Tag: kopi

  • Apa Benar Minum Kopi Bikin Kolesterol Tinggi? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Minum kopi sering dikaitkan dengan penyakit tertentu. Salah satunya meningkatkan risiko kolesterol tinggi. Namun, apakah benar ada kaitan minum kopi dengan kolesterol?

    Kopi memang memberi manfaat bagi kesehatan tubuh. Di sisi lain, kopi juga dapat memberi efek buruk. Salah satunya berkaitan dengan masalah kolesterol.

    Dalam jumlah sedang, kopi tampaknya tidak berdampak pada kolesterol. Namun, jenis kopi tertentu mungkin bisa menyebabkan bahaya pada kadar kolesterol seseorang.


    Untuk mengetahui hubungan antara kopi dan kolesterol lebih lanjut, simak penjelasan berikut, seperti dilansir dari healthcentral.com (28/05/2024).

    1. Apakah minum kopi meningkatkan kolesterol?

    minum kopiMinum kopi bisa berisiko sebabkan kolesterol jika dikonsumsi dengan takaran berlebihan. Foto: Getty Images/Pheelings Media

    Beberapa jenis kopi, khususnya kopi tanpa filter, seperti french press, espresso, atau kopi Turki, mengandung zat disebut diterpen. Menurut harvard TH Chan School of Public Health, zat ini dapat meningkatkan kadar LDL (low density-lipoprotein) atau kolesterol jahat dan trigliserida.

    Zat tersebut melakukannya dengan menghambat metabolisme kolesterol oleh tubuh. Salah satu jenis diterpen yang dikaitkan dengan peningkatan kolesterol adalah cafestol.

    Meskipun demikian, konsumsi kopi dalam jumlah sedang (tidak lebih dari 400 miligram kafein per hari) atau setara dengan tiga sampai empat cangkir tidak berbahaya. Sebab, lebih banyak penelitian yang disebut healthcentral.com menghubungkan konsumsi kopi secara teratur dengan manfaat baiknya dalam penurunan risiko penyakit jantung dan stroke.

    Harmony Reynolds MD, ahli jantung di NYU Langone Health juga mengungkap, “Manfaat kopi bagi kesehatan tampaknya lebih besar dari risikonya.”

    Menurut penelitian yang diterbitkan di Nature, minum kopi dalam jumlah sedang juga tidak dikaitkan dengan risiko penyakit jantung lebih tinggi dan tekanan darah sistolik dan diastolik lebih rendah. Namun, jika kopi dikonsumsi dalam jumlah tinggi, barulah terlihat peningkatan kolesterol LDL (jahat) yang lebih tinggi juga.

    Tentu tidak semua kopi sama. Beberapa jenis kopi tertentu memiliki dampak lebih besar dari jenis kopi lainnya.

    Lantas, jenis kopi apa saja yang berisiko menyebabkan peningkatan kolesterol?

    2. Filter coffee tidak terlalu berisiko memicu kolesterol

    Benarkah Warna Kertas Filter Pengaruhi Rasa Kopi? Ini PenjelasannyaFilter kopi sebenarnya tidak terlalu berisiko meningkatkan kolesterol. Foto: Getty Images/ArtRachen01

    Kopi yang dibuat dengan cara disaring atau filter coffee punya kandungan diterpen paling rendah. Dalam proses brewing, senyawa tersebut dihilangkan oleh kertas saring.

    “Komponennya (diterpen) akan hilang ketika kopi disaring dengan kertas filter,” ujar Dr. Reynolds.

    Sehingga, jika minum banyak kopi jenis ini, kamu tidak perlu begitu khawatir kadar kolesterol akan meningkat.

    Penasaran dengan jenis kopi lain, apakah bisa menyebabkan kolesterol atau tidak? Baca pada halaman berikut ini!

    3. Espresso berpotensi menyebabkan kolesterol

    espressoDalam jumlah banyak, kopi sejenis espresso mungkin memang bisa menimbulkan risiko kolesterol. Foto: Getty Images/grandriver

    Sedangkan kopi yang tidak disaring, seperti espresso menjadi salah satu yang bisa berdampak buruk.

    Kopi seperti ini memiliki tingkat diterpen tinggi dibandingkan kopi filter. Mereka diproses tanpa menggunakan kertas penyaring. Sehingga, tidak ada yang bisa ‘menangkap’ diterpen sebelum kopi akhirnya masuk ke teko atau cangkir kopi.

    Meskipun demikian, kopi espresso atau french press coffee tidak langsung memengaruhi kadar kolesterol jika diminum dalam jumlah sedikit. Jika diminum dalam jumlah banyak, baru bisa memengaruhi kadar kolesterol atau meningkatkan risiko masalah jantung.

    Sebuah penelitian diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology terhadap lebih dari 500.000 orang dewasa Norwegia, yang mengonsumsi sembilan atau sepuluh cangkir kopi non-filter setiap hari dikaitkan dengan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular yang risikonya meningkat 25% lebih tinggi.

    4. Kopi tanpa kafein

    Metode penyeduhan memengaruhi jumlah diterpen dalam kopi, bukan tingkat kafeinnya. Sehingga, jenis kopi tanpa kafein yang diseduh dengan kertas saring tetap akan mengandung jumlah diterpen rendah.

    Sedangkan kopi yang diseduh dengan metode french press atau espresso akan tetap mengandung lebih banyak diterpen, lapor temuan yang diterbitkan dalam Journal of AGricultural and Food Chemistry.

    Namun, kemungkinan besar jenis-jenis kopi ini akan berdampak pada kolesterol tergantung pada seberapa banyak kopi yang kamu konsumsi.

    5. Bahan tambahan yang memengaruhi kolesterol

    Penjelasan mengenai racikan kopi pakai krimerWaspada karena krimer atau pemanis lainnya lah yang membuat kopi bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Meskipun kopi hitam yang diminum dalam jumlah sedang tidak dianggap menimbulkan masalah bagi jantung, tetapi campuran bahannya mungkin akan memengaruhi.

    Dr. Reynolds mengungkap, “Terlalu banyak minum kopi ini (kopi dengan tambahan gula atau pemanis) dapat menimbulkan lebih banyak masalah kesehatan yang menghilangkan manfaat asli dari kopi.”

    Oleh karena itu, pastikan untuk mengurangi beberapa jenis tambahan dalam kopi.

    Mulai dari krim atau creamer yang didalamnya mengandung lemak jenuh. Lemak ini dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL yang jahat. Menurut Mayo Clinic, satu sendok makan creamer mengandung 3,5 gram lemak jenuh.

    Kopi yang diminum dengan tambahan gula atau pemanis lainnya juga bukan pilihan baik. Selain susu murni, krim kental, krim kocok, atau pemanis seperti sirup mengandung banyak gula tambahan.

