Tag: kuliner jakarta

  • Nikmatnya Mie Ayam Pak Loso di Menteng, Harga Hanya Rp 15 Ribu


    Jakarta

    Mie ayam gerobak ini berlokasi di kawasan elite Jakarta Pusat. Sudah berjualan sejak tahun 1980-an, menunya terkenal enak dan murah meriah.

    Salah satu yang menarik perhatian adalah budaya sarapan warga Jakarta yang cukup unik. Contohnya kebiasaan sarapan dengan seporsi mie ayam, di mana biasanya di daerah lain, mie ayam dikonsumsi saat makan siang atau makan sore.

    Dari kebiasaan ini, muncul banyak penjual mie ayam yang mulai berjualan sejak pukul 6 pagi. Terutama mie ayam gerobak yang menjadi incaran banyak orang di pagi hari.


    Seperti Mie Ayam Pak Loso yang berjualan di Jalan Moh Yamin, Jakarta Pusat. Lokasinya bersebrangan dengan Polsek Menteng dan Jalan Surabaya, tempat para turis asing berburu barang antik di Jakarta Pusat.

    Setiap harinya mie ayam gerobak sederhana ini bisa menjual 160-250 porsi mie ayam per harinya. Berikut kisahnya:

    1. Mie Ayam Gerobak Legendaris di Menteng

    Nikmatnya Mie Ayam Pak Loso di Menteng, Harga Hanya Rp 15 RibuPak Sugi, Anak dari Pak Loso yang Meneruskan Usaha Keluarga. Foto: detikFood

    Tak sulit untuk menemukan gerobak Mie Ayam Pak Loso karena lokasinya berada di jalan raya dengan spanduk besar berwarna biru cerah. Ditemui detikFood (3/7/2025), Pak Sugi yang merupakan pemilik dari Mie Ayam Pak Loso menceritakan pengalamannya berjualan.

    “Saya ini meneruskan usaha milik bapak saya yaitu Pak Loso. Dulunya bapak saya berjualan di sekitar Jalan Irian, masih di sekitar perumahan elite di Menteng. Kemudian lama jualan di Jalan Lombok, kita sewa di garasi rumah orang. Tapi karena rumahnya mau dijual, jadi kita pindah ke Jalan Moh Yamin ini,” ungkap Pak Sugi yang meneruskan usaha orangtuanya sejak tahun 2017.

    Meski berjualan di kawasan hunian elite di Menteng, tapi untuk masalah harga Mie Ayam Pak Loso terbilang murah. Pada tahun 2008-an, harga seporsi mie ayam di sini masih di angka Rp 6.000.

    2. Mie Ayam Murah Tapi Berkualitas

    Nikmatnya Mie Ayam Pak Loso di Menteng, Harga Hanya Rp 15 RibuAneka Mie Ayam dari harga Rp 15 Ribu Foto: detikFood

    Ada alasan tersendiri mengapa sejak dulu Mie Ayam Pak Loso ini hanya berjualan di kawasan elite Jakarta Pusat. Menurut Pak Sugi, orang-orang di Jakarta Selatan tidak terlalu suka makan mie ayam di pagi hari, berbeda dengan orang-orang yang tinggal di Jakarta Pusat.

    “Selain itu kita masih mempertahankan resep dari Pak Loso. Semua bahan makanan di sini dari mie, kulit pangsit, isian pangsit sampai sambal itu kami buat sendiri. Sausnya pun kita pakai yang merek mahal, serta daging ayamnya pun murni tidak pakai campuran apapun,” ungkapnya.

    Nikmatnya Mie Ayam Pak Loso di Menteng, Harga Hanya Rp 15 RibuProses pembuatan mie ayam. Foto: detikFood

    Menu yang ditawarkan di sini memang tidak banyak. Ada mie ayam, mie yamin yang diracik menggunakan kecap, pangsit rebus yang dibuat dadakan, kwetiau dan bihun.

    3. Laris Ratusan Porsi Setiap Hari

    Nikmatnya Mie Ayam Pak Loso di Menteng, Harga Hanya Rp 15 Ribumie ayam yang dijual juga pakai pakem khas Wonogiri. Foto: detikFood

    “Ayah saya asli orang Wonogiri, jadi mie ayam yang kita jual juga pakai pakem khas Wonogiri. Rasanya itu perpaduan manis dan gurih, mienya pun kita buat sendiri jadi teksturnya sedikit pipih tapi beda sama mie lebar,” tutur Pak Sugi.

    Dalam sehari Pak Sugi bisa memproduksi mie hingga 2 kuintal karena Mie Ayam Pak Loso memiliki 8 gerobak yang tersebar di sekitar Menteng hingga Kebon Kacang.

    Nikmatnya Mie Ayam Pak Loso di Menteng, Harga Hanya Rp 15 RibuNikmatnya Mie Ayam Pak Loso di Menteng, Harga Hanya Rp 15 Ribu Foto: detikFood

    “Kalau dulu sebelum pandemi itu memang kita bisa jual di atas 300 porsi per gerobak. Tapi sempat vakum juga selama empat tahun lalu baru jualan lagi, tapi Alhamdulillah sekarang bisa laku 160-250 porsi per gerobak. Kalau akhir pekan itu bisa lebih banyak lagi,” sambungya.

    4. Mie Ayam Wonogiri yang Nikmat

    Nikmatnya Mie Ayam Pak Loso di Menteng, Harga Hanya Rp 15 RibuNikmatnya Mie Ayam Pak Loso di Menteng, Harga Hanya Rp 15 Ribu Foto: detikFood

    Pak Sugi selalu menyarankan ke pembeli agar mencicipi rasa mie ayam original dulu sebelum ditambah sambal atau saus. Dari segi tekstur, mie ayamnya memiliki tingkat kematangan yang pas dan kenyal. Racikan bumbu dan minyak ayamnya juga sempurna, tidak berlebihan atau keasinan.

    Begitu juga dengan mie yamin, mie manis gurih yang juga jadi primadona di sini. Rasanya tak mengecewakan apalagi disantap dengan ayam kecapnya serta tambahan pangsit rebus dan bakso.

    Nikmatnya Mie Ayam Pak Loso di Menteng, Harga Hanya Rp 15 RibuMenu pangsit rebus seporsi tidak pakai mie. Ribu Foto: detikFood

    “Kalau di sini banyak juga yang pesan menu pangsit rebus seporsi tidak pakai mie. Dari kulit pangsit sampai isiannya pun kita buat sendiri, pangsitnya diisi daging ayam cincang segar. Teksturnya juga lembut dan enak,” tutur Pak Sugi.

    Masalah harga, seporsi mie ayam di sini dihargai Rp 15.000. Namun kalau mau menu mie ayam komplet yang terdiri dari tambahan satu butir bakso dan satu pangsit rebus harganya hanya Rp 18.000 saja.

    Nikmatnya Mie Ayam Pak Loso di Menteng, Harga Hanya Rp 15 RibuPangsitnya diisi daging ayam cincang segar. Rp 15 Ribu Foto: detikFood

    “Setiap hari Mie Ayam Pak Loso buka dari jam 06.00 – 16.30. Sudah bisa pesan via aplikasi makanan online atau via WhatsApp. Pembayaran juga sudah bisa non-tunai, karena kita jualan di pusat Jakarta, jadi harus ikut perkembangan zaman,” pungkas Pak Sugi.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Raos Pisan! Ayam Goreng dan Prasmanan Sunda Sejak 1989


    Jakarta

    Berasal dari Bogor, tempat makan prasmanan ala Sunda ini bertahan sejak tahun 1989. Menu andalannya ayam goreng hingga nasi liwet daun kemangi.

