Tag Archives: minum kopi

3 Tips Minum Kopi Supaya Tak Sakit Perut di Pagi Hari


Jakarta

Kopi kerap dinikmati saat sarapan. Namun, pada sebagian orang menyebabkan gangguan pada pencernaan. Atasi dengan tips mudah berikut ini.

Banyak orang menikmati kopi pagi hari saat sarapan. Minum kopi di pagi hari bisa membangkitkan energi yang diperlukan tubuh untuk beraktivitas seharian.

Manfaat kopi di pagi hari ini dapat dirasakan oleh sebagaian orang. Namun, banyak juga yang justru mendapatkan gangguan masalah kesehatan pada pencernaan.


Dilansir dari Well and Good (21/1), Maddie Pasquariello selaku ahli diet menjelaskan efek yang ditimbulkan saat minum kopi. “Minum kopi menyebabkan lambung memproduksi asam. Mungkin juga mengalami peningkatan pergerakan usus, peningkatan detak jantung, dan peningkatan tekanan darah ketika minum kopi saat perut kosong,” jelasnya.

Pasquariello mengatakan bahwa minum kopi ini bisa berpotensi menyebabkan sakit maag. “Terus menerus minum kopi saat perut kosong dapat menyebabkan sakit maag,” katanya.

Kopi juga disebut dapat menekan nafsu makan, oleh karenanya banyak yang mengonsumsinya sebagai minuman diet. Namun, kopi juga bisa menghambat kemampuan dalam menjalankan pola makan yang bergizi seimbang.

“Dengan minum kopi alih-alih sarapan padat nutrisi, mungkin kamu bisa kehilangan kesempatan untuk berkontribusi terhadap keseluruhan asupan makronutrien pada hari itu,” ungkapnya.

Kalau kamu memiliki usus yang sehat, tidak perlu khawatir saat minum 1-2 cangkir kopi di pagi hari. Namun, jika memang memiliki gangguan pada kesehatan usus, harus dipertimbangkan kembali.

Beberapa tips mungkin bisa diterapkan agar minum kopi di pagi hari tak menimbulkan gangguan pencernaan.

Berikut 3 tips minum kopi yang mudah diikuti:

1. Minum air putih dulu

Saat tertidur lelap, tubuh akan mengeluarkan air melalui pernapasan. Penting menjaga tubuh terhidrasi dengan baik, oleh karena itu minumlah air putih saat baru bangun tidur.

Minum air putih ini juga dapat mengurangi efek kafein saat meminum kopi di pagi hari. “Ini membantu tubuh mendapatkan kembali cairan setelah tidur malam, meningkatkan pencernaan, dan meningkatkan metabolisme yang sehat,” ujar Pasquariello.

2. Lengkapi dengan menu sarapan

Tips minum kopi pagi hariTips minum kopi pagi hari Foto: Getty Images/iStockphoto

Jangan hanya minum kopi saat sarapan, sebaiknya ditemani dengan menu sarapan. Karena, menyantap makanan walaupun sedikit dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan saat minum kopi.

“Dengan makan sedikit, ini akan membantu dalam menyerap asam lambung yang diproduksi dan menghindari gejala tidak menyenangkan,” ungkap Pasquariello.

Pasquariello menyarankan untuk mengonsumsi sarapan bergizi seimbang. Di antaranya berisikan karbohidrat, protein, dan lemak.

3. Pemilihan jenis kopi

Jika memang harus minum kopi di pagi hari, Pasquariello menyarankan untuk memperhatikan jenis kopi yang diminum. Bisa mengurangi volume kopi atau mengganti jenisnya.

“Menurunkan jumlah shots espresso dari tiga menjadi dua, beralih ke kopi dark roast, atau memilih drip coffee drip daripada cold brew,” sarannya.

Pasquariello merekomendasikan pengurangan dosis secara perlahan untuk menghindari rasa sakit akibat berhenti mengasup kafein. Bisa juga mengganti kopi berkafein dengan kopi decaf tanpa kafein.

(yms/odi)

Sumber : food.detik.com

Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
Source : unsplash / Ella Olsson

Waspada! Kafein Kopi Bisa Menyebabkan Keracunan, Ini Sebabnya!


Jakarta

Kopi memang bisa membuat orang berenergi dan memberikan banyak manfaat sehat. Namun, kafein pada kopi juga bisa menyebabkan keracunan.

Kopi banyak diminati bukan hanya karena enak, tetapi juga karena mendatangkan manfaat baik. Banyak zat di dalam kopi yang memberikan manfaat, salah satunya kafein.

Kafein adalah stimulan alami yang bekerja untuk memberi stimulasi pada otak dan sistem saraf pusat agar mencegah seseorang dari rasa lelah. Kafein juga dapat meningkatkan mood dan fungsi otak.


Namun, terlalu banyak mengonsumsi kafein juga tidak baik. Kafein bisa memberi efek buruk. Jika terlalu banyak, kafein justru berubah menjadi racun dalam tubuh. Kafein pun menimbulkan rasa gelisah hingga membuat seseorang sulit tidur.

Oleh karena itu, penting mengukur batasan kafein yang dikonsumsi setiap harinya agar tidak menimbulkan potensi keracunan kafein.

Untuk mengetahuinya lebih jelas, simak penjelasan berikut, seperti yang dirangkum dari wellandgood.com (28/06/2023).

1. Mengenal sensitif kafein dan keracunan kafein

5 Tips Kurangi Rasa Gelisah dan Cemas Efek Minum KopiKeracunan kafein berbeda dengan sensitif kafein karena gejalanya pun berbeda. Foto: Ilustrasi iStock

Penting mengetahui tanda-tanda sensitif kafein dengan keracunan kafein.

Seorang Dokter bernama Dr. Boyer mengungkap, sensitif kafein adalah suatu reaksi buruk terhadap kafein yang menimbulkan kegelisahan hingga hipervigilensi dan memicu buang air kecil. Di sisi lain, keracunan kafein ditandai dengan peningkatan detak jantung yang sering dan dramatis, tekanan darah sangat rendah, muntah, dan kejang.

Untuk mengetahui seberapa banyak kafein yang bisa ditolerir, kamu mungkin akan melakukan dengan cara coba-coba. Misalnya, dengan minum kafein di pagi hari saat perut kosong atau meminumnya sampai tiga cangkir untuk mengetahui seberapa kuat tubuh mendapat asupan kafein.

Namun, keracunan kafein yang sebenarnya memerlukan perhatian medis. Keracunan kafein terjadi ketika seseorang terlalu banyak konsumsi kafein dalam waktu singkat.

2. Jumlah kafein yang bisa jadi racun

Sirup maple untuk campuran kopiPotensi keracunan kafein bisa dilihat dari seberapa banyak kafein yang dikonsumsi dalam waktu cepat. Foto: iStock

Dr.Boyer mengatakan, beberapa keadaan bisa menentukan potensi keracunan kafein.

“Jumlah kafein yang bisa menjadi racun tergantung pada berapa lama waktu yang dibutuhkan seseorang untuk mengasup kafein, toleransi terhadap zat, dan lain sebagainya,” ujar Dr. Boyer.

FDA (Food and Drug Administration) mencatat, efek toksik biasanya terjadi saat orang mengonsumsi 1.200 miligram kafein dalam jangka waktu singkat.

Jumlah kafein dalam setiap minuman yang kamu minum tergantung dari banyak faktor. Misalnya espresso yang punya 64 miligram kafein atau kopi instan yang punya 62 miligram kafein.

Perlu diingat, kopi bukanlah salah satu sumber kafein. Kafein juga bisa didapat dari beberapa minuman lain, seperti teh putih, teh hijau, atau teh hitam yang mengandung 12 gram kafein. Minuman berenergi juga mengandung kafein sekitar 80 sampai 150 miligram per dua kaleng minuman.

Untuk menjaga asupan kafein, sebaiknya lakukan beberapa perhitungan. Sejumlah otoritas, termasuk FDA di Amerika merekomendasikan untuk maksimal mengonsumsi 400 miligram kafein per hari.

Batasan asupan kafein yang aman bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Batas asupan kafein yang aman

Dr.Boyer mencatat, keracunan kafein telah menjadi hal umum dalam beberapa waktu terakhir. Terutama karena meningkatnya minat dalam mengonsumsi minuman kafein, seperti kopi, teh, atau minuman berenergi.

Namun, tidak semua keracunan kafein membawa malapetaka. Menurut Dr.Boyer, keracunan kafein yang parah sampai mematikan masih jarang terjadi.

Hal ini juga disebabkan karena penanganan medis yang cepat dan tepat. Saat orang keracunan kafein ditandai dengan lonjakan dalam detak jantung, muntah dan kejang.

Minum kopi, teh, atau minuman kafein lainnya boleh saja. Asalkan bijak dalam mengonsumsi kafein. Jika batasan harian 400 miligram masih membuat gelisah dan detak jantung lebih cepat, sebaiknya dosisnya dikurangi.

(aqr/odi)

Sumber : food.detik.com

Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
Source : unsplash / Ella Olsson

Minum Kopi Campur Cabai Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Kata Pakar


Jakarta

Tidak hanya kopi campur rempah saja yang berkhasiat, tetapi kopi campur cabai ternyata juga mampu membantu menurunkan berat badan. Begini kata pakar.

Kopi merupakan minuman sehari-hari yang memberikan efek baik untuk tubuh. Selain diminum begitu saja, kopi juga bisa ditambah dengan bahan alami, seperti madu, aneka rempah, bahkan cabai.

Racikan kopi campur cabai mungkin terdengar aneh, tetapi sebenarnya menawarkan banyak manfaat sehat.


Campuran kopi dengan cabai bisa membantu tubuh membakar kalori lebih efisien. Racikan ini bisa dimasukkan ke dalam rutinitas harian, terutama jika berfokus pada diet sehat dan mendukung penurunan berat badan.

Lantas, apa yang membuat racikan kopi campur cabai bermanfaat? Merangkum beberapa sumber, berikut penjelasannya.

1. Cabai jadi pilihan sehat campuran kopi

Cabai merah besarCabai menjadi pilihan sehat untuk digabungkan bersama dengan kopi. Foto: Devteo Mahardika/detikJabar

Menambahkan kopi dengan sejumput rempah-rempahan memang biasa dilakukan. Biasanya, rempah-rempahan yang dipakai yaitu kayu manis, kapulaga, jahe, atau kunyit.

Namun, bagaimana dengan cabai? Baik kopi maupun cabai sebenarnya menawarkan manfaat kesehatan bagi tubuh.

Menurut para ahli gizi di Universitas Johns Hopkins School of Medicine, antioksidan dan zat aktif di dalam kopi dapat mengurangi peradangan dan membantu menurunkan kemungkinan terkena kanker dan penyakit tertentu.

Di sisi lain, cabai, khususnya jenis cayenne pepper merupakan sumber vitamin yang baik. Kandungan vitamin A di dalamnya penting untuk penglihatan, reproduksi, kesehatan sistem kekebalan tubuh, dan fungsi organ tertentu. Kandungan capsaicin di dalam cabai juga diyakini bisa mengurangi peradangan dan nyeri.

2. Alasan perlu minum kopi campur cabai

kopi cabaiMinum racikan kopi cabai bisa membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto

Capsaicin merupakan senyawa kimia organik yang bertanggung jawab atas rasa pedas dalam cabai.

Melansir dailywrap.com (23/11/2024), capsaicin juga memiliki efek menghangatkan dan stimulasi termogenesis yang membuatnya mendukung metabolisme dan pembakaran lemak. Capsaicin bisa meningkatkan pengeluaran energi tubuh, membakar lemak, sehingga pada akhirnya membantu menurunkan berat badan.

Sifat anti-inflamasi di dalamnya juga bisa meningkatkan sirkulasi darah dan mendukung pencernaan. Konsumsi capsaicin dalam jumlah kecil secara teratur bisa mengurangi nafsu makan karena sifatnya membantu menekan sekresi hormon lapar (ghrelin).

Karenanya, racikan kopi campur cabai bisa jadi menu diet ideal. Namun, penting diingat untuk meminumnya dalam batas wajar. Pemakaian cabai juga perlu diperhatikan, terutama bagi mereka yang punya sistem pencernaan sensitif.

Cara menyiapkan kopi campur cabai bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Cara bikin kopi campur cabai

Aneh! Pegawai di Perusahaan Ini Harus Makan Cabai Jika Lakukan KesalahanUntuk membuat racikan kopi cabai, tentu kamu perlu bahan utama kopi favoriit dan bubuk cabai. Foto: X @ActualidadRT

Untuk bikin kopi campur cabai ada dua bahan utama yang dibutuhkan, yaitu kopi dan sejumput bubuk cabai. Namun, kamu juga bisa menyiapkan bahan opsional, seperti kayu manis, madu, dan susu.

Pertama, seduh kopi dengan metode yang biasa kamu lakukan. Tambahkan sejumput bubuk cabai lalu aduk sampai rata.

Jika kamu ingin meningkatkan rasanya, bisa tambah pemanis alami, seperti kayu manis atau madu. Jika ingin rasanya lebih ringan dan teksturnya creamy, bisa tambah susu pilihan.

Racikan kopi cabai lebih baik diminum dalam keadaan hangat dan diminum pagi hari untuk meningkatkan metabolisme sepanjang hari.

4. Apakah cocok dikonsumsi semua orang?

Meskipun racikan ini menawarkan manfaat sehat, terutama dalam hal penurunan berat badan, tetapi tidak cocok untuk dikonsumsi semua orang.

Mereka yang pencernaannya sensitif disarankan tidak meminumnya. Rasa pedas di dalam cabai bisa mengiritasi sistem pencernaan mereka.

Orang yang punya masalah refluks asam, asam lambung, atau tukak lambung juga sebaiknya menghindari kombinasi ini. Pasalnya kandungan capsaicin di dalamnya bisa memperparah gejala rasa terbakar, nyeri ulu hati, atau sakit perut.

Ibu hamil juga tidak dianjurkan karena rempah pedas bisa memengaruhi sistem pencernaan dan beberapa reaksi tubuh selama masa kehamilan. Anak kecil dan orang yang memiliki alergi kandungan cabai juga perlu menghindarinya.

Jika tidak memiliki masalah atau dalam kondisi kesehatan seperti disebutkan sebelumnya, kamu bisa menambah cabai dan rempah-rempahan lainnya dalam jumlah sedikit ke dalam kopi. Penambahan bahan ini bisa sekaligus meningkatkan sirkulasi, mendukung metabolisme, dan menambah energi sepanjang hari.

Supaya konsumsinya lebih aman dan efektif, coba konsultasi dulu kepada para ahli.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Segini Takaran Kayu Manis untuk Racikan Kopi Penurun BB


Jakarta

Kayu manis menjadi salah satu rempah yang bagus ditambahkan ke kopi. Selain menambah rasa, kayu manis juga berkhasiat menurunkan berat badan asalkan takarannya tepat.

Selain diminum begitu saja, kopi juga bisa ditambah dengan bahan-bahan lainnya. Salah satu tambahan yang disarankan yaitu kayu manis. Rempah alami ini bisa menambah rasa dan aroma sedap pada kopi. Selain itu, penambahan kayu manis juga dapat menambah manfaat kesehatan pada segelas kopi.

Pasalnya, kayu manis bisa menurunkan gula darah dan memangkas lemak. Kayu manis juga mengandung polifenol hingga antioksidan kuat yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas sehingga bisa memperlambat proses penuaan.


Untuk membuat racikan kopi kayu manis lebih efektif, ada panduan takaran yang perlu diperhatikan.

Menurut penelitian yang disebut Times Of India (19/11/2024), ditemukan bahwa tambahan kayu manis 1,5 gram per hari (setengah sendok teh) dapat mengurangi lingkar pinggang hingga 1.68 cm. Namun, kayu manis yang ditambahkan lebih dari 1.5 gram tidak menunjukkan efek apapun.

Satu sendok teh kayu manis mengandung 1,6 gram serat, yang dapat bantu mencukupi kebutuhan serat harian, serta meningkatkan rasa kenyang.

kopi kayu manisSebuah penelitian menunjukkan hasil minum kopi kayu manis terhadap penurunan BB. Foto: Getty Images/iStockphoto/nerudol

Kayu manis juga bisa mengurangi efek buruk dari konsumsi makanan berlemak tinggi dan memiliki efek positif terhadap kadar glukosa darah, serta menurunkan berat badan.

Memang kayu manis tidak bisa menurunkan berat badan dalam jangka waktu panjang, tetapi bisa jadi tambahan sehat jika dikombinasikan dengan diet seimbang dan olahraga tepat.

Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu manis menawarkan berbagai macam manfaat kesehatan selain membantu bakar lemak. Foto: Getty Images/iStockphoto/Milan Krasula

Pastikan untuk menambah bubuk kayu manis dalam batas seperempat hingga setengah sendok teh saja. Jangan berlebihan karena bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Kayu manis berlebihan bisa mengiritasi mulut dan bibir, serta menyebabkan luka. Konsumsi kayu manis, terutama jenis Cassia dalam jumlah banyak juga bisa menyebabkan masalah hati. Jika dikombinasikan dengan obat diabetes, kayu manis bisa meningkatkan risiko gula darah rendah.

Selain memerhatikan takaran kayu manis, perhatikan juga asal usul kayu manis. Lebih baik menggunakan kayu manis utuh daripada bubuk yang sudah dihaluskan. Perhatikan juga kemurniannya. Terlalu banyak bisa menyebabkan lebih banyak kerugian daripada manfaat.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Kenapa Ya Usai Minum Kopi Jadi Sembelit? Ini Kata Pakar


Jakarta

Banyak orang percaya minum kopi bisa meningkatkan energi. Namun, sisi buruknya kopi juga bisa memicu sembelit karena alasan ini.

Banyak orang minum kopi karena efeknya yang mampu mendorong energi. Untuk manfaatnya bagi pencernaan, ahli gizi Frances Largeman-Roth mengungkap kalau kopi dapat mempercepat kontraksi. Membantu menggerakkan saluran gastrointestinal ke depan dan keluar dari tubuh.

Namun, bagi sebagian yang lain, kopi justru menghambat buang air besar alias menyebabkan sembelit.


Lantas, bagaimana kondisi ini bisa terjadi? Melansir livestrong.com (24/06/2023), berikut penjelasannya!

1. Alasan kopi sebabkan sembelit

kopiMinum kopi bisa sebabkan sembelit karena bisa menyebabkan dehidrasi yang merujuk pada sembelit. Foto: Getty Images/iStockphoto/SGAPhoto

Kopi dapat merangsang pencernaan dan memiliki efek pencahar. Bagi orang yang sensitif terhadap kafein, hal ini justru bisa membuat buang air besar menjadi encer, diare, atau dehidrasi.

Masalahnya, ketika seseorang mengalami dehidrasi, usus besar akan menyerap sebanyak mungkin air dari sisa makanan. Memperlambat perjalanan tinja melalui saluran pencernaan. Akhirnya menghasilkan tinja yang keras dan menyakitkan.

Menurut National Library of Medicine, kandungan kafein di dalam kopi juga bersifat diuretik. Berarti membuat tubuh lebih sering buang air kecil dengan membantu mengeluarkan garam dan air ekstra. Menyebabkan dehidrasi yang bisa berujung membuat perut sembelit.

Lebih parahnya lagi bahan-bahan lain yang biasa ditambah ke dalam secangkir kopi, seperti susu dan gula juga bisa memperparah efek ini.

Frances Largeman-Roth mengungkap kalau tambahan beberapa sendok makan susu tidak menjadi masalah, tetapi jika minum kopi susu dalam gelas besar, yang mana setengahnya terisi susu, hal ini bisa sebabkan masalah.

2. Cara mengatasi sembelit akibat minum kopi

Batasi asupan kafein

kopiAsupan kopi perlu dibatasi karena jika berlebihan bisa sebabkan sembelit. Foto: Getty Images/iStockphoto/SGAPhoto

Untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan, sekaligus mengatasi masalah sembelit, seseorang perlu membatasi asupan kopi.

Ahli Frances Largeman-Roth menyarankan untuk membatasi konsumsi 2 cangkir kopi per hari.

Asupan 400 miligram kafein masih aman, tetapi perlu diperhatikan jenis kopi yang diminum karena jumlah kafeinnya bervariasi. Bisa jadi dalam secangkir kopi 226 ml sudah mengandung kafein sampai 200 miligram.

Kalau tidak mau asupan kafein berlebihan, Frances Largeman-Roth menyarankan untuk memulai hari dengan secangkir kopi biasa, dilanjut sore atau siang harinya minum kopi decaf.

Cara lain agar terhindar dari sembelit saat minum kopi bisa dibaca di halaman selanjutnya!

Batasi konsumsi produk susu

Tips dari Barista, Cara Memilih Susu untuk Kopi Agar Rasanya Lebih EnakJangan terlalu banyak tambah produk susu ke dalam racikan kopi. Foto: Getty Images/agrobacter

Susu nabati menjadi pengganti yang baik dibandingkan susu hewani yang bisa menyebabkan sembelit.

Susu nabati, seperti susu gandum atau susu kedelai memiliki tekstur kental dan lembut. Mengonsumsi jenis susu ini bisa memenuhi kebutuhan serat harian dan mengurangi risiko pencernaan, seperti sembelit atau susah buang air besar.

Namun, kalau tidak bisa beralih ke susu nabati, kamu tetap bisa memakai susu hewani.

Frances menyarankan hanya menambahkan susu hewani murni sebanyak 1 atau 2 sendok makan. Jangan sampai berlebihan jika tidak mau perut menjadi sembelit.

Singkirkan gula

Gula pasir.Sebaiknya juga jangan banyak-banyak ditambah gula. Gantilah dengan pemanis alami lain. Foto: jcomp/Freepik

Selain susu, penting juga untuk menghindari atau menghilangkan gula.

Dengan cara ini, seseorang bisa menghindari sembelit dan masalah pencernaan lainnya yang bisa muncul akibat kopi.

Untuk memberi rasa tambahan, lebih baik menggunakan bahan herbal, seperti kayu manis atau bubuk kakao.

Tetap terhidrasi

Sehabis minum kopi, jangan lupa untuk kembali menghidrasi tubuh dengan minum segelas air putih.

Kopi memang bisa merangsang gerakan pencernaan dan mendorong kotoran keluar, tetapi di sisi lain kopi menyebabkan dehidrasi karena cairan terus keluar. Efek dehidrasi dari cairan yang terus keluar ini menyebabkan kotoran akhirnya jadi keras dan menyebabkan sembelit.

Karenanya perlu mengimbanginya dengan minum air putih yang cukup, sehingga tubuh tidak mengalami dehidrasi yang berujung sembelit.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Apa Benar Minum Kopi Instan Picu Risiko Kanker?


Jakarta

Berbagai paparan zat bisa menimbulkan risiko kanker, termasuk zat pada kopi. Contohnya zat akrilamida pada kopi instan. Namun, apakah benar bisa timbulkan kanker?

Kanker merupakan jenis penyakit yang kompleks dengan penyebab yang tidak menentu. Mulai dari makanan, pola hidup, atau paparan zat lain bisa jadi pemicunya.

Bahkan, minum kopi juga telah dikaitkan dengan risiko kanker. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ada salah satu jenis kopi yang paling berisiko menyebabkan kanker.


Melansir beberapa sumber, berikut penjelasannya.

1. Kandungan kopi dan kaitannya dengan kanker

Biji kopiKandungan kopi berupa zat akrilamida bisa menyebabkan kanker. Foto: iStock

Biji kopi yang sudah dipanggang mengandung zat akrilamida, produk sampingan dari proses pemanggangan.

Menurut medicalnewstoday.com (30/05/2023), International Agency for Research on Cancer (IARC) mengklasifikasikan akrilamida sebagai karsinogen potensial golongan 2A. Berarti ada bukti kuat menunjukkan bahwa akrilamida dapat menyebabkan kanker pada hewan.

Namun, bukti lebih lanjut perlu dilakukan untuk menentukan apakah zat ini juga meningkatkan risiko kanker pada manusia.

Selain itu, menurut American Cancer Society (ACS), akrilamida juga bisa hadir karena kemasan makanan, paparan rokok, hingga metode memasak.

2. Faktor pemicu kanker

Slurrp! 5 Racikan Kopi Hitam Nol Kalori yang Cocok Untuk DietJika kopi diminum berlebihan, bisa sebabkan kanker atau penyakit lainnya. Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW

Sejumlah faktor bisa meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker. Misalnya karena jalani pola makan tidak sehat dan kurang berolahraga.

Lantas, bagaimana dengan kopi? Minum kopi merupakan kebiasaan banyak orang. Jika diminum dalam batas wajar, kopi sebenarnya tidak menimbulkan risiko kesehatan. Namun, konsumsi kopi berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Terlepas dari kanker, kandungan kafein di dalam kopi bisa membuat otak lebih waspada dan meningkatkan tekanan darah sementara. Minum kopi juga bisa menganggu tidur berkualitas.

3. Kandungan akrilamida pada kopi instan pemicu kanker

5 Efek Samping Sering Konsumsi Kopi Instan yang Perlu DiwaspadaiKandungan akrilamida di di dalam kopi instan diketahui dua kali lipat lebih banyak. Foto: Getty Images/Stockah

Kopi instan sering dikonsumsi banyak orang karena praktis dan harganya lebih murah.

Sayangnya, para ahli yang disebut dalam situs dailymail.co.uk (14/11/2024), memperingatkan bahwa minum terlalu banyak kopi instan bisa meningkatkan risiko kanker.

Itu karena minuman berkafein ini mengandung akrilamida 2 kali lebih banyak daripada kopi bubuk. Zat ini telah dinyatakan sebagai karsinogen manusia yang dapat menimbulkan masalah.

Pengujian laboratorium sempat mengungkap kalau akrilamida dalam makanan bisa memicu kanker paru-paru dan reproduksi pada hewan. Menurut Badan Standar Pangan (FSA), para ilmuwan pun sepakat bahwa zat ini juga berpotensi menyebabkan kanker pada manusia.

Sebuah penelitian di Polandia tahun 2013 menganalisis 42 sampel kopi, termasuk sepuluh kopi instan. Mereka mengungkap kalau kopi instan memiliki jumlah akrilamida 2 kali lipat lebih banyak daripada kopi yang baru digiling. Namun, risikonya baru terlihat ketika seseorang minum sekitar sepuluh cangkir kopi instan sehari.

Meskipun mengandung akrilamida, di sisi lain kopi instan mengandung lebih banyak antioksidan daripada kopi bubuk. Antioksidan itu bisa melindungi kerusakan sel.

Dr Pál Maurovich-Horvat, direktur pencitraan medis di Universitas Semmelweis di Budapest mengungkap bahwa di dalam kopi instan terkandung Melanoidin, antioksidan yang meningkatkan keragaman bakteri di usus, dan juga membantu melindungi diri dari penyakit.

Jenis kopi terbaik bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

4. Jenis kopi paling baik

Kopi instan mungkin bisa menimbulkan risiko kanker karena kandungan akrilamida 2 kali lipat lebih banyak daripada kopi bubuk. Sebagai alternatif, bisa mengonsumsi jenis kopi lain yang memang terbukti lebih baik untuk kesehatan.

Melansir dailymail.co.uk (14.11/2025), filter coffee dan espresso dianggap sebagai minuman kopi paling sehat untuk dikonsumsi pagi hari.

Pasalnya, filter coffee dibuat dengan proses melewatkan biji kopi giling dan air panas melalui penyaring kertas atau logam. Ditemukan bahwa minum kopi ini berkontribusi terhadap rendahnya angka penyakit arteri, seperti serangan jantung.

Kopi berbasis espresso, seperti cappucino, latte, dan flat white juga dianggap bermanfaat bagi otak dan telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit Alzheimer.

Sebuah studi tahun 2017 juga menemukan hubungan antara konsumsi satu cangkir kopi sehari dengan menurunkan risiko kanker hati dan kanker dinding rahim.

Sejalan dengan itu, studi tahun 2018 menemukan hubungan antara konsumsi kopi dengan menurunnya risiko kematian pada penderita kanker usus besar, serta menurunkan risiko kanker payudara setelah menopause.

5. Minum kopi instan tak pasti sebabkan kanker

5 Fakta Kopi Instan yang Disukai Banyak Orang, Kamu Sudah Tahu?Namun, minum kopi isntan tidak pasti sebabkan kanker. Foto: Getty Images/iStockphoto/eskymaks

Sebenarnya belum ada studi secara pasti yang menunjukkan bahwa minum kopi instan bisa sebabkan penyakit kanker. Meskipun ada, hasilnya ditunjukkan ketika seseorang minum sekitar 10 cangkir kopi instan dalam sehari yang mana sudah tidak dalam batas wajar.

Penelitian terkini juga juga menunjukkan bahwa kopi tidak menyebabkan kanker, justru bisa mengurangi risiko berkembangnya beberapa kanker.

Meskipun begitu, sebagai bagian dari pola makan sehat, lebih baik batasi asupan kopi sehari-hari. Jangan minum lebih dari 4 cangkir kopi dalam sehari jika tidak ingin menimbulkan risiko penyakit kanker atau penyakit berbahaya lainnya.

Akan lebih baik juga bila minum kopi hitam tanpa tambahan gula, susu, krimer, atau pemanis lainnya.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

5 Tips Ngopi Selama Ramadan agar Kesehatan Tetap Terjaga


Jakarta

Kebiasaan minum kopi sering kali sulit ditinggalkan saat Ramadan. Pencinta kopi sebenarnya tetap bisa menikmati minuman favoritnya dengan cara sehat berikut ini.

Penikmat kopi mungkin sudah tidak bisa lepas dari kebiasaan minum kopi. Namun, bulan Ramadan menjadi waktu dimana minum kopi perlu dibatasi karena umat Muslim berpuasa mulai dari fajar sampai terbenamnya matahari.

Para penikmat kopi harus melakukan perubahan mendadak yang mampu menimbulkan rasa lelah atau sakit kepala.


Namun, para pecinta kopi sebenarnya masih bisa menikmati kopi, hanya ritualnya diubah. Beberapa tips juga bisa diperhatikan supaya minum kopi selama Ramadan tidak membahayakan kesehatan.

Melansir beberapa sumber, berikut 5 cara minum kopi yang sehat saat Ramadan.

1. Optimalkan waktu minum kopi

Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaOptimalkan waktu minum kopi baik saat sahur atau buka. Foto: Ilustrasi iStock

Waktu minum kopi menjadi hal penting saat puasa. Melansir dekaranganjar.com, Dr Nazir menyarankan minum kopi dua jam sebelum waktu sahur berakhir. Takarannya juga tidak boleh berlebihan, cukup satu cangkir saja.

Kopi juga bisa diminum setelah berbuka. Melansir ottencoffee.co.id(02/03/2024), para ahli menyarankan waktu terbaik untuk menikmatinya yaitu satu sampai dua jam setelah berbuka puasa.

Minum kopi pada waktu ini bisa membantu tubuh lebih aktif dan berenergi untuk lanjut menjalankan ibadah tarawih dan tadarus.

2. Pilih kopi rendah kafein

Coffee cup and beans on wooden table. Top view.Kopi decaf yang lebi rendah kafein bisa dipilih. Foto: iStock

Saat menjalani puasa, perut mungkin akan lebih sensitif terhadap makanan dan minuman yang masuk.

Oleh karenanya, pertimbangkan untuk memilih kopi yang lebih rendah kafein. Minum kopi tinggi kafein dapat meningkatkan produksi asam lambung dan mengendurkan sfingter esofagus. Akibatnya asam lambung naik atau GERD kambuh saat puasa.

Selama puasa, sebaiknya pilih jenis kopi decaf yang memiliki kafein lebih rendah. Menurun National Coffee Association, dalam 100 ml kopi decaf hanya mengandung 2 mg kafein yang jauh lebih kecil daripada kopi reguler dengan kandungan kafein sampai 95 mg per 100 ml.

Cara ngopi sehat saat Ramadan bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Tetap jaga hidrasi tubuh

Young woman drinking pure glass of waterJangan lupa tetap menjaga tubuh terhidrasi. Foto: Getty Images/seb_ra

Hidrasi menjadi hal penting selama Ramadan. Sebab, selama berpuasa asupan cairan akan berkurang, berisiko terkena dehidrasi.

Seimbangkan setiap cangkir kopi dengan banyak minum air putih untuk mengurangi efek diuretik kafein.

Selain mencukupi kebutuhan air putih, bisa juga konsumsi makanan kaya air saat sahur dan buka puasa. Menikmati buah-buahan dan sayuran yang menyediakan hidrasi dan nutrisi, memastikan tubuh tetap terhidrasi dan berenergi selama puasa.

4. Kurangi dosisnya

Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaDosis minum kopi juga sebaiknya dikurangi saat Ramadan. Foto: Ilustrasi iStock

Selama puasa, pola hidup juga biasanya berubah. Ritual minum kopi juga ikut berganti.

Oleh karena itu, jika biasanya minum kopi 3 kali dalam sehari, mungkin bisa dikurangi jadi 1 atau 2 kali saja sehari.

Dalam hitungan dosis, misalnya biasa minum 18 gram kopi, selama Ramadan dosisnya bisa dikurangi jadi 12 gram saja.

Pasalnya, minum kopi berlebihan dapat menimbulkan risiko peningkatan asam lambung dan memperburuk sakit asam lambung yang dialami.

5. Kurangi gula

Selain mengurangi dosisnya, penting juga untuk mengurangi kandungan gula. Kopi akan lebih sehat jika dibuat tanpa campuran pemanis seperti gula. Hal ini juga penting karena konsumsi gula berlebihan bisa menyebabkan dehidrasi saat puasa.

Oleh karenanya, pemanis itu bisa diganti dengan bahan campuran alami lainnya. Segelas kopi bisa ditambah rempah-rempah, seperti kayu manis atau kapulaga. Bisa juga pemanis buatannya diganti menjadi madu uang lebih sehat.

Menjalani puasa dengan sehat membutuhkan perhatian ekstra terhadap asupan cairan dalam tubuh. Selama lebih dari 12 jam menahan haus dan lapar, tubuh kehilangan banyak cairan serta mineral esensial yang berperan dalam menjaga keseimbangan metabolisme.

Le Minerale, dengan kandungan mineral esensial alaminya, membantu menggantikan elektrolit yang hilang, menjaga keseimbangan cairan, serta membuat tubuh tetap segar dan berenergi sepanjang hari.

Minum Le Minerale saat sahur membantu tubuh tetap bertenaga lebih lama, sementara saat berbuka, membantu mengembalikan kesegaran setelah seharian berpuasa. Dengan asupan cairan yang cukup dan berkualitas, puasa terasa lebih ringan, tubuh tetap bugar, dan aktivitas harian tetap optimal.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Hati-Hati! Cara Seduh Kopi Ini Bisa Tingkatkan Kolesterol


Jakarta

Kopi memang punya banyak manfaat sehat. Namun, metode penyeduhan tertentu justru bisa memberikan efek buruk pada kadar kolesterol yang meningkat.

Kopi banyak digemari karena kandungannya banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Minuman berkafein ini merupakan sumber antioksidan. Dalam jumlah tepat, konsumsi kopi mampu meningkatkan kadar energi, menurunkan risiko diabetes tipe-2, meningkatkan performa atletik, serta mendukung kesehatan jantung dan hari.


Namun, faktor-faktor tertentu bisa menyebabkan efek buruk usai minum kopi. Salah satunya cara menyeduh kopi.

Proses penyeduhan kopi mungkin terdengar tidak penting, tetapi faktanya beberapa cara justru membahayakan kesehatan.

Melansir ndtv.com (26/03/2025), penelitian terkini mengungkap bahwa kopi yang diseduh menggunakan mesin kopi kantor atau mesin kopi modern berpotensi meningkatkan kadar kolesterol.

Kopi yang diseduh menggunakan mesin atau yang disaring menggunakan penyaring berbahan metal diyakini mengandung senyawa kafestol dan kahweol yang tidak tersaring.

Kafestol dan Kahwepol merupakan senyawa diterpen yang secara alami dapat ditemukan di kopi.

Kedua senyaawa ini pun dikenal bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat atau LDL yang berkaitan dengan masalah penyakit kardiovaskular.

Menurut hasll penelitian yang disebut myfox8.com, kopi yang diseduh dengan mesin kopi mengandung kafestol sebesar 176 mg/L yang mana jumlahnya jauh lebih besar dari kafestol dari proses penyeduhan kopi filter yang jumlahnya hanya 12 mg/L.

Kopi yaang diseduh menggunakan mesin french press juga termasuk yang buruk untuk kolesterol. Pasalnya penyaringan metal tidak cukup rapat menampung kafestol dan kahweol.

Jadi, kandungan kedua senyawa itu pun menjadi cukup tinggi dan berisiko meningkatkan kadar kolesterol.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Nutrition, Metabolism & Cardiovascular Diseases menyebutkan bahwa rebusan kopi memang mengandung kadar senyawa peningkat kolesterol yang lebih tinggi.

minum kopiBeberapa metode penyeduhan kopi bisa meningkatkan kadar kolesterol. Foto: Getty Images/iStockphoto/grandriver

Studi tersebut juga mengungkap bahwa beralih ke kopi yang diseduh dengan filter atau penyaring kertas bisa mengurangi potensi tersebut.

Kopi yang diseduh dengan penyaring kertas ini memang prosesnya lebih lama karena kopi dibiarkan menetes secara alami, tetapi justru lebih baik untuk menjaga kolesterol.

Pasalnya, penyaring kertas dapat menyaring seluruh zat peningkat kolesterol.

Kopi yang diseduh biasanya mengandung kafestol, suatu senyawa diterpena yang bisa meningkatkan kolesterol dalam darah.

Menyeduh kopi menggunakan penyaring kertas dapat membantu mengurangi kadarnya secara signifikan.

Penyaring kertas juga memungkinkan kafein dan antioksidan melewatinya.

Benarkah Warna Kertas Filter Pengaruhi Rasa Kopi? Ini PenjelasannyaNamun kopi yang diseduh dengan metode filter diyakini bisa mengontrol kolesterol. Foto: Getty Images/ArtRachen01

Proses penyeduhan ini juga dapat membantu menurunkan keasaman kopi. Cara ini menjadi pilihan yang baik bagi mereka dengan kondisi perut sensitif.

Selain menyeduhnya pakai penyaring kertas, tips lain juga bisa membantu racikan kopi lebih sehat.

Mulai dari memilih biji kopi yang berkualitas tinggi, hindari gula, krim, atau sirup perasa berlebihan.

Penting juga untuk membatasi asupan kopi. Sebaiknya hanya 3-4 cangkir sehari.

Waktu minum kopi juga harus diperhatikan. Hindari meminumnya menjelang tidur supaya tidur tidak terganggu.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Manfaat Minum Kopi Hijau untuk Diet dan Cara Aman Konsumsinya


Jakarta

Kopi hijau atau green coffee menawarkan banyak manfaat kesehatan. Salah satunya dapat membantu menurunkan berat badan.

Green coffee atau kopi hijau merupakan biji kopi yang belum dipanggang. Kopi ini masih memiliki kandungan asam klorogenat yang tinggi.

Asam klorogenat merupakan senyawa atau zat kimia yang dianggap berkontribusi terhadap berbagai manfaat kesehatan. Salah satunya dalam penurunan berat badan.


Health Shots (30/09/2024) merangkum serba-serbi kopi hijau berikut manfaat sehatnya seperti berikut:

1. Mengenal kopi hijau

Kopi hijauKopi hijau merupakan biji kopi berwarna hijau yang belum dipanggang. Foto: Getty Images/iStockphoto/delobol

Kopi hijau mengacu pada warna biji kopi yang berwarna hijau sebelum dipanggang. Tidak seperti biji kopi yang dipanggang, kopi hijau justru dikonsumsi dalam kondisi mentah.

Karena tidak melalui proses pemanggangan, kopi ini pun memiliki kandungan asam klorogenat yang tinggi, senyawa yang berperan sebagai antioksidan .

Senyawa ini juga diyakini memberikan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk dalam hal penurunan berat badan. Sebab, senyawa tersebut bisa meningkatkan metabolisme dan menjaga kadar gula darah tetap normal.

2. Manfaat kopi hijau

Kopi hijauKandungan asam klorogenat tinggi membuat kopi hijau menawarkan banyak manfaat. Foto: Getty Images/iStockphoto/delobol

Kopi hijau memang dikenal memberikan banyak manfaat kesehatan. Berikut di antaranya:

Membantu menurunkan berat badan

Salah satu manfaat yang paling dibicarakan yaitu kemampuannya dalam membantu menurunkan berat badan.

Faktor utamanya berkat kandungan asam klorogenat di dalam kopi hijau. Senyawa ini dapat mengurangi lemak tubuh serta mengurangi penyerapan glukosa dan meningkatkan laju pembakaran kalori oleh tubuh.

Meningkatkan metabolisme

Biji kopi hijau yang mengandung asam klorogenat juga dapat meningkatkan metabolisme.

Asam klorogenat atau CGA diyakini dapat membatasi penyerapan glukosa sekaligus meningkatkan laju pembakaran kalori oleh tubuh.

Menurut seorang ahli kesehatah yang disebutkan situs Health Shots, asam klorogenat juga bisa membuat orang merasa lebih berenergi dan dapat membantu penurunan berat badan.

“Selain itu CGA juga dapat membantu mengelola kadar gula darah, meningkatkan metabolisme sehat, dan kesejahteraan secara keseluruhan,” jelas sang ahli.

Mengatur gula darah

Biji kopi hijau yang mengandung asam klorogenat juga bisa mengatur kadar gula darah.

CGA diyakini bekerja dengan membatasi penyerapan glukosa dari usus, sehingga menunda peningkatan kadar gula darah setelah makan. Hal ini menjadi kabar baik bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko mengalaminya.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal Nutrition, asam klorogenat juga bisa meningkatkan sensitivitas insulin yang memungkinkan tubuh menggunakan insulin secara lebih aktif untuk menurunkan kadar gula darah.

Kaya antioksidan

minum kopiMinum kopi hijau bisa melindungi sel dari radikal bebas akibat kandungan antioksidannya. Foto: Getty Images/iStockphoto/grandriver

Asam klorogenat di dalam kopi hijau merupakan antioksidan yang dapat melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Radikal bebas bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, kanker, dan penuaan dini.

Dengan kemampuan antioksidan untuk menetralkan radikal bebas, kesehatan dan kesejahteraan tubuh pun lebih terjaga.

Efek samping hingga cara menyeduh kopi hijau bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

3. Efek samping konsumsi kopi hijau

Apa itu kopi hijau dan manfaatnya bagi tubuh.Namun, kopi hijau juga bisa memberikan efek samping. Foto: Getty Images

Kopi hijau sebenarnya aman dikonsumsi, tetapi ada beberapa kemungkinan efek samping yang bisa timbul.

Peningkatan denyut jantung

Kopi hijau tetap mengandung kafein yang dapat meningkatkan denyut jantung dan menyebabkan palpitasi (sensasi ketika jantung berdegup dengan kencang), terutama pada orang yang sensitif terhadap kafein.

Masalah pencernaan

Konsumsi kopi hijau berlebihan dapat menyebabkan sakit pada pencernaan, seperti sakit perut, mual, atau diare karena kandungan asam tinggi.

Insomnia

Kandungan kafein dalam kopi hijau juga bisa mengganggu pola tidur jika dikonsumsi berlebihan, terlebih jika dikonsumsi sore atau menjelang waktu tidur.

Masalah kesehatan tulang

Asupan kopi hijau berlebihan juga bisa menyebabkan penipisan kalsium dalam tubuh yang berpotensi memengaruhi kesehatan tulang seiring berjalannya waktu.

4. Cara menyeduh kopi hijau

Sebaiknya Jangan Menghangatkan Seduhan Kopi, Ini SebabnyaAda beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyeduh kopi hijau. Foto: Getty Images/iStockphoto/monkeybusinessimages

Racikan kopi hijau bisa dibuat menggunakan biji kopi hijau atau bubuk kopi hijau.

Jika ingin membuat menggunakan biji kopi, kamu bisa merendam 1-2 sendok makan biji kopi hijau dalam segelas air semalaman.

Pada pagi hari, didihkan biji yang telah direndam beserta air rendamannya. Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan matang perlahan selama 10-15 menit.

Setelah itu barulah saring cairannya ke dalam cangkir. Tambahkan sedikit madu atau kayu manis untuk menambah rasa.

Jika ingin menggunakan bubuk kopi, bisa dengan cara panaskan secangkir air hingga mendidih. Ambil 1-2 sendok teh bubuk kopi hijau dan tuangkan air panas ke atasnya.

Diamkan sekitar 5-6 menit. Saring ke dalam cangkir dan sajikan. Bisa ditambah lemon atau madu sebagai pelengkap.

Dalam batas wajar, kopi hijau aman dikonsumsi. Namun, jangan berlebihan. Pasalnya, di dalam secangkir kopi hijau berukuran 200-300 ml mengandung antara 25 sampai 50 persen asupan kafein harian yang direkomendasikan.

Asupan dalam jumlah besar bisa menyebabkan efek samping terkait kafein, seperti sakit kepala, kecemasan, agitasi, dan detak jantung tidak teratur.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Mana Lebih Menyehatkan, Kopi dari Biji Panggang Sedang atau Gelap?


Jakarta

Tingkat biji kopi panggang sedang dan panggang gelap menghasilkan karakteristik berbeda. Namun, dari kedua tingkatan pemanggangan ini, mana yang lebih menyehatkan?

Tingkatan roasting atau pemanggangan biji kopi ada beberapa macam. Tiap tingkatan pemanggangan tersebut menentukan karakteristik aroma dan rasa kopi yang akan keluar saat diseduh.

Mulai dari tingkatan yang paling ringan atau light level dimana menghasilkan karakter lembut. Ada juga tingkatan sedang atau medium roast yang cenderung punya rasa lebih intens. Selanjutnya ada tingkat pemanggangan medium dark roast sampai dark roasted atau pemanggangan kopi paling gelap.


Pencinta kopi umumnya lebih memilih untuk menggunakan biji kopi yang disangrai dalam tingkat sedang sampai gelap. Keduanya memiliki karakter, profil rasa, dan nutrisi yang berbeda.

Di antara biji kopi panggang sedang dan panggang gelap, mana yang lebih baik? Melansir realsimple.com (14/04/2025), berikut informasinya!

1. Biji kopi panggang sedang

Menggiling biji kopiBiji kopi panggang sedang melalui proses pemanggangan lebih singkat. Foto: Getty Images/PeopleImages

Melansir ottencoffee.co,id, medium roast coffee atau biji kopi panggang sedang merupakan biji kopi yang melalui proses sangrai setingkat di atas light roast.

Dipanggang pada suhu sekitar 210 derajat celcius. Menghasilkan biji kopi dengan karakteristik berwarna kecokelatan dan tekstur mirip seperti teh tetapi lebih gelap.

Biji kopi yang disangrai dengan proses ini memiliki rasa lebih intens daripada kopi panggang ringan. Namun, kadar intensitasnya tidak sepekat kopi dipanggang gelap. Biasanya dipakai untuk membuat minuman manual brew.

2. Biji kopi panggang gelap

biji kopiBiji kopi dark roasted dipanggang jauh lebih lama. Foto: iStock

Dark roast coffee atau biji kopi dipanggang gelap juga banyak disukai penikmat kopi.

Umumnya biji kopi dipanggang di suhu di atas 225 derajat celcius. Kopi ini seringkali ditambah dengan campuran susu, gula, atau creamer untuk menjadi racikan cappuccino, latte, flat white, dan lain sebagainya. Namun biji kopi ini juga sering dipakai untuk menyeduh kopi manual brew.

Proses pemanggangan dengan suhu tinggi membuat biji kopi ini hampir tidak lagi menyimpan karakter apapun selain rasa dan aroma gosong.

Biasanya terlihat mengkilap karena minyak yang dikandung biji kopi keluar cukup banyak akibat proses sangrai lama.

3. Mana yang lebih baik?

biji kopiMedium maupun dark roasted coffee bisa disesuaikan preferensi dan kondisi masing-masing. Foto: iStock

Dalam hal kandungan kafein, kopi panggang sedang dan panggang gelap punya perbedaan yang tidak terlalu signifikan.

Menurut ahli gizi Shelley Balls, RD, seseorang yang suka jenis rasa dan aroma lebih intens tetapi ingin memilih kopi yang lebih banyak kandungan antioksidan, lebih baik pakai biji kopi panggang sedang atau medium roast.

Jika tertarik, Shelley pun menyarankan untuk menggunakan biji kopi yang baru digiling karena memungkinkan kandungan antioksidan lebih banyak.

Shelley juga menyarankan mereka yang memiliki masalah asam lambung tetapi ingin rasa kopi lebih kaya, bisa pilih biji kopi panggang gelap karena keasamannya lebih rendah.

Perbedaan biji kopi panggang sedang dan gelap bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

4. Jenis yang lebih sehat

Ketika biji kopi dipanggang, komposisi kimia, aroma, dan rasanya akan berubah.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, biji kopi panggang gelap biasanya disangrai sedikit lebih lama pada suhu lebih tinggi daripada biji kopi panggang sedang. Hasilnya, kopi punya rasa kuat dan pahit.

Sedangkan biji kopi panggang sedang disangrai pada suhu lebih rendah dan dalam waktu lebih singkat. Menghasilkan rasa kopi seimbang dengan aroma kuat.

Proses pemanggangan juga mengurangi kadar asam alami yang ditemukan dalam biji kopi.

Shelley mengungkap bahwa proses pemanggangan lebih lama membuat biji kopi panggang gelap menjadi kurang asam.

“Waktu pemanggangan lebih lama juga akan mengeluarkan sebagian antioksidan dalam kopi, jadi biji kopi panggang sedang memiliki lebih banyak antioksidan daripada biji kopi panggang gelap,” jelas Shelley Balls.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa biji kopi panggang sedang lebih sehat dibandingkan biji kopi panggang gelap. Sebab, kandungan antioksidan dan asam klorogenat lebih banyak ditemukan pada kopi panggang sedang.

Kedua kandungan tersebut bermanfaat untuk kesehatan, seperti mengurangi peradangan, mengatur gula darah, meningkatkan metabolisme, hingga membantu proses pembakaran lemak.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com