Brand perhiasan mewah, Tiffany & Co. meluncurkan produk liontin langka yang dijual khusus untuk para pemegang Non-fungible token (NFT) CryptoPunks. Terdapat 250 unit liontin bertatahkan berlian dan batu permata yang memikat.
Liontin CryptoPunks buatan tangan tersebut diumumkan oleh Tiffany & Co. pada hari Minggu (31/7) di Twitter. Harga per item lionton dibanderol 30 Ethereum (ETH) atau setara dengan US$ 50.600 atau sekitar Rp 743 juta berdasarkan kurs pada saat penulisan artikel.
Produk liontin yang diberi nama NFTiff ini tersedia secara eksklusif untuk pemegang NFT CryptoPunks, yaitu koleksi gambar 10.000 piksel NFT dari karakter yang berbeda. Pelanggan akan melihat kepiawaian desainer perhiasan Tiffany & Co. yang berhasil mengubah NFT CryptoPunks menjadi liontin yang dirancang khusus dan dapat dikenakan dalam kehidupan nyata.
Cointelegraph melaporkan setiap liontin akan terdiri dari setidaknya 30 batu permata atau berlian dengan desain khusus. Selain itu, perhiasaan akan terbuat dari rose gold 18 karat atau emas kuning.
Liontin juga dipadukan dengan rantai yang dapat disesuaikan berukuran antara 18-22 inci, terdiri dari tautan persegi panjang yang menarik inspirasi dari bentuk piksel kotak.
Ide di balik NFTiff muncul awal tahun ini, ketika Alexandre Arnault, Vice President Tiffany & Co. membagikan foto interpretasi perhiasan kustomnya dari NFT CryptoPunks #3167 di media sosial pada bulan April lalu, yang menyebabkan kehebohan. Liontin itu menarik perhatian Chain, inovator teknologi blockchain yang menciptakan NFTiff pass dan online gateway produk ini, nft.tiffany.com.
“Sebagai pemegang CryptoPunks, saya melihat kemitraan dengan Tiffany sebagai cara untuk membuat NFT dapat diakses oleh kolektor baru serta memperkuat komunitas yang ada yang telah menganut seni ini,” kata CEO Chain Deepak Thapliyal.
Komunitas Kripto Bersemangat Beli Liontin NFTiff
Komunitas kripto di Twitter tampak sangat bersemangat dengan penawaran NFT baru dari brand perhiasan mewah itu. Proyek ini akan diluncurkan pada 5 Agustus 2022, dengan perkiraan pengiriman NFT dijadwalkan untuk Desember 2022 dan pengiriman perhiasan pada Februari 2023.
Tiffany & Co. adalah merek mewah terbaru yang ikut bereksperimen dengan NFT. Perusahaan perhiasan itu pertama kali masuk ke NFT pada bulan Maret, ketika mereka membeli NFT Okapi NFT dari seniman kontemporer Tom Sachs seharga US$ 380.000. Tiffany & Co. telah menetapkan NFT bergaya roket tersebut sebagai gambar profil mereka di Twitter.
Brand mode lain, Gucci juga telah masuk ke industri blockchain dengan merilis 10.000 koleksi NFT yang disebut SUPERGUCCI pada 18 Januari 2022. Pada bulan yang sama, Prada berkolaborasi dengan Adidas Originals dalam sebuah proyek yang menampilkan 3.000 karya seni komunitas, yang dibuat oleh seniman Zach Lieberman menjadi NFT yang unik.
Game NFT adalah salah satu alternatif yang seru untuk mendapatkan keuntungan. Dengan modal bermain game saja, Anda punya kesempatan untuk mengumpulkan kripto sebanyak mungkin. Saat ini, banyak game NFT gratis yang dapat Anda mainkan untuk menghasilkan keuntungan. Apa saja? Simak kelanjutannya berikut ini!
Apa itu Game NFT ?
Game NFT adalah game digital yang menggunakan mekanisme, peraturan, dan interaksi antar pemainnya berdasarkan NFT. NFT sendiri adalah akronim untuk Non-Fungible Token, yaitu sertifikat keaslian yang unik pada blockchain sebagai bukti kepemilikan barang yang dapat dibeli dengan mata uang kripto.
Bagaimana cara kerja game nft?
Cara kerja game NFT yaitu dengan mengombinasikan video game dengan teknologi blockchain, sehingga pemainnya bisa melakukan jual beli aset digital atau NFT mereka. Para pemain game NFT juga bisa memperoleh NFT lewat game-game tertentu yang biasa disebut Play-to-Earnatau bermain untuk dapatkan keuntungan.
Singkatnya, game NFT memungkinkan para pemainnya untuk mendapatkan item yang diperoleh dari rewardgame sebagai aset NFT yang berharga.
Apa Itu Play to Earn Game?
Game NFT berbasis Play-to-Earn ini mampu menghasilkan keuntungan dalam bentuk koin kripto atau altcoin yang selaras dengan uang Rupiah. Para pemain harus mengumpulkan sejumlah item unik dalam game agar bisa diuangkan.
Caranya adalah dengan menjual item tersebut ke bursa, pasar, atau rumah lelang yang sesuai dengan fanbase tertentu. Kisaran harga yang dispekulasikan akan tergantung dengan fluktuasi nilai item atau utilitas sebuah item dalam permainan NFT.
Sebelum mulai bermain, Anda harus melakukan pendaftaran dan pembuatan akun terlebih dahulu. Jangan lupa juga untuk menghubungkan dompet kripto Anda. Biasanya, dompet kripto yang sering digunakan adalah MetaMask.
Setelah mengenal apa itu gameNFT,pasti Anda mulai tertarik untuk mencobanya, bukan? Anda bisa mulai mengumpulkan keuntungan dengan memanfaatkan beberapa game Play-to-Earn NFT yang beragam jenisnya. Apalagi, sekarang juga banyak game NFT yang gratis yang sangat populer dan menguntungkan. Berikut ini adalah beberapa rekomendasinya.
Suka dengan permainan bertema fantasi? Anda harus mencoba memainkan Alterverse karena game ini memadukan shooter dengan Sci-Fi. Game ini akan mengajak Anda menjelajahi luar angkasa untuk menyelesaikan misi menyelamatkan pesawat luar angkasa.
Jika berhasil menyelesaikan quest, Anda akan mendapat reward berupa token dan NFT. Dengan NFT yang tertinggi, Anda akan bisa mengalahkan musuh terkuat, termasuk pemain-pemain lain di mode Deathmatch, untuk dapatkan semua reward-nya.
Eizper Chain adalah game NFT gratistipe ARPG (Action Role Playing Game) yang bisa dimainkan tanpa harus punya modal. Game berbasis teknologi blockchain ini menawarkan banyak misi dengan reward yang menarik.
Anda bisa kumpulkan banyak karakter yang punya kemampuan khusus masing-masing, seperti menggunakan senjata, armor, dan eizper crystal skill. Selain menyelesaikan misi, game ini juga memungkinkan pemainnya untuk menjelajahi dunia yang bebas dan melakukan beragam aktivitas seru.
Berikutnya, ada game MIR4 yang merupakan MMORPG open world dengan latar budaya Korea klasik dalam dunia fantasi. Game ini penuh dengan elemen-elemen laga antar klan yang menyebabkan perpecahan besar. MIR4 punya fitur penerjemah sehingga Anda bisa berkomunikasi dengan pemain-pemain lainnya. Kumpulkan koin kripto dan koin utilitas yang disebut DRACO agar bisa ditukarkan dengan darksteel (DS).
Game NFT selanjutnya adalah Thetan Arena, yaitu game MOBA berbasis blockchain yang menuntut Anda untuk bertarung dengan kelompok lain. Game ini akan memberi Anda tiga hero secara gratis untuk bertarung melewati 11 level permainan agar bisa menang. Setiap levelnya hanya bisa dibuka dengan piala khusus yang diperoleh setelah menyelesaikan quest
Game Tiny Colony punya konsep permainan yang cukup unik. Di sini, Anda akan bermain dalam sebuah koloni semut. Anda harus bisa membangun sebuah koloni semut yang canggih dan maju demi mendapatkan keuntungan yang melimpah. Anda juga dituntut untuk mempertahankan koloni Anda dari kekuatan gelap yang berkeliaran di bawah tanah.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, NFT adalah sertifikat kepemilikan asli yang tidak bisa direplikasi.
Jika Anda membeli in-game item NFT, maka item tersebut akan selamanya menjadi hak milik Anda. Anda pun bisa mengoleksinya atau menjualnya kepada gamers lain.
NFT sangat terjamin keaslian dan kelangkaannya. Oleh sebab itu, uang yang dihasilkan dari transaksi NFT bisa cukup besar jika Anda pun kreatif dalam berbisnis.
Apalagi jika game yang Anda mainkan adalah game NFT gratis, maka Anda tidak perlu mengeluarkan modal sepeser pun. Anda hanya perlu bermain dengan tekun dan kreatif agar kripto terkumpul sehingga bisa hasilkan cuan.
Anda juga bisa melakukan jual-beli aset NFT Anda di TokoMall untuk maksimalkan pendapatan. TokoMall adalah pelopor marketplace NFT di Indonesia. Anda dapat membeli atau menjual berbagai aset kreatif dan koleksi digital di sini! Jangan lupa juga bergabung ke komunitas Tokomall di Discord dan Telegram Tokomall sekarang juga!
Epic Games telah mengkonfirmasi tidak akan mengganggu rencananya untuk menggunakan teknologi NFT (non-fungible token) atau blockchain di Epic Games Store. Sikap Epic Games ini sangat berbeda jauh dengan pengembang game Minecraft sepenuhnya melarang NFT dan blockchain dari platformnya.
Melansir Decrypt, CEO Epic Games, Tim Sweeney, telah menyatakan bahwa dia tidak memiliki rencana untuk menghentikan pengembangan NFT atau blockchain di Epic Games Store. Sweeney secara khusus mencatat bahwa dia sangat terbuka dengan perkembangan teknologi, meskipun sebelumnya dia yakin kedua teknologi itu dipenuhi dengan penipuan dan mempertanyakan konsep secara keseluruhan.
“Pengembang harus bebas memutuskan bagaimana membangun permainan mereka, dan Anda bebas memutuskan apakah akan memainkannya,” kata Sweeney.
“Saya percaya platform dan pembuat sistem operasi tidak boleh ikut campur dengan memaksakan pandangan mereka ke orang lain. Kami pasti tidak akan ikut campur.”
Ilustrasi game Fornite yang dikembangkan oleh Epic Games yang menduung NFT. Foto: Epic Games.
Meskipun, pengembang Epic Games tidak memiliki rencana untuk melakukan apa pun dengan NFT saat ini, mereka telah menyatakan akan memantau untuk melihat bagaimana perkembangan dari waktu ke waktu.
Epic Games adalah kekuatan yang jauh lebih besar di industri game. Mereka adalah perusahaan di balik game sukses besar Fortnite dan judul lainnya, ditambah pembuat software Unreal Engine yang banyak digunakan di seluruh game dan industri hiburan lainnya.
Perusahaan juga memiliki aspirasi metaverse yang signifikan, baru-baru ini mengumpulkan US$ 2 miliar lagi dengan penilaian US$ 31,5 miliar dengan niat untuk “membangun metaverse.”
Namun, Epic Games sejauh ini belum menggunakan aset kripto atau jaringan blockchain dalam game, meskipun mengizinkan pengembang lain untuk meluncurkan game yang berfokus pada NFT di pasarnya. Epic Games Store adalah pasar PC dan Mac yang mengklaim lebih dari 194 juta pengguna pada akhir tahun 2021.
Developer game, Square Enix akhirnya masuk ke industri blockchain dan web3 dengan mengumumkan proyek NFT (non-fungible token). Perusahaan telah bekerja sama dengan Enjin untuk membuat NFT untuk koleksi digital untuk game legendaris, Final Fantasy VII edisi khusus ulang tahun ke-25.
Enjin mengatakan akan membuat brand tokenized menggunakan Efinity Network, yang merupakan jaringan blockchain lintas-rantai terdesentralisasi yang dirancang untuk membuat NFT lebih mudah diakses.
Langkah ini tidak mengejutkan, karena Square Enix mengisyaratkan akan melakukan investasi dalam teknologi inovatif seperti blockchain bahkan saat mereka menjual studio game Western.
Beberapa gamer mungkin akan membenci langkah ini, karena mereka mengaitkan NFT dengan penipuan, pemborosan energi dan skema monetisasi. Tapi, Square Enix telah mengisyaratkan bahwa NFT adalah kunci model bisnis masa depan.
Koleksi digital NFT Final Fantasy VII dapat diakses oleh publik pada tahun 2023. Namun, mulai Kamis (20/7), publik akan dapat memesan di action figure fisik yang dilengkapi dengan kode yang dapat ditukarkan dengan NFT digital. Nantinya, juga akan ada kartu perdagangan fisik yang juga memiliki komponen NFT digital yang tersedia untuk pre-order akhir tahun ini.
Saat ini, tidak ada gambar yang tersedia tentang seperti apa bentuk action figure atau NFT serta berapa harganya. Dalam lingkungan di mana NFT terkait game sering kali mendapat reaksi cepat, namun tidak diketahui apakah NFT FFVII ini akan memiliki nilai atau utilitas lainnya di dunia nyata, selain faktor sentimental.
Square Enix menggunakan blockchain Efinity dan toolkit Enjin Open Platform untuk mengintegrasikan, mengelola, dan meluncurkan penawaran koleksi digitalnya dengan mulus. Blockchain Efinity menawarkan kepada penggunanya manfaat efisiensi dan kinerja baik.
Enjin mengatakan teknologi NFT-nya untuk koleksi Square Enix di jaringan blockchain Efinity adalah ramah lingkungan, menggunakan NFT.io dan Enjin Wallet sebagai pasar sekunder non-eksklusif dan solusi wallet untuk pengguna, dan Enjin Beam untuk keunikan dan sistem distribusi NFT kode QR yang dapat diakses.
Jaringan Efinity, blockchain generasi berikutnya untuk NFT yang didukung oleh Enjin untuk menyediakan tujuan alternatif untuk pengembang, investor, dan pengguna blockchain yang sadar lingkungan. Koleksi didukung oleh rangkaian produk lengkap Enjin, yang menurut perusahaan menyediakan solusi ramah lingkungan untuk membangun produk game terdesentralisasi.
Enjin telah menyatakan bahwa mereka berkomitmen untuk NFT netral karbon pada tahun 2030 dan sedang membangun fondasi Efinity di jaringan paling hemat karbon, Polkadot. Sebagai penandatangan Crypto Climate Accord, Enjin berjuang untuk industri aset kripto yang terdekarbonisasi dan berkelanjutan.
Harga dan volume perdagangan Non-fungible token (NFT) turun drastis imbas dari crypto winter yang menghantam pasar tahun ini. Meski demikian, NFT CryptoPunk masih mencatat penjualan yang fantastis.
Pada Selasa malam lalu, CryptoPunk #4464 berhasil terjual seharga 2,500 ETH atau sekitar US$ 2,6 juta (Rp 39 miliar). Bersama dua koleksi lainnya, #4464 menjadi NFT CryptoPunk dengan penjualan terbesar keempat di angka 2,500 ETH.
Namun, karena harga ETH berfluktuasi, nilai fiat ketiga NFT ini sangat bervariasi. Misalnya, saat CryptoPunk #4156 terjual 2.500 ETH pada Desember 2021, harganya bernilai US$ 10,25 juta (Rp 153 miliar) saat itu. Sementara saat CryptoPunk #5577 terjual 2.500 ETH pada Februari lalu, nilainya saat itu US$ 7,7 juta (Rp 115 miliar).
NFT CryptoPunks yang mencetak rekor tertinggi penjualan adalah CryptoPunk #5822, yang terjual 8.000 ETH pada Februari lalu atau sekitar US$ 23,7 juta (Rp 356 miliar) pada saat itu. Pembelinya adalah CEO startup blockchain Chain, Deepak Thapliyal.
CryptoPunk #4464 dibeli oleh seorang pseudonymous yang juga pendiri Nouns. Tidak diketahui siapa orangnya, tetapi wallet orang tersebut juga memiliki 25 NFT CryptoPunks lain dan telah menghabiskan 3.600 ETH untuk membeli semua itu.
Menurut data CryptoSlam, penjualan CryptoPunk #4464 ini merupakan penjualan NFT dengan harga tertinggi dalam 30 hari terakhir. Angkanya bahkan melampaui harga dua NFT Bored Ape Yacht Club (BAYC) yang masing-masing terjual seharga US$ 1,2 juta (Rp 18 miliar) dan US$ 1 juta (Rp 15 miliar).
NFT merupakan token yang menunjukkan kepemilikan sebuah item, seperti avatar, karya seni, dan juga item video game. Pasar NFT sempat melonjak pada 2021 dengan volume perdagangan US$ 25 miliar. Namun volumenya mulai menurun tajam sejak awal Mei lalu seiring dengan jatuhnya pasar kripto.
CryptoPunks adalah salah satu proyek NFT yang paling sukses dan mahal. Dirilis pada 2017 oleh Larva Labs, proyek yang ada di jaringan Etherum ini kini telah menghasilkan volume perdagangan lebih dari US$ 23 miliar (Rp 345 triliun) di pasar sekunder.
Yuga Labs, pencipta BAYC, baru-baru ini membeli CryptoPunks IP dari Larva Labs dan memberikan hak komersial untuk pemiliknya.
The Saudis menjadi non-fungible token (NFT) terpopuler pekan lalu setelah ludes terjual hanya dalam beberapa jam usai resmi diluncurkan pada 9 Juli 2022.
The Saudis merupakan NFT turunan dari CryptoPunks yang berisi avatar dalam piksel 2D berbagai karakter yang seluruhnya mengenakan penutup kepala khas Arab Saudi. Ada total 5.555 NFT yang dirilis.
Harga terendah atau floor price NFT The Saudis saat ini 0,73 ETH (sekitar Rp 12 juta) di OpenSea. Harga ini mencapai puncaknya di 1,3 ETH (sekitar Rp21,2 juta) pada Sabtu lalu.
Di awal peluncurannya, NFT The Saudis sempat diserang bot yang secara diam-diam menurunkan floor price. Beruntung, tim pengembang berhasil mengatasinya.
The Saudis juga memiliki banyak pendukung di Twitter yang membantu mempromosikan proyeknya. Salah satu pendukungnya adalah influencer NFT, Farokh, yang berhasil menjual NFT The Saudis senilai 30 ETH di pasar sekunder.
NFT yang berada dalam blockchain Ethereum tersebut hingga 12 Juni 2022 berhasil meraih volume penjualan 6.700 ETH (Rp 109 miliar). Selama penjualan, The Saudis memberlakukan free to mint.
Bagi para pemegang NFT, The Saudis memberikan utilitas berupa akses eksklusif ke semua proyeknya yang akan datang. Kolektor NFT ini juga mendapatkan status Syeikh di dalam ‘kerajaan’ yang dibangun proyek tersebut.
Kesuksesan NFT ini menjadi angin segar mengingat kondisi pasar NFT sedang lesu, sejalan dengan turunnya pasar kripto. The Saudis menjadi proyek populer pertama yang diluncurkan sejak harga ETH jatuh hingga 50% pada awal Juni lalu.
Pengembang The Saudis diduga sama dengan pengembang yang ada di balik NFT GoblinTown. GoblinTown, meski tanpa utilitas yang jelas, tercatat berhasil mencetak rekor penjualan bulan lalu.
Aset kripto berupa non-fungible token atau yang biasa disingkat NFT sangat identik dengan karya seni yang dihasilkan melalui teknik ilustrasi digital. Berbagai karya seni NFT yang terkenal seperti Bored Ape Yacht Club, merupakan karya seni digital yang kemudian diproses menjadi aset kripto NFT melalui prosesminting.
Lantas, apa yang dimaksud dengan ilustrasi digital? Bagaimana proses pertemuannya dengan NFT? Baca terus artikel ini, yuk!
ilustrasi digital adalahteknik menggambar yang memanfaatkan perangkat lunak komputer (software) untuk menghasilkan sebuah karya dalam bentuk gambar. Teknik ini berbeda dengan cara konvensional yang memanfaatkan media fisik seperti kertas dan cat kuas untuk menghasilkan sebuah ilustrasi.
Dengan adanya teknologi yang mendukung digitalisasi karya seni ilustrasi, para kreator dan artis mendapatkan banyak manfaat dan peluang baru untuk menjelajahi berbagai gaya baru dalam membuat karya mereka. Karya digital satu ini menghasilkan berbagai teknik baru dalam membuat karya seni yang mana memanfaatkan berbagai perangkat lunak dan perangkat keras komputer.
Ragam Gaya Karya Seni Ilustrasi Digital
Ilustrasi digital dengan teknik freehand memungkinkan para seniman untuk menghasilkan komposisi gambar yang lebih kompleks. Ada berbagai jenis gaya gambar yang digandrungi oleh banyak artis, yaitu:
1. Komikal
Sebuah buku komik terdiri dari beberapa adegan yang dibagi ke dalam panel-panel. Sebuah panel dilengkapi dengan teks narasi dan dialog yang ditampilkan dengan kontainer berbentuk balon. Komik dapat dibuat dengan teknik ilustrasi digital di mana adegan digambar dengan komposisi sesuai keinginan sang seniman komik atau biasa disebut komikus.
2. Realisme
Realisme merupakan salah satu gaya ilustrasi digital modern yang cukup populer di kalangan para seniman. Ciri khas dari realisme adalah kecenderungan gambar yang sangat mirip dengan objek nyata dengan detail-detail dan komposisi kompleks, yang bertujuan untuk merepresentasikan keadaan dunia nyata dan bentuk manusia semirip mungkin.
3. Ilustrasi Flat
Gaya ilustrasi digital ini menduduki puncak tren desain di tahun 2020 seiring dengan kehadiran NFT dan masih bertahan hingga saat ini. Berbagai brand mengadopsi gaya ilustrasi flat hampir di setiap platform komunikasi visual mereka seperti logo, aplikasi, situs web, ilustrasi, dan lain-lain.
Memiliki ciri khas yakni gambar dua dimensi dengan detail yang sedikit, Para seniman ilustrasi digital flat lebih mementingkan perspektif yang menarik dan pergerakan yang unik untuk menciptakan gambar yang memiliki makna dan terlihat ‘hidup.’
Ilustrasi Digital dan Pasar NFT
Tidak sekadar menghasilkan karya, kehadiran teknologi ilustrasi digital juga memberikan kesempatan bagi para seniman untuk memasarkan karya seni mereka dengan cara baru. Sebab, NFT merupakantoken digital yang tersimpan dalam jaringan blockchain yang menjadikan sebuah karya menjadi unik dan tidak dapat diduplikasi.
Ilustrasi digital cenderung digandrungi oleh para kreator dan artis yang ingin memasarkan karya seni mereka di pasar NFT karena output yang dihasilkan dari teknik menggambar ini berbentuk digital yang mana mempermudah proses minting.
Secara global, sudah banyak nama-nama ilustrator yang berhasil menjual karya seni miliknya ke dalam bentuk NFT. Sebut saja Blake Kathryn, ilustrator yang menjual beragam ilustrasi digital dan seni visualnya dalam bentuk NFT. Saat ini, koleksi NFT miliknya mencatat floor pricedi angka 1,444 ETH yang senilai dengan 1630 USD, lho! Salah satu keping NFT termahal miliknya berjudul “Onye Nota Bust #4/25”.
Selain itu, ada juga seniman bernama E Merlin Murray yang juga berhasil menjadikan ilustrasi digital miliknya ke dalam bentuk NFT. Bahkan, ia telah merilis lebih dari satu proyek proyek NFT, lho! Antara lain “Madame Sofia’s Oracle Of Wisdom” yang terdiri dari 8888 keping, lalu “Space Goats On Acid”, dan terakhir ada “Satoshi Faces”. Masing-masing proyek tersebut memiliki ciri khas dan gaya ilustrasi yang berbeda dan unik, sukses menarik perhatian banyak penikmat seni.
TokoMall melakukan wawancara eksklusif dengan beberapa seniman dan ilustrator asal Indonesia yang saat ini juga terjun ke dunia NFT.
Dhany Pramataadalah seorang seniman ilustrasi kartun asal Indonesia yang karyanya terkenal di media sosial Instagram dan Twitter. Dirinya menjelaskan bahwa riset pasar merupakan proses yang sangat krusial sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia NFT.
“Kita benar-benar harus tau siapa target pembeli karya-karya kita. Nah, banyak kasus beberapa kreator yang memulai NFT tanpa riset, akhirnya mereka stuck,” ungkap Dhany yang kerap disapa dengan ‘Bang Dhan’.
Heyapriliaa, seorang ilustrator yang juga terjun ke dunia NFT dan memasarkan hasil karyanya di TokoMall memaparkan bahwa riset dapat dilakukan dengan memerhatikan jenis karya seni NFT yang laku di pasaran, serta memiliki kemampuan untuk memetakan karakteristik kolektor NFT.
Isa Indra Permana, seorang ilustrator yang mengusung tema musik, mitologi, dan kehidupan sehari-hari pada karyanya menuturkan proses eksekusi membuat karya seni langsung dilakukan tanpa perlu membuat sketsa karena ide akan mengalir dengan sendirinya seiring proses membuat karya.
Namun, berbeda dengan karya bertema khusus, dirinya memulai proses awal yakni membuat checklist untuk keseluruhan karya yang akan menjadi sebuah series.
Seorang kreator harus memilih platform untuk memasarkan karya seni berbentuk NFT mereka. Dhany Pramata menjelaskan bahwa dirinya memilih pasar NFT lokal karena menyesuaikan jenis konten yang ia buat yang mana sangat berkaitan erat dengan kebiasaan dan budaya masyarakat Indonesia.
Promosi juga menjadi proses eksekusi yang penting bagi seorang kreator agar karya seni mereka dikenali oleh khalayak dan menjangkau pasar yang meminati karya mereka. Salah satu mekanisme promosi yang kerap dilakukan adalah melalui media sosial. Kolektor NFT biasanya memantau perkembangan seputar dunia NFT di Twitter atau Instagram.
Cara lain untuk mempromosikan diri dan karya seni NFT adalah melalui komunitas. Tidak sekadar mempromosikan karya seni, para anggota komunitas sering berdiskusi dan saling memberikan informasi terkait dunia NFT. Ada berbagai komunitas NFT yang mana terbuka bagi para kreator dan kolektor untuk bergabung.
Bagi kamu para kreator dan artis yang ingin menjual karyamu dalam bentuk NFT, yuk bergabung menjadi Official Partner (Kreator) dari TokoMall. Kalau kamu kolektor yang suka mengoleksi karya seni NFT, kamu bisa membeli NFT dari berbagai seniman NFT terkemuka di TokoMall dengan mendaftar sebagai Creator (Kolektor). Biar nggak ketinggalan berita seputar NFT, join juga komunitas Discord atau Telegram TokoMall, ya!
Tidak bisa dipungkiri, demam NFT terus menyebar ke seluruh bagian di dunia. Hal ini membuat banyak sekali pendatang baru yang memulai berkarir di dunia NFT, dengan memanfaatkan marketplace NFT yang beragam di pasaran. Terdapat salah satu marketplace NFT yang banyak digunakan sejak awal kemunculannya, yaitu Rarible. Penasaran mengenai ciri khas dan cara kerja dari marketplace NFT tersebut yang kini populer? Yuk, simak selengkapnya!
Sebenarnya, Apa Itu Rarible?
Seperti yang telah disinggung di atas, Rarible adalahsebuah marketplace NFT yang bergerak di bawah blockchainEthereum, di mana di dalamnya para pengguna bisa membagikan, menjual, dan membeli suatu karya NFT hingga mendapatkan hak miliknya. Ditemukan oleh Alex Salnikov dan Alexei Falin dan berhasil diluncurkan pada tahun 2020, didukung dengan pendanaan yang dilakukan oleh CoinFund.
Cara Kerja Rarible
Para kreator bisa menjual NFT dengan hanya satu keping saja hingga beberapa edisi, berkat standar token ERC-721 dan ERC-1155 yang diterapkan dalam marketplace. Koleksi yang dimiliki pun sangat beragam, mulai dari karya seni digital, meme, hingga item yang bisa digunakan untuk game NFT dan lahan virtual di Metaverse. Sejak 2021, terdapat peningkatan dalam pengguna Rarible yang mencapai 10 ribu pengguna tiap bulannya, dengan volume penjualan terbanyak berasal dari pasar kedua atau secondary.
Lantas, Apa yang Membuat Rarible Berbeda dengan Opensea?
OpenSea memang dikenal sebagai salah satu marketplace NFT tertua, tercatat diluncurkan pada 2017. Jumlah penggunanya terus meningkat, bahkan hingga melebihi 500 ribu setiap bulannya.
Memang, beberapa fitur yang dimiliki OpenSea membuatnya lebih unggul, seperti bisa menerima 150 aset kripto sebagai alat transaksi, sementara Rarible hanya menerima ETH, FLOW, dan XTZ. Namun, para penggunana bisa melakukan pembayaran via kartu kredit untuk memudahkan para pengguna awam bertransaksi.
Meski begitu, terdapat salah satu fitur unggulan OpenSea yang juga dimiliki Rarible adalah ‘lazy minting’. Di mana lewat fitur tersebut, para kreator bisa minting NFT miliknya tanpa dikenakan gas feeatau biaya apapun, mengutip Cointelegraph.
Sehingga, proses minting tidak terjadi pada saat pembuatan NFT melainkan pada saat terjadi pembelian. Jadi, pembeli lah yang akan membayarkan sejumlah gas fee. Nah, untuk nominal gas fee nya dikenakan sebesar 2.5% saja.
Keunikan lainnya adalah para kreator bisa memodifikasi NFT yang di-minting, seperti dengan mengatur resolusi sesuai keinginan hingga menambahkan kode tersembunyi ke dalam NFT. Selain itu, persentase biaya royalti yang ditentukan oleh para kreator bisa mencapai hingga 50%, lho! Sistem pembayarannya pun cenderung lebih cepat didapatkan sesaat NFT tersebut terjual.
Selain menyediakan marketplace, nft marketplace satu ini juga memiliki governance token yang dikenal dengan RARI yang dianggap sangat bernilai karena bisa berpengaruh langsung terhadap platform mereka yang terdesentralisasi. Tujuan dari token ini adalah tentunya untuk menjalankan ekosistem yang dimilikinya, sehingga para pengguna bisa ikut berpartisipasi dalam tata kelolanya, seperti pemungutan suara untuk perubahan biaya hingga perubahan aturan.
Sederet NFT Populer yang Di-minting di Rarible
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Rarible memiliki berbagai jenis koleksi NFT, mulai dari karya seni biasa hingga item untuk Metaverse. Namun, sepanjang perkembangannya dan berkat banyaknya nama besar mulai dari public figure hingga brand ternama yang minting NFT miliknya seperti Floyd Mayweather, Lindsay Lohan, hingga brand seperti Twitter dan Adidas.
Meski begitu, beberapa waktu belakangan terdapat NFT populer yang berasal dari kalangan seniman visual, illustrator yang sudah kami rangkum. Berikut 5 proyek NFT populer yang ada di Rarible, yaitu:
Anda pasti tahu, kan, proyek NFT bergambar kera yang amat viral? Betul, proyek yang diberi nama ‘Bored Ape Yacht Club’ tersebut menjadi salah satu NFT populer yang pernah ada. Hingga kini, volume penjualannya di Rarible mencapai 19.6 juta USD dengan rata-rata harga per kepingnya berkisar di angka 400 ribu USD. Fantastis, bukan?
Proyek NFT populer lainnya adalah ‘MOAR by Joan Cornella’. NFT yang mengusung konsep sebuah mansion yang berada di Metaverse dengan kesan meme ini berhasil meraup volume penjualan sebesar 21.3 juta USD, lho! Di dalam mansion tersebut, juga terdapat karakter seperti manusia, cyborg, hingga zombie. Satu keping NFT-nya memiliki rata-rata harga sebesar 5500 USD.
Selain seniman dan illustrator, brand besar seperti adidas Originals pun menjual proyek NFT. Proyek NFT ini berhasil meraup volume perdagangan sebanyak 11 juta USD dengan rata-rata harga per kepingnya senilai 7000 USD. NFT yang dijual berupa avatar atau karakter yang bisa digunakan oleh pengguna Metaverse.
Selain adidas Originals, brand fashion lainnya yang menjual proyek NFT adalah RTFKT. Bekerja sama dengan Nike, RTFKT meluncurkan sebuah NFT berupa collectible item yang dinamakan ‘RTFKT – MNLTH’ atau yang juga dikenal dengan sebutan ‘Monolith’. Volume penjualannya senilai 6.2 juta USD dengan rata-rata harga per kepingnya sebesar 24100 USD.
NFT dari ‘Arcade Land’ juga menjadi salah satu NFT terpopuler yang dijual. NFT dengan bentuk lahan di Metaverse dengan spesifikasinya yang unik dan berbeda tiap item-nya, membuat Arcade Land banyak diminati. Hal ini ditunjukkan dengan volume penjualan sebesar 22.5 juta USD dan per kepingnya memiliki harga rata-rata senilai 4400 USD.
Pilih ‘Sign in’, lalu pilih blockchain dan walletyang diinginkan untuk minting
Setelah berhasil registrasi, pilih ‘Create’
Pilih jumlah edisi yang akan di-minting, apakah ‘Single’ atau ‘Multiple’
Upload karya seni yang akan dijadikan NFT dalam format dan ukuran yang ditetapkan
Lengkapi deskripsi NFT
Tentukan jenis penjualan (dijual atau dilelang) dan harga NFT
Tentukan persentase biaya royalti
Jika dibutuhkan, lengkapi NFT dengan kode tersembunyi
Pilih akan minting dengan gas fee atau tidak (lazy minting)
NFT berhasil dibuat
Jadi, itulah penjelasan mengenai Rarible. Ternyata, marketplace NFT satu ini punya banyak keunikan, bahkan dari OpenSea sekalipun, yang membuatnya meraup banyak pengguna, ya. Kunjungi Tokonews untuk informasi lain seputar dunia blockchain dan NFT. Oh iya, jangan lupa untuk mulai jual-beli NFT di marketplace NFT Indonesia yaitu TokoMall. Gabung juga di komunitas resmi TokoMall di Discord dan Telegram, ya!
Sebagai kolektor NFT, Creator pasti paham dengan biaya yang harus dibayarkan saat akan membeli aset digital baru atau disebut sebagai gas fee.
Pasalnya, biaya ini bisa membuat harga aset NFT yang sudah mahal sebelumnya menjadi semakin mahal, belum lagi bila platform penyedia memiliki jaringan yang lambat karena dijalankan pada blockchain layer pertama, seperti Ethereum.
Namun, kini Creator tak perlu khawatir lagi sebab sudah ada marketplace NFT yang bebas gas fee, yakni Immutable X.
Kabarnya, marketplace ini didesain untuk menjawab semua persoalan marketplace NFT yang ada sebelumnya, yakni dengan biaya penjualan rendah dan proses transaksi yang cepat lantaran dijalankan di jaringan blockchain layer ke-2. Simak ulasan lengkapnya dibawah ini!
Apa Itu Immutable X?
Immutable X adalah platform jual beli NFT yang dijalankan di jaringan blockchain layer ke-2. Marketplace ini hadir untuk menjawab persoalan yang kerap dikeluhkan oleh para kolektor NFT sehubungan dengan kecepatan transaksi dan mahalnya gas fee.
Sebagai platform yang berjalan di jaringan blockchain layer ke-2, platform jual beli nft satu ini tak perlu diragukan lagi kecepatan dan performanya.
Selain menjadi marketplace atau tempat jual beli aset digital NFT, Immutable X juga bisa jadi tempat bagi para pengembang gim dan aplikasi berbasis Ethereum agar dapat menjalankan misinya dengan lebih lancar.Marketplace ini awalnya diberi nama Fuel Games dan menjadi perusahaan gim berbasis di Australia.
Tak hanya menjadi wadah bagi transaksi jual beli aset digital NFT dan para pengembang gim serta aplikasi, Immutable X juga mengeluarkan aset kriptonya sendiri dalam bentuk koin yang kemudian disebut sebagai IMX. Total token yang diedarkan berjumlah sekitar 2 jutaan IMX dan sempat mencapai harga tertingginya, yakni 9,50 USD pada 26 November 2021.
Meski sempat naik di harga 9,50 USD, harga token IMX saat ini merosot jauh dan dapat dikatakan sedang mencapai titik terendahnya. Harga token IMX berdasarkan CoinMarketCap per Jumat (10/6/2022) ada pada 0,9662 USD. Artinya, harga satu token IMX bahkan tidak mencapai 1 USD.
Lantas, apa kegunaan token IMX?
Token IMX dapat digunakan untuk membayar seluruh transaksi yang terjadi di platform jual beli aset digital NFT, Immutable X. Sebagai token asli dari platform tersebut, IMX juga dijadikan untuk hadiah di “Staking Reward Pool” dengan jumlah tertentu dari keseluruhan pasokan.
Pada akhirnya, token IMX diadakan untuk menjawab persoalan-persoalan klasik seputar transaksi aset digital NFT yang terjadi di platform pendahulunya yaitu Ethereum. Upaya ini dilakukan dengan cara menjalankan platform di blockchain layer-2 agar transaksi lebih cepat, aman, dan murah.
Lantas, siapa orang di balik platform jual beli nft yang solutif ini?
Dua orang yang berperan penting di marketplace ini adalah James Ferguson dan Robbie Ferguson. Sebagai sarjana Hukum dan Pemasaran, James Ferguson bertindak sebagai CEO (Chief Executive Operation) di Immutable X sejak 2018.
Sementara itu, Robbie Ferguson adalah co-founder dan pimpinan utama dari platform ini. Robbie Ferguson juga merupakan seorang lulusan kampus yang sama dengan James Ferguson, yakni University of Sydney. Bedanya, Robbie mengambil jurusan Computer Science dan Hukum untuk gelar sarjananya.
Itulah perkenalan singkat dengan Immutable X, platform jual beli aset digital NFT layer-2 yang menjadi solusi atas permasalahan marketplace yang dijalankan di jaringan blockchain layer-1.
Tak hanya jadi wadah bagi aset digital, marketplace satu ini juga menjadi tempat bagi para pengembang gim dan aplikasi. Selain itu, ada juga token IMX yang dapat menjadi metode pembayaran atas seluruh transaksi yang terjadi di platform ini.Bagaimana, tertarik untuk bermain NFT, khususnya di Immutable X? Pastikan Creator selalu mengikuti info ter-update seputar NFT dengan bergabung di komunitas Discord dan Telegram TokoMall. Selain Immutable X, Creator juga bisa membeli koleksi NFT lewat situs web TokoMall yang bisa diakses pada link ini.
Saat ini, game Kawaii Island sedang booming sebagai permainan baru yang fresh. Game ini cukup populer, terutama di kalangan pecinta game Play-to-Earn karena dapat menghasilkan cuan lewat pengalaman bermain game yang berbeda. Memangnya, apa itu Kawaii Island NFT? Bagaimana pula cara memainkan game tersebut untuk menghasilkan uang? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Apa Itu Kawaii Island NFT?
Kawaii Island adalah game NFT yang dikembangkan oleh Imba Games Studio dan Orai Chain. Rilis dalam web version pada September 2021 dan mobile version pada 30 Maret 2022, game ini bisa mulai dimainkan dengan 1 akun Binance Smart Chain dan koneksi MetaMask Wallet Anda.
Game baru ini menawarkan dunia metaverse dengan gaya anime yang penuh warna-warni. Permainan yang ditawarkan oleh Kawaii Island ini berupa simulasi kehidupan di sebuah alam semesta fantasi berbentuk kepulauan di atas awan. Karakternya imut dan penuh warna, sesuai dengan namanya, kawaii, yang berarti imut.
Disebut sebagai game Anime Metaverse, Kawaii Island dirancang untuk dimainkan secara multiplayer. Anda akan memasuki dunia multiverse anime sebagai penduduk atau warga di sana, lalu ikut serta menjalankan berbagai aktivitas unik di pulau. Game ini memungkinkan Anda atau tim untuk ikut membangun pulau, membuat kerajinan, berkebun, hingga bersosialisasi dengan penduduk lainnya.
Sebelum mulai bermain, Anda harus mengisi pendaftaran terlebih dahulu. Setelah pendaftaran berhasil, Anda sudah bisa langsung bermain. Pada mulanya, Anda akan diberi sebidang tanah di pulau Anda untuk bercocok tanam. Elemen-elemen magis yang berhasil dipanen nantinya dapat digunakan untuk memberi makan makhluk magis, dijual, atau bisa juga disimpan. Semakin banyak hasil panen, maka semakin banyak pula item yang Anda dapatkan.
Kawaii Island adalah game NFT berbasis Play-to-Earn, yaitu permainan yang tidak sekadar untuk hiburan atau rekreasi, tetapi juga bisa menghasilkan keuntungan. Setiap pemain akan memiliki kesempatan untuk mengasah kreativitas berbisnis dan keterampilan bermain untuk memaksimalkan keuntungan.
Dilansir dari sumber terkait, game Kawaii Island sangat disukai karena menawarkan gameplay yang menarik, di antaranya seperti berikut ini.
Farming:
Pemain dapat membangun bisnisnya sendiri secara on-chain berdasarkan kreativitas masing-masing dengan memanfaatkan avatar, tanaman, makhluk, dan item yang ada di pulau.
Mengelola sumber daya magis pulau yang berupa buah dan peliharaan ajaib.
Crafting:
Merancang dan membuat berbagai jenis furniture untuk rumah di Cloud. Nantinya, furnitur ini dapat dijual.
Social Club:
Bertemu, bergaul, dan menjalin relasi dengan penduduk Kawaii lain.
Selain farming, crafting, dan social club, pemain juga bisa menyelesaikan berbagai quest yang menantang untuk mendapatkan kekayaan dan prestige, home decorating, dan dress up karakter. Semua kegiatan punya peluang penghasilan dengan sistem Play-to-Earn.
Bagaimana Menghasilkan Keuntungan dengan Bermain Game Kawaii Island?
Lantas, bagaimana cara mendapatkan penghasilan lewat game Kawaii Island? Apa saja keuntungannya? Nah, berdasarkan pengalaman bermain yang dilakukan Gesnef Okami-kun lewat channel YouTube-nya,
Ia berhasil mengumpulkan uang mencapai Rp200 ribu bersama dua orang anggota timnya dalam sehari bermain. Dalam sehari tersebut, ia dan timnya berhasil mengumpulkan items dari bercocok tanam, menjual furniture, dan sebagainya. Items yang terkumpul itu bernilai Rp200 ribu jika diuangkan.
Apakah Anda tertarik untuk memainkan game ini? Berikut caranya:
Anda bisa membeli kripto Kawaii Island NFT dengan kurs saat ini melalui MEXC, Hoo, dan PancakeSwap (V2).
Setelah menyiapkan akun dompet digital (MetaMask), Anda bisa mengunjungi laman resmi Kawaii Island atau memainkannya lewat Android dan iOS masing-masing untuk mulai bermain.
Para pemain nantinya juga akan mendapat hadiah berupa token asli Kawaii yang disebut KWT untuk membeli NFT game yang bisa dipakai membuat dan menggabungkan item.
Anda bisa menukar aset game dengan menjual NFT di TokoMall, pelopor marketplace NFT di Indonesia. Anda bisa membeli berbagai aset kreatif dan koleksi digital di sini! Yuk, bergabung!