    Restoran Ayam Goreng Fatmawati pertama kali berdiri di Kota Bogor pada tahun 1989 sebagai restoran yang mengangkat masakan khas Nusantara, lebih tepatnya masakan rumahan khas Sunda.

    Di tengah kemunculan banyak kafe dan resto kekinian, restoran ini tetap konsisten mempertahankan cita rasa tradisional Indonesia. Ayam Goreng Fatmawati bahkan telah membuka banyak cabang di berbagai kota, termasuk Jakarta.


    Ciri khas restoran Ayam Goreng Fatmawati terletak pada konsep prasmanan semi self-service, yang memudahkan pelanggan memilih langsung aneka lauk yang telah dimasak setengah matang dan akan digoreng kembali saat dipesan. Hidangannya diolah dengan bumbu rempah asli Indonesia tanpa bahan pengawet. Jadi rasanya tetap otentik dan segar.

    Menu andalan yang paling digemari adalah Ayam Goreng Kuning yang gurih dan renyah. Selain itu, tersedia juga sate udang, pepes teri, tempe orek balado, nasi liwet kemangi, serta aneka sambal dan lalapan segar yang bisa diambil sepuasnya. Kisaran harga makanannya pun masih terjangkau, dari Rp 6.000 saja.

    Berikut beberapa makanan favorit di Ayam Goreng Fatmawati:

    Detail Informasi Ayam Goreng Fatmawati
    Nama Tempat Makan Ayam Goreng Fatmawati
    Alamat Jl. DI. Panjaitan No.16 2, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur.
    No Telp (021) 8560684
    Jam Operasional 08.00-17.00
    Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 100.000
    Tipe Kuliner Masakan Sunda
    Fasilitas
    • Parkir
    • Pembayaran Non Tunai

    1. Restoran Prasmanan Ala Sunda

    Menu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang JakartaMenu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang Jakarta Foto: detikFood

    Cabang Ayam Goreng Fatmawati di Cipinang, Jakarta Timur menghadirkan nuansa sederhana dan tradisional ala rumah makan Sunda ala tempo dulu. Namun jangan salah, pilihan menunya luar biasa lengkap. Pengunjung akan disambut dengan meja panjang berisi aneka makanan prasmanan yang bisa dipilih sesuai selera.

    Menu andalannya Ayam Goreng Kuning yang gurih dan renyah. Selain itu tersedia aneka lauk seperti Ayam Bakar, gepuk, sate udang dan cumi, pepes jamur, tempe orek, teri kacang, sayur asem, hingga nasi liwet kemangi. Untuk nasi liwet disajikan langsung dalam satu kastrol.

    Menu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang JakartaAneka sambal di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang Jakarta. Foto: detikFood

    Lauk-lauk yang ada di prasmanan disiapkan setengah matang, lalu digoreng ulang saat dipesan, menjamin kehangatan dan kerenyahan saat dimakan.

    Selain itu ada juga area prasmanan isi makanan yang sajikan makanan matang, isinya ada anek sayuran tumis, teri kacang sampai orek balado. Pengunjung juga bisa mengambil aneka sambal dan lalapan segar sepuasnya secara gratis.

    2. Nasi Liwet Kemangi dan Ayam Goreng Kuning

    Menu Pepes dan Aneka Makanan di Ayam Goreng FatmawatiNasi Liwet dan lauk Ayam Kuning Favorit di Ayam Goreng Fatmawati. Foto: detikFood

    Salah satu menu makanan yang paling banyak dipesan di sini adalah Ayam Goreng Kuning (Rp 22.000/ per potong). Berbeda dengan restoran ayam goreng lainnya yang kebanyakan menggunakan ayam kampung, kalau di sini pakainya ayam pejantan.

    Tapi rasanya tak kalah gurih dari ayam kampung. Apalagi ayamnya sudah diungkep pakai bumbu kuning khas Ayam Goreng Fatmawati. Ayam digoreng garing ditambahkan serundeng lengkuas yang menambah rasa gurihnya.

    Menu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang Jakarta Seporsi nasi liwet ini disajikan menggunakan kastrol ukuran sedang dan isiannya banyak. Foto: detikFood

    Menu ini cocok disantap dengan Nasi Liwet Teri (Rp 41.000). Seporsi nasi liwet ini disajikan menggunakan kastrol ukuran sedang dan isiannya banyak bisa untuk 2-4 orang. Bagian dalam nasi liwetnya penuh dengan teri Medan, irisan cabe rawit dan daun kemangi yang menambah aroma harum. Dijamin rasa ayam kuningnya semakin gurih saat dimakan dengan nasi liwet ala Sunda ini.

    3. Aneka Pepes hingga Gepuk

    Menu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang JakartaMenu pepes jamurnya yang menggunakan jamur kancing di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang Jakarta Foto: detikFood

    Karena ukuran ayam gorengnya yang kecil, kebanyakan pengunjung di sini memilih lauk lebih dari satu. Salah satu yang tak kalah populer dari ayamnya, ada lauk Gepuk Sapi (Rp 22.000), Pepes Teri (Rp 18.000), dan Pepes Jamur (Rp 10.000).

    Untuk menu gepuknya digoreng garing, tapi tekstur daging sapinya tak alot sama sekali. Rasanya pun kombinasi dari rasa manis dan gurih khas gepuk Sunda. Begitu juga dengan menu pepesnya yang dibakar sebentar agar tetap hangat saat dimakan.

    Menu Pepes dan Aneka Makanan di Ayam Goreng FatmawatiLauk Gepuk Sapi di Ayam Goreng Fatmawati, Foto: detikFood

    Menu pepes terinya tampil berbeda karena menggunakan teri Medan berukuran kecil dan tambahan parutan kelapa yang diberi bumbu kuning. Jadi rasanya asin dari teri, tapi ada sentuhan rasa manis dari kelapa.

    Terakhir menu pepes jamurnya yang menggunakan jamur kancing, diiris kecil dan ditumis dengan sambal dan irisan cabe merah. Rasanya cukup pedas dan bikin nafsu makan bertambah saat disantap dengan nasi liwet.

    4. Gorengan dan Menu Makanan Rumahan

    Menu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang JakartaMenu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang Jakarta Foto: detikFood

    Tak lengkap rasanya menyantap nasi liwet tanpa tambahan gorengan dan makanan pelengkap. Di Ayam Goreng Fatmawati, menu gorengan seperti tahu dan tempe (Rp 4.000) serta Bakwan Jagung (Rp 6.000) jadi menu pelengkap primadona. Semuanya digoreng sampai garing dan rasanya enak.

    Begitu juga dengan menu makanan rumahan yang juga jadi ciri khas dari Ayam Goreng Fatmawati. Ada Orek Tempe (Rp 13.000) dengan bumbu balado manisnya yang medok dan tak pelit bumbu.

    Menu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang JakartaMenu Orek Tempe dan Teri Kacang di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang Jakarta Foto: detikFood

    Kemudian ada juga lauk Teri Kacang (Rp 25.000), sedikit mahal tapi sebanding dengan kualitasnya yang menggunakan teri Medan. Selain itu semua menu makanan rumahan ini bisa diambil sepuasnya dan sebanyak mungkin jadi terhitungnya tetap murah jika untuk dimakan bersama-sama.

