Tag: Market

  • Klaim Triliunan Dibayar! Kreditur FTX Siap Terima Dana Jumbo Maret 2026

    Para kreditur FTX bersiap menerima distribusi dana berikutnya yang dijadwalkan pada 31 Maret 2026, menyusul perkembangan signifikan dalam proses kepailitan bursa kripto tersebut. Total klaim yang telah direkonsiliasi mencapai sekitar US$9,6 miliar, menjadikannya salah satu proses pemulihan terbesar dalam sejarah industri kripto.

    Informasi ini disampaikan oleh Sunil, perwakilan kreditur FTX, yang menyebutkan bahwa cadangan dana untuk klaim sengketa telah dikurangi sebesar US$2,2 miliar. Pengurangan tersebut membuka jalan bagi distribusi dana lanjutan, khususnya bagi kreditur dengan klaim di atas US$50.000, yang berpotensi menerima tambahan hingga US$1,7 miliar.

    “Distribusi berikutnya dijadwalkan pada 31 Maret 2026 dengan total klaim yang telah direkonsiliasi sekitar US$9,6 miliar,” ujar Sunil dalam keterangannya.

    Meski demikian, realisasi distribusi tetap bergantung pada keputusan pengadilan kepailitan, termasuk persetujuan akhir terkait penyesuaian dana cadangan sengketa dan mekanisme teknis penyaluran dana. Proses ini menegaskan bahwa jalannya pembayaran masih mengikuti prosedur hukum yang ketat.

    Baca juga: Bitcoin Anjlok Lagi! Investor Panik, Apa yang Terjadi?

    Optimisme yang Berhati-hati

    Di tengah perkembangan tersebut, komunitas kreditur menunjukkan optimisme yang berhati-hati, sementara komentar dari pakar industri masih relatif terbatas. Pengamat menilai bahwa keberhasilan distribusi ini dapat mempercepat penyelesaian sengketa lanjutan serta meningkatkan realisasi aset yang tersisa.

    Proses kepailitan FTX sendiri telah mencatatkan nilai klaim yang direkonsiliasi jauh melampaui klaim kecil, dengan perbandingan sekitar 12 kali lebih besar dibandingkan klaim senilai US$780 juta untuk kreditur berskala kecil. Hal ini dinilai menjadi preseden penting bagi penanganan kebangkrutan di sektor aset digital.

    Di sisi lain, perkembangan FTX terjadi di tengah volatilitas pasar kripto global. Harga Bitcoin tercatat berada di kisaran US$78.135 pada 1 Februari 2026, dengan penurunan sekitar 11 persen dalam tujuh hari terakhir, menurut data CoinMarketCap.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, penetapan tanggal distribusi ini memberikan kepastian waktu bagi korban runtuhnya FTX. Namun, besarnya klaim yang masih harus dibayarkan ($9.6B) menunjukkan bahwa proses likuidasi aset masih akan menjadi overhang (tekanan jual potensial) bagi pasar kripto di pertengahan 2026.

    Peneliti menilai bahwa penyelesaian kasus FTX berpotensi menjadi acuan baru dalam proses kepailitan kripto di masa depan, seiring meningkatnya likuiditas aset digital dan upaya memperkuat ketahanan sistem keuangan terdesentralisasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kerugian Kripto di Januari 2026 Tembus Hampir $400 Juta

    Industri kripto kembali menghadapi tantangan serius di awal 2026.

    Sepanjang Januari, total kerugian akibat eksploitasi dan serangan siber tercatat hampir $400 juta, menurut laporan terbaru dari firma keamanan blockchain CertiK.

    Angka ini menegaskan bahwa ancaman keamanan tidak hanya berasal dari celah smart contract, tetapi semakin didominasi oleh serangan social engineering yang menargetkan pengguna secara langsung.

    Data CertiK menunjukkan bahwa sekitar 71% dari total kerugian, atau setara $284 juta, berasal dari satu insiden phishing masif.

    Dalam kasus ini, pelaku kejahatan menyamar sebagai tim dukungan resmi Trezor, salah satu merek hardware wallet paling populer di industri kripto.

    Baca Juga: Cina: Blokir Semua yang Sebut Blockchain ‘Scam’ dan Peluncuran Mata Uang Digital DCEP

    Phishing Trezor

    Menurut laporan BeInCrypto pada Senin (2/2), serangan phishing tersebut menjadi kasus terbesar di Januari 2026 dan sekaligus yang paling mengkhawatirkan.

    Dengan memanfaatkan email dan pesan palsu yang tampak meyakinkan, pelaku berhasil mengelabui korban untuk menyerahkan kredensial sensitif atau menandatangani transaksi berbahaya.

    Ironisnya, banyak korban merupakan pengguna hardware wallet, yang selama ini dianggap sebagai standar emas keamanan aset kripto.

    Insiden ini menegaskan bahwa sekuat apa pun teknologi penyimpanan aset, kesalahan manusia tetap menjadi celah terbesar.

    Pola ini juga menunjukkan pergeseran strategi para peretas.

    Alih-alih menghabiskan waktu mencari bug teknis yang kompleks, mereka kini lebih fokus mengeksploitasi psikologi pengguna: mulai dari rasa panik, kepercayaan pada merek besar, hingga kurangnya literasi keamanan digital.

    Step Finance dan Truebit

    Selain phishing Trezor, Januari 2026 juga diwarnai oleh beberapa eksploit besar lain.

    Step Finance, protokol di ekosistem Solana, dilaporkan mengalami kerugian sekitar $30 juta akibat eksploit yang memanfaatkan celah tertentu dalam sistemnya.

    Sementara itu, Truebit, proyek yang berfokus pada verifikasi komputasi off-chain, kehilangan sekitar $26,6 juta dalam insiden terpisah.

    Meski secara nominal lebih kecil dibanding phishing Trezor, dua kasus ini tetap menegaskan bahwa smart contract hack belum sepenuhnya hilang dari lanskap ancaman kripto.

