Tag: Market Bearish

  • Tokocrypto Market Signal 15 Juni 2022: Kripto Bangkit, tapi Rentan “Sakit”

    Kondisi market aset kripto sedikit membaik memasuki pertengahan pekan. Walaupun masih belum mencapai titik imbal hasil yang tinggi, beberapa aset kripto perlahan mulai bangkit.

    Melansir CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB, sejumlah aset kripto kompak mengalami sedikit peningkatan dalam perdagangan 24 jam terakhir. Bitcoin (BTC) naik 3,16% menjadi $ 21.963, sementara Ethereum (ETH) berada di posisi $ 1.201 atau naik 9,12%.

    Altcoin lainnya juga sedikit melesat, seperti Cardano (ADA), BNB, XRP yang masing-masing melonjak di atas 5%. Bahkan, Solana (SOL) dan Polkadot (DOT) mentereng naik di atas 10%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan bangkit atau pullback market kripto ini bukan sebagai tanda akan terjadi bullish. Investor mengira penurunan sudah selesai dan mulai percaya akan pembalikan arah, tapi dari situ cuma space saja sebelum market melanjutkan penurunan. Kenaikan ini juga diakibatkan dari posisi short yang dilakukan oleh trader untuk sedikit mengambil keuntungan dan mencegah harga-harga aset kripto terjun bebas ke bawah titik support-nya. 

    Pullback atau koreksi sementara ini terjadi karena banyak trader yang mengambil posisi short sehingga transaksi sedikit terjadi. Mereka juga ingin mencegah harga kripto anjlok, karena sentimen The Fed nantinya. Jika itu terjadi, maka aksi jual besar-besaran diperkirakan tak terbendung,” kata Afid.

    Lebih lanjut Afid menjelaskan secara umum investor masih memilih untuk menahan aksi beli karena menunggu keputusan pasti kebijakan moneter The Fed yang akan menaikkan suku bunga acuannya 50 basis poin di bulan ini. Namun, tidak menutup kemungkinan The Fed bakal mengerek suku bunga hingga 75 basis poin menyusul data inflasi AS Mei lalu yang ternyata cukup mengejutkan.

    “Kombinasi suku bunga AS yang tinggi dan ketakutan akan resesi sebagai faktor makro utama yang menyebabkan pasar penurunan kripto saat ini. Bear market akan terhenti, jika The Fed melonggarkan kebijakan moneter hawkish dengan menghentikan kenaikan suku bunga. Itu bisa terjadi dalam beberapa bulan ke depan,” jelasnya.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Baca juga: CEO Binance: Musim Dingin Kripto Potensi Baik untuk Bisnis

    Melihat Dampak Kebijakan The Fed

    Data inflasi AS yang terus meninggi menyebabkan Bitcoin diperdagangkan di bawah $ 22.000 atau turun sekitar 2% selama 24 jam terakhir. Penurunan tersebut merupakan kerugian hari kedelapan berturut-turut. Nilai BTC kini telah turun hampir 30% dari nilainya selama sebulan terakhir.

    Investor kripto masih gugup menunggu kenaikan suku bunga terbaru The Fed, yang sekarang diyakini oleh banyak pengamat akan menjadi 0,75 basis poin. Kenaikan yang tinggi ini bisa berpengaruh pada harga Bitcoin dan juga altcoin lainnya.

    “Ada kemungkinan jika The Fed menaikan suku bunga sebanyak 75 basis poin, kita bisa melihat BTC akan menuju ke harga $ 18.000. Namun, jika hanya menaikan 50 basis point, mungkin besar BTC hanya bergerak kekisaran ke $ 20.000. Titik bottom Bitcoin dari MA 20 dari cycle ini adalah $ 13.000. Secara historis, ini pernah terjadi di bulan Maret 2020,” ungkap Afid.

    Ke depannya investor tampak masih takut dengan pergerakan nilai Bitcoin, terlihat dari Bitcoin Fear & Greed Index yang masih melemah di posisi Extreme Fear, sehingga aksi beli sulit dilakukan. Jika harga BTC masih anjlok, hal yang sama pun akan terjadi pada altcoin lainnya.

    Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan Juni ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. MyNeighborAlice (ALICE)

    Analisis teknikal MyNeighborAlice (ALICE).

    MyNeighborAlice (ALICE) adalah game berbasis blockchain dengan konsep pertanian dan pengembangan yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan token kripto dan NFT saat mereka bermain. Menariknya, token asli MyNeighborAlice (ALICE) sempat melonjak 60.000% dalam waktu 30 detik sejak terdaftar di Binance pada Maret 2021, dari $ 0,1 menjadi $ 60.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan ALICE kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini. Sentimen positif datang dari perilisan full game yang kemungkinan akan diluncurkan pada 21 Juni mendatang.

    “Token ALICE kemungkinan besar akan melonjak harganya akibat sentimen positif tentang perilisan full game pada 21 Juni 2022. Investor pemegang ALICE meng-hold untuk mendapat profit ketika game tersebut berhasil dirilis,” kata Afid.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya ALICE masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 2,4 atau naik 27% dari harga saat ini $ 1,93 dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ALICE di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #308, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 60.710.481. Jumlah koin yang beredar 30.600.000 koin ALICE dan maksimal pasokan 100.000.000 koin ALICE.

    2. Cardano (ADA)

    Analisis teknikal Cardano (ADA).

    Di tengah banyak aset kripto berkapitalisasi besar yang lesu saat bear market, Cardano (ADA) kemungkinan besar akan bersinar. Afid melihat ADA memiliki potensi bullish pasca Cardano meluncurkan alpha sidechain Ethereum Virtual Machine (EVM) pada 12 Juni lalu dan menambahkan bahwa sidechain saat ini tersedia di testnet.

    “Peluncuran jaringan ini memungkinkan pengembang untuk membangun Solidity-based applications di Cardano. DApps yang kompatibel dengan EVM, dan token yang kompatibel dengan ERC20 akan mendapatkan banyak manfaat dari Cardano,” kata Afid.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 0,42 masih terjaga, ADA masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 0,54 atau naik 21% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #7, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 15.465.112.475. Jumlah koin yang beredar 33.934.048.406 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    Baca juga: Mengenal Kripto Paris Saint-German Fan Token (PSG) dan Beam (BEAM)

    3. COTI (COTI)

    Analisis teknikal COTI (COTI).

    COTI adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi. COTI menyediakan fungsionalitas sekuat Paypal dan Alipay, sekaligus memungkinkan perusahaan yang menggunakan dapat membuat aturan unik mereka sendiri dan akhirnya memiliki sistem pembayaran mandiri untuk menghemat waktu, data, dan uang.

    Afid menjelaskan COTI memiliki peluang untuk bergerak ke arah positif pada Minggu ini karena peluncuran fitur Impermanent Loss Protection. Momen ini akan digunakan para investor untuk meningkatkan kepemilikan aset COTI. Harga COTI bisa naik 24% dari $ 0,0846 ke $ 0,1061.

    “Peluncuran fitur Impermanent Loss Protection menandai pencapaian besar menjadi ekosistem keuangan generasi berikutnya. Peluncuran ini menawarkan peluang baru bagi pengguna platform CVI Finance untuk perlindungan kerugian dalam transaksi on-chain multi-rantai,” ungkapnya.

    Peringkat COTI di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #173, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 92.358.944. Pasokan yang beredar 1.048.141.495 koin COTI dan maksimal pasokan 2.000.000.000 koin COTI.

    4. Hedera (HBAR)

    Analisis teknikal Hedera (HBAR).

    Hedera Hashgraph adalah jaringan terdistribusi terdesentralisasi (decentralized distributed network) yang secara struktural memiliki diferensiasi dari blockchain Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), tetapi melakukan fungsi yang setara.

    HBAR bertujuan untuk menyediakan platform yang stabil, efisien dan dapat dipercaya untuk aplikasi kelas perusahaan. Hedera didukung oleh governing council yang terdiri dari 39 organisasi dan perusahaan, seperti Google, Boeing, Deutsche Telekom, IBM, TATA Communications.

    Afid melihat HBAR memiliki potensi bullish diakibatkan sentimen dari kabar kemitraan Hala Systems dan Starling Lab yang mengeluarkan Pengajuan Kriptografis Bukti Kejahatan Perang di Ukraina ke Pengadilan Kriminal Internasional.

    “Kabar kemitraan tersebut membuat sentimen positif untuk token HBAR. Dari analisis teknikalnya nilai HBAR bisa melonjak hingga $ 0.0738 atau naik 21% dari harga $ 0,063,” kata Afid.

    Peringkat HBAR di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #34, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.328.067.623. Pasokan yang beredar 21.084.776.584 koin HBAR dan maksimal pasokan 50.000.000.000 koin HBAR.

    5. IOST (IOST)

    Analisis teknikal IOST (IOST).

    IOST adalah platform aplikasi blockchain yang dapat diskalakan, aman, dan terdesentralisasi. Infrastruktur TPS tinggi, terukur, dan aman memberikan kemungkinan tak terbatas bagi pengembang untuk membuat, berinovasi, dan membangun ide-ide besar berikutnya.

    Afid melihat IOST kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini. Sentimen positif datang dari kemitraan yang dijalin oleh IOST dengan DeNet untuk mempromosikan pengembangan Web3. Harga IOST bisa naik 12% dari $ 0,1250 ke $ 0,1417.

    “IOST akan bekerja sama dengan DeNet dan berusaha untuk mengintegrasikan aplikasi on-chain IOST ke Web3.0 secara efisien, serta memanfaatkan solusi pertumbuhan pemasarannya. Investor pemegang token IOST senang dengan kemitraan ini,” kata Afid.

    Peringkat IOST di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #103, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 242.463.076. Pasokan yang beredar 18.588.745.668 koin IOST dan maksimal pasokan 90.000.000.000 koin IOST.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. UMA (UMA)

    Analisis teknikal UMA (UMA).

    UMA atau Universal Market Access adalah protokol untuk pembuatan aset synthetic berdasarkan blockchain Ethereum. UMA secara khusus memungkinkan penggunanya untuk merancang dan membuat kontrak keuangan yang dijalankan sendiri dan ditegakkan sendiri yang dijamin dengan insentif ekonomi dan menjalankannya di blockchain Ethereum.

    Menurut Afid, UMA dapat tenggelam di bawah dukungan utamanya untuk mendekati titik rendah. Dari analisis teknikal UMA mungkinkan akan alami penurunan sekitar 13 persen. 

    “UMA sudah dalam kondisi hampir 100 persen overbought, sehingga investor disarankan untuk waspada karena harga sewaktu-waktu bisa menukik ke bawah alias turun. UMA bisa turun 26% dari harga $ 2,6 ke $ 1,9 dalam waktu dekat,” kata Afid.

    Peringkat UMA di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #125, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 173.258.195. Pasokan yang beredar 66.968.713 koin UMA dan maksimal pasokan 101.172.570 koin UMA.

    Baca juga: Peningkatan Suku Bunga Fed Diisukan Segera Datang, Ini Dampak ke Bitcoin

    2. SKALE Network (SKL)

    Analisis teknikal SKALE Network (SKL).

    SKALE Network adalah sebuah solusi penskalaan Layer-2 yang mampu menciptakan lingkungan sidechain untuk mengurangi kemacetan di jaringan Ethereum. Afid menjelaskan SKL akan masuk fase bearish dalam waktu dekat.

    “Pergerakan SKL akan bearish pada pekan ini. Hal tersebut terlihat dari analisis teknikalnya, SKL sudah membentuk pola reserve cup and handle sebagai sinyal bearish. Penurunan SKL bisa sampai $ 0,0467 atau sekitar 15% dari harga $ 0,0556,” kata Afid.

    Peringkat SKL di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #115, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 196.412.740. Pasokan yang beredar 3.530.852.671 koin SKL dan maksimal pasokan 7.000.000.000 koin SKL.

    3. Kyber Network Crystal v2 (KNC)

    Analisis teknikal Kyber Network Crystal v2 (KNC).

    Setelah sempat reli bullish pada pekan lalu, kini Kyber Network Crystal v2 (KNC) harus terkoreksi dengan penurunan nilai yang cukup signifikan. Menurut Afid, KNC akan berpotensi bearish, karena sudah overbought dengan kenaikan harga yang tinggi sebelumnya. 

    “Pelaku pasar tampaknya sudah jenuh dengan KNC. Analisis teknikal KNC menunjukan nilai KNC bisa turun dari harga batas bawahnya $ 1,485 ke $ 1,139 atau turun 20%,” tutur Afid.

    Peringkat KNC di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #100, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 251.714.769. Pasokan yang beredar 177.809.350 koin KNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    4. Litecoin (LTC)

    Analisis teknikal Litecoin (LTC).

    Litecoin adalah aset kripto yang di buat pada tahun 2011 dan software open source di bawah lisensi MIT/X11. Litecoin bisa dibilang aset kripto turunan Bitcoin Core QT yang berarti semua yang ada di dalam Litecoin tidak berbeda jauh dengan Bitcoin.

    Litecoin masuk fase bearsih karena sentimen negatif dari aksi Bithumb dan Upbit yang delisting LTC karena protokol baru yang dirilis. Litecoin melakukan upgrade MimbleWimble Extension Blocks yang tidak sesuai dengan peraturan AML (anti pencucian uang) Korea Selatan. 

    “Akibat delisting tersebut nilai LTC terus anjlok. Diperkirakan harga LTC bisa menyentuh $ 35,8 atau turun 17 dari $ 43,83 dalam beberapa waktu ke depan,” jelas Afid.

    Peringkat LTC di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #20, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 3.101.362.083. Pasokan yang beredar 70.506.969 koin LTC dan maksimal pasokan 84.000.000 koin LTC.

    Baca juga: CEO MicroStrategy Tepis Isu Margin Call saat Bitcoin Anjlok ke US$ 21.000

    5. TRON (TRX)

    Analisis teknikal TRON (TRX).

    Tron merupakan platform terdesentralisasi berbasis blockchain yang bertujuan untuk membangun sistem hiburan konten digital global gratis dengan teknologi penyimpanan yang terdistribusi. Jaringan Tron menggunakan aset kriptonya sendiri yang disebut Tron (TRX).

    Menurut Afid, TRX tidak lepas dari kondisi penurunan harga kripto akhir-akhir ini dipicu oleh rencana The Fed yang akan bakal menaikkan suku bunga dan memperketat kondisi moneter. “Dari analisis teknikal, penurunan TRX bisa mencapai 16% dari harga $ 0,05349 menuju $ 0,04616,” ungkapnya.

    Peringkat TRX di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #26, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 6.059.421.993. Pasokan yang beredar 101.801.366.578 koin TRX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Awal Pekan: Bitcoin Terpuruk di Bawah Tekanan Inflasi Tinggi

    Market aset kripto pada awal pekan ketiga Juni 2022, terlihat mengalami pelemahan harian terparah. Tampak “cuaca buruk” menyelimuti market pasca data inflasi tahunan Amerika Serikat pada Mei lalu, ternyata menyentuh 8,6% dan menjadi rekor tertingginya dalam empat dekade terakhir.

    Melansir situs CoinMarketCap pada Senin (13/6) pukul 09.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar ada big cap kompak terjebak di zona merah dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) saja turun 8,67% ke $ 25.825 per keping dalam sehari terakhir.

    Sementara nasib altcoin lain seperti Ethereum (ETH) tidak jauh berbeda turun 10% ke $ 1.356 di waktu yang sama. Cardano (ADA), Solana (SOL) dan Dogecoin (DOGE) mengalami penurunan yang paling signifikan, masing-masing 13,78%, 13,43% dan 12,13%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan investor terlihat panik dan cenderung menghindari market kripto setelah AS mencetak inflasi tahunan 8,6% di Mei 2022. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari estimasi analis 8,3% dan merupakan laju inflasi terkencang sejak 1981.

    “Kepanikan investor bukan tanpa alasan. Tadinya, mereka meyakini bahwa siklus inflasi tinggi di AS sudah selesai pada Maret lalu. Sehingga, mereka tak menduga bahwa inflasi Mei malah meroket. Hal ini membuat tekan The Fed akan mengerek suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin untuk bulan ini dan bulan depan,” kata Afid.

    market aset kripto
    Ilustrasi market aset kripto.

    Baca juga: Nasib Aset Kripto LUNA 2.0 dan LUNC di Indonesia, Bisakah Diperdagangkan?

