Tag: ripple

  • Akhirnya Terjadi! XRP Naik 4% Setelah ETF Pertama Resmi Diluncurkan

    Dunia kripto kembali diguncang! Setelah penantian panjang dan spekulasi tanpa henti, Canary Capital akhirnya membuat sejarah dengan meluncurkan Spot XRP ETF pertama di dunia, resmi disertifikasi oleh Nasdaq pada 12 November 2025. ETF ini akan mulai diperdagangkan besok di pasar AS dengan ticker $XRPC.

    Dilaporkan Trading View, langkah monumental ini menempatkan XRP sejajar dengan Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL) yang lebih dulu memiliki ETF spot. Bagi komunitas XRP, momen ini dianggap sebagai titik balik menuju adopsi institusional dan legitimasi global.

    Apa Arti ETF XRP Ini Bagi Investor

    Persetujuan ETF ini adalah tonggak besar dalam gelombang produk investasi berbasis kripto yang terus berkembang. Namun, para analis mengingatkan: jangan langsung berharap harga XRP akan meroket dalam semalam.

    Menurut informasi dari Gemini, penerbit ETF memang diwajibkan membeli sejumlah kecil XRP sebagai “seed capital” sebelum peluncuran, tetapi jumlahnya sangat terbatas, jauh dari pembelian masif yang bisa langsung mengguncang pasar.

    Gemini menjelaskan, “Penerbit memang harus membeli XRP terlebih dahulu, tapi itu jumlah kecil yang disebut seed capital, bukan pembelian besar yang akan langsung memengaruhi harga.”

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Hanya Satu ETF XRP yang Meluncur Saat Ini

    Meskipun lebih dari 20 proposal ETF XRP telah diajukan ke otoritas keuangan AS, hanya ETF milik Canary Capital yang disetujui untuk debut besok. Langkah ini akan menjadi uji coba penting untuk melihat bagaimana reaksi pasar dan seberapa besar aliran dana institusional yang masuk ke XRP.

    Jika hasilnya positif, analis memperkirakan peluncuran ETF-ETF berikutnya bisa terjadi dalam beberapa minggu ke depan, berpotensi memicu peningkatan permintaan XRP secara signifikan.

    Pernyataan CEO Canary Funds: “Ini Baru Permulaan!”

    CEO Canary Funds, Steven McClurg, menyampaikan rasa bangganya atas momen bersejarah ini. Dalam wawancaranya dengan Eleanor Terrett, ia mengatakan:

    “Kami sangat bersemangat meluncurkan ETF spot XRP pertama di dunia. Ini tidak akan terjadi tanpa dukungan para pemimpin di SEC yang pro terhadap pasar bebas dan inovasi!”

    McClurg juga menambahkan bahwa ETF ini bukan sekadar produk investasi, tetapi simbol dari penerimaan institusional terhadap aset digital yang sebelumnya dianggap berisiko.

    Apakah akan ada ETF XRP lain?
    Ya. Ada lebih dari 20 pengajuan ETF XRP lainnya yang sedang menunggu persetujuan, dan peluncuran berikutnya bisa memicu gelombang baru permintaan XRP.

    Dengan peluncuran ETF Spot XRP pertama, XRP resmi masuk ke jajaran elite aset kripto institusional. Walaupun dampak harga jangka pendek mungkin belum besar, peluncuran ini membuka babak baru bagi ekosistem XRP dan pasar kripto secara keseluruhan.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Akan Meledak ke $12,50?! Ini Prediksi Gila Analis

    Dunia kripto kembali diguncang oleh prediksi mengejutkan: XRP (Ripple) diperkirakan akan melonjak drastis hingga $12,50 dalam lima tahun ke depan. Jika benar, itu berarti kenaikan lebih dari 400% dari harga saat ini, $2,40.

    Prediksi ini datang dari Geoffrey Kendrick, analis senior di Standard Chartered, yang percaya bahwa harga XRP akan tumbuh 73% per tahun selama tiga tahun ke depan, sebuah proyeksi yang bahkan membuat investor Bitcoin menoleh.

    Ripple: Si Penantang SWIFT Senilai $40 Miliar

    Ripple, perusahaan fintech di balik XRP, baru saja mengumpulkan dana $500 juta dengan valuasi mencengangkan sebesar $40 miliar. Dengan dana segar itu, Ripple semakin agresif dalam misinya menggantikan sistem transfer internasional konvensional seperti SWIFT, yang selama ini menjadi tulang punggung perbankan global.

    CEO Ripple, Brad Garlinghouse, bahkan berani menyebut bahwa XRP dapat menguasai 14% dari volume pembayaran global yang kini dikelola oleh SWIFT dalam lima tahun. Jika benar, berarti lebih dari $20 triliun transaksi tahunan bisa mengalir lewat blockchain XRP Ledger.

    Bayangkan: transaksi lintas negara yang biasanya memakan waktu hari, kini bisa selesai dalam hitungan detik — dengan biaya hanya sepersekian dari biaya transfer bank.

