Tag: Market

  • Dana Nasabah Crypto Disimpan di Mana? Skema Penyimpanan di Exchange Lokal

    Kolaps FTX yang disebabkan oleh penyalahgunaan dana nasabah menjadi pelajaran pahit bagi industri kripto dan membuat para regulator beserta pelaku industri harus memperkuat tata kelola, transparansi, serta skema penyimpanan aset agar hal tersebut tidak terulang kembali.

    Dengan regulasi aset kripto di Indonesia yang semakin ketat, kira-kira bagaimana sih skema penyimpanan dana nasabah kripto di Indonesia? Apakah disimpan langsung oleh exchange atau melalui pihak lain? Simak penjelasannya!

    Dana Nasabah Crypto Disimpan di Mana?

    Dana nasabah crypto di Indonesia tidak langsung disimpan oleh exchange, melainkan disimpan secara penuh oleh lembaga yang ditunjuk negara.

    Hal ini dilakukan berdasarkan POJK No. 23 Tahun 2025 yang mengatur bahwa ekosistem aset kripto di Indonesia kini diatur melalui lembaga Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari Bursa, Kliring, dan Kustodian.

    Sehingga exchange resmi yang ada di Indonesia, seperti Tokocrypto ​​hanya berperan sebagai fasilitator transaksi jual beli dan karena aset atau dana nasabah disimpan secara terpisah dari exchange, maka tidak dapat digunakan untuk kepentingan operasional perusahaan.

    Baca juga: Isu Penarikan Dana Mencuat, Tokocrypto Tegaskan Aset Nasabah Aman

    Skema Penyimpanan Dana Nasabah Crypto di Exchange

    Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
    Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.

    Skema penyimpanan dana nasabah crypto di exchange lokal Indonesia telah mengalami transformasi signifikan sejak pengawasan beralih ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Januari 2025, berdasarkan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

    Skema ini mengadopsi model Self-Regulatory Organization (SRO) melalui Peraturan OJK (POJK) No. 23 Tahun 2025, yang merupakan perubahan atas POJK No. 27 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Aset Keuangan Digital Termasuk Aset Kripto.

    Tujuannya adalah memperkuat perlindungan konsumen dengan memisahkan aset nasabah dari operasional exchange, sehingga mengurangi risiko seperti yang terjadi pada kasus FTX di mana dana nasabah dicampur dan disalahgunakan.

    Adapun struktur penyimpanan dana nasabah crypto di Indonesia diatur sebagai berikut:

    Bursa

    PT Bursa Komoditi Nusantara, yang juga dikenal sebagai PT Central Finansial X (CFX), berfungsi sebagai penyelenggara dan penyedia sistem perdagangan aset kripto.

    CFX mengawasi transaksi perdagangan aset kripto sesuai hukum yang berlaku, serta melindungi investor dan industri secara menyeluruh untuk menjamin transaksi yang berintegritas.

    Kliring

    PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI), berfungsi sebagai tempat penyimpanan dana nasabah. Lembaga ini menangani penyelesaian transaksi dan memastikan dana fiat nasabah terpisah dari dana operasional exchange.

    Kustodian

    PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), berfungsi sebagai tempat penyimpanan aset kripto nasabah. ICC telah resmi memperoleh izin OJK pada Desember 2025, menjadi kustodian pertama di Indonesia yang memegang mandat untuk menyimpan, memelihara, dan mengawasi aset kripto milik konsumen dengan protokol keamanan tinggi.

    Kustodian dalam hal ini ICC, berkewajiban menjaga paling sedikit 70% aset nasabah. Dengan adanya kustodian, nasabah bisa mendapatkan lapisan keamanan dan kepercayaan tambahan, karena aset kripto mereka tersimpan dan diawasi secara profesional sesuai dengan regulasi yang berlaku.

    Exchange atau Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD)

    PAKD atau lebih sering dikenal dengan exchange, termasuk Tokocrypto, berfungsi sebagai platform jual-beli aset kripto. Exchange hanya bertindak sebagai fasilitator jual-beli aset kripto, sebab dana atau aset nasabah sudah tersimpan di kliring dan kustodian.

    Baca juga: Penarikan Dana dari Exchange Lokal Berapa Lama? Ini Gambaran Umumnya

    Kesimpulan

    Berdasarkan kerangka regulasi yang berlaku saat ini, dana maupun aset kripto nasabah di Indonesia tidak disimpan langsung oleh exchange.

    Dana disimpan oleh kliring dan aset kripto nasabah disimpan oleh kustodian sekecil-kecilnya 70% dari total aset nasabah. 

    Sehingga karena aset kripto nasabah berada dalam mekanisme penyimpanan kliring dan kustodian yang terpisah dari operasional bisnis exchange, maka exchange hanya berfungsi sebagai platform perdagangan—dan diharapkan mampu mengurangi risiko seperti yang terjadi pada kasus FTX di mana dana nasabah dicampur dan disalahgunakan.

    Baca juga: Dana Nasabah Crypto Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Regulasi di Indonesia

    Bagi nasabah yang ingin menyimpan menyimpan sendiri aset kripto-nya atau self custody baik dengan cold wallet atau hot wallet, Tokocrypto sangat mendukung penuh kendali pengguna atas private keys mereka—maka dari itu proses penarikan di Tokocrypto dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Caranya kamu cukup mengikuti tutorial berikut: Cara Transfer Crypto Lewat Jaringan Blockchain di Tokocrypto.

    Pastikan kamu memilih exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto, agar kamu bisa menikmati proses penarikan dana yang aman, transparan, dan cepat.

    Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 5 Januari 2026: Tanda Pemulihan Menguat!

    Pasar kripto hari ini, Senin (5/1) menunjukkan tanda pemulihan dengan altcoin kembali memimpin pergerakan, dipimpin BOME dan BONK yang sama-sama melonjak 22%, disusul WIF yang menguat 18%.

    Di sisi Bitcoin, harga diprediksi berpeluang melanjutkan kenaikan meski masih dibayangi risiko false breakout akibat sentimen geopolitik AS–Venezuela menjelang penutupan mingguan, dengan area $92.000 menjadi target jangka pendek yang diperhatikan trader. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Deretan Altcoin Potensial di Tengah Pemulihan Pasar

    • BOME melonjak 22% ke harga $0,000823.
    • BONK naik 22%, kini di level $0,000012.
    • WIF menguat 18% menjadi $0,403.