    Mengonsumsi banyak gula tambahan dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi. Sebagian gula dapat meningkatkan kadar trigliserida. Oleh karena itu, sebaiknya membatasi bahkan hindari minum kopi dengan tambahan krim, gula, atau pemanis buatan lainnya.

    Minum kopi setiap hari dalam batas wajar (tidak lebih dari 400 mg per hari) tidak akan memengaruhi kadar kolesterol. Namun, perlu diingat, hal ini akan bekerja selama kamu membatasi bahan tambahan, seperti krim atau gula.

    Namun, jika kamu memang menderita kolesterol tinggi, pertimbangkan lagi untuk tidak terlalu banyak minum kopi. Terutama kopi yang diseduh dengan media french press dan lebih baik minum kopi filter.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Adakah Manfaat Berhenti Ngopi? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Kopi telah membuat banyak orang adiksi sampai menjadi minuman rutin mereka. Lantas, jika kamu berhenti minum kopi, apakah ada manfaatnya?

    Kopi lebih dari sekadar minuman. Minuman berkafein ini telah menjadi bagian penting di hidup sebagian orang karena dikenal dapat memberi dorongan energi di pagi hari.

    Selain enak, kopi memang dapat memberi manfaat seperti yang disebutkan sebelumnya. Namun, manfaat tersebut hanya hadir ketika kamu minum dalam takaran tepat.


    Pada sebagian orang, minum kopi berlebihan bisa memicu masalah kecemasan, mulas, dan gangguan tidur. Karena alasan ini, beberapa orang pun memilih untuk berhenti minum kopi.

    Namun, apakah berhenti minum kopi harus menjadi sebuah pertimbangan? Benarkah berhenti meminumnya dapat mendatangkan manfaat lebih baik?

    Melansir realsimple.com (23/05), berikut penjelasannya menurut ahli:

    1. Dampak minum kopi

    Diminta Buatkan Kopi, Karyawan Ini Mengeluh Gegara Tak Tahu CaranyaMinum kopi sebenarnya memberikan manfaat baik asalkan diminum dalam takaran tepat. Foto: iStock

    Sebelum membahas manfaat berhenti minum kopi, kamu juga perlu tahu dampak kesehatan dari mengonsumsi kopi.

    Di dalam biji kopi sebenarnya tidak hanya terkandung kafein, tetapi juga ada nutrisi lain, seperti vitamin B dan magnesium.

    Lina Begdache PhD, RDN menjelaskan, kopi kaya akan beberapa polifenol dan antioskidan. Polifenol dapat meningkatkan kesehatan pada tingkat molekuler dan antioksidan mematikan oksidasi yang biasanya memakan jaringan sehat.

    Meskipun beberapa orang mempertimbangkan untuk berhenti atau mengurangi konsumsi kopi, tetapi kamu tidak boleh mengabaikan manfaatnya.

    2. Manfaat minum kopi

    minum kopiSecangkr kopi menawarkan manfaat untuk mendorong energi hingga meningkatkan fungsi otak. Foto: Getty Images/Pheelings Media

    Secangkir kopi tidak hanya enak, tetapi juga menawarkan manfaat bagi kesehatan.

    Kopi mengandung kafein yang dapat meningkatkan energi. Laura Purdy, MD, seorang dokter pengobatan di Miami yang memiliki keahlian di bidang nutrisi menyebut kafein sebagai stimulan yang dapat membantu melawan kelelahan.

    Kafein juga dapat meningkatkan suasana hati hingga membantu mengatasi depresi. Kopi juga dikenal dapat meningkatkan fungsi otak, meningkatkan kewaspadaan, hingga konsentrasi.

    3. Potensi kerugian minum kopi

    Berhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh IniSelain manfaat baik, minum kopi juga bisa berpotensi merugikan kondisi kesehatan tubuh. Foto: Ilustrasi Getty Images/AntonioGuillem

    Meskipun mengandung sejumlah manfaat, tetapi kopi juga berpotensi menyebabkan masalah kesalahan.

    Misalnya, mereka yang lebih sensitif terhadap kafein mungkin mengalami sejumlah efek samping. Bahkan, jika mereka mengonsumsinya dalam jumlah kecil.

    Ketika seseorang mengonsumsi kafein melebihi kemampuan tubuh untuk mengatasinya, hal tersebut cenderung memengaruhi kualitas tidur.

    Ahli bernama Begdache juga menjelaskan, kopi mengandung stimulan yang dapat meningkatkan respon stres dan berpotensi meningkatkan kecemasan. Menyebabkan beberapa orang mengalami peningkatan detak jantung hingga tekanan darah tinggi.

    Minum kopi juga tidak terlalu baik untuk saluran pencernaan.

    Menurut Barbara Kovalenko, RDN, kafein dapat merangsang sekresi asam lambung dan memperburuk gejala refluks asam dan sindrom iritasi usus besar.

    Dengan dampak buruk ini, sebagian orang mungkin mempertimbangkan untuk berhenti atau mengurangi konsumsinya.

    Terlebih, mereka yang memang sensitif dengan minuman ini. Namun, wanita hamil, ibu menyusui, atau orang dengan kondisi kesehatan tertentu juga perlu mempertimbangkan asupan kopi karena berpotensi memberi efek samping.

    Penasaran dengan manfaat berhenti minum kopi? Bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Manfaat berhenti minum kopi

    Berhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh IniBerhenti minum kopi bisa lebih sehat dan memberikan manfaat lebih baik bagi sebagian orang. Foto: Ilustrasi Getty Images/AntonioGuillem

    Lantas, apakah setelah berhenti atau mengurangi minum kopi kesehatan tubuh lebih baik? Menurut beberapa pakar yang disebut realsimple.com, ada manfaat ketika berhenti atau mengurangi asupan kopi.

    Mulai dari peningkatan kualitas tidur. Kafein pada kopi bisa menghambat reseptor adenosis, dan adenosin ini meningkatkan kualitas tidur.

    Peningkatan energi instan usai minum kafein juga dapat menyebabkan seseorang mengalami kecemasan. Dengan menguranginya, itu bisa membantu mengurangi tingkat kecemasan.

    Berhenti minum kopi juga dapat mengurangi fluktuasi jumlah energi yang dimiliki sepanjang hari.

    Menurut ahli Ungerleider, ketika seseorang berhenti minum kopi, ketergantungan tubuh pada kafein akan berkurang. Kondisi ini menghasilkan tingkat energi lebih konsisten.

    Kesehatan pencernaan juga akan kembali normal ketika kamu mengurangi kopi.

    5. Tips untuk berhenti minum kopi

    Mereka yang sudah terbiasa minum kopi akan kesulitan mengurangi atau bahkan berhenti.

    Namun, ini bisa dilakukan secara perlahan. Dimulai dari mengurangi takarannya setiap hari. Misalnya dari yang setiap hari dua cangkir, kini satu cangkir saja.