    Namun, tak semua analis seoptimistis itu. Beberapa pihak menganggap penggunaan kripto volatil seperti XRP sebagai risiko yang tidak perlu. Untuk mengatasi hal itu, Ripple meluncurkan stablecoin RLUSD, namun kini harus bersaing ketat dengan pemain lama seperti USDC dari Circle.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 12 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 12 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP Naik 9,5% Seminggu, Ini Awal dari Reli Besar Kripto Berikutnya?

    SEC Dikabarkan Siap Setujui ETF XRP, Lonjakan Harga di Depan Mata?

    Dilaporkan Yahoo Finance, setelah suksesnya peluncuran ETF Bitcoin Spot pada 2024 (yang membuat harga BTC naik 127% hanya dalam beberapa bulan), kini semua mata tertuju pada XRP.

    Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) dikabarkan akan menyetujui beberapa ETF XRP Spot sebelum akhir 2025, setelah sempat tertunda akibat penutupan pemerintahan.

    Langkah ini berpotensi membuka pintu bagi investor institusional dengan dana lebih dari $130 triliun di bawah pengelolaan mereka. Steven McClurg, CEO Canary Capital, bahkan memperkirakan ETF XRP bisa menarik arus dana hingga $5 miliar hanya dalam bulan pertama.

    Jika mengikuti pola Bitcoin, lonjakan besar XRP bisa jadi tinggal menunggu waktu.

    Waspada: XRP Tetap Kripto dengan Volatilitas Tinggi

    Meski prediksinya menggoda, investor perlu waspada. XRP dikenal sangat fluktuatif — sudah lima kali mengalami penurunan lebih dari 20% dari rekor tertingginya hanya dalam tiga tahun terakhir.

    Kini pun harga XRP masih 30% di bawah puncaknya, sehingga potensi risiko tetap besar. Jika kamu bukan tipe yang tahan goyah melihat portofolio merah, lebih baik pertimbangkan dua kali sebelum ikut dalam euforia.

    Peluang Emas atau Bom Waktu?

    XRP jelas memiliki potensi besar, dukungan korporasi kuat, teknologi yang terbukti efisien, dan peluang ekspansi lewat ETF yang sebentar lagi tiba. Namun, seperti semua aset kripto, risiko tetap sebanding dengan potensi cuannya.

    Bagi investor berani, ini bisa jadi “tiket emas” menuju keuntungan tiga digit di 2030.
    Bagi yang konservatif, menonton dari pinggir sambil belajar mungkin pilihan bijak.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Naik 9,5% Seminggu, Ini Awal dari Reli Besar Kripto Berikutnya?

    Dunia kripto kembali berguncang. Token legendaris XRP mencatatkan lonjakan tajam sebesar 9,5% dalam 24 jam terakhir, menjadikannya aset kripto dengan performa terbaik di antara jajaran top 25 besar pasar.

    Dilaporkan Yahoo Finance, lonjakan ini memicu euforia di kalangan investor yang mulai melirik kembali koin besutan Ripple Labs tersebut.

    ETF XRP Picu Gelombang Modal Institusional

    Kenaikan harga XRP kali ini bukan tanpa alasan. Salah satu pemicu utama adalah kabar viral di dunia finansial bahwa Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC) secara resmi telah mendaftarkan sejumlah ETF berbasis XRP (spot ETFs).

    Langkah ini membuka pintu lebar bagi investor institusional untuk menanamkan modal besar tanpa harus langsung membeli XRP di pasar kripto. Dengan hadirnya produk investasi yang terdaftar secara publik, permintaan terhadap XRP bisa melonjak drastis, dan itu mulai terasa sejak sekarang.

    “ETF spot ini adalah sinyal kuat bahwa XRP sedang menuju arus utama keuangan global,” ujar analis pasar kripto yang mengikuti pergerakan ini. “Institusi besar kini punya jalan resmi untuk masuk ke XRP.”

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Tokenisasi Aset Dunia Nyata Jadi Masa Depan Ripple

    Tak berhenti di situ, pernyataan CEO Ripple Labs, Brad Garlinghouse, juga ikut memicu optimisme investor. Dalam wawancara terbarunya, Garlinghouse menegaskan bahwa Ripple kini aktif mengakuisisi aset di sektor keuangan tradisional untuk mendorong solusi berbasis kripto di dunia nyata.

    “Kami ingin membawa solusi berbasis kripto ke dunia keuangan tradisional,” ujarnya. “Tokenisasi aset dunia nyata akan menjadi revolusi berikutnya.”

    Pasar tampaknya menyambut pandangan ini dengan antusias. Konsep tokenisasi aset dunia nyata (Real World Asset Tokenization) dipercaya bisa membuka potensi nilai triliunan dolar, dan Ripple berambisi menjadi pemain utama di bidang ini.

