Jakarta –
Bagi pengidap kanker, penting untuk memilih pola makan yang seimbang. Pasalnya, beberapa makanan tertentu bisa meningkatkan risiko kanker.
Di sisi lain makanan yang tepat akan membantu tubuh tetap kuat, melawan infeksi, membantu menjaga kadar energi, dan kesehatan.
Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Pengidap Kanker
Dilansir Healthline, berikut adalah daftar makanan dan minuman yang sebaiknya dikurangi atau dihindari bagi seseorang dengan kanker:
1. Daging Olahan
Hasil tinjauan pustaka tahun 2018 oleh Maryam S. Farvid, dkk, menyebut bahwa dari 18 penelitian telah mengaitkan asupan daging olahan dengan risiko kanker payudara sebesar 9%.
Maka dari itu, karena bisa meningkatkan risiko kanker payudara pengidap kanker tidak boleh makan daging olahan. Jika mau tetap konsumsi, maka perlu dibatasi.
Adapun yang termasuk daging olahan meliputi:
- Sosis
- Bacon
- Ham
- Salami (sosis yang biasanya terbuat dari daging babi dengan tambahan rempah) yang telah diolah atau diawetkan.
2. Makanan Tinggi Gula
Pola makan yang banyak mengkonsumsi makanan dengan gula tambahan bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Pasalnya, gula akan meningkatkan peradangan dan ekspresi enzim tertentu yang terkait dengan pertumbuhan dan penyebaran kanker.
3. Daging Merah
Dilansir laman Young Lives vs Cancer, meskipun daging merah seperti sapi, domba, babi, dan kambing termasuk sumber protein, vitamin, dan mineral yang baik, daging merah bisa jadi penyebab ‘mungkin’ kanker.
Jadi, sebaiknya pengidap kanker perlu membatasi konsumsi daging ini. Sebaiknya batasi jumlahnya hingga 500g atau kurang (berat matang) per minggu.
4. Makanan Goreng-gorengan
Penelitian tahun 2019 yang dipublikasi laman Epidemiology and Health, .menunjukkan bahwa pola makan yang mengandung makanan goreng bisa meningkatkan risiko kanker payudara secara signifikan.
Bahkan, dalam penelitian yang melibatkan 620 wanita Iran berusia di bawah 50 tahun, asupan makanan yang digoreng jadi faktor risiko terbesar untuk perkembangan kanker payudara.
5. Makanan Cepat Saji (Fast Food)
Pengidap kanker perlu menghindari makanan fast food. Karena makan makanan cepat saji secara rurin punya banyak dampak negatif. Di antaranya bisa menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan kanker payudara.
6. Alkohol
Konsumsi alkohol (terutama minuman beralkohol berat) perlu dihindari pengidap kanker. Pasalnya, alkohol bisa meningkatkan risiko kanker payudara secara signifikan.
(khq/fds)
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Nenek 80 Tahun Bakal Ikut Maraton, Ini Santapannya agar Stamina Kuat Jakarta – Meskipun usianya sudah 80 tahun, tetapi wanita ini masih semangat ikut lomba lari maraton. Rupanya ada menu andalannya yang ia santap pada pagi hari. Di usia yang tidak muda lagi, banyak orang lebih memilih untuk istirahat. Namun, tidak sedikit juga yang tetap aktif berkegiatan, termasuk dalam bidang olahraga. Seperti yang dilakukan oleh wanita bernama Mary Palmer. Di usianya yang sudah mencapai 80 tahun ia masih aktif secara fisik, bahkan ikut lari maraton.
Mary Palmer merupakan pensiunan guru yang berkeinginan lari maraton di Barcelona, Spanyol. Sebelum mengikuti kegiatan tersebut, pelari ini memiliki rutinitas latihan yang dibagi menjadi 3 tahap dalam sehari.
Ia memulai latihannya pukul 08.30 pagi untuk lari sejauh 26 mile atau sekitar 41 kilometer. Wanita ini akan lari dengan kondisi perut kosong menuju taman terdekatnya dimana ia menyelesaikan 10 putaran lintasan sepanjang 1 km dan menaiki tangga. Barulah setelah latihan fisik, ia menyantap sarapan sederhana. Menurut themirror.com (21/03/2025), Mary Palmer biasanya sarapan dengan roti spelt (yang terbuat dari tepung biji-bijian kuno mirip seperti gandum), dengan tambahan wijen, sedikit minyak zaitun, dan telur rebus setiap hari.