    Kamu juga bisa mengurangi kandungan kafein pada setiap kopi yang diminum. Misalnya secara bertahap mengganti kopi biasa dengan kopi yang lebih rendah kafein.

    Kamu juga bisa mengganti kopi dengan alternatif minuman lain yang lebih sehat. Misalnya menggantinya dengan minuman teh herbal atau tetap minum kopi tetapi pilih yang tanpa kafein.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Berhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh Ini


    Jakarta

    Berhenti minum kopi secara tiba-tiba ternyata bisa memicu beberapa efek samping yang bisa dirasakan tubuh. Seperti berat badan naik hingga sulit konsentrasi.

    Bagi yang sudah terbiasa minum kopi setiap harinya, pasti sulit untuk berhenti minum kopi. Selain sudah menjadi rutinitas harian, mengurangi asupan kopi ternyata memiliki beberapa efek samping yang bisa dirasakan tubuh.

    Efek samping ini sering dikenal dengan nama ‘caffeine withdrawal’, merupakan gejala yang timbul ketika tubuh tak lagi mengasup kafein yang terkandung di dalam kopi. Salah satunya ditandai dengan pusing kepala, cemas, lemas sampai suasana hati yang memburuk.


    Gejala ini timbul ketika tubuh sudah mengalami ketergantungan pada kafein. Hilangnya asupan kafein bisa berakibat pada kondisi ‘caffeine withdrawal’ yang berlangsung 12-24 jam setelah berhenti konsumsi kafein.

    Tapi ada juga beberapa efek samping lainya yang dirasakan banyak orang usai berhenti minum kopi. Berikut5 efek samping pada tubuh dilansir dari Healthline (16/05).

    1. Mudah Lelah

    Tired mixed race Black business woman, office employee touching, rubbing nose bridge with closed irritable eyes, bad strain blurry vision, eyesight problems, headache, feeling stress, fatigueFoto: Getty Images/iStockphoto/fizkes

    Salah satu alasan bagi setiap orang mengonsumsi kopi adalah agar lebih bersemangat menjalani hari. Maka itu kopi sering dijadikan teman untuk menyantap sarapan. Karena meminum kopi di pagi hari dipercaya dapat meningkatkan energi harian.

    Efek energi tersebut akan berlangsung selama 5 jam pertama. Setelahnya kamu akan merasa lelah dan akan meminum kopi lagi. Kopi ini juga akan membantu kamulebih fokus dalam bekerja.

    Saat kamu sudah kecanduan kafein, akan terasa sulit saat menghentikan konsumsi kafein. Tubuh akan terasa mudah lelah dan kamu lebih cepat kehilangan konsentrasi.

    2. Sakit Kepala dan Cemas

    Close up unhappy woman suffering from strong headache and dizziness, depressed young female blurry motion background, sitting on couch alone, touching temples, feeling pain, unwell and unhealthyFoto: Getty Images/iStockphoto/fizkes

    Kecemasan dapat terjadi pada siapa saja. Sekalipun mereka yang masih tetap meminum kopi. Namun saat kamu berhenti minum kopi, rasa cemas akan lebih meningkat.

    Ini terjadi karena ketidakseimbangan kimia di otak yang disebabkan oleh pasokan kafein yang tidak tercukupi. Selain kecemasan, sakit kepala juga akan sering muncul jika kamu berhenti minum kopi.

    Saat kamu kekurangan asupan kafein, ini akan membuat pembukaan pada pembuluh darah. Sehingga meningkatkan sirkulasi darah ke otak. Namun setelah tubuh kamu dapat beradaptasi dengan peningkatan aliran darah tersebut, perlahan sakit kepala akan memudar.

    3. Pengaruhi Berat Badan

    Berhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh IniBerhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh Ini Foto: Ilustrasi Getty Images/AntonioGuillem

    Kopi dikenal dengan kandungan kafeinnya yang tinggi. Kafein ini dapat membantu meningkatkan metabolisme pada tubuh. Artinya tubuh akan membakar kalori lebih efisien.

    Terutama bagi mereka yang mengonsumsi kopi hitam setiap harinya. Yang tadinya tubuh dapat membakar lemak dengan mengonsumsi kopi kini tidak lagi terjadi. Karena itu kenaikan berat badan dapat terjadi.

    Tapi efek positif didapat mereka yang terbiasa minum kopi dengan campuran susu atau lemak lainnya seperti cappuccino, frappuccino, kopi susu, dan lainnya. Berhenti minum kopi tersebut akan membuat kamu kehilangan berat badan karena tidak lagi mengonsumsi banyak kalori.

    4. Sulit Konsentrasi

    Berhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh IniBerhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh Ini Foto: Ilustrasi Getty Images/AntonioGuillem

    Kopi yang kandungan kafeinnya tinggi ini sering disebut dapat menghilangkan rasa kantuk. Tak heran banyak yang mengonsumsinya pada siang atau malam hari. Kopi juga dikonsumsi untuk menambah semangat dalam menjalani hari.

    Karena saat meminum kopi akan membuat orang lebih terjaga. Ini akan merangsang pelepasan dopamin dan adrenalin sehingga dapat meningkatkan aktivitas otak dan meningkatkan tekanan darah.

    Karenanya saat kamu berhenti minum kopi, kamu akan lebih sulit dalam berkonsentrasi. Kamu juga akan lebih mudah ngantuk. Ini dikarenakan otak kamu tidak lagi distimulasi seperti dulu.

    5. Tremor

    Berhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh IniBerhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh Ini Foto: Ilustrasi Getty Images/AntonioGuillem

    Tremor adalah gerakan yang tidak terkendali pada satu atau lebih dari bagian tubuh. Hal ini dapat terjadi karena bagian otak yang mengontrol mengalami masalah. Bagian tubuh yang sering mengalami tremor adalah tangan.

    Tremor dapat terjadi bagi yang sedang mengurangi atau berhenti minum kopi. Ini karena kafein yang merupakan sumber stimulasi kuat untuk sistem saraf pusat (otak) berhenti memberi asupan. Namun tak perlu khawatir karena ini adalah gejala biasa.

    Gejala tremor pada tangan atau bagian tubuh akan dialami selama 9 hari sejak kamu memutuskan berhenti untuk minum kopi. Tak hanya terjadi bagi yang berhenti minum kopi saja, ini juga dapat terjadi pada mereka yang kecanduan kafein.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Mengapa Anak Kecil Tak Boleh Minum Kopi? Ini Alasannya


    Jakarta

    Kopi adalah minuman yang biasa dikonsumsi orang dewasa sehari-hari. Mengapa kopi tak boleh dikonsumsi anak-anak? Ini kata pakar kesehatan.