    Namun, jika dilihat secara agregat, dominasi kerugian dari social engineering menunjukkan tren yang jelas: vektor serangan telah bergeser dari kode ke manusia.

    Rotasi Dana Curian ke Monero Soroti Isu Privacy Coin

    Laporan tersebut juga menyoroti pola menarik dalam pergerakan dana hasil kejahatan.

    Sebagian besar aset curian dilaporkan dirotasi ke Monero (XMR), aset kripto yang dikenal dengan fitur privasi tingkat tinggi.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, dominasi serangan social engineering dibanding smart contract hack menunjukkan bahwa faktor manusia tetap menjadi celah keamanan terbesar, bahkan bagi pengguna hardware wallet.

    “Rotasi aset curian ke Monero (XMR) juga menyoroti peran privacy coins dalam ekosistem kejahatan siber, berpotensi memicu regulasi lebih ketat,” ujarnya.

    Penggunaan Monero dalam aktivitas pencucian dana kembali memunculkan perdebatan lama terkait privacy coin.

    Di satu sisi, koin privasi dianggap penting untuk kebebasan finansial dan perlindungan data pengguna. Di sisi lain, regulator global semakin menyoroti perannya dalam ekosistem kejahatan siber.

    Tren ini berpotensi memicu pengetatan regulasi terhadap privacy coin, terutama di yurisdiksi yang sudah sensitif terhadap isu pencucian uang dan pendanaan ilegal.

    Implikasi bagi Industri dan Pengguna Kripto

    Kerugian hampir $400 juta dalam satu bulan menjadi pengingat keras bahwa keamanan kripto tidak hanya soal audit kode atau teknologi canggih. Edukasi pengguna kini menjadi garis pertahanan utama.

    Bagi industri, ini berarti proyek dan penyedia layanan harus meningkatkan komunikasi keamanan, memperjelas kanal resmi, serta aktif memperingatkan pengguna soal modus penipuan terbaru.

    Bagi investor dan holder individu, kewaspadaan ekstra, seperti verifikasi ganda sumber informasi dan skeptisisme terhadap pesan mendesak—menjadi keharusan.

    Baca Juga: Gila! Hacker Raup Rp  2 Triliun dari Bank Sentral Brasil dalam Sekejap!

    Lonjakan kerugian kripto di Januari 2026 menegaskan satu hal penting: faktor manusia masih menjadi target paling empuk bagi penjahat siber.

    Dominasi phishing dibanding smart contract hack menunjukkan perubahan lanskap ancaman yang signifikan.

    Dengan semakin canggihnya teknik social engineering dan meningkatnya sorotan regulator terhadap privacy coin seperti Monero, industri kripto dihadapkan pada tantangan ganda: meningkatkan keamanan pengguna sekaligus menjaga keseimbangan antara privasi dan kepatuhan.

    Tanpa perbaikan di sisi edukasi dan kesadaran, risiko kerugian serupa berpotensi terus menghantui pasar kripto sepanjang 2026.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aplikasi Bitchat Bisa Kirim Pesan dan Bitcoin Tanpa Internet, Gini Caranya!

    Jack Dorsey, pendiri Twitter dan CEO Block, Inc diketahui telah meluncurkan aplikasi Bitchat sejak 2025 lalu, Bitchat sendiri adalah sebuah platform pesan peer-to-peer yang memungkinkan pengiriman pesan terenkripsi tanpa internet. 

    Aplikasi ini dirancang untuk beroperasi melalui jaringan Bluetooth mesh, sehingga pengguna dapat berkomunikasi dan bertransaksi di area tanpa sinyal seluler atau Wi-Fi, seperti selama pemadaman listrik, bencana alam, atau di wilayah dengan pembatasan akses internet. 

    Baru baru ini banyak beredar video aplikasi Bitchat bisa mengirim Bitcoin langsung tanpa

    internet dengan metode peer-to-peer, lalu bagaimana caranya? Simak lebih lengkap yuk!

    Jack Dorsey dan Visi Bitchat

    Jack Dorsey, yang sering disebut sebagai visioner di dunia teknologi, telah lama menjadi pendukung setia Bitcoin. Setelah mundur dari posisi CEO Twitter pada 2021, Dorsey fokus pada pengembangan ekosistem Bitcoin melalui perusahaan Block (sebelumnya Square). Proyek-proyek seperti Bitkey, dompet Bitcoin self-custody, dan Spiral untuk pengembangan open-source Bitcoin, menunjukkan komitmennya terhadap desentralisasi dan kebebasan finansial.

    Bitchat lahir dari eksperimen akhir pekan Dorsey, terinspirasi dari protokol seperti Nostr dan IRC, yang menekankan komunikasi sederhana dan aman tanpa ketergantungan pada server pusat. Dorsey menyatakan bahwa Bitchat adalah eksperimen menuju komunikasi yang sepenuhnya bebas dan tidak bisa diblokir, mencerminkan gagasan tentang Bitcoin sebagai mata uang peer-to-peer elektronik yang dirancang untuk transaksi sehari-hari, seperti yang digagas oleh Satoshi Nakamoto.

    Fitur Bitchat Aplikasi Konvensional Seperti WhatsApp
    Koneksi Diperlukan Tidak perlu internet/seluler Memerlukan internet atau data seluler
    Keamanan Enkripsi E2E, mode panik Enkripsi E2E, tapi bergantung server
    Desentralisasi Penuh, P2P mesh Terpusat pada server perusahaan
    Transaksi Kripto Bitcoin offline (ujicoba) Tidak ada dukungan native
    Privasi Tanpa akun/nomor Memerlukan nomor telepon
    Jangkauan Terbatas pada proximity (200m+) Global, tapi bergantung koneksi

    Aplikasi ini tidak memerlukan nomor telepon, akun, atau koneksi internet, membuatnya ideal untuk situasi darurat. Di Nepal misalnya, dikutip Forbes, Bitchat telah berkembang pesat selama pemadaman internet akibat protes politik dan diblokirnya platform media sosial besar seperti Instagram dan X, sehingga banyak pengguna memanfaatkan Bitchat untuk melakukan koordinasi di tengah krisis.

