Tag Archives: meme coin

Dogecoin Melemah ke US$0,1215, Analis Soroti Pola Historis 19 Pekan

Harga Dogecoin (DOGE) kembali melemah dalam perdagangan terakhir. Berdasarkan data CoinMarketCap, Dogecoin diperdagangkan di level US$0,1215, turun 1,06 persen dalam 24 jam terakhir. Pelemahan ini terjadi di tengah volatilitas tinggi dan tekanan jual yang konsisten sepanjang sesi perdagangan.

Pada awal sesi, Dogecoin sempat bergerak naik hingga menyentuh US$0,1233. Namun, kenaikan tersebut tidak bertahan lama setelah tekanan jual mulai mendominasi pasar. Harga kemudian berbalik arah dan mengalami penurunan bertahap hingga menembus level US$0,119, yang menjadi titik terendah harian.

Upaya Pemulihan Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Gagal Tembus US$0,15: Aksi Jual Tinggi, Kenapa?

Upaya pemulihan sempat mendorong harga kembali ke atas US$0,121, tetapi setiap kenaikan tertahan oleh zona resistansi di sekitar US$0,122. Sepanjang paruh kedua sesi, pergerakan harga membentuk pola lower highs, menandakan lemahnya momentum beli. Hingga akhir perdagangan, Dogecoin tetap ditutup dengan penurunan 1,06 persen.

Dilaporkan Blocknomi, secara mingguan, kinerja Dogecoin juga masih tertekan. Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir memperpanjang pelemahan yang telah mencapai lebih dari 4 persen dalam sepekan.

Meski demikian, sejumlah analis menyoroti adanya pola teknikal menarik pada grafik mingguan Dogecoin. Seorang analis kripto dengan nama akun Trader Tardigrade mengamati bahwa struktur harga DOGE saat ini menunjukkan kemiripan yang kuat dengan pola koreksi historis sebelumnya.

Pada periode sebelumnya, Dogecoin mengalami koreksi sebesar 59,17 persen yang berlangsung selama 19 pekan, ditandai oleh rangkaian lower highs dan lower lows. Setelah membentuk dasar yang membulat, harga kemudian berbalik arah dan memasuki fase kenaikan yang signifikan.

Pola Grafik Penting DOGE

Menariknya, pola yang sama kembali muncul pada pergerakan harga saat ini. Grafik mingguan menunjukkan penurunan dengan durasi dan persentase yang hampir identik, yakni 59,17 persen dalam 19 candle mingguan. Struktur pergerakan harga dinilai sangat mirip dengan siklus sebelumnya, memunculkan spekulasi bahwa Dogecoin tengah berada di fase akhir koreksi.

Meski belum ada konfirmasi pembalikan arah, kesamaan pola historis tersebut membuat pelaku pasar mencermati pergerakan Dogecoin dalam beberapa pekan ke depan, terutama untuk melihat apakah aset kripto ini akan kembali mengikuti jalur pemulihan seperti siklus sebelumnya.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Gagal Tembus US$0,15: Aksi Jual Tinggi, Kenapa?

Dogecoin (DOGE) kembali gagal melanjutkan reli setelah harga ditolak di level krusial US$0,151 pada perdagangan terbaru. Penolakan tersebut langsung memicu tekanan jual signifikan, membuat DOGE terkoreksi hampir 4% dalam satu sesi dan turun ke kisaran US$0,1426, di tengah pergerakan pasar kripto global yang relatif datar.

Kegagalan menembus resistance ini menunjukkan perubahan sentimen pelaku pasar. Alih-alih melakukan akumulasi, trader justru memilih melakukan aksi ambil untung (profit-taking), sehingga mendorong pelemahan harga dalam waktu singkat.

Volume Tinggi Isyaratkan Distribusi

Baca juga: Dogecoin $0,124 Bisa Jadi $3,66! Analis Ungkap Pemicu Lonjakannya

Upaya Dogecoin untuk menembus level US$0,15 pada awal pekan langsung disambut gelombang jual. Lonjakan volume perdagangan lebih dari 1,1 miliar token mengonfirmasi adanya distribusi aktif di area harga tinggi. Data perdagangan menunjukkan volume meningkat sekitar 48% di atas rata-rata mingguan, sementara harga justru bergerak turun.

Kondisi ini menandakan tekanan jual yang nyata. DOGE bahkan menembus support penting di US$0,1457, level yang sebelumnya mampu bertahan selama fase konsolidasi. Sementara aset kripto utama seperti Bitcoin bergerak dalam rentang sempit, Dogecoin justru mencatat kinerja yang lebih lemah.

Dilaporkan Bitget, analis menilai pelemahan ini dipicu oleh realisasi keuntungan setelah reli sebelumnya, ditambah indikasi mulai melemahnya minat spekulatif terhadap aset kripto berbasis meme. Tanpa katalis baru, momentum kenaikan dinilai sulit dipertahankan.

Support Kritis Jadi Penentu Arah

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Saat ini, perhatian pasar tertuju pada area support di sekitar US$0,1420–US$0,1430. Zona ini sempat menahan tekanan jual dan memperlambat penurunan, meski belum memicu pemulihan yang berarti. Secara teknikal, DOGE masih bergerak di atas simple moving average (SMA) 100 jam dan didukung oleh garis tren bullish jangka pendek.

Jika area support ini mampu bertahan, Dogecoin berpotensi bergerak sideways dalam waktu dekat. Namun, jika ditembus, tekanan lanjutan dapat membawa harga turun ke US$0,1400 hingga US$0,1350.

Di sisi atas, resistance terdekat berada di US$0,1450 dan US$0,1457. Sementara itu, level US$0,1510 masih menjadi penghalang utama bagi pergerakan naik. Penutupan harian di atas level tersebut dinilai dapat membuka peluang reli lanjutan menuju area US$0,1550.

Pergerakan harga Dogecoin dalam beberapa sesi ke depan akan menjadi penentu apakah support saat ini cukup kuat menahan tekanan jual, atau justru membuka ruang koreksi lebih dalam.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin $0,124 Bisa Jadi $3,66! Analis Ungkap Pemicu Lonjakannya

Dogecoin, aset kripto yang awalnya lahir sebagai lelucon internet, kembali mencuri perhatian pasar global. Di awal tahun 2026, rumor tentang potensi lonjakan harga hingga 2.847% mulai ramai diperbincangkan. Angka ini bukan main-main, jika benar terjadi, harga Dogecoin bisa melonjak dari $0,124 ke kisaran $3,66 per koin.

Apakah ini sekadar hype khas meme coin, atau ada katalis tersembunyi yang benar-benar bisa mendorong Dogecoin ke level parabolik? Mari kita bedah data, sentimen pasar, dan peluangnya untuk investor.

Dogecoin Hari Ini: Tenang di Permukaan, Panas di Balik Layar

Per 24 Januari 2026, Dogecoin diperdagangkan di harga $0,124261, turun tipis 0,87% dalam 24 jam terakhir. Sepintas terlihat biasa saja, namun aktivitas spekulatif di balik layar justru meningkat.

Di saat yang sama, total kapitalisasi pasar kripto global mencapai $3,11 triliun. Bitcoin masih mendominasi dengan pangsa 57,53%, disusul Ethereum 11,47%. Altcoin seperti Dogecoin harus bersaing ketat, namun justru di sinilah peluang ekstrem sering muncul.

Menariknya, Fear & Greed Index berada di level 25 (Extreme Fear). Kondisi ini sering dianggap negatif, tetapi bagi trader berpengalaman, fase ketakutan ekstrem kerap menjadi titik awal pembalikan harga besar.

Baca juga: 21Shares Rilis ETF DOGE, Harga Dogecoin Belum Tembus US$0,13

Katalis Misterius: Apa yang Bisa Membuat Dogecoin “Terbang”?

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Interactive Crypto, spekulasi pasar menyebutkan beberapa kemungkinan pemicu lonjakan harga Dogecoin, antara lain:

  • Adopsi korporasi besar sebagai alat pembayaran
  • Dukungan figur berpengaruh seperti Elon Musk
  • Integrasi dengan sistem pembayaran global
  • Lonjakan aktivitas komunitas dan media sosial

Meski belum ada konfirmasi resmi, volume perbincangan yang tinggi saja sudah cukup untuk mendorong pergerakan harga jangka pendek. Dalam dunia kripto, khususnya meme coin, sentimen sering kali lebih kuat dari fundamental.

Peluang Besar, Risiko Tak Kecil

Jika skenario 2.847% benar-benar terjadi, dampaknya luar biasa. Investasi $1.000 hari ini secara teori bisa berubah menjadi hampir $29.000. Tak heran banyak investor ritel tergoda.

Namun, risiko Dogecoin juga tak bisa diabaikan:

  • Suplai tidak terbatas, menciptakan tekanan inflasi
  • Sangat bergantung pada sentimen, bukan utilitas
  • Rentan koreksi tajam jika ekspektasi pasar meleset

Karena itu, banyak analis menyarankan manajemen risiko ketat, termasuk membatasi eksposur Dogecoin hanya 5–10% dari portofolio.

Dari Meme ke Market Mover: Perjalanan Dogecoin

Dogecoin diluncurkan pada 2013 sebagai parodi Bitcoin dengan maskot anjing Shiba Inu. Tak disangka, komunitas solid dan budaya internet justru menjadikannya fenomena global.

Puncaknya terjadi pada 2021, ketika Dogecoin mencetak kenaikan ribuan persen berkat hype media sosial dan dukungan tokoh terkenal. Kini, di 2026, sejarah itu kembali menghantui pasar—apakah akan terulang?

Analisis Teknikal: Pasar Sedang Menunggu Arah

Dari sisi teknikal:

  • RSI di level 40 → netral, belum overbought atau oversold
  • MACD masih bearish, tapi berpotensi berbalik jika momentum muncul
  • Volume perdagangan stabil, siap melonjak jika ada berita besar

Artinya, pasar saat ini seperti pegas yang ditekan, tinggal menunggu pemicu untuk bergerak kuat ke salah satu arah.

Prediksi 2026: Meledak, Stabil, atau Gagal Total?

Ada tiga skenario utama untuk Dogecoin di 2026:

  1. Bullish ekstrem
    Katalis besar muncul → harga menuju $3–$4
  2. Moderat
    Perkembangan positif kecil → harga stabil di $0,50–$1,00
  3. Bearish
    Tanpa katalis & tekanan regulasi → harga stagnan atau turun

Sebagian analis menilai Dogecoin terlalu spekulatif, sementara yang lain percaya kekuatan komunitas dan budaya meme masih belum bisa diremehkan.

Layak Dibeli atau Hanya Ditonton?

Dogecoin di 2026 berada di persimpangan jalan. Potensi keuntungannya sangat besar, tapi risikonya juga sebanding. Lonjakan 2.847% bukan hal mustahil di kripto, namun jelas bukan sesuatu yang bisa diandalkan tanpa strategi matang.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

21Shares Rilis ETF DOGE, Harga Dogecoin Belum Tembus US$0,13

Perusahaan manajemen aset kripto, 21Shares, resmi meluncurkan spot Dogecoin ETF yang diperdagangkan di Nasdaq dengan ticker TDOG. Produk ini memberikan eksposur 1:1 terhadap Dogecoin (DOGE) melalui instrumen yang teregulasi, sekaligus memperluas akses investor institusional dan ritel terhadap aset kripto berbasis meme tersebut.

Peluncuran ETF ini menempatkan Dogecoin sebagai salah satu meme coin yang memperoleh akses kelas institusional, tanpa mengharuskan investor menggunakan dompet kripto atau bursa aset digital secara langsung. Namun, meski sentimen fundamental bertambah kuat, pergerakan harga DOGE justru menunjukkan respons yang relatif terbatas.

Pada saat penulisan, harga Dogecoin berada di kisaran US$0,124, bergerak di dalam descending channel yang telah membentuk struktur tren turun sejak awal September. Level US$0,11734 tercatat sebagai zona permintaan utama, di mana tekanan jual sebelumnya berhasil tertahan oleh aksi beli.

ETF Hadir, Tapi Struktur Harga Masih Dominan

Dilaporkan Coingape, pengumuman peluncuran ETF DOGE oleh 21Shares sebenarnya telah beredar di pasar sebelum produk tersebut resmi diperdagangkan. Kondisi ini membuat pelaku pasar memiliki cukup waktu untuk melakukan antisipasi, sehingga efek kejutan terhadap harga menjadi terbatas.

Pasca peluncuran, DOGE tidak menunjukkan lonjakan harga yang signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa aksesibilitas melalui ETF belum mampu mengubah arah tren harga yang telah terbentuk sebelumnya. ETF dinilai lebih berperan sebagai penguatan struktur jangka panjang dibandingkan sebagai pemicu pergerakan harga jangka pendek.

Baca juga: Dogecoin Anjlok di Bawah $0.13, Tertekan Jualan Beruntun

Analisis Pergerakan Harga Dogecoin

Secara teknikal, DOGE masih bergerak di bawah Exponential Moving Average (EMA) 50 di area US$0,13399. Kegagalan harga bertahan di atas level ini membuat setiap upaya pemulihan cenderung melemah sebelum mencapai zona suplai berikutnya.

Sebelumnya, DOGE sempat mencoba reli ke area US$0,1566, namun mendapat penolakan kuat dari tekanan jual. Hal tersebut menegaskan keberadaan seller yang aktif di level resistensi atas, sekaligus membatasi peluang pembalikan tren dalam waktu dekat.

Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas EMA 50, DOGE berpotensi kembali menguji zona suplai dan membuka peluang menuju level US$0,200, yang terakhir tercapai pada Oktober lalu. Sebaliknya, jika support US$0,11734 gagal dipertahankan, tekanan turun diperkirakan berlanjut mengikuti struktur kanal menurun yang ada.

Kesimpulan

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 23 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 23 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Prospek harga Dogecoin saat ini masih ditentukan oleh struktur teknikal, bukan oleh narasi ekspansi pasar. Peluncuran ETF oleh 21Shares memperkuat legitimasi DOGE dalam jangka panjang, namun belum cukup untuk menggeser tren harga yang sedang berlangsung. Selama DOGE belum mampu menembus resistensi kunci, fase konsolidasi dalam tren turun diperkirakan tetap berlanjut.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga DOGE Terjun 24% ke USD 0,125, Investor Mulai Angkat Kaki?

Dogecoin (DOGE) mengalami tekanan jual tajam pada Rabu (21/1/2026), dengan harga anjlok lebih dari 24% dan hampir menghapus seluruh keuntungan yang dibukukan sejak awal tahun 2026. Penurunan ini terjadi seiring melemahnya pasar kripto secara keseluruhan, setelah Bitcoin turun ke level USD 94.000, yang turut menyeret altcoin utama.

Data dari Arkham dan SoSoValue menunjukkan sejumlah pergerakan penting yang mengindikasikan perubahan sentimen investor terhadap Dogecoin.

ETF Dogecoin Alami Arus Keluar

Pada 20 Januari, Dogecoin mencatat ETF outflows sebesar 406,96 ribu DOGE. Angka ini muncul setelah periode arus dana yang relatif datar dalam sepekan sebelumnya, menandakan potensi perubahan arah investor.

Arus keluar dari ETF kerap diartikan sebagai sinyal kehati-hatian atau persiapan menghadapi tekanan jual. Penurunan harga DOGE yang terjadi setelahnya memperkuat indikasi tersebut.

Ratusan Juta Dolar DOGE Masuk ke Bursa

Selain ETF outflows, Arkham mencatat lonjakan inflow DOGE ke bursa kripto. Pada 17 Januari, inflow mencapai USD 450 juta, disusul USD 252 juta pada 20 Januari. Total DOGE yang masuk ke bursa mencapai USD 702 juta dalam rentang waktu singkat.

Secara historis, lonjakan inflow ke bursa sering dikaitkan dengan persiapan aksi jual oleh investor, karena aset dipindahkan dari dompet pribadi ke platform perdagangan.

Baca juga: Dogecoin Anjlok di Bawah $0.13, Tertekan Jualan Beruntun

Harga Bertahan di Zona Kritis

Saat artikel ini ditulis, DOGE diperdagangkan di kisaran USD 0,125, mendekati area support minor. Namun, indikator teknikal MACD menunjukkan sinyal bearish yang masih kuat.

Dilaporkan AMBCrypto, jika DOGE gagal bertahan di rentang USD 0,122–0,1225, harga berpotensi melanjutkan penurunan dengan target berikutnya di sekitar USD 0,08.

Tekanan Jual Masih Membayangi

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Kombinasi ETF outflows, arus besar DOGE ke bursa, serta tekanan teknikal menempatkan Dogecoin pada fase krusial. Pergerakan selanjutnya akan bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan area support jangka pendek.

Hingga saat ini, pasar masih mencermati apakah penurunan ini bersifat sementara atau menjadi awal koreksi yang lebih dalam bagi koin meme terbesar tersebut.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Anjlok di Bawah $0.13, Tertekan Jualan Beruntun

Harga Dogecoin (DOGE) kembali tertekan setelah mengalami aksi jual beruntun dalam beberapa hari terakhir. Aset kripto bertema meme ini tercatat turun lebih dari 20% dari level tertingginya bulan ini, tergelincir dari area $0.15 hingga menyentuh level terendah lokal di bawah $0.12.

Tekanan jual yang meningkat membuat DOGE kini bergerak dalam tren menurun yang jelas, meski pelaku pasar masih berupaya mempertahankan area support jangka pendek.

Pergerakan Harga Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Terjebak di Level Kritis $0,13, Sinyal Bahaya atau Peluang?

Pergerakan harga DOGE menunjukkan pola falling channel dengan struktur lower highs dan lower lows. Setiap upaya rebound kerap berakhir dengan penolakan, khususnya di area $0.15 hingga $0.153 yang kini berubah fungsi dari support menjadi resistance.

Dilaporkan Coinpedia, grafik harga juga memperlihatkan konsolidasi sempit di sekitar $0.12, zona yang sementara menjadi tumpuan pembeli. Namun, pengujian support yang berulang dalam tren turun berpotensi melemahkan area ini. Jika harga ditutup harian di bawah $0.12, DOGE berisiko turun lebih lanjut ke $0.115, $0.11, hingga berpotensi menyentuh $0.10.

Analisis Teknikal DOGE

Dari sisi teknikal, upaya pemulihan DOGE sejauh ini masih dangkal dan rawan gagal jika harga tidak mampu menembus area $0.13–$0.14. Indikator On-Balance Volume (OBV) yang terus menurun mengindikasikan distribusi atau lemahnya permintaan berkelanjutan, sementara Chaikin Money Flow (CMF) yang masih sedikit positif menunjukkan minat beli tetap ada, namun belum cukup kuat untuk membalikkan tren.

Kenaikan menuju $0.20 hanya berpeluang terjadi jika DOGE mampu mempertahankan $0.12 dan membentuk higher low secara konsisten. Sebaliknya, kegagalan merebut kembali level $0.15 berpotensi memicu penurunan lanjutan menuju area support berikutnya.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Terjebak di Level Kritis $0,13, Sinyal Bahaya atau Peluang?

Dogecoin (DOGE) masih berada dalam tekanan koreksi setelah kembali gagal mempertahankan momentum pemulihan. Pada 20 Januari, harga DOGE bergerak terbatas di kisaran $0,126–$0,129, menjaga posisinya dekat level terendah siklus terbaru. Kondisi pasar menunjukkan sikap defensif, dengan penjual tetap menguasai arah pergerakan harga.

Dilaporkan Trader Union, sejumlah upaya rebound yang terjadi dalam beberapa hari terakhir terus tertahan, mengindikasikan bahwa tekanan jual masih dominan sejak terjadinya breakdown tajam pekan lalu. Hingga kini, belum terlihat tanda kepanikan ekstrem, namun minat beli juga belum cukup kuat untuk mengubah arah tren.

Harga DOGE Masih di Bawah Tekanan Tren Turun

Pada grafik harian, Dogecoin tetap diperdagangkan di bawah seluruh Exponential Moving Average (EMA) utama, menegaskan struktur bearish yang masih utuh. EMA 20 hari di sekitar $0,136 dan EMA 50 hari di kisaran $0,141 terus menurun dan berfungsi sebagai area resistensi terdekat.

Setiap kenaikan harga yang mendekati zona tersebut langsung mendapat tekanan jual, memperlihatkan bahwa pelaku pasar masih memanfaatkan penguatan harga untuk melepas posisi. Sementara itu, EMA 100 hari di $0,156 dan EMA 200 hari di $0,176 menegaskan besarnya kerusakan teknikal sejak puncak harga pada Oktober lalu.

Indikator momentum juga belum memberi sinyal pemulihan. Relative Strength Index (RSI) harian bergerak di area 30 akhir hingga 40 awal, gagal menembus level netral 50. Hal ini mencerminkan tekanan turun yang masih berlangsung serta minimnya minat beli di area rendah.

Baca juga: Dogecoin Anjlok di Bawah US$0,13, Ancaman ke US$0,10 Makin Nyata

Tekanan Penjual Dominan di Timeframe Pendek

Dari sisi pergerakan intraday, struktur pasar belum menunjukkan perbaikan berarti. Pada grafik 30 menit, DOGE tetap berada di bawah indikator Supertrend dan Parabolic SAR, yang keduanya masih berpihak pada tren turun.

Harga kini bergerak dalam fase konsolidasi sempit, namun tanpa pembentukan higher high. Setiap kenaikan menuju area $0,13 kembali ditolak, memperlihatkan bahwa konsolidasi ini lebih mencerminkan proses penyerapan kerugian, bukan akumulasi.

Data Aliran Dana dan Derivatif Perkuat Sinyal Bearish

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 20 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 20 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Data aliran dana spot menunjukkan arus keluar bersih yang konsisten, menandakan distribusi masih berlangsung. Bahkan saat harga sempat menguat secara intraday, arus masuk tidak mengalami peningkatan signifikan.

Di pasar derivatif, open interest terus menurun seiring turunnya harga, mengindikasikan pelepasan posisi dan pengurangan risiko, bukan pembukaan posisi agresif baru. Likuidasi posisi long juga masih mendominasi, memperlihatkan bahwa setiap percobaan kenaikan harga masih berisiko ditekan kembali.

Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Secara keseluruhan, Dogecoin masih berada dalam kondisi teknikal yang rapuh. Selama harga bertahan di bawah zona resistensi $0,136–$0,142, setiap kenaikan diperkirakan bersifat sementara. Penutupan harian yang solid di atas area tersebut baru dapat menjadi sinyal awal meredanya tekanan jual, dengan potensi menuju $0,155.

Di sisi bawah, $0,12 menjadi level support kunci. Jika level ini ditembus secara meyakinkan, DOGE berisiko melanjutkan penurunan ke area $0,11 rendah, yang menjadi zona permintaan berikutnya.

Sejalan dengan analisis sebelumnya, pergerakan harga terbaru menegaskan bahwa Dogecoin masih berada dalam fase konsolidasi pasca-penurunan, bukan pembalikan tren. Untuk saat ini, pasar DOGE lebih mencerminkan strategi sell on rally ketimbang buy on dip, hingga muncul konfirmasi teknikal yang lebih kuat.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Anjlok di Bawah US$0,13, Ancaman ke US$0,10 Makin Nyata

Dogecoin kembali tertekan seiring melemahnya pasar kripto global. Aset kripto bertema meme ini tercatat jatuh di bawah level psikologis US$0,13, memicu kekhawatiran pelaku pasar akan potensi penurunan lanjutan menuju area US$0,10.

Penurunan Dogecoin terjadi sejalan dengan tekanan yang juga dialami Bitcoin dan Ethereum. DOGE tercatat menembus sejumlah level support penting, dimulai dari US$0,1350 yang kemudian memicu gelombang aksi jual lanjutan. Harga terus merosot melewati support US$0,1300 dan US$0,1250 sebelum menyentuh titik terendah di kisaran US$0,1154.

Analisis Harga Dogecoin

Hingga waktu penulisan, Dogecoin diperdagangkan di level US$0,1276 atau melemah sekitar 7,13% dalam 24 jam terakhir. Harga juga masih berada di bawah rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 100 jam, mengindikasikan dominasi tekanan bearish dalam jangka pendek.

Dilaporkan Coinpaper, upaya pemulihan sempat terjadi ketika DOGE naik di atas US$0,1220 dan menembus level Fibonacci retracement 23,6% dari penurunan US$0,1512 ke US$0,1154. Namun, penguatan tersebut dinilai terbatas.

Level resistensi terdekat berada di area US$0,130. Jika mampu ditembus, DOGE berpeluang menguji resistance berikutnya di US$0,1330 yang bertepatan dengan level Fibonacci 50%. Area ini menjadi titik krusial bagi pembeli untuk membalikkan tren turun.

Apabila tekanan beli berlanjut, Dogecoin masih harus menghadapi hambatan di US$0,1350 dan garis tren turun. Penutupan harga di atas level tersebut berpotensi membuka jalan menuju US$0,1380 hingga US$0,140, dengan target lanjutan di US$0,1420.

Baca juga: Sinyal 2021 Terulang? RSI Dogecoin Oversold, Target Harga $0,70

Level Penting Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di sisi lain, risiko penurunan tetap tinggi apabila harga gagal bertahan di atas US$0,1300. Support terdekat berada di US$0,1250, diikuti US$0,1220. Zona krusial selanjutnya berada di US$0,120. Jika level ini ditembus, tekanan jual diperkirakan meningkat dan dapat mendorong DOGE turun ke US$0,1150 bahkan US$0,1135.

Indikator teknikal turut mengonfirmasi kondisi lemah. MACD per jam DOGE/USD masih berada di zona bearish dengan momentum yang terus menurun. Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) berada di bawah level 50, menandakan penjual masih menguasai pergerakan harga dalam jangka pendek.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal 2021 Terulang? RSI Dogecoin Oversold, Target Harga $0,70

Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan setelah indikator Relative Strength Index (RSI) tercatat masuk ke level oversold historis. Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa koin meme terbesar tersebut berpotensi mengulangi reli parabolik yang pernah terjadi pada siklus bullish tahun 2021.

Analis kripto Cryptollica mengungkapkan bahwa penurunan RSI Dogecoin ke level ini merupakan kejadian langka. Dalam unggahan di platform X, ia menyebutkan bahwa sepanjang 12 tahun sejarah Dogecoin, kondisi RSI yang sangat oversold ini baru terjadi empat kali. Menurutnya, setiap kejadian sebelumnya selalu diikuti pergerakan harga yang signifikan.

Peluang Beli Dogecoin?

Cryptollica menilai fase tersebut sebagai peluang beli yang “epik”. Ia menambahkan bahwa investor yang melakukan akumulasi pada momen serupa di masa lalu berhasil meraih keuntungan besar. Salah satu contoh terjadi pada dasar siklus sebelumnya, ketika harga Dogecoin sempat turun ke kisaran USD 0,05 sebelum melonjak ke rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di USD 0,74.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 18 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 18 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Tertekan di $0,13, Sinyal Oversold Picu Rebound Harga?

Menurut Cryptollica, pola tersebut kembali terbentuk saat ini. Ia menegaskan bahwa setup seperti ini tidak sering terjadi dan menyebut fase sekarang sebagai peluang besar lainnya. Berdasarkan grafik yang dibagikannya, Dogecoin berpotensi menembus level psikologis USD 1 dan mencetak ATH baru.

Selain itu, Cryptollica juga menyoroti kesamaan pola akumulasi DOGE terhadap Bitcoin (DOGE/BTC) antara periode 2014–2017 dan 2021–2026. Ia menyatakan bahwa struktur pergerakan harga terlihat identik dan menilai pelemahan Dogecoin terhadap Bitcoin bukan sebagai sinyal negatif, melainkan proses kompresi sebelum rotasi modal terjadi.

Analisa DOGE

Dilaporkan Trading View, ia menambahkan bahwa ketika garis resistensi utama berhasil ditembus, selera risiko pasar dapat berubah dengan cepat. Cryptollica menyebut Dogecoin berpotensi menjadi pusat pergerakan siklus altcoin berikutnya, seiring fase akhir kompresi multi-tahun terhadap Bitcoin yang secara historis memicu lonjakan volatilitas dan peralihan modal dari BTC ke altcoin.

Sementara itu, analis kripto lainnya, Bitcoinsensus, turut melihat peluang kenaikan harga Dogecoin dalam waktu dekat. Ia memperkirakan DOGE berpotensi naik hingga kisaran USD 0,70, seiring pola pergerakan mini-cycle yang dinilai konsisten sepanjang siklus bullish saat ini. Menurutnya, jika momentum kuat pasar kripto kembali, target tersebut bisa segera tercapai.

Berdasarkan data CoinMarketCap, pada saat penulisan artikel ini Dogecoin diperdagangkan di sekitar USD 0,137, melemah dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

DOGE Bertahan di US$0,140, Breakout ke US$0,156 atau Turun Lagi?

Dogecoin (DOGE) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah mengalami penurunan tajam pada grafik 4 jam. Harga memantul dari area support penting di kisaran US$0,136–US$0,138 dan kembali bergerak di atas level US$0,140, menandakan minat beli masih kuat di area bawah.

Meski demikian, pergerakan DOGE masih tertahan dalam rentang konsolidasi yang lebar. Harga belum mampu menembus zona resistance utama di US$0,142–US$0,151, yang saat ini menjadi penentu arah tren selanjutnya.

Harga Memantul, Tapi Tekanan Jual Masih Kuat

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 16 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 16 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

DOGE tercatat memantul dari level US$0,1362, yang bertepatan dengan area support Fibonacci utama. Setelah itu, harga mulai menguji resistance rata-rata pergerakan di sekitar US$0,1423, yang berperan sebagai area pivot jangka pendek.

Indikator Bollinger Bands menunjukkan volatilitas yang sempat melebar saat penurunan harga, lalu kembali menyempit seiring pemulihan. Kondisi ini mengindikasikan potensi pergerakan tajam berikutnya ketika harga keluar dari fase kompresi.

Jika pembeli mampu mendorong harga menembus US$0,1423, resistance berikutnya berada di US$0,1479. Namun, zona US$0,1512 masih menjadi batas atas terkuat. Penembusan bersih di atas level tersebut dapat membuka peluang kenaikan menuju US$0,1566.

Support Kunci Jadi Penentu

Di sisi bawah, US$0,1401 menjadi area support terdekat yang harus dipertahankan. Area US$0,1395–US$0,1400 juga diperkuat oleh support EMA yang menopang struktur rebound saat ini.

Apabila harga turun kembali di bawah US$0,140, perhatian pasar akan kembali tertuju ke US$0,1362. Jika level ini gagal bertahan, tekanan jual berpotensi membawa DOGE ke US$0,1314 hingga US$0,1254, dengan US$0,1158 sebagai swing low utama.

Baca juga: Dogecoin Dihantam Aksi Jual, Harga Terancam Gagal Tembus US$0,15?

Data Derivatif Tunjukkan Sikap Hati-Hati

Dilaporkan Coinedition, data dari Coinglass menunjukkan open interest DOGE stabil di sekitar US$1,74 miliar, mencerminkan pelaku pasar mulai membangun kembali posisi tanpa agresivitas tinggi. Sementara itu, arus spot masih mencatat net outflow sekitar US$3,13 juta, menandakan sentimen pasar cenderung berhati-hati selama fase konsolidasi.

Prospek Pergerakan DOGE

Secara teknikal, DOGE berada di zona penentuan. Selama harga mampu bertahan di atas US$0,140 dan mengubah US$0,1423 menjadi support, peluang penguatan menuju US$0,1479–US$0,1512 tetap terbuka.

Namun, kegagalan berulang di area resistance tersebut berisiko memicu pergerakan turun kembali ke area US$0,136. Dengan volatilitas yang mulai terkompresi, arah breakout berikutnya diperkirakan akan menentukan tren DOGE dalam waktu dekat.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com