    Selain menu di atas, Ayam Goreng Fatmawati juga punya menu andalan lainnya seperti Sayur Asem, Ayam Bakar, Ikan Goreng, Paru Goreng dan masih banyak lagi dengan kisaran lauk utama dari Rp 20.000.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Puas! Makan Nasi Telur Dadar Porsi Brutal Rp 14.000 di Area Pasar


    Jakarta

    Siapa bilang tak bisa makan murah di Jakarta? Di warung 24 jam ini kamu bisa dapat seporsi nasi telur bebek porsi brutal seharga Rp 14.000 saja.

    Warung makan ini menjadi pilihan tempat makan murah dan kenyang di Jakarta. Bernama Warung Belek yang lokasi di kawasan Pasar Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Warungnya sederhana, menawarkan nasi telur bebek murah meriah. Seporsinya dibanderol Rp 14.000 dengan porsi melimpah alias brutal. Warung ini buka 24 jam dan jadi langganan berbagai kalangan.


    Ternyata, warung ini juga legendaris, berikut faktanya:

    1. Berdiri tahun 1980-an

    Warung Belek menawarkan nasi telur bebek seharga Rp 14.000.Warung Belek berdiri sejak tahun 1980-an. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Warung Belek memang agak ‘nyempil’ tetapi mudah ditemui karena berwarna hijau cerah. Warungnya kecil dan saat detikFood datang (9/7) suasana ramai, sehingga perlu antre.

    Herman salah satu pemilik Warung Belek mengatakan usahanya ini sudah berdiri sejak tahun 1980. Pertama kali, ia merintis sebagai kasir di warung nasi milik temannya.

    Saat itu, ia belajar bagaimana cara menjalankan usaha warung nasi. Hingga akhir ia memutuskan membuka Warung Belek.

    2. Langganan berbagai kalangan

    Warung Belek menawarkan nasi telur bebek seharga Rp 14.000.Warung Belek langganan berbagai kalanga. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Penamaan ‘Warung Belek’ cukup menarik perhatian. Banyak yang menduga nama tersebut hanya plesetan belaka. Namun Herman menurutkan ada singkatannya.

    “Belek itu sebenarnya singkatan ‘betah melek’ ya itu tercetus aja karena warung ini kan buka 24 jam, jadi ya melek terus,” tuturnya kepada detikFood.

    Tak heran warung ini jadi langganan semua kalangan. Mulai dari pekerja di pasar, pekerja kantoran, sopir ojek online, bahkan para muda-mudi yang mengajak pacarnya.

    Menu spesial di Warung Belek ada di halaman berikutnya.

    3. Nasi telur bebek yang ikonik

    Warung Belek menawarkan nasi telur bebek seharga Rp 14.000.Nasi telur bebek seharga Rp 14.000. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Warung Belek dikenal dengan menu nasi telur bebek. Seporsinya dibanderol Rp 14.000 dan disajikan dengan porsi yang sangat banyak.

    Telur dadarnya menggunakan telur bebek, yang kemudian dicampur sedikit tepung dan daun bawang iris. Telur dadarnya tebal, padat, dan renyah dari keremesan tepungnya.

    Rasanya gurih dan harum. Semakin enak ketika disajikan dengan kuah semur. Rasa gurih dari telurnya menjadi seimbang dengan rasa manis dari kuah semurnya.

    Dalam sehari, Herman bisa menghabiskan 1 peti telur bebek. Saking larisnya, Herman membuat jadwal untuk menggoreng telur bebek agar tidak kehabisan stok.

    4. Menu nasi rames daging seharga Rp 20.000

    Warung Belek menawarkan nasi telur bebek seharga Rp 14.000.Nasi rames daging seharga Rp 20.000. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain nasi telur bebek, Warung Belek juga punya menu Nasi Rendang seharga Rp 20.000. Mereka menamainya rendang, tetapi sebenarnya menu tersebut merupakan daging semur.

    Seporsinya dilengkapi satu potong daging yang cukup besar dan kuah semur yang royal. Kami juga mencicipi perkedelnya seharga Rp 3.000.

    Dagingnya agak sulit dipotong pakai sendok, tetapi mudah jika langsung digigit. Rasanya dominan manis dan sedikit gurih. Pas dimakan pakai perkedel yang gurih dan lembut.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kenikmatan Bakmi dan Bakso Goreng Gurih di Matraman Sejak 1978


    Jakarta

    Ada satu warung bakmi legendaris di Jakarta Timur yang masih belum banyak orang tahu. Namanya Bakmi BBT yang berdiri sejak 1978.

    Terletak di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Warung Bakmi Babah Tong atau BBT sudah menjadi destinasi kuliner legendaris sejak 1978.

    Meski tampak sederhana dan ‘jadul’ dari luar, tempat makan ini menawarkan cita rasa lawas makanan Chinese food yang lezat.


    Nama BBT merupakan singkatan dari Bakmi Babah Tong yang diambil dari nama pemilik warung. Dulunya ia mengelola toko kelontong sebelum mengalihkannya jadi kedai bakmi.

    Dari sana nama Bakmi BBT ini mulai terkenal luas, apalagi menu bakminya yang enak dengan racikan bakmi gaya oriental. Berikut beberapa menu enak yang bisa ditemukan di warung legendaris ini:

    Detail Informasi Bakmi BBT
    Nama Tempat Makan Bakmi BBT
    Alamat Jl. Matraman Raya No.131, Jakarta Timur.
    No Telp (021) 8581490 dan (021) 8583981
    Jam Operasional 06.30 – 17.00
    Estimasi Harga Rp 50.000 – Rp 100.000
    Tipe Kuliner Chinese Food.
    Fasilitas

    1. Warung Bakmi Legendaris di Matraman

    Ada Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 IniAda Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 Ini Foto: detikFood

    Jika biasanya berburu bakmi enak dan legendaris banyaknya di Jakarta Barat, ternyata di Jakarta Timur pun ada di kedai Bakmi BBT. Dari luar tampilan tempat makan ini mirip seperti toko kelontong yang banyak ditemukan era tahun 1970-an, lokasinya persis di pinggir Jalan Matraman Raya.

    Dengan cat berwarna hijau muda, bagian depan digunakan sebagai dapur untuk meracik makanan. Baru setelahnya area makan yang tak terlalu besar, tapi memanjang ke dalam.

    Meski tempat makannya kecil, tapi tetap cukup menampung sekitar 20-50 pengunjung. Ruangan makannya juga bersih dan pelayanannya cepat.

    2. Bakmi Bakso Pangsit yang Nikmat

    Ada Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 IniSalah satu menu utama yang paling banyak dipesan, Bakmi Bakso Pangsit (Rp 47.000). Foto: detikFood

    Salah satu menu utama yang paling banyak dipesan, Bakmi Bakso Pangsit (Rp 47.000). Bakso dan pangsit disajikan dengan kuah terpisah. Ukuran mie di sini sedikit tebal mirip mie karet, tapi teksturnya lebih kenyal dan lembut dari mie karet.

    Ciri khas bakmi di sini terletak pada ayam cincang manis yang jadi toppingnya. Potongan daging ayam cincangnya tak terlalu halus, tapi banyak dan padat. Rasanya manis gurih, beda dengan rasa manis dari ayam kecap di mie ayam ala Jawa.

    Ada Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 IniPorsinya yang banyak menambah nilai plus dari bakmi legendaris ini. Foto: detikFood

    Porsinya yang banyak menambah nilai plus dari bakmi legendaris ini. Tak ketinggalan rasa bakmi yang gurih asin khas racikan bakmi oriental. Cocok dipadukan bersama bakso sapi dan pangsit rebusnya yang lembut dengan isian adonan ayam padat.