    Sinyal Positif dari Pasar dan Sentimen Investor

    Selain faktor internal, sentimen pasar global juga turut mendorong harga XRP. Berita bahwa pemerintah Amerika Serikat berpotensi mengakhiri shutdown terpanjangnya telah meningkatkan selera risiko investor terhadap aset berisiko tinggi seperti kripto.
    Dengan kombinasi sentimen makro positif dan fundamental kuat, XRP berhasil mencuri perhatian di tengah volatilitas pasar digital.

    Apakah Sekarang Waktu yang Tepat untuk Masuk XRP?

    Kenaikan signifikan ini membuat banyak investor bertanya-tanya: apakah ini hanya reli sesaat, atau awal dari tren bullish besar untuk XRP?

    Meski beberapa analis masih berhati-hati, prospek jangka panjang XRP tampak semakin menarik. Jika adopsi ETF dan tokenisasi aset benar-benar berkembang, XRP bisa menjadi salah satu aset paling strategis di pasar kripto 2025–2026.

    Meski performanya menggoda, investasi kripto tetap memiliki risiko tinggi. Pastikan Anda melakukan analisis mendalam sebelum membeli XRP atau aset digital lainnya.

    Dengan kabar ETF spot, dorongan institusional, dan visi besar Ripple terhadap tokenisasi aset dunia nyata, XRP kini bukan sekadar koin lama yang bangkit, melainkan kandidat kuat untuk menjadi penggerak utama fase berikutnya dalam revolusi blockchain global.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Alasan Mengapa Harga XRP Bisa Terkoreksi Lagi di November 2025

    Pasar kripto kembali berguncang, dan kali ini XRP menjadi sorotan utama. Setelah sempat menunjukkan tanda-tanda penguatan di awal bulan, kini token besutan Ripple itu tampak kehilangan tenaga. Penurunan jumlah investor baru dan turunnya profit jangka panjang menimbulkan pertanyaan besar:

    Apakah XRP akan menghadapi koreksi besar berikutnya?

    Investor Baru XRP Mulai Menghilang

    DIlaporkan BeInCrypto, pertumbuhan alamat baru XRP mengalami penurunan tajam. Padahal, awal bulan ini sempat mencapai titik tertinggi dalam empat bulan terakhir. Namun kini, jumlah alamat baru merosot hingga sekitar 6.336 wallet, sinyal kuat bahwa minat investor baru mulai memudar.

    Minat yang menurun ini bisa menjadi masalah besar. Tanpa arus modal segar dari investor baru, likuiditas melemah, dan harga sulit untuk pulih. Dalam kondisi seperti ini, XRP berisiko tetap bergerak sideways atau bahkan menurun.

    “Jika tren ini berlanjut, XRP bisa terjebak di kisaran sempit tanpa arah jelas,” tulis laporan dari Glassnode.

    Keuntungan Investor Lama Tergerus

    Tidak hanya investor baru yang menurun, keuntungan investor jangka panjang (LTH) juga ikut menyusut. Rasio MVRV Long/Short Difference kini hanya sekitar 3 persen, menunjukkan profit holder lama makin tipis.

    Biasanya, nilai MVRV positif menunjukkan profitabilitas sehat. Tapi saat angkanya menurun seperti sekarang, itu pertanda kepercayaan mulai rapuh. Bila para investor lama mulai mengambil untung atau keluar dari posisi mereka, tekanan jual bisa meningkat dan memicu koreksi harga lebih dalam.

    “Penurunan MVRV sering kali menjadi sinyal awal koreksi ringan hingga sedang,” ungkap data dari Santiment.

    Harga XRP Terjepit di Antara Support dan Resistance

    Saat ini, harga XRP bertahan di sekitar 2,32 dolar AS, sedikit di atas support penting 2,28 dolar AS. Meskipun telah beberapa kali mencoba menembus resistance 2,36 dolar AS, upaya itu belum berhasil karena lemahnya dorongan beli dari pasar.

    Dengan kondisi seperti ini, XRP kemungkinan akan berkonsolidasi di antara 2,28 dan 2,13 dolar AS dalam waktu dekat. Jika tekanan jual meningkat dan harga turun di bawah 2,13 dolar AS, skenario bearish akan semakin kuat.

    Namun, masih ada harapan. Jika arus dana baru masuk dan kepercayaan investor membaik, XRP berpeluang menembus 2,36 dolar AS dan mengonfirmasi support baru. Dalam skenario optimistis, harga bisa menuju 2,45 hingga 2,52 dolar AS.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 10 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 10 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    XRP di Titik Kritis

    XRP sedang berada di zona krusial. Penurunan jumlah investor baru dan menurunnya profit jangka panjang menjadi tanda peringatan bahwa tekanan koreksi masih mengintai.

    Namun, bukan berarti harapan telah hilang. Jika investor mulai kembali masuk dan volume perdagangan meningkat, XRP berpotensi bangkit dari tekanan dan mematahkan tren konsolidasi.