    Korelasi Market Kripto dan Inflasi

    Lebih lanjut Afid menjelaskan sebenarnya, inflasi bisa tak berkorelasi langsung dengan kinerja market aset kripto. Ia memberi contoh kasus di masa lalu, tingginya inflasi bisa berdampak baik bagi permintaan dan laju harga Bitcoin mengingat statusnya sebagai aset penyimpan kekayaan (store of value), seperti layaknya emas.

    “Saat ini teori tersebut tampaknya tidak berlaku lagi. Kondisinya sudah berbeda. Market kripto sudah banyak dimasuki oleh investor institusi yang melihat dinamika makroekonomi sebagai indikasi untuk keputusan di pasar,” jelasnya.

    Investor institusi yang sudah banyak masuk ke dalam market kripto, bisa mengurangi porsi aset berisiko di dalam portofolio mereka atau derisking. Dengan banyaknya jumlah dana kelolaan mereka di market cukup besar, aksi jual investor institusi bisa sangat mempengaruhi performa pergerakan aset kripto.

    Ilustrasi market kripto
    Ilustrasi market kripto.

    Selain karena antisipasi data ekonomi, investor juga enggan all-out di market disebabkan harga beberapa aset kripto belum benar-benar menyentuh titik bottom-nya. Investor masih berpikir atau ragu-ragu untuk menjalankan strategi buy the dip.

    Baca juga: Analisis Nilai Bitcoin yang Kembali Masuk ke Harga $ 30.000

    Level Support Bitcoin Terus Turun

    Nilai Bitcoin terus turun dari level resistensi $ 33.000 minggu lalu, yang mengindikasikan hilangnya momentum kenaikan. Itu menurunkan kemungkinan BTC bakal bisa reli dalam waktu dekat.

    Perdagangan BTC secara kasar terlihar datar selama seminggu terakhir dan telah terbatas pada rentang perdagangan yang berombak. Level support awal terlihat di $ 25.000, yang mendekati harga terendah sejak 12 Mei lalu.

    Afid menjelaskan momentum pada grafik harian telah melemah selama beberapa minggu terakhir, menunjukkan tren turun BTC dari November tahun lalu dapat berlanjut dalam jangka pendek. Tren turun didefinisikan oleh harga tertinggi yang lebih rendah dan harga terendah yang lebih rendah.

    Grafik mingguan Bitcoin menunjukkan support/resistance, dengan RSI di bagian bawah. (Damanick Dantes/CoinDesk, TradingView).
    Grafik mingguan Bitcoin menunjukkan support/resistance, dengan RSI di bagian bawah. (Damanick Dantes/CoinDesk, TradingView).

    Level support BTC dalam grafik 200-week moving average, saat ini berada di $ 22.294. Namun, penurunan harga yang tajam pada akhirnya bisa stabil di $ 17.673, yang merupakan retracement 78% dari tren naik BTC sebelumnya dari Maret 2020 hingga November 2021,” tuturnya.

    Menurut Relative Strength Index (RSI) pada grafik mingguan terlihat oversold, yang berarti tekanan jual bisa mereda selama beberapa minggu ke depan. Namun, pembacaan oversold tidak menunjukkan harga pasti yang rendah, terutama dalam konteks tren turun.

    Baca juga: Tiga Alasan Harga Ethereum Berisiko Turun 25% di Juni 2022



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 8 Juni 2022: Pasar Kripto Comeback

    Market aset kripto pada tengah pekan kedua Juni 2022 bergerak lincah. Kinerja apik ditunjukan oleh 10 aset kripto berkapitalisasi besar atau big cap dalam 24 jam terakhir.

    Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB, nilai Bitcoin (BTC) sukses tumbuh 5,79% dalam sehari terakhir dan kini berada di $ 31.131. Sementara itu, nilai Ethereum (ETH) naik 5,46% ke $ 1.826 di waktu yang sama.

    Altcoin lainnya, nilai XRP, Dogecoin (DOGE) dan Polkadot (DOT) kompak tumbuh di atas 2%. Selain itu, Cardano (ADA) bahkan sukses tembus peningkatan di atas 12% dalam 24 jam terakhir.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan salah satu sentimen positif yang mendorong kinerja kripto saat ini adalah pengajuan Rancangan Undang-Undang (RUU) dari dua Senator AS, Kirsten Gillibrand dan Cynthia Lummis, terkait regulasi aset digital. RUU tersebut menyiratkan bahwa dukungan perlindungan investor kripto.

    “RUU tersebut mencoba untuk mengatasi pertanyaan terbesar yang menggantung di atas aset digital. Ini akan menjawab ketidakpastian yang membuat sektor aset kripto yang masih muda ini bisa lebih matang dari sisi regulasi di AS,” kata Afid.

    Selain itu, event Austin Consensus 2022 yang digelar pada 9-12 Juni 2022 di Texas, AS bisa jadi alasan utama kenapa market melihat ke arah pullback. Di acara akbar itu, akan membahas perkembangan industri kripto, blockchain, web3 hingga metaverse.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Market Kripto bakal Pullback

    Afid juga mengungkap ke depan overall market akan ke arah pullback dalam jangka pendek. Sementara, jangka menengah masih melihat ke arah sideways. Acuannya dari Bitcoin masih kemungkinan besar akan diperdagangkan di range $ 28.800-$ 32.000.

    “Sentimen market sejatinya masih terpantau bearish. Pasalnya, kenaikan nilai aset kripto terbilang stagnan atau tidak signifikan. Kuat dugaan, investor masih enggan melakukan aksi beli, karena belum terlalu percaya diri di pasar kripto,” katanya.

    Namun, analisis firma investasi aset digital, Two Prime, melihat beberapa perusahaan manajemen investasi sengaja melakukan aksi beli di kondisi market saat ini, karena berharap harga aset kripto bisa menembus level resistance-nya. Mereka mau tak mau harus melakukan price actions yang kuat agar bisa mendulang cuan fantastis ketika bull market.

    Sentimen negatif yang memberatkan pergerakan market masih datang dari faktor pesimis investor adalah ketidakpastian makroekonomi ke depan. Bank Dunia baru-baru ini menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonominya di 2022 dari 4,9% ke 2,1%. Sementara itu, Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, mengatakan di hadapan Senat AS bahwa inflasi AS bakal terus menanjak.

    Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan kedua bulan Juni ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Baca juga: Apa Itu Aset Kripto Gifto (GTO) dan Mithril (MITH)?

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Gala (GALA)

    Analisis teknikal Gala (GALA).

    GALA adalah token utilitas dari Gala Games, platform game blockchain yang berjalan di jaringan Ethereum dan Binance Smart Chain (BSC). Gala Games sendiri diluncurkan pada 2019, kini telah berkembang menjadi 1,3 juta pengguna aktif bulanan, dan 26.000 NFT telah terjual, dengan item paling mahal senilai $3 juta.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan token GALA akan menunjukan potensi bullish pada pekan ini. Penyebabnya dari sentimen positif, bahwa Gala Games akan meluncurkan game GRIT di Epic Games Store. Ini akan menjadi salah satu pengenalan game Web3 besar pertama bagi jutaan gamer tradisional.

    “Peluncuran GRIT di Epic Games Store akan jadi babak baru game Web3 NFT untuk masuk ke market game tradisional. Dampaknya token GALA yang menjadi utilitas dalam ekosistem Gala Games bisa melonjak harganya,” kata Afid.

    Dari analisis teknikal, nilai GALA sudah mulai merangkak naik. Diperkirakan akan terjadi kenaikan sebesar 17% dari harga $ 0,082 ke $ 0,093 dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat GALA di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #80, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 549.130.129. Jumlah koin yang beredar 6.977.205.436 koin GALA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Cardano (ADA) 

    Analisis teknikal Cardano (ADA).

    Cardano (ADA) menjadi salah satu aset berkinerja baik di 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar selama 2 hari terakhir. Harga ADA kemungkinan akan melonjak pada pekan ini hingga 16% dengan harga mencapai $ 0,68.

    Afid melihat kenaikan harga ADA didorong oleh sentimen positif di mana Cardano telah menarik perhatian investor institusi yang mengubah pandangan aset Bitcoin dan Ethereum. Mereka membuat para investor lebih baik memilih ADA karena percaya akan potensinya yang tinggi di masa depan.

    “Peningkatan minat pada ADA oleh whales ini telah memainkan peran dalam tren kenaikan baru-baru ini. Sementara itu, ADA juga memimpin kenaikan di antara 10 aset kripto terbesar dalam 2 hari terakhir,” jelas Afid.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 0,58 masih terjaga, ADA masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 0,68 atau naik 16% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #6, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 21.038.491.784. Jumlah koin yang beredar 33.934.048.406 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    3. Helium (HNT)

    Analisis teknikal Helium (HNT).

    Helium (HNT) adalah jaringan blockchain terdesentralisasi untuk perangkat Internet of Things (IoT). HNT memiliki utilitas yang menarik. Afid melihat HNT punya potensi untuk bullish pada pekan ini.

    Menurutnya sentimen positif yang didorong oleh pergantian proposal tata kelola HIP 51 untuk transisi dari struktur blockchain monolitik ke struktur blockchain modular. Arsitektur jaringan asli Helium dirancang untuk perangkat IoT dan protokol nirkabel LoRaWan.

    “Helium mulai berpikir tentang penskalaan di luar jaringan IoT dan menjadi platform terdesentralisasi yang dapat digunakan oleh semua jenis jaringan telekomunikasi lainnya, seperti 5G, WiFi, VPN, dan CDN. Peningkatan jaringan ini menjadi sentimen positif untuk nilai HNT,” ungkap Afid.

    Dari analisis teknikalnya, nilai HNT kemungkinan besar akan terjadi lonjakan sebesar 20% dari harga $ 10,41 ke $ 11,80 dalam beberapa hari ke depan. pergerakan HNT juga sudah menunjukan pola cup and handle yang menjadi sinyal bullish.

    Peringkat HNT di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #48, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.233.774.427. Jumlah koin yang beredar 119.278.318 koin HNT dan maksimal pasokan 223.000.000 koin HNT.

    Baca juga: Riset: Investor Kaya di Indonesia Banyak yang Mulai Investasi Aset Kripto

    4. Avalanche (AVAX)

    Analisis teknikal Avalanche (AVAX).

    Avalanche adalah blockchain yang dirancang Ava Labs sebagai jaringan terdesentralisasi yang aman dan terdistribusi secara global. Sementara, AVAX merupakan token native dari platform Avalanche yang digunakan sebagai alat tukar dalam ekosistem mereka. 

    Pergerakan nilai AVAX bisa bullish pada pekan ini, disebabkan keterlibatan Avalanche dalam acara Consensus 2022 by CoinDesk yang digelar 9-12 Juni 2022 di Texas, AS. Acara ini juga akan menjadi sentimen positif untuk market aset kripto secara keseluruhan.

    “Analisis teknikal AVAX memang dari jangka pendek telah terjadi penurunan. Namun, sudah ada pergerakan naik yang kemungkinan sebesar 10% dari $ 24,47 ke $ 26,87 bisa dicapai dalam beberapa hari ke depan,” ungkap Afid.

    Peringkat AVAX di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #15, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 6.843.227.253. Pasokan yang beredar 280.929.424 koin AVAX dan maksimal pasokan 720.000.000 koin AVAX.

    5. eCash (XEC)

    Analisis teknikal eCash (XEC).

    eCash (XEC) adalah aset kripto yang dikembangkan setelah hard fork dari blockchain Bitcoin Cash ABC. XEC juga merupakan rebranding dari Bitcoin Cash ABC (BCHA) dan memiliki teknologi dan fitur yang lebih baik. 

    Afid mengatakan XEC berpotensi bullish karena perbaikan dan peningkatan jaringan Electrum ABC 5.1.2. Jaringan ini dapat perbaikan bug, peningkatan, dan pembaruan pada header BIP71 yang membuat Electrum ABC kompatibel dengan dompet eCash lain seperti Badger Cash dan RaiPay.

    “Pergerakan XEC sudah perlahan naik. Kemungkinan besar Kemungkinan besar XEC dapat terus bergerak menuju harga $ 0.00006065 atau naik sekitar 13% dalam beberapa hari ke depan,” kata Afid.

    Peringkat XEC di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #53, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.062.706.558. Pasokan yang beredar 19.081.117.173.303 koin XEC dan maksimal pasokan 21.000.000.000.000 koin XEC.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Ethereum (ETH)

    Analisis teknikal Ethereum (ETH).

    Ethereum (ETH) jadi aset kripto big cap yang berpotensi bearish pada pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan gabungan faktor on-chain, fundamental dan teknis menunjukkan lebih banyak kerugian bagi Ethereum di masa depan.

    Lebih lanjut, Afid mengatakan dari data CoinShares pada 31 Mei lalu, terlihat investor telah menarik $ 250 juta dari dana investasi berbasis Ethereum pada tahun 2022. Arus keluar besar-besaran itu membuat harga ETH terus turun.

    “Penarikan dari dana Ethereum adalah tanda bagaimana crash di TerraUSD (UST) dan Terra (LUNA) telah mengurangi minat pada keseluruhan sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi),” kata Afid.

    Analisis teknis ETH mulai terlihat pola segitiga turun dan reverse cup and handle yang berisiko mengalami pergerakan bearish. Namun, ETH akan sedikit mengalami koreksi hingga harga $ 1.838, lalu turun sebesar 5% ke $ 1.731.

    Peringkat ETH di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #2, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 219.884.038.658. Pasokan yang beredar 121.089.053 koin ETH dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: $750 Juta Posisi Short Rugi! Ethereum Kembali Pulih?

    2. STEPN (GMT)

    Analisis teknikal STEPN (GMT).

    STEPN (GMT) diperkirakan akan bearish pada pekan ini. Menurut Afid, ada beberapa faktor menyebab sentimen negatif yang membuat harga GMT turun.

    Salah satu yang palilng krusial peristiwa malang baru-baru ini yang terjadi pada STEPN membuat cibiran soal kegagalan game blockchain play-to-earn. STEPN mengalami 25 juta serangan DDOS yang dikirim ke server dalam waktu singkat. Hal ini menyebabkan beberapa pengguna dikeluarkan dari platform.

    “Dalam beberapa waktu terakhir STEPN, diamati ada banyak pemain menggunakan bot dan spoofing GPS untuk menggelembungkan jumlah token yang dihasilkan dengan menggunakan aplikasi. Jumlah pengguna yang terus meningkat adalah masalah utama yang dihadapi oleh game blockchain dengan model bisnis play-to-earn,” ujar Afid.

    Dalam 24 jam terakhir, token GMT telah mencatat penurunan. Analisis teknikalnya, harga GMT sudah turun secara perlahan, namun ada koreksi sesaat. GMT bisa alami penurnan harga hingga $ 0,90 atau turun 12% dari harga $ 0,97 selama beberapa waktu mendatang.

    Peringkat GMT di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #76, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 575.458.810. Jumlah koin yang beredar 600.000.000 koin GMT dan maksimal pasokan 6.000.000.000 koin GMT.

    3. Elrond (EGLD)

    Analisis teknikal Elrond (EGLD).

    Koin EGLD kemungkinan besar akan bearish pada pekan ini, karena sentimen negatif dari kabar Maiar, DEX utama yang menggunakan di Elrond Network telah dimatikan di tengah penyelidikan aktivitas mencurigakan.

    “Berita negatif dari adanya kemungkinan sabotase pada jaringan DEX, Maiar membuat harga EGLD tertekan. EGLD kemungkinan besar akan turun menuju harga $ 65,35 atau 11% dari $ 73,83,” kata Afid.

    Elrond sendiri adalah platform berbasis blockchain yang dibangun untuk menawarkan kecepatan transaksi yang sangat cepat dengan menggunakan sharding. Proyek ini menggambarkan dirinya sebagai ekosistem teknologi untuk internet baru, yang mencakup fintech, keuangan terdesentralisasi dan Internet of Things (IoT). 

    Peringkat EGLD di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #41, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.512.350.291. Pasokan yang beredar 22.381.068 koin EGLD dan maksimal pasokan 31.415.926 koin EGLD.

    4. Reserve Rights (RSR)

    Analisis teknikal Reserve Rights (RSR).

    Reserve Rights adalah platform stablecoin token ganda yang diluncurkan pada Mei 2019. Pengaturan token ganda Reserve Rights mencakup stablecoin yang dikenal sebagai Reserve stablecoin (RSV). 