    3. Bihun Bakso ala BBT

    Bakmi BBT: Kenikmatan Bakmi dan Bakso Goreng Gurih di Matraman Sejak 1978Bihun Bakso (Rp 43.000) ala Bakmi BBT. Rebusan bihun jagung dengan tingkat kematangan yang pas jadi juara di sini. Foto: detikFood

    Selain bakmi ayam yang terkenal, di sini juga punya menu enak lainnya yang wajib dicoba. Salah satunya Bihun Bakso (Rp 43.000) ala Bakmi BBT. Rebusan bihun jagung dengan tingkat kematangan yang pas jadi juara di sini.

    Secara bumbu dan komposisi memang sama seperti menu bakminya. Tapi cita rasanya tetap beda, karena tekstur bihun ini lebih ringan dan racikan minyak ayam hingga bumbunya teraduk sempurna jadi bihun rasanya tak hambar.

    Ada Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 IniAda Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 Ini Foto: detikFood

    Belum lagi tambahan bakso sapinya yang tak kalah enak. Bakso di sini tipenya bakso polos halus tapi rasa daging sapinya terasa di setiap suapan. Kuah mie ayamnya juga tipe yang tidak terlalu asin dan gurih, jadi rasa bihun tetap seimbang meski dicampur kuahnya.

    4. Bakmi Goreng dan Bakso Goreng

    Ada Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 IniAda Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 Ini Foto: detikFood

    Bakmi BBT ini terkenal juga dengan hidangan ala Chinese foodnya. Di sini menjual nasi goreng, kwetiau goreng hingga mie gorengnya yang tak kalah populer. Seporsi Mie Goreng (Rp 47.000) isinya cukup banyak dengan tambahan bakso, telur, bakso ikan, udang dan potongan daging ayam.

    Ada Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 IniAda Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 Ini Foto: detikFood

    Rasanya gurih dengan aroma harum dari tumisan wok ala Chinese Food yang bikin lapar. Tak ketinggalan ada menu camilan wajib yang harus dipesan saat makan di sini yaitu Bakso Goreng (Rp 8.000).

    Bakso goreng di sini menggunakan daging udang yang harum, dengan tipe bakso goreng padat dan tak kopong. Dicocol dengan sambal pedasnya yang khas, rasa bakso goreng ini semakin lezat.

    Ada Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 IniAda Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 Ini Foto: detikFood

    Selain menu-menu di atas, di Bakmi BBT bisa pesan menu nasi juga seperti nasi dengan lauak empal, ayam, gado-gado sampai sayur asem. Setiap harinya warung bakmi ini sudah buka mulai pukul 06.30 pagi. Jadi cocok buat yang mau sarapan.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurihnya Racikan Bakmi Jawa Mas Pong Sejak 1996 Ada di Tebet


    Jakarta

    Bakmi Jawa Mas Pong di TebetBakmi Jawa Mas Pong di Tebet Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom
    Bakmi Jawa Mas Pong di TebetBakmi Jawa Mas Pong di Tebet Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom
    Bakmi Jawa Mas Pong di TebetBakmi Jawa Mas Pong di Tebet Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Sepulang kerja, kamu bisa kenyang makan di Stasiun Tebet Pintu Barat. Di sini ada tempat makan bakmi Jawa legendaris dengan menu bakmi godog hingga magelangan yang enak.

    Stasiun Tebet Pintu Barat selalu ramai setiap jam berangkat kerja atau pulang kerja. Biasanya diisi oleh para pekerja kantoran di sekitar Jakarta Selatan.

    Tak heran jika di sekitar area tersebut banyak tempat makan yang nikmat. Salah satunya racikan bakmi yang mengenyangkan di Bakmi Jawa Mas Pong.


    Legendaris Sejak 1996

    Kuliner Stasiun Tebet yang banyak ragam pilihannyaKuliner Stasiun Tebet yang banyak ragam pilihannya Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Ditemui oleh detikFood di Bakmi Jawa Mas Pong Tebet (8/7/2025), Jose, selaku salah satu pemilik menyampaikan kalau tempat makan ini sebenarnya sudah legendaris. Ini merupakan cabang dari Yogyakarta.

    “Kalau di Tebet sendiri baru berjalan 3 tahun. Ini cabang pertama kedua kita dari cabang pertama di Kranggan, Yogyakarta. Di sana sudah dari 1996,” kata Jose.

    “Kalau pemilik awalnya sendiri si Pak Pong-nya ini, makanya namanya tetap Bakmi Jawa Mas Pong. Nah kemudian kita membantu melanjutkan dan investasi, akhirnya kita bikin cabang baru di Tebet ini,” lanjutnya.

    Bakmi Jawa Mas Pong yang berada di Tebet ini sudah berjalan selama 3 tahun. Buka setiap Selasa sampai Minggu dari pukul 11.00 – 23.00 WIB.

    Bakmi Godog Jadi Menu Andalan

    Seperti tempat makan bakmi Jawa pada umumnya, menu bakmi jadi andalan. Jose mengungkapkan kalau cita rasa bakmi godog yang paling diminati.

    “Bakmi godognya kalau di kita best seller,” ungkap Jose.

    Sang pemilik juga mengungkapkan kalau bakmi godog itu terasa nikmat karena menggunakan kaldu ayam kampung asli. Tak hanya kaldunya, tapi topping pelengkap juga menyertai sajiannya.

    “Semuanya pakai ayam kampung asli. Nggak cuma topping untuk bakmi, tapi juga kuah kaldunya. Rebusan kuah kaldu ini berjam-jam, biasanya kitar sekitar 3 jam,” jelas Jose.

    Bakmi Godog (Rp 29.000) racikan Mas Pong memiliki rasa yang gurih nikmat. Kami juga menambahkan topping tambahan berupa potongan paha bawah. Untuk telurnya juga menambahkan telur bebek, jadi terasa lebih creamy kuahnya.

    Ada Bakmi Goreng hingga Magelangan

    Selain menikmati bakmi godog, bisa juga menikmati bakmi goreng, bihun goreng, hingga magelangan. Untuk ketiga menu ini semuanya menggunakan kecap manis.

    “Kecap manis kita juga pakai khusus, tapi rahasia ya mereknya,” ujar Jose.

    Semua bumbu untuk mengolah racikan bakmi hingga nasi goreng juga sama, yaitu menggunakan bumbu iris, irisan cabe rawit jika menyukai pedas, dan tambahan kuah kaldu. Meskipun racikannya digoreng juga ditambahkan kuah kaldu, tapi tak sebanyak untuk kreasi godog (rebus).

    Bakmi goreng sangat sesuai dengan selera tim detikFood. Rasanya memang dominan manis, tapi juga ada sensasi gurihnya. Terasa juga aroma dan cita rasa smokey pada setiap suapannya. Teksturnya juga tak begitu lembek jadi pas di lidah.

    Keistimewaan Lain dari Bakmi Jawa Mas Pong

    Bakmi Jawa Mas Pong di TebetBakmi Jawa Mas Pong di Tebet Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Jose juga mengungkapkan soal keistimewaan lain dari Bakmi Jawa Mas Pong. Mereka mempertahankan cara memasak menggunakan arang agar tetap terasa ‘autentik’.

    “Kita masih pakai arang soalnya buat ngejaga cita rasanya autentik, ngejar panasnya itu soalnya dan aroma smokey,” ungkapnya.