    Singkatnya, Bulls membutuhkan dorongan besar, atau Bears akan kembali berkuasa.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Siap ke $3? ETF XRP Siap Meluncur, Investor Besar Mulai Panas!

    Aset digital XRP kembali jadi sorotan pasar kripto global. Meski sempat menghadapi tekanan jual pada akhir pekan, kabar peluncuran ETF XRP-spot dan ekspansi agresif Ripple membuat banyak analis yakin: rebound besar sedang mengintai.

    Tekanan jual yang muncul akibat shutdown pemerintah AS dan arus keluar dari ETF Bitcoin belum mampu menahan spekulasi bahwa XRP tengah bersiap lepas dari bayang-bayang BTC.

    ETF XRP: Siap Meluncur, Institusi Sudah Mengintai

    Dilaporkan FXempire, langkah besar datang dari para penerbit ETF besar seperti 21Shares, Bitwise, Canary Capital, dan Franklin Templeton. Mereka telah mengajukan amendemen S-1 yang menandakan peluncuran ETF XRP-spot pada November ini.

    Menurut rumor pasar, Canary XRP ETF bisa jadi yang pertama meluncur, kemungkinan pada Kamis, 13 November 2025. Jika peluncuran berjalan lancar dan permintaan institusional mengalir deras, harga XRP bisa saja menembus level $2.84, titik tertinggi sejak Oktober.

    Prediksi berani datang dari CEO Canary Capital, Steven McClurg, yang memperkirakan arus masuk mencapai $5–10 miliar dalam bulan pertama.
    “Kalau tercapai, ETF XRP bisa masuk jajaran Top 10 ETF terbesar sepanjang masa,” ujarnya optimis.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Ripple Bangun Ekosistem “Uang Internet”

    Di balik euforia ETF, Ripple terus memperluas kerajaan finansialnya.

    • Evernorth (entitas baru yang didukung Ripple) sedang membangun cadangan XRP senilai lebih dari $1 miliar sebagai aset treasury.
    • Ripple Prime, layanan prime broker multi-aset, siap meningkatkan utilitas XRP di sektor institusional.
    • Ripple juga mengincar lisensi bank AS, membuka peluang integrasi XRP dengan sektor keuangan tradisional.

    CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menegaskan:
    “XRP adalah inti dari semua yang kami bangun. Dari Metaco hingga GTreasury, semuanya mengarah pada satu hal: Internet of Value.”

    Regulasi dan Politik: Faktor Penentu Arah XRP

    Baca juga: XRP Menguat di Tengah Hype ETF, Institusi Berebut Masuk, Target $3?

    Salah satu pendorong utama volatilitas adalah Market Structure Bill yang baru saja lolos dari DPR AS. Namun, shutdown pemerintah membuat proses di Senat tertunda. Jika RUU ini segera dibahas dan disahkan, regulasi yang lebih jelas bisa menjadi katalis bullish besar bagi XRP.

    Jurnalis kripto Eleanor Terrett mengungkap:
    “Markup bipartisan hampir selesai dan bisa diumumkan minggu depan. Itu sinyal kuat bagi pasar.”

    Tekanan Jangka Pendek Masih Ada

    Meski fundamentalnya kuat, secara teknikal XRP masih berada di wilayah bearish. Harga terkini di sekitar $2.28 menandakan penurunan mingguan lebih dari 10%, berada di bawah EMA 50 dan 200, sinyal tekanan jangka pendek.

    Level penting yang perlu diawasi:

    • Support: $2.2 – $2.0 – $1.9
    • Resistance: $2.35 – $2.5 – $2.8 – $3.0

    Jika XRP mampu menembus $2.5, jalan menuju $3.0 terbuka lebar. Sebaliknya, gagal bertahan di atas $2.2 bisa memicu koreksi menuju $2.0.

    Skenario Bearish: Risiko di Bawah $2.2

    • BlackRock menunda atau membantah rencana ETF XRP.
    • Senat AS terus mengalami kebuntuan.
    • Perusahaan besar enggan menjadikan XRP sebagai cadangan aset.
    • Ripple gagal memperoleh lisensi bank AS.

    Jika semua ini terjadi, XRP bisa jatuh ke level $1.9, menandai tren bearish yang lebih dalam.

    Skenario Bullish: Jalan Menuju $3

    • Senat AS meloloskan RUU pendanaan dan Market Structure Bill.
    • ETF XRP resmi diluncurkan dan diserbu investor besar.
    • Perusahaan keuangan mengakumulasi XRP sebagai treasury reserve.
    • Ripple mendapat lisensi bank AS dan memperluas integrasi XRPL.

    Dalam skenario ini, harga XRP bisa melonjak menuju $2.62, bahkan melampaui $3.0 dalam jangka menengah.

    Outlook: XRP Siap Lepas dari Bayang-Bayang Bitcoin

    Meski jangka pendek masih berisiko, struktur jangka menengah XRP tetap bullish. Peluncuran ETF, dukungan institusi, dan langkah agresif Ripple dalam menguasai sektor keuangan global bisa menjadikan XRP bintang utama siklus kripto berikutnya.