    Token kedua adalah token Reserve Rights (RSR), yang digunakan untuk menjaga RSV stabil pada target harga $ 1 melalui sistem peluang arbitrase. RSR adalah sebuah token utilitas yang memungkinkan pemegang untuk memberikan hak suara atau voting pada proposal tata kelola.

    Afid melihat pergerakan RSR akan bearish pada pekan ini. Hal tersebut terlihat dari analisis teknikalnya, RSR sudah overbought dan membentuk pola reserve cup and handle sebagai sinyal bearish. “Penurunan RSR bisa sampai $ 0,00751 atau sekitar 16% dari harga $ 0,00899.”

    Peringkat RSR di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #175, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 138.151.544. Jumlah koin yang beredar 14.801.148.904 koin RSR dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin RSR.

    Baca juga: The Economist: 37% Peserta Survei Ingin Bitcoin Dilegalkan

    5. BNBDOWN (BNBDOWN)

    Analisis teknikal BNBDOWN (BNBDOWN).

    BNBDOWN sedang mengalami penurunan pada pekan ini. Menurut Afid, kondisi pergerakan BNB yang mulai naik turut berpengaruh negatif pada BNBDOWN.

    BNBDOWN bertujuan untuk menghasilkan keuntungan berlipat kali ketika harga BNB turun. Sedangkan BNBUP bertujuan memberikan keuntungan berlipat kali ketika harga BNB naik. Jumlah keuntungan yang berlipat kali ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.

    “Pergerakan BNBDOWN sudah bergerak naik signifikan, kemungkinan akan koreksi dalam. Dari grafiknya menunjukkan sinyal bearish yang mengindikasikan tren penurunan harga. Harga BNBDOWN bisa turun 11% mencapai $ 0,05578 dari harga $ 0,06277,” pungkas Afid.

    Peringkat BNBDOWN di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #2934, dengan kapitalisasi pasar langsung tidak diketahui. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 02 Juni 2022: Laju Pasar Kripto Belum Optimal

    Pergerakan market aset kripto tampaknya belum sepenuhnya optimal. Padahal sejak awal pekan lalu, sejumlah aset kripto reli kencang, namun mulai kehabisan “bensin” untuk meneruskan lajunya ke zona hijau.

    Misalnya saja, Bitcoin (BTC) sempat melewati level psikologisnya di harga $ 30.000, tapi tidak berlanjut bullish dan kembali anjlok ke $ 29.850 dari pantauan situs CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB. Apa yang sebenarnya terjadi?

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan pergerakan market ini dipengaruhi oleh investor yang sepertinya memanfaatkan momentum reli harga kripto untuk melakukan aksi ambil untung atau taking profit. Mereka tidak mau lama menunggu untuk mendapatkan profit, ketika harga BTC naik setelah sembilan minggu alami penurunan.

    “Jika dilihat, ketika sentimen pasar bearish, investor tentu akan buru-buru merealisasikan keuntungannya sebelum laju harga aset kripto kembali berbalik arah. Harga Bitcoin gagal menembus level resistance-nya, sehingga dibutuhkan aksi beli yang kencang demi mengungkitnya lebih tinggi lagi,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Afid menduga para investor masih mengantisipasi ancaman resesi dan kebijakan moneter The Fed ke depan. Meski begitu ada rasa optimisme pelaku pasar yang dipicu oleh keyakinan bahwa harga aset-aset berisiko, termasuk kripto, sudah mencapai titik bottom. Sehingga, pelaku pasar terus mendorong harga aset kripto untuk menembus level resistance-nya.

    Tapi, awan mendung masih menyelimuti market kripto dengan sentimen negatif dari makroekonomi yang sangat mempengaruhi tindak-tanduk investor institusi di bursa kripto. Tak ketinggalan, mereka juga tampak latah mengikuti aksi jual yang dilakukan pelaku pasar modal. Di mana nilai indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA), Nasdaq dan S&P 500 juga kompak melorot.

    Namun, di tengah market yang volatil ini, aset kripto Waves (WAVES) berhasil tumbuh 13% dalam 24 jam terakhir. Hal ini terjadi setelah Waves merilis peta jalan perbaikan ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang dijuluki Waves DeFi Revival Master Plan.

    Selain WAVES, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan pertama bulan Juni 2022. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Baca juga: Binance Kumpulkan Dana $ 500 juta untuk Investasi di Web3 dan Blockchain

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Tezos (XTZ)

    Analisis teknikal Tezos (XTZ).

    Pembuka daftar aset kripto berpotensi bullish awal Juni ini adalah Tezos (XTZ). Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan XTZ masih merasakan sentimen positif dari peluncuran protokol terbaru bernama Jakarta 2.

    Afid melihat jaringan Jakarta Protocol berisi pembaruan besar pada protokol ekonomi Tezos, serta banyak perbaikan kecil. Seperti fitur Transaction Optimistic Rollup (TORU) yang memungkinkan pertukaran aset semakin mudah. Dan mekanisme Liquidity Baking Escape Hatch telah didesain ulang dan diganti namanya menjadi “Liquidity Baking Toggle Vote”.

    “Peluncuran Jakarta Protocol di jaringan Tezos pada 19 Mei lalu mashi menghadirkan sentimen positif dapat harga XTZ. Ini membuktikan investor masih yakin dengan potensi besar pembaruan jaringan untuk menggerakan harga XTZ naik,” kata Afid.

    Berdasarkan analisis teknikalnya, XTZ sedang perlahan bergerak naik. Kemungkinan besar XTZ dapat terus bergerak menuju harga $ 2,92 atau naik sekitar 34%-37% dari harga bawah $ 2,08 dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat XTZ di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #37, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.702.018.053. Pasokan yang beredar 896.681.214 koin XTZ dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Gitcoin (GTC)

    Analisis teknikal Gitcoin (GTC).

    Gitcoin adalah platform yang menggabungkan proyek pemrograman open source dengan sistem pembayaran kripto. GTC digunakan sebagai token tata kelola asli Gitcoin. GTC adalah token ERC-20 yang ditujukan untuk tata kelola platform komunitas.

    Afid melihat sejak pekan lalu pergerakan GTC terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kemungkinan besar reli akan terus berlanjut dan bisa menguntungkan investor.

    “Analisis teknikal GTC, terlihat kenaikan yang signifikan. Harga GTC kemungkinan besar bisa mencapai $ 4,5 atau naik sekitar 44% dari harga bawah saat ini $ 3,68,” jelasnya.

    Peringkat GTC di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #472, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 37.257.489. Pasokan yang beredar 14.198.202 koin GTC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Toko Token (TKO)

    Analisis teknikal Toko Token (TKO).

    Toko Token (TKO) adalah token native dari Tokocrypto yang menggabungkan utilitas CeFi dan DeFi. TKO masuk daftar kripto yang potensi bullish didorong dari pergerakan harganya yang mulai perlahan naik.

    Afid mengatakan pergerakan ini bisa didorong oleh sentimen positifnya tentang launching T-Launchpad yang kabarnya akan hadir dalam waktu dekat di bulan Juni ini. TKO akan menjadi token utilitas yang bisa digunakan di platform T-Launchpad untuk mengikuti project DAO yang dirilis di sana.

    “Dari analisis teknikal harga TKO bisa melambung tinggi hingga Rp 6.318 atau naik sekitar 21% dari harga bawah saat ini Rp 5.700. Namun, apabila TKO gagal bullish, maka harganya bisa turun hingga Rp 5.210 menuju level support-nya,” kata Afid.

    Peringkat TKO di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #459, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 39.727.468. Pasokan yang beredar 108.500.000 koin TKO dan maksimal pasokan 500.000.000 koin TKO.

    Baca juga: Mengenal Launchpad di Dunia Aset Kripto, Apa Keuntungannya?

    4. Origin Protocol (OGN)

    Analisis teknikal Origin Protocol (OGN).

    Origin Protocol (OGN) adalah token Ethereum yang mendukung platform Origin, yang bertujuan untuk memperkuat pasar yang terdesentralisasi dan peer-to-peer. OGN dapat digunakan untuk mempertaruhkan, mengatur, dan beriklan di platform Origin.

    Menurut Afid, OGN bisa masuk ke fase bullish pada pekan ini. “OGN telah membentuk pola cup and handle yang membentuk lengkungan seperti huruf U. Pola handle ini terbentuk karena penurunan harga yang pendek, namun sebagai sinyal bullish.”

    Dari analisis teknikalnya, OGN terlihat ada pergerakan turun atau koreksi sedikit meski perlahan dalam beberapa hari terakhir. Kemungkinan besar nilai OGN bisa reli naik mencapai $ 0,4 atau sekitar 31% dari harga bawah $ 0,34.

    Peringkat OGN di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #198, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 108.484.056. Pasokan yang beredar 388.570.733 koin OGN dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin OGN.

    5. Kava (KAVA)

    Analisis teknikal Kava (KAVA).

    Fase bullish pada aset kripto KAVA tampaknya terus berlanjut. Afid menjelaskan sentimen positif pasca peluncuran mainnet Kava 10 dan kabar Kava Network telah menambahkan protokol Sushi ke program insentif pengembangnya dengan mengalokasikan dana total $ 14 juta.

    Melalui kemitraan ini, pengguna dan pengembang Sushi akan memiliki akses tanpa batas ke seluruh nilai pasar senilai $300 miliar dari blockchain Ethereum dan Cosmos dari satu jaringan, yang menurut Kava adalah untuk pertama kalinya.

    “Sentimen positif KAVA terus menguat. Dari analisis teknikal KAVA juga terlihat pola cup and handle. Kemungkinan besar KAVA masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 3,6 dari $ 3,03 dalam beberapa hari ke depan,” kata Afid.

    Peringkat KAVA di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 12.00 WIB adalah #81, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 531.580.940. Pasokan yang beredar 201.597.568 koin KAVA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Avarta dan Tokocrypto Jalin Kemitraan Strategis Kembangkan Ekosistem Blockchain di Indonesia

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Bitcoin (BTC)

    Analisis teknikal Bitcoin (BTC).

    Meski sempat mencicipi level psikologisnya di $ 30.000, Bitcoin kini malah berpotensi bearish dalam beberapa hari ke depan. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat sentimen positif untuk menggerakan BTC belum kuat.

    “Meski institusi udah mulai pada akumulasi Bitcoin, tapi dari analisa Bitcoin Trading Option, perusahaan besar seperti Delta melihat adanya orderput‘ yang lebih banyak dari ordercall‘. Jadi ada kemungkinan Bitcoin koreksi sedikit lagi dengan ditandai ‘short squeeze‘,” kata Afid.

    Dari analisa teknikalnya, BTC akan sedikit koreksi atau turun ke harga kisaran $ 29.000-$ 28.000. Namun, BTC masih tetap berada di atas sedikit dari level support-nya yang masih di angka $ 26.000.

    Peringkat BTC di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #1, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 568.647.487.538. Pasokan yang beredar 19.055.837 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

    2. Maker (MKR)

    Analisis teknikal MKR (Maker).

    MKR (Maker) adalah token ERC-20 di blockchain Ethereum yang bertindak sebagai token tata kelola MakerDAO. Pemegang token MKR dapat berpartisipasi dan memberikan suara untuk proposal perubahan terhadap platform MakerDAO.

    Afid melihat MKR akan mengalami penurunan dan berpotensi bearish dari segi analisis teknikalnya. “MKR terlihat sudah mengalami penurunan secara bertahap. Pergerakan ini kemungkinan besar akan terus berlanjut. Harga MKR kemungkinan bisa terus terperosok hingga $ 1.150 atau turun 12% dari harga $ 1.319.” jelasnya.

    Peringkat MKR di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #49, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.182.488.074. Pasokan yang beredar 977.631 koin MKR dan maksimal pasokan 1.005.577 koin MKR.

    3. STEPN (GMT)

    Analisis teknikal STEPN (GMT).

    STEPN (GMT) sempat mencuri perhatian para pelaku pasar kripto karena keunikan utilitasnya. GMT kini diperkirakan akan kembali bearish pada pekan ini.

    Menurut Afid, aset kripto GMT masih masih cukup bagus dalam beberapa waktu ke depan. Namun, saat ini GMT sedang mengalami koreksi sehingga membuat harganya alami penurunan.

    “Analisis teknikalnya, harga GMT sudah turun secara perlahan sejak awal pekan ini. GMT bisa alami penurnan harga hingga $ 1 atau turun 17% dari harga $ 1,18 selama beberapa waktu mendatang,” ujar Afid.

    Peringkat GMT di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #74, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 611.090.269. Jumlah koin yang beredar 600.000.000 koin GMT dan maksimal pasokan 6.000.000.000 koin GMT.

    Baca juga: Analisis: Kapan Waktu Tepat Beli Bitcoin di Tahun 2022?

    4. NKN (NKN)

    Analisis teknikal NKN (NKN).

    New Kind of Network (NKN) adalah blockchain publik yang bertujuan untuk menggunakan insentif ekonomi untuk memotivasi pengguna internet untuk berbagi koneksi jaringan dan memanfaatkan bandwidth yang tidak digunakan. NKN bertujuan untuk menjadi jaringan untuk membangun aplikasi terdesentralisasi dengan cara yang meningkatkan transmisi dan konektivitas data peer-to-peer.

    Sayangnya, meski memiliki utilitas yang baik nilai NKN terus turun sejak awal tahun 2022. Afid melihat penurunan NKN yang drastis sejak April lalu, belum bisa membuat NKN masuk ke zona bullish.

    “Analisis teknikal NKN ini sudah terlihat turun sejak April, meski ada konsolidasi tidak bisa membuatnya reli. NKN kemungkinan besar akan mengalami penurunan harga menuju $ 0,07 dari $ 0,09,” kata Afid.

    Peringkat NKN di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #350, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 67.029.463. Jumlah koin yang beredar 700.000.000 koin NKN dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin NKN.

    5. Mirror Protocol (MIR)

    Analisis teknikal Mirror Protocol (MIR).

    Mirror Protocol (MIR) adalah token Ethereum yang memungkinkan pencipta mengeluarkan aset sintetis, yang membantu melacak harga aset dunia nyata. Afid mengungkap MIR akan mengalami bearish selama beberapa hari ke depan.

    “MIR akan terus turun harganya menuju $ 0,20 atau anjlok 25% dari $ 0,28. Tapi meski begitu, MIR akan tetap berada di atas level support-nya di harga $ 0,11,” ujar Afid.

    Peringkat MIR di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #612, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 21.175.149. Jumlah koin yang beredar 77.742.680 koin MIR dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Mengenal Aset Kripto Tribe (TRIBE) dan LTO Network (LTO)

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 25 Mei 2022: Dinamika Pasar Kripto Masih Statis

    Pergerakan market aset kripto tampaknya masih statis selama beberapa waktu mendatang. Secara umum, dinamika pasar kripto belum menunjukan penguatan harga, lantaran belum ada sentimen kuat yang mampu mendongkrak nilai transaksi.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan sebagian besar investor masih belum terlalu optimistis terhadap pasar kripto, mengingat ancaman ketidakpastian makroekonomi yang masih membayangi. Alhasil pergerakan sejumlah aset kripto terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap belum mampu menyentuh level resistance-nya.

    “Pelaku pasar sebenarnya belum all out di pasar kripto karena sentimen pasar belum membaik. Mereka tampaknya ragu meramaikan market, setelah melihat nilai indeks Nasdaq yang juga terjun,” kata Afid.

    Afid kembali mengingatkan bahwa ada tiga situasi makroekonomi yang saat ini membuat market kripto tertekan dan belum menunjukan bull run-nya. Tiga hal tersebut adalah inflasi tinggi di sejumlah negara, potensi resesi ekonomi dan kebijakan moneter hawkish The Fed. 

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    “Menyikapi hal tersebut, investor akan bergerak menuju aset yang lebih aman. Namun, ada sedikit kecenderungan investor akan mengambil sikap akumulasi buy the dip yang mungkin bisa menopang laju kripto di jangka pendek,” terangnya.

    Trading Altcoin Lebih Cuan Dibanding Bitcoin

    Di samping itu, Afid melihat saat ini cukup bagus untuk melakukan trading di altcoin daripada Bitcoin dan aset kripto besar lainnya. Altcoin lagi potensial buat minggu, terlebih sudah ada yang mencapai kenaikan harga yang signifikan.

    Bitcoin (BTC) terus diperdagangkan dengan ketat dan masih berjuang untuk membuat terobosan yang menentukan di atas atau di bawah $ 30.000. Level support BTC kini berada dikisaran $ 27.500, yang telah menstabilkan aksi harga selama seminggu terakhir.

