Mark Zuckerberg berambisi bawa NFT ke Instagram. Non-fungible token (NFT) akhirnya mencuri perhatian CEO Meta itu. Miliarder muda itu akhirnya mengumumkan bahwa perusahaannya berencana untuk memperkenalkan NFT ke instagram dalam waktu dekat.
Zuckerberg mengungkapkan integrasi NFT ke dalam aplikasi Instagram sebagai sesuatu yang akan segera dilakukan, setelah tim Instagram menyelesaikan beberapa tantangan teknis. Langkah ini menjadi bukti bahwa dunia NFT punya potensi besar, sehingga menarik banyak brand dan perusahaan global untuk menjadi pemain.
“Kami sedang berupaya membawa NFT ke Instagram dalam waktu dekat,” kata Zuckerberg saat konferensi South by Southwest (SXSW) Selasa (15/3).
“Saya belum siap untuk mengumumkan dengan tepat apa yang akan terjadi hari ini. Namun, selama beberapa bulan ke depan, kami meningkatkan kemampuan untuk membawa NFT Anda, dan mudah-mudahan seiring waktu dapat membuat hal-hal baru dalam lingkungan tersebut.”
Pernyataan Zuckerberg tersebut tentu bukan hal yang mengejutkan. Sebelumnya, Head of Instagram, Adam Mosseri, juga telah menyatakan minatnya terhadap NFT dan secara aktif mengeksplorasi teknologi tersebut dengan tujuan membawanya ke khalayak yang lebih luas.
“Saya pikir ini adalah tempat menarik yang bisa kita mainkan dan juga semoga membantu para pembuat konten,” kata Mosseri dikutip Tech Crunch.
Ketertarikan Instagram pada NFT sesuai dengan visi perusahaan induk, Meta yang punya tujuan lebih luas tentang dunia maya yang saling terhubung dan menguntungkan yang dipenuhi dengan barang-barang digital.
Zuckerberg berharap pakaian avatar di Metaverse buatan perusahaannya dapat dicetak sebagai NFT. Konsep tersebut sudah menjadi umum di ruang game play-to-earn berbasis blockchain yang menggunakan NFT sebagai karakter atau avatar dalam permainan.
“Saya berharap pakaian yang dikenakan avatar Anda di Metaverse dapat dicetak sebagai NFT dan Anda dapat membawanya ke tempat yang berbeda,” katanya.
Konsep Metaverse sendiri lahir tidak lepas dari andil Mark Zuckerberg. Ia sendiri menjelaskan perubahan nama menjadi Meta dari Facebook Inc. didasari keinginan untuk lepas dari stigma perusahaan media sosial saja.
Zuckerberg bercita-cita ingin memperkuat posisi perusahaan dalam dunia baru, yaitu Metaverse yang dipandangnya sebagai masa depan internet.
“Hari ini kita dilihat sebagai perusahaan media sosial. Facebook adalah salah satu produk teknologi yang paling banyak digunakan dalam sejarah dunia. Ini adalah merek media sosial yang ikonik,” ungkapnya.
Pemerintah Korea Selatan akan menyediakan dana sebesar $ 186,7 juta atau sekitar Rp 2,6 triliun untuk merangsang pertumbuhan platform Metaverse yang diharapkan akan membuat bisnis dan industri di Negeri Ginseng itu akan berkembang. Dana ini akan digelontorkan melalui Kementerian TIK, Sains, dan Perencanaan Masa Depan Korea Selatan.
Dalam sebuah pernyataan resmi pemerintah Korea Selatan pada hari Minggu (28/2), dijelaksan dana akan dihabiskan untuk menyelesaikan empat tujuan utama dalam menciptakan ekosistem Metaverse dengan nama “Expanded Virtual World.” Ekosistem tersebut akan menjadi platform untuk memperluas pertumbuhan industri kota virtual, pendidikan dan media.
Konten kreator akan menjadi target yang diuntungkan dengan dukungan investasi ini. Mereka bakal menikmati dukungan di berbagai bidang untuk menarik bakat yang tepat guna membantu membangun platform. Pemerintah Korea Selatan mengatakan bahwa ekosistem itu akan menjadi tuan rumah kegiatan kreatif berorientasi komunitas, kontes pengembang Metaverse dan hackathon.
Sektor swasta di Korea Selatan Sudah Kembangkan Metaverse
Simon Kim, CEO Hashed, perusahaan blockchain asal Korea Selatan melihat platform Metaverse baru akan memiliki fokus khusus untuk meningkatkan ekspansi komersial dengan memberikan dukungan keuangan bagi para konten kreator.
Lebih lanjut, Kim mengatakan saat ini sektor swasta sudah secara aktif berinvestasi di pasar Metaverse. Salah satunya Hashed yang telah berinvestasi dalam proyek Metaverse seperti Decentraland dan The Sandbox.
“Ini masalah regulasi yang harus lebih diperhatikan pemerintah. Di Korea, penerbitan game NFT dilarang, dan penerbitan token juga dilarang.” kata Kim dilansir Cointelegraph.
Sementara, Park Yungyu, Kepala Departemen Komunikasi dan Kebijakan di kementerian, menyatakan dalam pengumuman bahwa inisiatif untuk membangun platform Metaverse ini adalah bagian dari “Digital New Deal” yang lebih luas di Korea Selatan.
Digital New Deal adalah serangkaian kebijakan yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan teknologi digital. Menurut Park, Kementerian juga mengharapkan platform Metaverse-nya memiliki jangkauan global karena akan ada akses tanpa batas ke perusahaan Korea Selatan dari waktu ke waktu. Ini termasuk rencana memberikan dukungan untuk pertumbuhan perusahaan dengan menawarkan dukungan keuangan dan pengembangan teknologi.
Metaverseadalah satu kata yang kerap diperbincangkan akhir-akhir ini. Pembahasannya pun tak lagi terbatas di dunia IT saja, tapi juga meluas ke bisnis dan bahkan pemerintahan. Diperkirakan, Metaverse inilah yang akan menjadi masa depan manusia. Namun, sebenarnya apa itu Metaverse dan bagaimana cara kerjanya? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak ulasan berikut ini!
Metaverse adalah Fenomena yang Lagi Booming
Jika Anda melihat berita di TV atau mencari kabar terbaru lewat portal berita online dalam satu hari, Anda pasti menemukan pemberitaan seputar Metaverse. Mulai dari Metaverse sebagai pengganti media sosial, brand-brand besar yang mulaimenjual produknya lewat Metaverse, hingga yang terbaru, kabar soalibadah haji virtual melalui Metaverse.
Sayangnya, semakin ramai pemberitaan seputar Metaverse justru tidak diikuti dengan pemahaman yang lebih baik mengenai Metaverse itu sendiri. Akibatnya, banyak bermunculan definisi yang salah dan cenderung melenceng dari aslinya. Agar lebih memahami seputar dunia Metaverse ini, berikut penjelasan lengkapnya.
Apa Itu Metaverse?
Metaverse adalah sebuah dunia virtual yang difokuskan pada hubungan sosial. Di dunia Metaverse, Anda akan diajak untuk berkomunikasi dengan orang lain layaknya di dunia nyata. Saat gagasan ini diciptakan, Metaverse bertujuan untuk mendobrak batas yang memisahkan antar negara.
Metaverse memang naik daun setelah CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg, mengubah Facebook menjadi Meta pada 2021 lalu. Namun, sebenarnya, penggunaan istilah Metaverse sendiri sudah ada sejak lama, tepatnya pada 1992. Kala itu, Metaverse adalah suatu ruang yang menjadi metafora dari dunia nyata. Bisa dibilang cukup mirip dengan Metaverse yang ada saat ini, ya.
Lalu, apa sebenarnya yang bisa dilakukan di Metaverse? Seperti yang telah disebutkan, Metaverse adalah suatu dunia virtual yang fokus pada hubungan sosial. Artinya, seluruh kegiatan sosial bisa dilakukan di Metaverse. Meski sekarang masih terbatas, di masa mendatang tentu akan banyak sekali hal yang bisa dilakukan di Metaverse. Untuk saat ini, berikut hal-hal yang bisa Anda lakukan di Metaverse, yaitu:
1. Bermain game
Di Metaverse, Anda bisa bermain game. Spesialnya, di Metaverse Anda bisa bermain game dengan banyak orang meski terpisah jarak dan waktu. Anda juga dapat berinteraksi langsung dengan gamers lainnya. Beberapa game yang bisa dimainkan antara lain Axie Infinity, The Sandbox, dan Decentraland.
2. Menonton konser
Situasi pandemi membuat konser sulit diselenggarakan dengan cara konvensional. Nah, ternyata Metaverse bisa memberikan alternatif solusi. Caranya adalah dengan menggelar konser di dunia Metaverse. Di konser Meta, Anda bisa menyaksikan konser artis favorit bersama orang lain. Serunya lagi, artis pun akan hadir dalam versi Meta mereka berupa avatar, lho. Seperti yang dilakukan oleh Decentraland melalui festival musik yang diadakan pada Oktober 2021 lalu
Source: https://www.instagram.com/p/CVSxspogMGk/
3. Jual-beli karya seni lewat NFT
Source: https://www.adidas.com/us/metaverse
Sudah pernah dengar soal NFT? Di Metaverse, Anda pun bisa melakukan jual beli NFT. Karya NFT yang sudah Anda beli nantinya bisa dipajang di rumah Metaverse Anda. Selain itu, Metaverse juga memberi peluang bagi Anda untuk terhubung dengan pihak yang ingin membeli dan mengoleksi NFT.
Umumnya, NFT yang tersedia di Metaverse berupa desain avatar yang bisa digunakan untuk berkeliling Metaverse, seperti yang dilakukan oleh brand olahraga ternama Adidas yang bekerja sama dengan Bored Ape Yacht Club. Selain karya seni, ada pula collectible item yang bisa diperoleh melalui NFT game.
Selain untuk senang-senang, Metaverse nyatanya juga bisa dipakai bekerja. Lewat kantor virtual, nantinya Anda bisa berangkat kerja ke Metaverse. Hal ini sudah mulai diterapkan oleh Meta Platforms atau Facebook yang meluncurkan sebuah software khusus untuk meeting di Metaverse yang disebut Horizon Workrooms. Selain itu, ada juga Spatial yaitu wadah untuk pengguna Metaverse saling bertemu, membuat event, dan tentunya bekerja secara individual maupun lewat conference.
Bagaimana Cara Kerja Metaverse?
Wah, ternyata banyak juga ya yang bisa dilakukan di Metaverse! Namun, sebenarnya, bagaimana Metaverse bekerja hingga dapat menciptakan suatu dunia virtual?
Pada dasarnya, Metaverse adalah hasil dari kombinasi kerja hardware sekaligus software. Seluruh komunikasi dan interaksi sosial yang terjadi di dunia Meta hanya mungkin terjadi karena adanya software yang mendukung. Software khusus akan menghubungkan Anda dengan orang lain dan membuat grafis khusus sehingga dunia Meta terasa nyata.
Nah, agar Metaverse semakin hidup, Anda harus menggunakan hardware yang mendukung VR atau virtual reality. Saat ini, sudah ada banyak sekali perangkat VR yang dapat Anda pilih untuk menciptakan dunia virtual. Ditambah lagi, Anda juga bisa membuat avatar 3D yang mirip dengan Anda, lho! Umumnya pengguna merancang avatar menggunakan aplikasi seperti Ready Player Me untuk kemudian di-export ke Metaverse. Bagaimana, tertarik untuk mencoba?
Jika disimpulkan, Metaverse adalah suatu dunia virtual yang memungkinkan Anda untuk bisa berkomunikasi dan melakukan aktivitas sosial lainnya bersama orang lain tanpa peduli batasan jarak dan waktu. Menarik ya? Agar tidak ketinggalan informasi seputar Metaverse dan dunia kripto, jangan lupa cek update informasi di komunitas NFT TokoMall pada Discord dan Telegram serta kunjungi websiteTokoMallsekarang, ya!
Sejak dulu, game selalu menjadi hiburan bagi sebagian besar orang. Berkembangnya zaman, yang juga membawa perkembangan pada teknologi, membuat bentuk game mengalami evolusi. Saat ini, virtual game adalah salah satu jenis game yang sedang tren dan diminati oleh berbagai kalangan.
Virtual game semakin viral dengan bergabungnya brand peralatan olahraga asal Jerman, Adidas. Perusahaan ini membuat permainan virtual berbasis blockchain yang bernama The Sandbox. Lantas, apa itu virtual game?
Apa itu Virtual Game?
Virtual game erat kaitannya dengan alat Virtual Reality atau sering disingkat sebagai VR. Teknologi ini sukses membuat para pemain game seakan-akan masuk ke dalam dunia permainan. Sementara jenis permainan ini masih sangat diminati, sudah ada perkembangan dari game VR di mana Anda akan menemukan unsur mata uang kripto di dalamnya.
Mata uang kripto berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir. Dunia game pun tak ketinggalan mengikuti perkembangan zaman dengan mengadopsi non-fungible token(NFT) ke dalam permainannya. NFT sendiri merupakan sebuah aset yang tidak bisa dipertukarkan karena memiliki nilai berbeda.
Virtual game berbasis NFT memungkinkan para pemainnya untuk mengoleksi dan memperjualbelikan aset yang ada di dalam permainan, seperti karakter senjata, kendaraan, dan lain sebagainya. Hal ini membuat pemain tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga mendapatkan pemasukan tambahan.
7 NFT Virtual Game yang akan populer di tahun 2022
Siapa yang tidak tertarik dengan konsep bermain sambil mendapatkan uang? Tentu hal ini didambakan oleh banyak pihak. Tak heran jika perkembangan game virtual berbasis NFT ini begitu pesat selama beberapa tahun terakhir. Pada tahun ini, setidaknya ada tujuh virtual game yang akan populer. Berikut daftarnya.
1. Rainmaker
Rainmaker merupakan sebuah permainan yang berada di atas jaringan blockchain dengan konsep play-to-earn. Permainan ini bertujuan untuk mengedukasi dan menyatukan orang-orang yang memiliki ketertarikan pada saham dan mata uang kripto dengan membuat platform permainan fantasi.
Pemain harus mengelola portofolionya dengan baik untuk memenangkan hadiah. Pemain juga bisa berpartisipasi dalam kompetisi yang menggunakan pasar saham dan mata uang kripto real-time untuk mengevaluasi kemampuan pengambilan keputusan.
2. RaceFi
RaceFi merupakan perusahaan ekosistem Solana pertama yang menggunakan kecerdasan buatan dan machine learning. Pemain bisa menghasilkan uang di Metaverse RaceFi dengan berpartisipasi dalam berbagai mode permainan, seperti permainan peringkat atau dengan memiliki properti dalam game.
3. Battle of Guardians
Battle of Guardians adalah permainan multiplayer NFT di mana para pemainnya bisa berkompetisi untuk mendapatkan hadiah dengan cara mengalahkan lawannya. Namun, tidak hanya berkompetisi, pemain juga bisa membeli atau menyewa NFT. Di beberapa marketplace tertentu, pemain bisa menukarkan karakter dan item NFT yang mereka miliki.
4. Polygonum
Permainan DeFi lintas platform ini gratis untuk dimainkan, yang mencakup komponen kripto, NFT, dan open gaming world. Setiap faktor ini sudah dipertimbangkan pengembangnya untuk memberikan pengalaman bermain yang terbaik. Pemain bisa mendapatkan uang dengan melakukan beberapa aktivitas, seperti trading atau fighting.
5. Sand Box 3D
Sand Box 3D adalah permainan virtual Metaverse berbasis voxel. Game ini juga populer untuk membuat dan memperjualbelikan aset virtualnya. Cara bermainnya mirip seperti Minecraft dan Roblox, hanya saja ia berbasis teknologi blockchain. Pemain bisa membuat dan menganimasi objek dalam permainan, kemudian menjualnya di pasaran.
6. Gods Unchained
Permainan kartu termasuk salah satu permainan populer sejak dulu. Gods Unchained merupakan virtual game yang memiliki konsep permainan kartu perdagangan berbasis NFT. Untuk memperoleh kartu, pemain bisa membeli dari pemain lain atau memenangkan suatu pertandingan.
7. MetaWars
Permainan terakhir merupakan permainan virtual multiplayer berbasis NFT dengan konsep role-playing. Dalam game ini, pemain akan berada di luar angkasa dengan teknologi sains yang futuristik. Di sana, pemain bisa melakukan berbagai aktivitas bersama pemain lain atau seorang diri. Permainan ini memiliki tiga aspek utama, yakni eksplorasi bersama pengguna lain, pertarungan dan menyelesaikan tantangan, serta membentuk formasi armada dengan robot dan kapal yang bisa dikumpulkan sebagai NFT.
Bermain kini lebih menyenangkan dengan permainan virtual yang sudah mengadopsi NFT di dalamnya. Tidak hanya asyik, virtual game berbasis NFT juga akan menambah pemasukan Anda. Namun, pemasukan dari NFT tidak hanya bisa didapatkan melalui game, tetapi juga melalui perdagangan. Anda bisa menjual NFT milik Anda lewat TokoMall, pelopor marketplace NFT di Indonesia!
Dengan semakin berkembangnya Metaverse, teknologi yang ada di dalamnya pun ikut berkembang. Salah satu perkembangan yang menarik adalah kemunculan teknologi bernama MetaHuman. Nah, MetaHuman ini adalah “manusia” dalam versi Metaverse. Merekalah yang menghuni Metaverse dan beraktivitas di sana. Namun, sebenarnya bagaimana teknologi ini bisa berkembang? Serta apakah sudah ada contoh penerapannya? Yuk, simak selengkapnya!
Sekilas Mengenai Metaverse
Membahas tentang MetaHuman tidak akan lengkap tanpa membahas Metaverse itu sendiri. Sederhananya, Metaverse yang saat ini populer adalah sebuah dunia virtual dengan kualitas grafis yang canggih dan interaktif, di mana para penggunanya bisa melakukan hal yang biasa dilakukan di dunia nyata. Sebut saja seperti membeli lahan, membangun rumah, bekerja kantoran, hingga mengunjungi festival musik. Metaverse sendiri bisa berjalan dengan memanfaatkan teknologi blockchain.
Namun, jika ditarik ke belakang, istilah “metaverse” sendiri pertama kali muncul dalam sebuah novel sci-fi berjudul Snow Crash (1992) karya Neal Stephenson. Dalam novel tersebut, metaverse merupakan sebuah dunia yang menerapkan realitas virtual. Sedangkan, Metaverse yang ramai belakangan ini muncul karena pengembangan generasi internet terbaru, web 3.0.
Sebenarnya, konsep Metaverse sudah diterapkan sejak lama. Anda bahkan mungkin sudah pernah mencobanya. Salah satu contoh penerapannya adalah dunia virtual yang ada dalam game. Beberapa jenis game (misalnya game multiplayer online) menghadirkan sebuah realitas alternatif yang memungkinkan pemain berinteraksi dengan pemain lain meski mereka terpisah jarak.
Kini, teknologi Metaverse sudah semakin berkembang. Paling baru ada sebuah dunia VR (virtual reality) yang dirancang oleh Facebook pada 2019. Dalam dunia tersebut, pengguna dapat “masuk” ke dunia virtual dan bersosialisasi dengan pengguna lainnya.
Bersamaan dengan perkembangan pesat Metaverse, muncul teknologi lain yang berjalan di dunia virtual tersebut. Salah satu yang menarik perhatian yaitu teknologi manusia virtual yang dinamakan MetaHuman.
Apa Itu MetaHuman?
MetaHuman adalahsebuah teknologi yang digunakan untuk membuat “manusia virtual” yang nantinya akan tinggal di Metaverse. Jadi, sederhananya teknologi ini menciptakan “penduduk” Metaverse.
Untuk bisa menciptakannya sebenarnya butuh proses yang kompleks, sebab teknologi ini dirancang untuk sebisa mungkin mirip dengan manusia asli. Namun, istilah MetaHuman sendiri berasal dari sebuah game engine bernama Unreal Engine yang dikembangkan oleh studio Epic Games.
Game engine tersebut telah melahirkan berbagai game dengan grafis super-realistis seperti Valorant dan Final Fantasy. Unreal Engine juga menangani CGI untuk film-film Hollywood, utamanya yang ber-genre sci-fi. Salah satunya film seri The Mandalorian (2019) karya Jon Favreau.
MetaHuman Creator dari Unreal Engine pertama kali diperkenalkan pada Februari 2021. Kala itu, Unreal Engine memperkenalkan dua sampel MetaHuman yang memiliki tampilan super-realistis, nyaris menyerupai manusia. Mulai dari tampilan hingga cara gerak, semuanya mirip manusia asli.
Pada April 2021, Unreal Engine membuka pendaftaran untuk pembuatan manusia virtual ini. Anda bisa mendesain karakter sesuai dengan keinginan. Setelah jadi, Unreal Engine akan mengirimkannya langsung pada Anda dan bisa langsung diunduh atau diterapkan pada aplikasi DCC (Digital Command Control) seperti Autodesk Maya.
Untuk bisa meniru manusia asli, pengembang aplikasi MetaHuman Creator mengumpulkan data mengenai anatomi dan gerakan tubuh manusia. Setelah itu, dengan bantuan AI, data tersebut dipilih hingga akhirnya muncul sosok manusia virtual yang lengkap dan bisa melakukan berbagai aktivitas.
Melansir Unreal Engine, berikut adalah langkah-langkah yang harus diselesaikan dalam membuat dan mengeditsebuah karakter MetaHuman di Unreal Engine, yaitu:
Lakukan inspeksi awal terhadap MetaHuman yang Anda pilih
Klik Next dan selesai
Buka menu My MetaHuman, pilih preset yang sudah Anda miliki
Klik Edit Selected dan mulai edit MetaHuman Anda
Klik Next dan selesai
QVerse, Contoh Penerapan MetaHuman
Sekarang ini, teknologi Metaverse satu ini sudah mulai beredar. Beberapa diantaranya bahkan sudah “menjadi” selebritas. Misalnya, YuA yang merupakan idol virtual asal Korea Selatan. Contoh lainnya yang sempat viral adalah QVerse yang dijalankan oleh maskapai penerbangan Qatar Airways.
QVerse adalahsebuah teknologi keluaran maskapai ternama dunia, Qatar Airways, yang menawarkan sebuah pengalaman VR untuk seluruh pengguna maskapai Qatar Airways. Teknologi berbasis cloud tersebut memiliki tugas memberikan tur kepada pelanggan dan melakukan navigasi di area check-in untuk executive lounge Qatar Airways di Hamad International Airport. Selain itu, QVerse juga didukung oleh awak kabin MetaHuman bernama Sama.
Meski berformat virtual, Sama mampu memberikan pengalaman interaktif yang menarik bagi para penumpang. Mereka dapat menghadirkan sebuah perjalanan virtual sambil menampilkan berbagai fitur unik. Untuk saat ini, Sama telah hadir di kelas Bisnis dan Ekonomi Qatar Airways. Anda pun bisa mencoba tur virtual tersebut dengan mengunjungi situs resmi Qverse.
Selain MetaHuman, masih ada banyak sekali teknologi yang berkembang dalam dunia Metaverse.
Nah, agar tidak ketinggalan informasi tersebut, Anda bisa mengakses Tokonews untuk informasi seputar dunia kripto, blockchain, NFT, juga Metaverse.
_______
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
Dalam lonjakan harga yang mengejutkan, LAUNCHCOIN, token yang terhubung dengan platform SocialFi Web3 bernama Believe, mengalami kenaikan hingga 500% dalam satu hari pada 13 Mei 2025.
Kenaikan ini menandai pencapaian tertinggi sepanjang masa di $0,093, dengan kapitalisasi pasar melampaui $81 juta .
Apa Itu LAUNCHCOIN dan Believe?
LAUNCHCOIN adalah token asli dari ekosistem Believe, sebuah platform SocialFi yang menggabungkan jejaring sosial dengan keuangan terdesentralisasi.
Sebelumnya dikenal sebagai PASTERNAK, nama token ini diambil dari pendiri Believe, Ben Pasternak.
Rebranding ini mencerminkan evolusi platform dalam menyediakan ruang bagi pengguna untuk berinteraksi, berbagi konten, dan mendapatkan imbalan melalui tokenisasi aktivitas sosial.
Menurut laporan Cryptonews pada Rabu (14/5/2025), beberapa faktor utama yang berkontribusi pada lonjakan harga LAUNCHCOIN meliputi:
Volume Perdagangan yang Meningkat: Data dari CoinGecko menunjukkan bahwa volume perdagangan harian melonjak lebih dari 500% dibandingkan hari sebelumnya, mencerminkan minat pasar yang meningkat secara signifikan.
Ekspektasi Komunitas: Komunitas kripto secara luas mengantisipasi bahwa LAUNCHCOIN akan menjadi token resmi dari platform Believe, meskipun belum ada pengumuman resmi.
Ekspansi Ekosistem: Pertumbuhan ekosistem Believe dan integrasi fitur-fitur baru telah menarik perhatian investor dan pengguna baru, mendorong permintaan terhadap LAUNCHCOIN.
Performa Pasar dan Statistik Terkini
Per 14 Mei 2025, harga LAUNCHCOIN berada di kisaran $0,2191, mencerminkan kenaikan 164,9% dalam 24 jam terakhir.
Dalam tujuh hari terakhir, token ini telah mengalami lonjakan sebesar 7.493,3%, menjadikannya salah satu aset kripto dengan performa terbaik minggu ini.
Kapitalisasi pasar LAUNCHCOIN mencapai $219 juta, dengan pasokan beredar sebanyak 1 miliar token.
Token ini diperdagangkan di berbagai bursa terkemuka, termasuk Raydium, LBank, dan WEEX, dengan pasangan perdagangan utama LAUNCHCOIN/SOL mencatat volume perdagangan sebesar $70 juta dalam 24 jam terakhir.
Potensi dan Risiko
Kenaikan harga yang tajam menunjukkan potensi pertumbuhan LAUNCHCOIN, terutama jika platform Believe terus berkembang dan menarik lebih banyak pengguna.
Namun, investor harus menyadari bahwa volatilitas tinggi juga membawa risiko. Fluktuasi harga yang cepat dapat menyebabkan kerugian signifikan dalam waktu singkat.
Pada dasarnya, LAUNCHCOIN telah menunjukkan performa luar biasa dalam waktu singkat, didorong oleh pertumbuhan ekosistem Believe dan minat komunitas yang tinggi.
Sementara prospek jangka panjangnya menjanjikan, investor disarankan untuk melakukan riset menyeluruh dan mempertimbangkan risiko sebelum berinvestasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Minggu ini, tiga tema utama mendominasi diskusi di pasar kripto: Kecerdasan Buatan (AI), Metaverse dan Gaming, serta Koin Meme. Dilaporkan BeInCrypto, ketiga sektor ini menunjukkan tren pertumbuhan yang menarik dengan potensi signifikan untuk terus mendefinisikan arah pasar kripto.
Kecerdasan Buatan (AI)
AI terus memimpin narasi kripto dengan kapitalisasi pasar gabungan dari 10 koin AI teratas mencapai $24,1 miliar. Token seperti RENDER, VIRTUAL, dan TAO menonjol sebagai pemimpin dengan kapitalisasi pasar masing-masing melebihi $4 miliar.
Crypto Sectors Mindshare. Sumber: Kaito.
Data dari Kaito menunjukkan bahwa AI menguasai 72% pangsa pasar kripto, jauh melampaui sektor lain seperti koin meme, GameFi, dan DeFi. Dominasi ini diperkuat oleh pengumuman dari Sam Altman mengenai AGI (Artificial General Intelligence), yang semakin mendorong minat investor ke proyek-proyek berbasis AI.
Momentum AI dalam kripto belum menunjukkan tanda-tanda melemah. Proyek seperti VIRTUAL dan ai16z berada di garis depan inovasi, sementara aplikasi agen AI kripto yang masih berada pada tahap awal terus menarik perhatian pasar.
Metaverse dan Gaming
Metaverse dan Gaming, tema besar pada siklus kripto 2021, terus mendapatkan momentum meskipun menghadapi tantangan dalam realisasi potensi penuh. Saat ini, enam koin di sektor ini memiliki kapitalisasi pasar di atas $1 miliar, termasuk pemain utama seperti GALA dan pendatang baru seperti PRIME.
10 Koin Metaverse dan Gaming Terbesar. Sumber: Messari.
Platform Immutable X memimpin di antara koin Metaverse dan Gaming, meskipun volume perdagangan mingguannya masih relatif rendah dibandingkan dengan proyek lain. Kenaikan harga mingguan sebesar 19% untuk token seperti GALA, SAND, dan MANA mencerminkan antusiasme yang terus meningkat.
Sementara itu, pemain baru seperti PRIME dan HEART mengalami lonjakan harga hampir 30% dalam seminggu terakhir, menunjukkan bahwa proyek baru mampu menarik perhatian investor dan membawa inovasi ke sektor ini.
Pasar koin meme juga menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Kapitalisasi pasar dari 10 koin meme teratas kini melampaui $1 miliar masing-masing. Lonjakan harga mingguan berkisar antara 12% hingga 83%, menjadikan koin meme salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di pasar kripto.
10 Memecoin Terbesar. Sumber: Messari.
Ekosistem koin meme berbasis Solana, termasuk proyek seperti BONK, WIF, dan PENGU, telah menarik perhatian signifikan. PENGU, misalnya, dengan cepat naik menjadi koin meme terbesar ke-4 berdasarkan kapitalisasi pasar.
Namun, DOGE tetap menjadi pemimpin tak terbantahkan di sektor ini, dengan kapitalisasi pasar lebih dari $57 miliar—lebih besar daripada gabungan nilai semua koin meme teratas lainnya. Meskipun AI menguasai perhatian pasar kripto saat ini, koin meme berhasil mempertahankan posisi penting dalam narasi pasar.
Kesimpulan
Tiga narasi ini menunjukkan bagaimana inovasi dan tren baru terus mendefinisikan pasar kripto. Dengan AI yang mendominasi perhatian, Metaverse dan Gaming yang kembali menarik investor, serta Koin Meme yang mempertahankan daya tariknya, pasar kripto menawarkan peluang yang beragam bagi investor. Tetaplah mengikuti perkembangan untuk menangkap peluang di sektor-sektor ini.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Konsep tentang dunia virtual, atau “Metaverse” nampaknya telah beralih dari fiksi ilmiah menjadi salah satu topik dalam industri teknologi dan gaming, termasuk Roblox.
Istilah ini sendiri pertama kali muncul dalam novel Neal Stephenson yang berjudul Snow Crash pada tahun 1992, sebuah konsep yang menggambarkan ruang virtual 3D yang persisten di mana manusia, melalui avatar digital, dapat berinteraksi satu sama lain dan lingkungan yang saling terhubung.
Jauh sebelum “metaverse” menjadi menjadi tren dan booming di internet, Roblox secara organik telah membangun sebuah ekosistem yang mencakup banyak elemen, seperti: identitas dalam bentuk avatar, ekonomi virtual, dan yang terpenting, alam semesta dunia game yang hampir seluruhnya dibuat oleh penggunanya.
Dengan pengguna aktif harian yang mencapai ratusan juta, Roblox kini bukan lagi sekadar game, melainkan sebuah fenomena budaya yang membentuk bagaimana generasi muda memahami interaksi, kreasi, dan bermain di dunia virtual.
Lalu apakah Roblox bisa jadi jembatan untuk masa depan gaming dan dunia virtual, khususnya dalam konteks perkembangan metaverse?
Untuk memahami posisi Roblox, mari kita ulas terlebih dahulu mengenai karakteristik Metaverse.
Dilansir dari Sensorium XR, metaverse memiliki 6 karakteristik, seperti: Ruang virtual tanpa batas, selalu aktif dan berkembang, desentralisasi, teknologi, memiliki sistem ekonomi, dan pengalaman sosial.
Ruang Virtual Tanpa Batas
Metaverse dirancang sebagai lingkungan digital yang terbuka dan luas, memungkinkan pengguna dari berbagai latar belakang untuk berinteraksi tanpa hambatan geografis atau teknis. Tidak ada batasan jumlah pengguna, aktivitas, atau industri yang bisa bergabung.
Selalu Aktif dan Berkembang
Tidak seperti aplikasi biasa yang bisa dimatikan atau di-reset, metaverse bersifat presisten, terus berjalan dan berkembang seiring semakin banyak kontribusi penggunanya. Dunia virtual ini terus berevolusi secara real-time, mencerminkan dinamika sosial dan teknologi.
Kendali di Tangan Pengguna
Metaverse mengusung prinsip desentralisasi, di mana kepemilikan dan kontrol tidak terpusat pada satu entitas. Penggunaan teknologi blockchain misalnya, yang memungkinkan pengguna mengelola data pribadi dan aset digital mereka secara aman dan transparan.
Teknologi Imersif dan Adaptif
Dengan dukungan VR, AR, dan AI, metaverse menghadirkan pengalaman digital yang terasa nyata. Teknologi ini mampu menyesuaikan dengan lingkungan sekitar pengguna, menciptakan interaksi yang lebih hidup dan personal.
Ekonomi Digital Terintegrasi
Mata uang menjadi aspek penting dalam bagian ekonomi metaverse. Pengguna dapat membeli, menjual, dan menukar berbagai item digital, mulai dari avatar hingga akses eksklusif. Layaknya mata uang Robux dalam Roblox, atau dalam bentuk kripto seperti $SAND dalam dunia Sandbox.
Interaksi Sosial
Metaverse menjadi tempat untuk membangun hubungan sosial, di mana pengguna bisa berinteraksi dengan pemain lain dengan Avatar sebagai perantara. Aktivitasnya bisa seperti bermain, belajar, belanja, hingga hangout.
Roblox dan Metaverse
Roblox sering kali dianggap sebagai “proto-metaverse“—yakni sebuah implementasi awal yang mencerminkan karakteristik dari metaverse.
Roblox memiliki dunia virtual yang persisten, sistem avatar yang kuat yang membawa identitas ke seluruh pengalaman, interaksi sosial yang kaya, dan salah satu ekonomi virtual paling canggih di dunia dengan mata uang Robux.
Namun, sepenuhnya terpusat dan tidak memiliki interoperabilitas. Aset dan identitas pengguna terkunci di dalam Roblox.
Roblox kini menjadi salah satu platform paling efektif dalam proses onboarding Gen Z ke dunia metaverse. Dengan lebih dari 111 juta pengguna aktif harian, mayoritas berusia 13 tahun ke atas, Roblox menawarkan pengalaman virtual yang imersif, sosial, dan kreatif—persis seperti yang dicari generasi digital-native.
Melalui avatar yang dapat dikustomisasi, fashion digital, dan interaksi lintas komunitas, Gen Z merasa lebih bebas mengekspresikan diri secara autentik di metaverse dibandingkan media sosial tradisional.
Bahkan, menurut data dari BeautyMatter 40% pengguna Gen Z merasa lebih mudah menampilkan diri asli mereka melalui avatar di metaverse daripada di dunia nyata, karena ruang virtual memberikan kebebasan tanpa batasan fisik atau sosial.
Secara tidak langsung Roblox telah menjadi gerbang untuk para generasi muda mengenal lebih dekat konsep metaverse.
Meskipun tidak sepenuhnya mencerminkan pasar bebas seperti metaverse berbasis blockchain dan NFT yang memungkinkan kepemilikan aset digital secara terdesentralisasi, Roblox tetap memiliki sistem ekonomi sendiri di dalamnya.
Dengan mata uang Robux sebagai alat transaksi, pengguna dapat membeli item eksklusif, berdagang aset digital, dan bagi kreator bisa menghasilkan pendapatan melalui memonetisasi karya.
Fitur trading Roblox.
Selain bisa membeli, Roblox juga memungkinkan penggunanya melakukan trading. Sistem trading Roblox memungkinkan pemain dengan akun Premium untuk menukar item Limited secara aman, menciptakan pasar dinamis yang menyerupai ekonomi dunia nyata.
Sebelumnya, Roblox pernah mempertimbangkan integrasi NFT sebagai bagian dari evolusi metaverse-nya. Pada tahun 2022, Roblox menyebut bahwa item edisi terbatas yang “menyerupai NFT” akan menjadi bagian dari ekosistem mereka di masa depan dan sempat merekrut web3 Software Engineer.
Visi ini ternyata pernah sekali lagi kembali diungkit oleh CEO David Baszucki dalam wawancara CNBC di tahun 2023, di mana ia membayangkan aset digital seperti NFT dapat berpindah lintas platform—misalnya, cape eksklusif dari Elton John di Roblox yang juga eksis sebagai NFT di luar ekosistem Roblox.
Meski Roblox belum merealisasikannya sampai sekarang, dan belum menjadikan integrasi blockchain sebagai prioritas utama, jika nantinya Roblox benar-benar mengadopsi NFT di masa depan, maka Roblox berpotensi menjadi katalis besar dalam memperluas adopsi blockchain di kalangan Gen Z hingga Gen Alpha yang mungkin pada akhirnya dapat mendorong gelombang baru antusiasme terhadap metaverse berbasis blockchain—seperti yang pernah terjadi ketika Facebook mengganti nama menjadi Meta.
Roblox telah membuktikan dirinya sebagai proto-metaverse yang efektif dalam mengenalkan generasi muda pada dunia virtual, metaverse.
Meski belum mengadopsi teknologi blockchain, visi CEO David Baszucki tentang interoperabilitas aset digital menunjukkan jalan ke arah yang menjanjikan.
Jika integrasi NFT benar-benar terealisasi, Roblox berpotensi menjadi jembatan antara metaverse yang tertutup (web2) dan ekosistem blockchain (web3) yang lebih terbuka—yang pada akhirnya dapat membangkitkan kembali antusiasme pasar terhadap masa depan aset kripto metaverse.
Layaknya pada saat narasi metaverse booming ketika Facebook mengganti nama menjadi Meta, yang membuat aset kripto berbasis metaverse naik ratusan sampai ribuan persen.
Dengan potensi metaverse yang terus berkembang, bukan mustahil jika aset kripto seperti $SAND, $MANA, dan $AXIE kembali menarik perhatian investor. Bagi yang ingin mulai mengeksplorasi sektor metaverse, berbagai koin metaverse lainnya bisa kamu jelajahi dan beli di Tokocrypto dengan deposit mulai dari Rp50.000.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.
Memainkan game-game yang ada di Roblox memang seru, tapi pernahkah kamu terpikirkan untuk membuat game kamu sendiri?
Ternyata membuat game sederhana di Roblox itu cukup mudah dan tidak harus memiliki skill seperti coding!
Dalam artikel ini kita akan belajar bagaimana cara membuat game Roblox sederhana dengan menggunakan Roblox Studio yang bisa kamu lakukan dalam kurun waktu kurang dari 30 menit saja lho!
Langkah paling awal tentunya, kamu harus memiliki aplikasi Roblox Studio—jika kamu beli memiliki aplikasinya, kamu bisa download langsung melalui link berikut: https://create.roblox.com
Jika kamu sudah berhasil download dan install, kamu bisa langsung buka aplikasi Roblox Studio.
Langkah 2: Pilih Opsi Template
Buka sub-menu “Templates” pada bagian kiri dan kamu akan melihat berabgai template yang bisa kamu gunakan.
Template-template ini bisa kamu pilih sesuai genre game yang kamu mau, mulai dari suasana pedesaan, kota, FPS sampai balap juga ada!
Setelah objek muncul di workspace, kamu bisa mulai mengatur ukuran dan posisinya agar sesuai dengan desain game kamu.
Caranya dengan klik “Scale” Klik objek yang ingin diubah ukurannya. Akan muncul titik-titik hijau di sekitar objek—seret titik-titik ini untuk memperbesar atau memperkecil.
Untuk memindahkan kamu bisa gunakan opsi “Move” Objek akan memiliki panah berwarna (merah, biru, hijau). Seret panah-panah ini untuk memindahkan objek ke arah yang kamu inginkan.
Jika ingin memutar objek, klik “Rotate” dan akan muncul lingkaran berwarna di sekitar objek—putar sesuai arah yang kamu mau.
Langkah 6: Test dan Mulai Main!
Setelah kamu menambahkan objek dan mengatur semuanya, saatnya mencoba game dan melihat apakah semuanya berjalan sesuai rencana.
Caranya cukup klik tombol “Play” di bagian atas layar!
Jika berhasil, maka kamu telah berhasil membuat game Roblox sederhana bikinan kamu sendiri kurang dari 30 menit Tokonauts!
Roblox menyuguhkan jutaan game yang bisa dimainkan langsung di dalam platformnya, dan semua game ini merupakan hasil karya para kreator Roblox yang berasal dari berbagai belahan dunia.
Dengan banyaknya jumlah game yang ada di dalam platform Roblox, hampir mustahil rasanya untuk memainkan game-game tersebut satu per satu.
Berikut beberapa rekomendasi game Roblox terpopuler di tahun 2025 yang bisa kamu mainkan—mulai dari game santai, hingga kompetitif!
Grow a Garden menjadi salah satu game Roblox paling populer tahun ini, dan cocok banget untuk kamu yang suka gameplay santai tapi tetap kompetitif.
Dalam game ini, kamu akan menjadi seoarang petani—menanam berbagai jenis tanaman, merawat kebun, dan mengumpulkan hasil panen untuk dijual atau dipamerkan ke pemain lain.
Mount Sumbing
Mount Sumbing merupakan salah satu gunung Indonesia yang populer untuk didaki. Kini kamu juga dapat menikmat indahnya Gunung Sumbing dengan bermain di Roblox.
Game ini sangat cocok untuk kamu yang suka game tidak terlalu kompetitif, karena dalam game ini kamu bisa menikmati pemandangan dan rintangan selama perjalanan sebagaimana kamu mendaki gunung.
Jika kamu memiliki teman untuk bermain, game ini akan lebih menyenangkan lho! Soalnya di game ini kamu bisa kemping dengan api unggun hingga menggendong teman.
Brookhaven RP
Brookhaven RP adalah salah satu game roleplay paling populer di Roblox, dengan jumlah kunjungan yang sudah menembus miliaran kali. Game ini cocok banget untuk kamu yang suka eksplorasi bebas, storytelling, dan interaksi sosial tanpa tekanan kompetitif.
Di Brookhaven RP, kamu bisa memilih peran seperti menjadi polisi, dokter, pelajar, atau sekadar jadi warga biasa yang menikmati hidup di kota. Kamu bisa memiliki rumah sendiri, mendekorasi interiornya, mengendarai berbagai kendaraan, dan menjelajahi lokasi menarik seperti mall, rumah sakit, dan kantor polisi.
Jika kamu bermain bersama teman, keseruan roleplay-nya bisa jadi makin seru dan kreatif lho!
Buat kamu yang suka dengan genre petualangan, Blox Fruitsbisa jadi salah satau game yang wajib kamu coba.
Dalam Blox Fruits, kamu bisa memilih untuk menjadi pendekar pedang atau pengguna buah iblis (blox fruit) yang memiliki kekuatan luar biasa. Tujuan utamanya adalah menjadi pemain terkuat dengan menjelajahi lautan, melawan musuh tangguh, dan mengalahkan bos-bos legendaris.
Game ini memiliki lebih dari 30 jenis buah dengan efek dan rarity yang berbeda—mulai dari buah Flame, Ice, hingga Dragon dan Kitsune. Di Blox Fruits kamu harus menaikkan level, mengumpulkan item, dan memilih build karakter yang sesuai dengan gaya bermainmu.
Demon Soul Simulator
Terinspirasi dari anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba—game yang satu ini cocok banget untuk kamu yang suka dengan anime dan ingin merasakan serunya membasmi iblis!
Dalam game Demon Soul Simulator, kamu akan menjadi pemburu iblis yang harus mengalahkan berbagai musuh untuk mengumpulkan soul dan meningkatkan kekuatanmu. Kamu bisa membuka karakter-karakter ikonik seperti Tanjiro, Nezuko, dan Giyuutarou, serta mengoleksi berbagai pet dan kostum keren yang bisa didapatkan lewat event.
Update terbaru menghadirkan Infinite Castle Event, di mana kamu dan teman-teman bisa bekerja sama melawan gelombang musuh dalam waktu terbatas—seperti adegan yang ada di movie terbaru Demon Slayer: Infinity Castle.
Dalam game ini, kamu bisa mengadopsi dan merawat berbagai jenis hewan peliharaan—mulai dari kucing, anjing, hingga unicorn dan naga. Setiap pet bisa ditingkatkan levelnya dari bayi hingga dewasa, bahkan bisa digabungkan menjadi Neon Pet atau Mega Neon Pet yang bersinar dan langka.
Selain itu, dalam game ini kamu juga bisa membangun rumah impianmu, berdandan dengan berbagai aksesori, bertukar hewan peliharaan, mengikuti event musiman, dan menyelesaikan berbagai misi harian.
IQ Test merupakan game puzzle interaktif yang mengajak kamu untuk menaklukkan 200 lantai penuh tantangan logika, ilusi optik, dan teka-teki tersembunyi—cocok untuk kamu yang ingin mengasah otak sambil bersenang-senang.
Setiap lantai dalam game ini menghadirkan rintangan unik, mulai dari tombol tersembunyi, kode rahasia, hingga tantangan fisika yang memaksa pemain berpikir out of the box.
Setelah kamu berhasil mengalahkan level tertentu, kamu akan mendapatkan badge seperti “Low IQ” atau “Above Average IQ” yang menjadi penanda sejauh mana kamu berhasil menaklukkan tantangan dalam game ini.