    Pertanyaannya sekarang: Apakah XRP akan tetap menjadi bayangan Bitcoin, atau justru menulis kisah sukses institusionalnya sendiri?

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Menguat di Tengah Hype ETF, Institusi Berebut Masuk, Target $3?

    XRP menguat pada Jumat, 7 November, seiring aktivitas ETF spot meningkat dan memunculkan peluang arus masuk dana institusi. Canary Capital memasang iklan di X (Twitter) berbunyi “Get ready.

    Dilaporkan FXempire, Canary XRP ETF (XRPC) is coming soon,” memicu spekulasi peluncuran pekan depan. Jurnalis CryptoAmerica Eleanor Terrett sebelumnya mengisyaratkan tanggal 13 November setelah penerbit mengajukan S-1 yang diamendemen dengan menghapus “delaying amendment”.

    Di tengah shutdown pemerintah AS yang memasuki hari ke-38 dan membatasi operasional SEC, penerbit memanfaatkan Generic Listing Standards (GLS) untuk commodity-based trust shares.

    GLS memungkinkan pencatatan ETF berbasis komoditas tanpa proses perubahan aturan 19b-4 yang bisa memakan waktu hingga 240 hari, selama produk memenuhi kriteria standar. Meski demikian, registrasi S-1 tetap wajib; penghapusan “delaying amendment” membuka opsi peluncuran setelah masa tunggu 20 hari jika tidak ada permintaan revisi dari SEC.

    Arus Dana Institusi: “Uang Lengket” Meredam Volatilitas

    Baca juga: XRP On Fire: 21.000 Dompet Baru Muncul, Sinyal Bullish Terlihat

    Canary Capital tercatat sebagai yang pertama mengamendemen S-1, disusul Bitwise dan Franklin Templeton. Pada Jumat, 7 November, 21Shares juga menghapus “delaying amendment”. Waktu peluncuran 21Shares diperkirakan akan lebih belakangan daripada Canary Funds dan Bitwise, yang berpotensi memberi keunggulan permintaan awal bagi Canary.

    Di sisi fundamental, CEO Ripple Brad Garlinghouse menegaskan XRP tetap menjadi inti seluruh aktivitas Ripple. CoinShares, Grayscale, dan WisdomTree diperkirakan menunggu hingga pemerintah AS beroperasi penuh kembali kecuali mereka turut mengamendemen S-1 untuk memulai hitung mundur 20 hari.

    Arus ETF bitcoin menggambarkan peran “sticky money” dalam meredam volatilitas. Kamis, 6 November, penerbit ETF spot BTC membukukan arus masuk bersih US$239,9 juta, meninggalkan total arus keluar November sekitar US$650 juta di tengah fluktuasi harga.

    Analis ETF Senior Bloomberg Intelligence Eric Balchunas menyatakan, “Entah bagaimana ETF bitcoin masih mencatat arus masuk kemarin dan hanya melihat kurang dari US$1 miliar arus keluar selama koreksi 20%—99,5% aset tetap bertahan.”

    Teknikal XRP: Level Kunci & Sinyal Tren

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Secara teknikal, XRP naik 4,59% pada Jumat ke US$2,3140, memangkas penurunan 5,56% sehari sebelumnya dan melampaui kenaikan pasar kripto yang sebesar 2,92%. Namun, kinerja bulanan masih negatif 7,72% setelah turun 11,84% pada Oktober. Harga bertahan di bawah EMA 50 dan 200 hari, menandakan bias bearish, meski kedua EMA mulai konvergen setelah cross bearish—mengindikasikan potensi pergerakan tren jika ada pemicu.

    Level kunci yang dipantau pasar meliputi support US$2,20, US$2,00, US$1,90; resistensi EMA 200 di US$2,5882 dan EMA 50 di US$2,5764; serta resistensi bertahap US$2,35, US$2,50, US$2,62, US$2,80, US$3,00, dan US$3,66. Pola channel menurun sejak awal Oktober menunjukkan penolakan di upper trendline; dukungan di lower trendline dinilai krusial untuk mencegah penurunan ke bawah US$2.

    Dalam jangka dekat, pelaku pasar memantau sejumlah pemicu: pemungutan suara di Senat AS; perkembangan ETF spot XRP—termasuk posisi BlackRock terkait iShares XRP Trust; potensi permintaan korporasi blue-chip atas XRP sebagai aset treasury; serta tonggak regulasi seperti aplikasi lisensi bank berpiagam AS oleh Ripple, RUU Market Structure, dan kabar terkait SWIFT.

    Skenario negatif mencakup berlanjutnya shutdown, penolakan rencana ETF spot XRP oleh BlackRock, hambatan legislasi di Senat, keterlambatan lisensi bank Ripple oleh OCC, dan dominasi SWIFT yang tak berubah, yang berpotensi mendorong XRP menembus US$2,20 ke US$2,00 dan low Juni 2025 di US$1,9112.

    Sebaliknya, dibukanya kembali pemerintah, pengajuan S-1 oleh BlackRock, pembelian XRP oleh perusahaan besar, serta keberhasilan lisensi bank dan lolosnya RUU di Senat dapat menjaga harga di atas US$2,20 untuk menguji US$2,35, lalu membuka jalan ke US$2,50 dan secara bertahap menuju US$3.

    Dalam pandangan menengah, arah XRP akan dipengaruhi kombinasi aliran ETF BTC, dinamika di Capitol Hill, peluncuran ETF spot XRP, dan kebijakan suku bunga The Fed. Pasar juga mencatat sensitivitas XRP terhadap proses legislasi; pada 17 Juli, aset ini sempat melesat 14,69% setelah DPR AS meloloskan RUU struktur pasar dan mengirimkannya ke Senat.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP On Fire: 21.000 Dompet Baru Muncul, Sinyal Bullish Terlihat

    Jaringan XRP Ledger mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah dompet baru selama dua hari terakhir. Berdasarkan data on-chain dari Santiment, terdapat 21.595 dompet baru yang dibuat hanya dalam waktu 48 jam.

    Angka ini menjadi lonjakan tertinggi dalam delapan bulan terakhir, terjadi saat harga XRP sempat turun ke $2,06 sebelum kembali menguat ke sekitar $2,33, mencatat kenaikan sekitar 13 persen.

    Lonjakan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena memutus tren penjualan besar-besaran yang terjadi bulan lalu, ketika pemegang jangka panjang tercatat menjual sekitar 260 juta XRP per hari. Kenaikan jumlah dompet di tengah pemulihan harga memunculkan dugaan bahwa sebagian investor baru mulai masuk, sementara sebagian lainnya masih melakukan aksi ambil untung.

    Pertumbuhan Dompet dan Sentimen Pasar

    Sumber dari XRP Rich List melaporkan bahwa jumlah total dompet XRP kini mencapai 7,226 juta, dan berpotensi menembus 7,5 juta dalam waktu dekat. Pertumbuhan ini mengingatkan pada situasi serupa tahun lalu, ketika lonjakan jumlah dompet mendahului kenaikan harga XRP ke level tertinggi tahunan di $3,66.

    Namun, analis mengingatkan bahwa tidak semua dompet baru menandakan peningkatan partisipasi investor ritel. Sebagian alamat baru kemungkinan berasal dari bursa kripto, kustodian aset digital, atau layanan otomatis, sehingga perlu pengawasan lebih lanjut terhadap distribusi dan aktivitas masing-masing dompet.

    Baca juga: BlackRock Bocorkan Rencana Gila! Triliunan Dolar Siap Masuk XRP

    Faktor ETF Dapat Menambah Tekanan Positif

    Dilaporkan Trading View, spekulasi mengenai peluncuran ETF XRP di Amerika Serikat pada 13 November juga ikut memperkuat optimisme pasar. Produk ETF sering kali menarik minat institusional, dan kabar peluncurannya kerap menjadi katalis kenaikan harga aset kripto.

    Beberapa analis komunitas, seperti Egrag Crypto, mengaitkan lonjakan dompet dengan ekspektasi terhadap ETF tersebut. Dalam analisis teknikalnya, ia menyebut dua target harga potensial: $10 untuk level “Macro Wick 1” dan $50 untuk “Macro Wick 2”, meskipun keduanya masih bersifat spekulatif.

    Volatilitas Tetap Menjadi Risiko

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Pergerakan harga kripto dalam sepekan terakhir menunjukkan tingginya volatilitas. Antara 3 dan 4 November, kapitalisasi pasar kripto global sempat menyusut sekitar $350 miliar, sementara XRP turun lebih dari 13 persen ke kisaran $2,20 sebelum kembali menguat.

    Meskipun kenaikan harga dalam waktu singkat memberikan keuntungan cepat bagi sebagian trader, volatilitas pasar tetap menjadi faktor risiko utama. Para analis menekankan pentingnya memantau arah arus masuk dompet baru, volume penjualan harian, serta kepastian jadwal peluncuran ETF untuk menentukan arah tren selanjutnya.

    Lonjakan 21.000 dompet baru dalam dua hari menjadi sinyal kuat bahwa minat terhadap XRP kembali meningkat. Namun, para pelaku pasar diimbau untuk tetap berhati-hati karena pertumbuhan dompet belum tentu mencerminkan pembelian riil. Kombinasi antara faktor teknikal, sentimen ETF, dan arus investor baru akan menjadi penentu utama arah pergerakan XRP dalam beberapa pekan ke depan.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BlackRock Bocorkan Rencana Gila! Triliunan Dolar Siap Masuk XRP

    Dunia kripto kembali diguncang oleh pernyataan mengejutkan dari Maxwell Stein, Director of Digital Assets di BlackRock, dalam ajang Ripple Swell 2025 Conference yang digelar di New York. Dalam acara bergengsi tersebut, Stein mengisyaratkan potensi besar yang bisa membawa triliunan dolar dana institusi masuk ke ekosistem XRP dan blockchain, sebuah pernyataan yang langsung memicu spekulasi liar di pasar aset digital.

    “Triliunan dolar pasti akan bergerak ke on-chain. Tapi dalam jangka pendek, kita harus membuktikan dulu utilitas sebenarnya dari teknologi blockchain,” ujar Maxwell Stein di hadapan peserta konferensi.

    Dilaporkan Fxleaders, pernyataan itu datang di tengah pembahasan mendalam seputar Real World Assets (RWA), tokenisasi aset keuangan oleh bank, serta adopsi stablecoin dan CBDC oleh institusi besar. Bahkan CEO NASDAQ, Adena Friedman, turut menyoroti bagaimana bank-bank global mulai menempatkan obligasi dan instrumen pendapatan tetap ke dalam jaringan blockchain.

    Dampak ke Harga XRP

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 6 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 6 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP Terjun ke Titik Terendah Sejak 2024! Aksi Investor Balikkan Keadaan?

    Meski Ripple Swell dikenal sebagai ajang besar bagi komunitas kripto global, analis menilai acara ini jarang memicu lonjakan harga XRP secara langsung. Namun, rumor tentang kemungkinan peluncuran ETF XRP yang didukung BlackRock membuat atmosfer konferensi tahun ini terasa berbeda.

    Menurut Digital Asset Investor, analis ternama di X (Twitter), peluncuran ETF XRP akan menjadi game-changer yang sebenarnya.

    “Swell jarang jadi katalis harga, tapi ETF XRP dari BlackRock? Itu akan mengubah segalanya,” tulisnya.

    ETF semacam itu bisa membuka pintu bagi dukungan institusional besar-besaran, menarik aliran modal baru, dan memberi legitimasi regulasi yang selama ini dinanti oleh komunitas XRP.

    Namun, tak semua pelaku pasar optimis. Sejumlah trader menilai tren harga XRP masih menunjukkan fase konsolidasi dan kelemahan jangka pendek. Mereka memperingatkan bahwa meski berita fundamental positif bermunculan, sentimen pasar global yang lesu bisa menahan potensi kenaikan harga dalam waktu dekat.

    Secara keseluruhan, konferensi Swell tahun ini menegaskan perbedaan penting antara perkembangan fundamental jangka panjang dan reaksi harga jangka pendek. Jika rumor ETF XRP benar terealisasi, BlackRock bisa menjadi katalis terbesar dalam sejarah XRP, membawa aset ini ke level adopsi dan likuiditas yang belum pernah terlihat sebelumnya.

    Sampai saat itu tiba, investor disarankan tetap waspada dan menunggu konfirmbasi resmi dari BlackRock atau Ripple sebelum memposisikan diri di tengah potensi gelombang besar yang mungkin datang.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Terjun ke Titik Terendah Sejak 2024! Aksi Investor Balikkan Keadaan?

    Harga XRP tengah menghadapi tekanan besar. Setelah anjlok sekitar 10% ke level $2,26, profit tak terealisasi (unrealized profits) para holder jatuh ke titik terendah sejak November 2024, menandakan meningkatnya tekanan psikologis di kalangan investor.

    Namun, di tengah situasi bearish ini, muncul sinyal menarik: investor baru mulai masuk, membuka peluang untuk potensi kebangkitan harga dalam waktu dekat.

    Profit Anjlok, Kepercayaan Investor Lama Mulai Terkikis

    Dilaporkan BeInCrypto, data dari Glassnode menunjukkan bahwa sebagian besar investor XRP kini memegang aset dengan sedikit atau bahkan tanpa keuntungan. Penurunan tajam dalam unrealized profits ini memperlihatkan lemahnya keyakinan pasar terhadap reli jangka pendek.

    Kondisi semacam ini biasanya memicu panic selling, terutama jika investor lama memilih melepas kepemilikan demi menghindari kerugian lebih dalam. Jika tekanan jual meningkat, maka harga XRP bisa tertekan lebih jauh dari level saat ini.

    Investor Baru Banjiri Pasar, Likuiditas Meningkat

    XRP New Addresses. Sumber: Glassnode
    XRP New Addresses. Sumber: Glassnode

    Menariknya, di tengah ketidakpastian tersebut, gelombang investor baru justru meningkat tajam. Dalam beberapa hari terakhir, tercatat lebih dari 12.000 alamat baru yang mulai mengakumulasi XRP.

    Fenomena ini menunjukkan bahwa harga rendah saat ini dianggap sebagai peluang beli (buying opportunity) oleh investor baru yang percaya pada potensi pemulihan jangka menengah.