    Bagi orang dewasa, minum kopi adalah bagian dari rutinitas. Kopi telah menjadi minuman sehari-hari yang dianggap orang dewasa bisa membangkitkan energi dan membantu daya konsentrasi.

    Melihat keseharian orang dewasa yang minum kopi, mungkin beberapa anak kecil penasaran. Bertanya-tanya apakah minuman ini rasanya enak dan bisa dikonsumsi oleh mereka.


    Sayangnya, ada batasan umur minimal anak-anak bisa mencoba minum kopi.

    Menurut American Academy of Pediatrics, anak-anak harus menghindari kafein sampai mereka mencapai usia 12 tahun.

    Lauren Manaker, RDN, pendiri Nutrition Now mengungkap, dari usia 12 sampai 18 tahun, mereka juga hanya boleh mengonsumsi maksimal 100 mg kafein per hari.

    Ada banyak alasan mengapa anak kecil tidak boleh minum kopi. Seperti dilansir dari wellandgood.com (19/06/2023), berikut ini beberapa alasannya.

    1. Mengganggu pola tidur anak

    Bangun Tidur Jangan Langsung Ngopi, Ini Waktu Tepat Buat NgopiKopi bisa menganggu tidur anak kecil. Foto: Ilustrasi iStock

    Efek yang dirasakan orang dewasa setelah minum kopi, seperti kecemasan dan tekanan darah tinggi, semua itu akan dirasakan juga oleh anak-anak.

    Menurut Lauren, karena anak lebih kecil dibandingkan orang dewasa, maka dibutuhkan stimulan yang jauh lebih sedikit untuk memengaruhi anak-anak.

    Meskipun para ahli masih belum mengetahui efek kafein secara pasti pada anak-anak, tetapi menurutnya kafein tumbuh dan berkembang dengan pesat.

    Secara khusus, kopi dapat berdampak negatif pada tidur anak-anak. Kafein di dalam kopi bisa menyulitkan anak tidur.

    Para ahli juga mempertanyakan apakah stimulan ini dapat berdampak negatif pada kesehatan otak mereka.

    2. Kebiasaan anak-anak minum kopi

    Kopi dengan campuran kapulagaKopi juga bisa membuat anak kecil menjadi ketergantungan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Memberi anak kecil kopi mungkin dianggap hal yang tidak lumrah.

    Seperti yang disebut Well and Good, menurut penelitian pada tahun 2015 terhadap 315 ibu di Boston menemukan, 14 persen orang tua mengizinkan anak mereka yang berusia dua tahun untuk minum antara 100 – 400 ml kopi sehari.

    Di Amerika Latin juga pada dasarnya memperbolehkan anak kecil minum kopi. Di sana lazim anak-anak muda minum kopi panas dengan susu sejak usia dini. Brazil khususnya, tidak menganggap kopi secara eksklusif sebagai minuman dewasa.

    Sebelum mengambil tindakan berlebih, perlu diingat juga bahwa di banyak negara, remaja, pra remaja, atau yang lebih muda juga sudah banyak minum soda, cokelat panas, dan juga teh. Semua minuman itu sebenarnya mengandung kafein.

    Dampak buruk minum kopi pada anak kecil bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Dampak buruk minum kopi pada anak kecil

    Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?Banyak dampak buruk bisa terjadi pada anak kecil yang minum kopi. Foto: iStock

    Meskipun hal yang lumrah bagi anak kecil untuk minum kafein, termasuk kopi, tetapi bukan berarti hal ini tidak membawa masalah besar.

    Minum kopi bisa membuat anak kecil lebih waspada. Itu juga memungkinkan mereka menjadi ketergantungan pada stimulan ini. Hal ini tentu tidak baik.

    Mellansir alodokter.com, anak kecil yang minum kopi juga bisa memicu gangguan pencernaan. Sebab, kandungan kafein mampu meningkatkan asam lambung.

    Kopi yang dikonsumsi anak kecil juga dapat meningkatkan risiko anak mengalami kekurangan gizi. Pasalnya, minuman ini tidak mengandung nutrisi, seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk perkembangan.

    Kafein juga dapat menghambat pertumbuhan anak. Mengganggu penyerapan kalsium pada tubuh anak, sehingga pertumbuhan tulang juga terganggu.

    Lauren Manaker mengungkap, “Daripada minum minuman berkafein, anak-anak dapat minum minuman yang menghidrasi untuk membantu mereka tetap berenergi untuk menghindari stimulan ini.”

    Bagi mereka yang berusia 12 tahun lebih, disarankan memastikan pilihan minuman yang setidaknya hanya mengandung 100 mg kafein.

    (aqr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Minum Kopi Bikin Rambut Rontok, Mitos atau Fakta?


    Jakarta

    Hubungan antara minum kopi dengan kerontokan rambut mungkin jarang terdengar. Sampai salah satu ahli kesehatan menyoroti hal ini dan mengungkapkan hubungannya, terutama pada wanita.

    Kopi banyak dikonsumsi sebagai pilihan minuman yang dapat menambah energi secara instan. Namun, minuman berkafein ini tidak hanya memberi manfaat, tetapi juga bisa efek buruk.

    Terlebih jika kopi dikonsumsi berlebihan. Dampak buruknya bisa semakin banyak. Salah satunya yaitu berdampak pada kesehatan rambut wanita.


    Theo Bergmann menjelaskan seseorang melepaskan lebih banyak adrenalin yang seiring berjalannya waktu melemahkan adrenal. Lemahnya adrenal adalah alasan mengapa wanita kehilangan rambut.

    Namun, Shubha Ramesh L, kepala ahli gizi Rumah Sakit DHEE mengatakan hal bertentangan dengan Bergmann. Menurutnya, kafein yang telah ia pelajari memiliki potensi manfaat jika dioleskan ke kulit kepala, dibandingkan jika didapatkan dari minum kopi.

    Shubha Rames mengungkap, “Penelitian menunjukkan jika kafein dapat merangsang folikel rambut dan memperpanjang siklus hidup pertumbuhan rambut bila dioleskan langsung ke kulit kepala.”

    Shubha pun mengutip studi penting yang dilakukan pada tahun 2007. Studi tersebut menunjukkan jika kafein yang dioleskan langsung ke folikel rambut dari ekstarksi individu dengan androgenetic alapecia, dapat melawan efek penekanan testosteron pada pertumbuhan rambut.

    Terdapat beberapa pendapat berbeda terkait efek minum kopi terhadap kerontokan rambut wanita. Lantas, mana yang benar? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan ini, seperti yang dilansir dari indianexpress.com (24/04).

    1. Kopi untuk apliksasi vs konsumsi

    kopiMinum kopi dihubungkan dengan kerontokan rambut pada wanita. Foto: Getty Images/milanvirijevic

    Shubha menjelaskan, penyerapan kafein melalui kulit memungkinkan kafein mencapai folikel rambut secara langsung. Tidak seperti ketika kopi melewati saluran pencernaan yang sebagian besar potensinya bisa hilang.