    Melalui jangkauan hingga 300 meter antar perangkat, jaringan mesh Bluetooth memungkinkan pesan dan transaksi di-relay melalui beberapa hop (hingga 7 hop), memperluas jangkauan tanpa infrastruktur eksternal.

    Baca juga: Hyperliquid Donasikan $254.000 ke ZachXBT, Siapa ZachXBT? – Tokocrypto News

    Cara Kerja Bitchat untuk Kirim Bitcoin Tanpa Internet

    Baru baru ini banyak beredar video Bitchat yang bisa mengirim Bitcoin langsung tanpa internet dimana cara kerjanya pengguna dapat melakukan transaksi Bitcoin secara offline dengan cara pre-sign di dompet mereka. Transaksi yang sudah ditandatangani ini kemudian dikirim melalui jaringan Bluetooth mesh ke perangkat-perangkat terdekat.

    Transaksi tersebut disimpan sementara dan direlay antar perangkat dalam jaringan mesh dan pada prosesnya bisa melompati beberapa hop, sehingga jangkauan bisa melebihi 300 meter tergantung jumlah perangkat relay. 

    Ketika salah satu node/perangkat dalam jaringan akhirnya terhubung ke internet, misalnya saat sinyal kembali atau ada Wi-Fi, transaksi tersebut otomatis dibroadcast ke jaringan Bitcoin blockchain untuk konfirmasi final.

    Meskipun aplikasi ini tidak benar-benar membutuhkan internet, Bitchat tetap menjadi solusi inovatif untuk melakukan komunikasi atau transaksi kripto di wilayah terpencil, selama pemadaman internet, bencana alam, protes, atau situasi di mana koneksi tradisional terganggu.

    Baca juga: Contoh Nyata Manfaat Aset Kripto: Venezuela Andalkan USDT di Tengah Inflasi

    Cara Download Aplikasi Bitchat untuk Kirim Pesan dan Bitcoin Tanpa Internet

    Tampilan aplikasi Bitchat di iOS

    Meskipun versi rilis saat ini masih belum bisa memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi Bitcoin secara langsung, kamu bisa mencoba menggunakan aplikasi Bitchat di Android dan Apple Store.

    Cara menggunakannya:

    1. Download Bitchat di Android atau Apple Store.
    2. Berikan izin untuk menggunakan bluetooth di pengkatmu.
    3. Klik #Mesh yang ada di atas untuk kirim chat.
    4. Kamu akan melihat lokasi channel, mulai dari lingkup tetangga sampai negara.

    Manfaat dan Potensi Dampak

    Bitchat menawarkan banyak manfaat, terutama bagi komunitas yang sering mengalami pembatasan internet. Di negara-negara dengan regulasi ketat terhadap kripto atau media sosial, aplikasi ini bisa menjadi alat untuk kebebasan berekspresi dan transaksi finansial. 

    Bagi pengguna Bitcoin, fitur yang memunkinkan kirim Bitcoin tanpa internet tentunya akan memudahkan transfer di acara-acara seperti konferensi kripto atau di daerah pedesaan tanpa akses broadband.

    Kesimpulan

    Peluncuran Bitchat oleh Jack Dorsey menandai era baru dalam teknologi komunikasi dan finansial. Dengan rumor akan adanya fitur tambahan kirim Bitcoin tanpa internet, aplikasi ini tidak hanya akan meningkatkan aksesibilitas kripto, tetapi juga memperkuat prinsip kebebasan dan privasi di dunia digital.

    Bicara soal aksesibilitas, langkah paling nyata untuk ikut mendukung visi Satoshi Nakamoto seperti Jack Dorsey adalah dengan memiliki Bitcoin sendiri. Kamu bisa membeli Bitcoin lewat exchange berizin dan diawasi OJK, seperti Tokocrypto, dapatkan potongan 20% biaya trading tiap trade dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Skill 70 Manusia vs 30 AI Diuji di AI Trading Showdown Season 2 Aster DEX

    Aster DEX, platform decentralized perpetual exchange (perp DEX) generasi baru yang didukung oleh YZi Labs, kembali menyita perhatian dengan meluncurkan Season 2 dari Human vs AI Trading Showdown atau yang dikenal sebagai AI Trading Battle.

    Kompetisi ini berlangsung di Aster Chain testnet selama 7 hari penuh (22–29 Januari 2026), mempertemukan 70 trader manusia melawan 30 agen AI dalam arena trading on-chain yang transparan.

    Total prize pool mencapai $150.000 dan menjadi $200.000 jika Tim Manusia berhasil mengalahkan Tim AI berdasarkan ROI tim secara agregat.

    AI Trading Showdown Season 2 Aster DEX

    Kompetisi Human vs AI Season 2 diluncurkan untuk menguji jaringan Aster Chain Testnet, sekaligus menguji strategi, intuisi, dan disiplin antara manusia dan AI.

    Setiap peserta, baik 70 trader manusia maupun 30 agen AI akan diberi modal virtual 10,000 USDT + 10,000 $ASTER untuk diperdagangkan pada pair populer seperti BTC/USDT, ETH/USDT, SOL/USDT, XRP/USDT, dan ASTER/USDT.

    Dalam pertandingan ini, AI yang bertanding merupakan agen canggih yang dibekali dengan situation awareness real-time, diperkuat model terbaru seperti GPT-5, Gemini, DeepSeek, dan Grok. Sementara itu, trader manusia dipilih ketat berdasarkan performa 60 hari terakhir, termasuk mereka yang dikenal agresif dalam memanfaatkan momentum pasar.

    Di Season 1 kemarin, manusia mendominasi leaderboard individu dengan PNL spektakuler dan rotasi cepat ke aset spekulatif seperti ENA, XPL, atau PUMP. Namun secara keseluruhan, AI menang telak dengan ROI lebih stabil dengan AI -4.48% dan manusia -32.22%, zero liquidation dibanding dengan 43% pada manusia, dan preservasi modal jauh lebih baik.

    Baca juga: DeepSeek Buat Porto Naik 2x di Alpha Arena, Trader Manual Tumbang di Hadapan AI?!

    Detail Hadiah AI Trading Showdown Season 2 Aster DEX

    Total prize pool kompetisi ini mencapai $150.000 dan akan meningkat menjadi $200.000 jika Tim Manusia berhasil mengalahkan Tim AI berdasarkan ROI tim secara agregat. 

    Hadiahnya sendiri dibagi dalam beberapa kategori: Top Human PnL Champion berhak atas $30.000, sementara tim dengan ROI tertinggi akan berbagi $50.000, atau $100.000 jika kemenangan diraih oleh manusia. 

    Sementara tim yang kalah tetap memperoleh $20.000 sebagai bentuk apresiasi partisipasi. Distribusi hadiah dilakukan secara proporsional sesuai kontribusi PnL positif masing-masing peserta, sehingga setiap trader yang mencetak keuntungan akan mendapatkan bagian sesuai performanya.

    Baca juga: Bisakah AI Trading Crypto Dimulai dengan Modal Kecil?

    Update Klasemen

    Hingga tanggal 28 Januari, sehari sebelum penutupan dari pertandingan ini, baik Manusia maupun AI secara total mengalami kerugian, dengan detail sebagai berikut:

    • Manusia mencatat ROI -22.02% dengan total kerugian sekitar -$250K.
    • AI lebih stabil dengan ROI -10.25% dan kerugian jauh lebih kecil, sekitar -$49K.

    Meskipun secara keseluruhan kedua kubu Maunusia dan AI mengalami kerugian, beberapa di antaranya berhasil meraih keuntungan:

    • Trader manusia seperti @coupon_ichigo, @Crypto_He, dan @SkylineETH berhasil mencetak total PNL positif di kisaran $16K–$18K.
    • Dari sisi AI, @nofA_ai dan @MoneyLord menonjol dengan PNL positif $15K–$15.5K.

    Selain digunakan untuk mencoba Aster Chain testnet, dan lihainya Manusia vs Ai dalam melakukan trading, ternyata pertandingan ini juga semakin interaktif dan accessible bagi komunitas luas dengan dukungan seperti:

    • Prediction markets: terbuka di Polymarket, Opinion Labs, dan 0xProbable, para spkulator bisa bisa bertaruh siapa pemenangnya.
    • Copy-trading AI: via Hyperbot, SOON SVM, Echosync, dan SIANEXX, trader biasa bisa melakukan mirror strategi AI yang tengah bertanding, sehingga membuka peluang bagi pemula untuk mencoba memanfaatkan AI.
    • Leaderboard real-time dan replay trade tersedia di situs resmi Aster DEX testnet, memberikan transparansi penuh.

    Baca juga: Bagaimana Volatilitas Crypto Mempengaruhi Performa AI Trading?

    Penutup

    Pergerakan harga Aster (ASTER/USDT) pada Rabu, 28 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Sejauh ini ujicoba dari testnet Aster DEX melalui AI Trading Showdown Season 2 dianggap sukses karena mampu berjalan lancar, menghadirkan engagement baru, dan menyediakan data nyata untuk riset lanjutan di ekosistem DeFi. Bersamaan dengan itu, harga Aster juga naik sekitar 15% dalam 7 hari terakhir.

    Bagi kamu yang ingin mencoba berinteraksi langsung dengan ekosistem Aster, tokennya juga sudah tersedia di berbagai platform exchange lokal seperti Tokocrypto, dapatkan potongan biaya trading 20% untuk setiap trade dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!

    Dengan tinggal beberapa hari tersisa, kira-kira apakah manusia bisa comeback ataukah AI kembali membuktikan superioritasnya di market? Pantau terus update terbarunya di Tokonews atau kunjungi langsung Aster DEX testnet untuk update terbaru.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 27 Januari 2026: Rebound Tipis, Sampai Kapan?

    Pasar kripto hari ini, Selasa (27/1) mencatat rebound tipis dengan sejumlah altcoin seperti AXS, AXL, dan ONG memimpin penguatan, menandakan kembalinya minat risiko jangka pendek.

    Namun, Bitcoin masih berada dalam fase waspada karena tekanan makro menjelang tenggat potensi penutupan pemerintah AS pada 30 Januari, yang secara historis justru memicu volatilitas dan pelemahan harga, bukan reli. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial saat Pasar Rebound Tipis

    • AXS melonjak 38% hari ini, capai level harga $2,684.
    • AXL catat kenaikan signifikan 21% sentuh $0,0891.
    • ONG tumbuh positif 16%, harga kini di level $0,0927.

    Bitcoin Diuji Risiko Penutupan Pemerintah AS 30 Januari

    • Gagal bertahan di level tertinggi, BTC tertekan jelang tenggat 30 Jan.
    • Historis: Bitcoin ikuti tren pasar saat penutupan, bukan jadi aset aman.
    • Penutupan berisiko picu volatilitas & penurunan harga, bukan reli.

    Deposit Panen Reward dengan VA BCA di Tokocrypto

    Altcoin Potensial di Akhir Januari 2026

    • HBAR: Terdeteksi Akumulasi Awal, Target Pemulihan ke $0,114.
    • KITE: Struktur Bullish, Target Cetak Rekor Harga Tertinggi (ATH).
    • Momentum Positif: Tren Berlanjut Selama Support Kunci Terjaga.

    Agenda Ekonomi AS Pekan Ini yang Pengaruhi Bitcoin

    • Kebijakan Fed, data inflasi & laba emiten tech tentukan arah pasar.
    • Klaim Pengangguran: Pasar tenaga kerja lambat potensi dongkrak BTC.
    • Data PPI Desember: Kejutan inflasi picu volatilitas kripto.
    • Laporan keuangan tech: Sentimen AI untungkan Bitcoin.

    Baca juga: Riset Kripto 19-23 Jan 2026: Bitcoin Kembali Anjlok! Kapan Usai?!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • iPhone 17 Pro vs Solana Seeker Mana yang Lebih Bagus?

    Akhir-akhir ini, nama Solana Seeker kembali mencuri perhatian para investor kripto berkat hadirnya program airdrop SKR yang nilainya dikabarkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Fenomena ini membuat banyak orang penasaran, bukan hanya soal potensi keuntungan dari token SKR, tetapi juga mengenai perangkat yang menjadi wadah utama ekosistem Web3 tersebut. 

    Di sisi lain, dunia smartphone juga tak lama kemarin sedang terpincut dengan kehadiran iPhone 17 Pro, flagship terbaru Apple yang menawarkan performa luar biasa, kamera profesional, serta desain baru yang menawan.

    Jika dibandingkan secara spesifikasi dan fungsi, kira-kira antara Solana Seeker dan iPhone 17 Pro mana yang lebih bagus?

    Baca juga: Heboh! Solana Mobile Bagikan 2 Miliar Token SKR ke Pengguna Seeker Solana Mobile

    Sekilas Tentang iPhone 17 Pro vs Solana Seeker

    Ilustrasi fitur iPhone 17 Pro. Sumber: Apple

    iPhone 17 Pro adalah bagian dari lini iPhone 17 series yang diluncurkan Apple pada September 2025. Ponsel ini menargetkan pengguna profesional dengan fokus pada performa, fotografi, dan integrasi Apple Intelligence. iPhone 17 Pro dilengkapi dengan desain aluminum unibody dan Ceramic Shield 2, iPhone 17 Pro juga dilengkapi dengan spesifikasi tahan debu dan air (IP68) dan mendukung wireless charging hingga 25W via MagSafe. Harga iPhone 17 Pro di Indonesia (resmi iBox/TAM) saat ini berkisar antara Rp23.749.000 hingga di atas Rp30 jutaan, dengan varian tertinggi iPhone 17 Pro Max 2TB menembus Rp43.999.000.

    Illustrasi Fitur Sonala Seeker. Sumber: Solana Mobile

    Solana Seeker adalah ponsel Web3 generasi kedua dari Solana Mobile, menggantikan Saga dengan perbaikan usability seperti Seed Vault untuk keamanan wallet crypto dan Genesis Token untuk rewards on-chain eksklusif. Dirilis pada Agustus 2025, ponsel ini berbasis Android dengan dApp store khusus Solana, memudahkan transaksi blockchain seperti double-tap payments. Harganya sekitar Rp7-8 jutaan jika di Indonesia, Belum termasuk pajak masuk karena HP ini belum masuk secara resmi.

    Baca juga: Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop

    Perbandingan Spesifikasi

    Berikut tabel perbandingan spesifikasi utama iPhone 17 Pro vs Solana Seeker:

    Aspek iPhone 17 Pro Solana Seeker
    Layar 6.3 inci Super Retina XDR OLED, 2622×1206 (460 ppi), 120Hz ProMotion, Always-On, 3.000 nits peak 6.36 inci AMOLED, 2670×1200 (460 ppi), 120Hz dynamic refresh rate
    Prosesor A19 Pro (6-core CPU, 6-core GPU, 16-core Neural Engine) MediaTek Dimensity 7300 octa-core
    RAM/Storage 12 GB RAM, 256GB/512GB/1TB 8 GB RAM, 128 GB UFS 3.1
    Kamera Rear: 48MP Fusion Main + 48MP Ultra Wide + 48MP Telephoto (8x zoom); Front: 18MP Centre Stage Rear: 108MP + 8MP + 2MP; Front: 32MP
    Baterai ~4.000 mAh, hingga 33 jam video; fast charge 50% dalam 20 menit 4.500 mAh, wireless charging
    Desain Aluminum unibody, Ceramic Shield 2, IP68, bobot 206g Dimensi 73.5×154.8×9.3mm, fokus Web3
    Fitur Apple Intelligence, Face ID, MagSafe, 5G mmWave, USB-C 10Gb/s Seed Vault wallet, Genesis Token, .skr domain, dApp store Solana
    OS iOS 26 Android 15
    Harga Rp23–40 jutaan Rp7–8 jutaan belum termasuk pajak masuk

    Baca juga: iPhone 17 Resmi Dirilis: Warna Baru Bitcoin Orange

    Mana yang Lebih Bagus?

    iPhone 17 Pro tentu menang jauh dibandingkan dengan Solana Seeker dalam hal performa, kamera, dan ekosistem. Dengan chip A19 Pro yang super cepat, layar Super Retina XDR berteknologi ProMotion 120Hz, serta sistem kamera 48MP yang mendukung ProRAW dan ProRes video, iPhone 17 Pro jelas menjadi pilihan premium bagi pengguna yang mengutamakan kualitas dan produktivitas.

    Sementara itu, Solana Seeker hadir sebagai smartphone niche dengan fokus pada integrasi Web3 dan crypto wallet bawaan, menawarkan keunggulan bagi pengguna yang aktif di dunia blockchain.

    Intinya, semua kembali ke preferensi kamu. Sebagai pertimbangan:

    Beli iPhone 17 Pro jika:

    • Butuh handphone utama sebagai daily driver.
    • Mengutamakan kamera kelas profesional untuk foto dan video, lengkap dengan ProRAW & ProRes.
    • Butuh performa super cepat untuk gaming, editing, dan multitasking berkat chip A19 Pro.
    • Ingin ekosistem Apple yang seamless: sinkronisasi dengan Mac, iPad, Apple Watch, dan layanan iCloud.
    • Menginginkan dukungan software jangka panjang (update iOS hingga bertahun-tahun).
    • Tidak masalah dengan harga premium demi kualitas flagship terbaik.

    Beli Solana Seeker jika:

    • Butuh secondary phone,  selain HP daily driver.
    • Kamu adalah crypto enthusiast yang aktif menggunakan wallet, dApps, dan ekosistem Solana.
    • Butuh smartphone dengan integrasi Web3 bawaan, tanpa harus install aplikasi tambahan.
    • Menginginkan harga lebih terjangkau dibanding flagship Apple, tapi tetap dengan layar AMOLED 120Hz.
    • Tidak terlalu mementingkan kamera atau performa setara iPhone, karena fokus utama ada di fitur blockchain.

    Pengen investasi kripto tapi bingung mulai dari mana? Mulai dari deposit Rp50.000 juga bisa kok! Di exchange Indonesia yang resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto, kamu bisa beli mulai dari Rp1.700 dengan fitur Beli/Jual lho!

    Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hyperliquid Donasikan $254.000 ke ZachXBT, Siapa ZachXBT?

    Hyperliquid Foundation diketahui tidak lama kemarin melakukan donasi sebesar 10.000 HYPE atau setara dengan $254.000 ke ZachXBT. Menjadikan donasi dari Hyperliquid ini donasi kedua terbesar yang pernah diterima ZachXBT dari institusi blockchain

    Sumber gambar: X @0x_Lens

    Bagi yang belum tahu siapa itu ZachXBT, ZachXBT dikenal sebagai detektif on-chain, yang sering melakukan penelusuran tindak kriminal seperti hacking, dan rug pull yang melibatkan blockchain secara gratis melalui laman sosial media miliknya, seperti di akun X @zachxbt.

    Donasi dari Hyperliquid sendiri terjadi tak lama setelah ZachXBT mengungkap pencuarian dana $282 juta dalam bentuk LTC & BTC melalui social engineering pada hardware wallet yang terjadi tanggal 10 Januari 2026.

    Baca juga: CEO Bank of America: Bunga Stablecoin Bisa Bikin $6 miliar Keluar Sistem Perbankan!

    Siapa ZachXBT? Profil Lengkap Sang Investigator Blockchain

    ZachXBT merupakan akun anonim yang sering kali membongkar kasus peretasan, penipuan, skema ponzi hingga rug pull di dunia blockchain dan kripto secara gratis.

    ZachXBT dominan aktif di X dengan akun @zachxbt dan di Telegram grup pribadi miliknya. Akunnya sendiri sudah ada dari tahun 2015, namun ia diketahui baru aktif melakukan penelusuran layaknya seorang detektif digital mulai dari sekitar tahun 2021.

    Dikutip dari bio-nya “Scam survivor turned 2D investigator”  ZachXBT menggambarkan dirinya sebagai “penyintas rug pull” yang membuat pengalaman kehilangan dana akibat skema penipuan di masa-masa awal dirinya terjun ke dunia kripto tersebut memicu obsesi untuk memahami kemana perginya uang yang raib.

    Popularitasnya semakin melonjak berkat konsistensi dalam membongkar kasus-kasus besar, hingga kini ia memiliki hampir 1 juta pengikut di X, dan 91.982 subscribers di Telegram peribadi miliknya. 

    ZachXBT menjadi salah satu contoh bagaimana solidnya komunitas kripto dan donasi seperti dari proyek-proyek kripto besar seperti Hyperliquid ini membantu mendanai operasinya agar bisa terus dibagikan kepada komunitas kripto global secara gratis.

    Contoh Kasus yang Pernah Diungkap ZachXBT

    ZachXBT sering bekerja lebih cepat daripada agen penegak hukum, menggunakan data on-chain untuk melacak aliran dana curian ke exchange atau wallet anonim.

    Ia juga menjabat sebagai advisor di Paradigm, firma VC crypto terkemuka, tapi tetap independen dalam investigasinya. 

    Berikut contoh kasus yang pernah diungkap oleh ZachXBT:

    ZachXBT Bongkar Perampokan Brutal $4,3 Juta Crypto di Inggris

    Pada Juni 2024, seorang remaja asal Inggris bernama Faris Ali (alias Zay/Tommy) diduga mengoordinasikan perampokan brutal berbasis crypto senilai lebih dari $4.3 juta melalui home invasion di Inggris.

    Pelaku menyamar sebagai kurir pengiriman, memaksa korban mentransfer aset kripto di bawah ancaman senjata setelah memanfaatkan kebocoran data yang mengungkap identitas dan lokasi korban.

    ZachXBT mengungkap identitas pelaku lewat chat Telegram bocor, foto bukti, ENS domain farisali.eth, serta bukti on-chain. Berkat kerjasama dengan korban dan polisi, Metropolitan Police menyita hampir seluruh dana curian, dan Faris beserta dua rekannya divonis di Sheffield Crown Court pada 2025.

    Baca juga: Hacker Paksa YouTuber Sebar Malware Penambangan Kripto

    Cara ZachXBT Melakukan Metode Investigasi

    Menurut ccn, semua yang dilakukan ZachXBT bisa terjadi berkat sistem open ledger blockchain, yang mencatat setiap transaksi secara publik dan dapat diakses oleh siapa saja, ada pun beberapa cara yang digunakan ZachXBT adalah sebagai berikut:

    • Menghubungkan dompet dengan skema penipuan: Dengan sengaja menautkan dompet kripto ke sebuah scam, ZachXBT mampu mengungkap pelaku dan memberi peringatan kepada komunitas.
    • Melacak aliran dana: Dengan menelusuri pergerakan dana antar-wallet, ZachXBT dapat mengidentifikasi pola yang tidak biasa dan potensi tanda bahaya.
    • Mendeteksi pola mencurigakan: Melalui analisis transaksi dan pencocokan data dari berbagai sumber, ZachXBT menemukan anomali yang bisa menjadi indikasi penipuan.

    ZachXBT sangat terampil dalam melacak pergerakan dompet dan menghubungkan titik-titik data untuk mengungkap scam, rug pulls, skema Ponzi, serta aktivitas ilegal lainnya. 

    Dedikasinya dalam membongkar proyek-proyek yang menipu investor, mencuri dana, atau memanipulasi pasar, ditambah dengan upaya edukasi yang ia lakukan, menjadikan ZachXBT sosok yang dihargai dalam komunitas kripto.

    Bagi kamu yang tertarik melihat bagaimana ZachXBT beraksi, kamu bisa langsung kunjungi profile ZachXBT di X @zachxbt atau gabung di channel Telegram miliknya yang tertera di profile X.

    Baca juga: Contoh Nyata Manfaat Aset Kripto: Venezuela Andalkan USDT di Tengah Inflasi

    Mulai perjalanan kriptomu dengan pastikan membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia melalui exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

    Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 26 Januari 2026: Koreksi Tipis, Tekanan Sentimen

    Memasuki awal pekan terakhir Januari 2026, pasar kripto hari ini, Senin (26/1) menampilkan kontras yang jelas: sejumlah altcoin seperti AUCTION, ROSE, dan GPS mencatatkan penguatan solid di tengah tekanan pasar yang lebih luas.

    Sementara itu, sentimen global masih dibayangi kekhawatiran perang dagang jelang FOMC, dipicu ancaman tarif 100% Trump terhadap Kanada, sementara Bitcoin relatif bertahan di area $87.000 sambil menunggu arah kebijakan suku bunga The Fed. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial di Awal Pekan Terakhir Januari 2026

    • AUCTION melonjak 32% hari ini, capai level harga $6,68.
    • ROSE catat kenaikan signifikan 20% sentuh $$0,0195.
    • GPS tumbuh positif 15%, harga kini di level $0,00843.

    Pasar Kripto Merosot, Kekhawatiran Perang Dagang jelang FOMC

    • Pasar kripto turun dipicu risiko perdagangan, BTC tahan di level $87.000.
    • Trump ancam tarif 100% untuk barang Kanada.
    • Kripto menanti keputusan suku bunga Federal Reserve.

    Undang Teman Dapat Cuan Hadiah Rp50 Juta!

    Peluang Pangkas Bunga Fed Turun, Akankah BTC Bereaksi?

    • Peluang pemangkasan bunga Fed anjlok pada 28 Januari.
    • Masa jabatan Powell dan tekanan politik ragukan independensi The Fed.
    • Intervensi dolar-yen ancam Bitcoin karena sensitivitas historis mata uang.

    PEPE vs PENGUIN: Mampukah PENGU Lampaui PEPE di 2026?

    • Branding kuat beri PENGU potensi pertumbuhan di atas PEPE.
    • Game Pudgy Penguins bakal dongkrak nilai jangka panjang PENGU.
    • Stabilitas komunitas PENGU ungguli tingginya volatilitas PEPE.

    Baca juga: Riset Kripto 19-23 Jan 2026: Bitcoin Kembali Anjlok! Kapan Usai?!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • White Paper ⁠Bitcoin Mejeng di Bursa Efek New York

    Bitcoin white paper karya Satoshi Nakamoto kini secara resmi bisa mejeng dan terpampang jelas di dinding Bursa Efek New York (NYSE). 

    Dokumen yang menjadi cikal bakal industri kripto yang berjudul “Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System” yang diterbitkan pada Oktober 2008 itu dipajang dalam bingkai mewah, menjadi bagian dari koleksi barang-barang finansial bersejarah di lantai perdagangan NYSE.

    Baca juga: Satoshi Nakamoto Masih Jadi Raja Crypto, Total Kekayaan Capai Rp2 Kuadriliun

    Kenapa White Paper Bitcoin Bisa Terpajang di Bursa Efek New York (NYSE)?

    BitGo Holdings, salah satu perusahaan infrastruktur kripto terbesar yang menyediakan layanan custody, wallet, dan layanan institusional, baru saja melakukan IPO (Initial Public Offering) di Bursa Efek New York (NYSE) dengan ticker $BTGO.

    Sebagai bentuk untuk memperingati momen listing saham mereka di bursa saham paling ikonik di dunia tersebut, BitGo mendonorkan sebuah salinan Bitcoin white paper karya Satoshi Nakamoto yang diberi bingkai rapi kepada NYSE. Bingkai Bitcoin white paper tersebut kemudian dipajang di dinding trading floor NYSE, berdampingan dengan barang-barang finansial bersejarah lainnya.

    BitGo, didirikan pada 2013 oleh Mike Belshe, menurut data Bloomberg perusahaan ini mengelola aset senilai lebih dari $100 miliar dan dikenal sebagai salah satu kustodian paling aman di industri, tanpa catatan breach besar selama lebih dari satu dekade.

    BitGo resmi menjadi perusahaan kripto pertama yang melantai di NYSE di tahun 2026. Dikutip Reuters, BitGo Holdings, berhasil menggalang dana sebesar $212,8 juta melalui penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat. Perusahaan asal Palo Alto, California ini menjual 11,8 juta saham dengan harga $18 per lembar, lebih tinggi dari kisaran yang dipasarkan sebelumnya yaitu $15–$17. Dengan pencapaian ini, valuasi BitGo mencapai sekitar $2,08 miliar.

    Baca juga: IPO BitGo Resmi Melantai NYSE, Saham Sempat Terbang Lalu Melemah

    Penempatan white paper di NYSE dipandang banyak kalangan sebagai tanda mainstream adoption yang semakin matang. Beberapa analis dan pengguna X menyebutnya sebagai bukti bahwa ide-ide yang dulu dianggap aneh atau hanya milik para greek kini menjadi bagian dari arus utama keuangan.

    Dokumen 9 halaman yang ditulis oleh sosok misterius Satoshi Nakamoto telah bertransformasi dari manifesto revolusioner menjadi catatan bersejarah yang dihormati, bahkan di pusat kapitalisme global–Bursa Efek New York.

    Baca juga: Restoran Burger Legendaris AS Ini Borong Bitcoin Rp150 Miliar

    Ternyata Ini Bukan Kali Pertama Ada Bitcoin di Bursa Efek New York (NYSE) 

    Sebelum white paper Bitcoin dipajang di lantai bursa, NYSE juga pernah menjadi tuan rumah bagi patung Satoshi Nakamoto karya seniman Valentina Picozzi.

    Patung tersebut merupakan bagian dari rangkaian instalasi global yang sebelumnya sudah dipamerkan di Swiss, El Salvador, Jepang, Vietnam, dan Miami. NYSE menyebut karya itu sebagai “landasan bersama antara sistem baru dan institusi mapan,” menegaskan bagaimana Bitcoin semakin diterima di pusat keuangan tradisional.

    Mau punya Bitcoin tapi masih bingung muali dari mana? Mulai dari deposit Rp50.000 juga bisa kok! Di exchange Indonesia yang resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto, kamu bisa beli mulai dari Rp1.700 dengan fitur Beli/Jual lho!

    Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Gambar: X @samcallah





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • IPO BitGo Resmi Melantai NYSE, Saham Sempat Terbang Lalu Melemah

    Perusahaan kustodian aset kripto BitGo resmi melantai di Bursa Saham New York (NYSE) pada 22 Januari 2026 dengan kode ticker BTGO. Langkah ini menjadikan BitGo sebagai perusahaan aset kripto besar pertama yang melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada 2026, sekaligus membuka akses baru bagi investor ritel untuk mendapatkan eksposur ke industri kripto tanpa harus memiliki aset digital secara langsung.

    Dilaporkan BeInCrypto, saham BitGo dibuka di level US$22,43 atau melonjak 24,6% dibanding harga IPO US$18. Pada awal perdagangan, saham bahkan sempat menyentuh US$24,50 atau naik sekitar 36%. Namun, euforia tersebut tidak bertahan lama.

    Saham BTGO ditutup di US$18,49, hanya 2,7% di atas harga penawaran, mencerminkan sikap hati-hati investor di tengah koreksi harga bitcoin yang telah turun sekitar 29% dari rekor tertingginya. Dengan pergerakan tersebut, valuasi BitGo diperkirakan berada di kisaran US$2,2 miliar.

    IPO BitGo

    Baca juga: NYSE Siap Tokenisasi Saham, Sinyal Bullish Besar untuk Kripto

    Minat terhadap IPO ini tergolong sangat tinggi. Penawaran saham BitGo tercatat mengalami kelebihan permintaan hingga sekitar 13 kali lipat. Perusahaan bersama pemegang saham lama melepas sekitar 11,8 juta saham dan berhasil menghimpun dana sebesar US$212,8 juta, dengan Goldman Sachs dan Citigroup bertindak sebagai penjamin emisi utama. Analis menilai debut BitGo menjadi penanda penting bahwa pasar IPO aset kripto mulai kembali terbuka setelah sempat melambat pada kuartal keempat tahun lalu akibat penutupan pemerintahan AS.

    Didirikan pada 2013, BitGo dikenal sebagai pelopor teknologi wallet multi-signature dan kini berkembang menjadi penyedia layanan kustodian institusional, broker utama, serta layanan trading di lebih dari 100 negara. Perusahaan ini juga bertindak sebagai custodian untuk USD1, stablecoin milik World Liberty Financial, proyek aset kripto yang memiliki keterkaitan dengan keluarga Presiden AS Donald Trump. Peran kustodian yang teregulasi dinilai krusial dalam menjembatani keuangan tradisional dengan aset digital, khususnya bagi investor institusional.

    Pada Desember lalu, BitGo memperoleh persetujuan bersyarat dari Office of the Comptroller of the Currency untuk bertransformasi menjadi bank nasional. Status tersebut berpotensi memungkinkan perusahaan beroperasi secara nasional sebagai bank, sekaligus memperkuat infrastruktur masuknya modal institusional ke pasar kripto. Perluasan layanan kustodian yang teregulasi dinilai dapat mengurangi hambatan bagi institusi dan meningkatkan likuiditas serta stabilitas pasar dalam jangka panjang.

    Dari sisi kinerja, BitGo termasuk perusahaan kripto yang telah mencatatkan profitabilitas. Perusahaan membukukan laba bersih US$156,6 juta sepanjang 2024 dan US$35,3 juta untuk sembilan bulan pertama 2025. Pendapatan juga melonjak signifikan dari US$1,9 miliar menjadi US$10 miliar secara tahunan. Meski demikian, BitGo mengakui bahwa sumber pendapatan utamanya masih sangat bergantung pada volatilitas pasar aset digital, termasuk dari aktivitas trading, staking, dan langganan.

    Risiko regulasi juga masih menjadi faktor yang diperhatikan pelaku pasar. Pemungutan suara Komite Perbankan Senat AS terkait Clarity Act ditunda setelah Coinbase menarik dukungan akibat perbedaan pandangan antara bank dan perusahaan kripto mengenai produk yield stablecoin. Meski begitu, CEO BitGo Mike Belshe menyatakan optimisme bahwa perubahan regulasi dalam setahun terakhir telah membuka partisipasi seluruh institusi keuangan, sehingga memperluas potensi pasar perusahaan secara signifikan.

    Baca juga: Bhutan Resmi Tokenisasi Cadangan Emas Negara di Blockchain Solana


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com