    Masuknya investor baru ini turut meningkatkan likuiditas dan menciptakan permintaan baru yang bisa menahan tekanan jual dari investor lama. Secara historis, fase seperti ini sering kali menjadi awal dari fase rebound harga XRP.

    Level Kritis: $2,27 Jadi Penentu Arah XRP

    Saat artikel ini ditulis, XRP diperdagangkan di kisaran $2,26. Level $2,27 kini menjadi area pertahanan utama. Jika support ini mampu dipertahankan, XRP berpotensi bergerak sideways sebelum memantul menuju area $2,35–$2,45.

    Namun, bila harga gagal bertahan di atas support tersebut, XRP berisiko melanjutkan koreksi ke $2,23 bahkan $2,13, mengonfirmasi tren bearish lebih dalam dan membatalkan skenario pemulihan jangka pendek.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Tekanan Harga XRP

    Meskipun tekanan jual masih kuat dan sentimen pasar cenderung negatif, masuknya investor baru memberi harapan baru bagi XRP. Jika momentum ini terus berlanjut dan support $2,27 berhasil dijaga, peluang rebound pada paruh kedua November tetap terbuka.

    Bagi trader yang berani mengambil risiko, level harga saat ini bisa menjadi momen strategis untuk mengamati potensi pembalikan arah XRP, antara titik jenuh jual atau peluang besar berikutnya di pasar altcoin.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Runtuh! XRP, BNB, dan SOL Berdarah Saat Bitcoin Jatuh ke $107K

    Awan gelap menyelimuti pasar kripto. Tiga altcoin besar, Ripple (XRP), BNB, dan Solana (SOL), mencatat penurunan tajam pada Selasa (4/11), seiring Bitcoin (BTC) anjlok ke level $107.000 dan memicu likuidasi senilai lebih dari $1 miliar dalam 24 jam terakhir.

    Dilaporkan Fxstreet, Ethereum (ETH) juga tak luput dari tekanan, turun ke sekitar $3.600, menandakan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap arah pasar jangka pendek.

    XRP Bertahan di $2,30, Tapi Bayangan “Death Cross” Mengintai

    XRP sempat turun hampir 8% pada Senin, sebelum sedikit pulih sekitar 1% pada perdagangan Selasa. Saat ini, harga bertahan di area support penting $2,30, yang juga menjadi level terendah sejak 11 Oktober.

    Namun, para analis memperingatkan bahwa jika XRP gagal mempertahankan area ini, penurunan dapat berlanjut menuju $2,19 atau bahkan $1,90, level terendah yang dicatat pada pertengahan tahun.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 4 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 4 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kondisi teknikal juga mengkhawatirkan. 50-day EMA mulai menukik ke bawah dan berpotensi menembus 200-day EMA, membentuk pola Death Cross, sinyal klasik dari potensi tren turun lebih lanjut. Indikator MACD dan RSI (39) menunjukkan tekanan jual semakin kuat.

    Jika terjadi pantulan, XRP berpotensi menguji kembali area resistance di $2,60 (200-day EMA).

    BNB Terperosok di Bawah $1.000 Setelah Pecah Pola Bearish Flag

    Nasib serupa dialami BNB, yang kembali jatuh 8% pada Senin dan kini diperdagangkan di bawah $1.000. Penurunan ini memperkuat sinyal breakout dari pola bearish flag di grafik 4 jam.

    Target penurunan jangka pendek mengarah ke $932 (level terendah 26 September). Jika tekanan jual berlanjut, potensi koreksi bisa meluas hingga $819, yang mencerminkan penurunan 25% dari puncak pola sebelumnya.

    Selain itu, Death Cross antara 50- dan 200-period EMA sudah terbentuk, sementara RSI berada di area jenuh jual. Ini menandakan dominasi kuat dari pihak penjual.

    BNB perlu kembali menembus $1.000 untuk menunjukkan potensi rebound, dengan resistensi awal di $1.075.

    Solana Turun 10% Meski ETF Mencatat Arus Masuk Besar

    Menariknya, Solana (SOL) juga terjun sekitar 10% pada Senin, bahkan ketika ETF Solana spot di AS mencatat inflow terbesar senilai $70 juta, arus masuk positif keempat secara beruntun.

    Namun, kekuatan institusional tersebut belum mampu menahan tekanan jual. SOL kini menembus zona support $174 dan garis tren utama, membuka peluang koreksi lebih lanjut ke $153.

    Dari sisi teknikal, 50-day EMA berpotensi melakukan bearish crossover terhadap 100-day EMA, sementara RSI (32) mendekati area oversold.

    Agar tren bullish kembali, Solana perlu menembus kembali $174 dan menargetkan $186 di area 200-day EMA.

    Secara keseluruhan, sentimen pasar kripto tengah berada di fase rentan. Tekanan jual besar-besaran dan formasi Death Cross di beberapa altcoin utama menjadi sinyal bahwa bearish trend mungkin masih berlanjut dalam waktu dekat.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com