    Namun, ada beberapa bahan yang diubah mengikuti permintaan pasar dan lidah orang Jakarta. “Kita ubah pakai mie telur karena dari pengalaman setelah survei ternyata orang Jakarta lebih suka mie telur dibandingkan mie licin (mie kuning) di bakmi Jawa pada umumnya,” tambah Jose.

    Selain mienya yang diubah, telur yang digunakan berupa telur ayam. Biasanya racikan bakmi Jawa autentik menggunakan telur bebek. “Telur juga pakai yang ayam, karena orang-orang lebih suka itu. Kita juga tetap sediakan telur bebek, buat yang suka bisa diganti,” pungkasnya.

    Bakmi Jawa Mas Pong

    Jalan KH Abdullah Syafei No. 46,
    Tebet, Jakarta Selatan (100 meter dari Stasiun Tebet Pintu Barat)
    Jam operasional: 12.00 – 23.00 WIB (tutup setiap Senin)
    No. Telepon: 0822-1050-5381

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurih Hangat Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di Jaksel


    Jakarta

    Tak lekang oleh waktu, tempat makan yang satu ini sudah eksis menyajikan menu soto Betawi hingga nasi goreng kambing yang enak sejak era 1970-an di Jakarta.

    Sejak pertama kali dirintis pada 1974 oleh H. Asmawi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, geraiSoto Sob H. Asmawi menjadi salah satu ikon kuliner khas Jakarta. Berawal dari hidangan di gerobak kaki lima yang sederhana, racikan soto daging sapi berkuah santan gurih itu kini menjelma sebagai warisan kuliner yang dicintai lintas generasi.

    Kini usaha Soto Sob H. Asmawai diteruskan oleh Ahmad Fauzi, cucu dari H. Asmawi, yang menjadi generasi ketiga. Ia konsisten menjaga cita rasa asli soto Betawi yang masih menggunakan resep asli dari sang kakek.


    Hingga saat ini, Soto Betawi H. Asmawi sudah memiliki beberapa cabang di Jakarta, salah satu gerai paling populer berada di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Hampir setiap jam makan siang, rumah makan ini selalu ramai oleh para pelanggan yang memesan aneka menu. Mulai dari soto Betawi kuah santan, sop iga kuah bening, nasi goreng kambing sampai sate ayam.

    Berikut beberapa menu enak dan legendaris yang wajib dicoba di Soto Sob H. Asmawi:

    Detail Informasi Soto Sob H. Asmawi
    Nama Tempat Makan Soto Sob H. Asmawi
    Alamat Jl. Komp. Pln Jl. Sigura Gura.
    Duren Tiga, Jakarta Selatan.
    No Telp 0812-4734-4746
    Jam Operasional 10.00 – 21.00
    Estimasi Harga Rp 30.000 – Rp 50.000
    Tipe Kuliner Soto Betawi
    Fasilitas
    • Parkiran
    • Pembayaran Non-Tunai

    1. Tempat Makan Soto Betawi Legendaris

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselSuasana Soto H. Asmawi Cabang Duren Tiga. Foto: detikFood

    Memang tak sulit mencari soto Betawi yang enak di Jakarta. Rata-rata penjual soto Betawi ternama di Jakarta sudah berjualan selama puluhan tahun lamanya, seperti rumah makan Soto Sob H. Asmawi di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

    Meski awalnya berjualan di kawasan Tanah Abang, tapi cabang di Duren Tiga ini yang paling banyak dikunjungi terutama saat jam makan siang. Dengan konsep dapur terbuka, pengunjung bisa melihat langsung proses meracik soto sampai nasi goreng Kambing yang bikin lapar.

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselDengan konsep dapur terbuka, pengunjung bisa melihat langsung proses meracik soto sampai nasi goreng Kambing. Foto: detikFood

    Menu yang ditawarkan tak hanya soto Betawi, tapijuga nasi goreng, sate kambing, soto paru, soto kaki, sop iga, sampai iga bakar. Kisaran harganya masih terjangkau yaitu mulai dari Rp 32.000.

    2. Soto Betawi Jadi Menu Andalan

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselSeporsi Soto Betawi Daging di Soto Sob H. Asmawi. Foto: detikFood

    Tentunya menu utama yang wajib dicoba di sini adalah Soto Betawi. Isiannya bebas bisa campur dengan kikil dan jeroan atau hanya daging sapi saja. Untuk seporsi Soto Betawi Daging harganya Rp 33.000, belum termasuk nasi putih (Rp 7.000).

    Tampilannya sekilas mirip soto Betawi lainnya, tapi yang membedakannya adalah kuahnya menggunakan santan tanpa campuran susu. Teksturnya kuahnya lebih cair tapi tetap gurih karena paduan santan dan rempah serta bumbu yang tak pelit.

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselPotongan daging sapinya pun royal dan cukup empuk. Foto: detikFood

    Selain itu potongan daging sapinya pun royal dan cukup empuk. Paling menarik, soto ini disajikan bersama asinan khas Betawi dari irisan kol dan wortel untuk pengganti acar.

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselPaling menarik, soto ini disajikan bersama asinan khas Betawi dari irisan kol dan wortel untuk pengganti acar. Foto: detikFood

    Jadi ada sensasi rasa asam segar jika soto Betawi ini disantap dengan asinannya.

    3. Sop Iga Sapi Kuah Bening

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselMenu Sop Iga Sapi. Kuahnya bening, tapi tetap berkaldu. Foto: detikFood

    Bagi yang tak terlalu suka soto dengan kuah santan, di Soto Sob H. Asmawi ada pilihan lainnya yaitu Sop Iga Sapi (Rp 38.000). Kuahnya bening, tapi tetap berkaldu dari rebusan potongan daging iga yang tak kalah melimpah di dalam mangkuk.

    Disajikan dengan wortel, tomat dan emping membuat rasa sop ini semakin enak. Belum lagi potongan daging iganya masih ada sedikit lemaknya sehingga menambah rasa gurih di setiap suapan.

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselSop ini potongan daging iganya masih ada sedikit lemaknya sehingga menambah rasa gurih di setiap suapan. Foto: detikFood

    Tanpa tambahan sambal atau kecap pun, rasa dari sop iga ini sudah pas dan tidak hambar sama sekali. Cocok bagi penggemar makanan berkuah bening.

    4. Nasi Goreng Kambing dan Sate Ayam

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselNasi Goreng Kambing. Foto: detikFood

    Menu selanjutnya yang banyak dipesan di sini adalah Nasi Goreng Kambing (Rp 30.000). Jika datang pada jam makan siang, pelanggan harus sabar menunggu nasi goreng ini karena dibuatnya dadakan tapi sebanding dengan rasanya.

    Berbeda dengan nasi goreng kambing kebanyakan yang menggunakan minyak samin, kalau di sini mengandalkan bumbu dapur seperti bawang hingga kecap. Rasanya mirip nasi goreng rumahan, lengkap dengan potongan daging kambing yang tidak bau prengus dan pastinya empuk.

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di Jaksel Sate Ayam, seporsi isi 10 tusuk. Foto: detikFood

    Terakhir ada menu pelengkap untuk makan soto dan nasi goreng, yaitu Sate Ayam (Rp 28.000). Seporsi isi sepuluh tusuk dengan tipe bumbu kacang gurih yang kental dan tidak terlalu manis. Satenya sekilas mirip sate khas Cilacap karena ukuran daging ayamnya yang besar dan juicy.