    Pelaku pasar kini cenderung perlahan mengakumulasi altcoin, utamanya ADA dan DOT untuk memitigasi risiko BTC. Kemudian, Kava (KAVA) yang tumbuh 14,99% dalam 24 jam terakhir pada Rabu (25/5) menjelang perilisan upgrade Kava 10.

    Selain KAVA, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan keempat bulan Mei ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Baca juga: Direktur IMF Akui Keunggulan Aset Kripto dan Sepakat Bukan Mata Uang

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Kava (KAVA)

    Analisis teknikal Kava (KAVA).

    Membuka daftar aset kripto berpotensi bullish di pekan terakhir Mei 2022 ini adalah KAVA. Kripto ini sudah lama nyaman dalam daftar bullish, namun apakah akan terus berlanjut?

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, yakin potensi kenaikan harga KAVA masih terus berlanjut. Alasannya, KAVA masih tetap akan meluncurkan mainnet Kava 10 yang digelar 25 Mei ini.

    “Sentimen positif KAVA terus menguat. Kemungkinan besar level support KAVA akan meningkat dari $ 2,3 menjadi $ 2,8. KAVA masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 4 atau naik 76% dalam beberapa hari ke depan,” kata Afid.

    Menurut Afid, mainnet Kava 10 sudah lama ditunggu investor, karena akan menghubungkan dua ekosistem terdesentralisasi terbesar antara Ethereum dan Cosmos. Tentu akan menciptakan lonjakan aktivitas di jaringan Kava.

    Peringkat KAVA di CoinMarketCap pada Rabu (25/5) pukul 12.00 WIB adalah #83, dengan kapitalisasi pasar $ 552.078.034. Pasokan yang beredar 197.039.622 koin KAVA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. THORChain (RUNE)

    Analisis teknikal THORChain (RUNE).

    Selanjutnya adalah THORChain yang berpotensi bullish. Token RUNE masih dipengaruhi oleh sentimen positif dari perilisan mainnet yang kemungkinan terjadi pada 31 Mei mendatang.

    Berdasarkan analisis teknikalnya, Afid melihat RUNE memang sempar terjadi koreksi harga, tapi, saat ini perlahan bergerak naik. Kemungkinan besar RUNE dapat terus bergerak menuju harga $ 4 atau naik sekitar 50% dari harga bawah $ 2,9 dalam beberapa hari ke depan. 

    “RUNE masih mendapatkan sentimen positif dari rumor perilisan mainnet pada akhir Mei nanti. Kabar itu sudah menguat sehingga mendorong harga RUNE, di mana investor sudah mulai hold dan trading,” kata Afid.

    THORChain sendiri adalah sebuah protokol blockchain terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna dengan mudah menukar aset kripto mereka dari berbagai jaringan, termasuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), dengan token lainnya yang tidak berada di dalam jaringan yang sama, tanpa perlu pihak ketiga, seperti Coinbase atau Binance.

    Peringkat RUNE di CoinMarketCap pada Rabu (25/5) pukul 12.00 WIB adalah #56, dengan kapitalisasi pasar $ 1.018.379.350. Pasokan yang beredar 330.688.061 koin RUNE dan maksimal pasokan 500.000.000 koin RUNE.

    3. IoTeX (IOTX)

    Analisis teknikal IoTeX (IOTX).

    IoTeX (IOTX) sudah dikenal luas di dunia kripto dengan status sebagai aset yang sangat menjanjikan. IoTeX (IOTX) adalah sebuah platform yang menggabungkan teknologi blockchain yang aman dengan Internet of Things (IoT). 

    Afid menjelaskan IOTX bisa menjadi kripto yang berpotensi bullish pekan ini. Sentimen positif IOTX datang dari perilisan mainnet pada 30 Mei mendatang. Mainnet ini bisa meningkat kecepatan dan transaksi, staking yang didukung melalui protokol web3 hingga peningkatan ketahanan koneksi p2p.

    “Dari analisis teknikalnya, harga IOTX perlahan sudah naik dalam beberapa hari terakhir. Harga IOTX bisa mencapai $ 0,046 atau sekitar 16% dari level support-nya yang berada di $ 0,039,” kata Afid.

    Peringkat IOTX di CoinMarketCap pada Rabu (25/5) pukul 12.00 WIB adalah #102, dengan kapitalisasi pasar $ 381.234.875. Pasokan yang beredar 9.540.779.324 koin IOTX dan maksimal pasokan 10.000.000.000 koin IOTX.

    Baca juga: Aset Kripto Jadi Primadona dalam Agenda Pertemuan Tahunan WEF 2022

    4. Loopring (LRC)

    Analisis teknikal Loopring (LRC).

    LRC adalah token kripto Loopring berbasis Ethereum, protokol terbuka yang dirancang untuk membangun pertukaran crypto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan jaringan terpusat dengan penyelesaian pesanan on-blockchain yang terdesentralisasi menjadi produk hybrid.

    Afid mengungkap LRC kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini. Alasannya kabar GameStop, perusahaan game ritel terbesar di dunia meluncurkan versi beta dompet kripto dan NFT yang menggunakan jaringan Loopring Layer 2. 

    “Masuknya GameStop ke industri kripto dengan dukungan Loopring membuat harga LRC berpotensi naik. Analisis teknikal melihat LRC akan mengalami kenaikan harga hingga 28% menuju $ 0,64 dari level support $ 0,54,” tutur Afid.

    Peringkat LRC di CoinMarketCap pada Rabu (25/5) pukul 12.00 WIB adalah #68, dengan kapitalisasi pasar $ 752.428.116. Jumlah koin yang beredar 1.330.082.009 koin LRC dan maks. pasokan 1.374.513.896 koin LRC.

    5. Fantom (FTM)

    Analisis teknikal Fantom (FTM).

    Fantom adalah platform smart contract berbasis directed acyclic graph (DAG) dengan kinerja yang tinggi, aman serta skalabilitas tinggi. Sayangnya, dalam dua pekan terakhir ini nilai FTM terus merosot.

    Afid melihat nilai FTM yang reli bergerak naik diakibatkan oleh spekulasi tokoh penting dalam Fantom dan Yearn Finance, Andre Cronje yang merupakan arsitek di Fantom Foundation akan kembali aktif proyek DeFi tersebut.

    “FTM belum bisa lepas dari dampak keluarnya Andre Cronje dan Anton Nell. Namun, ada spekulasi mereka akan kemballi meningkatkan harga FTM,” jelas Afid. 

    Analisis teknikal FTM melihat ada pergerakan naik meski perlahan dalam beberapa hari terakhir. Kemungkinan besar nilai FTM bisa mencapai $ 0,51 atau sekitar 31% dari level support $ 0,41.

    Peringkat FTM di CoinMarketCap pada Rabu (25/5) pukul 12.00 WIB adalah #52, dengan kapitalisasi pasar $ 1.079.759.008. Pasokan yang beredar 2.545.006.273 koin FTM dan maksimal pasokan 3.175.000.000 koin FTM.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Beta Finance (BETA)

    Analisis teknikal Beta Finance (BETA).

    Beta Finance (BETA) adalah platform pinjaman aset kripto dan DeFi. Beta Finance memiliki alat perdagangan untuk memfasilitasi pengalaman pengguna DeFi.

    Beta Finance memang sudah dikenal luas di dunia aset kripto dengan status sebagai crypto yang sangat menjanjikan. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan BETA kemungkinan besar masih akan terus mengalami penurunan harga.

    “Dari analisis teknikal, terlihat saat ini BETA sudah sampai titik jenuh atau overbought. Penurunan harga akan terjadi ke $ 0,12 atau sekitar 23% dan bisa anjlok ke level support-nya $ 0,07 selama beberapa hari ke depan,” ucap Afid.

    Peringkat BETA di CoinMarketCap pada Rabu (25/5) pukul 12.00 WIB adalah #366, dengan kapitalisasi pasar $ 62.957.220. Jumlah koin yang beredar 401.666.667 koin BETA dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin BETA.

    Baca juga: Boss Binance: Jika Binance Bangkrut, Investasi Kalian Masih Aman

    2. Anchor Protocol (ANC)

    Analisis teknikal Anchor Protocol (ANC).

    Anchor Protocol (ANC) kembali terjebak dalam fase bearish pada pekan ini. Kabar penolakan proposal pemotongan hasil oleh pemegang token ANC masih terus menekan harganya. 

    “ANC kemungkinan besar akan masuk bearish. Dari segi analisis teknikalnya ANC tidak ada harapan lagi untuk bullish. ANC bisa terus turun bahkan bisa mencapai harga di bawah $ 0,3,” kata Afid.

    Anchor Protocol adalah protokol pinjam meminjam di blockchain Terra. ANC adalah token utilitas dan tata kelola asli protokol yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam tata kelola, pinjam meminjam, dan mendapatkan bunga dengan aset digital mereka menggunakan model jaminan berlebih.

    Peringkat ANC di CoinMarketCap pada Rabu (25/5) pukul 12.00 WIB adalah #276, dengan kapitalisasi pasar $ 101.367.663. Pasokan yang beredar 348.969.807 koin ANC dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin ANC.

    3. Elipsis (EPX)

    Analisis teknikal Ellipsis (EPX).

    Ellipsis adalah aset kripto yang beroperasi pada platform BNB Smart Chain (BEP20). Pada 31 Maret lalu, melakukan migrasi token dari Ellipsis (EPS) ke Ellipsis (EPX).

    Setelah migrasi, token baru dikunci dari transfer hingga protokol Ellipsis 2.0 diluncurkan pada 23 Mei lalu, Binance Convert telah menambahkan beberapa pasangan EPX untuk diperdagangkan. Afid melihat EPX bisa masuk fase bearish karena sudah melampaui titik jenuh atau overbought pasca protokol baru dirilis.

    “EPX bisa turun harganya kalo dilihat dari analisis teknikalnya. Penurunan dapat terjadi sekitar 15% menuju harga $ 0,0022 tapi masih jauh dari level support-nya yang berada di $ 0,0015,” ungkap Afid.

    Peringkat EPX di CoinMarketCap pada Rabu (25/5) pukul 12.00 WIB adalah #2813, dengan kapitalisasi pasar tidak tersedia. Pasokan yang beredar tidak tersedia dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin EPX.

    4. Perpetual Protocol (PERP)

    Analisis teknikal Perpetual Protocol (PERP).

    Perpetual protocol adalah sebuah protokol terdesentralisasi yang dapat digunakan untuk memperdagangkan kontrak perpetual dengan dana pinjaman. PERP token adalah sebuah ERC-20 native token dari Perpetual protocol yang digunakan sebagai token tata kelola dan juga staking.

    Afid mengatakan PERP kemungkinan besar akan masuk zona bearish. “PERP telah mencoba untuk bergerak naik, namun tampaknya gagal dan akan terus alami penurunan. PERP bisa turun hingga harga $ 1,16 atau 17% dari $ 1,42,” jelasnya.

    Peringkat PERP di CoinMarketCap pada Rabu (25/5) pukul 12.00 WIB adalah #271, dengan kapitalisasi pasar $ 103.567.376. Pasokan yang beredar 76.475.000 koin PERP dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Tips Cuan Investasi Kripto Kala Market Bearish dan Kekhawatiran Stablecoin

    5. Automata Network (ATA)

    Analisis teknikal Automata Network (ATA).

    Automata Network adalah protokol layanan terdesentralisasi yang menyediakan lapisan privasi middleware untuk dApps di beberapa blockchain. Sementara, ATA adalah token utilitas asli di ekosistem Automata Network dan merupakan bagian dari Binance Launchpool.

    Afid melihat dari analisis teknikalnya, ATA telah mengalami penurunan yang cukup signifikan pada pekan lalu, kemudian berusaha konsolidasi bergerak naik, namun gagal. Kemungkinan besar ATA akan kembali masuk zona bearish pada pekan ini.

    “ATA gagal menuju level resistance-nya di $ 0,26 sehingga sulit untuk bull run. ATA kemungkinan akan terus turun dari harga saat ini $ 0,18 menuju $ 0,16 atau sekitar 13%,” ucap Afid.

    Peringkat ATA di CoinMarketCap pada Rabu (25/5) pukul 12.00 WIB adalah #539, dengan kapitalisasi pasar $ 29.428.002. Pasokan yang beredar 172.252.000 koin ATA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 18 Mei 2022: Pasar Kripto Optimis Kembali Reli

    Market kripto akhirnya kembali menunjukan pergerakan yang optimis bergerak positif, setelah tertekan sepanjang pekan lalu. Melansir CoinMarketCap pada Rabu (18/5) pukul 12.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar mulai bergerak naik ke zona hijau dalam 24 jam terakhir, meski memang pelemahannya terbilang tipis.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan pergerakan market kripto yang membaik ini, juga sejalan dengan kondisi yang terjadi di pasar saham. Pelaku pasar tampaknya mulai percaya diri untuk kembali meramaikan pasar aset berisiko, termasuk kripto.

    Overall minggu ini, mungkin tidak ada pergerakan signifikan alias masih stagnan atau konsolidasi, tapi beberpa punya potensi buat mengalami kenaikan,” jelas Afid.

    Lebih lanjut Afid menerangkan, harga-harga aset kripto saat ini melanjutkan proses konsolidasi yang terjadi sejak akhir pekan lalu. Itu adalah kondisi di mana harga kripto tengah meraba-raba pergerakan arah harga berikutnya.

    “Kondisi ini ternyata dimanfaatkan pelaku pasar untuk melakukan price action dan mengangkat nilai harga-harga aset kripto yang anjlok sejak awal Mei. Namun, iklim kondusif di pasar kripto ini bersifat sementara,” terangnya.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto

    Sentimen positif di pasar kripto juga didorong oleh niatan jaringan Terra yang berniat memulihkan nilai LUNA. Adapun salah satu upaya yang dilakukan Terra adalah melakukan hard fork atas jaringannya tanpa mengikutsertakan UST.

    Nilai Bitcoin Diprediksi Tak Turun Dalam

    Di sisi lain, harga Bitcoin (BTC) diyakini tidak akan mungkin turun lebih dalam. Dari data blockchain on-chain yang dipublikasi Jurrien Timmer, Direktur Divisi Makroekonomi Global dari Fidelity, dijelaskan saat ini harga Bitcoin sudah mencapai harga dasarnya dan kemungkinan tidak akan turun lebih lagi, bahkan bisa bergerak naik.

    “Aksi jual perlahan meningkat setelah BTC kembali lagi ke level support $ 30.000. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar menganggap bursa kripto bakal terus melanjutkan kestabilan. Bisa dikatakan bahwa saat ini Bitcoin kemungkinan besar akan bertahan dan tidak akan turun lebih lanjut,” ucap Afid.

    Dari data tersebut, terlihat investor jangka panjang yang menjual BTC menurun yang mengecilkan kemungkinan untuk harganya anjlok lebih lanjut. Hal ini disebabkan mayoritas investor jangka panjang memiliki Bitcoin yang disimpan dalam jumlah yang cukup besar. 

    Kemudian, Afid memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan Mei ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Baca juga: TokoCare Bersama BeKind dan WeCare.id Distribusikan Kado Lebaran ke 200 Anak Spesial

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. EOS (EOS)

    Analisis teknikal EOS (EOS).

    EOS membuka daftar aset kripto yang potensi bullish pada pekan ketiga ini. EOS merupakan kripto asli untuk mendukung proyek blockchain EOS.IO untuk pengembangan platform smart contract dan aplikasi terdesentralisasi atau decentralized application (DApp).

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan potensi bullish EOS terjadi karena akan melakukan hard fork pada jaringan blockchain-nya bernama Mandel. Hard fork akan dilaksanakan pada 19 Mei mendatang.

    “Sentimen positif EOS masih kuat dari pengaktifan hard fork yang dikabarkan terjadi pada 19 Mei mendatang. Hard fork akan membuat efisiensi EOS meningkat dan membawanya lebih cepat dalam memproses transaksi,” kata Afid.

    Berdasarkan analisis teknikalnya, EOS sedang perlahan bergerak naik. Kemungkinan besar EOS dapat terus bergerak menuju harga $ 1,58 atau naik sekitar 14% dari $ 1,38 dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat EOS di CoinMarketCap pada Rabu (18/5) pukul 12.00 WIB adalah #47, dengan kapitalisasi pasar $ 1.335.518.099. Pasokan yang beredar 989.745.397 koin EOS dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Kava (KAVA)

    Analisis teknikal Kava (KAVA).