    Studi yang disebutkan dalam International Journal of Drematology menunjukkan penggunaan kafein secara topikal (pemberian obat secara lokal dengan cara mengoleskan obat pada permukaan kulit atau mukosa), lebih efektif untuk memberikan efek yang ditagertkan pada pertumbuhan rambut.

    Shubhna mencatat, meskipun banyak bukti mendukung penggunaan kafein topikal untuk pertumbuhan rambut, korelasi antara konsumsi kafein secara langsung dan peningkatan kesehatan rambut tidak memiliki dukungan empiris yang substansial.

    2. Risiko asupan kafein berlebih pada kesehatan rambut

    Meskipun belum diketahui secara pasti efek kafein terhadap kerontokan rambut, tetapi tetap ada potensi jika asupan kafein berlebihan dapat mempengaruhinya.

    Salah satunya bisa memengaruhi hormonal dan penyerapan nutrisi. Asupan kafein berlebihan bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon, dan memengaruhi penyerapan nutrisi. Secara tidak langsung, ini berdampak pada kesehatan rambut.

    Misalnya, kadar kafein yang tinggi dapat meningkatkan kortisol, yang mungkin berkontribusi ada fase telogen dari siklus folikel rambut, di mana kerontokan lebih sering terjadi.

    Selain itu, kafein dapat menganggu penyerapan nutrisi penting, seperti zat besi dan magneisum yang sebenarnya penting untuk pertumbuhan rambut sehat.

    Jumlah kafein yang direkomendasikan untuk rambut sehat bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Jumlah kafein untuk kesehatan rambut optimal

    kopiKopi baik saja dikonsumsi untuk kesehatan rambut, hanya perlu diberi batasan. Foto: Getty Images/milanvirijevic

    Shubha menyarankan setiap individu yang peduli dengan kesehatan rambut untuk memantau asupan kafein dan menjaganya dalam batas yang disarankan.
    Umumnya konsumsi kafein tidak melebihi 400 mg per hari.

    Selain membatasi konsumsinya, para individu juga perlu bijak mengaplikasikan produk berbahan kafein ke rambut. Jangan sampai terlalu sering keramas atau pakai scrub rambut dari kopi.

    Bagi mereka yang punya rambut berwarna pirang juga perlu hati-hati. Sebab kopi bisa menggelapkan warna rambut.

    Selain pakai kopi, kamu sebenarnya bisa menjaga kesehatan rambut dengan menggunakan vitamin khusus rambut. Perbanyak juga konsumsi makanan bernutrisi lainnya, seperti makan bayam, telur, atau alpukat yang secara alami dapat memperkuat rambut.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Minum Kopi Dicampur Kolagen Bisa Bikin Kulit Glowing, Apa Iya?


    Jakarta

    Minum kopi dicampur kolagen bermanfaat sebagai skincare alami. Perpaduan keduanya dapat membuat kulit menjadi glowing dan kencang. Ini faktanya!

    Mungkin bagi sebagian orang, kopi dicampur kolagen merupakan hal yang belum lumrah. Kolagen adalah jenis protein berserat yang bagus untuk kesehatan kulit.

    Karenanya kolagen kerap jadi campuran produk-produk kecantikan. Tak hanya itu, rupanya kolagen bagus menjadi campuran kopi. Bahkan menjadi tren sebagai skincare alami.


    Namun di samping itu, mencampurkan kopi dengan kolagen disebut dapat menyebabkan struktur molekulnya meleleh karena suhu panas. Lantas apakah aman dikonsumsi?

    Dikutip dari Mind Body Green (12/12/22) berikut faktanya!

    1. Apakah kolagen rusak terkena suhu panas?

    Tips minum kopi tanpa takut gigi kuningMinum kopi campur kolagen bisa membuat kulit glowing. Foto: Getty Images/ChristopherBernard

    Menurut ahli gizi Ashley Jordan Ferira, peptida kolagen berkualitas tinggi dalam bentuk bubuk dapat stabil pada suhu panas sekalipun.

    “Artinya bubuk kolagen cukup serbaguna dalam kemampuannya untuk dicampurkan ke dalam minuman baik dingin, hangat, atau panas,” ujar Ashley Jordan Ferira.

    Namun, kolagen tidak sepenuhnya tidak dapat dihancurkan. Ashley mengatakan bahwa suhu yang sangat tinggi dan berkepanjangan dapat menjadi penyebab terjadinya denaturasi.

    2. Batas maksimal suhu panas untuk kolagen

    Secara khusus, kolagen dapat menahan suhu hingga sekitar 200 derajat Celcius. Apapun yang lebih panas dari itu dalam waktu lama bisa berpotensi merusak integritas protein.

    Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan bahwa minuman panas seperti kopi biasanya berada di suhu sekitar 100 derajat Celcius. Jadi, tidak perlu khawatir akan merusak kolagen.

    Selain itu, Ashley menambahkan bahwa ikatan peptida yang menyatukan asam amino dalam peptida kolagen pada akhirnya akan dipecah oleh tubuh.

    Fakta tentang kopi dicampur kolagen ada di halaman selanjutnya.

    3. Kopi campur kolagen dapat meningkatkan protein

    Habis Minum Kopi Malah Ngantuk? Ini 5 PenyebabnyaMenambahkan kolagen ke dalam makanan dan minuman akan meningkatkan kandungan protein. Foto: Getty Images/iStockphoto/SGAPhoto

    Ahli gizi dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics Alissa Rumsey mengatakan bahwa menambahkan kolagen ke dalam makanan dan minuman akan meningkatkan kandungan protein.

    Kolagen yang merupakan protein tidak larut air ini dapat larut dalam kopi panas karena adanya proses hidrolisis atau reaksi kimia yang terjadi antara asam amino dan air.

    Proses tersebut menyebabkan protein menjadi pecah dan juga membuat protein lebih mudah larut dan diserap.

    4. Manfaat kopi campur kolagen

    National Coffee Association menyatakan bahwa minum kopi secara rutin memiliki risiko pada kerusakan kulit lebih cepat dari yang seharusnya.

    Namun, dengan menambahkan kolagen sebagai protein justru dapat memperbaiki kulit. Menurut profesor Nazanin Saedi, kopi yang dicampur kolagen pun aman untuk dikonsumsi.

    “Asal dengan catatan kolagennya telah terhidrolisis. Ada banyak cara untuk menetralisirnya, salah satunya dengan menambah kopi,” ujar Nazanin Saedi.