Roti berbahan biji-bijian yang ditambah minyak zaitun ini merupakan makanan yang baik karena mengandung lemak sehat dan karbohidrat kompleks untuk menambah energi. Sedangkan tambahan telur rebus di dalamnya mampu menambah protein dan otot untuk pemeliharaan dan pemulihan otot. Selain itu, Mary Palmer juga suka menambahkan unsur lain ke dalam rutinitas hariannya.
Ia mengungkap senang minum teh chamomile yang ditambah jahe dan kunyit. Minuman sehat lainnya yang ia sukai yaitu air lemon dengan tambahan sesendok madu. Racikan minuman herbal ini bersifat anti-inflamasi karena kandungan kunyit dan jahe di dalamnya. Sedangkan air lemon menawarkan vitamin C dan madu memberikan dorongan energi. Setelah sarapan nikmat, wanita itu akan menuju pantai untuk berlari kembali sejauh 5 km di sepanjang tepian pantai. Bahkan di usianya yang tidak muda lagi, wanita itu masih senang berenang di lautan untuk menyegarkan diri Tahap terakhir dari latihan hariannya yaitu pulang dengan berlari dari pantai ke tempat tinggalnya. “Saya harus mempersiapkan diri dengan baik. Ini tantangan besar, dan saya mengerahkan energi untuk memulihkannya supaya mampu bertahan sejauh 42 kilometer,” ujarnya. Dari 27.000 peserta maraton, hanya segelintir yang berusia di atas 65 tahun. Hal ini pun menunjukkan komitmen Palmer yang luar biasa. Ia tidak hanya menunjukkan pentingnya tetap aktif di usia tua, tetapi juga berbagi motivasi di balik upayanya ikut maraton. Menurutnya sangat penting untuk terus bergerak, berolahraga, dan menjaga kesehatan. Rupanya tujuan wanita tua ini ikut maraton tidak hanya semata-mata karena kesehatan. Mary Palmer ikut lari maraton untuk sekaligus menggalang dana proyek Shamrock 7 Students di Nepal. Hasilnya akan digunakan untuk mendukung pendidikan tujuh siswa Nepal tersebut. (aqr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Santap Daging hingga Mentega, Wanita Ini Justru Turun BB 31 Kg Jakarta – Wanita ini mengungkap keberhasilan diet karnivor yang dijalaninya. Diet itu tak hanya membuat berat badannya turun, tetapi juga menunjang kesehatannya. Banyak orang melakukan diet karena memang ingin menurunkan berat badan atau mau membuat tubuhnya lebih sehat. Namun, berbagai macam jenis diet mungkin membuat seseorang ragu akan manfaatnya dan tidak percaya sebelum mereka melakukannya sendiri. Seperti wanita ini yang awalnya menjalani diet untuk membuktikan manfaatnya sendiri.
Rachel Ashby mulai menjalani diet karnivora tahun 2019. Setelah turun 3 kilogram dalam seminggu, ia baru sadar akan manfaatnya. Menurut laporan, selama menjalani diet wanita ini hanya makan 3 steak, 10 telur, satu blok mentega, dan 1 kilogram ayam, lapor themirror.co.uk (04/02/2025). Sejak menjalani diet ini, wanita itu memang hanya fokus pada makanan berbasis hewani. Ia belum pernah membeli sayuran apapun, bahkan tidak untuk anak-anaknya. Rachel bahkan mengubah kebiasaan dietnya menjadi usaha komersial. Menciptakan produk kecantikan dari lemak sapi untuk digunakan pada wajah, rambut, dan tubuh. Terlepas dari reaksi yang diterima secara online dari komunitas vegan, Rachel masih merasa percaya diri dengan hal tersebut.