    KAVA masih nyaman masuk dalam daftar aset kripto yang potensi bullish pekan ini. Kabarnya, KAVA masih bisa reli dengan pergerakan harga yang meningkat cukup signifikan.

    Afid mengatakan potensi kenaikan harga KAVA datang dari kabar jadwal ulang peluncuran mainnet Kava 10 yang akan dilakukan pada 25 Mei mendatang. Sebelumnya, peluncuran dijadwalkan pada 10 Mei, namun mengalami pemunduran untuk memastikan jaringan berjalan lancar.

    “Meski sempat muncur, namun sentimen positif KAVA terus terjadi. Pasalnya, mainnet ini sudah ditunggu investor karena akan menghubungkan dua ekosistem terdesentralisasi terbesar antara Ethereum dan Cosmos. Tentu akan menciptakan lonjakan aktivitas di jaringan Kava,” kata Afid.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 2,63 masih terjaga, KAVA masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 3,45 atau naik 29% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat KAVA di CoinMarketCap pada Rabu (18/5) pukul 12.00 WIB adalah #92, dengan kapitalisasi pasar $ 489.038.731. Pasokan yang beredar 193.291.441 koin KAVA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. THORChain (RUNE)

    Analisis teknikal THORChain (RUNE).

    THORChain adalah sebuah protokol blockchain terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna dengan mudah menukar aset kripto mereka dari berbagai jaringan, termasuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), dengan token lainnya yang tidak berada di dalam jaringan yang sama, tanpa perlu pihak ketiga, seperti Coinbase atau Binance.

    Afid melihat token RUNE yang memberi kekuatan pada THORChain pada pekan ini berpotensi bullish. Alasannya, THORChain telah memastikan perilisan mainnet yang kemungkinan terjadi pada 31 Mei mendatang.

    “Kenaikan harga RUNE kemungkinan dapat dikaitkan dengan pengumuman rilis mainnet pada akhir Mei nanti. Sentimen positif ini sudah menguat sehingga menggerakan harga RUNE,” kata Afid.

    Berdasarkan analisis teknikalnya, RUNE sedang perlahan bergerak naik, setelah sempat terkoreksi dalam. Kemungkinan besar RUNE dapat terus bergerak menuju harga $ 4,5 atau naik sekitar 15% dari harga bawah $ 3,5 dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat RUNE di CoinMarketCap pada Rabu (18/5) pukul 12.00 WIB adalah #53, dengan kapitalisasi pasar $ 1.100.447.932. Pasokan yang beredar 330.688.061 koin RUNE dan maksimal pasokan 500.000.000 koin RUNE.

    Baca juga: Musim Jual Bitcoin Belum Reda, Bearish Masih Mengintai

    4. Tezos (XTZ)

    Analisis teknikal Tezos (XTZ).

    Tezos adalah salah satu jaringan blockchain open-source yang terhubung dengan token digital, XTZ. Tezos merupakan sebuah blockchain dimana pengguna dapat melakukan pembuatan aplikasi terdesentralisasi. Berbeda dengan Ethereum, Tezos ditujukan untuk pembangunan aplikasi dengan infrastruktur yang lebih kompleks.

    XTZ digunakan untuk menjalankan aplikasi terdesentralisasi. Pemegang token XTZ juga memiliki hak suara dalam pengajuan proposal terkait blockchain Tezos. Afid melihat XTZ berpotensi bullish karena Nomadic Labs, pengembang blockchain Tezos, akan meningkatkan jaringan Jakarta Protocol.

    “Pembaruan besar pada protokol ekonomi Tezos ini, akan mengaktifkan throughput yang lebih tinggi dengan memindahkan validasi transaksi dari rantai utama, ke Layer 2. Sentimen ini menggerakan harga XTZ naik,” kata Afid.

    Berdasarkan analisis teknikalnya, XTZ sedang perlahan bergerak naik, setelah sempat terkoreksi dalam. Kemungkinan besar XTZ dapat terus bergerak menuju harga $ 2,5 atau naik sekitar 20% dari harga bawah $ 1,8 dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat XTZ di CoinMarketCap pada Rabu (18/5) pukul 12.00 WIB adalah #40, dengan kapitalisasi pasar $ 1.610.052.035. Pasokan yang beredar 894.951.222 koin XTZ dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. Cardano (ADA)

    Analisis teknikal Cardano (ADA).

    Cardano (ADA) menjadi salah satu aset berkinerja baik di 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar selama 7 hari terakhir. Harga ADA kemungkinan akan melonjak pada pekan ini hingga 16% dengan harga mencapai $ 0,69.

    Afid melihat kenaikan harga ADA didorong oleh kabar akan adanya perilisan Djed sebagai stablecoin Cardano yang dalam waktu dekat melakukan testnet publik. Djed, stablecoin algoritmik yang dipatok ke token Shen, telah meluncurkan testnet publiknya sebagai persiapan untuk peluncuran mainnet pada bulan Juni tahun ini.

    “Pengumuman Djed sebagai stablecoin berbasis Cardano membuat sentimen positif pada harga ADA. Nilai ADA bisa melonjak dan akan berlangsung selama sepekan ke depan,” jelas Afid.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 0,59 masih terjaga, ADA masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 0,69 atau naik 16% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (18/5) pukul 12.00 WIB adalah #40, dengan kapitalisasi pasar $ 19.001.157.418. Jumlah koin yang beredar 33.752.565.071 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Beta Finance (BETA)

    Analisis teknikal Beta Finance (BETA).

    Beta Finance (BETA) adalah platform pinjaman aset kripto dan DeFi. Beta Finance memiliki alat perdagangan untuk memfasilitasi pengalaman pengguna DeFi.

    Beta Finance memang sudah dikenal luas di dunia cryptocurrency dengan status sebagai crypto yang sangat menjanjikan. Namun, Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan BETA kemungkinan besar akan terjadi penurunan harga.

    “Walaupun dari analisis teknikal, terlihat saat ini BETA tengah reli, tapi kemungkinan akan bearish. Penurunan harga akan terjadi secara bertahap dari harga puncak saat ini $ 0,13 ke $ 0,12 dan bisa anjlok ke $ 0,07 atau sekitar 35% selama beberapa hari ke depan,” ucap Afid.

    Peringkat BETA di CoinMarketCap pada Rabu (18/5) pukul 12.00 WIB adalah #426, dengan kapitalisasi pasar $ 46.082.340. Jumlah koin yang beredar 401.666.667 koin BETA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. JasmyCoin (JASMY)

    Analisis teknikal JasmyCoin (JASMY).

    JasmyCoin adalah token kripto asli dari jaringan Jasmy, platform Internet of Things (IoT) yang bertujuan untuk mengembangkan infrastruktur yang memungkinkan siapa saja menggunakan data dengan aman. Token JASMY dapat digunakan untuk membayar penyimpanan data dan jenis layanan serupa lainnya yang ditawarkan oleh jaringan Jasmy.

    Afid menjelaskan JASMY kemungkinan besar akan kembali masuk ke fase bearish pada pekan ini. “JASMY bisa terus turun hingga harga $ 0,011 dari $ 0,015 atau turun 22% dalam beberapa hari ke depan. Walaupun sempat rebound, JASMY belum mendapatkan sentimen positif yang membuatnya naik.”

    Peringkat JASMY di CoinMarketCap pada Rabu (18/5) pukul 12.00 WIB adalah #357, dengan kapitalisasi pasar $ 63.623.139. Pasokan yang beredar 4.754.930.780 koin JASMY dan maksimal pasokan 50.000.000.000 koin JASMY.

    Baca juga: Lebih Kenal Aset Kripto Akropolis (AKRO) & Tellor (TRB)

    3. Cortex (CTXC)

    Analisis teknikal Cortex (CTXC).

    Cortex adalah infrastruktur blockchain publik yang bisa digunakan untuk pembuatan dApps yang didukung AI. Model pembelajaran mesin dapat dikombinasikan dengan smart contract dalam jaringan. CTXC menjadi token asli untuk jaringan Cortex.

    Afid mengatakan CTXC memang mengalami kenaikan harga yang signifikan selama beberapa hari terakhir. Oleh karenanya investor sudah jenuh dan overbought, sehingga membuat harganya bisa terkoreksi.

    “CTXC dari analisis teknikalnya sudah overbought. Kemungkinan besar akan alami penurunan 16% dari level support-nya saat ini $ 0,13 ke $ 0,11,” kata Afid.

    Peringkat CTXC di CoinMarketCap pada Rabu (18/5) pukul 12.00 WIB adalah #543, dengan kapitalisasi pasar $ 28.848.718. Pasokan yang beredar 195.091.597 koin CTXC dan maksimal pasokan 299.792.458 koin CTXC.

    4. Frontier (FRONT)

    Analisis teknikal Frontier (FRONT).

    Frontier adalah platform agregasi Decentralized Finance (DeFi) rantai-agnostik. Pengguna dapat berpartisipasi dalam pelacakan dan manajemen protokol, staking, token swap, penyediaan likuiditas, pembuatan dan pemantauan Collateralized Debt Position (CDP), dan banyak lagi.

    Frontier mendukung produk DeFi di Ethereum, Binance Smart Chain, BandChain, Kava, Harmony, dan Cosmos Network. FRONT adalah token utilitas asli Frontier dengan berbagai utilitas.

    “Dari analisis teknikal, terlihat saat ini FRONT kemungkinan akan bearish. Penurunan harga akan terjadi dari harga saat ini $ 0,27 ke $ 0,21 atau sekitar 21% selama beberapa hari ke depan,” kata Afid.

    Peringkat FRONT di CoinMarketCap pada Rabu (18/5) pukul 12.00 WIB adalah #589, dengan kapitalisasi pasar $ 24.315.030. Pasokan yang beredar 89.956.250 koin FRONT dan maksimal pasokan 90.000.000 koin FRONT.

    5. IDEX (IDEX)

    Analisis teknikal IDEX (IDEX).

    Idex mengklaim sebagai DEX (decentralized exchange) likuiditas hibrida pertama yang menggabungkan model buku pesanan dengan pembuat pasar otomatis. IDEX adalah token ERC-20 di Ethereum. 

    IDEX telah diaudit oleh Quantstamp, pemimpin dalam keamanan blockchain yang telah bekerja dengan proyek-proyek terkemuka seperti Maker, Compound, dan Avalanche. Idex sejauh ini terbukti memenuhi standar keamanannya yang tinggi dan tidak menghadapi masalah dengan serangan peretas.

    “IDEX sudah overbought dengan kenaikan harga yang sangat signifikan dalam waktu yang cepat. Alhasil harganya akan alami koreksi. Penurunan bisa terjadi sekitar 29% dari harga puncaknya $ 0,112 ke $ 0,080,” terang Afid.

    Peringkat IDEX di CoinMarketCap pada Rabu (18/5) pukul 12.00 WIB adalah #353, dengan kapitalisasi pasar $ 65.539.916. Pasokan yang beredar 650.704.299 koin IDEX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Terungkap! Ini Arus Bitcoin Milik Organisasi Terra LUNA, Sudah Dijual Semua?

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 11 Mei 2022: Investor Panik, Tren Bearish Lanjut

    Kondisi market aset kripto mulai merangkak naik, meski sulit untuk bangkit. Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (11/5) pukul 10.00 WIB, delapan dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar berhasil naik sedikit dalam 24 jam terakhir.

    Nilai Bitcoin (BTC), misalnya, naik 1,24% ke $ 31.410 dalam sehari terakhir. Begitu juga dengan Ethereum (ETH) tumbuh 2,01% ke $ 2.368 per keping. Di saat yang sama, altcoin lain seperti BNB, Solana (SOL) dan XRP membukukan pertumbuhan di atas 2%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan fenomena pasar kripto yang mulai naik disebabkan oleh aksi buy the dip investor untuk mengakumulasi keuntungan lebih. Namun, overall market masih berpotensi terus mengalami penurunan, mungkin akan ada sedikit pullback di market, khususnya BTC.

    “Para investor ini mulai terpengaruh saran untuk melakukan aksi buy the dip, sehingga merasa bahwa beberapa aset kripto sudah bisa kembali diakumulasi. Sebagian kripto sudah mengalami fase jenuh jual atau oversold, jika dikaji menggunakan analisis teknikal,” kata Afid.

    Meski begitu, investor masih malu, belum secara all out untuk melakukan aksi beli di pasar kripto, setelah khawatir mengenai risiko yang terjadi pada stablecoin. Kecemasan tersebut berhulu dari drama stablecoin milik Terra Labs, UST, yang ternyata tidak bisa menjaga nilai tukarnya di level $ 1 untuk 1 UST.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    “Anjloknya nilai BTC dan terjadinya reserve asset dari UST, membuat sentimen negatif terhadap stablecoin. Tanda-tanda kelemahan dalam stablecoin, sebagai aset kripto yang lebih aman, tapi tidak terbukti semakin menakuti investor,” imbuh Afid.

    Menurut laporan CoinMarketCap, total nilai pasar kripto saat ini mencapai $ 1,4 triliun pada 10 Mei 2022, jauh dari puncaknya sepanjang masa sebesar $ 2,9 triliun pada awal November 2021. Harga aset kripto yang merosot, mencerminkan penurunan ekuitas di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga agresif di seluruh dunia untuk mencegah inflasi yang tinggi. 

    Di sisi lain, Afid memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan kedua bulan Mei ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. eCash (XEC)

    Analisis teknikal eCash (XEC).

    eCash (XEC) membuka daftar aset kripto yang berpotensi bullish pada pekan kedua Mei 2022. XEC adalah aset kripto yang dikembangkan setelah hard fork dari blockchain Bitcoin Cash ABC.

    XEC juga merupakan rebranding dari Bitcoin Cash ABC (BCHA) dan memiliki teknologi dan fitur yang lebih baik. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan XEC berpotensi bullish karena pengumuman upgrade jaringan yang akan digelar.

    “Jaringan eCash ditingkatkan setiap tahun pada tanggal 15 Mei & 15 November. Artinya terdekat 15 Mei. Upgrade ini membuat investor mulai buy dan hold token untuk mendakat keuntungan, sehingga permintaan naik,” kata Afid.

    Berdasarkan analisis teknikalnya, XEC sedang mengalami koreksi yang signifikan beberapa hari terakhir, namun perlahan bergerak naik. Kemungkinan besar XEC dapat terus bergerak menuju harga $ 0.00006474 atau naik sekitar 27% dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat XEC di CoinMarketCap pada Rabu (11/5) pukul 10.00 WIB adalah #62, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 1.129.584.592. Pasokan yang beredar 19.056.104.673.313 koin XEC dan maksimal pasokan 21.000.000.000.000 koin XEC.

    Baca juga: Harga Bitcoin Terus Jatuh, Metrik Tunjukan Fase Extreme Fear

    2. Kava (KAVA)

    Analisis teknikal Kava (KAVA).

    Pergerakan KAVA masih akan reli pada pekan ini. KAVA setidaknya sudah duduk nyaman dalam daftar aset kripto bullish selama beberapa pekan terakhir di Tokocrypto Market Signal.

    Afid mengatakan potensi kenaikan harga KAVA akibat peluncuran mainnet Kava Network 1.0 yang kemungkinan besar akan dilakukan pada 10 Mei mendatang. Mainnet ini sudah ditunggu investor karena akan menghubungkan dua ekosistem terdesentralisasi terbesar antara Ethereum dan Cosmos.

    “Kava masih mencuri panggung untuk aset kripto yang potensi bullish. Sekarang sentimen positif datang dari peluncuran mainnet Kava Network yang kemungkinan besar terjadi pada tanggal 10 Mei mendatang. Ini sudah ditunggu pelaku pasar,” kata Afid.

    Lebih lanjut Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 2,43 masih terjaga, KAVA masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 3,22 atau naik 30% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat KAVA di CoinMarketCap pada Rabu (27/4) pukul 10.00 WIB adalah #96, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 511.629.440. Pasokan yang beredar 189.555.5555 koin KAVA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Secret Network (SCRT)

    Analisis teknikal Secret Network (SCRT).

    Secret Network berpotensi mengalami kenaikan harga, setelah terkoreksi dalam selama beberapa hari terakhir. Afid mengungkap Pembaruan mainnet besar-besaran pada jaringan Secret Network bisa membuat nilai token SCRT melonjak. 

    Dalam pengumumannya, upgrade mainnet ini bisa meningkatkan kinerja jaringan 500 kali lipat lebih besar dan membantu memperkuat posisi Secret sebagai pusat privasi data Web3. Upgrade jaringan SCRT akan terjadi pada 11 Mei.

