Tag: nft

  • Sandbox adalah Game Berbasis Blockchain, Ketahui Cara Kerjanya

    Apa Itu SandBox (SAND)?

    Sandbox adalah perangkat lunak yang berjalan di Ethereum yang mengoperasikan dunia game virtual terdesentralisasi.

    Diluncurkan pada tahun 2011 oleh Pixowl, Sandbox pada awalnya adalah platform game seluler yang ditujukan untuk menyaingi Minecraft.

    Kemudian, itu menjadi hit dan menghasilkan lebih dari 40 juta unduhan di seluruh dunia. Tetapi pada tahun 2018, salah satu pendiri Arthur Madrid dan Sebastien Borget memutuskan untuk mengeksplorasi potensi menciptakan metaverse 3D di blockchain.

    Tujuan mereka adalah membuat pengguna benar-benar memiliki kreasi mereka sebagai NFT dan mendapatkan hadiah saat berpartisipasi dalam ekosistem. Proyek Sandbox baru dirilis pada tahun 2020 dan menjadi salah satu game dengan pertumbuhan tercepat di dunia crypto, bersama dengan Axie Infinity dan Decentraland.

    Pada November 2021, Sandbox mengumpulkan dana $93 juta dari investor yang dipimpin oleh raksasa seluler Jepang SoftBank. Game ini juga menarik lebih dari 50 kemitraan, termasuk Atari, perusahaan gim terkenal, CryptoKitties, The Walking Dead, dan bintang hip-hop Snoop Dogg.

    Pada intinya, Sandbox adalah game, di mana pemain dapat membeli sebidang tanah digital, yang disebut LAND, dan menciptakan pengalaman di atasnya untuk dibagikan kepada pengguna lain.

    Selain token LAND yang berjenis NFT, Sandbox memiliki dua token asli lainnya yang mengatur operasi dalam metaverse-nya:

    Baca jugaAnalisa Teknikal 14 Januari DOGE, AXS dan ADA

    Token SAND

    Token Sandbox (SAND) adalah token asli dari game Sandbox. Ini adalah token ERC-20 dengan total pasokan 3 miliar SAND.

    Token ini dapat digunakan untuk memfasilitasi berbagai transaksi yang merupakan bagian dari gameplay-nya, termasuk membeli LAND, berinteraksi dengan konten yang dibuat pengguna dan mempertaruhkannya untuk berpartisipasi dalam tata kelola organisasi otonom terdesentralisasi (DAO).

    Token ASSET

    Token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) yang mewakili item dalam game seperti peralatan untuk avatar dan kreasi yang digunakan untuk mengisi LAND. Mereka dapat diperdagangkan di pasar Sandbox.

    Cara Kerja Sandbox

    Perangkat lunak Sandbox memanfaatkan blockchain Ethereum untuk melacak kepemilikan ASSET, LAND dan NFT digital pada aplikasinya. Pengguna lebih jauh terlibat dengan ekosistemnya menggunakan dompet Ethereum yang menyimpan token SAND mereka.

    Pengembang juga bebas berinovasi dalam platform Sandbox dengan merancang animasi dan interaksi yang dialami di real estat virtual mereka menggunakan beberapa alat:

    Baca jugaLagi Tren Naik, Polygon Berpotensi Reli 30%

    Editor Voxel 

    Pengguna dapat membuat voxel, unit terkecil dari desain tiga dimensi. Untuk mendesain dan menghidupkan kreasi seperti flora, fauna, dan peralatan berorientasi avatar (seperti pakaian atau senjata).

    Game Maker 

    Alat yang memungkinkan pengguna membuat game 3D di LAND mereka, menggunakan ASSET yang mereka buat atau beli di pasar.

    Pengguna dapat mengunggah kreasi mereka ke pasar Sandbox , di mana pertama mereka terdaftar sebagai token ERC1155 (ASSET) di blockchain Ethereum. ASSET ini kemudian dapat dibeli dan dijual menggunakan SAND.

    sumber.

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa itu Axie Marketplace? YukSimak Pengertian dan Cara Kerjanya Disini!

    Axie Infinity merupakan metaverse game yang diluncurkan pada 2018. Game berbasis blockchain yang dikembangkan oleh Sky Mavis ini unik, di mana pemain dapat mengumpulkan dan membiakkan hewan peliharaan digital.’ Sejak awal kemunculannya, salah satu NFT game ini sudah populer, hingga bisa meluncurkan marketplace Axie.

    Bahkan hingga kini, Axie Infinity masih berada dalam daftar sepuluh besar game NFT dengan pengguna terbanyak versi DappRadar. Demi melengkapi game tersebut, akhirnya para developer juga mengembangkan marketplace untuk Axie Infinity yang penggunaannya mulai populer pada 2020. Tak hanya itu, Axie Infinity juga memiliki token AXS yang per tanggal 21 April 2022, dengan harga per kepingnya tercatat di angka 46,02 USD.

    Baca juga; Yuk, Kenalan dengan Game Berbasis NFT, Axie Infinity Indonesia!

    Setiap hewan peliharaan (Axie) adalah aset digital unik yang berbeda satu sama lain. Sementara itu, Anda harus mendapatkan setidaknya tiga NFT Axie dari marketplace Axie untuk mulai bermain. Selain itu, Anda juga harus memiliki dompet Ether, seperti Metamask, dan menyiapkan dompet Ronin.

    Lantas, apa yang dimaksud dengan marketplace Axie?

    Apa itu Axie Marketplace?

    Axie Marketplace adalah marketplace resmi yang disediakan untuk game Axie Infinity. Melalui marketplace ini, pemain bisa beli Axies baru dan berbagai item lainnya sebagai NFT untuk dipakai dalam game. Jika ingin beli atau jual Axies, Anda juga bisa melakukannya di marketplace ini.

    Meski begitu, Anda juga bisa menjual atau membeli item di marketplace NFT lainnya. Hal ini disebabkan karena token Axie Infinity, atau disebut juga Axie Shards, dibangun di atas blockchain Ethereum sehingga bisa dibeli dan dijual di berbagai pasar NFT lainnya.

    Tujuan dibentuknya Axie Marketplace

    Berikut dua tujuan utama dibentuknya Axie marketplace:

    1. Memfasilitasi jual-beli item dalam game

    Tujuan utama dibentuknya marketplace ini adalah memfasilitasi transaksi jual-beli dalam game, seperti Axies, Item, Land, dan beragam paket gabungan untuk bermain game Axie Infinity. Berbeda dari pasar NFT lain, platform ini ditujukan hanya untuk jual-beli item dan karakter dalam game Axie Infinity. 

    1. Memudahkan pengguna untuk mendapatkan item yang sulit didapat lewat bermain game

    Sementara itu, tujuan eksklusif adalah untuk memudahkan pengguna dalam mendapatkan item game yang sulit diperoleh secara cuma-cuma dengan bermain game saja. Berkat tujuan ini, token Axie Infinity (AXS) pun menjadi sebuah aset yang bernilai. Sebab, item yang diperoleh tersebut tergolong langka dan bisa dijadikan investasi untuk ke depannya.

    Tujuan ini juga yang membuat marketplace ini dibanjiri pengguna dan mencatat banyak transaksi sejak September 2020. Bahkan, tercatat jumlah transaksi harian di marketplace ini tembus 2.200 per 27 September 2020 dengan volume perdagangan harian sebesar $87.070, lho!

    Syarat Pendaftaran di Axie Marketplace

    axie infinity game play to earn

    Sebelum mempelajari cara kerja marketplace Axie, ketahui dulu beberapa syarat pendaftarannya:

    Buat dompet Ethereum

    Anda bisa membuat MetaMask, salah satu dompet kripto yang dikaitkan dengan blockchain Ethereum. MetaMask adalah salah satu dompet kripto yang bisa diakses lewat aplikasi browser.

    Lanjut buat akun Axie

    Anda hanya bisa bermain Axie Infinity hanya jika sudah memiliki Axies, karakter peliharaan digital pada game Axie Infinity. Setelah buat akun, Anda bisa membeli Axies lewat marketplace Axie Infinity.

    Mengatur email dan password

    Anda akan diarahkan ke halaman dashboard utama usai mendaftar akun Axie. Lengkapi email dan password yang akan dipakai dengan klik tombol “Set up Email and Password”.

    Jangan lupa buat dompet Ronin

    Sidechain dompet Ronin ini memiliki fungsi mewadahi semua aktivitas dan transaksi yang dilakukan dalam game Axie Infinity. Jadi, jangan lupa untuk mendaftar ke dompet Ronin, ya.

    Tautkan ke akun Axie Infinity

    Perintah aktivasi dompet Ronin akan Anda temukan di dashboard saat masuk laman marketplace Axie Infinity.

    Beli Axies di marketplace

    Miliki Axies agar Anda bisa mengakses mode petualangan dan mode arena di Axie Infinity. Ada tiga Axies yang perlu Anda beli, yaitu beast (hewan), plant (tanaman), dan bird (burung). 

    Install

    Setelah mempunyai akun Axie dan Axies, Anda hanya perlu install atau mengunduh dan memainkan Axie Infinity.

    Cara Menggunakan Axie Marketplace

    Nah, jika sudah memenuhi berbagai syarat pendaftaran tersebut, Anda bisa membeli dan menjual item Axie Infinity dengan melakukan langkah-langkah di bawah ini:

    1. Langkah membeli item 

    Untuk membeli Axies di Axie Infinity, Anda bisa ikuti sejumlah langkah berikut ini:

    • Mulai dengan membuat akun di situs resmi Axie Infinity di sini.
    • Masuk ke akun dompet MetaMask dan Ronin.
    • Dari Ethereum Network, lakukan deposit ke Ronin Network.
    • Jika token WETH sudah masuk ke dompet Ronin, Anda bisa langsung membeli Axie.
    • Caranya, klik menu Marketplace.
    • Anda akan dibawa ke halaman Dashboard.
    • Di sana, pilih lagi menu Marketplace untuk melihat daftar Axie yang dijual.
    • Atur filter pencarian, seperti Class, Parts, Purity & Genes, Breed Count, dan Stats.
    • Bagi Anda yang masih pemula, pilih Lower Price untuk daftar Axie dari harga termurah.
    • Temukan Axies yang Anda mau.
    • Jika sudah dapat, cukup klik tombol Buy Now.
    • Selesaikan pembelian dengan tekan tombol Confirm pada menu pop-up dompet Ronin
    1. Langkah menjual item

    Untuk menjual item game Axie Infinity di marketplace Axie, ikuti langkah-langkah berikut ini:

    • Pertama-tama, hubungkan dompet Ronin ke akun Axie Infinity.
    • Jika sudah, buka menu “Inventory”.
    • Lanjutkan dengan klik Axie yang ingin Anda jual.
    • Anda akan mendapat pilihan untuk menjual Axie dengan harga tetap atau harga lelang.
    • Jika ingin menjual Axie dengan harga tetap, tentukan harga tetap dan kemudian Axie akan langsung terdaftar di Marketplace.
    • Dibanding harga lelang, penjualan dengan harga tetap jauh lebih mudah dan efisien.

    Setelah diluncurkan pada Februari 2018, popularitas game NFT Axie Infinity telah menyebar ke berbagai kalangan di ekosistem kripto. Tim pengembang game ini akhirnya menyediakan marketplace Axie, sebuah fitur baru untuk memudahkan proses transaksi jual-beli atribut game. Selain main game NFT Axie Infinity, Anda juga bisa lho berkiprah di  dunia NFT art dan menawarkannya di TokoMall, salah satu platform marketplace NFT pertama di Indonesia! Jangan lupa juga untuk gabung Komunitas Resmi TokoMall di Discord dan Telegram, ya!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sky Mavis Siapkan Hadiah $1 Juta Kuatkan Keamanan Game Axie Infinity

    Pengembang game Axie Infinity siapkan biaya $1 juta untuk siapa saja yang bisa bekerja sama dengan mereka dalam menjaga keamanan produk besutan Sky Mavis ini. Bukan tanpa sebab tim mengumumkan hal tersebut, pengumuman ini disebabkan oleh kejadian Ronin Hack yang mencuri $ 600 juta yang terjadi beberapa waktu lalu.  

    Co-founder dan COO Sky Mavis, Alexander Leonard Larsen, mengungkapkan bahwa rencana soal hadiah ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan pada Axie infinity dan Ronin Network.

    Larsen mengundang semua pakar keamanan kontrak pintar dan peretas topi putih melalui Twitter, tujuannya untuk bergabung dengan program peningkatan keamanan ini. 

    “Memanggil semua peretas topi putih di blockchain. Program Hadiah Bug Sky Mavis ada di sini. Bantu kami menjaga @Ronin_Network tetap aman sambil mendapatkan hadiah,” tweet Larsen. 