    Bitcoin Diprediksi Naik,Reaksi TradFi Terhadap Berita Venezuela

    • Bitcoin terancam false breakout akibat sentimen AS-Venezuela saat penutupan mingguan.
    • Harga BTC naik 2% di akhir pekan, trader kini incar level $92.000.
    • Emas di fase kritis saat Bitcoin berupaya bangkit kembali.

    Promo Tokocrypto x Halodoc kini hadir buat kamu!

    Grayscale Prediksi Rekor Baru Bitcoin pada Maret 2026

    • Makroekonomi dan regulasi dorong All-Time High BTC di awal 2026.
    • RUU Bipartisan percepat penerbitan token dan adopsi ETF.
    • Fokus aset digital beralih dari spekulasi ke nilai riil.

    Analis Ungkap 3 Indikator Altseason 2026

    • Divergensi bullish mingguan sinyalkan pembalikan tren altcoin.
    • Dominasi altcoin dekati breakout dari pola wedge multi-tahun.
    • Volume altcoin naik meski harga dan partisipasi ritel lemah.

    Baca juga: Riset Kripto 29 Des 2025 – 02 Jan 2026: Nasib Pasar di Awal Tahun 2026


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Penarikan Dana dari Exchange Lokal Berapa Lama? Ini Gambaran Umumnya

    Saat ingin melakukan penarikan dana baik ketika ingin mencairkan keuntungan, memindahkan aset ke wallet pribadi, atau menarik dana rupiah ke rekening bank, kecepatan dan kepastian proses penarikan jadi faktor penting dalam pengalaman pengguna.

    Di Indonesia, exchange kripto lokal memiliki standar operasional dan regulasi yang membuat proses penarikan relatif aman dan terstruktur. Namun, waktu yang dibutuhkan bisa berbeda-beda tergantung jenis penarikan dan kondisi tertentu. 

    Sebagai platform terkemuka di Indonesia, Tokocrypto menekankan transparansi dan kecepatan dalam layanan withdrawal-nya, membantu pengguna fokus pada strategi investasi tanpa khawatir soal akses dana. Dana penarkan bisa dipantau langsung prosesnya melalui menu yang ada di aplikasi Tokocrypto.

    Lalu berapa lama sih proses penarikan dana di exchange lokal? Simak gambaran umumnya yuk!

    Banner Beli Bitcoin Mulai dari Rp 1.600

    Jenis Penarikan Dana di Exchange Lokal

    Sebelum membahas mengenai lamanya berapa lama durasi penarikan, penting untuk memahami bahwa penarikan dana di exchange lokal terbagi menjadi dua jenis utama:

    1. Penarikan Dana Rupiah (IDR) ke Rekening Bank

    Ini adalah proses menarik saldo rupiah dari akun exchange ke rekening bank pribadi kamu. Penarikan ini melibatkan sistem perbankan nasional, sehingga waktunya dipengaruhi oleh jam kliring bank—untuk di Tokocrypto sendiri penarikan termasuk instan atau dalam hitungan menit.

    2. Penarikan Aset Kripto ke Wallet External

    Jenis penarikan ini dilakukan saat kamu ingin memindahkan aset kripto ke wallet pribadi atau platform lain. Lama rosesnya bergantung pada jaringan blockchain yang digunakan, bukan sistem perbankan.

    Baca juga: Dana Nasabah Crypto Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Regulasi di Indonesia

    Durasi Penarikan Dana Rupiah dari Exhange Kripto ke Rekening Bank

    Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan
    Gambar: Illustrasi Bank.

    Secara umum, penarikan dana rupiah dari exchange lokal membutuhkan waktu beberapa menit hingga maksimal 1 hari kerja. Dalam kondisi normal:

    • Permintaan yang diajukan pada jam kerja biasanya diproses di hari yang sama
    • Penarikan di malam hari atau akhir pekan (22:59 – 05:00 WIB) bisa lebih lama karena mengikuti jadwal bank mitra

    Exchange lokal resmi seperti Tokocrypto beroperasi sesuai dengan regulasi Indonesia, serta bekerja sama dengan bank dan payment gateway resmi untuk memastikan dana sampai dengan aman ke rekening pengguna.

    Di Tokocrypto sendiri proses penarikan bisa dibilang instan atau dalam hitungan menit, namun estimasi maksimalnya adalah 1×24 jam tergantung waktu kliring bank, kondisi jaringan (traffic tinggi), atau maintenance sistem bank.

    Untuk detail lebih lengkap, berikut estimasi waktu untuk penarikan dana di exchange crypto lokal, Tokocrypto:

    Durasi penarikn Rupiah dari Tokocrypto ke bank. Data 29 Sep 2025.

    Lebih lengkap, kamu bisa kunjungi halaman berikut: Perkiraan Waktu Transaksi Penarikan Dana di Tokocrypto

    Lama Durasi Penarikan Aset Kripto dari Exchange

    cara transfer crypto dari phantom wallet ke tokocrypto
    Gamber: Illustrasi transfer aset kripto.

    Berbeda dengan rupiah, penarikan kripto tidak bergantung pada jam kerja. Namun, durasinya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:

    • Kepadatan jaringan blockchain
    • Biaya transaksi (network fee)
    • Jenis aset dan jaringan yang digunakan

    Dalam kondisi normal, penarikan kripto bisa memakan waktu kurang dari satu menit hingga lebih dari satu jam, tergantung konfirmasi jaringan. Jaringan seperti Solana, BNB, atau TRX biasa lebih cepat sampai dan memiliki biaya transaksi yang murah.

    Baca juga: Cara Transfer Crypto Lewat Jaringan Blockchain di Tokocrypto

    Faktor yang Memengaruhi Lamanya Penarikan Dana

    Ada beberapa faktor umum yang memengaruhi cepat atau lambatnya proses withdraw:

    1. Proses Verifikasi dan Keamanan

    Exchange lokal menerapkan prosedur keamanan seperti pemeriksaan akun, verifikasi identitas, dan validasi transaksi untuk melindungi dana pengguna.

    2. Jam Operasional Bank

    Khusus penarikan rupiah, jam operasional bank sangat berpengaruh. Transaksi lintas bank di luar jam kerja bisa tertunda.

    3. Kondisi Sistem dan Jaringan

    Baik sistem exchange maupun jaringan blockchain bisa mengalami lonjakan aktivitas, yang berdampak pada waktu pemrosesan.

    Baca juga: OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya

    Tips Agar Penarikan Dana Lebih Lancar

    Agar proses penarikan berjalan cepat dan minim kendala, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut:

    1. Pastikan data akun dan rekening bank sudah benar
    2. Ajukan penarikan di jam kerja untuk dana rupiah
    3. Gunakan jaringan blockchain yang sesuai dan tidak padat
    4. Periksa kembali alamat wallet sebelum menarik kripto
    5. Pastikan minimal dana yang akan ditarik memenuhi syarat ketentuan

    FAQ: Penarikan Dana dari Exchange Lokal

    1. Apakah penarikan dana bisa instan?
    Dalam kondisi tertentu, penarikan rupiah bisa diproses cepat, tetapi tetap tergantung sistem bank dan exchange.

    2. Apakah penarikan kripto selalu lebih cepat?
    Tidak selalu. Jika jaringan padat atau TPS blockchain rendah, proses konfirmasi bisa lebih lama.

    3. Apakah ada batasan jumlah penarikan?
    Biasanya ada batas minimum dan maksimum sesuai kebijakan exchange. Di Tokocrypto sendiri maksimal penarikan bisa mencapai 100 BTC atau Rp5 miliar jika kamu sudah KYC Level 2.

    4. Apakah dana bisa gagal ditarik?
    Bisa, jika ada kesalahan data atau kendala sistem, namun biasanya dana akan segera dikembalikan ke saldo akun aktif.

    Kesimpulan

    Jadi, penarikan dana dari exchange lokal berapa lama? Secara umum, penarikan dana rupiah hanya membutuhkan waktu dari hitungan menit, sementara penarikan kripto bergantung pada jaringan blockchain yang digunakan. 

    Pastikan kamu memilih exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto, agar kamu bisa menikmati proses penarikan dana yang aman, transparan, dan cepat.

    Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 2 Januari 2026: Peluang Rebound Masih Terbuka

    Memasuki awal 2026, pasar kripto hari ini, Jumat (2/1) dibuka positif dengan altcoin mencatatkan penguatan signifikan, dipimpin A2Z yang melonjak 31%, disusul NEIRO naik 20% dan QUICK menguat 10%. Di sisi makro,

    Sementara itu, Bitcoin diproyeksikan berpotensi menembus $170.000 sepanjang 2026 apabila pelonggaran moneter dipercepat, dengan arus masuk ETF yang tetap stabil meski menurut CryptoQuant tren bullish belum sepenuhnya terkonfirmasi. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Deretan Altcoin Teratas di Pembukaan 2026

    • A2Z melonjak 31% ke harga $0,001849.
    • NEIRO naik 20%, kini di level $0,000124.
    • QUICK menguat 10% menjadi $0,01113.

    Bitcoin Berpotensi Tembus $170.000 pada 2026

    • Bitcoin capai $170.000 jika pelonggaran moneter dipercepat.
    • Arus masuk ETF yang stabil turut mendorong proyeksi kenaikan ini.
    • CryptoQuant: BTC belum sepenuhnya memasuki tren bullish.

    Liburan Seru Main Lucky Holiday Blast! Hadiah Rp60 JUTA!*

    Aktivitas Jual-Beli Whale Kripto di Tahun Baru 2026

    • Whale borong LINK $4,46 juta, targetkan kenaikan +26,4% di Januari.
    • ENA senilai $20 juta dijual akibat TVL anjlok 56% ke harga $0,15.
    • Investor besar akumulasi PENDLE $1,42 juta meski ada risiko bear flag.

    Arthur Hayes Investasi $3,4 Juta ke 4 Token DeFi di 2026

    • Hayes alihkan modal dari Ethereum ke empat aset DeFi.
    • Rincian investasi: $1,97jt ENA, $735rb ETHFI, $515rb PENDLE, dan $260rb LDO.
    • Faktor ETF, pendapatan protokol, dan staking perkuat optimisme DeFi Hayes.

    Baca juga: Riset Kripto 22-26 Des 2025: Bitcoin Sideways, Pertanda Akumulasi?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dana Nasabah Crypto Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Regulasi di Indonesia

    Belakangan ini, isu penarikan dana nasabah dari exchange kripto lokal ramai dibicarakan di media sosial dan ruang publik, memicu kekhawatiran akan terulangnya kasus kolaps FTX di Amerika Serikat akibat penyalahgunaan dana nasabah. 

    Namun, CEO Tokocrypto Calvin Kizana menegaskan bahwa industri aset kripto di Indonesia kini jauh lebih aman, berkat perubahan struktur total sejak adanya Bursa, Kliring, dan Kustodian, di mana exchange seperti Tokocrypto tidak lagi memegang dana nasabah secara langsung melainkan hanya memfasilitasi perdagangan.

    Status Legal Aset Kripto di Indonesia

    Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstocks.
    Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstocks.

    Ya, kripto legal di Indonesia sebagai aset yang bisa diperdagangkan, tapi bukan sebagai alat pembayaran sah. 

    Sejak 2018, kripto diakui secara hukum sebagai komiditas melalui regulasi Bappebti, dan kini diawasi OJK sejak Januari 2025 sesuai dengan Peraturan OJK (POJK) Nomor 27 Tahun 2024. Ini berarti kamu bisa beli-jual kripto di platform berizin dengan kepastian hukum, asal melalui exchange resmi seperti Tokocrypto.

    Baca juga: OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya

    Siapa Regulator yang Mengawasi Perdagangan Kripto?

    Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
    Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.

    Sejak Januari 2025, OJK menjadi regulator utama pengawasan aset kripto, menggantikan peran Bappebti berdasarkan UU P2SK. Bappebti sebelumnya mengatur kripto sebagai komoditas sejak 2018 melalui aturan seperti Permendag No. 99/2018, termasuk pendaftaran exchange dan pencegahan TPPU. Peralihan ini dilakukan untuk integrasi dengan sektor keuangan lebih luas, dengan OJK menerbitkan POJK 27/2024 dan POJK 23/2025 untuk memperkuat pengawasan.

    Hubungan antara regulator, bursa, dan nasabah sekarang lebih terintegrasi, di mana dengan OJK yang bisa mengawasi langsung exchange seperti Tokocrypto, terbukti dengan diterbitkannya daftar Whitelist Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto Berizin/Terdaftar melalui siaran pers OJK, Desember 2025.

    Baca juga: Apa Saja Opsi Bank dan E-Wallet untuk Deposit Tokocrypto?

    Bagaimana Regulasi OJK Melindungi Dana Nasabah Crypto?

    Melalui Pedoman Keamanan Siber Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital di Indonesia yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran (awareness) dari pemangku kepentingan (stakeholders), OJK memberikan gambaran teknis untuk perlindungan dana nasabah kripto melalui kombinasi regulasi, standar teknis, dan tata kelola yang ketat. Beberapa poin pentingnya:

    • Prinsip Zero Trust: Pedoman menekankan bahwa tidak boleh ada kepercayaan implisit dalam jaringan. Setiap akses harus diverifikasi berlapis, termasuk autentikasi pengguna, pengelolaan perangkat, dan kebijakan akses yang dinamis. Tujuannya adalah meminimalisir risiko intrusi dengan prinsip “never trust, always verify”.
    • Manajemen Risiko Siber: Penyelenggara diwajibkan mengadopsi kerangka kerja nasional maupun internasional seperti ISO 27001, NIST Cybersecurity Framework, CSMA BSSN, dan CREST. Regulasi ini memastikan tingkat kematangan keamanan dapat diukur secara objektif, sehingga kelemahan sistem bisa segera diidentifikasi dan diperbaiki.
    • Pelindungan Data dan Wallet: Untuk memastikan pelindungan aset konsumen maka OJK mengharuskan hanya boleh 30% aset konsumen yang dikelola oleh Pedagang, dan 70% aset konsumen harus disimpan di cold wallet (offline) untuk mengurangi risiko peretasan. Selain itu, semua data dan transaksi wajib dienkripsi end-to-end dengan algoritma kriptografi sesuai standar industri. Hal ini melindungi baik aset maupun informasi pribadi nasabah.
    • Rencana Tanggap Insiden (Incident Response Plan): Mengatur agar setiap penyelenggara memiliki rencana tanggap insiden yang jelas, melalui koordinasi lintas tim, pemulihan cepat, dan pelaporan insiden ke OJK serta pemangku kepentingan terkait. Ada batas waktu pelaporan insiden siber yang ketat untuk menjaga transparansi.
    • Peningkatan Kompetensi Teknis: Penyelenggara harus memastikan tim teknisnya terus meningkatkan kemampuan melalui pelatihan intensif, sertifikasi profesional (CISA, CISSP, CISM), dan simulasi insiden. Tujuannya agar kesiapan operasional tetap tinggi menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.

    Dana Nasabah Crypto Disimpan di Mana?

    Berlandaskan POJK No. 23 Tahun 2025, tata kelola ekosistem aset kripto di Indonesia kini dijalankan melalui lembaga Self-Regulatory Organization (SRO) yang mencakup Bursa, Kliring, dan Kustodian. 

    Melalui kerangka ini, dana serta aset kripto milik nasabah wajib dipisahkan dari aset operasional exchange, sehingga tidak bisa dipakai untuk kepentingan internal perusahaan.

    Adapun struktur ekosistem kripto nasionalnya diatur sebagai berikut:

    • Bursa: PT Central Finansial X (CFX), bertugas menyelenggarakan dan menyediakan sistem perdagangan aset kripto.
    • Kliring: Kliring Komoditi Indonesia, berfungsi sebagai tempat penyimpanan dana Rupiah atau fiat milik nasabah.
    • Kustodian: PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), berperan sebagai penyimpanan aset kripto nasabah.
    • Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD): Saat ini terdapat 29 PAKD berizin OJK, termasuk Tokocrypto, yang menyediakan layanan jual-beli aset kripto.
    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.
    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.

    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menegaskan bahwa mekanisme perlindungan dana nasabah kini semakin kuat karena terdapat kewajiban rekonsiliasi aset harian untuk memastikan total aset nasabah selalu utuh. Apabila terjadi kekurangan, exchange wajib melakukan penambahan aset sesuai ketentuan yang berlaku.

    Pernyataan ini mempertegas komitmen industri kripto nasional untuk memperkuat perlindungan konsumen dan meminimalkan risiko penyalahgunaan dana nasabah.

    Baca tanggapan lengkap dari CEO Tokocrypto: Menanggapi Seruan Penarikan Dana Massal

    Apakah Dana dan Aset Nasabah Crypto Aman?

    Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi Bitcoin dan cold wallet. Sumber: Shutterstock.

    Regulasi OJK membuat dana nasabah terpantau dan aman jika kamu menggunakan exchange yang masuk ke daftar whitelist seperti Tokocrypto, sebab Tokocrypto juga memiliki berbagai sertifikasi seperti ISO 27001 dan ISO 27017 yang merupakan standar internasional untuk keamanan informasi, dan fitur Proof of Reserve yang memungkinkan nasabah memantau secara langsung aset yang disimpan dengan rasio 1:1. 

    Memiliki prinsip Not your key, not your coins? Tenang…

    Bagi nasabah yang ingin menyimpan menyimpan sendiri aset kripto-nya atau self custody baik melalui cold wallet atau hot wallet, Tokocrypto mendukung penuh self custody sehingga dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Caranya kamu cukup mengikuti tutorial berikut: Cara Transfer Crypto Lewat Jaringan Blockchain di Tokocrypto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Alarm Bahaya! Crypto Winter Disebut Bisa Kembali Hantam Pasar di 2026

    Pasar kripto kembali dibayangi kekhawatiran. Setelah Bitcoin menutup 2025 dengan kinerja negatif untuk pertama kalinya sejak 2022, analis memperingatkan bahwa Crypto Winter berpotensi kembali terjadi pada 2026.

    Peringatan tersebut disampaikan oleh Sean Williams, analis dari Motley Fool, yang melihat pola penurunan pasar kripto berulang setiap empat tahun, seperti yang terjadi pada 2018 dan 2022. Menurutnya, tekanan terhadap aset kripto belum sepenuhnya berakhir.

    Dilaporkan BeInCrypto, Bitcoin tercatat turun lebih dari 6% sepanjang 2025, menutup tahun di level US$87.474. Padahal, aset kripto terbesar dunia ini sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di atas US$126.000 pada awal Oktober 2025, terdorong oleh kemenangan Donald Trump dalam pemilu AS.

    Rekap Tahun 2025: Tekanan Makro

    Namun, reli tersebut runtuh pada 10 Oktober 2025 setelah Presiden Trump mengumumkan tarif baru terhadap impor China serta ancaman pembatasan ekspor perangkat lunak strategis. Kebijakan itu memicu likuidasi lebih dari US$19 miliar, menjadi yang terbesar dalam sejarah kripto.

    Williams menilai, sejumlah katalis utama yang sebelumnya menopang pasar kini telah habis. Halving Bitcoin, kemenangan Trump, hingga pengesahan Genius Act disebut sudah “sepenuhnya tercermin dalam harga”.

    Bitcoin saat ini sudah lebih dari 30% di bawah level tertinggi 52 minggunya. Masalah terbesar kripto adalah tidak adanya katalis besar untuk tahun baru,” tulis Williams.

    Ia juga mengkritik tren strategi treasury Bitcoin yang dipopulerkan oleh Michael Saylor melalui Strategy (sebelumnya MicroStrategy). Menurut Williams, banyak perusahaan kecil yang meniru strategi tersebut tidak terbukti menguntungkan, merugi, dan memiliki daya beli terbatas, sehingga sulit menopang permintaan Bitcoin.

    Selain itu, saham perusahaan pemegang Bitcoin dinilai diperdagangkan dengan premi tinggi terhadap nilai aset bersih (NAV), sesuatu yang dianggap tidak masuk akal di tengah kemudahan investasi melalui ETF Bitcoin spot.

    Turunkan Harga XRP Hingga $1

    Tak hanya Bitcoin, XRP juga mendapat proyeksi suram. Williams memperkirakan harga XRP bisa kembali jatuh ke US$1, dengan alasan sentimen positif seperti kemenangan Trump, penyelesaian kasus Ripple-SEC, dan persetujuan ETF spot sudah sepenuhnya diantisipasi pasar. Ia juga menyoroti adopsi XRP yang masih terbatas, dengan hanya sekitar 300 institusi keuangan, jauh dibandingkan lebih dari 11.000 institusi yang menggunakan SWIFT.

    Meski demikian, Williams melihat satu potensi positif di 2026, yakni kemungkinan banjir persetujuan ETF kripto spot. Tercatat sekitar 125 ETF kripto masih menunggu persetujuan regulator hingga pertengahan Desember 2025, termasuk untuk Avalanche, Cardano, dan Polkadot, yang berpeluang mendorong kinerja altcoin tertentu.

    Di sisi lain, sejumlah analis tetap optimistis. Mereka meyakini bull run dan alt season justru akan terjadi pada 2026, didukung pemerintahan AS yang pro-kripto, adopsi institusional yang berlanjut, pertumbuhan stablecoin, serta potensi penurunan suku bunga. Blockchain juga diprediksi akan semakin luas diterapkan di berbagai sektor sepanjang tahun ini.

    Meski pandangan pasar masih terbelah, satu hal jelas: 2026 berpotensi menjadi tahun penentuan bagi arah pasar kripto global.

    Baca juga: OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Teknikal dan Peluang 29 Desember 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Senin, 29 Desember 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Rangkuman Berita Hari Ini

    1. Perak Cetak All-Time High Baru

    Harga silver (perak) menembus ATH di $81. Permintaan aset lindung nilai meningkat tajam, menandakan investor mencari hard assets di tengah ketidakpastian global.
    Implikasi kripto: Bisa menjadi pesaing narasi BTC sebagai store of value dalam jangka pendek.

    1. Mirae Asset Negosiasi Akuisisi Exchange Korbit

    Raksasa keuangan Korea Selatan Mirae Asset sedang menegosiasikan akuisisi Korbit senilai $100 juta. Institusi tradisional Asia kembali agresif masuk ke sektor kripto.
    Sentimen: Bullish untuk adopsi kripto Korea Selatan.

    1. Uniswap Burn 100 Juta UNI

    Uniswap resmi membakar 100 juta token UNI setelah proposal fee-burn disetujui governance. UNI kini masuk fase deflationary tokenomics dengan potensi value capture dari fee.
    Sentimen: Bullish kuat untuk UNI.

    1. Minat Publik ke Kripto Turun ke Level Terendah

    Pencarian Google terkait kripto turun ke level terendah tahunan. Fase low retail attention, sering kali justru menjadi periode akumulasi smart money.
    Sentimen: Kontra-sinyal (potensi positif jangka menengah).

    1. Emerging Markets Akan Pimpin Tokenisasi RWA

    Pasar berkembang diprediksi akan memimpin tokenisasi Real World Assets (RWA) pada 2026, dengan langsung melompati sistem keuangan lama. Narasi RWA, stablecoin, dan tokenized assets akan tumbuh pesat di luar AS & Eropa.
    Sentimen: Bullish struktural untuk sektor RWA & infra blockchain.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    PARTI/USDT (🔼 +11.95%)

    • Entry: $0.1053
    • Stop Loss: $0.0983
    • Take Profit: $0.1180

    PARTI/USDT timeframe 4 jam, struktur harga membentuk Ascending Triangle yang menandakan momentum bullish berlanjut, diperkuat oleh candle hijau impulsif yang berhasil breakout dari resistance pola.

    Konfirmasi datang dari MACD yang sudah menembus area $0.0000 dan sedang mengarah ke Golden Cross, sementara RSI juga membentuk Golden Cross yang menunjukkan dorongan beli masih sehat. Dengan volume yang stabil, skenario ini membuka peluang lanjutan kenaikan dengan area entry di $0.1053, target (TP) di $0.1180, dan stop loss di $0.0983.

    BIO/USDT (🔼 +6.01%)

    • Entry: $0.0451
    • Stop Loss: $0.0435
    • Take Profit: $0.0478

    BIO menunjukkan struktur bullish, ditandai dengan hammer yang diikuti candle hijau kuat dan breakout resistance meski belum full closing. RSI berada di kisaran $55–$56 dengan golden cross yang menandakan dominasi buyer masih terjaga, sementara MACD tetap berada di atas garis $0.0000 meskipun histogram merah mulai menipis.

    Selama volume bergerak stabil, BIO masih berpotensi lanjut naik dengan entry di $0.0451, target di $0.0478$6%), dan stop loss di $0.0435 sebagai batas risiko.

    STO/USDT (🔼 +10.48%)

    • Entry: $0.0826
    • Stop Loss: $0.0772
    • Take Profit: $0.0911

    STO/USDT (TF 4H) lagi dalam downtrend cukup dalam, tapi justru ini yang bikin menarik. RSI sudah jenuh di area sekitar $15, tanda tekanan jual mulai capek. Muncul bullish marubozu di area bawah, yang biasanya jadi sinyal awal reversal kalau candle ini berhasil closing bullish.

    Dari volume terlihat tekanan bearish masih ada, tapi justru ini bisa jadi kesempatan nangkap di area deep. Secara setup, entry di $0.0844, stop loss di $0.0772, dan target take profit di $0.0911 dengan potensi cuan sekitar $10.48%. MACD memang masih merah (belum bullish penuh), tapi peluang rebound jangka pendek tetap terbuka dan layak dipantau hari ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 2025 Wrapped: Ini Kejadian Penting di Pasar Kripto Sepanjang Tahun 2025

    Tak terasa kita telah memasuki tahun 2026, dan sepanjang 2025 pasar kripto penuh dengan kejutan—mulai dari kebijakan moneter global yang mengubah arah sentimen, rekor harga Bitcoin yang mencetak sejarah baru di $126.278, hingga wacana revisi UU P2SP yang memicu perdebatan di kalangan investor kripto Indonesia, semuanya menjadi catatan penting yang layak diingat.

    Kira-kira gimana aja sih perjalanan pasar kripto di tahun 2025? Berikut rangkumannya dari bulan Januari sampai dengan Desember.

    Januari: Euforia Kebijakan Trump dan Memecoin $TRUMP

    Bulan Januari menandai awal era pro-kripto di AS di bawah Presiden Trump. Pada 23 Januari, Trump menandatangani Executive Order “Strengthening American Leadership in Digital Financial Technology,” yang secara eksplisit melarang pengembangan Central Bank Digital Currency (CBDC) AS dan membentuk Working Group on Digital Assets untuk mempromosikan inovasi.

    Kebijakan ini langsung bikin pasar heboh, karena menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap blockchain dan aset digital. Kamu bisa bayangin, kan, gimana investor langsung optimis pada waktu itu? Harga Bitcoin dan altcoin naik tajam di awal bulan, meski masih ada skeptis soal implementasinya.

    Nggak ketinggalan, memecoin $TRUMP juga ikut naik daun. Token ini, jadi memecoin resmi yang diluncurkan oleh presiden Trump dan langsung narik likuiditas pasar—koinnya sendiri naik gila-gilaan sampe tembus ATH di $45.

    Baca juga: Dampak Donald Trump Luncurkan Meme Coin Terhadap Dunia Kripto

    Februari: $1.5 Miliar Ethereum Dicuri oleh Peretas Korea Utara

    Februari langsung bikin deg-degan dengan hack terbesar sepanjang sejarah. Pada 21 Februari, hacker dari Korea Utara mencuri sekitar $1.5 miliar Ethereum dari exchange Bybit. Ini jadi rekor baru, melebihi hack sebelumnya, dan menurut laporan FBI serta Chainalysis, ini bagian dari operasi negara untuk dana program nuklir mereka. 

    Setelah berita tersebut tersebar, pasar langsung terguncang, dan bikin harga ETH turun lebih dari 15%.

    Baca juga: Hacker Korea Utara Selesaikan Pencucian Dana $1,5 Miliar dari Bybit!

    Maret: Trump Resmikan Bitcoin Strategic Reserve

    Maret jadi momen bersejarah dengan pengumuman Strategic Bitcoin Reserve oleh Presiden Trump. Pada 6 Maret, Trump keluarkan Executive Order untuk mendirikan “Strategic Bitcoin Reserve”.

    Ini menunjukkan komitmen AS buat jadikan kripto sebagai cadangan strategis nasional, mirip emas digital. Pasar langsung respons positif, dengan Bitcoin naik sementara karena investor liat ini sebagai sinyal dukungan jangka panjang dari pemerintah.

    Efeknya? Ini bikin diskusi soal Bitcoin sebagai aset cadangan negara makin panas, dengan beberapa negara seperti Jepang ikut eksplor mining Bitcoin pakai dana publik.

    Baca juga: Trump Bitcoin Reserve Dorong Harga Bitcoin ke $106.648 Hari Ini

    April: Perang dagang Amerika Serikat Lewat Tarif Dagang Dimulai

    Pada bulan April, pemerintahan Amerika Serikat resmi memicu eskalasi perang dagang dengan menerapkan tarif impor baru terhadap sejumlah produk strategis. Langkah ini ditujukan sebagai upaya melindungi industri domestik, namun sekaligus memicu ketegangan dengan mitra dagang utama seperti Tiongkok, Kanada, dan Meksiko. Tarif yang dikenakan tidak hanya menyasar baja dan aluminium, tetapi juga meluas ke sektor teknologi dan pertanian.

    Momentum reli awal tahun menjadi terhenti akibat ketakutan inflasi dan perang dagang, meski Bitcoin sempat dilihat sebagai hedge terhadap dolar yang melemah.

    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Senin, 14 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Senin, 14 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Selain itu, kejadian tak terduga seperti koin Mantra ($OM), yang anjlok 98% dalam waktu satu hari pada 13 April, dari dari $6.21 ke $0.50 membuat pasar semakin panik.

    Baca juga: Riset Kripto: Efek Domino Tarif Trump, Tekanan Global, Aksi Jual Lokal

    Mei: Upgrade Ethereum “Pectra” & Rekor Baru BTC $111.000

    Mei jadi bulan cerah dengan upgrade Ethereum “Pectra”, upgrade ini menaikkan limit staking dari 32 ETH ke 2.048 ETH per validator, tingkatkan kapasitas blok 33%, sehingga membuat Ethereum lebih efisien untuk DeFi dan NFT. ETH pun akhirnya mampu menutup bulan Mei dengan kenaikan 40%.

    Di saat yang sama, Bitcoin tembus rekor baru $111.000 pada 23 Mei, didorong inflow ETF dan sentimen positif pasca-tarif. Kombinasi faktor teknikal dan sentimen positif membuat pasar kembali optimistis, terutama di sektor aset utama seperti Ethereum dan Bitcoin.

    Baca juga: Upgrade Pectra Ethereum Berhasil, Kapan Harga ETH Bereaksi?

    Juni: Mastercard dan Chainlink Resmi Bermitra untuk Pembelian Kripto dengan Fiat

    Pada 24 Juni, Mastercard dan Chainlink umumkan partnership resmi, memungkinkan 3.5 miliar pemegang kartu beli kripto langsung on-chain dengan fiat. Ini integrasikan teknologi oracle Chainlink buat konversi aman, buka pintu DeFi buat massa. Harga LINK naik 30%, dan ini dilihat sebagai langkah besar menuju adopsi mainstream.

    Baca juga: Enam Alasan Harga Chainlink Bisa di Atas $20 – Tokocrypto News

    Juli: GENIUS Act Disahkan Kongres Amerika Serikat

    Juli ditandai dengan disahkannya GENIUS Act (Guiding and Establishing National Innovation for U.S. Stablecoins) pada 18 Juli. Undang-undang ini ciptakan kerangka regulasi stablecoin, dan dukung inovasi. Aturannya mencakup:

    • Kewajiban cadangan 1:1
    • Standar transparansi yang lebih ketat
    • Perlindungan konsumen

    Alih-alih menekan pasar, regulasi ini justru memberi kepastian hukum yang selama ini ditunggu investor institusional dan Trump sebut ini “historic” untuk posisi AS di aset digital.

    Efeknya? Stablecoin seperti USDC dan USDT lebih aman, dengan pertumbuhan diprediksi double. Tapi, ada kritik soal potensi sentralisasi.

    Baca juga: Menatap Masa Depan Stablecoin: Partisipasi Publik Dalam GENIUS Act

    Agustus: Perang SEC vs Ripple Resmi Berakhir

    Agustus jadi bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh holder XPR, pasalnya kasus SEC vs Ripple akhirnya dapat selesai setelah hampir lima tahun. Kedua pihak cabut banding, Ripple bayar denda $125 juta, dan XRP dinyatakan bukan sekuritas untuk penjualan institusional. 

    Baca juga: Ripple Menang Lawan SEC

    September: FED Memangkas Suku Bunga Pertama di 2025

    Pada bulan September 2025, Federal Reserve akhirnya mengambil langkah bersejarah dengan memangkas suku bunga untuk pertama kalinya tahun itu. Pemangkasan sebesar 25 basis poin menurunkan suku bunga federal funds ke kisaran 3,75%–4,0%, menandai dimulainya siklus pelonggaran moneter setelah periode panjang suku bunga tinggi.

    Gambar grafik historis pemotongan suku bunga AS. Sumber: Trading Economics.

    Keputusan ini diambil di tengah tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja dan inflasi yang mulai terkendali. Pasar keuangan global langsung merespons, dengan indeks saham menguat dan harga aset berisiko, termasuk kripto, mengalami lonjakan singkat.

    September menjadi titik balik penting yang membuka ekspektasi pemangkasan lanjutan di bulan-bulan berikutnya.

    Baca juga: Momen Langka! The Fed Pangkas Suku Bunga, Pesta Cuan Dimulai?

    Oktober: Bitcoin Tembus All-Time High $126.278 Disusul Likuidasi Massal Terbesar Sepanjang Sejarah

    Oktober 2025 menjadi bulan bersejarah bagi pasar kripto. Bitcoin mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level $126.278, melampaui ekspektasi banyak analis dan investor. Lonjakan harga ini dipicu oleh kombinasi faktor makroekonomi, termasuk pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, masuknya arus modal institusional, serta meningkatnya optimisme terhadap adopsi kripto secara global.

    Namun, euforia tersebut segera diikuti oleh likuidasi massal terbesar dalam sejarah pasar kripto. Likuidasi massal dipicu oleh pengumuman tarif 100% AS terhadap impor China, menyebabkan likuidasi mencapai $19.37 miliar, dengan 1.6 juta akun trader terdampak dalam 24 jam.

    Total market cap rontok lebih dari $400 miliar dalam sehari, dan sentimen beralih dari “Extreme Greed” ke “Extreme Fear”.

    Baca juga: $300 Juta Lenyap dalam 15 Menit! Pasar Kripto Kena Badai Likuidasi

    November: Debut ETF XRP & Bitcoin Dump ke $81.000

    Pada 13 November, Canary Capital luncurkan spot XRP ETF pertama di AS, tarik $1 miliar inflows dalam seminggu. 

    Tapi, Bitcoin dump ke $81.000 karena outflow ETF $1.3 miliar dan tekanan tarif. XRP tahan di $1.85, meski turun 45% dari puncak Juli.

    Baca juga: Bukan Bitcoin atau Ethereum! Ini Alasan ETF XRP Jadi Rebutan Investor

    Desember: Isu Revisi UU P2PK Mencuat

    Menjelang akhir 2025, sorotan publik tertuju pada Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU P2SK) yang sedang digodok DPR RI. Revisi ini dimaksudkan untuk menyesuaikan putusan Mahkamah Konstitusi dan memperkuat independensi lembaga keuangan seperti BI, OJK, dan LPS.

    Namun, pasal-pasal yang mengatur industri kripto menuai kritik keras. Draft revisi menempatkan aset kripto sebagai bagian dari Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) di bawah pengawasan OJK. Beberapa pasal kunci, seperti Pasal 215A, 215C, dan 312A, dianggap berpotensi:

    • Memusatkan seluruh perdagangan kripto hanya lewat bursa resmi.
    • Menghilangkan peran exchange lokal (PAKD) sehingga memicu risiko PHK massal.
    • Menciptakan single point of failure karena semua aset digital terkonsentrasi pada satu sistem.

    Sentimen publik di media sosial pun mayoritas negatif, dengan sekitar 76% komentar menolak rancangan ini. Pelaku industri, termasuk Asosiasi Blockchain Indonesia dan Tokocrypto, menekankan pentingnya dialog terbuka agar regulasi tetap mendorong inovasi tanpa mematikan ekosistem kripto lokal.

    Per Desember 2025, status RUU P2SK masih dalam tahap harmonisasi, sehingga aturan final belum ditetapkan.

    Baca lebih lengkap di sini: RUU P2SK Ancam Industri Kripto Lokal, Apa Isinya?

    Tertarik untuk investasi aset kripto? Di Tokocrypto kamu bisa beli dengan deposit hanya mulai dari Rp50.000 lho! Dapatkan juga potongan biaya trading sampai dengan 20% dengan memasukkan kode TEMUTOKO registrasi. Download dan daftar aplikasinya di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Isu Penarikan Dana Mencuat, Tokocrypto Tegaskan Aset Nasabah Aman

    Isu penarikan dana nasabah dari exchange kripto lokal belakangan ramai diperbincangkan di ruang publik dan media sosial. Isu tersebut memicu kekhawatiran sebagian masyarakat dan investor akan potensi terulangnya kasus kolapsnya exchange kripto asal Amerika Serikat, FTX, yang disebabkan oleh penyalahgunaan dana nasabah.

    Menanggapi hal ini, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menegaskan bahwa kondisi industri aset kripto di Indonesia saat ini sangat berbeda dan lebih aman, sehingga kasus FTX terulang di Tanah Air tidak bisa terjadi. Ia menekankan bahwa exchange kripto lokal tidak lagi memegang atau mengelola dana nasabah secara langsung.

    “Struktur industri kripto nasional saat ini sudah berubah total, sejak adanya Bursa, Kliring, dan Kustodian. Dana nasabah tidak lagi dipegang oleh exchange seperti Tokocrypto. Kami hanya berfungsi sebagai tempat jual-beli aset kripto dan hanya melakukan perdagangan saja,” jelas Calvin.

    Menurutnya, anggapan bahwa kasus seperti FTX dapat terjadi di Indonesia menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap regulasi yang berlaku. “FTX tidak memiliki lisensi dan tidak berada di bawah pengawasan otoritas. Di Indonesia, seluruh ekosistem kripto kini diawasi secara ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga spekulasi tersebut tidak berdasar,” tambahnya.

    Dana Nasabah Disimpan Terpisah dan Diawasi OJK

    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.
    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Apa Saja Opsi Bank dan E-Wallet untuk Deposit Tokocrypto?

    Berdasarkan POJK No. 23 Tahun 2025, ekosistem aset kripto di Indonesia kini diatur melalui lembaga Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari Bursa, Kliring, dan Kustodian. Dalam skema ini, dana dan aset kripto nasabah disimpan secara terpisah dari exchange, sehingga tidak dapat digunakan untuk kepentingan operasional perusahaan.

    Adapun struktur ekosistem industri aset kripto nasional adalah sebagai berikut:

    • Bursa: PT Central Finansial X (CFX), berfungsi sebagai penyelenggara dan penyedia sistem perdagangan aset kripto.
    • Kliring: Kliring Komoditi Indonesia, berfungsi sebagai tempat penyimpanan dana Rupiah atau fiat nasabah.
    • Kustodian: PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), berfungsi sebagai tempat penyimpanan aset kripto nasabah.
    • Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD): Terdapat 29 PAKD berlisensi OJK, termasuk Tokocrypto, yang berfungsi sebagai platform jual-beli aset kripto.

    Calvin menegaskan bahwa lembaga kliring dan kustodian berada di bawah pengawasan ketat OJK dan telah berjalan lebih dari satu tahun. Selain itu, terdapat kewajiban rekonsiliasi aset harian untuk memastikan total aset nasabah selalu utuh. Apabila terjadi kekurangan, exchange wajib melakukan penambahan aset sesuai ketentuan yang berlaku.

    “Aturan baru juga mengharuskan pemisahan aset nasabah secara ketat, serta pemeriksaan dan pelaporan rutin. Skema ini dirancang untuk memperkuat perlindungan konsumen dan meminimalkan risiko penyalahgunaan dana,” ucapnya.

    Menanggapi Seruan Penarikan Dana Massal

    Tokocrypto rilis Proof of Reserves kuatkan komitmen transparansi. Sumber: Tokocrypto.
    Tokocrypto rilis Proof of Reserves kuatkan komitmen transparansi. Sumber: Tokocrypto.

    Terkait imbauan kepada investor untuk menarik dana dari exchange lokal dan beralih ke cold wallet (self-custody), Clavin menilai klaim tersebut tidak tepat jika dikaitkan dengan kondisi regulasi Indonesia saat ini. Mekanisme pemisahan dana melalui Kliring, dan Kustodian justru memperkuat keamanan aset nasabah, karena exchange tidak memiliki akses langsung terhadap dana maupun aset kripto pengguna.

    Self-custody adalah pilihan pribadi investor, namun penting untuk memahami bahwa exchange kripto berlisensi di Indonesia sudah memiliki sistem perlindungan berlapis sesuai regulasi OJK,” ujar Calvin.

    Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, Tokocrypto juga menyediakan laporan Proof of Reserve yang dapat diakses publik. Laporan tersebut menunjukkan bahwa aset pengguna tercatat secara 1:1 dan dilengkapi dengan cadangan tambahan. Aset milik perusahaan Tokocrypto dicatat pada akun terpisah dan tidak termasuk dalam perhitungan Proof of Reserve.

    Kinerja Tetap Solid di Akhir Tahun

    Di tengah dinamika pasar global, Tokocrypto mencatatkan kinerja yang tetap positif. Hingga November 2025, total nilai transaksi di Tokocrypto telah mendekati Rp150 triliun, mencerminkan tingginya minat dan partisipasi pengguna terhadap aset kripto di Indonesia.

    “Kami terus berkomitmen menjaga keamanan, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi. Edukasi kepada masyarakat juga menjadi kunci agar publik tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat,” tutup Calvin.

    Baca juga: OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 31 Desember 2025: Rebound Jelang Akhir Tahun!

    Menjelang akhir 2025, pasar kripto hari ini, Rabu (31/12) menunjukkan tanda rebound dengan altcoin memimpin kenaikan, dipimpin SKYA yang melonjak 51%, disusul POLYX naik 28% dan WCT menguat 21%.

    Di sisi Bitcoin, harga bertahan di area $88.000 seiring pemegang jangka panjang mulai menghentikan aksi jual, yang membantu meredam tekanan pasar meski permintaan institusi AS masih lemah. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Pimpin Rebound Pasar Jelang Akhir 2025

    • SKYA mencatat penguatan harian 51%, harganya naik $0,002887.
    • Harga POLYX mengalami kenaikan 28%, harga mencapai $0,0651.
    • WCT melonjak 21%, saat ini diperdagangkan di level $0,0874.

    BTC Naik Saat HODLers Berhenti Jual: Bisa Profit di Akhir 2025?

    • Bitcoin bertahan di $88.000, meski tekanan jual berlanjut.
    • Premium Coinbase negatif, sinyal lemahnya permintaan institusi AS.
    • Akumulasi pemegang jangka panjang kurangi tekanan jual pasar.

    Akhir Tahun Makin UntungTotal Cashback Rp20 JUTA*

    3 Altcoin Berpotensi Cetak ATH Baru di Januari 2026

    • Monero dekati ATH berkat kuatnya permintaan fitur privasi.
    • Proyek Midnight besutan Hoskinson mulai tarik adopsi awal.
    • Ethereum incar pemulihan, butuh lonjakan permintaan stabil.

    FED Tunda Pangkas Suku Bunga hingga Maret 2026, Pasar Kripto Diuji

    • The Fed isyaratkan jeda suku bunga, inflasi mereda atau kerja lemah.
    • BTC sideways akibat suku bunga tinggi dan ketatnya likuiditas.
    • Kripto berisiko turun di awal 2026, jika data makro tak membaik.

    Baca juga: Riset Kripto 22-26 Des 2025: Bitcoin Sideways, Pertanda Akumulasi?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com