Tag: kuliner jakarta

  • Autentik! Coto Makassar Ini Favorit Selebriti hingga Jusuf Kalla


    Jakarta

    Setengah abad berdiri, warung coto Makassar ini tak pernah sepi pengunjung. Bahkan pernah diundang ke Istana Negara dan jadi langganan artis terkenal.

    Coto Makassar merupakan salah satu kuliner yang ikonik. Berbeda dengan soto, coto memiliki kuah yang keruh karena menggunakan rempah-rempahan dan campuran kacang tanah.

    Untuk isiannya berupa daging sapi dan jeroan, seperti babat, limpa, paru, lidah, usus, hati, jantung, dan otak sapi. Coto Makassar banyak diminati di Jakarta.


    Salah satu warung yang legendaris adalah Coto Makassar Syamsul Daeng Ngawing. Warung yang berdiri sejak tahun 1970-an ini lokasinya ada di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

    1. Harganya awalnya Rp 1.500 per porsi

    Coto Makassar Syamsul Daeng NgawingCoto Makassar Syamsul Daeng Ngawing berdiri tahun 1970. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Kepada detikFood (15/01/25) Syawal selaku penanggung jawab warung mengatakan bahwa warung ini milik pasangan suami istri bernama Syamsul dan Nurhayati.

    Warung yang merupakan usaha keluarga turun temurun ini berdiri pertama kali sekitar tahun 1970-an. Awalnya berjualan menggunakan pikulan di Makassar dan harganya hanya Rp 1.500 per porsi.

    Kemudian, warungnya pindah ke Jakarta dan buka di daerah Jakarta Utara. Pada tahun 2003, warungnya pindah di bilangan Senen, Jakarta Pusat.

    “Iya yang punya namanya Daeng Syamsul dan Ibu Nurhayati. Kalau buka di Senen itu sejak 2003, tapi warungnya sudah buka dari tahun 1970-an,” tutur Syawal.

    2. Kompornya selalu menyala 24 jam

    Coto Makassar Syamsul Daeng NgawingCoto Makassar Syamsul Daeng Ngawing buka 24 jam. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Di kawasan Senen, warung coto Makassar ini terbilang ‘nyempil’ di antara warung nasi Kapau yang berjejer. Meski begitu, warungnya tak pernah sepi pengunjung.

    Warung ini buka 24 jam, dan setiap hari kompor untuk memasak kuahnya pun tak pernah dimatikan. Inilah yang menjadi ciri khas kuah coto Makassar di sini.

    Seporsinya dibanderol Rp 30.000 dan disajikan dengan mangkuk kecil berdiameter 12 cm. Cotonya disajikan dengan kuah yang panas dan hambar. Jadi, pengunjung bisa racik menambahkan garam di meja.

    Fakta menarik Coto Makassar Syamsul Daeng Ngawing ada di halaman selanjutnya

    3. Porsi royal dan cita rasa autentik

    Coto Makassar Syamsul Daeng NgawingCoto Makassar Syamsul Daeng Ngawing Foto: detikcom/Riska Fitria

    Kuahnya harum, agak kental, dan terasa gurih. Isian daging dan jeroan sapinya juga disajikan royal. Jangan lupa menambahkan sambal tauco agar rasanya semakin sedap.

    Sambal tauco ini memberikan rasa pedas dan sensasi asam dari fermentasi kacang kedelai. Makan coto Makassar di sini juga bisa pakai buras dan ketupat seharga Rp 4.000.

    Baik buras dan ketupat sudah tersaji di setiap meja, lengkap dengan gorengan seperti jalangkote dan bakwan seharga Rp 4.000. Jadi, pengunjung bisa ambil sendiri sesuai selera.

    4. Diundang ke Istana Negara

    Coto Makassar Syamsul Daeng NgawingCoto Makassar Syamsul Daeng Ngawing pernah diundang ke istana. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Kelezatan coto Makassar ini bahkan menarik perhatian Wakil Presiden Jusuf Kalla periode 2014-2019. Mengingat Jusuf Kalla sendiri berasal dari Sulawesi Selatan.

    Karenanya ia tak asing dengan coto Makassar. Pada 2015, Jusuf Kalla pernah mengundang coto Makassar ini datang ke istana Wakil Presiden. Syamsul diundang untuk menyajikan berporsi-porsi coto Makassar.

    Syawal mengatakan bahwa undangan tersebut untuk jamuan makan dalam rangka acara kenegaraan. Syamsul bahkan sempat berfoto dengan Jusuf Kalla dan fotonya dipajang di warung.

    5. Langganan artis terkenal

    Coto Makassar Syamsul Daeng NgawingCoto Makassar Syamsul Daeng Ngawing langganan artis terkenal. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Tak hanya Wakil Presiden Jusuf Kalla, banyak pula artis terkenal yang sudah pernah makan di sini. Bahkan beberapa di antaranya sudah menjadi langganan di sini.

    Syamsul menceritakan bahwa artis Denny Sumargo menjadi salah satu artis yang kerap kali datang untuk menikmati coto Makassar.

    Selain itu, beberapa artis lainnya ada mulai dari Ayu Ting Ting, Anwar Sanjaya hingga para food vlogger ternama, seperti Nex Carlos.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sedap! Nasi Ayam Kecombrang Rp 15.000 ala Praz Teguh


    Jakarta

    Mulai Rp 15.000 kamu bisa makan di rumah makan milik komika Praz Teguh. ada nasi telur balado hingga ayam kecombrang resep mendiang sang ibu.

    Komika Praz Teguh menambah deretan panjang artis yang terjun ke bisnis kuliner. Belum lama ini, ia membuka rumah makan bernama Warung Taburai.

    Sekilas, penyajiannya seperti nasi Padang, nasi disajikan dengan bumbu, sambal, dan pelengkap lainnya. Namun, Praz Teguh menyebut bahwa makanan yang ditawarkan bukan lah nasi Padang.


    Ternyata ada kisah menarik di balik berdirinya rumah makan ini. DetikFood menyambangi rumah makannya yang berlokasi di Jalan Kemang Utara, Jakarta Selatan.

    1.Pakai resep mendiang sang ibu

    Warung TaburaiWarung Taburai menggunakan resep mendiang ibu Praz Teguh. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Warung Taburai masih terbilang baru. Meski begitu, rumah makannya sudah didatangi pengunjung karena kelezatan makanannya. Ini semua berkat resep yang diwariskan oleh mendiang sang ibu.

    Melalui Instagramnya beberapa waktu lalu, Praz Teguh mengatakan bahwa ketika ibunya meninggal dunia, ibunya meninggalkan resep masakan kepada sang istri Qorry Rizky atau yang akrab disapa Ayi.

    “Waktu ibu meninggal, yang ditinggalkan bukan harta, Tapi ibu ninggalin beberapa resep makanan ke istri biar saya masih bisa makan dengan lahap,” tulisnya di Instagram.

    2. Sebagai hadiah ulang tahun sang istri

    Warung TaburaiWarung Taburai didirikan sebagai hadiah untuk istri dan mendiang ibu Praz Teguh. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Resep warisan dari mendiang ibu kemudian dipraktekkan sang istri saat menyajikan makanan sehari-hari di rumah. Kemudian, terpikirkan untuk membuka rumah makan.

    Praz Teguh mengatakan bahwa sebelum ibunya meninggal dunia, mendiang ibunya dan istrinya pernah membicarakan keinginan mereka untuk membuka rumah makan.

    Karenanya, Praz Teguh membuka rumah makan tersebut sebagai bentuk hadiah ulang tahun untuk istrinya dan mendiang ibunya.

    “Selamat ulang tahun mami @ayiqorry sekalian kadonya @warung_taburai obrolan kamu dan ibu sebelum tidur pengen buka warung makan. Ini buat kalian,” ujar Praz Teguh.

    Menu makanan yang jadi andalan di Warung Taburai ada di halaman selanjutnya.

    3. Nasi dan lauk mulai Rp 15.000

    Warung TaburaiMenu nasi telur balado seharga Rp 15.000. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Warung Taburai ini dijalani oleh Praz Teguh dan partnernya. Arti kata ‘taburai’ memiliki arti ‘terburai’ untuk mendiskripsikan teksturnya nasinya.

    Nasinya menggunakan beras pera, sehingga terburai ketika dipadukan dengan lauk. Penggunaan nasi ini juga mirip dengan nasi Padang yang memakai beras Solok, tetapi Praz Teguh menegaskan ini bukan nasi Padang.

    Di sini kamu bisa menikmati menu mulai dari harga Rp 15.000 untuk menu Nasi Telur Balado. Nasinya disiram dengan kuah kari berwarna kecoklatan dan lauk telur balado.

    Kemudian disajikan dengan bumbu rendang, sambal ijo, sambal merah, dan timun. Ketika dicampur semua menghasilkan rasa gurih yang berempah.

    4. Ayam kecombrang jadi menu favorit

    Warung TaburaiAyam kecombrang menjadi menu favorit. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Kami juga mencicipi menu Nasi Ayam Kecombrang. Ada dua pilihan, bisa menggunakan ayam negeri atau ayam kampung. Kami memesan varian ayam kampung seharga Rp 39.545.

    Dengan pelengkap yang sama, disajikan dengan lauk ayam goreng bagian paha yang ukurannya sedang. Ayam gorengnya disajikan dengan kremesan rempah bercampur bunga kecombrang.

    Bunga kecombrangnya diiris sangat tipis, tetapi tetap terasa kuat dan aromatik. Daging ayamnya empuk, gurih asin, dan ada jejak rasa ketumbar pada kremesan rempahnya.

    Untuk menu pelengkap bisa ditambah Perkedel Jagung seharga Rp 2.727 per buahnya. Ukurannya kecil, tetapi adonannya lembut, gurih, dan sedikit manis dari jagung pipilnya.

    5. Nasi dendeng berlumur cabe ijo

    Warung TaburaiWarung Taburai menawarkan dendeng cabe ijo yang empuk. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Tak kalah menarik ada menu Nasi Dendeng Cabe Ijo seharga Rp 31.818 per porsi. Dendengnya tipe dendeng basah, meskipun dipipihkan, tetapi tetap tebal dan empuk.

    Tambahan cabe ijonya untuk lumuran dendengnya tidak pedas. Berbeda dengan cabe ijo yang disajikan sebagai kondimen, rasa pedasnya sangat menyengat dan bikin keringetan.

    Namun, jadi seimbang juga dengan paduan bumbu rendang yang gurih dan lalapan timun yang menyegarkan. Selain itu, kami juga menambahkan kremesan kecombrang yang bikin rasanya semakin enak.

    Uniknya, meskipun tersedia bumbu rendang sebagai pelengkap, tetapi rumah makan milik Praz Teguh tidak menawarkan menu rendang dagingnya. Jadi, hanya menyediakan bumbu sebagai pelengkap saja.

    Untuk pelengkapnya bisa juga menambah Tumis Daun Singkong seharga Rp 10.455 yang bisa dipesan secara ala carte. Berbeda dengan daun singkong di restoran Padang, daun singkong di sini ditumis dengan bumbu bawang putih.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992


    Jakarta

    Terletak di dalam gang sempit yang ada di area Pasar Jatinegara, combro legendaris ini viral dan diburu banyak orang. Begini kelezatannya!

    Membicarakan kuliner legendaris di sekitar Jatinegara, tak lengkap rasanya membahas tempat makan atau jajanan yang ada di Pasar Jatinegara. Pasar tradisional tertua di Jakarta ini sudah ada dari zaman kolonial dan bertahan sampai sekarang.

    Di area pasar terdapat banyak gang sempit dan bercabang yang terdiri dari pemukiman sampai warung kecil yang menjual berbagai makanan.


    Salah satunya Combro Bu Aminah atau dikenal juga dengan nama Terminal Combro di dalam Gang Tai, Jatinegara. Warung jajanan ini sudah ada sejak tahun 1992 dan belakangan viral karena diliput banyak food vlogger hingga media ternama.

    Ada banyak kisah menarik perjalanan combro Bu Aminah dari yang dulu harganya Rp 200 per buah, sampai sekarang di angka Rp 3.500 per buah. Berikut penelusurannya:

    1. Combro Legendaris di Pasar Jatinegara

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    Jauh sebelum viral dan terkenal seperti sekarang, warung combro ini sudah mengalami naik turun dari tahun 1990-an. Menurut Arminah, generasi kedua dari Terminal Combro, pertama kali usaha ini didirikan oleh mendiang sang ayah yang bernama Pak Ujang.

    Saat itu Pak Ujang masih berjualan di dalam Pasar Jatinegara di akhir tahun 1980an. Pada saat itu Pak Ujang hanya berjualan es kacang hijau saja, kemudian mulai mencoba menjual combro dengan resep sederhana yang dibuatnya sendiri.

    “Kemudian Pasar Jatinegara sempat kebakaran, lalu kita baru pindah ke Gang Tai ini dari tahun 1992. Jadi sebenarnya cikal bakalnya itu dari tahun 1980an,” ungkap Arminah, adik dari Aminah yang meneruskan usaha combro ini.

    2. Sempat Tak Laku

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Pak Ujang, pendiri Terminal Combro. Foto: detikFood

    Ketika perpindahan dari warung lama ke tempat baru, Pak Ujang sempat kesulitan mencari pelanggan baru. Apalagi saat itu warungnya berada di dalam gang yang dijadikan pembuangan oleh warga sekitar, sehingga banyak kotoran, tinja dan aromanya tak sedap.

    Akhirnya Pak Ujang mulai membersihkan gang tersebut, agar warung combronya dilewati orang. Selain itu ia juga memasarkan combronya dengan berkeliling ke area pasar agar dagangannya laku.

    “Bapak cerita ke kita, dulu orang-orang gak ada yang mau lewat gang ini, karena mereka jijik. Tapi bapak tak pernah menyerah, dia terus jualan combro di sini sampai akhirnya perlahan bapak mulai banyak pelanggan setia sampai sekarang,” tutur Arminah.

    3. Resep Combro Turun Temurun

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    Jauh sebelum viral, Terminal Combro ini memang sudah terkenal di Pasar Jatinegara. Usaha Pak Ujang diteruskan oleh ketiga anaknya, salah satunya Aminah yang ahli membuat singkong.

    “Kalau ditanya ciri khasnya apa, sebenarnya kembali ke selera masing-masing ya. Tapi banyak pelanggan yang bilang kalau combro kita itu enak karena oncomnya itu kita masak sampai tanak, atau benar-benar matang. Jadi tidak ada aroma oncom, bahkan orang yang awalnya tak suka oncom, pas makan combro di sini jadi ketagihan,” ungkap Aminah.

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    Kalau untuk singkong yang digunakan di Terminal Combro, tidak ada kriteria khusus karena letaknya pada isian oncomnya yang lebih berani bumbu dan berempah. Tak lupa di setiap combro diberikan cabe rawit hijau sehingga rasanya pedas menyengat.

    Kisah Selanjutnya ada di Halaman Berikutnya!

    4. Combro Viral Ramai Antrean

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    “Semenjak viral, sekarang diwajibkan untuk semua pembeli memesan H-1. Karena kalau pesan di hari yang sama itu kita takutnya kewalahan, jadi biar tidak menumpuk, pesanan untuk hari besok bisa dipesan dari sekarang,” lanjut Arminah.

    Mereka memang tidak menghitung berapa jumlah pasti dari combro yang terjual tapi pastinya jumlahnya mencapai lebih dari 2000 biji combro. Karena rata-rata pembeli paling sedikit membeli 10 combro untuk dibawa pulang.

    “Memang efeknya sejak kita diliput oleh food vlogger dan media itu, terasa sekali jadi banjir pesanan. Sampai pelanggan lama kami sempat bingung karena tidak bisa beli langsung seperti biasa. Tapi semuanya kami syukuri,” pungkas Arminah.

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    Masalah rasa combronya memang tak perlu diragukan lagi. Adonan singkongnya padat dan gurih serta ukurannya besar. Bagian dalam combro penuh dengan oncom yang dominan rasa pedas gurih. Dimakan hangat-hangat, combro ini memang bikin nagih.

    Selain combro, di sini juga menjual jajanan tradisional lainnya. Seperti misro, aneka roti goreng, martabak telor, getuk cokelat, gandasturi, ketimus sampai ongol-ongol. Semua harganya dipukul rata yaitu Rp 3.500 saja.

    Setiap harinya Terminal Combro Bu Aminah buka dari jam 07.00 – 15.00. Tapi wajib untuk pesan lebih dulu jika ingin membeli combro ke nomor WhatsApp mereka di 081287635817.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk


    Jakarta

    Warung makan sederhana di Jatinegara ini terkenal dengan menu soto Betawi yang melegenda. Semangkuk sotonya sudah jadi incaran sejak 1952.

    Tak hanya Pasar Jatinegara yang menyimpan banyak kuliner tersembunyi dan enak. Di dekat Halte Transjakarta Kampung Melayu, terdapat warung makan kecil dengan spanduk kuning besar bertuliskan Soto Sapi Ni’mat Betawi.

    Lokasinya di Jalan Jatinegara timur, mash di sekitar Bali Mester. Di Soto Sapi Ni’Mat Betawi hanya menjual satu jenis makanan saja yaitu soto Betawi, menggunakan resep turun temurun dari keluarga Pak Yusuf yang berjualan sejak 1952.


    Meski lokasi warung makan ini ‘nyempil’ di pinggir jalan, tapi sudah diliput banyak acara kuliner, diulas oleh food vlogger, hingga menjadi langganan para selebriti.

    Berikut kisah perjalanan Soto Sapi Ni’mat Betawi yang bertahan selama 73 tahun lamanya:

    1. Berjualan di Dalam Terminal

    Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

    Soto Sapi Ni’mat Betawi pertama kali berjualan di area pintu terminal Kampung Melayu, saat itu belum ada pembangunan jalan layang sehingga pedagang kaki lima masih bisa jualan di sana. Usaha ini didirikan oleh Enyak pada tahun 1952 yang merupakan nenek Bapak Yusuf.

    Menurut Satiah, pegawai yang sudah bekerja selama 25 tahun di warung makan ini, Enyak dulunya berjualan menggunakan pikulan sederhana. Kemudian ketika ada pembangunan jalan layang, warung makan ini pindah ke tempat sekarang.

    “Dulu saya dengar cerita dari mendiang ayahnya Pak Yusuf, kalau harga soto masih sangat murah dari Rp 250 perak ke Rp 1.500, lalu naik ke Rp 2.500 sampai sekarang di angka Rp 26.000 per porsi,” ungkap Satiah yang bertugas meracik kuah soto dan bumbunya.

    2. Ciri Khas Soto Betawi Khas Soto Sapi Ni’mat

    Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

    Satiah yang sudah bekerja selama 25 tahun di warung makan ini, dipercaya oleh keluarga Pak Yusuf untuk membuat racikan kuah soto, bumbu sampai mengolah daging sapi setiap harinya.

    “Dulu setelah beberapa lama kerja di sini, saya diajari oleh keluarga Pak Yusuf cara meracik soto Betawi, sekaligus cara membuat kuahnya. Kalau di sini ciri khasnya itu kuahnya dari santan murni tanpa campuran susu, kelapa yang digunakan harus kelapa sedang. Jadi bukan kelapa tua atau kelapa muda agar rasanya tetap enak,” lanjut Satiah.

    Proses dari pemerasan santan sampai diracik menggunakan bumbu ini memakan waktu sekitar satu jam. Warna kuah sotonya putih layaknya santan yang belum diolah, semburat warna cokelatnya muncul dari tambahan kecap manis yang tak terlalu banyak.

    3. Daging Dimasak Dua Kali

    Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

    Tentunya selain kuah soto yang terdiri dari santan murni, potongan daging dan jeroan sapi juga jadi primadona di sini. Ada daging, kikil, paru, usus, babat, tulang muda hingga sandung lamur. Sementara untuk bagian daging sapinya diambil dari bagian kepala.

    “Dagingnya biar empuk dan gak alot semua kita proses dua kali. Seperti daging sapi itu kita rebus dulu baru kita goreng, prosesnya memakan waktu sekitar satu jam. Sementara untuk bagian seperti kikil sampai tulang muda prosesnya direbus dan digoreng juga tapi waktunya lebih lama sekitar 2,5 jam,” ungkap Satiah.

    Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

    Tekstur kuahnya memang tidak sekental soto Betawi lainnya, tapi tetap enak karena gurih dari rempah di kuah soto, serta tambahan bumbu garam, perasan jeruk limo hingga daun bawang yang menyempurnakan seporsi rasa soto ini.

    Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

    Begitu juga dengan tekstur dagingnya lembut dan tidak ada lemak. Kikil dan tulang mudanya tak alot karena dimasak dua kali. Di atas meja tersedia acar segar yang bisa diambil sepuasnya, lengkap dengan sambal merah pedas dari rawit dengan tekstur yang kental.

    Cek Halaman Berikutnya!

    4. Soto Betawi Langganan Selebriti

    Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

    Seporsi soto Betawi harganya Rp 26.000 saja, kalau dengan nasi jadi Rp 32.000 per porsi. Pilihan dagingnya bisa disesuaikan dengan selera, bisa campur antara kikil, daging, babat, tulang muda hingga paru. Bisa juga pesan soto Betawi hanya isi dagingnya saja.

    “Karena kita di sini jualan sudah lama, jadi memang lumayan banyak artis atau acara kuliner yang liput kita. Dulu itu pelanggan setia kita ada artis-artis dari pemeran sitkom Bajaj Bajuri, Cintaku di Rumah Susun sampai Dimaz Andrean senang makan di sini,” lanjut Satiah.

    Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

    Setiap harinya Satiah tidak menghitung berapa banyak porsi soto yang terjual. Namun biasanya bisa menghabiskan 15 kg daging sapi dalam sehari atau bisa sampai 25 kg daging sapi kalau sedang ramai.

    Setiap harinya warung Soto Sapi Ni’Mat Betawi ini buka dari jam 08.00 – 18.00. Karena sering ramai pada waktu sarapan dan makan siang, Soto Sapi Ni’mat Betawi untuk sementara ini belum tersedia di aplikasi ojek online jadi hanya bisa langsung makan di tempat.

    Soto Sapi Ni’mat Betawi Kp. Melayu
    Jl. Jatinegara Timur No.133 A 11, Bali Mester.
    Jatinegara, Jakarta Timur.
    Jam Buka: 08.00 – 18.00

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Begini Rasa Roti Kukus Viral Rp 3.000-an Punya Coki Pardede


    Jakarta

    Dengan harga mulai Rp 3.000-an, kamu bisa mencicipi roti kukus dan roti butter milik komika Coki Pardede. Bagaimana rasanya?

    Mengikuti jejak artis lainnya yang banyak membuka bisnis kuliner, komika Coki Pardede pun demikian. Ia membuka gerai bernama Rotinya Rakyat di Kemang, Jakarta Selatan.

    Sesuai dengan namanya, gerai kuliner tersebut menawarkan harga terjangkau rakyat, yakni mulai Rp 3.000-an. Variannya pun beragam untuk roti kukus dan roti butter.


    Mulai dari yang manis hingga yang gurih. Kedua jenis roti dibedakan dari bentuknya. Untuk roti kukus bentuknya persegi, sementara roti butter bentuknya kubus.

    Rotinya rakyatSuasana bersantap di Rotinya Rakyat Foto: detikcom/Riska Fitria

    Kami mendatangi gerainya (05/02/25) yang bertempat di area foodcourt 2002. Gerainya minimalis dengan hanya tersedia beberapa kursi untuk makan di tempat.

    Meja makannya pun memanfaatkan rak botol minuman soda sebagai penyangganya. Sementara kursinya menggunakan kursi rendah berbahan stainless steel.

    Untuk roti butternya kami mencicipi varian original seharga Rp 3.000 dan varian Dark Choco seharga Rp 10.000. Rotinya tebal, mengembang, dan membal ketika ditekan.

    Ketika dipotek tekstur rotinya terurai menjadi serpihan-serpihan kecil. Teksturnya juga lembut dan terasa milky. Varian original ini disajikan dengan butter dan gula halus.

    Rotinya RakyatRotinya Rakyat varian tiramisu. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Rasanya manis legit, begitu juga dengan varian Dark Choco yang rotinya disajikan dengan isian dan topping selai Nutella.

    Untuk roti kukusnya, kami mencicipi varian Tiramisu seharga Rp 5.500. Berbeda dengan roti butter, untuk roti kukus, teksturnya lebih lembap dan lembut.

    Disajikan dengan selai tiramisu pada bagian ujungnya. Varian gurih juga tak kalah menarik, ada varian Smoked Beef seharga Rp 7.000.

    Rotinya rakyatRotinya rakyat varian smoked beef. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Varian ini diisi dengan smoked meat, saus, mayonaise, keju cheddar, dan taburan parsley kering sebagai garnish. Rasanya perpaduan antara gurih dan pedas yang nikmat.

    Jika kamu membeli roti di sini, sebaiknya langsung disantap. Karena jika didiamkan terlebih dahulu, sisi pinggir rotinya akan mengeras akibat terkena angin.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurih Mantap! Nasi Topping Kulit Goreng dan Oseng Daging


    Jakarta

    Ivan Gunawan membuka rumah makan yang menyajikan nasi rames dengan topping kulit ayam goreng. Dilengkapi dengan aneka oseng yang menggiurkan.

    Rumah makan Nasi Kulit Mak Igun mencuri perhatian beberapa bulan lalu. Ini merupakan usaha kuliner milik Ivan Gunawan yang berkolaborasi dengan King Abdi, chef jebolan MasterChef Indonesia musim ke-10.

    Sampai saat ini, Nasi Kulit Mak Igun telah memiliki 2 cabang. Salah satunya berada di Jalan Pahlawan Revolusi No. 51, Pondok Bambu, Jakarta Timur.


    Detail Informasi (Nasi Kulit Mak Igun)
    Nama Tempat Makan Nasi Kulit Mak Igun
    Alamat Jalan Pahlawan Revolusi No. 51, Pondok Bambu, Jakarta Timur.
    No Telp
    Jam Operasional 10.00 – 24.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 6.900 – Rp 15.400
    Tipe Kuliner Nasi kulit ayam goreng
    Fasilitas
    • Tempat parkir
    • Pembayaran tunai & non-tunai

    Antre 30 Menit

    Nasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendampingantrean Nasi Kulit Mak Igun Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Penasaran dengan viralnya usaha kuliner milik Ivan Gunawan itu, detikFood mengunjungi rumah makan tersebut. Saat kami datang bulan lalu, rumah makan itu baru saja Grand Opening, jadi suasananya ramai sekali.

    Belum makan siang saja, banyak pelanggan yang antusias mengantre. Sebenarnya, terdapat nomor antrean saat itu, namun tak berjalan kondusif. Akhirnya, kami ikut pada antrean yang sudah mengular tanpa tahu persis gilirannya.

    Proses mengantre sampai mendapatkan makanan yang kami inginkan sekitar 30 menit. Sayangnya, ada banyak makanan yang tak tersedia saat itu. Sudah keburu habis diserbu pembeli.

    Nasi Rames Plus 15 Lauk

    Nasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendampingNasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendamping Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Menu yang tersedia di sini sebenarnya adalah kreasi nasi rames. Hanya saja disajikan lebih kekinian dengan tambahan lauk pendamping sekitar 15 menu.

    Seporsi nasi rames dengan topping kulit goreng crispy ditawarkan seharga Rp 15.400. Berisikan nasi putih, oseng buncis, kuah gulai, kulit goreng crispy, dan sambal.

    Nasi tersebut sebenarnya bisa diganti nasi uduk dengan tambahan harga Rp 1.500. Sayangnya, saat kami ingin memesannya sedang habis. Nasi uduk itu juga dapat dibeli terpisah seharga Rp 6.300.

    Pilihan lauk yang ditawarkan oleh Nasi Kulit Mak Igun untuk pendamping nasi rames ada 15 menu. Mulai dari oseng tempe, oseng sambal usus, oseng ceker, ayam goreng bawang putih, terong balado, hingga oseng cumi.

    Harga per porsi lauk pendamping ini dibanderol dari Rp 6.900 – Rp 15.400. Harganya cukup terjangkau untuk lauk pendampingnya.

    Kulit Goreng Renyah Berbumbu Ketumbar

    Nasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendampingNasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendamping Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kami memesan seporsi nasi putih yang sudah dilengkapi dengan kulit goreng crispy. Jika mendapatkan kulit goreng yang lebar, hanya diberikan 1 keping saja.

    Kulit gorengnya dibumbui dengan ketumbar yang melimpah, lalu dibalut dengan adonan tepung tipis. Teksturnya cukup garing, tak terasa berminyak, dan gurih wangi ketumbarnya sangat terasa di setiap gigitan.

    Nasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendampingNasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendamping Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Untuk kulit goreng, racikan di rumah makan Ivan Gunawan ini bisa disebut teratas. Karena, dalam segi rasa tak hanya gurih garam saja, tapi rempahnya juga kuat meresap.

    Ayam Goreng Bawang, Oseng Cumi, dan Oseng Daging Kisi

    Nasi kulit ini lalu kami nikmati dengan 3 pilihan lauk. Di antaranya ada Ayam Goreng Bawang (Rp 11.900), Oseng Cumi (Rp 14.400), dan Oseng Daging Kisi (Rp 17.900).

    Ayam goreng bawang yang disajikan berupa 2 potongan kecil dan berupa ayam jantan. Ayam goreng ini juga diungkep bersama tambahan bawang putih utuh, sehingga aromanya semakin gurih. Menyoal rasa, ayam goreng ini gurihnya cukup meresap, tapi sayangnya digoreng terlalu kering.

    Nasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendampingNasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendamping Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Oseng daging kisi juga sesuai dengan selera kami. Potongan daging beserta lemak ini disajikan dengan bumbu yang pedas gurih. Dagingnya empuk dan rasa pedasnya tak begitu menonjol, jadi tetap bisa dinikmati mereka yang tak suka pedas.

    Oseng cumi di Nasi Kulit Mak Igun ini dikabarkan menjadi satu yang favorit. Bumbu osengnya diberikan tambahan kecombrang, sayangnya kecombrangnya kurang kuat terasa. Bahkan, aromanya juga tak tercium.

    Potongan cuminya juga terbilang kecil, teksturnya tak begitu kenyal. Bahkan, kami hampir mengira ini adalah cumi asin.

    Seporsi nasi kulit ini juga kami nikmati dengan dua jenis sambal, yaitu sambal bawang dan sambal belimbing. Sambal bawangnya menarik selera wanginya dibandingkan dengan sambal belimbing yang tercecap agak pahit.

    Nasi Kulit Mak Igun bisa dinikmati dengan racikan lauk sesuai selera. Karena memiliki jenis lauk yang beragam dengan harga terjangkau dan rasa yang cukup enak.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok


    Jakarta

    Sedang viral jadi menu bakso kekinian. Gerai Bakso Cirawang Manja menawarkan aneka bakso dengan sambal kacang dan sambal pedas nendang.

    Pertama kali populer di Garut, menu bakso cirawang ini merupakan singkatan dari aci, tulang rangu dan daun bawang. Ciri khasnya terletak pada sambal kacang dan sambal merah yang melimpah dan bikin ngiler.

    Di Jakarta, ada gerai Bakso Cirawang Manja yang punya tiga cabang. Salah satunya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, yang gerainya beroperasi selama 24 jam dengan harga yang terjangkau.


    Mulai dari menu Cirawang Manja, Bakso Super Manja, Urat Koyor Oseng hingga Kriuk Manja ada di sini.

    Detail Informasi Bakso Cirawang Manja
    Nama Tempat Makan Bakso Cirawang Manja
    Alamat Jl. Tebet Timur Dalam Raya No.125.
    Tebet, Jakarta Selatan.
    No Telp 0811-1918-2656
    Jam Operasional 24 Jam.
    Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 50.000
    Tipe Kuliner Bakso
    Fasilitas

    1. Didirikan oleh Mantan TKI Timur Tengah

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Bakso Cirawang Manja ini sukses viral dalam waktu singkat. Sang pemilik yang akrab disapa Abe, dulunya merupakan mantan TKI yang bekerja sebagai perawat di beberapa rumah sakit di Timur Tengah.

    Setelah kembali ke Indonesia, Abe melihat bahwa tren makanan di Indonesia tak jauh dari bakso dan makanan pedas. Sehingga dia memutuskan untuk membuka Bakso Cirawang Manja, tentunya dengan resep dan racikan buatannya.

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Salah satu yang menjadi ciri khasnya di sini kuah kaldunya menggunakan metode slow cook. Abe menggunakan tulang sapi atau balungan yang direbus selama 12 jam lamanya, sehingga rasa kuah kaldunya terasa dan kaya akan kolagen. Kini Abe memiliki tiga cabang yaitu di Tebet, Kalibata City dan Kebayoran lama.

    2. Cirawang Super Manja

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Menu utama yang paling laris di sini ada Cirawang Super Manja (Rp 40.000). Ini merupakan paket yang paling lengkap dan paling mengenyangkan. Karena terdiri dari kwetiau basah 50 gram, bakso cirawang lima butir, satu bakso isi ukuran jumbo, dua tahu belah, dua kikil iris dan tambahan tiga tulang rangu iris.

    Alih-alih menggunakan kuah, hidangan ini disajikan dengan saus kacang yang medok dan kental, kemudian ditambah dengan sambal merah khas cirawang yang bisa disesuaikan dengan selera.

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Di suapan pertama langsung terasa tonjokan pedasnya, kombinasi ‘misdasem’ atau paduan rasa dari bumbu amis, lada dan asam ini yang paling dominan terasa dan bikin nagih. Tak ketinggalan bakso jumbonya dipenuhi dengan urat dan tulang muda. Paduan lainnya seperti cirawang dan kwetiau juga tak kalah enak dan bikin kenyang.

    Cek Menu Lainnya di Halaman Berikutnya!

    3. Cirawang Manja dan Bakso Super Manja

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Bagi yang mau makan cirawang enak dan hemat, tak perlu khawatir karena di Bakso Cirawang Manja menyajikan menu murah yaitu Cirawang Manja harga Rp 10.000 saja. Menu ekonomis ini isinya ada lima bakso cirawang, kwetiau dan dua tahu belah.

    Meski tanpa tambahan tulang rangu atau bakso urat, rasanya tetap enak. Sambal merah dan sambal kacangnya pun tetap royal.

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Selain itu, bagi yang tak biasa makan bakso dengan bumbu kacang, di sini juga menjual bakso biasa dengan kuah kaldu bening. Namanya Bakso Super Manja (Rp 40.000). Isinya lengkap ada bakso urat dan bakso daging, mie kuning dan bihun, tahu belah serta tulang rangu dan juga tetelan.

    Walaupun kuah baksonya bening, tapi tanpa campuran apapun sudah enak. Karena kaldu sapinya diproses selama 12 jam dan tak hambar.

    4. Kriuk Manja dan Urat Koyor Oseng

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Puas menyantap bakso cirawang dengan aneka isian dari bakso urat, tulang rangu sampai sambal kacangnya yang medok, ada lagi menu pelengkap yang tak kalah enak. Di Bakso Cirawang Manja menjual menu pelengkap seperti Urat Koyor Oseng (Rp 15.000), cocok untuk dimakan dengan bakso ataupun bisa jadi lauk makan nasi.

    Begitu juga dengan menu Kriuk Manja (Rp 25.000), yaitu bakso goreng seporsinya isi dua biji. Teksturnya garing, tapi bagian dalamnya tetap empuk dan bukan tipe bakso goreng yang kopong.

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Selain di atas masih ada beberapa menu lainnya seperti Bakso Urami, Bakso Mini, Bakso Halus dan masih banyak lagi. Harganya terjangkau, mulai dari Rp 20.000 saja.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Warung Nasi di Apartemen Ini Sedia 60 Lauk dan Buka 24 Jam!


    Jakarta

    Berlokasi di Apartemen Green Pramuka di Jakarta Pusat, warung nasi modern yang satu ini menarik perhatian. Ada lebih dari 60 lauk dan buka 24 jam.

    Green Pramuka City terkenal sebagai salah satu kompleks apartemen sekaligus pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta Pusat. Kawasan hunian vertikal dengan konsep ‘one stop living enviroment’ ini memiliki fasilitas yang lengkap.

    Salah satunya kehadiran banyak gerai makanan, restoran, kafe sampai warung nasi modern yang memudahkan para penghuni untuk membeli makanan tanpa harus repot masak. Salah satunya yang paling terkenal ada Warung Rames-An.


    Warung nasi modern ini meski baru buka kurang dari dua bulan ini punya 60 lauk berbeda dari sayuran, ayam, daging sapi, ikan, seafood hingga gorengan. Selain itu warung ini juga buka selama 24 jam setiap harinya.

    Berikut beberapa lauk enak hingga nasi rames enak yang ada di Warung Rames-An:

    1. Kuliner Favorit di Apartemen

    Warung Nasi di Apartemen Ini Sedia 60 Lauk dan Buka 24 Jam!Warung Nasi di Apartemen Ini Sedia 60 Lauk dan Buka 24 Jam! Foto: detikFood

    Warung Rames-An pertama kali berdiri di tahun 2022, tepatnya di kawasan MOI yang ada di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sang pemilik, bernama Patricia, menjelaskan bahwa konsep warung ramesan ini memang mengusung masakan rumahan.

    “Warung Rames-An yang ada di Apartemen Green Pramuka ini merupakan cabang kami yang paling baru. Selain di sini kita juga punya cabang di MOI dan di PIK tepatnya di kawasan Apartemen Tokyo Riverside,” jelas Patricia ke detikFood (09/05).

    Ada alasan tersendiri mengapa Patricia memilih apartemen sebagai tempat usahanya. Menurutnya apartemen merupakan tempat strategis untuk membuka usaha makanan, karena banyak penghuni apartemen yang lebih suka membeli makanan siap jadi ketimbang masak sendiri.

    2. Warung Nasi Modern Puluhan Lauk

    Warung Nasi di Apartemen Ini Sedia 60 Lauk dan Buka 24 Jam!Warung Nasi di Apartemen Ini Sedia 60 Lauk dan Buka 24 Jam! Foto: detikFood

    Fokus dengan konsep nasi rames, Warung Rames-An punya ciri khas yang membedakannya dengan warung nasi lainnya. Salah satunya dengan menyajikan pilihan lebih dari 60 lauk setiap harinya. Semua masakan pun dibuat fresh dan tidak pernah menggunakan makanan sisa kemarin.

    “Untuk menu lauknya ada sekitar 60-80 lauk, karena di sini kita juga punya menu a la carte. Semua menu makanan di sini memang masakan rumahan tradisional ada juga yang Chinese food,” ungkap Patricia.

    Warung Nasi di Apartemen Ini Sedia 60 Lauk dan Buka 24 Jam!Patricia, owner dari Warung Rames-An. Foto: detikFood

    Untuk resep dan inspirasi menu, Patricia menggunakan pakem dari masakan sang ibu yang ia kurasi. Kini ia memiliki sekitar 30 pegawai termasuk juru masak yang sudah terlatih menyiapkan semua masakan sesuai standar di Warung Rames-An.

    Cek Menu Lain yang Enak di Halaman Selanjutnya!

    3. Makanan Rumahan yang Halal dan Enak

    Warung Nasi di Apartemen Ini Sedia 60 Lauk dan Buka 24 Jam!Warung Nasi di Apartemen Ini Sedia 60 Lauk dan Buka 24 Jam! Foto: detikFood

    Semua menu lauk di Warung Rames-An halal dan pilihannya beragam dengan harga yang masih terjangkau. Mulai dari kisaran Rp 4.000 saja per lauk. Di sini juga menyediakan empat jenis nasi, ada nasi putih, uduk, kuning dan nasi merah.

    “Kisaran harganya dari Rp 4.000 saja sampai Rp 18.000, itu untuk lauk daging sapi ya. Di sini konsepnya memang nasi rames, jadi pembeli tinggal pilih mau makan pakai lauk apa jadi harganya seporsi itu variatif tergantung lauk yang dipilih,” lanjut Patricia.

    Warung Nasi di Apartemen Ini Sedia 60 Lauk dan Buka 24 Jam!Menu Chinese food di Warung Rames-An! Foto: detikFood

    Untuk menu lauk yang paling favorit di Warung Rames-An ada tumis bunga paya, tumis pare, tumis brokoli, orek tempe, kentang mustofa, telor saus tomat, ikan kembung dan masih banyak lagi.

    Sementara di lauk Chinese food, ada capcay, ayam wijen asam manis, puyunghai, ayam mentega hingga tahu cabe garam.

    4. Nasi Rames Harga Terjangkau

    Warung Nasi di Apartemen Ini Sedia 60 Lauk dan Buka 24 Jam!Nasi rames ekonomis di Warung Rames-An harga Rp 15 Ribu. Foto: detikFood

    Karena target pasarnya adalah penghuni apartemen, tentunya Warung Rames-An memiliki harga makanan yang terjangkau. Dengan kisaran harga Rp 15.000 saja sudah bisa dapat nasi rames dengan lauk telur, sayur tumis, orek tempe dan sambal. Porsi lauknya juga tak pelit.

    Bisa juga pesan nasi kuning yang dirames dengan lauk oseng sapi, terong teri, kentang mustofa dan tempe goreng yang enak. Kisaran harganya dari Rp 25.000 saja sudah bisa makan kenyang.

    Warung Nasi di Apartemen Ini Sedia 60 Lauk dan Buka 24 Jam!Warung Nasi di Apartemen Ini Sedia 60 Lauk dan Buka 24 Jam! Foto: detikFood

    Begitu juga dengan nasi rames yang menggunakan nasi merah. Bisa dipadukan dengan lauk kerang, udang tepung, telur balado hingga tumis jamur yang rasanya tak mengecewakan. Karena semua makanan dibuat secara fresh dan pakai resep rumahan, jadi rasa lauk di Warung Rames-An ini tidak ada yang gagal.

    Di kedepannya Patricia berencana untuk membuka cabang Warung Rames-An lainnya. Tentunya tetap membawa ciri khas warung nasi modern dengan puluhan lauk ini.

    Warung Rames-An
    Apt Green Pramuka, Tower Pino. PI/02, Kota Jakarta Pusat.
    Telp: 0819-9004-0187
    Jam Buka: 24 Jam.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak?


    Jakarta

    Canele merupakan kue tradisional Prancis yang tengah viral. Di Jakarta, ada banyak toko kue yang menjual kue canele dengan jenis dan harga bervariasi.

    Kue yang satu ini memiliki bentuk unik menyerupai silinder bergelombang dengan bagian luar berwarna cokelat gelap dan tekstur renyah seperti karamel. Bagian dalamnya lembut, padat dan sedikit kenyal.

    Kue ini berasal dari wilayah Bordeaux, dan sudah menjadi ikon kuliner di sana selama berabad-abad. Canelé secara tradisional dibuat menggunakan cetakan tembaga kecil yang dilapisi dengan beeswax atau lilin lebah dan mentega, yang memberikan lapisan luar kue tekstur renyah yang khas.


    Adonan utamanya terbuat dari campuran susu, telur, tepung, gula, mentega, vanila, dan sedikit rum. Adonan custard ini difermentasikan terlebih dahulu selama beberapa jam hingga semalaman sebelum dipanggang dalam suhu tinggi.

    Kini canelé tidak hanya populer di Prancis tetapi juga mulai digemari di berbagai negara, termasuk Indonesia. Banyak toko roti modern menghadirkan canelé sebagai bagian dari menu pastry, bahkan ada yang bereksperimen dengan varian rasa seperti matcha, cokelat, hingga pandan.

    Popularitas kue canele tak lepas dari peran media sosial, banyak food vlogger yang mencicipi kue ini sampai membuat banyak orang penasaran. Di Jakarta, ada tiga toko kue yang terkenal dengan kreasi canele.

    Mulai dari Don Bake Shop, Sophie Authentique dan Le Meridien Jakarta. Dari ketiganya kira-kira mana kue canele yang paling enak?

    1. Canele dari Le Meridien Jakarta

    Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak?Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak? Foto: detikFood

    Hotel Le Meridien Jakarta terkenal sebagai hotel dari jaringan internasional Le Meridien yang didirikan oleh maskapai penerbangan Prancis, Air France. Tentunya menu kue canele di sini istimewa, karena merupakan hasil kolaborasi dengan food influencer ternama, Tantra Tobing.

    Canele buatan Le Meridien Jakarta ini merupakan menu terbatas sehingga harus dipesan minimal H-1 sebelum pengiriman. Untuk variannya ada dua, yaitu canele original dan chocolate dengan harga Rp 148.000 per paket isi enam canele. Untuk harga satuannya mulai dari Rp 24.000.

    Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak?Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak? Foto: detikFood

    Ukuran canele rasa original ini medium, dengan bagian luar kue yang kokoh. Ketika dicicip, bagian dalam canelenya empuk dan kenyal, tidak berongga dan padat.

    Harum dari vanila dan perpaduan creamy dari adonan canelenya menambah rasa manis dari kue ini. Belum lagi bagian luarnya yang renyah dan dominan rasa karamelnya. Satu yang terasa unik dari kue canele ini, rasanya tidak terlalu manis akan tetapi paduan rasanya sempurna.

    2. Canele dari Don Bake Shop

    Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak?Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak? Foto: detikFood

    Don Bake Shop merupakan toko roti artisan yang sempat viral dengan cokelat Dubainya. Toko roti ini juga menjual kue canele dalam tiga varian yaitu Matcha (Rp 26.000), Valrhona Chocolate (Rp 28.000) dan Vanilla Sulawesi (Rp 20.000).

    Ukuran canele di sini semuanya medium, dengan warna yang hitam cokelat pekat di luarnya. Di varian original ada Vanilla Sulawesi, teksturnya lebih keras dari canele buatan Le Meridien. Bagian dalam canele Don Bake Shop ini lumayan padat dan aroma vanillanya tercium kuat.

    Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak?Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak? Foto: detikFood

    Untuk rasanya, kue canele buatan Don Bake Shop sedikit lebih manis. Hanya saja rasa caramel di lapisan luar canelenya tidak terlalu terasa meski teksturnya tetap renyah dan garing. Namun, canele di sini paling cocok untuk jadi teman minum kopi atau teh karena rasanya yang lebih lembut dan tidak terlalu dominan.

    Cek Canele Paling Enak di Jakarta di Halaman Berikutnya!

    3. Canele dari Sophie Sophie Authentique

    Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak?Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak? Foto: detikFood

    Toko kue khas Prancis, Sophie Authentique ini cukup populer di Jakarta Selatan. Toko ini menjual menu canele yang lumayan populer di media sosial, uniknya di sini canele dijual dalam dua ukuran. Ada ukuran yang besar (Rp 20.909) dan ukuran kecil (Rp 31.800/ 4 biji).

    Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak?Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak? Foto: detikFood

    Di menu canele ukuran besar, Sophie Authentique hanya menjual rasa original. Dari tampilan, canele milik Sophie Authentique paling berbeda karena bagian atasnya tidak terlalu hitam. Sementara untuk tekstur kuenya, canele ini paling lembut dari canele lainnya.

    Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak?Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak? Foto: detikFood

    Rasanya juga paling manis dan terasa aroma vanilla serta campuran susu yang membuat rasanya lebih legit. Sementara untuk di canele versi mininya, mereka menghadirkan empat varian rasa yaitu Coconut, Pandan, Coffee dan Vanilla.

    4. Juara Canele Terlezat

    Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak?Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak? Foto: detikFood

    Setelah dicicip ketiga canele dari tiga toko kue yang berbeda di Jakarta, setiap kue canele memiliki ciri khas serta keunggulan masing-masing. Begitu juga dari segi tekstur kue, lapisan karamel sampai paduan rasa yang ditawarkan.

    Jika membahas mana canele yang paling enak, sebenarnya tidak ada nilai pasti karena semuanya kembali ke selera masing-masing. Namun, tim detikFood memilih canele dari Le Meridien Jakarta yang paling enak.

    Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak?Adu Legit Renyah 3 Canele Prancis di Jakarta, Mana yang Paling Enak? Foto: detikFood

    Karena dari segi rasa sampai tekstur, kue canele dari Le Meridien ini yang paling pas padu padannya. Ditambah dengan aroma vanilla yang harum, serta tekstur kue yang padat namun tetap kenyal dan empuk.

    Bagi yang penasaran ingin mencicipi langsung ketiga menu canele ini, bisa langsung kunjungi tiga toko kue di atas ya!

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Nikmatnya Pad Thai dengan Siraman Kuah Gurih yang Unik


    Jakarta

    Kuliner Thailand kembali mengisi tren kuliner di Indonesia. Salah satunya bisa dijumpai pada gerai pad Thai yang ada di kawasan Blok M. Pad Thai di sini juga memiliki keunikan lho!

    Pad Thai merupakan olahan mie khas Thailand yang bercita rasa manis gurih. Tercecap juga rasa nutty di lidah ketika menikmati pad Thai karena adanya kacang tanah cincang.

    Jika biasanya pad Thai disajikan pada restoran Thailand, kini ada gerai sederhana yang menawarkan olahan mie ini. Namanya Pad Mie Siram yang ternyata satu grup dengan Kopi Lima Detik.


    Pad Mie Siram, pad Thai di Blok M SquarePad Mie Siram, pad Thai di Blok M Square Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Tren Kuliner Thailand di Indonesia

    Kuliner Thailand kembali populer di Indonesia. Kini tempat makannya bukan lagi kelas restoran, melainkan gerai kaki lima yang harganya lebih terjangkau.

    Pilihan menu yang ditawarkan gerai kaki lima tersebut juga lebih khusus. Contohnya seperti gerai yang hanya menawarkan menu Pad Thai.

    Pad Mie Siram di bawah naungan grup Lima Detik ini menawarkan racikan pad Thai yang istimewa. Kreasinya juga ada yang dimodifikasi ala kwetiau siram berkuah gurih kental.

    Masakan Thailand Fusion

    Masakan Thailand yang dihadirkan oleh Pad Mie Siram tidak autentik, tetapi fusion. Ini berarti masakan yang disajikan telah disesuaikan dengan selera Indonesia.

    Dalam hal rasa dan penyajian juga dibuat menyerupai masakan Indonesia. Oleh karena itu, racikan pad Thai di sini dapat diterima lebih banyak orang.

    Biasanya pad Thai cenderung punya rasa manis, agak asam, dan kacangnya melimpah. Namun Pad Mie Siram menyajikannya lebih gurih.

    Pad Mie Udang Siram dan Bakmi Ayam Merah

    Pad Mie Siram, pad Thai di Blok M SquareMenu pad mie udang siram Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Menu yang menjadi andalan dari Pad Mie Siram adalah Pad Mie Udang Siram. Harganya Rp 37.000 dan seporsinya cukup melimpah.

    Sekilas racikan pad Thai ini tak jauh berbeda, tetap menggunakan mie beras Thailand yang pipih tapi tak begitu lebar. Tampilan warna dari pad Thai ini juga kecokelatan, untuk siraman kuahnya disajikan terpisah.

    detikFood mencicipi pad mie udang siram itu dalam versi original terlebih dahulu. Benar saja, gambaran rasanya lebih manis gurih.

    Kacang tanah yang dicincang kasar itu menambahkan tekstur pada racikan pad Thai. Sayangnya, menurut kami topping udang pada sajian pad Thai ini tak begitu banyak dan ukurannya kecil.

    Untuk kuahnya ternyata berbeda dengan kwetiau siram atau mie siram yang populer di Indonesia. Kuah pad mie siram ini lebih bercita rasa asam manis dengan warna kemerahan. Saat dicampurkan ke dalam pad Thai, rasanya jadi lebih kaya dengan tambahan sensasi asam.

    Pad Mie Siram, pad Thai di Blok M SquareBakmi Ayam Merah di Pad Mie Siram Blok M Square Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Bakmi Ayam Merah seharga Rp 39.000 juga kami cicipi. Seporsi bakminya disajikan dengan topping olahan daging ayam cincang gurih, ayam charsiu, taburan bawang putih goreng, sawi hijau, dan pangsit goreng.

    Tipe mie yang digunakan lebih tebal dibandingkan bakmi biasa ala Indonesia. Rasa gurihnya pas dengan harum bawang putih.

    Topping ayam charsiu-nya juga memiliki rasa gurih dengan sedikit rempah tercecap lidah kami. Secara keseluruhan, bakmi ayam ini cukup nikmat apalagi ditambahkan sambal dan acar.

    Nasi Goreng Ayam Bikin Kenyang

    Pad Mie Siram, pad Thai di Blok M SquareNasi goreng ayam di Pad Mie Siram Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Nasi Goreng Ayam di Pad Mie Siram juga bisa menjadi andalan kalau tengah merasakan lapar. Satu porsinya juga disajikan cukup melimpah dengan potongan daging ayam dadu yang terbilang banyak.

    Penyajiannya sederhana, hanya berupa nasi goreng dengan irisan cabe merah besar, bawang goreng, dan kerupuk saja. Untuk telur sudah dicampurkan pada racikan nasi goreng.

    Menyoal rasanya, nasi goreng ini mirip seperti racikan nasi goreng Jawa dengan rasa dominan manis. Nilai plusnya adalah nasi goreng ini tak begitu berminyak.

    Setelah kenyang menikmati pad Thai, bakmi, dan nasi goreng, kami merekomendasikan untuk mencicipi 2 minuman segar. Keduanya adalah Es Teh Mangga Mint (Rp 19.000) dan Es Teh Kawista (Rp 16.000).

    Es Teh Mangga Mint yang paling kami sukai. Rasa teh yang ringan bercampur dengan sensasi manis mangga yang juga harum, ditambah ada sensasi dingin semriwing dari mint.

    Pad Mie Siram

    Gedung Blok M Square, Lt.Ground Blok BKS. 326,
    Bawah Pintu Mutiara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
    Jam operasional: 10.00 – 21.00 WIB
    No. Telp: 0812-8802-5138
    Instagram @padmiesiram

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com