“Saya mendapat banyak serangan dari mereka yang vegan. Mereka bilang ‘Anda tidak bisa jadi karnivora karena Anda tidak makan daging mentah’ – saya makan daging mentah tapi saya lebih suka kalau di panggang sedikit,” jelasnya. Pola makan karnivora atau diet karnivora hanya memperbolehkan konsumsi daging, unggas, seafood, ikan, beberapa produk dairy, dan air putih. Diet ini mengecualikan produk, seperti biji-bijian, legume, kacang-kacangan, gandul ganduman utuh, dan lain sebagainya. Pada tahun 2015 dan 2018, Rachel memiliki berat badan sekitar 95 kilogram. Bertahun-tahun dirinya mencoba berbagai macam diet untuk menurunkan berat badannya. Dia bereksperimen dengan segala hal, termasuk menjalani diet keto, tetapi selalu kembali ke berat badan awal. Ia juga merasa lesu dan kembung. Pada tahun 2019, ia menemukan video Dr Shawn Baker, seorang dokter yang menganjurkan diet karnivora sebagai sarana untuk mengatasi penyakit kronis, autoimun, dan mental. Dokter itu menyebutkan kalau pola makannya hanya terdiri dari produk hewani, termasuk daging, ikan, telur, lemak hewani, dan sejumlah susu rendah laktosa. Terlepas dari kekhawatiran banyak orang terkait diet ini, Rachel membuktikan sendiri pandangan tersebut. Ternyata dalam tiga hari saja dia sudah merasa berenergi. Ia juga percaya bahwa selama ini yang membuatnya lemas adalah sayuran.
Sejak menjalani diet ini, Rachel mengonsumsi kurang lebih 5.000 kalori hewani. Pola makan ini pun membuat berat badannya turun dari dari 95 kilogram menjadi 63 kilogram. Rachel mengungkap, “Sejujurnya saya makan lemak hanya karena rasanya. Jadi ketika rasanya sudah tidak enak, saya berhenti memakannya.” Untuk sarapan, wanita ini biasanya makan 10 telur dengan satu blok mentega dan garam. Makan siangnya adalah 1 kilogram chicken wings yang dimasak dalam air fryer, dengan tambahan mentega. Menu makan malamnya termasuk dua steak rib eye. Untuk menambah energi, terkadang wanita ini memasaknya dengan tambahan mentega. Selain membantu menurunkan berat badan, wanita ini juga merasa kalau diet karnivora membuat kesehatan mentalnya lebih baik. Sebelumnya ia mengalami agoraphobic atau gangguan kecemasan. Namun dengan diet ini, dia merasa jadi lebih bisa mengendalikan mentalnya. (aqr/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Jessica Simpson Sukses Turunkan BB 45 Kg, Rahasianya Makan Banyak! Jakarta – Penyanyi dan aktris Jessica Simpson sukses diet dan turunkan berat badan sampai 45 kg. Rahasianya rajin makan dan ngemil. Pola diet selebriti kerap menjadi tren yang diikuti banyak orang. Alasannya karena setiap selebriti biasanya memiliki ahli diet yang membantu mereka untuk merancang menu makanan hingga camilan enak tapi tetap sehat. Seperti yang dilakukan penyanyi ternama Jessica Simpson. Wanita berusia 44 tahun ini sempat mengalami kenaikan berat badan berlebih usai melahirkan anak ketiganya, kemudian ia mulai melakukan pola diet sehat dengan kombinasi olahraga hingga pola makan sehat yang diatur oleh ahli diet selebriti yaitu Harley Pasternak, MSc.
Dilansir dari Womens Health Mag (21/01), Jessica rajin jalan kaki sebanyak 14.000 langkah setiap harinya. Selain itu ia juga tak pernah malas untuk olahraga rutin sebanyak tiga kali seminggu dan tidur minimal selama 7 jam setiap harinya.
Untuk pola makannya meski sedang diet, Jessica tetap bisa makan sebanyak tiga kali dengan dua kali waktu ngemil. Pola makannya ini mengikuti ‘The Body Reset Diet’ yang dirancang Harley. Di mana Jessica tak akan kelaparan karena setiap menu makanan diisi dengan protein, serat hingga lemak sehat. Begitu juga dengan camilannya wajib tinggi serat, protein dan lemak sehat. “Jessica masih bisa santap makanan yang dia suka selama diet tapi versi sehatnya. Salah satunya seperti sup tortilla atau Tex Mex,” ungkap Harley.