    “Secret Network akan upgrade mainnet besar-besaran pada 27 April mendatang. Kabar ini membuat harga SCRT langsung naik. Dari analisis teknikalnya, SCRT berpotensi naik hingga 40% sampai harga kisaran $ 3,50 dari batas bawas $ 2,44,” katanya.

    Secret Network adalah jaringan blockchain pertama dengan smart contract yang menjaga privasi. Secret Network memiliki native coin bernama Secret (SCRT). Ini seperti Ethereum (ETH) dan Bitcoin (BTC), yang bisa disimpan di wallet dan membelanjakannya saat ingin menggunakan jaringan Secret Network.

    Peringkat SCRT di CoinMarketCap pada Rabu (11/5) pukul 10.00 WIB adalah #102, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 438.467.107. Jumlah koin yang beredar 163.295.557 koin SCRT yang beredar dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    4. EOS (EOS)

    Analisis teknikal EOS (EOS).

    EOS adalah kripto asli untuk mendukung proyek blockchain EOS.IO. Sementara, EOS.IO beroperasi sebagai platform smart contract dan pengembang aplikasi terdesentralisasi atau decentralized application (DApp).

    Afid menjelaskan EOS berpotensi bullish pada pekan ini karena akan melakukan hard fork pada jaringan blockchainnya bernama Mandel. Hard fork kemungkinan besar akan dilaksanakan pada 19 Mei mendatang.

    Hard fork ini dikabarkan akan membuat efisiensi EOS meningkat dan membawanya lebih cepat dalam memproses transaksi. Alhasil EOS dapat sentimen positif yang membawa harganya naik lebih tinggi,” kata Afid.

    Berdasarkan analisis teknikalnya, EOS sedang perlahan bergerak naik, setelah sebelumnya mengalami koreksi yang signifikan beberapa hari terakhir. Kemungkinan besar EOS dapat terus bergerak menuju harga $ 1,99 atau naik sekitar 28% dari $ 1,54 dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat EOS di CoinMarketCap pada Rabu (11/5) pukul 10.00 WIB adalah #44, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 1.698.007.806. Pasokan yang beredar 989.139.050 koin EOS dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Proyeksi Analis: Harga Bitcoin Menguat Pasca $ 25 Ribu, November 2022

    5. Bitcoin DOWN (BTCDOWN)

    Analisis teknikal Bitcoin DOWN (BTCDOWN).

    Bitcoin DOWN (BTCDOWN) sedang mengalami peningkatan pada pekan ini. Menurut Afid, kondisi market kripto sekarang yang secara keseluruhan sedang tertekan dan menurun turut berpengaruh positif pada BTCDOWN.

    “Pergerakan BTCDOWN sudah perlahan bergerak naik signifikan. Dari grafiknya menunjukkan sinyal bullish yang mengindikasikan tren peningkatan harga. Harga BTCDOWN bisa naik capai $ 0,02866 dari $ 0,02319,” kata Afid.

    BTCDOWN bertujuan untuk menghasilkan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin turun. Sedangkan BTCUP bertujuan memberikan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin turun. Jumlah keuntungan yang berlipat kali ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.

    Peringkat BTCDOWN di CoinMarketCap pada Rabu (11/5) pukul 10.00 WIB adalah #2878, dengan kapitalisasi pasar tidak tersedia Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Bitcoin (BTC)

    Analisis teknikal Bitcoin (BTC).

    Bitcoin kemungkinan besar akan terus terpuruk pada pekan kedua Mei 2022. BTC melompat kembali setelah sempat menyentuh level $ 29.370 pada tanggal 10 Mei lalu. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan titik support terkuat BTC saat ini berada di $ 30.500.

    “Analisis teknikal BTC sedang perlahan kembali turun, setelah sempat rebound naik sedikit. Belum ada sentimen positif yang bisa menggerakan harga untuk terus naik,” kata Afid.

    Kemungkinan besar pola pergerakan BTC akan naik terlebih dahulu ke harga $ 32.000. Kemudian, dapat lanjut turun menuju ke harga $ 29.000-$ 28.000 atau turun sekitar 9% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat BTC di CoinMarketCap pada Rabu (11/5) pukul 10.00 WIB adalah #1, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 597.637.296.279. Jumlah koin yang beredar 19.036.600 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

    2. Ethereum (ETH)

    Analisis teknikal Ethereum (ETH).

    Ethereum pun bernasib sama seperti Bitcoin. Afid melihat dari segi analisis teknikalnya ETH dapat terjerembab lebih dalam.

    “ETH kemungkinan besar akan melanjutkan tren bearish di pekan ini. Dari sisi teknikal saat ini ETH sedang bergerak turun, setelah mengalami koreksi melihat harganya yang sudah berada di batas atas pergerakan harga,” ungkapnya.

    Kemungkinan besar ETH masih dapat bergerak turun menuju sekitar $ 2.001 atau anjlok 11% dari harga $ 2.289 dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat ETH di CoinMarketCap pada Rabu (11/5) pukul 10.00 WIB adalah #2, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 286.148.671.899. Jumlah koin yang beredar 120.729.130 koin ETH dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Proyeksi Harga Bitcoin yang Tertekan di Awal Mei 2022, Terus Turun?

    3. Terra (LUNA)

    Analisis teknikal Terra (LUNA).

    Terra (LUNA) mengalami penurunan tajam sejak awal Mei 2022. LUNA benar-benar menukik tajam dalam harga dan kapitalisasi pasar sejak aksi jual besar-besaran.

    Menurut Afid, saat ini sedang ada turbulensi di seluruh ekosistem Terra sehingga tidak bisa mempertahankan nilainya terhadap dolar, sehingga turun ke level $ 0,67 pada Selasa (10/5). 

    “Nilai LUNA telah anjlok bergerak turun tajam. LUNA kini seimbang dengan nilai dolar AS. Sehingga menyebabkan likuidasi besar-besaran pada posisi leverage dan menurunkan kapitalisasi pasarnya. Investor menjadi panik mengakibatkan aksi jual lebih banyak,” jelas Afid.

    Berdasarkan analisis teknikalnya, LUNA sedang terus bergerak turun, setelah sebelumnya sempat mencoba rebound. Kemungkinan besar LUNA dapat terus bergerak menuju harga $ 10,67 atau turun sekitar 44% dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat LUNA di CoinMarketCap pada Rabu (11/5) pukul 10.00 WIB adalah #22, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 5.402.913.692. Pasokan yang beredar 397.570.628 koin LUNA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    4. BarnBridge (BOND)

    Analisis teknikal BarnBridge (BOND).

    BarnBridge (BOND) adalah token ERC-20 utilitas asli yang digunakan untuk pengintaian dan tata kelola pada platform BarnBridge. Sebagai mekanisme tata kelola, pemegang obligasi yang dapat memberikan suara pada pembaruan platform BarnBridge.

    Menurut Afid, berdasarkan analisis teknikalnya, BOND sedang terus bergerak turun, setelah sebelumnya sempat mencoba rebound. Kemungkinan besar BOND dapat terus bergerak menuju harga $ 4,09 atau turun sekitar 13% dari harga $ 4,76 dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat BOND di CoinMarketCap pada Rabu (11/5) pukul 10.00 WIB adalah #567, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 31.833.269. Pasokan yang beredar 6.697.847 koin BOND dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: 5 Crypto Potensial Bulan Mei 2022: KAVA, EOS, RUNE, NEAR dan SCRT

    5. JasmyCoin (JASMY)

    Analisis teknikal JasmyCoin (JASMY).

    JasmyCoin adalah token kripto asli dari jaringan Jasmy, platform Internet of Things (IoT) yang bertujuan untuk mengembangkan infrastruktur yang memungkinkan siapa saja menggunakan data dengan aman. Token JASMY dapat digunakan untuk membayar penyimpanan data dan jenis layanan serupa lainnya yang ditawarkan oleh jaringan Jasmy.

    Afid menjelaskan JASMY kemungkinan besar akan masuk ke fase bearish pada pekan ini. “JASMY bisa terus turun hingga harga $ 0.01075 dalam beberapa hari ke depan. Walaupun sempat rebound, JASMY bleum mendapatkan sentimen positif yang membuatnya naik.”

    Peringkat JASMY di CoinMarketCap pada Rabu (11/5) pukul 10.00 WIB adalah #370, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $70.067.207. Pasokan yang beredar 4.754.930.780 koin JASMY dan maksimal pasokan 50,000,000,000 koin JASMY.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 27 April 2022: Babak Belur di Zona Merah

    Secara umum, kondisi pasar kripto yang lesu selama satu pekan terakhir ini, masih disebabkan oleh tipisnya volume perdagangan. Meski, pada awal pekan lalu, sejumlah kripto sempat menghijau, kini kembali babak belur di zona merah.

    Menurut pantau situs Coinmarketcap pukul 10.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar kompak berada di zona merah dalam 24 jam terakhir. Misalnya saja, Bitcoin (BTC) ada di harga $ 38.260,39 per keping, turun 5,7% dibanding sehari sebelumnya. Ether (ETH) juga anjlok 6,32% ke $ 2.822,7 per keping di rentang waktu yang sama.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan saat ini pelaku pasar masih ragu-ragu menempatkan uangnya di instrumen investasi berisiko, seperti aset kripto. Alhasil market masih terus bearish hingga pekan terakhir April 2022 ini.

    “Sikap investor masih jenuh melakukan aksi jual-beli untuk mengakumulasi investasi aset kripto mereka. Hal tersebut dampak dari bagian aksi risk-off seiring maraknya sentimen negatif di exchange kripto. Selain itu, pelaku pasar juga ingin jaga jarak dengan gejolak di pasar kripto menjelang rapat The Fed bulan depan,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Sentimen Negatif The Fed

    Sebelumnya, Ketua The Fed, Jerome Powell, memberi sinyal bahwa lembaganya tersebut akan mengerek suku bunga 50 basis poin pada bulan Mei mendatang. Langkah ini dikhawatirkan dapat menyumbat pertumbuhan konsumsi dan investasi, dua motor utama penggerak pertumbuhan ekonomi.

    Sementara itu, sentimen negatif yang menghantam pasar kripto juga datang dari krisis konflik Rusia-Ukraina memasuki babak baru setelah Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, mengatakan Rusia akan berkonfrontasi dengan negara-negara NATO, jika AS dan sekutunya terus menyediakan senjata bagi Ukraina.

    “Nilai aset kripto kompak berguguran setelah muncul kabar mengenai eskalasi konflik geopolitik Rusia dan Ukraina. Hal ini menunjukkan bahwa ekonomi dunia bakal mengalami ketidakpastian baru dan membuat pasar aset spekulatif, seperti kripto, jadi tak menarik,” imbuh Afid.

    Di samping itu, banyak trader yang mulai menerapkan strategi jangka pendek yang memilih untuk melakukan short trading BTC, ketimbang menahannya untuk mendulang profit. Hal tersebut terjadi pasca level support BTC ada di $ 37.500, meskipun sisi atas tampaknya terbatas menuju level resistance $ 46.000 per keping.

    Di sisi lain, Afid memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan April ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Baca juga: Ahli Prediksi BTC dan ETH akan Tembus Level Tertinggi di Tahun 2022

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Kava (KAVA)

    Ilustrasi analisis teknikal Kava (KAVA).

    Pergerakan KAVA kembali reli pada pekan terakhir bulan April ini. KAVA setidaknya sudah duduk nyaman dalam daftar aset kripto bullish selama beberapa pekan terakhir di Tokocrypto Market Signal.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan potensi kenaikan harga KAVA akibat peluncuran ETH Bride Beta yang kemungkinan besar akan dilakukan pada 30 April mendatang.

    “Kava Network belum ada habisnya untuk reli. Sekarang sentimen positif datang dari peluncuran ETH Bridge Beta yang kemungkinan besar terjadi pada tanggal 30 April mendatang. ET Bridge ini akan membuka jembatan integrasi antara token ERC-20 dan ERC-1155 di Kava Network,” kata Afid.

    Lebih lanjut Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 5,2 masih terjaga, KAVA masih dapat bergerak naik kemungkinan menuju sekitar $ 5,7 dalam beberapa hari ke depan. 

    Kava sendiri adalah platform DeFi yang memungkinkan pengguna untuk pinjam-meminjam aset kripto mereka tanpa melibatkan lembaga keuangan dan perantara lainnya. KAVA sebagai token utilitas dan native token governance yang diciptakan oleh ekosistem DeFi Kava, yang terkenal dengan kapasitas pinjamannya. 

    Peringkat KAVA di CoinMarketCap pada Rabu (27/4) pukul 10.00 WIB adalah #86, dengan kapitalisasi pasar $ 920.713.375. Pasokan yang beredar 179.939.094 koin KAVA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Dogecoin (DOGE)

    Ilustrasi analisis teknikal Dogecoin (DOGE).

    Dogecoin (DOGE) masuk ke dalam daftar aset kripto yang bullish pekan ini, alasannya tentu dampak dari sentimen pembelian media sosial, Twitter oleh Elon Musk. Saat kesepakatan itu terjadi pada Selasa (26/4), harga dogecoin melonjak sekitar 27%.

    Afid melihat DOGE masih bisa reli untuk naik selama beberapa hari ke depan. Pelaku pasar masih menikmati sentimen positif dampak dari Elon Musk yang beli Twitter dengan mahar Rp 634 triliun.

    “Dalam data Coinmarketcap, harga Dogecoin masih melonjak 23% dalam 24 jam. Angkanya mencapai $ 0,1383. Volume perdagangannya pun meningkat lebih dari 800% dalam 24 jam terakhir, ke level $ 4.305.628.307. Meski saat ini sedang alami koreksi, harga DOGE bisa naik kembali hingga $ 0,1525.

    Musk pernah mengembuskan rumor bahwa kripto DOGE akan digunakan sebagai metode pembayaran di Twitter dan Tesla. Selama ini, Musk menjadi penggerak pasar aset kripto dengan tweetnya tentang Dogecoin dan Bitcoin.

    Peringkat DOGE di CoinMarketCap pada Rabu (27/4) pukul 10.00 WIB adalah #12, dengan kapitalisasi pasar $ 18.347.780.794. Pasokan yang beredar 132.670.764.300 koin DOGE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. STEPN (GMT)

    Ilustrasi analisis teknikal STEPN (GMT).

    STEPN (GMT) sempat mencuri perhatian para pelaku pasar kripto karena keunikan utilitasnya. GMT kini diperkirakan akan kembali bullish pada pekan ini.

    Menurut Afid, aset kripto GMT masih masih cukup bagus dalam beberapa waktu ke depan. Sentimen positif yang menggerakkan nilai karena STEPN mengambil langkah berani untuk ikut program netralitas karbon.

    “STEPN, yang merupakan aplikasi gaya hidup Web3, memulai misi mereka untuk memerangi perubahan iklim dan mencapai netralitas karbon dengan pembelian Carbon Removal Tonnes senilai $ 100.000. Analisis teknikalnya, harga GMT bisa sampai puncak kenaikan hingga $ 4 selama beberapa waktu mendatang,” ujar Afid.

    Peringkat GMT di CoinMarketCap pada Rabu (27/4) pukul 10.00 WIB adalah #51, dengan kapitalisasi pasar $ 1.971.676.671. Jumlah koin yang beredar 600.000.000 koin GMT dan maksimal pasokan 6.000.000.000 koin GMT.

    Baca juga: Mengenal Aset Kripto Mantra Dao (OM) dan QuickSwap (QUICK)

    4. The Sandbox (SAND)

    Ilustrasi analisis teknikal The Sandbox (SAND).

    Aset kripto metaverse, The Sandbox (SAND) kemungkinan besar akan bullish dengan pergerakan harga yang cukup signifikan. Afid melihat kabar MTR Corporation Hong Kong yang bergabung dengan metaverse The Sandbox bikin harga SAND merangkak naik.

    “MTR Corporation jadi operator transportasi global pertama yang gabung ke metaverse The Sandbox. Mereka ingin menciptakan pengalaman baru dan imersif di dunia virtual. Kerja sama ini jadi sentimen positi untuk SAND,” kata Afid.

    Dari analisis teknikalnya, pergerakan nilai SAND selama batas bawah pada $ 2,5 masih terjaga, kemungkinan besar konsolidasi akan berlanjut dan SAND dapat bergerak naik menuju $ 2,9 atau naik 14 % dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat SAND di CoinMarketCap pada Rabu (27/4) pukul 10.00 WIB adalah #40, dengan kapitalisasi pasar $ 2.884.760.589. Jumlah koin yang beredar 1.158.437.953 koin SAND dan maksimal pasokan 3.000.000.000 koin SAND.

