Tag: nft

  • Peretas Curi 32 NFT dari Server Discord Terbaru Bored Ape

    Peretas diketahui telah berhasil membawa lari 32 NFT setelah mendapatkan akses ke server Discord baru dari Bored Ape Yacht Club (BAYC) dan Otherside Metaverse. Keduanya adalah proyek dari Yuga Lab.

    Analis on-chain, OkHotShot, adalah yang kali pertama menemukan jejak peretasan ini, yang memperkirakan peretas mendapatkan akses tersebut dari akun Manajer Komunitas Proyek, Boris Vagner, yang telah dilanggar oleh seseorang tanpa identifikasi. 

    Menurut temuan OkHotShot, ada lebih dari 145 ETH yang berhasil dicuri, senilai $ 256.000.

    Dan dalam laporan perusahaan keamanan blockchain PeckShield, menyatakan memang ada peretasan antara dua server Discord tersebut, dengan 32 NFT yang telah dicuri, termasuk 1 NFT BAYC, 2 MAYC,5 Otherdeeds dan 1 BAKC.

    Baca juga: Analisis Solana (SOL) yang Sering Mati Jaringan Blockchain, Masih Menarik?

    Ditemukan bahwa peretas masuk melalui serangan phishing, yang memikat para anggota Discord yang lengah dengan menjanjikan hadiah ekslusif yang seolah resmi.

    Saat anggota Discord mengklik link tautan yang dipasang oleh peretas, maka sang peretas sudah dapat mengakses dompet crypto mereka dan mengambil aset di dalamnya.

    Bored Ape yang merupakan salah satu NFT paling bernilai di ranah koleksi digital tentu menjadi incaran banyak peretas, sehingga serangan sering terjadi terhadapnya, salah satunya melalui peretasan server Discord dan lain sebagainya.

    Baca juga: ProBit Global Menawarkan Diskon USDC dalam Waktu Terbatas

    Ini bukan pertama kalinya perentasan media sosial Bored Ape terjadi. Pada bulan April 2022, akun instagram dan Discord Bored Ape juga direntas dengan kerugian sekitar $ 13 juta.

    Selain kasus ini, peretasan juga telah terjadi pada beberapa NFT seperti Camo Chameleon Club, Wibin Woves, Art of Mob, Not Bored Apes dan Cardania, menurut laporan OkHotShot. Ini juga menggunakan serangan phishing untuk mencuri dari para pengguna yang lengah dan kurang waspada.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Melihat Potensi dan Tantangan Besar Metaverse di Indonesia

    Potensi perkembangan teknologi metaverse di Indonesia kembali menjadi perbincangan akhir-akhir ini. Teknologi baru yang mulai populer sejak akhir tahun 2021 ini, mulai menarik perhatian semua pihak.

    Dalam ajang Asia Tech Singapore (ATxSG) 2022 di Singapura, Selasa (31/5), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menyebutkan potensi metaverse di Indonesia sangat besar. Menurut Sandiaga, metaverse harus dioptimalkan untuk kepentingan pemulihan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

    Metaverse bisa mendorong ekonomi digital di mana Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dengan 600.000 talenta digital per tahun. Dan ada potensi 30 juta UMKM serta kontribusi ekonomi yang diprediksi bisa mencapai 150 miliar dolar AS pada 2025.

    “Indonesia memiliki potensi luar biasa dan ini jadi peluang usaha kita untuk bisa meningkatkan aktivitas pembiayaan dan usaha sehingga bisa membuka lapangan kerja baru dan salah satunya di space metaverse ini,” kata Sandiaga dikutip dari siaran pers Kemenparekraf.

    Ilustrasi token kripto dan dunia Metaverse.
    Ilustrasi dunia metaverse. Foto: Tokocrypto

    Baca juga: Pasar Sepekan: Market Kripto Mulai Stabil, Akankah Reli Kencang?

    Senada dengan Sandiaga, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo), Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan metaverse adalah sebuah keniscayaan. Menurutnya cepat atau lambat perkembangan metaverse akan begitu masif seiring dengan adopsi aset kripto dan blockchian yang bisa menjadi bagian dunia virtual yang dibangun nantinya.

    “Adopsi kripto dan blockchain akan mempercepat pengembangan metaverse yang memiliki potensi besar di Indonesia. Bayangkan akan banyak inovasi yang muncul saat ini akan lari ke arah metaverse di masa depan. Apa yang kita rasakan di dunia nyata, semua akan bisa terjadi juga di metaverse,” kata pria yang akrab disapa Manda.

    Tantangan Metaverse di Indonesia

    Lebih lanjut, Manda mengungkap metaverse bisa melahirkan inovasi yang membantu menciptakan pasar baru dari segala aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi. Indonesia bisa beradaptasi dan menggali potensi metaverse dengan baik, jika infrastrukturnya didukung sudah optimal dan literasi masyarakat soal metaverse sudah inklusif.

    “Infrastruktur dan literasi masyarakat menjadi tantangan perkembangan metaverse ke depan. Metaverse akan optimal jika dapat dikombinasikan dengan adopsi kripto, blockchain, NFT hingga DeFi berjalan dengan baik. Misalnya, Web3 akan jadi bagian penting metaverse sebagai gambaran terbaru dari internet ciptakan ruang terdesentralisasi di mana pengguna memiliki lebih banyak otonomi, kontrol, dan peluang koneksi tanpa otoritas pusat,” jelasnya.

    Lima Aset Kripto Metaverse Paling Top
    Ilustrasi metaverse.

    Baca juga: Melihat Lebih Dekat Website T-Launchpad, Platform IDO Pertama di Indonesia yang Baru Rilis

    Sementara itu, pekerjaan rumah lainnya yang harus diselesaikan adalah pengembang dalam teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR). Riset PwC mengungkap teknologi VR dan AR untuk metaverse meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) global US$ 1,4 triliun pada 2030. 

    Selain kontribusi ke PDB global, perangkat VR dan AR, serta serta menggaet konten kreator untuk membuat program di metaverse bisa memberikan dampak ke pekerjaan baru di masa depan. Pengembangan teknologi ini dinilai mampu mendorong terciptanya 23,3 juta pekerjaan baru pada 2030.

    Riset dari The Analysis Group, metaverse pada 2031 akan memiliki kontribusi terhadap perekonomian global mencapai US$ 3,01 triliun. Kajian yang bertajuk “The Potential Global Economic Impact of Metaverse” ini menyebut angka itu setara dengan 2,8 persen dari pertumbuhan ekonomi dunia.

    Menurut Manda, metaverse nantinya bukan hanya akan menjadi tren baru dalam dunia virtual untuk media sosial dan lainnya, tapi juga memunculkan solusi-solusi baru atas berbagai masalah yang dihadapi Indonesia saat ini.

    Baca juga: Analisis Solana (SOL) yang Sering Mati Jaringan Blockchain, Masih Menarik?



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pemerintah Korea Selatan Gelontorkan Rp 1,6 Triliun Bangun Metaverse

    Pemerintah Korea Selatan tampaknya serius untuk memasuki dunia virtual atau metaverse. Kabar terbaru, mereka mengalokasikan dana sebesar 223,7 miliar won (Rp 1,6 triliun) untuk mewujudkan metaverse sebagai benua digital yang belum dipetakan dengan potensi tidak terbatas.

    Dilaporkan oleh CNBC, Menteri Sains dan ICT Korea Selatan, Lim Hyesook, mengatakan negaranya berencana untuk memulai industri metaverse dengan mendukung perusahaan teknologi yang ingin berpartisipasi mengembangkannya dan menciptakan lapangan kerja.

    Investasi Korea Selatan sekitar Rp 1,6 triliun adalah salah satu investasi pertama dalam industri metaverse yang dibuat oleh pemerintah nasional dan merupakan langkah pertama dibanding negara lainnya.

    Sampai saat ini, belum ada pemerintahan manapun yang secara resmi mengalokasikan dana untuk membangun dunia metaverse. Seiring berjalannya waktu, pmerintah Korea Selatan yakin metaverse dapat mendukung sektor usaha yang pada akhirnya mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

    Di tingkat kota, pemerintah kota Seoul sedang membangun platform metaverse senilai 3,9 miliar won untuk memungkinkan warga mengakses layanan publik secara virtual. Itu semua cocok dengan konsep Web3, virtual reality (VR), augmented reality (AR) dan teknologi blockchain, serta aset digital seperti aset kripto dan non-fungible token (NFT).

    ilustrasi metaverse
    Ilustrasi metaverse.

    Baca juga: Ketika NFT Masuk ke Ranah Politik di Korea Selatan

    Masa Depan Metaverse di Asia

    Langkah pemerintah Korea Selatan menandakan minat pada teknologi metaverse yang dapat menjadi pusat perhatian di tahun-tahun mendatang. Dan itu dapat memberikan cetak biru untuk diikuti oleh negara lain.

    “Ini menarik, ini didominasi oleh sektor swasta dan inisiatif serta tren yang didorong oleh Big Tech. Pemerintah di luar Korea Selatan belum melakukan banyak hal,” Yugal Joshi, salah seorang mitra di firma riset Everest Group, mengatakan kepada CNBC.

    Joshi yakin langkah pemerintah Korea Selatan akan membuat negara lain mulai menganggap ini lebih serius karena metaverse bisa menjadi platform tempat orang berkumpul. “Apa pun yang membuat orang berkumpul, itu membuat pemerintah tertarik.”

    Joshi mengatakan bahwa di China, raksasa teknologi seperti Tencent dan Alibaba telah menunjukkan minat yang besar untuk mengembangkan produk metaverse, dengan yang terakhir baru-baru ini berinvestasi dalam startup pengembang kacamata AR.

    gambaran bermain di metaverse
    Ilustrasi Metaverse.

    Baca juga: Ketika Lembaga Pemerintahan Indonesia Melirik Pengembangan Metaverse

    Dia menambahkan bahwa aktivitas metaverse di Asia, sama seperti bagian dunia lainnya, masih dalam tahap awal, karena perusahaan menginvestasikan waktu dan uang untuk menemukan aplikasi yang bisa berjalan dengan baik dan menguntungkan.

    Di samping itu soal regulasi juga menjadi penting, bagaimana teknologi metaverse akan menyatu dengan peraturan yang ada. Itu adalah di antara banyak pertanyaan yang harus dihadapi oleh pemerintah dan pembuat kebijakan di tahun-tahun mendatang.

    Misalnya, NFT, komponen penting dari banyak perkembangan metaverse, tetap berada di wilayah abu-abu hukum di Korea Selatan dan tidak tunduk pada aturan yang sama dengan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Yuk Ketahui 4 Cara Menghasilkan Uang Lewat NFT!

    Istilah “NFT” semakin dekat dengan kehidupan masyarakat terutama di Indonesia. Hal ini banyak dipicu oleh fenomena “Ghozali Everyday” yang sangat harum beberapa waktu ke belakang, di mana seseorang bernama Ghozali berhasil meraup banyak keuntungan dengan menjual hasil selfie atau swafoto dirinya menjadi NFT. Sebenarnya, apakah dengan NFT kita sudah pasti mendapatkan cuan? Dan bagaimana cara menghasilkan uang lewat NFT?

    Eits, sebelum itu, perlu diingat bahwa cuan dari NFT tidak selalu bisa diperoleh dalam waktu yang amat singkat, ya, karena hanya segelintir orang yang mengalaminya. Selain dengan nilai keunikan yang terdapat pada  NFT, hal tersebut juga didorong dengan aspek keberuntungan. Jadi, amat keliru apabila Anda terjun ke NFT hanya untuk mencari keuntungan belaka.

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, banyak sekali aspek yang memengaruhi suatu proyek NFT diminati bahkan dicari oleh banyak kolektor. Ambil saja contoh “Ghozali Everyday”, di mana pada saat booming masih sedikit kreator yang mengangkat tema selfie sebagai NFT miliknya. Hal inilah yang membuat NFT tersebut semakin unik dan mendorong banyak orang untuk ikut mengoleksi. Oleh karena itu, sebelum terjun ke NFT, diperlukan pemahaman dan strategi yang matang agar Anda bisa menghasilkan uang lewat NFT yang Anda terbitkan.

    Yuk, baca terus artikel ini untuk penjelasan lebih lengkapnya!

    3 Karakteristik NFT

    Cara Menghasilkan Uang Lewat NFT

    Ilustrasi NFT.

    Sebelum membahas mengenai karakteristik NFT, alangkah baiknya untuk memahami apa sebenarnya NFT. 

    NFT adalah kependekan dari Non-Fungible Token, yang berarti token yang bisa dimiliki oleh seseorang dan bisa merepresentasikan kepemilikan seseorang atas hal tertentu. Hal yang dimaksud ini beragam jenisnya, mulai dari yang paling umum yaitu NFT Art, NFT Game, hingga NFT Music.

    Jika ingin penjelasan lebih mendalam tentang NFT, smart contract, sejarah NFT hingga teknologinya, silahkan tonton sebentar video di bawah ini:

    https://www.youtube.com/watch?v=175ukKELF08

    Baca juga: Apa Itu NFT Art? Yuk Kenali Istilah dan Manfaatnya

    Sekilas, NFT terlihat tidak istimewa. Padahal, NFT jauh berbeda, lho, tidak seperti gambar berformat .jpg yang bisa diunduh dan dimiliki tiap orang, misalnya. Untuk lebih jelasnya, kenali 3 karakteristik NFT berikut ini yuk!

    1. Unik dan langka

    Pertama, karakteristik NFT yang paling menjadi ciri khas adalah unik dan langka. Bagaimana tidak, sebab masing-masing NFT yang terdaftar di blockchain memiliki kode khusus yang bisa menunjukkan informasi mengenai siapa kreator, kapan pertama kali di-minting, hingga siapa pemiliknya saat ini. Karakteristik inilah yang membuat NFT istimewa, dikarenakan hanya akan terdapat satu item di dunia dan tidak bisa dihapus maupun diduplikasi.

    Baca juga: Lakukan Strategi Berikut Sebelum Mulai Minting NFT!

    2. Satu kesatuan

    Karakteristik NFT selanjutnya adalah satu kesatuan yang masih berhubungan dengan karakteristik pertama. Hal ini merujuk kepada item NFT yang sifatnya tidak bisa dipecah ke dalam beberapa bagian, sehingga tiap orang yang memiliki NFT pasti memilikinya secara utuh alias sepenuhnya. Dengan karakteristik ini juga, NFT tidak bisa dijual ataupun dibeli sebagian.

    3. Tidak bisa ditukar langsung dengan uang

    Karakteristik yang terakhir adalah NFT tidak bisa ditukar langsung dengan uang. Jadi, Anda tidak bisa menukar NFT baik dengan dengan mata uang fiat maupun aset kripto di platform yang sama. Aset kripto hanya bisa digunakan sebagai alat tukar NFT, sehingga apabila seorang kreator menjual koleksi NFT miliknya, Anda sebagai kolektor bisa membelinya dengan sejumlah aset kripto.

    Meski tidak bisa ditukar secara langsung dengan uang, sebenarnya kreator bisa memaksimalkan nilai NFT yang diciptakan, di mana menjadi salah satu cara menghasilkan uang lewat NFT. Alhasil, kreator berkesempatan memperoleh pendapatan yang berlebih. 

    Namun, bagaimana cara memaksimalkan NFT agar bisa menghasilkan lebih banyak cuan? Para kreator, wajib simak caranya berikut ini!

    Cara Menghasilkan Uang Lewat NFT dengan Memaksimalkan Karya

    Cara Menghasilkan Uang Lewat NFT

    Ilustrasi cuan dari NFT.

    1. Buat karya yang original dan berbeda

    Cara pertama adalah dengan membuat karya yang original dan memiliki visual yang berbeda dengan NFT kebanyakan. Cara ini terbukti bisa membawa banyak keuntungan, seperti yang terjadi pada visual artist FEWOCIOUS yang berhasil menjual doodle berciri khas ke dalam bentuk NFT dan menjadikan dirinya sebagai salah satu kreator dengan pendapatan terbesar dari NFT saat ini.

    Cara ini tidak hanya bisa diaplikasikan pada NFT Art, tetapi juga pada NFT Music dan NFT Game, nih. Misalnya pada NFT Music, Anda bisa menggunakan beat buatan Anda sendiri dan untuk NFT Game, Anda bisa mencari ide baru dan unik yang bisa dituangkan ke dalam game play. Memiliki karya yang asli dan unik sangat bisa meningkatkan nilai tambah NFT Anda.

    2. Sambungkan dengan royalti NFT

    Apakah Anda sudah tahu bahwa NFT dapat disambungkan dengan royalti, sehingga Anda sebagai kreator bisa terus memperoleh sejumlah pendapatan setiap kali NFT milik Anda terjual di pasar? Nah, cara ini bisa dijadikan alternatif untuk menghasilkan uang lewat NFT. Pasalnya, biaya royalti ini juga lah yang membedakan karya seni konvensional yang masih menggunakan sistem “beli-putus”.

    Royalti ini bisa Anda sambungkan pada saat proses minting berlangsung dengan jumlah persentase hingga 10% dari harga NFT Anda di pasar. Setelah itu, Anda hanya perlu menunggu hingga NFT Anda terjual dan nantinya royalti secara otomatis akan dikirim ke wallet Anda, sesuai dengan jumlah persentase yang Anda pilih.

    Baca juga: Yuk, Pahami Konsep dan Cara Kerja Biaya Royalti pada NFT!

    3. Minting di platform besar

    Ilustrasi TokoMall.

    Ilustrasi TokoMall.

    Jika sebelumnya berfokus pada karya, cara yang satu ini sifatnya lebih teknis, nih, yaitu dengan melakukan minting di platform yang besar. Selain karena platform besar memiliki reputasi yang baik dan terjamin keamanannya, Anda juga berkesempatan untuk membuat karya NFT Anda menjadi lebih dikenal khalayak luas, seperti yang dimiliki TokoMall.

    Kok bisa?

    Sebab, rata-rata platform atau marketplace NFT besar memiliki fitur yang lebih unggul jika dibandingkan dengan marketplace yang kecil dan kurang jelas asal usulnya. Selain itu, NFT Anda juga cenderung akan lebih mudah ditemukan karena akan ada banyak sekali kolektor NFT yang ‘berburu’ koleksi di marketplace besar. 

    Beberapa marketplace besar juga memungkinkan Anda untuk menyambungkan akun Anda dengan media sosial lho, sehingga jangkauan NFT Anda tidak terbatas pada marketplace saja. Jadi, lebih besar pula kemungkinan NFT Anda terjual dan menghasilkan uang.

    4. Lakukan promosi

    Cara terakhir adalah cara yang wajib dilakukan selepas minting, yaitu melakukan promosi atau shilling. Dalam pasar konvensional, promosi sudah terbukti banyak membantu meningkatkan penjualan. Hal yang sama juga dapat terjadi di dunia NFT. Promosi yang dilakukan terhadap NFT milik Anda akan membuat NFT Anda dikenal oleh masyarakat yang lebih luas. Bahkan, bisa jadi Anda menemukan kolektor yang sedang secara spesifik mencari karya seni dengan aliran yang Anda gunakan.

    Nah, shilling ini tidak hanya bisa dilakukan di media sosial saja, lho. Tetapi Anda juga bisa melakukan shilling di komunitas NFT, baik yang global maupun nasional. Lewat komunitas, Anda juga bisa menjalin koneksi dengan banyak kreator juga kolektor. Jika beruntung, bisa saja kolektor tersebut tertarik dengan NFT yang Anda tawarkan dan berujung menghasilkan uang.

    Memang, cara menghasilkan uang lewat NFT tidak bisa dilakukan secara instan dan perlu waktu. Namun, selama Anda melakukannya dengan telaten, perlahan NFT karya Anda akan menemukan kolektornya dan menghasilkan sejumlah uang ke wallet Anda, sang kreator. 

    Yuk, mulai minting NFT pertamamu di TokoMall dan jangan lupa untuk gabung dengan komunitas NFT TokoMall di Discord dan Telegram!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Non-Fungible Tokens (NFT) part 1: Apa itu NFT?

    Apa itu NFT?

    Non-Fungible Tokens memiliki pengertian token unik yang merepresentasikan dari sebuah hak digital yang berarti bukti keaslian dan kepemilikan dari aset di dunia digital dan tercatat di Blockchain. Karena NFT dibuat di atas jaringan Blockchain, maka bukti kepemilikan, riwayat perpindahan NFT akan selamanya tercatat di Blockchain. NFT tidak bisa di duplikasi atau di replikasi.

    Aset digital bisa di kategorikan ke dalam NFT jika meliputi hal berikut :

    • Unik
    • Langka
    • Tidak bisa dipertukarkan (karena nilainya yang berbeda)

    Berbeda dengan aset Bitcoin, sebagai contoh Bapak A ingin menukarkan 1 Bitcoin dengan Bapak B. Yang berarti dalam penukaran tersebut, 1 Bitcoin yang diberikan oleh Bapak A dan sebaliknya, 1 Bitcoin yang diberikan oleh Bapak B sama nilainya. Tidak dengan NFT yang dimana Bapak A ingin menukarkan NFT A kepada Bapak B yang memiliki NFT, antara NFT A dan NFT B belum pasti memiliki nilai yang sama.

    Bagaimana sejarah nft, apa dasar pembuatannya dan apa teknologi yang digunakan? Temukan jawabannya dalam video ini.

    https://www.youtube.com/watch?v=175ukKELF08

     Baca Juga: Beberapa Token Micin Ini Meroket! Berikut Analisisnya

    3 Hal acuan dalam NFT 

    1. Nilai

    Nilai Objektif memiliki arti dimana nilai objektif meliputi hal yang penting sangat berharga atau sangat bernilai di dalam kehidupan kita. Contoh adalah air, udara, tanah dan –> (belahan jiwa) *canda

    Nilai Subjektif adalah nilai yang mendasari dari persepsi seseorang terhadap hal yang diyakini. Contoh nilai subjektif adalah Tas yang berharga ratusan juta bagi sebagian orang ini merupakan hal yang tidak mungkin karena sebagian orang tidak memiliki kepentingan untuk memiliki Tas dengan harga ratusan juta dan memilih Tas dengan harga yang biasa dan standard. Tapi untuk sebagian orang lainnya Tas ini adalah keperluan yang harus dipenuhi dan diyakini oleh sebagian orang tersebut bahwa Tas ini memiliki nilai.

    1. Fungible vs Non-Fungible

    Pada dasarnya pada masa sebelum era digitalisasi, istilah ini sudah sering muncul. Dimana fungbile memiliki arti aset yang utuh dan secara kasat mata bisa dilihat dan bisa disentuh. Contoh dari Fungible aset adalah rumah, atau bahkan lukisan Mona Lisa. Karena rumah milik Bapak A tidak sama nilainya dengan rumah milik Bapak B. Dan lukisan Mona Lisa yang di buat oleh Leonardo da Vinci hanya ada satu-satunya di dunia.

    Yang dari kedua contoh tersebut adalah aset yang hanya ada satu-satunya dan memiliki nilai.

    Sementara untuk pengertian Non-Fungible pada masa sebelum era digitalisasi adalah aset atau kepemilikan aset yang tidak bisa dilihat secara kasat mata dan tidak bisa disentuh tetapi memiliki nilai. Contohnya adalah hak cipta dari sebuah lagu.

    1. Token

     Token adalah representasi dari sebuah aset digital. Contohnya adalah koin MANA yang merepresentasikan project gaming Decentraland.

    Project NFT pertama adalah cryptokitties.co  yang berbasis game virtual dimana para pemain bisa mengadopsi, mendandani, dan beternak kucing untuk kemudian bisa dijual kembali di marketplace yang tersedia.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • PSS Sleman Rilis Koleksi NFT Sembodoverse Jalan Masuk ke Metaverse

    Non-fungible Token (NFT) kini sudah mulai masuk ke berbagai industri di Indonesia, termasuk olahraga. Salah satu klub sepak bola di Indonesia, PSS Sleman merilis koleksi NFT Elja Warrior of Sembodoverse sebagai wadah baru untuk meningkatkan loyalitas para pendukungnya.

    Dikutip Liputan6, Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Andy Wardhana Putra, mengatakan proyek NFT ini bisa bisa membawa PSS Sleman ke titik yang lebih jauh lagi dalam hal digitalisasi. NFT Sembodoverse menjadi bagian dan terobosan terbaru dari klub sepak bola asal Yogyakarta yang berbasis di Kabupaten Sleman itu.

    Klub bola yang dijuluki sebagai Super Elja atau Super Elang Jawa itu akan merilis 10.000 item NFT eksklusif yang terinspirasi dari semangat Elang Jawa dan semangat Fans PSS Sleman.

    “Elja Warrior of Sembodoverse merupakan bagian dari Proyek Sembodoverse yang dibangun oleh PSS Sleman yang akan menandai mereka sebagai klub sepak bola profesional pertama dari Indonesia yang siap memasuki metaverse,” tulis dalam keterangan di situs resmi PSS Sleman.

    NFT PSS Sleman
    PSS Sleman merilis koleksi NFT Elja Warrior of Sembodoverse sebagai wadah baru untuk meningkatkan loyalitas para pendukungnya. Foto: Screenshot.

    Baca juga: Tanah Cluster Metaverse Pertama di Indonesia Laku Terjual Rp 150 Juta

    Proyek NFT Sembodoverse Pakai Blockchain Polygon

    Proyek NFT Sembodoverse ini akan menggunakan jaringan blockchain Polygon. Pemegang NFT bisa merasakan utilitas kehidupan nyata seperti mendapatkan eksklusif jersey PSS Sleman yang sudah ditanda tangani oleh para pemain, boneka maskot dan E-Money edisi terbatas.

    Nantinya, NFT dari Sembodoverse ini juga akan memiliki beberapa kegunaan yang bisa dinikmati oleh para pemiliknya di dunia nyata, seperti harga khusus untuk tiket pertandingan pertandingan kandang musiman, minuman khusus di Omah PSS, dan lainnya.

    “Kami ingin proyek ini menjadi landasan untuk semua pendukung PSS Sleman dan setiap penggemar sepak bola di luar sana terutama orang-orang yang masih baru di ruang NFT. Memiliki gas fee yang tinggi terdengar tidak begitu bermanfaat dan akan memberikan kejutan buruk saat mint. Platform Polygon beroperasi menggunakan blockchain Ethereum dapat meningkatkan fleksibilitas, skalabilitas, dan memiliki biaya gas serendah mungkin dibandingkan dengan gas fee Ethereum asli,” kata PSS Sleman.

    NFT PSS Sleman
    PSS Sleman merilis koleksi NFT Elja Warrior of Sembodoverse sebagai wadah baru untuk meningkatkan loyalitas para pendukungnya. Foto: Screenshot.

    Baca juga: Pasar NFT Diprediksi Tumbuh 35% ke Angka $ 13,6 Miliar pada 2027

    Pre-sale Whitelist eksklusif NFT Elja Warrior of Sembodoverse telah dimulai pada 20 Mei 2022, bertepatan dengan HUT PSS Sleman ke-46 dan 29 Mei 2022 untuk public sale. Setiap NFT akan dijual seharga 8,49 Matic (Pre-sale Whitelist eksklusif) dan 16,49 Matic (Public sale).

    Lalu, bagaimana mendapat token MATIC agar bisa membeli NFT Elja Warrior of Sembodoverse? Jika Anda orang Indonesia, dapat pergi ke Tokocrypto menggunakan link ini dan mengirim Matic ke wallet kamu. Jika kamu menggunakan link tersebut akan mendapatkan diskon 10% untuk transaksi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ekonomi Kreatif: Pahami Arti dan Hubungannya Dengan NFT

    Meski Pandemi COVID-19 belum sepenuhnya menghilang, perekonomian Indonesia mulai menunjukkan geliat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia pada triwulan pertama 2022 mengalami peningkatan sebesar 5,01%. Peningkatan tersebut tentunya didukung oleh beberapa sektor ekonomi tanah air. Salah satunya adalah ekonomi kreatif.

    Pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia belakangan ini memang semakin menjanjikan.  Menurut laporan Bekraf OPUS Ekonomi Kreatif Outlook 2019, kontribusi ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional mencapai angka 7,44% dan diproyeksikan akan terus naik. Bahkan, kontribusi ekonomi kreatif Indonesia terhadap PDB (Pendapatan Domestik Bruto) adalah yang terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan.

    Lantas, bagaimana NFT dapat membantu perekonomian kreatif Indonesia? Simak penjelasannya!

    Apa itu Ekonomi Kreatif dan Cirinya?

    Istilah ekonomi kreatif pertama kali dicetuskan seorang penulis, John Howkins, dalam buku berjudul The Creative Economy: How People Make Money from Ideas (2001). Menurut Howkins, pada awal 2000-an muncul suatu gelombang ekonomi baru yang berbasis ide dan kreativitas. Hal ini didasari oleh fakta bahwa pada 1997, produk HKI (Hak Kekayaan Intelektual) menjadi barang ekspor utama Amerika Serikat.

    Masih dari buku yang sama, ekonomi kreatif digambarkan sebagai suatu proses penciptaan nilai sebagai hasil dari ide. Itu artinya, pemikiran pun, jika diolah dengan tepat, bisa menghasilkan sesuatu yang bernilai ekonomi.

    Sedangkan menurut blueprint Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2009-2015, sektor ekonomi ini disebut sebagai sebuah “era baru ekonomi yang menekankan pada informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dari SDM sebagai faktor produksi utama”.

    Jadi, dapat disimpulkan bahwa ekonomi kreatif adalah kegiatan perekonomian yang berasal dari ide, pikiran, dan kreativitas suatu pihak yang dijadikan sebagai landasan utama dalam menghasilkan suatu produk berupa barang atau jasa yang bernilai.

    Adapun ciri-ciri dari penerapan ekonomi kreatif yang telah kami rangkum antara lain:

    1. Kreativitas adalah ciri utama dari ekonomi kreatif;
    2. Mudah diganti karena terus adanya kreasi dan inovasi yang terus dilakukan sesuai dengan perkembangan aktivitas ekonomi dan zaman. Tentu hal ini dilakukan agar hal tersebut bisa diterima dengan baik oleh pasar dan konsumen;
    3. Ide adalah hal utama. Ide adalah hal selalu berkaitan dengan proses kreasi dan inovasi;
    4. Kerja sama antar pihak sangat dibutuhkan.

    3 Faktor Pendorong Ekonomi Kreatif

    Secara garis besar, ekonomi kreatif digerakkan oleh kreativitas manusia. Ide dan gagasan kreatif menjadi faktor produksi utama dalam kegiatan ekonominya. Mereka yang sukses dalam sektor ekonomi ini adalah mereka yang mampu berpikir kreatif dan berbeda dari para pesaingnya.

    Namun, di samping kreativitas, ternyata ada juga faktor lain yang mendorong perekonomian kreatif, di antaranya:

    1. Kemajuan teknologi

    Agar ide dan gagasan yang ditemukan bisa benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan, maka diperlukan teknologi. Semakin maju teknologi, maka semakin mudah ide tersebut untuk direalisasikan. Namun, jika tidak ada dukungan teknologi, maka ide kreatif pun akan sulit terwujud.

    2. Keahlian SDM

    Seperti yang telah disebutkan, ekonomi kreatif sangat bergantung pada SDM. Tanpa SDM, maka tidak akan mungkin ada pemikiran kreatif. Agar pemikiran tersebut tidak hanya sebatas rencana, SDM harus memiliki keahlian yang mendukung.

    3. Kemudahan akses

    Terakhir, sektor kreatif tidak akan mungkin berkembang tanpa adanya akses menuju informasi. Dengan mempelajari informasi terkini, SDM akan lebih mudah menghasilkan serta mengembangkan gagasan kreatif mereka.

    Apa Saja Contoh Ekonomi Kreatif?

    Di Indonesia sendiri, terdapat total 17 subsektor kreatif. Cakupannya pun bisa dibilang cukup menyeluruh, yaitu sbb.

    1. arsitektur, 
    2. desain interior, 
    3. kuliner, 
    4. musik, 
    5. pengembang permainan, 
    6. fesyen, 
    7. desain produk, 
    8. fotografi, 
    9. desain komunikasi visual, 
    10. film animasi dan video, 
    11. seni rupa, 
    12. televisi dan radio, 
    13. periklanan, 
    14. seni pertunjukan, 
    15. aplikasi, 
    16. penerbitan, 
    17. Kriya

    Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bahkan terbuka dengan berbagai kemungkinan yang ada. 

    Nih, berikut kami sampaikan sedikit contohnya:

    1. Fashion

    Tren berpakaian yang terus berubah-ubah dari masa ke masa membuat terus berinovasinya bidang ini. Selalu saja ada yang berbeda dari tahun ke tahun mengenai pakaian yang banyak dicari ataupun dipakai oleh orang biasa hingga fashionista

    Salah satu contoh bisnis kreatif yang sudah sukses di Indonesia adalah I Wear Up yang lahir atas gagasan Diana Rikasari, seorang fashion designer asal Jakarta. Dengan desain produk yang unik, colorful, serta youthful membuat I Wear Up menjadi salah satu brand fashion kebanggaan Indonesia yang menarik hati pecinta fashion dalam negeri. Terlebih I Wear Up selalu membagikan makna positive vibes di tiap produk-produk mereka. 

    1. Kuliner

    Kebutuhan pangan selalu dibutuhkan oleh manusia. Makanya tak heran kalau bidang kuliner merupakan contoh ekonomi kreatif karena selalu saja ada inovasinya. Mulai dari kombinasi bahan, hingga kombinasi makanan kekinian yang dicampur dengan makanan tempo dulu bisa ditemui.

    Mari kita ambil contoh Lunch For My Husband sebagai salah satu bisnis kreatif di bidang kuliner. Bisnis makanan rumahan milik pasangan suami istri, Mawarid Rolansyah dan Yori Atira ini menawarkan produk sandwich yang dikemas dengan latar belakang menu western. Terbaru, mereka tengah menggodok menu sandwich yang terinspirasi dari menu nasi Padang, lho! Kira-kira bakal gimana yah perpaduan cita rasa barat dan asli Indonesia ini?

    1. Kriya

    Tak bisa dipungkiri kriya asal Indonesia patut diacungi jempol. Bahkan tak sedikit kriya asal Indonesia yang bisa memasuki pasar internasional. Salah satunya, Jewel Rocks Bijoux yang merupakan brand perhiasan asal Bali milik Imelda Widjaja. Yang menjadi ciri khas dari perhiasan ini adalah material yang digunakan berasal dari batu mulia. Tak sedikit pula beberapa produk mereka yang terinspirasi dari kekayaan alam maupun budaya Indonesia. 

    Kerennya lagi, brand lokal  ini resmi diundang oleh L’Adresse Paris Agency untuk menampilkan karya mereka di Paris Fashion Week 2022, lho! Di sana Jewel Rocks Bijoux memamerkan 10 desain terbaru yang saat itu belum launching di Indonesia serta koleksi best seller mereka. 

    Penerapan Ekonomi Kreatif dengan NFT

    contoh ekonomi kreatif

    Salah satunya datang dari dunia digital, tepatnya NFT (non-fungible token). Inovasi NFT diperkirakan dapat membantu meningkatkan nilai ekonomi sektor kreatif, terlebih kini dunia telah memasuki era digital. Melalui Bidang Industri dan Investasi, Kemenparekraf tengah mendorong para pelaku usaha yang bergerak di industri kreatif dan pariwisata untuk memanfaatkan NFT.

    Terlebih, dari perspektif tertentu, NFT juga bisa melindungi hak-hak pelaku industri kreatif. Misalnya pada subsektor musik, NFT bisa dijadikan sertifikat digital yang membuktikan kepemilikan karya seorang musisi. Hal ini akan melindungi mereka dari kejahatan seperti pembajakan.

    Baca juga: Cara Membuat NFT Art yang Mudah dan Menjual

    Dari sini, bisa disimpulkan bahwa NFT bisa masuk ke sektor ekonomi kreatif karena sekarang dunia tengah memasuki era digital. NFT yang memiliki format digital tentu sangat relevan dengan situasi saat ini.

    Yuk, bantu perekonomian kreatif Indonesia melalui NFT! Kini, Anda bisa memamerkan sekaligus menjual karya NFT dengan mudah melalui TokoMall, pelopor marketplace NFT di Indonesia. Lewat TokoMall, Anda tak hanya bisa melakukan transaksi NFT, tapi juga membantu pertumbuhan ekonomi kreatif tanah air, terutama di bidang digital. Untuk memulai, silakan klik di sini



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tanah Cluster Metaverse Pertama di Indonesia Laku Terjual Rp 150 Juta

    Perkembangan metaverse di Indonesia memasuki babak baru. Sebuah tanah atau lahan di Ranverse, metaverse buatan VCGamers, startup blockchian asal Indonesia berhasil laku terjual sekitar Rp 150 juta.

    Dikutip dari situs resmi VCGamers, cluster atau 4×4 bidang tanah (land) di metaverse pertama Indonesia, RansVerse terjual dengan harga sebesar 100.088 $VCG atau setara Rp 150.000.000. Penjualan itu terjadi saat event Flash Bid RansVerse Land pertama pada Rabu 12 Mei 2022.

    Acara Flash Bid Land tersebut berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam mulai sejak pukul 21.30 WIB sampai 23.00 WIB. Peserta yang hadir dalam Flash Bid Land itu mencapai sebanyak 130 orang.

    Open bid dibuka sebesar 1 $VCG. Seluruh peserta dibebaskan untuk mengajukan penawaran. Seluruh peserta yang ikut dalam Flash Bid RansVerse Land itu dikabarkan sangat antusias untuk mengikuti pelelangan tanah di metaverse.

    VCGamers buat metaverse pertama Indonesia, RansVerse.
    VCGamers buat metaverse pertama Indonesia, RansVerse. Foto: VCGamers.

    Baca juga: Ketika Lembaga Pemerintahan Indonesia Melirik Pengembangan Metaverse

    Pemenang Lelang Dapat Tanah Metaverse Dekat Raffi Ahmad

    Proses lelang berlangsung sengit. Pada detik-detik akhir, terjadi bidwar dari 5 penawar. Semula ada peserta yang mengajukan penawaran 72.500 $VCG untuk satu cluster RansVerse di dekat land Raffi Ahmad.

    Kemudian, disusul yang lainnya dengan penawaran sebesar 73.000 $VCG. Belum menyerah, ada lagi peserta yang mengajukan harga sebesar 75.000 $VCG. Tidak sampai di situ, setelah beberapa waktu muncul lagi penawaran sebesar 80.000 $VCG.

    Saat detik-detik akhir, kemudian ada peserta lainnya yang mengeluarkan penawaran sebesar 100.000 $VCG atau setara Rp 150 juta. Sehingga, penjualan cluster RansVerse itu pun ditutup dengan 100.000 $VCG.

    Setelah ditemukan pemenang, tim developer VCGamers pun langsung melakukan pengiriman cluster metaverse pertama di Indonesia itu, RansVerse. Pemenang dalam Flash Bid Land itu pun kini memiliki lahan yang berlokasi di dekat land Raffi Ahmad.

    Pemenang lelang tanah di metaverse pertama Indonesia, RansVerse.
    Pemenang lelang tanah di metaverse pertama Indonesia, RansVerse. Foto: VCGamers.

    Baca juga: TokoCare Bersama BeKind dan WeCare.id Distribusikan Kado Lebaran ke 200 Anak Spesial

    Indonesia Punya Peluang Besar dalam Pengembangan Metaverse

    Indonesia berpeluang besar dalam pengembangan metaverse dunia karena memiliki keunggulan nilai-nilai luhur bangsa dan kearifan lokal. Pembangunan metaverse dianggap sebagai suatu langkah solid dalam upaya kolaboratif untuk memajukan Indonesia di panggung dunia.

    Co-Founder & Chariman VCGamers, Wafa Taftazani, menjelaskan metaverse merupakan konsep kolaboratif yang menggabungkan interaksi manusia dengan avatar serta berbagai produk dan layanan antara dunia nyata dengan dunia digital tanpa batas, di mana semua bisa berlangsung secara simultan dan paralel di dalam jaringan blokchain.

    “Metaverse pada dasarnya adalah menggabung NFT, crypto asset, blockchain, Smart Contract di dalam satu lingkungan virtual. Metaverse itu kolektif seperti menjadi seperti dunia nyata, tapi terjadi di dalam blockchain. Jadi orang bertransaksi dengan crypto asset, tanah dan bangunan virtual jadi NFT, semua transaksi tercatat di blockchain,” ujar Wafa dikutip CNBC Indonesia.

    VCGamers buat metaverse pertama Indonesia, RansVerse.
    VCGamers buat metaverse pertama Indonesia, RansVerse. Foto: VCGamers.

    Baca juga: Peserta TSBA Batch 1 Kolaborasi Tokocrypto dan BRI Ventures Raih Pendanaan US$ 40 Juta

    Metaverse memiliki potensi yang besar untuk masyarakat bisa berinteraksi, bekerja, belajar dan berkarya. Tentu saja butuh waktu untuk mengembangkan dunia virtual yang optimal dan bisa digunakan oleh semua orang.

    VCGamers sendiri adalah lulusan dari program Tokocrypto Sembrani Blockchain Accelerator (TSBA) Batch 1 hasil kolaborasi Tokocrypto dan BRI Ventures untuk mendongkrak pertumbuhan beragam startup blockchain di Indonesia.

    VCGamers salah satu dari 12 startup blockchain terpilih yang telah merampungkan proses pelatihan dan bimbingan dari mentor terkemuka di industrinya. Mereka yang berhasil lulus telah mendapatkan akses pendanaan dan total telah meraih lebih dari US$ 40 Juta.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar NFT Diprediksi Tumbuh 35% ke Angka $ 13,6 Miliar pada 2027

    Sebuah studi dari MarketsandMarkets memperkirakan pasar non-fungible token (NFT) akan meningkat hingga $ 13,6 miliar pada akhir 2027, atau naik dari $ 3 miliar pada tahun ini. Prakiraan ini didasarkan pada terus meningkatnya minat investor terhadap NFT.

    Selama lima tahun ke depan, faktor utama yang mendorong pasar NFT masih tidak terlepas dari keterlibatan para influencer dan komunitas game, serta meningkatnya permintaan akan karya seni digital.

    Perusahaan riset MarketsandMarkets juga menyebutkan faktor lain yang turut berkontribusi pada ledakan pertumbuhan NFT. Faktor tersebut yakni penggunaan NFT di dunia retail dan mode, perkembangan metaverse oleh raksasa media sosial seperti Meta, dan personalisasi NFT.

    Global NFT market trends. Source: MarketsandMarkets
    Global NFT market trends. Source: MarketsandMarkets.

    Baca juga: Mengenal Aset Kripto Project Galaxy (GAL) dan Lido Dao (LDO)

    Pada November 2021, Cointelegraph melaporkan adanya peningkatan minat investor dari Asia-Pasifik (APAC), karena penelusuran Google terkait NFT lokal melonjak di wilayah tersebut.

    “Negara-negara APAC tengah menuju perkembangan konstan dan peluncuran marketplace di pasar tertentu bisa menciptakan peluang yang sama bagi kreator dan pembeli dalam ekosistem (NFT),” ungkap laporan MarketsandMarkets.

    Salah satu alasan yang diduga menjadi pemicu meningkatnya pencarian terkait NFT di negara-negara seperti Hong Kong, Singapura, dan China adalah ketidakjelasan peraturan mengenai perdagangan atau penambangan kripto.

    NFT marketplace, platform yang memungkinkan investor untuk membeli dan menjual NFT, saat ini diharapkan bisa memberikan kontribusi tinggi terhadap pertumbuhan ekosistem NFT.

    Meski OpenSea masih menjadi marketplace terbesar, namun ada beberapa pemain baru yang siap meramaikan pasar, seperti Coinbase NFT, Binance dan TokoMall untuk pasar Indonesia.

    Baca juga: Avarta dan Tokocrypto Jalin Kemitraan Strategis Kembangkan Ekosistem Blockchain di Indonesia

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Instagram Integrasi dengan NFT dari Ethereum, Polygon, Solana, Flow

    Non-fungible token (NFT) dari beberapa jaringan blockchain populer akan hadir di platform media sosial Instagram. Pengumuman uji coba itu dikabarkan akan disampaikan pada Senin ini.

    Coindesk melaporkan, sosial media terkemuka milik Meta tersebut sedang merencanakan integrasi NFT dari Ethereum, Polygon, Solana dan Flow. Jaringan-jaringan itu dikenal sebagai induk dari sebagian besar perdagangan NFT.

    Seperti Facebook dan Instagram, YouTube Disebut Akan Menerapkan NFT Ikut Twitter
    NFT akan datang ke platform Facebook dan Instagram.

    Baca juga: Harga Bitcoin Terus Jatuh, Metrik Tunjukan Fase Extream Fear

    Instagram dilaporkan akan mengeluarkan pilot project yang menyasar komunitas kecil penggemar NFT di Amerika Serikat (AS). Belum diketahui apakah Instagram akan langsung terintegrasi dengan keempat jaringan itu.

    Instagram juga dikabarkan akan didukung beberapa dompet kripto seperti MetaMask. Dengan mengintegrasikan wallet, pengguna bisa membuktikan kepemilikan NFT, menampilkannya di profil, dan menandai (tag) kreator yang membuatnya.

    CoinDesk telah mengkonfirmasi, Instagram tidak akan membebankan biaya kepada pengguna untuk mem-posting dan berbagi NFT mereka.

    CEO Meta, Mark Zuckerberg mau bawa NFT ke Instagram.
    CEO Meta, Mark Zuckerberg mau bawa NFT ke Instagram.

    Baca juga: Tertarik Bermain The Sandbox Game? Berikut Penjelasan Lengkapnya!

    Instagram saat ini tercatat memiliki lebih dari satu miliar pengguna aktif bulanan. Banyak dari mereka yang menggunakan platform tersebut untuk mempromosikan dan memasarkan karya seni pribadi.

    CEO Meta, Mark Zuckerberg, sebelumnya telah membocorkan rencana integrasi ini, tetapi tidak memberikan penjelasan detail. The Financial Times juga telah melaporkan, Meta akan melakukan uji coba mint NFT di Instagram dan keanggotaan grup NFT di Facebook.



    Sumber : news.tokocrypto.com