ke dalam secangkir kopi dapat menghalangi diet intermittent?

    Dr. Lara menjelaskan, “Jika menambahkan krim dalam secangkir kopi atau memasukkan zat lain, itu akan menghalangi diet intermittent.”

    Hal ini karena susu, krim, gula, atau sirup perasa lain dapat menambahkan kalori pada secangkir kopi. Pemanis buatan yang ditambahkan juga dapat merangsang pelepasan insulin pada beberapa orang, sehingga gula darah tak mengalami penurunan.

    Padahal, cara kerja dari diet intermittent adalah mengurangi glukosa yang kemudian menurunkan insulin. Namun, jika kopi hitam dirasa terlalu pahit bisa menambahkan sedikit kayu manis untuk menyeimbangkan rasa tanpa menambahkan kalori.

    Asupan kopi hitam saat diet intermittent juga jangan berlebihan. Dr. Lara memperingatkan bahwa konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping, seperti stres yang membuat tubuh memproduksi gula sendiri.

    (yms/yms)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Perut Kembung Setelah Minum Kopi? Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Bagi sebagian orang minum kopi dapat menyebabkan perut kembung dan membuat tidak nyaman. Timbulnya kembung ini bisa dipicu oleh beberapa hal.

    Bagi penikmat kopi, tak lengkap rasanya jika belum menikmati secangkir kopi dalam sehari. Jika kopi diminum secara rutin dapat memasok energi. Karenanya kopi biasa dikonsumsi di pagi hari sebelum beraktivitas.

    Dilansir dari Kin Fertility (17/7), kopi diketahui sebagai minuman yang sehat, tetapi juga bisa memberikan efek negatif bagi beberapa orang. Salah satu efek sampingnya adalah perut kembung.


    Lalu mengapa minum kopi dapat menyebabkan perut kembung?

    Campuran Susu

    minum kopi bikin perut kembungminum kopi bikin perut kembung Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Sebenarnya kopi yang sehat adalah racikan kopi hitam. Namun, banyak orang lebih menyukai minum kopi dengan tambahan susu. Ternyata, campuran susu inilah yang kerap membuat perut menjadi kembung setelah mengonsumsi kopi.

    Faktanya, sekitar 44% orang Australia mengalami intoleransi laktosa menurut sebuah studi tahun 2017. Jadi, buat yang intoleransi laktosa lebih baik menggunakan susu nabati sebagai alternatif. Seperti susu kedelai, susu gandum atau susu almond.

    Tambahan Pemanis Buatan

    Selain susu, bahan campuran kopi yang dapat membuat perut kembung adalah pemanis buatan. Pemanis buatan itu termasuk sorbitol dan aspartam (pengganti gula).

    Pemanis buatan itu dapat menyebabkan kembung seperti ketika kopi dicampurkan susu. Namun, masih memerlukan banyak penelitian lanjutan tentang efeknya pada saluran pencernaan.

    Jadi, mengapa kopi menyebabkan kembung?

    minum kopi bikin perut kembungminum kopi bikin perut kembung Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Kafein yang ada di dalam kopi dapat merangsang pelepasan gastrin dan sekresi asam lambung (termasuk asam klorida). Hal ini dapat menyebabkan refluks asam dan mulas.

    Sebuah studi tahun 2001 menemukan bahwa kopi menyebabkan perut kembung lebih besar daripada jumlah air yang sama. Hal tersebut mengakibatkan rasa kenyang atau kembung.

    Kafein juga meningkatkan aktivitas otak dan sistem saraf. Toleransi kafein berbeda untuk setiap orang, tetapi kopi dapat menyebabkan peningkatan kadar kortisol dan adrenalin dalam tubuh.

    Penelitian telah menetapkan bahwa peningkatan kadar kortisol sebagai akibat dari kelebihan kafein ini dapat menyebabkan gangguan gastrointestinal. Peningkatan kortisol pada tubuh juga dapat memengaruhi pria dan wanita secara berbeda.

    Sebaiknya jenis kopi apa yang baik?