    Meski demikian, klaim kopi campur kolagen bisa membuat kulit bersinar dan kenyang masih perlu diteliti lebih lanjut.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Waspada! Ini 5 Efek Konsumsi Kopi pada Kulit Menurut Dermatologis


    Jakarta

    Kandungan kafein di dalam kopi ternyata dapat mempengaruhi kesehatan kulit. Ahli dermatologi menyebut ada beberapa efek samping yang harus diwaspadai.

    Di balik manfaatnya, kandungan kafein di dalam kopi juga memiliki efek samping yang perlu diwaspadai. Berbagai ahli kesehatan dengan masing-masing spesialisnya mengingatkan untuk berhati-hati ketika konsumsi kopi.

    Termasuk salah satunya spesialis kulit dan kecantikan atau dermatologis. Kandungan kafein yang masuk ke dalam tubuh ternyata dapat menimbulkan beberapa efek yang dapat berdampak buruk.


    Apalagi pada tubuh yang memiliki kondisi kulit sensitif maupun yang mengalami gangguan kesehatan kulit. Kopi masih boleh dikonsumsi, hanya saja untuk menjaga kesehatan kulit ada beberapa hal yang ternyata perlu diperhatikan.

    Baca juga: TikToker Bayar Rp 3,9 Juta Demi Makan Alaskan King Crab

    Berikut ini 5 efek konsumsi kopi terhadap kulit yang dilansir dari Byrdie:

    Waspada! Ini 5 Efek Konsumsi Kopi pada Kulit Menurut DermatologisKonsumsi kopi dengan bahan tambahan dapat memicu stress pada tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/kris_sirk

    1. Meningkatkan stress

    Walaupun sering dianggap cocok untuk menenangkan, kopi ternyata juga bisa memicu stress. Dr. Goldenberg selaku ahli kesehatan kulit, tidak menolak pernyataan bahwa minum kopi dapat memicu jerawat dan permasalahan kulit lainnya.

    Kulit adalah organ tubuh yang cukup sensitif sehingga akan mudah timbul permasalahan ketika mengalami stres. Dr. Bowe selaku ahli kesehatan kulit dan juga penulis buku Dirty Looks: The Secret to Beautiful memberikan batas aman untuk konsumsi kopi.

    Ia menyebut maksimal hanya 400 miligram kafein yang boleh masuk ke dalam tubuh jika ingin memiliki kulit yang sehat. Kadar tersebut setara dengan dua cangkir kopi dalam sehari dan tidak dikonsumsi berlebihan.

    2. Menyebabkan breakout

    Selain kandungan kafeinnya, ada beberapa komponen dalam secangkir kopi yang juga dikhawatirkan oleh Dr. Goldenberg. Ia mengacu pada kebiasaan konsumen kopi yang gemar menambahkan perasa ke dalam minumannya.

    Bahan-bahan seperti susu, gula putih, dan sirup menjadi komponen yang dapat memicu berbagai permasalahan di kulit. Alasannya pemanis seperti yang disebutkan dapat mempengaruhi keseimbangan hormon di dalam tubuh.

    Ada beberapa jenis bahan tambahan yang boleh ditambahkan ke dalam kopi. Dibandingkan pemanis, Dr. Goldenberg lebih menyarankan krimer non-dairy tanpa pemanis untuk ditambahkan ke dalam kopi.

    Efek konsumsi kopi pada kesehatan kulit lainnya ada di halaman selanjutnya.

    3. Mengganggu mikroba usus

    Untuk menjaga kesehatan seluruh anggota tubuh, salah satu kunci utamanya adalah menjaga mikroba di dalam usus. Usus dianggap sebagai otak kedua karena memiliki pengaruh yang begitu besar terhadap pengendalian organ tubuh.

    “Kopi dengan kualitas yang buruk, khususnya jika dikonsumsi dengan tambahan susu dan olahan dari sapi yang telah ditambahkan antibiotik itu dapat mengganggu mikrobiota usus,” ujar Dr. Goldenberg.

    Dr. Bowe juga menguatkan pernyataan tersebut. Menurutnya ketika susu dalam kondisi yang tidak sehat, maka efeknya akan menimbulkan gangguan kesehatan pada permukaan kulit.

    4. Diperkaya antioksidan

    Waspada! Ini 5 Efek Konsumsi Kopi pada Kulit Menurut DermatologisWalaupun kaya antioksidan tetapi konsumsinya juga harus dilakukan sesuai rekomendasi ahli dermatologi. Foto: Getty Images/iStockphoto/kris_sirk

    Sebenarnya kopi tidak seburuk yang disebutkan. Konsumsi kopi juga disarankan untuk menyehatkan kulit dengan berbagai masalahnya termasuk eksim akibat adanya kandungan antioksidan yang tinggi.

    Tetapi ada syarat dan ketentuan yang harus diikuti jika ingin mendapatkan khasiat yang lebih maksimal. Dr. Bowe menyarankan konsumsi kopi bagi pasiennya yang tengah mengalami breakout atau eksim pada beberapa bagian kulit.

    Hal yang harus diperhatikan untuk meminimalisir efek negatifnya mulai dari porsi, jenis, dan bahan campurannya. Konsumsi kopi hanya diperbolehkan dua cangkir saja, gunakan biji kopi yang organik, dan jangan lupa untuk tidak menambahkan pemanis maupun krimer hewani ke dalam cangkir kopimu.

    5. Selain diminum bisa untuk masker wajah

    Konsumsi kopi juga dikaitkan dengan ancaman dehidrasi. Efek kafein yang berperan sebagai diuretik dapat memicu pembuangan air yang lebih banyak dari dalam tubuh.

    Apalagi jika dikonsumsi oleh tubuh yang memiliki toleransi rendah pada kafein dan kopi. Tetapi tak perlu khawatir, ada beberapa cara alternatif yang dapat dilakukan agar tetap mendapatkan khasiat kopi untuk kesehatan kulit.

    Kopi dapat digunakan sebagai masker dengan dioleskan langsung. Baik pada wajah maupun beberapa bagian tubuh yang kondisi kulitnya ingin diperbaiki. Masker dari bubuk kopi telah diakui dermatologis cocok untuk meredakan bengkak dan kemerahan.

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Hati-Hati! Ini Efek bagi Tubuh Jika Minum 4 Cangkir Kopi Sehari


    Jakarta

    Kopi memang memberi banyak manfaat bagi tubuh. Namun, konsumsinya harus dibatasi. Pasalnya, ini yang akan terjadi pada tubuh jika minum kopi 4 cangkir atau lebih sehari.

    Seseorang yang memiliki kecanduan terhadap kopi memang sulit lepas dari kebiasaan minum kopi itu. Kopi sebenarnya membawa manfaat baik bagi tubuh.

    Minum kopi bisa meningkatkan konsentrasi, kewaspadaan, memperbaiki suasana hati hingga mengurangi risiko depresi. Kandungan kafeinnya juga bisa mencegah masalah diabetes hingga menjaga kesehatan liver.


    Namun, perlu diingat, efek ini akan berhasil jika kamu minum kopi dalam batas wajar setiap harinya. Sebagian orang dewasa disarankan hanya mengonsumsi 400 mg per hari tidak lebih. Artinya, setara dengan 3-4 cangkir.

    Bagaimana jika kamu sering menikmati kopi lebih dari 4 cangkir? Beberapa efek mengkhawatirkan bisa terjadi. Mengonsumsi lebih dari 4 cangkir kopi dapat menimbulkan berbagai efek, baik positif maupun negatif tergantung sensitivitas individu pada kafein.

    Namun, minum 4 cangkir lebih kopi dalam sehari lebih mungkin mendatangkan efek samping yang parah.

    Merangkum Times of India (21/02), berikut 5 hal yang dapat terjadi jika kamu minum 4 cangkir kopi sehari.

    1. Gelisah dan gugup

    5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di ArabKegelisahan juga menjadi efek terlalu banyak minum kopi. Foto: Getty Images/Stanislav Sablin

    Salah satu bahan terkuat di kopi adalah kafein. Asupan kafein berlebihan ini yang dapat menyebabkan kegelisahan dan kegugupan.

    Kandungan kafein juga dapat memicu pelepasan hormon adrenalin yang akan meningkatkan detak jantung. Jika jumlah kafein yang masuk ke tubuh cukup tinggi, efek ini lebih kuat. Pada akhirnya bisa memunculkan kecemasan atau rasa gelisah.

    2. Jantung berdebar

    5 Cara Mengatasi Jantung Berdebar setelah Minum KopiKafein dalam dosis tinggi ini bisa menyebabkan jantung berdebar kencang dan tak beraturan. Foto: iStock

    Kafein dosis tinggi dapat menyebabkan jantung berdebar atau detak jantung tidak teratur. Hal ini terutama mengkhawatirkan bagi individu yang memiliki kondisi jantung kurang baik.

    Kandungan kafeinnya juga menjadi stimulan yang dapat meningkatkan aktivitas sistem saraf pusat, termasuk meningkatkan detak jantung.

    Orang yang minum kopi berarti kafeinnya bisa diserap ke aliran darah, dan akhirnya mencapai ke jantung hingga membuatnya menjadi berdebar-debar.

    Efek minum kopi 4 cangkir atau lebih lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Serangan panik

    Minum Kopi di Pagi Hari Kurang Baik Untuk Kesehatan, Ini Kata PenelitiMinum Kopi terlalu banyak juga bisa menyebabkan serangan panik. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suwanmanee99

    Minum kopi terlalu banyak bisa menyebabkan sebagian orang mengalami kecemasan yang meningkat atau bahkan sampai memicu serangan panik.

    Hal ini terutama berlaku bagi mereka yang sensitif terhadap kafein atau rentan terhadap gangguan kecemasan.

    Melansir halodoc.com, kafein pada kopi memiliki sifat angiogenic dan panicogenic, khususnya pada pasien dengan gangguan panic atau Panic Disorder (PD).

    Menurut laporan halodoc, sebuah penelitian melaporkan bahwa kafein dengan dosis kira-kira setara 5 cangkir kopi, bisa menginduksi serangan panik pada sebagian besar pasien Panic Disorder. Kafein pada dosis ini juga bisa meningkatkan kecemasan pada pasien PD.

    4. Insomnia

    Ilustrasi Susah TidurInsomnia adalah salah satu efek terlalu banyak minum kopi. Foto: iStockphoto/Getty Images/torwai

    Tidak bisa dipungkiri, asupan kafein yang terlalu banyak tentu bisa menyebabkan masalah insomnia atau gangguan tidur.

    Efek stimulasi kafein dapat mengganggu pola tidur, terutama jika dikonsumsi banyak di sore hari.

    Melansir helllosehat.com, kafein merupakan stimulan yang bekerja sebagai adenosine receptor antagonist. Adenosine adalah senyawa dalam tubuh yang membuatmu ngantuk.

    Kafein menghambat kerja adenosine receptor dalam tubuh sehingga membuatmu terhindar dari rasa kantuk. Kafein dapat mulai memengaruhi tubuh sesaat setelah masuk ke dalam tubuh.

    Setengah dari kafein yang masuk ke tubuh bertahan 3-5 jam, sisa setengahnya lagi dapat tinggal di tubuh dalam waktu lama sekitar 8-14 jam. Kafein inilah yang bisa mengganggu tidur, sehingga waktu tidur berkurang.

    5. Peningkatan tekanan darah

    Kafein yang terlalu banyak juga dapat meningkatkan tekanan darah sementara karena efek stimulannya pada sistem kardiovaskular.

    Mengonsumsi lebih dari 4 cangkir kopi dapat memperburuk efek ini, yang dapat menjadi masalah bagi penderita hipertensi.

    Secara lebih detail, kafein memiliki efek meningkatkan tekanan darah karena berkaitan dengan reseptor adenosin. Nantinya adenosis akan mengaktifkan sistem saraf simpatik dan pada akhirnya terjadi vasokonstriksi pembuluh darah, lapor Jurnal Kebidanan Dharma Husada.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Begini 5 Cara Minum Kopi untuk Tingkatkan Kesehatan Hati


    Jakarta

    Kopi banyak digemari bukan hanya karena rasa, tetapi juga karena manfaatnya. Selain menambah energi, kopi juga dikenal dapat meningkatkan kesehatan hati seperti ini.

    Minum kopi seolah sudah jadi budaya atau ritual sehari-hari. Banyak orang minum kopi karena mencari manfaat yang mampu menambah energi, membuat seseorang lebih terjaga, dan mampu membuat seseorang menjadi lebih fokus.

    Padahal, selain manfaat tersebut, kopi juga mampu menyehatkan hati atau liver.


    Menurut penelitian yang dipublikasikan Journal of Hepatology, kopi bisa mencegah seseorang terkena fibrosis hati. Fibrosis hati merupakan tahap awal penyakit gangguan hati, lapor hallosehat.com.

    Kopi memiliki kandungan antioksidan yang diyakini para ahli dapat melindungi hati dari kerusakan. Banyak cara lain yang bisa dilakukan kopi untuk meningkatkan kesehatan hati.

    Namun, tetap perlu diingat, konsumsinya jangan terlalu berlebihan. Manfaat ini juga akan didapat jika kamu meminum kopi tanpa gula, sirup, atau pemanis tambahan lain yang berisiko berbahaya.

    Untuk mengetahui manfaat minum kopi bagi hati lainnya, simak penjelasan berikut, seperti yang dilansir dari Time of India (26/03).

    1. Mengurangi risiko penyakit hati

    Habis Minum Kopi Malah Ngantuk? Ini 5 PenyebabnyaMinum kopi dapat mengurangi risiko terkena penyakit hati. Foto: Getty Images/iStockphoto/SGAPhoto

    Studi yang disebut Times of India menyatakan, konsumsi kopi secara teratur dikaitkan dengan risiko penyakit hati lebih rendah, seperti sirosis hati dan penyakit hati berlemak (NAFLD).

    Ini karena senyawa antioksidan di dalam kopi yang mampu membantu melindungi sel hati dari kerusakan dan peradangan.

    2. Mengurangi risiko terkena kanker hati

    5 Racikan Kopi Klasik Ini Jadi Menu Kafe Paling Populer di DuniaKopi juga bantu kurangi risiko terkena kanker hati. Foto: Ilust iStock

    Selain mengurangi risiko penyakit hati, minum kopi secara teratur dan dalam takaran yang pas juga bisa mengurangi risiko kanker hati.

    Dalam sebuah studi yang masih disebut Times of India, ditemukan bahwa terjadi penurunan risiko kanker pada mereka peminum kopi.

    Senyawa dalam kopi, termasuk kafein dan asam klorogenat, dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan meningkatkan apoptosis (kematian sel) dalam kanker hati.

    Kopi juga memiliki efek positif pada penyakit hati dan peradangan. Manfaat ini sepertinya datang dari kemampuan kopi yang dapat mencegah penumpukan lemak dan kolagen.

    Manfaat kopi untuk tingkatkan kesehatan hati lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Mengurangi risiko perkembangan fibrosis

    Konsumsi Kopi Bisa Bikin Otot Kuat dan Sehat, Ini Kata AhliMinuman ini juga dapat mengurangi risiko fibriosis. Foto: iStock

    Asupan kopi telah dikaitkan dengan perkembangan fibrosis hati yang lebih lambat, suatu kondisi yang ditandai dengan akumulasi jaringan parut di hati.

    Sifat anti-inflamasi pada kopi dapat membantu menghambat perkembangan fibrosis dan meningkatkan regenerasi hati.

    4. Mengurangi kadar enzim

    Konsumsi kopi juga telah dikaitkan dengan tingkat enzim hati yang lebih rendah, seperti alanine aminotransferase (ALT) dan aspartate aminotransferase (AST), yang sering meningkat pada individu dengan kerusakan atau penyakit hati.

    Minum kopi juga dapat meningkatkan kadar antioksidan glutation. Antioksidan ini mampu menetralkan radikal bebas berbahaya yang diproduksi secara alami dalam tubuh dan dapat merusak sel tubuh.

    5. Perlindungan terhadap penyakit hati alkoholik

    Konsumsi kopi secara moderat juga mampu mengurangi risiko penyakit alkoholik (ADL). Hal ini akan lebih berguna jika orang yang meminumnya memang mengonsumsi alkohol.

    Kemampuan kopi untuk menurunkan kadar enzim hati dan melemahkan peradangan dapat membantu mengurangi efek berbahaya alkohol pada hati.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • 5 Cara Mengurangi Asupan Kopi Saat Puasa Agar Tak Dehidrasi


    Jakarta

    Di bulan puasa frekuensi minum kopi pasti berkurang. Hal ini terasa berat bagi pencinta kopi. Coba siasati dengan cara ini agar tak alami dehidrasi.

    Para ahli kesehatan kerap menyarankan untuk tidak minum kopi selama bulan puasa. Anjuran ini bukan tanpa alasan, kandungan kafein pada kopi bisa memicu efek diuretik sehingga kamu rentan kekurangan cairan yang berisiko dehidrasi.

    Akan tetapi, keputusan untuk berhenti minum kopi mungkin bisa berdampak buruk pada mereka yang terbiasa ngopi setiap hari. Dilansir dari Mashed, langsung setop ngopi bisa memicu kecemasan, sakit kepala dan gejala depresi.


    Sebenarnya kamu tidak harus berhenti minum kopi. Cukup ngopi dengan bijak dan aman dengan cara-cara berikut, seperti dikutip dari CNN Indonesia (19/4):

    1. Kurangi waktu penyeduhan

    Barista dari 3 Provinsi Unjuk Kemahiran Seduh Kopi Nusantara di Cilegon Proses penyeduhan kopi sebaiknya jangan terlalu lama. Foto: Getty Images/iStockphoto/hsyncoban

    Kandungan kafein akan semakin tinggi saat kamu menyeduh kopi dalam waktu lama. Biasanya mereka yang menyeduh kopi di rumah secara manual mendiamkan kopi selama beberapa menit di air panas.

    Dilansir dari Have Halal Will Travel, sebaiknya kamu mengurangi waktu penyeduhan sehingga kandungan kafein tidak terlalu tinggi.

    2. Ngopi dekat dengan waktu imsak

    5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di ArabNgopi saat sahur disebut lebih baik daripada saat berbuka puasa. Foto: Getty Images/Stanislav Sablin

    Kamu tetap bisa ngopi di pagi hari atau waktu sahur. Waktu ini sebenarnya lebih baik daripada saat berbuka puasa. Kamu tentu tidak ingin menyiksa lambung kosong dengan kopi. Sebaiknya minum kopi 1-2 jam sebelum waktu sahur berakhir atau jelang imsak. Ingat, cukup secangkir atau jika lebih maka bisa memicu dehidrasi.

    3. Cobalah ganti dengan teh

    5 Teh Herbal Ini Ampuh Atasi Gejala Eksim dan Jamur KulitCobalah ganti kopimu dengan teh herbal yang lebih sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto/tracielouise

    Idealnya, jika kamu ingin setop ngopi, kamu perlu mengurangi kopi sejak 1-2 minggu jelang Ramadan. Namun sekarang pun tidak terlambat untuk memulai mengurangi konsumsi kopi.

    Dikutip dari berbagai sumber, kalau kamu biasanya minum 2-3 cangkir kopi per hari, mulai ganti 1-2 cangkir dengan kopi non kafein (decaf) atau teh herbal.

    Kamu tetap bisa mendapatkan secangkir minuman hangat tanpa harus mengalami sakit kepala, badan tidak nyaman atau efek-efek tak diinginkan lain.

    4. Imbangi dengan asupan cairan

    Cukupi kebutuhan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi. Minimal kamu bisa memenuhi kebutuhan 8 gelas air putih per hari. Ini bukan berarti kamu minum 4 gelas saat sahur dan 4 gelas saat berbuka puasa. Sebaiknya minum air putih secara bertahap atau dibagi per waktu makan.

    Saat bangun untuk sahur, minum 1 gelas, lalu setelah makan sahur 2 gelas air. Kemudian saat berbuka, minum 1 gelas plus kurma, setelah itu 1 gelas sebelum salat maghrib. Saat makan malam, minum 2 gelas air dan jelang tidur 1 gelas air.

    (Tim CNN/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer