Jakarta –
Dokter ini mengungkapkan pola makan yang dapat menyehatkan usus agar pencernaan lancar. Caranya dengan mengonsumsi lemon dan kacang-kacangan.
Joseph Salhab, ahli gastroenterologi di Florida, Amerika Serikat mengungkapkan makanan yang rutin dikonsumsi olehnya. Makanan sehat ini dapat menyehatkan usus dan sistem pencernaannya.
Dilansir dari NY Post (10/9/2024), Salhab juga mengungkapkan kalau dirinya telah menjauhi makanan cepat saji yang mengandung banyak minyak. “Saya tidak sempurna dan terkadang suka jajan, tetapi saya perhatikan ketika memasak sendiri, saya cenderung tidak makan berlebihan dan merasa nutrisinya terpenuhi,” ungkapnya.
Konsumsi buah dan sayuran tinggi vitamin C
Salhab memulai harinya dengan mengonsumsi buah-buahan. Ia kerap membuat racikan air lemon atau teh lemon, sering juga langsung mengonsumsi buah segar dengan kandungan vitamin C.
“Orang yang mengonsumsi lebih banyak vitamin C akan memiliki risiko lebih rendah terkena batu empedu, kesehatan hati jadi membaik, dan bakteri usus lebih baik juga,” ujarnya.
Apa Benar Minum Air Lemon Bisa Turunkan Berat Badan? Foto: iStock |
Selain lemon, vitamin C juga dapat ditemukan dalam jenis buah citrus lainnya, kiwi, stroberi, tomat, dan lainnya. Sayuran juga ada yang mengandung vitamin C, seperti kubis dan brokoli.
Salhab juga mengonsumsi kopi secara rutin. Ini dilakukannya untuk melindungi diri dari batu empedu dan penyakit lainnya. Sebuah penelitian pada 2022 menemukan bahwa kopi dapat merangsang pelepasan kolesistokinin, hormon yang berperan penting dalam pencernaan.
University of Chicago’s Steatotic Liver Disease Clinic juga pernah mengungkapkan dalam sebuah artikel bahwa ahli diet dan ahli gizi, Annie Guinane merekomendasikan untuk mengonsumsi hingga 3 cangkir kopi sehari untuk melindungi hati. Mayo Clinic juga mengungkapkan batas asupan kopi per hari sekitar 3-4 cangkir per hari (400 mg kafein).
Konsumsi kacang 2 porsi seminggu
Kacang-kacangan juga dikonsumsi oleh Salhab untuk menyehatkan ususnya. Jenisnya meliputi kacang almond, kacang mete, kenari, dan jenis kacang pohon lainnya. Manfaat ini dapat dirasakan karena kacang-kacangan merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik.
Sebuah studi tahun 2017 terhadap pasien kanker usus besar Stadium 3 menemukan bahwa mereka yang makan setidaknya 2 ons kacang (56 gram) kacang seminggu memiliki risiko kanker sebesar 42% lebih rendah dan kemungkinan kematian dini 57% lebih rendah.
(yms/adr)
![]() |
| Source : unsplash.com / Dan Gold |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Katy Perry Turun Berat Badan 9 Kg Karena Konsumsi Makanan Ini Jakarta – Punya pola diet yang dijalani tak berat, Katy Perry bagikan satu makanan sederhana yang membuat berat badannya cepat turun. Murah dan kaya protein. Penyanyi pop ternama asal Amerika, Katy Perry terkenal dengan bentuk tubuh ideal dan wajah cantiknya. Baru-baru ini Katy tampil lebih fit setelah berat badannya berkurang sampai 9 kg. Dilansir dari Mirror UK (11/11), pelantun lagu ‘Fireworks’ ini membagikan makanan apa yang membantunya untuk berat badan. Makanan ini ternyata jauh dari kata mahal atau sulit dicari, ternyata Katy mengonsumsi makanan ini sebagai menu sarapannya setiap pagi.
“Saya makan banyak telur rebus setiap harinya, karena makanan ini mengandung banyak protein,” lanjut penyanyi yang baru saja merilis album ‘143’ tersebut. Selain rajin makan telur rebus saat sarapan hingga berat badannya turun, Katy juga menjaga pola makannya menjadi lebih sehat. Dia suka makanan yang segar dan bukan makanan olahan. Menu makanan favoritnya ada daging ayam, ikan, kacang-kacangan dan juga biji-bijian. Agar tak bosan, Katy menambahkan cuka apel, air mineral dan juga jus seledri ke dalam menu makanan sehari-harinya.
“Saya tahu klise memang, tapi saya yakin banyak dari kita yang lebih banyak minum kopi dibandingkan minum segelas air putih,” lanjut penyanyi berusia 40 tahun tersebut. Menurut ahli gizi asal Inggris, Helen Bell, ia menyebutkan bahwa telur rebus memang bisa jadi makanan diet yang ampuh. “Di pengalaman saya, mengonsumsi telur sebagai camilan itu bisa berguna untuk menurunkan berat badan. Karena telur tinggi akan protein, yang membantu seseorang merasa lebih kenyang. Dari sini kita bisa membatasi asupan kalori sepanjang hari,” ungkap Helen.
Meski bagus, tapi Helen menekankan bahwa konsumsi telur rebus saat diet juga tak boleh berlebihan. “Kita harus konsumsi telur itu dengan cara yang sehat. Hindari telur yang digoreng, paling bagus memang telur yang direbus atau dimasak pakai metode poaching untuk menghindari lemak berlebih,” sarannya. Di akhir kesempatan, Helen menilai bahwa pola makan Katy Perry ini cukup bagus untuk tubuh. Ditambah asupan dari cuka apel dan makanan lainnya. “Menurut saya, pola makan dan perubahan gaya hidup itu yang membuat diet seseorang sukses,” pungkasnya. (sob/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Berhenti Makan Sayur dan Buah, Wanita Ini Sukses Turun BB 13 Kg Jakarta – Putuskan untuk berhenti makan sayuran dan buah-buahan, wanita ini mengaku lebih sehat. Bahkan ia berhasil menurunkan berat badan. Banyak program diet yang kini mendapatkan banyak perhatian. Tren hidup sehat yang kian meningkat membuat banyak orang lebih giat melakukan diet untuk mendapatkan tubuh yang lebih sehat. Salah satunya ada diet karnivora yang fokus di menu makanan berbasis produk hewani. Pada diet yang satu ini pelakunya disarankan mengonsumsi banyak daging dan produk dari hewan. Daging sapi, ayam, dan atau ikan harus selalu ada dalam setiap menu makan.
Berbeda dengan diet keto, diet karnivora memangkas habis asupan karbohidrat. Bahkan hingga beberapa makanan alami seperti sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Menurut Cleveland Clinic, pola diet ini dapat mempercepat penurunan berat badan, meningkatkan suasana hati, hingga memperbaiki keseimbangan gula darah. Dalam pemahamannya, diet karnivora menyebut karbohidrat yang tidak dibakar akan menumpuk menjadi lemak berbeda dengan protein. Dilansir dari Mirror UK (23/04), seorang dokter wanita bernama Dr Sarah Zalfidar mengaku jauh lebih sehat dan tubuhnya lebih ramping usai berhenti makan buah dan sayuran.
Ia mengikuti pola diet karnivora dan hanya makan daging, susu, telur sampai ikan. Wanita berusia 37 tahun ini mulai berhenti makan sayur dan buah di tahun 2017, awalnya ia hanya melakukan diet keto dengan memotong asupan karbohidrat. Akan tetapi karena tubuhnya tak kuat dengan efek dari diet keto, akhirnya mulai mencari pola diet yang paling baik dan sehat untuknya. Ia juga mempelajari tentang potensi racun atau toxin dari tumbuhan seperti sayuran, buah dan biji-bijian. “Selama belasan tahun menyelami dunia edukasi di bidang gizi, tidak ada satupun profesor atau mentor yang menyebut bahwa tumbuhan bisa beracun. Bagaimana jika buah dan sayuran yang selama ini kita makan sebenarnya berbahaya?” jelas Sarah. Sarah mengungkapkan bahwa diet karnivora ini sebenarnya diet yang cukup natural untuk manusia. Gen di tubuh manusia bekerja dengan baik jika diasupi protein dan lemak dari hewan. Setiap harinya Sarah rutin menyantap daging merah, ikan, telur dan olahan susu. Sang suami yang ikut menjalani pola diet ini mengaku bahwa nyeri pada tulang punggungnya berkurang hanya dengan berhenti makan sayur bayam, sehingga Sarah semakin yakin bahwa keputusan untuk berhenti makan sayur dan buah baik untuk keluarganya.
“Saya kini terbiasa makan daging merah, misalnya brisket, daging sapi cincang, ribeye steak, daging sapi panggang, perut babi, iga babi sampai daging babi suwir. Daging kalkun dan telur juga saya makan,” ungkapnya yang juga memasukan seafood ke dalam menu sehari-harinya. Selain merasa lebih sehat, jerawat pada kulitnya juga sembuh setelah jalani diet karnivora. Ditambah berat badannya turun sebanyak 13,6 kg setelah berhenti makan sayur dan buah. “Sekarang belanja bahkan makanan saya lebih hemat dari sebelumnya. Orang berpikir makan daging itu mahal, padahal itu kalau kita beli daging premium. Tapi misalnya beli daging sapi yang biasa, itu jauh lebih murah,” pungkas Sarah. (sob/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Terungkap! 5 Alasan Makanan Jepang Tergolong Sehat Jakarta – Makanan khas Jepang rasanya enak dan diakui sebagai makanan sehat. Ternyata imbuhan tersebut bukan tanpa arti. Ada alasan di baliknya! Makanan sehat juga bisa disajikan dengan enak. Seperti makanan-makanan khas Jepang misalnya. Banyak makanan Jepang dipilih ketika seseorang hendak makan sehat. Menilik dari sudut pandang konsumen, penyajiannya yang tak neko-neko menjadi alasan makanan Jepang tampang ‘lebih aman’ untuk dikonsumsi.
Ternyata imbuhan tersebut dapat dibenarkan sebagiannya. Menurut ahli gizi, ada kandungan-kandungan yang berkhasiat untuk tubuh dari makanan Jepang. Misalnya omega 3 yang tinggi dari telur atau salmon maupun kombinasi sayuran yang padat nutrisi sebagai komponennya. Dilansir dari Times of India, Senin (28/7), ini 5 alasan ahli gizi menyebut makanan Jepang sehat. Berikut ini 5 alasan makanan Jepang dikategorikan sehat:
1. Varietas Makanan yang BeragamJika memerhatikan karakter penyajian makanan Jepang, biasanya makanan disajikan dengan variatif. Baik dari jenis ikan, kombinasi sayuran, atau penggunaan bahan-bahan yang beragam pada semangkuk sup. Penyajian makanan di Jepang tidak berfokus pada porsi yang banyak. Menurut ahli gizi cara ini justru memaksimalkan asupan nutrisi ke dalam tubuh. Berfokus pada porsi makan yang banyak hanya membuat asupan kalori berlebihan tanpa nutrisi yang seimbang. Sementara pentingnya makan ialah untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian tubuh. 2. Asupan Makanan FermentasiMakanan yang difermentasi menjadi salah satu asupan wajib yang awam dikonsumsi di Asia. Jepang menjadi salah satu negara dengan masyarakat yang gemar makan makanan fermentasi. Tanpa disadari banyak bahan makanan atau bumbu khas Jepang yang melalui proses fermentasi. Misalnya miso dan soy sauce. Miso dan soy sauce digunakan hampir pada berbagai jenis makanan Jepang, mulai dari sup hingga olahan nasi. Selain itu, ada juga natto dan acar yang dibuat dalam berbagai olahan dan cocok untuk dikombinasikan pada berbagai makanan. Alasan makanan Jepang tergolong makanan sehat berlanjut di halaman berikutnya.3. Konsumsi Ikan Lebih DominanMemiliki laut yang luas menjadi alasan orang Jepang akrab dengan ikan. Walaupun di Jepang bisa ditemukan daging sapi kualitas terbaik, tetapi menurut ahli makanan Jepang lebih identik dengan ikan. Salmon segar, makarel, hingga tuna tersedia dalam jumlah yang banyak. Berbagai jenis ikan laut memiliki kandungan omega 3 yang tinggi sehingga cocok untuk menjaga kesehatan jantung dan otak. Terlebih proses memasak ikan di Jepang juga lebih sederhana dan minim lemak, baik disajikan segar atau dipanggang. Sehingga tidak ada tambahan lemak jenuh atau nutrisi yang terbuang dari proses memasaknya.
4. Penyajian Sayur yang CukupDi banyak negara, sayur hanya dianggap sebagai pendamping atau pelengkap makanan. Tetapi di Jepang sayur justru menjadi bagian dari bahan utama sebuah hidangan makanan. Pengolahan sayur di Jepang juga cukup variatif. Bisa dinikmati mentah seperti salad, dikukus, ditumis sebentar, atau diacar yang menambah komplet kandungan nutrisinya. Rumput laut juga termasuk sayuran yang hampir selalu ada dalam makanan Jepang. Rumput laut memiliki nutrisi yang tinggi, sehingga walaupun jumlahnya sedikit tetapi membantu mencukupi kebutuhan nutrisi harian. 5. Tempo Makan StabilTanpa disadari, bentuk alat makan yang digunakan juga berpengaruh pada pola makan seseorang. Di Jepang, nasi dan makanan dinikmati dengan sumpit atau sendok. Melihat tempo makan nasi dengan sumpit yang tak bisa terlalu cepat justru menjadi perhatian menarik bagi ahli gizi. Makan dengan sumpit dapat membantu memperlambat tempo makan dan menjaganya lebih stabil. Karena itu membantu organ pencernaan untuk tidak bekerja terlalu keras dan cepat. Memperlambat tempo makan juga membantu otak memproses kecukupan porsi makan dan mencegah asupan kalori berlebih. (dfl/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Ngemil Pisang Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Kok Bisa? Jakarta – Sering sulit tidur meski sudah mencoba berbagai cara? Ternyata ada suatu buah yang membantu tidur lebih nyenyak jika dikonsumsi sebelum tidur. Bagi banyak orang, tidur nyenyak di malam hari bukan perkara mudah. Tak jarang berbagai cara dicoba, mulai dari minum teh herbal, meditasi, hingga konsumsi obat tidur. Namun menurut sejumlah pakar kesehatan, ada cara yang lebih alami dan sederhana untuk membantu tidur lebih lelap, yaitu mengonsumsi makanan yang dapat merangsang produksi melatonin sebelum tidur. Salah satunya adalah buah pisang.
Melansir Mirror UK (25/06), pakar medis dan kesehatan dari Benenden Health menyebut bahwa menghindari makanan seperti cokelat, keju, keripik, dan es krim sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur.
Sebaliknya, menggantinya dengan makanan yang membantu produksi melatonin akan memberi dampak positif. Pisang menjadi salah satu rekomendasi utama karena kandungan nutrisinya yang mendukung siklus tidur tubuh secara alami. Jika biasanya pisang dikonsumsi saat sarapan, kali ini disarankan untuk menikmatinya pada malam hari. Pisang juga dapat dipadukan dengan satu sendok makan selai kacang organik untuk hasil yang lebih maksimal. Mengutip laman Healthline, buah pisang kaya akan magnesium, triptofan, vitamin B6, karbohidrat, dan kalium. Semua kandungan nutrisi ini berperan dalam meningkatkan kualitas tidur. Satu buah pisang ukuran sedang (126 gram) mengandung sekitar 34 miligram magnesium atau setara 8% dari kebutuhan harian. Magnesium berperan dalam menjaga ritme sirkadian atau jam internal tubuh serta membantu merelaksasi otot dan sistem saraf, sehingga tubuh terasa lebih rileks.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen magnesium sebanyak 500 miligram per hari dapat meningkatkan produksi melatonin dan menurunkan kadar hormon kortisol pemicu stres. Hal ini dikarenakan melatonin merupakan hormon alami yang diproduksi tubuh pada malam hari dan berperan penting dalam proses tidur. Produksi melatonin yang optimal dapat mempercepat waktu untuk orang untuk terlelap dan memperpanjang durasi tidur. Selain buah pisang, Benenden Health juga merekomendasikan beberapa makanan lain yang memiliki efek dan kandungan serupa. Salahs atunya seperti madu mentah, buah ceri, daging kalkun, dan almond. Makanan-makanan ini secara alami membantu tubuh merasa lebih tenang dan siap beristirahat. Dibandingkan bergantung pada obat tidur, mengatur pola makan di malam hari bisa menjadi salah satu solusi sederhana yang jauh lebih sehat untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. (sob/dfl) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Bikin Sedih! 5 Makanan Ini Pengaruhi Suasana Hati Jadi Lebih Mellow Jakarta – Tak hanya bikin kenyang, beberapa makanan juga bisa mempengaruhi suasana hati sampai bikin sedih. Meskipun beberapa makanan ini punya rasa yang enak. Apa yang dikonsumsi sehari-hari ternyata tak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tapi juga kondisi psikologis seseorang. Survei terbaru di Inggris menunjukkan bahwa makanan populer seperti pizza (46%), fish and chips (42%), serta burger dengan kentang goreng (32%) membuat banyak orang merasa buruk setelah mengonsumsinya meskipun terasa lezat saat dimakan. Melansir Yahoo (20/06), Ahli gizi Lily Soutter menyebut makanan yang cenderung tinggi lemak, karbohidrat olahan, dan garam dapat menyebabkan kembung serta penurunan energi setelah makan.
Selain itu, kandungan nutrisinya dinilai kurang mendukung fungsi otak sampai-sampai memproduksi hormon yang menciptakan perasaan sedih. Berikut 5 jenis makanan dan minuman yang dapat memicu sedih: 1. Gorengan
Penelitian di tahun 2023 yang melihat pola makan sekitar 140.728 orang, penelitian ini menemukan bahwa konsumsi rutin makanan yang digoreng, terutama kentang goreng, dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan sebesar 12% dan depresi sebesar 7%. Penyebab utamanya adalah senyawa akrilamida yang terbentuk saat makanan bertepung dimasak pada suhu tinggi. Proses penggorengan juga diketahui memperburuk peradangan, menyebabkan kembung, dan merusak kesehatan usus. Semua faktor ini berkontribusi terhadap kelelahan, stres, dan suasana hati yang buruk. 2. Asupan ManisGula dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti dengan penurunan drastis, yang berdampak langsung pada suasana hati seseorang. Gejala gula darah tinggi meliputi rasa haus, kelelahan, penglihatan kabur, sering buang air kecil, hingga penurunan berat badan. Secara emosional, hal ini bisa menimbulkan iritabilitas dan perubahan mood yang drastis. Contoh makanan dan minuman yang tinggi gula antara lain soda, donat, kue, jus buah kemasan, saus dan kecap manis, cokelat, serta beberapa jenis sereal sarapan. Sehingga konsumsi makanan di atas perlu dibatasi dan tidak boleh berlebihan, agar tidak mempengaruhi kesehatan apalagi mempengaruhi suasana hati. 3. Makanan Olahan
Sebuah studi yang dipimpin Harvard dan dipublikasikan di JAMA Network Open pada September 2023 menyoroti kemungkinan hubungan antara makanan yang diproses berkali-kali (ultra) dan kaitannya dengan kesehatan mental seseorang seperti depresi. Dalam studi yang melibatkan lebih dari 21.000 perempuan berusia 42-62 tahun, ditemukan bahwa peserta yang mengonsumsi setidaknya 9 porsi makanan olahan/hari memiliki kemungkinan 50% lebih tinggi mengalami depresi dibandingkan mereka yang mengonsumsinya dalam jumlah minimal. Beberapa contoh makanan ultra-olahan yang umum dikonsumsi sehari-hari antara lain mi instan, sereal manis untuk sarapan, minuman bersoda, nugget ayam, sosis dan hotdog, biskuit serta camilan kemasan, makanan siap saji beku (frozen food), keripik dalam kemasan, hingga permen. 4. KafeinMeski kopi dikenal memberi dorongan energi, konsumsi berlebihan justru bisa menjadi pemicu kecemasan. Kafein meningkatkan kadar hormon stres (kortisol) dalam tubuh, membuat seseorang merasa gelisah dan sulit tidur. Ketika pola tidur terganggu, dampaknya bisa terasa dalam suasana hati dan produktivitas sehari-hari. Selain itu, ketergantungan terhadap kafein dapat menyebabkan gejala putus zat seperti sakit kepala, mudah marah, dan depresi ringan. Kafein tidak hanya terdapat dalam kopi, tetapi juga teh, matcha, cokelat, dan minuman berenergi. Penting untuk mengonsumsi kafein dalam batas wajar sesuai dengan kondisi tubuh. 5. Minuman Beralkohol
Meskipun alkohol bisa memberi efek euforia sesaat, dampaknya terhadap kesehatan mental tidak bisa diabaikan. Setelah efek alkohol menghilang, seseorang dapat mengalami anxiety atau kecemasan pasca-minum. Alkohol mengubah keseimbangan kimia di otak, yang berpotensi meningkatkan perasaan stres, cemas, dan depresi. Kehilangan ingatan saat mabuk juga bisa menimbulkan kekhawatiran berlebih akan tindakan atau ucapan yang tidak diingat. Selain itu, konsumsi alkohol membatasi produksi glukosa dalam tubuh, yang bisa menyebabkan kelelahan, iritasi, dan pusing keesokan harinya. (sob/dfl) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Wanita Sukses Turun BB hingga 38 Kg Gegara Berhenti Makan Roti Jakarta – Wanita ini sukses menurunkan berat badan sampai puluhan kilogram. Kondisi ini bisa dicapai usai dirinyaberhenti makan roti dan mengganti pola makannya menjadi lebih sehat. Ellie Crabtree, perempuan asal Cumbria, Inggris, berhasil menurunkan berat badan hampir 40 kilogram hanya dalam beberapa bulan. Keberhasilannya dimulai dari satu keputusan sederhana yaitu berhenti makan roti. Keputusan itu diambil setelah masa sulit yang dihadapi wanita berusia 22 tahun tersebut pada 2022. Dilansir dari DailyMailUK (03/06), saat itu sang ayah, Geoff, didiagnosis menderita kanker tulang stadium akhir.
Dalam kondisi emosional yang tidak stabil, Ellie menjadikan makanan sebagai pelarian. Ia sering melewatkan sarapan dan menggantinya dengan makan roti dalam jumlah banyak. Kadang Ellie bisa menghabiskan setengah bungkus roti ukuran besar dalam sekali makan. Terkadang ia menyantap roti dengan menu-menu Chinese food yang dipesannya. Begitu juga dengan cokelat dan makanan cepat saji lainnya, sehingga berat badannya melonjak drastis sampai 30 kg dalam setahun.
Kesadaran untuk berubah muncul setelah ia merasa tak nyaman melihat foto terakhir bersama sang ayah. Seusai kepergian sang ayah di September 2023, Ellie mulai menerapkan pola makan defisit kalori. “Saat itu saya melihat foto terakhir dengan ayah saya. Saya bahkan tidak mau melihat diri saya di foto itu. Saya berpikir bahwa saya harus berubah,” ungkap Ellie. Dari sana ia mengubah pola makannya menjadi makanan tinggi protein seperti oat, yoghurt, telur, ayam, keju cottage, dan salad. Ia juga mulai rutin berolahraga hingga berat badannya turun sampai 25 kilogram dan setelah itu bergabung ke gym (pusat kebugaran).
Ia kemudian menantang dirinya untuk ikut kompetisi binaraga dan berhasil menurunkan 13 kilogram lagi. Meski sempat mengalami tekanan mental karena diet dan latihan ketat, Ellie kini menjalani hidup dengan pola diet dan pola makan yang lebih seimbang. Berat badannya stabil di angka 66 kilogram dan kini ia bekerja sebagai pelatih penurunan berat badan. Menurut Ellie, keputusan berhenti makan roti bukan sekadar soal menurunkan angka di timbangan, melainkan bagian dari proses menyembuhkan diri dari kebiasaan makan emosional. Ia kini fokus membantu perempuan lain untuk mencapai berat badan sehat tanpa harus diet ekstrem dan menghindari semua makanan. (sob/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Makanan Sehat Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Sebelum Tidur, Ini Alasannya Jakarta – Sebelum tidur ada beberapa makanan yang sebaiknya tak dikonsumsi. Tak hanya makanan tinggi kalori, tapi beberapa makanan sehat juga tak dianjurkan. Sama seperti di pagi hari, sebelum tidur ada beberapa pantangan atau larangan makan yang disarankan oleh ahli gizi. Karena makanan sehat sekalipun jika dikonsumsi sebelum tidur bisa berpotensi membahayakan kesehatan. Dilansir dari DailyMailUK (20/05), ahli gizi Kyle Crowley mengungkapkan bahwa makanan asam seperti jeruk, tomat, dan grapefruit dapat merangsang produksi asam lambung secara berlebihan.
Hal ini berisiko menimbulkan gejala refluks asam atau disebut juga sebagai Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), yang memicu rasa panas di dada (heartburn), terutama saat malam hari.
“Cobalah untuk tidak mengonsumsi makanan berat menjelang tidur, baik itu di meja makan maupun sambil bersandar di tempat tidur. Hal ini dapat mengganggu proses pencernaan dan kualitas tidur,” sambung Crowley, Kepala Ahli Gizi di Protein Works. Berbagai penelitian terkait menunjukkan bahwa kebiasaan makan terlalu dekat dengan waktu tidur berkaitan dengan risiko refluks yang lebih tinggi, yang menyebabkan iritasi, ketidaknyamanan, serta pola tidur yang terganggu. Refluks asam terjadi ketika asam lambung mengalir ke dalam esofagus, saluran yang menghubungkan mulut dan lambung dan membuat iritasi. Risiko lebih berbahaya lagi adalah kebiasaan makan makanan asam sambil berbaring di tempat tidur. Crowley menambahkan bahwa jika memang ingin makan di tempat tidur, sebaiknya duduk dalam posisi tegak dan tidak langsung berbaring setelahnya.
Posisi ini akan membantu seseorang tidur lebih nyenyak dan mengurangi kemungkinan terbangun di tengah malam akibat gangguan lambung. Selain buah-buahan yang mengandung asam, makanan berlemak juga harus dihindari menjelang tidur. Lemak memicu pelepasan hormon yang melemaskan katup otot di ujung bawah kerongkongan, yang seharusnya mencegah asam lambung naik. Ketika katup ini melemah, risiko refluks meningkat sehingga memicu GERD. Minuman tertentu juga bisa memperburuk kondisi ini, seperti alkohol dan kopi, serta makanan pedas. Semua jenis makanan dan minuman tersebut bisa memicu atau memperburuk refluks asam. Bagi orang-orang yang merasa sangat lapar di malam hari, Crowley menyarankan untuk memilih camilan yang lebih ramah bagi lambung. “Kacang-kacangan dan susu adalah pilihan yang jauh lebih aman,” pungkas Crowley.
Keduanya memiliki kandungan lemak sehat dan protein yang lebih stabil serta tidak merangsang produksi asam berlebih di lambung. Susu juga bisa memberikan efek menenangkan bagi sebagian orang. Jadi meski secara garis besar buah-buahan dan makanan seperti jeruk dan tomat memang sehat, tapi sebaiknya tidak dimakan sebelum tidur. (sob/dfl) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Salah Kaprah! 5 Kebiasaan Makan Ini Bisa Bikin Diet Gagal Total Jakarta – Pola makan sangat berperan penting jika ingin menurunkan berat badan. Hindari kebiasaan makan ini, karena bisa membuat diet gagal total. Adalah impian banyak orang memiliki bentuk tubuh yang ideal. Selain membuat percaya diri, juga dapat memberikan efek positif pada kesehatan tubuh. Saat menjalani diet, sebaiknya berkonsultasi dengan ahli gizi, sebab banyak orang yang salah kaprah tentang pola makan yang dijalani. Kebiasaan buruk justru dilakukan karena ketidakpahaman.
“Orang-orang punya niat baik dengan memulai diet, tetapi terkadang mereka tidak memiliki banyak informasi yang cukup tentang gizi dan pola makan,” ujar ahli gizi McManus. Dikutip dari Health.Harvard (19/04/21) berikut 5 kebiasaan makan yang bisa menggagalkan diet.1. Diet terlalu ketat
Banyak orang yang nekat diet ketat demi mendapatkan hasil yang cepat. Padahal, diet ketat justru bisa berbahaya dan menggagalkan proses penurunan berat badan. Misalnya kamu menghindari makan nasi. Padahal faktanya, tubuh masih membutuhkan asupan karbohidrat untuk dorongan energi. “Memotong asupan karbohidrat secara total sangat berbahaya,” ujar ahli diet McManus. McManus menyarankan agar membuat rencana pola makan yang lebih bijak dan berkelanjutan. Kuncinya adalah mempertimbangkan asupan kalori harian, jadi masih boleh makan tetapi porsinya dibatasi. 2. Menghindari makanan yang salahTak jarang orang melakukan diet tanpa pengetahuan dasar. Alhasil mereka justru menghindari makanan yang seharusnya dikonsumsi saat sedang berdiet. Misalnya pada asupan lemak, lemak ada dua jenis, yakni lemak sehat dan lemak tidak sehat. Jenis lemak yang tidak sehat adalah lemak trans yang biasa ada pada makanan yang digoreng dan tinggi garam. Sedangkan, lemak sehat contohnya adalah lemak omega-3 yang terkandung pada alpukat, salmon, minyak zaitun, dan kacang-kacangan. Lemak ini berperan menurunkan kolesterol. Pola makan yang bisa menggagalkan diet ada di halaman berikutnya.3. Kebanyakan ngemil
Demi menghindari makan besar, tak sedikit pelaku diet yang lebih memiliki ngemil. Justru kebanyakan ngemil dapat menaikkan berat badan, apalagi pilihan menunya tidak sehat. “Lebih banyak makan besar tapi porsi dibatasi, daripada ngemil karena dianggap kecil tapi sering. Akan lebih bahaya jika ngemil makanan manis dan goreng-gorengan,” tutur McManus. McManus menyarankan untuk menghindari stok camilan yang tidak sehat, seperti es krim, permen, kue, atau gorengan cepat saji. Jika ingin ngemil, pilihlah kacang-kacangan yang lebih aman. 4. Makan malamKebiasan makan malam dapat menimbulkan masalah. Misalnya, makan atau ngemil sambil menonton TV. Hal ini bisa menyebabkan makan berlebihan. Dengan begitu akan menyimpan banyak kalori. Dalam hal ini, McManus menyarankan agar makan cukup di siang hari, sehingga malam hari tidak terasa lapar. Jika memang masih lapar, disarankan agar makan 3 jam sebelum tidur, karena tubuh butuh waktu untuk memproses makanan. Untuk menunya bisa dipilih yang tidak terlalu berat agar tidak menyebabkan mules. 5. Tidak mencatat asupan makanan
Mencatat asupan makanan memudahkan kamu untuk memilih jenis makanan. Dengan begitu, kamu juga dapat memperkirakan berapa banyak asupan kalori, sehingga bisa membatasi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang mencatat asupan makanan mereka, dapat memudahkan proses untuk menurunkan berat badan. “Ini membuat kamu teratur tentang apa yang dimakan dan berapa banyak porsi yang dikonsumsi. Jika sudah cukup, maka kamu bisa membatasi agar tidak berlebihan,” tutur McManus. (raf/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer
|


