    Kopi dengan tingkat keasaman yang rendah dianggap baik untuk mengatasi kembung. Biasanya berasal dari biji kopi yang ditanam di dataran rendah, profil rasanya juga lebih lembut karena tanaman menerima lebih banyak oksigen.

    Kopi decaf juga disebut baik untuk mengatasi perut kembung. Kopi satu ini tidak mengandung kafein, jadi cocok untuk orang dengan perut sensitif.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • Kopi Bisa Jadi Pengisi Cairan Tubuh Asal Dikonsumsi dengan Tepat


    Jakarta

    Kopi seringkali dianggap memicu dehidrasi. Padahal, minuman ini termasuk sebagai minuman hidrasi asalkan kamu menghindari 4 kesalahan minum kopi ini.

    Menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan salah satu hal penting. Sebab, tubuh yang terhidrasi dapat memengaruhi hampir setiap aspek kesehatan, mulai dari kesehatan usus, suasana hati, hingga membantu memperpanjang umur.

    Namun, tidak semua orang peduli dengan hidrasi tubuh mereka. Salah satu cara menghidrasi tubuh yaitu dengan banyak minum air putih dan konsumsi makanan sehat dengan kandungan air tinggi.


    Alih-alih melakukan hal tersebut, lebih banyak orang mendapat cairan tubuh dari minum kopi. Penikmat kopi mungkin sulit menghindari kebiasaan minum kopinya itu.

    Mereka yang kecanduan kopi juga akan lebih banyak memilih minum kopi daripada minum air putih.

    Minum kopi sebenarnya tidak membuat tubuh dehidrasi, asalkan diimbangi dengan minimum air putih yang cukup. Menurut upbatam.ac.id, kopi dengan 80 miligram kafein juga sama menghidrasinya dengan air.

    Seorang ahli gizi asal New York, Sarah Lynn Quick pun mengungkap kesalahan yang perlu dihindari agar asupan kopi tidak membuat tubuh dehidrasi.

    Melansir wellandgood.com (09/07/2024), berikut 4 kesalahan yang perlu dihindari.

    1. Tidak minum air putih saat bangun tidur

    minum kopiSetelah bangun tidur, hal terpenting adalah minum air putih. Barulah kamu bisa sarapan kopi. Foto: Getty Images/Pheelings Media

    Kamu bisa menghindari dehidrasi dan tetap minum kopi asalkan tidak lupa mengimbanginya dengan minum air putih. Terutama, ketika baru bangun tidur.

    Minum air setelah bangun tidur sangat penting karena tubuh telah dibiarkan semalaman tanpa cairan. Oleh karena itu, tubuh perlu diisi cairan kembali untuk menghindari dehidrasi.

    Cairan dalam tubuh juga akan hilang lebih tinggi ketika mereka yang saat tidurnya membuka mulut atau bernapas melalui mulut.

    Dalam kasus apapun, ahli gizi ini menyarankan untuk langsung menghidrasi tubuh dengan tepat di pagi hari. Air putih merupakan pilihan terbaik dibandingkan kopi di pagi hari.

    2. Minum kopi sebelum minum air putih

    cup of tea with lemon and a cup of coffee on a wooden surface, the choice between coffee and teaBoleh minum kopi di pagi hari, asalkan minum air putih dulu. Foto: Getty Images/Nikolay Ponomarenko

    Kesalahan dehidrasi ini berkaitan erat dengan kesalahan sebelumnya.

    Menurut Quick, kafein yang bersifat diuretik ini dapat menyebabkan peningkatan buang air kecil dan kehilangan cairan. Efeknya bisa lebih parah ketika seseorang sudah mengalami dehidrasi setelah semalaman tidak minum cairan.

    Oleh karena itu, sebelum sarapan dengan kopi, jangan lupa untuk memberi tubuh asupan cairan dari air putih.

    Kopi tidak akan menyebabkan dehidrasi berat, tetapiasupannya tetap perlu dibatasi. Terlebih, ketika kamu berada pada situasi yang berpotensi mengalami dehidrasi.

    Kesalahan minum kopi lainnya yang perlu dihindari bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Tidak cukup terhidrasi setelah kehilangan cairan

    Meskipun penting menghidrasi tubuh secara teratur sepanjang hari, tetapi kamu harus ekstra hati-hati untuk mengisi kembali cairan, setelah kehilangan cairan.

    Perlu diingat, cairan tidak hanya hilang setelah kamu tidur semalaman. Cairan juga bisa hilang ketika kamu melakukan aktivitas fisik berlebihan, atau sekadar tinggal di area dengan cuaca panas atau lembab.

    Cairan di tubuh juga bisa hilang akibat minum alkohol atau mengonsumsi obat-obatan bersifat diuretik.

    Dalam kondisi seperti itu, kamu bisa langsung mengisi cairan kembali dengan minuman dan makanan menghidrasi.

    4. Tidak cukup sumber elektrolit

    kopiKesalahan lain yaitu tidak cukup sumber elektrolit Foto: Getty Images/grandriver

    Terkadang, memprioritaskan air putih saja tidak cukup untuk menghidrasi diri secara memadai. Melakukannya juga dapat memperburuk dehidrasi dengan membuang elektrolit tanpa menggantinya.

    Karena elektrolit menjaga keseimbangan cairan di dalam dan luar sel, elektrolit juga memainkan peran utama dalam persamaan hidrasi.

    Kamu mungkin bertanya-tanya mengapa natrium menjadi elektrolit utama yang perlu diperhatikan untuk menjaga hidrasi.

    Quick menjelaskan, natrium memang menjadi elektrolit utama yang penting dalam hidrasi tubuh. Senyawa ini memang sering dikaitkan secara negatif dengan tekanan darah tinggi dan telah menyebabkan banyak orang perlu membatasinya.

    Namun, menurut Quick, natrium dan elektrolit lainnya merupakan nutrisi yang diperlukan setiap hari, terutama ketika melakukan aktivitas yang menyebabkan seseorang mengeluarkan keringat atau kehilangan elektrolit.

    Oleh karena itu, daripada salah, kamu bisa berkonsultasi dengan tim kesehatan tentang memasukkan elektrolit ke pola makan sehari-hari. Terutama ketika kamu disarankan untuk membatasi asupan natrium atau lebih perlu memperhatikan elektrolit lainnya, seperti magnesium dan kalium.

    Dengan mempertimbangkan ini, ahli gizi itu mencatat, seseorang bisa meningkatkan asupan elektrolit dengan mudah melalui pola makan.

    Selain air putih, seseorang juga bisa mendapat asupan elektrolit dari makanan-makanan, seperti pisang, jeruk, kentang, alpukat, bayam, strawberry, hingga semangka.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • Catat! 7 Makanan Ini Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersama Teh dan Kopi


    Jakarta

    Teh dan kopi telah menjadi minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Namun, ketika menikmati minuman tersebut, sebaiknya jangan bersamaan dengan 7 makanan ini.

    Minum teh dan kopi di pagi hari telah menjadi rutinitas banyak orang. Biasanya minuman ini dinikmati dengan kudapan tertentu, seperti kue, buah, keju, atau makanan lainnya.

    Meskipun teh dan kopi memang lebih nikmat jika dinikmati dengan makanan tertentu. Tetapi tidak semuanya cocok.


    Terdapat sejumlah kombinasi yang tak dianjurkan. Kandungan kafein dalam teh dan kopi dapat menyebabkan gangguan pencernaan jika dipadukan dengan makanan tertentu.

    Oleh karena itu, jangan asal memadukan teh dan kopi dengan makanan lain.

    Melansir Times of India (25/07/2024), h berikut ini 7 makanan yang sebaiknya tak dikonsumsi bersama teh dan kopi.

    1. Buah citrus

    alasan orang racik kopi pakai lemonBuah citrus, seperti lemon atau jeruk tidak baik digabungkan dengan kopi atau teh. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Buah-buahan dalam kategori citrus, termasuk jeruk dan lemon sebaiknya jangan dikombinasikan dengan teh dan kopi.

    Banyak orang menyebut kombinasi teh, kopi dengan tambahan lemon cocok. Faktanya, lemon atau buah-buahan citrus dapat mengubah keseimbangan pH di lambung.

    Jika dikonsumsi bersama teh dan kopi yang punya sedikit kadar asam, buah-buahan citrus ini dapat memicu krasan an berlebih pada lambung yang berpotensi menyebabkan refluks asam.

    2. Makanan pedas

    Ngidam Makanan Manis atau Pedas Saat Haid? Ternyata Ini 5 PenyebabnyaMakanan pedas juga tidak baik dipadukan dengan minuman teh atau kopi. Foto: Getty Images/Milko

    Jika ingin menikmati teh dan kopi, sebaiknya jangan dibarengi dengan makan makanan pedas.

    Makanan pedas dapat mengiritasi lapisan lambung dan meningkatkan kadar keasaman. Memadukannya dengan teh atau kopi yang juga punya sifat asam, dapat memperparah ketidaknyamanan lambung atau nyeri pada ulu hati.

    3. Sayuran hijau

    Ilustrasi bayamJangan makan bayam atau sayuran hijau lainnya sembari minum teh atau kopi. Foto: Getty Images/Tyas Indayanti

    Sayuran hijau juga sebaiknya jangan dimakan bersama teh atau kopi. Pasalnya, sayuran hijau, seperti bayam, kangkung, dan brokoli mengandung banyak oksalat, senyawa yang dapat mengikat mineral, seperti kalsium dan zat besi.

    Jika dikonsumsi bersama teh atau kopi dapat menghambat penyerapan mineral dari makanan ke tubuh.

    Penasaran dengan makanan lain yang sebaiknya tidak dikonsumsi bareng teh atau kopi? Simak pada halaman selanjutnya!

    4. Permen atau kue kering

    Tradisi minum teh di Inggris seringkali memadukan dengan kue-kue kering atau kue lain yang manis.

    Selain itu, banyak orang juga cenderung lebih suka menikmati kopi yang pahit dengan makanan manis.

    Namun, menggabungkan teh atau kopi dengan makanan manis bukanlah hal baik. Asupan gula berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

    Hal ini dapat menyebabkan peningkatan energi sementara yang kemudian diikuti oleh penurunan energi. Sehingga, menghilangkan efek kewaspadaan yang diberikan oleh kafein.

    5. Makanan tinggi protein

    Pria di Thailand Viral Bawa Sesajen 99 Kepala Babi dan 100 Telur RebusMakanan tinggi protein, seperti telur juga tidak baik dikombinasikan dengan teh atau kopi. Foto: Site News

    Makanan kaya protein, seperti telur, daging, atau kacang-kacangan juga bisa mengurangi penyerapan kafein dari teh atau kopi.

    Hal ini pun bisa mengurangi efek stimulan dari minuman ini. Karena membuat fungsinya sebagai minuman penambah energi di pagi hari jadi berkurang.

    Oleh karena itu, jika kamu masih suka minum teh atau kopi dengan tambahan telur atau daging sebagai sarapan, lebih baik dihindari.

    6. Makanan yang digoreng atau berminyak

    gorenganKalau mau makan gorengan, sebaiknya jangan dibarengi dengan teh atau kopi. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

    Banyak orang Indonesia suka menikmati gorengan dengan teh atau kopi. Memang kombinasi ini sangat nikmat, tetapi bisa memicu penyakit.

    Makanan yang digoreng mengandung banyak lemak, yang dapat memperlambat pencernaan dan membuat seseorang merasa lesu.

    Jika dikonsumsi bersama dengan teh atau kopi yang bersifat diuretik dapat meningkatkan produksi asam lambung. Hal ini bisa memicu gangguan pencernaan.

    7. Produk susu

    Racikan kopi susu pakai susu nabatiMinum kopi campur produk susu sebenarnya bisa membuat gumpalan yang akan menggangu pencernaan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Beberapa racikan teh dan kopi seringkali ditambah produk susu. Seperti susu cair, krim, atau keju. Produk-produk ini memang bisa menghasilkan kombinasi rasa lebih enak, tetapi kamu juga perlu hati-hati.

    Campuran produk susu di dalam teh atau kopi bisa menggumpal karena keasamannya. Penggumpalan ini tidak hanya memengaruhi rasa, tetapi juga mengganggu pencernaan dan menyebabkan perut tidak nyaman.

    Terutama bagi mereka yang memang tidak toleran terhadap laktosa atau alergi susu.

    (aqr/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • Apakah Penderita Diabetes Boleh Minum Kopi? Ini Kata Dokter Ahli


    Jakarta

    Penderita diabetes harus memantang beberapa makanan dan minuman agar gula darah tetap stabil. Bagaimana dengan konsumsi kopi? Begini penjelasan ahli!

    Kopi merupakan minuman sehat yang memiliki berbagai manfaat sehat untuk tubuh. Salah satunya mengandung zat antioksidan yang baik untuk imunitas tubuh.

    Minum kopi juga disebutkan baik untuk diet, karena menunjang proses metabolisme tubuh. Bagaimana jika dikonsumsi oleh penderita diabetes?


    Dilansir dari Only My Health (5/7), terkait konsumsi kopi pada pasien diabetes, Dr Shivane, Consultant Diabetology and Metabolic Physician, Department of Endocrinology, Jaslok Hospital and Research Center, Mumbai mengatakan kalau dampaknya beragam. Shivane juga menambahkan bahwa meskipun beberapa penelitian kopi menunjukkan kadar gula darah dapat turun, ternyata juga ada dampak buruknya.

    Kopi dapat mengurangi sensitivitas tubuh terhadap insulin yang merupakan hormon pengatur gula darah. Hal ini dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula darah hingga menimbulkan masalah.

    Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?Minum Kopi Foto: iStock

    Sebuah studi pada 2016 yang diterbitkan dalam European Journal of Nutrition menemukan bahwa orang yang minum 3-4 cangkir kopi sehari mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe-2.Para peneliti percaya bahwa zat dalam kopi, seperti asam klorogenat dan kafein, mungkin bertanggung jawab atas efek positif ini.

    Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care menemukan bahwa orang yang minum hingga 6 cangkir sehari memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe-2. Berbanding terbalik dengan mereka yang jarang minum kopi.

    Menariknya, manfaat ini tampaknya berasal dari kopi berkafein dan tanpa kafein. Berarti hal ini menunjukkan bahwa mungkin ada lebih dari sekedar kafein yang berperan.

    Penelitian lain menunjukkan bahwa asupan kopi yang tinggi justru dapat menyebabkan resistensi insulin pada beberapa orang. Jadi, Dr Shivane menyimpulkan bahwa pasien diabetes boleh minum kopi, tapi dalam jumlah sedikit.

    Jumlahnya mengacu pada anjuran minum kopi per hari, menurut Mayo Clinic. Sejumlah 1-4 cangkir kopi per hari (400 miligram per hari). Dianjurkan mengonsumsi kopi hitam tanpa tambahan gula atau pemanis dan krimer atau susu. Lebih baik lagi jika penderita diabetes berkonsultasi dulu pada dokter untuk takaran tepat minum kopi.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • Hat-hati! Minum Kopi Saat Sarapan Bisa Picu Berat Badan Naik


    Jakarta

    Kopi sering dikaitkan sebagai minuman yang bantu turunkan berat badan. Tapi jika salah konsumsi, kopi justru bisa memicu kenaikan berat badan.

    Banyak orang yang merasa belum berenergi jika belum minum kopi di pagi hari. Meski kopi memiliki beberapa manfaat untuk tubuh, tapi bahan tambahanyang dimasukkan ke dalam kopi justru membuat kopi tidak sehat. Juga bisa memicu kenaikan berat badan.

    Dilansir berbagai sumber (01/07), berikut beberapapenyebab kopi jadi tidak sehat dan memicu kenaikan berat badan.


    1. Jenis Susu yang Digunakan

    Racikan kopi susu pakai susu nabatiRacikan kopi susu pakai susu nabati Foto: Getty Images/iStockphoto

    Banyak orang yang menambahkan susu ke dalam racikan kopi mereka, sebagai pemanis sehingga kopi tidak terasa pahit. Hal ini justru membuat kopi memiliki kalori tinggi, dan membuat tubuh kelebihan kalori.

    Meski susu sendiri memiliki banyak manfaat seperti vitamin B12 hingga vitamin A. Tapi para ahli gizi menyarankan sebaiknya menghindari susu di dalam kopi. Terutama susu jenis full cream, yang mengandung 170 kalori dalam cangkir. Sebaiknya gunakan susu jenis skim milk yang hanya mengandung 90 kalori. Jenis susu ini cocok untuk mereka yang sedang berdiet membatasi asupan kalori.

    2. Takaran Kopi

    Warna dan Bentuk Cangkir Ternyata Pengaruhi Rasa KopiKopi Foto: Getty Images/iStockphoto/ThomasVogel

    Jika sedang berusaha menurunkan berat badan, sebaiknya perhatikan porsi kopi harian. Jika biasanya kamu memesan kopi dalam gelas besar, bisaberalih ke gelas yang lebih kecil ukurannya.

    Terutama bagimereka yang gemar ngopi di kafe. Rata-rata kopi yang disajikan di kafe, atau gerai kopi memiliki 126 kalori untuk gelas kopi ukuran besar. Jumlah kalori ini merupakan perkiraan jika kopi menggunakan susu skim. Sementara bagi kopi yang menggunakan susu full cream, kisaran kalorinya bisa mencapai 219 kalori.

    3. Topping tambahan

    Penjelasan mengenai racikan kopi pakai krimerPenjelasan mengenai racikan kopi pakai krimer Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Kini semakin banyak gerai kopi hingga kafe yang menambahkan beragam topping kekinian. Seperti sirup cokelat, choco chips, permen, hingga whipped cream. Topping ini membuat kalori dalam segelas kopi bertambah besar.

    Seperti satu gelas kopi moka mengandung 234 kalori. Kisaran kalori ini setara dengan kue creme brulee yang mengandung 230 kalori. Jumlah kalori tersembunyi ini tentunya harus dihindari jika sedang berdiet.

    Jumlah kisaran kalori ini belum termasuk tambahan gula sachet, yang memiliki kalori juga. Jadi para ahli gizi menyarankan, agar menghindari tambahan susu, topping, hingga porsi kopi jika sedang berdiet.

    4. Mempengaruhi Kualitas Tidur

    InsomniaInsomnia Foto: Yanyong/Istock

    Selain kandungan kafein yang bisa memicu tubuh menjadi gemuk, ada faktor lain. Faktor genetika seseorang juga berperan dalam menentukan seberapa cepat tubuh mencerna kafein. Contohnya pada Gen CYP1A2 sangat cepat dalam berperan memproses kafein pada tubuh.

    Tak hanya mempengaruhi metabolisme tubuh, kafein juga bisa mempengaruhi kualitas tidur seseorang. Ketika tidak bisa tidur nyenyak, tubuh menghasilkan hormon Leptin dan Ghrelin. Hormon tersebut diketahui dapat meningkatkan nafsu makan.

    Terakhir yang harus dicermati adalah penambahan bahan makanan lain, seperti tambahan gula, krimer, sirop, susu dalam kopi.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • Sering Minum Kopi? Agar Gigi Tak Kuning Lakukan Tips Mudah Ini


    Jakarta

    Minum kopi bisa memberikan efek samping pada area mulut. Nafas jadi berbau hingga meninggalkan noda kekuningan pada gigi. Ikuti tips ini untuk mencegahnya.

    Kopi tidak hanya mengandung kafein, tetapi juga ada tanin. Tanin merupakan senyawa alami yang ditemukan dalam makanan dan minuman seperti teh, kopi, cokelat, dan wine.

    Menurut ahli kopi Stewart, tanin itulah yang bisa menodai gigi. Tak hanya itu, sifat asam pada kopi juga bisa mengikis enamel gigi. Sedangkan kandungan kafeinnya bisa mengurangi produksi air liur.


    Namun, sebenarnya, efek samping dari minum kopi tersebut dapat diatasi dengan beberapa tips dari ahli kopi. Dikutip dari Well and Good (31/06/23) berikut tipsnya:

    1. Sikat gigi sebelum minum kopi

    5 Manfaat Sehat Jika Rajin Sikat Gigi Sebelum SarapanSikat gigi sebelum minum kopi. Foto: Ilustrasi iStock

    Cara termudah untuk mencegah dampak buruk kopi pada kesehatan mulut adalah dengan sikat gigi sebelum minum kopi bukan setelahnya.

    Meskipun ini terdengar berlawanan dengan kebiasaan kita, tetapi ada penjelasan ilmiahnya. Kopi memiliki sifat asam.

    Menyikat gigi setelah makan dan minum apapun yang bersifat asam, maka akan melemahkan enamel gigi. Selain itu, juga bisa menyebabkan noda.

    “Jika dilakukan sesekali kemungkinan besar tidak menyebabkan abrasi mikro, tetapi jika dilakukan rutin, ini bisa menyebabkan enamel gigi akan terkikis seiring berjalannya waktu,” tutur ahli kopi Stewart.

    2. Tunggu 30 menit setelah minum kopi

    Meskipun ahli kopi Stewart menyarankan untuk sikat gigi sebelum minum kopi, tetapi ia juga memberikan tips bagi yang ingin sikat gigi setelah minum kopi.

    Pasalnya, terkadang banyak orang yang tak nyaman dengan aroma mulut usai minum kopi, sehingga memutuskan untuk sikat gigi. Tipsnya adalah jangan langsung sikat gigi.

    Stewart menyarankan untuk menunggu 30 menit setelah minum kopi baru sikat gigi. “Mulut Anda memiliki waktu 30 menit, di mana air liur akan menetralkan keasaman,” tutur Stewart.

    Tips minum kopi agar gigi tak kuning ada di halaman selanjutnya.

    3. Gunakan sedotan

    3 Tips Minum Kopi Agar Gigi Tak Kuning dan Berlubang dari Dokter GigiGunawan sedotan saat minum kopi. Foto: Getty Images/iStockphoto/nicoletaionescu

    Untuk menghindari dampak buruk pada gigi setelah minum kopi, kamu bisa mengatasinya dengan menggunakan sedotan untuk menyesap kopi.

    Dengan menggunakan sedotan, bisa menghindari kontak langsung antara asam kopi dan gigi. “Bisa pakai sedotan dan jangan minum terlalu cepat,” ujar Stewart.

    Menurut Stewart, minum kopi menggunakan sedotan terlalu cepat bisa menyebabkan iritasi pada lambung. Tips ini juga akan membantu mengurangi efek pewarnaan pada kopi.

    4. Banyak minum air putih

    Bagi kamu penikmat kopi, kamu harus mengimbangi dengan banyak minum air putih. Ini karena kafein pada kopi bersifat diuretik, sehingga bikin sering buang air kecil.

    Kondisi tersebut akan menyebabkan tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi. Karenanya minum air putih sangat penting dan juga bagus untuk kesehatan mulut.

    Menurut Stewart, minum air putih setelah ngopi dapat mengatur keseimbangan Ph mulut dan mencegah erosi enamel pada gigi. Selain itu, juga bisa menetralkan asam.

    “Saya menganjurkan untuk minum air putih sepanjang hari, tidak hanya sebelum, tetapi juga setelah minum kopi,” tutup Stewart.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • Ketahui 8 Manfaat Ampas Kopi, Bisa Mempercantik Kulit Wajah

    Jakarta

    Kopi merupakan salah satu minuman yang memiliki banyak khasiat untuk tubuh. Tak hanya biji kopinya saja, namun ampas dari kopi juga mempunyai sejumlah manfaat.

    Sayangnya, banyak orang yang memilih membuang ampas kopi ke tong sampah. Padahal, ampas tersebut bisa dimanfaatkan untuk diri sendiri maupun lingkungan hidup.

    Lantas, apa saja manfaat ampas kopi? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Manfaat Ampas Kopi yang Jarang Diketahui Orang

    Setelah menikmati secangkir kopi, sebaiknya ampas kopi jangan langsung dibuang. Sebab, ampas kopi memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk tubuh dan lingkungan.

    Dilansir situs Healthline, berikut sejumlah manfaat ampas kopi:

    1. Menjadi Pupuk Alami

    Ampas kopi bisa dimanfaatkan sebagai pupuk alami untuk menyuburkan tanaman. Sebab, ampas kopi mengandung nutrisi tinggi, seperti nitrogen, potasium, dan fosfor.

    Cara pakainya juga mudah, yakni cukup menaburkan ampas kopi di sekitar tanaman. Jika dilakukan secara rutin, tanaman bisa tumbuh subur secara menyeluruh.

    2. Menghilangkan Bau

    Manfaat berikutnya adalah dapat menghilangkan bau tak sedap. Walau biji kopi sudah digiling dan diseduh, bukan berarti aromanya ikut hilang.

    Karena memiliki aroma yang kuat, ampas kopi juga bisa digunakan sebagai pengharum ruangan alami. Selain itu, ampas kopi dapat menyerap dan mengusir bau tak sedap di dalam rumah.

    3. Eksfoliasi Kulit Alami

    Ternyata, ampas kopi bisa digunakan sebagai bahan eksfoliasi kulit alami. Hal tersebut dapat mengangkat sel-sel kulit mati dan debu yang menempel di permukaan kulit.

    Selain itu, ampas kopi juga membantu membuka pori-pori dan membuat kulit wajah tampak lebih cerah. Sebab, kadar asam kafeat yang terdapat dalam kopi mampu mencegah penuaan dini dan meningkatkan kadar kolagen.

    4. Menghilangkan Kantung Bawah Mata

    Kandungan antioksidan dan kafein dalam kopi juga dapat membantu menghilangkan kantung di bawah mata. Selain itu, asam klorogenik yang terdapat dalam kopi dapat mengurangi peradangan yang membuat area sekitar mata bengkak atau meradang.

    5. Melindungi dari Efek Sinar Matahari

    Manfaat selanjutnya adalah dapat melindungi kulit dari efek sinar matahari. Semua itu berkat senyawa polifenol dalam ampas kopi yang dapat mengurangi bercak bintik akibat paparan sinar UV.

    Sebuah studi yang dilakukan pada 2015 mengungkapkan, orang yang mengkonsumsi banyak polifenol secara rutin, baik dari kopi ataupun sumber lainnya, memiliki tanda penuaan yang lebih sedikit akibat terpapar sinar UV.

    6. Mengurangi Selulit

    Selulit merupakan timbunan lemak di bawah kulit yang membuat permukaan kulit jadi bergelombang dan tidak rata. Kondisi tersebut membuat sebagian orang jadi kurang percaya diri.

    Untuk mengatasi selulit, kamu bisa menggunakan bahan alami seperti ampas kopi. Olah ampas kopi menjadi semacam lulur untuk menghilangkan selulit di kulit.

    Cara pakainya mudah, cukup campurkan ampas kopi dengan air atau minyak kelapa, kemudian gosok selama 10 menit. Lakukan cara tersebut sebanyak dua kali dalam seminggu di area kulit yang terdapat selulit.

    7. Mengusir Serangga

    Selain bermanfaat untuk perawatan kulit, ampas kopi juga bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengusir serangga dan hama.

    Sejumlah serangga dan hama seperti siput tidak suka dengan aroma kopi yang kuat. Untuk mengusirnya, kamu bisa menaburkan ampas kopi ke sekitar tanaman.

    Ampas kopi juga bisa digunakan untuk mengusir serangga yang kerap muncul di dapur, seperti kecoak, semut, ataupun tikus.

    8. Membersihkan Noda Gosong di Alat Masak

    Manfaat ampas kopi yang terakhir adalah dapat membersihkan noda gosong yang kerap menempel di alat masak. Selain itu, aroma dari ampas kopi juga membuat alat masak jadi lebih harum.

    Cara menggunakannya juga mudah, cukup balur ampas kopi ke area yang gosong, setelah itu gosok dengan perlahan sampai noda gosong menghilang. Agar lebih bersih, bilas dengan sabun dan air mengalir.

    Jadi, jangan langsung buang ampas kopi ke tempat sampah, ya. Manfaatkan ampas kopi untuk keperluan sehari-hari.

    (ilf/inf)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark