Tag: Market Bearish

  • Tokocrypto Market Signal 23 Maret 2022: Pasar Kripto Tampil Menawan

    Para investor aset kripto mungkin bisa hidup dengan tenang pada pekan keempat bulan Maret ini. Pasalnya selama beberapa hari terakhir sejumlah aset kripto terutama yang berkapitalisasi pasar terbesar sejagat nyaman berada di zona hijau.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan secara umum investor tengah melakukan aksi beli di berbagai exchange, untuk memanfaatkan fase volatilitas yang rendah dan minimnya volume perdagangan sejak awal pekan. Hanya saja, di saat yang sama, sebagian besar trader justru memanfaatkan masa-masa ini untuk melakukan posisi short untuk take profit.

    Market aset kripto bisa dibilang masih dalam masa healing. Hanya saja, masih belum yakin bahwa tren ini akan terus berlanjut atau bisa berbalik arah kembali ke bear market. Hal ini mengingat kondisi pasar kripto yang terbilang volatil dan memiliki volume perdagangan harian yang belum maksimal,” jelas Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Lebih lanjut, Afid mengungkap sentimen-sentimen positif pasar saat ini, mulai dari suku bunga The Fed, legalitas kripto di Ukraina hingga banyak institusi yang masuk ke industri, sejatinya belum menjadi dasar yang kuat untuk membantu performa pasar kripto ke depan. Pasalnya fundamental sejumlah aset kripto masih dalam tekanan.

    Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan keempat bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. PancakeSwap (CAKE)

    Ilustrasi analisis teknikal PancakeSwap (CAKE).

    PancakeSwap adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang dibangun di atas Binance Smart Chain (BSC) dengan biaya gas fee rendah dan transaksi yang cepat. Ini memungkinkan pengguna untuk menukarkan token BEP-20 dengan mudah.

    CAKE adalah token asli dari PancakeSwap dengan standar BEP-20. CAKE ini berfungsi sebagai token tata kelola. PancakeSwap menghasilkan CAKE agar memberikan penghargaan kepada siapa saja yang ikut berkontribusi pada liquidity pools melalui berbagai metode.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat CAKE tampaknya akan mengalami pergerakan yang positif pada pekan ini. Alasannya Binance akan mengintegrasikan PancakeSwap dengan aplikasi dan ekosistem Binance.

    “Integrasi PancakeSwap dan Binance akan memungkinkan pengguna mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi. Sentimen ini akan berdampak pada permintaan token CAKE di pasar. Di samping itu popularitas sektor keuangan DeFi juga sedang meningkat,” kata Afid.

    Peringkat CAKE di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #57, dengan kapitalisasi pasar $ 1.907.080.689. Pasokan yang beredar 276.853.214 koin CAKE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Avalanche (AVAX)

    Ilustrasi analisis teknikal Avalanche (AVAX).

    Avalanche adalah blockchain yang dirancang Ava Labs sebagai jaringan terdesentralisasi yang aman dan terdistribusi secara global. Sementara, AVAX merupakan native token dari platform Avalanche yang digunakan sebagai alat tukar dalam ekosistem mereka. 

    Pergerakan nilai AVAX bisa bullish pada pekan ini, karena Ava Labs telah secara resmi bergabung dengan Blockchain Association, sebuah organisasi non-profit yang mengadvokasi kebijakan publik blockchain dan aset kripto yang lebih baik dan transparan di Amerika Serikat.

    “Bergabungnya Avax Labs dengan organisasi Blockchain Association di AS, menjadi sentimen positif bagi token AVAX. Ini membuat para investor tertarik untuk berinvestasi dan merasa memiliki visi yang sama dengan Avax Labs untuk membangun industri kripto yang lebih baik,” ungkap Afid.

    Peringkat AVAX di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #10, dengan kapitalisasi pasar $ 23.092.444.488. Pasokan yang beredar 267.279.532  koin AVAX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Ethereum Classic (ETC)

    Ilustrasi analisis teknikal Ethereum Classic (ETC).

    Ethereum Classic (ETC) diperkirakan akan mengalami peningkatan nilai dalam waktu dekat. Afid menjelaskan pengumuman kemitraan antara ETC Group dan HANetf yang ETF metaverse pertama di Eropa, karena berhasil listing di London Stock Exchange. ETF metaverse ini akan tersedia untuk diperdagangkan dengan METR sebagai simbol ticker-nya.

    “Koin ETC diperkirakan akan bullish pada pekan ini, pasca pengumuman kemitraan antara ETC Group dan HANetf yang membawa ETF metaverse pertama di Eropa. Sentimen ini membuat investor tertarik pada koin ETC lebih lanjut dan melihat pengembangannya ke depan,” jelas Afid.

    Ethereum Classic (ETC) adalah hard fork dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Ethereum Classic telah berusaha untuk membedakan dirinya dari Ethereum, dengan peta jalan teknis kedua jaringan yang semakin menyimpang satu sama lain seiring waktu.

    Peringkat ETC di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #29, dengan kapitalisasi pasar $ 5.770.353.020. Pasokan yang beredar 133.735.574  koin ETC dan maksimal pasokan 210.700.000 koin ETC.

    Baca juga: Mengenal Contentos dan Biswap, Kripto Utilitas untuk Konten Digital & GameFi

    4. Cardano (ADA)

    Ilustrasi analisis teknikal Cardano (ADA).

    Cardano (ADA) tetap menjadi salah satu aset berkinerja terbaik di 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar selama 7 hari terakhir. Harga ADA, dengan Avalanche (AVAX), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL), diperdagangkan dengan keuntungan lebih dari 15% selama periode waktu tersebut.

    Afid melihat kenaikan harga Cardano dapat didorong oleh peningkatan jumlah proyek yang dibangun di ekosistemnya. Tidak hanya itu ada juga peningkatan terbaru yang diterapkan pada jaringan.

    “Input Output Global (IOG) pengembang Cardano telah berfokus pada pengoptimalan dan peningkatan jaringan. mereka mengungkapkan proposal pembaruan terbaru untuk meningkatkan batas unit memori skrip Plutus per blok dari 56 juta menjadi 62 juta,” terang Afid.

    Plutus adalah salah satu komponen terbaru Cardano saat jaringan melakukan transisi untuk mengimplementasikan kemampuan smart contract dan akan membantu skalabilitas jaringan.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar $ 32.886.946.110. Pasokan yang beredar 33.713.396.046 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    5. Polygon (MATIC)

    Ilustrasi analisis teknikal Polygon (MATIC).

    Polygon (sebelumnya Matic Network) adalah platform pertama yang terstruktur dengan baik dan mudah digunakan untuk penskalaan Ethereum dan pengembangan infrastruktur. Komponen intinya adalah Polygon SDK, kerangka kerja modular dan fleksibel yang mendukung pembuatan berbagai jenis aplikasi.

    MATIC kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini karena integrasi jaringan Mina Protocol dan Polygon. Ini bisa menyebabkan pertumbuhan harga MATIC yang stabil.

    “Mina Protocol dan Polygon bekerja sama untuk mengimplementasikan dukungan untuk Mina di jaringan Polygon PoS. Jembatan ini akan memungkinkan pengembang membangun aplikasi di Polygon untuk memanfaatkan privasi dan keterverifikasian melalui protokol berbasis SNARK,” kata Afid.

    Peringkat MATIC di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #17, dengan kapitalisasi pasar $ 11.647.666.128. Pasokan yang beredar 7.696.069.521 koin MATIC dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin MATIC.

    Baca juga: Kecerdasan Buatan Bisa Digunakan untuk Investasi Aset Kripto

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. ApeCoin (APE)

    Ilustrasi analisis teknikal ApeCoin (APE).

    ApeCoin memang sedang hype akhir-akhir ini. APE pernah mengalami ATH dengan kenaikan nilai yang fantastis saat listing perdana pada 17 Maret 2022. Dalam 24 jam, APE memiliki volume perdagangan lebih dari $9,2 miliar, menurut CoinMarketCap.

    Tapi kini APE dibayangi oleh penurunan nilai. Afid melihat pertanyaan seputar tokenomics-nya telah banyak muncul. Ini membuat banyak orang mempertanyakan apakah APE benar-benar akan menjadi infrastruktur yang terdesentralisasi atau tidak.

    “Sentimen negatif berasal dari pertanyaan soal tokenomics APE yang janggal. Melihat lebih dekat pada distribusi APE dengan 1 miliar token, mengungkapkan bahwa itu bisa lebih terkonsentrasi di tangan beberapa individu tertentu,” kata Afid.

    Total pasokan ApeCoin secara permanen ditetapkan hanya 1 miliar token, semuanya dicetak sekaligus. Pada hari peluncuran, 17 Maret 2022, 30,25% akan beredar. Persentase ini akan terus meningkat setelah hari peluncuran secara berkala selama periode 48 bulan.

    Dari jumlah tersebut, 9,75% kepemilikan akan diberikan ke Yuga Labs, 14% akan dipegang oleh pelanggan yang terlibat dalam peluncuran token, 8% akan diberikan kepada pendiri Yuga Labs, Wylie Aronow dan Greg Solano dan terakhir 6,25% akan didedikasikan untuk dana amal untuk Jane Goodall Legacy Foundation.

    Peringkat APE di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #47, dengan kapitalisasi pasar $ 2.974.952.635. Pasokan yang beredar 277.500.000 koin APE dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin APE.

    2. Anchor Protocol (ANC)

    Ilustrasi analisis teknikal Anchor Protocol (ANC).

    Anchor Protocol (ANC) masih terjebak dalam fase bearish yang kemungkinan akan berkelanjutan pada pekan ini. Afid menjelaskan sentimen penolakan proposal pemotongan hasil oleh pemegang token ANC terus menekan harganya. 

    “ANC sudah overbought dan banyak investor telah take profit, sehingga akan membuat harganya terkoreksi. Ditambah, reaksi penolakan terhadap proposal pemotongan hasil yang menawarkan hingga 20% pada deposito stablecoin membuat nilai ANC tertekan,” katanya.

    Anchor Protocol adalah protokol pinjam meminjam di blockchain Terra. ANC adalah token utilitas dan tata kelola asli protokol yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam tata kelola, pinjam meminjam, dan mendapatkan bunga dengan aset digital mereka menggunakan model jaminan berlebih.

    Peringkat ANC di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #101, dengan kapitalisasi pasar $ 701.207.651. Pasokan yang beredar 266.641.076 koin ANC dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin ANC.

    3. Filecoin (FIL)

    Ilustrasi analisis teknikal Filecoin (FIL).

    Filecoin adalah sebuah jaringan peer-to-peer yang bergerak di bidang penyimpanan data dengan sistem yang terdesentralisasi. Melalui jaringan ini, pengguna dapat menyimpan file di internet menggunakan blockchain dan perlu membayar pada storage miners.

    Afid mengungkap rendahnya tingkat aktivitas pembangunan membuat pergerakan token FIL mengarah bearish yang berkepanjangan. Investor mulai tidak tertarik melihat potensi FIL yang cenderung stagnan.

    “Token FIL tidak memiliki banyak pengembangan. kinerja tokennya juga tidak mengesankan, banyak investor memilih untuk tidak melakukan cut loss. Investor yang membeli FIL di bear market pada September 2021 pasti merasa bersalah sekarang,” kata Afid.

    Peringkat FIL di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #42, dengan kapitalisasi pasar $ 3.323.482.372. Pasokan yang beredar 180.226.874 koin FIL dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Kelas Kripto: Memahami Perbedaan Koin dan Token

    4. Shiba Inu (SHIB)

    Ilustrasi analisis teknikal Shiba Inu (SHIB).

    Jumlah pemegang koin Shiba Inu (SHIB) terus meningkat selama tiga bulan terakhir. Namun, SHIB baru saja dilaporkan mengalami kerugian signifikan lebih dari 32.000 holders dalam satu hari.

    Afid melihat jumlah pemegang SHIB turun 32.832 pada hari Jumat (18/3), setelah kenaikan stabil selama tiga bulan. Selain itu, minat Google terhadap kata kunci “Beli koin Shiba Inu” telah menurun.

    “Tanda-tanda pertama penurunan minat pada Shiba Inu muncul pada awal Februari, ketika memecoin itu kehilangan lebih dari 4.000 wallet penyimpanan antara 28 Januari dan 3 Februari 2022. Pamor SHIB saat sedang turun dan belum ada sentimen positif yang bisa menggerakan harganya,” kata Afid.

    Peringkat SHIB di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #15, dengan kapitalisasi pasar $ 12.975.166.858. Pasokan yang beredar 549.063.278.876.302 koin SHIB dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. Spell Token (SPELL)

    Ilustrasi analisis teknikal Spell Token (SPELL).

    Spell Token (SPELL) adalah aset kripto dan beroperasi pada platform Ethereum. SPELL kini sudah dikenal luas di dunia kripto dengan status sebagai aset yang sangat menjanjikan. Namun, dalam beberapa waktu status sedang merana.

    “Dalam beberapa waktu terakhir nilai SPELL terus turun tajam. Penurunannya di pekan ini bahkan diperkirakan akan mencapai -26 persen,” ungkap Afid.

    Di sisi lain, banyak ahli aset kripto percaya bahwa harga Spell akan naik tajam di masa depan. Namun, kembali lagi pasar kripto sangat fluktuatif. Kenaikan harga yang besar dan penurunan harga dapat terjadi dalam jangka pendek.

    Peringkat SPELL di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #146, dengan kapitalisasi pasar $ 399.227.444. Pasokan yang beredar 91.675.898.945 koin SPELL dan maksimal pasokan 96.008.739.620 koin SPELL.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.

    Baca juga: Daftar Kripto Diklaim Punya Fundamental yang Aman



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 16 Maret 2022: Pasar Kripto Belum Riuh Positif

    Pekan ketiga Maret 2022 bisa menjadi momen yang krusial bagi market aset kripto. Pasalnya, pada Kamis (17/3) mendatang, The Fed kemungkinan besar akan mengumumkan keputusan kenaikan suku bunga acuan.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan saat ini posisi market kripto memang sedang perlahan tumbuh untuk lepas dari sentimen negatif akibat ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina, namun kedepannya bisa dihantam kembali oleh keputusan kenaikan suku bunga acuan The Fed.

    “Rencananya, The Fed akan mengerek suku bunga acuannya untuk pertama kalinya tahun ini pada rapat yang digelar Kamis (17/3) mendatang. Alhasil, market kripto masih labil, akibat aksi pelaku pasar yang masih wait and see. Namun, nampaknya pelaku pasar sudah keburu cemas dengan kenaikan yang bakal terlalu agresif,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Sikap wait and see itu tercermin di dalam rendahnya volume perdagangan aset kripto dalam sepekan terakhir. Data Coindesk menunjukkan volume trading BTC di berbagai platform exchange kemarin mencapai level terendahnya sejak 19 Februari.

    Afid menduga sikap itu membuat investor buru-buru menjauh dari pasar kripto dan bergerak menuju aset yang lebih aman sebagai bentuk perlindungan. Aksi panic selling itulah yang diduga membuat pasar kripto bisa terjerumus ke situasi bear market dalam jangka waktu sementara.

    Di sisi lain, sentimen positif yang sedikit bisa menggerakan market kripto adalah dampak dari cuitan Elon Musk yang mengaku punya Bitcoin, Ethereum dan Dogecoin dalam portofolio aset kriptonya. Pria terkaya nomor dua di dunia itu, bahkan mengklaim tidak akan menjualnya, meski inflasi besar terjadi.

    Selama belum ada sentimen yang besar mempengaruhi pasar, Afid memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Baca juga: Perbedaan Stablecoin dan Aset Kripto Lain, Lebih Untung?

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. THORChain (RUNE)

    Ilustrasi analisis teknikal THORChain (RUNE).

    Ilustrasi analisis teknikal THORChain (RUNE).

    THORChain adalah sebuah protokol blockchain terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna dengan mudah menukar aset kripto mereka dari berbagai jaringan, termasuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), dengan token lainnya yang tidak berada di dalam jaringan yang sama, tanpa perlu pihak ketiga, seperti Coinbase atau Binance.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat token RUNE yang memberi kekuatan pada THORChain, dan digunakan sebagai mata uang dasar dalam jaringan pada pekan ini berpotensi bullish. Alasannya, THORChain telah mengumumkan tanggal peluncuran fitur barunya, seperti proyek DeFi bernama THORFi.

    “Kenaikan harga RUNE kemungkinan dapat dikaitkan dengan berbagai pembaruan baru yang telah diluncurkan atau ditingkatkan oleh THORChain. Proyek DeFi, THORFi, THORSwap Finance, THORFSynths dan lainnya. Proyek tersebut membuat biaya swap dan gas fee lebih murah dan lebih cepat bagi pedagang. Ini sentimen positif,” kata Afid.

    Peringkat RUNE di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #47, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.522.394.732. Pasokan yang beredar 330.688.061 koin RUNE dan maksimal pasokan 500.000.000 koin RUNE.

    2. Elrond (EGLD)

    Ilustrasi analisis teknikal Elrond (EGLD).

    Ilustrasi analisis teknikal Elrond (EGLD).

    Koin EGLD kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini, karena sentimen positif dari pemberitaan akuisisi yang dilakukan oleh Elrond. Menurut Afid, Elrond melakukan akuisisi Twispay, sebuah perusahaan pembayaran besar di Rumania dan telah mendapat persetujuan dari Bank Sentral Rumania.

    “Akuisisi Twispay menjadi momen yang besar bagi Elrond. Selain persetujuan, Bank Sentral Rumania juga telah memberi Elrond lisensi untuk uang elektronik. Sesuai aturan Uni Eropa, lisensi tersebut memungkinkan Elrond untuk mengoperasikan layanan uang elektronik di seluruh Norwegia, Liechtenstein, Islandia, dan Uni Eropa,” kata Afid.

    Akuisisi Twispay juga memberi Elrond keunggulan untuk memantapkan dirinya sebagai jembatan antara keuangan tradisional dan industri aset kripto untuk menyediakan infrastruktur untuk solusi pembayaran yang lebih cepat dan lebih murah. 

    Elrond sendiri adalah platform berbasis blockchain yang dibangun untuk menawarkan kecepatan transaksi yang sangat cepat dengan menggunakan sharding. Proyek ini menggambarkan dirinya sebagai ekosistem teknologi untuk internet baru, yang mencakup fintech, keuangan terdesentralisasi, dan Internet of Things (IoT). 

    Peringkat EGLD di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #35, dengan kapitalisasi pasar US$ 3.394.563.528. Pasokan yang beredar 21.651.693 koin EGLD dan maksimal pasokan 31.415.926 koin EGLD.

    3. Terra (LUNA)

    Ilustrasi analisis teknikal Terra (LUNA).

    Ilustrasi analisis teknikal Terra (LUNA).

    Terra adalah sebuah blockchain yang dibangun dengan tujuan menciptakan ekosistem pembayaran digital yang terdesentralisasi menggunakan aset kripto stablecoin, LUNA. 

    Koin LUNA mendapatkan sentimen positif dari pemberitaan bahwa Luma menjadi aset paling dipertaruhkan di TVL (Total value locked) melampaui Ethereum. LUNA juga telah bangkit dan diperkirakan akan bull run, setelah melewati level support-nya.

    “Koin LUNA telah menggeser Ethereum menjadi aset paling dipertaruhkan kedua, yang saat ini memiliki nilai TVl lebih dari $ 28 miliar. LUNA juga berhasil bangkit dari level support-nya di $ 85. Hal ini membuat LUNA bisa bangkit,” jelas Afid.

    Peringkat LUNA di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #7, dengan kapitalisasi pasar US$ 32.824.879.353. Pasokan yang beredar 370.534.585 koin LUNA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    4. Zcash (ZEC)

    Ilustrasi analisis teknikal Zcash (ZEC).

    Ilustrasi analisis teknikal Zcash (ZEC).

    Zcash (ZEC) adalah salah satu aset kripto populer yang menggunakan sistem blockchain terdesentralisasi karena berfokus pada privasi. Zcash adalah koin pertama yang memberikan anonimitas asli di sistem blockchain publik. ZEC biasa disebut privasi koin.

    Afid melihat ZEC berpeluang bullish, karena pengaruh sanksi ekonomi yang terjadi di Rusia. Amerika Serikat melarang impor energi Rusia, sejumlah jenis barang impor lainnya, dan serangkaian sanksi keuangan yang keras terhadap Rusia.

    “Sanksi ekonomi terhadap Rusia membuat privasi koin, seperti ZEC menuai keuntungan. ZEC menjadi alternatif layanan keuangan dari sistem konvensional yang lebih ketat. Dalam sepekan terakhir, nilai ZEC melonjak 20%. Kapitalisasi pasar dari semua privasi koin naik 1,4% menjadi $10 miliar,” ungkap Afid. 

    Peringkat ZEC di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #52, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.921.323.633. Pasokan yang beredar 13.954.250 koin ZEC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin ZEC.

    5. Cardano (ADA)

    Ilustrasi analisis teknikal Cardano (ADA).

    Ilustrasi analisis teknikal Cardano (ADA).

    Cardano adalah blockchain generasi ke-3 setelah Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) yang menggunakan teknologi proof-of-stake (PoS). Platform smart contract seperti Ethereum atau Cardano memudahkan pembuatan token baru dan merupakan DApps (Decentralized Applications).

    Cardano berpeluang bullish, karena sentimen positif dari pemberitaan ekosistem mereka telah memiliki lebih dari 500 proyek terdesentralisasi, mulai dari koleksi NFT, hingga protokol peminjaman DeFi dan dompet kripto. Selain itu, ADA telah mencapai ATH (all time high) total nilai terkunci atau TVL baru sebesar $ 186,9 juta.

    “TVL (Total value locked) dari Cardano mencapai babak baru di $ 186,9 juta. Ini artinya memberi kepercayaan besar kepada investor untuk memasukan dananya ke ADA. Selain itu, ekosistem Cardano juga telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa selama dua tahun terakhir, itu yang membuatnya aman di posisi 10 aset digital teratas,” jelas Afid.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar US$ 27.030.230.727. Pasokan yang beredar 33.700.562.463 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    Baca juga: Indonesia Bisa Jadi Pusat Ekonomi Digital Dunia, Lewat Aset Kripto

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Anchor Protocol (ANC)

    Ilustrasi analisis teknikal Anchor Protocol (ANC).

    Ilustrasi analisis teknikal Anchor Protocol (ANC).

    Anchor Protocol adalah protokol pinjam meminjam di blockchain Terra. ANC adalah token utilitas dan tata kelola asli protokol yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam tata kelola, pinjam meminjam, dan mendapatkan bunga dengan aset digital mereka menggunakan model jaminan berlebih.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan ANC kemungkinan besar akan bearish, akibat dari sentimen penolakan proposal pemotongan hasil oleh pemegang token. ANC juga sudah overbought dan banyak investor telah take profit, sehingga akan membuat harganya terkoreksi.

    “Reaksi penolakan terhadap proposal tersebut sebagian besar negatif di Twitter. Pengguna berspekulasi bahwa langkah tersebut akan memperumit kode, bahkan mungkin merusak platform. ANC sendiri menawarkan hasil hingga 19,5% pada deposito stablecoin. Ini hasil yang lebih tinggi, namun lebih sedikit volatilitas,” kata Afid.

    Peringkat ANC di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #85, dengan kapitalisasi pasar US$ 744.734.045. Pasokan yang beredar 264.398.938 koin ANC dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin ANC.

    2. Fantom (FTM)

    Ilustrasi analisis teknikal Fantom (FTM).

    Ilustrasi analisis teknikal Fantom (FTM).

    Fantom adalah platform smart contract berbasis directed acyclic graph (DAG) dengan kinerja yang tinggi, aman serta skalabilitas tinggi. Sayangnya, dalam dua pekan terakhir ini nilai FTM terus merosot.

    Afid melihat nilai FTM yang anjlok akibat sentimen negatif dari bad news keluarnya tokoh penting dalam Fantom dan Yearn Finance, Andre Cronje dan Anton Nell yang merupakan arsitek di Fantom Foundation.

    “FTM belum bisa lepas dari dampak keluarnya Andre Cronje dan Anton Nell. Ini membuat koin FTM mendapatkan trust issue. Sementara, Nell sendiri telah menjelaskan bahwa dia dan Conje telah membuat keputusan untuk meninggalkan crypto dan sektor DeFi secara permanen,” jelas Afid. 

    Peringkat FTM di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #39, dengan kapitalisasi pasar US$ 3.026.031.252. Pasokan yang beredar 2.545.006.273 koin FTM dan maksimal pasokan 3.175.000.000 koin FTM.

    3. Bitcoin (BTC)

    Ilustrasi analisis teknikal Bitcoin (BTC).

    Ilustrasi analisis teknikal Bitcoin (BTC).

    Bitcoin masih belum bisa keluar dari posisi bearish. Menurut Afid, sentimen negatif dari kabar amandemen baru pada undang-undang soal kripto oleh Uni Eropa membuat nilai BTC tertekan.

    “Bitcoin sedang dihimpit banget oleh banyak isu, mulai dari amandemen UU soal kripto oleh Uni Eropa, ketegangan Rusia-Ukraina dan kendornya dampak dari kebijakan baru Presiden AS, Joe Biden. Jadi kalo kita lihat Bitcoin akan sedikit pull back, ada koreksi sedikit. Dari analisis $ 36.000 akan menjadi level support selanjutnya,” ungkap Afid.

    Peringkat BTC di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #1, dengan kapitalisasi pasar US$ 749.699.633.319. Pasokan yang beredar 18.984.362 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

    4. Chiliz (CHZ)

    Ilustrasi analisis teknikal Chiliz (CHZ).

    Ilustrasi analisis teknikal Chiliz (CHZ).

    Chiliz (CHZ) adalah aset digital terkemuka untuk olahraga dan hiburan, mendukung platform interaksi & penghargaan penggemar berbasis blockchain pertama di dunia Socios.

    CHZ adalah token ERC-20 yang berjalan pada blockchain Chiliz yang berbasis Ethereum. Token CHZ berfungsi sebagai mata uang (currency) yang memungkinkan pengguna (users) untuk membeli NFT di pasar token penggemar (fan token market) Socios Chiliz.

    “CHZ terkena sentimen negatif sehingga bakal bearish pada pekan ini. Alexandre Dreyfus, CEO dan pendiri Socios, telah dituduh menahan pembayaran untuk menjaga harga Chiliz, kripto yang digunakan oleh komunitas Socios. Dreyfus dilaporkan telah memanipulasi harga,” terang Afid.

    Peringkat CHZ di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #71, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.149.192.152. Pasokan yang beredar 5.991.392.540 koin CHZ dan maksimal pasokan 8.888.888.888 koin CHZ.

    5. XRP (XRP)

    Ilustrasi analisis teknikal XRP (XRP).

    Ilustrasi analisis teknikal XRP (XRP).

    XRP adalah mata uang kripto yang bergerak sendiri, sedangkan Ripple adalah platform pembayaran di belakang XRP. Ripple memiliki sistem pembayaran kripto yang memungkinkan pengguna mengirim uang lebih cepat dan dengan biaya yang sangat rendah.

    Koin XRP menurut Afid, akan masuk ke fase bearish, akibat putusan mosi yang diajukan dalam gugatan Komisi Keamanan dan Pertukaran Amerika Serikat (SEC) terhadap Ripple Labs. 

    “Nilai XRP masih dalam tekanan akibat sentimen negatif dari keputusan gugatan Ripple. Hakim distrik New York menolak mosi yang diajukan oleh Ripple untuk menolak kasus dugaan penjualan sekuritas yang tidak terdaftar. Nilai XRP bisa terus turun,” ungkap Afid. 

    Peringkat XRP di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #6, dengan kapitalisasi pasar US$ 36.805.791.017. Pasokan yang beredar 48.046.106.688 koin XRP dan maksimal pasokan 100.000.000 koin XRP.

    Baca juga: Pakar Sebut Ethereum Bakal Bullish, Prediksi ETH Bisa Capai $ 40.000

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 9 Maret 2022: Pasar Perlahan Bangkit, tapi…

    Kondisi pasar kripto melaju perlahan pada tengah pekan kedua Maret 2022. Terpantau pada Rabu (9/3) pagi pukul 08.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sukses masuk ke zona hijau dalam 24 jam terakhir.

    Kripto seperti Bitcoin, Ethereum dan altcoin pun naik hingga rata-rata mencapai 3%. Menurut Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, kenaikan nilai kripto ini disebabkan oleh aksi buy the dip investor. Selain itu, sebagian besar pelaku pasar, nampaknya sudah banyak melirik market kripto sebagai alternatif investasi saat ini.

    Meski begitu, Afid melihat sejatinya pasar kripto masih tergolong bearish dan akan terus terjadi selama beberapa waktu ke depan. Butuh sentimen positif yang besar atau bombastis untuk menggerakan market ke zona hijau secara terus menerus.

    “Kondisi market kripto pekan ini sejatinya masih diterpa sentimen negatif, ada beberapa penyebab utamanya. Mulai dari rencana Presiden AS, Joe Biden yang bakal mengeluarkan perintah eksekutif meregulasi aset kripto pada akhir pekan nanti hingga masih terkait kondisi geopolitik Rusia-Ukraina,” kata Afid.

    Afid menambahkan regulasi aset kripto di Amerika Serikat bakal mempengaruhi pelaku pasar. Mereka khawatir bahwa aturan itu tidak akan mengatur stablecoins dan mata uang digital bank sentral (CBDC) saja, tetapi aset kripto pada umumnya.

    Selama belum ada sentimen yang besar mempengaruhi pasar, Afid memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan kedua bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Elrond (EGLD)

    Ilustrasi teknikal analisis Elrond (EGLD).

    Ilustrasi teknikal analisis Elrond (EGLD).

    Elrond adalah platform berbasis blockchain yang dibangun untuk menawarkan kecepatan transaksi yang sangat cepat dengan menggunakan sharding. Proyek ini menggambarkan dirinya sebagai ekosistem teknologi untuk internet baru, yang mencakup fintech, keuangan terdesentralisasi, dan Internet of Things

    Blockchain memiliki token asli yang dikenal sebagai eGold, atau EGLD, yang digunakan untuk membayar biaya jaringan, mempertaruhkan, dan memberi penghargaan kepada validator. Menurut Afid, EGLD bisa berpeluang bullish dengan sentimen dari peluncuran Metabonding, program bootstrap komunitas terbaik untuk startup Web3.

    “Metabonding ini adalah program bootstrap dari Elrond untuk mengembangkan startup-startup berbasis Web3. Peluncurannya sendiri akan berlangsung pada 15 Maret mendatang. Namun, sudah ada sentimen positif, karena EGLD menjalankan staking yang bisa mendapatkan rewards token baru,” kata Afid.

    Peringkat EGLD di CoinMarketCap saat ini adalah #44, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.876.284.053. Pasokan yang beredar 21.613.841 koin EGLD dan maksimal pasokan 31.415.926 koin EGLD.

    Baca juga: NFT Jadi Ruang Ekspresi Seniman Perempuan Maksimalkan Karyanya

    2. Harmony (ONE)

    Ilustrasi teknikal analisis Harmony (ONE).

    Ilustrasi teknikal analisis Harmony (ONE).

    Harmony (ONE) berpotensi bullish pekan ini. Afid menjelaskan sentimen positif ONE dampak dari kabar peluncuran Chrome Extention Wallet pada 15 Maret mendatang. Extention ini akan memperluas ekosistem Harmony yang sebelumnya tidak bisa menggunakan wallet MetaMask.

    “MetaMask ini tadinya tidak bisa digunakan pakai jaringan blockchain Harmony (ONE). Nanti tanggal 15 Maret akan diintegrasikan, jadi orang-orang yang pakai MetaMask, bisa menggunakan Mainnet-nya ONE,” kata Afid.

    Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.

    Peringkat ONE di CoinMarketCap saat ini adalah #59, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.534.377.096. Pasokan yang beredar 11.815.871.260 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Theta Network (THETA)

    Ilustrasi teknikal analisis Theta Network (THETA)

    Ilustrasi teknikal analisis Theta Network (THETA)

    Theta Network (THETA) berpotensi bullish karena akan merilis Hard fork V3.3 pada 14 Maret nanti. Hard fork sendiri adalah perubahan protocol pada aset kripto tertentu yang menyebabkan versi lama menjadi tidak valid.

    “Theta Network Hard fork v3.3 akan menambah peningkatan ekosistem. Keuntungan bagi investor, Hard fork pada THETA ini adalah menurunkan ambang batas staking, sehingga bisa mendapatkan bunga lebih tinggi,” jelas Afid.

    Theta Network sendiri adalah native blockchain yang menggunakan protokol open-source yang bisa Anda gunakan untuk melakukan video streaming. THETA ini merupakan token asli di dalam jaringan yang bisa digunakan sebagai pembayaran.

    Peringkat THETA di CoinMarketCap saat ini adalah #43, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.872.263.374. Pasokan yang beredar 1.000.000.000 koin THETA dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin THETA.

    4. Verge (XVG)

    Ilustrasi teknikal analisis Verge (XVG).

    Ilustrasi teknikal analisis Verge (XVG).

    Verge (XVG) berpotensi bullish karena akan ada Block Reward Halving pada tanggal 14 Maret 2022. Hal ini memikat investor untuk membeli atau HODL koin mereka, sehingga nilai XVG akan meningkat dalam beberapa waktu mendatang.

    “XVG akan kembali melakukan pembagian hadiah blok untuk menaikan harga pada tanggal 14 Maret mendatang. Ini merupakan rangkaian dari  Block reward halving sebelumnya 8 Maret. Nilai XVG pun dalam sepekan terakhir meningkat 10-20 persen,” kata Afid.

    Verge (XVG) adalah aset kripto terdesentralisasi yang open-source dan mengklaim bisa memungkinkan transaksi anonim 100% dengan mengaburkan lokasi dan alamat Internet Protocol (IP) dari pihak yang bertransaksi. Verge memiliki kesamaan dengan Bitcoin karena menggunakan konsep Proof of Work (PoW).

    Koin Verge jauh lebih bisa diperbesar (scalable) daripada Bitcoin, karena dapat memproses maksimum sebanyak 100 transaksi per detik, dengan Bitcoin hanya mampu mengelola 7 transaksi.

    Peringkat XVG di CoinMarketCap saat ini adalah #278, dengan kapitalisasi pasar US$ 149.795.674. Pasokan yang beredar 16.499.392.938 koin XVG dan maksimal pasokan 16.555.000.000 koin XVG.

    5. Celo (CELO)

    Ilustrasi teknikal analisis Celo (CELO).

    Ilustrasi teknikal analisis Celo (CELO).

    CELO masih dalam fase bearish diakibatkan oleh Hard fork Espresso yang sudah aktif pada 8 Maret lalu. Menurut Afid, investor masih memanfaatkan sentimen positif ini untuk meng-HODL token CELO dalam sepekan terakhir nilainya sudah bergerak naik dikisaran 8-15%.

    “Hard fork Espresso membuat CELO menarik banyak investor dan komunitas ya. Perbaruan ini membuat project yang menggunakan platform CELO sepenuhnya kompatibel dengan peningkatan terbaru ke jaringan Ethereum,” kata Afid.

    CELO sendiri adalah aset asli ekosistem blockchain Celo. Proyek ini bertujuan memperkenalkan kenyamanan keuangan terdesentralisasi (DeFi) kepada pengguna smartphone yang tidak memiliki rekening bank di seluruh dunia. Token CELO dirancang untuk memfasilitasi transaksi dan proses tata kelola di platform.

    Peringkat CELO di CoinMarketCap saat ini adalah #69, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.233.832.541. Pasokan yang beredar 427.388.610 koin CELO dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin CELO.

    Baca juga: 5 Perempuan Hebat di Balik Industri Teknologi Blockchain Indonesia

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. MovieBloc (MBL)

    Ilustrasi teknikal analisis MovieBloc (MBL).

    Ilustrasi teknikal analisis MovieBloc (MBL).

    MovieBloc (MBL) adalah platform distribusi film dan konten terdesentralisasi berbasis blockchain. Teknologi Blockchain yang sedang dikembangkan oleh MovieBloc, sebagai sarana untuk mengatasi masalah monopoli konglomerat hiburan di pasar teater dan hiburan rumah. 

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat pergerakan MBL sudah overbought, kondisi di mana sudah terlalu banyak trader yang membuka dan menahan posisi beli, di sisi lain sudah tidak ada lagi yang membeli lagi. Kenaikan MBL selama sepekan terakhir terhitung meroket capai kisaran 160 persen.

    “MBL sudah posisi overbought dengan kenaikan yang melonjak tinggi. Ke depannya akan terjadi koreksi sedikit, untuk membuatnya “sehat”. Penurunan bisa terjadi hingga 20-30 persen,” kata Afid.

    Peringkat MBL di CoinMarketCap saat ini adalah #275, dengan kapitalisasi pasar US$ 150.974.904. Pasokan yang beredar 13.527.667.870 koin MBL dan maksimal pasokan 30.000.000.000 koin MBL.

    2. Kyber Network Crystal v2 (KNC)

    Ilustrasi teknikal analisis Kyber Network Crystal v2 (KNC).

    Ilustrasi teknikal analisis Kyber Network Crystal v2 (KNC).

    Kyber adalah protokol likuiditas on-chain yang dapat diimplementasikan pada semua blockchain smart contract. Protokol ini memungkinkan pertukaran token yang didesentralisasi dan dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi apa pun, dan berjalan dengan mulus antara semua pihak dalam suatu ekosistem.

    Token dari Kyber Network ini yaitu KNC akan digunakan sebagai bagian dari transaksi untuk memfasilitasi operasi sistem yang sedang berlangsung pada network. Menurut Afid, KNC akan berpotensi bearish. Posisinya tidak jauh berbeda dengan MBL yang sudah overbought.

    “Kyber Network kemungkinan akan mengalami penurunan setelah overbought selama sepekan terakhir. Dari teknik analisisnya, Investor sudah mulai jenuh dan pola reverse cup and handle sudah terbentuk. Sehingga tinggal menunggu koreksi sedikit,” tutur Afid.

    Peringkat KNC di CoinMarketCap saat ini adalah #107, dengan kapitalisasi pasar US$ 544.892.574. Pasokan yang beredar 177.809.350 koin KNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Survei: Orang Punya Aset Kripto dan NFT Lebih Gampang Dapat Pacar

    3. Voxies (VOXEL)

    Ilustrasi teknikal analisis Voxies (VOXEL).

    Ilustrasi teknikal analisis Voxies (VOXEL).

    VOXEL adalah mata uang utilitas asli dari Voxie Tactics, game RPG taktis berbasis giliran 3D yang dibangun di atas blockchain. Token VOXEL, yang memungkinkan pemain membeli senjata, baju besi dan item lainnya.

    Token VOXEL juga akan dapat diakses di pasar sekunder, di mana pemain memperdagangkan token di luar permainan. Afid melihat kondisi pergerakan VOXEL akan menurun selama sepekan ke depan.

    “Token VOXEL diprediksi akan alami penurunan, salah satu penyebabnya mungkin adalah karena kejenuhan para pemain dari game Voxie Tactics. Game tersebut tidak mengeluarkan pembaruan yang bisa mendobrak pasar dari nilai tokennya,” kata Afid.

    Peringkat VOXEL di CoinMarketCap saat ini adalah #411, dengan kapitalisasi pasar US$ 735.822.555.296. Pasokan yang beredar 57.449.187 koin VOXEL dan maksimal pasokan 300.000.000 koin VOXEL.

    4. Bitcoin (BTC)

    Ilustrasi teknikal analisis Bitcoin (BTC).

    Ilustrasi teknikal analisis Bitcoin (BTC).

    Bitcoin dan Ethereum memang terpantau sama-sama meroket masing-masing 5,18 persen dan 5,30 persen pada Rabu (9/3) pagi. Namun, selama pekan ini pergerakan keduanya tidak akan menunjukan bullish.

    “Bitcoin walaupun sudah terlihat masuk zona hijau dalam beberapa hari terakhir, namun belum bisa dikatakan bullish. BTC masih terus koreksi sedikit dan pullback, kemudian akan lanjut bearsih,” prediksi Afid.

    Lebih lanjut Afid, melihat nilai BTC bisa turun dan berada dikisaran harga $ 32.000. Penurunan ini disebabkan oleh sentimen ketegangan Rusia-Ukraina dan rumor perintah eksklusif Presiden AS, Joe Biden soal aturan aset kripto.

    Peringkat BTC di CoinMarketCap saat ini adalah #1, dengan kapitalisasi pasar US$ 75.323.846. Pasokan yang beredar 18.977.625 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

    5. Ethereum (ETH)

    Ilustrasi teknikal analisis Ethereum (ETH).

    Ilustrasi teknikal analisis Ethereum (ETH).

    Senasib dengan Bitcoin, Ethereum juga berpeluang bearish. Dari teknikal analisisnya, ETH memang akan ada sedikit pullback, di mana nilai akan bergerak menyentuh titik level support, kemudian naik kembali setela beradi di titik support-nya.

    “Pola pullback sudah terlihat, namun akan sedikit koreksi lalu terjadi penurunan. Diprediksi penurunan bisa di kisaran harga $ 1.942,” jelas Afid.

    Peringkat ETH di CoinMarketCap saat ini adalah #2, dengan kapitalisasi pasar US$ 308.320.962.608. Pasokan yang beredar 119.875.907 koin ETH dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: 5 Crypto dengan Kabar Potensial Pekan Ini: LUNA, KAVA, IOTX, FIL, POSI

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 2 Maret 2022: Pasar Mulai Pulih, Awas Bull Trap

    Pekan pertama bulan Maret 2022, investor disambut dengan pasar kripto yang kembali menghijau. Meski begitu, keadaan market yang mulai pulih tidak menjamin apakah tren bull run akan terus berlanjut.

    Langit cerah sedang membayangi market kripto di awal Maret ini. Padahal akhir Februari lalu, market sempat tertekan dan jatuh, pasca memanasnya tensi geopolitik Rusia-Ukraina. Akibatnya, banyak investor yang segan masuk lebih dalam ke aset yang volatil, seperti kripto.

    Kini situasi tersebut mungkin telah berbalik arah. Pantauan 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sukses bertengger di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Bahkan, lajunya pun terbilang agresif. Pertanyaannya, apakah ini sudah masuk bull trap?

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan saat ini investor kini nampaknya mulai menyadari bahwa memanasnya ketegangan Rusia-Ukraina membuka jalan terhadap adopsi aset kripto yang lebih luas lagi. Bahkan, beberapa pelaku pasar yakin bahwa Rusia akan mempercepat pengesahan aturan regulasi aset kripto.

    “Namun, kembali lagi investor harus waspada akan potensi bull trap. Ketegangan geopolitik kedua negara hingga kini belum menurun. Kemudian, masih ada sentimen lainnya dari isu kebijakan moneter The Fed soal suku bunga yang masih intense. Sebaiknya, investor tetap tenang dan tidak panik atau wait & see,” kata Afid.

    Istilah bull trap mengemuka ketika situasi market bergerak secara keseluruhan. Bull trap adalah sinyal palsu, mengacu pada tren penurunan di saham, indeks, atau sekuritas lain yang berbalik setelah reli yang meyakinkan dan menembus level dukungan sebelumnya.

    Di tengah kondisi pasar yang dianggap mulai pulih, Afid memberikan sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan pertama bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. EOS (EOS)

    Analisis teknikal EOS (EOS).

    Analisis teknikal EOS (EOS).

    EOS adalah kripto asli untuk mendukung proyek blockchain EOS.IO. Sementara, EOS.IO beroperasi sebagai platform smart contract dan pengembang aplikasi terdesentralisasi atau decentralized application (DApp).

    Afid menjelaskan EOS berpotensi bullish pada pekan ini karena dikabarkan akan melakukan tahap pertama dari pembaruan jaringan blockchainnya bernama Mandel. Peluncuran ini akan bertahap mulai 1 Maret 2022, akan rilis jaringan uji coba Mandel 3.0. 

    “Mandel merupakan pembaruan dari blockchain EOS dalam bentuk Hardfork. Pembaruan ini dikabarkan akan membuat efisiensi EOS meningkat dan membawanya lebih cepat dalam memproses transaksi. Alhasil EOS dapat sentimen positif yang membawa harganya naik lebih tinggi,” kata Afid.

    Peringkat EOS di CoinMarketCap saat ini adalah #47, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.217.510.779. Pasokan yang beredar 981.783.410 koin EOS dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Dunia Blockchain, Kripto dan NFT Bisa Jadi Tempat Ramah Perempuan

    2. Verge (XVG)

    Analisis teknikal Verge (XVG).

    Analisis teknikal Verge (XVG).

    Verge (XVG) adalah aset kripto terdesentralisasi yang open-source dan mengklaim bisa memungkinkan transaksi anonim 100% dengan mengaburkan lokasi dan alamat Internet Protocol (IP) dari pihak yang bertransaksi. Verge memiliki kesamaan dengan Bitcoin karena menggunakan konsep Proof of Work (PoW).

    Koin Verge jauh lebih bisa diperbesar (scalable) daripada Bitcoin, karena dapat memproses maksimum sebanyak 100 transaksi per detik, dengan Bitcoin hanya mampu mengelola 7 transaksi.

    Afid melihat potensi bullish dari XVG karena akan ada Block Reward Halving pada tanggal 8 Maret 2022. Hal ini memikat investor sehingga nilai XVG akan meningkat dalam beberapa waktu mendatang.

    “Investor bisa memanfaatkan pembagian hadiah blok XVG untuk menaikan harga. Namun, kembali lagi situasi bisa berbalik arah, karena perlu diingat tidak ada ilmu pasti soal pergerakan kripto,” ungkap Afid.

    Peringkat XVG di CoinMarketCap saat ini adalah #274, dengan kapitalisasi pasar US$ 170.846.031. Pasokan yang beredar 16.498.623.588 koin XVG dan maksimal pasokan 16.555.000.000 koin XVG.

    3. Celo (CELO)

    Analisis teknikal Celo (CELO).

    Analisis teknikal Celo (CELO).

    CELO adalah aset asli ekosistem blockchain Celo. Proyek ini bertujuan memperkenalkan kenyamanan keuangan terdesentralisasi (DeFi) kepada pengguna smartphone yang tidak memiliki rekening bank di seluruh dunia. Token CELO dirancang untuk memfasilitasi transaksi dan proses tata kelola di platform.

    Sentimen positif yang membuat CELO berpotensi bullish di pekan ini adalah kabar Hardfork kedua Celo yang disebut Espresso dan akan diaktifkan pada 8 Maret 2022.

    “Pada tingkat tinggi, Hardfork Espresso membuat Celo sepenuhnya kompatibel dengan peningkatan terbaru ke jaringan Ethereum. Selain itu, perubahan akan memungkinkan dapps mengagumkan seperti Orchid dan Superfluid untuk bekerja di Celo setelah aktivasi Espresso,” kata Afid.

    Peringkat CELO di CoinMarketCap saat ini adalah #75, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.148.273.841. Pasokan yang beredar 427.388.610 koin CELO dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin CELO.

    4. Kava (KAVA)

    Analisis teknikal Kava (KAVA).

    Analisis teknikal Kava (KAVA).

    Kava adalah platform DeFi yang memungkinkan pengguna untuk pinjam-meminjam aset kripto mereka tanpa melibatkan lembaga keuangan dan perantara lainnya. KAVA sebagai token utilitas dan native token governance yang diciptakan oleh ekosistem DeFi Kava, yang terkenal dengan kapasitas pinjamannya. 

    Afid mengatakan harga KAVA bisa naik akibat kabar penggabungan ekosistem di platformnya yang akan diprediksi rilis 8 Maret mendatang. Meskipun informasi soal ekosistem apa yang akan bergabung masih tertutup.

    “Kava Network akan menggabungkan dua ekosistem terdesentralisasi terbesar dalam satu jaringan blockchain Layer-1. Alpha rilisnya diperkirakan terjadi pada 8 Maret, namun tidak diketahui ekosistem apa yang akan bergabung. Meski demikian, para investor sudah bersiap untuk masuk menaikan harga KAVA,” terang Afid.

    Peringkat KAVA di CoinMarketCap saat ini adalah #112, dengan kapitalisasi pasar US$ 548.688.572. Pasokan yang beredar 154.638.951 koin KAVA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. Polkastarter (POLS)

    Analisis teknikal Polkastarter (POLS).

    Analisis teknikal Polkastarter (POLS).

    Polkastarter kembali masuk ke daftar aset kripto yang berpotensi bullish. Afid melihat penyebabnya karena Polkastarter akan meluncurkan penjualan NFT land pertamanya di Cryptoverse, dunia virtual yang dibangun dengan Unreal Engine 5 pada 8 Maret mendatang.

    “Nilai POLS diperkirakan akan naik karena kabar Polkastarter akan memulai penjualan tanah virtual dalam bentuk NFT di dunia Cryptoverse, sebuah konsep Metaverse 3D yang di bangun dengan teknologi Unreal Engine 5. Hal ini membuat investor excited,” ucap Afid.

    POLS sendiri adalah token utilitas asli dari platform Polkastarter dan memainkan sejumlah peran dalam ekosistemnya. POLS akan digunakan sebagai token pembayaran untuk membeli tanah virtual dalam bentuk NFT di Cryptoverse nanti.

    Peringkat POLS di CoinMarketCap saat ini adalah #333, dengan kapitalisasi pasar US$ 124.190.500. Pasokan yang beredar 88.221.432 koin POLS dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Cermat Pilih Aset Kripto Lokal yang Tepat, Jangan Mudah Ikut Hype

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. UMA (UMA)

    Analisis teknikal UMA (UMA).

    Analisis teknikal UMA (UMA).

    UMA atau Universal Market Access adalah protokol untuk pembuatan aset synthetic berdasarkan blockchain Ethereum. UMA secara khusus memungkinkan penggunanya untuk merancang dan membuat kontrak keuangan yang dijalankan sendiri dan ditegakkan sendiri yang dijamin dengan insentif ekonomi dan menjalankannya di blockchain Ethereum.

    Menurut Afid, UMA dapat tenggelam di bawah dukungan utamanya untuk mendekati titik rendah. Dari analisis teknikal UMA mungkinkan akan alami penurunan sekitar 13 persen. 

    “UMA sudah dalam kondisi hampir 100 persen overbought, sehingga investor disarankan untuk waspada karena harga sewaktu-waktu bisa menukik ke bawah alias turun,” kata Afid.

    Peringkat UMA di CoinMarketCap saat ini adalah #107, dengan kapitalisasi pasar US$ 601.673.321. Pasokan yang beredar 65.368.370 koin UMA dan maksimal pasokan 101.172.570 koin UMA.

    2. Bitcoin Standard Hashrate Token (BTCST)

    Analisis teknikal Bitcoin Standard Hashrate Token (BTCST).

    Analisis teknikal Bitcoin Standard Hashrate Token (BTCST).

    BTCST adalah adalah aset sintetis yang memperoleh nilainya dari sebagian kekuatan hash penambangan Bitcoin. Setiap BTCST saat ini mewakili 0,1 TH/detik daya penambangan dan mengumpulkan arus kas nyata dari penambangan Bitcoin.

    Afid melihat dari analisis teknikal BTCST sudah berpotensi bearish. Pola BTCST memiliki kesamaan dengan UMA yang sudah overbought, suatu kondisi di mana harga kripto sudah mengalami kenaikan signifikan dan mencapai titik jenuh karena aktifitas pembelian yang cukup besar. 

    “Pada titik ini, arus beli semakin tipis dan harga BTCST sulit mengalami kenaikan yang lebih tinggi. Kondisi overbought bukan berarti harganya akan anjlok drastis, tetapi akan ada sedikit koreksi, namun akan kembali turun sekitar 20 persen,” kata Afid.

    Peringkat BTCST di CoinMarketCap saat ini adalah #190, dengan kapitalisasi pasar US$ 236.903.302. Pasokan yang beredar 11.415.813 koin BTCST dan maksimal pasokan 15.000.000 koin BTCST.

    3. Bitcoin UP (BTCUP)

    Analisis teknikal Bitcoin UP (BTCUP).

    Analisis teknikal Bitcoin UP (BTCUP).

    Bitcoin UP (BTCUP) belum bisa keluar dari masa bearish-nya. Menurut Afid, penurunan BTCUP berpengaruh pada pergerakan Bitcoin. BTCUP ini menggunakan leverage dan benar-benar memakai harga spot.

    “Pergerakan BTC sendiri belum sepenuhnya rebound dan masih berpotensi alami penurunan. Sejalan dengan itu BTCUP juga punya peluang yang sama, apalagi sudah menunjukan pola reverse cup and handle. Grafiknya menunjukkan sinyal bearish yang mengindikasikan tren penurunan harga,” kata Afid.

    Peringkat BTCUP di CoinMarketCap saat ini adalah #2894, dengan kapitalisasi pasar US$ 4.356.430. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    Baca juga: Mengenal Analisis Fundamental dan Faktor yang Perlu Diperhatikan

    4. Waves (WAVES)

    Analisis teknikal Waves (WAVES).

    Analisis teknikal Waves (WAVES).

    Waves adalah sebuah platform blockchain dengan banyak kegunaan yang mendukung berbagai use case, termasuk decentralized application (DApp) dan juga smart contract. Selain itu, token ini juga dirancang untuk memudahkan para pengguna dalam membuat dan meluncurkan token kripto sesuai yang diinginkan pengguna.

    WAVES diperkirakan akan alami penurunan nilai pada pekan ini. Menurut Afid penyebabnya adalah tidak ada pemberitaan dan fitur terbaru yang dirilis Waves. Dari analisis teknikalnya juga terlihat potensi penurunan sekitar 13-16 persen.

    “WAVES juga sudah alami overbought. Investor sudah mulai jenuh dan pola reverse cup and handle sudah terbentuk. Sehingga tinggal menunggu koreksi sedikit, nilai WAVES kemungkinan akan terus turun,” ujar Afid.

    Peringkat WAVES di CoinMarketCap saat ini adalah #51, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.918.374.302. Jumlah koin yang beredar 107.624.326 koin WAVES dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. API3 (API3)

    Analisis teknikal API3 (API3).

    Analisis teknikal API3 (API3).

    Afid menjelaskan token API3 senasib dengan BTCUP. API3 belum bisa keluar dari level support-nya. Kondisi token ini juga mengalami overbought, sehingga mengindikasikan bahwa harga API3 sulit bergerak naik lebih tinggi dalam jangka pendek.

    “API3 sudah overbought dengan kenaikan nilai yang tinggi sebelumnya, sehingga memungkinkan masuk fase bearish. Penurunan bisa sampai kisaran 15-17 persen,” kata Afid.

    API3 adalah token Ethereum yang digunakan untuk mendukung project API3 yang dapat masuk staking untuk menerima reward dan berfungsi sebagai jaminan untuk menjamin keamanan dalam jaringan. 

    Peringkat API3 di CoinMarketCap saat ini adalah #165, dengan kapitalisasi pasar US$ 290.848.108. Pasokan yang beredar 36.907.810 koin API3 dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Situasi Rusia-Ukraina Memanas, Pasar Kripto Tergeletak Lemas –

    Nilai Bitcoin dan aset kripto lainnya mengalami perubahan harga yang tajam selama 24 jam terakhir di tengah invasi Rusia ke Ukraina pada Kamis (24/2). Kapitalisasi pasar di semua kripto turun ke $ 1.5 triliun, kehilangan hampir 9%.

    Nilai Bitcoin bahkan sempat turun sebanyak 8% hingga menyentuh level terendah dalam sebulan, meskipun begitu BTC ini terpantau telah kembali di atas $ 38.000 pada Jumat (25/2). Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat Bitcoin sedang dalam koreksi singkat setelah ada penurunan tajam.

    “Pasar keuangan global dan pasar crypto memang terpukul selama 24 jam terakhir, karena invasi Rusia ke Ukraina. Hal tersebut membuat investor berebut dan aksi jual terjadi di sebagian besar kelas aset. Namun, setelah ada informasi sanksi tambahan dari AS, membuat market crypto terkoreksi, namun ke depannya masih akan tertekan,” kata Afid.

    chart aset kripto

    Ilustrasi market kripto anjlok.

    Baca juga: 8 Cara Mudah Cuan dari Kripto

    Bitcoin masih bisa turun

    Afid menambahkan saat ini 80 persen market crypto masih terjebak dalam situasi bearish. Ketegangan yang terus terjadi antara Rusia-Ukraina bisa membuat Bitcoin berada di masa yang sulit dan bisa jatuh lebih dalam atau bakal tertahan di antara $30.000-$36.800.

    Bitcoin diharapkan bisa bergerak menuju level support-nya karena semakin lama harga bertahan di bawah $39.600, semakin besar kemungkinan pergerakan turun. Sementara untuk BTC masuk ke situasi bull harus melewati rintangan overhead di $45.821.

    Overall market masih akan turun sampai bulan Maret. Tapi dari penurunan ini akan ada sedikit pullback, dilihat dari teknikal analisisnya hampir secara keseluruhan aset kripto, baik Bitcoin, Ethereum dan lainnya sudah menunjukan pola reverse cup and handle,” ujar Afid.

    Pola reverse cup and handle sendiri adalah grafiknya menunjukkan sinyal bearish yang mengindikasikan tren penurunan harga. Ketika harga aset kripto tembus level bawah dari pegangan cangkir, keadaan ini merupakan sinyal bagi investor atau trader untuk keluar dari posisi long dan memasuki posisi short.

    Cara Investasi Bitcoin

    Ilustrasi market kripto anjlok.

    Baca juga: 4 Jenis Stablecoin dan Perbedaannya dengan Aset Kripto Lain

    Investor kripto cenderung wait & see

    Afid menjelaskan harga aset kripto masih terkait dengan dominasi Bitcoin. Apabila Bitcoin terus alami penurunan dan tekanan, aset kripto lainnya atau yang biasa disebut altcoin akan bernasib sama atau bahkan lebih buruk. Maka dari itu muncul istilah Bitcoin sebagai Mother of Crypto.

    Sementara itu, naik-turunnya pasar kripto juga secara langsung berkaitan dengan penawaran dan permintaan. Peristiwa yang berdampak pada ekonomi secara global menentukan kebutuhan orang untuk membeli atau memiliki aset digital tersebut. Selama periode ketegangan geopolitik, investor cenderung menghindari aset yang bergejolak dan menyimpan uang mereka di aset safe-haven seperti uang tunai dan emas.

    Di kala pasar kripto sedang turun, investor beranggapan bahwa saat inilah waktu yang tepat untuk masuk. Namun, hal ini perlu diwaspadai oleh investor, mengingat volatilitas kripto yang masih cukup tinggi dan belum ada katalis positif yang dapat mengangkat kembali performanya, walaupun sudah terlihat akan rebound.

    Kembali lagi, investor harus paham risiko investasi aset kripto. Lakukan analisa fundamental dengan mempelajari aset kripto, sebelum berinvestasi. Serta melakukan analisa teknikal untuk menentukan waktu yang tepat dalam membeli, menjual atau take profit aset.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 23 Februari 2022: Potensi saat Pasar Anjlok

    Pasar kripto terus alami tekanan pada pekan terakhir bulan Februari 2022. Tampaknya siklus yang menyatakan Februari adalah bulan yang baik untuk market kripto terpatahkan untuk tahun ini.

    Dalam jangka pendek, pasar crypto kemungkinan akan dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina, isyarat dari Federal Reserve AS untuk pengetatan kebijakan moneter hingga stigma kinerja aset yang dianggap terlalu berisiko.

    “Penurunan pasar crypto secara keseluruhan saat ini dapat dilihat sebagai reaksi spontan terhadap meningkatnya ketegangan antara Ukraina dan Rusia. Jika ada perang antara dua hub crypto terbesar di dunia, itu bisa meningkatkan tingkat hash Bitcoin, dan ketakutan ini membuat pasar crypto tetap waspada,” kata Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Investor masih akan melindungi portofolio aset mereka terhadap penurunan harga lebih lanjut. Investor harus lebih cermat untuk aksi jual-beli mereka. Oleh karena itu, Tokocrypto Market Signal pekan ini hadir untuk memberikan referensi dalam melihat sejumlah kripto yang berpotensi bergerak naik dan juga mengarah sebaliknya.

     

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Chromia (CHR)

    Ilustrasi Chromia (CHR).

    Ilustrasi Chromia (CHR).

    Chromia (CHR) adalah token cryptocurrency dan beroperasi pada platform Ethereum. CHR sempat melonjak lebih dari 4.900% pada tahun 2021, didukung oleh melonjaknya popularitas aplikasi terdesentralisasi (DApps), Non-Fungible Token (NFT), dan game play-to-earn berbasis blockchain.

    Afid melihat CHR pekan ini akan berpotensi bullish disebabkan oleh proyek RPG Gaming Multiverse, Chain of Alliance telah mengumumkan niatnya untuk meluncurkan public beta di testnet Chromia pada 28 Februari 2022 mendatang.

    “Chain of Alliance adalah RPG Gaming Multiverse yang dibangun di atas token Chromia. Baru-baru ini mereka dapat investasi awal $ 2,4 juta dan segera meluncurkan testnet publik yang bisa meningkatkan sentimen positifnya,” kata Afid.

    Peringkat CHR di CoinMarketCap saat ini adalah #184, dengan kapitalisasi pasar US$ 222.096.076. Pasokan yang beredar 567.369.439 koin CHR dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin CHR.

     

    2. Horizen (ZEN)

    Ilustrasi Horizen (ZEN).

    Ilustrasi Horizen (ZEN).

    Horizen, sebelumnya dikenal sebagai ZenCash, adalah platform terdesentralisasi dan skalabel yang berfokus pada penyediaan bisnis dan pengembang dengan cara yang cepat dan terjangkau untuk membangun blockchain dan DApps mereka sendiri. ZEN adalah aset digital asli Horizen.

    Menurut Afid, ZEN berpeluang bullish dipicu oleh developer mereka yang membagikan roadmap update dengan sejumlah kegiatan dan fitur baru untuk diluncurkan pada tahun 2022 ini.

    “Terdekat ZEN akan meluncurkan Tokenization Platform V1 pada 28 Februari mendatang. Platform ini akan sangat membantu pengembangan project yang berjalan di atas jaringan ZEN,” ungkap Afid.

    Peringkat ZEN di CoinMarketCap saat ini adalah #131, dengan kapitalisasi pasar US$ 423.633.560. Pasokan yang beredar 12.095.263 koin ZEN dan maksimal pasokan 21.000.000 koin ZEN.

    Baca juga: 8 Cara Mudah Cuan dari Kripto

    3. Polkastarter (POLS)

    Ilustrasi Polkastarter (POLS).

    Ilustrasi Polkastarter (POLS).

    Polkastarter adalah platform blockchain yang dirancang untuk menyediakan landasan peluncuran yang mudah digunakan untuk kumpulan token dan lelang lintas blockchain. Ini paling sering digunakan oleh proyek-proyek blockchain tahap awal yang ingin meningkatkan modal dan dengan mudah mendistribusikan token mereka pada saat yang bersamaan. 

    POLS adalah token utilitas asli dari platform Polkastarter dan memainkan sejumlah peran dalam ekosistemnya. POLS berpotensi bullish karena akan melakukan IDO (Initial dex offering) untuk game Mecha Morphing yang menggunakan jaringan POLS.

    Game strategi pertempuran, Mecha Morphing sebelumnya telah melakukan testnet ke-2 dan tampaknya sukses. Kemudian, Polkastarter akan melakukan IDO pada 28 Februari sebagai proses dukungan pengembangan game tersebut,” tutur Afid.

    Peringkat POLS di CoinMarketCap saat ini adalah #323, dengan kapitalisasi pasar US$ 124.522.098. Pasokan yang beredar 88.221.432 koin POLS dan maksimal pasokan tidak tersedia.

     

    4. BitTorrent chain (BTTC)

    Ilustrasi BitTorrent Chain (BTTC).

    Ilustrasi BitTorrent Chain (BTTC).

    BitTorrent Chain (BTTC) adalah protokol interoperabilitas lintas rantai heterogen pertama yang dibangun di atas TRON, dikembangkan bersama oleh tim inti BitTorrent dan TRON. Kripto BTT akan menjadi BTTC setelah redenominasi kripto BitTorrent (BTT) dijadwalkan tuntas pada 12 Februari 2022. Semua pemegang kripto BTT wajib menukarnya menjadi versi baru, kelak bersimbol BTTC.

    BTTC akan berpotensi bullish pekan ini akibat peluncuran BTFS 2.0 Mainnet yang dijadwalkan pada 22 Februari 2022. “Informasi mengenai rencana airdrop selama masa transisi dari BTFS 1.0 ke BTFS 2.0 meningkatkan sentimen positif pada BTTC, sehingga investor banyak tertarik untuk meng-hodl token tersebut,” kata Afid.

    Peringkat BTTC di CoinMarketCap saat ini adalah #53, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.803.194.718. Pasokan yang beredar 932.497.500.000.000 koin BTTC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

     

    5. Ontology (ONT)

    Ilustrasi Ontology (ONT).

    Ilustrasi Ontology (ONT).

    Ontology (ONT) adalah blockchain open source yang mengkhususkan diri dalam project data digital. Infrastruktur unik Ontology mendukung kolaborasi lintas blockchain yang kuat dan skalabilitas Layer 2. 

    Ontology dirancang untuk memecahkan masalah sebagian besar bisnis yang ingin membuat dan melaksanakan smart contract. Perusahaan yang menggunakan teknologi Ontology bisa menghemat waktu dan biaya untuk membuat smart contract dalam skala besar.

    “ONT akan melakukan Mainnet upgrade pada 28 februari 2022 untuk meningkatkan transaksi dan pencatatan data di jaringan blockchain. Berita ini disambut baik oleh investor yang memegang ONT, sehingga memberikan sentimen positif dan mungkin menaikan nilainnya,” kata Afid.

    Peringkat ONT di CoinMarketCap saat ini adalah #128, dengan kapitalisasi pasar US$ 435.905.982. Pasokan yang beredar 875.249.524 koin ONT dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin ONT.

    Baca juga: Digandeng Game Blockchain, Persib Siap Masuk Dunia Crypto

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Bitcoin (BTC)

    Ilustrasi Bitcoin (BTC).

    Ilustrasi Bitcoin (BTC).

    Pada pekan ini masih terdapat banyak kripto berkapitalisasi besar atau big cap yang berpotensi bearish, seperti Bitcoin (BTC). Harga Bitcoin telah sempat drop di bawah level support kuatnya di $39.600. Angka ini merupakan penurunan tertinggi sejak November tahun lalu.

    Menurut Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, pada pekan ini pergerakan BTC berpotensi menurun setelah terkoreksi di area level harga $37.000-$39.000. Penurunan bisa mencapai 12 persen.

    “Bitcoin masih akan terus turun, namun akan sedikit terkoreksi terlebih dahulu. Penurunannya, jika dilihat dari teknikal analisis bisa mencapai 12 persen. Bitcoin berpeluang turun di kisaran harga $ 32.000,” kata Afid.

    Peringkat BTC di CoinMarketCap saat ini adalah #1, dengan kapitalisasi pasar US$ 791.730.821.444. Pasokan yang beredar 18.925.843 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

     

    2. Ethereum (ETH)

    Ilustrasi Ethereum (ETH).

    Ilustrasi Ethereum (ETH).

    Tidak berbeda jauh dengan Bitcoin, Ethereum juga masih berpotensi bearish. Afid melihat ETH dalam fase pemulihan yang tersendat. ETH sempat menembus dan ditutup di bawah level support kritis di $2,652 pada 20 Februari lalu.

    “Tetapi investor tidak dapat memanfaatkan situasi tersebut. Ini menunjukkan pembelian yang kuat di level yang lebih rendah. Harga rebound tajam pada 21 Februari. Pekan ini kemungkinan masih akan turun sekitar 15 persen hingga di kisaran harga $ 2.285,” sebut Afid.

    Peringkat ETH di CoinMarketCap saat ini adalah #1, dengan kapitalisasi pasar US$ 791.730.821.444. Pasokan yang beredar 18.925.843 koin ETH dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

     

    3. Bitcoin UP (BTCUP)

    Ilustrasi Bitcoin UP (BTCUP).

    Ilustrasi Bitcoin UP (BTCUP).

    Bitcoin UP (BTCUP) berpeluang mengalami penurunan pada pekan terakhir Februari 2022 ini. Menurutnya kondisi market kripto sekarang turut berpengaruh negatif pada BTCUP.

    “Pergerakan BTCUP sudah menunjukan pola reverse cup and handle. Grafiknya menunjukkan sinyal bearish yang mengindikasikan tren penurunan harga. Ketika harga BTCUP tembus level bawah dari pegangan cangkir, keadaan ini merupakan sinyal bagi trader untuk keluar dari posisi long dan memasuki posisi short,” kata Afid.

    BTCUP bertujuan untuk menghasilkan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin naik. Sedangkan BTCDOWN bertujuan memberikan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin turun. Jumlah keuntungan yang berlipat kali ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.

    Peringkat BTCUP di CoinMarketCap saat ini adalah #2936, dengan kapitalisasi pasar US$ 4.206.430. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    Baca juga: Wajib Tahu! Inilah Faktor yang Buat Harga Aset Kripto Berubah

    4. Terra (LUNA)

    Ilustrasi Terra (LUNA).

    Ilustrasi Terra (LUNA).

    Terra adalah sebuah blockchain yang dibangun dengan tujuan menciptakan ekosistem pembayaran digital yang terdesentralisasi menggunakan aset kripto stablecoin, LUNA. Di penghujung tahun 2021, nilai LUNA sempat melonjak hingga mencapai Rp 1,2 juta dan berhasil menyalip Dogecoin. Namun, LUNA pekan ini berpotensi bearish.

    “Sama seperti BTCDOWN, LUNA udah menunjukan pola reverse cup and handle. Ada kemungkinan nilai akan terus turun. Penurunannya bisa sekitar 13 persen di kisaran harga $ 48,” kata Afid.

    Peringkat LUNA di CoinMarketCap saat ini adalah #9, dengan kapitalisasi pasar US$ 21.678.363.915. Pasokan yang beredar 386.681.821 koin LUNA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

     

    5. API3 (API3)

    Ilustrasi API3 (API3).

    Ilustrasi API3 (API3).

    API3 adalah token Ethereum yang digunakan untuk mendukung project API3 yang dapat masuk staking untuk menerima reward dan berfungsi sebagai jaminan untuk menjamin keamanan dalam jaringan. 

    “Token API3 memiliki sentimen negatif untuk masuk fase bearish. Meski akan sedikit koreksi, tapi ada kemungkinan turun dari nilai sekarang, Selasa (23/2) $ 7 ke $ 5,” kata Afid.

    Peringkat API3 di CoinMarketCap saat ini adalah #9, dengan kapitalisasi pasar US$ 291.199.472. Pasokan yang beredar 36.907.810 koin API3 dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 16 Februari 2022: Nasib BTC, DOGE & SOL

    Market kripto akan dihadapi dengan volatilitas pergerakan harga yang cenderung kurang stabil dibanding pekan lalu. Salah satu penyebabnya adalah pemberitaan ketegangan Rusia-Ukraina.

    Sebagian besar investor mencoba melakukan pembelian komoditas aset berwujud dibandingkan kripto, jika terjadi serangan militer Rusia ke Ukraina. Langkah tersebut juga sebagai antisipasi tingginya laju inflasi di Amerika Serikat, karena muncul lagi seruan untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve AS yang lebih cepat.

    Dalam situasi market kripto yang volatil ini, sekali lagi investor harus lebih cermat untuk melakukan aksi investasi mereka. Oleh karena itu, Tokocrypto Market Signal pekan ini hadir sebagai referensi investor dalam melihat sejumlah kripto yang berpotensi bergerak positif dan juga mengarah sebaliknya.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Mina (MINA)

    Ilustrasi Mina (MINA).

    Ilustrasi Mina (MINA).

    Banyak para analis menilai Mina Protocol (MINA) adalah salah satu kripto yang paling canggih di pasar, karena dibangun di atas pondas teknologi blockchain yang kuat dan cocok untuk investasi jangka panjang. MINA mirip dengan Bitcoin, selain dari cara menangani transaksi, karena berfungsi sebagai koin utilitas dan alat tukar.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan kripto MINA berpotensi bullish pada pekan ini. Terhitung 15 Februari 2022, pergerakan nilai MINA sudah naik sekitar 19 persen.

    “Untuk MINA masih akan ada potensi kenaikan minggu ini ya, karena sudah listing dan bisa diperdagangkan di FTX Exchange per 15 februari 2022,” kata Afid.

    Peringkat MINA di CoinMarketCap saat ini adalah #84, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.042.129.174. Pasokan yang beredar 378.332.077 koin MINA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Alpaca Finance (ALPACA)

    Ilustrasi Alpaca Finance (ALPACA).

    Ilustrasi Alpaca Finance (ALPACA).

    Alpaca Finance adalah protokol peminjaman di Binance Smart Chain untuk farming hasil leverage. ALPACA adalah token asli dari platform Alpaca Finance dan memainkan peran penting dalam menjaga dan mempertahankan ekosistem, karena token tata kelola dan utilitas.

    Alpaca Finance kemungkinan besar akan mengalami bullish, karena resmi meluncur di Blockchain Fantom sebagai bagian dari ekosistemnya pada 15 Februari 2022. Afid melihat ini merupakan sentimen positif sehingga dapat mendorong ketertarikan terhadap token ALPACA untuk naik.

    “Token ini bergerak di Binance Smart Chain, namun melihat pertumbuhan Fantom, kerja sama ini nampaknya adalah langkah strategis untuk menambah jumlah pengguna,” ungkap Afid.

    Peringkat ALPACA di CoinMarketCap saat ini adalah #531, dengan kapitalisasi pasar US$ 56.103.706. Pasokan yang beredar 141.603.872 koin ALPACA dan maksimal pasokan 188.000.000 koin ALPACA.

    3. Filecoin (FIL)

    Ilustrasi Filecoin (FIL).

    Ilustrasi Filecoin (FIL).

    Filecoin adalah sebuah jaringan peer-to-peer yang bergerak di bidang penyimpanan data dengan sistem yang terdesentralisasi. Melalui jaringan ini, pengguna dapat menyimpan file di internet menggunakan blockchain dan perlu membayar pada storage miners.

    Afid mengungkap acara AMA (Ask Me Anything) yang akan diadakan Filecoin pada 17 Februari 2022 akan membuat pergerakan tokennya mengarah positif. Investor akan mulai tertarik melihat potensi FIL pada acara tersebut.

    Baca juga: Daftar Token Kripto yang Menarik di Dunia Metaverse

    “Acara AMA Filecoin nanti bisa mendatangkan peluang untuk menarik ketertarikan investor pada token FIL ini,” kata Afid.

    Peringkat FIL di CoinMarketCap saat ini adalah #43, dengan kapitalisasi pasar US$ 268.277.225. Pasokan yang beredar 746.113.681 koin FIL dan maksimal pasokan 1.152.997.575 koin FIL.

    4. Fetch.ai (FET)

    Ilustrasi Fetch.ai (FET).

    Ilustrasi Fetch.ai (FET).

    Fetch.ai adalah jaringan berbasis blockchain untuk pembelajaran mesin terdesentralisasi (decentralized machine learning) dengan akses terbuka. Dalam hal variasi kasus penggunaan, tim pengembang Fetch.ai menegaskan bahwa jaringan bisa merevolusi kebanyakan industri dan sektor.

    Fetch.ai masuk dalam daftar kripto bullish pekan ini karena akan melakukan acara serta publikasi terkait ekosistem jaringannya yang akan meningkat. Menurut Afid, banyak investor menanti acara tersebut yang digelar 17 Februari mendatang.

    “Harapannya di acara tersebut ada beberapa kabar yang dapat mendorong harga FET untuk naik secara signifikan. Seperti, ekosistem FET yang akan meningkatkan volume transaksinya akibat kebutuhan terhadap biaya transaksi saat menggunakan jaringannya,” tutur Afid.

    Peringkat FET di CoinMarketCap saat ini adalah #185, dengan kapitalisasi pasar US$ 56.103.706. Pasokan yang beredar 141.603.872 koin FET dan maksimal pasokan 188.000.000 koin FET.

    5. Harmony (ONE)

    Ilustrasi Harmony (ONE).

    Ilustrasi Harmony (ONE).

    Harmony (ONE) masih berpotensi bullish pekan ini. Afid menjelaskan sentimen positif ONE berkelanjutan, pasca peluncuran Ethereum bridge. Jembatan blockchain ini akan memperluas ekosistem Harmony yang sebelumnya hanya Binance Smart Chain dan Bitcoin.

    Hype sentimen positif ONE masih terus berlangsung. Ethereum bidge dapat meningkatkan volume transaksi yang terjadi pada blockchain Harmony akibat bisa menerima banyak token,” kata Afid.

    Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.

    Peringkat ONE di CoinMarketCap saat ini adalah #51, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.296.426.491. Pasokan yang beredar 11.707.162.383 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Dogecoin (DOGE)

    Ilustrasi Dogecoin (DOGE).

    Ilustrasi Dogecoin (DOGE).

    Dogecoin masih menjadi salah satu kripto yang populer di tengah masyarakat. Namun, sayangnya pada pekan ini DOGE berpotensi bearish karena ada sentimen negatif yang menerpanya.

    Menurut Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, iklan DOGE di acara olahraga terbesar di Amerika Serikat, Super Bowl pada awal pekan ini memberi sentimen kurang baik. Walaupun ada peningkatan volume perdagangan mencapai 20%, tapi DOGE telah bergerak menurun. 

    “DOGE memang sempat mendapatkan kenaikan volume perdagangan capai 20%, namun ada kemungkinan akan turun hingga 17% pada pekan ini,” kata Afid.

    Peringkat DOGE di CoinMarketCap saat ini adalah #11, dengan kapitalisasi pasar US$ 19.925.018.352. Pasokan yang beredar 132.670.764.300 koin DOGE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Injective (INJ)

    Ilustrasi Injective (INJ).

    Ilustrasi Injective (INJ).

    Injective Protocol merupakan proyek blockchain yang memiliki ide revolusioner. Ini bertujuan untuk membuat pertukaran mata uang sepenuhnya terdesentralisasi atau jaringan yang dioperasikan publik. Artinya, pertukaran hanya dioperasikan oleh orang-orang yang memegang token INJ.

    Meski memiliki fundamental yang baik, INJ pada pekan ini masuk dalam kripto berpotensi bearish. Afid melihat walaupun sempat terjadi kenaikan nilai hampir 100% pada pekan lalu, tapi pekan ini INJ mengarah ke penurunan.

    Baca juga: Daftar Kripto Diklaim Punya Fundamental yang Aman

    “INJ selama dua hari pekan lalu itu naik hampir 100% dalam dua, saat ini tengah mengalami koreksi. Akibatnya berpotensi turun hingga 24%,” ungkapnya.

    Peringkat INJ di CoinMarketCap saat ini adalah #175, dengan kapitalisasi pasar US$ 304.471.105. Pasokan yang beredar 48.653.971 koin INJ dan maksimal pasokan 100.000.000 koin INJ.

    3. Bitcoin (BTC)

    Ilustrasi Bitcoin (BTC).

    Ilustrasi Bitcoin (BTC).

    Pekan ini secara mengejutkan terdapat banyak kripto berkapitalisasi besar atau big cap yang berpotensi bearish, seperti Bitcoin (BTC). Harga Bitcoin telah terjadi pembalikan akhir pekan lalu, setelah beberapa hari terjadi kenaikan yang kuat.

    Namun, menurut Afid pergerakan BTC berpotensi menurun setelah terkoreksi di area level harga $45.000. Penurunan bisa mencapai 10 persen.

    “Bitcoin sudah pullback dan masuk fase koreksi. Tapi mungkin akan sedikit konsolidasi, baru koreksi. Minggu-minggu ini harus sudah koreksi jika dilihat dari analisisnya,” kata Afid.

    Peringkat BTC di CoinMarketCap saat ini adalah #1, dengan kapitalisasi pasar US$ 839.802.392.661. Pasokan yang beredar 18.959.037 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

    4. Solana (SOL)

    Ilustrasi Solana (SOL).

    Ilustrasi Solana (SOL).

    Satu lagi kripto big cap yang berpeluang bearish pekan ini adalah Solana (SOL). Solana adalah proyek open source yang menggunakan teknologi blockchain permissionless, untuk menyediakan sebuah solusi decentralized finance (DeFi). Protokol Solana dirancang untuk memfasilitasi pembuatan decentralized app (DApp).

    “Solana masuk ke dalam daftar bearish karena ada kemungkinan akan masuk zona merah dengan penurunan capai 15 persen,” jelas Afid.

    Peringkat SOL di CoinMarketCap saat ini adalah #8, dengan kapitalisasi pasar US$ 32.760.361.575. Pasokan yang beredar 319.054.325 koin SOL dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. Smooth Love Potion (SLP)

    Ilustrasi Smooth Love Potion (SLP).

    Ilustrasi Smooth Love Potion (SLP).

    Smooth Love Potion (SLP) adalah jenis uang digital yang terdapat dalam game Metaverse, Axie Infinity. Token ini menggunakan jaringan Ethereum dan melalui likuiditas Uniswap.

    Koin SLP sangat berbeda dengan aset kripto lain yang digunakan dalam game. Pemain diharuskan membeli token untuk menyelesaikan misi tertentu, sehingga mereka bisa berkembang dan dijual kembali.

    “SLP akan berpeluang bearish dengan penurunan sekitar 16 persen. Alasan mendasar kenapa SLP terus mengalami penurunan, karena orang yang biasanya kalo sudah dikasih reward, mereka akan jual untuk dijadikan aset pribadi dan dikonversi ke koin yang lebih bagus lagi,” kata Afid.

    Peringkat SLP di CoinMarketCap saat ini adalah #316, dengan kapitalisasi pasar US$ 154.142.969. Pasokan yang beredar 5.098.203.666 koin SLP dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Tips Cari Cuan Investasi Aset Kripto di Kala Market Anjlok

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com