“Misalnya Jessica harus menghadiri pesta atau acara di malam hari, dia bisa makan apa saja di malam itu. Tapi hanya itu saja. Ini tetang menyeimbangkan pola makan dengan cara yang tidak menyakitkan, atau menghilangkan kebiasaan kita sebelum diet,” lanjut Harley. Harley menyebutkan bahwa pola makan dari diet buatannya ini cukup efektif untuk membuat badan lebih sehat dalam waktu 15 hari saja. Ahli diet yang juga digunakan Khloe Kardashian ini menambahkan menu smoothies sehat, yang terdiri dari White Peach Ginger, Apple Pie hingga Pina Colada ke menu dietnya. “Pola diet ini mengizinkan orang untuk tetap bisa makan, bisa pakai saus cocolan sampai makan sup untuk membuat tubuh lebih kenyang sekaligus meningkatkan metabolisme,” pungkas Harley.
Setelah melakukan semua rutinitas olahraga hingga menu makanan yang sehat, Jessica rupanya selama diet cukup jarang menimbang dirinya sendiri. Karena Harley menekankan bahwa diet itu bukan hanya angka di timbangan saja tapi lebih melahirkan gaya hidup dan pola makan yang lebih sehat. Akhirnya di tahun 2022, Jessica mengunggah fotonya di Instagram menggunakan bikini dengan tubuh kurus. Bahkan baru-baru ini Jessica mengaku seperti kembali ke usia 21 tahun lagi. (sob/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
5 Mitos Makanan Sehat Ini Sudah Disangkal Oleh Ahli Gizi Jakarta – Beberapa mitos yang dipercaya untuk menyantap makanan sehat ternyata tak semuanya benar. Ada hal-hal yang disangkal oleh ahli gizi sebab dianggap keliru. Tren hidup sehat semakin hari kian populer. Banyak pelaku diet yang kini haus akan bahan-bahan makanan sehat dan rutin menjalankan berbagai tips yang didapatkannya. Akibat maraknya informasi tentang gaya hidup sehat di internet, beberapa mitos disebut oleh ahli gizi tak sesuai dengan kenyataan. Ada beberapa di antaranya yang kemudian disangkal karena dianggap keliru.
Dr Carrie Ruxton selaku ahli gizi dan konsultan dari General Mills menyebut ada beberapa nutrisi yang akhirnya enggan dikonsumsi karena dianggap tak sehat. Padahal beberapa di antara mitos yang dipercaya punya peran penting untuk tubuh. Baca juga: Banyak Pilihan! 5 Tempat Makan Enak di Tebet, Bakmi hingga Warteg Kalcer Berikut ini 5 mitos makanan sehat yang disangkal ahli gizi melansir Independent:
1. Cara sarapan yang tepatBanyak disebutkan bahwa sarapan adalah waktu makan paling penting sepanjang hari. Tetapi Ruxton menyebut ada cara sarapan yang penting untuk diperhatikan ketika bangun tidur. Walaupun menyantap sarapan seperti sereal baik untuk memenuhi nafsu makan, tetapi Ruxton punya cara yang berbeda. Selain karena alasan Intermittent Fasting yang dijalani, Ruxton memilih untuk tak langsung makan setelah bangun tidur. Ia mengaku baru makan ketika pukul 11 siang, sepanjang pagi kudapan sehat yang ringan lebih dipilihnya. Seperti minuman-minuman rendah kalori untuk membantu membangunkan tubuhnya terlebih dahulu. 2. Pentingnya konsumsi seratSelama ini serat hanya dipercaya sebagai asupan untuk membantu kelancaran pencernaan. Sebenarnya peran serat pada tubuh manusia jauh lebih kompleks. Beberapa bukti dari hasil penelitian menunjukkan serat tak hanya membantu pergerakan perut saja. Tetapi ada peran untuk mengendalikan gula darah melalui asupan serat yang cukup. “Serat membantu membuat mikrobiota usus lebih sehat. Bakteri yang hidup di dalam usus dan dapat meningkatkan fungsi imun, suasana hati, oetan, juga penyerapan kalsium,” ungkap Ruxton. Mitos makanan sehat yang tak lagi harus dipercaya ada di halaman berikutnya.3. Smoothie tak cukup sehatPada beberapa penggunaan media sosial, terutama di Barat, ada tren menggunakan monitor gula darah untuk memantau kadarnya secara rutin. Beberapa orang menunjukkan bahwa gula darahnya melonjak saat konsumsi smoothie. Begitupula dengan penemuan dari hasil penelitian One SOka University of America, yang melihat konsumsi jus buah lebih tinggi kadar gulanya daripada buah utuh. Tetapi Ruxton tak sepenuhnya setuju. Menghaluskan buah dan memakan serta bagian bijinya, seperti jus buah berry, justru membantu memperlambat penyerapan gula darah. Ruxton juga mengatakan bahwa pemeriksaan gula darah pada ujung jari jauh lebih efektif daripada menggunakan monitor pemantau. 4. Larangan minum teh sebelum tidur
Banyak yang berpendapat bahwa konsumsi teh tak sebaiknya dilakukan sebelum tidur. Alasannya karena adanya kandungan kafein di dalam teh yang dikhawatirkan mengganggu kualitas tidur. Perdebatan bahwa konsumsi teh maksimal dilakukan 6 jam sebelum tidur juga terus berlangsung. Faktanya pada penelitian tahun 2023 ada hasil yang berbanding terbalik. Konsumsi teh hitam dan teh herbal cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Hal tersebut karena pengaruh L-Theanine dan polifenol yang dapat memberikan rasa relaksasi. 5. Karbohidrat tak selamanya burukHampir semua pola diet sehat yang dapat ditemukan di internet menyebut tidak menyarankan konsumsi karbohidrat. Asupan karbohidrat bahkan digolongkan sebagai makanan tinggi kalori yang perlu diwaspadai. Padahal Ruxton menyebut pentingnya karbohidrat tetap harus dipenuhi untuk tubuh. “Sebenarnya mereka (karbohidrat) memiliki takaran kalori paling rendah per sajinya,” ungkap Ruxton. Demonisasi karbohidrat sebagai asupan yang sehat disebabkan oleh pilihan jenis dan pendampingnya. Karbohidrat yang kurang sehat misalnya pada burger yang dipadu daging berlemak, saus, dan topping yang tinggi kalori. (dfl/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Bolehkah Makan Telur Setiap Hari? Begini Kata Ahli
Jakarta – Telur merupakan salah satu sumber protein yang harganya paling terjangkau dari sumber protein lainnya, seperti daging, unggas, atau ikan. Selain itu, telur juga serbaguna karena bisa dimakan dan ditambah untuk makanan. Tapi, apa yang terjadi jika kita keseringan makan telur? Apakah aman jika dimakan setiap hari? Simak penjelasan hingga kandungan nutrisinya. Apakah Boleh Makan Telur Setiap Hari?Telur boleh dimakan setiap hari. Dilansir laman Medical News Today, konsumsi 1-3 butir telur per hari bisa memberikan beberapa manfaat kesehatan bagi tubuh. Namun, hal ini bisa bervariasi pada setiap orang.
Telur merupakan protein yang sangat bergizi jika kita menikmatinya setiap hari. Pasalnya, telur mengandung banyak protein, vitamin, dan nutrisi yang bermanfaat dalam membantu membuat merasa kenyang dan bertenaga untuk menjalani hari. Mengutip Eating Well, meski demikian, telur juga banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Jadi, bagi mereka yang mengidap penyakit jantung atau berisiko tinggi mengalaminya perlu waspada dalam mengkonsumsi telur. Seseorang dengan penyakit jantung, perlu membatasi makan kuning telur. Jika suka makan telur setiap hari, lebih banyak menikmati putih telur bisa jadi pilihan yang baik. Oleh karena itu, Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan agar mereka bisa berusaha menjaga asupan kolesterol serendah mungkin sambil mempertahankan pola makan yang seimbang. Telur mungkin mengandung kolesterol dalam jumlah yang relatif tinggi. Namun, telur tidak punya dampak besar pada kadar kolesterol secara keseluruhan. Makannya, pilihannya bisa makan putih telurnya saja karena tidak mengandung kolesterol. Nutrisi TelurDepartemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), mencatat bahwa satu butir telur utuh berukuran besar mengandung nutrisi:
Cara Makan Telur yang Baik dan BenarSelain terjangkau, telur juga mudah dimasukkan dalam menu makanan. Cara yang baik untuk makan telur adalah direbus tanpa garam. Telur kaya akan omega-3. Apalagi kalau telur tersebut bersumber dari peternakan bebas cenderung menjadi telur yang paling sehat. Namun, sejatinya tidak jelas apakah ada batas berapa banyak telur yang bisa dimakan seseorang per hari. Perlu penelitian lebih lanjut di bidang ini untuk memberikan kejelasan. Tapi, saat orang tidak memiliki masalah kesehatan yang perlu dikhawatirkan, maka mereka bisa mengkonsumsi telur dalam jumlah sedang. Hal ini mungkin mungkin tidak memiliki efek apa pun pada kadar kolesterol tubuh mereka. (khq/fds) Hanya Makan Ayam Panggang, Pria Ini Ngaku Turun BB 4,9 Kg Jakarta – Pria ini hanya makan ayam panggang sejak awal 2025. Efeknya, berat badan dia turun 4,9 kg tetapi bisa berisiko bahaya karena alasan ini. Proses menurunkan berat badan bukanlah hal mudah. Sebagian orang rela melakukan diet ketat dengan hanya mengonsumsi makanan tertentu dan berolahraga penuh. Sayangnya tidak semua orang melakukan diet yang benar, dalam artian mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Banyak juga yang hanya mengonsumsi satu jenis makanan tertentu.
Melansir nypost.com (13/02/2025), pria itu mengaku hanya makan ayam panggang utuh dalam satu hari. Ayam panggangnya didapat dari berbagai tempat, mulai dari supermarket hingga restoran kelas atas. James tertarik mencoba pola makan ini usai melihat temannya makan ayam utuh dan menghabiskan semua bir dalam satu waktu.
Hal itu menginspirasi Jame Ellis untuk mencobanya, tetapi tanpa diimbangi minum bir. Setelah temannya mendukung, James akhirnya menjalani pola makan ini dan mengunggah perjalanannya di media sosial. Mengonsumsi ayam panggang utuh setiap hari mungkin terdengar mengerikan, tetapi pria ini mengaku tidak memiliki masalah kesehatan. Ia juga tidak khawatir tentang kemungkinan masalah kesehatan yang akan didapat dengan menjalani pola makan ini. Pasalnya, pola makan sebelumnya menurut James lebih buruk. “Saya pernah makan McDonald’s dan makanan diet cepat saji lalu merokok 20 batang sehari selama satu dekade. Saya belum mati. Saya tidak yakin ayam menyebabkan hal tersebut,” jelasnya. James mengaku pola makan ini yang ia padukan dengan olahraga gym dan lari berhasil membuat berat badannya turun sebanyak 4,9 kilogram sejak awal 2025. Meskipun menurutnya tidak ada kemungkinan masalah kesehatan, seorang dokter yang disebut situs Nypost mengatakan hal lain.
Menurut dokter, konsumsi ayam utuh berlebihan dalam jangka panjang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Dr. Zac Turner berpendapat makan yam panggang utuh setiap hari selama setahun bisa menimbulkan risiko sistematik dan fisiologis yang signifikan. Meskipun makan ayam panggang utuh juga ada potensi manfaatnya, tetapi hanya jangka pendek. Dr. Turner menyarankan setiap orang harus mengonsumsi sekitar dua gram protein untuk setiap kilogram lemak tubuh. Jangan lupa didimbangi dengan hidrasi yang cukup, olahraga, dan mikronutrien yang seimbang. “Jika asupan protein ingin ditingkatkan, hal itu harus dilakukan secara strategis dan moderat, dengan memastikan pola makan seimbang dengan serat cukup, antioksidan, dan berbagai zat gizi mikro untuk mencegah penyakit jangka panjang,” jelasnya. (aqr/adr) |






