    5. Polygon (MATIC)

    Ilustrasi analisis teknikal Polygon (MATIC).

    Polygon (MATIC) menutup daftar aset kripto yang berpotensi bullish pada pekan terakhir April 2022 ini. Afid menjelaskan sentimen positif yang menggerakan harga MATIC datang dari kabar Twitter yang akan mengizinkan pembuat konten dibayar dalam USDC melalui Stripe dan Polygon.

    “Langkah itu menarik, karena pembayaran USDC akan didukung oleh blockchain Polygon, sehingga dampak positif dirasakan oleh pergerakan nilai MATIC,” ungkap Afid.

    Lebih lanjut, dari analisis teknikalnya pergerakan MATIC kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 1,2 masih terjaga, MATIC dapat naik hingga $ 1,3 atau naik 9% dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat MATIC di CoinMarketCap pada Rabu (27/4) pukul 10.00 WIB adalah #17, dengan kapitalisasi pasar $ 9.871.127.406. Jumlah koin yang beredar 7.844.866.567 koin MATIC dan maksimal pasokan 10.000.000.000 koin MATIC.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. The Graph (GRT)

    Ilustrasi analisis teknikal Graph (GRT).

    Graph (GRT), token asli dari Graph Blockchain, kemungkinan besar akan masuk ke fase bearish pada pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan pergerakan GRT sudah menunjukan arah bearish, karena nilai sudah turun sejak beberapa hari lalu.

    “Dari analisis teknikalnya, GRT sudah menunjukan pola penurunan. Dalam beberapa hari mendatang kemungkinan akan terus merosot dari dari harga $ 0,37 menuju $ 0,33 atau turun 11%,” kata Afid.

    Graph Blockchain sendiri merupakan proyek yang menawarkan cara canggih untuk menanyakan data kompleks blockchain dan smart contract untuk menemukan data yang berguna dengan cepat.

    Peringkat GRT di CoinMarketCap pada Rabu (27/4) pukul 10.00 WIB adalah #58, dengan kapitalisasi pasar $ 1.613.105.576. Jumlah koin yang beredar 4.715.735.200 koin GRT dan maksimal pasokan 10.057.044.431 koin GRT.

    Baca juga: Daftar Aset Kripto yang Paling Banyak Dipegang Orang Indonesia

    2. TomoChain (TOMO)

    Ilustrasi analisis teknikal TomoChain (TOMO).

    TomoChain (TOMO) adalah proyek yang berupaya meningkatkan skalabilitas blockchain Ethereum (ETH). Hal ini terutama dilakukan melalui peningkatan kapasitas transaksi per detik (TPS).

    Afid melihat pergerakan TOMO sedang menurun dalam beberapa terakhir ini. “Analisis teknikal terlihat TOMO kemungkinan besar akan terus turun nilainya dari batas harga bawahnya saat ini $ 1,15 menuju $ 1,03 atau anjlok 11%. Meskipun, nanti akan dari koreksi ke harga batas bawah tersebut.”

    Peringkat TOMO di CoinMarketCap pada Rabu (27/4) pukul 10.00 WIB adalah #358, dengan kapitalisasi pasar $ 103.440.833. Jumlah koin yang beredar 90.454.163 koin TOMO dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Kyber Network Crystal v2 (KNC)

    Ilustrasi analisis teknikal Kyber Network Crystal v2 (KNC).

    Setelah sempat reli bullish pada pekan lalu, kini Kyber Network Crystal v2 (KNC) harus terkoreksi dengan penurunan nilai yang cukup signifikan. Menurut Afid, KNC akan berpotensi bearish, karena sudah overbought dengan kenaikan harga yang tinggi sebelumnya. 

    “Pelaku pasar tampaknya sudah jenuh dengan KNC. Analisis teknikal KNC menunjukan nilai KNC bisa turun dari harga batas bawahnya $ 5,1 ke $ 4,75 atau turun 12%,” tutur Afid.

    Peringkat KNC di CoinMarketCap pada Rabu (27/4) pukul 10.00 WIB adalah #84, dengan kapitalisasi pasar $ 925.814.166. Pasokan yang beredar 177.809.350 koin KNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    4. Klaytn (KLAY)

    Ilustrasi analisis teknikal Klaytn (KLAY).

    Klaytn adalah blockchain publik yang berfokus pada metaverse, gamefi, dan ekonomi kreatif. Sementara. KLAY adalah aset kripto yang digunakan di jaringan Klaytn.

    Afid menjelaskan harga Klaytn telah turun 11% dalam 7 hari terakhir. Harga turun 3,76% dalam 24 jam terakhir. Ada sentimen negatif yang membuat nilainya terus anjlok, yaitu kenaikan biaya gas fee yang terlalu tinggi, yaitu dari dari 25 ston menjadi 750 ston. Kenaikan ini untuk perbaikan jaringan dan menghilangkan bot.

    “Harganya KLAY bisa terus turun dari batas bawah saat ini ada di $ 0,86 ke $ 0,84 atau turun 8%. Secara keseluruhan memang KLAY sedang dalam fase bearish dalam beberapa waktu belakangan ini,” kata Afid.

    Peringkat KLAY di CoinMarketCap pada Rabu (27/4) pukul 10.00 WIB adalah #45, dengan kapitalisasi pasar $ 2.399.364.877. Pasokan yang beredar 2.785.661.189 koin KLAY dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: 5 Tips Cuan Maksimal Investasi Kripto saat Lebaran

    5. Uniswap (UNI)

    Ilustrasi analisis teknikal Uniswap (UNI).

    Uniswap (UNI) tampaknya belum bisa keluar dari zona bearish-nya pada pekan ini. Sentimen negatif kembali datang, pasca laporan dua perusahaan AS menuduh bahwa Uniswap telah melanggar undang-undang sekuritas dan memfasilitasi penarikan rug pull

    Selain itu, Afid mengatakan Uniswap juga menjalin kemitraan dengan TRM Labs untuk memblokir alamat wallet kripto yang ditemukan terlibat dalam perilaku ilegal dari frontend-nya. Hal ini membuat nilai UNI terus tertekan.

    “Analisis teknikal melihat harga UNI bisa terjun dari batas bawahnya di $ 8,24 ke $ 7.50 atau turun 13%. UNI belum bisa lepas dari tekan kabar miring mengenai platform DEX-nya,” ungkap Afid.

    Peringkat UNI di situs CoinMarketCap pada Rabu (27/4) pukul 10.00 WIB adalah #26, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 5.641.552.712. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 690.821.146 koin UNI dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin UNI.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 20 April 2022: Pasar Merangkak Naik

    Aset kripto Bitcoin dan altcoin utama lainnya diperdagangkan stabil pada hari Rabu (20/4). Secara keseluruhan market tampaknya mulai merangkak naik dan menuju zona hijau selama pekan ketiga bulan April ini.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan secara umum, kinerja aset kripto yang mulai cerah pada pekan ini disebabkan oleh aksi borong trader di market, seiring niatan mereka untuk melakukan price actions. Aktivitas trader di pasar kripto juga sangat tergantung dengan sentimen kabar mengenai suku bunga acuan AS.

    “Pelaku pasar yang jenuh dengan kondisi market kripto yang sideways ini dimanfaatkan oleh trader untuk inisiatif mengambil strategi melakukan price actions dengan menimbun aset kripto. Trading price action adalah salah satu metode terpopuler dan sering digunakan trader, karena mudah dan akurat dalam memprediksi pergerakan harga pasar,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Afid menambahkan market secara keseluruhan masih akan mengalami penurunan yang signifikan yang dimulai sejak awal April. Bitcoin masih menjadi patok untuk pergerakan koin lainnya. Saat ini BTC, sedang mencoba untuk pullback setelah harga mengalami titik jenuh. 

    “Pada pekan ini, harga BTC masih tertahan di area support kuatnya, yaitu kisaran $ 39.000-$ 40.000. Kalo area ini mengalami breakdown skenario terburuknya harga BTC bisa terus anjlok menyentuh ke $ 38.000-$ 37.000. Sementara, skenario bullish BTC harus bisa menembus resistensi harga di $ 43.000-$ 44.000,” jelas Afid.

    Menurut laporan Be[In]Crypto Research, minat investor pada Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam pada kuartal pertama tahun 2022. Volume perdagangan BTC pada kuartal pertama tahun 2022 masih di bawah dua setengah kali kuartal pertama tahun 2021. 

    Baca juga: Tahilalats Rilis Koleksi NFT Mindblowon Universe, Apa Keunikannya?

    Tren bearish di pasar crypto secara keseluruhan menyebabkan penurunan volume perdagangan harian dan terutama dapat dikaitkan dengan penurunan minat investor terhadap Bitcoin. 

    Saat ini, kapitalisasi pasar kripto global diperdagangkan lebih tinggi pada angka $ 1,89 triliun, melonjak sekitar 2 persen dalam 24 jam terakhir. Total volume perdagangan aset kripto meningkat sekitar 60 persen menjadi $ 96,13 miliar.

    Di sisi lain, Afid memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan April ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Kava (KAVA)

    Ilustrasi analisis teknikal Kava (KAVA).

    Kava adalah platform DeFi yang memungkinkan pengguna untuk pinjam-meminjam aset kripto mereka tanpa melibatkan lembaga keuangan dan perantara lainnya. KAVA sebagai token utilitas dan native token governance yang diciptakan oleh ekosistem DeFi Kava, yang terkenal dengan kapasitas pinjamannya. 

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan harga KAVA bisa bullish akibat peluncuran Kava Foundation yang dipercepat ke akhir April dan bersamaan dengan itu akan ada Mint Token Launch.

    “Kava Network meluncurkan Kava Foundation yang kemungkinan besar terjadi pada tanggal 30 April mendatang. Bersamaan dengan itu akan ada Mint Token Launch yang dinantikan pada holders KAVA. Kabar ini membuat pergerakan KAVA naik pada pekan ini dan para investor sudah bersiap untuk masuk menaikan harga KAVA,” kata Afid.

    Peringkat KAVA di CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #96, dengan kapitalisasi pasar $ 771.386.381. Pasokan yang beredar 176.497.770 koin KAVA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Terra (LUNA)

    Ilustrasi analisis teknikal Terra (LUNA).

    Terra adalah sebuah blockchain yang dibangun dengan tujuan menciptakan ekosistem pembayaran digital yang terdesentralisasi menggunakan aset kripto stablecoin, LUNA. 

    Menurut Afid, LUNA mendapatkan sentimen positif dari pemberitaan bahwa koin kripto tersebut sekarang menjadi stablecoin terbesar ketiga berdasarkan kapitalisasi pasar. LUNA baru-baru ini mengalahkan BUSD untuk mengeklaim tempat di tiga besar.

    Stablecoin Terra telah bergerak dalam tren naik sejak November 2021. LUNA kini juga telah menjadi stablecoin terbesar ketiga kripto pada hari Senin (18/4) setelah pemompaan besar-besaran selama 6 bulan lalu. Investor senang dengan kabar ini sehingga membuat aksi beli lebih banyak,” jelas Afid.

    Peringkat LUNA di CoinMarketCap pada Rabu (20/3) pukul 10.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar $ 33.227.565.199. Pasokan yang beredar 353.958.856 koin LUNA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Reserve Rights (RSR)

    Ilustrasi analisis teknikal Reserve Rights (RSR).

    Reserve Rights adalah platform stablecoin token ganda yang diluncurkan pada Mei 2019. Pengaturan token ganda Reserve Rights mencakup stablecoin yang dikenal sebagai Reserve stablecoin (RSV). 

    Token kedua adalah token Reserve Rights (RSR), yang digunakan untuk menjaga RSV stabil pada target harga $ 1 melalui sistem peluang arbitrase. RSR adalah sebuah token utilitas yang memungkinkan pemegang untuk memberikan hak suara atau voting pada proposal tata kelola.

    Afid melihat pergerakan RSR masih akan bullish pada pekan ini. Hal tersebut dampak dari kabar Mainnet Launch yang akan dilaksanakan pada 30 April mendatang.

    “RSR masih akan bullish pada pekan ini karena sentimen positif dari Mainnet Launch yang digelar 30 April mendatang tetap terasa efeknya. Para holders RSR sudah tidak sabar untuk dapat keuntungan,” kata Afid.

    Peringkat RSR di CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #259, dengan kapitalisasi pasar $ 206.791.981. Jumlah koin yang beredar 14.801.148.904 koin RSR dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin RSR.

    Baca juga: Mengenal Aset Kripto Metal (MTL) dan TokenClub (TCT), Apa Utilitasnya?

    4. Mines of Dalarnia (DAR)

    Ilustrasi analisis teknikal Mines of Dalarnia (DAR).

    Selain RSR, token kripto DAR juga kemungkinan besar akan kembali bullish pada pekan ini. Peningkatan nilai DAR masih berdampak dari kabar peluncuran Mines of Dalarnia Mainnet dan dibukanya penjualan tanah virtual Mines of Dalarnia Land.

    “Mines of Dalarnia masih dipengaruhi oleh sentimen positif dari peluncuran Mainnet pada 26 April mendatang. Analisis teknikal melihat akan ada peningkatan 15% dari harga sekarang di kisaran $ 1,2,” ungkap Afid.

    Mines of Dalarnia adalah game petualangan dengan konsep play-to-earn dan para pemainnya akan mendapatkan NFT sebagai rewards. Token asli dalam game MoD adalah DAR dan memainkan peran kunci dalam mengelola ekonomi dalam permainan, mendorong pemain dan juga menjaga ekonomi di dunia Dalarnia tumbuh secara berkelanjutan.

    Peringkat DAR di CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #252, dengan kapitalisasi pasar $ 219.234.954. Jumlah koin yang beredar 185.566.667 koin DAR dan maksimal pasokan 800.000.000 koin DAR.

    5. Kyber Network Crystal v2 (KNC)

    Ilustrasi analisis teknikal Kyber Network Crystal v2 (KNC).

    Kyber adalah protokol likuiditas on-chain yang dapat diimplementasikan pada semua blockchain smart contract. Protokol ini memungkinkan pertukaran token yang didesentralisasi dan dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi apa pun, dan berjalan dengan mulus antara semua pihak dalam suatu ekosistem.

    Token dari Kyber Network ini yaitu KNC akan digunakan sebagai bagian dari transaksi untuk memfasilitasi operasi sistem yang sedang berlangsung pada network. Menurut Afid, KNC akan berpotensi bullish. Faktor utama dalam kenaikan harga KNC yang tajam adalah penguatan pusat perdagangan dan likuiditas, Kyber.

    “Jaringan Kyber telah reli selama beberapa bulan terakhir karena memperkuat pusat perdagangan dan likuiditasnya. Proyek ini baru-baru ini mengumumkan integrasi dukungan untuk sepuluh jaringan blockchain yang terpisah. Dari teknik analisisnya, pekan ini KNC rata-rata akan mengalami kenaikan 15%,” tutur Afid.

    Peringkat KNC di CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #97, dengan kapitalisasi pasar $ 758.652.418. Pasokan yang beredar 177.809.350 koin KNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. JasmyCoin (JASMY)

    Ilustrasi analisis teknikal JasmyCoin (JASMY).

    JasmyCoin adalah token kripto asli dari jaringan Jasmy, platform Internet of Things (IoT) yang bertujuan untuk mengembangkan infrastruktur yang memungkinkan siapa saja menggunakan data dengan aman. Token JASMY dapat digunakan untuk membayar penyimpanan data dan jenis layanan serupa lainnya yang ditawarkan oleh jaringan Jasmy.

    JasmyCoin didasarkan pada standar ERC 20. Token juga dapat digunakan oleh sejumlah individu dan bisnis yang tidak ditentukan untuk mentransfer token menggunakan perangkat digital sebagai bukti pertukaran nilai atau pembayaran untuk layanan. Dengan tidak membatasi kegunaannya, token dapat memiliki berbagai tujuan.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan JASMY kemungkinan besar akan masuk ke fase bearish pada pekan ini. “JASMY sudah membentuk pola reverse cup and handle. Penurunan terjadi sekitar 28% dengan nilai terendah sampai $0,02.”

    Peringkat JASMY di CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #372, dengan kapitalisasi pasar $ 108.617.783. Pasokan yang beredar 4.754.930.780 koin JASMY dan maksimal pasokan 50.000.000.000 koin JASMY.

    Baca juga: 5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP dan OXY

    2. Origin Protocol (OGN)

    Ilustrasi analisis teknikal Origin Protocol (OGN).

    Origin Protocol (OGN) adalah token Ethereum yang mendukung platform Origin, yang bertujuan untuk memperkuat pasar yang terdesentralisasi dan peer-to-peer. OGN dapat digunakan untuk mempertaruhkan, mengatur dan beriklan di platform Origin.

    Menurut Afid, OGN bisa tersungkur ke fase bearish pada pekan ini. “Nilai OGN diperkirakan akan turun pada pekan ini. Namun, akan terkoreksi naik sedikit, tapi tetap akan terus anjlok.”

    Peringkat OGN di CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #186, dengan kapitalisasi pasar $ 256.778.472. Pasokan yang beredar 388.570.733 koin OGN dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin OGN.

    3. Frax Share (FXS)

    Ilustrasi analisis teknikal Frax Share (FXS).

    Frax Protocol adalah sistem stablecoin algoritma pecahan pertama di jaringan blockchain. Frax memiliki sifat open-source, mudah digunakan, dan sepenuhnya on-chain yang saat ini diimplementasikan di Ethereum.

    Frax Shares (FXS) adalah token tata kelola yang menghasilkan biaya, pendapatan seigniorage, dan nilai agunan berlebih. Token FXS adalah token tata kelola yang menghasilkan semua nilai FRAX baru yang dicetak, biaya, dan agunan berlebih. FXS adalah aset investasi dan tata kelola sementara FRAX adalah token mata uang.

    Afid melihat dari analisis teknikal FXS kemungkinan masuk fase bearish pada pekan ini. Terlihat FXS akan mengalami peningkatan sedikit atau koreksi, namun akan terus tersungkur hingga 16%. 

    Peringkat FXS di situs CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #120, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 563.320.876. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 16.209.405 koin FXS dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    4. Astar (ASTR)

    Ilustrasi analisis teknikal Astar (ASTR).

    Astar Network adalah hub dApp multi-rantai di Polkadot. Platform ini menawarkan kepada pengguna berbagai fitur yang mencakup staking dApps, solusi L2, dan X-VM (Cross Virtual Machine) yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM).

    ASTR adalah token utilitas dan tata kelola Astar, digunakan untuk kasus penggunaan biaya transaksi, tata kelola, network staking, dApp staking dan implementasi layer-2. ASTR kemungkinan besar masuk ke fase bearish. Afid menerangkan ASTR akan mengalami penurunan sekitar 15%, meski akan terkoreksi dalam waktu singkat.

    Peringkat ASTR di situs CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #218, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 673.152.756. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 3.086.033.508 koin ASTR dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Inilah 5 Deretan NFT Marketplace Buatan Indonesia!

    5. Uniswap (UNI)

    Ilustrasi analisis teknikal Uniswap (UNI).

    Uniswap adalah perdagang terdesentralisasi (DEX) terbesar yang beroperasi di blockchain Ethereum. Ini memungkinkan pengguna di mana saja di dunia untuk berdagang kripto tanpa perantara. UNI, token tata kelola yang memungkinkan pengguna untuk memberikan suara pada perubahan protokol utama.

    Uniswap (UNI) adalah token Ethereum yang mendukung Uniswap, penyedia likuiditas otomatis yang dirancang untuk memudahkan pertukaran token Ethereum (ERC-20). Tidak ada buku pesanan atau fasilitator pusat di Uniswap. Sebagai gantinya, token ditukar melalui kumpulan likuiditas yang ditentukan oleh smart contract.

    Afid menjelaskan UNI bisa masuk ke fase bearish pada pekan ini dilihat dari analisis teknikal akan terjadi penurunan hingga 7%. Pergerakan UNI juga sudah membentuk pola reverse cup and handle yang berarti kemungkinan besar akan masuk zona bearish. 

    Peringkat UNI di situs CoinMarketCap pada Rabu (20/4) pukul 10.00 WIB adalah #24, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 6.527.235.661. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 690.496.925 koin UNI dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin UNI.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 13 April 2022: Pasar Kripto Terjebak Zona Merah

    Pergerakan market kripto pada pekan kedua April ini, perlahan tapi pasti nyaman mendarat di zona merah. Situasi ini membuat pelaku pasar banyak yang mengambil sikap wait and see untuk terus memantau pergerakan ke depan. 

    Melansir Coinmarketcap, Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big semua dalam posisi nyaman berada zona merah dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) sempat anjlok di bawah $ 39.000 dan sejumlah altcoin pun juga bernasib sama.

    Namun, berkah ada pada bintang utama, Shiba Inu (SHIB) yang sempat meroket 35% dalam sehari terakhir. Nilai SHIB meroket berkat dampak dari listing di platform investasi AS, Robinhood.

    “Selain itu sentimen SHIB juga datang dari Unification Foundation, perusahaan solusi blockchain yang mengumumkan akan melakukan testnet Shibarium, yakni jaringan blockchain layer-2 Shiba Inu,” kata Trader Tokocrypto, Afid Sugiono pada Rabu (13/4).

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan overall market masih kuat untuk bearish pada minggu ini. Pergerakan market kripto mungkin akan sedikit alami pullback untuk melanjutkan penuruan.

    “Secara umum, pasar kripto hari ini masih tertekan berkat aksi jual besar-besaran setelah pelaku pasar. Kuat dugaan, aksi jual ini dilakukan karena pelaku pasar mengantisipasi data inflasi AS pada Maret lalu dan arah kebijakan moneter The Fed yang lebih ketat,” jelasnya.

    Baca juga: Harga Kripto Shiba Inu Melonjak 35% Dalam Satu Hari, Apa Penyebabnya?

    Namun di sisi baiknya, banyak investor kawakan mungkin akan melakukan akumulasi aset kripto, karena harganya sedang murah atau melakukan strategi buy the dip, sehingga tekanan aksi beli tersebut lebih kuat dibanding aksi jualnya. Hal tersebut bisa jadi sedikit banyak akan mempengaruhi penguatan pasar kripto sepekan ke depan.

    Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan kedua bulan April ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Reserve Rights (RSR)

    Ilustrasi analisis teknikal Reserve Rights (RSR).

    Reserve Rights adalah platform stablecoin token ganda yang diluncurkan pada Mei 2019. Pengaturan token ganda Reserve Rights mencakup stablecoin yang dikenal sebagai Reserve stablecoin (RSV). 

    Token kedua adalah token Reserve Rights (RSR), yang digunakan untuk menjaga RSV stabil pada target harga $1,00 melalui sistem peluang arbitrase. RSR adalah sebuah token utilitas yang memungkinkan pemegang untuk memberikan hak suara atau voting pada proposal tata kelola.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat pergerakan RSR akan menuju fase bullish pada pekan ini. Hal tersebut dampak dari kabar Mainnet Launch yang akan dilaksanakan pada 30 April dan bisa lebih cepat.

    “Para RSR holders akan menahan token mereka sebelum Mainnet diluncurkan untuk dapat keuntungan. Dari analisis teknikalnya, RSR sudah membentuk pola cup and handle yang sering dianggap sebagai sinyal bullish, dengan pola sisi kanan biasanya mengalami trading volume yang lebih rendah. Peningkatan harga kemungkinan bisa capai 23%,” kata Afid.

    Peringkat RSR di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #19, dengan kapitalisasi pasar $ 193.407.005. Jumlah koin yang beredar 14.801.148.904 koin RSR dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin RSR.

    2. Mines of Dalarnia (DAR)

    Ilustrasi analisis teknikal Mines of Dalarnia (DAR).

    Token kripto DAR masih kemungkinan akan kembali bullish pada pekan ini. Peningkatan nilai DAR masih berdampak dari kabar peluncuran Mines of Dalarnia Mainnet pada 26 April mendatang. Kemudian, dibukanya penjualan tanah virtual Mines of Dalarnia Land membuat harga DAR melonjak.

    “Mines of Dalarnia akhirnya resmi mengumumkan peluncuran Mainnet pada 26 April mendatang. Analisis teknikal melihat akan ada peningkatan 12% dari harga sekarang di kisaran $ 1,05,” ungkap Afid.

    Mines of Dalarnia adalah game petualangan dengan konsep play-to-earn dan para pemainnya akan mendapatkan NFT sebagai rewards. Token asli dalam game MoD adalah DAR dan memainkan peran kunci dalam mengelola ekonomi dalam permainan, mendorong pemain dan juga menjaga ekonomi di dunia Dalarnia tumbuh secara berkelanjutan.

    Peringkat DAR di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #263, dengan kapitalisasi pasar $ 196.313.041. Jumlah koin yang beredar 123.200.000 koin DAR dan maksimal pasokan 800.000.000 koin DAR.

    3. Secret (SCRT)

    Ilustrasi analisis teknikal Secret (SCRT).

    Secret Network adalah jaringan blockchain pertama dengan smart contract yang menjaga privasi. Secret Network memiliki native coin bernama Secret (SCRT). Ini seperti Ethereum (ETH) dan Bitcoin (BTC), yang bisa disimpan di wallet dan membelanjakannya saat ingin menggunakan jaringan Secret Network.

    Afid mengungkap peningkatan Mainnet pada jaringan Secret Network membuat nilai token SCRT melonjak. Dalam pengumumannya, upgrade Mainnet ini bisa meningkatkan kinerja jaringan 500 kali lipat lebih besar.

    “Secret Network akan upgrade Mainnet Shockwave Alpha pada 27 April mendatang. Kabar ini membuat harga SCRT langsung naik. Dari analisis teknikalnya, SCRT berpotensi naik hingga 9% sampai harga kisaran $ 5,9,” katanya.

    Peringkat SCRT di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #93, dengan kapitalisasi pasar $ 801.834.568. Jumlah koin yang beredar 163.295.557 koin SCRT yang beredar dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Mengenal Secret Network, Kripto Diklaim Pesaing Ethereum & Polkadot

    4. Kyber Network Crystal v2 (KNC)

    Ilustrasi analisis teknikal Kyber Network Crystal v2 (KNC).

    Kyber adalah protokol likuiditas on-chain yang dapat diimplementasikan pada semua blockchain smart contract. Protokol ini memungkinkan pertukaran token yang didesentralisasi dan dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi apa pun, dan berjalan dengan mulus antara semua pihak dalam suatu ekosistem.

    Token dari Kyber Network ini yaitu KNC akan digunakan sebagai bagian dari transaksi untuk memfasilitasi operasi sistem yang sedang berlangsung pada network. 

    Menurut Afid, KNC akan berpotensi bullish. Posisi harga KNC naik lebih dari 50% setelah memperluas akses ke sepuluh jaringan blockchain dan integrasi dengan Uniswap v3.

    “Kyber Network kemungkinan akan mengalami bullish pada pekan ini. pada tanggal 8 April saja, KNC udah naik 55,4%. Dari teknik analisisnya, pekan ini KNC rata-rata akan mengalami kenaikan 17%,” tutur Afid.

    Peringkat KNC di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #100, dengan kapitalisasi pasar $ 674.734.856. Pasokan yang beredar 177.809.350 koin KNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. NEAR Protocol (NEAR)

    Ilustrasi analisis teknikal NEAR Protocol (NEAR).

    NEAR Protocol (NEAR) bisa menjadi salah satu aset kripto yang bersinar dalam beberapa pekan terakhir. Pasalnya, pekan ini NEAR kembali masuk dalam kripto potensi bullish. Ini ketiga kali berturut-turut NEAR masuk ke dalam daftar.

    “NEAR berpeluang mengalami bullish dengan peningkatan nilai mencapai 14 persen. harga NEAR diprediksi akan naik hingga $ 17,8. Penyebabnya masih dampak dari pengumuman peluncuran Unchainfund, kemitraan mereka dengan SialGP, dan pemenang MetaBUILD 2,” kata Afid.

    Peringkat NEAR di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #18, dengan kapitalisasi pasar $ 10.986.886.660. Jumlah koin yang beredar  667.451.644 koin NEAR dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin NEAR.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Bitcoin (BTC)

    Ilustrasi analisis teknikal Bitcoin (BTC).

    Pekan ini memang menjadi waktu yang sulit bagi Bitcoin (BTC). Harga BTC sempat jatuh kembali di bawah $ 40.000. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat ini dampak karena metrik on-chain menunjukkan kurangnya permintaan dari investor baru dan institusi yang sebagian besar mendominasi pasar.

    “Bitcoin sempat reli di atas $ 40.000 dan menabrak dinding resistensi di $ 40.650, namun akhirnya harga BTC jatuh kembali di bawah $ 39.600. Secara keseluruhan, Bitcoin masih sideways dengan pasar menunggu momentum baru dan arus masuk dana baru ke pasar kripto,” kata Afid.

    Peringkat BTC di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #1, dengan kapitalisasi pasar $ 761.068.274.689. Jumlah koin yang beredar 19.010.225 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

    2. Ethereum (ETH)

    Ilustrasi analisis teknikal Ethereum (ETH).

    Tidak jauh beda nasibnya dengan Bitcoin, Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan harga. Sepanjang Selasa (12/4), ETH mengalami penurunan nilai hingga 4,4%. Namun, Rabu (13/4) harganya terpantau bergerak naik, tapi Afid melihat ini tidak akan lama.

    “ETH kemungkinan besar akan bearish. Dari analisis teknikalnya, ETH mungkin akan turun hingga 9% mencapai harga bawah di kisaran $ 2.800. Ini masih berdampak dari market yang tertekan dan pergerakan BTC yang turun,” jelasnya. 

    Peringkat ETH di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #2, dengan kapitalisasi pasar $ 367.141.139.995. Jumlah koin yang beredar 120.355.434 koin ETH dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    Baca juga: Volume Perdagangan Kripto di India Runtuh Setelah Pajak Baru Berlaku

    3. Bitcoin UP (BTCUP)

    Ilustrasi analisis teknikal Bitcoin UP (BTCUP).

    Bitcoin UP (BTCUP) juga berdampak dari pergerakan Bitcoin. Seperti dietahui pergerakan BTCUP mengikuti Bitcoin, apabila BTC naik, maka token ini akan menghasilkan keuntungan berkali lipat. Jumlah keuntungan yang kelipatannya ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.

    “BTCUP belum bisa keluar dari masa bearish-nya. BTCUP ini kan menggunakan leverage dan benar-benar memakai harga spot, jadi sangat berpengaruh dengan harga BTC yang pekan ini sedang turun. Penurunannya bisa capai 17% hingga harga bawah $ 31,” ungkap Afid.

    Peringkat BTCUP di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #2957, dengan kapitalisasi pasar $ 3.768.583. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    4. Cocos-BCX (COCOS)

    Ilustrasi analisis teknikal Cocos-BCX (COCOS).

    COCOS adalah aset kripto dari blockchain Cocos-BCX dan digunakan untuk membayar biaya transaksi dan gas fee, tetapi juga dapat dipertaruhkan untuk berpartisipasi dalam konsensus DPoS dan tata kelola blockchain yang mendasarinya.

    “COCOS terlihat jelas dalam analisis teknikalnya akan masuk bearish. Terlihat ada pola reverse cup and handle sebagai tanda-tanda penurunan. Nilai COCOS kemungkinan besar turun hingga 10% hingga harga bawah $ 1,3,” jelas Afid.

    Peringkat COCOS di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #477, dengan kapitalisasi pasar $ 65.247.168. Jumlah koin yang beredar 42.015.868 koin COCOS dan maksimal pasokan 100.000.000 koin COCOS.

    5. Coin98 (C98)

    Ilustrasi analisis teknikal Coin98 (C98).

    Coin98 (C98) adalah aset kripto asli dari protokol blockchain Coin98 Finance. Protokol Coin98 Finance adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam staking, pertukaran lintas-rantai, dan pertanian hasil. Ini diluncurkan di Binance Smart Chain (BSC) pada Juli 2021.

    “Sama seperti COCOS, C98 juga sudah menunjukan pola reverse cup and handle. Pekan ini akan menjadi berat untuk C98 bisa bergerak naik. C98 juga sudah overbought sehingga akan terkoreksi hingga 10%,” kata Afid.

    Peringkat C98 di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #169, dengan kapitalisasi pasar $ 286.892.706. Jumlah koin yang beredar 185.000.000 koin C98 dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin C98.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.

    Baca juga: Dua Bocah Ini Bisa Cuan Rp 430 Juta per Bulan dari Tambang Kripto



    Sumber : news.tokocrypto.com