    Setiap harinya Soto Sob H. Asmawi cabang Duren Tiga buka mulai pukul 10.00 pagi hingga pukul 21.00 malam. Pembayaran di sini bisa tunai dan non tunai.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Nikmatnya Cumi Bunting Gemoy hingga Ayam Goreng ala Angbeen Rishi


    Jakarta

    Berawal dari jualan peyek online, istri Adly Fairuz, Angbeen Rishi kini punya usaha rumah makan. Ia menawarkan masakan Sunda dengan lauk ayam goreng hingga cumi bunting.

    Angbeen Rishi merupakan pemain sinetron yang dikenal piawai memasak. Dalam kesehariannya, Angbeen selalu menyajikan aneka makanan lezat untuk keluarga kecilnya.

    Makanan-makanan favorit keluarga tersebut kemudian menjadi ladang uang baginya. Awalnya hanya jualan online, sekarang ibu satu anak itu punya bisnis rumah makan.


    Rumah makan tersebut bernama Warung Oyot yang berlokasi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat. Menunya khas Sunda dengan berbagai pilihan lauk-pauk.

    Detail Informasi Warung Oyot
    Nama Tempat Makan Warung Oyot
    Alamat Jalan Cik Ditiro No 53, Menteng, Jakarta Pusat.
    No Telp 0812-5237-2555
    Jam Operasional 10.00
    22.00
    Estimasi Harga Mulai Rp 15.000
    Tipe Kuliner Makanan Sunda
    Fasilitas

    Berawal dari jualan online

    Warung Oyot.Warung Oyot buka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Angbeen memulai bisnis kuliner dari skala kecil. Awalnya ia hobi membuat peyek untuk camilan suaminya. Kemudian, ia terpikirkan untuk menjual peyek tersebut.

    Ada dua varian, yakni varian peyek kacang tanah dan varian kacang tanah daun jeruk. Peyek tersebut dijual dengan kisaran harga Rp 30.000-Rp 100.000, tergantung ukuran.

    Tak disangka dagangan peyeknya laris manis. Kemudian ia menambah menu jualan, yakni sambal cumi asin. Menu tersebut kemudian laris hingga 300 pesanan per hari.

    Buka rumah makan di Menteng Jakarta Pusat

    Warung Oyot.Warung Oyot. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Melihat antusias pembeli yang tinggi, wanita kelahiran 27 Agustus 1997 itu putuskan membuka rumah makan. Hal ini dilakukan untuk memutarkan uangnya agar tetap cuan.

    Rumah makan milik Angbeen Rishi tersebut bernama Warung Oyot yang berlokasi di Menteng, Jakarta Pusat. Tepatnya di Jalan Teuku Cik Ditiro nomor 53.

    Warung Oyot berada tepat di perempatan lampu merah. Warung Oyot menempati teras sebuah rumah. Jadi, area makanya berada di outdoor.

    Menu yang ditawarkan Warung Oyot ada di halaman berikutnya.

    Ada paket menu nasi ayam

    Warung Oyot.Warung Oyot menawarkan pake mene nasi ayam Rp 40.000. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Warung Oyot menawarkan paket menu nasi ayam seharga Rp 40.000. Seporsinya disajikan nasi putih, ayam goreng, sambal goang, tahu, tempe, hingga lapan timun dan kol.

    Porsinya cukup mengenyangkan. Untuk ayam gorengnya menggunakan ayam negeri yang empuk dan lembut. Ayamnya digoreng menggunakan bumbu kuning yang meresap hingga ke bagian dalam.

    Aroma kunyitnya terasa harum. Enak dimakan pakai sambal goang yang punya sensasi pedas membakar. Selain itu, pengunjung juga bisa tambah sambal bawang yang pedasnya lebih sedikit.

    Lauk cumi bunting yang padat

    Warung Oyot.Warung Oyot ada lauk cumi bunting. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain ayam goreng, Warung Oyot juga menawarkan lauk Cumi Bunting. Cumi buntingnya disajikan utuh, harganya Rp 30.000. Harga tersebut disajikan hanya lauk, tanpa nasi.

    Untuk cuminya berukuran besar, terlihat gendut dan padat dari luar. Teksturnya kenyal, tapi tidak alot. Rasanya gurih, asin, dan tidak berbau amis.

    Dinamakan cumi bunting karena ukurannya yang besar, tapi di dalam cuminya tidak ada isinya. Saat dimakan juga terasa agak juicy.

    Menawarkan pancong lumer

    Warung Oyot.Warung Oyot punya menu pancong lumer. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Untuk menu penutup, Warung Oyot punya kue pancong yang jadi favorit. Pengunjung bisa pesan pancong yang adonannya matang, atau setengah matang.

    Seporsi kue pancongnya dibanderol Rp 15.000. detikFood pesan yang setengah matang dengan topping cokelat keju. Teksturnya lumer di bagian atas dan lembut di bagian bawah.

    Adonannya terasa manis tipis, ditambah pakai topping meses cokelat yang menambah manis. Namun jadi seimbang dengan tambahan keju yang gurih dan milky.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Tahu Campur Pak Subari, Kuliner Legendaris di Fatmawati yang Tak Pernah Sepi


    Jakarta

    Di sepanjang kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, berjejer aneka kuliner kaki lima yang menggoda selera. Namun, ada satu warung makan yang selalu ramai.

    Kulineran di sepanjang Jalan Fatmawati memang tidak pernah ada habisnya. Meski kawasan ini tidak sepopuler kawasan Blok M atau Tebet sebagai spot kuliner, tapi tak sulit mencari makanan enak bahkan legendaris berusia puluhan tahun.

    Salah satunya warung tenda yang dikenal dengan nama Tahu Campur Pak Subari dengan menu makanan rumahan ala Surabaya. Mulai dari tahu campur dengan kikil sapi yang lembut, kemudian tahu tek telur dengan petis yang dibawa langsung dari Gresik sampai menu rawon dan soto ayam yang menggoda.


    Berikut ulasan lengkap tentang warung kaki lima legendaris di Fatmawati yang terkenal dengan menu tahu campurnya:

    1. Warung Tenda khas Surabaya yang Melegenda

    .Warung Tenda khas Surabaya yang Melegend. Foto: detikFood

    Di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, ada kuliner kaki lima legendaris yang namanya sudah begitu melekat bagi para pencinta makanan khas Jawa Timur, yaitu Tahu Campur Pak Subari. Tempat makan ini berlokasi di Jl. Anuraga No. 14 dan kerap disebut juga Tahu Campur Kantor Pos Fatmawati. Karena ketika didirikan oleh Pak Subari tahun 1998, ia menempati kawasan di depan kantor pos.

    .Pak Subari, pemilik warung tenda Tahu Campur Pak Subari. Foto: detikFood

    Beliau merupakan perantau asal Lamongan yang sejak awal memang memboyong hidangan khas Surabaya untuk ditawarkan ke Jakarta. Pada tahun 2016, usahanya pindah ke lokasi yang sekarang dan semakin berkembang pesat.

    “Saya asli orang Lamongan, tapi memang makanan yang saya jual ini kebanyakan khas Surabaya ya. Di sini paling populer tahu campur sama tahu tek telornya,” ujar Pak Subari ke detikFood (12/09/2025).

    2. Jatuh Bangun Merintis Usaha Tahu Campur dari Nol

    .Proses pembuatan bumbu tau tek telur. Foto: detikFood

    Menjadi salah satu kuliner ikonik di kawasan Fatmawati tentu bukan hasil yang instan. Pak Subari mengisahkan saat pertama kali membuka lapak sederhana di depan Kantor Pos Fatmawati, dagangannya tidak langsung laris.

    “Waktu awal-awal buka di depan Kantor Pos Fatmawati, tidak langsung ramai seperti ini. Masih sepi. Jadi jatuh bangunnya mempertahankan usaha ini sampai lima tahun, dari sana mulai banyak pelanggan dan ramai sampai sekarang,” tuturnya.

    Perjuangan panjang itu ia jalani dengan penuh kesabaran, sambil terus konsisten menjaga cita rasa otentik masakan Jawa Timur. Kini warung sederhana miliknya sudah memiliki 6 karyawan tetap, melayani ratusan pelanggan setiap hari, dan bahkan semua menu di sini sudah bisa dipesan via aplikasi ojek online.

    3. Menu Tahu Campur yang Selalu Diburu

    .Seporsi tahu campur di sini begitu khas dengan isian selada air, mie kuning, perkedel singkong, tauge, tahu potong, serta kikil sapi yang lembut. Foto: detikFood

    Dari sekian banyak hidangan yang tersedia, menu tahu campur adalah primadona dan menjadi alasan utama orang rela antre panjang saat jam makan siang maupun malam.

    Seporsi tahu campur di sini begitu khas dengan isian selada air, mie kuning, perkedel singkong, tauge, tahu potong, serta kikil sapi yang lembut. Kuahnya gurih segar dengan tambahan petis udang yang menghadirkan cita rasa Surabaya asli.

    .Tahu Campur Pak Subari bisa menghabiskan 20-25 kilogram kikil sapi, serta lebih dari 2.000 potong tahu. Foto: detikFood

    Tak heran, setiap hari Tahu Campur Pak Subari bisa menghabiskan 20-25 kilogram kikil sapi, serta lebih dari 2.000 potong tahu. Aroma kuah dan petis yang menggoda langsung terasa saat disajikan. Porsinya pun melimpah dengan kerupuk yang boleh ditambah sepuasnya.

    Keistimewaan tahu campur inilah yang membuat pelanggan datang kembali, bahkan seringkali sudah habis lebih cepat dari jam tutup karena banyaknya peminat. Apalagi harganya terjangkau yaitu dari Rp 25.000 saja.

    4. Makanan khas Surabaya ala Pak Subari

    .Makanan khas Surabaya ala Pak Subari. Foto: detikFood

    Selain makan tahu campur, pengunjung juga bisa menemukan ragam kuliner khas Jawa Timur, khususnya makanan Surabaya. Ada tahu tek telor dengan bumbu petis udang yang istimewa. Menu ini juga paling laris karena rasanya berbeda dengan tahu tek lainnya.

    Rahasia kelezatannya terletak pada petisnya yang dikirim langsung dari kota Gresik, sama seperti yang digunakan sejak awal Pak Subari berdagang.

    .Ada tahu tek telor dengan bumbu petis udang yang istimewa. Foto: detikFood

    “Dulu bumbu petisnya ini saya bawa dari Surabaya. Tapi beberapa tahun kemudian, ada produsen bumbu petis dari Gresik yang rasa dan kualitas sama. Jadi saya pakai petis Gresik ini sampai sekarang,” kata Pak Subari.

    .Menu lainnya mencakup soto ayam, nasi rawon, gado-gado, hingga rujak cingur. . Foto: detikFood

    Menu lainnya mencakup soto ayam, nasi rawon, gado-gado, hingga rujak cingur. Harga makanannya pun ramah di kantong, mulai dari Rp15.000 untuk soto ayam hingga Rp35.000 untuk rujak cingur. Tempat makan ini buka setiap hari pukul 08.00-23.00, dan pembayarannya sudah bisa non tunai.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Begini Rasa Nasi Goreng dan Fuyunghai Bikinan Mantan Chef Solaria


    Jakarta

    Warung Pak Dhe di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan menawarkan menu nasi goreng dan Chinese food yang beragam. Ternyata sang pemilik pernah bekerja di Solaria.

    Seorang mantan chef di restoran Solaria mencoba peruntungannya berjualan kaki lima dengan warung tenda sederhana. Menu yang ditawarkan berupa nasi goreng dan Chinese food.

    Berbekal pengalaman selama 15 tahun, Partiman (47) membuka warung kaki lima yang diberi nama Warung Pakdhe. Warung itu berlokasi di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.


    Warungnya memang sederhana, tapi racikan masakan di sini tak kalah dengan restoran ternama yang pernah menjadi tempat bekerja Partiman. Chef dengan pengalaman 15 tahun di Solaria itu berhenti bekerja pada 2018, lalu langsung membuka usaha sendiri karena memang sudah menjadi impiannya sejak lama.

    detikFood penasaran dengan menu-menu yang ditawarkan oleh Partiman. Kami mencoba menu nasi goreng spesial, fuyunghai, sapo tahu, dan ayam goreng mentega. Semua menu ini dibanderol terjangkau, mulai dari Rp 20.000 – Rp 30.000-an.

    Warung Pakdhe: warung nasi goreng dan chinese food milik mantan chef SolariaPartiman (47), mantan chef Solaria yang punya Warung Pakdhe Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Nasi Goreng Spesial (Rp 22.000) menjadi menu favorit dari Warung Pakdhe. Menu ini berisi potongan daging ayam dan telur, lalu ditambahkan telur ceplok.

    Nasi gorengnya dimasak menggunakan wok dan teknik api yang besar. Ini menghasilkan aroma dan rasa smokey yang sedap. Cita rasa nasi gorengnya juga gurih dan tak begitu manis, memang mirip sajian restoran ternama itu.

    Fuyunghai (Rp 27.000) dan Sapo Tahu Seafood (Rp 25.000) benar-benar mirip cita rasanya. Kami menikmati cita rasa kedua menu ini yang nyaman di lidah.

    Fuyunghai racikan Partiman dibuat mengembang dengan lapisan kulit yang terbuat dari adonan telur. Mirip sekali dengan sajian dan porsi yang ditawarkan oleh restoran Solaria.

    Kami suka karena permukaan luarnya sangat garing. Paling nikmat diberikan saus asam manis, sehingga tak membosankan rasanya.

    Warung Pakdhe: warung nasi goreng dan chinese food milik mantan chef SolariaWarung Pakdhe: warung nasi goreng dan chinese food milik mantan chef Solaria Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Sapo Tahu Seafood juga tampak menggugah selera. Harga Rp 25.000 per porsi cukup mengenyangkan dan potongan seafood-nya pas meski kecil-kecil. Untuk seafood yang digunakan adalah udang dan cumi-cumi.

    Rasa kuahnya kental gurih nikmat sekali disantap bersama nasi putih. Tahunya menggunakan tahu telur yang lembut di dalam tapi terasa garing di luarnya.

    Warung Pakdhe: warung nasi goreng dan chinese food milik mantan chef SolariaMenu di Warung Pakdhe Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Ayam Goreng Mentega (Rp 27.000) juga memuaskan selera. Seporsinya berisikan sekitar 4 potong kecil daging ayam, tapi bisa dinikmati 3 orang.

    Aroma gurih menteganya tercium dengan tambahan rasa manis dari kecap manis. Kuahnya dibuat kental dengan tambahan tepung maizena. Paling pas memang menikmati ayam goreng mentega ini dengan nasi putih dan lauk sedap lainnya.

