Tag: Market

  • Analisis Teknikal dan Peluang 30 Desember 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Selasa, 30 Desember 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Rangkuman Berita Hari Ini

    1. RWA Resmi Salip DEX di DeFi

    Protokol Real-World Assets (RWA) kini menjadi kategori DeFi terbesar ke-5 berdasarkan TVL, menembus $17 miliar, didorong tokenisasi US Treasuries, private credit, dan komoditas.DeFi bergerak dari spekulatif ke core financial infrastructure.
    Sentimen: Bullish struktural untuk sektor RWA & infra blockchain.

    1. Ethereum Alami Lonjakan Permintaan Staking

    Antrian masuk validator Ethereum melonjak hingga hampir 2x lebih besar dari exit queue pertama kali dalam 6 bulan. Minat staking kembali kuat, dipicu pembelian treasury (seperti BitMine) dan ekspektasi upgrade Pectra.
    Sentimen: Bullish untuk ETH (supply locked).

    1. Sentimen Pasar Masih Extreme Fear

    Crypto Fear & Greed Index bertahan di 24 (Extreme Fear). Psikologi pasar masih tertekan meski fundamental membaik.
    Catatan: Secara historis sering jadi zona akumulasi smart money.

    1. Tekanan dari Token Unlock Mingguan

    Total token unlock minggu ini $190,23 juta, dipimpin SUI $78,9 juta (terbesar). Potensi tekanan jual jangka pendek pada token terkait.
    Sentimen: Hati-hati untuk SUI, ENA, OP, dll.

    1. BitMine Kembali Borong ETH

    BitMine menambah 44.463 ETH (~$130 juta) ke treasury. Ethereum semakin diposisikan sebagai aset treasury institusional, bukan hanya aset spekulatif.
    Sentimen: Bullish untuk ETH (institutional accumulation).

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    INIT/USDT (🔼 +5.73%)

    • Entry: $0.0901
    • Stop Loss: $0.0875
    • Take Profit: $0.0953

    INIT/USDT timeframe 4 jam saat ini masih berada dalam kondisi teknikal yang cukup konstruktif. Hal ini terlihat dari MACD yang bergerak di sekitar garis 0 sehingga berpotensi menjadi area support awal, serta RSI yang bertahan di kisaran 48-49 yang menandakan kondisi netral dan sehat.

    Dari sisi struktur harga, INIT membentuk pola falling wedge yang sudah mengalami breakout tipis, membuka peluang lanjutan kenaikan apabila mampu bertahan di atas area kunci. Strategi yang dapat dipantau adalah entry di 0,0901, dengan target take profit di 0,0953 dan stop loss di 0,0875, sehingga memberikan estimasi potensi profit sekitar 5,73%.

    TURTLE/USDT (🔼 +10.18%)

    • Entry: $0.0597
    • Stop Loss: $0.0571
    • Take Profit: $0.0657

    TURTLE/USDT pada timeframe 4 jam saat ini berada dalam kondisi cukup bullish secara struktur teknikal. RSI yang stabil di atas 50 menunjukkan fase akumulasi beli yang sehat, sementara dari sisi volume terlihat adanya peningkatan bertahap dibandingkan periode sebelumnya, menandakan minat pasar mulai kembali.

    MACD masih berada di fase bullish namun mulai koreksi, sehingga dalam jangka pendek harga berpotensi turun lebih dulu untuk menguji area entry di 0,0597. Apabila area ini mampu bertahan, peluang lanjutan kenaikan tetap terbuka dengan target take profit di 0,0657 dan stop loss di 0,0571, memberikan estimasi potensi profit sekitar 10,18%.

    NTRN/USDT (🔼 +10.10%)

    • Entry: $0.0277
    • Stop Loss: $0.0262
    • Take Profit: $0.0305

    NTRN/USDT pada timeframe 4 jam saat ini masih berpotensi koreksi, namun area ini tetap menarik karena sebelumnya terjadi breakout besar dengan volume tinggi. Strategi yang bisa dipantau adalah entry di 0,0277, stop loss di 0,0262, dan take profit di 0,0305. MACD masih bullish tapi sedang koreksi, RSI juga melemah sementara setelah tekanan jual, yang bisa menjadi ruang untuk dorongan naik berikutnya. Volume memang menurun, namun masih cukup stabil,


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 30 Desember 2025: Koreksi Tipis Masih Terjadi!

    Di tengah koreksi tipis pasar kripto hari ini, Selasa (30/12) sejumlah altcoin justru mencuri perhatian dengan lonjakan signifikan, dipimpin ZBT yang melonjak 51%, disusul ZRX naik 34% dan QNT menguat 18%.

    Sementara itu, pergerakan Bitcoin diperkirakan masih terbatas di kisaran $80.000–$90.000, dengan level $90.000 menjadi resistensi kuat dan risiko koreksi tetap terbuka jika support utama gagal bertahan. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Pimpin Kenaikan di Tengah Pasar Koreksi Tipis

    • ZBT mencatat penguatan harian 51%, harganya naik $0,$0,1704.
    • Harga ZRX mengalami kenaikan 34%, harga mencapai $0,1698.
    • QNT melonjak 18%, saat ini diperdagangkan di level $0,0727.

    Bitcoin Berpotensi Bergerak di Rentang $80.000–$90.000

    • Level $90.000 masih menjadi resistensi kuat jangka panjang.
    • Bitcoin sedang menguji support Point of Control.
    • Risiko koreksi meningkat menuju area $80.000.

    Liburan Seru Main Lucky Holiday Blast! Hadiah Rp60 iJUTA!*

    3 Altcoin yang Patut Diperhatikan di Pekan Tahun Baru 2026

    • Solana pulih mendekati $127 karena testnet Alpenglow meningkatkan momentum.
    • GRT menunggu peluncuran Horizon karena indikasi pergerakan harga yang tajam.
    • AVAX semakin kuat seiring dengan upgrade Particle Chain yang targetkan ekspansi.

    Fed Suntikkan Dana $26 Miliar: Pasar Kripto Potensi Reli Akhir Tahun?

    • The Fed menyuntikkan likuiditas via pembelian obligasi dan sekuritas.
    • Ini biasanya menjadi sinyal positif bagi pasar kripto.
    • Sentimen reli akhir tahun memudar meski ada stimulus The Fed.

    Baca juga: Riset Kripto 22-26 Des 2025: Bitcoin Sideways, Pertanda Akumulasi?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Chart Tahunan Bitcoin Tak Pernah Merah Berturut-Turut, Pertanda 2026 Kembali Hijau?

    Dalam dunia kripto, data historis sering digunakan sebagai dasar untuk membaca peluang masa depan. Salah satu pola yang kembali ramai diperbincangkan adalah fakta bahwa chart tahunan Bitcoin tidak pernah mencatatkan candle merah secara berturut-turut. 

    Pola Bitcoin yang muncul dan tercermin dalam pergerakan harga Bitcoin kerap dijadikan rujukan karena mampu mencerminkan pergerakan harga kedepannya. Tapi apakah ini benar-benar akurat?

    Memahami Chart Tahunan Bitcoin

    Chart tahunan Bitcoin merupakan grafik yang menampilkan pergerakan harga dalam satu tahun penuh, sehingga memberikan gambaran tren jangka panjang yang lebih jelas dibanding chart harian atau mingguan. Setiap candle tahunan merekam harga pembukaan, penutupan, tertinggi, dan terendah selama satu tahun kalender.

    Pergerakan harga Bitcoin dalam pola regression band model. Sumber: Bitbo

    Jika dilihat melalui Rainbow Chart misalnya, Bitcoin masih konsisten berada dalam koridor harga logarithmic regression model sejak tahun 2012. Pola ini menunjukkan bahwa meski volatilitas jangka pendek sering terjadi, arah tren makro tetap terjaga dalam kerangka besar.

    Chart tahunan Bitcoin. Sumber: TradingView

    Dari data historis di atas, terlihat bahwa dalam beberapa tahun, Bitcoin sempat ditutup dengan candlestick merah. Namun, tidak pernah ada dua tahun merah yang terjadi secara berurutan. 

    Fase Bitcoin yang kembali bullish pada chart tahunan ditandai oleh pola pemulihan kuat setelah periode koreksi.  Ketika candle tahunan ditutup hijau dan mencetak higher close dibanding tahun sebelumnya, ini bisa menjadi pertanda bahwa mencerminkan dominasi tekanan beli kembali unggul atas tekanan jual.

    Candle tahunan yang kembali hijau sering muncul bersamaan dengan meningkatnya kepercayaan pasar, akumulasi oleh investor jangka panjang, serta membaiknya faktor fundamental seperti adopsi dan likuiditas. Dalam konteks ini, Bitcoin tidak sekadar bergerak naik secara harga, tetapi juga menunjukkan penguatan struktur pasar secara makro.

    Dengan 2025 yang hanya tinggal beberapa hari lagi, jika harga tidak bergerak ke atas yearly open di $93,347 maka bisa dipastikan tahun 2025 akan tercatat sebagai tahun merah bagi Bitcoin dan jika Bitcoin mengikuti pola yang sama maka 2026 memiliki kemungkinan untuk kembali hijau.

    Berikut data lebih detail mengenai pergerakan harga Bitcoin dalam time frame satu tahun:

    Tahun Perubahan Harga Harga Tertinggi Harga Terendah
    2025 -6.28% (Per 29 Desember) $ 126,038 $ 74,652
    2024 +121.1% $ 108,086 $ 38,595
    2023 +155.4% $ 44,746 $ 16,504
    2022 -64.3% $ 48,205 $ 15,521
    2021 +59.6% $ 68,672 $ 28,621
    2020 +304.1% $ 29,282 $ 4,010
    2019 +90.9% $ 13,793 $ 3,380
    2018 -73.3% $ 17,712 $ 3,201
    2017 +1,369% $ 20,089 $ 755.76
    2016 +123.8% $ 979.40 $ 354.91
    2015 +34.4% $ 495.56 $ 171.51
    2014 -57.6% $ 1,017 $ 289.30
    2013 +5,435% $ 1,156 $ 11.75
    2012 +183.5% $ 16.78 $ 3.81
    2011 +1,435% $ 35.76 $ 0.257

    Para investor dan komunitas kripto pun memberikan respon beragam perihal pola ini, ada yang memandangnya sebagai kebetulan biasa, hingga benar-benar percaya bahwa pola tersebut akan kembali terulang—sebagaimana pola empat tahunan Bitcoin yang kembali terulang dengan puncak yang berada di Oktober tepat 1064 hari dari all time low.

    Baca juga: Akun 4chan dari 2023 Ramal BTC Top di 6 Oktober, Siklus 4 Tahunan Terulang?

    Apakah 2026 Akan Menjadi Tahun Hijau Bagi Bitcoin?

    Meskipun pola historis di atas sangat menjanjikan di tahun 2026 nanti, harus diingat bahwa Bitcoin juga memiliki pola dimana Bitcoin selalu mengunjungi all time low, setahun setelah all time high dalam 3 siklus 4 tahunan terakhir—yang mana jika pola ini kembali terulang, maka bottom Bitcoin berpotensi ada di tahun 2026 nanti.

    Pola historis Bitcoin, sumber akun X @spacepixel

    Namun, penting untuk diingat bahwa:

    • Siklus bukan jaminan: Meskipun pola historis menunjukkan ritme yang konsisten, pasar kripto tetap dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti regulasi, geopolitik, dan sentimen global.
    • Manajemen risiko tetap utama: Investor sebaiknya tidak hanya mengandalkan pola waktu, tetapi juga memperhatikan indikator teknikal, volume, dan data on-chain.
    • Don’t timing the market: Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di pasar kripto besok atau bahkan satu jam ke depan, jadi selalu siapkan strategi jangan FOMO atau YOLO.

    Seperti adagium yang sering kali diungkapkan para investor:

    “History doesn’t repeat itself, but it often rhymes.”

    Sejarah mungkin tidak akan berulang, tapi biasanya memiliki pola, dengan memahami pola masa lalu ini, semoga bisa menjadi alat bantu kamu dalam menyikapi hal yang akan datang dan pernah terjadi.

    Jika kamu ingin melakukan investasi Bitcoin, strategi Dollar-Cost Averaging (DCA) untuk membeli secara bertahap, bisa menjadi pilihan. Kamu bisa gunakan strateginya dengan fitur DCA yang ada di aplikasi Tokocrypto hanya dengan minimal pembelian Rp20.000 aja lho! Ayo daftar di sini dan dapatkan potongan biaya trading 20% dengan kode TEMUTOKO!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Rebound Tipis Minggu Ini

    Di awal pekan ini, pasar kripto hari Senin (29/12) menunjukkan tanda pemulihan dengan sejumlah altcoin memimpin kenaikan, di mana AT menguat 17%, BIGTIME naik 12%, dan GMT bertambah 10%.

    Di sisi lain, prospek Bitcoin menuju akhir 2025 masih bergantung pada kemampuannya menembus level krusial $90.000 untuk mengonfirmasi momentum bullish, meski indikator teknikal saat ini mengarah pada tren kenaikan jangka pendek. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Altcoin Pimpin Kenaikan Pasar. di Awal Pekan Ini

    • AT mencatat penguatan harian 17%, harganya naik $0,1907.
    • Harga BIGTIME mengalami kenaikan 12%, harga mencapai $0,02268.
    • GMT melonjak 10%, saat ini diperdagangkan di level $0,01658.

    Prediksi Bitcoin 2025: Analis Soroti Level Kunci Akhir Tahun

    • Bitcoin perlu tembus $90.000 untuk konfirmasi momentum bullish.
    • Indikator teknis tunjukkan tren kenaikan jangka pendek.
    • Rapat FOMC dan kebijakan The Fed berpotensi picu volatilitas.

    Akhir Tahun Makin UntungTotal Cashback Rp20 JUTA*

    3 Altcoin Low-Cap dengan Akumulasi Kuat di Desember

    • AVNT, PROVE, dan PLUME Tunjukkan Akumulasi On-Chain Tinggi.
    • Whale Akumulasi Aset Saat Cadangan Bursa Turun (Sinyal Beli).
    • Sektor RWA Tangguh, Diprediksi Tumbuh Pesat hingga 2026.

    Pantauan Kripto Akhir Tahun: Tren Naik atau Turun?

    • Sentimen Pasar Tentukan Arah Gerak BTC, ETH, dan Altcoin.
    • Data The Fed dan Pengangguran Picu Volatilitas Kripto.
    • Lonjakan Uang Beredar M2 Dorong Permintaan Aset Digital.

    Baca juga: Riset Kripto 22-26 Des 2025: Bitcoin Sideways, Pertanda Akumulasi?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Peristiwa Besar yang Bisa Guncang Kripto Januari 2026

    Pasar kripto memasuki Januari 2026 dengan kombinasi optimisme dan kewaspadaan tinggi. Setelah menutup tahun 2025, pasar global kripto mencatat kenaikan 0,79% dalam 24 jam terakhir. Bitcoin bertahan di atas level USD 87.000, sementara Ethereum stabil di atas USD 2.900. Meski demikian, tekanan likuiditas dan sentimen yang terbelah masih membebani altcoin.

    Dilaporkan Coingape, sejumlah agenda besar, mulai dari risiko penutupan pemerintah Amerika Serikat hingga kebijakan suku bunga The Federal Reserve, diperkirakan menjadi katalis utama pergerakan harga kripto sepanjang Januari 2026. Berikut tiga peristiwa penting yang menjadi sorotan pelaku pasar.

    Risiko Shutdown Pemerintah AS Menguat

    Amerika Serikat menghadapi ancaman penutupan pemerintahan (government shutdown) menjelang tenggat 31 Januari 2026. Kongres diketahui memasuki masa libur Natal tanpa menyepakati anggaran final maupun jadwal pemungutan suara.

    Meski Senat dan DPR telah menyepakati total belanja, perbedaan pendapat terkait distribusi dana masih menghambat kesepakatan. Partai Demokrat menyatakan kesediaan mengikuti batasan anggaran baru, sementara kelompok Republik yang konservatif menolak peningkatan belanja dan menuntut anggaran lembaga tetap.

    Jika tidak tercapai kesepakatan, operasional lembaga federal berpotensi terganggu dan menciptakan ketidakpastian pasar. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi aktivitas regulasi, termasuk pengawasan dan kebijakan terkait industri kripto.

    CLARITY Act dan Isu Cadangan Kripto AS

    Peristiwa krusial lainnya adalah kelanjutan pembahasan Digital Asset Market Clarity Act of 2025 (CLARITY Act). RUU ini telah disahkan DPR dan kini menunggu keputusan Senat. Jika lolos, CLARITY Act akan memperjelas definisi aset digital, membatasi kewenangan SEC terhadap blockchain tertentu, serta menetapkan aturan kepatuhan baru bagi bursa dan broker kripto.

    Regulasi ini berpotensi berdampak besar pada aset utama seperti Bitcoin, Ethereum, Solana, dan XRP yang telah memiliki produk ETF. Pengesahan pada Januari diperkirakan meningkatkan kepastian hukum dan menarik lebih banyak modal institusional.

    Di sisi lain, wacana pembentukan cadangan kripto nasional AS masih menuai perdebatan. Meski mantan Presiden Donald Trump mendukung gagasan tersebut, dukungan di Kongres belum solid. Data Polymarket menunjukkan peluang AS memiliki cadangan Bitcoin sebelum 2027 baru sekitar 27%.

    Peluang Pemangkasan Suku Bunga The Fed Menurun

    Dari sisi makroekonomi, peluang pemangkasan suku bunga pada rapat Federal Reserve Januari 2026 terus menyusut. Data CME FedWatch menunjukkan kemungkinan pemangkasan 25 basis poin hanya 13,3%, sementara peluang suku bunga tetap berada di level saat ini mencapai 86%.

    Penurunan ekspektasi ini dipicu oleh data PDB kuartal III AS yang lebih baik dari perkiraan serta serangkaian pemangkasan suku bunga sepanjang 2025. Pejabat The Fed, termasuk Presiden The Fed New York John Williams, juga mengisyaratkan sikap lebih berhati-hati memasuki 2026.

    Kondisi ini berpotensi menekan pasar kripto, mengingat reli harga sebelumnya banyak didorong oleh kebijakan pelonggaran moneter. Ketika likuiditas kembali mengetat, investor diperkirakan akan menyesuaikan strategi perdagangan mereka.

    Kesimpulan

    Dengan ancaman shutdown pemerintah AS, keputusan penting terkait regulasi kripto, dan arah kebijakan suku bunga The Fed, Januari 2026 menjadi bulan penuh risiko dan peluang bagi pasar kripto. Ketiga peristiwa ini berpotensi memicu volatilitas tinggi sekaligus menentukan arah pasar dalam beberapa bulan ke depan.

    Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • The Fed Rem Mendadak, Bitcoin Terancam ke US$70.000 di Awal 2026

    Kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve/The Fed) pada kuartal pertama 2026 berpotensi memberi tekanan besar pada pasar kripto. Bitcoin (BTC) diperkirakan bisa turun hingga level US$70.000 dan Ethereum (ETH) melemah ke sekitar US$2.400 apabila The Fed memutuskan untuk menahan pemangkasan suku bunga di tengah tekanan inflasi yang masih bertahan.

    The Fed tercatat telah memangkas suku bunga acuan sebanyak tiga kali sepanjang 2025, mayoritas dilakukan pada kuartal keempat, seiring meningkatnya angka pengangguran dan tanda-tanda inflasi yang mulai melandai. Namun, respons pasar kripto justru berlawanan dengan ekspektasi.

    Ancaman Aksi Jual

    Alih-alih reli, Bitcoin, Ethereum, dan sejumlah altcoin utama mengalami aksi jual. Total kapitalisasi pasar kripto tercatat menyusut lebih dari US$1,45 triliun dari rekor tertingginya pada Oktober 2025.

    Sejumlah pejabat The Fed, termasuk Presiden The Fed New York John Williams, menegaskan bahwa bank sentral masih bersikap hati-hati dan bergantung pada data terbaru. Williams menyatakan belum melihat urgensi untuk kembali melonggarkan kebijakan moneter dalam waktu dekat, dengan fokus utama tetap pada penurunan inflasi ke target 2% tanpa merusak pasar tenaga kerja.

    Meski data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS pada November berada di level 2,63% dan meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga pada awal 2026, ketidakpastian masih membayangi. Gangguan akibat penutupan pemerintahan AS sebelumnya dilaporkan menghambat pengumpulan data oleh Bureau of Labor Statistics, sehingga memunculkan kekhawatiran distorsi data inflasi.

    Ketidakpastian inilah yang dinilai menjadi salah satu penyebab pasar kripto gagal merespons positif pemangkasan suku bunga sebelumnya.

    Chief Operating Officer bursa kripto BTSE, Jeff Mei, memperkirakan bahwa jika The Fed mempertahankan suku bunga sepanjang kuartal pertama 2026, Bitcoin berpotensi turun ke US$70.000, sementara Ethereum bisa melemah hingga US$2.400.

    Tekanan Penurunan Harga

    Namun demikian, tekanan penurunan harga tersebut berpotensi tertahan oleh langkah kebijakan lain The Fed. Sejak 1 Desember, bank sentral AS secara resmi menghentikan kebijakan quantitative tightening dan beralih ke mekanisme rollover penuh untuk obligasi pemerintah dan surat berharga berbasis hipotek yang jatuh tempo.

    Dilaporkan Cointelegraph, The Fed juga meluncurkan Reserve Management Purchases (RMPs) senilai sekitar US$40 miliar dalam bentuk pembelian surat utang jangka pendek. Kebijakan ini dinilai sejumlah analis sebagai bentuk “quantitative easing terselubung” atau stealth QE karena berfungsi menyuntikkan likuiditas ke sistem keuangan.

    Jika RMPs berlanjut hingga awal 2026 meski dalam skala lebih kecil, langkah tersebut dinilai dapat menopang selera risiko investor dan membantu menstabilkan harga aset kripto, meskipun tanpa pemangkasan suku bunga agresif.

    Jeff Mei menambahkan, dengan dukungan arus masuk dana ETF Bitcoin yang diperkirakan menembus US$50 miliar serta akumulasi institusional, harga Bitcoin masih berpeluang naik ke kisaran US$92.000–US$98.000. Sementara itu, Ethereum berpotensi menguat menuju US$3.600, didorong oleh peningkatan teknologi layer-2 dan imbal hasil restaking yang menarik minat pengguna DeFi.

    Baca juga: Turun Mendadak! Dogecoin Anjlok Meski Suku Bunga Dipangkas The Fed


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Donald Trump Angkat Tokoh Pro-Kripto Jadi Ketua Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS

    Baru-baru ini Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengangkat Michael Selig sebagai Ketua ke-16 Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC). 

    Selig merupakan seorang tokoh pro-kripto dengan latar belakang mendalam di sektor regulasi keuangan, dengan diangkatnya Michael Selig oleh Presiden Donald Trump, kini dream team untuk regulator kripto AS semakin lengkap dengan Ketua SEC Paul Atkins dan “Crypto Czar” di Gedung Putih, David Sacks yang sudah terlebih dahulu dilantik. 

    Langkah ini digadang-gadang tidak hanya mencerminkan komitmen pemerintahan Trump terhadap kripto, tetapi juga berpotensi mengubah lanskap regulasi global untuk aset digital seperti Bitcoin dan Ethereum kedepannya. Sebab Amerika Serikat memiliki pengaruh besar terhadap lanskap industri kripto.

    Siapa itu Michael Selig?

    Michael Selig bukanlah nama baru di dunia regulasi keuangan AS. Karirnya dimulai pada 2014 ketika ia bergabung dengan CFTC sebagai law clerk untuk J. Christopher Giancarlo, yang kemudian menjadi Ketua CFTC di era pertama kepemimpinan Trump. 

    Setelah meninggalkan CFTC, Selig kemudian beralih ke praktik swasta di firma hukum internasional, di mana ia memberikan konsultasi kepada berbagai institusi keuangan, platform perdagangan, dan pengembang aset digital mengenai kepatuhan terhadap undang-undang sekuritas dan komoditas.

    Pengalamannya ini membuatnya memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi industri kripto, termasuk ketidakpastian regulasi yang sering mendorong entitas kripto lari ke luar AS—contohnya seperti Tether yang lebih memilih El Salvador sebagai kantor pusatnya karena ramah regulasi kripto. 

    Pada awal 2025, Selig kembali ke ranah pemerintahan sebagai chief counsel di Crypto Task Force SEC, sekaligus sebagai penasihat senior untuk Ketua SEC Paul Atkins. Saat menempati posisi ini, ia terlibat langsung dalam pengembangan kebijakan kripto, termasuk harmonisasi regulasi antar lembaga untuk mendorong inovasi tanpa harus mengorbankan perlindungan investor.

    Pandangan Selig terhadap kripto cenderung progresif. Ia percaya bahwa sebagian besar aset digital harus diklasifikasikan sebagai komoditas, bukan sekuritas, sehingga berada di bawah yurisdiksi CFTC daripada SEC. Selain itu, Selig pro terhadap stablecoin, tokenisasi aset, dan perdagangan spot kripto, yang dianggap sebagai langkah krusial untuk menjadikan AS sebagai pusat kripto dunia.

    Baca juga: RUU P2SK Ancam Industri Kripto Lokal, Apa Isinya?

    Apa Dampaknya Bagi Pasar Kripto?

    Pengangkatan Selig diketahui untuk menggantikan Caroline Pham, yang menjabat sebagai Acting Chairman selama hampir satu tahun dan memimpin inisiatif  “Crypto Sprint” yang merupakan inisiatif untuk mempercepat implementasi rekomendasi regulasi aset digital.

    Di bawah Pham, CFTC meluncurkan perdagangan spot kripto dengan leverage di platform seperti Bitnomial, menerima Bitcoin, Ether, dan USDC sebagai kolateral, serta memberikan no-action relief kepada operator prediction market seperti Polymarket dan PredictIt. 

    Selig diharapkan melanjutkan momentum ini, terutama dengan undang-undang CLARITY Act yang telah lolos DPR AS pada Juli 2025 dan menunggu persetujuan Senat, yang akan memberikan CFTC kewenangan atas pasar spot komoditas digital. Selain itu, ia akan mendorong integrasi blockchain dalam derivatif melalui rulemaking yang ditargetkan pada 2026.

    Baca juga: Trump Siap Teken RUU Kripto, Regulasi Digital Baru AS Dimulai

    Pengangkatan Selig juga dipandang sebagai kabar positif bagi industri kripto. Karena dengan regulasi yang lebih jelas dan ramah inovasi, kedepannya dapat mendorong pertumbuhan startup blockchain, dan meningkatkan adopsi institusional.

    Jika kamu tertarik untuk mencoba melakukan investasi di aset kripto seperti Bitcoin, kamu bisa menggunakan exchange resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto — mulai dengan deposit Rp50.000 saja kamu bisa memiliki aset digital masa depan lho! Ayo daftar di sini dan dapatkan potongan biaya trading 20% dengan kode TEMUTOKO!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Sumber:

    Wilmerhale: Michael Selig Confirmed as CFTC Chairman: Six Issues to Watch in 2026. Diakses 25 Desember 2025

    CryptoBriefing: Pro-Bitcoin Michael Selig officially sworn in to lead CFTC. Diakses 25 Desember 2025

    Coindesk: Senate confirms Trump crypto-friendly nominees to take over CFTC, FDIC. Diakses 25 Desember 25



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Teknikal dan Peluang 24 Desember 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Rabu, 24 Desember 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Rangkuman Berita Hari Ini

    1. Bitmine Tambah ETH ke Treasury

    Perusahaan milik Tom Lee, Bitmine, kembali menambah 67.886 ETH senilai ~$201 juta ke dalam treasury-nya. Kepercayaan institusional terhadap Ethereum sebagai aset treasury makin kuat, mengikuti jejak strategi BTC corporate.
    Sentimen: Bullish untuk ETH

    1. Emas Cetak All-Time High Baru

    Harga emas kembali menembus ATH di $4.500. Permintaan aset lindung nilai meningkat di tengah ketidakpastian global. Jangka pendek bisa jadi kompetitor BTC sebagai store of value, tapi juga menguatkan narasi hard assets.

    1. S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi

    Indeks S&P 500 menutup perdagangan di atas 6.909, ATH baru sepanjang sejarah. Risk appetite di pasar saham AS masih sangat kuat. Mendukung sentimen risk-on untuk aset berisiko, termasuk kripto.

    1. Circle Cetak USDC Besar-besaran

    Circle mencetak $1,5 miliar USDC dalam sepekan, termasuk $500 juta hari ini. Permintaan likuiditas on-chain meningkat, biasanya menjadi leading indicator aktivitas trading & DeFi.
    Sentimen: Positif untuk pasar kripto secara umum

    1. Bhutan Bangun Ekonomi “Green Bitcoin

    Bhutan secara diam-diam membangun ekonomi Bitcoin berbasis negara, memanfaatkan surplus tenaga air untuk mining BTC di bawah regulasi ketat. Bitcoin makin diposisikan sebagai aset strategis negara sekaligus solusi energi hijau.
    Sentimen: Bullish jangka panjang untuk BTC

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    ALGO/USDT (🔼 +4.61%)

    • Entry: $0.1127
    • Stop Loss: $0.1095
    • Take Profit: $0.1179

    ALGO/USDT di timeframe 4 jam terlihat mulai bangun dari support kuat di area sekitar $0.1095-$0.1127, yang memicu pantulan harga ke sekitar $0.1141 🚀. Selama harga mampu bertahan di atas area entry $0.1141, peluang naik masih terbuka menuju resistance $0.1179 sebagai target take profit.

    Indikator RSI di kisaran 56 menunjukkan momentum mulai menguat tanpa kondisi overbought, sementara MACD perlahan berbalik naik, menandakan potensi lanjutan rebound. Namun, jika harga turun dan tembus $0.1095, skenario ini gugur dan stop loss perlu dijaga disiplin.

    IMX/USDT (🔼 +6.96%)

    • Entry: $0.230
    • Stop Loss: $0.221
    • Take Profit: $0.246

    IMX/USDT di timeframe 4H terlihat mulai naik sekitar $0.221-$0.230, lalu harga bergerak stabil di atas area entry $0.234 yang kini berperan sebagai pijakan. Selama harga mampu bertahan di atas $0.230, peluang kenaikan tetap terbuka dengan target realistis ke resistance $0.246 sebagai area take profit, sementara skenario gagal perlu diwaspadai jika turun dan tembus $0.221 sebagai stop loss.

    RSI yang mengarah naik di kisaran 56 dan MACD yang mulai membentuk momentum positif mengisyaratkan buyer perlahan mengambil alih

    THETA/USDT (🔼 +8.86%)

    • Entry: $0.275
    • Stop Loss: $0.265
    • Take Profit: $0.301

    THETA/USDT di timeframe 4 jam terlihat sedang memantul dari support sekitar $0.276, ditandai dengan candle hijau beruntun dan volume mulai hidup. Area entry ideal di $0.278, dengan stop loss di $0.265 untuk jaga risiko jika pantulan gagal.

    Selama harga mampu bertahan di atas support tersebut, peluang naik terbuka menuju resistance $0.301 sebagai target take profit. RSI yang mulai naik dari area lemah dan MACD yang perlahan mendatar memberi sinyal bahwa tekanan jual mereda


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sideways Ada Tekanan PDB AS

    Pasar kripto hari ini, Rabu (24/12), menjelang Hari Raya Natal 2025, sejumlah altcoin masih mampu mencatatkan kenaikan signifikan dengan AVNT melonjak 31%, O naik 30%, dan TFUEL menguat 14%, meski secara umum pasar kripto tengah mengalami koreksi.

    Tekanan terjadi setelah rilis data PDB AS yang kuat, yang menekan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Januari menjadi hanya 13%, sehingga Bitcoin dan mayoritas altcoin bergerak melemah. Di tengah kondisi ini, Solana dinilai masih memiliki peluang pemulihan berkat dukungan ETF institusional yang menjaga harga di atas $120, meskipun secara teknikal risiko koreksi tetap membayangi. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Altcoin Pimpin Kenaikan Pasar Jelang Hari Raya Natal 2025

    • AVNT mencatat penguatan harian 31%, harganya naik $0,3535.
    • Harga D mengalami kenaikan 30%, harga mencapai $0,0174.
    • FUEL melonjak 14%, saat ini diperdagangkan di level $0,02018.

    Pasar Kripto Hari Ini: Alasan Utama Bitcoin dan Altcoin Turun

    • Pasar kripto sedang koreksi, Bitcoin dan sebagian besar altcoin jatuh.
    • Penurunan terjadi setelah data PDB AS yang kuat.
    • Peluang pemangkasan suku bunga The Fed Januari ini hanya 13%.

    Akhir Tahun Makin UntungTotal Cashback Rp20 JUTA*

    Prediksi SOL: Bisakah Institusi Dorong Pemulihan?

    • ETF institusional jaga Solana di atas $120.
    • Teknikal bearish vs fundamental kuat: risiko koreksi tetap ada.
    • Pendapatan melonjak, prospek jangka panjang Solana cerah.

    Risiko ETH ke $2.500 akibat aksi jual wintermute

    • Tren bearish Ethereum berpotensi berlanjut.
    • Muncul pola bearish flag dan death cross.
    • Dumping masif wintermute bebani harga ETH.

    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Teknikal dan Peluang 23 Desember 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Senin, 23 Desember 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Rangkuman Berita Hari Ini

    1. Bank AS Bangun Infrastruktur Keuangan On-Chain

    Bank-bank AS diam-diam mulai membangun ulang infrastruktur inti menuju masa depan on-chain, dengan fokus pada tokenized deposits, kustodian kripto, dan sistem settlement, di bawah pengawasan regulator ketat. Ini sinyal kuat adopsi kripto dari sektor perbankan tradisional, bukan sekadar eksperimen.
    Sentimen: Bullish jangka panjang (institutional adoption)

    1. Aster Mulai Program Buyback Besar

    Aster mengumumkan Stage 5 buyback program mulai 23 Desember, dengan hingga 80% biaya harian platform dialokasikan untuk buyback token $ASTER. Mekanisme value capture makin agresif, berpotensi menekan suplai token.
    Sentimen: Bullish (tokenomics-driven)

    1. Tether Ekspansi ke Data & AI

    Tether meluncurkan QVAC Genesis II, memperluas dataset pendidikan sintetis open-source menjadi 29 bidang untuk meningkatkan kualitas training AI. Tether memperluas peran dari sekadar stablecoin menjadi infrastruktur data & AI, memperkuat diversifikasi bisnis.
    Sentimen: Positif (strategic expansion)

    1. Produk Investasi Kripto Alami Outflow

    Produk investasi aset digital mencatat outflow $952 juta, menjadi outflow mingguan pertama dalam 4 minggu terakhir. Investor institusional mulai profit-taking atau wait-and-see di tengah ketidakpastian makro.
    Sentimen: Netral-Negatif jangka pendek

    1. Proposal Fee Switch Uniswap Hampir Lolos

    Proposal fee switch Uniswap hampir disetujui dengan 62 juta suara, berpotensi memicu burn token UNI. Jika lolos, UNI akan punya narasi revenue & deflation, bukan sekadar governance token.
    Sentimen: Bullish untuk UNI

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    FORM/USDT (🔼 +10.40%)

    • Entry: $0.3326
    • Stop Loss: $0.3177
    • Take Profit: $0.3667

    FORM/USDT di timeframe 4H terlihat bangun dari support setelah harga bertahan di area sekitar $0.326 – $0.318, lalu mulai bergerak stabil ke atas. Selama harga mampu bertahan di atas $0.337 sebagai area entry, peluang lanjutan naik terbuka menuju $0.367 sebagai target terdekat, dengan skenario aman jika stop loss dijaga di bawah $0.317. Indikator pendukung juga cukup ramah pemula: RSI di sekitar 51 menandakan momentum mulai pulih, sementara MACD perlahan mendatar yang sering jadi tanda awal rebound.

    HUMA/USDT (🔼 +7.20%)

    • Entry: $0.03223
    • Stop Loss: $0.03104
    • Take Profit: $0.03452

    HUMA/USDT (4H) sedang bertahan di area $0.0331 sebagai pijakan (entry), dengan peluang dorongan ke resistance $0.0345 sebagai target ambil untung, sementara area aman ada di bawah $0.0310 untuk stop loss. RSI di sekitar 69 menandakan momentum masih kuat tapi mulai mendekati jenuh beli, jadi wajar jika ada jeda kecil sebelum lanjut naik. Selama harga tetap di atas $0.0322, skenario bullish jangka pendek.

    STO/USDT (🔼 +3.65%)

    • Entry: $0.1136
    • Stop Loss: $0.1114
    • Take Profit: $0.1178

    STO/USDT di timeframe 4H terlihat seperti pegas yang mulai ditekan lalu dilepas perlahan: harga memantul rapi dari area support $0.1136-$0.1114 dan kini bergerak stabil di sekitar $0.1142, menandakan buyer mulai berani masuk. Selama harga mampu bertahan di atas $0.1136, peluang lanjutan naik terbuka menuju resistance $0.1178 sebagai target realistis jangka pendek, dengan skenario sehat berupa naik-turun kecil sebelum lanjut dorong ke atas.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com