    Larsen pun kemudian menyampaikan daftar produk yang perlu diperhatikan, seperti game, dompet, ekstensi, dan Ronin Network itu sendiri. Larsen juga menyebutkan jika semakin signifikan temuannya, maka semakin tinggi pula hadiahnya.

    Baca juga: Apa Itu Aset Kripto Troy (TROY) dan VeThor (VTHO)?

    Bisa dikatakan, hampir semua produk Sky Mavis disertakan dalam program ini. Kelemahan teknis, bug EVM, serangan ekonomi, kerentanan penskalaan, hingga berbagai intervensi berbahaya lainnya disebut sebagai prioritas.

    Keamanan web atau aplikasi memiliki hadiah $50 – $15K, sementara kerentanan dalam on-chain dihargai hingga $1 juta berupa AXS, token asli Axie Infinity.

    Beberapa minggu lalu, kejadian Ronin Hack telah membuat perusahaan dan pengguna gelisah akibat kerugian yang mereka alami. Perusahaan sudah mengumumkan akan memberi ganti rugi dari $150 juta yang terkumpul.

    Kejadian Ronin Hack itu terjadi pada awal bulan April ini, di mana peretas mengakses frase awal platform dan mencuri lebih dari 173K Ethereum. Platform Ronin DEX sendiri memungkinkan pengguna berdagang secara langsung tanpa memerlukan pihak ketiga.

    Peretasan terjadi karena peretas megeksploitasi kode kontrak pintar pada platform untuk menarik sejumlah Ethereum ke dompet mereka. Sejak saat itu, tim Ronin Network bekerja keras untuk memperbaiki masalah tersebut dan telah menerapkan langkah keamanan untuk mencegah serangan seperti itu terjadi lagi di masa mendatang. 

    Baca juga: Siapa Itu Tony Gilbert? Sang Pencipta Coinweb

    Saat ini, tim juga sedang dalam proses pengembalian dana ke semua pengguna yang kehilangan Ethereum mereka akibat peretasan ini.

    Sementara penyelenggara program hadiah bug dari Sky Mavis, telah meminta peserta untuk menghadiri spamming, phishing, rekayasa sosial, serangan DDoS, dan  serangan fisik pada properti atau pusat data Sky Mavis sebagai tanggapan dari pelanggaran tersebut. Program berhadiah ini terbuka untuk semua peneliti keamanan dan peretas topi putih.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Digaet Binance, Cristiano Ronaldo Akan Luncurkan NFT Eksklusif

    Mega bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, menandatangani kesepakatan sponsorship dengan exchange kripto, Binance. Ronaldo menjadi pesohor terbaru yang menjalin kemitraan bisnis dengan Binance meskipun pasar sedang dilanda krisis.

    Kapten Tim Nasional Portugal yang karirnya mentereng bersama tim elite dunia, seperti Manchester United, Juventus dan Real Madrid, akan bekerja dengan Binance untuk membuat koleksi non-fungible token (NFT) yang akan dijual secara eksklusif.

    “Hubungan saya dengan para penggemar sangat penting bagi saya. Jadi, ide untuk menghadirkan pengalaman dan akses yang belum pernah ada sebelumnya melalui platform NFT ini adalah sesuatu yang saya ingin wujudkan,” kata Ronaldo.

    Sementara CEO Binance, Changpeng Zhao, menyambut baik kerja sama ini. “Cristiano Ronaldo adalah salah satu pesepakbola terbaik dunia dan menjadi ikon di berbagai industri,” jelasnya.

    Kesepakatan Ronaldo dengan Binance terjadi di tengah harga Bitcoin yang turun lebih dari 70% dari harga tertinggi sepanjang masanya pada musim gugur lalu.

    Aksi jual Bitcoin yang terjadi minggu ini telah memicu krisis bagi beberapa pedagang dan pemberi pinjaman terbesar yang memicu ketakutan akan menyebar ke pelaku industri kripto lainnya.

    Rival abadi Ronaldo, Lionel Messi dari Paris Saint-Germain dan timnas Argentina, sebelumnya sudah meneken kerja sama dan menjadi duta merek global untuk perusahaan token penggemar kripto Socios pada Maret.

    Perusahaan dan industri kripto sedang gencar menggaet bintang olahraga atau menjadi sponsor event olahraga dunia yang nilainya bisa mencapai jutaan dolar.

    Pada November 2021, Crypto.com mencapai kesepakatan dengan pemilik dan operator Staples Center di Los Angeles untuk mengganti venue paling terkenal di AS itu menjadi Crypto.com Arena. Kontrak berjangka 20 tahun tersebut bernilai US$ 700 juta.

    Harga kripto terus mengalami penurunan dari level tertingginya pada November lalu meskipun jutaan dolar sudah dihabiskan untuk menarik investor baru. Pemilik kripto yang membeli Bitcoin setelah Super Bowl pada Februari 2022 ditaksir mengalami kerugian sekitar 50 persen.

    Penurunan harga dan perlambatan dalam perdagangan telah memukul pendapatan exchange kripto. Misalnya Coinbase, Gemini dan Crypto.com termasuk di antara perusahaan yang mengumumkan PHK dalam beberapa pekan terakhir.

    Namun, Binance mengatakan perusahaannya secara finansial tetap sehat dan bahkan membuka lowongan untuk 2000 posisi.

    Bintang olahraga yang mempromosikan aset digital atau menjadi brand ambassador kripto tertentu memicu reaksi dari regulator keuangan di beberapa negara.

    Pada November lalu, Binance terlibat perselisihan dengan Komisi Pasar Sekuritas Nasional Spanyol dan bintang sepak bola, Andrés Iniesta atas posting media sosial.

    Kemudian Otoritas Perilaku Keuangan Inggris (FCA) pada bulan Mei memperingatkan konsumen tentang risiko berinvestasi dalam aset kripto. Peringatan tersebut disampaikan beberapa hari setelah eks pesepakbola, Michael Owen mempromosikan NFT yang dia klaim tidak dapat kehilangan nilai awalnya.

    “Kami melihat beberapa postingan media sosial baru-baru ini mengenai aset kripto dan token yang tidak dapat dipertukarkan. Jika Anda membeli aset kripto, Anda harus siap kehilangan semua uang. Anda berinvestasi,” tulis FCA.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pahami Cara Main Game NFT Guild of Guardians

    Perkembangan teknologi yang pesat sudah memasuki berbagai macam bidang, salah satunya adalah industri gaming

    Saat ini, sudah banyak muncul game yang berbasis teknologi blockchain. Teknologi blockchain sendiri memang sangat berkembang dengan cepat beberapa tahun belakangan ini. 

    Dengan banyaknya peminat teknologi blockchain, salah satu pengembang game pun mencoba melebarkan sayapnya. Game Guild of Guardians adalah contoh RPG (Role Playing Game) berbasis blockchain.

    Game RPG ini berhasil menarik begitu banyak perhatian. Bahkan sebelum game ini resmi dirilis, tercatat ada sekitar 220 ribu pengguna yang berada dalam waitlist. Sebenarnya, seperti apa game yang sangat ditunggu oleh banyak orang ini? Lalu, bagaimana cara bermainnya? Simak penjelasannya di bawah ini!

    Apa Itu Guild of Guardians?

    guild of guardians

    Source: Stepico

    Guild of Guardians adalah game role playing fantasi berbasis blockchain di mana para pemain akan beradu dengan pemain lainnya. Dengan menggunakan karakter Guardian yang Anda pilih, Anda akan dihadapkan pada sebuah kompetisi untuk meraih kemenangan dan hadiah. 

    Apakah Guild of Guardians sudah dirilis?

    Saat ini, Guild of Guardians masih belum dirilis secara resmi dan rencananya akan tersedia dalam waktu dekat di tahun 2022 pada Android dan juga iOS. Meski begitu, pengembang secara rutin membagikan perkembangan dalam game dan beberapa kali mengadakan presale bagi para calon pemainnya untuk membeli in-game assets yang dijual dalam waktu dan jumlah yang terbatas. 

    Melansir akun Twitter resminya, para pengembang baru saja menyelesaikan tahap Pre-Alpha Demo pada April lalu dan sedang mengembangkan game sesuai feedback yang diperoleh dari hasil ujicoba tersebut. Jangan khawatir, game blockchain yang satu ini nantinya bisa dimainkan secara gratis, lho.

    Apa protokol yang digunakan untuk game ini?

    Game blockchain yang satu ini beroperasi di bawah protokol Ethereum. Game ini dibentuk oleh Stepico Games asal Ukraina dan mendapatkan dukungan dari investor Animoca Brands, sebuah perusahaan pengembang game populer, serta Yield Guild Games, sebuah grup yang memiliki spesialisasi game berbasis blockchain. 

    Apa yang menarik dari game Guild of Guardians?

    Tujuan utama dari kemunculan game berbasis blockchain ini adalah agar memungkinkan jutaan pemain yang potensial untuk berpindah ke NFT. Mekanisme permainan ini sudah dirancang untuk menghadirkan pengalaman bermain yang menyenangkan dan menarik

    Ada berbagai macam tantangan yang harus dihadapi dan memerlukan tingkat kewaspadaan tinggi. Pemain harus mengalahkan musuh dan memenangkan kompetisi yang dinamakan Guild

    Karena Guild of Guardians berbasis blockchain, maka permainan ini dilengkapi oleh komponen perdagangan di mana para pemain bisa melakukan minting NFT. Lebih lanjut, game ini juga akan memiliki tokennya dan NFT-nya sendiri. Artinya, para pemain bisa mendapatkan hadiah berupa aset kripto untuk diperdagangkan.

    Baca juga: 5 Rekomendasi NFT Game Gampang dan Seru Untuk Dimainkan di Android

    Cara Bermain Guild of Guardians

    Lantas, bagaimana cara mainnya?

    Permainan ini akan memberikan kebebasan bagi pengguna untuk memilih Heroes mereka sendiri. Setiap karakter akan memiliki atribut dan peran yang berbeda. Misalnya, akan ada Heroes yang berperan sebagai healer. Setelah itu, pemain harus bergabung dengan guild, sebuah kelompok yang terdiri dari dua atau lebih pemain untuk mencapai tujuan dalam game. Untuk infomasi lebih lengkap mengenai cara mainnya, simak ketiga komponen penting dalam Guild of Guardian berikut ini!

    1. Gameplay

    Ada empat Guild yang bisa pemain masuki, yakni Adventures Guild, Warriors Guild, Legends Guild, dan Mythic Guild. Setiap Guild memiliki kapasitas anggota yang berbeda. Game ini nantinya akan menerapkan sistem peringkat dengan NFT atau hadiah token yang berfungsi sebagai mekanisme play-to-earn. Jadi, pihak pengembang akan mendistribusikan token pada pemain yang aktif bermain game.

    https://www.youtube.com/watch?v=LipigeWbMZM

    Baca juga: Hubungan Game Play to Earn dengan NFT dan 5 Game yang Potensial

    2. Karakter

    Dalam game ini, Anda akan bertemu dengan banyak karakter. Ada sekitar 35 karakter yang disebut dengan Heroes. Heroes adalah karakter unik yang bisa Anda pilih. Terdapat beberapa pembagian yang menjelaskan perbedaan tiap karakter, yaitu faction, class, dan element. Tentunya, Anda bisa mendapatkan seluruh karakter ini, namun perlu diingat bahwa hal itu tidak akan mudah karena beberapa karakter di antaranya sangat langka. 

    konsep karakter guild of guardians

    Source: Stepico

    Pengembang Guild of Guardians menjelaskan bahwa berdasarkan rarities atau kelangkaan, karakter akan terbagi menjadi ke dalam beberapa kelompok, yaitu Legendary, Epic, Rare, dan Common. Untuk pembagian kelasnya, ada Mage, Ranged dan Melee. Sedangkan untuk factions, akan terbagi menjadi Horde, Glade, dan Empire.

    3. Quest

    Karakter yang Anda gunakan nantinya akan melakukan petualangan ke Dungeon dan bertarung menyelesaikan quest atau tugas. Ada beberapa cara untuk mendapatkan hadiah dari game ini, mulai dari membuat Guild, menggabungkan Heroes, menyelesaikan misi harian, hingga masuk dalam leaderboard.

    Barang-barang yang dibuat dari Guild dapat dijual di pasar. Hasil penjualan dibagi oleh para pemain Guild yang berkontribusi. Menggabungkan Heroes dapat menguntungkan bagi Anda. 

    Pasalnya, beberapa Heroes memiliki tingkat kelangkaan berbeda, maka dari itu menciptakan Heroes yang baru berpotensi menambah kekuatan dan nilai karakter. Daily quests dan aktivitas permainan lainnya juga dapat menghasilkan pendapatan, di mana pemain mendapatkan token GOG yang dapat dikonversi menjadi uang tunai.

    Sekilas tentang Token GOG

    token gog

    Source: CoinMarketCap

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa pengembang game blockchain yang satu ini memiliki governance token yang dikenal dengan kode GOG. Token GOG akan sangat diperlukan dalam permainan ini. Dengan token GOG, Anda dapat melakukan pembayaran dalam pembelian in-game assets serta melakukan minting NFT. 

    Para pemain bisa mendapatkan token dengan cara memenangkan hadiah. Jika Anda mendapatkan token GOG, maka Anda akan memiliki hak ikut serta dalam tata kelola proyek baru dalam ekosistem Guild of Guardians. Token ini juga bisa untuk membeli aset atau melakukan staking. Berdasarkan CoinMarketCap, token GOG bernilai 0,101 USD per tanggal 15 Juni 2022.

    Nah, itulah penjelasan singkat tentang game Guild of Guardians yang berbasis teknologi blockchain. Dengan memainkan permainan ini, Anda berpotensi mendapatkan hadiah token GOG yang tentunya akan memiliki banyak fungsi bagi kebutuhan investasi Anda. Tertarik untuk tahu lebih banyak tentang dunia NFT? Yuk, daftarkan diri Anda di TokoMall sebagai Official Partner (Kreator) atau Creator (Kolektor) sekarang. Jangan lupa juga untuk join komunitas TokoMall di Discord dan Telegram, ya!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Game Olympus, Game P2E Bertema Mitologi Yunani

    Jika bicara tentang game tower rush, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Clash Royale. 

    Gim tower rush yang disajikan dalam bentuk tiga dimensi (3D) ini mempertemukan pemain dengan pemain untuk memperebutkan gelar pemenang. Clash Royale berhasil menjadi gim tower rush terbesar dengan unduhan aplikasi mencapai 500 juta pengguna.

    Namun, gim tower rush bukan hanya Clash Royale saja, melainkan juga game Olympus. Berbeda dengan contoh sebelumnya, game Olympus merupakan salah satu permainan berbasis P2E (Play-to-Earn) yang memungkinkan pemain untuk memperoleh uang saat memainkannya. 

    Lantas, seperti apa itu game Olympus, bagaimana cara memainkannya? Simak penjelasan berikut untuk mengetahui informasi lengkap seputar token Olympus!

    Apa Itu Game Olympus?

    Game Olympus adalah permainan berbasis P2E (Play-to-Earn) yang dijalankan di jaringan BNB. Meski berbasis P2E, pemain yang akan berpartisipasi dalam game ini juga bisa menikmatinya secara gratis dan tetap bisa berhadapan dengan pemain lainnya yang memilih kategori serupa. Sebab, pada dasarnya, Olympus adalah gim yang mempertemukan pemain dengan pemain atau disebut sebagai PvP (Player vs Player).

    Sebagai salah satu game yang akan diluncurkan pada 2022, Olympus sedang dipersiapkan agar bisa tersedia di mobile dan desktop. Game ini juga telah digadang-gadang menjadi permainan NFT paling menjanjikan yang akan meluncur. Di samping itu, game ini menyuguhkan tema mitologi Yunani yang dapat memberikan keuntungan finansial pada para penggunanya. Sungguh menarik dan patut untuk ditunggu, bukan?

    Baca juga: Pecinta Game, Yuk Cobain Thetan Arena untuk Cari Cuanmu di Dunia NFT!

    Gameplay dan Cara Bermain Game Olympus

    Bermain game Olympus tidak akan jauh berbeda dari Clash Royale. Intinya, Anda harus mempertahankan kuil Anda sembari melakukan penyerangan terhadap kuil musuh

    Bagaimana caranya?

    1. Di awal permainan, Anda akan diberikan delapan kartu yang bisa dipakai untuk menyerang dan menghancurkan kuil lawan.
    2. Anda juga bisa memilih untuk berpartisipasi dalam permainan berbayar, sebagaimana yang ditawarkan oleh game Olympus yang merupakan gim P2E (Play-to-Earn). Jika Anda memilih hal ini, Anda harus mempunyai simpanan token Olympus, yakni $OLYMP. 
    3. Kemudian, bila menang, Anda juga berhak mendapatkan token berjumlah setara dengan level Anda. Semakin tinggi level yang Anda miliki, semakin besar pula keuntungan yang Anda peroleh.

    Anda juga akan memperoleh peti setelah kemenangan keenam. Peti ini bisa berisi kartu yang dapat meningkatkan karakteristik Anda atau membuka kunci baru. Jika memperoleh kartu, Anda bisa menggunakan atau menjualnya dan memperoleh keuntungan dari sana. Kartu-kartu tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk menaikkan level Anda. Menarik, bukan?

    Untuk pemain yang berada di ranah gratis, Anda tidak perlu khawatir, sebab Anda bisa meningkatkan permainan dengan cara meminjam kartu atau deck di pasar beasiswa Olympus. Dengan melakukan ini, Anda bisa berkompetisi bersama para pemain P2E lainnya. Biaya yang diperlukan untuk setiap token $OLYMP yang Anda pinjam adalah 10 persen dari harga koinnya.

    Baca juga: League of Ancients: Game NFT untuk Penggemar Game MOBA

    Token Olympus

    logo token olympus

    Seperti yang telah disebutkan di atas, Olympus juga memiliki token yang terdiri dari dua jenis, yakni $OLYMP dan $OLYMPG. Berikut penjelasan keduanya.

    $OLYMP

    Token $OLYMP digunakan untuk mengawali permainan yang dijalankan dalam jaringan BNB. Token ini juga bisa digunakan untuk berbelanja di pasar NFT dan mendapatkan hadiah taruhan.

    $OLYMPG

    Token berikutnya adalah $OLYMPG yang bisa Anda peroleh saat memenangkan pertandingan. Selain itu, token ini juga bisa didapat ketika ada pemain yang meminjam token pada Anda lewat program beasiswa dan berhasil memenangkan pertandingan.

    Itulah perkenalan singkat dengan game Olympus, permainan berbasis P2E yang dijalankan di jaringan BNB dengan mempertemukan pemain dengan pemain atau PvP (Player vs Player). Tampaknya, tak hanya meluncurkan game, Olympus juga memfasilitasi dengan adanya token Olympus, yakni $OLYMP dan $OLYMPG.

    Token $OLYMP nantinya bisa Anda gunakan untuk berbelanja di pasar NFT. Sebelum terjun ke pasar NFT, pastikan platform yang Anda pilih aman, seperti TokoMall. Ikuti juga informasi terkini seputar NFT di Indonesia maupun dunia dengan bergabung ke komunitas Discord dan Telegram TokoMall.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Game NFT “Guild of Guardians” Raih Pendanaan $ 5,3 juta. Penjualan Tokennya Laris Manis

    Beriringan dengan ramai dan panasnya sektor metaverse saat ini, game NFT baru kembali hadir untuk para pecinta permainan berkonsep Play-to-Earn (P2E), yaitu Guild of Guardians (GOG).

    Diketahui, game NFT terbatu ini telah berhasil melakukan dua tahap penjualan token aslinya, GEMS, dengan total $5,3 juta.

    Penjualan token yang diadakan di Coinlist pada 30 November lalu tersebut mengalami kelebihan permintaan sebanyak 82 kali, dengan sekitar 808.000 pengguna yang mendaftar.

    Baca juga$IDDX Berpotensi Naik 400%?! 

    Sudah ada lebih dari 10.700 pemegang token GEMS baru dari lebih dari 100 negara yang membeli token senilai maksimum $500. Namun pengguna dari Australia, AS, Kanada, dan China dilarang membeli token di tengah meningkatnya masalah peraturan di negara tersebut.

    GOG telah mengalokasikan 6% dari total 1 miliar total token untuk penjualan di CoinList. Sementara 63% dari pasokan akan didistribusikan melalui acara, aktivitas dan gameplay inti berbasis komunitas.

    Soft launching game P2E ini direncanakan untuk dilakukan pada kuartal pertama (Q1) tahun 2022, dengan sudah ada 400.000 pengguna yang melakukan pra-registrasi.

    Permainan ini berasal dari pengembang game asal ukraina Ukraina, Stepico, dalam kemitraan dengan Solusi NFT Skala 2 asal Australia, Immutable X.

    Kepala Pemasaran Immutable Nicholas Kelland mengatakan GOG diluncurkan di ponsel sehingga dapat diakses oleh kebanyakan orang.

    “Tidak semua orang memiliki rig gaming dan PC yang benar-benar kuat, dan seterusnya. Jadi ponsel adalah pilihan yang mudah bagi kami.”

    Keberhasilan penawaran DEX awal (IDO) dari GOG yang sukses hadir saat game play-to-earn menjadi semakin populer. Di GOG, setiap aset dalam game yang dimiliki pengguna adalah NFT yang dapat diperdagangkan dan ditukar dengan pemain lainnya.

    Baca jugaBudweiser Luncurkan NFT, Marketplace Sempat Macet

    “Saya pikir konsep kepemilikan aset dalam game adalah kesimpulan yang sudah pasti. Dan ini masalah kapan, bukan jika,” kata Kelland, menambahkan bahwa “itu kembali ke konsep ekonomi pembuat konten dan orang-orang. Orang pada dasarnya memiliki barang-barang ini yang pantas mereka miliki.”

    Ini terjadi setelah penjualan NFT Pendiri pertama pada bulan Juni, yang mengumpulkan $3 juta dalam 24 jam. Gelombang kedua mengumpulkan $5 juta, dan gelombang ketiga dan terakhir mengumpulkan lebih dari $4 juta.

    Ini barulah awal dari era game NFT dan metaverse. Karena semua sedang menuju ke suatu proyek yang jauh lebih besar di masa mendatang. Kita lihat saja!

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Potensi Aset Kripto dan NFT di Rumah Tangga hingga Industri Olahraga

    Sebuah studi yang dilakukan Seton Hall University mengungkapkan aset kripto dan token NFT menjadi aset yang banyak dicari rumah tangga Amerika Serikat.

    Survey jejak pendapat tersebut juga mengungkapkan penggemar olahraga termasuk ke dalam kategori yang memiliki ketertarikan pada aset kripto dan token NFT.

    Seperti berbagai negara lain, Amerika Serikat juga masih mengalami serapan pemahaman tentang konsep kripto dan NFT yang rendah.

    Meski begitu, sejumlah 24% rumah tangga di Amerika Serika mengungkapkan bahwa mereka telah memilih kripto atau NFT dalam portfolio investasinya.

    “Ketika ditanya secara khusus apakah kepemilikan mereka adalah kripto dan/atau NFT, peserta survey menunjukkan keterlibatan yang lebih kuat dengan kripto,” ungkap penyelenggara survey.

    Baca juga: Tokocrypto Market Signal 8 Juni 2022: Pasar Kripto Comeback ke Zona Hijau

    Tidak hanya itu, terdapat jumlah cukup besar responden yang mengaku memilih aset kripto dalam agenda survei tersebut.

    “Dari mereka yang memegang dan/atau menjual, sejumlah 62% hanya memilih kripto, sementara 31% hanya memilih NFT, dan 7% lainnya memilih keduanya,” lanjut panitia.

    Dalam studi tersebut juga diungkapkan bahwa masyarakat berusia antara 18-34 tahun memiliki andil partisipasi lebih tinggi dalam perdagangan aset kripto dan NFT. Dengan total 42% suara memiliki keyakinan potensi pada aset tersebut.

    Potensi aset kripto dan NFT juga mendapat dukungan dari Profesor Pemasaran dan Metodologi Poll Seton, Hall Daniel Ladik. Ia mengungkapkan bahwa NFT dapat menjadi sumber pendapatan utama merek olahraga di masa depan.

    “Jika dikelola secara efektif, NFT dapat menjadi sumber pendapatan utama serta jalur baru koneksi penggemar untuk merek olahraga,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa potensi tersebut didorong oleh perkembangan teknologi digital dan interaksi aset yang semakin berkembang.

    Baca juga: Analisis Nilai Bitcoin yang Kembali Masuk ke Harga $ 30.000

    “Di era digital, aset interaktif seperti NFT dapat mendorong rasa kepemilikan dan kepemilikan, atribut utama untuk kesuksesan merek,” lanjut Daniel.

    Dari sudut pandang penggemar olahraga, NFT memiliki daya tarik yang lebih tinggi dibandingkan aset kripto. Keunggulan utamanya terletak pada manfaat yang ditawarkan aset NFT.

    Direktur Pusat Manajemen Olahraga di Sekolah Bisnis Stillman Seton Hall, Charles Grantham, mengungkapkan bahwa statistik mendukung potensi NFT pada sektor tersebut.

    “Angka-angka tersebut tampaknya menunjukkan bahwa NFT mewakili lahan subur bagi liga untuk meningkatkan pengalaman penggemar,” ujar Charles.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Main Plant vs Undead, Game NFT Mirip Plant vs Zombie

    Saat ini, euforia NFT masih terus mengalami perkembangan dan sepertinya tidak akan berhenti dalam waktu dekat. Selain karya seni, bertebaran pula game NFT yang bisa dimainkan dalam memperoleh keuntungan. Umumnya, game tersebut memiliki cara kerja yang rumit sehingga butuh waktu dalam mempelajarinya. Namun, kini telah hadir game yang memodifikasi dari game jadul Plant vs Zombies, yaitu “Plant vs Undead“. Penasaran cara bermainnya? Yuk, simak terus artikel ini!

    Baca juga: Yuk, Kenalan dengan Game Berbasis NFT, Axie Infinity Indonesia!

    Apa itu Plant vs Undead?

    logo plant vs undead

    Source: https://docs.plantvsundead.com/

    Plant vs Undead (PvU) adalah game NFT yang dimainkan secara multiplayer dengan mengusung konsep yang mirip dengan game “Plant vs Zombies”, di mana para pemainnya harus membangun sebuah pasukan dalam bentuk tanaman untuk menghabisi sekawanan monster yang menyerang lahan.

    Game Plant vs Undead ini diciptakan oleh sekumpulan developer yang berasal dari Amerika Selatan. Proyek NFT ini dimulai pada Q3 tahun 2021, diawali dengan whitelist yang diadakan sepanjang Juni 2021 dan Initial Seeds/Land Offering pada 10 Juli 2021. Sama seperti game NFT pada umumnya, PvU bisa dimainkan secara gratis tetapi memungkinkan para pemainnya untuk mendapatkan keuntungan berupa aset kripto.

    Meski begitu, game NFT yang satu ini menerapkan prinsip desentralisasi, di mana para pemainnya bisa berkontribusi dalam game secara penuh. Maksudnya

    Jadi, para developer dan petinggi game akan menawarkan sejumlah pilihan yang berkaitan dengan game dan pilihan tersebut bisa ditentukan oleh para pemain lewat proses pemungutan suara. Lalu, pilihan dengan suara terbanyak akan langsung diaplikasikan dalam game, mengutip Coincu.

    Cara Mendapatkan Uang di Plant vs Undead

    Game ini berlatar di sebuah tempat bernama “Planet Plants, dunia fantasi tempat tanaman dan hewan hidup tenang, hingga akhirnya datang para monster penghancur. Dalam permainan ini, terdapat Mother Tree atau pohon induk yang harus dilindungi dari serangan monster. Caranya adalah dengan menanam tanaman pelindung sebanyak-banyaknya. 

    Tanaman pelindung ini berbentuk NFT dan bisa dibeli oleh para pemain dengan kemampuan yang berbeda-beda. Pada awal kemunculannya, tanaman yang dibeli bisa berbentuk benih, tetapi dihapuskan oleh developer karena banyak dimanfaatkan untuk cheat. Sehingga, yang kini tersisa hanyalah pohon induk dan tanaman pelindung yang sudah tumbuh.

    game asset pvu

    Source: https://docs.plantvsundead.com/gameplay/game-asset

    Selain game, PvU juga dilengkapi dengan marketplace dan token khusus yang disebut dengan token PVU. Lewat marketplace ini, para pemain bisa membeli, menjual, dan saling menyewa tanaman. Nah, token PVU lah yang digunakan sebagai alat transaksi di dalam marketplace. Sebagai in-game token, PVU bertujuan untuk memberi dukungan terhadap aktivitas ekonomi dalam game.

    marketplace plant vs undead

    Source: https://docs.plantvsundead.com/gameplay/marketplace

    Tak hanya untuk jual-beli di marketplace, PVU juga bisa dimanfaatkan para pemain untuk membeli Light Energy (LE) token yang bisa membantu tanaman tumbuh lebih besar. Seiring tanaman bertumbuh, pemain juga berkesempatan untuk mendapat tambahan LE token dan bisa kembali ditukar dengan PVU. Per tanggal 14 April 2022, PVU mencatat harga 0.07108 USD dengan volume perdagangan mencapai lebih dari 2,6 juta USD melansir CoinMarketCap.

    token pvu

    Source: https://docs.plantvsundead.com/plant-vs-undead-token

    Mode permainan dalam Plant vs Undead

    Perlu diketahui bahwa pada game PvU, terdapat dua mode permainan yang bisa dipilih yaitu Survival dan Farming. Berikut informasi selengkapnya!

    Mode Survival

    Mode Survival berarti para pemain akan terlibat langsung dalam pertempuran melawan monster. Berhasil atau tidaknya pemain ditandai dengan terbunuhnya semua monster (menang) atau hancurnya semua tanaman di lahan, termasuk pohon induk (kalah). Di setiap ronde, akan terdapat 1 pohon induk dan pemain bisa menempatkan 8 tanaman lainnya sesuai strategi. 

    Setiap berhasil membunuh monster, maka pemain akan memperoleh sejumlah LE yang nantinya bisa digunakan untuk meningkatkan skill atau mengubah penempatan tanaman. Rondenya pun tidak terbatas, akan selesai apabila salah satu pihak mengalami kekalahan.

    gameplay survival mode pvu

    Source: https://plantvsundead.com/

    Pada mode Survival ini, terdiri dari permainan Player vs Enemy (PvE) dan Player vs Player (PvP). Jika PvE berarti pemain langsung melawan para monster, maka PvP adalah pertandingan antar pemain. Bedanya, selain menyusun strategi dalam menempatkan tanaman, pada PvP pemain bisa menempatkan monster untuk menghancurkan lahan lawan. Jangan khawatir NFT Anda akan hilang saat kalah bermain PvP, karena tanaman pelindung yang digunakan merupakan kloning dari tanaman NFT yang dimiliki.

    Mode Farming

    farming mode plant vs undead

    Source: https://docs.plantvsundead.com/gameplay/farm-mode

    Mode Farming adalah di mana pemain bisa bercocok tanam dan memanen LE. Sederhananya, pemain bisa menanam tanaman dan meningkatkan skill yang dimilikinya untuk bertarung melawan monster nanti. Sambil merawat tanaman, pemain berkesempatan untuk mengumpulkan LE. Namun, pemain juga harus selalu berhati-hati akan cuaca buruk atau hama yang bisa merusak tanaman, ya. Selain itu, pemain juga bisa memperoleh reward tambahan dengan menyiram The World Tree alias pohon dunia setiap harinya.

    Cara bermain Plant vs Undead

    Lantas, bagaimana cara memulai bermain Plant vs Undead? Berikut langkah-langkahnya:

    1. Hubungkan wallet Metamask dengan wallet PancakeSwap

    Langkah pertama adalah pastikan Anda memiliki wallet Metamask juga PancakeSwap, ya. Dikarenakan token PVU bergerak di bawah Binance Smart Chain (BSC) seperti halnya PancakeSwap, sehingga PVU baru bisa dibeli dengan BNB.

    Jika Anda belum memiliki wallet Metamask, bisa membuatnya dengan mengikuti panduan dalam video ini:

    1. Beli PVU token dengan BNB

    Setelah berhasil menghubungkannya, saatnya untuk membeli sejumlah token PVU, dengan minimal pembelian sebanyak 5 PVU. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, token PVU sangat berguna dalam aktivitas di dalam game Plant vs Undead.

    1. Registrasi di website

    Jika Anda sudah mengantongi token PVU, berarti Anda sudah bisa melakukan registrasi di website PvU, yakni https://plantvsundead.com/. Jangan lupa juga untuk menghubungkan wallet Metamask dengan akun Anda, ya.

    1. Download aplikasi PvU di smartphone

    Selanjutnya, saatnya Anda mengunduh aplikasi Plant vs Undead di smartphone yang Anda miliki. Aplikasi game sudah tersedia baik di Google Play Store (Android) maupun App Store (iOS).

    1. Manfaatkan fitur gratis

    Inilah yang ditunggu-tunggu, apakah Plant vs Undead gratis?

    Saat pendaftaran, memang para pemain diwajibkan untuk mengantongi sejumlah aset kripto terlebih dahulu pada wallet. Namun, setelah berhasil terdaftar, bagi setiap pemain baru berkesempatan untuk mendapatkan lahan secara cuma-cuma. Di lahan tersebut, Anda bisa menggunakannya untuk bercocok tanam.

    1. Beli item NFT di marketplace

    Setelah memiliki lahan, saatnya untuk berbelanja item NFT di marketplace PVU. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, item ini bisa berupa lahan juga tanaman. Masing-masing tanaman memiliki keunikan dan skill tersendiri, sehingga Anda bisa pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Untuk pemula, tanaman yang tersedia adalah bunga matahari.

    1. Tukar sejumlah PVU dengan LE

    Jika Anda merasa lahan Anda sudah cukup terisi, maka saatnya untuk membeli peralatan bercocok tanam. Berbeda dengan item seperti lahan dan tanaman yang bisa diperoleh dengan token PVU, peralatan ini hanya bisa didapat dengan LE. Jadi, pastikan Anda telah menukarkan PVU dengan LE, ya. Nilai 1 PVU setara dengan 105 LE. 

    1. Lanjut bermain

    Apabila seluruh aktivitas mendasar sudah Anda lakukan, berarti Anda sudah bisa melanjutkan eksplorasi dalam permainan. Aktivitas yang bisa Anda lakukan adalah bercocok tanam, mengunjungi lahan orang lain, menyelesaikan quest, hingga langsung bertanding di mode survival.
    Jadi, itulah penjelasan mengenai game NFT Plant vs Undead. Simpel dan mudah, bukan? Tapi, bukan berarti Anda tidak memerlukan pengetahuan soal aset kripto sama sekali, ya, karena alat jual-beli yang dilakukan berbasis aset kripto. Untuk itu, kunjungi Tokonews dan komunitas Tokomall di Discord juga Telegram untuk informasi serta tips and trick seputar aset kripto, blockchain, dan NFT. Kepoin juga marketplace NFT buatan Indonesia yaitu TokoMall sekarang!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 9GAG akan Luncurkan Proyek NFT MemeLand

    Kreator meme paling populer di dunia, 9GAG, siap membawa meme ke dunia metaverse dengan meluncurkan proyek NFT pertamanya, MemeLand. MemeLand berisi 9.999 NFT profil picture (PFP) yang disebut Captains, tetapi tanggal mint dan harganya masih belum ditentukan.

    “9.999 Captains, dengan kru bajak laut mereka, menjelajahi Broken Sea untuk mencari pulau harta karun legendaris yang dikenal sebagai MemeLand. Bergabunglah dengan mereka dalam misi mencari kejayaan, keberuntungan, cinta, dan tentu saja.. meme,” tertulis dalam situs resmi MemeLand.

    Pemegang NFT ini dapat memperoleh akses keanggotaan klub privat, akses eksklusif ke marketplace NFT, akses ke IRL event, akses khusus ke proyek dan airdrop 9GAG, serta masih banyak lagi. MemeLand juga memiliki misi untuk menjembatani content creator dari Web2 ke Web3.

    Baca juga: 5 Alasan Bitcoin Jadi Investasi Jangka Panjang yang Lebih Baik daripada Emas

    NFT MemeLand akan didistribuskan ke tiga kategori yang telah ditetapkan 9GAG. Platform ini akan bekerja sama dengan sejumlah mitra dan mengadakan undian Memelist di Twitter resminya.

    Karena proyek masih dikembangkan, detail dan angkanya masih bisa berubah kapanpun. Berikut detailnya:

    • 6.900 NFT untuk pemenang dari 9GAG dan beberapa mitra
    • 3.000 NFT untuk pemenang undian
    • 99 NFT untuk kolaborasi dan pemasaran

    Meski masih baru di dunia NFT game, 9GAG berencana untuk melebarkan sayap di Web3 melalui koleksi ini. Platform tersebut akan menerima 6,9% dari hasil penjualan sekunder NFT untuk mendanai operasional dan merekrut tim.

    Baca juga: Kenal Lebih Aset Kripto Golem (GLM) dan Optimism (OP)

    Informasi lebih detail akan disampaikan kemudian. Pecinta NFT bisa bergabung dengan Discord MemeLand di https://discord.gg/memeland.

    9GAG merupakan platform media online ini sering membagikan unggahan meme dalam bentuk foto atau video. Platform yang didirikan pada 2002 dan resmi diluncurkan pada 2008 ini kini sudah memiliki 200 juta penggemar di Instagram, Facebook, Twitter, dan TikTok.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com