    Warung Pakdhe: warung nasi goreng dan chinese food milik mantan chef SolariaNasi goreng spesial di Warung Pakdhe Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Untuk 4 menu yang detikFood pesan sangat terjangkau harganya. Hanya Rp 100.000-an tapi sudah mengenyangkan dan rasanya juga lezat.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ngiler! Ini 7 Iga Bakar Paling Juicy dan Hits di Jakarta


    Jakarta

    Akhir pekan jadi waktu tepat untuk berburu kuliner istimewa di Jakarta. Salah satu menu yang tak pernah gagal menggugah selera adalah iga bakar.

    Dari restoran ternama hingga warung sederhana, ada banyak pilihan tempat makan yang menawarkan olahan iga dengan cita rasa khas. Potongan daging yang empuk, bumbu gurih manis yang meresap, hingga paduan nasi hangat atau sop segar menjadikan iga bakar menu yang cocok dinikmati bersama keluarga maupun kerabat.

    Mulai dari Tebet, Rawamangun, hingga Ciledug, setiap kawasan punya tempat makan iga bakar andalan tersendiri. Dengan harga yang bervariasi, kamu bisa menemukan iga bakar smoky, berempah, hingga yang berpadu sambal pedas.


    Berikut 7 rekomendasi tempat makan iga bakar paling maknyus di Jakarta versi detikFood:

    1. Iga Bakar Andalan

    Baru Buka! Ada Ayam Goreng dan Iga Bakar Viral yang Laris 30 Kg per HariBaru Buka! Ada Ayam Goreng dan Iga Bakar Viral yang Laris 30 Kg per Hari Foto: Tim detikfood

    Rekomendasi kuliner iga bakar enak di Tebet bisa ditemukan di Ayam Goreng dan Iga Bakar Andalan, Jalan Tebet Raya No. 76, Jakarta Selatan. Restoran 24 jam ini menawarkan menu komplet dengan harga ramah kantong, mulai Rp 13.000 – Rp 78.000. Menu andalannya iga bakar smoky yang laris hingga 30 kg per hari.

    Seporsi iga bakar sedang dengan nasi putih Rp 47.000, sementara porsi jumbo lebih mengenyangkan dengan daging tebal dan juicy. Selain itu, ada ayam goreng empuk Rp 27.000 per porsi lengkap dengan sambal merah dan hijau, serta bebek penyet gurih Rp 37.000.

    Jangan lewatkan sate kulit Rp 6.000 per tusuk dan kangkung goreng khasnya. Kombinasi rasa pedas, gurih, dan smoky bikin kuliner ini wajib dicoba.

    2. Iga Bakar Rawamangun

    Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

    Di kawasan Jalan Tawes, Pulo Gadung, Jakarta Timur, ada Iga Bakar Rawamangun yang populer dengan menu iga ukuran jumbo super empuk. Daging iga bakarnya mudah lepas dari tulang. Hal ini menjadi ciri khas dan keunggulan dari iga bakar di kedai yang tak pernah sepi pengunjung ini.

    Sajian ini semakin istimewa karena dipadukan dengan nasi uduk kebuli yang gurih berempah. Perpaduan nasi beraroma rempah dengan iga bakar juicy menciptakan harmoni rasa yang unik.

    Seporsinya dibanderol sekitar Rp 40.000, sudah termasuk sambal kecap dan sambal merah pedas segar. Bagi yang ingin variasi lain, tersedia juga iga bakar dengan kuah sop hangat.

    3. Kedai Lilie Singkawang

    Kedai Lilie Singkawang: Viral Iga Bakar Empuk Juicy yang Sehari Laku 100 KgKedai Lilie Singkawang: Viral Iga Bakar Empuk Juicy yang Sehari Laku 100 Kg Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Berlokasi di belakang Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kedai Lilie Singkawang sudah lama dikenal sebagai tempat berburu iga bakar lezat. Menu andalannya adalah iga bakar premium dengan harga sekitar Rp 58.000 per porsi. Dalam satu sajian, pengunjung akan mendapatkan 3 potong iga empuk yang juicy.

    Menariknya, jika ada bagian iga terlalu banyak tulang, pihak restoran akan menggantinya dengan tambahan daging. Cita rasa bumbunya begitu kental, meresap hingga ke dalam serat daging.

    Saat dipotong, dagingnya terlihat lembut dengan warna merah muda yang menggoda. Sop iga juga tersedia di sini, menambah pilihan hidangan untuk pengunjung yang ingin variasi rasa lebih segar.

    4. Iga Bakar Gayatri

    Bergeser ke Cipete Utara, Jakarta Selatan, ada Iga Bakar Gayatri yang menawarkan sensasi berbeda. Iga bakar di sini dimasak menggunakan tembikar sesaat sebelum disajikan, menghasilkan aroma khas yang unik.

    Tekstur dagingnya lembut, bisa dipadukan dengan sambal sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan. Tambahan bawang goreng melimpah menjadi penyempurna rasa. Harga seporsi iga bakar reguler dibanderol Rp 39.000, sementara ukuran jumbo dihargai Rp 75.000.

    Selain itu, tersedia menu lain seperti soto kuah susu yang cukup populer di kalangan pengunjung. Restoran ini juga memiliki cabang di Bintaro dan Bogor.


    5. Iga Bakar Panglima

    Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

    Nama Iga Bakar Panglima belakangan semakin populer karena menyajikan iga bakar dengan porsi melimpah. Berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tempat ini selalu ramai oleh pelanggan yang tergoda aroma daging dibakar langsung di depan restoran.

    Potongan iga yang disajikan berukuran besar dengan tekstur daging yang empuk. Setelah dibakar, iga disiram saus BBQ yang gurih dan sedikit manis, menambah kaya cita rasa. Seporsi iga bakar di sini dihargai sekitar Rp 100.000 berisi tiga potong.

    Meski harganya cukup mahal, kualitas rasa dan besarnya porsi membuat banyak orang rela datang kembali untuk menikmati sajian istimewa ini terutama di tanggal muda setelah gajian.

    6. Iga Bakar IBB

    Meski hanya bermodalkan waurng tenda sederhana, tapi Iga Bakar IBB di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur ini punya rating yang tinggi di Google Review, dan menu makannannya semua enak. Meski tempatnya sederhana, pilihan bumbunya cukup beragam dan menarik.

    Pengunjung bisa mencicipi iga bakar klasik atau mencoba varian lain seperti iga madu pedas, iga teriyaki, iga lada hitam, hingga iga bumbu desa. Potongan dagingnya memang tidak terlalu besar, tetapi tebal dan tetap juicy saat disantap.

    Harga seporsi iga bakar mulai Rp 30.000. Tempat ini menjadi salah satu alternatif favorit bagi mereka yang mencari kuliner kaki lima dengan rasa memuaskan.

    7. Iga Bakar Caplin

    Iga bakar madu di LumajangIga bakar. Foto: Nurhadi Wicaksono/detikJatim

    Untuk yang berada di kawasan Ciledug, Iga Bakar Caplin bisa menjadi destinasi kuliner favorit. Warung sederhana ini selalu dipadati pengunjung karena menyajikan iga yang tebal, empuk, serta kaya rasa.

    Sebelum dibakar, iga direbus terlebih dahulu dengan berbagai bumbu sehingga menghasilkan rasa gurih yang meresap sempurna.

    Harganya juga sangat ramah di kantong. Seporsi iga bakar lengkap dengan nasi putih hanya dibanderol Rp 30.000-an. Meski murah, cita rasa iga bakarnya tidak kalah dengan restoran besar. Tekstur dagingnya lembut dan pas dipadukan dengan sambal pedas khas warung ini.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com